P. 1
Makalah Agama Kristen - Moralitas

Makalah Agama Kristen - Moralitas

|Views: 6,109|Likes:

More info:

Published by: Maria Fitria Ningsih on Feb 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

Pembimbing : Pdt. S.A.L. Tombeg, S.Th, M.Teol.

KELOMPOK 1

Loudewik Christianto Pusung NIM : 10313311

Invanti Hermanus Lintang NIM : 10311218

Glendy Manengal NIM : 10312106

Frinsklee Sinaulan NIM : 10313274

Edi Supriono Tatundu NIM : 10311972

John Lois Makansing NIM : 10310452

Ezra Rumengan NIM : 10312280

Ovanty Novita Labaiga NIM : 10311196

Bernad Jean Kalengkongan NIM : 10312535

Angelina Turang NIM : 10310684

Meyling F. Nayoan NIM : 10312253

Lizna Loura Kekung NIM : 10310144

Vivin Agow NIM : 10312654

Santi Tampunu NIM : 10312108

Julinda Tucunan NIM : 10310709

1

Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA

serta memberikan berbagai pemahaman mengenai Moralitas khususnya bagi kita mahasiswa dalam bidang pergaulan. Tak lupa pula ucapan terima kasih. Tombeg. Sebagai manusia biasa yang tak luput dari kekhilafan atau kesalahan. M. Makalah yang kami buat ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen Pendidikan Agama Kristen.Th.Teol. kami sebagai penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pembaca yang sifatnya membangun demi untuk melengkapi dan menyempurnakan makalah ini. Makalah Pendidikan Agama Kristen ini membahas tentang "Moralitas". S. S. KATA PENGANTAR Puji dan Syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hanya berkat dan kemurahan-Nya. sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik. Tombeg. Dengan dibuatnya makalah ini diharapkan kepada teman-teman mahasiswa agar sama-sama dapat mengerti mengenai Moralitas.L.Th. KELOMPOK 1 2 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . M. S.A.L. serta kepada dosen pembimbing kami yakni Pdt.Teol.A. S. kami haturkan kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu untuk membantu dalam menyelesaikan tugas Makalah ini.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt.

........................ DAFTAR ISI Nama Anggota Kelompok .................................... S..................... B............................................................................... B................................. M................................................................................ Bab II Perumusan Masalah Rumusan Masalah ............... Pengertian Moral Secara Umum .......................... Bab IV Penutup A................... Daftar Pustaka..Th............................................................ Kata Pengantar ............................................. Perkembangan Moral Remaja ..... Pengertian Moral Dalam Kekristenan ..................... Daftar Isi .................................. Bab III Pembahasan A........ C..........................................Teol.................................................................................................................. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 10 11 3 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Saran ....................... Tombeg........................................................... Kesimpulan ........................... Moralitas Kemahasiswaan .A.................................................................................................................. Bab I Pendahuluan Latar Belakang ..................................... D............L................... S........................PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt..

Moralitas mahasiswa merupakan unsur penting dalam proses. Analisis dari kebangkitan dan keterpurukan di masa depan. Mahasiswa adalah sosok warga negara yang memiliki tanggung jawab penuh. melainkan secara umum. 4 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . berkaitan erat dengan kondisi agent of change saat ini. S. Agent of change yang dimaksud adalah para mahasiswa.Teol.A. Apakah menuju kebangkitan yang saat ini begitu santer digalakkan atau justru menuju keterpurukan. Hal ini menyangkut dengan moral bangsa yang akan terpengaruh dengan moral luar.L. sejauh mana mahasiswa berperan pada pembangunan untuk menyambut kebangkitan. S. politik. akan dibawa ke mana negeri ini untuk berlari. dan budaya. BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Globalisasi telah menimbulkan pengaruh yang sangat luas dalam dimensi masyarakat.Th. Tombeg. Malcolm Waters mengatakan bahwa ada tiga dimensi proses globalisasi yaitu globalisasi ekonomi. Globalisasi yang merupakan universalisasi nilai-nilai menyebabkan kearifan lokal menjadi luntur.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. M. tentunya akan lebih kuat mempengaruhi karena dalam globalisasi negara-negara majulah yang akan menguasai. Moralitas dalam kajian ini tidak hanya berkaitan dengan salah satu nilai religi saja.

maka masalah ³Moralitas´ dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Tombeg.L. M. BAB II PERUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah.Th.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt.Teol. Apa sebenarnya moral itu? Apa yang menyebabkan kemerosotan moral? Bagaimanakah kondisi kemerosotan moral mahasiswa di Indonesia saat ini? Bagaimana cara memperbaiki dan menjaga moral mahasiswa? 5 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA .A. 3. 4. S. 2. S.

M. Memiliki:  Kemampuan untuk diarahkan oleh (dipengaruhi oleh) keinsyafan benar atau salah. Moral adalah produk dari budaya dan Agama. d. Moral dalam zaman sekarang mempunyai nilai implisit karena banyak orang yang mempunyai moral atau sikap amoral itu dari sudut pandang yang sempit. Moral itu sifat dasar yang diajarkan di sekolah-sekolah dan manusia harus mempunyai moral jika ia ingin dihormati oleh sesamanya. Sesuai dengan kaidah-kaidah yang diterima. S. agama atau adat-istiadat. dll.Teol. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. tepat atau tidak tepat. Menurut Immanuel Kant. adil dan pantas. baik. Moral adalah nilai ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh.A. Pengertian Moral Secara Umum Kata Moral berasal dari kata latin ³mos´ yang berarti kebiasaan. Menyangkut kegiatan-kegiatan yang dipandang baik atau buruk. S.L. BAB III PEMBAHASAN A. begitu juga sebaliknya. moralitas adalah tekad untuk mengikuti apa yang dalam hati disadari sebagai kewajiban mutlak.  Kemampuan untuk mengarahkan (mempengaruhi) orang lain sesuai dengan kaidah-kaidah perilaku nilai benar dan salah. kriteria mutu moral seseorang adalah hal kesetiaannya pada hatinya sendiri.Th. Selanjutnya dikatakan bahwa. Penilaian terhadap moral diukur dari kebudayaan masyarakat setempat. serta nasihat. 6 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . kelakuan yang dilakukan seseorang pada saat mencoba melakukan sesuatu berdasarkan pengalaman. Menyangkut cara seseorang bertingkah laku dalam berhubungan dengan orang lain. maka orang itu dinilai mempunyai moral yang baik. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi. Moralitas adalah pelaksanaan kewajiban karena hormat terhadap hukum. Tombeg. tafsiran. tindakan. entah itu aturan hukum negara. c. perilaku. moralitas adalah hal kenyakinan dan sikap batin dan bukan hal sekedar penyesuaian dengan aturan dari luar. menyangkut apa yang dianggap benar. Moral juga dapat diartikan sebagai sikap. Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam berinteraksi dengan manusia. sedangkan hukum itu sendiri tertulis dalam hati manusia. Moral berasal dari Bahasa Latin yaitu Moralitas adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif. Adapun pengertian moral dalam kamus filsafat dapat dijabarkan sebagai berikut: a. Dengan kata lain. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan masyarakatnya. suara hati. b. benar atau salah.

karena aku telanjang." y Kejadian 11 : 2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear.Th. S. Manusia angkuh terhadap kasih karunia Allah." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan ter gala-gala sebagai tanah liat. dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku. Tombeg.Teol. dan marilah kita cari nama. y Kejadian 4 : 24 sebab jika Kain harus dibalaskan tujuh kali lipat. bahwa mereka telanjang. maka Lamekh tujuh puluh tujuh kali lipat. dimana manusia memiliki inisiatif atas keberdosaannya y Kejadian 3 : 7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt.A. Dimulai dari kejatuhan Adam dan Hawa. adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" Manusia yang cenderung menurunkan standar Allah.L." Manusia merasa tidak bersalah. aku menjadi takut. lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. sebab itu aku bersembunyi. y Kejadian 11 : 3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik. B. M. lalu menetaplah mereka di sana. Pengertian Moral Dalam Kekristenan Dalam Kristen. y Kejadian 4 : 13 Kata Kain kepada TUHAN: "Hukumanku itu lebih besar dari pada yang dapat kutanggung. Tuhan dan Juruselamat manusia yang mempesonakan itu. S. y Kejadian 3 : 12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku. merasa semua ini salah Tuhan Allah. yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk." 7 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . Manusia menyembunyikan diri dari hadapan Allah y Kejadian 3 : 9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Manusia bersembunyi dalam keberdosaannya dan berargumen denga Tuhan Allah karena takut akan kebenaran tuha Allah dan selalu permisif atau selalu beralasan´exuse´. bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. melawan perintah Tuhan Allah y Kejadian 11 : 4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit. supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi. maka kumakan. y Kejadian 3 : 8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah. y Kejadian 3 : 10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar. Manusia yang cenderung memikirkan kebaikannya tanpa melibatkan Tuhan Allah." Manusia yang egosentris y Kejadian 4 : 9 Firman TUHAN kepada Kain: "Di mana Habel. bahwa Engkau ada dalam taman ini. moralitas diartikan sebagai suatu upaya filosofi untuk tetap dapat memelihara keberlangsungan hidup kemanusiaan itu sendiri atau lebih mudahnya upaya untuk manusia membenarkan diri tanpa Kristus Yesus.

apa sebenarnya moral itu. Moralitas Kemahasiswaan Mahasiswa adalah sosok warga negara yang memiliki tanggung jawab penuh. sejak kecil kita dilarang oleh orang tua untuk tidak mencuri. C.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. tetapi moral dan etika. Sulitnya. harusnya para alumni. Tombeg. dalam pengembangan moral dan etika bagi lulusannya. Moralitas dalam kajian ini tidak hanya berkaitan dengan salah satu nilai religi saja. dalam suatu bangsa yang besar. pelanggar etika dan moral tidak bisa dihukum penjara. Masalah ini mencuat. dengan pendidikan moral diharapkan mahasiswa mempunyai pegangan yang teguh.L. sejauh mana mahasiswa berperan pada pembangunan untuk menyambut kebangkitan. melainkan secara umum. M. Analisis dari kebangkitan dan keterpurukan di masa depan. meskipun tidak dapat mengubah atau memperbaiki secara langsung. Tak mudah bicara moral dan etika saat ini.Teol. Sebagai contoh. Mahasiswa harus berani mengatakan yang benar itu adalah benar dengan penuh kejujuran. tetapi paling tidak dapat menjadikan mahasiswa lebih kritis terhadap segala macam lembagalembaga normatif. tetapi hanya mendapat "hukuman" dari masyarakat berupa rasa malu. bagaimanakah kondisi kemerosotan moral mahasiswa di Indonesia saat ini. tetapi tidak bisa memperbaiki moralitas mahasiswa secara langung. dikala mahasiswa sudah lulus dan terjun ke masyarakat. Oleh karena itu. Yang bisa diupayakan adalah membuat mahasiswa berpikir secara rasional dan menjadi kritis terhadap nilai-nilai moral yang diyakininya. S. Hal itu semata-mata karena mereka adalah kader-kader calon pemimpin bangsa di masa akan datang. kita tidak boleh mencuri karena itu mengambil hak milik orang lain. jika semua orang berbicara tentang makelar kasus (markus) pajak berinisial GT. karena mereka mempunyai latar belakang sebagai kaum intelektual. selayaknya kita harus menjawab.Untuk itu. moralitas semacam itu harus terus muncul. kita akan menjawab karena dilarang oleh orang tua. Apakah menuju kebangkitan yang saat ini begitu santer digalakkan atau justru menuju keterpurukan. Perguruan tinggi seharusnya ikut memainkan peran. tetap menjaga etika yang tercermin dalam sikap sehari-hari. Upaya membangun bangsayang besar tak cukup dengan menggunakan kepintaran. tentu akan berbeda. keberanian.Setiap insan perguruan tinggi harus mampu mengedepankan aspek etika dan moralitas. Agent of change yang dimak-sud adalah para mahasiswa. Setiap kali ditanya kenapa tidak boleh mencuri. Secara moralitas. berkaitan erat dengan kondisi agent of change saat ini. Mahasiswa juga dituntut untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya dan terbuka kepada siapa saja. sebagai komunitas yang dinilai tinggi karena berpendidikan.A. karena kejahatan itu dilakukan oleh searang sarjana yang pintar. Kita harus menghormati hak milik orang lain. Pendidikan moral dan pengembangan diri di perguruan tinggi sangat penting bagi para mahasiswa. dan bagaimana cara memperbaiki dan menjaga moral mahasiswa. dan rendah hati. S. apa yang menyebabkan kemerosotan moral. yang memegang kendali negara pada masa depan. tentang nilai-nilai moral utamanya dalam menampaki kehidupan semakin kompleks dewasa ini. Moralitas mahasiswa merupakan unsur penting dalam proses. Pendidikan moral di kampus berpengaruh besar bagi perkembangan moral mahasiswa. Sebagai orang yang dewasa. Dan. akan dibawa ke mana negeri ini untuk berlari. dalam mengaplikasikan nilai-nilai moral muncul pertanyaan. ingat. Selain itu. Setelah kita beranjak dewasa.Th. 8 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . mahasiswa harus mampu bersikap dan bertindak lebih baik dari yang lainnya. jawaban kita terhadap pertanyaan yang sama mengapa kita tidak boleh mencuri.

Th. 5) Penilaian moral secara psikologis menjadi lebih mahal dalam arti bahwa penilaian moral merupakan bahan emosi dan menimbulkan ketegangan psikologis. yang sebelumnya menjadi tanggung jawab orang tua dan guru. yang diawali dengan matangnya organ-organ fisik (seksual) sehingga mampu berproduksi. akan semakin terlihat moralitas yang lebih mantap dan bertanggung jawab dari perbuatan-perbuatannya. Ada tiga tugas pokok remaja dalam mencapai moralitas remaja dewasa. Tahap ini merupakan tahap menerima sendiri sejumlah prinsip dan terdiri dari dua tahap. Keadilan muncul sebagai kekuatan moral yang dominan. D.A.L. Kami telah meringkaskan lima perubahan dasar dalam moral yang harus dilakukan oleh remaja yaitu: 1) Pandangan moral individu semakin lama semakin menjadi lebih abstrak dan kurang konkret. Ia mendorong remaja lebih berani menganalisis kode sosial dan kode pribadi dari pada masa anak-anak dan berani mengambil keputusan terhadap berbagai masalah moral yang dihadapinya. Semakin tinggi tahap perkembangan moral sesorang. Dalam tahap kedua individu menyesuaikan dengan standar sosial dan ideal yang diinternalisasi lebih untuk menghindari hukuman terhadap diri sendiri daripada sensor sosial. 3) Melakukan pengendalian terhadap perilaku sendiri. 2) Keyakinan moral lebih berpusat pada apa yang benar dan kurang pada apa yang salah. S. S. moral moralitas pascakonvensional harus dicapai selama masa remaja. Dalam tahap ini. Jadi ia dapat memandang masalahnya dari berbagai sisi dan menyelesaikannya dengan mengambil banyak faktor sebagai dasar pertimbangan.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt.Teol. M. Tidak kalah pentingnya. moralitas didasarkan pada rasa hormat kepada orang-orang lain dan bukan pada keinginan yang bersifat pribadi. Hal penting lain dari teori perkembangan moral Kohlberg adalah orientasinya untuk mengungkapkan moral yang hanya ada dalam pikiran dan yang dibedakan dengan tingkah laku moral dalam arti perbuatan nyata. 9 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . yaitu: 1) Mengganti konsep moral khusus dengan konsep moral umum. Pada masa remaja. laki-laki dan perempuan telah mencapai apa yang oleh Piaget disebut tahap pelaksanaan formal dalam kemampuan kognitif. Menurut Kohlberg. Dalam tahap pertama individu yakin bahwa harus ada kelenturan dalam keyakinan moral sehingga dimungkinkan adanya perbaikan dan perubahan standar apabila hal ini menguntungkan anggota-anggota kelompok secara keseluruhan. Remaja diharapkan mengganti konsep-konsep moral yang berlaku umum dan merumuskannya ke dalam kode moral yang akan berfungsi sebagai pedoman bagi perilakunya. 3) Penilaian moral menjadi semakin kognitif. PERKEMBANGAN MORAL REMAJA Fase remaja merupakan segmen perkembangan individu yang sangat penting. Sekarang remaja mampu mempertimbangkan semua kemungkinan untuk menyelesaikan suatu masalah dan mempertanggungjawabkannya berdasarkan suatu hipotesis atau proporsi. 2) Merumuskan konsep moral yang baru dikembangkan ke dalam kode moral sebagai kode prilaku. Tombeg. 4) Penilaian moral menjadi kurang egosentris. sekarang remaja harus mengendalikan perilakunya sendiri. tahap perkembangan moral ketiga.

Dengan kata lain. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan. BAB IV PENUTUP A. S. dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik. dapat diambil kesimpulan bahwa moral berasal dari Bahasa Latin yaitu Moralitas adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang mempunyai nilai positif.A. S.L. M. dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk. 10 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA . ucapan. dan setiap moral dan moralitas masing-masing orang harus dapat di buktikan ditiap-tiap kehidupan setiap manusia. Tombeg.Th.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. sedangkan hukum itu sendiri tertulis dalam hati manusia. agar manusia juga dapat memiliki pikiran. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya.Teol. Setiap manusia mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. ucapan. moralitas adalah tekad untuk mengikuti apa yang dalam hati disadari sebagai kewajiban mutlak. perasaan. B. perasaan. tiap-tiap orang harus dapat melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban karena hormat terhadap hukum. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi. Saran Dalam hal-hal di atas yang telah kami terapkan tentang moralitas. Moral merupakan kondisi pikiran.

1994. 2004. Friedman. Psikoilogi Perkembangan. 1999. Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup). Balai Pustaka. DAFTAR PUSTAKA Alkitab Abdul Djamali. 1986. S. 2006. Pengantar Hukum Indonesia. 1980. Bertens K. John W. 1996. Psikologi Remaja. Cahyadi. Ciputat : Press Group Desmita.L. Jakarta: Raja Grafindo Persada Hurlock. Jakarta.. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). 2006. John W. Inc. Perkembangan Peserta Didik. Rajawali Press. 1994. Psikologi Remaja (dimensi-dimensi perkembangan). Kansil. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Citra Aditya Bakti. Supriadi. Syamsu. T. Tombeg. Abdulkadir Muhammad. 2006. Psikologi Perkembangan. Psikologi Perkembangan. University of Texas at Dallas: Brown and Bench-mark Yusuf.PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Pembimbing : Pdt. Nurihsan.Teol. Elizabeth B.Th. 2007. Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia. Terjemahan Muhammad Arifin. 2007. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. The University of at Dallas: Times Mirror higher Education Santrock. Bandung : Rosda Karya Fatimah Enung. Ani. 1995. Bandung: Maju Mundur Hartati Netty. Etika. Jakarta. Panut. Islam dan Psikologi.Susunan I. New York: McGraw-Hill. Juntika. Bandung: Rosda Karya 11 Kelompok 1 | KELAS A SEMESETER 1 TEKNIK INFORMATIKA FATEK UNIMA .A. 2007. Raja Grafindo Persada. Psikologi Perkembangan. Bandung : Pustaka Setia Hamalik Oemar. S. S. Teori dan Filsafat Hukum. 1983. Bandung. Jakarta. Adolescence (Perkembangan Remaja). Bandung : Sekolah Pasca Sarjana UPI Panuju. Yogyakarta : Tiara Wacana Yogya Santrock. Jakarta. C. 2007. Sinar Grafika. Etika Profesi Hukum. M. Etika dan Tanggung Jawab Profesi Hukum di Indonesia. 2008. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. 1997.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->