3

Dewi.Zakiyyah.Dyah

BETON
DEFINISI Beton merupakan bahan bangunan yang dihasilkan dari campuran semen dan agregatnya yang dicampur dengan air. Beton terdiri dari campuran bahan perekat yaitu semen pasir, krikil, cadas, batu apung, asbes, semen merah, arang besi, dan pigmen air. Beton termasuk mengandung agregat kasar. Sifat beton berubah karena sifat semen, agregat dan air, maupun perbandingan pencampurannya dan sifat beton juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor kualitas semen, cara mencampur komponen, agregat campuran halus dan kasar, umur beton, suhu udara waktu mencampur dan waktu pengerasan beton. Agregat yang baik sebaiknya mempunyai sifat – sifat sebagai berikut : Keras dan kuat Bersih Tahan lama Masa jenis tinggi Butir bulat Distribusi ukuran butir yang cocok Beton ditambah dengan bahan campuran dengan maksud agar dapat memperbaiki sifat beton yang lemah dan mengeras. Bahan campuran pertama adalah bahwa volume yang ditambahkan harus diperhitungkan pada pengadukan beton yang ditambahkan tidak perlu di perhitungkan, yang kedua disebut zat campuran.Contoh khas bahan campuran adalah bahan yang memiliki sifat hidrolik tersembunyi seperti pozolan, abu terbang, slag tanur tinggi, dan berbagai bahan tambahan. PENGGUNAAN BETON Dasar Tempat pelapisan Lapisan ke 1 Semen : Pasir 1:2 1:2 1:2 Lapisan ke 2 Semen : Pasir 1:3 1:3 Lapisan Terakhir
Semen : Pasir : Kapur

Beton Lantai Dinding Dalam Langit-langit, Atap Dinding Luar SIFAT - SIFAT BETON

1:2 1 : 3 : 0,3 1 : 3 : 0,3 1:3

Teori perbandingan air-semen menetukan kekuatan beton kalau persyaratan di bawah ini dipenuhi : Kualitas dan cara pengujian semen adalah sama, Kekuatan agregat lebih tinggi dari pada pasta, Beton sangat mampat, dan Beton dapat diolah dan plastis Beton yang baik adalah mempunyai kuat tekan, tarik, dan lekat yang tinggi, tahan ausan,

Pengaruh kekuatan agregat sendiri terhadap kekuatan beton tidak begitu besar karena umumnya kekuatan agregat lebih tinggi daripada kekuatan pasta semenya. KEKUATAN BETON Kuat tekan beton biasanya berhubungan dengan sifat lain. kuat tarik. akan tetapi makin lama laju kenaikan itu makin lambat. Umur beton Kekuatan beton (kuat tekan. kuat lekat) bertambah tinggi dengan bertambahnya umur. dan susutan pengerasnya kecil. sifat – sifat yang lain juga baik.tahan cuaca. krikil. tidak mempunyai kuat tekan. apabila dicampur sudah tidak kelihatan campurannya seperti pasir. banyak pori. Kuat tekan beton terutama (selain faktor – faktor lain yang tidak begitu besar) tergantung pada faktor air – semen. Faktor air semen Faktor air semen ialah perbandingan antara berat air dan berat semen di dalam campuran adukan beton. tidak ada pori setelah dilepas cetakannya. Laju kenaikan kekuatan beton mula – mula cepat. tarik. Pengaruh agregat Pengaruh agregat terhadap kekuatan beton terutama adalah bentuk tekstur permukaan dan ukuran maksimalnya. bisa mengalir adonannya. dan sifat agregat. KELEBIHAN BETON Harga relatif murah daripada baja Tidak memerlukan biaya perawatan seperti baja (baja harus selalu dicat pada setiap jangka waktu tertentu untuk mencegah karat) Tahan lama karena tidak busuk atau berkarat. Oleh karena itu. umur beton. elastisitasnya (modulus elastis) tinggi. tidak ada gelembung. tidak banyak air atau rapat air. tahan terhadap zat – zat kimia (terutama sulfat). kecuali pada beton dengan agregat ringan atau beton dengan kuat tekan tekan tinggi.semen yang dipakai. maksudnya bila kuat tekannya tinggi. sebagai standar kekuatan beton dipakai kuat tekan beton pada umur 28 hari. Sedangkan beton yang buruk adalah beton yang keropos. JENIS – JENIS BETON Beton Bertulang Beton Hampa Beton Ringan Beton Non Pasir Beton Pracetak Beton Prategang Beton Siklop . dan kelihatan tulangannya. dan lekat yang tinggi. banyak air. semen ataupun air. Kekuatan beton sangat dipengaruhi oleh faktor air .

kayu memiliki sifat – sifat spesifik yang tidak bisa ditiru oleh bahan lain yang dibuat oleh manusia. makin kuat kayunya. adanya cacat pada kayu pada saat tumbuh. mudah dikerjakan. mutu. Kayu mempunyai kebaikan seperti ringan. kayu merupakan bahan mentah yang mudah diproses untuk dijadikan barang lain. Warna suatu jenis kayu dipengaruhi oleh lapisan kayu. sedangkan kayu lunak akan mudah rusak dan menghasilkan potongan yang kasar dan suram.KAYU SIFAT – SIFAT KAYU Sifat utama kayu adalah kayu merupakan sumber kekayaan alam yang tidak akan habis – habisnya apabila dikelola dengan baik. Adapun keburukan kayu adalah tidak homogen (ada mata kayu dan serat miring). cukup awet (tahan lama). Kekuatan kayu pada umumnya kayu yang berat jenisnya tinggi mempunyai modulus elastisitas dan kekuatan yang tinggi pula. Tekstur kayu adalah ukuran sel – sel kayu dan arah serat kayu. sebaliknya kayu yang ringan termasuk kayu lunak. Berat jenis suatu kayu akan ditentukan oleh tebalnya dinding sel dan kecilnya rongga sel yang membentuk pori – pori. kayu yang keras akan sulit dipotong dan hasil potongan mengkilap. harganya murah. setiap kayu mempunyai bau khas kayu sendiri yang disebabkan oleh zat organik. seperti asam. kayu yang keras termasuk kayu berat. demikian pula sebaliknya. makin berat kayu. Bau kayu. dan sebagainya. mudah terbakar. Warna kayu pada daerah tropis biasanya akan luntur perlahan – lahan karena sinar matahari. damar. bersifat higrokopis (mudah terpengaruh oleh pengaruh kelembaban udara). kekuatan cukup tinggi. Cara menetapkan kakarasan dengan memotong kayu arah melintang dengan pisau. Kekerasan kayu. samak. Berat jenis dan kelas berat kayu. dan ukuran dalam perdagangan : Secara alam selama proses pertumbuhan Dari luar Biologis – Hama (serangga perusak kayu) – Jamur (penyerang kayu) . Golongan kayu : Pohon berdaun lebar Pohon berdaun jarum Pohon sebangsa palm Pohon sebangsa bambu Faktor – faktor perusak kayu yang mempengaruhi kelas.

diarangkan. hama. Cara pengawetan kayu adalah ditir. cendawan. dan dimasuki zat pengawet. direndam dalam air. dicat. Yang dimaksudkan keawetan kayu adalah daya tahan kayu. yaitu : Pengeringan udara biasa Pengeringan buatan PENGAWETAN KAYU Kayu adalah bagian dari alam dan karena itu kayu membusuk. dimakan cuaca. tidak menyusut lagi Menghindari serangga. Tujuan pengawetan kayu antara lain : Agar banguna tahan lama Agar kayu tidak lekas lapuk Agar kayu yang kurang tahan awet dapat dipakai Bahan – bahan dari kayu : Papan kayu partikel (chipboard dan particleboard) Papan serat ( fibre board) Papan kayu semen Papan wol kayu (wood wool board) Kayu lapis (tripleks dan multipleks) . atau jamur dalam peredaran alam. dan bubuk Untuk merekatkan lem. merapuh.Non Biologis – Faktor fisik (angin dan gempa bumi) – Faktor mekanis – Faktor kimia (pencemaran udara dan pestisida) PENGERINGAN KAYU Pengeringan kayu untuk menurunkan kadar air agar diperoleh keuntungan sebagai berikut : Mengurangi berat Menambah kekuatan kayu Ukuran stabil. jika dipakai sambungan lem Untuk memudahkan pemasukan obat pengawet Kecepatan pengeringan tergantung faktor : Suhu udara Kelembaban udara Peredaran udara Jenis kayu Cara pengeringan ada 2 macam.

tahan lama. pembengkokan. Carbon merupakan material alloy yang paling efektif dibandingkan besi. Baja dengan peningkatan jumlah karbon dapat memperkuat dan memperkeras baja. kelenturan. Namun juga bias membuat baja menjadi rapuh. KEUNTUNGAN BAJA Indah dan berkualitas tinggi Rendah biaya pemeliharaannya Tidak mudah terbakar api Baja ramah lingkungan Semua komponennya dapat digunakan terus menerus Konstruksi baja sangat kuat. Baja juga bias dibuat dari besi tempa dengan sedikit atau tanpa karbon sama sekali atau kurang lebih 0. dengan konsentrasi karbon yang tinggi atau suhu rendah dalan menghasilkan perekat yang akan mengurangi kekuatan materialnya.35%. tegangan dan regangan dari baja itu sendiri. Memvariasikan jumlah elemen alloy dan pendistribusian pada baja dapat mengontrol kualitas baja seperti kekuatan. dan stabil Konstruksi baja menunjang design yang bagus dan aman Konstruksi baja dapat bertahan pada pengaruh suhu Struktur rangka baja kuat ( rigid ) pada strukturnya dan stabil dalam ukuran Baja dapat digunakan kembali ( re-used ) dan tidak menganggu lingkungan Konstruksi baja bisa digabungkan dengan material lainnya dengan cepat Bangunan dengan konstruksi baja tahan dari serangan rayap dan serangga perusak lainnya Konstruksi baja lebih murah dibandingkan konstruksi lainnya Konstruksi baja merupatan metode konstruksi yang sangat cepat CONTOH PENGGUNAAN BAJA PADA KONSTRUKSI BANGUNAN Struktur rangka Baja banyak digunakan pada bangunan tingkat tinggi karena sifatnya yang . dengan komposisi 0.7% dari beratnya. Tingkat pengenceran karbon yang paling maksimum pada besi adalah 1.02% dan 1.0. Pada suhu 1130°C.BAJA DEFINISI Baja adalah logam alloy yang terdiri dari besi dan karbon. Meskipun demikian berbagai macam elemen alloy yang lain juga digunakan.7% dari berat dan tergantung dari kualitas kedua bahan tersebut.

serta mengikat kudakuda dan gording tersebut hingga membentuk suatu kerangka yang kokoh. Hal itu mengakibatkan kurang rapinya pemasangan genteng pada tahap selanjutnya. rangka atap baja ringan siap ditempatkan pada posisinya. Lempengan reng adalah profil yang paling kecil bentuk dan ukurannya. KEKURANGAN BAJA Sistem pabrikasi yang efisien dan praktis tidak berarti lepas dari berbagai kendala atau kekurangan. Mahalnya harga pemasangan rangka atap baja ringan ini yang berlipat kali dibandingkan dengan rangka atap dari material kayu membuat golongan menengah-bawah belum dapat menikmati kenyamanan temuan arsitektur yang inovatif ini. Dengan daya tahan terhadap tekanan dan tarikan yang lebih unggul daripada material rangka kayu serta bobot materialnya sendiri PABRIKASI BAJA Dengan sistem pabrikasi (perakitan) yang begitu efisien dan praktis. Dan. ataupun pembobolan dan pemangkasan di bagian-bagian yang tidak level. rangka atap baja ringan dapat memenuhi tuntutan akan efisiensi waktu dalam penyelesaian suatu gedung. Dan. Untuk kuda-kuda atau rangka utama dan gording. Fungsinya sebagai penahan genteng atau jenis atap lainnya dan sebagai pengatur jarak setiap baris genteng agar lebih rapi dan lebih "mencengkeram". profil baja ringan ini biasanya berbentuk "I" atau "U" terbalik dan memiliki ukuran yang lebih besar. Baja biasa digunakan pada rangka atap. problem lain telah menanti. Dengan sistem pabrikasi ini. rigid dan stabil. Masalah yang paling umum ialah tidak adanya presisi pada garis level pasangan dinding bata atau balok beton yang menjadi tempat dudukan kuda-kuda rangka atap baja ringan tersebut. Rangka baja ini terdiri dari lempengan-lempengan panjang (profil) yang bervariasi bentuk dan ukurannya sesuai fungsi masing-masing dalam struktur rangka atap. saat dilakukan galian fondasi atau pelaksanaan tiang pancang. pengganjalan. Dengan demikian. . Sedangkan reng ialah pengikat kudakuda dan gording yang posisinya melintang di atas kuda-kuda dan gording. Masalah biaya menjadi kekurangan yang lain. Meskipun perakitan telah mencapai kesempurnaan dan presisi yang tinggi. Kelebihan dari material atap ini ialah bobot beratnya yang demikian kecil dibandingkan dengan material rangka atap lainnya. Pada kasus lain. ketika pemasangan dinding bata telah mencapai level tertentu yang diinginkan. rangka atap baja ringan dapat dikerjakan terlebih dahulu atau bersamaan dengan dimulainya pekerjaan awal pembangunan suatu gedung. sering dijumpai pemuntiran pada bagian rangka atau profil baja tertentu akibat kecerobohan pemasangan.ringan. diperlukan revisi berupa penambalan. misalnya. yang sangat fatal adalah kelalaian dalam peletakan posisi profil baja yang berfungsi sebagai reng.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful