Fator Yg Mempengaruhi Perilaku Konsumen

TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN

Faktor Ekstern dan Intern Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Oleh : 1. ISMI PUTRI MERDEKAWATI 07540016 2. MEI ZAQI HILDAYANA 07540021 3. SULIS FATMAWATI 07540015 4. FITRIA ROMADHONI 07540017 5. CHRISYANDI 09540015

PRODI ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA 2010

BAB II ISI 1. Pengertian Perilaku Konsumen Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for, purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas they expect will satisfy they needs”. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating, acquiring, using, or disposing of goods and services”. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan,

menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa. Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.

2. Faktor-faktor Ekstern yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen a. Kebudayaan faktor budaya adalah salah satu pengaruh yang paling berdampak luas dalam perilaku konsumen.Pustakawan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya tersebut,dan juga sub-budaya,dan juga kelas sosial pembeli.Budaya memegang peranan yang sangat penting di dalam perilaku konsumen.apabila kebudayaan sudah sangat melekat di dalam diri konsumen,tidak akan dapat dengan mudah pengaruh kebudayan-kebudayaan asing yang datang dari luar bisa masuk begitu saja. Contohnya saja seorang konsumen yang sudah sangat cinta dengan kebudayaan bangsanya,sehingga ia selalu menggunakan prodak dalam negeri dan tidak mau menggunakan prodak luar.memang tidak semua konsumen seperti itu,masih terdapat konsumen-konsumen yang tidak mempunyai jiwa kebudayaan yang melekat utuh didalam dirinya,sehingga ia masih dengan mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing,dan menggunakan produk-produk dari luar. Setiap kebudayaan masing-masing terdiri dari sub-budaya subbudaya yang lebih kecil lagi,yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih jelas untuk para anggotanya. Adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Jika makhluk yang lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri, maka perilaku manusia sebagian besar adalah dipelajari.

aktivitas. b. Suatu produk atau merk dapat menggambarkan peran dan status pamakainya. kenyamanan material. persepsi. kebebasan. dan perilaku melalui sebuah proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan berbagai lembaga penting lainnya. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan konsumsi. Karena itulah lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen. kenikmatan eksternal. kenyataan. keluarga. kemanusiaan dan sikap serta jiwa muda). Keluarga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. . Sedangkan peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan seseorang. Faktor Sosial terdiri dari 3 bagian. Kelompok acuan adalah semua kelompok yang memilki pengaruh langsung terhadap sikap / prilaku seseorang. dan peran. Karena itu. preferensi. kemajuan. dan kepraktisan. seseorang anak yang dibesarkan dalam kebudayaan tertentu akan mempunyai nilai-nilai kebudayaan tertentu pula (seperti nilai prestasi dan keberhasilan. individualisme. yaitu : kelompok acuan. Kelompok Sosial dan Refrensi Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat dari orang sekitas dan lingkungannya tentang produk apa yang harus dibeli. efisiensi.Anak yang dibesarkan dalam sebuah masyarakat mempelajari seperangkat nilai dasar.

minat dan tingkah laku sama. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak kelompok kecil.Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial. Kelompok Referensi. Sebenarnya. Malah lebih sering lapisan sosial itu berbentuk kelas sosial. seperti kelompok kecil. semua masyarakat manusia menampilkan lapisanlapisan sosial. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung. . Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama. Lapisan-lapisan sosial ini kadang-kadang berupa sebuah sistem kasta dimana para anggota kasta yang berbeda memikul peranan tertentu dan mereka tak dapat mengubah keanggotaan kastanya. Perilaku seseorang amat dipengaruhi oleh berbagai kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. Kelas sosial adalah sebentuk kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai.

keluarga sebagai sumber orientasi yang terdiri dari orangtua. keluarga sebagai sumber keturunan. 3. Keputusan pembelian keluarga. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat.c. Kita dapat membedakan dua maaca keluarga dalam kehidupan pembeli. Asumsi bahwa keadaan terdorong/munculnya dorongan pada organisme dipicu oleh mekanisme – mekanisme hemeostatik dalam tubuhnya. Keluarga Keluarga dapat pempengaruhi perilaku Konsumen . tergantung pada produk. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status. disani adanya hubungan yang saling mempengaruhi (suami-istri dan anak). Faktor Intern Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen a. Kedua. Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga. Dan sebagaimana yang akan kita lihat. Para anggota keluarga dapat mempengaruhi dengan kuat terhadap perilaku membeli. Motivasi Motivasi adalah dorongan. Jika organisme mengalami keadaan kekurangan fisiologis/mengalami kebutuhan – kebutuhan. organisasi. Pertama. iklan dan situasi. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat. dorongan memiliki kaitan yang erat dengan kebutuhan – kebutuhan organisme. dorongan – dorongan . klub.

Beberapa kebutuhan bersifat biogenik. Seperti yang diterangkan oleh teori Robert Maslow: Dimulai dengan kebutuhan-kebutuhan fisiologis (lapar. seperti kebutuhan untuk diakui. b. kemudian kebutuhan-kebutuhan sosial (perasaan menjadi anggota lingkungan dan dicintai). mereka belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima. Sungguhpun demikian. mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. disusul kebutuhankebutuhan keselamatan (perasaan aman. dalam keadaan tertentu dorongan bisa aktif terlepas dari kebutuhan. pengakuan. . 1954). status) dan mengkerucut ke kebutuhan-kebutuhan pernyataan diri (pengembangan dan perwujudan diri). rasa tidak nyaman. Sewaktu orang berbuat. seperti rasa lapar. perlindungan). rasa haus. Belajar Proses dimana seseorang memilih. Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. selanjutnya kebutuhan-kebutuhan untuk dihargai (harga diri. kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu.untuk mengembalikan keadaan fisiologis itu akan aktif pada organisme tersebut (Woodworh dan Schlosberg. haus). mengorganisasikan.

menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun tidak baik. c. gaya hidup. tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang). Sebuah sikap. Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. serta kepribadian dan konsep diri pembeli. perasaan-perasaan emosional dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek atau gagasan. Kepribadian Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup. Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya. . dan polanya). Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. Kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. situasi ekonomi. pekerjaan.Melalui perbuatan dan belajar. stabilitasnya. Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. orang memperoleh kepercayaan dan sikap. Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapantahapan dalam siklus hidup psikologis. Orang.orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu.

SIMPULAN Keinginan dan kebutuhan para konsumen terus-menerus berubah. Pengiklan harus mengetahui karakterisik konsumen. Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh berbagai faktor pribadi dan psikologis yang mempengaruhi keputusan pembelian. mereka harus mengakrabkan diri dengan cara berpikir para konsumen dengan faktor-faktor yang memotivasi mereka. Dalam menciptakan iklan yang efektif perlu memperhatikan perilaku konsumen yang hendak dituju.. pribadi serta psikologis menjadi faktor yang sangat penting dalam menganalisis kebutuhan dan karakteristik pembelian konsumen. karena tujuan dari periklanan itu sendiri untuk membujuk konsumen untuk melakukan pembelian suatu produk atau jasa. Seandainya para pustakawan atau perpustakaan berharap dapat menarik dan berkomunikasi dengan khalayak. Karena itulah riset perilaku konsumen yang didasarkan pada faktor budaya. dan dengan lingkungan dimana mereka hidup. . sosial.

Perilaku Pencarian Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi (Bagian 1). www. 2010 | Jobs Categories: Faktor Utama yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen. Apr 3. www.org/wiki/informasi#cite_ref-0.google.com. Diakses pada tanggal 18 Mei 2010.wikipedia.com. American Heritage Dictionary: Information . ..DAFTAR PUSTAKA - http://id. Diakses pada tanggal 25 Mei 2010.google. Encang. Diakses pada tanggal 18 Mei 2010 Saepudin.

kenyataan. kebebasan. kemanusiaan dan sikap serta jiwa muda). Karena itu. minat dan tingkah laku sama.Konsumen adalah individu yang mempunyai warna tersendiri tiap-tiap individunya. Kita akan membahas peranan yang dimainkan oleh kebudayaan. Kebudayaan Adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. efisiensi. Faktor-faktor kebudayaan Faktor-faktor kebudayaan berpengaruh luas dan mendalam terhadap perilaku konsumen. Jika makhluk yang lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri. Anak yang dibesarkan dalam sebuah masyarakat mempelajari seperangkat nilai dasar. dan kepraktisan. Faktor-Faktor Sosial . seperti faktor : a. Lapisan-lapisan sosial ini kadang-kadang berupa sebuah sistem kasta dimana para anggota kasta yang berbeda memikul peranan tertentu dan mereka tak dapat mengubah keanggotaan kastanya. Sub Budaya Setiap budaya mempunyai kelompok-kelompok sub budaya yang lebih kecil yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang khas untuk perilaku anggotanya. Kelas sosial adalah sebentuk kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai. sub budaya. a. kenikmatan eksternal. maka perilaku manusia sebagian besar adalah dipelajari. dan perilaku melalui sebuah proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan berbagai lembaga penting lainnya. seseorang anak yang dibesarkan dalam kebudayaan tertentu akan mempunyai nilai-nilai kebudayaan tertentu pula (seperti nilai prestasi dan keberhasilan. kemajuan. dan kelas sosial pembeli. kenyamanan material. sebagai pemasar kita perlu memahami konsep pemikiran mereka dengan mereka faktor yang mempengaruhi konsumen. semua masyarakat manusia menampilkan lapisan-lapisan sosial. individualisme. persepsi. preferensi. aktivitas. Kelas Sosial Sebenarnya. Malah lebih sering lapisan sosial itu berbentuk kelas sosial.

status) dan . klub dan organisasi. haus). seseorang terlibat dalam beberapa kelompok. termasuk usia dan daur hidupnya. Pertama. yaitu : motivasi. selanjutnya kebutuhan-kebutuhan untuk dihargai (harga diri. disusul kebutuhan-kebutuhan keselamatan (perasaan aman. disani adanya hubungan yang saling mempengaruhi (suami-istri dan anak). Kedudukan seseorang dalam setiap kelompok dapat diartikan sebagai Peranan dan Status. pekerjaannya. Kedua. Keluarga Para anggota keluarga dapat mempengaruhi dengan kuat terhadap perilaku membeli. gaya hidup. status. perlindungan). a. Faktor Psikologis Pilihan seseorang membeli juga dipengaruhi oleh empat faktor psikologis utama. Kelompok Referensi Perilaku seseorang amat dipengaruhi oleh berbagai kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. keluarga sebagai sumber keturunan. pengakuan. a. yaitu : keluarga. persepsi belajar.Perilaku seorang konsumen juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial. Faktor Pribadi Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh ciri-ciri kepribadiannya. kemudian kebutuhan-kebutuhan sosial (perasaan menjadi anggota lingkungan dan dicintai). dan peranan sosial. keluarga sebagai sumber orientasi yang terdiri dari orangtua. kepercayaan dan sikap. Peranan dan Status Sepanjang kehidupan. Motivasi Seperti yang diterangkan oleh teori Robert Maslow: Dimulai dengan kebutuhan-kebutuhan fisiologis (lapar. Kita dapat membedakan dua maaca keluarga dalam kehidupan pembeli. kondisi ekonomi. seperti kelompok referensi keluarga. kepribadian dan konsep diri.

Motivasi . Kelompok Sosial dan Refrensi 3. perasaan-perasaan emosional dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek atau gagasan. Kebudayaan 2.884 caleg siap masuk ruang 8. perilaku mereka seseorang belajar. Keluarga Faktor Intern : 1. Belajar Sewaktu perubahan pengalaman. orang memperoleh kepercayaan dan sikap.500 kamar RSJ Tema Makalah : tugas bu umi manajemen Pemasaran Faktor Ekstern yang mempengaruhi Perilaku Konsumen 1. Kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. Sebuah sikap. menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun tidak baik. Persepsi Fenomena yang ditangkap oleh panca indera dan dimaknai oleh pikiran. Kepercayaan dan Sikap Melalui perbuatan dan belajar.605. individu Belajar yang menggambarkan bersumber dari dalam Possibly related posts: (automatically generated) • • • Urban Art Jogja yang terbengkalai Berpikir : KREATIF 1. orang berbuat.mengkerucut ke kebutuhan-kebutuhan pernyataan diri (pengembangan dan perwujudan diri).

dan .Faktor Budaya 2.ada beberapa faktor-faktor yang akan diterangkan : Diantara-nya adalah : 1. Kepribadian dan Konsep Diri Riset perilaku konsumen dalam sub-budaya Riset perilaku konsumen dalam sub-budaya dapat diartikan sebagai salah satu cara melakukan suatu penelitian untuk memperoleh informasi tentang Perilaku konsumen yang berhubungan dengan sub-budaya .Pustakawan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya tersebut.adanya pengaruh faktor budaya yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan suatu riset : FAKTOR BUDAYA faktor budaya adalah salah satu pengaruh yang paling berdampak luas dalam perilaku konsumen.2.Faktor Psikologis Untuk kesempatan ini hanya membahas faktor budaya saja.Faktor Sosial 3. Dalam kesempatan ini.baik itu terdapat pengaruh yang baik maupun pengaruh yang kurang baik.Faktor Pribadi 4. Belajar 3.

masih terdapat konsumen-konsumen yang tidak mempunyai jiwa kebudayaan yang melekat utuh didalam dirinya.juga sub-budaya.Kelompok Keagamaan c.apabila kebudayaan sudah sangat melekat di dalam diri konsumen.dan juga kelas sosial pembeli.Kelompok Nasionalisme b.yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih jelas untuk para anggotanya.Kelompok Area Geografis Banyak sub-budaya yang membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang prodak dn program pemasaran yang akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.Kelompok Ras d.tidak akan dapat dengan mudah pengaruh kebudayan-kebudayaan asing yang datang dari luar bisa masuk begitu saja. Contohnya saja seorang konsumen yang sudah sangat cinta dengan kebudayaan bangsanya. Kelaskelas sosial adalah masyarakat yang permanen dan cenderung .sehingga ia masih dengan mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing.Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis : a.sehingga ia selalu menggunakan prodak dalam negeri dan tidak mau menggunakan prodak luar.dan menggunakan prodak-prodak dari luar.Budaya memegang peranan yang sangat penting di dalam perilaku konsumen.memang tidak semua konsumen seperti itu. setiap kebudayaan masing-masing terdiri dari sub-budaya subbudaya yang lebih kecil lagi.

Jadi kesimpulan-nya. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal. purchasing. Penertian tersebut berarti .bertahan lama di dalam masyarakat yang tersusun secara hirarki dan didalam kelas tersebut memiliki suatu keinginan dan tujuan yang relatif sama.dan lain-lain. evaluating. and disposing of products. sumber : Ani Wijayanti Suhartono Dosen Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain-Universitas Kristen Petra Diposkan KONSEP PERILAKU KONSUMEN Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for. services. and ideas they expect will satisfy they needs”.didalam suatu kebudayaan terdapatbanyak sub-budaya sub-budaya yang lebih kecil. using.pendidikan.pekerjaan. Tetapi diukur olek kombinasi pendapatan.seperti halnya pendapatan. dan didalam perilaku konsumen pengaruh faktor kebudayaan lah yang sangat memegang peranann penting di karenakan memiliki pengaruh yang berdampak luas di dalam perilaku konsumen itu sendiri.

atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa. Kebanyakan perusahaan besar meneliti keputusan . menggunakan. or disposing of goods and services”. mengevaluasi dan mengabaikan produk. atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan. acquiring. Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. menggunakan.perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai. jasa. mendapatkan. using. Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi. membeli. Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating. MODEL PERILAKU KONSUMEN Konsumen mengambil banyak macam keputusan membeli setiap hari.

serta tentang situasi yang tepat untuk pembelian dan penggunaan produk. tentang berbagai macam tawaran pasar. Strategi pemasaran. Pertanyaan sentral bagi pemasar: Bagaimana konsumen memberikan respon terhadap berbagai usaha pemasaran yang dilancarkan perusahaan? Perusahaan benar-benar memahami bagaimana konsumen akan memberi respon terhadap sifat-sifat produk. khususnya yang dikembangkan dan diterapkan oleh perusahaan yang berhasil. harga dan daya tarik iklan yang berbeda mempunyai keunggulan besar atas pesaing. tetapi juga mengubah apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh konsumen tentang diri mereka sendiri. serta mengapa mereka membeli.membeli konsumen secara amat rinci untuk menjawab pertanyaan mengenai apa yang dibeli konsumen. dimana mereka membeli. bagaimana dan berapa banyak mereka membeli. Strategi pemasaran bukan hanya disesuaikan dengan konsumen. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN . memiliki kekuatan besar terhadap konsumen dan masyarakat luas. Ini tidak berarti pemasaran adalah kegiatan yang tidak tepat atau tidak etis.

kelompok ras. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Faktor Budaya Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen. pribadi dan psikologi dari pembeli. Iklan Televisi dengan Pendekatan Sub Budaya . subbudaya dan kelas sosial pembeli. Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. (Sumber: Majalah Cakram November 2004) Gambar 1. sosial. Pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya. kelompok keagamaan. keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya. persepsi.Menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong (1996) keputusan pembelian dari pembeli sangat dipengaruhi oleh faktor kebudayaan. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. area geografis. Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar.

keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. minat dan perilaku yang serupa. seperti pendapatan. pekerjaan. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status. tergantung pada produk. Keluarga dapat pempengaruhi perilaku pembelian. klub. Keputusan pembelian keluarga. seperti kelompok kecil. seseorang dipengaruhi oleh banyak yang mempunyai pengaruh Kelompok langsung. pendidikan.Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. tetapi diukur dari kombinasi pendapatan. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat. iklan dan situasi. yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai. Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga. Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal. Perilaku kelompok kecil. kekayaan dan variable lain. Faktor Sosial Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial. organisasi. .

Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya.orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang). Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapan-tahapan dalam siklus hidup psikologis. situasi ekonomi. Orang. serta kepribadian dan konsep diri pembeli. gaya hidup. stabilitasnya. Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga.Faktor Pribadi Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup. dan polanya). (Sumber: Koran Jawa Post 11 September 2005) Gambar 2. Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya. pekerjaan. Iklan Cetak dengan Pendekatan Gaya Hidup . Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu.

Gaya hidup juga mencerminkan sesuatu dibalik kelas sosial seseorang.Gaya hidup seseorang adalah pola hidup di dunia yang diekspresikan oleh kegiatan. Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang berada dari setiap orang yang memandang responnya terhadap lingkungan yang relatif konsisten. pengetahuan serta kepercayaan. . minat dan pendapat seseorang. Gaya hidup menggambarkan “seseorang secara keseluruhan” yang berinteraksi dengan lingkungan. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu. Bila jenis-jenis kepribadian dapat diklasifikasikan dan memiliki korelasi yang kuat antara jenis-jenis kepribadian tersebut dengan berbagai pilihan produk atau merek. kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima. seperti rasa lapar. seperti kebutuhan untuk diakui. yaitu motivasi. rasa tidak nyaman. rasa haus. Beberapa kebutuhan bersifat biogenik. Kepribadian dapat merupakan suatu variabel yang sangaat berguna dalam menganalisa perilaku konsumen. Faktor Psikologis Pemilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh empat faktor psikologis. persepsi. Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu.

Philip dan Gary Armstong. Allison. Haris Munandar dan Dudy Priatna. Terj. mengorganisasikan. Sedang kepercayaan merupakan suatu pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu. 1997. Goodman. Tom. Manajemen Pemasaran. HOW Ronny Alexander A. mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. The 7 Essentials of Graphic Design. 2001. 1998. Monle dan Carla Jhonson. Slamet. Ohio: Kotler. Jakarta: Jakarta: Penerbit PPM. Terj. Lee. Integrates Marketing Communications. Orang dapat memiliki persepsi yang berbeda-beda dari objek yang proses • • Perhatian Gangguan yang yang sama karena adanya tiga persepsi: selektif selektif • Mengingat kembali yang selektif Pembelajaran menjelaskan perubahan dalam perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman. Dasar-dasar Pemasaran. Terj. Philip. Terj. KEPUSTAKAAN Brannan. Prenhallindo. Prenhallindo. 2004. Books. Periklanan dalam Prespektif Global. Jakarta: . Hendra Teguh dan Kotler.Persepsi didefinisikan sebagai proses dimana seseorang memilih. Jakarta: Digign Rusli. Sindoro.

. Sumber: Desa Informasi > Pusat Penelitian (Research Centre) Petra Christian University “Desa Informasi” or “Information Village” is the name adopted for the Local eContent (digital information resources with local flavor) development project being carried out in Petra Christian University Library. Wibowo... Suyanto.. Offset..... 2004.... Max dan Alice K... Wahyu. Download materi aslinya > Pentingnya Perilaku Konsumen dalam Menciptakan Iklan yang Efektif .. Gramedia Pustaka ...................... Jakarta: PT...... Jakarta: Yogyakarta: Utama. ... ...... Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan........... Jakarta: Prenada Sutherland.............. Sihir Iklan.Prenada Media... 2004... 2004................................ .... Advertising and the Mind of the Consumer.... M.... Terj...... Perilaku Konsumen. Setiadi..... Penerbit Andi PPM.... 2003........... Media.... 2003..... Sylvester.... Nugroho J......... Andreas Haryono dan Slamet...................

Kata pemasaran sendiri berasal dari kata pasar. Menurut Kotler ( 2002 : 9 ) “Pemasaran adalah proses social yang didalamnyaa individu dan kelompok mendapatkan apa . and Petra Chronicle. Dalam benyak perusahaan dewasa ini. pemasaran memegang peranan sebagai suatu faktor penting untuk tetap bertahan menjalankan usaha dan bergelut dalam dunia persaingan. 1. atau bias juga diartikan dengan mekanisme yang mempertemukan permintaan dan penawaran. Pemasaran merupakan factor vital sebagai strategi pesrusahaan dalam menjalankan usahanya. Some Local eContent collections are currently available in “Desa Informasi. eDIMENSI.” such as Surabaya Memory. All Local eContent collections are available for everyone through the Internet for free. thus preserving the collective memory of a local society. Petra@rt Gallery.Pengertian Pemasaran Sehubungan dengan permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini maka diperlukan adanya teori-teori atau konsepkonsep yang memerlukan penjelasan. Digital Theses.“Desa Informasi” can also play an important role in preserving (at least) digitally local historical and cultural heritage. yang terutama berhubungan dengan konsumen. Petra iPoster.

manajer akan mengetahui kesempatan.Prilaku Konsumen Menurut Swasta ( 1992 : 9 ) “Prilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu-individu yang secara langsung terlibat dalam memdapatkan termasuk mempergunakan barang-barang dan jasa. mempromosikan. dan sejumlah ide. penawaran. Me Daniel ( 2001 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep. keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut”. serta menentukan segmentasi pasar secara tepat dan akurat. dan pertukaran produk yang bernilai. mengidentifikasi. Dari ketiga definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang maupun jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan melalui penciptaan.yang meraka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. Sehingga perusahaan dapat mengembangkan. harga. Menurut Lamb. menentukan harga. menawarkan. menentukan harga. dan mendistribusikan produk secara lebih baik. Hair. Menurut Stanton ( 1996 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu system keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada meupun pembeli potensial”. dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi”. Paul dan jerry C. promosi. Hal ini sangat penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen tersebut. mempromosikan. dan secara bebas mempertukarkan produks yang bernilai dengan pihak lain”. Dengan mempelajari prilaku konsumen. Olson ( 2000 : 6 ) “Prilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kondisi prilaku dan kejadian di sekitar lingkungan di mana . barang. Menurut Peter J. 2.

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Pembelian Konsumen Menurut Kotler ( 2002 : 183 ) Faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian konsumen yaitu : a. sub budaya.Faktor Sosial Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat dari orang sekitas dan lingkungannya tentang produk apa yang harus dibeli. Dari dua jenis definissi di atas dilihat ada dua hal penting dari prilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai. Kelas social merupakan sekelompok orang yang sama-sama mempertimbangkan secara dekat persamaan diantara mereka sendiri. Kelompok acuan adalah .Sub budaya adalah suatu kelompok homogeny atas sejumlah orang yang terbagi menjadi beberapa bagian dari keseluruhan suatu budaya. keluarga. Dengan kata lain prilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu. Masing-masing budaya terdiri dari sub budaya yang memberikan lebih banyak ciri-ciri dan sosialisasi. Masyarakat dalam suatu budaya dan sub budaya sesungguhnya terbagi dalam strata atau kelas social. dan kelas social.Faktor Kebudayaan Kebudayaan mempunyai penaruh paling luas dan mendalam terhadap prilaku konsumen. Faktor Sosial terdiri dari 3 bagian.manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka”. Terdiri dari budaya. yaitu : kelompok acuan. mendapatlkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. dan peran. b. Karena itulah lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen. 3. Budaya yang merupakan karakter paling penting dari suatu social yang membedakannya dari kelompok budaya lain menjadi penentu dan keinginan dan prilaku yang paling mendasar.

Melalui motivasi proses pengamatan dan belajar seseorang memperoleh kepercayaan terhadap suatu produk yang secara otomatis mempengaruhi prilaku pembelian konsumen.Faktor Pribadi Mulai dari bayi hingga dewasa dan menjadi tua. Motivasi merupakan kebutuhan yang mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Karena sangat berguna dalam menganalisis prilaku sonsumen sehingga banyak perusahaan menggunakan konsep yang berhubungan dengan kepribadian seseorang. yaitu : motivasi. Gaya hidup adalah cara hidup seseorang yang terlihat melalui aktivitas sehari-hari. Para konsumen mengembangkan beberapa kenyakinan mengenai ciri-ciri dari suatu produk dan selanjutnya akan membentuk suatu sikap konsumen terhadap produk tersebut. pembelajaran dan kepercayaan. keyakinan.semua kelompok yang memilki pengaruh langsung terhadap sikap / prilaku seseorang. Konsep diri adalah bagaimana konsumen mempresepsikan diri mereka sendiri.Faktor Psikologis Sikap pembelian psikologis dipengaruhi oleh empat facktor psikologis utama. Seseorang dengan pendapatan yang tinggi dan gaya hidup mewah tentunya akan menentukan pilihan pada barang dan jasa yang berkualitas. Selain itu kepribadian dan konsep diri juga mempengaruhi pilihan produk. c. manusia selalu membutuhkan barang dan jasa. persepsi. Pilihan barang yang dibeli secara otomatis dipengaruhi oleh keadaan ekonomi dan gaya hidup yang bersangkutan. minat dan pendapat seseorang. . Sedangkan peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan seseorang. yang meliputi sikap. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan konsumsi. d. persepsi. Keluarga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. dan evaluasi diri. Suatu produk atau merk dapat menggambarkan peran dan status pamakainya.

berapa banyak informasi dari masa alalu dan sumber-sumber lain yang sudah dimiliki oleh konsumen. gagasan atau pengalaman dalam rangka memuasakan kebutuhan dan hasrat mereka. seorang konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti beberapa banyak biaya waktu. membeli. maka pilihan produk dan merk harus diidentifikasi untuk memenuhi kebutuhanya. Yang menjadi minat utama pemasar adalah sumber-sumber informasi utama yang menjadi . haus. saat mencapai titik tertentu dapat menjadi sebuah dorongan.Faktor Pribadi Menurut Kotler ( 2002 : 204 ) tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan yang menjadi sasaran. dan organisasi memilih. memakai. Kebutuhan juga dapat ditimbulkan oleh rangsangan eksternal seperti ketika seseorang melihat iklan mobil dan ingin membelinya. b. Para perusahaan yang cermat melakukan riset atau Quesioner atas riset atas proses keputusan pembelian yang ada dalam jenis produk mereka.4. Pemasar kemudian dapat membangkitkan strategi pemasaran yang memicu minat konsumen. konsumen melewati tahap-tahap sebagai berikut : a. jasa. Dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah konsumen. Pada bidang prilaku konsumen ini mempelajari bagaimana individu. kelompok. Pembeli merasakan perbedaan antara keadaan aktualnya dengan keadaan yang diinginkannya. Kebutuhan umum seseorang seperti lapar. Ketika membuat keputusan untuk membeli suatu produk. dan membuang barang . Pengenalan Masalah Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali sebuah masalah atau kebutuhan. Dalam mencari berbagai alternative pilihan untuk memuaskan kebutuhan. pemasar dapat menidentifikasi rangsangan yang paling sering membengkitkan minat akan suatu jenis produk.Pencarian Informasi Saat seseorang mulai menyadari kebutuhannya.

Prilaku Pasca Pembelian Saat membeli suatu produk.kecemasan ini disebut disonasi kognitif purnabeli yang terjadi karena setiap alternative yang dihadapi . Pertama.Biasanya konsumen akan mengalami kecemasan purnabeli. Konsumen juga mendengarkan tanggapantanggapan keluarga dan kelompok lain.Keputusan Pembelian Setelah mencari dan mengvaluasi berbagai alternative untuk memenuhi kebutuhan. konsumen berusaha memenuhi suatu kebutuhan. Sewcara umum konsumen mendapatkan informasi tentang suatu produk dari sumber komersial yaitu sumber yang didominasi oleh pemasar. Ketiga. Perasaan konsumen setelah malakukan pembelian dapat mempengaruhi pembelian ulang dan juga ditambah dengan apa yang dikatakan oleh konsumen kepada teman atau kerabat tentang produk tersebut. konsumen harus membuat rangkaian keputusan yang menyangkut merk. tempat penjualan.bagi seorang konsumen akan mengalami tingkat kepuasan dan ketidakpuasan tertentu. warna. d. dan lain-lain. Kriteria evaluasi yang dipakai konsumen mencakup pengalaman masa lalu dan sikap terhadap aneka merk. harga. e.acuan konsumen dan pengaruh relative dari tiap sumber tersebut terhadap kepuasan pembelian selanjutnya. konsumen pada titik tertentu harus memutuskan antara membeli atau tidak membeli. konsumen mencari manfaat tertentu dari suatu produk. Beberapa konsep dasar akan dapat membantu pemasar dalam memahami proses evaluasi konsumen. jika keputusan yang diambil adalah membeli. Evaluasi Alternatif Jika samua alternative yang wajar telah diidentifikasikan. Kedua. konsumen harus mengevaluasinya satu per satu sebagai persiapan untuk mengadakan pembelian. c. konsumen memandang setiap produk sebagai sekumpulan atribut dengan kemampuan yang berbedabeda dalam memberikan manfaat yang dicari untuk memuasakan kebutuhan.

Manajemen Pemasaran (terjemahan).Rineka Cipta.Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Jakarta.2003.Suharsimi.Jilid Pertama. Fitriadi. di 10/08/2009 Label: Skripsi Manajemen Pemasaran .Edisi Enam.Blackwell.Erlangga.Sripksi. Jakarta.Edisi Revisi V. Enggel.PT. Prinsip Pemasaran (terjemahan). Philip. Stanton.Jakarta.konsumen memiliki kelebihan dan Penelitian sebelumnya.Jakarta. Prosedur Penelitian.Edisi Bahasa Indonesia.1994. Prilaku Konsumen (terjemahan). Lamb. DAFTAR PUSTAKA kekurangan. Analisis beberapa factor yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian pada UD Microcom di Banjarmasin.Edisi Millenium.Agus. jilid 1.2002. Pemasaran (terjemahan).2002.Jakarta.Jilid Pertama.Salemba empat.Hair. William J.2001.Mc Daniel.1996.jilid 1.Binarupa Aksara. Kotler. Arikunto. Edisi 7. Prenhallindo.Miniard.PT.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful