MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara pembuatan produk baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. 2. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 3. Wirausahawan disebut juga wiraswasta, ³wira = perwira tangguh kuat, kuat tauladan,. Swasta = mandiri, berdiri sendiri . Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. 4. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. b. c. d. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia

Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Pelaksana Pembangunan 3. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Menghormati tertib hokum 6. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Jujur 8. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Membayar pajak yang teratur 10. SDM yang ideal 11. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi, imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat,sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada

Fungsi seorang Wirausaha: 1. 2. 3. 4. 5. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru

Sumber Wirausaha: 1. 2. 3. 4. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah

Syarat-syarat wirausaha : 1. Tujuh K (Kemauan, Kemampua, Kesempatan, Keteraturan, Keberanian, Kesadaran dan Keuangan ) 2. Tujuh P (Pendidikan, Pengajaran, Penerangan, Pengelolaan, Pendekatan, Penghayatan dan Perbankan A. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Unsur sikap (mandiri, indenpenden, percaya diri,dipercayai, jujur, kreatif dan inovatif, ingin tahu,disiplin, bekerja keras, tekun) b. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif, memimpin membaca dan menciptakan peluang baru , manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi, teknis) c. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat, tingkat social dan pendidikan, mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) · Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. b. c. d. e. f. g. h. Percaya diri Mencari dan menangkap peluang f. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang Mencintai profesi Trampil negosiasi Aktualisasi diri Mampu memasarkan hasil

2. Wirausaha Tangguh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas, inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. b. c. d. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) e. Kreatif dan inovatif

3. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas, perubahan antisipatif, berani. Ciri-ciri wirausaha unggul ; 1. 2. 3. 4. 5. Selalu berkreasi dan berinovatif Mampu menciptakan peluang besar Berani mengambil resiko Mampu mencermati perubahan Meningkatkan keunggulan

Ikrar wirausaha : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. wirausaha sebagai tugas tertinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Dream yaitu memiliki visi 2. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain · Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. 2. 3. 4.
y

Sikap kerja keras 5.Kreatif Prilaku disiplin 6. Inovatif Komitmen tinggi 7. mandiri Jujur 8. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan ;

1. Sifat dan watak kepribadian 4. Ketahan fisik dan mental 2. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Berkemauan keras 3. Ketahanan fisik dan mental 6. Kesabaran dan Ketahanan
y

Menurut H. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah :

1. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar
y

Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah; 8. Ingin memperoleh balikan segera 9. Sangat energik

1. Komitmen tinggi terhadap tugas 2. Mau bertanggung jawab

3. 4. 5. 6. 7.
y

Ada minat Ada peluang Toleransi menghadapi risiko Yakin pada dirinya Kreatif dan fleksibel

10. Motivasi 11. Berorientasi kemasa depan 12. Belajar dari kegagalan 13. Berkemauan tinggi dalam memimpin

Seorang wirausaha adalah pemimpin ; yang harus dilakukannya: a. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Prilaku pemimpin : 1. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. Orientasi Orang (People Oriented)

MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut; a. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Yakin pada diri sendiri e. Pandai membuat keputusan f. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Berambisi untuk maju h. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah

MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. Kepribadian yang bersifat negative 2. perasaan takut disaingi orang lain 3. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. b. c. d. e. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran

Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. 1. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Pemborosan 13. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. melihat peluang yang ada 4. Kerja Tuntas C. Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan 6. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. 3. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal .Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. 2. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. Kurang kreatif dan kurang inisiatif 4. 2. Kerja keras 5. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Pelayanan kurang baik 11. Kurang tekun dan kurang teliti 3. 4. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Berkaitan dengan masalah keuangan c. 5. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . Kekeliruan manghitung harga pokok 14. Kurang ulet dan lekas putus asa 2. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. banyaknya piutang ragu-ragu 12. tidak Jujur 5. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. 1. 3. Berkaitan dengan produkdan pasar b. 4. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju.

neraca labadan rugi. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. seperti berat. laku dijual dan harga bersaing c. MASALAH USAHA Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi . b. 2. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. Informasi atas orang. 4. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. Manfaat Sumber informasi usaha a. 5. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. kecepatan. 7. jumlah tekanan. KADIN dan Media massa) 4. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. 3.MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. 3. d. pembayaranpembayaran dalam usaha. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. harta kelompok dan sebagainya c. 6. panas dan lain-lian c. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. Memilih dan membuat produk yang bermutu. Macam-macam informasi a. dan para penjual sendiri) b. temperature dan lain-lain. pemerintah. dari pedagang perantara. Biro statistic Perkumpulan dagang.

Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan faktafakta c. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Keberania dan antusiasme d. Faktor waktu . Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Faktor sasaran 5. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f.e. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Faktor Membuat Keputusan : 1. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah C. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b.

pembayaran deviden. jenis dan luasnya reklame. pengalaman berupa pengetahuan. likuidasi. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. penetapan harga produk. perundingan dengan karyawan. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. syarat-syarat kredit. Melatih kemauan 3. penggunaan merk dagang. jenis latihan dan pendidikan. praktek pembelian dan penjualan. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaikbaiknya. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. sugesti dan saransaran. c. Keterampilan . metode bidang penjualan. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. b. diselidiki dengan teliti. rencana mengenai pension. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu.6. lay out perusahaan. saluransaluran pemasaran. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. pembayaran gaji. Melatih disiplin . Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. dapat diutamakan yang plaling penting. lokasi. pengepakan produk. Faktor Pelaksanaan b. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan.. memilih data-dta. inspeksi supervis. rencana permodalan kembali. Pelaksanaannya. penetapan biaya eksploitasi. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. metode produksi. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. dan keterampilan d. Mengenali diri sendiri 2. riset pemasaran. Keputusan permodalan ( Struktur modal. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. analisis pekerjaan dan evaluasi. Usaha modal baru. Orangorangnya) 2. promosi dan distribusi) c. konsekuensi pilihan. teknik seleksi dan wawancara. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. jumlah inventaris) b. riset pemasaran dan teknik.

Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual . Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c.4. b. ada lima mitos : a. Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. Peraturan. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA A. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. c. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. b. b. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Membuat produk dengan penuh inovatif c. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. Kejadian yang tidak diharapkan . Sumber penerapan inovatif a. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. d. c. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . a. d. Hak Milik. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1.

Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. e. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. d. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. f. Inovatif produk. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. 6. tahapan-tahapan inovatif . PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS . Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar Perubahan demografi Perubahan persepsi Konsep pengetahuan dasar 3. b. merupakan hasil organisasi perusahaan b. 4. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5.b. B. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. Dimensi Inovatif . Tahap-tahap inovatif a. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. c. adalah akuisisi atau implementasi inovati. d. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. g. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. Adopsi Inovatif. c. a.

Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Keingintahuan d. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. a. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Keterbukaan pada pengalaman b. Percaya pada diri sendiri i. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Tekun 2. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Pemikiran lain 4. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Menggunakan akal b. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan . Mengenali Lingkungan d. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3. Roe . Dapat menerima perbedaan f. Cara Menerapkan Kreativitas a. Hapus perasaan ragu-ragu c. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Pengertian Kreativitas Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Membutuhkan dan menerima otonomi h.1.

Melatih Otak 3. Kosentrasi pada manusia 1. Tepat waktu adalah Kekuasaan. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Tepat waktu adalah nilai uang. mendengarkan aluanan music. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Tepat waktu adalah ukuran. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacammacam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . rekreasi. dan fair b. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian . Rileks dengan cara menditasi. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. Tepat waktu adalah organisasi. humor. Cara mengatasi masalah 5. Konsisten. 1. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b.Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: 1. tegas. dan lain-lain 2. Kelancaran (fluency). Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Menentukan keinginan 4. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a.

Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. Rasa keadilan harus diterapkan 4. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya 5. Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri 4. seb agai berikut : a. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. d. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur 3. 3. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. 5. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. bukan untuk mengawasi orang b. Kolaborasi. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah 2. Busra Elgeri di 19:29 . b.Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : 1. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f.sinergi. 4. Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. 6. c. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. 2. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. 7.

...MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA... y 2010 (9) September (1) o  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 ....PROPOSAL USAHA Mengenai Saya Drs. KWU_DRS.Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN .  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW.PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X . Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X . o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK..MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII . 28 Maret 2011 . BUSRA ELGERI Senin. Didukung oleh Blogger.  KLS XI . Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal..

Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. 5. memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. Membayar pajak yang teratur 10. 4. 6. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru Sumber Wirausaha: . Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. Pelaksana Pembangunan 3. 2. Menghormati tertib hokum 6. b. menentukan cara pembuatan produk baru. SDM yang ideal 11.. 4. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi. c. menyusun operasi untuk pengadaan produk baru. 3. ³wira = perwira tangguh kuat. kuat tauladan. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. 5. berdiri sendiri . d. Jujur 8. 2. 4.MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat.sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada Fungsi seorang Wirausaha: 1. Swasta = mandiri. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. 7. 3. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Wirausahawan disebut juga wiraswasta. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru. 3. 2.

Unsur sikap (mandiri. Mencintai profesi Mencari dan menangkap peluang f.1. d. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah Syarat-syarat wirausaha : 1. Pendekatan. Mampu menciptakan peluang besar 3. kreatif dan inovatif. Ciri-ciri wirausaha unggul . Penerangan. jujur. Mampu memasarkan hasil 2. mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) y Kelompok wirausaha ada 3 : 1. 4. b. tekun) b. memimpin membaca dan menciptakan peluang baru . Aktualisasi diri Perencanaan yang matang h. kelemahan. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas. Kesadaran dan Keuangan ) 2.disiplin. teknis) c. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan. Berani mengambil resiko . Kesempatan. c. Selalu berkreasi dan berinovatif 2. c. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Tujuh K (Kemauan. 3. Pengajaran. ingin tahu. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. d. Pengelolaan. Penghayatan dan Perbankan A. Kemampua. Tujuh P (Pendidikan. b. percaya diri. 1. Percaya diri e. manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif. Keteraturan. Wirausaha Tanggunh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas. indenpenden. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat. berani. 2. Keberanian. tingkat social dan pendidikan. peluang dan ancaman) e.dipercayai. Kreatif dan inovatif 3. inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. bekerja keras. perubahan antisipatif.

Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. 4. 4. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. 8. Ingin memperoleh balikan segera Mau bertanggung jawab 9. mandiri Jujur 8. Meningkatkan keunggulan Ikrar wirausaha : 1. 2. y . 5. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. 7. 3. yang harus dilakukannya: 1. Berkemauan keras 3. Sifat dan watak kepribadian 4. 9. Ketahan fisik dan mental 2. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Belajar dari kegagalan Yakin pada dirinya 13. Dream yaitu memiliki visi 2. Berorientasi kemasa depan Toleransi menghadapi risiko 12. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain y Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah : 1. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Inovatif Komitmen tinggi 7. Komitmen tinggi terhadap tugas 8. 5. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar y Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah. Kesabaran dan Ketahanan y Menurut H. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan . Berkemauan tinggi dalam memimpin Kreatif dan fleksibel Seorang wirausaha adalah pemimpin . 1. y Sikap kerja keras 5. 7. 4. 3. 2. wirausaha sebagai tugas tetinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir kummel negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1.4. 6. Mampu mencermati perubahan 5. Kejujuran dan tanggung jawab 5. 3. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Ketahanan fisik dan mental 6. Sangat energik Ada minat 10. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. 6. Motivasi Ada peluang 11.Kreatif Prilaku disiplin 6. 2.

a. 2. 2. Kurang ulet dan lekas putus asa Kurang tekun dan kurang teliti Kurang kreatif dan kurang inisiatif tidak Jujur Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan . Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. 6. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Kepribadian yang bersifat negative 2. Berambisi untuk maju h. 7. 4. b. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Yakin pada diri sendiri e. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. d. 3. a. 5. Pandai membuat keputusan f. 4. Prilaku pemimpin : 1. Orientasi Orang (People Oriented) MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut. 5. perasaan takut disaingi orang lain 3. 3. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. e. c. 8.

Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. 1. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. 2. 4. Berkaitan dengan masalah keuangan c. 3. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). 2. MASALAH USAHA . 4. banyaknya piutang ragu-ragu 12. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Pemborosan 13. Pelayanan kurang baik 11. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. 1. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. 5. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. Kerja Tuntas C. Kerja keras 5. 3.6. Berkaitan dengan produkdan pasar b. Kekeliruan manghitung harga pokok 14. melihat peluang yang ada 4. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a.

Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. Informasi atas orang. dari pedagang perantara. 4. 2. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. 5. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. Memilih dan membuat produk yang bermutu. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah . Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. kecepatan. neraca labadan rugi. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. seperti berat. pemerintah. 3. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. Biro statistic Perkumpulan dagang. Manfaat Sumber informasi usaha a. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. dan para penual sendiri) b. d. b. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . temperature dan lain-lain. 7. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2.Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. KADIN dan Media massa) 4. harta kelompok dan sebagainya c. 6. jumlah tekanan. Macam-macam informasi a. laku dijual dan harga bersaing c. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi e. panas dan lain-lian c. pembayaran-pembayaran dalam usaha. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. 3. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1.

Faktor sasaran 5. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor waktu 6. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b.C. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Faktor Membuat Keputusan : 1. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta c. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Keberania dan antusiasme d. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Faktor Pelaksanaan .

b. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA . Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. dapat diutamakan yang plaling penting. pengepakan produk. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. syarat-syarat kredit. Usaha modal baru. praktek pembelian dan penjualan. Peraturan. metode produksi. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. lokasi. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. penetapan harga produk. jenis dan luasnya reklame. penggunaan merk dagang. inspeksi supervis. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. dan keterampilan d. teknik seleksi dan wawancara. likuidasi. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. diselidiki dengan teliti. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. analisis pekerjaan dan evaluasi. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaik-baiknya. jumlah inventaris) b. rencana permodalan kembali. riset pemasaran dan teknik. lay out perusahaan. sugesti dan saran-saran. Keputusan permodalan ( Struktur modal. memilih data-dta. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. promosi dan distribusi) c. perundingan dengan karyawan. pembayaran deviden. rencana mengenai pension. saluran-saluran pemasaran. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. metode bidang penjualan. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. Hak Milik. konsekuensi pilihan. b. pembayaran gaji. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . Mengenali diri sendiri 2. Orang-orangnya) 2. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai.. jenis latihan dan pendidikan. pengalaman berupa pengetahuan. riset pemasaran. c. penetapan biaya eksploitasi. Melatih disiplin 4. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. Pelaksanaannya. Keterampilan . Melatih kemauan 3. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja.

Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. c. ada lima mitos : a. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. Kejadian yang tidak diharapkan Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar . Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. Membuat produk dengan penuh inovatif c. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. c. Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. d.A. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. d. b. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. a. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . Menentukan tujuan dalam berinovatif e. b. b. b. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. Sumber penerapan inovatif a. d. c. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ideide yang dapat dijual .

Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. a. c. merupakan hasil organisasi perusahaan b. Perubahan demografi f. tahapan-tahapan inovatif . Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. Inovatif produk. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. Tahap-tahap inovatif a.e. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. b. Pengertian Kreativitas . Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. Adopsi Inovatif. B. Perubahan persepsi g. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS 1. d. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. adalah akuisisi atau implementasi inovati. 4. 6. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. Konsep pengetahuan dasar 3. Dimensi Inovatif .

Cara Menerapkan Kreativitas a. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Percaya pada diri sendiri i. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Keingintahuan d. Hapus perasaan ragu-ragu c. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k.Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Dapat menerima perbedaan f. Menggunakan akal b. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: . Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. a. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Tekun 2. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Keterbukaan pada pengalaman b. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Mengenali Lingkungan d. Roe . Pemikiran lain 4.

artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : . dan lainlain 2. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. humor. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. Menentukan keinginan 4. Kelancaran (fluency). mendengarkan aluanan music. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Rileks dengan cara menditasi. Kosentrasi pada manusia 1. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. Tepat waktu adalah Kekuasaan. 1. Tepat waktu adalah organisasi. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . tegas. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a.1. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Tepat waktu adalah ukuran. dan fair b. Cara mengatasi masalah 5. Konsisten. Melatih Otak 3. rekreasi. Tepat waktu adalah nilai uang. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d.

7. 3. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. 2. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Rasa keadilan harus diterapkan 4. 3. seb agai berikut : a. 4. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. c.1. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. bukan untuk mengawasi orang b. b. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Busra Elgeri di 19:29 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: . Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. Kolaborasi. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. 6. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. 5.sinergi. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. 2. d. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. 4. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. 5.

. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X .MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA.  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW. y 2010 (9) September (1)  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 .Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN . ..........PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X .PROPOSAL USAHA o Mengenai Saya Drs. Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal.  KLS XI .MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII . o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK. Didukung oleh Blogger.

mengelola. Potensi penunjang pembangunan bangsa masih terbuka lebar asalkan para wirausahawan mampu menciptakan dan membuka lapangan kerja baru menjadi pelopor pembangunan. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar. Berikut ini diuraikan pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha :  Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (ZIMMERER. Mengidentifikasi kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan 4. Pengertian Kewirausahaan Telah kita ketahui bersama bahwa pemerintah sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan lapangan kerja baru. Ia bebas merancang. 4 tahun 1995 untuk menumbuhkan semangat kepeloporan dikalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan. pemerintah telah mengeluarkan itruksi presiden No. Memahami karakteristik wirausahawan 3. 1996)  Kewirausahaan adalah suatu sikap. mengendalikan semua usahanya. sikap. perilaku. Memahami pengertian kewirausahaan 2. Mengingat perannya sangat penting. 1. 1996)  Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan  Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja. menentukan. tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan (ROBEN. Dalam lampirannya tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK) kewirausahaan adalah :semangat. jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain Sedangkan Wirausaha adalah : Seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya.Standar Kompetensi: Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha Kompetensi Dasar: Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Tujuan Pembelajaran Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Setelah mempelajari Modul ini diharapkan siswa mampu : 1. Tujuan Kewirausahaan Kewirausahaan memiliki tujuan sebagai berukut : . Mengidentifikasi perilaku wirausahawan A.

Asas Kewirausahaan a. Jika kesempatan untuk menjadi wirausaha itu datang maka ada beberapa keuntungan yang dapat diraih antara lain : 1) Menjadi Bos didalam perusahaan 2) Mencapai tujuan yang dikehendaki 3) Memperoleh manfaat dan keuntungan 4) Membantu masyarakat dengan usaha konkrit 5) Mendemonstrasikan potensi secara penuh Agar bisa mengelola aktivitas usahanya dengan baik maka para wirausahawan harus membuat perencanaan yang tepat dan matang. hemat dan selamat. Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian d. Generasi muda. Kemampuan bekerja secara tekun. anak-anak putus sekolah dan calon wirausahawan 3. Sedangkan efisien adalah perbandinagn yang terbaik antara input dan output. Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat d. Instansi pemerintah dengan kegiatan usaha (BUMN) organisasi profesi dan kelompok masyarakat b. teliti dan produktif c. atau antara pengeluaran dan pendapatan. termasuk keberanian mengambil resiko b. Dengan kata lain efisien adalah segala sesuatu yang dikerjakan dengan berdaya guna atau segala sesuatunya dapat diselesaikan dengan tepat. Menumbuh kembangkan jumlah wirausahawan yang berkualitas b. Meningkatkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat c. Mereka juga harus mampu mengelola waktu dengan efektif dan efisien. Membudayakan semangat. sehingga dapat mengurangi pengangguran. 4. Pelaku ekonomi yang terdiri dari pengusaha kecil dan koperasi c. antara daya usaha dengan hasil usaha. sikap. Menambah daya tampung tenaga kerja. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan dengan etika bisnis yang sehat Kesempatan merupakan sesuatu yang ideal bagi para wirausaha. a. . Efektif berarti suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu. perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat 2. sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. cepat.a. Sasaran Kewirausahaan a. Manfaat Kewirausahaan Berikut adalah manfaat kewirausahaan .

c. tidak berfoya-foya dan tidak boros. Perilaku wirausahawan 1) Memiliki rasa percaya diri a) Teguh pendiriannya b) Tidak tergantung pada orang lain c) Berkepribadian yang baik d) Optimis terhadap pekerjaannya 2) Berorientasi pada tugas dan hasil a) Haus akan prestasi b) Berorientasi pada laba / hasil c) Ketekunan dan ketabahan d) Mempunyai dorongan kuat. Mampu berkarya dengan semangat kemandirian 5). d. Memberi contoh bagaimana harus bekerja keras.b. pemeliharaan lingkungan dan kesejahtraan. Mampu berkarya berlandaskan etika bisnis yang sehat 4). Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sisitematis dan berani mengambil resiko b. e. distribusi. tekun dan jujur dalam menghadapi pekerjaan. 5. Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif 2). Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien. Sebagai generator pembangunan lingkungan. tekun dan memiliki pribadi unggul yang patut diteladani. Sikap wirausahawan 1). teliti dan produktif 3). Mampu bekerja tekun. disiplin. pribadi. Berusaha mendidik para karyawannya menjadi orang yang mandiri.Sikap dan perilaku wirausahawan a. motivasi tinggi dan kerja keras 3) Pengambil resiko a) Enerjik dan berinisiatif b) Kemampuan mengambil resiko c) Suka pada tantangan 4) Kepemimpinan a) Bertingkah laku sebagai pemimpin b) Dapat menanggapi saran-saran dan kritik .

Lapangan agraris 1) Pertanian a) Tanaman berumur pendek b) Tanaman berumur panjang 2) Perkebunan dan kehutanan b. bawahannya. Ketrampilan teknis ( technical skill) : ketrampilan melakukan teknik tertentu dalam mengelola usaha c. Ketrampilan konsep (conceptual skill) : ketrampilan melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasarkan konsep yang dibuatnya b. dan sesame wirausahawan 6. Adapun ketrampilan tersebut adalah sebagai berikut : 1. Pandai berinisiatif d.Ketrampilan khusus a.Ruang lingkup kewirausahaan a. Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha 2. seorang wirausahawan juga dituntut memiliki ketrampilan-ketrampilan yang dapat menunjang keberhasilan. Memiliki kepribadian yang unggul c. Memiliki sikap mental dan spiritual yang tinggi b.Ketrampilan dasar a. kreatif dan fleksibel b) Serba bisa dan mengetahui berbagai hal c) Mempunyai banyak sumber kemampuan 6) Berorientasi ke masa depan a) Memiliki pandangan ke masa depan b) Optimis memandang masa depan Disamping harus memiliki sikap dan perilaku tersebut diatas. Human skill : ketrampilan bekerja sama dengan orang lain.Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan .c) Dapat bergaul dengan orang lain 5) Keorisinilan a) Inovatif.

koperasi. penting sekali kita belajar dari falsafah dan kebiasaan wirausaha untuk mendapat gambaran bahwa menciptakan lapangan kerja .4) Pengangkutan ikan c. 7. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin a) Pengelolaan hasil pertanian b) Pengelolaan hasil perkebunan c) Pengelolaan hsil perikanan d) Pengelolaan hasil peternakan e) Pengelolaan hasil kehutanan e. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g. perbengkelan. pergudangan. tata busana dan sebagainya Dari keterangan diatas kita ketahui bahwa lapangan kerja wirausahawan itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama untuk diisi. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. bangsa dan negara akan meningkat.Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit / perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restaurant 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi. Lapangan pertambangan dan energi f.Falsafah dan kebiasaan wirausaha Dalam rangka memasyarakatkan kewirausahaan. Karena dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat.

Karakteristik Wirausahawan Karakteristik adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seseorang. Jadi karaketristik wirausahawan adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seorang wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah factor kunci dalam kesuksesan bisnisnya c. Terimalah diri sendiri seperti adanya. sebagai berikut: a. Untuk itu harus belajar tentang diri sendiri baik menyangkut keunggulan maupun kelemahan yang dimiliki. Evaluasi kebiasaan. b. Kekuatan dan kelemahan itu dapat digunakan sebagai modal dasar untuk mencapai tujuan hidup. c. d. Dream Seorang wirausahawan mempunyai visi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya b. Adapun hal-hal penting yang merupakan falsafah wirausaha adalah sebagai berikut : a. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk menekuni lapangan kerja baru dalam ruang lingkup kewirausahaan. Seorang wirausahawan tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya . 1.bukan hal yang mustahil untuk dilaksanakan.Buat rencana kegiatan untuk hari esok c. Kejarlah tujuan-tujuan yang relevan dengan kemampuan dan ketrampilan e. berusahalah menekankan kekuatan diri sendiri dan kurangi kelemahan yang ada dan lakukanlah hal-hal yang penting dan terbaik. By Grave Karakteristik wirausahawan menurut BY Grave dikenal dengan istilah 10D. f. Agar lebih jelas di bawah ini dikemukakan beberapa karakteristik wirausahawan menurut pendapat beberapa ahli. Hasil yang diterima lebih penting daripada hasil-hasil yang sempurna karena dorongan untuk mengejar kesempurnaan justru dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan pribadi ( akan menimbulkan perasaan selalu gagal ). Sedangkan kebiasaan wirausaha adalah sebagai berikut . Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Kegagalan diterima sebagai pengalaman belajar dan keberhasilan sebagai buah dari usaha-usaha yang tidak kenal lelah.Keberhasilan seorang wirausaha tergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri.Kekuatan mengambil resiko sebagai tanggung jawab atas tindakan sendiri. Decisiveness Seorang wirausahawan adalah orang yang tidak bekerja lambat. Bangun lebih awal (menggunakan waktu lebih dini ) sebagai cara menjadi produktif b. hubungan dengan tujuan-tujuan masa depan B. a. Doers Seorang wirausahawan dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjutinya.

Destiny Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya g.d. Dia tidak mau mengabaikan factor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya h. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah. Inovasi c. kadang-kadang mengorbankan kepentingan kerluarga f. Dollars Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan.Pd . kepemimpinan b. yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnis 2. Devotion Wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. Fadel Muhammad Menurut fadel Muhammad. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain i. Visi masa depan g. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Sikap terhadap risiko 3. Wasty Soemanto. Determination Seorang wirausahawan melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapat laba. M. yaitu : a. walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi e. Distribute Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya. Motivasinya bukan karena uang. ada tujuh ciri yang merupakan identitas seorang wirausahawan. Details Seorang wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci. Sikap tanggung jawab terhadap perubahan e. bonus atau hadiah j. Bekerja ekonomis dan efisien f. Cara pengambilan keputusan d. Drs. Dedication Dedikasi seeorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi.

antara lain : a. Ketrampilan dalam pengorganisasian i. untuk itu diperlukan : d Kemauan keras . Preferensi kepada resiko-resiko menengah d. Mandiri Sikap untuk tidak menggantungkan keputusan akan apa yang harus dilakukan kepada orang lain dan mengerjakan sesuatu dengan kemampuan sendiri-sendiri sekaligus berani mengambil risiko dalam bisnis merupakan bentuk kemandirian dari seorang wirausahawan. 2. Wasty Soemanto. Mc. dilarang. Sikap mental wiraswasta c. Keinginan untuk berprestasi b. Nasution. Orientasi ke masa depan h. Pembentukan sikap mandiri memiliki 6 kekuatan mental yang dapat membangun kepribadian yang kuat. Disiplin Menurut S.Menurut Drs. wirausahawan memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Celland. memiliki moral yang tinggi b. dengan adanya bentuk kelakuan yang harus dicapai.Pd tanda manusia wiraswasta adalah kepribadian kuat dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. Celland Menurut Mc. Kepekaan terhadap arti lingkungan d. Disiplin yang baik harus tumbuh sendiri dalam diri seseorang dan bukan merupakan paksaan untuk melakukan berbagai macam peraturan dan tindakan. Sikap tentang uang Dari penjelasan diatas. Aktivitas energik g. Rangsangan oleh umpan balik f. disiplin adalah usaha untuk mengatur atau mengontrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan. atau diharuskan. Berkeyakinan kuat atas kekuatan pribadi. Ketrampilan wirausaha 4. Disiplin merupakan modal dasar keberhasilan seseorang. M. Keinginan untuk bertanggung jawab c. karakteristik wirausahawan yang perlu dimiliki dan dikembangkan adalah : 1. Persepsi kepada kemungkinan hasil e. Berkemauan keras b.

Kejujuran dan tanggung jawab untuk itu diperlukan : d Moral yang tinggi e Disiplin diri d. disiplin. baik untuk memecahkan seuatu masalah. Dengan pola pikir realistis seseorang dapat menerima kekurangan. Ketekunan dan keuletan untuk bekerja keras f. introspeksi diri untuk menutupi kekurangan sehingga menimbulkan sikap optimis dan kemandirian. Dengan melihat kenyataan yang ada. Ralistis Realistis berarti kenyataan. Pemikiran yang konstruktif 3. berusaha untuk lebih baik. peduli terhadap kualitas. Seorang yang realistis dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebutuhan sehingga menimbulkan inisiatif dan kreativitas. Kejujuran dapat disamakan dengan amanah. Seorang wirausahawan yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang entaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya. sabar. tegas dan adil b. tepat janji. tekun dan ulet serta selalu berjuang untuk berprestasi akan cenderung mempengaruhi produktivitas dan kinerja seorang wirausaha. sampai berhasil sekaligus mempertahankan dan menciptakan kepercayaan dari orang lain baik itu konsumen maupun mitra bisnisnya. Amanah adalah bila diberi . 4. Konsisten. memiliki motivasi. kelemahan dan kekalahan sehingga dapat menyelaraskan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. Jujur Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya. tabah. Komitmen tinggi dibarengi perilaku tepat waktu. Konsentrasi pada manusia Komitmen tinggi yang diharapkan seorang wirausahawan harus dipercaya dan didukung oleh seluruh pihak terkait. Faktor-faktor yang terkait dengan komitmen tinggi adalah : a.e Kepercayaan pada diri sendiri f Pemahaman tujuan dan kebutuhan c. Ketahanan fisik dan mental yang berupa : d Kesehatan jasmani dan rohani e Kesabaran f Ketabahan e. Komitmen tinggi Komitmen tinggi berarti fokus pikiran diarahkan kepada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. 5. seseorang akan berpikir lebih maju. Berpikir secara realistis merupakan cara berpikir yang sesuai dengan akal sehat. Suri tauladan c.

kepercayaan tidak khianat. Dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru. baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. mplementation (pelaksanaan) d. Kreatif merupakan proses pemikiran yang membantu dalam mencetuskan gagasangagasan. Kreativitas merupakan bahan bakunya sedangkan gagasan-gagasan merupakan hasil yang komersial. Sesuatu yang baru belum tentu inovatif apabila yang dihasilkan tidak merupakan sesuatu yang lebih baik. Apabila seorang wirausaha jujur maka ia akan mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga dari mana datangnya. Proses inovasi (innovation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya inovasi adalah : 1) Adanya keinginan untuk berprestasi 2) Adanya factor pengalaman dalam berwirausaha 3) Adanya keinginan dalam menanggung resiko 4) Adanya sifat penasaran pribadi 5) Adanya factor pendidikan b. Dengan kata lain berbisnis harus dilandasi oleh kejujuran karena sifat ini dapat mendatangkan kepercayaan dari masyarakat konsumen. 6. Inovatif dalam berwirausaha berarti suatu proses untuk mengubah peluang usaha menjadi gagasan baru yang dapat menghasilkan uang. Sementara itu By Grave menggambarkan proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan sebagai berikut : a. memodifikasi sesuatu dan mengkombinasikan. Inovatif merupakan suatu terobosan baru. Berdasarkan penelitian kreativitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe-tipe kreativitas yang berbeda yaitu menciptakan. Innovation (inovasi) b. kalau berkata selalu benar dan bila berjanji selalu ditepati Kita harus yakin bahwa kebenaran dan kejujuran adalah suatu jaminan yang paling tepat untuk mencapai kemajuan di dalam berwirausaha. Proses pemicu (triggering event) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya triggering event (pemicu) untuk terjun ke dunia wirausaha adalah : 1) Adanya komitmen atau minat yang tinggi di dalam berwirausaha . Growth (pertumbuhan) Keterangan : a. Triggering Event (pemicu) c. Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi. Kreatif dan inovatif Secara umum kreativitas dapat diartikan untuk membuat kombinasi baru atau produk baru. sedangkan inovasi adalah penerapan praktis dari gagasan-gagasan tersebut.

Kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki kepribadian yang produktif. Gilmore menyatakan bahwa seorang wirausaha yang produktif adalah wirausaha yang menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungan. memberi sumbangan social. manajemen usaha dan sebagainya. Jujur a. yang pandangannya jauh kedepan guna mencapai keberhasilan di dalam berwirausaha 3) Adanya seorang wirausahawan yang berpengalaman dan siap mental secara total 4) Adanya manajer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama di dalam berwirausaha d. pengalaman dan pengetahuannya .2) Adanya keberanian menanggung resiko 3) Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan sekarang 4) Adanya pemutusan hubungan kerja dan tidak ada pekerjaan lain] 5) Adanya dorongan berwirausaha karena faktor usia c. lokasi usaha. Jujur terhadap diri sendiri b. 4) Adanya produk yang dibanggakan. manfaat produk. sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasionalnya berjalan produktif. Disiplin dan berani a. antara lain menampung tenaga kerja. C. Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang wirausahawan berhasil maupun gagal. Produktif dalam hal ini adalah kegiatan yang menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility) di dalam usaha. tidak mudah putus asa dalam mengahdapi hambatan meski terkadang mengalami kegagalan. Proses pelaksanaan (implementation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya pelaksanaan berwirausaha adalah: 1) Adanya komitmen yang tinggi di dalam berwirausaha 2) Adanya visi dan misi. Jujur terhadap orang lain c. model produk. Seorang wirausahawan akan selalu meningkatkan produktivitas dengan berbagai cara. berani dan disiplin berbuat karena bakat. Keberhasilan seorang wirausahawan erat kaitannya dengan hal-hal sebagai berikut: 1. Proses pertumbuhan (growth) Proses pertumbuhan di dalam kewirausahaan didorong oleh faktor adanya organisasi diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Adanya tim yang kompak di dalam menjalankan usaha. dan bergaul dengan sesamanya. 2) Adanya struktur organisasi dan berbudaya yang mantap di dalam berwirausaha 3) Adanya strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak di dalam berwirausaha. seperti kualitas produk. Jujur terhadap tujuan yang akan dicapai 2.

Berani dan disiplin berbuat karena adanya keyakinan dan fasilitas 3. guru. akomodatif terhadap berbagai ajakan untuk berdialog. 1. Lemahnya pemasaran 7. 2. artis. Kurangnya modal 6. Tidak mempunyai etos kerja yang tinggi Keberhasilan dan kegagalan dalam usaha atau menjalankan pekerjaannya tidak hanya dialami oleh para wirausahawan. Bakat yang tidak cocok 3. Kegagalan akan terjadi kalau mereka tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaannya. selain menampilkan wajah ramah. Dia selalu aktif bergaul. diantaranya : 1. tetapi juga oleh profesi lainnya seperti atlit. 3. Dia selalu mencari segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kerjanya. Perilaku Instrumental Wirausaha selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dilingkungannya untuk membantu dirinya mencapai tujuannya dalam berusaha.b. sedangkan keberhasilan atau kegagalan pencapaian prestasi dianggap sebagai balikan (feedback). pejabat. Perilaku keluwesan bergaul Wirausaha akan selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia. Pengendalian emosinya baik terutama bila situasi pergaulan tidak mengena dengan situasi hatinya. Tidak mempunyai semangat berwirausaha 5. Tidak puas dengan hasil yang dicapai sekarang dan selalu membuat sasaran yang lebih baik dan lebih tinggi dari sebelumnya. Kurang pengalaman 4. Imam Santoso Sukardi (1991) secara umum menetapkan sembilan perilaku wirausaha sebagaimana tertera di bawah ini. Bagian yang penting adalah tahapan dan proses pencapaian prestasi itu sendiri. D. 4. Perilaku Prestatif Perilaku prestatif menunjukkan bahwa wirausaha dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik. Tidak adanya perencanaan yang matang 2. lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang dicapai sebelumnya. Perilaku Wirausahawaan Dari berbagai sumber yang membicarakan tentang perilaku wirausaha yang berhasil. dan lain-lain. Dapat melaksanakan prinsip manajemen dengan baik Disamping keberhasilan dalam wirausaha. Perilaku kerja keras . ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kegagalan. petani. Dengan kata lain segala sesuatu yang ada dilingkungannya dipandang sebagai ´instrumentµ (alat) pencapaian tujuan pribadi.

Untuk lebih jelasnya di bawah ini diberikan contoh orang-orang yang sukses dalam berwirausaha. 7. Perilaku keyakinan diri Wirausaha selalu percaya pada kemampuan diri. Optimisme berarti ada keyakinan bahwa tindakannya akan membawa keberhasilan. maka setiap orang minimal akan dapat menghidupi dirinya dan keluarganya. Ducan Symne.Wirausaha selalu terlibat dalam situasi kerja. dalam menghadapi hambatan. ini berarti dia lebih senang memegang kendali kelompok kerja. Sosro. menentukan tujuan kelompok serta memilih alternative perilaku. pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan. Perilaku Inovatif Seorang wirausaha selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru untuk memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kerja. selalu mencoba membuat antisipasi adanya hambatan-hambatan yang dapat menggagalkan usahanya. Cenderung untuk melakukan sesuatu dengan cara yang khas. tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. Tirto Utomo dan lain-lain. Agar menjadi wirausahawan yang berhasil diperlukan suatu tekad yang kuat dan mampu membaca peluang pasar. Keberhasilan itu dapat diraih karena karakteristik wirausaha yang melekat pada dirinya. menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Perilaku pengambilan resiko Dengan keberanian mengambil risiko yang diperhitungkan wairausaha tidak takut menghadapi situasi yang tidak menentu dimana tidak ada jaminan untuk keberhasilan. Edison . 5. Segala tindakannya diperhitungkan dengan cermat. 6. 1. Kita bisa belajar dari tokoh wirausahawan yang sukses dibidangnya seperti Bill Gates. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak. 8. Untuk itulah sikap mental wirausaha diperlukan untuk dapat menghadapi tantangan dunia yang semakin penuh persaingan. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan. Apabila masyarakat dengan sikap mental kewirausahaan telah terbentuk. Pada awalnya mereka adalah wirausahawan kecil yang kemudian berhasil dalam usahanya berkat kemampuannya memilih dan mengelola bidang usaha yang digelutinya. Thomas A. kemudian msayarakat sekitarnya dan pada akhirnya menolong bangsa dan umat manusia. Henry Ford. unik dari hasil pemikirannya. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak pengambilan keputusan. Termasuk dalam perilaku inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan-penyempurnaan tertentu (imitative innovative) 9. dan kapan dia harus merubah strategi dalam bekerja. Dia lebih senang bekerja sendiri. Personal control mencakup pengertian swa-daya dan swa-kendali. Perilaku swa kendali (personal control) Personal control merujuk pada pribadi wirausaha yang memutuskan kapan dia harus bekerja lebih keras. tidak ragu-ragu dalam bertindak bahkan kecenderungannya dia akan melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dan ada semacam optimisme dalam kegiatannya. Perilaku Kemandirian Perilaku kemandirian menunjukkan bahwa wirauasaha selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Ketergantungan pada orang lain merupakan sesuatu yang bertentangan dengan kata hatinya. kapan dia harus meminta bantuan pada orang lain.

Ia merupalkan wirausahawan yang berhasil pada zamannya. Bill Gates Bill Gates. Ia adalah seorang ahli strategis bisnis yang tidak tanggung-tanggung. Ia bukan seorang insinyur atau ahli teknik computer tetapi ia adalah orang yang menghargai kreditivitas. Microsoft Windows dan MS Office.Thomas A. Wilson adalah seorang pekerja rendah pada suatu perusahaan. 2. elektro. Ada beberapa faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan tersebut. Dari penjelasan diatas kita bisa menarik kesimpulan. Charles E. 5. keuletan yang tinggi ia dapat mengantarkan bangsa dan Negara Amerika menjadi negara industri baja yang terkenal diseluruh dunia. Stave Jobs bukan orang kaya pada awalnya. kimia. Stave Jobs Stave Jobs adalah wirausahawan Amerika kecil-kecilan yang ulet dan nekad dari awal mulanya. bola lampu dan sebagainya. . Wilson Charles E.Adanya dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa.Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras.Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berprestasi bagi perkembangan usahanya. Andrew Carnegie Meskipun Andrew Carnegie tidak banyak mendapat atau memperoleh pendidikan di sekolah. ketekunan. Bercermin dari pengalaman tokoh-tokoh wirausahawan di atas kita bisa memetik pengetahuan yang sangat berharga guna memotivasi diri dan meningkatkan kesuksesan di dalam berwirausaha. 2. diantaranya : 1. tapi berkat kemudahan. pendiri dan bos Microsoft Corporation yang melahirkan system operasi computer terbesar. matematika. 3. serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi. ia penemu Apple Computer. Edison adalah orang yang memiliki mental dan ketekunan tinggi yang berhasil dalam ilmu fisika. Karena tekun dan percaya kepada dirinya serta kemampuan dalam menentukan tujuan maka ia diangkat menjadi presiden perusahaan General Motor Corporation (GMC). tetapi dengan keberanian dan perhitungan dagangnya berhasil meyakinkan pemilik modal. 3. Gates adalah seorang wirausahawan yang mengawali usaha dari kecil dengan tekad mantap serta mampu membaca peluang. 4. Ia memandang produk kreativitas itu sebagai komoditi yang dapat dijual.

BAHAN PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI: 1. ada tiga kemungkinan ialah menang. Self awareness atau sikap mawas diri 2. Prestatif dalam hal ini berarti seorang wirausaha selalu berambisi ingin maju di segala bidang. Derasnya arus infomasi yang makin mengglobal yanpa mengenal batas Negara. Orang yang mempunyai daya juang tinggi akan berpeluang dalam persaingan dan merupakan modal utama untuk dapat menang dalam persaingan atau setidaktidaknya bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF Tujuan Pembelajaran 1.2. bertahan atau tergilas. Independent Will atau pandangan independent untuk bekal bertindak. Memahami pengertian kerja prestatif Ciri dan sifat kerja prestatif Pembinaan perilaku kerja prestatif melalui latihan Menerapkan sikap bekerja prestaif 1. MENGAKTUALISASIKAN SIKAP DAN PERILAKU WIRA USAHA KOMPETENSI DASAR : 1. Menurut Stephen Covey dalam bukunya First Thing·s First ada empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju yaitu: 1. Perubahan yang semakin cepat 3. Creative Imagination atau berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat . Perubahan yang semakin cepat disegala bidang terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan perilaku kerja prestatif. Hakekat persaingan bebas adalah persaingan disegala bidang. Pengertian Perilaku Kerja Prestatif Berbuat dan bekerja prestatif adalah merupakan modal dasar untuk keberhasilan seorang wirausahawan. 4. 3. 2. Memasuki millenium ketiga yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Persaingan bebas 2. Conscience atau mempertajam suara hati 3. 4. Bila bangsa kita tidak siap menghadapinya maka akan menjadi budak di Negara kita sendiri.

Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya. Enerjik seorang wirausahawan lebih baik dibandingkan rata-rata orang lain. 5. Mempunyai kemampuan memimpin. Mau bertanggung jawab. 8. 11. Motivasi untuk lebih unggul. Kreatif dan fleksibel. karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah sebagai berikut: 1. Mempunyai obsesi untuk mencapai prestasi tinggi dan bisa diciptakannya. wirausahawan akan berhasil di dalam usahanya. 7. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya atau pekerjaannya. 9. 12. Mau belajar dari kegagalan. Ciri dan Sifat Kerja Prestatif Dengan berbuat dan bekerja prestatif terhadap bisnisnya. Ciri-ciri Prestatif Percaya diri Sifat-sifat Profil Wirausahawan y Keyakinan y Ketidaktergantungan y Individualistik y Optimisme  Kebutuhan akan prestasi  Berorientasi pada laba  Ketekunan dan ketabahan  Kerja keras  Mempunyai dorongan kuat  Energi dan inisiatif  Kemampuan mengambil resiko  Suka pada tantangan Berorientasi pada hasil Pengambilan resiko . Berorientasi ke masa depan.Menurut Zimmerer. 4. 6. 3. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian. Ingin memperoleh balikan dengan segera. 2. Yakin pada dirinya. 10. 2. Untuk menjadi wirausahawan yang berhasil harus memiliki cirriciri karakteristik prestatif sebagai berikut.

Kerja ikhlas 2. Kerja tuntas A. Penerapan kerja dengan mawas terhadap emosional adalah sebagai berikut: Seorang pemimpin perusahaan di rumah mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya yang mengakibatkan hatinya resah sering marahdengan tidak terkendali. Kerja cerdas 4. kemudian ditempat kerja anak buahnya juga membuat masalah yang merugikan perusahaan. mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan. dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. Kerja Cerdas Arti kerja cerdas ialah bahwa dalam bekerja pandai memeprhitungkan resiko. maka pimpinan perusahaan tersebut harus dapat membedakan urusan pribadi dengan urusan perusahaan. Kerja Ikhlas Arti kerja iklas adalah bekerja dengan sungguh-sungguh.Kepemimpinan  Betingkah laku sebagai pemimpin  Dapat bergaul dengan orang lain  Menanggapi saran-saran dan kritik  Inovatif  Punya banyak sumber  Mengetahui banyak y Pandangan kemasa depan y Perseptif Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Perilaku kerja yang prestaif dapat di lihat dalam sikap sebagai berikut: 1. di dalam melaksanakan pekerjaan dengan tulus. Kerja mawas diri dari rasa emosional 3. Penerapan kerja ikhlas adalah sebagai berikut: Seorang buruh pabrik yang bekerja dengangaji yang pas-pasan meskipun sudah diatas sedikit dari UMR. jangan sampai kemarahan yang dibawa dari rumah mempengaruhi kinerja di perusahaan. B. buruh tersebut tetap bekerja dengan baik. . Kerja Mawas Terhadap Emosional Arti kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan / kemarahan yang sedang melanda jiwanya. semata-mata merupakan pengabdian terhadap pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganyadengan harapan semoga rezeki yang diterimanya selalu mendapatkan barokah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kerja keras 5. C.

Penerapan kerja tuntas adalah sebagai berikut: Seorang pengusaha warung apung yang dapat mengorganisasikan usahanya dengan baik mulai dari membuat sarana warung. Yoder a. pandai bernegosiasi. efektif dan efisien. Tiffen a. Beberapa pendapat para ahli tentang kepentingan dan manfaat latihan yaitu: 1. Kerja Tuntas Arti kerja tuntas yaitu bahwa di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usahanya secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilakn usahanya secara maksimal.Penerapan kerja cerdas adalah sebagai berikut: Perilaku/sikap pekerja cerdas biasanya dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan. Dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu. kemungkinan kerugian. lebih cekatan dan lebih baik. misalnya penggunaan teknologi yang tepat. kadangkala sampai siang dagangannya baru laku. proses pembuatan/menu makanan. 3. Meskipun malam hari cuaca gelap mereka membawa obor penerang jalan. memakai/menggunakan bahasa global. berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi. alat yang dibutuhkan. Untuk memperbaiki cara bekerja 2. jarak dan kesulitan yang dihadapi. sampai di kota/pasar dengan sabar menawarkan dagangannya sampai laku. E. Pembinaan Perilaku Kerja Prestatif Melalui Latihan Membekali karyawan dengan latihan akan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena karyawan akan berkembang lebih cepat dan bekerja lebih prestatif. Cara bekeja lebih baik . Kerja Keras Arti kerja keras ialah bahwa di dalam bekerja mempunyai sifat mabuk kerja untuk dapat mencapai sasaran yang ingin dicapai. Untuk stabilitas pegawai b. D. D. menggunakan konsep hitung menghitung (matematika). Penerapan perilaku/sikap kerja keras: Seorang penjual kayu baker yang rumahnya dipegunungan setiap hari mereka berangkat petang (malam). Pegawai akan melaksanakan tugas dengan baik b. 3. Latenier Pegawai lebih berkembang. J. Karyawan akan ahli dan trampil dalam melaksanakan tugasnya serta dapat mempergunakan pikirannya secara perstatif. D. sampai mendapatkan hasil akhir ialah laba atau untung.

Agar dpat mencapai tujuan sikap bekerja prestatif.W. 5. pembangunan prasarana. Oleh karenanya diperlukan berbagai kebijaksanaan yang menyeluruh seperti pendidikan ketrampilan. pendidikan kegiatan kerja. Melaksanakan pekerjaan lebih baik Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut: 1. On The Job Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan menetapkan pegawai baru untuk memangku suatu jabatan Latihan kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang perlu ditangani secara berencana dan berkelanjutan. efektif dan efisien. efektif dan efisien. Untuk meningkatkan kemampuan bekreja secara prestatif. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan semangat kerja yang tinggi prestatif. Menerapkan Sikap Bekerja Prestatif A. 4. Apprentice Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan mengerjakan semua tugas dengan sebaikbaiknya. Taylor a. Memilih karyawan terbaik b. 4. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan Untuk mengembangkan rasa kesetiakawanan Untuk mengembangkan sikap para pegawai positif Untuk mengembangkan dan memupuk kemampuan berprakarsa Untuk mengembangkan segala daya kreativitas Untuk mencapai efektifitas dan efisiensi Latihan dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut: 1. Ketrampilan dan keahlian para wirausahawan perlu ditingkatkan. pengetahuan dan kemampuan. pemilihan teknologi dsb. 7. 2. 6. pembangunan industri. efektif dan efisien serta mengembangkan daya cipta yang positif. sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan baik. 2. Dengan adanya latihan dalam berwirausha. Aktif dan kreatif daripada berfikir keras. sehingga pengalihan usaha atau bisnis swasta asing dapat beralih ke tangan para wirausahawan swasta Indonesia. 3. efektif dan efisien para wirausahawan diharapkan: a. diharapkandapat meningkatkan kepribadian. F. 8.4. Disini harus menciptakan sikap bekerja prestatif. Penerapan Kesempatan Bekerja Penerapan kesempatan bekerja merupakan kebutuhan yang tetap mendesak. perlu dituangkan dalam programprogram kerja khusus secara efektif dan efisien. . Disamping itu usaha-usaha untuk memperluas kesempatan bekerja.

diantaranya: a. B.b. Percaya dan yakin pada kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan. Kepercayaan dan Keberanian Bekerja Menerapkan perilaku bekerja prestatif. latihan dan pengalaman dalam bekerja. Dedication ( pengabdian) 3. efektif dan efisien dalam setiap kesempatan yang ada. Bekerja harus luwes dan menyenangkan dalam pergaulan. Dilligence ( kerajinan. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif. b. Ciri-ciri sikap bekerja baik adalah sebagai berikut: 1. Menerapkan sikap bekerja prestatif harus dijalankan dengan terarah dan baik yaitu: a. Eageerness to learn besides skill fullness ( hasrat besar untuk belajar dan kemahiran ) . Carefullness ( kehati-hatian ) 6. Pembinaan dan pengembangan bekerja. c. Cooperativeness ( semangat kerjasama ) 9. Menanamkan perilaku bekerja prestatif perlu diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Percaya dan yakin pada kecerdasan sendiri. perlu dikembangkan dalam berbagai bidang atau vak tertentu yang mengurus pada efektifitas usaha atau bisnis. b. Innovativeness ( daya pembaharuan ) 8. Percaya dan yakin pada kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Responsiblenness ( rasa tanggungjawab ) 5. Kebiasaan mencari kerja harus diubah dengan menciptakan pekerjaan yang selalu sibuk dan menerapkan perilaku bekerja prestatif. aktif dan inovatif. kesempatan. Bekerja merupakan kebiasaan dan pengalaman dari vak bakat sendiri. Bimbingan penyuluhan dan pengawasan bekerja. Integrity ( keutuhan. keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri. para wirausahawan harus memiliki kepercayaan. c. Untuk menerapkan pekerjaan tersebut. Percaya dan yakin akan bisa bekerja secara kreatif. kursus. watak ) 4. d. kerja keras ) 2. b. kreatif dan inovatif. Versatility ( keserbabisaan ) 7.

d. Ating Tedjasutisna. Kewirausahaan Untuk SMK. Persaingan bebas. atau d pada jawaban yang paling benar! 1. Kusmini Adiputro. 2005. Bandung: Armico. Derasnya arus informasi yang semakin mengglobal tanpa mengenal batas negara. Perubahan yang semakin cepat. LKS Mentari Kewirausahaan XI SMK. Kebutuhan untuk aktualisasi diri (mengembangkan potensi-potensinya semaksimal mungkin) Menurut Herberg. Berilah tanda silang (x) huruf a. b. 2. minum. Abraham H Maslow (1954) dalam teori herarki kebutuhannya mengatakan bahwa kebutuhan manusia terdiri dari: a. Jakarta: Graha Pustaka. Kebutuhan akan penghargaan kompetensi dan percaya diri) (penghargaan akan kemampuan. Tim LP2IP. MBA. 2004. Jakarta: Yudistira. 2004. Dengan adanya motivasi akan mendorong orang untuk lebih prestatif. Sebaliknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi rasa kepuasan. orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri. c.C.b.M. Yogyakarta: LP2IP. b. bebas dan ancaman fisik dan psikis c. Kebutuhan fisiologis Misalnya makan. EVALUASI !. Motivasi dalam Bekerja Menumbuhkan dan menerapkan motivasi adalah suatu tindakan yang penting. efektif. efisien dan produktif. istirahat. hendaknya seorang wirausahawan memahami hal-hal yang berkait dengan masalah kebutuhan hidup. Kewirausahaan SMK Tingkat I Semua Bidang Keahlian. Selalu berambisi ingin aju adalah pengertian dari « a. prestatif . Kebutuhan rasa aman. Untuk memperdalam tentang motivasi di dalam bekerja. Yang bukan merupakan ciri milenium ketiga adalah « a. Kewirausahaan Untuk Tingkat I SMK. dsb. Sebab motivasi merupakan kunci untuk menerapkan bekerja prestatif kepada karyawannya. Dra. M. Ada larangan menjual produk dari negara satu ke negara lain. DAFTAR PUSTAKA Dr.c. d. Suyamti. 2001.

F. 5. suka pada tantangan . Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. 7. d. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. Stephen Covey b. d. 6. Savary 4. Pengarang buku First Think First yang di dalamnya mengupas mengenai empat (4) sisi potensial manusia untuk maju adalah « a. Mempertajam suara hati. energik dan inisiatif c. c. Berikut ini karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif . Pandangan independen untuk bakal bertindak. Sikap mawas diri. kecuali « a. Taylor c. b. Komitmen tinggi. b.b. Pandangan independen untuk bakal bertindak. d. b. c. Sikap mawas diri. kerja keras b. Posesif. Mempertajam suara hati. Bertanggung jawab. Yakin pada diri sendiri. Yang dimaksud dengan Self awareness adalah « a. c. Yang dimaksud dengan independent will adalah « a.W. Percaya diri adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. komitmen tinggi 3. Bygrave d. efektif c. efisien d.

kerja mawas dari rasa emosional c. kerja keras c. kerja keras 13. kerja cerdas d.d. energik dan inisiatif d. kerja mawas terhadap emosional c. pandangan ke masa depan d. kerja tuntas 12. Bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan/ kemarahan yang sedang melanda jiwa adalah pengertian dari « . Kepemimpinan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. Bekerja sungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus adalah pengertian dari « a. kebutuhan akan prestatif 11. menanggapi saran dan kritik c. prestatif c. yaitu kerja « a. Keorisinilan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. Hal itu merupakan perwujudan perilaku kerja prestatif. kerja iklas b. kerja cerdas d. mengetahui banyak b. suka pada tantangan 9. Berorientasi pada hasil adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. suka pada tantangan d. kerja iklas b. keyakinan 10. ketidaktergantungan 8. kerja keras b. berorientasi pada laba b. Thomas Alfa Edison telah berhasil menemukan bola lampu.

a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 14. penjual soto, mempersiapkan dagangannya mulai dari meracik bumbu, memasak dan menghidangkan dagangan, melayani pelanggan dilakukan dari petang hingga warungnya tutup pada malam hari. Dan ia memulai aktivitasnya lagi pada petang berikutnya, begitu terus-menerus tanpa pantang meyerah. Ilustrasi di atas Ilustrasi di atas adalah gambaran seorang wirausahawan yang prestatif, tercermin dalam perilaku kerja « a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 15. Pegawai lebih berkembang, lebih cekatan dan lebih baik adalah manfaat latihan menurut « a. D. Yoder b. D. Latenier c. J. Tiffen d. F.W. Taylor 16. Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut, kecuali « a. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja b. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan c. Untuk mengembangkan segala daya kreativitas d. Untuk memberi kesempatan plagiator bekerja 17. Mengerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, adalah cara melatih karyawan, yaitu « a. Apprentice training b. On the job training c. Learning by doing d. Latihan induksi

18. Siwi seorang siswi SMK jurusan Tata Busana, mengerjakan tugas yang diberikan gurunya dengan tekun dan rapi, membuat pola, menggunting kain, menjahit sampai dengan tahap penyelesaian. Hal ini merupakan cerminan kerja prestatif yaitu kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 19. Para relawan bersama penduduk Jetis Bantul bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan akibat gempa bumi tektonik 27 Mei 2006 lalu dengan sepenuh tenaga dan setulus hati. Merupakan cerminan kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 20. Teori herarki kebutuhan dikemukakan oleh « a. F.W. Taylor b. Abraham H. Maslow c. Savary d. J. Tiffen II. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat! 1. Sebutkan tiga (3) hal yang harus dilakukan untuk menerapkan dan meningkatkan prilaku kerja prestatif! 2. Sebutkan tiga (3) ciri bekerja yang baik! 3. Sebutkan isi dari teori herarki kebutuhan Maslow! 4. Orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri, sebaiknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi kepuasan. Pernyataan diatas merupakan pendapat dari « 5. Mengapa memberi motivasi kepada karyawan perlu dilakukan oleh wirausahawan? KUNCI JAWABAN I. 1.d 6.d 11.a 16.d 2.a 7.d 12.c 17. a 3.a 8.a 13.b 18.d 4.b 9.b 14.a 19.a

5.c 10.a 15.b 20.b II. 1. Penanaman perilaku kerja prestatif diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Pembinaan dan pengembangan bekerja. b. Bimbingan, penyuluhan dan pengawasan. c. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif, kreatif dan inovatif. 2. Ciri-ciri bekerja yang baik: a. b. c. d. e. f. g. h. i. diligence (kerajinan,kerja keras) dedication (pengabdian) Integriti (keutuhan, watak) Responsibleness (rasa tanggungjawab) Carefullness (kehati-hatian) Versatility (keserbabisaan) Innovativeness (daya pembaruan) Cooperativeness (semangat kerjasama) Eageerness to learn besides skill fullness (hasrat besar untuk belajar dan kemahiran)

3. Teori hirarki kebutuhan Maslow: a. b. c. d. Kebutuhan fisiologis Kebutuhan akan rasa aman, bebas dari ancaman fisik dan psikis Kebutuhan akan penghargaan Kebutuhan untuk aktualisasi diri

4. Herzberg 5. Wirausahawan perlu memberikan motivasi kepada karyawan/pegawai karena dengan diberi motivasi pekerja/karyawanakan merasa terdorong dan tertantang untuk bekerja dengan kreatif, inovatif, bersemangat, bergairah untuk mencapai prestasi.

Pengertian Motivasi Keberhasilan belajar peserta didik ditentukan oleh motivasi belajar yang dimiliki, demikian pula keberhasilan berwirausaha juga ditentukan oleh motivasi berwirausaha. Hal ini disebabkan oleh pengaruh motivasi yang merupakan penggerak atau pendorong untuk melakukan tindakan tertentu. Dalam proses pembelajaran di sekolah, motivasi merupakan salah satu aspek dinamis yang sangat penting. Istilah motivasi berasal kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu. Dalam bahasa latin motivation berasal dari kata movere, yang berarti ´to moveµ(Richard,1991:5). Hamzah B Uno (2009:3) mengemukakan bahwa motif dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam yaitu (1) motif biogenetis, yaitu motifmotif yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan organisme demi kelanjutan hidupnya, (2) motif sosiogenetis, yaitu motif-motif yang berkembang berasal dari lingkungan kebudayaan tempat orang tersebut berada, dan (3) motif teologis, dalam motif ini

manusia adalah makluk yang berkeTuhan-an, sehingga ada interaksi antara manusia dan Tuhan-Nya. Woodwort (WinaSanjaya,2009:250) mendefinisikan motif sebagai ´ a motive is a set predisposes the individual of certain activities and for seeking certain goalsµ yang berarti suatu motive adalah set yang dapat membuat individu-individu melakukan kegiatankegiatan tertentu untuk mencapai tujuan. Houston (1985:5) menyebutkan ´Motives usually involve statements such as something that causes a person to act ´ yang intinya Dari beberapa pengertian motif tersebut, motif dapat didefinisikan sebagai daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu, demi mencapai tujuan tertentu. Perilaku seseorang melakukan suatu aktivitas atau kegiatan tertentu dapat disebabkan oleh suatu dorongan yang bersumber dalam dirinya, dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, motif demikian ini disebut sebagian motif instrinsik. Sedangkan perilaku individu yang hanya muncul karena dipengaruhi oleh lingkungan atau faktor luar dalam dirinya, motif semacam itu disebut sebagai motif ekstrinsik. Dari kedua macam motif tersebut yang paling kuat mendorong keberhasilan seseorang melakukan kegiatannya adalah motif instrinsik. (Hamzah Uno,2009:33). Sedangkan pengertian Motivasi menurut Fred luthans (2005:230) adalah ´motivation is a process that starts with physiological or psychological deficiency or need that activates a behavior or a drive that is aimed at a goal or incentiveµ. Motivasi menurut Sondang Siagian (2004:138) adalah daya pendorong yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk mengerahkan kemampuan, tenaga, dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Motivasi menurut Mc.Donald (Sardiman,2010:73) adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya ´feelingµ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Husaini Usman (2010:250) mengartikan motivasi sebagai keinginan yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan seseorang berperilaku. Memberikan motivasi kepada seseorang peserta didik, berarti menggerakkan peserta didik untuk melakukan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu. Hal ini karena motivasi memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu:

1) Mendorong manusia untuk berbuat, berarti sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. 2) Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. 3) Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi untuk mencapai tujuan, dengan mengabaikan perbuatan yang tidak bermanfaat baginya. (Sardiman,2010:85).
Dari pembahasan di atas dapat diambil pengertian motivasi yakni dorongan baik yang berasal dari dalam diri maupun dari luar seseorang yang mendorong untuk melakukan kegiatan secara sukarela untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dari pengertian ini didapatkan 3 (tiga) hal yang amat penting yaitu : (1) pemberian motivasi berkaitan dengan pencapaian tujuan, (2) adanya keterkaitan antara usaha dan pemuas kebutuhan, dan (3) kebutuhan yaitu keadaan internal seseorang yang membuat hasil usaha tertentu menjadi menarik.

Kesempatan menghasilkan laba b. Menjamin adanya fokus dari berbagai personal yang ada dalam perusahaan. Pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. b. e. sebaiknya perusahaan memiliki hal-hal sebagai berikut : a. d. Tujuan perusahaan adalah target yang bersifat kuantitatif dan pendapatan target tersebut merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. 2. Produk barang dan jasa daerah. Tujuan dan Sasaran Usaha Tujuan perusahaan merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh perusahaan. Perluasan kesempatan kerja dan berusaha. Untuk mencapai keberhasilan usaha b. Pengertian Organisasi Usaha Organisasi usaha sederhana adalah organisasi usaha yang kegiatan usahanya berskala kecil. Sumber daya manusia d. Pembentukan dan peningkatan produk nasional. kemampuan. e. Peranan organisasi penting dalam kegiatan perekonomian karena ikut memberikan sumbangan berupa upaya memproduksi atau mendekatkan barang dan jasa kepada masyarakat. Menganalisis Aspek Aspek Perencanaan Usaha Alokasi Waktu : 12 Jam pelajaran @ 45 menit URAIAN MATERI A.Mata Pelajaran : KewiraUsahaan Kelas / Semester : XI /Genap Standar Kompetensi : Merencanakan Usaha Kecil/ Mikro Kompetensi Dasar : 3. Mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan lain c.2. Untuk memudahkan dalam menentukan sasaran usaha. ORGANISASI USAHA 1. c. dilakukan oleh masyarakat dengan modal relatif kecil dan dikelola dengan manajemen yang sederhana. Mengundang orang-orang yang mempunyai keahlian untuk bekerjasama. Pengembangan usaha e. Peningkatan ekspor. Untuk melakukan merger dengan perusahaan lain d. Oleh karena itu wirausahawan harus dapat memudahkan tujuan utama perusahaannya menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil yang disebut sasaran. kesempatan atau secara konvensional didahului adanya analisis SWOT. bergerak dalam lapangan bisnis baik perdagangan barang dan jasa maupun industri. Penentuan sasaran anda strategi yang dilakukan wirausahawan selalu memperhatikan kebutuhan fungsional. Kedudukan pasar c. Sumber daya keuangan . Oleh karena itu pemerintahan merasa perlu untuk meningkatkan peranan usaha kecil meliputi : a. Adapun penetapan tujuan perusahaan adalah : a.

berapa modal yang tersedia. Unsur kebaikan perusahaan perorangan adalah sebagai berikut: . dan pemiliknya hanya satu orang. Di samping itu. Badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya. sedangkan perusahaan adalah satuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. yaitu a) Perusahaan jawabatan (Perjan) b) Perusahaan umum (perum) c) Perusahaan perseroan (Persero) 2) Badan usaha swasta. tetapi pengelolaannya tetap di tangan pemilik. Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan mencari keuntungan. dan keuntungan atau kerugiannya ditanggung sendiri pula. Pengelolaannya dipegang pemilik sendiri. 3. Bentuk-bentuk badan usaha Dalam memilih bentuk badan usaha harus mempertimbangkan antara lain : Jenis usaha apa yang akan dipilih. bagaimana rencana pertambahan modal. Badan usaha menurut lapangan usahanya : 1) Badan usaha agraris 2) Badan usaha ekstraktif 3) Badan usaha industri 4) Badan udaha perdagangan 5) Badan usaha jasa b. Tanggung jawab sosial. Biasanya usaha semacam ini akan berhenti segera. bagaimana cara pembagian laba. Badan usaha menurut kepemilikan modalnya : 1) Badan usaha milik negara.f. Orang lain boleh saja mengikut sertakan hartanya dengan mendapatkan imbalan tetap atau laba tertentu sesuai dengan perjanjian. dibedakan a) Swasta asing b) Swasta nasional 3) Badan usaha milik campuran (swasta dan negara) c. pemiliknya juga bebas untuk mendirikan atau menutup usahanya. Perusahaan perorangan dapat dimintakan izin secara resmi dengan membayar biaya perizinan. Dengan demikian perusahaan akan mendapat hak-hak keringanan pajak yang berbeda dengan pajak pendapatan atau pajak kekayaan pribadi. Sarana kerja g. sementara perusahaan merupakan alat bagi badan usaha dalam mencari keuntungan a. Badan usaha berdasarkan perbandingan penggunaan tenaga kerja dan mesin : 1) Badan usaha padat modal 2) Badan usaha padat karya d. 1) Perusahaan Perorangan Bentuk usaha ini paling sederhana dan paling mudah mengorganisasikannya. bagaimana penentuan tanggung jawab perusahaan dan berapa jangka waktu berdirinya perusahaan. Badan usaha mempunyai fungsi sebagai badan tertinggi yang mengurusi perusahaan. setelah pemilik meninggal dunia.

Setiap anggota firma dapat melakukan sendiri usahanya. Atas nama firma dan semua keuntungan maupun kerugian menjadi tanggungan semua anggota firma. sarana. Dalam akta pendiriannya yang juga merupakan Anggaran Dasar (AD)nya biasanya dicantumkan cara pembagian laba. maka kekayaan pribadi ikut menjadi tanggungan. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Tidak ada batas antara harta pribadi dengan harta firma. b) Kesalahan salah seorang anggota menjadi tanggungjawab seluruh anggota firma. terutama jika jumlahnya besar. maka pembagian laba dilakukan menurut perbandingan besarnya modal. Unsur kebaikan bentuk usaha firma adalah sebagai berikut : a) Lebih mudah mendapatkan pinjaman modal tanaman karena semua kekayaan pribadi seluruh anggota dijadikan tanggungan. Untuk mendirikan firma biasanya harus membuat buku akta autentik. yaitu surat yang dibuat dimuka pejabat umum yang berwenang atau oleh pejabat umum yang berwenang misalnya notaris. organisasinya sangat sederhana dan luwes.a) Cara mendirikan mudah dan mudah. dan pajaknya ringan. 2) Perusahaan Firma Bila dua orang atau lebih bersedia mengumpulkan kekayaannya (uang. diharuskan membuat suatu akta resmi di muka pejabat negara (akta notaris). b) Anggota-anggotanya biasanya lebih saling mengenal dan mempercayai. Sebaliknya. maka mereka dapat membentuk firma. Untuk mendirikan CV. 3) Perusahaan Komanditer (CV) Comandditaire Vennootschap (CV) adalah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih. Dalam CV ada dua anggota yaitu : a) Anggota aktif Adalah anggota yang mengurus perusahaan dan melibatkan seluruh harta pribadinya. b) Anggota pasif Adalah anggota yang hanya menyerahkan modal saja tetapi tidak melibatkan harta pribadinya hingga tidak berhak mencampuri mengelolaan perusahaan. d) Jika terjadi perselisihan akan menyulitkan dan sering berakhir dengan pembubaran firma. Jika tidak. . Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Sulit mendapatkan pinjaman untuk menambah modal dan perluasan usaha. Dalam akta ini dicantumkan nama-nama anggota aktif dan nama-nama anggota pasifnya. b) Putusan-putusan dapat segera diambil sesuai keadaan. c) Seluruh keuntungan dapat dimiliki sendiri oleh pemilik. kekayaan perusahaan ikut menjadi tanggungan utang-utang pribadi. keahlian. dll) dan ingin melakukan usaha yang disepakati. Unsur kebaikan CV adalah sebagai berikut : a) Tambahan modal agak mudah diperoleh karena semua kekayaan pribadi anggota aktif dapat dijadikan tanggungan. tenaga. b) Tidak ada batas antar amilik pribadi dengan milik perusahaan sehingga jika utang perusahaan tidak dapat dipenuhi. Kemudian akta itu didaftarkan ke Panitera Pengadilan negeri dan dimuat dalam Berita Negara. rahasia perusahaan terjamin.

Struktur Organisasi Berdasarkan pola hubungan kerja dan aktivitas. ruang lingkup dan kegiatannya telah ditentukan dalam piagam yang diresmikan dalam Lembaran Negara. Untuk mendirikan koperasi. dan koperasi produktif. Organisasi yang memakai struktur ini adalah organisasi yang kecil. pertanggung jawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang memberi perintah. seperti misalnya bebas dari beberapa macam pajak dan sebagainya. Selanjutnya akta didaftarkan di kantor pejabat koperasi. koperasi kredit. Untuk mendirikannya dibutuhkan akta notaris dan izin dari Mentri Kehakiman setelah diterima. yaitu koperasi konsumsi. b) Pemegang saham kurang memperhatikan perusahaan. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Prosedur pendiriannya cukup rumit dan memerlukan biaya cukup tinggi. c) Peluang untuk mendapatkan pinjaman tambahan modal lebih besar dan kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin. b) Saham dapat diperjualbelikan. Unsur kelemahan bentuk usaha ini adalah sebagai berikut : a) Bagi anggita pasif tidak diperbolehkan mencampuri kebijaksanaan perusahaan dan pengelolaannya. d) Jika operasi usaha (PT) akan pindah atau diperluas ke bidang operasi yang tidak tercantum dalam akta. kemudian disahkan pejabat koperasi atas kuasa Menteri Koperasi. Pada struktur organisasi ini. e) Ada kemungkinan terjadinya ketidak jujuran anggota aktif terhadap anggota pasif. b) Bagi anggota aktif harta pribadinya ikut menjadi tanggungan atas utang-utang perusahaan. diumumkan dalam berita negara. bahkan harus membayar pajak lebih dulu. spedialisasi kerja masih sederhana. Unsur kebaikan PT adalah sebagai berikut : a) Para pemegang saham tidak ikut menanggung utang-utang dagang dan pajak. Ada tiga bentuk koperasi. wewenang dari atasan disalurkan secara vertikal kepada bawahan.b) Kemungkinan bagi seseorang untuk menjadi anggota CV tanpa melibatkan seluruh kekayaan pribadinya. d) Tambahan modal dapat juga diperoleh dengan menjual saham yang masih berada di tangan perusahaan kepada umum. Berdasarkan koperasi ini oleh pejabat koperasi diumumkan dalam berita negara. 5) Perkumpulan Koperasi Koperasi bukanlah perkumpulan modal tetapi perkumpulan orang-orang yang bertujuan untuk memajukan kepentingan material anggotanya. Salah satu keuntungan penting dalam koperasi adalah adanya fasilitas-fasilitas tertentu dari pemerintah. jumlah karyawannya sedikit. wewenang serta tanggungjawab maka bentukbentuk organisasi dibedakan sebagai berikut : 1) Organisasi garis/lini Organisasi ini diciptakan oleh HENRY FAYOL. yaitu menjadi anggota pasif. jika perusahaan jatuh. Sedangkan kelemahannya yaitu jalannya koperasi lebih bergantung pada kejujuran dan kreatifitas pengurusnya. c) Harus diadakan pertemuan-pertemuan untuk menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART). . maka harus dimintakan izin pejabat hukum negara. 4. Kerugiannya hanya terbatas pada apa yang telah ditanam dalam perusahaan. dan tanggal pendaftaran adalah tanggal resmi berdirinya. Anggran Dasar (AD). Untuk pajaknya ada perhitungan tersendiri yang akan dibicarakan dalam bab berakhir. dan keanggotaan-anggotanya tidak dapat diperjual belikan. 4) Perseroan Terbatas (PT) Merupakan bentuk usaha yang anggotanya terdiri atas dua orang atau lebih dan secara formal diatur undang-undang. garis-garis kebijaksanaan dan lain-lain. harus dibuat akta yang berisi AD koperasi.

daerah kerja luas. Bahan baku yang telah dipersiapkan. 2. melainkan memerlukan bantuan staf. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berupa barang dan jasa. Produsen adalah orang. Kegiatan ini berlanjut sampai akhirnya terbentuk barang jadi yang siap dipasarkan. (3) organisasi tergantung pada satu pimpinan Strukturorganisasi fungsional 2) Struktur Organisasi Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F. d. antara lain sebagai berikut : a. PRODUKSI 1. Staf adalah orang ahli dalam bidang tertentu yang bertugas memberi nasihat dan saran kepada pimpinan dalam organisasi tersebut. (2) Agar setiap anggota organisasi mengerti dengan jelas tugas. Struktur ini berawal dari konsep adanya beberapa pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan. Struktur organisasi dibuat dengan maksud : (1) Memperlihatkan pola hubungan antar anggota organisasi dan sarana yang dimiliki. Dalam melakukan proses produksi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. bidang usaha yang beraneka ragam dan jumlah bawahan yang banyak sehingga pimpinan tidak bisa bekerja sendiri. tanggung jawab. (2) Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju spedialisasi. Proses produksi merupakan kegiatan yang dominan dilakukan oleh perusahaan industri. Produksi adalah kegiatan yang dapat menimbulkan tambahan manfaat atau faedah baru (faedah bentuk. kemudian diolah dengan menggunakan tenaga manusia serta mesin dan ditambah bahan-bahan pembantu. (3) Penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan yang sama. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berbeda-beda.Ciri-ciri : (1) kesatuan perintah terjamin. hak dan. Ciri-ciri struktur organisasi fungsional : (1) Tidak menjamin adanya kesatuan perintah. sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut. digunakan oleh organisasi yang besar. c. 4) Struktur organisasi fungsional dan staf Struktur organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam-macam struktur organisasi. Seluk Beluk Proses Produksi Proses produksi adalah rangkaian kegiatan pembentukan. b. Sifat proses produksi . (2) pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan. Pengertian a. kewajiban. Proses ini diawali dengan penyediaan bahan baku. 3) Struktur organisasi garis dan staf Struktur organisasi ini merugikan struktur organisasi gabungan yang dikembangkan oleh Harrington Emerson. Yang menguntungkan dipakai yang merugikan ditinggalkan. B. Dengan memakai sistem gabungan ini dimungkinkan memilih. Struktur ini umumnya. Produktifitas adalah suatu perbandingan dari kegiatan yang seharusnya. badan atau lembaga-lembaga yang menghasilkan produk. faedah tempat). mengubah dan menciptakan untuk meningkatkan nilai suatu barang. Taylor. faedah waktu.W.

Dari schedulling akan diketahui penggunaan waktu pada setiap pemrosesan produksi. Proses produksi yang terus-menerus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar. yaitu : 1) Produk termasuk produk tahan lama atau tidak. yang disertai pencertian tentang: 1) lokasi. 4) Produk yang akan diproduksi termasuk consumers goods atau produciens goods. c. Jenis dan mutu produk yang akan diproduksi : Untuk menentukan jenis dan mutu produk. bagaimana penyelesaian proses produksi. kapan proses produksi akan dimulai dan kapan akan selesai. Jenis produk (baru atau lama) Seorang wirausahawan perlu mempertimbangkan dan memperhatikan jenis produk. 3) Bagaimana sifat permintaan terhadap produk. ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. biasanya sedikit tergantung pada pesanan yang masuk ke perusahaan. 3) Dispatching Menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk melaksanakan operasi proses produksi yang sudah direncanakan dalam routing dan sehedulling.1) Proses produksi yang terputus-putus : Proses produksi yang dilakukan atas dasar jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan. 2) Schedulling Menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan. 3) Bagaimana sifat permintaan konsumen terhadap produk yang akan dibuat. dikoordinir dan dikendalikan dengan baik oleh wirausahawan. Jenis dan Kualitas Produk/Jasa a. d. 4) Follow up Menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mendorong terkoordinasinya seluruh perencanaan proses produksi. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut : 1) Routing Menetapkan dan menentukan urutan-urutan proses produksi. termasuk di dalamnya mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan. 3. dari bahan mentah sampai menjadi akhir. hendaknya semua itu direncanakan. Untuk kelancaran proses produksi. 2) Bagaimana mutu produk. Jenis produk/Jasa . apakah musiman atau sepanjang masa. 2) Proses produksi yang terus-menerus Proses produksi yang dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan bukan berdasarkan jumlah pesanan yang masuk. Di sini proses produksi tidak dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan jumlah produk yang dibuat perusahaan. b. apakah perusahaan perlu berdekatan dengan sumber bahan baku atau dekat dengan pasar. 2) Berapa jumlah produk yang akan diproduksi. Pengendalian proses produksi Pengendalian proses produksi menyangkut beberapa masalah tentang perencanaan dan pengawasan proses produksi di dalam perusahaan. Wirausahawan harus menetapkan produk apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi pada suatu periode yang akan datang. sehingga jumlah produk yang dibuat pada umumnya banyak.

4) Perencanaan proses produksi harus dapat mengkoordinir kegiatan produksi dengan kegiatan bagian lain. berupa barang dapat dibedakan sebagai berikut : a) Jenis produk barang yang diperdagangkan b) Barang-barang consumers goods. d) Unsought goods Barang yang tidak dicari dan pemasarannya dengan mendatangi konsumen. c) Specialitygoods Barang kebutuhan konsumen. perusahaan penghasil produk jasa harus selalu berusaha melakukan inovasi terhadap jenis jasa yang benar-benar dibutuhkan konsumen. contohnya TV. jam tangan mewah. harga. 2) Jenis produk berdasarkan tujuan pemakainya terdiri atas berikut ini : a) Shopping goods Barang yang memerlukan pertimbangan kualitas. Penentuan macam dan jenis produk yang akan diproduksi didasarkan atas pertimbangan pengaruh adanya kombinasi produk terhadap keuntungan. metode pengerjaan. c) Barang-barang industri goods. Seorang wirausahawan di dalam melaksanakan proses produksi sebelumnya harus menentukan dengan jelas ciri-ciri. Hal ini sangat penting agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar dan tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba pun berhasil. tetapi memerlukan pelayanan khusus dan terdapat di toko/tempat tertentu. gaya kemasan. dan sebagainya. contohnya es krim. modal. penguasaan pasar. dan keinginan konsumen terhadap jenis produk. syarat-syarat dan faktor perencanaan operasi produksi. Pertimbangan perusahaan sebelum menentukan produk yang dihasilkan itu dikarenakan meningkatnya perkembangan teknologi dan pengetahuan konsumen. rokok. 2) Perencanaan proses produksi harus mempunyai jangka waktu tertentu. selera dan keinginan. dan sebagainya. permata. Ciri-ciri perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus mengarah pada kegiatan pada masa-masa mendatang. sehingga setiap perusahaan sebelum memulai usahanya sudah mengambil keputusan berkaitan dengan penentuan macam dan jenis produk apa saja yang akan diproduksi. Tanpa melihat itu. misalnya ensilopedia. Suatu jenis produk tertentu biasanya mempunyai ciri-ciri spesifik ukuran. serta permintaan konsumen terhadap jasa yang kita tawarkan. gula. Merancang Proses Produksi Proses produksi merupakan suatu cara. dan sebagainya. a. permata. dan atribut lainnya. . 1) Jenis produk. dan sebagainya. dan jenis. jam tangan. Untuk itu. yang merupakan refleksi kualitas dari produk tersebut. permen. b) Conviniencegoods Barang konsumsi yang sifatnya mudah dicari bila diperlukan setiap saat dan tersedia di toko/warung terdekat. mesin-mesin. 3) Perencanaan proses produksi harus mempersiapkan tenaga kerja. selera. bisa dipastikan produk kita menjadi produk yang tersisih di pasar. contohnya mobil mewah. harga. 4. 3) Kualitas produk/jasa Setiap produk yang dihasilkan tentu tidak bisa dipisahkan dengan manfaatnya sebagai pemenuh kebutuhan konsumen. sabun. setiap perusahaan menghasilkan dan memasarkan bermacam-macam jenis produk. posisi pasar. Perusahaan harus mempertimbangkan keuntungan yang didapat dari jasa yang diberikan.Pada umumnya. Demikian juga bagi perusahaan yang menghasilkan produk berupa jasa. Manfaat suatu produk umumnya diukur dengan kegunaan optimal dan keputusan konsumen. bahan baku. kulkas. metode maupun teknik penciptaan faedah baru dari suatu produk.

3) Perencanaan proses produksi harus memberikan analisis dan klasifikasi kegiatan. baik secara teknis maupun komersial. maka dalam proeses produksi perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian. Produk itu harus bisa dipertanggung jawabkan. ukuran produk. untuk menjaga jangan sampai mengecewakan konsumen. kesalahan dalam pembuatan (bila ada). Jadi. Syarat-syarat perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan. Setelah diuji. . yaitu menciptakan produk sesuai gagasan. menentukan harga sebijaksana mungkin. 6) Komersialisasi Merupakan tahap memperkenalkan produk yang telah diproduksi kepada para konsumen. 4) Percobaan produk Tahap selanjutnya adalah. 5. wirausahawan berusaha agar produknya benar-benar bisa diterima oleh konsumen. b. Adapun tujuan dikelolanya persediaan barang adalah : a. b. wirausahawan mengadakan analisis terhadap gagasan proses produksi dari berbagai macam usaha. 5) Uji coba produk Produk yang telah dibuat. Untuk menjaga tingkat persediaan barang. Persiapan perencanaan proses produksi Adapun persiapan perencanaan operasi produksi meliputi hal-hal sebagai berikut : 1) Prosedur persiapan Sebelum wirausahawan menentukan produk apa yang akan dibuat. membuat kemasan produk semenarik mungkin. b) jumlah omset penjualan. untuk menjaga jangan sampai persediaan habis. 3) Analisis gagasan Selanjutnya. cacat tidaknya dan bermanfaat tidaknya produk yang dibuat. terlebih dahulu wirausahawan perlu menimba gagasan dari para konsumen dan mengajak karyawan untuk berpartisipasi memikirkan produk yang akan diproduksi. Analisis gagasan itu dilakukan untuk mengetahui a) potensi permintaan terhadap produk. warna produk. mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan. bentuk produk. Di dalam tahap ini. PengelolaanPersediaan Kelancaran bisnis perlu ditunjang dengan adanya persediaan barang dagangan. dan sebagainya. Agar kegiatan proses produksi dapat dilaksanakan dengan baik.5) Perencanaan proses produksi harus dapat menentukan jumlah produk. maka wirausahawan harus menyaring dan memilih gagasan yang baik. pengelolaan persediaan adalah suatu tindakan seorang pengusaha untuk menjaga agar persediaan tetap stabil sesuai rencana. melakukan promosi dan pendistribusian. kemudian diteliti dan diuji mengenai kelemahan produk. c) kemampuan produk yang mendatangkan laba. kualitas produk. diharapkan produk benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kepada konsurnen. c. 2) Perencanaan proses produksi harus sederhana. dapat ditempuh oleh setiap perusahaan dengan cara pengelolaan dan pengendalian persediaan sesuai dengan jumlah yang direncanakan. wirausahawan mewujudkan gagasan ke dalam tindakan kongkret. 2) Penyaringan gagasan Setelah banyak menemukan gagasan yang bagus dari konsumen ditambah sumbangan pikiran dari para karyawan. jenis produk. diantaranya dengan cara melaksanakan pemberian merek produk.

kartu retur penjualan. Average Cost (AC) Barang-barang yang dikeluarkan dicatat berdasarkan harga rata-ratanya. kartu retur pembelian. untuk menjaga agar jangan sampai jumlah persediaan barang dagangan berlebihan. Mengenai sistem pencatatan. ada dua sistem yang bisa dikemukakan di sini. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. buku penjualan (tunai/kredit). metode pencatatan yang tepat untuk menentukan persediaan. Laporan persediaan barang dagangan dibuat secara periodik. Sedangkan kartu persediaan barang digudang dan di toko digunakan untuk melihat kenyataan barang yang tersedia dan meneliti antara catatan di kartu persediaan dengan jumlah barang sebenarnya secara fisik. d. Buku pembelian. dan f. b. Dalam melakukan pengelolaan persediaan barang dagangan. First-in. buku pembelian (tunai/kredit). selanjutnya perlu disusun laporan persediaan barang dagangan. menghitung persediaan barang dagangan. Laporan persediaan harus akurat. b. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. First-out (LIFO) Barang yang paling akhir. First-out (FIFO) Barang yang pertama masuk. selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke bagian keuangan. faktir penjualan. yaitu laporan rugi laba dan neraca. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. Setelah penyusunan laporan persediaan selesai. e. kartu persediaan gudang. Dengan mengetahui dan memahami sistem pencatatan dan metode pencatatan. bulanan atau semester. b. yaitu : a. karena penetapan nilai persediaan dagangan sangat mempengaruhi keseimbangan antara biaya-biaya yang dikeluarka dengan pendapatan di dalam . Last-in. Setelah menghitung dan mencatat persediaan barang. a. Penyusunan laporan persediaan perlu dibuat dalam rangka pelaksanaan administrasi.c. Dasar dari sistem ini adalah mencatat semua penambahan dan pengurangan dengan cara yang sama seperti pencatatan kas. sistem pencatatan yang paling tepat. c. yang kemudian akan dijadikan sebagai data untuk menyusun laporan keuangan. d. kartu persediaan di toko. c. c. Pencatatan secara periodik (periodiec system) Cara pencatatan yang dilakukan pada waktu atau periode tertentu. Mengenai metode pencatatan persediaan barang dapat digunakan cara berikut : a. akan dapat dihitung persediaan barang dagangan dengan tepat sehingga dapat mengatur pengadaan persediaan barang dagangan dengan tingkat persediaan yang menguntungkan. dan sebagainya. misalnya mingguan. b. yaitu masing-masing jenis barang dibuat perkiraan sendiri-sendiri dan untuk transaksi yang berkaitan dengan pengembalian dan pengurangan harga dibukukan dalam buku pembantu (subsidiary ledger). menyusun laporan persediaan. Data yang diperlukan untuk menyusun laporan ini diperoleh dari : a. Pencatatan secara terus-menerus (perpectual system) Cara pencatatan yang dilakukan secara terus menerus. surat penerimaan. buku penjualan serta kartu retur pembelian dan penjualan digunakan sebagai alat penguji kebenaran keluar masuk barang di gudang sesuai dengan salinan surat kiriman barang.

00 7.000 kg Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada tanggal 17 Mei sebanyak 15. yaitu seperti berikut ini. Bisa dibayangkan. yang kemudian mengakibatkan kesalahan dalam penetapan laba kotor maupun laba bersih. 6.000. masuk proses produksi 15.000 kg : Rp. MenghitungKebutuhan dan Persediaan Bahan Baku a. 3.00 : Rp.200. Oleh karena akhir suatu periode merupakan persediaan awal untuk periode berikunya.400. 1.000.000 kg @ Rp. Pengertian bahan Baku Bahan baku adalah bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dari produk jadi dan merupakan biaya utama dalam proses pembuatan produk.000.000.200.00 17 Mei. sedangkan penentuan harga satuannya bergantung pada metode penilaian persediaan yang digunakan.000 kg @ Rp.400. Contoh : 12. 1. 1.00 : Rp. Dihitung sebagai berikut : 8.00 15. 8. dan berapa bahan baku yang siap untuk diproses.00 09 Mei.000. Ada beberapa metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penghitungan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi.000. persediaan 8.satu periode.000 kg @ Rp. Untuk menghindari kelebihan atau kekurangan bahan baku. Contoh : data mengenai bahan baku PT. 1.400.000.00 Berdasarkan perhitungan di atas. bukan berarti akan menguntungkan bagi perusahaan. perusahaan perlu melakukan pengendalian bahan baku.00 2) Metode LIFO (Last-in First-out) Bahan baku yang terakhir masuk dianggap yang lebih dahulu dipakai dalam proses produksi.00 3. Sinar Surya selama dua minggu pertama bulan Mei 2004 adalah : 01 Mei. 1) Metode FIFO ( irst-in First-out) Bahan baku yang masuk pertama dianggap bahan baku yang lebih dulu dipakai dalam proses produksi. bahan baku yang dipakai dalam proses produksi yang harus dicatat sebesar Rp. Bahan baku merupakan dasar yang sangat penting bagi perusahaan. 14.000. Penentuan kuantitas bahan baku bergantung pada sistem pencatatannya. Sebaliknya. 16.000 kg : Rp. b. 1. maka jika persediaan akhir ditetapkan salah.000. Penghitungan biaya bahan baku Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada dasarnya adalah basil kuantitas dengan harga satuan bahan baku. sehingga akhirnya akan mengakihatkan terjadinya kesalahan dalam pelaporan aktiva/harta dan modal di dalam neraca. Ketidakakuratan dari suatu laporan persediaan memungkinkan timbulnya kesalahan penetapan nilai persediaan akhir.00 15. 17.200.00 : Rp. sehingga setiap saat perusahaan mengetahui berapa persediaan bahan baku yang ada. sebab akan semakin menambah biaya-biaya persediaan yang harus ditanggung perusahaan.000 kg @ Rp. jika dalam perusahaan tidak tersedia bahan baku.400.000. berapa harus membeli bahan baku. 1. 8.00   .000 kg @ Rp.000 kg @ Rp. 16.000 kg.000.000. akan mengakibatkan berlanjutnya kesalahan yang tidak dapat dihindarkan.400. pembelian 12.00 :Rp. jika persediaan bahan baku terlalu banyak. bisa dipastikan kegiatan proses produksi akan terhenti.

dicatat debet perkiraan barangdalam proses dan kredit pada perkiraan persediaan bahan baku.000.000.200.00 20.000 kg @ Rp. tidak ada pencatatan mengenai harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi. 22.00 = Rp 16.00 : Rp. 1) Pencatatan sistem fisik (periodik) Dalam sistem ini.000. 8.000 kg : Rp.000.000. 17. 1. 1. harga pokok bahan baku yang dibeli dan harga pokok bahan baku yang diproses dalam produksi dicatat dalam perkiraan persediaan bahan baku. bahan baku yang harus dicatat adalah Rp 16.400.00 12.00 Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi (15. 14. Sistem pencatatan bahan baku menggunakan cara-cara berikut ini. selama periode berjalan. .000 x Rp 1.000. Dengan demikian.00 : 20. 120.00 = Rp. metode penilaian persediaan diterapkan untuk menghitung harga pokok bahan baku yang keluar (diproses).000.400.00 Harga pokok rata-rata tiap kg : Rp 22.00 c. Dengan demikian.000 kg) = 15.400. Pencatatan bahan baku Pencatatan bahan baku pada dasarnya meliputi pencatatan pembelian dan pemakaian bahan baku dalam proses produksi.000. 1. Contoh : 8.Dengan demikian. bahan baku yang harus dicatat sebesar Rp. 2) Pencatatan sistem perpectual Dalam sistem ini.000 kg @ Rp. harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi dihitung dan dicatat pada setiap akhir periode. Harga pokok bahan baku yang diproses.00 3) Metode Rata-rata Tertimbang (Average Cost Method) Biaya bahan baku yang dipakai dalam proses produksi adalah hasil kuantitas bahan baku yang dipakai dan harga pokok rata-rata per satuan.00 : Rp. setelah lebih dahulu dihitung harga pokok persediaan bahan baku pada akhir periode.000. menurut metode LIFO.000.800.00 Dengan demikian.120.800.400.

"Banyak orang merasa menemukan kepuasan batin dengan berwirausaha yang didasari hobinya. dan nilai. Jadi. kantin. Jika mampu memasak dan hasilnya disenangi orang rumah. hobi Anda? Memasak. Buat Rencana Bertahap Mulailah membuat rencana bertahap. bahkan membuat website atau blog. . garmen. keinginan berwirausaha ini tak hanya dilatarbelakangi faktor ekonomi saja. mampu dan terlatih mencarikan solusi bagi anak-anak yang kurang fokus belajar? Jadilah guru les dan pembimbing. sehingga ia punya banyak klien. Lalu. sabar melatih anak. pasti akan lebih lancar dijalankan. menjahit. Salah satunya faktor kebutuhan yang makin meningkat. Lalu bayangkan. "Mereka yang hidup berkecukupan pun mau berwirausaha karena ingin mengaktualisasikan diri. bahkan membuat produknya sendiri. atau lainnya? Bayangkan secara jelas. salon. Mulailah dari yang Anda punya. merasa kariernya tak berkembang. "Dengan bekerja kantoran. Semua yang dilakukan dengan hati. dari mana uang itu bisa mengalir ke rekening Anda. dan teruslah bermimpi! Mengapa kini banyak orang mulai memilih membuka usaha sendiri? Tentu banyak sekali alasan yang melatarbelakanginya. Yang penting pede. tetapi kaki harus tetap menjejak bumi. Lakukan bertahap. Semua kesuksesan berdasar dari mimpi. spa. Misalnya.Tips Berwirausaha bagi Pemula Jangan takut gagal ketika baru saja memulai usaha. Berikut tips dari Zizi. bisa saja seseorang berkarier bagus. bisa mencari target pasar. Membuka les privat. tahu cara berpromosi. usaha apa saja yang dapat dilakukan di rumah? Menurut Zizi. Dip IFP. ia memiliki net working yang baik. Atau. lalu memutuskan berwirausaha. yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha bagi para pemula: 1. punya uang banyak. MM.Ia jadi lebih berkembang dari sebelumnya." Di samping itu. Anda berbakat membuka katering. menurut Fauziah Arsiyanti. jangan takut berkhayal atau bermimpi. berbagai usaha dapat dilakukan. Hal ini bisa menjadi modal ketika memutuskan berwirausaha. 2. seorang perempuan yang sudah lama bekerja kantoran. 4. meski anak dapat diasuh sendiri. perlahan." ujar perempuan yang kerap disapa Zizi ini. Adviser Personal Financial Services dari FirstPrincipal Fiancial. membuka butik. Misalnya. namun ia membutuhkan tantangan lain di luar rutinitasnya. dan ia pun bosan jika tinggal di rumah hanya mengurus anak saja. dan membuat kue. Zizi menambahkan. "Ia jadi makin terbuka. Jika dilakukan dengan benar. lambat laun keuntungan akan mengikuti Anda. katering. pijat dan aromaterapi. selalu melihat ke depan. atau dari usaha apa agar bisa sukses. Anda harus bisa menjalankannya dengan hati. atau mengajar anak-anak? Nah. pintar mengatur uang. dan sedetail mungkin. atau tak perlu memikirkan pekerjaan lagi karena sudah punya banyak uang. dan jangan membandingkan dengan milik orang lain. Zizi mengingatkan. tetap harus fokus dengan usahanya agar semua dapat berjalan lancar. tak punya uang tapi punya modal kemampuan." Faktor lain yang juga kerap dijadikan alasan berwirausaha. Nah. Buatlah kondisi dari nol dengan satu syarat. 3. faktor anak pun biasanya menjadi alasan para perempuan memutuskan berwirausaha. kembalilah ke realita. Jadi. Namun. Jika punya uang Rp 500 ribu dan pintar masak. yang Anda lakukan memiliki jiwa. Lihat Kenyataan Setelah berkhayal. dengan berwirausaha. apa yang akan dilakukan agar bisa menghasilkan lebih. Obesi dan Hobi Apa." DARI HOBI JADI BISNIS Akan tetapi. SE. tanpa perlu meninggalkan keluarga dengan bekerja di luar rumah. bisa liburan ke luar negeri dan tempattempat eksoktis. Kepala boleh di langit. Kendati demikian. Miliki Mimpi! Bermimpilah jadi pengusaha sukses. seiring kenaikan harga di segala bidang. yaitu hobi. sih. menerima jahitan. Apakah akan jadi pengusaha restoran. sesuai kemampuan. nyawa.

Dengan membuat anggaran yang tepat. dan jangan masuk ke dompet. Misalnya. Buat Anggaran Jika usaha sudah berjalan. Anda tak akan bisa melihat laba yang diraih. atau D. jalankan rencana C. memberi pelayanan delivery service. Jika tak membuat anggaran dan hanya tambal sulam. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau istri untuk biaya sehari-hari. Sumber :Noverita K. setelah membuka warung tapi sepi pengunjung. jangan hanya memiliki satu rencana saja. Misalnya. tapi harus menjemput bola dan tawarkan kemudahan lain. dan dapat segera diperbaiki. 6. Yang ada. Susun Berbagai Rencana Ketika usaha mulai berjalan. Buat juga rencana B. Sebaiknya. C. Jika rencana B ternyata belum berhasil. dan seterusnya. kesalahan yang muncul akan bisa dicari penyebabnya.5. dengan hasil usaha. mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B. Jangan menunggu orang datang. buat anggaran pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. Anda justru tidak tahu apakah usahanya sukses atau gagal. uang dipecah ke dalam dua rekening bank. agar tidak boros dan mudah melihat laba yang didapat. Waldan .

Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. tegas. serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. Jika seseorang tidak paham. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah. mengapa tidak kita tanya saja anakanak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan. Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Tidak seberapa lama kemudian. luwes dalam perilaku. tetapi agaknya berlaku pula universal. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah. dia selalu memanggil mereka µaap¶. saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik. bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya. saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap. daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria. Dia menghormati anak-anak. sabar. Tapi. Simaklah beberapa komentar anak-anak di China. Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik: Guru kami tahu nama tiap anak. kami merasa santai dan hidup (bersemangat). tidak menyalahkan kami. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: ³Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah´. tingkah laku. Sebagai murid. Mereka memiliki kepribadian penyayang. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum. cara memperlakukan anak didik. ini adalah hal yang paling berharga tentang guru« Dalam kelas guru Chen. Dia selalu ³tanpa sengaja´ mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. hangat. . baik.Bagaimana Menjadi Guru Ideal ? Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteriakriteria untuk menjawab pertanyaan ini. dan lain-lain²yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang. Dalam kebaikan hatinya. (aap adalah bentuk sopan µkamu¶ di Pakistan) Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar. Tanpa saya sadari. perbedaan antar anakanak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu. tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar. Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal: Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi² kesiapan materi. dia tidak pernah memihak. bekerja keras.

Pilar tersebut adalah cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. kedisiplinan dan kemandirian. ada tiga pendekatan yang digunakan dalam pendidikan karakter. dengan melihat kembali kurikulum. Peningkatan 30% berikutnya terj adi pada usia 8 tahun. kerja keras dan pantang menyerah. Rabu (16/03/2011). Kemudian. Lalu. Dan ketiga. monitoring. tanggung jawab. toleransi. Kemdiknas siap merevitalisasi pendidikan karakter tahun ini yang ditandai dengan akan diluncurkannya gerakan nasional PAUDNI-sasi. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam kesempatan yang sama mengatakan. dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua "Anak-anak menyerap semua hal pada saat berusia empat tahun." katanya. kepedulian. percaya diri. pembicara tamu pada Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011. ada pula K4 (kesehatan. kejujuran. menyempurnakan melalui kebijakan nasional. keadilan dan kepemimpinan. cinta damai dan persatuan. amanah dan diplomatis. (aline) . kreatif. hormat dan santun.17 Maret 2011 | Laporan oleh aline Depok . tapi dikembangkan melalui pembelajaran. Pertama. Kedua. "Nilai ini tidak bisa diajarkan. dan itu adalah periode emas otaknya. kasih sayang. Ratna menyebutkan. Jawa Barat. pengayaan yang bisa ditambahkan. di Sawangan Depok. baik dan rendah hati. Semua mata pelajaran adalah pintu masuk pada pendidikan karakter. ada sembilan pilar karakter." kata Ratna Megawangi. dan kerja sama. kerapian dan keamanan). kebersihan.Pendidikan karakter yang baik adalah pendidikan yang dimulai sedini mungkin dalam keluarga.

cakap. mereka pintar secara teoritis. Tujuan Penulisan Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) pada pelajaran IPS . bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kuriku-lum. Dalam proses pembelajaran di dalam kelas hanya diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi. ( UU Sisdiknas . kreatif. berilmu.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Ketika kita membicarakan tentang pendidikan. Bagaimana pola dan tahapan pembelajaran CTL di sekolah ? 4. Perumusan Masalah 1. mandiri. pendidik/guru . otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. kita merasa bahwa kita sedang membicarakan permasalahan yang kompleks dan sangat luas. Mulai dari masalah peserta didik. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dijelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. akan tetapi mereka miskin aplikasi. sehat. Sesuai fungsi pendidikan nasional tersebut terletak juga tanggung jawab guru untuk mampu mewujudkannya melalui pelaksanaan proses pembelajaran yang mampu bermutu dan berkualitas. Bagaimana aplikasi pembelajaran CTL pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS ) di Sekolah Dasar. Akibatnya banyak peserta didik yang ketika lulus dari sekolah. Apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran Kontekstual (CTL) ? 2. Salah satu masalah yang banyak dihadapi dalam dunia pendidikan kita adalah lemahnya kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di sekolah. dan lain sebagainya. manajemen pendidikan. Apa perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional ? 3. proses belajar mengajar. Salah satu strategi yang dapat dipergunakan guru untuk memperbaiki mutu dan kualitas proses pembelajaran adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning ( CTL ). fasilitas. berakhlak mulia. 2003).

yakni membantu peserta didik menemukan makna (pengetahuan). Pengertian Pembelajaran Kontekstual (CTL) Pada beberapa tahun terakhir ini pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang banyak dibicarakan orang. bermakna. Guru membermaknakan pusparagam konteks (sekolah. Kutipan pengertian di atas menegaskan hakikat CTL yang dapat diringkas dalam 3 (tiga) kata yaitu makna.Manfaat Penulisan Manfaat penulisan makalah ini adalah : 1. dan curriculum (sistem sosial yang berujung pada rencana untuk pengajaran ) maka dalam CTL guru berperan sebagai fasilitator tanpa henti (reinforcing). Dalam penerapan CTL ada sejumlah strategi yang mesti ditempuh yaitu: Pertama. with context of their personal. Problem seperti ini membawa makna personal dan sosial bagi peserta didik. and cultural circumstance. nurturing the individual. Teoritis : memberikan tambahan pengetahuan kepada pembaca tentang strategi pembelajaran kontekstual ( CTL ) 2. To achieve this aims. Makna itu ada di mana-mana dalam konteks fisikal dan sosial. tempat . Dengan merujuk pada 4 (empat) konsep kunci yang saling terkait. BAB II PEMBAHASAN A. Menurut Elaine B Johnson (2002) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah : . Kedua.an educational process that aims to help students see meaning in academic material they are studying by connecting academic subjects with the context of their daily lives. Praktis : pembaca dapat menerapkan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) pada mata pelajaran IPS. menggunakan konteks yang beragam... instruction (sistem sosial tempat berlangsungnya mengajar dan belajar ). yaitu teaching (refleksi sistem kepribadian sang guru yang bertindak secara profesional). pengajaran berbasis problem. Dengan memuculkan problem yang dihadapi bersama. dan dibermaknakan. social. the system encompasses the following eight component: making meaningful connections. using authentic assesment. Peserta didik didorong untuk beraktivitas mempelajari materi pembelajaran sesuai dengan topik yang akan dipelajarinya. critical and creative thinking. reaching high standards.. learning (refleksi sistem kepribadian peserta didik yang menunjukkan perilaku yang terkait dengan tugas yang diberikan. collaborating. Berbeda dengan strategi pembelajaran lainnya Contextual Teaching and Learning (CTL) yang selanjutnya oleh penulis dalam makalah ini disingkat CTL merupakan strategi yang melibatkan peserta didik secara penuh dalam proses pembelajaran. self-regulated learning. doing significant work. peserta didik ditantang untuk berfikir kritis untuk memecahkannya. masyarakat.. that is..

artinya peserta didik dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. jaminan menentukan masa depan. artinya CTL bukan hanya mengharapkan peserta didik memahami materi yang dipelajarinya. Kelima. jaminan kepercayaan diri. dan memberi kesempatan kepada siswa untuk maju terus sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Dari konsep tersebut ada 3 (tiga) hal yang harus difahami. Guru mengayomi peserta didik dan meyakini bahwa keberagaman dibermaknakan sebagai mesin penggerak untuk belajar saling menghormati dan membangun toleransi. Hal ini sangat penting agar materi yang dipelajari peserta didik tertanam erat dalam memori peserta didik. CTL akan menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik untuk menemukan materi. Ketujuh. Wina Sanjaya (2006) mengemukakan bahwa Contextual Teaching and Learning adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar peserta didik hanya menerima pelajaran. artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. mengejar standar tinggi. jaminan kerja. CTL mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan. Standar unggul sering dipersepsikan sebagai jaminan. mempertimbangkan keberagaman peserta didik baik perbedaan individual dan sosial. dan sebagainya). belajar melalui kolaborasi. memberdayakan peserta didik untuk belajar sendiri. Peserta didik dilatih untuk kritis dan kreatif dalam mencari dan menganalisis informasi dengan sedikit bantuan atau malah secara mandiri. . sehingga tidak akan mudah dilupakan. Keempat. CTL mendorong agar peserta didik dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. Ketiga. sehingga makna (pengetahuan) yang diperoleh peserta didik menjadi semakin berkualitas. akan tetapi bagaimana materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dibiasakan saling belajar dari dan dalam kelompok untuk berbagi pengetahuan dan menentukan fokus belajar. Hal ini menunjukkan bahwa belajar telah berlangsung secara terpadu dan kontekstual. Keenam.kerja. Ketiga. Kedua. baik jaminan lulus. Pertama. Hal ini perlu didengungkan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang kompetitif pada abad persaingan dewas ini (Elaine B Johnson : 2002) Hampir serupa dengan pengertian CTL di atas. menggunakan penilaian autentik.

3. saling menerima dan memberi. B. adalah proses pengendapan pengalaman yang telah dipelajari yang dilakukan dengan cara mengurutkan kembali kejadian-kejadian atau peristiwa pembelajaran yang telah dilaluinya. Permodelan ( Modelling ). Refleksi (reflection). CTL menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar. 6. mencatat. Perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional Terdapat beberapa perbedaan pokok antara CTL dengan pembelajaran konvensional yang berlaku selama ini. Bertanya dipandang sebagai refleksi keingintahuan setiap individu. 7. adalah proses membangun atau menyusun penge-tahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. Bertanya (Questioning). Adapun 7 (tujuh) asas tersebut adalah : 1. Penilaian diperlukan untuk mengetahui apakah peserta didik benar-benar belajar atau tidak. apakah pengalaman belajar peserta didik memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan baik intelektual maupun mental siswa. dan menghafal materi pelajaran. . Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik lebih banyak belajar secara individual dengan menerima. 2. adalah proses pembelajaran dengan memperagakan sesuatu sebagai contoh yang dapat ditiru oleh setiap siswa. Konstruktivisme. Dalam pembelajaran CTL. adalah proses pembelajaran didasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berfikir secara sistematis. Penerapannya dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui kelompok belajar. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik ditempatkan sebagai obyek belajar yang berperan sebagai penerima informasi secara pasif. Dalam hal tertentu guru bisa mendatangkan orang-orang yang dianggap memiliki keahlian khusus untuk memberikan atau membahas masalah tertentu sesuai dengan materi pembelajaran. adalah bertanya dan menjawab pertanyaan. artinya siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran dengan cara menemukan dan menggali sendiri materi pelajaran. peserta didik belajar melalui kegiatan kelompok seperti kerja kelompok. Perbedaan tersebut antara lain : 1.CTL sebagai suatu pendekatan pembelajaran memiliki 7 (tujuh) asas. Inkuiri. Asas-asas ini yang melandasi pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL. 2. 5. Penilaian nyata ( authentic assessment ) adalah proses yang dilakukan dengan guru untuk mengumpulkan informasi tentang perkembangan belajar yang dilakukan siswa. 4. berdiskusi. atau siswa yang telah menguasai kemampuan tertentu memberikan contoh kepada temannya di depan kelas. Masyarakat Belajar ( Learning Community) adalah proses kerjasama saling memberi dan menerima. sedangkan menjawab pertanyaan mencerminkan kemampuan seseorang dalam berfikir. Misalnya guru memberikan contoh kepada siswa.

sehingga setiap peserta didik bisa terjadi perbedaan dalam memaknai hakikat pengetahuan yang dimilikinya. wawancara. 6. misalnya individu tidak melakukan sesuatu disebabkan takut hukuman atau sekedar memperoleh nilai dari guru. b. misalnya dengan evaluasi proses. Dalam CTL. 10. tujuan akhir adalah nilai atau angka. Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : . penampilan.3. 9. tindakan atau perilaku individu di dasarkan oleh faktor dari luar dirinya. observasi. Pola dan Tahapan Pembelajaran CTL di Sekolah Untuk lebih memahami bagaimana mengaplikasikan CTL dalam proses pembelajaran di sekolah. maka terlebih dahulu penyusun menyam-paikan Pola pembelajaran CTL di sekolah. hasil karya siswa. tindakan atau perilaku dibangun atas kesadaran diri sendiri. sedangkan dalam pembelajaran konvensional kemampuan diperoleh melalui latihan-latihan. 7. sedangkan dalam pembelajaran konvensional keberhasilan hanya diukur dari tes. 4. oleh karena pengetahuan di konstruksi oleh orang lain. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran bersifat teoritis dan abstrak. siswa bertanggung jawab dalam memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing. kemampuan didasarkan atas pengalaman. Dalam pembelajaran CTL. C. pengetahuan yang dimiliki setiap individu selalu berkembang sesuai dengan pengalaman yang dialaminya. sedangkan dalam pembelajaran konvensional guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran. Oleh karena tujuan yang ingin dicapai adalah seluruh aspek perkembangan siswa. 5. Dalam CTL. 8. dan lain sebagainya. pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata secara riil. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. Dalam CTL. rekaman. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. Tujuan akhir proses pembelajaran melalui CTL adalah kepuasan diri. Dalam pembelajaran konvensional hal ini tidak terjadi. Dalam pembelajaran CTL. pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. misalnya individu tidak melakukan perilaku tertentu karena menyadari perilaku itu merugikan atau tidak bermanfaat. karena kebenaran yang dimiliki bersifat absolut dan final. Dalam CTL. Pendahuluan a. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. Untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan guru dapat melakukan langkah pembelajaran sebagai berikut : 1. maka dalam CTL keberhasilan pembelajaran diukur dengan berbagai cara. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas.

b.2.1. Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok. Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas a. dan transportasi serta pengalaman . Mengenal sumber daya alam. Kelas IV . 2. Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka.3. Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 3. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek B. Peserta didik melaporkan hasil diskusi c. 2. Aplikasi CTL Pada Mata Pelajaran IPS Pada makalah ini penyusun mencoba menjelaskan juga tentang contoh aplikasi CTL pada mata pelajaran IPS untuk tingkat pendidikan SD kelas IV semester 2 dan tingkat pendidikan SMP/MTs kelas VII semester 1 sebagai berikut : 1. dan seterusnya. Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. 2) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. kegiatan ekonomi. dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi Kompetensi Dasar 2. c. b. Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Penutup a. b. D. semester 1 Standar Kompetensi 2. Mengenal perkembangan teknologi produksi. komunikasi. Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi di daerahnya.1) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. 3) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) a. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek A.

3) Guru menyediakan /memberikan format panduan pengamatan sesuai dengan materi pengamatan kelompok siswa. atau Koperasi Sekolah ) c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi yang telah ditentukan dengan mengisikannya pada format panduan yang telah disediakan guru. dan kemajuan teknologi di lingkungan kab/kota dam prov. Inti Kegiatan di Lokasi (Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok.menggunakannya. Mengenal permasalahan sosial di daerahnya Contoh langkah pembelajarannya adalah : a. b.4. Koperasi Pegawai. kelompok 5 dan 6 melakukan observasi ke obyek koperasi di sekitar sekolah ( KUD. 2) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. . dan manfaat mempelajari dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan standar kompetensi yang harus dicapai yaitu Mengenal sumber daya alam. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas dan kegiatan observasi yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik di lingkungan obyek pengamatan tersebut. 4) Guru membimbing siswa kembali ke kelas dengan tertib sesuai waktu yang ditentukan. kegiatan ekonomi. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek aktivitas ekonomi di sekitar sekolah. misalnya siswa 36 dibagi dalam 6 kelompok setiap kelompok terdiri dari 6 orang. 2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Guru mengamati kinerja masing-masing kelompok dan membimbing apabila ada kelompok yang mengalami kesulitan. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. 2. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek sumber daya alam dan potensi ekonomi di sekitar sekolah. 2) Guru memimpin pembukaan diskusi kelas dan menyampaikan peraturan dan tata tertib diskusi agar kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Kegiatan di dalam Kelas ( setelah pengamatan selesai dilakukan ) 1) Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing (dikusi kelompok).

Pendahuluan 1) Guru menjelaskan kompetensi ³Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan´ yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. Kelas VII . b. c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik.1. . 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. semester 1 Standar Kompetensi 3. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok tersebut. Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan Kompetensi Dasar 3. 4) Peserta didik melaporkan hasil diskusi di depan kelas 5) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain c. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari a.2. 2. 3.3) Guru mengatur jadwal waktu dan pembagian kelompok yang melaksanakan tugas presentasi hasil pengamatan. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhluk sosial. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhlug ekonomi. kelompok 5 dan 6 mengobservai tentang motif ekonomi manusia. 5) Guru mengamati kinerja siswa dalam kegiatan observasi untuk memastikan keberlangsungan proses pembelajaran dengan baik. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi di lingkungan sekitar sekolah. 2) Guru menjelaskan pengertian manusia sebagai makhlug sosial (homo socius) dan makhlug ekonomi ( berusaha mencukupi kebutuhannya) 3) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik.

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Karena CTL menekankan pembelajaran dengan anak mengalami langsung dalam kehidupan nyata di masyarakat. . 2) Peserta didik melaporkan hasil diskusi (kelompok besar) dalam kelas 3) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 4) Apabila mengalami kesulitan guru dapat menjembatani dan membantu agar terjadi interaksi antar peserta didik secara baik dan diskusi berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan situasi nyata sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan mereka. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat laporan hasil pengamatan dengan sistematika laporan yang baku. Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas 1) Peserta didik berkumpul dalam kelompok kecil dan mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan tugas masing-masing.2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Peserta dapat berkonsultasi dengan guru apabila mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas observasi. Kelas bukanlah tempat untuk mencatat atau menerima informasi dari guru. CTL memandang bahwa belajar bukan menghafal. c. akan tetapi kelas digunakan untuk saling membelajarkan. akan tetapi proses berpengalaman dalam kehidupan nyata. 5) Guru menilai interaksi tanya jawab dan kerjasama antar kelompok untuk menilai secara kognisi maupun afeksi siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan Dari penjabaran mengenai Contextual Teaching and Learning (CTL) di atas dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. Dengan 2 (dua) contoh tersebut kita mendapatkan pemahaman bahwa CTL adalah pembelajaran tepat dan dapat diterapkan pada pelajaran IPS baik di SD maupun SMP/MTs dengan didukung kreatifitas dan kemauan guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya. 2.

B. Ada beberapa perbedaan antara strategi pembelajaran CTL dan konvensional yang membuktikan bahwa CTL lebih efektif dan mampu menjadi alternatif pilihan strategi pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah. Saran Dengan pemahaman tentang Contextual Teaching and Learning (CTL) ini diharapkan guru mata pelajaran IPS dapat menerapkan strategi ini dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah dan dapat lebih meningkatkan kualitas maupun kuantitas penguasaan materi pelajaran IPS siswa di sekolah yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagaimana tujuan dan fungsi pendidikan nasional. Diperlukan pola dan langkah pembelajaran CTL di kelas agar strategi CTL dapat diterapkan secara efektif dan sesuai materi pelajaran yang telah ditetapkan dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). 6. . Strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat diaplikasikan pada mata pelajaran IPS baik di tingkat pendidikan SD maupun SMP/MTs. 5. Kelas dalam pembelajaran CTL bukan sebagai tempat untuk memperoleh informasi tetapi sebagai tempat untuk menguji data hasil temuan peserta didik di lapangan.3. 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful