P. 1
Resume Bunga Tunggal

Resume Bunga Tunggal

|Views: 309|Likes:
Published by RayzaThipanna

More info:

Published by: RayzaThipanna on Feb 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2015

pdf

text

original

RAYZA THIPANNA

1110533026
1

´ó´´´I ´ãBb ´·´,o´_´¶ÒBb ´ó@´=´¶ÒBb
RESUME BUNGA TUNGGAL [BUNGA SEDERHANA]
a. Pengertian
Bunga (Interest) adalah tambahan uang sebagai jasa atas sejumlah modal yang ditanam
atau kelebihan pembayaran dari yang seharusnya. Bunga biasanya dinyatakan dalam bentuk persen
(%) terhadap modal awal dan diperhitungkan untuk setiap jangka waktu tertentu dan disebut suku
bunga. Apabila suatu modal diperbungakan atas dasar bunga p% setiap tahun dan besar bunga yang
dibayarkan pada akhir setiap tahun diambil (besarnya tetap) maka perhitungan bunga seperti itu
disebut Bunga Tunggal. Sedangkan jika pada setiap akhir tahun bunganya tidak diambil maka bunga
itu akan ditambahkan kepada modal dan berbunga lagi pada waktu berikutnya, perhitungan bunga
seperti itu disebut Bunga Majemuk.
Fungsi Bunga
y Sebagai insentif bagi orang agar mau menabung dan mengakumulasikan
kekayaan baik untuk masa pensiun maupun menjaga masa ʹ masa sulit / untuk
diwariskan.
y Sebagai penjajah yaitu berdasarkan bunga masyarakat akan dapat memilih
investasi mana yang paling menguntungkan.

Suku Bunga
y rasio antara jumlah bunga dengan harga pokok pada satu tahun tertentu.

Penentuan Suku Bunga
y kesepakatan antara yang meminjam (debitur) dan yang meminjamkan
(kreditur).








BUNGA TUNGGAL
RAYZA THIPANNA
1110533026
2

y yaitu jumlah bunga yang dihitung pada suatu periode waktu tertentu dan tidak
diikutkan dalam menghitung jumlah bunga dalam waktu berikutnya.

Dengan Rumus


Keterangan :
M = modal atau pokok pinjaman,
I = interest (bunga)
p = suku bunga dengan periode bunga 1 tahun
t = periode pinjaman
k = konstanta yang bergantung pada satuan t
[k = 100 untuk t dalam tahun, k = 1.200 untuk t dalam bulan, k = 36.000 atau k = 36.500 untuk dalam
hari]

Perhitungan I berdasarkan 1 tahun dihitung 365 hari disebut excact interest atau interest
eksak, sedangkan jika 1 tahun dihitung 360 hari disebut ordinary interest atau interest biasa.
Jika periode pinjaman t dinyatakan dari dan sampai tanggal tertentu, maka perhitungannya dapat
dilakukan dengan dua cara yaitu :
a. Dihitung sesuai dengan tanggal kalender, disebut waktu eksak (exact time). Dalam
menentukan jumlah harinya dihitung hanya salah satu tanggal yang diberikan dan tidak
keduanya.
b. Dihitung berdasarkan 1 bulan = 30 hari, disebut waktu pendekatan (approximate
time).
Dengan Daftar Bunga
Perhitungannya sama seperti cara pertama (a), hanya nilai dapat dilihat
dalam daftar bunga



k
t pv
k
t pv
k
t pv
k
t p M
I
v v
!
k
t p M
I
v v
!
k
t p M
I
v v
!
RAYZA THIPANNA
1110533026
3

Dengan Metode Pembagi Tetap
Rumus dengan k = 36.000


dapat diubah bentuknya menjadi :


Nilai disebut Angka Bunga dan disebut Pembagi Tetap.

Jadi


Umumnya metode ini banyak dipakai jika harus mencari jumlah bunga/interest dari beberapa
modal dalam periode pinjaman berbeda tetapi suku bunga sama.
Untuk penyelesaiannya dipakai ketentuan-ketentuan berikut :
1). Modal dibulatkan sampai rupiah terdekat
2). Angka bunga dibulatkan sampai rupiah terdekat
3). Interest (bunga) dibulatkan sampai sen
Jika suku bunga (p) bukan pembagi 360, maka diselesaikan dengan metode Bagian Presen
Sebanding atau Presen Seukuran.







Dengan Metode Bagian Waktu Seukuran
p
360
p
360
p
360
100
t Mv
100
t Mv
100
t Mv
Tetap Pembagi
Bunga Angka
Interes !
Tetap Pembagi
Bunga Angka
Interes !
Tetap Pembagi
Bunga Angka
Interes !
p
t M t p M
I
360
100 000 . 36
z
v
!
v v
!
p
t M t p M
I
360
100 000 . 36
z
v
!
v v
!
p
t M t p M
I
360
100 000 . 36
z
v
!
v v
!
k
t p M
I
v v
!
k
t p M
I
v v
!
k
t p M
I
v v
!
RAYZA THIPANNA
1110533026
4


Dengan metode ini, terlebih dahulu dicari dalam berapa hari suatu modal yang

diperbungakan dengan suku bunga p% memberikan bunga 1% ( )

Perhitungan selanjutnya dilakukan berdasarkan bagian-bagian waktu tersebut.

Jika hasil dari bukan bilangan bulat, maka perlu dicari p

pembantu yang terdekat ( ) sehingga merupakan bilangan bulat.

Dengan Metode Bagian Modal Seukuran

Dengan metode ini terlebih dahulu dicari bagian modal berapa yang akan memberi bunga
sebesar jumlah hari bunga.
Berdasarkan rumus , maka bagian modal yang

memberi bunga I = t adalah M =

Perhitungan selanjutnya dilakukan berdasarkan bagian-bagian modal tersebut.






PERIODE WAKTU BULAN DAN HARI

p
360
p
360
p
360
p
360
p
360
p
360
1
p
1
p
1
p
1
360
p
1
360
p
1
360
p
000 . 36
t p M
I
v v
!
000 . 36
t p M
I
v v
!
000 . 36
t p M
I
v v
!
p
000 . 36
p
000 . 36
p
000 . 36
RAYZA THIPANNA
1110533026
5

a. Periode waktu dalam bulan, konversi waktu menjadi tahun
T = jumlah bulan/12
b. Periode waktu dalam hari
Bunga eksak = T = jumlah hari/365
bunga ordinary = T = jumlah hari/360
Bunga sederhana : antara 2 kalender
Contoh : hitung waktu eksak dan waktu kiraan dari 20 Januari sampai 25 Agustus pada
Waktu eksak (exact time)
Tanggal Angka Serial
25 Agustus 237
20 Januari 20
Waktu Eksak 217

Waktu Kiraan : = 7 bulan 5 hari
= 7x30 hari + 5 hari
= 215

Waktu Ordinari (Ordinary time)






Waktu Kiraan : = 7 bulan 5 hari
= 7x30 hari + 5 hari
= 215


Metode menghitung bunga sederhana :

a. Bunga eksak dan waktu eksak
Tanggal Bulan Hari
25 Agustus 8 25
20 Januari 1 20
Waktu Kiraan 7 5
RAYZA THIPANNA
1110533026
6

Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu eksak, bunga dihitung
menggunakan bunga eksak.
T = jumlah waktu eksak/365
b. Bunga ordinary dan waktu eksak
Jumlah hari diantara 2 tanggal menggunakan waktu eksak, bunga dihitung menggunakan
bunga ordinary
T = jumlah waktu eksak/360
c. Bunga eksak dan waktu kiraan
Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu kiraan, bunga dihitung
menggunakan bunga ordinary
T = jumlah waktu kiraan/365
d. Bunga ordinary dan waktu kiraan
Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu kiraan, bunga dihitung
menggunakan bunga ordinary
T = jumlah waktu kiraan/360


MENGHITUNG SUKU BUNGA DAN PERIODE WAKTU

a. Menghitung suku bunga
R = 1/PT
R = 1/T ( S/P-1)
b. Menghitung periode waktu
T = 1/PR
T = 1/R (S/P-1)


Sumber : dedesutisna-19 a-sriyatmini-65-1-bunga-tunggal
Lain-lain





´)´ù´´ÒBb ´ã ´¬æ,; ´´´´ù¸1´´´´ÒBb

Dengan Daftar Bunga Perhitungannya sama seperti cara pertama (a). b. Dihitung berdasarkan 1 bulan = 30 hari. sedangkan jika 1 tahun dihitung 360 hari disebut ordinary interest atau interest biasa. I = interest (bunga) p = suku bunga dengan periode bunga 1 tahun t = periode pinjaman k = konstanta yang bergantung pada satuan t [k = 100 untuk t dalam tahun. maka perhitungannya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : a. Dalam menentukan jumlah harinya dihitung hanya salah satu tanggal yang diberikan dan tidak keduanya.200 untuk t dalam bulan. k = 1. disebut waktu pendekatan (approximate time). disebut waktu eksak (exact time). Dihitung sesuai dengan tanggal kalender.500 untuk dalam hari] Perhitungan I berdasarkan 1 tahun dihitung 365 hari disebut excact interest atau interest eksak. k = 36. Dengan Rumus I ! M v pvt k Keterangan : M = modal atau pokok pinjaman. hanya nilai dalam daftar bunga pv t pv t k k dapat dilihat 2 .RAYZA THIPANNA 1110533026 y yaitu jumlah bunga yang dihitung pada suatu periode waktu tertentu dan tidak diikutkan dalam menghitung jumlah bunga dalam waktu berikutnya.000 atau k = 36. Jika periode pinjaman t dinyatakan dari dan sampai tanggal tertentu.

Nilai M vt M vt 100 100 disebut Angka Bunga dan Jadi Interes ! Interes ! Angka Bunga Angka Bunga Pembagi Tetap Pembagi Tetap Umumnya metode ini banyak dipakai jika harus mencari jumlah bunga/interest dari beberapa modal dalam periode pinjaman berbeda tetapi suku bunga sama.000 100 p 36. Interest (bunga) dibulatkan sampai sen Jika suku bunga (p) bukan pembagi 360. Dengan Metode Bagian Waktu Seukuran 3 .000 100 p 360 360 p p disebut Pembagi Tetap. Modal dibulatkan sampai rupiah terdekat 2).RAYZA THIPANNA 1110533026 Dengan Metode Pembagi Tetap Rumus I ! M v pvt k dengan k = 36.000 dapat diubah bentuknya menjadi : I ! M v pvt ! M vt z 360 I ! M v pvt ! M vt z 360 36. Untuk penyelesaiannya dipakai ketentuan-ketentuan berikut : 1). maka diselesaikan dengan metode Bagian Presen Sebanding atau Presen Seukuran. Angka bunga dibulatkan sampai rupiah terdekat 3).

Dengan Metode Bagian Modal Seukuran Dengan metode ini terlebih dahulu dicari bagian modal berapa yang akan memberi bunga sebesar jumlah hari bunga.000 36 000 p p Perhitungan selanjutnya dilakukan berdasarkan bagian-bagian modal tersebut.000 ..000 36.RAYZA THIPANNA 1110533026 Dengan metode ini. Jika hasil dari 360 360 p p bukan bilangan bulat. PERIODE WAKTU BULAN DAN HARI 4 . Berdasarkan rumus I ! M v pvt I ! M v p vt 36. maka perlu dicari p pembantu yang terdekat ( p1 1 ) sehingga 360 360 p1 p1 merupakan bilangan bulat. terlebih dahulu dicari dalam berapa hari suatu modal yang diperbungakan dengan suku bunga p% memberikan bunga 1% (   360 360 p p ) Perhitungan selanjutnya dilakukan berdasarkan bagian-bagian waktu tersebut. maka bagian modal yang memberi bunga I = t adalah M = 36.

Periode waktu dalam hari Bunga eksak = T = jumlah hari/365 bunga ordinary = T = jumlah hari/360 Bunga sederhana : antara 2 kalender Contoh : hitung waktu eksak dan waktu kiraan dari 20 Januari sampai 25 Agustus pada Waktu eksak (exact time) Tanggal 25 Agustus 20 Januari Waktu Eksak Angka Serial 237 20 217 Waktu Kiraan : = 7 bulan 5 hari = 7x30 hari + 5 hari = 215 Waktu Ordinari (Ordinary time) Tanggal 25 Agustus 20 Januari Waktu Kiraan Bulan 8 1 7 Hari 25 20 5 Waktu Kiraan : = 7 bulan 5 hari = 7x30 hari + 5 hari = 215 Metode menghitung bunga sederhana : a. Bunga eksak dan waktu eksak 5 .RAYZA THIPANNA 1110533026 a. Periode waktu dalam bulan. konversi waktu menjadi tahun T = jumlah bulan/12 b.

P [  A7Wr  j . Bunga ordinary dan waktu kiraan Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu kiraan. bunga dihitung menggunakan bunga ordinary T = jumlah waktu kiraan/365 d.[U  6 . Bunga ordinary dan waktu eksak Jumlah hari diantara 2 tanggal menggunakan waktu eksak. Menghitung periode waktu T = 1/PR T = 1/R (S/P-1) Sumber : dedesutisna-19 a-sriyatmini-65-1-bunga-tunggal Lain-lain . bunga dihitung menggunakan bunga eksak. bunga dihitung menggunakan bunga ordinary T = jumlah waktu kiraan/360 MENGHITUNG SUKU BUNGA DAN PERIODE WAKTU a.RAYZA THIPANNA 1110533026 Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu eksak. Bunga eksak dan waktu kiraan Jumlah hari diantara 2 tanggal dihitung menggunakan waktu kiraan. T = jumlah waktu eksak/365 b. bunga dihitung menggunakan bunga ordinary T = jumlah waktu eksak/360 c. Menghitung suku bunga R = 1/PT R = 1/T ( S/P-1) b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->