P. 1
Makalah - Indonesia Pada Masa Reformasi

Makalah - Indonesia Pada Masa Reformasi

1.0

|Views: 6,842|Likes:
Published by Mohammad Taufik

More info:

Published by: Mohammad Taufik on Feb 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/22/2013

pdf

text

original

Untung Suropati

Anggota :
1. Atika Citananda 2. Devina Icta Almira 3. Dio Alif Tri Cahyo 4. Irma Dahlia Y 5. Jenar Rurinta 6. Lisa Indriani 7. M. Taufik 8. Nuriza Fauziah 9. Sandra Devi M 10. Wahyu Putri N ( 04 ) ( 07 ) ( 09 ) ( 13 ) ( 14 ) ( 17 ) ( 24 ) ( 28 ) ( 33 ) ( 37 )

Kelas XII IPA 2
PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO DINAS PENDIDIKAN NASIONAL

SMA NEGERI I KRAKSAAN
JL. Imam Bonjol No.13 Telp. (0335) 841214 kode pos 67282 TAHUN AJARAN 2011 / 2012

Agenda Pokok Reformasi Mahasiswa yang menjadi pelopor gerakan reformasi mengeluarkan agenda pokok reformasi sebagai berikut : 1.berbangsa dan bernegara. politik.DAN AGENDA REFORMASI a. harus diakui sebagai suatu prestasi besar bagi bangsa Indonesia. Otonomi Daerah yang seluas ± luasnya 5. BERAKHIRNYA PEMERINTAH ORDE BARU Keberhasilan Pemerintahan Orde Baru dalam melaksanakan pembangunan ekonomi. Jadi. . Supremasi Hukum 4.social dan hukum. B.A. c. Pengertian Reformasi Pengertian reformasi adalah: y Perubahan radikal untuk perbaikan dalam suatu masyarakat atau Negara(Adam NOrmiet). sesuai dengan nilai ±nilai Pancasila dan UUD 1945 baik dalam bidang politik. y Perubahan untuk perbaikan bidang social. atau agama(kamus Besar Bahasa Indonesia). Amandemen UUD 1945 3. dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian reformasi adalah suatu gerakan untuk mengadakan pembaharuan dan perubahan terutama dalam bidang politik. Di tambah dengan meningkatnya sarana dan prasarana fisik infrastruktur yang dapat dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. TUJUAN . Penghapusan Dwi Fungsi ABRI 6. Adili Soeharto dan kroninya 2. Pemerintahan yang bersih dari KKN. Tujuan Reformasi Tujuan reformasi yaitu memperbaiki tatanan kehidupan bermasyarakat. b. PENGERTIAN . ekonomi dan hokum menuju perbaikan.ekonomi. social.

pada pertengahan tahun 1997. Setelah Orde Baru memegang tumpuk kekuasaan dalam mengendalikan pemerintahan. Akhirnya penyelewengan dan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat pada UUD 1945. ekonomi dan hukum. banyak dilakukan oleh pemerintah Orde Baru. korupsi. a. Krisis Politik Demokrasi yang tidak dilaksanakan dengan semestinya akan menimbulkan permasalahan politik. DPR. tetapi secara de facto (dalam kenyataannya) anggota MPR sudah diatur dan direkayasa. dan MPR. Ketidak percayaan itulah yang menimbulkan munculnya gerakan reformasi. berbangsa dan bernegara. Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif. kolusi dan nepotisme (KKN) yang sudah menjadi budaya. Klimaksnya. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Keadaan seperti ini mengakibatkan munculnya rasa tidak percaya kepada institusi pemerintah. sehingga sebagian besar anggota MPR itu diangkat berdasarkan ikatan kekeluargaan (nepotisme). muncul suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya atau status quo. Pada dasarnya secara de jore (secara hukum) kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil dari rakyat. keberhasilan ekonomi maupun infrastruktur Orde Baru kurang diimbangi dengan pembangunan mental ( character building ) para pelaksana pemerintahan (birokrat). terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik.Namun. bahkan lebih banyak di pegang oleh para penguasa. Dalam UUD 1945 Pasal 2 telah disebutkan bahwa ³Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh MPR´. Faktor Penyebab Munculnya Reformasi Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru. yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde Baru tersebut. Ada kesan kedaulatan rakyat berada di tangan sekelompok tertentu. Gerakan reformasi menuntut untuk dilakukan reformasi . b. aparat keamanan maupun pelaku ekonomi (pengusaha / konglomerat).

Pola tranmigrasi yang diterapkan oleh . Saat itu. baik ditataran pemerintahan maupun di tingkat pergerakan rakyat dan mahasiswa. Munculnya berbagai kerusahan social horizontal ini merupakan implikasi dari kebijakan ekonomi sentralistik yang menimbulkan jurang pemisah kesejahteraan yang begitu tinggi antara pusat dan daerah. Krisis Ekonomi Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada 1997 merupakan efek domino dari krisis ekonomi asia yang melanda berbagai Negara. Indonesia mengalami berbagai kesulitan dalam menata ulang kembali perekonomiannya untuk keluar dari krisis. Kerusuhan sistematis yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia pada 13 ± 14 Mei 1998 menjadi bukti dari adanya perggeseran social antar masyarakat. Perkembangan ekonomi Indonesia telah mengalami stagnansi sejak tahun 1990an.total di segala bidang. krisis social horizontal di Indonesia juga mengalami titik puncak. termasuk keanggotaan DPR dam MPR yang dipandang sarat dengan nuansa KKN. seperti Thailand. c. neoliberalisme menjadi norma pengaturan ekonomi dan politik dunia. Dengan merujuk pada batasaan tingkat keberhasilan ekonomi suatu bangsa yang dikeluarkan oleh World Bank. Kondisi kehidupan masyarakatbah dengan angka yang sangat sulit. Barang ± barang produksi Indonesia menjadi tidak berdaya saing apabila dibandingkan dengan barang ± barang luar negeri secara bebas memasuki pasaran Indonesia. ditambah dengan angka pengangguran menyebabkan berbagai benturan sosial. maka dapat disimpulkan bahwa perekonomian Indonesia tahun 1997 / 1998 tengah mengalami kehancuran. dan Malaysia. Filipina. Disebabkan oleh adanya kondisi ekonomi yang lemah. Sementara itu. Indonesia mengalami gejolak politik yang tinggi. Krisis Sosial Pada masa akhir pemerintahan Orde Baru. Suhu politik di tataran elit yang makin memanas menimbulkan berbagai potensi perpeahan social di masyarakat. d.

pemerintah melihat 5 sektor kebijakan yang harus digarap yaitu : 1. dengan harga yang terjangkau . b.Karyawan yang di PHK itu menambah jumlah pengangguran sehingga jumlah pengangguran mencapai 40 juta orang. Dan juga menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia sehingga dapat membuka lapangan kerja. Dampaknya adalah maraknya tindakan kriminalitas yang terjadi dalam masyarakat. air minum. Sementara itu harga sembako semakin tinggi sehingga banyak karyawan yang menuntut kenaikan gaji pada perusahaan yang pada akhirnya berimabas pada memPHKkan karyawannya. Pada akhirnya. Kondisi inilah yang kemudian memicu tuntutan kepada pemerintah pusat untuk mereformasi pola pembangunan ekonomi. komunikasi. angkutan. Kondisi Ekonomi Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat. Kondisi Sosial Masyarakat Sejak krisis moneter tahun 1997 perusahaan swasta mengalami kerugian dan kesulitan dalam membayar gaji karyawan. Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari-hari untuk memenuhi permintaan pada harga yang terjangkau 3.Oleh karena itu pemerintah harus membuka lapangan kerja baru yang dapat menampung para penganggur tersebut. Penyediaan fasilitas umum seperti : rumah. Perluasan lapangan kerja secara terus menerus melalui investasi dalam dan luar negeri seefisien mungkin 2.pemerintah tidak diiringi dengan penanganan solidaritas sosial di daerah tujuan. Tuntutan inilah yang memunculkan kesdaran masyarakat Indonesia akan pentingnya reformasi bagi kehidupan bangsa. kecemburuan sosial akibatnya disparitas tingkat perekonomian tersebut tidak dapat dihindarkan. listrik. bahan bakar. KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI BERBAGAI DAERAH SEJAK REFORMASI a. C.

Di sisi lain. masa depan daerah-daerah yang ingin melepaskan diri dari Indonesia. Penyediaan klinik. Habibie dihadapkan pada tuntutan untuk menciptakan Indonesia baru yang bebas dari KKN dan merealisasikan semangat reformasi. dokter dan obat-obatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula. M. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. Habibie Turunnya Presiden Soeharto dari kursi kepresidenan pada 21 Mei 1998 menjadi awal berlakunya era reformasi di Indonesia. masa depan Soeharto beserta keluarga dan kronikroninya. Dewan warisan kondisi ekonomi. politik dan sosial yang carut-marut.J. peralihan kepemimmpinan dari Soeharto ke B. PERKEMBANGAN POLITIK SETELAH 21 MEI 1998 a. berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat´ . melainkan hanya di depan ketua Mahkamah Agung. dan hanya bertempat di Istana Negara. Naiknya Baharuddin Jusuf Habiibie ke kursi kepresidenan menggantikan Soeharto merupakan momentum awal dari adanya perkembangan politik. . sebagian kalangan ahli hukum dan mahasiswa melihat bahwa pengangkatan BJ. D. dan masa depan perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia.C Ricklefs (seorang sejarawan Australia)melihat bahwa terdapat lima bidang yang menjadi konsiderasi utama pemerintahan Presiden Habibie. ekonomi.4. ³ Sebelum memangku jabatannya . hal ini memunculkan perpecahan presepsi di kalangan mahasiswa dan beberapa kelompok masyarakat. Faktanya. Penyediaan ruang sekolah. yakni di masa depan reformasi.J. guru dan buku-buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau 5.Habibie sebagai Presiden Republik Indonesia tidak konstitutional. dan social pasca-21Mei 1998. Agenda kepemimpinan B. Habibie pada 21 Mei 1998 tidak dilakukan didepan MPR/DPR. Hal ini didasari oleh Pasal 9 UUD 1945yang berbunyi. masa depan ABRI. Dampaknya.

sedikit yang mendasari bahwa kebijakan ± kebijakan perekonomian hanyalah merupakan bagian dari Structural Adjusment Program (Program Penyesuaian Struktural) yang dicanangkan IMF bagio Indonesia . yaitu : y Pada masa pemertintahan Habibie. Melakukan proses rekapitulasi perbankan Indonesia. 10. Namun . 1.J. Pemotongan subsidi bagi usaha kecil dan pemberian subsidi kesejahteraan social yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di saat krisis justru tidak diwujudkan. Pada akhirnya. Memperbaiki angka nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga mencapai angka di bawah Rp. menfokuskan pembenahan ekonomi dalam 5 bidang kerja utama. Melaksanakan syarat ±syarat reformasi kepada Indonesia. Melaksanakan likuidasi bank ±bank yang bermasalah 3. Habibie membentuk susunan cabinet yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan. Membangun konstruksi perekonomian Indonesia 5.Selanjutnya. Sekilas. Tugas dari tim ini adalah mencari segala kondisi social . diantaranya sebagai berikut. presiden B. keputusan reformasi ekonomi yang dihasilkan pun tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Fokus dari susunan cabinet ini antara lain terletak pada pemulihan ekonomi Indonesia yang hancur akibat krisis yang terjadi di Asia. kebebasan pers dikembangkan kepada tempatnya semula. Kabinet yang beranggotakan 16 Menteri ini.00. tampaknya program -program pemulihan ekonomi ini bertujuan ekonomi yang diberikan oleh IMF untuk benar. tahanan-tahanan politik orde baru yang dicebloskan ke penjara dengan tuduhan subversi pun diberikan amnesty dan di bebaskan y Presiden Habibie juga mengeluarkan sebuah kebijakan untuk membuat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).000. b. tanggal 22 Mei 1998 .benar mengembalikan kesejahteraan rakyat. 4. Bahkan. 2. Pemberian Amnesti dan Munculnya Kebebasan Berpendapat Pemerintahan Presiden Habibie menfokuskan pada pengembalian politik masyarakat ke dalam kondisi normal.

Di dalam Sidang Istimewa MPR tanggal 10-13 November 1998. 1. Adanya jaminan terhadap pelaksanaan Hak Asasi Manusia di Indonesia menjadi momentum awal bagi dibukanya kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang belum tuntas hingga pada saat itu.besaran terhadap sistem hukum dan perundang-undangan tersebut. Presiden Habibie menaggapi hal tersebut dengan memisahkan kepolisian Republik Indonesia dari tubuh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pada tanggal 5 Mei 1999. X/MPR/1998. Angkatan Laut . terdapat perombakan besar ± besaran terdapat system hukum dan perundang-undangan Reformasi Hukum dan Perundang-undangan. TGPF diketua oleh Marzuki Darusman yang pada waktu itu menjabat sebagai ketua KOMNAS HAM y Agenda lain yang dicanangkan presiden habibie menyangkut kebebasan berkumpul dan menyampaikan pendapat di muka umum c. yang berisi mengenai pokok-pokok pelaksanaan reformasi pembangaunan Indonesia. Tap.sesuatu yang berhubungan dengan kerusuhan 13-14 mei 1998 du Jakarta. Teknisnya adalah dengan menempatkan Angkatan Darat. antara lainnya sebagai berikut. sebagai kerangka dasar untuk .dan Angkatan Udara di bawah payung ABRI. terdapat perombakan besar . Reformasi Hukum dan Perundang-undangan Di dalam sidang istimewa MPR tanggal 10 -13 November 1998 . d. Permasalahan Dwi Fungsi ABRI Posisi Militer pada masa reformasi tidak mendapat tempat yang cukup baik di hati masyarakat sehingga menimbulkan peristiwa penembakan 4 mahasiswa trisakti pada tanggal 12 mei 1998 menyulut sikap antipasti masyarakat akan eksistensi militer kala itu dan tuntutan untuk mengahpus Dwi Fungsi ABRI pun menjadi isu utama didalam agenda reformasi. MPR No. y Bagian ketetapan yang terdiri dari enam ketetapan MPR baru. Pembenahan sektor hukum dan perundangundangan ini kemudian membawa kehidupan sosial politik Indonesia menjadi lebih terbuka.

yang ini berisi mengenai peaksananan dan penyelenggaraan Negara yang bersih dari unsur Korupsi. 2. Tap. yang berisi mengenai penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). y Bagian ketetapan yang terdiri dari dua ketetapam yang mengubah dan menambah ketetapan yang lama.penyelamatan dan normalisasi kehidupan nasional sebagai haluan negara Indonesia. XV/MPR/1998. MPR No. 1. Tap MPR No. ketetapan ini mencabut Tap MPR. yang berisi tentang proses penyelenggaraan Otonomi Daerah. Tap. III/V/MPR/1998. 3. 5. ketetapan ini mengubah dan menambah Tap. IX/MPR/1998. Tap.Kolusi.ketetapan ini mencabut Tap. MPR/ No. dan Nepotisme (KKN). 1. III/MPR/1998 yang membahas mengenai pelaksanan Pemilihan umum. Tap. Tap. Tap.MPR No. MPR No. XII/MPR/1998. MPR No. y Bagian yang berisi empat ketetapan yang bersifat mencabut ketetapan MPR terdahulu. yangt berisi tentang kehidupan politik ekonomi bangsa dalam rangka melanggengkan konsep demokrasi ekonomi. 6. MPR No. XII/MPR/1998 . XIV/MPR/1998. yang berisi mengenai perubahan dan penambahan terhadap Tap. 3. V/MPR/1998 yang memebahas mengenai pemberian tugas serta wewenag khusus presiden selaku Mandataris MPR untuk menyukseskan dan mengamankan pembangunan sebagai wujud pengalaman Pancasila.XVI/MPR/1998. yang berisi mengenai pembatasan masa tugas presiden dan wakil presiden republik Indonesia. VII/MPR/1998.IV/MPR/1983 yang membahas mengenai referendum. No. 2. 2. ketetapan ini berkaitan dan menyangkut Tap MPR No. XVII/MPR/1998. MPR No. MPR No. Tap MPR No.II/MPR/1998 yang memnahas mengenai Garis-Gasis Haluan Negara(GBHN). Tap. MPR No. adalah sebagai berikut. No. MPR No. XI/MPR/1998..I/MPR/1983 yang membahas menegenai peraturan tata-tertib majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. Tap. . 4.

serta susunan dan kedudukan . 11/MPR/1978 yang berisi tentang Pendoman Penghayatan dan pengalaman Pancasila (P4 atau Ekaprasetia Pancakarsa). MPR telah merombak berbagai kebijakan Negara menyangkut berbagai hal di dalam kehidupan social kemasyarakatan . MPR No. Pemilu tingkat nasional diadakan pada 7 Juni 1999. Sejumlah 48 partai politik berpartisipasi di dalam perhelatan akbar ini. serta wewenang dari MPR/ DPR. ditetapkanlah 3 Undang ± Undang politik baru yang ditandatangani pada 1 Februari 1999. ketetapan ini mencabut Tap. Pemilihan Umum 1999 Proses pemilu sangat didominasi oleh kemenangan Golkar. MPR.4. MPR No. Golongan Karya (Golkar) 3. dan PAN. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) . Tap. proses pemilihan umum . Kesuksesan pelaksanaan Pemilu 1999 darpat dilihat dari peringkat sepuluh besar partai ± partai politik yaitu sebagai berikut: 1. yaitu menyelenggarkan pemilu yang menyertakan hampir seluruh ideology bangsa . PPP. PKB. Dari 48 parpol pada Pemilu 1999. e. Selain itu. Presiden Habibie memangkas Undang ± Undang yang membicarakan tentang pemilu . Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) 2. susunan.termasuk pemilu. Isinya menyangkut Undang ±Undang mengenai partai politik. Pemerintah presiden BJ. Sebagai gantinya. Berdasarkan Undang ± Undang yang telah disahkan tersebut . Golkar. ketetapan ini juga menetapkan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. tugas. Habibie yang menjabat pada era reformasi berhasil menorehkan satu sejarah besar . kedudukan. Setelah itu presiden membentuk KPU.DPR dan DPRD.hanya 48 partai politik yang lolos untuk melaju di putaran Pemilu . Dalam Sidang Istimewa MPR yang digelar pada bulan November 1998. XVIII/MPR/1998.terdapat 5 partai besar yang menempati urutan tertinggi yaitu PDI-P. Panitia yang bertugas untuk menyaring partai ±partai politik itu dinamakan Panitia 11.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 5. Partai Keadilan dan Persatuan(PKP) . Partai Keadilan(PK) 8.4. Partai Bulan Bintang (PBB) 7. Partai Amanat Nasional (PAN ) 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->