FISIKA ENERGI

BAHAN BAKAR KIMIA

BAHAN BAKAR HIDROGEN • PRODUKSI HIDROGEN • SEL BAHAN BAKAR UNJUK KERJASEL BAHAN BAKAR

93

ngan. Faktor yang lain lebih penting karena hidrogeri rnudah diangkut .1) Pada dasarnya hal serupa dapat terjadi bila unsur zat air hidrogen (H) bersenyawa dengan unsur zat asarn (0) terbentuk apa yang kita kenai sebagai air (H20) dengan rnernbebaskan energi : --+ . Pada proses pernbakaran terdapat energi yang dibebaskan berupa panas.600 Kkal. Dengan dernikian rnaka pusat listrik yang letaknya jauh dari pusat beban akan dapat bekerja dengan efisien: 94 .000 Kkal. pernbakaran 1 Kg rninyak burni rnenghasilkan energi sebanyak 10. BAHAN BAKAR HIDROGEN P ernbakaran pada dasarnya adalah proses oksidasi. karena unsur hidrogen dalarn bentuk air banyak terdapat di alarn.. Dan hidrogen dalarn 1 Kg akan rnernberikan energi sebanyak 28.2) Rurnus diatas rnerupakan perputaran suatu siklus : air dipisah rnenjadi H2 dan 02 kernudian rnernbentuk air kernbali.000 Kkal. Pernbakaran 1 Kg bahan bakar rnethan rnernberikan panas sebanyak 12. Mengapa hidrogen rnenjadi potensial untuk bahan bakar.1.__ 2H20 + Energi (9. Bahkan H20 rnerupakan bagian alarniah dari lingku. Pada pusat listrik konversi listrik rnenjadi hidrogen dapat dilakukan rnelalui elektrolisa. Pada pernbakaran hidrokarbon rnaka unsur zat arang (C) bersenyawa dengan unsur zat asarn (0) rnernbentuk karbondioksida (C02) dengan rnernbebaskan energi sebagi berikut : CO2 + Energi (9. Pada oksidasi zat air hanya terjadi air yang rurnus kirnianya H20 dan yang bukan rnerupakan suatu polutan atau pengotor lingkungan. unsur yang lain karena hidrogen rnudah disirnpan dan rnudah dikonversi rnenjadi listrik dan sebaliknya. Sebagai perbandingan .FISIKA ENERGI 9.

Suhu dalam tangki menjadi sang at tinggi. dengan suatu proses ini.1. Uap berte kanan --+ Oksigen --+ Tangki Proses peman asan r-r-- Gas alam --+ --+ pending man pember sihan I-I-- kompres or --+ + II H2 Air ding in Gambar 9. dipakai. sehingga menjadi suatu kendala pada pengiriman hasil hidrogen tersebut. kemudian dibersihkan dari berbagai bahan kimia seperti C02. gas alam setelah dipanaskan dimasukkan dalam suatu tangki besar.2. ELEKTROLISA Suatu memproduksi cara yang tampaknya memberikan harapan baik untuk hidrogen adalah elektrolisa. uap. yang mempunyai terlihat kemurnian yang tinggi dan siap untuk pad a gambar 9. Prinsip pembuatan gas hidrogen ekstraksi gas alam Hidrogen tersebut didinginkan . yang memerlukan energi listrik. 95 . 9. PRODUKSI HIDROGEN 9. EKSTRAKSI GAS ALAM Salah satu cara pembuatan hidrogen adalah dengan ekstraksi dari gas alam. Disamping itu mengingat gas alam merupakan hasil dari suatu tambang. dan oksigen maka terjadilah reaksi. Mengingat gas alam Proses tersebut merupakan bahan yang sifatnya akan habis .2. CO dan H2S dan setelah dikompres didapat gas H2 yang diperlukan. Ke dalam tangki juga dimasukkan uap bertekanan tinggi dan oksigen.2.1.2.1. Dengan mengatur tekanan dan aliran gas alam . maka pembuatan hidrogen dari ekstraksi gas alam dirasa kurang tepat.FISIKA ENERGI 9. tentunya pembuatan pabrik hidrogen tidak bisa dilakukan pada sebarang daerah.

sehingga memungkinkan elektrolisa dapat diproduksi pada sebarang tempat. Dengan demikian atom oksigen menjadi sebuah ion bermuatan negatip ( 0. Karena bermuatan positip . ion H+ akan menerima sebuah elektron dan kembali menjadi sebuah atom H biasa. ion-ion H+ akan tertarik pada katoda yang bermuatan negatip. Atom-atom hidrogen ini bergabung menjadi gas H2 dalam bentuk gelembung-gelembung 96 . sedang atom oksigen mendapat tambahan elektron.2. memperlihatkan skema prinsip elektrolisa. Campuran asam dan air dinamakan elektrolit. Jika arus searah mengalir terjadilah elektrolisa sehingga atom-atom hidrogen dari air kehilangan elektronnya.gkan dengan sisi positip listrik arus searah dan katoda pada sisi negatip. Anoda dihubun. yaitu elektroda positip atau anoda dan elektroda negatip atau katoda. sehingga air tersebut dapat berfungsi sebagai konduktor untuk menghantarkan arus listrik.) dan atom hidrogen menjadi sebuah ion bermuatan positip (H + ). Skema prinsip elektrolisa Gambar 9.berkumpul pada katoda. Dalam elektrolit dipasang dua elektroda. Pada saat menyentuh katoda . di dalam elektrolisa bahan yang diperlukan adalah air dan listrik yang tidak begitu besar . tanpa mempunyai muatan. Gambar 9. Ion-ion H+ akan .FISIKA ENERGI Karena tidak memerlukan bahan yang sifatnya tidak dapat diperbaharui .2. Sebuah tangki diisi dengan air yang dicampur dengan asam.

diberikan ke salah satu elektroda yang berpori-pori dan oksigen atau udara dimasukkan ke dalam elektroda berpori yang lain. tidak diisi kembali. Batere perbedaanya dan sel bahan bakar operasinya sangat mirip. seperti batere mobil dengan asam dan timah. SEL BAHAN BAKAR Batere dan sel bahan bakar (fuel cell) adalah sistem dimana energi kimia yang disimpan dalam sistem diubah menjadi energi listrik secara langsung. sedang batere sekunder dapat diisi berkali kali. batere primer dan batere sekunder. kemudian menjelma menjadi gas 02. sedang terletak pada bahan bakarnya. Batere digunakan sebagai penyimpanan energi dan dapat dibagi Batere primer menjadi dua kategori. Karena pad a sistem-sistem ini perubahan energi tidak melewati energi panas. reaktan bahan bakar. maka harus dilakukan pada 0 - suhu tinggi. 97 . keduanya terdiri dari dua elektroda yang dipisahkan oleh larutan elektrolit . yaitu antara 800 sampai 1000 C. Sel bahan bakar dan batere komposisinya sama. dan tidak dibatasi dengan efisiensi siklus mesin kalor dapat balik eksternal. Beberapa batere bisa beroperasi reversible (dapat balik) dimana produk reaksi kimia dipisahkan kembali ke reaktan semula dengan mengisikan listrik ke dalam batere pad a waktu mengisi. seperti batere konvensional. sedang sel bahan bakar mempunyai bahan bakar yang terus menerus diisikan. yang berkumpul ke anoda. 9. Untuk mempercepat proses elektrolisa . dimana batere mempunyai jumlah bahan bakar atau energi kimia yang tetap. Dengan suhu yang tinggi ini maka dapat mengurangi kerugian tegangan . Dalam sel bahan bakar . biasanya hidrogen atau karbon monoksida.3. Hal serupa terjadi dengan ion 0.FISIKA ENERGI dan melalui katoda mengambang keatas untuk dikumpulkan melalui sebuah pipa dan kemudian dikompres.

4H+ elektrolit asam ---+ Reaksi anoda adalah: 2H2 ~ 4e. Elektroda harus berpori-pori sehingga bahan bakar dan elektrolit dapat menembusnya untuk mendapatkan kontak yang cukup. 4e----------. Elektroda harus mengandung katalisator kimia untuk memecah ikatan bahan bakar menjadi atom sehingga dapat menjadi lebih reakti. ion antaranya adalah H+dan reaksi umumnya sebagai berikut Elektron. Larutan elektrolit harus mempunyai permibilitas yang tinggi terhadap ion H+ atau OH. Bahan bakar 2H2 Anoda Ion bahan -+ bakar. dimana produk oksidasi dibentuk.FISIKA ENERGI Elektroda sel bahan bakar harus memenuhi tiga hal. Jika sel membakar oksigen dan hidrogen dan mempunyai elektrolit asam.+ 4H+ + O2 98 . Ion yang sarna ditransfer ke lain elektroda dan dikombinasikan dengan reaktan lain. Elektron berpindah melalui sirkuit luar ke elektroda yang lain. Jika pori-pori terlalu kecil akan terjadi kontak yang tidak cukup antara reaktan dan elektrolit sehingga kapisatas sel berkurang. ukuran pori-pori elektroda sangat penting. Katalisator populer yang digunkan sekarang adalah platina dan nikel .+ 4H+ 2H20 Reaksi katoda adalah : 4e. Jika pori-pori terlalu besar gas bahan bakar akan menggelembung dan hilang keluar.yang dihasilkan sebagai produk antara pada salah satu elektroda. Akhirnya elektroda harus bisa melewatkan elektron ke terminal.

3.4.3) Perubahan entalphi pembentukan adalah setara dengan nilai pembakaran atas bahan bakar. bakar 2H2 +- lon40H- Katoda Elektrolit alkalin Reaksi anoda adalah : 2H2 + 4 OH. 99 .FISIKA ENERGI tahanan beban ~ oksidator elektrolit cal elektroda Gambar 9. Perubahan entalphi pembentukan adalah sama dengan entalphi pembentukan pereaksi minus jumlah entalphi pembentukan produk : ilH = L(ilH L(il H ) produk )pereaksi - (9.---+ Reaksi katoda adalah : 2H20 + O2 + 4e- 9. Skema jenis sel bahan bakar Dalam suatu sel bahan bakar oksigen-hidrogen dengan elektrolit alkalin ion antara adalah OH. UNJUK KERJA SEL BAHAN BAKAR Energi total yang dilepaskan dalam setiap reaksi kimia adalah sama dengan perubahan entalphi pembentukan ilH.dan reaksi umumnya adalah sebagai berikut I bahan ----.

74.675x 106 00 .Ox106 . Entalphi pembentukan L\H dan energi be bas Gibbs L\G dari senyawa dan ion ( 1 Atm dan 298°) Senyawa Entalphi pembentukan L\H J/Kg mol Energi bebas Gibbs L\G J/Kg mol -137.394 x 106 .241 x 106 +128x106 .1122x 106 .5x106 -395. Biasanya samua elemen alami mempunyai harga L\H = nol.1 untuk oksidasi bermacam-macam bahan bakar pada 25° C dan 1 Atm.277 x 106 .293 x 106 .L\HC02= 0 + 0 .50.( -394x106) = 394 x 106 J/Kg mol CO2 = 8.286 x 106 .953 Secara teoritis X 106 J/Kg CO2 = 32.157 x 106 CO C02 CH4 Air Uap Air LiH NaC02 -110x106 .81 x 106 J/Kg C = 14.529 x 106 00 .107 BTU/Ibm C semua energi dalam ental phi pembentukan dapat diubah menjadi energi listrik jika tidak ada bagian yang dibentuk menjadi 100 .237 x 106 .8 x 106 .228 x 106 +105x106 -1042 x 106 .9 x 106 .230 x 106 C03 H+ -- u+ Harga L\H diberikan dalam tabel 9. Dalam reaksi pembakaran berikut : Perubahan ental phi pembentukan H pad a reaksi ini ialah L\H = L\Hc + L\H02.1.FISIKA ENERGI Tabel 9.

6 memberikan dG = V dp (9.5) Jadi persamaan 9.7) dimana energi perubahan energi be bas Gibbs untuk reaksi yang diberikan I1G adalah : I1G = 'L(I1G)pereaksi'L (I1G)produk (9. Energi bebas Gibbs G adalah suatu fungsi termodinamika yang didefinisikan sebagai entalphi H dikurangi perkalian temperatur T dan entropi S: G = H .V dp atau dH = TdS + VdP (9.T I1S (9.T dS atau I1G = I1H . Karena sel bahan bakar adalah alat isotermal.4. Ini berarti bahwa jumlah energi listrik yang ditimbulkan We dalam sel bahan bakar adalah We I1H . hubungan sifat termodinamika secara umum adalah : T dS dimana = dh .TS Penurunan untuk proses isotermal ( dT = 0 ) adalah : dG = dH .10) Pemasukan persamaan persamaan 9.T I1S (9. berubah menjadi We I1G (9. IT ds = TI ds = T 11 S.6) (9.8) Energi be bas Gibbs adalah fungsi tekanan dan temperatur reaksi teradi . tetapi akan lebih kecil dari harga diatas jika terdapat reaksi tak dapat balik dalam sel.10 ke persamaan 9. Jumlah minimum energi panas yang timbul dalam setiap reaksi dapat balik adalah I T ds. 11) Untuk setiap mole unsur gas V = Ru TIP.FISIKA ENERGI energi lain. sehingga untuk suatu proses isotermal 101 . Akan tetapi pada reaksi dapat balik sejumlah energi kimia diubah menjadi energi panas dan sisanya diubah menjadi energi listrik.4) Listrik yang dibangkitkan per kilgram mole bahan bakar sama dengan (11 H T 11 S) untuk suatu reaksi dapat balik.

dimana sx disebut tekanan komponen harga sama dengan parsial dari komponen x hanya jika komponen memenuhi hukum . Pc dan Po.14 dapat digunakan dengan memberikan tekanan parsial x. diganti x dan mempunyai dengan komponen aktivitas sx. po = 1. Perubahan energi bebas Gibbs untuk reaksi menjadi : Dalam beberapa kasus .023 x 1026) dan muatan satu elektron ialah 1. ini berarti bahwa We adalah energi listrik yang berhubungan dengan lewatnya 1 Kg mol elektron melalui sirkuit listrik.15) 102 . G = GO+ RuT In P (9.13) Perhatikan reaksi kmia untuk sel bahan bakar berikut : aA+bB cC+dD dimisalkan bahwa pereaksi ( A dan B ) dan produk ( C dan D ) semua berbentuk gas pad a temperatur T dan tekanan bagian PA. dan jumlah muatan ini didefinisikan sebagai satu faraday.F/S/KA ENERGI G P P JdG = J RuT/P dp = Ru T J dP/P = G . Jika n mole elektron dilepaskan dalam reaksi dan voltase didalam sel adalah Eg. Px. jika P adalah tekanan unsur. Satu Kg mol elektron sama dengan angka avogadro (6. PB. produk reaksi mungkin berbentuk cairan.GO= RuT In Plpo Go Po Po (9. dalam atm.1G dan . dan dalam kasus ini persamaan 9. persamaan 9. harga We adalah We = nFyEg .602 x 1019 C. Fy.65 x 107 C.12) Karena GO adalah harga energi bebas Gibbs untuk 1 atm.gas ideal. Karena kedua . Ini berarti bahwa muatan untuk 1 Kg mol elektron ialah 9.12 berubah menjadi .1H dinyatakan adalam satuan energi (ioule) per kilo gram mol.1G (9.

Contoh 1: Hitunglah voltase keluaran dan efisiensi konversi teoritis dari suatu sel bahan bakar oksigen . Kenaikan temperatur keluaran dan sel bahan juga voltase selanjutnya menurunkan harga keluaran energi listrik. Penyelesaian.FISIKA ENERGI Harga maksimum voltase sel dalam adalah Eg = EOg+ RuT/nFy In 3cC 3dO 13aA 3bS (9.16) Persamaan bakar T ini disebut persamaan menurunkan harga Nerst.18) dimana VL ialah voltase keluaran dari sel.2 atm dan misalkan bahwa produk uap bertekanan 1 atm.hidrogen yang beroperasi pada 600 ° C. Efisiensi konversi maksimum adalah sama dengan YJmax Wemaxl~H = = ~G I ~H = 1.16 dan bisa dihitung menjadi Tlrnax = We. actI ~H = nFyVL I~ H (9.T ~S I ~H (9. Suatu sel bahan bakar tidak dibatasi oleh efisiensi kalor dapat balik eksternal.1 atm dan oksigen diberikan dari udara pad a 1.1 : ~ GO( uap ) = 228 ~Ho ( uap ) = 241 ~Ho (air) x x 10 6 J/Kg mol H20 106 J/Kg mol H20 = 286 x 106 J/Kg mol H20 nFy EOg= ~ GO 103 . Misalkan bahwa hidrogen diberikan pada 1.17) Efisiensi konversi aktual sebetulnya lebih rendah dari harga yang diberikan oleh persamaan 9. tetapi sebenarnya ada limit dari harga efisiensi . Efisiensi 60-70 % dapat diberikan oleh hampir semua sel bahan bakar tanpa menaikkan suhu setinggi yang diperlukan oleh siklus mesin kalor. Dari tabel 9.

252 atm Tekanan parsial H2 dalam pereaksi = 1.5/1.7822 = 78.7 x 106/286 x 106 = 0.s/Kg mol H20 e/mol eO) Tekanan parsial 02dalam pereaksi = 1.022 = 1.252)°.5] = 223.0 atm RuT PH2PO.65 x 10 7 228 x 106 W. ~G = GO+ RuT In PH2po021PH20= 228x106 + 8314(873)ln [1.22 % 104 .181 .21) = 0.2 (0.FISIKA ENERGI Untuk reaksi ini.1 (0.159 V Efisiensi konversi maksimum.1 atm Tekanan parsial H20 dalam produk = 1.0.181V = (2 mol e-I mol H20)(9.65x1 07) In 1. ~GO EOg=-nFy =1.7 x 106 J/Kg mol H20 11= 223.1(0.0 = 1.52 0 Eg = EOg+ __ In _ nFy PH20 = 1.252)°.181 + 8314(873)/2(9.