MODULO

Melanjuti topik yang sebelumnya, keterbagian, kali ini topik yang dibahas adalah modulo. Teori modulo (Latin) diperkenalkan oleh seorang matematikawan bernama Carl Friedrich Gauss tahun 1801 dalam bukunya yang berjudul ³Disquisitiones Arithmaticae´. _____Modulo mempelajari sisa hasil bagi (reminder). Misalnya: berapakah sisa 100 dibagi 9? Dan, jawabnya adalah 1. Di sini, kita dapat menuliskannya menjadi: 100 mod 9 = 1 atau mod (100,9) = 1. Sebagai pengetahuan pula, 100 di sini dikatakan sebagai dividend, sedangkan 9 adalah divisor. Seringkali dalam bahasa pemrograman, mod dituliskan dalam simbol lain seperti % (dalam bahasa C). _____Ada istilah ³kongruen modulo´. Apa itu? Itu jika sisanya sama. Misalnya: 100 mod 9 = 1 dan 91 mod 9 = 1, maka dapat dikatakan bahwa 100 dan 91 itu kongruen modulo 9. _____Nah, pengantarnya sudah selesai. Sekarang kita akan memasuki babak yang sangat seru dengan berbagai contoh soal yang menarik. Ayo kita sikat..!! ===================================================================== =

Kaidah 1: Kaidah dasar modulo yang totally gampang
a mod n = (b*n + c) mod n = c mod n , dimana b adalah bil. bulat Soal 1: Berapakah sisa 4 dibagi 5? Jawab: 4 mod 5 = 4 Soal 2: Berapakah sisa 99 dibagi 13? Jawab: 99 mod 13 = (7*13+8)mod 13 = 8 mod 13 = 8 Soal 3: Berapakah sisa 100 dibagi 34? Jawab: 100 mod 34 = ((3*34)-2)mod 34 = -2 mod 34 =((-1)*34+32)mod 34 = 32 mod 34= 32

Kaidah 2: Penjumlahan / Pengurangan merupakan Linearitas modulo
(a+b) mod n = ((a mod n) + (b mod n)) mod n Soal 4 : Berapakah sisa (8+15+22) dibagi 7? Jawab: (8+15+22) mod 7 =(8 mod 7 + 15 mod 7 + 22 mod 7) mod 7= (1+1+1) mod 7 _____= 3 mod 7 = 3 Soal 5 : Berapakah sisa (1992+1993+1994+«+ 1999) dibagi 2000? Jawab :(1992+1993+1994+«+1999)mod 2000 = (-8-7-6-5-4-3-2-1) mod 2000 ______= (-36)mod 2000 = (( -1)*2000+1964)mod 2000 = 1964 mod 2000 = 1964

Kaidah 3: Lagi-lagi, Perkalian juga linearitas modulo.
(a*b) mod n = ((a mod n) * (b mod n)) mod n Bukti: (a*b) mod n = ((pn + c)*(qn + d))mod n = (pqn2 +dpn+cqn+cd)mod n = cd mod n. Karena c= a mod n dan d = b mod n, maka rumus di atas terbukti. (Note: p dan q adalah bil. bulat) Soal 6: Berapakah sisa (4*6) dibagi 5? Jawab: (4*6) mod 5 = ((4 mod 5)*(6 mod 5)) mod 5 = (4*1) mod 5 = 4 mod 5 = 4 Soal 7: Berapakah digit terakhir dari (1996*1997*1998*1999)? (Hint: mengenai digit terakhir, artinya sama dengan ³berapakah sisanya jika dibagi 10´)

Misalnya no. cek apakah sisanya 0 atau bukan) Jawab: (5454+5555+5656)mod 7 _____= (5454mod 7+ 5555 mod 7+ 5656 mod 7)mod 7 _____= ((7*7+5)54mod 7+ (8*7-1)55 mod 7+ (8*7+0)56 mod 7)mod 7 _____= (554mod 7+ (-1)55 mod 7+ 0 mod 7)mod 7 _____= (554mod 7+ 6)mod 7 _____= (2527mod 7+ 6)mod 7 _____= ((3*7+4)27mod 7+ 6)mod 7 _____= ((4)3*9mod 7+ 6)mod 7 _____= ((64)9mod 7+ 6)mod 7 _____= ((7*9+1)9mod 7+ 6)mod 7 _____= (19mod 7+ 6)mod 7 _____= 7 mod 7 _____= 0 ____________Karena.!! ab mod n = ((a mod n)b)mod n . (Thx for ac for the correction. kita akan sering menemui bentuk seperti ini: Contoh: yang artinya akan sama seperti bentuk yang kita pelajari sebelumnya.8. Ini sama Saja Dengan Perkalian. maka dapat habis dibagi 7.. ===================================================================== = Operasi-Operasi Terhadap Kongruensi Modulo pada Kedua Ruas Jika kita sudah menemukan bentuk .bulat Soal 8: Berapakah sisa 31000 dibagi 4? Jawab: 31000 mod 4 = ((1*4-1)1000)) mod 4 = 1 mod 4 =1 Soal 9:Berapakah sisa jika 32009 jika dibagi 41? Jawab: (32009) mod 41 = (91004*3) mod 41 = (81502*3) mod 41 = ((41*2-1)502*3)mod 41 ______= ((-1)502*3)mod 41 = (1*3)mod 41 = 3 mod 41 = 3 Soal 10: Apakah 5454 + 5555 + 5656 habis dibagi 7? (Hint: jika menggunakan modulo. ===================================================================== = Bentuk Lain Notasi yang kita gunakan di sini adalah notasi "=". yaitu: Bentuk yang lebih dipakai adalah karena bersifat umum dan internasional..Jawab: (1996*1997*1998*1999) mod 10 = (6*7*8*9) mod 10 =(42*72) mod 10 =(2*2)mod 10 = 4 Kaidah 4: Modulo Bentuk Pangkat. . ataupun pembagian terhadap kedua ruas. Untuk selanjutnya. pengurangan. sisanya 0. dapat dijawab dengan cara lain: 31000 mod 4 = 9500 mod 4 = (2*4+1)500 mod 4 = 1500 mod 4 = 1 mod 4 = 1. b adalah bil. ^^) Penyelesaian modulo dapat diselesaikan dengan berbagai cara. kita dapat mengolahnya dengan penjumlahan. perkalian.

maka hasilnya adalah: Contoh: Kedua ruas dikurang 2. karena 8 = 3 x 3 -1. maka hasilnya adalah: Bukti: Kita tahu bahwa jika Karena Akibatnya: dan .maka hasilnya adalah: Contoh: Kedua ruas ditambah 4. maka hasilnya adalah: Contoh: Kalikan 2. koprima. hasilnya: Pembagian Kedua Ruas: Jika kedua ruas dibagi dengan d. Perkalian Kedua Ruas: Jika kedua ruas dikali dengan d. maka . karena 14 = 3 x 3 + 5. maka hasilnya: Dapat dicek bahwa pernyataan terakhir adalah Benar. maka atau . . hasilnya: Dapat dicek bahwa pernyataan terakhir adalah Benar.Penjumlahan Kedua Ruas: Jika kedua ruas ditambah dengan d. Pengurangan Kedua Ruas: (sama seperti penjumlahan) Jika kedua ruas dikurang dengan d.

TERBUKTI. Contoh 1: Bagi kedua ruas dengan 5: Contoh 2: Bagi kedua ruas dengan 2: .

mempunyai sisa yang sama jika dibagi dengan bilangan bulat positif m. Aritmetika Modulo diperkenalkan oleh Carl Friedrich Gauss dalam bukunya Disquistiones Arithmaticae yang dipublikasikan pada tahun 1801. Jika a mod m = 0. Contoh sederhana penggunaan aritmetika modulo : Terdapat pada sistem 24-jam.00 bukanlah angka jam yang valid karena sama dengan pukul 00. kita harus memasukkan nomor kartu kredit kita dalam situs tempat kita melakukan transaksi. berarti 54 adalah kelipatan 6. mulai dari tengah malam sampai tengah malam.00. Dengan kata lain. Jika sekarang pukul 20. yaitu a habis dibagi dengan m. Sebenarnya. Salah satu syarat untuk melaksanakan transaksi tersebut adalah.00.00. angka-angka yang menyusun nomor kartu kredit bukanlah angka biasa. Karena angka jam direset kalau mencapai 24. maka 9 jam lagi adalah pukul 05.Tutorial Mengenal Aritmetika Modulo dalam Validasi Nomor Kartu Kredit Part 1 (Basic knowledge) Kartu kredit pada masa sekarang banyak digunakan untuk melakukan transaksi perbankan secara online. «. maka dikatakan bahwa a adalah kelipatan dari m. 54 mod 6 = 0. Operasi a mod m (dibaca ³a modulo m´) memberikan sisa jika a dibagi dengan m. Dalam satu hari. sama halnya dengan 02. Bilangan m adalah yang disebut modulus atau modulo. Aritmetika Modulo Aritmetika Modulo (kadang disebut juga aritmetika jam) adalah sistem aritmetika untuk bilangan bulat di mana kedua bilangan bulat dioperasikan sampai mencapai nilai tertentu. Kongruen Kadang-kadang dua buah bilangan bulat.00. dan dilambangkan sebagai a b (mod m) . Kita katakan bahwa a dan b kongruen dalam modulo m.60 yang sama dengan 03. Misalkan a adalah bilangan bulat dan m adalah bilangan bulat > 0.00. aritmetika jam adalah aritmetika modulo 24. bukan pukul 29. Perlu diingat bahwa 24. a mod m = r sedemikian sehingga a = mq + r dengan 0 ” r < m. a dan b. 1. -39 mod 13 = 0 (karena -39 = 13(-2) + 0). Angkaangka tersebut merupakan angka yang telah melewati pemeriksaan menggunakan algoritma Luhn. Beberapa contoh operasi dengan operator modulo yaitu: 6 mod 8 = 6 (karena 6 = 8 · 0 + 6). yaitu modulus (sisa). 2. m-1}. Misalnya. dan hasil aritmetika modulo m terletak di dalam himpunan {0. terdapat 24 jam yang dimulai dari 0 sampai 23. yang memanfaatkan aritmetika modulo.

b (mod m) dan c adalah sembarang bilangan bulat maka: (b + c) (mod m) b2 (mod n) maka: bc (mod m) bp (mod m) untuk suatu bilangan bulat tak negatif p. . Kekongruenan a b (mod m) dapat pula dituliskan dalam hubungan a = b + km yang dalam hal ini k adalah bilangan bulat. Algoritma Luhn Algoritma Luhn atau Formula Luhn. adalah sebuah formula checksum sederhana yang digunakan untuk memvalidasi macam-macam Nomor Identifikasi seperti nomor Kartu Kredit. Checksum adalah sebuah cara sederhana untuk melindungi integritas data dengan mendeteksi kesalahan (error) dalam data yang dikirim melalui media telekomunikasi atau data dalam media penyimpanan. maka ditulis a / b (mod m) Misalnya 38 mod 5 = 3 dan 13 mod 5 = 3. dikenal juga sebagai algoritma ³modulus 10´.(notasi µ ¶ dibaca µkongruen¶) Jika a tidak kongruen dengan b dalam modulus m. -38 13 (mod 5). maka a habis membagi a-b. Kita juga dapat menuliskan a mod m = r sebagai a r (mod m) b (mod m) jika m Beberapa sifat dari pengerjaan hitung pada aritmetika modulo adalah sebagai berikut: Jika a1 (a1 + a2) (a1 ± a2) (a1 a2) Jika a (a + c) ac ap b1 (mod n) dan a2 (b1 + b2) (mod n) (b1 ± b2) (mod n) (b1 b2) (mod n). maka 38 untuk negatif dari a. 13 (mod 5) Hal yang sama juga berlaku Definisi formal dari kekongruenan dinyatakan sebagai berikut: Misalkan a dan b adalah bilangan bulat dan m adalah bilangan > 0.

Algoritma ini diciptakan oleh peneliti IBM Hans Peter Luhn. Saat ini algoritma Luhn bebas digunakan publik dan telah dipakai secara luas. Banyakan kartu kredit dan nomor identifikasi pemerintah menggunakan algoritma ini sebagai cara sederhana untuk membedakan nomor yang sahih dari nomor-nomor acak. jika 1111 menjadi 2121. maka 2+1+2+1 = 6. kurangi angka hasil perkalian tadi dengan 9. Untuk semua angka yang menjadi lebih besar dari atau sama dengan 10. dan 8763 menjadi 7733. Jumlahkan semua angka yang ada. bukan dari serangan dengan maksud mencuri data. Jikatotaldaripenjumlahantadi dimoduluskan 10 kongruen dengan 0. Algoritma Luhn tidak didesain untuk menjadi sebuah fungsi hash yang aman secara kriptografi. maka 7+7+3+3 = 20. . 1111 bukan angka yang sahih (6 mod 10  0) sementara 8763 adalah sahih (20 mod 10 = 0). Sebagai contoh. Sabar ya« Bersambung ke tulisan berikutnya . Sebagai contoh. Jadi. kalikan setiap angka kedua dengan 2. Algoritma ini lebih didesain untuk melindungi dari sebuah kesalahan tak sengaja pada data. Cara kerja algoritma ini dapat dijelaskan sebagai berikut: Mulai dari angka paling kanan sampai paling kiri. 1111 menjadi 2121. sementara 8763 menjadi 7733 (dari 2×6 = 12 lalu 12-9 = 3 dan 2×8 = 16 lalu 16-9 = 7). maka nomor itu sahih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful