P. 1
Awal Masuknya Agama Islam Ke Indonesia

Awal Masuknya Agama Islam Ke Indonesia

|Views: 306|Likes:
Published by Nguurah Gottama

More info:

Published by: Nguurah Gottama on Feb 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

AWAL MASUKNYA AGAMA ISLAM KE INDONESIA

Beberapa Pendapat Tentang Awal Masuknya Islam di Indonesia.
1. Islam Masuk ke Indonesia Pada Abad ke 7: 1. Seminar masuknya islam di Indonesia (di Aceh), sebagian dasar adalah catatan perjalanan Al mas udi, yang menyatakan bahwa pada tahun 675 M, terdapat utusan dari raja Arab Muslim yang berkunjung ke Kalingga. Pada tahun 648 diterangkan telah ada koloni Arab Muslim di pantai timur Sumatera. 2. Dari Harry W. Hazard dalam Atlas of Islamic History (1954), diterangkan bahwa kaum Muslimin masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M yang dilakukan oleh para pedagang muslim yang selalu singgah di sumatera dalam perjalannya ke China. 3. Dari Gerini dalam Futher India and Indo-Malay Archipelago, di dalamnya menjelaskan bahwa kaum Muslimin sudah ada di kawasan India, Indonesia, dan Malaya antara tahun 606-699 M. 4. Prof. Sayed Naguib Al Attas dalam Preliminary Statemate on General Theory of Islamization of Malay-Indonesian Archipelago (1969), di dalamnya mengungkapkan bahwa kaum muslimin sudah ada di kepulauan Malaya-Indonesia pada 672 M. 5. Prof. Sayed Qodratullah Fatimy dalam Islam comes to Malaysia mengungkapkan bahwa pada tahun 674 M. kaum Muslimin Arab telah masuk ke Malaya. 6. Prof. S. muhammmad Huseyn Nainar, dalam makalah ceramahnay berjudul Islam di India dan hubungannya dengan Indonesia, menyatakan bahwa beberapa sumber tertulis menerangkan kaum Muslimin India pada tahun 687 sudah ada hubungan dengan kaum muslimin Indonesia. 7. W.P. Groeneveld dalam Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled From Chinese sources, menjelaskan bahwa pada Hikayat Dinasti T ang memberitahukan adanya Aarb muslim berkunjung ke Holing (Kalingga, tahun 674). (Ta Shih = Arab Muslim). 8. T.W. Arnold dalam buku The Preching of Islam a History of The Propagation of The Moslem Faith, menjelaskan bahwa Islam datang dari Arab ke Indonesia pada tahun 1 Hijriyah (Abad 7 M). 1. Islam Masuk Ke Indonesia pada Abad ke-11: 1. Satu-satunya sumber ini adalah diketemukannya makam panjang di daerah Leran Manyar, Gresik,yaitu makam Fatimah Binti Maimoon dan rombongannya. Pada makam itu terdapat prasati huruf Arab Riq ah yang berangka tahun (dimasehikan 1082) 2. Islam Masuk Ke Indonesia Pada Abad Ke-13: 1. Catatan perjalanan marcopolo, menyatakan bahwa ia menjumpai adanya kerajaan Islam Ferlec (mungkin Peureulack) di aceh, pada tahun 1292 M. 2. K.F.H. van Langen, berdasarkan berita China telah menyebut adanya kerajaan Pase (mungkin Pasai) di aceh pada 1298 M.

untuk menunggu datangnya angin musim. Snouck Hurgronje. Bandar juga merupakan pusat perdagangan. Bukan hanya melakukan perdagangan. Beberapa sarjana barat seperti R.3. Para pedagang itu datang dan berdagang di pusat-pusat perdagangan di daerah pesisir. Proses Masuknya Agama Islam di Indonesia Sejarah mencatat bahwa kaum pedagang memegang peranan penting dalam persebaran agama dan kebudayaan Islam. dan Gujarat yang umumnya beragama Islam. dan Schrieke. C. bahkan juga terjadi asimilasi melalui perkawinan. bahkan juga digunakan sebagai tempat tinggal para pengusaha perkapalan. Pada saat menunggu inilah. b. Malaka merupakan pusat transit para pedagang. Persia. kaum pedagang memegang peranan penting dalam proses penyebaran agama Islam. terjadi pembauran antarpedagang dari berbagai bangsa serta antara pedagang dan penduduk setempat. Sebagai negara kepulauan yang terletak pada jalur perdagangan . Di samping itu para pedagang dan pelayar tersebut juga ada yang menikah dengan penduduk setempat sehingga lahirlah keluarga dan anak-anak yang Islam. Dari situlah lahir kesultanan-kesultanan Islam di Nusantara. a. menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13. yang setelah kuat akhirnya membentuk sebuah pemerintahaan Islam. Lama-kelamaan penganut agama Islam makin banyak. Penduduk setempat yang telah memeluk agama Islam kemudian menyebarkan Islam kepada sesama pedagang. Maka. budaya bahkan agama. Hal ini berlangsung terus selama bertahun-tahun sehingga akhirnya muncul sebuah komunitas Islam. Terjadilah kegiatan saling memperkenalkan adat-istiadat. 4. Di antara para pedagang tersebut. Peranan Bandar-Bandar di Indonesia Bandar merupakan tempat berlabuh kapal-kapal atau persinggahan kapal-kapal dagang. Di samping itu. Bahkan kemudian berkembang perkampungan para pedagang Islam di daerah pesisir. berdasarkan saudah adanya beberapa kerajaaan islam di kawasan Indonesia. Mereka mengenalkan agama dan budaya Islam kepada para pedagang lain maupun kepada penduduk setempat. J. Di samping itu. juga kepada sanak familinya. Peranan Kaum Pedagang Seperti halnya penyebaran agama Hindu-Buddha. bandar-bandar di sekitar Malaka seperti Perlak dan Samudra Pasai juga didatangi para pedagang. Islam mulai berkembang di masyarakat Indonesia. Mereka tinggal di tempat-tempat tersebut dalam waktu yang lama. Akhirnya. Moquette dalam De Grafsteen te Pase en Grisse Vergeleken Met Dergelijk Monumenten uit hindoesten. baik pedagang dari luar Indonesia maupun para pedagang Indonesia.P. cara lain yang turut berperan ialah melalui dakwah yang dilakukan para mubaligh.A Kern. mulailah ada penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam. Letak Indonesia yang strategis menyebabkan timbulnya bandarbandar perdagangan yang turut membantu mempercepat persebaran tersebut. terdapat pedagang Arab. lebih cenderung menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13.

Di Pulau Jawa. (2) Sunan Ampel (Raden Rahmat). Menyiarkan agama di sekitar Surabaya. (1) Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim). seperti Perlak. Para pedagang di dalam kota mempunyai perkampungan sendiri-sendiri yang penempatannya ditentukan atas persetujuan dari penguasa kota tersebut. Dengan demikian. Ada juga para mubaligh yang datang bersama pedagang dengan misi agamanya. Jawa Timur. dan ada tempat para penguasa (sultan). Begitu juga di Banten dan kota-kota pasar kerajaan lainnya. Sunda Kelapa. dengan menggunakan pendekatan sosial budaya. Dimakamkan di Gresik. Indonesia memiliki banyak bandar. Beliau merupakan perancang pembangunan Masjid Demak. Banyak pemimpin bandar yang memeluk agama Islam. dan Pegu. Palembang. Jawa Timur. Di bandar-bandar inilah para pedagang beragama Islam memperkenalkan Islam kepada para pedagang lain ataupun kepada penduduk setempat. Seorang sunan yang sangat berjiwa sosial. Samudra Pasai. penyebaran agama Islam dilakukan oleh Walisongo (9 wali). ada perkampungan. Anak dari Sunan Ampel. c. Ternate. Peranan bandar-bandar sebagai pusat perdagangan dapat kita lihat jejaknya. Para wali ini dekat dengan kalangan istana. Karena dekat dengan kalangan istana. Cirebon. Gowa. bandar menjadi pintu masuk dan pusat penyebaran agama Islam ke Indonesia. . Arab. Menyiarkan Islam di Ampel. Benggalu Cina. Surabaya. rakyatnya pun kemudian banyak memeluk agama Islam. ada pasar. mereka kemudian diberi gelar sunan atau susuhunan (yang dijunjung tinggi). dan Tidore. Di samping itu. Pola ini memakai bentuk akulturasi. Dalam perkembangannya. Jepara. Akibatnya. Tuban. Inilah wali yang pertama datang ke Jawa pada abad ke-13 dan menyiarkan Islam di sekitar Gresik. Di samping sebagai pedagang. Banjarmasin. para ulama ini juga mendirikan pesantren-pesantren sebagai sarana pendidikan Islam. yaitu menggunakan jenis budaya setempat yang dialiri dengan ajaran Islam di dalamnya. terdapat perkampungan orang Portugis. para pedagang Islam juga berperan sebagai mubaligh. Mereka juga adalah penasihat sultan. ada masjid. bandar-bandar tersebut umumnya tumbuh menjadi kota bahkan ada yang menjadi kerajaan. Bandar-bandar ini memiliki peranan dan arti yang penting dalam proses masuknya Islam ke Indonesia. Gresik. Gujarat. Wali ialah orang yang sudah mencapai tingkatan tertentu dalam mendekatkan diri kepada Allah. Kalau kita lihat letak geografis kotakota pusat kerajaan yang bercorak Islam pada umunya terletak di pesisir-pesisir dan muara sungai.internasional. misalnya di Aceh. Peranan Para Wali dan Ulama Salah satu cara penyebaran agama Islam ialah dengan cara mendakwah. Kesembilan wali tersebut adalah seperti berikut. Banten. Demak. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kota-kota pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam memiliki ciriciri yang hampir sama antara lain letaknya di pesisir. (3) Sunan Derajad (Syarifudin). Merekalah orang yang memberikan pengesahan atas sah tidaknya seseorang naik tahta. Penyebaran Islam melalui dakwah ini berjalan dengan cara para ulama mendatangi masyarakat objek dakwah.

Jika diurutkan dari barat ke timur. daerah pantai barat Sumatra Utara. terdapat permukiman pedagang muslim dari Arab di Desa Baros. Bukti yang turut memperkuat pendapat ini ialah ditemukannya nisan makam Raja Samudra Pasai. Menyiarkan Islam di luar Jawa. banyak ahli sejarah cenderung percaya bahwa masuknya Islam ke Indonesia pada abad ke-7 berdasarkan Berita Cina zaman Dinasti Tang. Menyiarkan agama dengan cara menyesuaikan dengan lingkungan setempat. Berikutnya ialah Kerajaan Samudra Pasai. Gresik. Seorang pemimpin berjiwa besar. 3. pedagang-pedagang dari India dan Cina sudah memiliki hubungan dagang dengan penduduk Indonesia. Anak dari Sunan Ampel. Menyiarkan Islam di Kudus. Abad ke-13 Masehi lebih menunjuk pada perkembangan Islam bersamaan dengan tumbuhnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. Seorang pemimpin. Namun demikian. Berita itu mencatat bahwa pada abad ke-7. (7) Sunan Kudus (Jafar Sodiq). yaitu di daerah Selat Malaka. Menyiarkan agama dengan metode bermain. dan Rembang. salah satu dinasti di Persia. di Mojokerto juga ditemukan ratusan kubur Islam kuno. pujangga. jalur laut perdagangan internasional dari barat ke timur. dan filosof. Menyiarkan Islam di Tuban. Dilihat dari namanya. Jawa Tengah. Lasem. Islam masuk melalui pesisir utara Pulau Jawa ditandai dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi di Desa Leran. (9) Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah). Menyiarkan Islam di Jawa Tengah. dan Maluku. Hasilnya ialah Masjid dan Menara Kudus. diperkirakan Fatimah adalah keturunan Hibatullah. Sunan yang sangat bijaksana. Menyiarkan Islam di Banten. Sangat dekat dengan rakyat jelata. Sunda Kelapa. Agak ke pedalaman. Di samping itu. (8) Sunan Muria (Raden Umar Said). Kecamatan Manyar. Seorang ahli seni bangunan. . Kapan dan dari mana Islam Masuk Indonesia Sejarah mencatat bahwa sejak awal Masehi. terletak antara Jepara dan Kudus. yaitu Madura. bagian utara Sumatra. Nusa Tenggara. Jawa Tengah. dan Cirebon. (5) Sunan Kalijaga (Raden Mas Said/Jaka Said). Menyiarkan Islam di lereng Gunung Muria. Di Jawa.(4) Sunan Bonang (Makdum Ibrahim). Meski terdapat beberapa pendapat mengenai kedatangan agama Islam di Indonesia. Islam pertama kali masuk di Perlak. di Gresik juga ditemukan makam Malik Ibrahim dari Kasyan (satu tempat di Persia) yang meninggal pada tahun 822 H atau 1419 M. Hal ini menyangkut strategisnya letak Perlak. Murid Sunan Bonang. (6) Sunan Giri (Raden Paku). Sultan Malik al-Saleh yang berangka tahun 1297. kapan tepatnya Islam hadir di Nusantara? Masuknya Islam ke Indonesia menimbulkan berbagai teori. Bawean. Pendapat ini berdasarkan catatan perjalanan Marco Polo yang menerangkan bahwa ia pernah singgah di Perlak pada tahun 1292 dan berjumpa dengan orang-orang yang telah menganut agama Islam.

Islam masuk melalui bagian utara. Kerajaan Perlak Perlak adalah kerajaan Islam tertua di Indonesia. Islam masuk melalui raja dan masyarakat Gowa-Tallo. bukti kedatanganIslam ditemukan pada masjid Ki Gede di Kotawaringin yang bertuliskan angka tahun 1434 M. Bandar Perlak diubah menjadi Bandar Khalifah. Diperkirakan makam-makam ini ialah makam keluarga istana Majapahit. seorang khatib (ahli khotbah) dari Demak. Kerajaan ini mengalami masa jaya pada masa pemerintahan Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat (622-662 H/1225-1263 M). Syekh Mansyur. a. Kerajaan Perlak mengalami kemajuan pesat terutama dalam bidang pendidikan Islam dan perluasan dakwah Islamiah. Di Kalimantan Timur. Di hulu Sungai Pawan. Raja yang pertama ialah Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225 249 H / 840 964 M). Perlak adalah sebuah kerajaan dengan masa pemerintahan cukup panjang. Kerajaan-Kerajaan Bercorak Islam di Indonesia Ada banyak kerajaan bercorak Islam yang terdapat mulai dari Sumatra sampai Maluku. Adapun penyiar agama Islam di daerah ini berasal antara lain dari Demak. yakni Ternate. Kerajaan yang berdiri pada tahun 840 ini berakhir pada tahun 1292 karena bergabung dengan Kerajaan Samudra Pasai. Jadi. Angka tahun yang tertua pada makam-makam tersebut adalah tahun 1340 Saka (1418 M). bahkan dari Campa. Sultan bernama asli Saiyid Abdul Aziz pada tanggal 1 Muhharam 225 H dinobatkan menjadi Sultan Kerajaan Perlak. raja pertama yang memeluk Islam ialah Kanjeng Matoaya. Minangkabau. dan Jailolo. Setelah pengangkatan ini. Di Sulawesi. Islam masuk melalui Kerajaan Banjar yang disiarkan oleh Dayyan.Makam tertua berangka tahun 1374 M. terdapat 19 orang raja yang memerintah. Sultan mengawinkan dua putrinya: Putri Ganggang Sari (Putri Raihani) dengan Sultan Malikul Saleh dari Samudra Pasai serta Putri Ratna Kumala dengan Raja Tumasik (Singapura sekarang). Tidore. Di Maluku. Tuban. Islam masuk melalui Kerajaan Kutai yang dibawa oleh dua orang penyiar agama dari Minangkabau yang bernama Tuan Haji Bandang dan Tuan Haji Tunggangparangan. Menurut catatan tersebut. dan Syekh Yakub pada abad ke-8. Di Kalimantan. Islam telah ada sebelum abad ke-15 dan diperkirakan berasal dari Majapahit karena bentuk makam bergaya Majapahit dan berangka tahun Jawa kuno. Pada masa pemerintahannya. Gresik. Bacan. Diperkirakan Islam di daerah ini disiarkan oleh keempat ulama dari Irak. yaitu Syekh Amin. Kalimantan Barat ditemukan pemakaman Islam kuno. Islam masuk melalui Pontianak yang disiarkan oleh bangsawan Arab bernama Sultan Syarif Abdurrahman pada abad ke-18. di Ketapang. Di Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Tengah. Sejak berdiri sampai bergabungnya Perlak dengan Samudrar Pasai. Syekh Umar. Hal masuknya Islam ke Sulawesi ini tercatat pada Lontara Bilang. . raja keempat dari Tallo yang memeluk Islam pada tahun 1603.

Samudra Pasai mulai memudar. pada tahun 1345. dan dari tembaga atau kuningan. Samudera Pasai merupakan kerajaan dagang . Menurut Battuta.Perkawinan ini dengan parameswara Iskandar Syah yang kemudian bergelar Sultan Muhammad Syah. (2) Sultan Muhammad (Sultan Malik al Tahir I) yang memerintah sejak 1297-1326. Setelah beliau wafat. Hal ini terlihat dari adanya mata uang sendiri. Sultan Makhdum Alaidin Malik Muhammad Amin Syah II Johan Berdaulat kemudian digantikan oleh Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan Berdaulat (662-692 H/1263-1292 M). Raja-raja yang pernah memerintah Samudra Pasai adalah seperti berikut. dari perak (kupang). Sebagai sebuah kerajaan. Akibatnya. Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan ini didirikan oleh Sultan Malik Al-saleh dan sekaligus sebagai raja pertama pada abad ke-13. Mata uang Perlak yang ditemukan terbuat dari emas (dirham). Pada tahun 1522 Samudra Pasai diduduki oleh Portugis. (1) Sultan Malik Al-saleh berusaha meletakkan dasar-dasar kekuasaan Islam dan berusaha mengembangkan kerajaannya antara lain melalui perdagangan dan memperkuat angkatan perang. Pada masa pemerintahannya. Catatan lain mengenai kerajaan ini dapat diketahui dari tulisan Ibnu Battuta. Pada masa pemerintahannya Kerajaan Perlak kemudian disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai. (3) Sultan Malik al Tahir II (1326 1348 M). b. seorang pengelana dari Maroko. Perlak merupakan kerajaan yang sudah maju. Samudra Pasai memiliki armada laut yang kuat sehingga para pedagang merasa aman singgah dan berdagang di sekitar Samudra Pasai. Samudra Pasai berkembang menjadi negara maritim yang kuat di Selat Malaka. Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudra Pasai dengan raja Muhammad Malikul Dhahir yang adalah Putra Sultan Malikul Saleh dengan Putri Ganggang Sari. Keberadaan Samudra Pasai sebagai kerajaan maritim digantikan oleh Kerajaan Aceh yang muncul kemudian. raja silih berganti memerintah di Samudra Pasai. Kerajaan Samudera Pasai terletak di sebelah utara Perlak di daerah Lhok Semawe sekarang (pantai timur Aceh). Inilah sultan terakhir Perlak. Raja yang bernama asli Ahmad ini sangat teguh memegang ajaran Islam dan aktif menyiarkan Islam ke negeri-negeri sekitarnya. Samudra Pasai berkembang sebagai pusat penyebaran Islam. setelah muncul Kerajaan Malaka. Namun.

Para pedagang kemudian lebih sering datang ke Aceh. Dia kemudian digantikan oleh permaisurinya. Aceh mencapai zaman keemasan. c. serta antara golongan aliran syiah dan sunnah sal jama ah. Sejarah mencatat Aceh makin hari makin lemah akibat pertikaian antara golongan teuku dan teungku. Aceh mengalami kemajuan pesat pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607. Jambi. disebut golongan tengku atau teungku. disebut golongan teuku. Di samping itu. Banyak pedagang dari Jawa.1636). Aceh mengalami masa maju dan mundur. Corak pemerintahan di Aceh terdiri atas dua sistem: pemerintahan sipil di bawah kaum bangsawan. tidak ada lagi sultan yang mampu mengendalikan Aceh. Iskandar Muda juga menyusun undang-undang tata pemerintahan yang disebut Adat Mahkota Alam. Setelah Sultan Iskandar Muda. Kerajaan yang didirikan oleh Sultan Ibrahim yang bergelar Ali Mughayat Syah (1514-1528). Aceh mengalami kemunduran di bawah pimpinan Sultan Iskandar Thani (1636. Di bidang agama.yang makmur. Pulau Bintan. Aceh bahkan dapat menguasai Johor. Salah satunya ialah Fatahillah. Pahang. Pada masa pemerintahannya. dan India yang datang ke sana. dan pemerintahan atas dasar agama di bawah kaum ulama. Hal ini mengingat letak Samudera Pasai yang strategis di Selat Malaka. Pusat pemerintahan Kerajaan Aceh ada di Kutaraja (Banda Acah sekarang).1641). Mata uangnya uang emas yang disebur deureuham (dirham). bahkan ke Thailand. dan Nias. Akhirnya. .1675). Kerajaan Aceh Kerajaan Islam berikutnya di Sumatra ialah Kerajaan Aceh. Jawa. Ia adalah putra Pasai yang kemudian menjadi panglima di Demak kemudian menjadi penguasa di Banten. Malaka. Cina. Belanda berhasil menguasai Aceh pada tahun 1904. Perak di Semenanjung Melayu dan Indragiri. menjadi penting karena mundurnya Kerajaan Samudera Pasai dan berkembangnya Kerajaan Malaka. Samudera Pasai menjadi pusat studi Islam. Putri Sri Alam Permaisuri (1641. Kerajaan ini menyiarkan Islam sampai ke Minangkabau. Dari Kerajaan Samudra Pasai inilah kader-kader Islam dipersiapkan untuk mengembangkan Islam ke berbagai daerah. Kedah. Sebagai sebuah kerajaan.

putra raja Majapahit. Majapahit mengalami kemunduran pada akhir abad ke-15. Sebagai kerajaan. terjadi perpaduan antara adat istiadat dan ajaran agama Islam. Raden Patah memperkuat armada lautnya sehingga Demak berkembang menjadi negara maritim yang kuat. Karena mati muda. perak dan timah serta rempah-rempah. Nuruddin ar-Raniri. Demak membantu Malaka karena kepentingan Demak turut terganggu dengan hadirnya Portugis di Malaka. Kemunduran ini memberi peluang bagi Demak untuk berkembang menjadi kota besar dan pusat perdagangan. emas. Jepara dan sekitarnya. Semarang. Kerajaan Demak dan Kerajaan Pajang dengan Peninggalannya Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak berkembang pesat. dan Abdurrauf dari Singkil. Dalam kehidupan bermasyarakat. serangan itu gagal. Tegal. yaitu Hamzah Fansuri. d. Demak berkembang menjadi pusat penyebaran agama Islam di Jawa dan wilayah timur Nusantara. Adipati Unus kemudian digantikan oleh adiknya. letaknya yang strategis di titik sentral jalur perdagangan internasional di Selat Malaka menjadikan Aceh makin ramai dikunjungi pedangang Islam. Tuban. Syamsuddin as-Sumtrani. Karena memiliki bandar-bandar penting seperti Jepara. Sedayu. dan cukup berpengaruh di Palembang dan Jambi di Sumatera. Demak didirikan oleh Raden Patah (1500-1518) yang bergelar Sultan Alam Akhbar al Fatah. Dalam kehidupan ekonomi. Sultan Trenggono (1521-1546). Daerah kekuasaannya meliputi daerah Demak sendiri. Gresik. Aceh berkembang dengan pesat pada masa kejayaannya. seperti beras. Raden Patah kemudian digantikan oleh Adipati Unus (1518-1521). Keempat ulama ini sangat berpengaruh bukan hanya di Aceh tetapi juga sampai ke Jawa. Demak mencoba menyerang Portugis yang pada saat itu menguasai Malaka.Dalam bidang sosial. Demak diperintah silih berganti oleh raja-raja. tetapi namanya cukup terkenal sebagai panglima perang yang berani. Namun. Dengan bantuan para ulama Walisongo. Pada masa pemerintahannya. Dengan kekuatannya itu. Walau ia tidak memerintah lama. Dengan menguasai daerah pantai barat dan timur Sumatra. Aceh menjadi kerajaan yang kaya akan sumber daya alam. Ia berusaha membendung pengaruh Portugis jangan sampai meluas ke Jawa. Terjadilah asimilasi baik di bidang sosial maupun ekonomi. Di . Kerajaan yang didirikan oleh Raden Patah ini pada awalnya adalah sebuah wilayah dengan nama Glagah atau Bintoro yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Pada sekitar abad ke-16 dan 17 terdapat empat orang ahli tasawuf di Aceh. Raden Patah sebenarnya adalah Pangeran Jimbun. serta beberapa wilayah di Kalimantan.

anak Pengeran Sekar Sedolepen. Demak mengalami masa kejayaan. Ki Penjawi dihadiahi wilayah di daerah Pati. Pada tahun 1522. putra sulung Sultan Trenggono. Sepeninggal Sultan Trenggono. Tahta Kerajaan Pajang kemudian diserahkan Pangeran Benowo kepada Sutawijaya.bawah pemerintahannya. Demak tampil sebagai pusat penyebaran Islam. Arya Pangiri. Sebagai pusat perdagangan Demak memiliki pelabuhan-pelabuhan penting. Baru pada tahun 1527. Sunda Kelapa. Sultan Hadiwijaya kemudian membalas jasa para pembantunya yang telah berjasa dalam pertempuran melawan Arya Penangsang. Joko Tingkir (1549-1587) yang kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya memindahkan pusat Kerajaan Demak ke Pajang. dan keduanya sekaligus diangkat sebagai bupati di daerahnya masing-masing. Sunan Prawoto kemudian dikalahkan oleh Arya Penangsang. Dalam penyerangan ke Pasuruan pada tahun 1546. Pada masa pemerintahannya. dan Panarukan. Dalam bidang perekonomian. Terjadi perebutan kekuasaan antara Pangeran Sekar Sedolepen. pemberontakan tersebut dapat dipadamkan oleh Pangeran Benowo dengan bantuan Sutawijaya. Trenggono berhasil membawa Demak memperluas wilayah kekuasaannya. menantu Sultan Trenggono yang menjadi Adipati di Pajang. Raden Patah kemudian membangun sebuah masjid yang megah. Demak mengalami kemunduran. Sultan Trenggono gugur. Surabaya. yaitu Masjid Demak. saudara Sultan Trenggono yang seharusnya menjadi raja dan Sunan Prawoto. Raden Patah dan dibantu para wali. Gresik. Mereka adalah Ki Ageng Pemanahan menerima hadiah berupa tanah di daerah Mataram (Alas Mentaok). Di bidang keagamaan. Arya Penangsang pun kemudian dibunuh oleh Joko Tingkir. beliau digantikan oleh putranya Sultan Benowo. Namun. seperti . Sunda Kelapa berhasil direbut. Demak merupakan pelabuhan transito (penghubung) yang penting. Bupati Surabaya yang banyak berjasa menundukkan daerah-daerah di Jawa Timur diangkat sebagai wakil raja dengan daerah kekuasaan Sedayu. Namun. Kerajaannya kemudian dikenal dengan nama Kerajaan Pajang. anak angkat Sultan Hadiwijaya. anak dari Sultan Prawoto melakukan pemberontakan. pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah menyerang Banten. Sutawijaya kemudian memindahkan pusat Kerajaan Pajang ke Mataram. dan Cirebon. Ketika Sultan Hadiwijaya meninggal.

di Mataram. Gresik. Kediri. Dia berhasil menguasai Kertosono. Raja Mataram yang bergelar Sultan Agung Senopati ing Alogo Ngabdurracham ini kemudian lebih dikenal dengan nama Sultan Agung.Jepara. Akibatnya. Sultan Agung dua kali berusaha menyerang VOC: tahun 1628 dan 1629. putranya Mas Jolang (1601-1613) naik tahta dan bergelar Sultan Anyakrawati. Penyerangan tersebut tidak berhasil. e. Banten tidak mau tunduk kepada Mataram. Sultan Agung bercita-cita mempersatukan Jawa. Jawa Timur. Demak juga memiliki penghasilan besar dari hasil pertaniannya yang cukup besar. Sedayu. Pusat pemerintahan dipindahkan ke Plered. Tuban. Kerajaan Mataram dan Peninggalannya Sutawijaya yang mendapat limpahan Kerajaan Pajang dari Sutan Benowo kemudian memindahkan pusat pemerintahan ke daerah kekuasaan ayahnya. Ia wafat dalam pertempuran di daerah Krapyak sehingga kemudian dikenal dengan Pangeran Sedo Krapyak. niatnya itu terhambat karena ada VOC yang menguasai Sunda Kelapa. Namun. Akibatnya. Setelah Senopati wafat. Madiun. VOC juga tidak menyukai Mataram. Pasuruan bahkan Demak. Daerah yang terakhir dikuasainya ialah Surabaya dengan bantuan Sunan Giri. Karena merasa sebagai penerus Kerajaan Demak. Sultan Agung menganggap Banten adalah bagian dari Kerajaan Mataram. semua daerah itu dapat ditundukkan. Pemerintahan Panembahan Senopati (1586-1601) tidak berjalan dengan mulus karena diwarnai oleh pemberontakan-pemberontakan. Mataram mencapai masa keemasan. Sutawijaya kemudian menjadi raja Kerajaan Mataram dengan gelar Panembahan Senopati Ing Alaga Sayidin Panatagama. perekonomian Demak berkembang degan pesat. tetapi dapat membendung pengaruh VOC di Jawa. Ki Ageng Pemanahan. Kediri. Sultan Agung kemudian berniat untuk merebut Banten. Sultan Agung harus berhadapan dulu dengan VOC. Wilayah kekuasaannya meliputi Jawa Tengah. Pada masa pemerintahannya. dan Mojoagung. Sultan Agung membagi sistem pemerintahan Kerajaan Mataram seperti berikut. Namun. Kerajaan yang berpusat di Kotagede (sebelah tenggara kota Yogyakarta sekarang) ini selalu terjadi perang untuk menundukkan para bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaan Mataram. . Namun. dan sebagian Jawa Barat. seperti Bupati Ponorogo. Bandar-bandar tersebut menjadi penghubung daerah penghasil rempah-rempah dan pembelinya. Mas Jolang kemudian digantikan oleh Mas Rangsang (1613-1645).

raja-raja yang memerintah Mataram sudah tidak lagi berkuasa penuh karena pengaruh Belanda yang sangat kuat. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati atau syahbandar. Kehidupan sosial ekonomi Mataram cukup maju. muncul kebudayaan Kejawen. misalnya upacara Grebeg. Bahkan pada tahun 1755. Amangkurat I kemudian digantikan oleh Amangkurat II (1677-1703). wilayah Kerajaan Mataram makin menyempit karena diambil oleh Belanda. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh Patih Lebet (Patih Dalam) yang dibantu Wedana Lebet (Wedana Dalam). f. daerah sekitar Kutanegara. Pada masa pemerintahannya. Fatahillah adalah . daerah pesisir. Pelaksanaan pemerintahan dipegang oleh para Bupati. Karya kesusastraan yang terkenal adalah Sastra Gading karya Sultan Agung. pertanian. Sekaten. budaya. daerah di luar Negara Agung. Sultan Agung wafat pada tahun 1645 dan digantikan oleh Amangkurat I (1645-1677). Pada masa pemerintahannya. Pelaksanaan pemerintahan dipegang Patih Jawi (Patih Luar) yang dibantu Wedana Jawi (Wedana Luar). Pada zaman Kerajaan Majapahit.(1) Kutanegara. Mataram maju hampir dalam segala bidang. dan Islam. gabungan antara kebudayaan asli Jawa. Mataram diserang oleh Trunojaya dari Madura. Sebagai kerajaan besar. Banten direbut oleh pasukan Demak di bawah pimpinan Fatahillah. (4) Pesisir. Sultan Agung mengganti perhitungan tahun Hindu yang berdasarkan perhitungan matahari dengan tahun Islam yang berdasarkan perhitungan bulan. tetapi dapat digagalkan karena dibantu Belanda. agama. Pada tahun 1633. Setelah Amangkurat II. Mataram terpecah menjadi dua akibat Perjanjian Giyanti: Ngayogyakarta Hadiningrat (Kesultanan Yogyakarta) yang berpusat di Yogyakarta dengan raja Mangkubumi yang bergelar Hamengku Buwono I dan Kesuhunan Surakarta yang berpusat di Surakarta dengan raja Susuhunan Pakubuwono III. (2) Negara Agung. Kerajaan Banten Kerajaan yang terletak di barat Pulau Jawa ini pada awalnya merupakan bagian dari Kerajaan Demak. daerah pusat keraton. Hindu. Dengan demikian. Amangkurat I menjalin hubungan dengan Belanda. Buddha. (3) Mancanegara. berakhirlah Kerajaan Mataram.

Sultan Ageng Tirtayasa pada tahun 1671 mengangkat purtanya. Sultan Hasanudin kemudian digantikan putranya. Oleh sebab itu. Syarif Hidayatullah memiliki 2 putra laki-laki. Raja yang bergelar Kanjeng Ratu Banten ini baru berusia sembilan tahun ketika diangkat menjadi raja. Namun. Faktor lainnya. Maulana Muhammad gugur. Banten juga didukung oleh beberapa faktor di antaranya jatuhnya Malaka ke tangan Portugis (1511) sehingga para pedagang muslim berpindah jalur pelayarannya melalui Selat Sunda. pengaruh Banten sampai ke Lampung. Abu lmufakhir kemudian digantikan oleh Abu ma ali Ahmad Rahmatullah. Setelah Kerajaan Demak mengalami kemunduran. Persia. Banten merupakan penghasil lada dan beras. Para pedagang dari Cina.1570). komoditi yang laku di pasaran dunia. Sultan Ageng Tirtayasa yang tidak menyukai hal itu berusaha mengambil alih kontrol pemerintahan. Syarif Hidayatullah adalah salah seorang wali yang diberi kekuasaan oleh Kerajaan Demak untuk memerintah di Cirebon. Pangeran Saba Kingkin yang kemudian lebih dikenal dengan nama Hasanuddin diangkat menjadi Raja Banten. Gujarat. Pada masa pemerintahannya. Pangeran Yusuf kemudian digantikan oleh Maulana Muhammad.menantu dari Syarif Hidayatullah. Kerajaan Banten berkembang menjadi pusat perdagangan selain karena letaknya sangat strategis. Banten berhasil merebut Pajajaran dan Pakuan. Pangeran Pasareaan berkuasa di Cirebon. Banten kemudian melepaskan diri dari Demak. Abu ma ali Ahmad Rahmatullah kemudian digantikan oleh Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1692). Sultan Ageng Tirtayasa tertangkap dan dipenjarakan. Abu lmufakhir dibantu oleh Jayanegara. Maulana Muhammad dibantu oleh Mangkubumi. Sultan Abdulkahar. Bantenlah yang menguasai jalur perdagangan di Selat Sunda. Artinya. Dalam menjalankan roda pemerintahan. Pangeran Yusuf (1570-1580). Sultan Ageng Tirtayasa menjadikan Banten sebagai sebuah kerajaan yang maju dengan pesat. Berdirilah Kerajaan Banten dengan rajanya Sultan Hasanudin (1522. Pada tahun 1522. pangeran Pasarean dan Pangeran Sabakingkin. Maulana Muhammad kemudian digantikan oleh putranya Abu lmufakhir yang baru berusia lima bulan. Dengan . tetapi tidak berhasil karena Sultan Haji didukung Belanda. dalam menjalankan roda pemerintahan. pecahlah perang saudara. Turki banyak yang mendatangi bandar-bandar di Banten. Dalam tahun 1595. Dalam pertempuran itu. sebagi raja pembantu. sultan yang bergelar Sultan Haji berhubungan dengan Belanda. Untuk membantunya. Akhirnya. Pada masa pemerintahannya. dia memimpin ekspedisi menyerang Palembang.

yakni Kasepuhan. lambat laun Banten mengalami kemunduran karena tersisih oleh Batavia yang berada di bawah kekuasaan Belanda. menjadi perdana menteri bergelar Sultan Abdullah. Kerajaan Cirebon Kerajaan yang terletak di perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah didirikan oleh salah seorang anggota Walisongo. Setelah Fatahillah berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa. Cirebon berhasil dikuasai VOC pada akhir abad ke-17. Syarif Hidayatullah meminta Fatahillah untuk menjadi Bupati di Jayakarta. Ketika Demak mengirimkan pasukannya di bawah Fatahilah (Faletehan) untuk menyerang Portugis di Sunda Kelapa. Karena posisinya yang strategis di antara wilayah barat dan timur Nusantara. Fatahillah diambil menantu oleh Syarif Hidayatullah. Kerajaan Gowa-Tallo(Makasar) Kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan sebenarnya terdiri atas dua kerjaan: Gowa dan Tallo. Cirebon terpaksa dibagi dua. Syarif Hidayatullah memberikan bantuan sepenuhnya. menjadi raja bergelar Sultan Alauddin dan Raja Tallo. Raja Gowa. kasultanan Kanoman dibagi dua menjadi Kasultanan Kanoman dan Kacirebonan. Kerajaan Makassar memiliki pelaut-pelaut yang tangguh terutama dari daerah Bugis.demikian. Karaeng Mantoaya. Daeng Manrabia. Pada tahun 1679. g. Kerajaan Gowa dan Tallo menjadi bandar utama untuk memasuki Indonesia Timur yang kaya rempah-rempah. Dengan demikian. Inilah raja yang menurunkan raja-raja Cirebon selanjutnya. Mereka inilah yang memperkuat barisan pertahanan laut Makassar. h. yaitu Kasepuhan dan Kanoman. Kanoman. Kedua kerajaan ini kemudian bersatu. Syarif Hidayatullah membawa kemajuan bagi Cirebon. Karena pusat pemerintahannya terdapat di Makassar. . Kerajaan Gowa dan Tallo sering disebut sebagai Kerajaan Makassar. Sunan Gunung Jati dengan gelar Syarif Hidayatullah. Raja yang terkenal dari kerajaan ini ialah Sultan Hasanuddin (1653-1669). Dengan politik de vide at impera yang dilancarkan Belanda yang pada saat itu sudah berpengaruh di Cirebon. dan Kacirebonan. Bahkan pada tahun 1524. kekuasaan Cirebon terbagi menjadi 3. Syarif Hidayatullah kemudian digantikan oleh putranya yang bernama Pangeran Pasarean.

Hasanuddin bercita-cita menjadikan Makassar sebagai pusat kegiatan perdagangan di Indonesia bagian Timur.Hasanuddin berhasil memperluas wilayah kekuasaan Makassar baik ke atas sampai ke Sumbawa dan sebagian Flores di selatan. Kerajaan Ternate cepat berkembang berkat hasil rempah-rempah terutama cengkih. Belanda boleh mendirikan benteng di Makassar. Sumbawa. kedamaian itu tidak berlangsung selamanya. Kehidupan perekonomiannya berdasarkan pada ekonomi maritim: perdagangan dan pelayaran. dan Flores juga merupakan daerah yang kaya dengan sumber daya alam. Hal ini merupakan ancaman bagi Belanda sehingga sering terjadi pertempuran dan perampokan terhadap armada Belanda. i. Karena merupakan bandar utama untuk memasuki Indonesia Timur. Makassar harus melepaskan jajahannya. Zainal Abidin adalah murid dari Sunan Giri di Kerajaan Demak. Mapasomba tidak berkuasa lama karena Makassar kemudian dikuasai Belanda. Semua itu membuat Makassar mampu memenuhi semua kebutuhannya bahkan mampu mengekspor. Kerajaan yang terletak di Indonesia Timur menjadi incaran para pedagang karena Maluku kaya akan rempah-rempah. Sultan Hasanuddin kemudian digantikan oleh Mapasomba. Kerajaan Ternate dan Tidore Ternate merupakan kerajaan Islam di timur yang berdiri pada abad ke-13 dengan raja Zainal Abidin (1486-1500). sebuah tata hukum niaga dan perniagaan dan sebuah naskah lontar yang ditulis oleh Amanna Gappa. Ternate dan Tidore hidup berdampingan secara damai. Daerah-daerah taklukkannya di tenggara seperti Selayar dan Buton serta di selatan seperti Lombok. kedua kerajaan . Kerajaan Tidore berdiri di pulau lainnya dengan Sultan Mansur sebagai raja. Tata kehidupan yang tumbuh di Makassar dipengaruhi oleh hukum Islam. raja Bone. Belanda kemudian menyerang Makassar dengan bantuan Aru Palaka. disusunlah Ade Allapialing Bicarana Pabbalri e. bahkan seluruh Sulawesi Selatan. Namun. Isi perjanjian itu ialah: Belanda mendapat monopoli dagang di Makassar. Setelah Portugis dan Spanyol datang ke Maluku. dan Aru Palaka harus diakui sebagai Raja Bone. Sulawesi Selatan sendiri merupakan daerah pertanian yang subur. Si Ayam Jantan dari Timur itu menyepakati Perjanjian Bongaya pada tahun 1667. Namun. Karena memiliki pelaut-pelaut yang tangguh dan terletak di pintu masuk jalur perdagangan Indonesia Timur. Belanda berhasil memaksa Hasanuddin.

Sultan Khairun kemudian digantikan oleh Sultan Baabullah (1570-1583). Namun. hubungan kedua kerajaan membaik kembali.berhasil diadu domba. Sementara itu. . Di lain pihak. Kerajaan Tidore mengalami kemajuan pada masa pemerintahan Sultan Nuku. Pengaruh Protestan sangat terasa di Maluku bagian tengah dan pengaruh Katolik sangat terasa di sekitar Maluku bagian selatan. Para pedagang itu membawa barang-barangnya dan menukarkannya dengan rempah-rempah. dan Islam. Sultan Khairun (1550-1570). Dengan berkuasanya kedua bangsa Eropa itu di Tidore dan Ternate. terjadi pertikaian terusmenerus. dengan berlakunya politik monopoli perdagangan. Portugis berhasil diusir dari Ternate. Proses perdagangan ini pada awalnya menguntungkan masyarakat setempat. Hal itu terjadi karena kedua bangsa itu sama-sama ingin memonopoli hasil bumi dari kedua kerajaan tersebut. Pengaruh Islam sangat terasa di Ternate dan Tidore. terjadi kemunduran di berbagai bidang. Akibatnya. Itulah komoditi yang menarik orang-orang Eropa dan Asia datang ke Nusantara. Keberhasilan itu tidak terlepas dari bantuan Sultan Tidore. Sultan Khairun juga berhasil memperluas daerah kekuasaan Ternate sampai ke Filipina. Dengan masuknya Spanyol dan Portugis ke Maluku. Pada masa pemerintahannya. Ketika diajak berunding oleh Belanda di benteng Sao Paulo. Setelah sadar bahwa mereka diadu domba. Protestan. bahkan Kai di selatan dan Misol di Irian. Seram. Penyebaran agama ini mendapat tantangan dari Raja Ternate. ternyata bangsa Eropa itu bukan hanya berdagang tetapi juga berusaha menyebarkan ajaran agama mereka. termasuk kesejahteraan masyarakat. Sultan Khairun dibunuh oleh Portugis. Portugis yang masuk Maluku pada tahun 1512 menjadikan Ternate sebagai sekutunya dengan membangun benteng Sao Paulo. Maluku adalah daerah penghasil rempah-rempah yang sangat terkenal bahkan sampai ke Eropa. Sultan Nuku berhasil memperluas pengaruh Tidore sampai ke Halmahera. Spanyol yang masuk Maluku pada tahun 1521 menjadikan Tidore sebagai sekutunya. antara kedua kerajaan tersebut terjadi persaingan. kehidupan beragama dan bermasyarakat di Maluku jadi beragam: ada Katolik.

TUGAS SEJARAH Perkembangan Agama Islam di Indonesia .

Oleh : Nama No Kls : Dewa Putu Gita Prawira Teja : 08 : XI IPS SMA N 1 GIANYAR .

2011/2012 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->