P. 1
KLIPING GEOGRAFI

KLIPING GEOGRAFI

|Views: 555|Likes:
Published by Moch Insan Kamil

More info:

Published by: Moch Insan Kamil on Feb 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2013

pdf

text

original

KLIPING GEOGRAFI

Di susun oleh : MOCH INSAN KAMIL

SMA Negeri 2 Garut SSN (Sekolah Standar Nasional) Jl. Guntur No. 3 Tlp. (0262) 455010 Leles-Garut

dan korona. memiliki temperatur yang mencapai jutaan kelvin. sebanyak 1012 ton materi korona lepas menjadi angin matahari.PAKAR INFO : Pengertian Badai Matahari dan Dampaknya pada Makhluk Hidup secara Biologi . akan mencapai Bumi dalam waktu hanya sekitar 8 menit. badai matahari adalah kejadian / event dimana aktivitas Matahari berinteraksi dengan medan magnetik Bumi. akan lepas keluar angkasa. dan bagian atmosfer Matahari. Kedua hal itulah yang menyebabkan terjadinya badai matahari. Lalu bagaimana dengan CME? CME adalah pelepasan material dari korona yang teramati sebagai letupan yang menyembur dari permukaan Matahari. Dan pada saat keaktifan Matahari mencapai maksimum inilah. Dengan temparatur yang tinggi tersebut. Siklus keaktifan ini berkaitan dengan pembalikan kutub magnetik di permukaan Matahari. yang terutama terdiri dari elektron dan proton dengan energi sekitar 1 keV. jika mengarah ke Bumi. Hal-hal inilah yang berkaitan dengan badai matahari. . dibutuhkan waktu 1-3 hari. Dan peristiwa solar flare dan CME dalam skala besar juga lebih dimungkinkan untuk terjadi. yaitu korona. selain menghasilkan helium. Energi yang dihasilkan. di pancarkan keluar melewati bagian-bagian Matahari. Tarikan gravitasi Matahari tidak cukup kuat untuk mempertahankan materi korona yang memiliki energi kinetik yang besar itu. Dan secara terus menerus. juga menghasilkan energi dalam jumlah melimpah (ingat persamaan terkenal oleh Einstein: E=mc2). Saat keaktifan Matahari mencapai maksimum.Matahari adalah sebuah bintang. Matahari kita memiliki siklus keaktifan dengan periode sekitar 11 tahun. seperti bintik matahari (sun spot). Bagian terluar dari Matahari. angin matahari lebih µkencang¶ dari biasanya dan partikel-partikel yang dipancarkan juga lebih energetik. Di pusat Matahari. Badai matahari ini berkaitan langsung dengan peristiwa solar flare dan CME. Ada berbagai fenomena menarik diamati di atmosfer Matahari berkaitan dengan medan magnetik Matahari. Ledakan ini melepaskan partikel berenergi tinggi dan radiasi elektromagnetik pada panjang gelombang sinar-x dan sinar gamma. Jadi apa yang dimaksud dengan badai matahari? Singkatnya. Solar flare adalah ledakan di Matahari akibat terbukanya salah satu kumparan medan magnet permukaan Matahari. Bumi akan lebih banyak dipapar dengan partikel-partikel bermuatan tinggi (lebih tinggi dari biasanya) dan radiasi elektromagnetik energi tinggi. Material ini dilontarkan dengan kecepatan mulai dari 20 km/s sampai 2000 km/s. Aliran partikel ini dikenal dengan nama angin matahari. prominensa. kita akan mengamati bintik matahari dalam jumlah paling banyak di permukaan Matahari. zona konventif. Untuk mencapai Bumi. Berbeda dengan pusat Matahari yang relatif sederhana. yaitu: zona radiatif. partikel bermuatan yang berasal dari korona. medan magnetik Matahari berperan besar terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di dalamnya. sekitar 2×1011 ± 4×1013 kilogram material dilontarkan dengan energi sebesar 1022 ± 6×1024 joule. bagian atmosfer Matahari relatif lebih rumit. Reaksi fusi tersebut. Dan Badai Matahari adalah peristiwa yang berkaitan dengan bagian atmosfer Matahari tersebut. yang bergerak dengan kecepatan antara 200-700 km/s. Keaktifan Matahari ini bisa dilihat dari jumlah bintik matahari yang teramati. Dengan kata lain. ledakan Matahari (solar flare). terjadi reaksi nuklir (fusi) yang mengubah 4 atom hidrogen menjadi 1 atom helium. Sedangkan radiasi elektromagnetik energi tingginya. Karena di atmosfer Matahari ini. dengan rata-rata kecepatan 350 km/s. saat keaktifan Matahari mencapai maksimum. kromosfer. dan pelontaran material korona (CME ± Coronal Mass Ejection). akan mencapai Bumi dalam waktu 1-2 hari. Dalam semburan material korona ini. Setiap tahunnya. yaitu bola plasma panas yang ditopang oleh gaya gravitasi. materi yang berada di korona Matahari memiliki energi kinetik yang besar. Partikel berenergi tinggi yang dilepaskan oleh peristiwa solar flare. yang terdiri dari fotosfer.

Masih ada beberapa contoh peristiwa lain yang berkaitan dengan badai matahari yang terjadi dalam abad ke-20 dan 21: 1. Dampak yang dimaksud antara lain: gangguan pada jaringan listrik karena transformator dalam jaringan listrik akan mengalami kelebihan muatan. jaringan listrik di seluruh Quebec (Canada) putus selama 9 jam. dan menyebabkan korosi pada jaringan pipa bawah tanah. Badai Matahari juga bisa berbahaya bagi makhluk hidup secara biologi. dan paus. Bagi kita yang berada di permukaan Bumi. saat itu bahkan bisa diamati sampai di equator. jaringan komunikasi telegraf masih relatif baru tapi sudah luas digunakan. ia akan diarahkan oleh medan magnetik Bumi. yang menggunakan . ia akan menyebabkan partikel udara (terutama nitrogen) terionisasi. untuk bergerak sesuai dengan garis-garis medan magnetik Bumi. partikel-partikel energetik tadi tidak hanya menghasilkan aurora yang indah yang bisa di amati di lintang tinggi. 4. lumba-lumba. Arus induksi eksesif ini menyebabkan sejumlah trafo terbakar.Januari 2005: Berpotensi mengakibatkan black-out di frekuensi HF radio pesawat. Aurora yang biasanya hanya bisa diamati di lintang tinggi. Aurora teramati sampai di Texas 2. yang kita amati adalah bentuk seperti tirai-tirai cahaya warna-warni di langit. yang dikenal dengan nama aurora. Saat partikel-partikel bermuatan dengan energi tinggi mencapai Bumi. Peristiwa gangguan besar yang disebabkan oleh badai matahari. Satu satelit bisa segera pulih dalam waktu beberapa jam. Aurora Saat terjadi badai matahari. Tapi bisa memberikan dampak yang relatif lebih besar dan lebih berbahaya. (sekitar 400 nT). Badai geomagnetik menghasilkan arus listrik induksi eksesif hingga ribuan ampere pada sistem interkoneksi kelistrikan Ontario Hydro (Canada). menuju ke arah kutub utara dan kutub selatan magnetik Bumi. Pengaruh langsung dari badai matahari ini hanya dialami oleh binatangbinatang yang peka terhadap medan magnetik Bumi. Saat itu. 3. Ketika terjadi badai Matahari tahun 1859. gangguan telekomunikasi (merusak satelit. Bagi kita yang berada di permukaan Bumi. Misalnya burung-burung. navigasi. kita relatif aman terlindungi oleh medan magnetik Bumi. Akibat dari terbakarnya trafo tsb. Guncangan magnetik badai sekitar seperempat Carrington event. akan berinteraksi dengan medan magnetik Bumi. Karena badai matahari mengganggu medan magnetik Bumi. peristiwa yang dikenal dengan nama Carrington Event. dll).November 2003 : Mengganggu kinerja instrumen WAAS berbasis GPS milik FAA AS selama 30 jam. namun satelit lainnya baru bisa dipulihkan 6 bulan kemudian. jaringan telegraf seluruh Amerika dan Eropa mati total. saat mencapai Bumi. Bahaya ini terutama bagi para astronot yang kebetulan sedang berada di luar angkasa saat badai matahari terjadi. Saat partikel-partikel energetik tersebut berbenturan dengan partikel udara dalam atmosfer Bumi. Aurora ini bisa diamati dari posisi lintang tinggi di sekitar kutub magnetik Bumi (utara dan selatan).Januari 1994 : 2 buah satelit komunikasi Anik milik Canada rusak akibat digempur elektronelektron energetik dari Matahari.Partikel-partikel bermuatan yang dipancarkan dari peristiwa solar flare dan CME. sehingga penerbangan United Airlines 26 terpaksa dialihkan menghindari rute polar (kutub) yang biasa dilaluinya. Interaksi ini akan menyebabkan gangguan pada medan magnetik Bumi buat sementara. menyebabkan black-out frekuensi HF radio. Total kerugian akibat lumpuhnya satelit ini disebut mencapai US $ 50 ± 70 juta. yang paling terkenal adalah peristiwa tahun 1859. 13 maret 1989: Terjadi CME besar 4 hari sebelumnya. maka binatang-binatang yang peka terhadap medan magnetik akan secara langsung terimbas.

Setidaknya untuk saat ini. yaitu flare seperti yang kita amati di Matahari tapi dengan intensitas yang jauh lebih besar. Memang peristiwa solar flare dan CME belum bisa diprediksi dengan baik untuk saat ini. tidak akan cukup untuk menyebabkan peristiwa seperti yang digambarkan dalam beberapa film yang beredar belakangan ini. Tapi pengetahuan kita yang didapat dari pengamatan Matahari lewat berbagai observatorium landas-bumi dan wahana antariksa yang terus menerus mengamati Matahari. Puncak keaktifan Matahari ini diperkirakan terjadi sekitar tahun 2011-2013. badai matahari hanya akan memberikan ancaman bahaya yang rendah. tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Saat ini.medan magnetik Bumi untuk menentukan arah. justru lebih kecil efeknya. kita bisa mengatakan dengan cukup yakin bahwa yang digambarkan dalam film-film fiksi ilmiah tentang badai raksasa matahari. Matahari sedang menuju puncak keaktifan dalam siklusnya yang ke-24. Saat puncak keaktifan Matahari pada siklus ke-24 ini. Beberapa bintang yang diamati memang menunjukkan adanya peristiwa yang dikenal dengan istilah superflare. mereka akan kehilangan arah. diperkirakan tidak akan jauh berbeda dengan saat puncak keaktifan pada siklus-siklus sebelumnya. Yang manapun itu kasusnya. . bisa dikatakan semua ahli fisika matahari sepakat tidak mungkin terjadi peristiwa besar yang akan membahayakan kehidupan di muka Bumi. setidaknya saat ini. Mungkin efeknya akan sedikit lebih besar. kita semakin mengerti berbagai peristiwa yang terjadi di Matahari. Solar flare dan CME yang terjadi di Matahari. tapi ada juga yang menduga akan terjadi hal yang sebaliknya. Tapi peristiwa serupa diduga bukan peristiwa yang umum dan diragukan bakal terjadi pada Matahari kita. untuk sesaat ketika badai matahari terjadi. Berdasarkan pengetahuan kita saat ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->