MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara pembuatan produk baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. 2. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 3. Wirausahawan disebut juga wiraswasta, ³wira = perwira tangguh kuat, kuat tauladan,. Swasta = mandiri, berdiri sendiri . Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. 4. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. b. c. d. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia

Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Pelaksana Pembangunan 3. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Menghormati tertib hokum 6. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Jujur 8. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Membayar pajak yang teratur 10. SDM yang ideal 11. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi, imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat,sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada

Fungsi seorang Wirausaha: 1. 2. 3. 4. 5. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru

Sumber Wirausaha: 1. 2. 3. 4. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah

Syarat-syarat wirausaha : 1. Tujuh K (Kemauan, Kemampua, Kesempatan, Keteraturan, Keberanian, Kesadaran dan Keuangan ) 2. Tujuh P (Pendidikan, Pengajaran, Penerangan, Pengelolaan, Pendekatan, Penghayatan dan Perbankan A. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Unsur sikap (mandiri, indenpenden, percaya diri,dipercayai, jujur, kreatif dan inovatif, ingin tahu,disiplin, bekerja keras, tekun) b. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif, memimpin membaca dan menciptakan peluang baru , manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi, teknis) c. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat, tingkat social dan pendidikan, mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) · Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. b. c. d. e. f. g. h. Percaya diri Mencari dan menangkap peluang f. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang Mencintai profesi Trampil negosiasi Aktualisasi diri Mampu memasarkan hasil

2. Wirausaha Tangguh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas, inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. b. c. d. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) e. Kreatif dan inovatif

3. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas, perubahan antisipatif, berani. Ciri-ciri wirausaha unggul ; 1. 2. 3. 4. 5. Selalu berkreasi dan berinovatif Mampu menciptakan peluang besar Berani mengambil resiko Mampu mencermati perubahan Meningkatkan keunggulan

Ikrar wirausaha : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. wirausaha sebagai tugas tertinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Dream yaitu memiliki visi 2. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain · Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. 2. 3. 4.
y

Sikap kerja keras 5.Kreatif Prilaku disiplin 6. Inovatif Komitmen tinggi 7. mandiri Jujur 8. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan ;

1. Sifat dan watak kepribadian 4. Ketahan fisik dan mental 2. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Berkemauan keras 3. Ketahanan fisik dan mental 6. Kesabaran dan Ketahanan
y

Menurut H. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah :

1. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar
y

Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah; 8. Ingin memperoleh balikan segera 9. Sangat energik

1. Komitmen tinggi terhadap tugas 2. Mau bertanggung jawab

3. 4. 5. 6. 7.
y

Ada minat Ada peluang Toleransi menghadapi risiko Yakin pada dirinya Kreatif dan fleksibel

10. Motivasi 11. Berorientasi kemasa depan 12. Belajar dari kegagalan 13. Berkemauan tinggi dalam memimpin

Seorang wirausaha adalah pemimpin ; yang harus dilakukannya: a. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Prilaku pemimpin : 1. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. Orientasi Orang (People Oriented)

MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut; a. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Yakin pada diri sendiri e. Pandai membuat keputusan f. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Berambisi untuk maju h. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah

MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. Kepribadian yang bersifat negative 2. perasaan takut disaingi orang lain 3. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. b. c. d. e. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran

banyaknya piutang ragu-ragu 12. 3. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. 1. melihat peluang yang ada 4. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Pemborosan 13. tidak Jujur 5. 3. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. 2. Kerja Tuntas C. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. Kurang ulet dan lekas putus asa 2. Kurang kreatif dan kurang inisiatif 4.Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal . Berkaitan dengan masalah keuangan c. 4. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan 6. Kerja keras 5. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. 2. 5. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. 1. Pelayanan kurang baik 11. 4. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Berkaitan dengan produkdan pasar b. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Kurang tekun dan kurang teliti 3. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. Kekeliruan manghitung harga pokok 14.

Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. MASALAH USAHA Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. laku dijual dan harga bersaing c. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. kecepatan. pembayaranpembayaran dalam usaha. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi . 6. 2. 7. seperti berat. dari pedagang perantara. harta kelompok dan sebagainya c. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. pemerintah. Informasi atas orang.MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. 3. Memilih dan membuat produk yang bermutu. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. neraca labadan rugi. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. panas dan lain-lian c. KADIN dan Media massa) 4. d. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. jumlah tekanan. Biro statistic Perkumpulan dagang. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. temperature dan lain-lain. Macam-macam informasi a. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. Manfaat Sumber informasi usaha a. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. 5. dan para penjual sendiri) b. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. b. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. 4. 3. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b.

Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Faktor sasaran 5. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c.e. Faktor waktu . Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan faktafakta c. Keberania dan antusiasme d. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Faktor Membuat Keputusan : 1. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah C. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b.

jumlah inventaris) b. promosi dan distribusi) c. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. saluransaluran pemasaran. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. lokasi. pengepakan produk. Usaha modal baru. rencana mengenai pension. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Melatih kemauan 3.. inspeksi supervis. jenis dan luasnya reklame. Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. penggunaan merk dagang. pembayaran deviden. hubungan perusahaan dengan ekstrnal.6. Keterampilan . pengalaman berupa pengetahuan. jenis latihan dan pendidikan. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. Orangorangnya) 2. memilih data-dta. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. praktek pembelian dan penjualan. riset pemasaran. penetapan biaya eksploitasi. diselidiki dengan teliti. pembayaran gaji. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . rencana permodalan kembali. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaikbaiknya. lay out perusahaan. metode produksi. dan keterampilan d. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. sugesti dan saransaran. konsekuensi pilihan. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. metode bidang penjualan. b. Faktor Pelaksanaan b. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. teknik seleksi dan wawancara. analisis pekerjaan dan evaluasi. dapat diutamakan yang plaling penting. c. Melatih disiplin . penetapan harga produk. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. perundingan dengan karyawan. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. Keputusan permodalan ( Struktur modal. likuidasi. riset pemasaran dan teknik. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. syarat-syarat kredit. Pelaksanaannya. Mengenali diri sendiri 2.

Peraturan. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. c. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. d. b. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA A. ada lima mitos : a. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. Membuat produk dengan penuh inovatif c. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. c. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. Sumber penerapan inovatif a. b. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual . a. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d.4. Hak Milik. Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. d. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. Kejadian yang tidak diharapkan . Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. b. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g.

Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. Adopsi Inovatif. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar Perubahan demografi Perubahan persepsi Konsep pengetahuan dasar 3. tahapan-tahapan inovatif . Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. Inovatif produk. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. merupakan hasil organisasi perusahaan b. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. f. g. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. b. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS .b. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. d. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. Tahap-tahap inovatif a. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Dimensi Inovatif . Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. B. c. d. adalah akuisisi atau implementasi inovati. c. 6. 4. a. e. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4.

Keterbukaan pada pengalaman b. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Tekun 2. Cara Menerapkan Kreativitas a. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan . Pengertian Kreativitas Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Roe . Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Keingintahuan d. Mengenali Lingkungan d. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. a. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Percaya pada diri sendiri i. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Pemikiran lain 4. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c.1. Menggunakan akal b. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Dapat menerima perbedaan f. Hapus perasaan ragu-ragu c. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3.

tegas. 1. Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. Tepat waktu adalah nilai uang. humor. Konsisten. Melatih Otak 3. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian . artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Menentukan keinginan 4. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a. Tepat waktu adalah organisasi. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. dan fair b. rekreasi. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . Rileks dengan cara menditasi. Cara mengatasi masalah 5. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Tepat waktu adalah Kekuasaan.Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: 1. dan lain-lain 2. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Kelancaran (fluency). Kosentrasi pada manusia 1. Tepat waktu adalah ukuran. mendengarkan aluanan music. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacammacam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3.

6. bukan untuk mengawasi orang b.Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : 1. b. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. seb agai berikut : a. Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya 5. c. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. d. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. Busra Elgeri di 19:29 . Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur 3. Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri 4.sinergi. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Rasa keadilan harus diterapkan 4. 5. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. Kolaborasi. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. 2. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. 7. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. 3. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. 4. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah 2. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen.

 KLS XI . KWU_DRS.PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X ..MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII . Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal.. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X ... y 2010 (9) September (1) o  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 .. BUSRA ELGERI Senin.PROPOSAL USAHA Mengenai Saya Drs. 28 Maret 2011 ... Didukung oleh Blogger.MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA. o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK...  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW..Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN .

³wira = perwira tangguh kuat. Swasta = mandiri. memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. menyusun operasi untuk pengadaan produk baru. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. SDM yang ideal 11. 2. Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. 3. 5. 5. c. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Jujur 8. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. 4. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru Sumber Wirausaha: . Wirausahawan disebut juga wiraswasta. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Menghormati tertib hokum 6. 7. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi. 2. 3. b. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. menentukan cara pembuatan produk baru. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. 4. 2. imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat. 6. Membayar pajak yang teratur 10. Pelaksana Pembangunan 3. 4. kuat tauladan. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 3. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1.. d.sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada Fungsi seorang Wirausaha: 1. berdiri sendiri .MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A.

ingin tahu. d. Keteraturan. Pengajaran. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang h. c. Mampu menciptakan peluang besar 3. Penerangan. c. Tujuh P (Pendidikan. Unsur sikap (mandiri. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Selalu berkreasi dan berinovatif 2. mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) y Kelompok wirausaha ada 3 : 1. teknis) c. Kemampua. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah Syarat-syarat wirausaha : 1. Kesadaran dan Keuangan ) 2. Kesempatan. bekerja keras. Mencintai profesi Mencari dan menangkap peluang f. 2. kelemahan. berani.disiplin. Berani mengambil resiko . 1. peluang dan ancaman) e. Keberanian. Penghayatan dan Perbankan A. Wirausaha Tanggunh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas. b. Mampu memasarkan hasil 2. inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. Pendekatan. 4. jujur. tingkat social dan pendidikan. memimpin membaca dan menciptakan peluang baru . 3. indenpenden. Pengelolaan.dipercayai.1. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif. d. perubahan antisipatif. Percaya diri e. kreatif dan inovatif. tekun) b. Kreatif dan inovatif 3. percaya diri. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan. manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi. b. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat. Tujuh K (Kemauan. Ciri-ciri wirausaha unggul .

Kejujuran dan tanggung jawab 5. Meningkatkan keunggulan Ikrar wirausaha : 1. yang harus dilakukannya: 1. Sangat energik Ada minat 10. 4. 7. 2. Ketahanan fisik dan mental 6. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. Komitmen tinggi terhadap tugas 8. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar y Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah. 6. Berkemauan tinggi dalam memimpin Kreatif dan fleksibel Seorang wirausaha adalah pemimpin . y Sikap kerja keras 5. 2. 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. wirausaha sebagai tugas tetinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir kummel negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Motivasi Ada peluang 11. 8. Dream yaitu memiliki visi 2. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. 3. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan . Kesabaran dan Ketahanan y Menurut H. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain y Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Berkemauan keras 3. 4. 5. Sifat dan watak kepribadian 4. Ingin memperoleh balikan segera Mau bertanggung jawab 9. 2. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah : 1. 9. 3. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. 1. 4. Belajar dari kegagalan Yakin pada dirinya 13. Destiny yaitubertanggung jawab 9.Kreatif Prilaku disiplin 6. 5. 3. 7.4. mandiri Jujur 8. Berorientasi kemasa depan Toleransi menghadapi risiko 12. Mampu mencermati perubahan 5. y . Inovatif Komitmen tinggi 7. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Ketahan fisik dan mental 2.

3. Orientasi Orang (People Oriented) MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. Berambisi untuk maju h. 8. 4. Yakin pada diri sendiri e. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. 7. e. 4. c. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. Kurang ulet dan lekas putus asa Kurang tekun dan kurang teliti Kurang kreatif dan kurang inisiatif tidak Jujur Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan . 3. 2. 5. Pandai membuat keputusan f. Mau menambah ilmu pengetahuan g. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1.a. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. d. Prilaku pemimpin : 1. perasaan takut disaingi orang lain 3. a. b. Kepribadian yang bersifat negative 2. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. 2. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. 5. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. 6. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b.

1. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Kerja keras 5. melihat peluang yang ada 4. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. 3. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. 3. banyaknya piutang ragu-ragu 12. Pelayanan kurang baik 11. 1. Kekeliruan manghitung harga pokok 14. 4. Berkaitan dengan produkdan pasar b. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. 4. 5. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill).6. Berkaitan dengan masalah keuangan c. Kerja Tuntas C. MASALAH USAHA . 2. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Pemborosan 13. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. 2.

dan para penual sendiri) b. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. 3. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. 7. 6. harta kelompok dan sebagainya c. kecepatan. 3. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi e. 4. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. jumlah tekanan. panas dan lain-lian c. temperature dan lain-lain. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. Memilih dan membuat produk yang bermutu. pemerintah. 2. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. seperti berat. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . dari pedagang perantara. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. d.Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. KADIN dan Media massa) 4. neraca labadan rugi. Biro statistic Perkumpulan dagang. laku dijual dan harga bersaing c. 5. b. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. Manfaat Sumber informasi usaha a. Macam-macam informasi a. Informasi atas orang. pembayaran-pembayaran dalam usaha. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah . Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b.

Faktor sasaran 5. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b. Faktor Membuat Keputusan : 1. Keberania dan antusiasme d. Faktor waktu 6. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta c. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Faktor Pelaksanaan . Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2.C. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Kuran dan kompleksitas bisnis b.

Usaha modal baru. penggunaan merk dagang. Hak Milik. memilih data-dta. penetapan biaya eksploitasi. Mengenali diri sendiri 2. saluran-saluran pemasaran. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. jenis latihan dan pendidikan. lokasi. Melatih disiplin 4. riset pemasaran dan teknik. dan keterampilan d. inspeksi supervis. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. praktek pembelian dan penjualan. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. pengalaman berupa pengetahuan. analisis pekerjaan dan evaluasi. sugesti dan saran-saran. dapat diutamakan yang plaling penting. metode bidang penjualan. jumlah inventaris) b. penetapan harga produk. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA . likuidasi. lay out perusahaan. Melatih kemauan 3.b. rencana permodalan kembali. teknik seleksi dan wawancara. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. b. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. Peraturan. jenis dan luasnya reklame. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. Keterampilan . pembayaran gaji. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. syarat-syarat kredit. pembayaran deviden. riset pemasaran. c. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. metode produksi. pengepakan produk. Pelaksanaannya. perundingan dengan karyawan. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. promosi dan distribusi) c. konsekuensi pilihan. Orang-orangnya) 2. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. Keputusan permodalan ( Struktur modal. rencana mengenai pension. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaik-baiknya. diselidiki dengan teliti. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. prosedur kantor dan perluasan usaha) d..

c. b. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. c. d. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. b. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. d. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Sumber penerapan inovatif a.A. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ideide yang dapat dijual . b. b. c. a. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. d. Kejadian yang tidak diharapkan Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar . Membuat produk dengan penuh inovatif c. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . ada lima mitos : a.

Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Inovatif produk. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. c. adalah akuisisi atau implementasi inovati. Perubahan demografi f. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS 1. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. 4. merupakan hasil organisasi perusahaan b. d. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . B. Tahap-tahap inovatif a. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. a. Pengertian Kreativitas . 6. Perubahan persepsi g. b.e. tahapan-tahapan inovatif . Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. Konsep pengetahuan dasar 3. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. Dimensi Inovatif . Adopsi Inovatif. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e.

Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Pemikiran lain 4.Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Keterbukaan pada pengalaman b. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Menggunakan akal b. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Cara Menerapkan Kreativitas a. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Roe . Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. a. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3. Percaya pada diri sendiri i. Tekun 2. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Mengenali Lingkungan d. Keingintahuan d. Hapus perasaan ragu-ragu c. Dapat menerima perbedaan f. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: .

Rileks dengan cara menditasi. tegas. dan lainlain 2. dan fair b. Tepat waktu adalah Kekuasaan. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : .1. rekreasi. humor. Kosentrasi pada manusia 1. mendengarkan aluanan music. Tepat waktu adalah nilai uang. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Konsisten. Kelancaran (fluency). Tepat waktu adalah ukuran. Melatih Otak 3. Cara mengatasi masalah 5. Tepat waktu adalah organisasi. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Menentukan keinginan 4. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. 1. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a.

bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. 2. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. 7. 3. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. Kolaborasi. 2. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. 5. 4. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. 6. 3. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. Rasa keadilan harus diterapkan 4.sinergi.1. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. seb agai berikut : a. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. c. b. 4. d. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. bukan untuk mengawasi orang b. 5. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. Busra Elgeri di 19:29 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: . Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g.

.. .MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA... Didukung oleh Blogger.  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW..PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X .PROPOSAL USAHA o Mengenai Saya Drs.. o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK.  KLS XI .... y 2010 (9) September (1)  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 .Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN .. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X .MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII . Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal.

1996)  Kewirausahaan adalah suatu sikap. Potensi penunjang pembangunan bangsa masih terbuka lebar asalkan para wirausahawan mampu menciptakan dan membuka lapangan kerja baru menjadi pelopor pembangunan. 1. Memahami karakteristik wirausahawan 3. Dalam lampirannya tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK) kewirausahaan adalah :semangat. Mengingat perannya sangat penting. Pengertian Kewirausahaan Telah kita ketahui bersama bahwa pemerintah sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan lapangan kerja baru. Ia bebas merancang. Mengidentifikasi kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan 4. mengelola. sikap. Memahami pengertian kewirausahaan 2. Berikut ini diuraikan pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha :  Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (ZIMMERER. tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan (ROBEN. menentukan. Mengidentifikasi perilaku wirausahawan A. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja. mengendalikan semua usahanya. 1996)  Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan  Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi. perilaku. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar. Tujuan Kewirausahaan Kewirausahaan memiliki tujuan sebagai berukut : .Standar Kompetensi: Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha Kompetensi Dasar: Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Tujuan Pembelajaran Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Setelah mempelajari Modul ini diharapkan siswa mampu : 1. pemerintah telah mengeluarkan itruksi presiden No. jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain Sedangkan Wirausaha adalah : Seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. 4 tahun 1995 untuk menumbuhkan semangat kepeloporan dikalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan.

Efektif berarti suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan dengan etika bisnis yang sehat Kesempatan merupakan sesuatu yang ideal bagi para wirausaha. sehingga dapat mengurangi pengangguran. cepat. Instansi pemerintah dengan kegiatan usaha (BUMN) organisasi profesi dan kelompok masyarakat b. Dengan kata lain efisien adalah segala sesuatu yang dikerjakan dengan berdaya guna atau segala sesuatunya dapat diselesaikan dengan tepat. Kemampuan bekerja secara tekun. Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis. sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. sikap. Menumbuh kembangkan jumlah wirausahawan yang berkualitas b. termasuk keberanian mengambil resiko b. perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat 2. a. Sasaran Kewirausahaan a. Meningkatkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat c. Jika kesempatan untuk menjadi wirausaha itu datang maka ada beberapa keuntungan yang dapat diraih antara lain : 1) Menjadi Bos didalam perusahaan 2) Mencapai tujuan yang dikehendaki 3) Memperoleh manfaat dan keuntungan 4) Membantu masyarakat dengan usaha konkrit 5) Mendemonstrasikan potensi secara penuh Agar bisa mengelola aktivitas usahanya dengan baik maka para wirausahawan harus membuat perencanaan yang tepat dan matang. Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian d. Membudayakan semangat. Manfaat Kewirausahaan Berikut adalah manfaat kewirausahaan . Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat d. . atau antara pengeluaran dan pendapatan.a. Pelaku ekonomi yang terdiri dari pengusaha kecil dan koperasi c. teliti dan produktif c. antara daya usaha dengan hasil usaha. Mereka juga harus mampu mengelola waktu dengan efektif dan efisien. Asas Kewirausahaan a. anak-anak putus sekolah dan calon wirausahawan 3. Generasi muda. 4. Sedangkan efisien adalah perbandinagn yang terbaik antara input dan output. Menambah daya tampung tenaga kerja. hemat dan selamat.

Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sisitematis dan berani mengambil resiko b. Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif 2). tidak berfoya-foya dan tidak boros. Mampu bekerja tekun. distribusi. Sikap wirausahawan 1). motivasi tinggi dan kerja keras 3) Pengambil resiko a) Enerjik dan berinisiatif b) Kemampuan mengambil resiko c) Suka pada tantangan 4) Kepemimpinan a) Bertingkah laku sebagai pemimpin b) Dapat menanggapi saran-saran dan kritik . Mampu berkarya dengan semangat kemandirian 5). teliti dan produktif 3). tekun dan memiliki pribadi unggul yang patut diteladani. c. d. Perilaku wirausahawan 1) Memiliki rasa percaya diri a) Teguh pendiriannya b) Tidak tergantung pada orang lain c) Berkepribadian yang baik d) Optimis terhadap pekerjaannya 2) Berorientasi pada tugas dan hasil a) Haus akan prestasi b) Berorientasi pada laba / hasil c) Ketekunan dan ketabahan d) Mempunyai dorongan kuat. Mampu berkarya berlandaskan etika bisnis yang sehat 4). disiplin. 5.b. e.Sikap dan perilaku wirausahawan a. Memberi contoh bagaimana harus bekerja keras. Berusaha mendidik para karyawannya menjadi orang yang mandiri. pemeliharaan lingkungan dan kesejahtraan. Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien. tekun dan jujur dalam menghadapi pekerjaan. Sebagai generator pembangunan lingkungan. pribadi.

Memiliki kepribadian yang unggul c.Ruang lingkup kewirausahaan a.c) Dapat bergaul dengan orang lain 5) Keorisinilan a) Inovatif. dan sesame wirausahawan 6. Human skill : ketrampilan bekerja sama dengan orang lain. bawahannya. Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha 2. seorang wirausahawan juga dituntut memiliki ketrampilan-ketrampilan yang dapat menunjang keberhasilan. Memiliki sikap mental dan spiritual yang tinggi b. Ketrampilan teknis ( technical skill) : ketrampilan melakukan teknik tertentu dalam mengelola usaha c. kreatif dan fleksibel b) Serba bisa dan mengetahui berbagai hal c) Mempunyai banyak sumber kemampuan 6) Berorientasi ke masa depan a) Memiliki pandangan ke masa depan b) Optimis memandang masa depan Disamping harus memiliki sikap dan perilaku tersebut diatas.Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan .Ketrampilan khusus a.Lapangan agraris 1) Pertanian a) Tanaman berumur pendek b) Tanaman berumur panjang 2) Perkebunan dan kehutanan b. Ketrampilan konsep (conceptual skill) : ketrampilan melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasarkan konsep yang dibuatnya b. Adapun ketrampilan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Pandai berinisiatif d.Ketrampilan dasar a.

Lapangan pertambangan dan energi f.Falsafah dan kebiasaan wirausaha Dalam rangka memasyarakatkan kewirausahaan. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. koperasi. tata busana dan sebagainya Dari keterangan diatas kita ketahui bahwa lapangan kerja wirausahawan itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama untuk diisi. 7. pergudangan. penting sekali kita belajar dari falsafah dan kebiasaan wirausaha untuk mendapat gambaran bahwa menciptakan lapangan kerja .Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit / perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restaurant 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi. bangsa dan negara akan meningkat. Karena dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat.4) Pengangkutan ikan c. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin a) Pengelolaan hasil pertanian b) Pengelolaan hasil perkebunan c) Pengelolaan hsil perikanan d) Pengelolaan hasil peternakan e) Pengelolaan hasil kehutanan e. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g. perbengkelan.

Evaluasi kebiasaan. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Untuk itu harus belajar tentang diri sendiri baik menyangkut keunggulan maupun kelemahan yang dimiliki. c.Kekuatan mengambil resiko sebagai tanggung jawab atas tindakan sendiri. Kejarlah tujuan-tujuan yang relevan dengan kemampuan dan ketrampilan e. Sedangkan kebiasaan wirausaha adalah sebagai berikut .Buat rencana kegiatan untuk hari esok c. Doers Seorang wirausahawan dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjutinya. Agar lebih jelas di bawah ini dikemukakan beberapa karakteristik wirausahawan menurut pendapat beberapa ahli. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Terimalah diri sendiri seperti adanya. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah factor kunci dalam kesuksesan bisnisnya c. Bangun lebih awal (menggunakan waktu lebih dini ) sebagai cara menjadi produktif b. Decisiveness Seorang wirausahawan adalah orang yang tidak bekerja lambat. sebagai berikut: a. Kekuatan dan kelemahan itu dapat digunakan sebagai modal dasar untuk mencapai tujuan hidup. Kegagalan diterima sebagai pengalaman belajar dan keberhasilan sebagai buah dari usaha-usaha yang tidak kenal lelah. d.Keberhasilan seorang wirausaha tergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri. By Grave Karakteristik wirausahawan menurut BY Grave dikenal dengan istilah 10D. Adapun hal-hal penting yang merupakan falsafah wirausaha adalah sebagai berikut : a. hubungan dengan tujuan-tujuan masa depan B. Seorang wirausahawan tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya . 1. Karakteristik Wirausahawan Karakteristik adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seseorang.bukan hal yang mustahil untuk dilaksanakan. Jadi karaketristik wirausahawan adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seorang wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain. Hasil yang diterima lebih penting daripada hasil-hasil yang sempurna karena dorongan untuk mengejar kesempurnaan justru dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan pribadi ( akan menimbulkan perasaan selalu gagal ). a. Sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk menekuni lapangan kerja baru dalam ruang lingkup kewirausahaan. f. Dream Seorang wirausahawan mempunyai visi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya b. berusahalah menekankan kekuatan diri sendiri dan kurangi kelemahan yang ada dan lakukanlah hal-hal yang penting dan terbaik. b.

Wasty Soemanto. kadang-kadang mengorbankan kepentingan kerluarga f.d. Visi masa depan g. Distribute Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya. Details Seorang wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci. Dedication Dedikasi seeorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi. walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi e. Sikap terhadap risiko 3. Inovasi c.Pd . kepemimpinan b. Bekerja ekonomis dan efisien f. Sikap tanggung jawab terhadap perubahan e. Dollars Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapat laba. yaitu : a. M. ada tujuh ciri yang merupakan identitas seorang wirausahawan. yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnis 2. bonus atau hadiah j. Cara pengambilan keputusan d. Determination Seorang wirausahawan melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah. Drs. Motivasinya bukan karena uang. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya g. Devotion Wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. Dia tidak mau mengabaikan factor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya h. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain i. Destiny Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Fadel Muhammad Menurut fadel Muhammad.

Preferensi kepada resiko-resiko menengah d. Wasty Soemanto.Menurut Drs. Rangsangan oleh umpan balik f. untuk itu diperlukan : d Kemauan keras .Pd tanda manusia wiraswasta adalah kepribadian kuat dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. Keinginan untuk bertanggung jawab c. atau diharuskan. Ketrampilan dalam pengorganisasian i. Nasution. Orientasi ke masa depan h. Disiplin merupakan modal dasar keberhasilan seseorang. Aktivitas energik g. Kepekaan terhadap arti lingkungan d. Disiplin yang baik harus tumbuh sendiri dalam diri seseorang dan bukan merupakan paksaan untuk melakukan berbagai macam peraturan dan tindakan. M. Keinginan untuk berprestasi b. antara lain : a. Celland. Sikap tentang uang Dari penjelasan diatas. dengan adanya bentuk kelakuan yang harus dicapai. Mandiri Sikap untuk tidak menggantungkan keputusan akan apa yang harus dilakukan kepada orang lain dan mengerjakan sesuatu dengan kemampuan sendiri-sendiri sekaligus berani mengambil risiko dalam bisnis merupakan bentuk kemandirian dari seorang wirausahawan. Berkeyakinan kuat atas kekuatan pribadi. memiliki moral yang tinggi b. wirausahawan memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Celland Menurut Mc. Ketrampilan wirausaha 4. Disiplin Menurut S. karakteristik wirausahawan yang perlu dimiliki dan dikembangkan adalah : 1. Persepsi kepada kemungkinan hasil e. 2. Sikap mental wiraswasta c. disiplin adalah usaha untuk mengatur atau mengontrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan. Mc. Berkemauan keras b. dilarang. Pembentukan sikap mandiri memiliki 6 kekuatan mental yang dapat membangun kepribadian yang kuat.

introspeksi diri untuk menutupi kekurangan sehingga menimbulkan sikap optimis dan kemandirian. baik untuk memecahkan seuatu masalah. Komitmen tinggi dibarengi perilaku tepat waktu. Ketahanan fisik dan mental yang berupa : d Kesehatan jasmani dan rohani e Kesabaran f Ketabahan e. tabah. kelemahan dan kekalahan sehingga dapat menyelaraskan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. Seorang yang realistis dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebutuhan sehingga menimbulkan inisiatif dan kreativitas. Seorang wirausahawan yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang entaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya. sampai berhasil sekaligus mempertahankan dan menciptakan kepercayaan dari orang lain baik itu konsumen maupun mitra bisnisnya. Konsisten. tekun dan ulet serta selalu berjuang untuk berprestasi akan cenderung mempengaruhi produktivitas dan kinerja seorang wirausaha. Ralistis Realistis berarti kenyataan.e Kepercayaan pada diri sendiri f Pemahaman tujuan dan kebutuhan c. Ketekunan dan keuletan untuk bekerja keras f. tegas dan adil b. Berpikir secara realistis merupakan cara berpikir yang sesuai dengan akal sehat. Konsentrasi pada manusia Komitmen tinggi yang diharapkan seorang wirausahawan harus dipercaya dan didukung oleh seluruh pihak terkait. peduli terhadap kualitas. berusaha untuk lebih baik. Komitmen tinggi Komitmen tinggi berarti fokus pikiran diarahkan kepada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. 5. seseorang akan berpikir lebih maju. Jujur Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya. Pemikiran yang konstruktif 3. disiplin. Kejujuran dapat disamakan dengan amanah. Kejujuran dan tanggung jawab untuk itu diperlukan : d Moral yang tinggi e Disiplin diri d. sabar. Faktor-faktor yang terkait dengan komitmen tinggi adalah : a. Suri tauladan c. Amanah adalah bila diberi . memiliki motivasi. 4. Dengan pola pikir realistis seseorang dapat menerima kekurangan. tepat janji. Dengan melihat kenyataan yang ada.

Inovatif dalam berwirausaha berarti suatu proses untuk mengubah peluang usaha menjadi gagasan baru yang dapat menghasilkan uang. Kreatif dan inovatif Secara umum kreativitas dapat diartikan untuk membuat kombinasi baru atau produk baru. kalau berkata selalu benar dan bila berjanji selalu ditepati Kita harus yakin bahwa kebenaran dan kejujuran adalah suatu jaminan yang paling tepat untuk mencapai kemajuan di dalam berwirausaha.kepercayaan tidak khianat. Innovation (inovasi) b. baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Dengan kata lain berbisnis harus dilandasi oleh kejujuran karena sifat ini dapat mendatangkan kepercayaan dari masyarakat konsumen. Triggering Event (pemicu) c. 6. Dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru. Kreativitas merupakan bahan bakunya sedangkan gagasan-gagasan merupakan hasil yang komersial. Sementara itu By Grave menggambarkan proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan sebagai berikut : a. Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi. Apabila seorang wirausaha jujur maka ia akan mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga dari mana datangnya. Proses inovasi (innovation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya inovasi adalah : 1) Adanya keinginan untuk berprestasi 2) Adanya factor pengalaman dalam berwirausaha 3) Adanya keinginan dalam menanggung resiko 4) Adanya sifat penasaran pribadi 5) Adanya factor pendidikan b. Kreatif merupakan proses pemikiran yang membantu dalam mencetuskan gagasangagasan. Berdasarkan penelitian kreativitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe-tipe kreativitas yang berbeda yaitu menciptakan. sedangkan inovasi adalah penerapan praktis dari gagasan-gagasan tersebut. memodifikasi sesuatu dan mengkombinasikan. Proses pemicu (triggering event) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya triggering event (pemicu) untuk terjun ke dunia wirausaha adalah : 1) Adanya komitmen atau minat yang tinggi di dalam berwirausaha . Sesuatu yang baru belum tentu inovatif apabila yang dihasilkan tidak merupakan sesuatu yang lebih baik. mplementation (pelaksanaan) d. Growth (pertumbuhan) Keterangan : a. Inovatif merupakan suatu terobosan baru.

Gilmore menyatakan bahwa seorang wirausaha yang produktif adalah wirausaha yang menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungan. Jujur terhadap tujuan yang akan dicapai 2. antara lain menampung tenaga kerja. berani dan disiplin berbuat karena bakat. Proses pelaksanaan (implementation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya pelaksanaan berwirausaha adalah: 1) Adanya komitmen yang tinggi di dalam berwirausaha 2) Adanya visi dan misi.2) Adanya keberanian menanggung resiko 3) Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan sekarang 4) Adanya pemutusan hubungan kerja dan tidak ada pekerjaan lain] 5) Adanya dorongan berwirausaha karena faktor usia c. lokasi usaha. pengalaman dan pengetahuannya . Proses pertumbuhan (growth) Proses pertumbuhan di dalam kewirausahaan didorong oleh faktor adanya organisasi diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Adanya tim yang kompak di dalam menjalankan usaha. Disiplin dan berani a. Jujur a. C. 4) Adanya produk yang dibanggakan. Jujur terhadap diri sendiri b. tidak mudah putus asa dalam mengahdapi hambatan meski terkadang mengalami kegagalan. Jujur terhadap orang lain c. yang pandangannya jauh kedepan guna mencapai keberhasilan di dalam berwirausaha 3) Adanya seorang wirausahawan yang berpengalaman dan siap mental secara total 4) Adanya manajer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama di dalam berwirausaha d. sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasionalnya berjalan produktif. seperti kualitas produk. model produk. dan bergaul dengan sesamanya. Kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki kepribadian yang produktif. 2) Adanya struktur organisasi dan berbudaya yang mantap di dalam berwirausaha 3) Adanya strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak di dalam berwirausaha. Produktif dalam hal ini adalah kegiatan yang menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility) di dalam usaha. manajemen usaha dan sebagainya. manfaat produk. Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang wirausahawan berhasil maupun gagal. memberi sumbangan social. Keberhasilan seorang wirausahawan erat kaitannya dengan hal-hal sebagai berikut: 1. Seorang wirausahawan akan selalu meningkatkan produktivitas dengan berbagai cara.

Tidak mempunyai semangat berwirausaha 5. 3. Perilaku kerja keras . petani. dan lain-lain. Tidak adanya perencanaan yang matang 2. Pengendalian emosinya baik terutama bila situasi pergaulan tidak mengena dengan situasi hatinya. diantaranya : 1. selain menampilkan wajah ramah. D. Tidak mempunyai etos kerja yang tinggi Keberhasilan dan kegagalan dalam usaha atau menjalankan pekerjaannya tidak hanya dialami oleh para wirausahawan. Berani dan disiplin berbuat karena adanya keyakinan dan fasilitas 3. Perilaku Wirausahawaan Dari berbagai sumber yang membicarakan tentang perilaku wirausaha yang berhasil. Tidak puas dengan hasil yang dicapai sekarang dan selalu membuat sasaran yang lebih baik dan lebih tinggi dari sebelumnya. Dia selalu aktif bergaul. Imam Santoso Sukardi (1991) secara umum menetapkan sembilan perilaku wirausaha sebagaimana tertera di bawah ini. Bagian yang penting adalah tahapan dan proses pencapaian prestasi itu sendiri. Kurang pengalaman 4. Dengan kata lain segala sesuatu yang ada dilingkungannya dipandang sebagai ´instrumentµ (alat) pencapaian tujuan pribadi. Perilaku Prestatif Perilaku prestatif menunjukkan bahwa wirausaha dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik. Kegagalan akan terjadi kalau mereka tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaannya. lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang dicapai sebelumnya. 2. sedangkan keberhasilan atau kegagalan pencapaian prestasi dianggap sebagai balikan (feedback). akomodatif terhadap berbagai ajakan untuk berdialog. pejabat. Perilaku keluwesan bergaul Wirausaha akan selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia. guru. Kurangnya modal 6. ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kegagalan. Dapat melaksanakan prinsip manajemen dengan baik Disamping keberhasilan dalam wirausaha. 4. artis. Bakat yang tidak cocok 3.b. 1. Lemahnya pemasaran 7. Dia selalu mencari segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kerjanya. tetapi juga oleh profesi lainnya seperti atlit. Perilaku Instrumental Wirausaha selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dilingkungannya untuk membantu dirinya mencapai tujuannya dalam berusaha.

8. Tirto Utomo dan lain-lain. menentukan tujuan kelompok serta memilih alternative perilaku. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan. Sosro. Perilaku swa kendali (personal control) Personal control merujuk pada pribadi wirausaha yang memutuskan kapan dia harus bekerja lebih keras. Edison . Untuk lebih jelasnya di bawah ini diberikan contoh orang-orang yang sukses dalam berwirausaha. ini berarti dia lebih senang memegang kendali kelompok kerja. Perilaku pengambilan resiko Dengan keberanian mengambil risiko yang diperhitungkan wairausaha tidak takut menghadapi situasi yang tidak menentu dimana tidak ada jaminan untuk keberhasilan. Ducan Symne. kemudian msayarakat sekitarnya dan pada akhirnya menolong bangsa dan umat manusia. Apabila masyarakat dengan sikap mental kewirausahaan telah terbentuk. 7. Personal control mencakup pengertian swa-daya dan swa-kendali. 5. Thomas A. unik dari hasil pemikirannya. Perilaku Kemandirian Perilaku kemandirian menunjukkan bahwa wirauasaha selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. 6. tidak ragu-ragu dalam bertindak bahkan kecenderungannya dia akan melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dan ada semacam optimisme dalam kegiatannya. Keberhasilan itu dapat diraih karena karakteristik wirausaha yang melekat pada dirinya. Agar menjadi wirausahawan yang berhasil diperlukan suatu tekad yang kuat dan mampu membaca peluang pasar. Untuk itulah sikap mental wirausaha diperlukan untuk dapat menghadapi tantangan dunia yang semakin penuh persaingan. Dia lebih senang bekerja sendiri. dan kapan dia harus merubah strategi dalam bekerja.Wirausaha selalu terlibat dalam situasi kerja. 1. Ketergantungan pada orang lain merupakan sesuatu yang bertentangan dengan kata hatinya. Segala tindakannya diperhitungkan dengan cermat. selalu mencoba membuat antisipasi adanya hambatan-hambatan yang dapat menggagalkan usahanya. Henry Ford. tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. maka setiap orang minimal akan dapat menghidupi dirinya dan keluarganya. Optimisme berarti ada keyakinan bahwa tindakannya akan membawa keberhasilan. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak. Pada awalnya mereka adalah wirausahawan kecil yang kemudian berhasil dalam usahanya berkat kemampuannya memilih dan mengelola bidang usaha yang digelutinya. Perilaku Inovatif Seorang wirausaha selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru untuk memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kerja. Kita bisa belajar dari tokoh wirausahawan yang sukses dibidangnya seperti Bill Gates. Perilaku keyakinan diri Wirausaha selalu percaya pada kemampuan diri. pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan. Termasuk dalam perilaku inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan-penyempurnaan tertentu (imitative innovative) 9. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak pengambilan keputusan. menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Cenderung untuk melakukan sesuatu dengan cara yang khas. dalam menghadapi hambatan. kapan dia harus meminta bantuan pada orang lain.

Karena tekun dan percaya kepada dirinya serta kemampuan dalam menentukan tujuan maka ia diangkat menjadi presiden perusahaan General Motor Corporation (GMC).Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras. Bill Gates Bill Gates.Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berprestasi bagi perkembangan usahanya. diantaranya : 1. Dari penjelasan diatas kita bisa menarik kesimpulan. elektro. pendiri dan bos Microsoft Corporation yang melahirkan system operasi computer terbesar. Wilson adalah seorang pekerja rendah pada suatu perusahaan. 2. 3. 4. Ia merupalkan wirausahawan yang berhasil pada zamannya. Ia adalah seorang ahli strategis bisnis yang tidak tanggung-tanggung. 3. ia penemu Apple Computer. matematika.Adanya dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa. Stave Jobs bukan orang kaya pada awalnya. tapi berkat kemudahan. ketekunan. Bercermin dari pengalaman tokoh-tokoh wirausahawan di atas kita bisa memetik pengetahuan yang sangat berharga guna memotivasi diri dan meningkatkan kesuksesan di dalam berwirausaha. 5. Microsoft Windows dan MS Office. Edison adalah orang yang memiliki mental dan ketekunan tinggi yang berhasil dalam ilmu fisika. Stave Jobs Stave Jobs adalah wirausahawan Amerika kecil-kecilan yang ulet dan nekad dari awal mulanya.Thomas A. Ia bukan seorang insinyur atau ahli teknik computer tetapi ia adalah orang yang menghargai kreditivitas. Charles E. bola lampu dan sebagainya. serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi. Ada beberapa faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan tersebut. Ia memandang produk kreativitas itu sebagai komoditi yang dapat dijual. tetapi dengan keberanian dan perhitungan dagangnya berhasil meyakinkan pemilik modal. kimia. 2. Wilson Charles E. keuletan yang tinggi ia dapat mengantarkan bangsa dan Negara Amerika menjadi negara industri baja yang terkenal diseluruh dunia. . Andrew Carnegie Meskipun Andrew Carnegie tidak banyak mendapat atau memperoleh pendidikan di sekolah. Gates adalah seorang wirausahawan yang mengawali usaha dari kecil dengan tekad mantap serta mampu membaca peluang.

BAHAN PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI: 1. 4. Persaingan bebas 2. Perubahan yang semakin cepat disegala bidang terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan perilaku kerja prestatif. Memasuki millenium ketiga yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. 2. 4. Conscience atau mempertajam suara hati 3. Independent Will atau pandangan independent untuk bekal bertindak. bertahan atau tergilas. Prestatif dalam hal ini berarti seorang wirausaha selalu berambisi ingin maju di segala bidang. Self awareness atau sikap mawas diri 2. Derasnya arus infomasi yang makin mengglobal yanpa mengenal batas Negara. Menurut Stephen Covey dalam bukunya First Thing·s First ada empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju yaitu: 1. Pengertian Perilaku Kerja Prestatif Berbuat dan bekerja prestatif adalah merupakan modal dasar untuk keberhasilan seorang wirausahawan. Perubahan yang semakin cepat 3. ada tiga kemungkinan ialah menang. Orang yang mempunyai daya juang tinggi akan berpeluang dalam persaingan dan merupakan modal utama untuk dapat menang dalam persaingan atau setidaktidaknya bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. 3. MENGAKTUALISASIKAN SIKAP DAN PERILAKU WIRA USAHA KOMPETENSI DASAR : 1. Bila bangsa kita tidak siap menghadapinya maka akan menjadi budak di Negara kita sendiri. Creative Imagination atau berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat .2. Hakekat persaingan bebas adalah persaingan disegala bidang. Memahami pengertian kerja prestatif Ciri dan sifat kerja prestatif Pembinaan perilaku kerja prestatif melalui latihan Menerapkan sikap bekerja prestaif 1. MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF Tujuan Pembelajaran 1.

2. 10. 11. Untuk menjadi wirausahawan yang berhasil harus memiliki cirriciri karakteristik prestatif sebagai berikut. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya atau pekerjaannya. Berorientasi ke masa depan. 12. 4. Mau bertanggung jawab. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian. 6.Menurut Zimmerer. Kreatif dan fleksibel. 7. Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya. Ciri dan Sifat Kerja Prestatif Dengan berbuat dan bekerja prestatif terhadap bisnisnya. Ingin memperoleh balikan dengan segera. 3. 5. Motivasi untuk lebih unggul. wirausahawan akan berhasil di dalam usahanya. Ciri-ciri Prestatif Percaya diri Sifat-sifat Profil Wirausahawan y Keyakinan y Ketidaktergantungan y Individualistik y Optimisme  Kebutuhan akan prestasi  Berorientasi pada laba  Ketekunan dan ketabahan  Kerja keras  Mempunyai dorongan kuat  Energi dan inisiatif  Kemampuan mengambil resiko  Suka pada tantangan Berorientasi pada hasil Pengambilan resiko . Mau belajar dari kegagalan. karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah sebagai berikut: 1. 8. Mempunyai obsesi untuk mencapai prestasi tinggi dan bisa diciptakannya. 9. 2. Enerjik seorang wirausahawan lebih baik dibandingkan rata-rata orang lain. Mempunyai kemampuan memimpin. Yakin pada dirinya.

Kepemimpinan  Betingkah laku sebagai pemimpin  Dapat bergaul dengan orang lain  Menanggapi saran-saran dan kritik  Inovatif  Punya banyak sumber  Mengetahui banyak y Pandangan kemasa depan y Perseptif Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Perilaku kerja yang prestaif dapat di lihat dalam sikap sebagai berikut: 1. semata-mata merupakan pengabdian terhadap pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganyadengan harapan semoga rezeki yang diterimanya selalu mendapatkan barokah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kerja Ikhlas Arti kerja iklas adalah bekerja dengan sungguh-sungguh. B. Penerapan kerja ikhlas adalah sebagai berikut: Seorang buruh pabrik yang bekerja dengangaji yang pas-pasan meskipun sudah diatas sedikit dari UMR. di dalam melaksanakan pekerjaan dengan tulus. mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan. kemudian ditempat kerja anak buahnya juga membuat masalah yang merugikan perusahaan. jangan sampai kemarahan yang dibawa dari rumah mempengaruhi kinerja di perusahaan. Kerja mawas diri dari rasa emosional 3. Kerja keras 5. dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. maka pimpinan perusahaan tersebut harus dapat membedakan urusan pribadi dengan urusan perusahaan. Kerja Mawas Terhadap Emosional Arti kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan / kemarahan yang sedang melanda jiwanya. Kerja ikhlas 2. Kerja cerdas 4. buruh tersebut tetap bekerja dengan baik. C. Kerja Cerdas Arti kerja cerdas ialah bahwa dalam bekerja pandai memeprhitungkan resiko. Kerja tuntas A. Penerapan kerja dengan mawas terhadap emosional adalah sebagai berikut: Seorang pemimpin perusahaan di rumah mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya yang mengakibatkan hatinya resah sering marahdengan tidak terkendali. .

alat yang dibutuhkan. kadangkala sampai siang dagangannya baru laku. Yoder a.Penerapan kerja cerdas adalah sebagai berikut: Perilaku/sikap pekerja cerdas biasanya dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan. Karyawan akan ahli dan trampil dalam melaksanakan tugasnya serta dapat mempergunakan pikirannya secara perstatif. Penerapan kerja tuntas adalah sebagai berikut: Seorang pengusaha warung apung yang dapat mengorganisasikan usahanya dengan baik mulai dari membuat sarana warung. Untuk memperbaiki cara bekerja 2. J. Tiffen a. Pegawai akan melaksanakan tugas dengan baik b. sampai di kota/pasar dengan sabar menawarkan dagangannya sampai laku. memakai/menggunakan bahasa global. Dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu. Kerja Tuntas Arti kerja tuntas yaitu bahwa di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usahanya secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilakn usahanya secara maksimal. Untuk stabilitas pegawai b. Penerapan perilaku/sikap kerja keras: Seorang penjual kayu baker yang rumahnya dipegunungan setiap hari mereka berangkat petang (malam). lebih cekatan dan lebih baik. berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi. D. 3. jarak dan kesulitan yang dihadapi. pandai bernegosiasi. Kerja Keras Arti kerja keras ialah bahwa di dalam bekerja mempunyai sifat mabuk kerja untuk dapat mencapai sasaran yang ingin dicapai. D. menggunakan konsep hitung menghitung (matematika). 3. E. kemungkinan kerugian. D. Meskipun malam hari cuaca gelap mereka membawa obor penerang jalan. Latenier Pegawai lebih berkembang. Cara bekeja lebih baik . sampai mendapatkan hasil akhir ialah laba atau untung. proses pembuatan/menu makanan. misalnya penggunaan teknologi yang tepat. efektif dan efisien. Beberapa pendapat para ahli tentang kepentingan dan manfaat latihan yaitu: 1. Pembinaan Perilaku Kerja Prestatif Melalui Latihan Membekali karyawan dengan latihan akan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena karyawan akan berkembang lebih cepat dan bekerja lebih prestatif.

8. pemilihan teknologi dsb. Untuk meningkatkan kemampuan bekreja secara prestatif. efektif dan efisien para wirausahawan diharapkan: a. efektif dan efisien. pengetahuan dan kemampuan. pembangunan industri. 5. efektif dan efisien. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan semangat kerja yang tinggi prestatif. Penerapan Kesempatan Bekerja Penerapan kesempatan bekerja merupakan kebutuhan yang tetap mendesak. sehingga pengalihan usaha atau bisnis swasta asing dapat beralih ke tangan para wirausahawan swasta Indonesia. pembangunan prasarana. On The Job Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan menetapkan pegawai baru untuk memangku suatu jabatan Latihan kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang perlu ditangani secara berencana dan berkelanjutan. Disamping itu usaha-usaha untuk memperluas kesempatan bekerja. 7. 2. . Aktif dan kreatif daripada berfikir keras. Menerapkan Sikap Bekerja Prestatif A. Memilih karyawan terbaik b.4. Agar dpat mencapai tujuan sikap bekerja prestatif. Melaksanakan pekerjaan lebih baik Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut: 1. Oleh karenanya diperlukan berbagai kebijaksanaan yang menyeluruh seperti pendidikan ketrampilan. F.W. Apprentice Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan mengerjakan semua tugas dengan sebaikbaiknya. perlu dituangkan dalam programprogram kerja khusus secara efektif dan efisien. pendidikan kegiatan kerja. sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan baik. diharapkandapat meningkatkan kepribadian. 2. Taylor a. efektif dan efisien serta mengembangkan daya cipta yang positif. Disini harus menciptakan sikap bekerja prestatif. Dengan adanya latihan dalam berwirausha. 4. Ketrampilan dan keahlian para wirausahawan perlu ditingkatkan. 6. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan Untuk mengembangkan rasa kesetiakawanan Untuk mengembangkan sikap para pegawai positif Untuk mengembangkan dan memupuk kemampuan berprakarsa Untuk mengembangkan segala daya kreativitas Untuk mencapai efektifitas dan efisiensi Latihan dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut: 1. 3. 4.

Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif. Percaya dan yakin pada kecerdasan sendiri. kesempatan. Bimbingan penyuluhan dan pengawasan bekerja. Dedication ( pengabdian) 3. Bekerja merupakan kebiasaan dan pengalaman dari vak bakat sendiri. keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri. Pembinaan dan pengembangan bekerja. aktif dan inovatif. para wirausahawan harus memiliki kepercayaan. b. d. Responsiblenness ( rasa tanggungjawab ) 5. Bekerja harus luwes dan menyenangkan dalam pergaulan. Integrity ( keutuhan. Menerapkan sikap bekerja prestatif harus dijalankan dengan terarah dan baik yaitu: a. Eageerness to learn besides skill fullness ( hasrat besar untuk belajar dan kemahiran ) . Kebiasaan mencari kerja harus diubah dengan menciptakan pekerjaan yang selalu sibuk dan menerapkan perilaku bekerja prestatif. diantaranya: a. Carefullness ( kehati-hatian ) 6. efektif dan efisien dalam setiap kesempatan yang ada. Dilligence ( kerajinan. c. Ciri-ciri sikap bekerja baik adalah sebagai berikut: 1. kreatif dan inovatif.b. Percaya dan yakin pada kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Untuk menerapkan pekerjaan tersebut. Menanamkan perilaku bekerja prestatif perlu diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Innovativeness ( daya pembaharuan ) 8. Versatility ( keserbabisaan ) 7. latihan dan pengalaman dalam bekerja. B. kursus. perlu dikembangkan dalam berbagai bidang atau vak tertentu yang mengurus pada efektifitas usaha atau bisnis. Percaya dan yakin pada kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan. kerja keras ) 2. watak ) 4. Cooperativeness ( semangat kerjasama ) 9. Percaya dan yakin akan bisa bekerja secara kreatif. b. c. b. Kepercayaan dan Keberanian Bekerja Menerapkan perilaku bekerja prestatif.

LKS Mentari Kewirausahaan XI SMK. Dra. M. Kebutuhan rasa aman. Suyamti. 2004. b. MBA. 2. Sebaliknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi rasa kepuasan. Motivasi dalam Bekerja Menumbuhkan dan menerapkan motivasi adalah suatu tindakan yang penting. Kewirausahaan Untuk Tingkat I SMK.C. Untuk memperdalam tentang motivasi di dalam bekerja. efisien dan produktif. 2001. b. orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Tim LP2IP. 2005. EVALUASI !. Yogyakarta: LP2IP. Dengan adanya motivasi akan mendorong orang untuk lebih prestatif. Yang bukan merupakan ciri milenium ketiga adalah « a. Sebab motivasi merupakan kunci untuk menerapkan bekerja prestatif kepada karyawannya. efektif. Kewirausahaan Untuk SMK. Kebutuhan untuk aktualisasi diri (mengembangkan potensi-potensinya semaksimal mungkin) Menurut Herberg. Derasnya arus informasi yang semakin mengglobal tanpa mengenal batas negara. minum. Persaingan bebas. dsb. bebas dan ancaman fisik dan psikis c. Ada larangan menjual produk dari negara satu ke negara lain. atau d pada jawaban yang paling benar! 1. d. Kebutuhan fisiologis Misalnya makan. Ating Tedjasutisna. c. Abraham H Maslow (1954) dalam teori herarki kebutuhannya mengatakan bahwa kebutuhan manusia terdiri dari: a. Selalu berambisi ingin aju adalah pengertian dari « a. 2004. Perubahan yang semakin cepat. hendaknya seorang wirausahawan memahami hal-hal yang berkait dengan masalah kebutuhan hidup. Kusmini Adiputro. Jakarta: Graha Pustaka.b. prestatif .M. Jakarta: Yudistira. istirahat. Bandung: Armico. DAFTAR PUSTAKA Dr. Berilah tanda silang (x) huruf a.c. Kewirausahaan SMK Tingkat I Semua Bidang Keahlian. d. Kebutuhan akan penghargaan kompetensi dan percaya diri) (penghargaan akan kemampuan.

W. Pengarang buku First Think First yang di dalamnya mengupas mengenai empat (4) sisi potensial manusia untuk maju adalah « a. Yakin pada diri sendiri. energik dan inisiatif c. kerja keras b.b. Sikap mawas diri. Sikap mawas diri. Savary 4. F. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. Komitmen tinggi. Pandangan independen untuk bakal bertindak. komitmen tinggi 3. Posesif. Berikut ini karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif . c. b. 6. kecuali « a. Percaya diri adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. suka pada tantangan . c. c. 7. Bertanggung jawab. 5. Stephen Covey b. d. Bygrave d. Taylor c. d. b. d. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. b. Yang dimaksud dengan independent will adalah « a. Yang dimaksud dengan Self awareness adalah « a. Mempertajam suara hati. efektif c. Mempertajam suara hati. Pandangan independen untuk bakal bertindak. efisien d.

mengetahui banyak b. Hal itu merupakan perwujudan perilaku kerja prestatif. berorientasi pada laba b. yaitu kerja « a. Keorisinilan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. kerja keras 13. pandangan ke masa depan d. menanggapi saran dan kritik c. kerja cerdas d. kerja cerdas d. prestatif c. Kepemimpinan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. kerja mawas terhadap emosional c. kerja mawas dari rasa emosional c.d. kerja iklas b. ketidaktergantungan 8. Bekerja sungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus adalah pengertian dari « a. Berorientasi pada hasil adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. Bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan/ kemarahan yang sedang melanda jiwa adalah pengertian dari « . energik dan inisiatif d. Thomas Alfa Edison telah berhasil menemukan bola lampu. kerja keras c. kerja tuntas 12. kebutuhan akan prestatif 11. suka pada tantangan d. kerja keras b. suka pada tantangan 9. kerja iklas b. keyakinan 10.

a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 14. penjual soto, mempersiapkan dagangannya mulai dari meracik bumbu, memasak dan menghidangkan dagangan, melayani pelanggan dilakukan dari petang hingga warungnya tutup pada malam hari. Dan ia memulai aktivitasnya lagi pada petang berikutnya, begitu terus-menerus tanpa pantang meyerah. Ilustrasi di atas Ilustrasi di atas adalah gambaran seorang wirausahawan yang prestatif, tercermin dalam perilaku kerja « a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 15. Pegawai lebih berkembang, lebih cekatan dan lebih baik adalah manfaat latihan menurut « a. D. Yoder b. D. Latenier c. J. Tiffen d. F.W. Taylor 16. Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut, kecuali « a. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja b. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan c. Untuk mengembangkan segala daya kreativitas d. Untuk memberi kesempatan plagiator bekerja 17. Mengerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, adalah cara melatih karyawan, yaitu « a. Apprentice training b. On the job training c. Learning by doing d. Latihan induksi

18. Siwi seorang siswi SMK jurusan Tata Busana, mengerjakan tugas yang diberikan gurunya dengan tekun dan rapi, membuat pola, menggunting kain, menjahit sampai dengan tahap penyelesaian. Hal ini merupakan cerminan kerja prestatif yaitu kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 19. Para relawan bersama penduduk Jetis Bantul bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan akibat gempa bumi tektonik 27 Mei 2006 lalu dengan sepenuh tenaga dan setulus hati. Merupakan cerminan kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 20. Teori herarki kebutuhan dikemukakan oleh « a. F.W. Taylor b. Abraham H. Maslow c. Savary d. J. Tiffen II. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat! 1. Sebutkan tiga (3) hal yang harus dilakukan untuk menerapkan dan meningkatkan prilaku kerja prestatif! 2. Sebutkan tiga (3) ciri bekerja yang baik! 3. Sebutkan isi dari teori herarki kebutuhan Maslow! 4. Orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri, sebaiknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi kepuasan. Pernyataan diatas merupakan pendapat dari « 5. Mengapa memberi motivasi kepada karyawan perlu dilakukan oleh wirausahawan? KUNCI JAWABAN I. 1.d 6.d 11.a 16.d 2.a 7.d 12.c 17. a 3.a 8.a 13.b 18.d 4.b 9.b 14.a 19.a

5.c 10.a 15.b 20.b II. 1. Penanaman perilaku kerja prestatif diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Pembinaan dan pengembangan bekerja. b. Bimbingan, penyuluhan dan pengawasan. c. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif, kreatif dan inovatif. 2. Ciri-ciri bekerja yang baik: a. b. c. d. e. f. g. h. i. diligence (kerajinan,kerja keras) dedication (pengabdian) Integriti (keutuhan, watak) Responsibleness (rasa tanggungjawab) Carefullness (kehati-hatian) Versatility (keserbabisaan) Innovativeness (daya pembaruan) Cooperativeness (semangat kerjasama) Eageerness to learn besides skill fullness (hasrat besar untuk belajar dan kemahiran)

3. Teori hirarki kebutuhan Maslow: a. b. c. d. Kebutuhan fisiologis Kebutuhan akan rasa aman, bebas dari ancaman fisik dan psikis Kebutuhan akan penghargaan Kebutuhan untuk aktualisasi diri

4. Herzberg 5. Wirausahawan perlu memberikan motivasi kepada karyawan/pegawai karena dengan diberi motivasi pekerja/karyawanakan merasa terdorong dan tertantang untuk bekerja dengan kreatif, inovatif, bersemangat, bergairah untuk mencapai prestasi.

Pengertian Motivasi Keberhasilan belajar peserta didik ditentukan oleh motivasi belajar yang dimiliki, demikian pula keberhasilan berwirausaha juga ditentukan oleh motivasi berwirausaha. Hal ini disebabkan oleh pengaruh motivasi yang merupakan penggerak atau pendorong untuk melakukan tindakan tertentu. Dalam proses pembelajaran di sekolah, motivasi merupakan salah satu aspek dinamis yang sangat penting. Istilah motivasi berasal kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu. Dalam bahasa latin motivation berasal dari kata movere, yang berarti ´to moveµ(Richard,1991:5). Hamzah B Uno (2009:3) mengemukakan bahwa motif dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam yaitu (1) motif biogenetis, yaitu motifmotif yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan organisme demi kelanjutan hidupnya, (2) motif sosiogenetis, yaitu motif-motif yang berkembang berasal dari lingkungan kebudayaan tempat orang tersebut berada, dan (3) motif teologis, dalam motif ini

manusia adalah makluk yang berkeTuhan-an, sehingga ada interaksi antara manusia dan Tuhan-Nya. Woodwort (WinaSanjaya,2009:250) mendefinisikan motif sebagai ´ a motive is a set predisposes the individual of certain activities and for seeking certain goalsµ yang berarti suatu motive adalah set yang dapat membuat individu-individu melakukan kegiatankegiatan tertentu untuk mencapai tujuan. Houston (1985:5) menyebutkan ´Motives usually involve statements such as something that causes a person to act ´ yang intinya Dari beberapa pengertian motif tersebut, motif dapat didefinisikan sebagai daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu, demi mencapai tujuan tertentu. Perilaku seseorang melakukan suatu aktivitas atau kegiatan tertentu dapat disebabkan oleh suatu dorongan yang bersumber dalam dirinya, dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, motif demikian ini disebut sebagian motif instrinsik. Sedangkan perilaku individu yang hanya muncul karena dipengaruhi oleh lingkungan atau faktor luar dalam dirinya, motif semacam itu disebut sebagai motif ekstrinsik. Dari kedua macam motif tersebut yang paling kuat mendorong keberhasilan seseorang melakukan kegiatannya adalah motif instrinsik. (Hamzah Uno,2009:33). Sedangkan pengertian Motivasi menurut Fred luthans (2005:230) adalah ´motivation is a process that starts with physiological or psychological deficiency or need that activates a behavior or a drive that is aimed at a goal or incentiveµ. Motivasi menurut Sondang Siagian (2004:138) adalah daya pendorong yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk mengerahkan kemampuan, tenaga, dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Motivasi menurut Mc.Donald (Sardiman,2010:73) adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya ´feelingµ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Husaini Usman (2010:250) mengartikan motivasi sebagai keinginan yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan seseorang berperilaku. Memberikan motivasi kepada seseorang peserta didik, berarti menggerakkan peserta didik untuk melakukan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu. Hal ini karena motivasi memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu:

1) Mendorong manusia untuk berbuat, berarti sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. 2) Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. 3) Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi untuk mencapai tujuan, dengan mengabaikan perbuatan yang tidak bermanfaat baginya. (Sardiman,2010:85).
Dari pembahasan di atas dapat diambil pengertian motivasi yakni dorongan baik yang berasal dari dalam diri maupun dari luar seseorang yang mendorong untuk melakukan kegiatan secara sukarela untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dari pengertian ini didapatkan 3 (tiga) hal yang amat penting yaitu : (1) pemberian motivasi berkaitan dengan pencapaian tujuan, (2) adanya keterkaitan antara usaha dan pemuas kebutuhan, dan (3) kebutuhan yaitu keadaan internal seseorang yang membuat hasil usaha tertentu menjadi menarik.

Kesempatan menghasilkan laba b. Untuk melakukan merger dengan perusahaan lain d. c. ORGANISASI USAHA 1. Pengembangan usaha e. Sumber daya manusia d. Penentuan sasaran anda strategi yang dilakukan wirausahawan selalu memperhatikan kebutuhan fungsional. Menjamin adanya fokus dari berbagai personal yang ada dalam perusahaan. Oleh karena itu pemerintahan merasa perlu untuk meningkatkan peranan usaha kecil meliputi : a. Pembentukan dan peningkatan produk nasional. Pengertian Organisasi Usaha Organisasi usaha sederhana adalah organisasi usaha yang kegiatan usahanya berskala kecil. Perluasan kesempatan kerja dan berusaha. Sumber daya keuangan . Tujuan dan Sasaran Usaha Tujuan perusahaan merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh perusahaan. Adapun penetapan tujuan perusahaan adalah : a. d. Mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan lain c. e.Mata Pelajaran : KewiraUsahaan Kelas / Semester : XI /Genap Standar Kompetensi : Merencanakan Usaha Kecil/ Mikro Kompetensi Dasar : 3. 2. kemampuan. Tujuan perusahaan adalah target yang bersifat kuantitatif dan pendapatan target tersebut merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Mengundang orang-orang yang mempunyai keahlian untuk bekerjasama. Peningkatan ekspor. Produk barang dan jasa daerah. sebaiknya perusahaan memiliki hal-hal sebagai berikut : a.2. Untuk memudahkan dalam menentukan sasaran usaha. Peranan organisasi penting dalam kegiatan perekonomian karena ikut memberikan sumbangan berupa upaya memproduksi atau mendekatkan barang dan jasa kepada masyarakat. b. Menganalisis Aspek Aspek Perencanaan Usaha Alokasi Waktu : 12 Jam pelajaran @ 45 menit URAIAN MATERI A. Oleh karena itu wirausahawan harus dapat memudahkan tujuan utama perusahaannya menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil yang disebut sasaran. kesempatan atau secara konvensional didahului adanya analisis SWOT. Pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. e. dilakukan oleh masyarakat dengan modal relatif kecil dan dikelola dengan manajemen yang sederhana. Kedudukan pasar c. bergerak dalam lapangan bisnis baik perdagangan barang dan jasa maupun industri. Untuk mencapai keberhasilan usaha b.

3. sedangkan perusahaan adalah satuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. Sarana kerja g. Di samping itu. Pengelolaannya dipegang pemilik sendiri. 1) Perusahaan Perorangan Bentuk usaha ini paling sederhana dan paling mudah mengorganisasikannya. dan pemiliknya hanya satu orang. Bentuk-bentuk badan usaha Dalam memilih bentuk badan usaha harus mempertimbangkan antara lain : Jenis usaha apa yang akan dipilih. bagaimana cara pembagian laba. tetapi pengelolaannya tetap di tangan pemilik. setelah pemilik meninggal dunia. pemiliknya juga bebas untuk mendirikan atau menutup usahanya. bagaimana penentuan tanggung jawab perusahaan dan berapa jangka waktu berdirinya perusahaan. sementara perusahaan merupakan alat bagi badan usaha dalam mencari keuntungan a. Tanggung jawab sosial. Badan usaha berdasarkan perbandingan penggunaan tenaga kerja dan mesin : 1) Badan usaha padat modal 2) Badan usaha padat karya d. yaitu a) Perusahaan jawabatan (Perjan) b) Perusahaan umum (perum) c) Perusahaan perseroan (Persero) 2) Badan usaha swasta. dibedakan a) Swasta asing b) Swasta nasional 3) Badan usaha milik campuran (swasta dan negara) c. Badan usaha menurut lapangan usahanya : 1) Badan usaha agraris 2) Badan usaha ekstraktif 3) Badan usaha industri 4) Badan udaha perdagangan 5) Badan usaha jasa b. Perusahaan perorangan dapat dimintakan izin secara resmi dengan membayar biaya perizinan.f. bagaimana rencana pertambahan modal. Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan mencari keuntungan. Badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya. Unsur kebaikan perusahaan perorangan adalah sebagai berikut: . dan keuntungan atau kerugiannya ditanggung sendiri pula. Biasanya usaha semacam ini akan berhenti segera. Badan usaha menurut kepemilikan modalnya : 1) Badan usaha milik negara. berapa modal yang tersedia. Dengan demikian perusahaan akan mendapat hak-hak keringanan pajak yang berbeda dengan pajak pendapatan atau pajak kekayaan pribadi. Orang lain boleh saja mengikut sertakan hartanya dengan mendapatkan imbalan tetap atau laba tertentu sesuai dengan perjanjian. Badan usaha mempunyai fungsi sebagai badan tertinggi yang mengurusi perusahaan.

rahasia perusahaan terjamin. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Tidak ada batas antara harta pribadi dengan harta firma. b) Tidak ada batas antar amilik pribadi dengan milik perusahaan sehingga jika utang perusahaan tidak dapat dipenuhi. terutama jika jumlahnya besar. Jika tidak. maka kekayaan pribadi ikut menjadi tanggungan. b) Putusan-putusan dapat segera diambil sesuai keadaan. Unsur kebaikan CV adalah sebagai berikut : a) Tambahan modal agak mudah diperoleh karena semua kekayaan pribadi anggota aktif dapat dijadikan tanggungan. Setiap anggota firma dapat melakukan sendiri usahanya. Dalam CV ada dua anggota yaitu : a) Anggota aktif Adalah anggota yang mengurus perusahaan dan melibatkan seluruh harta pribadinya. Dalam akta pendiriannya yang juga merupakan Anggaran Dasar (AD)nya biasanya dicantumkan cara pembagian laba. keahlian.a) Cara mendirikan mudah dan mudah. Atas nama firma dan semua keuntungan maupun kerugian menjadi tanggungan semua anggota firma. b) Anggota-anggotanya biasanya lebih saling mengenal dan mempercayai. . Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Sulit mendapatkan pinjaman untuk menambah modal dan perluasan usaha. Kemudian akta itu didaftarkan ke Panitera Pengadilan negeri dan dimuat dalam Berita Negara. diharuskan membuat suatu akta resmi di muka pejabat negara (akta notaris). dan pajaknya ringan. dll) dan ingin melakukan usaha yang disepakati. c) Seluruh keuntungan dapat dimiliki sendiri oleh pemilik. 3) Perusahaan Komanditer (CV) Comandditaire Vennootschap (CV) adalah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih. yaitu surat yang dibuat dimuka pejabat umum yang berwenang atau oleh pejabat umum yang berwenang misalnya notaris. maka pembagian laba dilakukan menurut perbandingan besarnya modal. 2) Perusahaan Firma Bila dua orang atau lebih bersedia mengumpulkan kekayaannya (uang. d) Jika terjadi perselisihan akan menyulitkan dan sering berakhir dengan pembubaran firma. Unsur kebaikan bentuk usaha firma adalah sebagai berikut : a) Lebih mudah mendapatkan pinjaman modal tanaman karena semua kekayaan pribadi seluruh anggota dijadikan tanggungan. Untuk mendirikan firma biasanya harus membuat buku akta autentik. sarana. b) Kesalahan salah seorang anggota menjadi tanggungjawab seluruh anggota firma. Sebaliknya. b) Anggota pasif Adalah anggota yang hanya menyerahkan modal saja tetapi tidak melibatkan harta pribadinya hingga tidak berhak mencampuri mengelolaan perusahaan. maka mereka dapat membentuk firma. Untuk mendirikan CV. tenaga. Dalam akta ini dicantumkan nama-nama anggota aktif dan nama-nama anggota pasifnya. organisasinya sangat sederhana dan luwes. kekayaan perusahaan ikut menjadi tanggungan utang-utang pribadi.

pertanggung jawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang memberi perintah. seperti misalnya bebas dari beberapa macam pajak dan sebagainya. Sedangkan kelemahannya yaitu jalannya koperasi lebih bergantung pada kejujuran dan kreatifitas pengurusnya. c) Harus diadakan pertemuan-pertemuan untuk menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART). Pada struktur organisasi ini. Selanjutnya akta didaftarkan di kantor pejabat koperasi. jika perusahaan jatuh. diumumkan dalam berita negara. . Anggran Dasar (AD). Berdasarkan koperasi ini oleh pejabat koperasi diumumkan dalam berita negara. dan tanggal pendaftaran adalah tanggal resmi berdirinya.b) Kemungkinan bagi seseorang untuk menjadi anggota CV tanpa melibatkan seluruh kekayaan pribadinya. Struktur Organisasi Berdasarkan pola hubungan kerja dan aktivitas. e) Ada kemungkinan terjadinya ketidak jujuran anggota aktif terhadap anggota pasif. ruang lingkup dan kegiatannya telah ditentukan dalam piagam yang diresmikan dalam Lembaran Negara. b) Saham dapat diperjualbelikan. Unsur kebaikan PT adalah sebagai berikut : a) Para pemegang saham tidak ikut menanggung utang-utang dagang dan pajak. wewenang serta tanggungjawab maka bentukbentuk organisasi dibedakan sebagai berikut : 1) Organisasi garis/lini Organisasi ini diciptakan oleh HENRY FAYOL. Ada tiga bentuk koperasi. 4. d) Tambahan modal dapat juga diperoleh dengan menjual saham yang masih berada di tangan perusahaan kepada umum. bahkan harus membayar pajak lebih dulu. b) Pemegang saham kurang memperhatikan perusahaan. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Prosedur pendiriannya cukup rumit dan memerlukan biaya cukup tinggi. 5) Perkumpulan Koperasi Koperasi bukanlah perkumpulan modal tetapi perkumpulan orang-orang yang bertujuan untuk memajukan kepentingan material anggotanya. spedialisasi kerja masih sederhana. Organisasi yang memakai struktur ini adalah organisasi yang kecil. c) Peluang untuk mendapatkan pinjaman tambahan modal lebih besar dan kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin. Untuk mendirikan koperasi. Untuk mendirikannya dibutuhkan akta notaris dan izin dari Mentri Kehakiman setelah diterima. b) Bagi anggota aktif harta pribadinya ikut menjadi tanggungan atas utang-utang perusahaan. Untuk pajaknya ada perhitungan tersendiri yang akan dibicarakan dalam bab berakhir. yaitu menjadi anggota pasif. dan keanggotaan-anggotanya tidak dapat diperjual belikan. yaitu koperasi konsumsi. 4) Perseroan Terbatas (PT) Merupakan bentuk usaha yang anggotanya terdiri atas dua orang atau lebih dan secara formal diatur undang-undang. Kerugiannya hanya terbatas pada apa yang telah ditanam dalam perusahaan. kemudian disahkan pejabat koperasi atas kuasa Menteri Koperasi. dan koperasi produktif. d) Jika operasi usaha (PT) akan pindah atau diperluas ke bidang operasi yang tidak tercantum dalam akta. Salah satu keuntungan penting dalam koperasi adalah adanya fasilitas-fasilitas tertentu dari pemerintah. Unsur kelemahan bentuk usaha ini adalah sebagai berikut : a) Bagi anggita pasif tidak diperbolehkan mencampuri kebijaksanaan perusahaan dan pengelolaannya. garis-garis kebijaksanaan dan lain-lain. harus dibuat akta yang berisi AD koperasi. koperasi kredit. wewenang dari atasan disalurkan secara vertikal kepada bawahan. jumlah karyawannya sedikit. maka harus dimintakan izin pejabat hukum negara.

bidang usaha yang beraneka ragam dan jumlah bawahan yang banyak sehingga pimpinan tidak bisa bekerja sendiri. tanggung jawab. kemudian diolah dengan menggunakan tenaga manusia serta mesin dan ditambah bahan-bahan pembantu. c. digunakan oleh organisasi yang besar. (3) Penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan yang sama. badan atau lembaga-lembaga yang menghasilkan produk. (2) Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju spedialisasi. PRODUKSI 1. melainkan memerlukan bantuan staf. Staf adalah orang ahli dalam bidang tertentu yang bertugas memberi nasihat dan saran kepada pimpinan dalam organisasi tersebut. hak dan. Bahan baku yang telah dipersiapkan. Seluk Beluk Proses Produksi Proses produksi adalah rangkaian kegiatan pembentukan. Ciri-ciri struktur organisasi fungsional : (1) Tidak menjamin adanya kesatuan perintah. Kegiatan ini berlanjut sampai akhirnya terbentuk barang jadi yang siap dipasarkan. mengubah dan menciptakan untuk meningkatkan nilai suatu barang. b. (2) pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan.Ciri-ciri : (1) kesatuan perintah terjamin. Proses ini diawali dengan penyediaan bahan baku. Proses produksi merupakan kegiatan yang dominan dilakukan oleh perusahaan industri. Produktifitas adalah suatu perbandingan dari kegiatan yang seharusnya. Struktur ini berawal dari konsep adanya beberapa pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan. faedah tempat). d. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berupa barang dan jasa. B. 3) Struktur organisasi garis dan staf Struktur organisasi ini merugikan struktur organisasi gabungan yang dikembangkan oleh Harrington Emerson. Taylor. Struktur organisasi dibuat dengan maksud : (1) Memperlihatkan pola hubungan antar anggota organisasi dan sarana yang dimiliki. kewajiban. Sifat proses produksi . (3) organisasi tergantung pada satu pimpinan Strukturorganisasi fungsional 2) Struktur Organisasi Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berbeda-beda. Produsen adalah orang. daerah kerja luas. (2) Agar setiap anggota organisasi mengerti dengan jelas tugas. sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut. Dengan memakai sistem gabungan ini dimungkinkan memilih. Pengertian a. 4) Struktur organisasi fungsional dan staf Struktur organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam-macam struktur organisasi.W. 2. antara lain sebagai berikut : a. faedah waktu. Yang menguntungkan dipakai yang merugikan ditinggalkan. Dalam melakukan proses produksi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Struktur ini umumnya. Produksi adalah kegiatan yang dapat menimbulkan tambahan manfaat atau faedah baru (faedah bentuk.

Jenis dan mutu produk yang akan diproduksi : Untuk menentukan jenis dan mutu produk. dari bahan mentah sampai menjadi akhir. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut : 1) Routing Menetapkan dan menentukan urutan-urutan proses produksi. kapan proses produksi akan dimulai dan kapan akan selesai. yaitu : 1) Produk termasuk produk tahan lama atau tidak. yang disertai pencertian tentang: 1) lokasi. 3. 2) Bagaimana mutu produk. biasanya sedikit tergantung pada pesanan yang masuk ke perusahaan. Pengendalian proses produksi Pengendalian proses produksi menyangkut beberapa masalah tentang perencanaan dan pengawasan proses produksi di dalam perusahaan. ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. apakah perusahaan perlu berdekatan dengan sumber bahan baku atau dekat dengan pasar.1) Proses produksi yang terputus-putus : Proses produksi yang dilakukan atas dasar jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan. 3) Bagaimana sifat permintaan konsumen terhadap produk yang akan dibuat. Untuk kelancaran proses produksi. Wirausahawan harus menetapkan produk apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi pada suatu periode yang akan datang. c. 4) Produk yang akan diproduksi termasuk consumers goods atau produciens goods. 4) Follow up Menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mendorong terkoordinasinya seluruh perencanaan proses produksi. Di sini proses produksi tidak dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan jumlah produk yang dibuat perusahaan. dikoordinir dan dikendalikan dengan baik oleh wirausahawan. 2) Schedulling Menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan. sehingga jumlah produk yang dibuat pada umumnya banyak. d. Dari schedulling akan diketahui penggunaan waktu pada setiap pemrosesan produksi. 2) Berapa jumlah produk yang akan diproduksi. hendaknya semua itu direncanakan. 3) Bagaimana sifat permintaan terhadap produk. 3) Dispatching Menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk melaksanakan operasi proses produksi yang sudah direncanakan dalam routing dan sehedulling. apakah musiman atau sepanjang masa. termasuk di dalamnya mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan. bagaimana penyelesaian proses produksi. 2) Proses produksi yang terus-menerus Proses produksi yang dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan bukan berdasarkan jumlah pesanan yang masuk. Jenis produk (baru atau lama) Seorang wirausahawan perlu mempertimbangkan dan memperhatikan jenis produk. Proses produksi yang terus-menerus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Jenis dan Kualitas Produk/Jasa a. Jenis produk/Jasa . b.

modal. dan keinginan konsumen terhadap jenis produk. contohnya mobil mewah. jam tangan mewah. Pertimbangan perusahaan sebelum menentukan produk yang dihasilkan itu dikarenakan meningkatnya perkembangan teknologi dan pengetahuan konsumen. 1) Jenis produk. contohnya es krim. Ciri-ciri perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus mengarah pada kegiatan pada masa-masa mendatang. permata. Hal ini sangat penting agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar dan tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba pun berhasil. 4. 3) Kualitas produk/jasa Setiap produk yang dihasilkan tentu tidak bisa dipisahkan dengan manfaatnya sebagai pemenuh kebutuhan konsumen. Demikian juga bagi perusahaan yang menghasilkan produk berupa jasa. dan sebagainya. bahan baku. Untuk itu. 3) Perencanaan proses produksi harus mempersiapkan tenaga kerja. Tanpa melihat itu. posisi pasar. kulkas. Merancang Proses Produksi Proses produksi merupakan suatu cara. 2) Jenis produk berdasarkan tujuan pemakainya terdiri atas berikut ini : a) Shopping goods Barang yang memerlukan pertimbangan kualitas. dan sebagainya. d) Unsought goods Barang yang tidak dicari dan pemasarannya dengan mendatangi konsumen. . 4) Perencanaan proses produksi harus dapat mengkoordinir kegiatan produksi dengan kegiatan bagian lain. sehingga setiap perusahaan sebelum memulai usahanya sudah mengambil keputusan berkaitan dengan penentuan macam dan jenis produk apa saja yang akan diproduksi. gaya kemasan. metode maupun teknik penciptaan faedah baru dari suatu produk. 2) Perencanaan proses produksi harus mempunyai jangka waktu tertentu. Perusahaan harus mempertimbangkan keuntungan yang didapat dari jasa yang diberikan. c) Barang-barang industri goods. Suatu jenis produk tertentu biasanya mempunyai ciri-ciri spesifik ukuran. perusahaan penghasil produk jasa harus selalu berusaha melakukan inovasi terhadap jenis jasa yang benar-benar dibutuhkan konsumen. b) Conviniencegoods Barang konsumsi yang sifatnya mudah dicari bila diperlukan setiap saat dan tersedia di toko/warung terdekat. Manfaat suatu produk umumnya diukur dengan kegunaan optimal dan keputusan konsumen. dan jenis. sabun. a. harga. jam tangan. permata. selera. yang merupakan refleksi kualitas dari produk tersebut. setiap perusahaan menghasilkan dan memasarkan bermacam-macam jenis produk. gula. Penentuan macam dan jenis produk yang akan diproduksi didasarkan atas pertimbangan pengaruh adanya kombinasi produk terhadap keuntungan. syarat-syarat dan faktor perencanaan operasi produksi. permen. berupa barang dapat dibedakan sebagai berikut : a) Jenis produk barang yang diperdagangkan b) Barang-barang consumers goods. penguasaan pasar. contohnya TV. mesin-mesin. tetapi memerlukan pelayanan khusus dan terdapat di toko/tempat tertentu. harga. misalnya ensilopedia.Pada umumnya. dan atribut lainnya. metode pengerjaan. c) Specialitygoods Barang kebutuhan konsumen. Seorang wirausahawan di dalam melaksanakan proses produksi sebelumnya harus menentukan dengan jelas ciri-ciri. serta permintaan konsumen terhadap jasa yang kita tawarkan. dan sebagainya. bisa dipastikan produk kita menjadi produk yang tersisih di pasar. dan sebagainya. selera dan keinginan. rokok.

kualitas produk. b) jumlah omset penjualan. yaitu menciptakan produk sesuai gagasan. 2) Perencanaan proses produksi harus sederhana. wirausahawan berusaha agar produknya benar-benar bisa diterima oleh konsumen. 5) Uji coba produk Produk yang telah dibuat. 3) Perencanaan proses produksi harus memberikan analisis dan klasifikasi kegiatan. Produk itu harus bisa dipertanggung jawabkan. mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan. Syarat-syarat perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan. baik secara teknis maupun komersial. cacat tidaknya dan bermanfaat tidaknya produk yang dibuat. membuat kemasan produk semenarik mungkin. Untuk menjaga tingkat persediaan barang. Jadi. Di dalam tahap ini. untuk menjaga jangan sampai persediaan habis. diharapkan produk benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kepada konsurnen. c) kemampuan produk yang mendatangkan laba.5) Perencanaan proses produksi harus dapat menentukan jumlah produk. 4) Percobaan produk Tahap selanjutnya adalah. maka wirausahawan harus menyaring dan memilih gagasan yang baik. Agar kegiatan proses produksi dapat dilaksanakan dengan baik. pengelolaan persediaan adalah suatu tindakan seorang pengusaha untuk menjaga agar persediaan tetap stabil sesuai rencana. kesalahan dalam pembuatan (bila ada). warna produk. PengelolaanPersediaan Kelancaran bisnis perlu ditunjang dengan adanya persediaan barang dagangan. 2) Penyaringan gagasan Setelah banyak menemukan gagasan yang bagus dari konsumen ditambah sumbangan pikiran dari para karyawan. diantaranya dengan cara melaksanakan pemberian merek produk. 6) Komersialisasi Merupakan tahap memperkenalkan produk yang telah diproduksi kepada para konsumen. c. melakukan promosi dan pendistribusian. dapat ditempuh oleh setiap perusahaan dengan cara pengelolaan dan pengendalian persediaan sesuai dengan jumlah yang direncanakan. b. menentukan harga sebijaksana mungkin. dan sebagainya. 3) Analisis gagasan Selanjutnya. bentuk produk. terlebih dahulu wirausahawan perlu menimba gagasan dari para konsumen dan mengajak karyawan untuk berpartisipasi memikirkan produk yang akan diproduksi. untuk menjaga jangan sampai mengecewakan konsumen. Adapun tujuan dikelolanya persediaan barang adalah : a. Analisis gagasan itu dilakukan untuk mengetahui a) potensi permintaan terhadap produk. maka dalam proeses produksi perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian. Setelah diuji. 5. . ukuran produk. jenis produk. kemudian diteliti dan diuji mengenai kelemahan produk. wirausahawan mengadakan analisis terhadap gagasan proses produksi dari berbagai macam usaha. b. wirausahawan mewujudkan gagasan ke dalam tindakan kongkret. Persiapan perencanaan proses produksi Adapun persiapan perencanaan operasi produksi meliputi hal-hal sebagai berikut : 1) Prosedur persiapan Sebelum wirausahawan menentukan produk apa yang akan dibuat.

a. Dalam melakukan pengelolaan persediaan barang dagangan. b. Buku pembelian. faktir penjualan. buku penjualan (tunai/kredit). barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. Mengenai metode pencatatan persediaan barang dapat digunakan cara berikut : a. Penyusunan laporan persediaan perlu dibuat dalam rangka pelaksanaan administrasi. surat penerimaan. menghitung persediaan barang dagangan. c. yaitu : a. d. kartu retur pembelian. Average Cost (AC) Barang-barang yang dikeluarkan dicatat berdasarkan harga rata-ratanya. First-in. Sedangkan kartu persediaan barang digudang dan di toko digunakan untuk melihat kenyataan barang yang tersedia dan meneliti antara catatan di kartu persediaan dengan jumlah barang sebenarnya secara fisik. dan sebagainya. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. akan dapat dihitung persediaan barang dagangan dengan tepat sehingga dapat mengatur pengadaan persediaan barang dagangan dengan tingkat persediaan yang menguntungkan. metode pencatatan yang tepat untuk menentukan persediaan. dan f. buku pembelian (tunai/kredit). b. c. First-out (LIFO) Barang yang paling akhir. Mengenai sistem pencatatan. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. untuk menjaga agar jangan sampai jumlah persediaan barang dagangan berlebihan. kartu persediaan di toko. Laporan persediaan barang dagangan dibuat secara periodik. Setelah menghitung dan mencatat persediaan barang. b. yaitu laporan rugi laba dan neraca. karena penetapan nilai persediaan dagangan sangat mempengaruhi keseimbangan antara biaya-biaya yang dikeluarka dengan pendapatan di dalam . c. menyusun laporan persediaan. bulanan atau semester. Pencatatan secara terus-menerus (perpectual system) Cara pencatatan yang dilakukan secara terus menerus. misalnya mingguan. Laporan persediaan harus akurat. e. d. Pencatatan secara periodik (periodiec system) Cara pencatatan yang dilakukan pada waktu atau periode tertentu. ada dua sistem yang bisa dikemukakan di sini. Setelah penyusunan laporan persediaan selesai. yang kemudian akan dijadikan sebagai data untuk menyusun laporan keuangan. Dasar dari sistem ini adalah mencatat semua penambahan dan pengurangan dengan cara yang sama seperti pencatatan kas. Last-in. sistem pencatatan yang paling tepat. Data yang diperlukan untuk menyusun laporan ini diperoleh dari : a.c. selanjutnya perlu disusun laporan persediaan barang dagangan. selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke bagian keuangan. yaitu masing-masing jenis barang dibuat perkiraan sendiri-sendiri dan untuk transaksi yang berkaitan dengan pengembalian dan pengurangan harga dibukukan dalam buku pembantu (subsidiary ledger). buku penjualan serta kartu retur pembelian dan penjualan digunakan sebagai alat penguji kebenaran keluar masuk barang di gudang sesuai dengan salinan surat kiriman barang. Dengan mengetahui dan memahami sistem pencatatan dan metode pencatatan. First-out (FIFO) Barang yang pertama masuk. kartu persediaan gudang. kartu retur penjualan. b.

000 kg @ Rp. perusahaan perlu melakukan pengendalian bahan baku.000. jika persediaan bahan baku terlalu banyak. Penghitungan biaya bahan baku Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada dasarnya adalah basil kuantitas dengan harga satuan bahan baku. Dihitung sebagai berikut : 8. 1. 1.00 :Rp.000.00 2) Metode LIFO (Last-in First-out) Bahan baku yang terakhir masuk dianggap yang lebih dahulu dipakai dalam proses produksi. masuk proses produksi 15. 1.00 Berdasarkan perhitungan di atas.000. sehingga akhirnya akan mengakihatkan terjadinya kesalahan dalam pelaporan aktiva/harta dan modal di dalam neraca. 1) Metode FIFO ( irst-in First-out) Bahan baku yang masuk pertama dianggap bahan baku yang lebih dulu dipakai dalam proses produksi.000.00 : Rp.00 : Rp. dan berapa bahan baku yang siap untuk diproses.000 kg Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada tanggal 17 Mei sebanyak 15.000. 16. Untuk menghindari kelebihan atau kekurangan bahan baku.200.400. persediaan 8. sehingga setiap saat perusahaan mengetahui berapa persediaan bahan baku yang ada.000 kg @ Rp. MenghitungKebutuhan dan Persediaan Bahan Baku a.00   . pembelian 12.000.00 15. Sebaliknya. Contoh : 12.00 17 Mei.000 kg @ Rp. 17. berapa harus membeli bahan baku.satu periode. sebab akan semakin menambah biaya-biaya persediaan yang harus ditanggung perusahaan.000 kg.00 7. 3. Contoh : data mengenai bahan baku PT. jika dalam perusahaan tidak tersedia bahan baku.000. bahan baku yang dipakai dalam proses produksi yang harus dicatat sebesar Rp. Pengertian bahan Baku Bahan baku adalah bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dari produk jadi dan merupakan biaya utama dalam proses pembuatan produk.400. 8. Ada beberapa metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penghitungan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi. 1. yaitu seperti berikut ini. 8.000.000 kg @ Rp. sedangkan penentuan harga satuannya bergantung pada metode penilaian persediaan yang digunakan.400. Ketidakakuratan dari suatu laporan persediaan memungkinkan timbulnya kesalahan penetapan nilai persediaan akhir. b. 14. bukan berarti akan menguntungkan bagi perusahaan.200. 1. Penentuan kuantitas bahan baku bergantung pada sistem pencatatannya. akan mengakibatkan berlanjutnya kesalahan yang tidak dapat dihindarkan.400. 1. Bahan baku merupakan dasar yang sangat penting bagi perusahaan.00 3.00 : Rp.000.400. 6.000. Oleh karena akhir suatu periode merupakan persediaan awal untuk periode berikunya.000 kg : Rp.000. bisa dipastikan kegiatan proses produksi akan terhenti.200.000 kg @ Rp. maka jika persediaan akhir ditetapkan salah.00 15.000.00 09 Mei.000 kg : Rp.000 kg @ Rp. yang kemudian mengakibatkan kesalahan dalam penetapan laba kotor maupun laba bersih. 16. Sinar Surya selama dua minggu pertama bulan Mei 2004 adalah : 01 Mei. Bisa dibayangkan.

000. bahan baku yang harus dicatat sebesar Rp. 22. 8.00 Harga pokok rata-rata tiap kg : Rp 22. menurut metode LIFO.000 kg : Rp.400. dicatat debet perkiraan barangdalam proses dan kredit pada perkiraan persediaan bahan baku. 1. Sistem pencatatan bahan baku menggunakan cara-cara berikut ini. 1) Pencatatan sistem fisik (periodik) Dalam sistem ini.000 kg @ Rp. Dengan demikian.00 : 20. 120.000 kg) = 15.000.Dengan demikian.000. 14. selama periode berjalan.00 : Rp.400. harga pokok bahan baku yang dibeli dan harga pokok bahan baku yang diproses dalam produksi dicatat dalam perkiraan persediaan bahan baku.00 : Rp.800.000.000.000 kg @ Rp. metode penilaian persediaan diterapkan untuk menghitung harga pokok bahan baku yang keluar (diproses).000 x Rp 1. tidak ada pencatatan mengenai harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi.00 = Rp.00 20.00 Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi (15. 1.000.000. . Dengan demikian.000. Pencatatan bahan baku Pencatatan bahan baku pada dasarnya meliputi pencatatan pembelian dan pemakaian bahan baku dalam proses produksi.400.00 c. 2) Pencatatan sistem perpectual Dalam sistem ini.00 3) Metode Rata-rata Tertimbang (Average Cost Method) Biaya bahan baku yang dipakai dalam proses produksi adalah hasil kuantitas bahan baku yang dipakai dan harga pokok rata-rata per satuan.000. 1. 17. bahan baku yang harus dicatat adalah Rp 16. Contoh : 8.200.00 Dengan demikian.800.400.120.00 = Rp 16.000. harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi dihitung dan dicatat pada setiap akhir periode. Harga pokok bahan baku yang diproses.00 12. setelah lebih dahulu dihitung harga pokok persediaan bahan baku pada akhir periode.

Zizi mengingatkan. 2. Obesi dan Hobi Apa. lalu memutuskan berwirausaha. Dip IFP. dan nilai. faktor anak pun biasanya menjadi alasan para perempuan memutuskan berwirausaha. Namun. atau mengajar anak-anak? Nah. selalu melihat ke depan. dan teruslah bermimpi! Mengapa kini banyak orang mulai memilih membuka usaha sendiri? Tentu banyak sekali alasan yang melatarbelakanginya. lambat laun keuntungan akan mengikuti Anda. tanpa perlu meninggalkan keluarga dengan bekerja di luar rumah. Mulailah dari yang Anda punya. Misalnya. atau lainnya? Bayangkan secara jelas." Faktor lain yang juga kerap dijadikan alasan berwirausaha. . atau dari usaha apa agar bisa sukses. yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha bagi para pemula: 1. yang Anda lakukan memiliki jiwa. Jika punya uang Rp 500 ribu dan pintar masak." ujar perempuan yang kerap disapa Zizi ini. yaitu hobi. seiring kenaikan harga di segala bidang. Atau. sabar melatih anak. menjahit. sih. Misalnya. merasa kariernya tak berkembang. sehingga ia punya banyak klien. seorang perempuan yang sudah lama bekerja kantoran. tetapi kaki harus tetap menjejak bumi." DARI HOBI JADI BISNIS Akan tetapi. Jadi. keinginan berwirausaha ini tak hanya dilatarbelakangi faktor ekonomi saja. Zizi menambahkan. berbagai usaha dapat dilakukan. Anda berbakat membuka katering. Kepala boleh di langit. Adviser Personal Financial Services dari FirstPrincipal Fiancial. Berikut tips dari Zizi. Buatlah kondisi dari nol dengan satu syarat. Miliki Mimpi! Bermimpilah jadi pengusaha sukses. Lalu bayangkan. Salah satunya faktor kebutuhan yang makin meningkat. usaha apa saja yang dapat dilakukan di rumah? Menurut Zizi. pintar mengatur uang. punya uang banyak. bahkan membuat produknya sendiri. dan ia pun bosan jika tinggal di rumah hanya mengurus anak saja. Apakah akan jadi pengusaha restoran. katering. 4. "Mereka yang hidup berkecukupan pun mau berwirausaha karena ingin mengaktualisasikan diri. bisa liburan ke luar negeri dan tempattempat eksoktis. kantin. bisa saja seseorang berkarier bagus. pijat dan aromaterapi. Jika dilakukan dengan benar. salon. nyawa. ia memiliki net working yang baik. meski anak dapat diasuh sendiri. perlahan. dan sedetail mungkin. pasti akan lebih lancar dijalankan. hobi Anda? Memasak. jangan takut berkhayal atau bermimpi. Lakukan bertahap. spa. SE. dari mana uang itu bisa mengalir ke rekening Anda. "Ia jadi makin terbuka. apa yang akan dilakukan agar bisa menghasilkan lebih. Semua kesuksesan berdasar dari mimpi.Ia jadi lebih berkembang dari sebelumnya." Di samping itu. dan jangan membandingkan dengan milik orang lain. Lalu. bahkan membuat website atau blog. dengan berwirausaha. Lihat Kenyataan Setelah berkhayal. Membuka les privat. Semua yang dilakukan dengan hati. Yang penting pede. "Dengan bekerja kantoran. tahu cara berpromosi. atau tak perlu memikirkan pekerjaan lagi karena sudah punya banyak uang. dan membuat kue. Jika mampu memasak dan hasilnya disenangi orang rumah. Anda harus bisa menjalankannya dengan hati. mampu dan terlatih mencarikan solusi bagi anak-anak yang kurang fokus belajar? Jadilah guru les dan pembimbing. Nah. menerima jahitan. tak punya uang tapi punya modal kemampuan. tetap harus fokus dengan usahanya agar semua dapat berjalan lancar. menurut Fauziah Arsiyanti. MM. sesuai kemampuan. Hal ini bisa menjadi modal ketika memutuskan berwirausaha. Jadi. 3. Kendati demikian. membuka butik. bisa mencari target pasar. namun ia membutuhkan tantangan lain di luar rutinitasnya. kembalilah ke realita. "Banyak orang merasa menemukan kepuasan batin dengan berwirausaha yang didasari hobinya. garmen. Buat Rencana Bertahap Mulailah membuat rencana bertahap.Tips Berwirausaha bagi Pemula Jangan takut gagal ketika baru saja memulai usaha.

Jika rencana B ternyata belum berhasil. dan dapat segera diperbaiki. jangan hanya memiliki satu rencana saja. setelah membuka warung tapi sepi pengunjung. dengan hasil usaha. Yang ada. Anda justru tidak tahu apakah usahanya sukses atau gagal. tapi harus menjemput bola dan tawarkan kemudahan lain. Misalnya. dan jangan masuk ke dompet. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau istri untuk biaya sehari-hari. uang dipecah ke dalam dua rekening bank. kesalahan yang muncul akan bisa dicari penyebabnya. Buat Anggaran Jika usaha sudah berjalan. memberi pelayanan delivery service. atau D. Sebaiknya. mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B. 6. Waldan . dan seterusnya. Jangan menunggu orang datang. agar tidak boros dan mudah melihat laba yang didapat. Buat juga rencana B. jalankan rencana C. Dengan membuat anggaran yang tepat. buat anggaran pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. Misalnya. Anda tak akan bisa melihat laba yang diraih. Susun Berbagai Rencana Ketika usaha mulai berjalan. C. Sumber :Noverita K.5. Jika tak membuat anggaran dan hanya tambal sulam.

Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum. Mereka memiliki kepribadian penyayang. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi² kesiapan materi. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah. Dia selalu ³tanpa sengaja´ mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. Tapi. Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah. bekerja keras. . luwes dalam perilaku. Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik: Guru kami tahu nama tiap anak. Dalam kebaikan hatinya. Simaklah beberapa komentar anak-anak di China. Sebagai murid. kami merasa santai dan hidup (bersemangat). tegas. Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal: Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Tidak seberapa lama kemudian. hangat. dia selalu memanggil mereka µaap¶. dan lain-lain²yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang. Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu. bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: ³Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah´. Dia menghormati anak-anak. Jika seseorang tidak paham. Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. baik. tingkah laku. daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah.Bagaimana Menjadi Guru Ideal ? Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteriakriteria untuk menjawab pertanyaan ini. mengapa tidak kita tanya saja anakanak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan. cara memperlakukan anak didik. perbedaan antar anakanak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik. (aap adalah bentuk sopan µkamu¶ di Pakistan) Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar. ini adalah hal yang paling berharga tentang guru« Dalam kelas guru Chen. Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. tidak menyalahkan kami. dia tidak pernah memihak. tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar. tetapi agaknya berlaku pula universal. Tanpa saya sadari. sabar. saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap.

Pendidikan karakter yang baik adalah pendidikan yang dimulai sedini mungkin dalam keluarga. monitoring. kasih sayang. kepedulian. pembicara tamu pada Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011. Lalu. ada sembilan pilar karakter. kreatif. Pilar tersebut adalah cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya. kerapian dan keamanan). kebersihan. percaya diri. tapi dikembangkan melalui pembelajaran. ada pula K4 (kesehatan. keadilan dan kepemimpinan. baik dan rendah hati. Semua mata pelajaran adalah pintu masuk pada pendidikan karakter.17 Maret 2011 | Laporan oleh aline Depok . dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua "Anak-anak menyerap semua hal pada saat berusia empat tahun." katanya. Pertama. kedisiplinan dan kemandirian. ada tiga pendekatan yang digunakan dalam pendidikan karakter. (aline) ." kata Ratna Megawangi. dan kerja sama. Dan ketiga. Peningkatan 30% berikutnya terj adi pada usia 8 tahun. hormat dan santun. tanggung jawab. Kemudian. Kemdiknas siap merevitalisasi pendidikan karakter tahun ini yang ditandai dengan akan diluncurkannya gerakan nasional PAUDNI-sasi. Ratna menyebutkan. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam kesempatan yang sama mengatakan. dan itu adalah periode emas otaknya. amanah dan diplomatis. di Sawangan Depok. kerja keras dan pantang menyerah. pengayaan yang bisa ditambahkan. menyempurnakan melalui kebijakan nasional. cinta damai dan persatuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Kedua. Rabu (16/03/2011). dengan melihat kembali kurikulum. toleransi. kejujuran. "Nilai ini tidak bisa diajarkan. Jawa Barat.

Bagaimana pola dan tahapan pembelajaran CTL di sekolah ? 4. Mulai dari masalah peserta didik. otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran Kontekstual (CTL) ? 2. Sesuai fungsi pendidikan nasional tersebut terletak juga tanggung jawab guru untuk mampu mewujudkannya melalui pelaksanaan proses pembelajaran yang mampu bermutu dan berkualitas. Tujuan Penulisan Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) pada pelajaran IPS . mandiri. ( UU Sisdiknas . Apa perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional ? 3. berakhlak mulia. Akibatnya banyak peserta didik yang ketika lulus dari sekolah. kuriku-lum. fasilitas. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Ketika kita membicarakan tentang pendidikan. akan tetapi mereka miskin aplikasi. kita merasa bahwa kita sedang membicarakan permasalahan yang kompleks dan sangat luas. manajemen pendidikan. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. pendidik/guru . Perumusan Masalah 1. Salah satu strategi yang dapat dipergunakan guru untuk memperbaiki mutu dan kualitas proses pembelajaran adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning ( CTL ). Dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dijelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. cakap. mereka pintar secara teoritis. berilmu. Dalam proses pembelajaran di dalam kelas hanya diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi. sehat. Bagaimana aplikasi pembelajaran CTL pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS ) di Sekolah Dasar. 2003). kreatif. Salah satu masalah yang banyak dihadapi dalam dunia pendidikan kita adalah lemahnya kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di sekolah. dan lain sebagainya. proses belajar mengajar.

collaborating. social. Makna itu ada di mana-mana dalam konteks fisikal dan sosial. Teoritis : memberikan tambahan pengetahuan kepada pembaca tentang strategi pembelajaran kontekstual ( CTL ) 2.. To achieve this aims. and cultural circumstance. Dengan merujuk pada 4 (empat) konsep kunci yang saling terkait. Menurut Elaine B Johnson (2002) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah : . masyarakat. instruction (sistem sosial tempat berlangsungnya mengajar dan belajar ). pengajaran berbasis problem. Dengan memuculkan problem yang dihadapi bersama. self-regulated learning. Peserta didik didorong untuk beraktivitas mempelajari materi pembelajaran sesuai dengan topik yang akan dipelajarinya.. Problem seperti ini membawa makna personal dan sosial bagi peserta didik. Pengertian Pembelajaran Kontekstual (CTL) Pada beberapa tahun terakhir ini pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang banyak dibicarakan orang. doing significant work. tempat . learning (refleksi sistem kepribadian peserta didik yang menunjukkan perilaku yang terkait dengan tugas yang diberikan. Kedua. using authentic assesment.. reaching high standards. that is. BAB II PEMBAHASAN A..an educational process that aims to help students see meaning in academic material they are studying by connecting academic subjects with the context of their daily lives. Praktis : pembaca dapat menerapkan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) pada mata pelajaran IPS. with context of their personal.Manfaat Penulisan Manfaat penulisan makalah ini adalah : 1. the system encompasses the following eight component: making meaningful connections. critical and creative thinking. menggunakan konteks yang beragam. Berbeda dengan strategi pembelajaran lainnya Contextual Teaching and Learning (CTL) yang selanjutnya oleh penulis dalam makalah ini disingkat CTL merupakan strategi yang melibatkan peserta didik secara penuh dalam proses pembelajaran. nurturing the individual. yakni membantu peserta didik menemukan makna (pengetahuan). dan curriculum (sistem sosial yang berujung pada rencana untuk pengajaran ) maka dalam CTL guru berperan sebagai fasilitator tanpa henti (reinforcing). bermakna. yaitu teaching (refleksi sistem kepribadian sang guru yang bertindak secara profesional). Kutipan pengertian di atas menegaskan hakikat CTL yang dapat diringkas dalam 3 (tiga) kata yaitu makna. Dalam penerapan CTL ada sejumlah strategi yang mesti ditempuh yaitu: Pertama. peserta didik ditantang untuk berfikir kritis untuk memecahkannya.. dan dibermaknakan. Guru membermaknakan pusparagam konteks (sekolah.

belajar melalui kolaborasi. artinya peserta didik dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. menggunakan penilaian autentik. CTL mendorong agar peserta didik dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. artinya CTL bukan hanya mengharapkan peserta didik memahami materi yang dipelajarinya. jaminan kepercayaan diri. Dari konsep tersebut ada 3 (tiga) hal yang harus difahami.kerja. Pertama. Peserta didik dilatih untuk kritis dan kreatif dalam mencari dan menganalisis informasi dengan sedikit bantuan atau malah secara mandiri. . memberdayakan peserta didik untuk belajar sendiri. Peserta didik dibiasakan saling belajar dari dan dalam kelompok untuk berbagi pengetahuan dan menentukan fokus belajar. jaminan kerja. Hal ini perlu didengungkan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang kompetitif pada abad persaingan dewas ini (Elaine B Johnson : 2002) Hampir serupa dengan pengertian CTL di atas. mengejar standar tinggi. Keenam. Standar unggul sering dipersepsikan sebagai jaminan. Ketujuh. baik jaminan lulus. artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. CTL mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar peserta didik hanya menerima pelajaran. Guru mengayomi peserta didik dan meyakini bahwa keberagaman dibermaknakan sebagai mesin penggerak untuk belajar saling menghormati dan membangun toleransi. dan sebagainya). sehingga makna (pengetahuan) yang diperoleh peserta didik menjadi semakin berkualitas. CTL akan menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik untuk menemukan materi. akan tetapi bagaimana materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga. akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. mempertimbangkan keberagaman peserta didik baik perbedaan individual dan sosial. dan memberi kesempatan kepada siswa untuk maju terus sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Ketiga. sehingga tidak akan mudah dilupakan. Hal ini sangat penting agar materi yang dipelajari peserta didik tertanam erat dalam memori peserta didik. Wina Sanjaya (2006) mengemukakan bahwa Contextual Teaching and Learning adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. jaminan menentukan masa depan. Kedua. Hal ini menunjukkan bahwa belajar telah berlangsung secara terpadu dan kontekstual. Kelima. Keempat.

artinya siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran dengan cara menemukan dan menggali sendiri materi pelajaran. Penilaian diperlukan untuk mengetahui apakah peserta didik benar-benar belajar atau tidak. CTL menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar. Konstruktivisme. Bertanya dipandang sebagai refleksi keingintahuan setiap individu. adalah bertanya dan menjawab pertanyaan. adalah proses pembelajaran didasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berfikir secara sistematis. 5. Dalam hal tertentu guru bisa mendatangkan orang-orang yang dianggap memiliki keahlian khusus untuk memberikan atau membahas masalah tertentu sesuai dengan materi pembelajaran. Masyarakat Belajar ( Learning Community) adalah proses kerjasama saling memberi dan menerima. Inkuiri. mencatat. Misalnya guru memberikan contoh kepada siswa. Perbedaan tersebut antara lain : 1. Refleksi (reflection). Adapun 7 (tujuh) asas tersebut adalah : 1. Penerapannya dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui kelompok belajar. . dan menghafal materi pelajaran. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik lebih banyak belajar secara individual dengan menerima. berdiskusi. adalah proses pengendapan pengalaman yang telah dipelajari yang dilakukan dengan cara mengurutkan kembali kejadian-kejadian atau peristiwa pembelajaran yang telah dilaluinya. Bertanya (Questioning). Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik ditempatkan sebagai obyek belajar yang berperan sebagai penerima informasi secara pasif. 2. 6. Permodelan ( Modelling ). apakah pengalaman belajar peserta didik memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan baik intelektual maupun mental siswa.CTL sebagai suatu pendekatan pembelajaran memiliki 7 (tujuh) asas. 2. 7. 4. B. Asas-asas ini yang melandasi pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL. Dalam pembelajaran CTL. 3. Perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional Terdapat beberapa perbedaan pokok antara CTL dengan pembelajaran konvensional yang berlaku selama ini. adalah proses membangun atau menyusun penge-tahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. saling menerima dan memberi. Penilaian nyata ( authentic assessment ) adalah proses yang dilakukan dengan guru untuk mengumpulkan informasi tentang perkembangan belajar yang dilakukan siswa. atau siswa yang telah menguasai kemampuan tertentu memberikan contoh kepada temannya di depan kelas. adalah proses pembelajaran dengan memperagakan sesuatu sebagai contoh yang dapat ditiru oleh setiap siswa. sedangkan menjawab pertanyaan mencerminkan kemampuan seseorang dalam berfikir. peserta didik belajar melalui kegiatan kelompok seperti kerja kelompok.

9. 5. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. Dalam pembelajaran CTL. pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. sehingga setiap peserta didik bisa terjadi perbedaan dalam memaknai hakikat pengetahuan yang dimilikinya. Untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan guru dapat melakukan langkah pembelajaran sebagai berikut : 1. kemampuan didasarkan atas pengalaman. 4. Pola dan Tahapan Pembelajaran CTL di Sekolah Untuk lebih memahami bagaimana mengaplikasikan CTL dalam proses pembelajaran di sekolah. penampilan. 7. sedangkan dalam pembelajaran konvensional keberhasilan hanya diukur dari tes. Dalam CTL. tindakan atau perilaku individu di dasarkan oleh faktor dari luar dirinya. 6. misalnya individu tidak melakukan sesuatu disebabkan takut hukuman atau sekedar memperoleh nilai dari guru. Dalam CTL. pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata secara riil. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas. misalnya dengan evaluasi proses. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. maka terlebih dahulu penyusun menyam-paikan Pola pembelajaran CTL di sekolah. karena kebenaran yang dimiliki bersifat absolut dan final. sedangkan dalam pembelajaran konvensional guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran. Tujuan akhir proses pembelajaran melalui CTL adalah kepuasan diri. Oleh karena tujuan yang ingin dicapai adalah seluruh aspek perkembangan siswa. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. Pendahuluan a. siswa bertanggung jawab dalam memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing. Dalam CTL. 10.3. Dalam pembelajaran CTL. wawancara. Dalam CTL. oleh karena pengetahuan di konstruksi oleh orang lain. observasi. Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : . hasil karya siswa. C. 8. dan lain sebagainya. Dalam pembelajaran konvensional hal ini tidak terjadi. pengetahuan yang dimiliki setiap individu selalu berkembang sesuai dengan pengalaman yang dialaminya. tindakan atau perilaku dibangun atas kesadaran diri sendiri. b. maka dalam CTL keberhasilan pembelajaran diukur dengan berbagai cara. misalnya individu tidak melakukan perilaku tertentu karena menyadari perilaku itu merugikan atau tidak bermanfaat. tujuan akhir adalah nilai atau angka. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran bersifat teoritis dan abstrak. rekaman. sedangkan dalam pembelajaran konvensional kemampuan diperoleh melalui latihan-latihan.

komunikasi. 3) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. Kelas IV . Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok.1. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek A. dan seterusnya. semester 1 Standar Kompetensi 2. b. Aplikasi CTL Pada Mata Pelajaran IPS Pada makalah ini penyusun mencoba menjelaskan juga tentang contoh aplikasi CTL pada mata pelajaran IPS untuk tingkat pendidikan SD kelas IV semester 2 dan tingkat pendidikan SMP/MTs kelas VII semester 1 sebagai berikut : 1. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek B. Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. Mengenal sumber daya alam. kegiatan ekonomi. 2) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi.1) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik.2. Peserta didik melaporkan hasil diskusi c. dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi Kompetensi Dasar 2. Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi di daerahnya. Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. b. Penutup a. Mengenal perkembangan teknologi produksi. Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 3. 2. b. D.3. 2. Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas a. dan transportasi serta pengalaman . c. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) a.

Koperasi Pegawai. 2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Guru mengamati kinerja masing-masing kelompok dan membimbing apabila ada kelompok yang mengalami kesulitan. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas dan kegiatan observasi yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik di lingkungan obyek pengamatan tersebut. atau Koperasi Sekolah ) c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi yang telah ditentukan dengan mengisikannya pada format panduan yang telah disediakan guru. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek aktivitas ekonomi di sekitar sekolah. 2. 2) Guru memimpin pembukaan diskusi kelas dan menyampaikan peraturan dan tata tertib diskusi agar kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. dan kemajuan teknologi di lingkungan kab/kota dam prov. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. b. . 3) Guru menyediakan /memberikan format panduan pengamatan sesuai dengan materi pengamatan kelompok siswa. kelompok 5 dan 6 melakukan observasi ke obyek koperasi di sekitar sekolah ( KUD. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan standar kompetensi yang harus dicapai yaitu Mengenal sumber daya alam. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek sumber daya alam dan potensi ekonomi di sekitar sekolah. misalnya siswa 36 dibagi dalam 6 kelompok setiap kelompok terdiri dari 6 orang.4. 4) Guru membimbing siswa kembali ke kelas dengan tertib sesuai waktu yang ditentukan. 2) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. Kegiatan di dalam Kelas ( setelah pengamatan selesai dilakukan ) 1) Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing (dikusi kelompok). Mengenal permasalahan sosial di daerahnya Contoh langkah pembelajarannya adalah : a. Inti Kegiatan di Lokasi (Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok. kegiatan ekonomi.menggunakannya. dan manfaat mempelajari dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari.

5) Guru mengamati kinerja siswa dalam kegiatan observasi untuk memastikan keberlangsungan proses pembelajaran dengan baik. Kelas VII . 3. b. c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. semester 1 Standar Kompetensi 3. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi di lingkungan sekitar sekolah. 2. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari a. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhlug ekonomi.3) Guru mengatur jadwal waktu dan pembagian kelompok yang melaksanakan tugas presentasi hasil pengamatan. 2) Guru menjelaskan pengertian manusia sebagai makhlug sosial (homo socius) dan makhlug ekonomi ( berusaha mencukupi kebutuhannya) 3) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. . Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok tersebut. Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan Kompetensi Dasar 3. 4) Peserta didik melaporkan hasil diskusi di depan kelas 5) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain c. kelompok 5 dan 6 mengobservai tentang motif ekonomi manusia.2. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka.1. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhluk sosial. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan kompetensi ³Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan´ yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari.

Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas 1) Peserta didik berkumpul dalam kelompok kecil dan mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan tugas masing-masing. 5) Guru menilai interaksi tanya jawab dan kerjasama antar kelompok untuk menilai secara kognisi maupun afeksi siswa dalam pembelajaran. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat laporan hasil pengamatan dengan sistematika laporan yang baku. Dengan 2 (dua) contoh tersebut kita mendapatkan pemahaman bahwa CTL adalah pembelajaran tepat dan dapat diterapkan pada pelajaran IPS baik di SD maupun SMP/MTs dengan didukung kreatifitas dan kemauan guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya. . 2. 2) Peserta didik melaporkan hasil diskusi (kelompok besar) dalam kelas 3) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 4) Apabila mengalami kesulitan guru dapat menjembatani dan membantu agar terjadi interaksi antar peserta didik secara baik dan diskusi berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. akan tetapi proses berpengalaman dalam kehidupan nyata. Kesimpulan Dari penjabaran mengenai Contextual Teaching and Learning (CTL) di atas dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Kelas bukanlah tempat untuk mencatat atau menerima informasi dari guru. Karena CTL menekankan pembelajaran dengan anak mengalami langsung dalam kehidupan nyata di masyarakat.2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Peserta dapat berkonsultasi dengan guru apabila mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas observasi. akan tetapi kelas digunakan untuk saling membelajarkan. Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan situasi nyata sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan mereka. CTL memandang bahwa belajar bukan menghafal. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. c. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi.

Strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat diaplikasikan pada mata pelajaran IPS baik di tingkat pendidikan SD maupun SMP/MTs. B. . 4. Kelas dalam pembelajaran CTL bukan sebagai tempat untuk memperoleh informasi tetapi sebagai tempat untuk menguji data hasil temuan peserta didik di lapangan. 6.3. 5. Diperlukan pola dan langkah pembelajaran CTL di kelas agar strategi CTL dapat diterapkan secara efektif dan sesuai materi pelajaran yang telah ditetapkan dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Ada beberapa perbedaan antara strategi pembelajaran CTL dan konvensional yang membuktikan bahwa CTL lebih efektif dan mampu menjadi alternatif pilihan strategi pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah. Saran Dengan pemahaman tentang Contextual Teaching and Learning (CTL) ini diharapkan guru mata pelajaran IPS dapat menerapkan strategi ini dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah dan dapat lebih meningkatkan kualitas maupun kuantitas penguasaan materi pelajaran IPS siswa di sekolah yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagaimana tujuan dan fungsi pendidikan nasional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful