TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN JASA PERPUSTAKAAN

Faktor Ekstern dan Intern Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Oleh : 1. ISMI PUTRI MERDEKAWATI 07540016 2. MEI ZAQI HILDAYANA 07540021 3. SULIS FATMAWATI 07540015 4. FITRIA ROMADHONI 07540017 5. CHRISYANDI 09540015

PRODI ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA 2010

BAB II ISI 1. Pengertian Perilaku Konsumen Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for, purchasing, using, evaluating, and disposing of products, services, and ideas they expect will satisfy they needs”. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan. Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating, acquiring, using, or disposing of goods and services”. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan,

menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa. Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.

2. Faktor-faktor Ekstern yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen a. Kebudayaan faktor budaya adalah salah satu pengaruh yang paling berdampak luas dalam perilaku konsumen.Pustakawan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya tersebut,dan juga sub-budaya,dan juga kelas sosial pembeli.Budaya memegang peranan yang sangat penting di dalam perilaku konsumen.apabila kebudayaan sudah sangat melekat di dalam diri konsumen,tidak akan dapat dengan mudah pengaruh kebudayan-kebudayaan asing yang datang dari luar bisa masuk begitu saja. Contohnya saja seorang konsumen yang sudah sangat cinta dengan kebudayaan bangsanya,sehingga ia selalu menggunakan prodak dalam negeri dan tidak mau menggunakan prodak luar.memang tidak semua konsumen seperti itu,masih terdapat konsumen-konsumen yang tidak mempunyai jiwa kebudayaan yang melekat utuh didalam dirinya,sehingga ia masih dengan mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing,dan menggunakan produk-produk dari luar. Setiap kebudayaan masing-masing terdiri dari sub-budaya subbudaya yang lebih kecil lagi,yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih jelas untuk para anggotanya. Adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Jika makhluk yang lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri, maka perilaku manusia sebagian besar adalah dipelajari.

dan kepraktisan. aktivitas. b. Karena itulah lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen. Kelompok acuan adalah semua kelompok yang memilki pengaruh langsung terhadap sikap / prilaku seseorang. Suatu produk atau merk dapat menggambarkan peran dan status pamakainya. kemanusiaan dan sikap serta jiwa muda). Karena itu. Sedangkan peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan seseorang. individualisme. Keluarga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. persepsi. kemajuan. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan konsumsi. kenyamanan material. kenyataan. keluarga. kenikmatan eksternal. kebebasan. . dan perilaku melalui sebuah proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan berbagai lembaga penting lainnya. Kelompok Sosial dan Refrensi Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat dari orang sekitas dan lingkungannya tentang produk apa yang harus dibeli. seseorang anak yang dibesarkan dalam kebudayaan tertentu akan mempunyai nilai-nilai kebudayaan tertentu pula (seperti nilai prestasi dan keberhasilan. efisiensi.Anak yang dibesarkan dalam sebuah masyarakat mempelajari seperangkat nilai dasar. Faktor Sosial terdiri dari 3 bagian. yaitu : kelompok acuan. preferensi. dan peran.

Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama. Malah lebih sering lapisan sosial itu berbentuk kelas sosial. Kelompok Referensi. Kelas sosial adalah sebentuk kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh banyak kelompok kecil. Sebenarnya. keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. Perilaku seseorang amat dipengaruhi oleh berbagai kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. Lapisan-lapisan sosial ini kadang-kadang berupa sebuah sistem kasta dimana para anggota kasta yang berbeda memikul peranan tertentu dan mereka tak dapat mengubah keanggotaan kastanya. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung. semua masyarakat manusia menampilkan lapisanlapisan sosial. minat dan tingkah laku sama. seperti kelompok kecil. .Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial.

Dan sebagaimana yang akan kita lihat. Jika organisme mengalami keadaan kekurangan fisiologis/mengalami kebutuhan – kebutuhan. iklan dan situasi. Kita dapat membedakan dua maaca keluarga dalam kehidupan pembeli. Kedua. organisasi. Keluarga Keluarga dapat pempengaruhi perilaku Konsumen . dorongan – dorongan . Motivasi Motivasi adalah dorongan. tergantung pada produk. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Faktor Intern Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen a. 3. Keputusan pembelian keluarga. keluarga sebagai sumber orientasi yang terdiri dari orangtua. klub. disani adanya hubungan yang saling mempengaruhi (suami-istri dan anak). Para anggota keluarga dapat mempengaruhi dengan kuat terhadap perilaku membeli. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat. dorongan memiliki kaitan yang erat dengan kebutuhan – kebutuhan organisme. Asumsi bahwa keadaan terdorong/munculnya dorongan pada organisme dipicu oleh mekanisme – mekanisme hemeostatik dalam tubuhnya. Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga. Pertama. keluarga sebagai sumber keturunan.c. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status.

selanjutnya kebutuhan-kebutuhan untuk dihargai (harga diri. Seperti yang diterangkan oleh teori Robert Maslow: Dimulai dengan kebutuhan-kebutuhan fisiologis (lapar. mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. . perlindungan). pengakuan. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu. status) dan mengkerucut ke kebutuhan-kebutuhan pernyataan diri (pengembangan dan perwujudan diri). Sewaktu orang berbuat. kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu. seperti rasa lapar. kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima. haus). mengorganisasikan. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Beberapa kebutuhan bersifat biogenik. rasa haus. mereka belajar. Belajar Proses dimana seseorang memilih. 1954). b. Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. seperti kebutuhan untuk diakui. disusul kebutuhankebutuhan keselamatan (perasaan aman.untuk mengembalikan keadaan fisiologis itu akan aktif pada organisme tersebut (Woodworh dan Schlosberg. kemudian kebutuhan-kebutuhan sosial (perasaan menjadi anggota lingkungan dan dicintai). dalam keadaan tertentu dorongan bisa aktif terlepas dari kebutuhan. rasa tidak nyaman. Sungguhpun demikian.

orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. dan polanya). . Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya.Melalui perbuatan dan belajar. pekerjaan. orang memperoleh kepercayaan dan sikap. tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang). perasaan-perasaan emosional dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek atau gagasan. Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapantahapan dalam siklus hidup psikologis. serta kepribadian dan konsep diri pembeli. menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun tidak baik. c. Orang. Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu. gaya hidup. Sebuah sikap. Kepribadian Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup. stabilitasnya. Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. Kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. situasi ekonomi.

dan dengan lingkungan dimana mereka hidup. mereka harus mengakrabkan diri dengan cara berpikir para konsumen dengan faktor-faktor yang memotivasi mereka. Dalam menciptakan iklan yang efektif perlu memperhatikan perilaku konsumen yang hendak dituju.SIMPULAN Keinginan dan kebutuhan para konsumen terus-menerus berubah. Karena itulah riset perilaku konsumen yang didasarkan pada faktor budaya.. Pengiklan harus mengetahui karakterisik konsumen. pribadi serta psikologis menjadi faktor yang sangat penting dalam menganalisis kebutuhan dan karakteristik pembelian konsumen. Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh berbagai faktor pribadi dan psikologis yang mempengaruhi keputusan pembelian. karena tujuan dari periklanan itu sendiri untuk membujuk konsumen untuk melakukan pembelian suatu produk atau jasa. . Seandainya para pustakawan atau perpustakaan berharap dapat menarik dan berkomunikasi dengan khalayak. sosial.

org/wiki/informasi#cite_ref-0. American Heritage Dictionary: Information . www. Diakses pada tanggal 18 Mei 2010.com.wikipedia. 2010 | Jobs Categories: Faktor Utama yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen. Diakses pada tanggal 25 Mei 2010. Perilaku Pencarian Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi (Bagian 1). www.. .DAFTAR PUSTAKA - http://id. Diakses pada tanggal 18 Mei 2010 Saepudin. Apr 3. Encang.google.com.google.

maka perilaku manusia sebagian besar adalah dipelajari. kemanusiaan dan sikap serta jiwa muda). Faktor-faktor kebudayaan Faktor-faktor kebudayaan berpengaruh luas dan mendalam terhadap perilaku konsumen. preferensi. dan kepraktisan. a. dan kelas sosial pembeli.Konsumen adalah individu yang mempunyai warna tersendiri tiap-tiap individunya. Faktor-Faktor Sosial . semua masyarakat manusia menampilkan lapisan-lapisan sosial. Kita akan membahas peranan yang dimainkan oleh kebudayaan. individualisme. Malah lebih sering lapisan sosial itu berbentuk kelas sosial. efisiensi. kenikmatan eksternal. persepsi. Kebudayaan Adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Anak yang dibesarkan dalam sebuah masyarakat mempelajari seperangkat nilai dasar. kenyamanan material. Karena itu. seseorang anak yang dibesarkan dalam kebudayaan tertentu akan mempunyai nilai-nilai kebudayaan tertentu pula (seperti nilai prestasi dan keberhasilan. Kelas sosial adalah sebentuk kelompok yang relatif homogen dan bertahan lama dalam sebuah masyarakat yang tersusun dalam sebuah urutan jenjang dan para anggota dalam setiap jenjang itu memiliki nilai. kenyataan. seperti faktor : a. sebagai pemasar kita perlu memahami konsep pemikiran mereka dengan mereka faktor yang mempengaruhi konsumen. Sub Budaya Setiap budaya mempunyai kelompok-kelompok sub budaya yang lebih kecil yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang khas untuk perilaku anggotanya. dan perilaku melalui sebuah proses sosialisasi yang melibatkan keluarga dan berbagai lembaga penting lainnya. Kelas Sosial Sebenarnya. sub budaya. Lapisan-lapisan sosial ini kadang-kadang berupa sebuah sistem kasta dimana para anggota kasta yang berbeda memikul peranan tertentu dan mereka tak dapat mengubah keanggotaan kastanya. kebebasan. minat dan tingkah laku sama. kemajuan. aktivitas. Jika makhluk yang lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri.

a. kondisi ekonomi. yaitu : keluarga. Peranan dan Status Sepanjang kehidupan. kepercayaan dan sikap. Kedudukan seseorang dalam setiap kelompok dapat diartikan sebagai Peranan dan Status. disani adanya hubungan yang saling mempengaruhi (suami-istri dan anak). Motivasi Seperti yang diterangkan oleh teori Robert Maslow: Dimulai dengan kebutuhan-kebutuhan fisiologis (lapar. seperti kelompok referensi keluarga. persepsi belajar. Faktor Pribadi Keputusan seorang pembeli juga dipengaruhi oleh ciri-ciri kepribadiannya. dan peranan sosial. Kelompok Referensi Perilaku seseorang amat dipengaruhi oleh berbagai kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang. status) dan . gaya hidup. haus). yaitu : motivasi. perlindungan). Kita dapat membedakan dua maaca keluarga dalam kehidupan pembeli. pengakuan. keluarga sebagai sumber keturunan. disusul kebutuhan-kebutuhan keselamatan (perasaan aman. termasuk usia dan daur hidupnya. keluarga sebagai sumber orientasi yang terdiri dari orangtua. selanjutnya kebutuhan-kebutuhan untuk dihargai (harga diri. kepribadian dan konsep diri. Pertama. Faktor Psikologis Pilihan seseorang membeli juga dipengaruhi oleh empat faktor psikologis utama. kemudian kebutuhan-kebutuhan sosial (perasaan menjadi anggota lingkungan dan dicintai). status.Perilaku seorang konsumen juga dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial. klub dan organisasi. a. seseorang terlibat dalam beberapa kelompok. pekerjaannya. Keluarga Para anggota keluarga dapat mempengaruhi dengan kuat terhadap perilaku membeli. Kedua.

perasaan-perasaan emosional dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa obyek atau gagasan.884 caleg siap masuk ruang 8. orang memperoleh kepercayaan dan sikap. Belajar Sewaktu perubahan pengalaman.mengkerucut ke kebutuhan-kebutuhan pernyataan diri (pengembangan dan perwujudan diri). menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun tidak baik. perilaku mereka seseorang belajar. Kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. Kebudayaan 2. Keluarga Faktor Intern : 1. Sebuah sikap. Kelompok Sosial dan Refrensi 3. Persepsi Fenomena yang ditangkap oleh panca indera dan dimaknai oleh pikiran.500 kamar RSJ Tema Makalah : tugas bu umi manajemen Pemasaran Faktor Ekstern yang mempengaruhi Perilaku Konsumen 1. Motivasi . orang berbuat. Kepercayaan dan Sikap Melalui perbuatan dan belajar.605. individu Belajar yang menggambarkan bersumber dari dalam Possibly related posts: (automatically generated) • • • Urban Art Jogja yang terbengkalai Berpikir : KREATIF 1.

Faktor Budaya 2.baik itu terdapat pengaruh yang baik maupun pengaruh yang kurang baik. Kepribadian dan Konsep Diri Riset perilaku konsumen dalam sub-budaya Riset perilaku konsumen dalam sub-budaya dapat diartikan sebagai salah satu cara melakukan suatu penelitian untuk memperoleh informasi tentang Perilaku konsumen yang berhubungan dengan sub-budaya . Belajar 3.Faktor Pribadi 4.ada beberapa faktor-faktor yang akan diterangkan : Diantara-nya adalah : 1.Faktor Psikologis Untuk kesempatan ini hanya membahas faktor budaya saja.2.Faktor Sosial 3.dan .Pustakawan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya tersebut. Dalam kesempatan ini.adanya pengaruh faktor budaya yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam melakukan suatu riset : FAKTOR BUDAYA faktor budaya adalah salah satu pengaruh yang paling berdampak luas dalam perilaku konsumen.

setiap kebudayaan masing-masing terdiri dari sub-budaya subbudaya yang lebih kecil lagi.yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih jelas untuk para anggotanya.masih terdapat konsumen-konsumen yang tidak mempunyai jiwa kebudayaan yang melekat utuh didalam dirinya.Kelompok Keagamaan c. Kelaskelas sosial adalah masyarakat yang permanen dan cenderung . Contohnya saja seorang konsumen yang sudah sangat cinta dengan kebudayaan bangsanya.Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis : a.dan menggunakan prodak-prodak dari luar.tidak akan dapat dengan mudah pengaruh kebudayan-kebudayaan asing yang datang dari luar bisa masuk begitu saja.Budaya memegang peranan yang sangat penting di dalam perilaku konsumen.sehingga ia selalu menggunakan prodak dalam negeri dan tidak mau menggunakan prodak luar.Kelompok Ras d.dan juga kelas sosial pembeli.sehingga ia masih dengan mudah terpengaruh oleh kebudayaan asing.memang tidak semua konsumen seperti itu.Kelompok Area Geografis Banyak sub-budaya yang membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang prodak dn program pemasaran yang akan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.Kelompok Nasionalisme b.juga sub-budaya.apabila kebudayaan sudah sangat melekat di dalam diri konsumen.

sumber : Ani Wijayanti Suhartono Dosen Jurusan Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain-Universitas Kristen Petra Diposkan KONSEP PERILAKU KONSUMEN Pengertian perilaku konsumen menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal. evaluating.bertahan lama di dalam masyarakat yang tersusun secara hirarki dan didalam kelas tersebut memiliki suatu keinginan dan tujuan yang relatif sama.pekerjaan. Penertian tersebut berarti . purchasing.pendidikan.seperti halnya pendapatan. and disposing of products. Jadi kesimpulan-nya.didalam suatu kebudayaan terdapatbanyak sub-budaya sub-budaya yang lebih kecil. Tetapi diukur olek kombinasi pendapatan.dan lain-lain. using. and ideas they expect will satisfy they needs”. services. dan didalam perilaku konsumen pengaruh faktor kebudayaan lah yang sangat memegang peranann penting di karenakan memiliki pengaruh yang berdampak luas di dalam perilaku konsumen itu sendiri.

Selain itu perilku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating. using. acquiring. or disposing of goods and services”. jasa. Dapat dijelaskan perilaku konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai. MODEL PERILAKU KONSUMEN Konsumen mengambil banyak macam keputusan membeli setiap hari. menggunakan. menggunakan. Menurut Ebert dan Griffin (1995) consumer behavior dijelaskan sebagai: “the various facets of the decision of the decision process by which customers come to purchase and consume a product”. mendapatkan. Kebanyakan perusahaan besar meneliti keputusan . Dapat dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi. mengevaluasi dan mengabaikan produk. atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari. membeli. atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.

membeli konsumen secara amat rinci untuk menjawab pertanyaan mengenai apa yang dibeli konsumen. memiliki kekuatan besar terhadap konsumen dan masyarakat luas. serta tentang situasi yang tepat untuk pembelian dan penggunaan produk. Pertanyaan sentral bagi pemasar: Bagaimana konsumen memberikan respon terhadap berbagai usaha pemasaran yang dilancarkan perusahaan? Perusahaan benar-benar memahami bagaimana konsumen akan memberi respon terhadap sifat-sifat produk. Ini tidak berarti pemasaran adalah kegiatan yang tidak tepat atau tidak etis. serta mengapa mereka membeli. dimana mereka membeli. Strategi pemasaran. khususnya yang dikembangkan dan diterapkan oleh perusahaan yang berhasil. harga dan daya tarik iklan yang berbeda mempunyai keunggulan besar atas pesaing. bagaimana dan berapa banyak mereka membeli. Strategi pemasaran bukan hanya disesuaikan dengan konsumen. tentang berbagai macam tawaran pasar. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN . tetapi juga mengubah apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh konsumen tentang diri mereka sendiri.

Sub-budaya dapat dibedakan menjadi empat jenis: kelompok nasionalisme. Faktor Budaya Faktor budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada perilaku konsumen. Setiap kebudayaan terdiri dari sub-budaya – sub-budaya yang lebih kecil yang memberikan identifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. pribadi dan psikologi dari pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang.Menurut Philip Kotler dan Gary Armstrong (1996) keputusan pembelian dari pembeli sangat dipengaruhi oleh faktor kebudayaan. kelompok keagamaan. keinginan dan perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya. Pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar. sosial. Banyak subbudaya membentuk segmen pasar penting dan pemasar sering kali merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. persepsi. subbudaya dan kelas sosial pembeli. kelompok ras. (Sumber: Majalah Cakram November 2004) Gambar 1. Iklan Televisi dengan Pendekatan Sub Budaya . area geografis.

tergantung pada produk. Posisi seseorang dalam setiap kelompok dapat diidentifikasikan dalam peran dan status. minat dan perilaku yang serupa. seperti kelompok kecil. iklan dan situasi. Seseorang umumnya berpartisipasi dalam kelompok selama hidupnya-keluarga. keluarga serta peranan dan status sosial konsumen. tetapi diukur dari kombinasi pendapatan. Kelas sosial bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal. pekerjaan. Faktor Sosial Perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor sosial. Definisi kelompok adalah dua orang atau lebih yang berinteraksi untuk mencapai sasaran individu atau bersama. Perilaku kelompok kecil. Keputusan pembelian keluarga. Setiap peran membawa status yang mencerminkan penghargaan yang diberikan oleh masyarakat. Keluarga dapat pempengaruhi perilaku pembelian. seseorang dipengaruhi oleh banyak yang mempunyai pengaruh Kelompok langsung. klub. Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. pendidikan. kekayaan dan variable lain. . seperti pendapatan.Kelas-kelas sosial adalah masyarakat yang relatif permanen dan bertahan lama dalam suatu masyarakat. yang tersusun secara hierarki dan keanggotaannya mempunyai nilai. organisasi.

Orang.orang dewasa biasanya mengalami perubahan atau transformasi tertentu pada saat mereka menjalani hidupnya. Situasi ekonomi seseorang terdiri dari pendapatan yang dapat dibelanjakan (tingkatnya. stabilitasnya. Pekerjaan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Situasi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pemilihan produk. (Sumber: Koran Jawa Post 11 September 2005) Gambar 2. Konsumsi seseorang juga dibentuk oleh tahapan siklus hidup keluarga. dan polanya). pekerjaan. situasi ekonomi. Para pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok-kelompok pekerja yang memiliki minat di atas rata-rata terhadap produk dan jasa tertentu. Iklan Cetak dengan Pendekatan Gaya Hidup .Faktor Pribadi Keputusan pembelian juga dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahapan daur hidup. serta kepribadian dan konsep diri pembeli. gaya hidup. Beberapa penelitian terakhir telah mengidentifikasi tahapan-tahapan dalam siklus hidup psikologis. tabungan dan hartanya (termasuk presentase yang mudah dijadikan uang).

pengetahuan serta kepercayaan. persepsi. Gaya hidup juga mencerminkan sesuatu dibalik kelas sosial seseorang. minat dan pendapat seseorang. Bila jenis-jenis kepribadian dapat diklasifikasikan dan memiliki korelasi yang kuat antara jenis-jenis kepribadian tersebut dengan berbagai pilihan produk atau merek. rasa haus. . kebutuhan harga diri atau kebutuhan diterima. yaitu motivasi. seperti rasa lapar. Faktor Psikologis Pemilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh empat faktor psikologis. Sedangkan kebutuhan-kebutuhan lain bersifat psikogenik yaitu kebutuhan yang timbul dari keadaan fisologis tertentu. Gaya hidup menggambarkan “seseorang secara keseluruhan” yang berinteraksi dengan lingkungan. Motivasi merupakan kebutuhan yang cukup menekan untuk mengarahkan seseorang mencari cara untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Kepribadian dapat merupakan suatu variabel yang sangaat berguna dalam menganalisa perilaku konsumen. rasa tidak nyaman.Gaya hidup seseorang adalah pola hidup di dunia yang diekspresikan oleh kegiatan. Kepribadian adalah karakteristik psikologis yang berada dari setiap orang yang memandang responnya terhadap lingkungan yang relatif konsisten. kebutuhan ini timbul dari suatu keadaan fisiologis tertentu. Beberapa kebutuhan bersifat biogenik. seperti kebutuhan untuk diakui.

Persepsi didefinisikan sebagai proses dimana seseorang memilih. Jakarta: Digign Rusli. 1998. Jakarta: . Ohio: Kotler. Hendra Teguh dan Kotler. Prenhallindo. Orang dapat memiliki persepsi yang berbeda-beda dari objek yang proses • • Perhatian Gangguan yang yang sama karena adanya tiga persepsi: selektif selektif • Mengingat kembali yang selektif Pembelajaran menjelaskan perubahan dalam perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman. Lee. Terj. Sedang kepercayaan merupakan suatu pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang terhadap sesuatu. Books. Haris Munandar dan Dudy Priatna. Allison. HOW Ronny Alexander A. Sindoro. Philip. Terj. Integrates Marketing Communications. Jakarta: Jakarta: Penerbit PPM. Tom. Prenhallindo. Dasar-dasar Pemasaran. mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti dari dunia ini. Monle dan Carla Jhonson. Periklanan dalam Prespektif Global. 2001. Slamet. 2004. KEPUSTAKAAN Brannan. The 7 Essentials of Graphic Design. Terj. Goodman. Manajemen Pemasaran. Philip dan Gary Armstong. mengorganisasikan. 1997. Terj.

.. Sylvester....................... .... ....... Jakarta: Yogyakarta: Utama........ Andreas Haryono dan Slamet.. Sihir Iklan. Jakarta: PT. Sumber: Desa Informasi > Pusat Penelitian (Research Centre) Petra Christian University “Desa Informasi” or “Information Village” is the name adopted for the Local eContent (digital information resources with local flavor) development project being carried out in Petra Christian University Library......... Max dan Alice K. Aplikasi Desain Grafis untuk Periklanan.... 2003.... M.. Wahyu. Nugroho J..... Suyanto... ...........Prenada Media. 2004.............. Advertising and the Mind of the Consumer............................. Perilaku Konsumen.. Jakarta: Prenada Sutherland....... Penerbit Andi PPM... 2004.... Wibowo................ Gramedia Pustaka ........... Media.. Setiadi............ Download materi aslinya > Pentingnya Perilaku Konsumen dalam Menciptakan Iklan yang Efektif .... Terj. 2004.. 2003. Offset.......

pemasaran memegang peranan sebagai suatu faktor penting untuk tetap bertahan menjalankan usaha dan bergelut dalam dunia persaingan. Dalam benyak perusahaan dewasa ini. Menurut Kotler ( 2002 : 9 ) “Pemasaran adalah proses social yang didalamnyaa individu dan kelompok mendapatkan apa . eDIMENSI.“Desa Informasi” can also play an important role in preserving (at least) digitally local historical and cultural heritage. atau bias juga diartikan dengan mekanisme yang mempertemukan permintaan dan penawaran. Pemasaran merupakan factor vital sebagai strategi pesrusahaan dalam menjalankan usahanya. yang terutama berhubungan dengan konsumen. Kata pemasaran sendiri berasal dari kata pasar. Some Local eContent collections are currently available in “Desa Informasi. 1. thus preserving the collective memory of a local society. Petra@rt Gallery. Digital Theses.Pengertian Pemasaran Sehubungan dengan permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini maka diperlukan adanya teori-teori atau konsepkonsep yang memerlukan penjelasan. Petra iPoster. and Petra Chronicle.” such as Surabaya Memory. All Local eContent collections are available for everyone through the Internet for free.

promosi. mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada meupun pembeli potensial”. Menurut Peter J. dan mendistribusikan produk secara lebih baik. 2. menentukan harga. menentukan harga. dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi”. Me Daniel ( 2001 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep. serta menentukan segmentasi pasar secara tepat dan akurat.yang meraka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. manajer akan mengetahui kesempatan. Olson ( 2000 : 6 ) “Prilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kondisi prilaku dan kejadian di sekitar lingkungan di mana . mempromosikan. mengidentifikasi. penawaran. harga. Sehingga perusahaan dapat mengembangkan. keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut”. Dengan mempelajari prilaku konsumen. dan pertukaran produk yang bernilai. Paul dan jerry C. Dari ketiga definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang maupun jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan melalui penciptaan. Hair. dan secara bebas mempertukarkan produks yang bernilai dengan pihak lain”. Menurut Stanton ( 1996 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu system keseluruhan dari kegiatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. menawarkan. mempromosikan. Menurut Lamb. Hal ini sangat penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen tersebut. barang. dan sejumlah ide.Prilaku Konsumen Menurut Swasta ( 1992 : 9 ) “Prilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu-individu yang secara langsung terlibat dalam memdapatkan termasuk mempergunakan barang-barang dan jasa.

Faktor Sosial terdiri dari 3 bagian. Budaya yang merupakan karakter paling penting dari suatu social yang membedakannya dari kelompok budaya lain menjadi penentu dan keinginan dan prilaku yang paling mendasar.Sub budaya adalah suatu kelompok homogeny atas sejumlah orang yang terbagi menjadi beberapa bagian dari keseluruhan suatu budaya. Kelompok acuan adalah . mendapatlkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. Dengan kata lain prilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu.Faktor Sosial Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat dari orang sekitas dan lingkungannya tentang produk apa yang harus dibeli. dan kelas social. dan peran. Kelas social merupakan sekelompok orang yang sama-sama mempertimbangkan secara dekat persamaan diantara mereka sendiri. Dari dua jenis definissi di atas dilihat ada dua hal penting dari prilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai.Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Pembelian Konsumen Menurut Kotler ( 2002 : 183 ) Faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian konsumen yaitu : a. Terdiri dari budaya. 3. Masing-masing budaya terdiri dari sub budaya yang memberikan lebih banyak ciri-ciri dan sosialisasi. yaitu : kelompok acuan. Karena itulah lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen.manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka”. b. Masyarakat dalam suatu budaya dan sub budaya sesungguhnya terbagi dalam strata atau kelas social.Faktor Kebudayaan Kebudayaan mempunyai penaruh paling luas dan mendalam terhadap prilaku konsumen. sub budaya. keluarga.

pembelajaran dan kepercayaan. Suatu produk atau merk dapat menggambarkan peran dan status pamakainya. Melalui motivasi proses pengamatan dan belajar seseorang memperoleh kepercayaan terhadap suatu produk yang secara otomatis mempengaruhi prilaku pembelian konsumen. c. persepsi. Seseorang dengan pendapatan yang tinggi dan gaya hidup mewah tentunya akan menentukan pilihan pada barang dan jasa yang berkualitas. Karena sangat berguna dalam menganalisis prilaku sonsumen sehingga banyak perusahaan menggunakan konsep yang berhubungan dengan kepribadian seseorang. dan evaluasi diri. yaitu : motivasi. Motivasi merupakan kebutuhan yang mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Pilihan barang yang dibeli secara otomatis dipengaruhi oleh keadaan ekonomi dan gaya hidup yang bersangkutan. Keluarga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. d.semua kelompok yang memilki pengaruh langsung terhadap sikap / prilaku seseorang. Para konsumen mengembangkan beberapa kenyakinan mengenai ciri-ciri dari suatu produk dan selanjutnya akan membentuk suatu sikap konsumen terhadap produk tersebut. Selain itu kepribadian dan konsep diri juga mempengaruhi pilihan produk. minat dan pendapat seseorang. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan konsumsi. yang meliputi sikap. Konsep diri adalah bagaimana konsumen mempresepsikan diri mereka sendiri. Sedangkan peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan seseorang.Faktor Psikologis Sikap pembelian psikologis dipengaruhi oleh empat facktor psikologis utama.Faktor Pribadi Mulai dari bayi hingga dewasa dan menjadi tua. keyakinan. . Gaya hidup adalah cara hidup seseorang yang terlihat melalui aktivitas sehari-hari. persepsi. manusia selalu membutuhkan barang dan jasa.

jasa. Pengenalan Masalah Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali sebuah masalah atau kebutuhan. Pemasar kemudian dapat membangkitkan strategi pemasaran yang memicu minat konsumen. Kebutuhan juga dapat ditimbulkan oleh rangsangan eksternal seperti ketika seseorang melihat iklan mobil dan ingin membelinya. dan membuang barang . maka pilihan produk dan merk harus diidentifikasi untuk memenuhi kebutuhanya. Pada bidang prilaku konsumen ini mempelajari bagaimana individu.Pencarian Informasi Saat seseorang mulai menyadari kebutuhannya. memakai. Para perusahaan yang cermat melakukan riset atau Quesioner atas riset atas proses keputusan pembelian yang ada dalam jenis produk mereka. haus. seorang konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti beberapa banyak biaya waktu. membeli. Kebutuhan umum seseorang seperti lapar. gagasan atau pengalaman dalam rangka memuasakan kebutuhan dan hasrat mereka. konsumen melewati tahap-tahap sebagai berikut : a. saat mencapai titik tertentu dapat menjadi sebuah dorongan. Dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah konsumen. berapa banyak informasi dari masa alalu dan sumber-sumber lain yang sudah dimiliki oleh konsumen. Yang menjadi minat utama pemasar adalah sumber-sumber informasi utama yang menjadi . dan organisasi memilih.4. pemasar dapat menidentifikasi rangsangan yang paling sering membengkitkan minat akan suatu jenis produk. kelompok. b. Dalam mencari berbagai alternative pilihan untuk memuaskan kebutuhan.Faktor Pribadi Menurut Kotler ( 2002 : 204 ) tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan yang menjadi sasaran. Pembeli merasakan perbedaan antara keadaan aktualnya dengan keadaan yang diinginkannya. Ketika membuat keputusan untuk membeli suatu produk.

Perasaan konsumen setelah malakukan pembelian dapat mempengaruhi pembelian ulang dan juga ditambah dengan apa yang dikatakan oleh konsumen kepada teman atau kerabat tentang produk tersebut. Kedua. Pertama. c. Ketiga.Prilaku Pasca Pembelian Saat membeli suatu produk. konsumen pada titik tertentu harus memutuskan antara membeli atau tidak membeli. konsumen harus mengevaluasinya satu per satu sebagai persiapan untuk mengadakan pembelian. warna.kecemasan ini disebut disonasi kognitif purnabeli yang terjadi karena setiap alternative yang dihadapi . Evaluasi Alternatif Jika samua alternative yang wajar telah diidentifikasikan.Keputusan Pembelian Setelah mencari dan mengvaluasi berbagai alternative untuk memenuhi kebutuhan.bagi seorang konsumen akan mengalami tingkat kepuasan dan ketidakpuasan tertentu. dan lain-lain. konsumen memandang setiap produk sebagai sekumpulan atribut dengan kemampuan yang berbedabeda dalam memberikan manfaat yang dicari untuk memuasakan kebutuhan. konsumen berusaha memenuhi suatu kebutuhan. jika keputusan yang diambil adalah membeli. konsumen harus membuat rangkaian keputusan yang menyangkut merk. Konsumen juga mendengarkan tanggapantanggapan keluarga dan kelompok lain. tempat penjualan.acuan konsumen dan pengaruh relative dari tiap sumber tersebut terhadap kepuasan pembelian selanjutnya. konsumen mencari manfaat tertentu dari suatu produk. d. harga. Kriteria evaluasi yang dipakai konsumen mencakup pengalaman masa lalu dan sikap terhadap aneka merk. Beberapa konsep dasar akan dapat membantu pemasar dalam memahami proses evaluasi konsumen.Biasanya konsumen akan mengalami kecemasan purnabeli. Sewcara umum konsumen mendapatkan informasi tentang suatu produk dari sumber komersial yaitu sumber yang didominasi oleh pemasar. e.

Agus. jilid 1.1996.Jakarta. Prinsip Pemasaran (terjemahan).PT. Kotler. Philip.Hair.Edisi Millenium.2003.Manajemen Pemasaran (terjemahan).Sripksi.Suharsimi. DAFTAR PUSTAKA kekurangan. Arikunto. Jakarta.PT. Lamb. Prilaku Konsumen (terjemahan).Binarupa Aksara. Prosedur Penelitian.Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.Mc Daniel. William J.1994.Erlangga.Jakarta. Edisi 7.Rineka Cipta. Jakarta.Miniard.Jakarta. Stanton. Enggel.Blackwell.2002. Pemasaran (terjemahan).Edisi Bahasa Indonesia. Analisis beberapa factor yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian pada UD Microcom di Banjarmasin.Jilid Pertama.2001. Prenhallindo.konsumen memiliki kelebihan dan Penelitian sebelumnya.2002.Jilid Pertama. di 10/08/2009 Label: Skripsi Manajemen Pemasaran . Fitriadi.Salemba empat.jilid 1.Edisi Enam.Edisi Revisi V.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful