KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah tentang ³Kebutuhan Dasar Ibu Nifas´. Makalah ini di ajukan untuk memenuhi syarat dalam menyelesaikan tugas mata ajar ASKEB III (nifas) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju. Dalam Menyelesaikan makalah ini penulis telah banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan serta bantuan moril dari berbagai pihak,Oleh Sebab itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing Penulis juga menyadari bahwa makalah ini di buat sudah berusaha semaksimal mungkin namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan,untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.

Jakarta,12 Desember 2011

Penulis

Latar Belakang B. Tujuan penulisan BAB II PEMBAHASAN A. Kebutuhan Gizi ibu menyusui B. Ambulasi Dini (Early Ambulation) C. Eliminasi: buang air kecil dan besar D. Rumusan Masalah C. Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA . Seksual G. Kebersihan Diri E. Istirahat F. Latihan atau senam nifas BAB III PENUTUP A.Daftar Isi Kata pengantar Daftar isi BAB I PENDAHULUAN A.

Rumusan masalah 1. Apa kebutuhan gizi pada ibu menyusui? 2. Bentuk istirahat seperti apa yang baik pada ibu nifas? C. Untuk mengetahui eliminasi yang baik pada ibu nifas BAB II . Latar Belakang B. Seperti apa senam yang dilakukan pada ibu nifas? 3. Untuk mengetahui senam ibu nifas 3. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui gizi ibu menyeusui 2.BAB I PENDAHULUAN A.

Rata-rata produksi ASI sehari 800 cc yang berarti mengandung 600 kkal. Rekomendasi ini berdasarkan pada asumsi bahwa tiap 100 cc ASI berkemampuan memasok 67-77 kkal. status gizi tidak berpengaruh besar terhadap mutu ASI. dan mempunyai IQ yang tinggi. kecuali volumenya. selama itu pula berat badan ibu akan menurun. Kebutuhan Gizi ibu menyusui Kualitas dan jumlah makanan yang dikonsumsi akan sangat memengaruhi produksi ASI. Mengingat efisiensi konversi energy hanya 80-90% maka energy dari . yaitu timbunan lemak selama hamil. Selama menyusui.PEMBAHASAN A. Sesungguhnya. sementra sisanya (sekitar 200 kkal) diambil dari cadangan indogen. ibu dengan status gizi baik rata-rata memproduksi ASI sekitar 800 cc yang mengandung sekitar 600 kkal. Efisiensi konversi energy yang terkandung dalam makanan menjadi energy susu sebesar rata-rata 80% dengan kisaran 76-94% sehingga dapat diperkirakan besaran energy yang diperlukan untuk menghasilkan 100 cc susu sekitar 85 kkal. 1. sedangkan pada ibu dengan status gizi mkurang biasanya memproduksi kurang dari itu. kalori yang dihabiskan untuk menghasilkan ASI sebanyak itu adalah 750 kkal. Jika laktasi berlangsung selama lebih dari 3 bulan. bayi akan tumbuh sempurna sebagai manusia yang sehat. Ibu menyusui harus mendapatkan tambahan zat makanan sebesar 800 kkal yang digunakan untuk memproduksi ASI dan untuk aktifitas ibu sendiri. Bayi yang diberi ASI secara bermakna akan mempunyai IQ yang kebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang hanya diberi susu bubuk. yang berarti jumlah kalori tambahan harus ditingkatkan. Dengan ASI. bersifat lemah lembut. Hal ini disebabkan karena ASI mengandung asam dekosa beksanoid (DHA). Pemberian ASI sangat penting karena ASI adalah makanan utama bayi. Walaupun demikian. tambahan kalori tersebut hanya sebesar 700 kkal. Energi Penambahan kalori sepanjang 3 bulan pertama pasca partum mencapai 500 kkal. Sementara itu.

berat badan ibu akan kembali normal dengan cepat dan menipis isu bahwa menyusui bayi akan membuat badan ibu menjadi tambun.5mg 1 mikrogram 5 mikrogram .5mg 0. Dengan demikian. Berikut ini adalah perbandingan tambahan nutrisi ibu menyusui pada wanita asia dan amerika. Untuk menghasilkan 850 cc ASI.3mg 2.makanan yang dianjurkan (500 kkal) hanya akan menjadi energy ASI sebesar 400450 kkal. dibutuhkan energy 680-807 kkal (rata-rata 750 kkal) energy . Selain kedua nutrisi tersebut. Jika kedalam diet tetap ditambahkan 500 kkal. simpanan lemak selama hamil sebanyak 4 kg atau setara 36000 kkal akan habis setelah 105-121 hari atau sekitar 3-4 bulan. yang terkonversi hanya 400-450 kkal. 2.6 mikrogram 10 mikrogram WANITA AMERIKA 400mg 30-60mg 40mg 0. Penghitungan ini sekaligus menguatkan pendapat bahwa dengan memberikan ASI. 830 cc ASI mengandung 10 gram protein efisiensi konversi protein makanan menjadi protein susu hanya 70% (dengan fariasi perorangan).2 g protein.dengan demikian.5-1 gram 20mg 100mg 1.ibu menyusui juga dianjurkan untuk mendapatkan tambahan asupan dari nutrisi lain. berarti setiap hari harus dimobilisasi cadangan energy indogen sebesar 300-350 kkal yang setara dengan 33-38 gr lemak. NO 1 2 3 4 5 6 7 NUTRISI Kalsium Zat besi Vitamin C Vitamin B-1 Vitamin B-2 Vitamin B-12 Vitamin D WANITA ASIA 0. Protein Selama menyusui.3mg 1.peningkatan kebutuhan ini ditujukan bukan hanya untuk trnsformasi menjadi protein susu tetapi juga untuk sintesis hormion yang memproduksi (prolaktin).ibu membutuhkan tambahan protein diatas normal sebesar 20 g/hari. Dasar ketentuan ini adalah tiap 100 cc ASI mengandung 1.serta yang mengeluarkan ASI (oksitosin).

dan vitamin. B.dan lemuru.padahal ibu sedang membutuhkan lebih banyak cairan. Minum sedikitnya 3 liter setiap hari.teri. 2.antara lain: 1.sirsak. Makan dengan diet berimbang.dll.dan kacang-kacangan.dan sebagainya.ikan.misalnya sayur dan turi (daun katuk) dan kacang-kacangan.Vitamin C banyak terdapat pada buahbuahan yang memiliki rasa kecut.telur. Mengonsumsi tambahan kalori tiap hari sebanyak 500 kkal.seperti jeruk. Minum kapsul vitaminA (200.keju. Dengan penjelasan tersebut.terutama setelah menyusui.Vitamin B-1 dan B-2 terdapat pada padi.tomat.Ada beberapa sayuran yang menurut pengalaman masyarakat dapat memperbanyak pengeluaran ASI.Kebutuhan minimal adalah 3 liter sehari. Mengonsumsi tablet zat besi selama masa nifas. yang tidak kalah penting untuk ibu menyusui adalah cairan (air minum). Ambulasi Dini (Early Ambulation) .terutama setelah selesai menyusui bayunya. Zat besi banyak terdapat pada makanan laut. ibu menyusui juga dianjurkan makan makanan yang mengandung asam lemak Omega 3 yang banyak terdapat dalam ikan kakap. Selama menyusui. Selain nutrisi. hati. dengan asumsi 1 liter setiap 8 jam dalam beberapa kali minum.ibu sebaiknya tidak minum kopi karena kopi akan meningkatkan kerja ginjal sehingga ibu akan buang air kecil lebih sering.ibu juga harus menghindari asap rokok karena nikotin yang terisap akan dikeluarkan lagi melalui ASI sehingga bayi dapat keracunan nikotin.kacang-kacanan. 3.Kalsium terdapat pada susu.tongkol. Asam ini akan diubah menjadi DHA yang akan dikeluarkan melalui ASI.mangga.000 unit) agar dapat memberikan vitaminA kepada bayinya melalu ASI.mineral.Selain itu. 4.akkhirnya dapat dirumuskan beberapa anjuran yang berhubungan dengan pemenuhan gizi ibu memnyusui.cukup protein. 5.Selain nutrisi tersebut.apel.

Menurut penelitian. Lebih sesuai dengan keadaan Indonesia (lebih ekonomis).pasien menahan air kencing karena takut akan merasakan sakit pada luka jalan lahir.paru-paru.ambulasi dini tidak mempunyai pengaruh yang buruk.Ambulasi dini adalah kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing pasien keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya untuk berjalan.jantung. Bidan harus dapat yakin meyakinkan pada pasien bahwa kencing sesegera mungkin setelah melahirkan akan mengurangi komplikasi post partum.tidak mempengaruhi penyembuhan luka episiotomy.Biasanya. pasien juga sudah harus dapat buang air besar karena semakin lama feses tertahan dalam usus maka akan semakin sulit baginya untuk buang .misalnya infeksi.Berikan dukungan mental pada pasien bahwa ia pasti mampu menahan sakit pada luka jalan lahir akibat terkena air kencing karena iapun sudah berhasil berjuang untuk melahirkan bayinya.dan tidak memperbesar kemungkinan terjadinya prolaps uteri atau retrofleksi. Penderita merasa lebih sehat dan lebih kuat 2.Semakin lama urin tertahan dalam kandung kemih maka dapat mengakibatkan kesulitan pada organ perkemihan.Kegiatan ini dilakukan secara meningkat secara berangsur-angsur frekuiensi dan intensitas aktifitasnya sampai pasien dapat melakukannya sendiri tanpa pendampingan sehingga tujuan memandirikan pasien dapat terpenuhi.pasien sudah harus dapat buang air kecil. 4.Ambulasi dini tidak dibenarkan pada pasien dengan penyakit anemia. Adapun keuntungan dari ambulasi dini antara lain: 1. C.tidak menyebabkan perdarahan yang abnormal.dengan dan keadaan lain yang masih membutuhkan istirahat. Faal usus dan kandung kemih menjadi lebih baik 3. Ambulasi awal dilakukan dengan melakukan gerakan dan jalan-jalan ringan sambil bidan menlakukan obserfasi perkembangan pasien dari jam demi jam sampai hitungan hari. Eliminasi: Buang Air Kecil dan Besar Dalam 6 jam pertama post partum. Dalam 24 jam pertama. Memungkinkan bidan untuk memberikan bimbingan kepada ibu mengenai cara merawat bayinya.

Bidan harus dapat meyakinkan pasien untuk tidak takut buang air besar karena buang air besar tidak akan menambah parah luka jalan lahir. Kebersihan Diri Karena keletihan dan kondisi psikis yang belum stabil. Jika mempunyai luka episiotomy.Kadang hal ini terlewat untuk disampaikan kepada pasien. D.Pastikan bahwa ibu mengerti untuk membersihkan daerah pulva terlebih dahulu. Mencuci tangan dengan air setiap kali ia selesai membersihkan daerah kemaluannya.Karena rasa ingin tahunya.bidan dapat melibatkan keluarga dalam perawatan kebersihan ibu.baru kemudian membersihkan daerah anus.Kulit ibu yang kotor karena keringat atau debu dapat menyebabkan kulit bayi mengalami alergi melalui sentuhan kulit ibu dengan bayi. Beberapa langkah penting dalam perawatan kebersihan diri ibu post partum antara lain: 1.Feses yang tertahan dalam usus semakin lama akan mengeras karena cairan yang terkandung pada feses akan selalu terresap oleh usus.air besar secara lancar.Masih adanya luka terbuka didalam rahim dan vagina sebagai satu-satunya port de entre kuman penyebab infeksi rahim maka ibu harus senantiasa mencaga suasana keasaman dan kebrsihan vagina dengan baik 4.Untuk meningkatkan volume feses.biasanya ibu post partum masih belum cukup kooperatif untuk membersihkan dirinya. Membersihkan daerah kelamin dengan sabun dan air. tidak jarang pasien berusaha menyentuh luka bekas jahitan diperineum tanpa memperhatikan efek yang dapat ditimbulkan dari tindakannya ini.Apalagi pasien . Mengganti pembalut setiap kali darah sudah penuh atau minimal dua kali dalam sehari.Pada tahap awal.anjurkan pasien untuk makan tinggi serat dan banyak minum air putih.hindari untuk menyentuh daerah luka.Ini yang kadang kurang diperhatikan oleh pasien dan tenaga kesehatan.dari depan kebelakang. 3. 5.Bidan harus binyaksana dalam meberikan motifasi ini tanpa mengurangi keaktifan ibu untuk melakukan personal hygiene secara mandiri. 2. Jaga kebersihan seluruh tubuh untuk mencegah infeksi dan alergi kulit pada bayi.

E.Keluarga disarankan untuk memberikan kesempatan kepada ibu untuk beristirahat yang cukup sebagai persiapan untuk energy menyusui bayinya nanti.pasien juga perlu diingatkan untuk selalu tidur siang atau beristirahat selagi bayinya tidur. Banyak budaya dan agama yang melarang untuk melakukan hubungan seksual sampai masa waktu tertentu. Keputusan bergantung pada pasangan yang bersangkutan. Seksual Secara fisik. Pengertian senam nifas . Latihan atau senam nifas 1. misalnya setelah 40 hari atau 6 minggu setelah kelahiran. yang dapat dipenuhi melalui istirahat malam dan siang.misalnya: 1. aman untuk melakukan hubungan seksual begitu darah merah berhenti dan ibu dapat memasukkan satu atau dua jarinya kedalam vagina tanpa rasa nyeri.Selain itu. Mengurangi jumlah ASI yang diproduksi 2.kurang memerhatikan kebersihan tangannya sehingga tidak jarang terjadi infeksi skunder. Istirahat Ibu post partum sangat membutuhkan istirahat yang berkualitas untuk memulikan kembali keadaan fisiknya. Kurang istirahat pada ibu post partum akan mengakibatkan beberapa kerugian. F. Menyebabkan depresi dan ketidak nyamanan untuk merawat bayi dan dirinya sendiri Bidan harus menyampaikan kepada pasien dan keluarga bahwa untuk kembali melakukan kegiatan rumah tangga.Kebutuhan istirahat bagi ibu menyusui minimal 8 jam sehari. Memperlambat proses involusi uterus dan memperbanyak perdarahan 3. G.harus dilakukan secara perlahan-lahandan bertahap.

memperbaiki otot tonus. Melakukan senam nifas setelah makan membuat ibu merasa tidak nyaman karena perut masih penuh. ibu . 4. b. Tujuan dilakukannya senam nifas pada ibu setelah melahirkan adalah : a. Merelaksasikan otot-otot yang menunjang proses kehamilan dan persalinan. setiap hari sampai hari yang ke sepuluh. demam. Membantu mengurangi rasa sakit pada otot-otot setelah melahirkan. Membantu mempercepat pemulihan keadaan ibu. Meminimalisasi timbulnya kelainan dan konplikasi nifas. Sebaliknya jika dilakukan saat lapar. memperbaiki sikap tubuh dan punggung setelah melahirkan. Manfaat senam nifas. memperbaiki juga dan memperkuat otot panggul dan membantu ibu untuk lebih relaks dan segar pasca melahirkan. perut dan perineum terutama otot yang berkaitan dengan kehamilan dan persalinan. Memeperlancar pengeluaran lochea. terdiri dari sederetan gerakan tubuh yang dilakukan untuk mempercepat pemulihan keadaan ibu. 3. Senam nifas di lakukan diantara waktu makan. misalnya emboli. Ibu yang keadaan umumnya tidak baik merupakan kontra indikasi dilakukannya senam nifas misalnya hipertensi. Mempercepat proses involusi dan pemulihan fungsi alat kandungan. Senam nifas memebnatu memperbaiki sirkulasi darah. c. 2.Senam nifas adalah senam yang dilakukan sejak hari pertama melahirkan. Untuk itu bila senam nifas didampingi oleh bidan atau tenaga kesehatan sebelum dilakukan senam nifas sebaiknya diperiksa dulu tanda-tanda vitalnya dan memastikan bahwa kondisi ibu baik dan bias melakukan gerakangerakan senam nifas. pasca kejang. Tujuan senam nifas. trombosia dan lain-lain. d. g. Membnatu memulihkan kekuatan dan kekencangan otot-otot panggul. Kapan harus melakukan senam nifas Senam ini dilakukan pada saat sang ibu benar-benar pulih dan tidak ada komplikasi obstetric atau penyulit masa nifas. f. e. pelvis dan peregangan otot abdomen. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan ibu melakukan sendiri gerakan senam nifas di rumah setelah kondisi ibu pulih.

Bisa dilakukan di matras atau tempat tidur. 5. body language (BL). Gerakan senam nifas ini dilakukan dari gerakan yang paling sederhana hingga yang tersulit. Perhatikan pula kondisi ibu selama senam. c. Ada berbagai versi gerakan senam nifas. yoga. Senam nifas ini dapat dilakukan pada semua ibu nifas bahkan pada ibu yang tidak terbiasa berolahraga karena gerakannya cukup sederhana taoi terbukti mampu memulihkan segera kondisi ibu setelah bersalin dan menjaga stamina ibu. Ibu yang melakukan senam nifas dirumah sebaiknya mengecek denyut nadi dengan memegang pergelangan tangan dan merasakan adanya denyut nadi kemudian hitung selama 1 menit penuh. Hal itu tersebut dilakukan sebelum dan sesudah senam nifas. Setiap gerakan bisa dilakukan selama 8 kali setiap harinya dan boleh di tingkatkan setiap hari menurut kondisi ibu. Sebaiknya mengenakan baju yang nyaman untuk berolahraga. Frekuensi nadi yang normal adalah 60-90 x/menit. b. Anjurkan untuk minum air putih jika di perlukan. Persiapan Senam Nifas Sebelum melakukan senam nifas ada hal-hal yang perlu disiapkan yaitu sebagai berikut : a. Persiapkan minum sebaiknya air putih. . e. Meskipun demikian tujuan dan manfaatnya sama. pastikan tidak ada kontra indikasi dan periksa tanda vital secra lengkap untuk memastikan pulihnya kondisi ibu yaitu tekanan darah. Se4baiknya lakukan secara bertahap dan terus-menerus (continue). Boleh di iringi dengan music yang menyenangkan jika menginginkan. Perkembangan dunia olah tubuh sudah menciptakan berbagai pilihan bagi ibu untuk berolahraga seperti pilates. Petunjuk untuk bidan atau tenaga kesehatan yang mendampingi ibu untuk melakukan senam nifas : perhatikan keadaan umum ibu dan keluhan-keluhan yang dirasakan. dan nadi. suhu. Yang terpenting dalam melakukan senam nifas ini adalah lakukan sesuai petunjuk dan secara terukur.tidak akan mempunyai tenaga dan lemas. Tidak perlu memaksakan ibu jika tampak berat dan kelelahan. Senam nifas bias dilakukan pagi atau sore hari. pernafasan. f. d.

Lakukan gerakan ini sebanyak 15 kali secara bergantian untuk kaki kanan dan kiri setelah itu. kedua kaki ditekuk. Tidur telentang. kemudian gerakan keatas mendekati perut. akan mengurangi keluhan sakit punggung tang biasanya dialami oleh ibu nifas. Latihan tertentu beberapa menit setiap hari akan sangat membantu untuk mengencangkan otot bagian perut. Berbaring telentang. Kerutkan otot bokong dan perut bersamaan dengan mengangkat kepala. 6. Lakukan gerakan ini sebanyak 15 kali. tangan di samping badan. mata memandang keperut selama 5 kali hitungan. Rileks selama 10 hitungan. Tidur telentang. Rileks selama 10 hitungan. 5. tahan selama 5 hitungan. Sebelum memulai bimbingan cara senam nifas. Lakukan gerakan sebanyak 15 kali hitungan. perut dan paha membentuk sudut 900 gerakan perut keatas sambil otot perut dan anus dikerutkan sekuat mungkin.Untuk mencapai hasil pemulihan otot yang maksimal sebaiknya latihan masa nifas dilakukan seawall mungkin dengan catatan ibu menjalani persalinan dengan normal dan tidak ada penyulit post partum. bergantian dengan kaki kanan. Tidur telentang. angkat bokong sambil mengerutkan otot anus selama 5 hitungan. Tekuk salah satu kaki. Tidur telentang. tangan di samping badan. kemudian rileks selama 10 hitungan sambil menarik nafas panjang lewat hidung. 2. tangan di atas perut. Angkat kaki kiri lurus ke atas sambil menahan otot perut. 3. rileks selama 10 hitungan. Lakukan gerakan ini sebanyak 15 kali. . letakkan kedua tangan di bawah kepala. sebaiknya bidan mendiskusikan terlebih dahulu dengan pasien mengenai pentingnya otot perut dan panggul. Lakukan gerakan sebanyak 15 kali hitungan. kemudian bangun tanpa mengubah posisi kedua kaki atau kaki tetap lurus. Kemudian rileks selama 10 hitungan. Berikut ini adalah beberapa contoh gerakan yang dapat dilakukan saat melakukan senam nifas : 1. keluarkan lewat mulut. Posisi badan nungging. tangan disamping badan. Rileks selama 10 hitungan. 4. Lakukan gerakan ini sebanyak 15 kali.

Kesimpulan .BAB III PENUTUP A.

Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas.DAFTAR PUSTAKA Sulistyawati Ari.Perawatan Masa Nifas.2007.Fitramaya:yogyakarta .Penerbit Andi:Yogyakarta Widyasih Hesty.2009.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful