Bagaimana Cara Membuat Blog Anda Sendiri!!

Sampai saat ini seharusnya anda sudah mempelajari materi HTML, PHP dan MySQL serta sudah memahami cara menghubungkan katiganya dengan baik. Jika belum, maka saya sarankan anda untuk kembali terlebih dahulu ke pateri kursus-online.com tersebut dan kembali lagi ke sini saat sudah menyelesaikannya. Pada e-book ini ini, kita akan melihat penggunaan PHP dalam membuat sebuah aplikasi web yang berfungsi penuh yaitu sebuah blog. Saya yakin bahwa anda semua sudah mengenal apa itu blog, karena saat ini aplikasi blog ini sangat populer digunakan oleh pengguna internet baik yang masih baru maupun sudah advance. Nah, bila biasanya anda akan menggunakan Wordpress atau blogspot untuk membuat blog anda, maka di e-book ini anda akan belajar bagaimana membuat aplikasi blog anda sendiri dari nol menggunakan PHP. Selamat menikmati.

Menyiapkan Database dan Direktori Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan databasenya. Kita harus membuat database MySQL siap untuk menerima dan menyimpan data posting blog. Saya tidak akan membahas lagi mengenai berbagai cara membuat sebuah database atau tabel di sini, karena anda bisa menemukannya di materi MySQL ataupun video tutorial cara menghubungkan HTML, PHP & MySQL. Saya hanya akan menunjukkan cara membuat tabelnya dengan perintah command line seperti ini: CREATE TABLE blog (id INT UNSIGNED NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY, judul VARCHAR(100) NOT NULL, isi TEXT NOT NULL, tanggal DATETIME NOT NULL, user VARCHAR (100)) Untuk cara membuat database, tabel dan user selengkapnya menggunakan PHPMyAdmin, bisa anda pelajari di materi http://kursus-online.com Video Tutorial Menghubungkan HTML, PHP dan MySQL pada bagian 3 (membuat tabel 2). Dalam eook ini saya megasumsikan kita membuat database sebagai berikut: Nama database = blog Nama tabel = blog Nama user = user Password =pass

Langkah-langkah singkat menggunakan PHPMyAdmin adalah sebagai berikut: Pastikan server PHP dan MySQL sudah jalan.

Buat database baru dengan nama blog dan sebuah tabel baru dengan 5 field dengan nama blog juga. Definisikan field-fieldnya seperti gambar di bawah ini.

maka akan muncul konfirmasi dibuatnya tabel seperti gambar berikut ini. .Setelah di simpan. Klik Hak Akses. Langkah berikutnya adalah membuat user dan password.

dan password dengan pass. .Klik Menambahkan pengguna baru. Isi Nama Pengguna dengan user. Check pada semua privilliges Data.

Klik Go. Kemudian pilih tabel blog dari drop down menu ‘Menambahkan hak (privilliges) pada database berikut:’ Check pada semua privilliges Data dan klik Go. .

Silahkan buka File Explorer dan buat sebuah direktori bernama blogku di root direktori xampp sehingga menjadi seperti ini: C:\\Program Files\xampp\htdocs\blogku. Langkah berikutnya kita perlu membuat direktori khusus untuk file-file kita agar mudah dikelola.PENTING!! Setting register_global untuk program blog ini diasumsikan on. Kita akan meletakkan semua file kita di sini. Jika anda kebetulan memperoleh XAMPP versi baru. Silahkan buka lagi XAMPP control panel Matikan Apache dengan mengklik tombol Stop dan nyalakan lagi dengan mengklik tombol Start di samping tulisan Apache. dan cari baris yang bertuliskan: register_global off Ubahlah menjadi register_global on Setelah itu Klik File Save. Untuk itu mohon lakukan langkah-langkah sederhana berikut Update di file berikut ini: c:\\Program Files\xampp\apache\bin\php. maka setting default register_global adalah off. . Dalam kasus ini saya mengasumsikan bahwa kita menggunakan XAMPP dan terinstall di direktori C:\\Program Files\xampp.ini Buka file tesebut dengan menggunakan Notepad.

mengambil hasilnya dari server. Dan jika gagal membuka koneksi. PHP dan MySQL ya …) Jika gagal terhubung. Dengan isi codenya adalah sebagai berikut: <?php function sql_connect ($database) { //Fungsi membuat koneksi ke MySQL if ($dbc = mysql_connect ('localhost'. maka kita sebaiknya membuat fungsi yang akan kita tulis di sebuah file terpisah. //Jika server MySQL tidak bisa dihubungi. lihat kembali materi http://kursus-online. Saat kita membuat halaman ini. Saatnya untuk membuat halaman yang pertama. Jika bingung. dan bisa dilihat oleh siapapun yang mengakses blog kita ini. Nah. username dan password (anda harus mengganti server dengan localhost. Tugas pertamanya adalah menghubungkan ke server MySQL menggunakan argumen server. kemudian menggunakan proses loop ‘while’ untuk memproses data tadi menjadi kode HTML agar siap ditampilkan di browser. untuk menampilkan error yang terjadi saat mengakses tabel di database kita. maka fungsi ini akan menghentikan eksekusi keseluruhan skrip dengan perintah ‘die”. username dan passsword dengan username dan password anda sendiri. Membuat Halaman Depan Nah.Membuat File Koneksi ke Database Karena kita akan membuat beberapa halaman. Kita juga harus menggunakan fungsi mysql_error(). maka skrip ini akan mencoba untuk membuat hubungan ke database yang sudah kita definisikan dalam argumen fungsi (dalam hal ini adalah argumen ‘database’). . Hal ini sangat perlu dilakukan saat kita mengalami masalah dengan koneksi atau saat query kita tidak mengeluarkan data yang kita inginkan. //Jika pemilihan database gagal.inc. yang semuanya akan mengakses database MySQL yang sama. Halaman ini berfungsi untuk menampilkan postingan yang ada di field isi dalam tabel kita tadi. kita akan mempelajari kembali cara untuk mengirimkan query dasar ke server MySQL. Halaman ini akan menampilkan isi posting tadi ke homepage. sekarang kita sudah memiliki database dan menyiapkan sebuah fungsi untuk terhubung ke database tersebut. skrip akan berhenti. 'user'. skrip akan berhenti.com video tutorial cara menghubungkan HTML. 'pass')) { if (!@mysql_select_db("$database")) { die (). maka skrip ini akan menghentikan seluruh skrip seperti sebelumnya. kita akan membuat file tersebut dengan nama sql_connect. } } ?> Fungsi ini melakukan beberapa langkah. Jika server MySQL bisa dihubungi. } } else { die ().

?> <table align="center" border="0" width="80%"> <tr> <td colspan="2" background=header. Sub bagian ‘else’ dalam potongan kode di bawah ini akan menggunakan ‘die’ lagi untuk menghentikan skrip jika querynya gagal. Tidak lupa juga sebuah link yang akan menuju ke halaman login admin bila di klik. mengenai perbedaan include dan require). `isi` . Kita akan menggunakan fungsi sql_connect() buatan kita sendiri untuk membuka koneksi ke database: //Menghubungi database MySQL kita. `user` FROM blog ORDER BY tanggal DESC".Karena file sql_connect. If ($r = mysql_query ($query)) { //mengirimkan query ke server MySQL Hasilnya (yang saat ini masih dalam bentuk array) kemudian diambil dan dilewatkan dalam sebuah loop ‘while’. Dan tentu saja. (kalau lupa lihat pelajaran PHP lagi ya.inc tadi sangat penting dan bila tidak ditemukan skrip kita tidak akan berdungsi. `tanggal` . $query = "SELECT `judul` . Kita hanya akan mengambil field-field yang diperlukan saja. agar data yang di kirim dari server MySQL bisa kita perkecil jumlahnya.php>Admin</a></td> </tr> </table> <? Nah sekarang querynya sudah siap. sql_connect(blog). kita akan tambahkan pemanis berupa gambar header dan judul blog di sini. kita akan mengirimkannya ke server MySQL dengan perintah mysql_query(). maka kita menggunakan ‘require’ di sini. Sebelum kita lanjutkan lebih jauh. hal ini akan mempercepat proses juga. .jpg> <center><font size=5 face=arial>MYBLOG PROJECT<br><br></center> <font size=3 face=arial><b>Blog buatan saya sendiri<br><br></b> </td> </tr> <tr> <td><a href=login. Kita akan membuat query kita mengambil seluruh data dari database dan mengurutkannya dari yang paling baru. Hal ini akan membuat skrip kita bisa mengambil data per baris dan mengulangnya lagi sampai baris data habis diambil. PHP dan MySQL’ bila lupa ya ) Hasil query ini kita simpan sementara dalam variabel yang bernama ‘$r’. <?php require ('sql_connect.inc'). (lihat lagi video tutorial ‘Cara Menghubungkan HTML.

Meskipun saya menggunakan contoh satu tabel untuk tiap isi posting. fungsi mysql_fetch_array akan melanjutkan ke baris array berikutnya. Fungsi kedua. strtotime($baris['tanggal'])). kita akan memasukkan data ke dalam variabel tertentu sehingga bisa kita lakukan pemformatan terhadap data tersebut. $judul = $baris['judul']. ?></b>Di posting oleh: <b><?php echo $user. Setelah diambil rownya. Saat mencapain baris terakhir.Kita menggunakan fungsi ‘mysql_fetch_array’ untuk memproses setiap baris dalam variabel pointer array ‘$r’ secara bergantian. $isi = $baris[‘isi’]. Saat ini. $tanggal = date ('M j y g:i A'. akan mengubah karakter CR (ganti baris) yang disimpan dalam database MySQL menjadi tag <br> agar dapat tampil sebagaimana seharusnya di browser. $isi = nl2br ($isi). Sekarang kita akan membuat kode HTML untuk masing-masing tabel agar dapat ditampilkan di halaman depan situs web kita. Tentu saja. Kita juga akan menggunakan fungsi ‘date’ dan ‘nl2br’. kita bisa menutup dan membuka kembali tag-tag PHP di seluruh jode halaman yang kita buat dengan skrip PHP yang tetap kontinyu. ?> </td> </tr> </table><br /> . Fungsi date memungkinkan kita memformat tanggal dalam bentuk yang mudah dimengerti. anda bisa menggunakan ‘echo’ juga untuk menampilkan setiap baris HTML yang ingin anda tampilkan sebagai alternatif lainnya. Dengan menggunakan PHP. ?> <table align="center" border="0" width="80%"> <tr> <td> <b><?php echo $judul. ?></div> </td> </tr> <tr> <td colspan="2"> <?php echo $isi. namun tentu saja anda bisa membuatnya dalam sebauh tabel besar bila menginginkannya. Aspek ini kita gunakan di sini agar kode kita nampak bersih dan mudah dibaca. ?></b> </td> <td> <div align="right"><?php echo $tanggal. While ($baris = mysql_fetch_array($r)) { //melakukan input data ke dalam tabel //Loop while mengambil semua data dalam array $r Baris berikutnya akan membawa data dari masing-masing elemen baris dan memformatnya jika diperlukan. //Data waktu kita ubah formatnya agar bisa tampil dengan baik $user = $baris['user']. fungsi ini akan mengembalikan indikator null yang akan digunakan oleh loop while kita untuk berhenti.

?> <table align="center" border="0" width="80%"> <tr> <td colspan="2" background=header. maka kita lebih baik menutup sesi koneksi ke server MySQL dengan baik daripada membiarkan sesi tersebut tetap terbuka sampai kena time out.<?php } } else { //query tidak bekerja.jpg> <center><font size=5 face=arial>MYBLOG PROJECT<br><br></center> <font size=3 face=arial><b>Blog buatan saya sendiri<br><br></b> </td> </tr> <tr> <td><a href=login. //Data waktu kita ubah formatnya agar bisa tampil dengan baik $user = $baris['user']. //Menghubungi database MySQL kita. } Dengan mempertimbangkan beban server MySQL. die (). $isi = nl2br ($isi). kita sudah selesai membuat halaman depan blog kita. $judul = $baris['judul'].php : <?php require ('sql_connect. Ini akan membebaskan sebagian resourve server dan tidak memberatkan server MySQL. $isi = $baris[‘isi’]. `user` FROM blog ORDER BY tanggal DESC". ?> Nah.php>Admin</a></td> </tr> </table> <? If ($r = mysql_query ($query)) { //mengirimkan query ke server MySQL While ($baris = mysql_fetch_array($r)) { //melakukan input data ke dalam tabel //Loop while mengambil semua data dalam array $r $tanggal = date ('M j y g:i A'. strtotime($baris['tanggal'])). Tentu saja kita bisa memolesnya lagi nanti agar nampak lebih profesional dan sesuai keinginan kita masing-masing. Kita akan lihat lagi kodenya secara keseluruhan ya. `tanggal` . $query = "SELECT `judul` . sql_connect(blog). silahkan di simpan di dalam direktori C:\\Program Files\xampp\blogku dengan nama index. ?> <table align="center" border="0" width="80%"> <tr> . `isi` . mysql_close().inc').

php (yaitu form login) dan file ceklogin. ?></b>Di posting oleh: <b><?php echo $user. die (). ?></b> </td> <td> <div align="right"><?php echo $tanggal. Fungsi ini dibuat untuk membuka koneksi ke server MySQL dan database yang kita inginkan. Berikutnya kita akan membuat halaman admin yang berfungsi untuk menambah. mengedit dan menghapus isi blog kita.php (yang bertugas untuk proses verifikasi dan pendaftaran session). kita sudah belajar beberapa hal menarik di sini antara lain: Bagaimana membuat dan menggunakan fungsi buatan kita sendiri. Proses login akan melibatkan 2 file yaitu file login. ?> </td> </tr> </table><br /> <?php } } else { //query tidak bekerja. Pertama kita akan membuat sebuah form login sederhana yang memiliki 3 elemen webb yaitu: User Id . ?></div> </td> </tr> <tr> <td colspan="2"> <?php echo $isi. ?> Sekedar review. Bagaimana cara meletakkan fungsi kita tersebut dalam file terpisah untuk memungkinkan penggunaan kembali fungsi tersebut di halaman-halaman lainnya nanti (perhatikan lagi bahwa kita menggunakan include/require untuk melakukan ini).<td> <b><?php echo $judul. } mysql_close(). Siap … Membuat Halaman Admin Kita akan membuat halaman login terlebih dahulu untuk mencegah orang lain masuk ke halaman admin kita. Kita menggunakan 2 perintah PHP khusus yaitu ‘mysql_connect’ dan mysql_select_db’ untuk membuka koneksi ini. Kita juga sudah mempelajari cara memanipulasi string agar data dari database dapat tampil lebih baik di browser dan menggunakan loop while untuk menampilkan seluruh hasil query baris per baris.

php. dan kodenya adalah sebagai berikut: <table width="300" border="0" align="center" cellpadding="0" cellspacing="1" bgcolor="#CCCCCC"> <tr> <form name="form1" method="post" action="ceklogin.//Ini adalah nama user yang boleh masuk ke halaman admin $password=pass.//dan ini passwordnya if ($myusername == $username and $mypassword == $password){ session_start(). echo ("Login berhasil. Adapun listing programnya adalah sebagai berikut: <? $username=user.php. Dan apabila benar.php"> <td> <table width="100%" border="0" cellpadding="3" cellspacing="1" bgcolor="#FFFFFF"> <tr> <td colspan="3"><strong>Member Login </strong></td> </tr> <tr> <td width="78">Username</td> <td width="6">:</td> <td width="294"><input name="myusername" type="text" id="myusername"></td> </tr> <tr> <td>Password</td> <td>:</td> <td><input name="mypassword" type="text" id="mypassword"></td> </tr> <tr> <td>&nbsp. } ?> .php>di sini</a> untuk menuju halaman admin"). maka variabel ini akan terus berada di memory server. Variabel inilah yang akan mengidentifikasikan bahwa kita sudah pernah login sebelumnya. Dalam file ini kita mulai berkenalan dengan variabel session. }else{ echo ("login gagal"). session_register(myusername).</td> <td>&nbsp.Password Tombol Login Skripnya silahkan disimpan dengan nama login. Selama kita belum menutup browser atau terkena perintah session_destroy. maka variabel session dengan nama myusername akan di register. Silahkan klik <a href=admin.</td> <td><input type="submit" name="Submit" value="Login"></td> </tr> </table> </td> </form> </tr> </table> File berikutnya yang perlu kita siapkan adalah file ceklogin. Di sini kita akan mengecek apakah user dan password yang dimasukkan sudah benar.

Kita beri nama file ini cek. Kode ini kita harapkan akan mengambil data sama seperti di halaman depan dan memformatnya dalam bentuk tabel agar mudah dilihat. //Baris kode ini untuk mengeksekusi query //Jika kita memperoleh hasil positif. Nah.inc').inc untuk memastikan bahwa pengakses file sudah login sebelumnya. akan dilanjutkan dengan proses loop while If ($r = mysql_query ($query)) { //Membuat tampilan tabel ?> . die(). Perhatikan juga bahwa kita mulai menggunakan lagi file sql_connect. maka pengunjung sudah pernah berhasil login sebelumnya. Karena kita akan bekerja dengan data dari database. Setelah itu.inc. maka kita akan menggunakan asterisk (*) untuk mempermudah penulisan querynya. maka kita perlu memiliki cara untuk mengenali masing-masing isi posting. kita perlu membuat satu lagi file kecil yang akan kita panggil dengan include pada setiap file yang memerlukan pengamanan untuk mengecek apakah sudah login dengan benar atau belum. saat menampilkan halaman depan. //Ini adalah query untuk keperluan admin. //Kita mengambil semua artikel yang ada beserta seluruh kolomnya. Jika variabel session ini ada. Di sini kita akan memberikan nilai false pada variabel session $myusername untuk menghindari penyalahgunaan otorisasi dengan memberikan nilai pada variabel tersebut dari luar program. kita tidak mengambil field ini).inc’). //Menghubungi database MySQL kita sql_connect('blog'). Setelah perintah session_start ini. Variabel session ini akan kita gunakan untuk mengecek apakah pengunjung sudah login atau belum. kita memulai session dengan session_start. session_start().Nah. Kita akan mengambil field ID juga dalam query kita (ingat.inc dan menggunakan file cek. maka kita sudah bisa menggunakan variabel session yang pernah kita register sebelumnya yaitu $myusername. <? $myusername=false. if(!$myusername){ echo ("Anda harus login dahulu"). kita akan memanfaatkan fiels auto incrementing dalam database kita tadi untuk mewujudkannya. } ?> Pembuatan halaman admin ini akan kita mulai dengan menggunakan kembali sebagian kode yang kita gunakan untuk membuat halaman depan. $query = 'SELECT * FROM blog ORDER BY tanggal DESC'. Nah. karena kita mengambil seluruh field yang ada. include (‘cek. <? require ('sql_connect.

Field ini digunakan untuk mengidentifikasikan masing-masing isi blog yang kita ambil dari database.php). ?></div> </td> </tr> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2"><?php echo $isi.php) dan satu lagi untuk halaman yang bertugas menghapus isi blog (hapus. $isi = $baris[‘isi’].<table align="center" border="1" width="80%"> <tr> <td colspan="2"> <b><center>Pengelolaan Berita</b></center></b> </td> </tr> <?php Di sini koneksi MySQL sudah jalan dan data sudah diperoleh. //Data tanggal disesuaikan agar tampil dengan baik $tanggal = date ('M j y g:i A'. kita perlu menambahkan pilihan untuk melakukan manipulasi atas data ini. $isi = nl2br ($isi). Tabel kita tutup pada akhir loop. kita sudah memiliki semua informasi dari isi blog yang ditampilkan. ?></td> </tr> Sekarang. Selanjutnya data tersebut akan kita format agar tampil dalam format yang bisa dibaca manusia.Diposting oleh: <b><?php echo $user. While ($baris = mysql_fetch_array($r)) { //memasukkan data ke dalam bentuk tabel $judul = $baris['judul']. Kita akan tambahkan baris baru yang memiliki 2 buah form: satu adalah form untuk halaman edit (edit. Variabel ini diperlukan bagi form selanjutnya untuk mengidentifikasikan secara tepat. ?></b> </td> <td> <div align="right"><?php echo $tanggal. Perbedaannya hanya pada penambahan field ‘id’. ?> <tr> <td colspan="2"> <table align="center" border="0" width="100%"> <tr> <td> <b><?php echo $judul ?></b> . Perhatikan bahwa manipulasi string yang kita lakukan sama dengan yang kita lakukan di halaman depan. strtotime($baris['tanggal'])). isi blog mana yang akan dimanipulasi. . $user = $baris['user']. Perhatikan bagaimana variabel $id yang berisi id masing-masing isi blog kita kirimkan sebagai variabel tersembunyi (hidden variable).

"</b></p>\n").php" method="POST"> <table align="center"> <tr> <td>Judul Posting: </td> <td><input type="text" name="judul" size="40" maxsize="100" /></td> </tr> <tr> <td>User : </td> <td><input type="text" name="user" size="40" maxsize="100" /></td> </tr> <tr> <td>Isi Posting: </td> <td><textarea name="entry" cols="100" rows="10"></textarea></td> </tr> <tr> <td><input type="submit" name="Kirim" value="Kirim" /></td> . Halaman form ini kemudian akan mengirimkan keempat data tersebut ke sebuah halaman pemroses yang akan kita buat sebentara lagi. die ("<p>Query tidak berhasil karena: <b>" . Dalam form ini. ?> <form action="tambah. kita memerlukan sebuah form untuk menambahkan entry baru pada tabel blog. } mysql_close(). kita akan mengumpulkan 4 buah informasi dinamis.<tr> <td> <table align="center" width="200" border="0"> <tr> <td> <form action="edit. //Menutup sesi MySQL Sekarang semua isi blog sudah bisa ditampilkan. mysql_error() . Ini adalah form posting kita.php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?=$id ?>"> <input type="submit" name="submit" value="Hapus"> </form> </td> </tr> </table> </td> </tr> <?php } ?> </table> <?php } else { //kalau query tidak berhasil.php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?=$id ?>"> <input type="submit" name="submit" value="Edit"> </form> </td> <td> <form action="hapus.

akan dilanjutkan dengan proses loop while If ($r = mysql_query ($query)) { //Membuat tampilan tabel ?> <table align="center" border="1" width="80%"> <tr> <td colspan="2"> <b><center>Pengelolaan Berita</b></center></b> </td> </tr> <?php While ($baris = mysql_fetch_array($r)) { //memasukkan data ke dalam bentuk tabel $judul = $baris['judul']. $user = $baris['user'].inc’). //Menghubungi database MySQL kita sql_connect('blog'). $isi = $baris[‘isi’]. strtotime($baris['tanggal'])). $isi = nl2br ($isi). $query = 'SELECT * FROM blog ORDER BY tanggal DESC'. Mari kita lihat keseluruhan kodenya dan simpan dengan nama admin. DI halaman ini kita bisa melihat seluruh isi posting yang sudah dilakukan dan tersedia juga link untuk melakukan editing atau penghapusan. //Baris kode ini untuk mengeksekusi query //Jika kita memperoleh hasil positif. include (‘cek.</tr> </table> </form> Akhirnya. //Kita mengambil semua artikel yang ada beserta seluruh kolomnya. //Data tanggal disesuaikan agar tampil dengan baik $tanggal = date ('M j y g:i A'.Diposting oleh: <b><?php echo $user. ?> <tr> <td colspan="2"> <table align="center" border="0" width="100%"> <tr> <td> <b><?php echo $judul ?></b> . kita juga bisa melakukan posting baru pada blog kita ini. //Ini adalah query untuk keperluan admin.php: <? require ('sql_connect. Sebagai tambahan. di bagian bawah. ?></b> </td> <td> .inc'). halaman depan admin kita sudah lengkap.

"</b></p>\n").php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?=$id ?>"> <input type="submit" name="submit" value="Edit"> </form> </td> <td> <form action="hapus. } mysql_close().php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?=$id ?>"> <input type="submit" name="submit" value="Hapus"> </form> </td> </tr> </table> </td> </tr> <?php } ?> </table> <?php } else { //kalau query tidak berhasil.php" method="POST"> <table align="center"> <tr> <td>Judul Posting: </td> <td><input type="text" name="judul" size="40" maxsize="100" /></td> </tr> <tr> <td>User : </td> <td><input type="text" name="user" size="40" maxsize="100" /></td> </tr> <tr> <td>Isi Posting: </td> <td><textarea name="isi" cols="100" rows="10"></textarea></td> </tr> <tr> . ?></td> </tr> <tr> <td> <table align="center" width="200" border="0"> <tr> <td> <form action="edit.<div align="right"><?php echo $tanggal. mysql_error() . die ("<p>Query tidak berhasil karena: <b>" . //Menutup sesi MySQL ?> <form action="tambah. ?></div> </td> </tr> </table> </td> </tr> <tr> <td colspan="2"><?php echo $isi.

Ini adalah proses 2 tahap. Pertama data harus kita peroleh dengan menggunakan POST. $tanggal = date('Y-m-d H:i'). $user = $_POST['user'].<td><input type="submit" name="submit" value="Kirim" /></td> </tr> </table> </form> Halaman berikut yang harus kita buat adalah halaman pemroses pertama yaitu halaman tambah posting. //menambahkan escape characters pada query $judul = addslashes ($judul). $user = addslashes ($user). $judul = $_POST['judul']. Kita harus menambahkan escape characters. Jika ada. <? if (isset($_POST['submit'])) { require ('sql_connect. //Membersihkan teks menggunakan trim trim ($judul). Tahap berikutnya meliputi pembersihan data dan melakukan format agar kompatibel bagi database MySQL. proses akan dilanjutkan. $isi = addslashes ($isi). maka pesan error akan ditampilkan. trim ($user). Perintah trim akan menghapus semua spasi yang tidak diperlukan pada akhir atau awal string. maka kita akan menggunakan INSERT agar MySQL menyisipkan baris baru. Fungsi adslashes adalah fungsi PHP yang akan menambahkan escape character (‘/’) ke semua karakter yang bermasalah seperti tanda kutip. Perhatikan bahwa . //menghubungkan ke database MySQL sql_conenct('blog'). namun jika tidak ada. Sampai di sini. trim ($isi). Proses berikutnya adalah menangkap data yang dikirimkan dari form halaman depan admin kita. Ini perlu dilakukan agar data tetap berukuran sekecil mungkin dan nampak indah saat ditampilkan. Karakter-karakter seperti tanda kutip tunggal dan ganda dapat menyebabkan query tidak berjalan. Kita juga akan menambahkan proses penangkapan error untuk mengecek data yang dikirimkan. Karena kita akan menambahkan data baru. semua data sudah selesai di proses dan siap untuk dimasukkan ke dalam tabel database MySQL.inc'). $isi = $_POST['isi'].

php">Kembali ke halaman admin </a></center> <?php } else { ?> <center>Posting gagal. include (‘cek. judul.php">Kembali ke halaman admin </a></center> <?php } mysql_close(). trim ($user).inc’). user) VALUES (0.inc').field id akan secara otomatis bertambah meskipun kita set di query ini dengan angka 0. isi. edit. $judul = $_POST['judul'].php. '$isi'.php untuk menambah posting baru. trim ($isi). kita akan tampilkan status hasil posting oleh user tersebut agar tahu bahwa entry posting sudah berhasil. //mendefinisikan query $query = "INSERT INTO blog (id. <a href="admin. //Membersihkan teks menggunakan trim trim ($judul). Sebagai tambahan.php untuk menghapus posting. '$judul'. Sisa kode di halaman ini akan mengirimkan query ke database MySQL. //menambahkan escape characters pada query $judul = addslashes ($judul). //menghubungkan ke database MySQL sql_conenct('blog'). Dengan cara ini. //mengeksekusi query if (@mysql_query ($query)) { ?> <center>Posting sudah berhasil disimpan. '$user')". $user = $_POST['user']. $isi = $_POST['isi'].php untuk melakukan editing terhadap posting dan hapus.php">Kembali ke halaman admin </a></center> } Sampai di sini. tanggal. . //Menutup sesi MySQL } else { <center>Tidak ada data yang bisa di proses. <a href="admin. ‘$tanggal’. yang keseluruhan kodenya adalah sebagai berikut: <? if (isset($_POST['submit'])) { require ('sql_connect. kita sudah berhasil menyelesaikan halaman utama admin yang akan terhubung dengan 3 halaman pemroses selanjutnya yaitu tambah. <a href="admin. maka id tersebut akan tetap unik. Kemudian kita juga sudah membuat halaman tambah.

<a href="admin. karena form ini menggunakan HTML standar. <a href="admin. judul. tanggal. Halaman form yang pertama tadi akan mengambil data dari database MySQL dan menampilkannya dalam bentuk form. //mendefinisikan query $query = "INSERT INTO blog (id. Yang pertama kita akan membuat file-file pemroses edit isi blog. .php">Kembali ke halaman admin </a></center> <?php } mysql_close(). yaitu data yang sesuai dengan ‘id’.$isi = addslashes ($isi). isi. //Menutup sesi MySQL } else { <center>Tidak ada data yang bisa di proses.php">Kembali ke halaman admin </a></center> } ?> Tugas berikutnya adalah membuat file untuk proses edit dan hapus.inc’). Kita perlu menangkap field hidden bernama ‘id’. Nah. $tanggal = date('Y-m-d H:i'). maka kita perlu melakukan sedikit langkah agar teks yang tersimpan tadi tidak mengacaukan tag-tag HTML. kita mulai dengan membuka koneksi: <?php require ('sql_connect. ‘$tanggal’. //menangkap data POST $id = $_POST['id']. Setelah koneksi terbuka. Siap…. include (‘cek. //mengeksekusi query if (@mysql_query ($query)) { ?> <center>Posting sudah berhasil disimpan. Di sini kita akan memerlukan 2 buah file. dan file kedua akan memproses upadate dari form pertama tadi ke database MySQL. Seperti biasa.php">Kembali ke halaman admin </a></center> <?php } else { ?> <center>Posting gagal.inc'). <a href="admin. Kita juga akan menggunakan klausul WHERE dalam query kita agar data yang diambil hanya data yang relevan saja. kita perlu menangkap data POST yang dikirimkan oleh halaman utama admin. '$isi'. yang pertama adalah form yang akan kita gunakan untuk mengedit data. $user = addslashes ($user). '$user')". user) VALUES (0. '$judul'. //menghubungi database MySQL sql_connect('blog').

$user = htmlentities($baris['user’]).php" method="POST"> <table> <tr> <td> Judul Posting: <input type="text" name="judul" size="40" maxsize="100" value="<?php echo $judul. Dengan cara ini. $isi = htmlentities($baris['isi']). //mengambil informasi. dan kita akan menggunakan field id yang hidden lagi. <center> Halaman berikutnya yang akan memproses data dari sini akan kita namakan editsave. kita akan melanjutkan dengan proses untuk tampilan. maka apapun tag HTML yang ikut tersimpan tidak akan mengacaukan tampilan proses editing ini. //menjalankan query if ($r = mysql_query($query)) { $baris = mysql_fetch_array ($r). maka kita harus menghapus tag HTML dan menggantikannya dengan escape character yang sesuai. perhatikan bahwa kita tidak perlu menggunakan while karena hanya ada 1 baris saja. <form action="editsave. maka data ini tetap harus di track. Setelah pengambilan data selesai. $judul = htmlentities($baris['judul']). ?>" /> </td> </tr> <?php //} ?> <tr> <td colspan=2> Isi Posting: </td> </tr> <tr> <td> . Kita akan menggunakan fungsi ‘htmlentities’ untuk melakukannya.//mendefinisikan query $query = "SELECT * FROM blog WHERE id=’$id’". ?> Sekarang kita akan menampilkan isi variabel ini ke dalam field dalam form dengan perintah echo seperti ini <?php echo $judul. Karena field ini kemungkinan sudah berisi data. //meletakkan informasi dari query ke dalam variabel agar siap tampil. ?>" /> </td> <td> User: <input type="text" name="user" size="20" maxsize="50" value="<?php echo $user. $id = $baris['id']. ?>. jadi kita masukkan di sini. ‘Judul’ dan ‘’isi’ akan kita tampilkan dalam sebuah field teks di form kita ini.php. Karena data dari form ini masih akan dikirimkan lagi ke halaman lain yang bertugas untuk melakukan update ke database MySQL.

inc'). //mengambil informasi.php" method="post"> <input type="submit" name="submit" value="Cancel" /> </form> </td> </tr> </table> </center> <?php Kita akan mengakhiri halaman ini dengan menangkap error jika ada. //Menutup sesi MySQL Nah.php: <form action="editsave.php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?php echo $id .<textarea name="isi" cols="100" rows="15"><?php echo $isi. //menghubungi database MySQL sql_connect('blog'). ?>" /> <input type="submit" name="submit" value="Simpan" /> </form> </td> <td> //Jika user ingin membatalkan perubahan. } else { echo "<p>Tidak bisa mengambil data posting. perhatikan bahwa kita tidak perlu menggunakan while karena hanya ada 1 baris saja. maka halaman ini akan menuju ke halaman editsave. ?></textarea> </td> </tr> <tr> <td> //Jika user memutuskan untuk menyimpan perubahan.php ini adalah sebagai berikut: <?php require ('sql_connect. //menangkap data POST $id=$_POST['id']. </p>". //mendefinisikan query $query = "SELECT * FROM blog WHERE id='$id'". dan kemudian menutup koneksi MySQL. include ('cek. . kita akan arahkan kembali ke halaman utama admin: <form action="admin. //meletakkan informasi dari query ke dalam variabel agar siap tampil. listing program keseluruhan untuk file edit.inc'). //menjalankan query if ($r = mysql_query($query)) { $baris = mysql_fetch_array ($r). } mysql_close().

?>" /> <input type="submit" name="submit" value="Simpan" /> </form> </td> <td> <form action="admin.php" method="post"> <input type="submit" name="submit" value="Cancel" /> </form> </td> </tr> . ?>" /> </td> </tr> <tr> <td> User: <input type="text" name="user" size="20" maxsize="50" value="<?php echo $user. ?> <center> <form action="editsave. ?></textarea> </td> </tr> <tr> <td> <form action="editsave.php" method="post"> <input type="hidden" name="id" value="<?php echo $id .$judul = htmlentities($baris['judul']).php" method="POST"> <table> <tr> <td> Judul Posting: <input type="text" name="judul" size="40" maxsize="100" value="<?php echo $judul. ?>" /> </td> </tr> <?php //} ?> <tr> <td colspan=2> Isi Posting: </td> </tr> <tr> <td> <textarea name="isi" cols="100" rows="15"><?php echo $isi. $id = $baris['id']. $user = htmlentities($baris['user']). $isi = htmlentities($baris['isi']).

require ('sql_connect. kita mulai dengan membuka hubungan ke server MySQL. //menghubungi database MySQL sql_connect('blog'). isi='$isi'.inc').</table> </center> <?php } else { echo "<p>Tidak bisa mengambil data posting. kita akan menggunakan trim dan addslashes. $isi = $_POST['isi']. //mendefinisikan query $query = "UPDATE blog SET judul='$judul'. Kita bisa memverifikasi hasilnya menggunakan if-else. Kita akan menggunakan perintah MySQL UPDATE dlaam querynya. trim ($isi). $isi = addslashes ($isi). Cara mengambilnya adalah menggunakan fungsi ‘mysql_affected_rows’ untuk memastikan bahwa sebuah baris sudah berhasil diupdate. } mysql_close(). namun jangan khawatir karena 2 halaman ini kecil-kecil aja ko. //menangkap data POST $judul = $_POST['judul']. user='$user' WHERE id={$id}". //Menutup sesi MySQL ?> Kita masih harus membuat 2 halaman lagi. Query berikut ini akan menggunakan field hidden ‘id’ untuk dapat memproses dan mengambil hanya data yang kita inginkan saja. //membersihkan data sebelum diinput trim ($judul). trim ($user). $user = $_POST['user']. //menjalankan query $r = mysql_query ($query). //menambahkan escape character $judul = addslashes ($judul). ?> <table> <?php .php ke MySQL. Seperti biasa. $id = $_POST['id']. ?> Kemudian kita akan menangkap data dari form sebelumnya dan menyiapkannya untuk di masukkan ke dalam database.php yang ekan memproses data dari form edit. </p>". Halaman berikut yang akan kita buat adalah halaman editsave. Seperti sebelumnya. $user = addslashes ($user).

php" method="post"> <input type="submit" name="submit" value="Ok" /> </form> </td> </tr> </table> <?php mysql_close(). //Menutup sesi MySQL ?> Sampai di sini. $id = $_POST['id']. trim ($user). //menangkap data POST $judul = $_POST['judul']. $isi = $_POST['isi'].inc'). $user = $_POST['user']. yang keseluruhan kodenya adalah sebagai berikut: <? require ('sql_connect. //membersihkan data sebelum diinput trim ($judul).php kita. //menambahkan escape character $judul = addslashes ($judul).if (mysql_affected_rows() == 1) { //Jika update berhasil ?> <table> <tr> <td> Update Berhasil </td> </tr> <?php } else { //jika gagal ?> <tr> <td> Update Gagal </td> </tr> <?php } ?> <tr> <td> <form action="admin. . include (‘cek. kita sudah menyelesaikan file editsave.inc’). //menghubungi database MySQL sql_connect('blog'). trim ($isi).

php" method="post"> <input type="submit" name="submit" value="Ok" /> </form> </td> </tr> </table> <?php mysql_close(). dengan perbedaan bahwa perintah MySQL yang digunakan adalah DELETE. $user = addslashes ($user). //mendefinisikan query $query = "UPDATE blog SET judul='$judul'. //Menutup sesi MySQL ?> Akhirnya. Karena itu. ?> <table> <?php if (mysql_affected_rows() == 1) { //Jika update berhasil ?> <table> <tr> <td> Update Berhasil </td> </tr> <?php } else { //jika gagal ?> <tr> <td> Update Gagal </td> </tr> <?php } ?> <tr> <td> <form action="admin.php. kita sampai juga di pembuatan halaman terakhir dari proyek pembuatan blog sederhana ini yaitu halaman hapus. Halaman ini sebenarnya sangat mirip dengan halaman editsave. . isi='$isi'. user='$user' WHERE id={$id}". kita sama sekali tidak perlu menyiapkan datanya terlebih dahulu seperti yang kita lakukan pada editsave.$isi = addslashes ($isi).php.php. //menjalankan query $r = mysql_query ($query).

semua halaman yang diperlukan untuk membuat blog kita sudah jadi.php" method="post"> <input type="submit" name="submit" value="Ok" /> </form> </td> </tr> </table> <?php mysql_close(). //Mengirimkan query untuk menghapus isi posting mysql_query ($query). //Mendefinisikan query $query = "DELETE FROM blog WHERE id='$id' LIMIT 1". <? require ('sql_connect.inc’). Masih sangat banyak yang bisa . include (‘cek. ini adalah bentuk yang sangat disederhanakan dari sebuah aplikasi blog. //menghubungi database MySQL sql_connect('blog').inc'). if (mysql_affected_rows() == 1) { //jika penghapusan berhasil ?> <table> <tr> <td> Penghapusan data berhasil </td> </tr> <?php } else { //Jika gagal ?> <tr> <td> Penghapusan data gagal </td> </tr> <?php } ?> <tr> <td> <form action="admin. $id=$_POST['id']. //Menutup sesi MySQL ?> Nah.Sekali lagi kita akan menggunakan fungsi ‘mysql_affected_rows’ untuk memastikan proses penghapusan sudah berjalan dengan baik. Tentu saja seperti yang sudah saya sampaikan.

Sekarang anda sudah siap untuk mengembangkan aplikasi anda sendiri. maka sampai di sini dulu proses pembuatan aplikasi blog kita.disempurnakan. namun untuk menjaga kesederhanaan penjelasan. .