PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

Pembimbing : Pdt. S.A.L. Tombeg, S.Th, M.Teol.

KELOMPOK 1

Loudewik Christianto Pusung NIM : 10313311

Invanti Hermanus Lintang NIM : 10311218

Glendy Manengal NIM : 10312106

Frinsklee Sinaulan NIM : 10313274

Edi Supriono Tatundu NIM : 10311972

John Lois Makansing NIM : 10310452

Ezra Rumengan NIM : 10312280

Ovanty Novita Labaiga NIM : 10311196

Bernad Jean Kalengkongan NIM : 10312535

Angelina Turang NIM : 10310684

Meyling F. Nayoan NIM : 10312253

Lizna Loura Kekung NIM : 10310144

Vivin Agow NIM : 10312654

Santi Tampunu NIM : 10312108

Julinda Tucunan NIM : 10310709

1

Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA

Th.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. Tombeg. KELOMPOK 1 2 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Dengan dibuatnya makalah ini diharapkan kepada teman-teman mahasiswa agar sama-sama dapat mengerti mengenai Moralitas. Tombeg. Tak lupa pula ucapan terima kasih.L. Makalah yang kami buat ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen Pendidikan Agama Kristen. S. sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik. KATA PENGANTAR Puji dan Syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hanya berkat dan kemurahan-Nya. serta kepada dosen pembimbing kami yakni Pdt. Sebagai manusia biasa yang tak luput dari kekhilafan atau kesalahan. M. kami sebagai penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pembaca yang sifatnya membangun demi untuk melengkapi dan menyempurnakan makalah ini. M. Makalah Pendidikan Agama Kristen ini membahas tentang "Moralitas". S. serta memberikan berbagai pemahaman mengenai Moralitas khususnya bagi kita mahasiswa dalam bidang pergaulan.Th.L.Teol.A.Teol.A. S. S. kami haturkan kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu untuk membantu dalam menyelesaikan tugas Makalah ini.

........................................................................... Pengertian Moral Secara Umum . Daftar Pustaka........... D.........PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt................... Daftar Isi .......... Bab II Perumusan Masalah Rumusan Masalah ...Teol.............Th...................................................... Bab III Pembahasan A..... Bab I Pendahuluan Latar Belakang ................................................................................................................................A.............................. Kesimpulan .................................................................................... C..... Moralitas Kemahasiswaan ...................................................... Saran ................. Tombeg. B..................L.................. S................................................................................................................................ Bab IV Penutup A...................... M......... DAFTAR ISI Nama Anggota Kelompok ................. Pengertian Moral Dalam Kekristenan ......................................... Perkembangan Moral Remaja ............................. Kata Pengantar ........................................... 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 10 11 3 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA ..................... B........ S..............................................................................................................

Analisis dari kebangkitan dan keterpurukan di masa depan. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Globalisasi telah menimbulkan pengaruh yang sangat luas dalam dimensi masyarakat. Tombeg. 4 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . S. Hal ini menyangkut dengan moral bangsa yang akan terpengaruh dengan moral luar.A. berkaitan erat dengan kondisi agent of change saat ini. melainkan secara umum.L. Moralitas dalam kajian ini tidak hanya berkaitan dengan salah satu nilai religi saja. sejauh mana mahasiswa berperan pada pembangunan untuk menyambut kebangkitan. S.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. dan budaya. tentunya akan lebih kuat mempengaruhi karena dalam globalisasi negara-negara majulah yang akan menguasai. Agent of change yang dimaksud adalah para mahasiswa. politik. akan dibawa ke mana negeri ini untuk berlari.Th. Moralitas mahasiswa merupakan unsur penting dalam proses. M.Teol. Mahasiswa adalah sosok warga negara yang memiliki tanggung jawab penuh. Malcolm Waters mengatakan bahwa ada tiga dimensi proses globalisasi yaitu globalisasi ekonomi. Globalisasi yang merupakan universalisasi nilai-nilai menyebabkan kearifan lokal menjadi luntur. Apakah menuju kebangkitan yang saat ini begitu santer digalakkan atau justru menuju keterpurukan.

A. BAB II PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah. 4.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. S. 3.Th. M. Tombeg.Teol. 2.L. Apa sebenarnya moral itu? Apa yang menyebabkan kemerosotan moral? Bagaimanakah kondisi kemerosotan moral mahasiswa di Indonesia saat ini? Bagaimana cara memperbaiki dan menjaga moral mahasiswa? 5 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . S. maka masalah ³Moralitas´ dapat dirumuskan sebagai berikut : 1.

tepat atau tidak tepat. begitu juga sebaliknya. agama atau adat-istiadat. d. Menyangkut kegiatan-kegiatan yang dipandang baik atau buruk. c. Menurut Immanuel Kant. dll. Moral juga dapat diartikan sebagai sikap. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Moral adalah nilai ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh. Penilaian terhadap moral diukur dari kebudayaan masyarakat setempat. Memiliki:  Kemampuan untuk diarahkan oleh (dipengaruhi oleh) keinsyafan benar atau salah. serta nasihat. moralitas adalah hal kenyakinan dan sikap batin dan bukan hal sekedar penyesuaian dengan aturan dari luar. BAB III PEMBAHASAN A. Selanjutnya dikatakan bahwa. apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan masyarakatnya. menyangkut apa yang dianggap benar. S.L. entah itu aturan hukum negara. Moral berasal dari Bahasa Latin yaitu Moralitas adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif. S. Moral adalah produk dari budaya dan Agama. Dengan kata lain. Menyangkut cara seseorang bertingkah laku dalam berhubungan dengan orang lain. Adapun pengertian moral dalam kamus filsafat dapat dijabarkan sebagai berikut: a. perilaku. Moral dalam zaman sekarang mempunyai nilai implisit karena banyak orang yang mempunyai moral atau sikap amoral itu dari sudut pandang yang sempit.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. kelakuan yang dilakukan seseorang pada saat mencoba melakukan sesuatu berdasarkan pengalaman. 6 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . tindakan. Moralitas adalah pelaksanaan kewajiban karena hormat terhadap hukum. tafsiran. moralitas adalah tekad untuk mengikuti apa yang dalam hati disadari sebagai kewajiban mutlak. Moral itu sifat dasar yang diajarkan di sekolah-sekolah dan manusia harus mempunyai moral jika ia ingin dihormati oleh sesamanya. kriteria mutu moral seseorang adalah hal kesetiaannya pada hatinya sendiri.A. Pengertian Moral Secara Umum Kata Moral berasal dari kata latin ³mos´ yang berarti kebiasaan.Teol.Th. Tombeg. benar atau salah. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi.  Kemampuan untuk mengarahkan (mempengaruhi) orang lain sesuai dengan kaidah-kaidah perilaku nilai benar dan salah. maka orang itu dinilai mempunyai moral yang baik. suara hati. b. baik. sedangkan hukum itu sendiri tertulis dalam hati manusia. M. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. Sesuai dengan kaidah-kaidah yang diterima. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam berinteraksi dengan manusia. adil dan pantas.

y Kejadian 4 : 13 Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung." Manusia merasa tidak bersalah. supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi. Pengertian Moral Dalam Kekristenan Dalam Kristen." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. Tuhan dan Juruselamat manusia yang mempesonakan itu. bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman." y Kejadian 11 : 2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear. S. dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku. maka kumakan. Manusia yang cenderung memikirkan kebaikannya tanpa melibatkan Tuhan Allah. y Kejadian 11 : 3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik.L." Manusia yang egosentris y Kejadian 4 : 9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel. dan marilah kita cari nama.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. merasa semua ini salah Tuhan Allah. maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat. bahwa mereka telanjang. y Kejadian 3 : 10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar. Manusia angkuh terhadap kasih karunia Allah. bahwa Engkau ada dalam taman ini. moralitas diartikan sebagai suatu upaya filosofi untuk tetap dapat memelihara keberlangsungan hidup kemanusiaan itu sendiri atau lebih mudahnya upaya untuk manusia membenarkan diri tanpa Kristus Yesus." 7 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . y Kejadian 3 : 12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku.Teol. karena aku telanjang. lalu menetaplah mereka di sana. Tombeg. S. yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk. Manusia menyembunyikan diri dari hadapan Allah y Kejadian 3 : 9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Manusia bersembunyi dalam keberdosaannya dan berargumen denga Tuhan Allah karena takut akan kebenaran tuha Allah dan selalu permisif atau selalu beralasan´exuse´. aku menjadi takut. lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. M. sebab itu aku bersembunyi.A. adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" Manusia yang cenderung menurunkan standar Allah. y Kejadian 4 : 24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat.Th. dimana manusia memiliki inisiatif atas keberdosaannya y Kejadian 3 : 7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu. y Kejadian 3 : 8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah. melawan perintah Tuhan Allah y Kejadian 11 : 4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit. B. Dimulai dari kejatuhan Adam dan Hawa.

meskipun tidak dapat mengubah atau memperbaiki secara langsung. tetapi hanya mendapat "hukuman" dari masyarakat berupa rasa malu. ingat. akan dibawa ke mana negeri ini untuk berlari.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. dalam mengaplikasikan nilai-nilai moral muncul pertanyaan.Untuk itu. sejauh mana mahasiswa berperan pada pembangunan untuk menyambut kebangkitan. Pendidikan moral dan pengembangan diri di perguruan tinggi sangat penting bagi para mahasiswa. karena kejahatan itu dilakukan oleh searang sarjana yang pintar. Agent of change yang dimak-sud adalah para mahasiswa. Moralitas Kemahasiswaan Mahasiswa adalah sosok warga negara yang memiliki tanggung jawab penuh. Moralitas mahasiswa merupakan unsur penting dalam proses.Teol. sebagai komunitas yang dinilai tinggi karena berpendidikan. apa sebenarnya moral itu. pelanggar etika dan moral tidak bisa dihukum penjara. tetapi tidak bisa memperbaiki moralitas mahasiswa secara langung. dalam suatu bangsa yang besar. keberanian. Dan. Analisis dari kebangkitan dan keterpurukan di masa depan. S. Hal itu semata-mata karena mereka adalah kader-kader calon pemimpin bangsa di masa akan datang. harusnya para alumni. kita akan menjawab karena dilarang oleh orang tua. Apakah menuju kebangkitan yang saat ini begitu santer digalakkan atau justru menuju keterpurukan. dikala mahasiswa sudah lulus dan terjun ke masyarakat. tetap menjaga etika yang tercermin dalam sikap sehari-hari. Mahasiswa harus berani mengatakan yang benar itu adalah benar dengan penuh kejujuran. jawaban kita terhadap pertanyaan yang sama mengapa kita tidak boleh mencuri. yang memegang kendali negara pada masa depan. Kita harus menghormati hak milik orang lain. 8 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Setelah kita beranjak dewasa. melainkan secara umum. tentu akan berbeda. jika semua orang berbicara tentang makelar kasus (markus) pajak berinisial GT. Oleh karena itu. tetapi moral dan etika. Moralitas dalam kajian ini tidak hanya berkaitan dengan salah satu nilai religi saja.Setiap insan perguruan tinggi harus mampu mengedepankan aspek etika dan moralitas. Selain itu. Mahasiswa juga dituntut untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya dan terbuka kepada siapa saja. M. Upaya membangun bangsayang besar tak cukup dengan menggunakan kepintaran. C. Pendidikan moral di kampus berpengaruh besar bagi perkembangan moral mahasiswa. dengan pendidikan moral diharapkan mahasiswa mempunyai pegangan yang teguh. dan rendah hati. Sebagai contoh. Secara moralitas. Perguruan tinggi seharusnya ikut memainkan peran. Sulitnya. sejak kecil kita dilarang oleh orang tua untuk tidak mencuri. selayaknya kita harus menjawab. bagaimanakah kondisi kemerosotan moral mahasiswa di Indonesia saat ini.A. Yang bisa diupayakan adalah membuat mahasiswa berpikir secara rasional dan menjadi kritis terhadap nilai-nilai moral yang diyakininya. tetapi paling tidak dapat menjadikan mahasiswa lebih kritis terhadap segala macam lembagalembaga normatif. karena mereka mempunyai latar belakang sebagai kaum intelektual.Th. S. mahasiswa harus mampu bersikap dan bertindak lebih baik dari yang lainnya. moralitas semacam itu harus terus muncul. dalam pengembangan moral dan etika bagi lulusannya. berkaitan erat dengan kondisi agent of change saat ini. apa yang menyebabkan kemerosotan moral. tentang nilai-nilai moral utamanya dalam menampaki kehidupan semakin kompleks dewasa ini. dan bagaimana cara memperbaiki dan menjaga moral mahasiswa. kita tidak boleh mencuri karena itu mengambil hak milik orang lain.L. Setiap kali ditanya kenapa tidak boleh mencuri. Sebagai orang yang dewasa. Tak mudah bicara moral dan etika saat ini. Tombeg. Masalah ini mencuat.

Sekarang remaja mampu mempertimbangkan semua kemungkinan untuk menyelesaikan suatu masalah dan mempertanggungjawabkannya berdasarkan suatu hipotesis atau proporsi. Semakin tinggi tahap perkembangan moral sesorang.L. Tahap ini merupakan tahap menerima sendiri sejumlah prinsip dan terdiri dari dua tahap. yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu berproduksi. Menurut Kohlberg. D. Tidak kalah pentingnya.Teol. 3) Melakukan pengendalian terhadap perilaku sendiri. 3) Penilaian moral menjadi semakin kognitif. laki-laki dan perempuan telah mencapai apa yang oleh Piaget disebut tahap pelaksanaan formal dalam kemampuan kognitif. Pada masa remaja. Dalam tahap ini. S. moral moralitas pascakonvensional harus dicapai selama masa remaja. sekarang remaja harus mengendalikan perilakunya sendiri. 2) Keyakinan moral lebih berpusat pada apa yang benar dan kurang pada apa yang salah. 2) Merumuskan konsep moral yang baru dikembangkan ke dalam kode moral sebagai kode prilaku. 5) Penilaian moral secara psikologis menjadi lebih mahal dalam arti bahwa penilaian moral merupakan bahan emosi dan menimbulkan ketegangan psikologis. Dalam tahap kedua individu menyesuaikan dengan standar sosial dan ideal yang diinternalisasi lebih untuk menghindari hukuman terhadap diri sendiri daripada sensor sosial. 4) Penilaian moral menjadi kurang egosentris. Hal penting lain dari teori perkembangan moral Kohlberg adalah orientasinya untuk mengungkapkan moral yang hanya ada dalam pikiran dan yang dibedakan dengan tingkah laku moral dalam arti perbuatan nyata. S.A.Th.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. 9 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Remaja diharapkan mengganti konsep-konsep moral yang berlaku umum dan merumuskannya ke dalam kode moral yang akan berfungsi sebagai pedoman bagi perilakunya. Ia mendorong remaja lebih berani menganalisis kode sosial dan kode pribadi dari pada masa anak-anak dan berani mengambil keputusan terhadap berbagai masalah moral yang dihadapinya. Kami telah meringkaskan lima perubahan dasar dalam moral yang harus dilakukan oleh remaja yaitu: 1) Pandangan moral individu semakin lama semakin menjadi lebih abstrak dan kurang konkret. Keadilan muncul sebagai kekuatan moral yang dominan. PERKEMBANGAN MORAL REMAJA Fase remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting. M. yang sebelumnya menjadi tanggung jawab orang tua dan guru. moralitas didasarkan pada rasa hormat kepada orang-orang lain dan bukan pada keinginan yang bersifat pribadi. yaitu: 1) Mengganti konsep moral khusus dengan konsep moral umum. akan semakin terlihat moralitas yang lebih mantap dan bertanggung jawab dari perbuatan-perbuatannya. Dalam tahap pertama individu yakin bahwa harus ada kelenturan dalam keyakinan moral sehingga dimungkinkan adanya perbaikan dan perubahan standar apabila hal ini menguntungkan anggota-anggota kelompok secara keseluruhan. Tombeg. tahap perkembangan moral ketiga. Ada tiga tugas pokok remaja dalam mencapai moralitas remaja dewasa. Jadi ia dapat memandang masalahnya dari berbagai sisi dan menyelesaikannya dengan mengambil banyak faktor sebagai dasar pertimbangan.

Moral merupakan kondisi pikiran. S. dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik. tiap-tiap orang harus dapat melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban karena hormat terhadap hukum. perasaan. sedangkan hukum itu sendiri tertulis dalam hati manusia. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan. agar manusia juga dapat memiliki pikiran. ucapan. moralitas adalah tekad untuk mengikuti apa yang dalam hati disadari sebagai kewajiban mutlak. 10 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Setiap manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk. ucapan. Saran Dalam hal-hal di atas yang telah kami terapkan tentang moralitas. perasaan. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi.A. dapat diambil kesimpulan bahwa moral berasal dari Bahasa Latin yaitu Moralitas adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif.Th.L. M. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. BAB IV PENUTUP A. Tombeg. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. dan setiap moral dan moralitas masing-masing orang harus dapat di buktikan ditiap-tiap kehidupan setiap manusia. S. Dengan kata lain.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. B.Teol.

1999. Etika dan Tanggung Jawab Profesi Hukum di Indonesia. New York: McGraw-Hill. 2007. Nurihsan. Supriadi. Bandung: Rosda Karya 11 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia. Terjemahan Muhammad Arifin.L. Bandung : Pustaka Setia Hamalik Oemar. Citra Aditya Bakti. Abdulkadir Muhammad. Jakarta.A.Teol.. John W. Bandung : Rosda Karya Fatimah Enung. University of Texas at Dallas: Brown and Bench-mark Yusuf. 1997. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 1994. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. 2006. John W. Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup). Sinar Grafika. S. S. 2004. C. Psikoilogi Perkembangan. Inc. Psikologi Perkembangan. 1994. 2006. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Syamsu. Friedman. Jakarta. Balai Pustaka. 1983. T. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta. DAFTAR PUSTAKA Alkitab Abdul Djamali. M. The University of at Dallas: Times Mirror higher Education Santrock. Bandung: Maju Mundur Hartati Netty. Kansil. Etika. 2007. Bandung : Sekolah Pasca Sarjana UPI Panuju. 2008. Adolescence (Perkembangan Remaja). S.Susunan I. Pengantar Hukum Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. Bandung. Teori dan Filsafat Hukum. Psikologi Perkembangan. Psikologi Remaja. Psikologi Remaja (dimensi-dimensi perkembangan). 1995. Elizabeth B. Cahyadi. Bertens K. 1980. Jakarta. Psikologi Perkembangan. 2006. Ciputat : Press Group Desmita. Jakarta: Raja Grafindo Persada Hurlock.Th. Yogyakarta : Tiara Wacana Yogya Santrock. Rajawali Press. Raja Grafindo Persada.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. 2007. Panut. Etika Profesi Hukum. Tombeg. Islam dan Psikologi. Ani. Jakarta. Juntika. 2007. 1986.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful