AKHLAK TERPUJI dan AKHLAK TERCELA

MAKALAH

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah: Hadits Dosen Pengampu: Nadzifah, M.S.I

Disusun Oleh: Amri khan Khusna (103111109) (103111114)

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO

SEMARANG

sesama manusia dan semua makhluk Allah swt yang lain termasuk jin dan malaikat. Hadits-haits yang termasuk dalam pembahasan akhlak tercela 2. manusia juga bisa memiliki perilaku tercela yang harus ditinggalkan karena akan menurunkan derajatnya di mata Allah dan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Selain akhlak terpuji. Hadits tentang perbuatan baik dengan tetangga 5. Di sini pemakalah akan mencoba untuk memaparkan beberapa di antara yang termasuk ke dalam akhlak-akhlak terpuji dan tercela. islam adalah ajaran yang benar untuk memperbaiki manusia dalam membentuk akhlaknya demi mencapai kehidupan yang mulia baik di dunia maupun di akhirat. Hadits-haits yang termasuk dalam pembahasan akhlak terpuji 2. I. Akhlak yang terpuji akan berdampak positif pada pelakunya begitu juga akhlak tercela yang akan membawa dampak negatif. 1.2011 AKHLAK TERPUJI dan AKHLAK TERCELA 1. Hadits tentang kejujuran membawa kebaikan 4. RUMUSAN MASALAH 1. PENDAHULUAN Manusia dalam hidup di dunia ini mempunyai dua macam akhlak/perilaku/tingkah laku. Hadits tentang buruk sangka 3. Hadits tentang ghibah dan buhtan . baik di mata Allah swt. Hadits tentang etika duduk di jalan 1. Agama islam mengajarkan hal-hal yang baik dalam segala aspek kehidupan manusia. Hadits tentang orang baik adalah orang yang baik akhlaknya 3. II. ada akhlak terpuji dan ada juga yang tercela. Dengan akhlak yang terpuji manusia dapat mendapatkan derajat yang tinggi.

[2] Menjadi manusia yang berakhlak mulia bukanlah suatu hal yang mudah. Akhlak adalah cermin hati. Artinya. ketika seseorang berakhlak baik maka berarti ia memiliki hati yang bersih dan jernih. ucapan dan perbuatan yang baik sesuai dengan ajaran islam. akhlak menentukan baik buruknya seseorang di hadapan sesama. perbuatan fisik. Karena dimanapun kita berada. Beliau bersabda: ³sesungguhnya aku diutus hanya untuk memperbaiki akhlak³. apapun pekerjaan kita. akan di senangi oleh siapa pun. Hadits-haits yang termasuk dalam pembahasan akhlak terpuji 3. Akhlak terpuji yang ditujukan kepada Allah swt berupa ibadah. dan akan membawa kerusakan baik bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. serta kepada sesama manusia dengan selalu bersikap baik pada manusia yang lain.´ (H. 1. Muslim). Nabi Muhammad saw. kepada kita semua untuk memperbaiki akhlak manusia. PEMBAHASAN 2. dan kepada Rasulullah saw.[1] Akhlak adalah perilaku lisan. III. Semua tindak-tanduk kita adalah akhlak kita. Kemudian Beliau menjawab: ³kebajikan itu adalah budi pekerti yang baik.R. diutus oleh Allah swt. Itulah sebabnya setiap manusia harus memperbaiki akhlaknya. dengan mengikuti ajaran-ajarannya. Hadits tentang orang baik adalah orang yang baik akhlaknya ( Artinya: ) Dari An Nawwas ra.1.[3] Memiliki akhlak yang baik atau akhlak mulia bagi setiap manusia adalah suatu hal yang sangat penting. Ia berkata: ³saya menanyakan tentang kebajikan dan dosa (kejahatan) kepada Rasulullah saw. diwujudkan dalam bentuk sikap. Hadits tentang kejujuran membawa kebaikan ( Artinya: ) . Artinya. bahkan perbuatan diam kita. Akhlak terpuji adalah akhlak yang baik. dan dosa (kejahatan) itu adalah sesuatu yang merisaukan hatimu dan kamu tidak senang bila hal itu diketahui orang lain. Sedangkan orang yang memiliki akhlak buruk maka hidupnya akan suram.

Kejujuran merupakan suatu pondasi yang mendasari iman seseorang. Ketika seseorang selalu berkata jujur dan berbuat benar. maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Seseorang akan selalu bertindak jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah swt sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu membawa kepada kejahatan. Jika dari hal yang kecil saja ia sudah terlatih untuk jujur maka untuk urusan yang lebih besar ia pun terbiasa untuk jujur. Bagi orang yang memilih menjalani hidupnya dengan penuh kejujuran dalam segala aspek kehidupannya. maka janganlah ia menyakiti tetangganya. dan kejahatan itu membawa ke neraka. maka ia akan memiliki citra yang baik di mata orangorang yang mengenalnya. Kejujuran ialah ketenangan hati. (Muttafaqun µAlaih). Dan kebaikan itu membawa ke surga. Berkata. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah swt dan hari akhir. Bahwa Rasulullah saw bersabda: ³barang siapa yang beriman kepada Allah swt dan hari akhir. [5] Menjadi orang jujur atau pendusta merupakan pilihan bagi setiap orang. kita diminta untuk berlaku jujur. Bersabda: ³sesungguhnya shidq (kejujuran) itu membawa kepada kebaikan. maka akan diterima ucapannya di hadapan orang-orang dan diterima kesaksiannya di hadapan para hakim serta disenangi pembicaraanya. maka ia tidak akan memliki pandangan yang baik oleh orang-orang di sekitarnya. Kebenaran perkataan akan membawa dampak kebenaran perbuatan dan kebaikan dalam seluruh tindakan. Dan barang siapa yang . bagi mereka yang selalu berlaku dusta dalam hidupnya. dan masing-masing pilihan memiliki konsekuensinya sendiri. Perilaku jujur tidak hanya diwujudkan dalam ucapan tapi juga dalam hatinya dan juga dalam setiap tingkah laku dan perbuatan kita. artinya orang yang berkata jujur dalam hidupnya akan selalu merasa tenang.[4] Yang dimaksud jujur adalah kebenaran. yaitu sesuainya antara perkataan dan kenyataan atau I¶tiqad yang ada di dalam hati. karena ia yakin bahwa semua apa yang dilakukannya benar. Seseorang akan selalu berdusta sehingga ia ditulis di sisi Allah swt sebagai pendusta´.Dari Ibnu Mas¶ud ra. Jika seseorang selalu berkata dan berbuat yang benar. maka cahaya kebenaran itu akan memancarkan ke dalam lubuk hati dan pikirannya. 1. Sebaliknya. karena sesungguhnya iman itu adalah membenarkan dalam hati akan adanya Allah. Bahkan untuk hal yang sekecil apapun dari setiap aspek kehidupan. Hadits tentang perbuatan baik dengan tetangga : ( Artinya: ) : Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah saw. karena ia sudah menyampaikan apa yang sesuai dengan realita dan ia tidak akan merasa ragu.

menjawab salam. kecuali apabila hak jalan tersebut ditunaikan.[8] 1. Bukhari dan Muslim).beriman kepada Allah swt dan hari akhir. untuk mengukur keimanan seseorang menurut cara Rasulullah saw.R. Beliau bersabda: ³jauhilah duduk-duduk di tepi jalan!´ para sahabat terbanya: ³wahai rasulullah kami tidak bisa meninggalkan tempat-tempat itu. maka penuhilah hak jalan itu´ para sahabat bertanya: ³apakah hak jalan itu. tidak mengganggu. wahai rasulullah?´ beliau menjawab: ³memejamkan mata. (Muttafaqun µalaih). menghormati tamu.[7] Tidak menyakiti hati tetangga. karena di tempat itulah kami membicarakan sesuatu´ rasulullah saw bersabda: ³apabila kalian tidak bisa meninggalkan dududk-duduk di sana. Yaitu agar keimanan seorang muslim dilihat dari tiga hal. Dari abu sa¶id al-khudry ra dari nabi saw. Hadits tentang etika duduk di jalan : ( Artinya: ) . baik fisik maupun psikis.[9] Kandungan hadits di atas adalah larangan keras duduk-duduk di pinggir jalan. yaitu: kebaikannya terhadap tetangga. Tiga alat ukur yang sudah disampaikan oleh Rasulullah saw di atas bisa dijadikan barometer bagi seseorang dalam kehidupan sehari-hari. sebab itu adalah majelis setan. : : : : . Sebagaimana dalam hadits lain Rasulullah saw bersabda: ) Artinya: ( ³Sesungguhnya (tepi) jalanan itu adalah salah satu dari jalan-jalan setan atau neraka´.[6] Dari hadits di atas dapat kita ambil pelajaran. dan berkata baik atau memilih diam menjadi kerangka ukur bagi orang yang beriman kepada Allah swt dan hari akhir. dilarang keras mengganggu apalagi menyakiti tetangga. . amar ma¶ruf dan nahi munkar´. : . Orang yang sudah mendeklarasikan beriman kepada Allah swt dan hari akhir. maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam´. Menghormati dan memuliakan orang lain merupakan langkah baik untuk membangun relasi antara lembaga keluarga dengan tetangga. berbuat baik kepada tamu dan perkataannya kepada orang lain. (H.

Hadits-haits yang termasuk dalam pembahasan akhlak tercela 2. di antaranya yang disebutkan dalam hadits ini ada empat macam hak.Itulah alasan kenapa Nabi Saw melarang kita duduk-duduk di tepi jalanan atau semisalnya. Beliau membolehkannya dengan catatan harus menunaikan hak-hak jalan tersebut sebagai syarat pembolehannya. Tentu ini adalah awal bencana keretakan. ketidakrukunan dan hilangnya harmoni di dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. maka yang tersisa adalah sebuah permusuhan dan saling membenci antara satu dengan yang lain. memata-matai. Dalam membina dan menjaga keutuhan persaudaraan. bahwa jika memang duduk di jalan itu diperlukan dan tidak bisa ditinggalkan. dan benci satu dengan yang lain. maka wajib memenuhi hak-hak orang lain yang melewati mereka. keempat.[11] . Yaitu: pertama. Rasullullah saw berpesan. Tetapi dari hadits di atas kita dapati pula bahwa selain Rasulullah saw. karena Sesungguhnya berprasangka itu ucapan paling dusta. janganlah saling bersaing. tidak mengganggu (menyakiti) orang dengan ucapan maupun perbuatan. menjawab salam. menundukkan (membatasi) pandangan (dari melihat para wanita yang bukan mahramnya yang melewatinya atau hal-hal yang diharamkan). Kita juga dapati bahwa larangan duduk di pinggir jalan ditujukan bagi mereka yang tetap ingin duduk di pinggir jalan tetapi tidak menunaikan syarat-syarat tadi. iri hati. Jadilah hambahamba Allah yang bersaudara´. (H. Hadits tentang buruk sangka : ( Artinya: ) : Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: ´jauhilah oleh kalian berprasangka. saling iri. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain. memerintahkan (manusia) kepada kebaikan dan mencegah (mereka) dari perbuatan mungkar.[10] Persaudaraan menjadi kata kunci pesan Rasulullah dalam hadits di atas. ketiga. Bukhari). kedua. Jika kita tidak bisa menjauhi apa yang sudah digariskan Rasulullah (kebiasaan jelek) di atas. janganlah memata-matai. 1. mencari-cari kesalahan orang lain. melarang duduk di pinggir jalan. kita harus selalu menjauhi prasangka.R. benci dan berselisih.

duniannya. gerakannya. Ada enam jenis ghibah yang diperbolehkan. akhlaknya. jiwanya. baik tentang fisiknya maupun sifat-sifatnya.hartanya. ( Artinya: ) . Meminta fatwa kepada mufti (pemberi fatwa) dengan mengatakan: ´Si Fulan telah mendzolimi diriku. (H. ³Fulan telah berbuat demikian maka cegahlah dia!´ 2. Meminta bantuan untuk menghilangkan kemungkaran dan mengembalikan pelaku maksiat kepada kebenaran. anakanaknya. Orang yang terdzolimi mengadukan kedzoliman yang dilakukan orang lain kepada penguasa atau hakim yang berkuasa yang memiliki kekuatan untuk mengadili perbuatan tersebut. apa yang pantas ia peroleh? Dan apa yang harus saya perbuat agar terbebas darinya dan mampu mencegah perbuatan buruknya kepadaku?´ Atau ungkapan semisalnya.1. agamanya. Dan yang lebih baik hendaknya pertanyaan tersebut diungkapkan dengan ungkapan global. apakah menggunjing itu?´ para sahabat berkata: ³Allah swt dan Rasul-Nya lebih mengetahui¶. mimik bicarnya atau kemuraman wajahnya dan yang lainnya yang bersifat mngejek baik dengan ucapan maupun isyarat´. contohnya: ³Seseorang telah . Ada beberapa jenis ghibah yang diperbolehkan yaitu yang dimaksudkan untuk mencapai tujuan yang benar dan tidak mungkin tercapai kecuali dengan ghibah. Sehingga diperbolehkan mengatakan. maka kamu bener-benar membohongkannya´. jika ia tahu kita mengatakan demikian maka itulah ghibah. ³Ghibah berarti seseorang menyebut-nyebut sesuatu yang dibenci saudaranya baik tentang tubuhnya. berarti kita telah melakukan dua kejelekan sekaligus: ghibah dan buhtan (dusta). Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw bertanya: ³tahukah kamu sekalian.istri-istrinya. Imam Nawawi ra mengatakan. Maka seseorang diperbolehkan mengatakan. Hal ini diperbolehkan karena ada kebutuhan. maka berarti kamu telah menggunjingnya.´ 1. yaitu dengan menyebut-nyebut orang lain dengan sesuatu yang ia benci. Hadits tentang ghibah dan buhtan . Muslim)[12] Dari hadits di atas Nabi saw menjelaskan makna ghibah. Maka setiap kalimat yang kita ucapkan sementara ada orang lain yang membencinya.[13] Tidak semua jenis ghibah dilarang dalam agama.R. Ada seorang sahabat bertanya: ³bagaimana seandainya saya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saudara saya itu?´ beliau menjawab: ³apabila kamu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada saudaramu itu. yaitu:[14] 1. Beliau bersabda: ³yaitu bila kamu menceritakan keadaan saudaramu yang ia tidak menyenanginya´. pembantunya. . dan apabila kamu menceritakan apa yang sebenarnya tidak terjadi pada saudaramu. Dan jika sesuatu yang kita sebutkan itu ternyata tidak ada pada dirinya.´Si Fulan telah mendzalimi diriku´ atau ³Dia telah berbuat demikian kepadaku.

semoga dapat mendatangkan manfaat bagi kami (pemakalah) khususnya. Kami selalu mengharapkan kritik dan saran yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan makalah kami yang berikutnya. si buta sebelah. Hal. PENUTUP Demikianlah makalah yang dapat kami buat. Ghibah terhadap orang yang melakukan kefasikan atau bid¶ah secara terang-terangan. Baik akhlak terhadap Allah swt. 1. Dan hati yang bersih adalah hati yang selalu mendapatkan cahaya dan sinar dari Allah SWT. Dengan sinar itu. C. memperingatkan dari para penulis buku (yang penuh syubhat). 2. tampan rupanya ataupun keturunan bangsawan.´ 1. Meskipun demkian menyebut nama seseorang tertentu diperbolehkan. Diperbolehkan menyebutkannya dalam rangka menghindarkan masyarakat dari kejelekannya. hati akan dapat melihat dengan jelas mana akhlak yang baik dan mana akhlak yang buruk. (Syarhun Nawawi µala Muslim. ³Sesungguhnya Abu Sufyan adalah orang yang sangat pelit. akan tetapi yang terpuji akhlaknya. si buntung maka diperbolehkan menyebutkan nama-nama tersebut sebagai identitas diri seseorang. D.berbuat demikian kepadaku´ atau ³Seorang suami telah berbuat dzolim kepada istrinya´ atau ³Seorang anak telah berbuat demikian´ dan sebagainya. Seperti si buta. Maka dari itu kita harus selalu berdoa kepada Allah SWT agar hati kita selalu mendapatkan cahaya dari-Nya. contohnya memperingatkan kaum muslimin dari perawi-perawi cacat supaya tidak diambil hadits ataupun persaksian darinya. dan bagi pembaca pada umumnya. Memperingatkan kaum muslimin dari kejelekan. 4.400). si pincang. . dan perbuatan maksiat lainnya. Hukumnya haram jika digunakan untuk mencela dan menyebut kekurangan orang lain. Mana perbuatan terpuji dan mana perbuatan yang tercela. KESIMPULAN Manusia yang mulia bukanlah yang banyak harta bendanya. 3. Namun lebih baik jika tetap menggunakan kata yang baik sebagai panggilan. maupun akhlak terhadap sesama manusia. Menyebut identitas seseorang yaitu ketika seseorang telah masyhur dengan gelar tersebut. tinggi kedudukannya. Kunci akhlak yang baik adalah dari hati yang bersih. sebagaimana hadits Hindun ketika beliau mengadukan (suaminya) kepada Rasulullah saw. Menyebutkan kejelekan mereka diperbolehkan secara ijma¶ bahkan terkadang hukumnya menjadi wajib demi menjaga kemurnian syari¶at. si buta lagi pendek. seperti menggunjing orang yang suka minum minuman keras.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful