MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara pembuatan produk baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. 2. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 3. Wirausahawan disebut juga wiraswasta, ³wira = perwira tangguh kuat, kuat tauladan,. Swasta = mandiri, berdiri sendiri . Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. 4. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. b. c. d. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia

Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Pelaksana Pembangunan 3. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Menghormati tertib hokum 6. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Jujur 8. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Membayar pajak yang teratur 10. SDM yang ideal 11. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi, imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat,sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada

Fungsi seorang Wirausaha: 1. 2. 3. 4. 5. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru

Sumber Wirausaha: 1. 2. 3. 4. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah

Syarat-syarat wirausaha : 1. Tujuh K (Kemauan, Kemampua, Kesempatan, Keteraturan, Keberanian, Kesadaran dan Keuangan ) 2. Tujuh P (Pendidikan, Pengajaran, Penerangan, Pengelolaan, Pendekatan, Penghayatan dan Perbankan A. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Unsur sikap (mandiri, indenpenden, percaya diri,dipercayai, jujur, kreatif dan inovatif, ingin tahu,disiplin, bekerja keras, tekun) b. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif, memimpin membaca dan menciptakan peluang baru , manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi, teknis) c. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat, tingkat social dan pendidikan, mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) · Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. b. c. d. e. f. g. h. Percaya diri Mencari dan menangkap peluang f. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang Mencintai profesi Trampil negosiasi Aktualisasi diri Mampu memasarkan hasil

2. Wirausaha Tangguh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas, inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. b. c. d. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) e. Kreatif dan inovatif

3. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas, perubahan antisipatif, berani. Ciri-ciri wirausaha unggul ; 1. 2. 3. 4. 5. Selalu berkreasi dan berinovatif Mampu menciptakan peluang besar Berani mengambil resiko Mampu mencermati perubahan Meningkatkan keunggulan

Ikrar wirausaha : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. wirausaha sebagai tugas tertinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Dream yaitu memiliki visi 2. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain · Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. 2. 3. 4.
y

Sikap kerja keras 5.Kreatif Prilaku disiplin 6. Inovatif Komitmen tinggi 7. mandiri Jujur 8. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan ;

1. Sifat dan watak kepribadian 4. Ketahan fisik dan mental 2. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Berkemauan keras 3. Ketahanan fisik dan mental 6. Kesabaran dan Ketahanan
y

Menurut H. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah :

1. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar
y

Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah; 8. Ingin memperoleh balikan segera 9. Sangat energik

1. Komitmen tinggi terhadap tugas 2. Mau bertanggung jawab

3. 4. 5. 6. 7.
y

Ada minat Ada peluang Toleransi menghadapi risiko Yakin pada dirinya Kreatif dan fleksibel

10. Motivasi 11. Berorientasi kemasa depan 12. Belajar dari kegagalan 13. Berkemauan tinggi dalam memimpin

Seorang wirausaha adalah pemimpin ; yang harus dilakukannya: a. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Prilaku pemimpin : 1. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. Orientasi Orang (People Oriented)

MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut; a. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Yakin pada diri sendiri e. Pandai membuat keputusan f. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Berambisi untuk maju h. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah

MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. Kepribadian yang bersifat negative 2. perasaan takut disaingi orang lain 3. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. b. c. d. e. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran

Kurang kreatif dan kurang inisiatif 4. Berkaitan dengan produkdan pasar b. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. tidak Jujur 5. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Pelayanan kurang baik 11. 1.Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Berkaitan dengan masalah keuangan c. 3. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. 1. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal . Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. banyaknya piutang ragu-ragu 12. 2. melihat peluang yang ada 4. Kerja keras 5. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). 5. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. Pemborosan 13. Kerja Tuntas C. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. 4. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan 6. 3. 4. Kurang tekun dan kurang teliti 3. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Kurang ulet dan lekas putus asa 2. 2. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Kekeliruan manghitung harga pokok 14.

jumlah tekanan. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. 3. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. dan para penjual sendiri) b. MASALAH USAHA Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. neraca labadan rugi. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. panas dan lain-lian c. dari pedagang perantara. kecepatan. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. Macam-macam informasi a. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. 7. d. laku dijual dan harga bersaing c. 4.MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. seperti berat. 5. KADIN dan Media massa) 4. Informasi atas orang. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. b. pemerintah. 3. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi . Memilih dan membuat produk yang bermutu. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. pembayaranpembayaran dalam usaha. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Biro statistic Perkumpulan dagang. 6. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. harta kelompok dan sebagainya c. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. temperature dan lain-lain. Manfaat Sumber informasi usaha a. 2. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2.

Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah C. Faktor waktu . Kuran dan kompleksitas bisnis b. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan faktafakta c.e. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Jumlah transaksi yang harus diproses f. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Faktor sasaran 5. Keberania dan antusiasme d. Faktor Membuat Keputusan : 1.

inspeksi supervis. likuidasi. memilih data-dta. konsekuensi pilihan. penetapan biaya eksploitasi.. pembayaran deviden. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. perundingan dengan karyawan. rencana permodalan kembali. pembayaran gaji. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data.6. pengalaman berupa pengetahuan. Keterampilan . Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. pengepakan produk. dan keterampilan d. metode produksi. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. praktek pembelian dan penjualan. Mengenali diri sendiri 2. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . lokasi. sugesti dan saransaran. Keputusan permodalan ( Struktur modal. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. c. riset pemasaran. dapat diutamakan yang plaling penting. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. jenis latihan dan pendidikan. jenis dan luasnya reklame. metode bidang penjualan. saluransaluran pemasaran. Usaha modal baru. jumlah inventaris) b. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. diselidiki dengan teliti. Orangorangnya) 2. Melatih disiplin . promosi dan distribusi) c. riset pemasaran dan teknik. b. Faktor Pelaksanaan b. analisis pekerjaan dan evaluasi. Pelaksanaannya. penggunaan merk dagang. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. Melatih kemauan 3. lay out perusahaan. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaikbaiknya. teknik seleksi dan wawancara. syarat-syarat kredit. rencana mengenai pension. penetapan harga produk. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati.

Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Sumber penerapan inovatif a. c. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. ada lima mitos : a. b. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. d. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. Peraturan. d.4. Hak Milik. b. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Kejadian yang tidak diharapkan . Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . a. Membuat produk dengan penuh inovatif c. b. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual . Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA A. c.

serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. f. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. e. g.b. Dimensi Inovatif . Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. a. adalah akuisisi atau implementasi inovati. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. d. tahapan-tahapan inovatif . c. Inovatif produk. 4. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. 6. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar Perubahan demografi Perubahan persepsi Konsep pengetahuan dasar 3. Tahap-tahap inovatif a. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS . B. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. merupakan hasil organisasi perusahaan b. b. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. c. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. Adopsi Inovatif. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . d. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c.

Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Cara Menerapkan Kreativitas a. Percaya pada diri sendiri i. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Keingintahuan d. Dapat menerima perbedaan f.1. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Pengertian Kreativitas Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Pemikiran lain 4. Tekun 2. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Roe . Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Mengenali Lingkungan d. a. Hapus perasaan ragu-ragu c. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan . Keterbukaan pada pengalaman b. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Menggunakan akal b. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3.

Konsisten. tegas.Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: 1. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian . Menentukan keinginan 4. Cara mengatasi masalah 5. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. rekreasi. Tepat waktu adalah ukuran. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. dan lain-lain 2. Kosentrasi pada manusia 1. mendengarkan aluanan music. Rileks dengan cara menditasi. humor. dan fair b. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Tepat waktu adalah Kekuasaan. Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. Tepat waktu adalah nilai uang. Kelancaran (fluency). artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Melatih Otak 3. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. 1. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacammacam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. Tepat waktu adalah organisasi. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif .

Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. 2. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. 4. Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri 4. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Rasa keadilan harus diterapkan 4. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Kolaborasi. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. d. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. seb agai berikut : a. bukan untuk mengawasi orang b. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. 7. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah 2.Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : 1. Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur 3. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. b. 5. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. 3. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. Busra Elgeri di 19:29 . Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya 5. 6.sinergi. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. c. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d.

... BUSRA ELGERI Senin...PROPOSAL USAHA Mengenai Saya Drs..MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA.Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN .. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X .  KLS XI ... Didukung oleh Blogger. KWU_DRS.MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII .PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X .  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW. y 2010 (9) September (1) o  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 .. o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK. Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal. 28 Maret 2011 .

4. Menghormati tertib hokum 6. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. 6. Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri.sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada Fungsi seorang Wirausaha: 1. 3. 3. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1. 3. ³wira = perwira tangguh kuat. menentukan cara pembuatan produk baru. 2. kuat tauladan. Swasta = mandiri. 4. 2. imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. 4. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru Sumber Wirausaha: .. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 5. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi.MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. Jujur 8. d. SDM yang ideal 11. 2. memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Membayar pajak yang teratur 10. 7. berdiri sendiri . menyusun operasi untuk pengadaan produk baru. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. c. b. Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru. Wirausahawan disebut juga wiraswasta. Pelaksana Pembangunan 3. 5. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia Manfaat Tenaga Wirausaha: 1.

Wirausaha Tanggunh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas. Keteraturan. b. Selalu berkreasi dan berinovatif 2. ingin tahu. Keberanian. c. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif. Mencintai profesi Mencari dan menangkap peluang f. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. d. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas. memimpin membaca dan menciptakan peluang baru . Pengajaran. indenpenden. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang h.disiplin. Percaya diri e. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat. inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. 3. perubahan antisipatif. mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) y Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Penghayatan dan Perbankan A. Kemampua. Unsur sikap (mandiri. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. d. kreatif dan inovatif. Tujuh P (Pendidikan. peluang dan ancaman) e. Pengelolaan. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan. manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi. Pendekatan. Tujuh K (Kemauan. tingkat social dan pendidikan. kelemahan. Mampu memasarkan hasil 2. bekerja keras. jujur. Kesadaran dan Keuangan ) 2.dipercayai. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah Syarat-syarat wirausaha : 1. Kreatif dan inovatif 3. Kesempatan. 4. berani. Berani mengambil resiko . Penerangan. tekun) b. 2. c. teknis) c.1. Mampu menciptakan peluang besar 3. 1. percaya diri. b. Ciri-ciri wirausaha unggul .

Berorientasi kemasa depan Toleransi menghadapi risiko 12. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. 7. wirausaha sebagai tugas tetinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir kummel negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Sifat dan watak kepribadian 4. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Komitmen tinggi terhadap tugas 8. 9. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. mandiri Jujur 8. y Sikap kerja keras 5. 1. 8. Motivasi Ada peluang 11. Ketahan fisik dan mental 2. Berkemauan tinggi dalam memimpin Kreatif dan fleksibel Seorang wirausaha adalah pemimpin . Meningkatkan keunggulan Ikrar wirausaha : 1. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. 3. 4. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan . Mampu mencermati perubahan 5. 5. Destiny yaitubertanggung jawab 9. 5. Berkemauan keras 3. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar y Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah. 2. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah : 1.4. 6. Dream yaitu memiliki visi 2. 3. Belajar dari kegagalan Yakin pada dirinya 13. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Kesabaran dan Ketahanan y Menurut H. 4. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. 3. Ingin memperoleh balikan segera Mau bertanggung jawab 9. 4. 6. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Inovatif Komitmen tinggi 7. yang harus dilakukannya: 1.Kreatif Prilaku disiplin 6. 2. Sangat energik Ada minat 10. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. 7. Ketahanan fisik dan mental 6. 2. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain y Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. y .

a. Berambisi untuk maju h. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. b. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. 4. perasaan takut disaingi orang lain 3. Kurang ulet dan lekas putus asa Kurang tekun dan kurang teliti Kurang kreatif dan kurang inisiatif tidak Jujur Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan . 7. Prilaku pemimpin : 1. 2. e. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. d. 3. Orientasi Orang (People Oriented) MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut. 6. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. 2. 3. Yakin pada diri sendiri e. Kepribadian yang bersifat negative 2. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. Pandai membuat keputusan f. 5. 4. c. 8. 5. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. a.

3. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. 1. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . 5. 2. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Berkaitan dengan masalah keuangan c. 4. melihat peluang yang ada 4. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Berkaitan dengan produkdan pasar b. 4. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Pemborosan 13. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Kekeliruan manghitung harga pokok 14. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju.6. banyaknya piutang ragu-ragu 12. 1. 3. Kerja keras 5. MASALAH USAHA . 2. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. Kerja Tuntas C. Pelayanan kurang baik 11. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2.

harta kelompok dan sebagainya c. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. temperature dan lain-lain. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi e. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. laku dijual dan harga bersaing c. Manfaat Sumber informasi usaha a.Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. 3. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . 5. pemerintah. d. Memilih dan membuat produk yang bermutu. jumlah tekanan. dan para penual sendiri) b. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. 7. seperti berat. 6. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. Informasi atas orang. 4. pembayaran-pembayaran dalam usaha. Macam-macam informasi a. 3. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah . Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. KADIN dan Media massa) 4. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. Biro statistic Perkumpulan dagang. b. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. 2. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. dari pedagang perantara. neraca labadan rugi. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. kecepatan. panas dan lain-lian c.

Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Faktor waktu 6. Keberania dan antusiasme d. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e.C. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor Membuat Keputusan : 1. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b. Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta c. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor sasaran 5. Faktor Pelaksanaan .

dapat diutamakan yang plaling penting. jenis dan luasnya reklame. memilih data-dta. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. promosi dan distribusi) c.. penetapan biaya eksploitasi. Orang-orangnya) 2. syarat-syarat kredit. penggunaan merk dagang. rencana permodalan kembali. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. teknik seleksi dan wawancara. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. pengepakan produk. c. Pelaksanaannya. metode produksi. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. Melatih disiplin 4. penetapan harga produk. konsekuensi pilihan. lokasi. likuidasi. jumlah inventaris) b. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. Usaha modal baru. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . Peraturan. pembayaran deviden. inspeksi supervis. praktek pembelian dan penjualan. saluran-saluran pemasaran. b. lay out perusahaan. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA . perundingan dengan karyawan. Mengenali diri sendiri 2. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. Keterampilan . riset pemasaran. Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. diselidiki dengan teliti. Keputusan permodalan ( Struktur modal. riset pemasaran dan teknik. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaik-baiknya. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. jenis latihan dan pendidikan. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. metode bidang penjualan. analisis pekerjaan dan evaluasi.b. sugesti dan saran-saran. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. dan keterampilan d. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. Melatih kemauan 3. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. Hak Milik. rencana mengenai pension. pembayaran gaji. pengalaman berupa pengetahuan.

Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. d. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. c. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Kejadian yang tidak diharapkan Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar . b. b. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . a. b. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ideide yang dapat dijual . Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. c. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c.A. c. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Membuat produk dengan penuh inovatif c. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. d. Sumber penerapan inovatif a. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. ada lima mitos : a. b. d. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif .

adalah akuisisi atau implementasi inovati. b. Perubahan demografi f. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . d. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. Pengertian Kreativitas . tahapan-tahapan inovatif . a. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. c. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. Perubahan persepsi g. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. 6. 4. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS 1. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. B. Inovatif produk. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. Adopsi Inovatif. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Konsep pengetahuan dasar 3. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Tahap-tahap inovatif a.e. Dimensi Inovatif . merupakan hasil organisasi perusahaan b.

Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b.Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Mengenali Lingkungan d. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Keingintahuan d. Percaya pada diri sendiri i. Hapus perasaan ragu-ragu c. Tekun 2. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: . Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Pemikiran lain 4. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Roe . Menggunakan akal b. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Cara Menerapkan Kreativitas a. Keterbukaan pada pengalaman b. Dapat menerima perbedaan f. a. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c.

Melatih Otak 3. Konsisten. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : .1. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Tepat waktu adalah nilai uang. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a. Rileks dengan cara menditasi. dan lainlain 2. mendengarkan aluanan music. Kelancaran (fluency). Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Kosentrasi pada manusia 1. Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. tegas. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Menentukan keinginan 4. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. Tepat waktu adalah ukuran. Cara mengatasi masalah 5. rekreasi. Tepat waktu adalah organisasi. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. dan fair b. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. Tepat waktu adalah Kekuasaan. 1. humor.

Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. 3. 7. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. c. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f.sinergi. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. 2. Busra Elgeri di 19:29 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: . Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. seb agai berikut : a. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. 2. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. Kolaborasi. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. 5. 3. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. 6. 4. d. 4. bukan untuk mengawasi orang b. b. Rasa keadilan harus diterapkan 4. 5. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f.1.

.Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN .MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII ...PROPOSAL USAHA o Mengenai Saya Drs. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X ... ..PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X .  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW.MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA.. Didukung oleh Blogger. Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal.. o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK.  KLS XI .. y 2010 (9) September (1)  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 ..

menentukan. mengelola. Potensi penunjang pembangunan bangsa masih terbuka lebar asalkan para wirausahawan mampu menciptakan dan membuka lapangan kerja baru menjadi pelopor pembangunan. Memahami pengertian kewirausahaan 2. perilaku. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja. pemerintah telah mengeluarkan itruksi presiden No. Mengidentifikasi kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan 4. mengendalikan semua usahanya. Tujuan Kewirausahaan Kewirausahaan memiliki tujuan sebagai berukut : . Pengertian Kewirausahaan Telah kita ketahui bersama bahwa pemerintah sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan lapangan kerja baru. 4 tahun 1995 untuk menumbuhkan semangat kepeloporan dikalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan. 1996)  Kewirausahaan adalah suatu sikap. Mengingat perannya sangat penting. Mengidentifikasi perilaku wirausahawan A. Memahami karakteristik wirausahawan 3. 1. teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar. Berikut ini diuraikan pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha :  Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (ZIMMERER. tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan (ROBEN. Ia bebas merancang.Standar Kompetensi: Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha Kompetensi Dasar: Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Tujuan Pembelajaran Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Setelah mempelajari Modul ini diharapkan siswa mampu : 1. jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain Sedangkan Wirausaha adalah : Seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. sikap. Dalam lampirannya tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK) kewirausahaan adalah :semangat. 1996)  Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan  Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi.

Membudayakan semangat. Meningkatkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat c. teliti dan produktif c. Jika kesempatan untuk menjadi wirausaha itu datang maka ada beberapa keuntungan yang dapat diraih antara lain : 1) Menjadi Bos didalam perusahaan 2) Mencapai tujuan yang dikehendaki 3) Memperoleh manfaat dan keuntungan 4) Membantu masyarakat dengan usaha konkrit 5) Mendemonstrasikan potensi secara penuh Agar bisa mengelola aktivitas usahanya dengan baik maka para wirausahawan harus membuat perencanaan yang tepat dan matang. 4. Dengan kata lain efisien adalah segala sesuatu yang dikerjakan dengan berdaya guna atau segala sesuatunya dapat diselesaikan dengan tepat. Asas Kewirausahaan a. atau antara pengeluaran dan pendapatan. sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Mereka juga harus mampu mengelola waktu dengan efektif dan efisien. sikap. Efektif berarti suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu. Menumbuh kembangkan jumlah wirausahawan yang berkualitas b. Menambah daya tampung tenaga kerja. Sasaran Kewirausahaan a. Manfaat Kewirausahaan Berikut adalah manfaat kewirausahaan . cepat. antara daya usaha dengan hasil usaha. Pelaku ekonomi yang terdiri dari pengusaha kecil dan koperasi c. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat d.a. hemat dan selamat. Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis. sehingga dapat mengurangi pengangguran. perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat 2. termasuk keberanian mengambil resiko b. Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian d. Instansi pemerintah dengan kegiatan usaha (BUMN) organisasi profesi dan kelompok masyarakat b. Sedangkan efisien adalah perbandinagn yang terbaik antara input dan output. . Kemampuan bekerja secara tekun. a. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan dengan etika bisnis yang sehat Kesempatan merupakan sesuatu yang ideal bagi para wirausaha. anak-anak putus sekolah dan calon wirausahawan 3. Generasi muda.

e. Perilaku wirausahawan 1) Memiliki rasa percaya diri a) Teguh pendiriannya b) Tidak tergantung pada orang lain c) Berkepribadian yang baik d) Optimis terhadap pekerjaannya 2) Berorientasi pada tugas dan hasil a) Haus akan prestasi b) Berorientasi pada laba / hasil c) Ketekunan dan ketabahan d) Mempunyai dorongan kuat. tekun dan memiliki pribadi unggul yang patut diteladani.b. disiplin. Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sisitematis dan berani mengambil resiko b. teliti dan produktif 3). 5. Sikap wirausahawan 1). d.Sikap dan perilaku wirausahawan a. Mampu berkarya berlandaskan etika bisnis yang sehat 4). distribusi. tekun dan jujur dalam menghadapi pekerjaan. Berusaha mendidik para karyawannya menjadi orang yang mandiri. Sebagai generator pembangunan lingkungan. Memberi contoh bagaimana harus bekerja keras. pemeliharaan lingkungan dan kesejahtraan. pribadi. tidak berfoya-foya dan tidak boros. Mampu bekerja tekun. motivasi tinggi dan kerja keras 3) Pengambil resiko a) Enerjik dan berinisiatif b) Kemampuan mengambil resiko c) Suka pada tantangan 4) Kepemimpinan a) Bertingkah laku sebagai pemimpin b) Dapat menanggapi saran-saran dan kritik . Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien. Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif 2). Mampu berkarya dengan semangat kemandirian 5). c.

Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha 2. seorang wirausahawan juga dituntut memiliki ketrampilan-ketrampilan yang dapat menunjang keberhasilan.Ketrampilan khusus a.Ruang lingkup kewirausahaan a. Memiliki sikap mental dan spiritual yang tinggi b. Memiliki kepribadian yang unggul c. Adapun ketrampilan tersebut adalah sebagai berikut : 1.Ketrampilan dasar a.c) Dapat bergaul dengan orang lain 5) Keorisinilan a) Inovatif. Human skill : ketrampilan bekerja sama dengan orang lain. Pandai berinisiatif d. Ketrampilan teknis ( technical skill) : ketrampilan melakukan teknik tertentu dalam mengelola usaha c. Ketrampilan konsep (conceptual skill) : ketrampilan melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasarkan konsep yang dibuatnya b. kreatif dan fleksibel b) Serba bisa dan mengetahui berbagai hal c) Mempunyai banyak sumber kemampuan 6) Berorientasi ke masa depan a) Memiliki pandangan ke masa depan b) Optimis memandang masa depan Disamping harus memiliki sikap dan perilaku tersebut diatas.Lapangan agraris 1) Pertanian a) Tanaman berumur pendek b) Tanaman berumur panjang 2) Perkebunan dan kehutanan b. bawahannya. dan sesame wirausahawan 6.Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan .

pergudangan. Lapangan pertambangan dan energi f. bangsa dan negara akan meningkat. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g.Falsafah dan kebiasaan wirausaha Dalam rangka memasyarakatkan kewirausahaan. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin a) Pengelolaan hasil pertanian b) Pengelolaan hasil perkebunan c) Pengelolaan hsil perikanan d) Pengelolaan hasil peternakan e) Pengelolaan hasil kehutanan e.4) Pengangkutan ikan c. Karena dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat. perbengkelan. tata busana dan sebagainya Dari keterangan diatas kita ketahui bahwa lapangan kerja wirausahawan itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama untuk diisi. penting sekali kita belajar dari falsafah dan kebiasaan wirausaha untuk mendapat gambaran bahwa menciptakan lapangan kerja . 7. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. koperasi.Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit / perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restaurant 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi.

Jadi karaketristik wirausahawan adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seorang wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain. Decisiveness Seorang wirausahawan adalah orang yang tidak bekerja lambat. d. Bangun lebih awal (menggunakan waktu lebih dini ) sebagai cara menjadi produktif b. Dream Seorang wirausahawan mempunyai visi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya b. Kekuatan dan kelemahan itu dapat digunakan sebagai modal dasar untuk mencapai tujuan hidup. Doers Seorang wirausahawan dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjutinya. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. berusahalah menekankan kekuatan diri sendiri dan kurangi kelemahan yang ada dan lakukanlah hal-hal yang penting dan terbaik. Seorang wirausahawan tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya .Buat rencana kegiatan untuk hari esok c. Kegagalan diterima sebagai pengalaman belajar dan keberhasilan sebagai buah dari usaha-usaha yang tidak kenal lelah.bukan hal yang mustahil untuk dilaksanakan. f. Untuk itu harus belajar tentang diri sendiri baik menyangkut keunggulan maupun kelemahan yang dimiliki. Karakteristik Wirausahawan Karakteristik adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seseorang.Keberhasilan seorang wirausaha tergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri. Sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk menekuni lapangan kerja baru dalam ruang lingkup kewirausahaan. Evaluasi kebiasaan. Agar lebih jelas di bawah ini dikemukakan beberapa karakteristik wirausahawan menurut pendapat beberapa ahli. Kejarlah tujuan-tujuan yang relevan dengan kemampuan dan ketrampilan e. c.Kekuatan mengambil resiko sebagai tanggung jawab atas tindakan sendiri. Sedangkan kebiasaan wirausaha adalah sebagai berikut . hubungan dengan tujuan-tujuan masa depan B. b. 1. sebagai berikut: a. a. Adapun hal-hal penting yang merupakan falsafah wirausaha adalah sebagai berikut : a. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah factor kunci dalam kesuksesan bisnisnya c. Hasil yang diterima lebih penting daripada hasil-hasil yang sempurna karena dorongan untuk mengejar kesempurnaan justru dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan pribadi ( akan menimbulkan perasaan selalu gagal ). By Grave Karakteristik wirausahawan menurut BY Grave dikenal dengan istilah 10D. Terimalah diri sendiri seperti adanya.

Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain i. walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi e. Dollars Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Visi masa depan g. Inovasi c. Fadel Muhammad Menurut fadel Muhammad.Pd . Distribute Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya. yaitu : a. Determination Seorang wirausahawan melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Dedication Dedikasi seeorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah. ada tujuh ciri yang merupakan identitas seorang wirausahawan. Motivasinya bukan karena uang. kadang-kadang mengorbankan kepentingan kerluarga f. kepemimpinan b. Dia tidak mau mengabaikan factor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya h. Wasty Soemanto. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapat laba. Destiny Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnis 2. bonus atau hadiah j. Sikap terhadap risiko 3. Bekerja ekonomis dan efisien f. Cara pengambilan keputusan d.d. M. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya g. Devotion Wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. Drs. Details Seorang wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci. Sikap tanggung jawab terhadap perubahan e.

dengan adanya bentuk kelakuan yang harus dicapai. Orientasi ke masa depan h. Celland Menurut Mc. Kepekaan terhadap arti lingkungan d. wirausahawan memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Disiplin Menurut S. Rangsangan oleh umpan balik f. Disiplin merupakan modal dasar keberhasilan seseorang. Keinginan untuk berprestasi b. untuk itu diperlukan : d Kemauan keras . Preferensi kepada resiko-resiko menengah d. Keinginan untuk bertanggung jawab c. Aktivitas energik g. memiliki moral yang tinggi b. Mc. Sikap mental wiraswasta c. antara lain : a. Berkeyakinan kuat atas kekuatan pribadi. Nasution. Mandiri Sikap untuk tidak menggantungkan keputusan akan apa yang harus dilakukan kepada orang lain dan mengerjakan sesuatu dengan kemampuan sendiri-sendiri sekaligus berani mengambil risiko dalam bisnis merupakan bentuk kemandirian dari seorang wirausahawan. dilarang. Ketrampilan dalam pengorganisasian i. Celland. disiplin adalah usaha untuk mengatur atau mengontrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan. atau diharuskan. karakteristik wirausahawan yang perlu dimiliki dan dikembangkan adalah : 1.Menurut Drs. M.Pd tanda manusia wiraswasta adalah kepribadian kuat dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. Wasty Soemanto. 2. Disiplin yang baik harus tumbuh sendiri dalam diri seseorang dan bukan merupakan paksaan untuk melakukan berbagai macam peraturan dan tindakan. Berkemauan keras b. Ketrampilan wirausaha 4. Sikap tentang uang Dari penjelasan diatas. Persepsi kepada kemungkinan hasil e. Pembentukan sikap mandiri memiliki 6 kekuatan mental yang dapat membangun kepribadian yang kuat.

sampai berhasil sekaligus mempertahankan dan menciptakan kepercayaan dari orang lain baik itu konsumen maupun mitra bisnisnya. Seorang wirausahawan yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang entaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya. peduli terhadap kualitas. Pemikiran yang konstruktif 3. 5.e Kepercayaan pada diri sendiri f Pemahaman tujuan dan kebutuhan c. Ketekunan dan keuletan untuk bekerja keras f. Dengan melihat kenyataan yang ada. Komitmen tinggi dibarengi perilaku tepat waktu. Jujur Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya. Seorang yang realistis dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebutuhan sehingga menimbulkan inisiatif dan kreativitas. disiplin. 4. Faktor-faktor yang terkait dengan komitmen tinggi adalah : a. Kejujuran dan tanggung jawab untuk itu diperlukan : d Moral yang tinggi e Disiplin diri d. Konsisten. Komitmen tinggi Komitmen tinggi berarti fokus pikiran diarahkan kepada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. tepat janji. Dengan pola pikir realistis seseorang dapat menerima kekurangan. memiliki motivasi. Ralistis Realistis berarti kenyataan. Berpikir secara realistis merupakan cara berpikir yang sesuai dengan akal sehat. tekun dan ulet serta selalu berjuang untuk berprestasi akan cenderung mempengaruhi produktivitas dan kinerja seorang wirausaha. tabah. sabar. Amanah adalah bila diberi . Suri tauladan c. seseorang akan berpikir lebih maju. Konsentrasi pada manusia Komitmen tinggi yang diharapkan seorang wirausahawan harus dipercaya dan didukung oleh seluruh pihak terkait. introspeksi diri untuk menutupi kekurangan sehingga menimbulkan sikap optimis dan kemandirian. tegas dan adil b. Kejujuran dapat disamakan dengan amanah. kelemahan dan kekalahan sehingga dapat menyelaraskan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. berusaha untuk lebih baik. baik untuk memecahkan seuatu masalah. Ketahanan fisik dan mental yang berupa : d Kesehatan jasmani dan rohani e Kesabaran f Ketabahan e.

Sesuatu yang baru belum tentu inovatif apabila yang dihasilkan tidak merupakan sesuatu yang lebih baik. mplementation (pelaksanaan) d. Kreatif merupakan proses pemikiran yang membantu dalam mencetuskan gagasangagasan. Proses pemicu (triggering event) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya triggering event (pemicu) untuk terjun ke dunia wirausaha adalah : 1) Adanya komitmen atau minat yang tinggi di dalam berwirausaha . Proses inovasi (innovation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya inovasi adalah : 1) Adanya keinginan untuk berprestasi 2) Adanya factor pengalaman dalam berwirausaha 3) Adanya keinginan dalam menanggung resiko 4) Adanya sifat penasaran pribadi 5) Adanya factor pendidikan b. Triggering Event (pemicu) c. kalau berkata selalu benar dan bila berjanji selalu ditepati Kita harus yakin bahwa kebenaran dan kejujuran adalah suatu jaminan yang paling tepat untuk mencapai kemajuan di dalam berwirausaha. baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Inovatif dalam berwirausaha berarti suatu proses untuk mengubah peluang usaha menjadi gagasan baru yang dapat menghasilkan uang. Apabila seorang wirausaha jujur maka ia akan mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga dari mana datangnya. Kreativitas merupakan bahan bakunya sedangkan gagasan-gagasan merupakan hasil yang komersial. Kreatif dan inovatif Secara umum kreativitas dapat diartikan untuk membuat kombinasi baru atau produk baru. Sementara itu By Grave menggambarkan proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan sebagai berikut : a. memodifikasi sesuatu dan mengkombinasikan. Berdasarkan penelitian kreativitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe-tipe kreativitas yang berbeda yaitu menciptakan. Inovatif merupakan suatu terobosan baru. Dengan kata lain berbisnis harus dilandasi oleh kejujuran karena sifat ini dapat mendatangkan kepercayaan dari masyarakat konsumen. Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi.kepercayaan tidak khianat. Dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru. Innovation (inovasi) b. 6. sedangkan inovasi adalah penerapan praktis dari gagasan-gagasan tersebut. Growth (pertumbuhan) Keterangan : a.

Seorang wirausahawan akan selalu meningkatkan produktivitas dengan berbagai cara. yang pandangannya jauh kedepan guna mencapai keberhasilan di dalam berwirausaha 3) Adanya seorang wirausahawan yang berpengalaman dan siap mental secara total 4) Adanya manajer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama di dalam berwirausaha d. sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasionalnya berjalan produktif. seperti kualitas produk. dan bergaul dengan sesamanya. model produk. Proses pertumbuhan (growth) Proses pertumbuhan di dalam kewirausahaan didorong oleh faktor adanya organisasi diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Adanya tim yang kompak di dalam menjalankan usaha. Kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki kepribadian yang produktif. Gilmore menyatakan bahwa seorang wirausaha yang produktif adalah wirausaha yang menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungan. Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang wirausahawan berhasil maupun gagal. Keberhasilan seorang wirausahawan erat kaitannya dengan hal-hal sebagai berikut: 1. pengalaman dan pengetahuannya . Produktif dalam hal ini adalah kegiatan yang menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility) di dalam usaha. Disiplin dan berani a.2) Adanya keberanian menanggung resiko 3) Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan sekarang 4) Adanya pemutusan hubungan kerja dan tidak ada pekerjaan lain] 5) Adanya dorongan berwirausaha karena faktor usia c. Jujur terhadap diri sendiri b. tidak mudah putus asa dalam mengahdapi hambatan meski terkadang mengalami kegagalan. Jujur terhadap orang lain c. 2) Adanya struktur organisasi dan berbudaya yang mantap di dalam berwirausaha 3) Adanya strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak di dalam berwirausaha. lokasi usaha. manajemen usaha dan sebagainya. Jujur terhadap tujuan yang akan dicapai 2. antara lain menampung tenaga kerja. Jujur a. memberi sumbangan social. 4) Adanya produk yang dibanggakan. manfaat produk. Proses pelaksanaan (implementation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya pelaksanaan berwirausaha adalah: 1) Adanya komitmen yang tinggi di dalam berwirausaha 2) Adanya visi dan misi. C. berani dan disiplin berbuat karena bakat.

lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang dicapai sebelumnya. Perilaku keluwesan bergaul Wirausaha akan selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia. Tidak puas dengan hasil yang dicapai sekarang dan selalu membuat sasaran yang lebih baik dan lebih tinggi dari sebelumnya. Perilaku Prestatif Perilaku prestatif menunjukkan bahwa wirausaha dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik. D. tetapi juga oleh profesi lainnya seperti atlit. petani. Imam Santoso Sukardi (1991) secara umum menetapkan sembilan perilaku wirausaha sebagaimana tertera di bawah ini. 2. Lemahnya pemasaran 7. sedangkan keberhasilan atau kegagalan pencapaian prestasi dianggap sebagai balikan (feedback). Perilaku kerja keras . Kurangnya modal 6. 4. Tidak adanya perencanaan yang matang 2. pejabat. 3. Kegagalan akan terjadi kalau mereka tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaannya. Dia selalu mencari segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kerjanya. Dia selalu aktif bergaul. dan lain-lain. Perilaku Instrumental Wirausaha selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dilingkungannya untuk membantu dirinya mencapai tujuannya dalam berusaha. Bakat yang tidak cocok 3. Berani dan disiplin berbuat karena adanya keyakinan dan fasilitas 3. ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kegagalan. Kurang pengalaman 4. Perilaku Wirausahawaan Dari berbagai sumber yang membicarakan tentang perilaku wirausaha yang berhasil. akomodatif terhadap berbagai ajakan untuk berdialog.b. guru. Dengan kata lain segala sesuatu yang ada dilingkungannya dipandang sebagai ´instrumentµ (alat) pencapaian tujuan pribadi. Dapat melaksanakan prinsip manajemen dengan baik Disamping keberhasilan dalam wirausaha. selain menampilkan wajah ramah. artis. Tidak mempunyai etos kerja yang tinggi Keberhasilan dan kegagalan dalam usaha atau menjalankan pekerjaannya tidak hanya dialami oleh para wirausahawan. Bagian yang penting adalah tahapan dan proses pencapaian prestasi itu sendiri. diantaranya : 1. Pengendalian emosinya baik terutama bila situasi pergaulan tidak mengena dengan situasi hatinya. 1. Tidak mempunyai semangat berwirausaha 5.

Ducan Symne. Perilaku Inovatif Seorang wirausaha selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru untuk memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kerja. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak. kemudian msayarakat sekitarnya dan pada akhirnya menolong bangsa dan umat manusia. Agar menjadi wirausahawan yang berhasil diperlukan suatu tekad yang kuat dan mampu membaca peluang pasar. Optimisme berarti ada keyakinan bahwa tindakannya akan membawa keberhasilan. menentukan tujuan kelompok serta memilih alternative perilaku. 8. Kita bisa belajar dari tokoh wirausahawan yang sukses dibidangnya seperti Bill Gates. Perilaku keyakinan diri Wirausaha selalu percaya pada kemampuan diri. Pada awalnya mereka adalah wirausahawan kecil yang kemudian berhasil dalam usahanya berkat kemampuannya memilih dan mengelola bidang usaha yang digelutinya. Segala tindakannya diperhitungkan dengan cermat. menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Keberhasilan itu dapat diraih karena karakteristik wirausaha yang melekat pada dirinya. kapan dia harus meminta bantuan pada orang lain. unik dari hasil pemikirannya. dan kapan dia harus merubah strategi dalam bekerja. Henry Ford. pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan. Thomas A. maka setiap orang minimal akan dapat menghidupi dirinya dan keluarganya. dalam menghadapi hambatan. 1. selalu mencoba membuat antisipasi adanya hambatan-hambatan yang dapat menggagalkan usahanya. tidak ragu-ragu dalam bertindak bahkan kecenderungannya dia akan melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dan ada semacam optimisme dalam kegiatannya. tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak pengambilan keputusan. Untuk itulah sikap mental wirausaha diperlukan untuk dapat menghadapi tantangan dunia yang semakin penuh persaingan. Tirto Utomo dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya di bawah ini diberikan contoh orang-orang yang sukses dalam berwirausaha. Dia lebih senang bekerja sendiri. Cenderung untuk melakukan sesuatu dengan cara yang khas.Wirausaha selalu terlibat dalam situasi kerja. Perilaku pengambilan resiko Dengan keberanian mengambil risiko yang diperhitungkan wairausaha tidak takut menghadapi situasi yang tidak menentu dimana tidak ada jaminan untuk keberhasilan. Edison . Termasuk dalam perilaku inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan-penyempurnaan tertentu (imitative innovative) 9. 5. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan. Perilaku Kemandirian Perilaku kemandirian menunjukkan bahwa wirauasaha selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Ketergantungan pada orang lain merupakan sesuatu yang bertentangan dengan kata hatinya. Personal control mencakup pengertian swa-daya dan swa-kendali. Apabila masyarakat dengan sikap mental kewirausahaan telah terbentuk. 7. 6. ini berarti dia lebih senang memegang kendali kelompok kerja. Sosro. Perilaku swa kendali (personal control) Personal control merujuk pada pribadi wirausaha yang memutuskan kapan dia harus bekerja lebih keras.

2. Stave Jobs Stave Jobs adalah wirausahawan Amerika kecil-kecilan yang ulet dan nekad dari awal mulanya. Bill Gates Bill Gates. pendiri dan bos Microsoft Corporation yang melahirkan system operasi computer terbesar. ia penemu Apple Computer.Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berprestasi bagi perkembangan usahanya. Karena tekun dan percaya kepada dirinya serta kemampuan dalam menentukan tujuan maka ia diangkat menjadi presiden perusahaan General Motor Corporation (GMC). Charles E. Gates adalah seorang wirausahawan yang mengawali usaha dari kecil dengan tekad mantap serta mampu membaca peluang. ketekunan. Ia memandang produk kreativitas itu sebagai komoditi yang dapat dijual. Wilson Charles E. Stave Jobs bukan orang kaya pada awalnya. 4. Andrew Carnegie Meskipun Andrew Carnegie tidak banyak mendapat atau memperoleh pendidikan di sekolah. 3. . keuletan yang tinggi ia dapat mengantarkan bangsa dan Negara Amerika menjadi negara industri baja yang terkenal diseluruh dunia. matematika. Bercermin dari pengalaman tokoh-tokoh wirausahawan di atas kita bisa memetik pengetahuan yang sangat berharga guna memotivasi diri dan meningkatkan kesuksesan di dalam berwirausaha. Ia adalah seorang ahli strategis bisnis yang tidak tanggung-tanggung. serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi. Ia bukan seorang insinyur atau ahli teknik computer tetapi ia adalah orang yang menghargai kreditivitas. Wilson adalah seorang pekerja rendah pada suatu perusahaan. 3. Ia merupalkan wirausahawan yang berhasil pada zamannya. diantaranya : 1. Microsoft Windows dan MS Office. elektro. tetapi dengan keberanian dan perhitungan dagangnya berhasil meyakinkan pemilik modal. tapi berkat kemudahan.Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras. 5.Adanya dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa. Dari penjelasan diatas kita bisa menarik kesimpulan. kimia. Edison adalah orang yang memiliki mental dan ketekunan tinggi yang berhasil dalam ilmu fisika. Ada beberapa faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan tersebut. 2. bola lampu dan sebagainya.Thomas A.

Perubahan yang semakin cepat 3. Menurut Stephen Covey dalam bukunya First Thing·s First ada empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju yaitu: 1. ada tiga kemungkinan ialah menang. Memahami pengertian kerja prestatif Ciri dan sifat kerja prestatif Pembinaan perilaku kerja prestatif melalui latihan Menerapkan sikap bekerja prestaif 1. Creative Imagination atau berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat . Hakekat persaingan bebas adalah persaingan disegala bidang. MENGAKTUALISASIKAN SIKAP DAN PERILAKU WIRA USAHA KOMPETENSI DASAR : 1. Conscience atau mempertajam suara hati 3. Bila bangsa kita tidak siap menghadapinya maka akan menjadi budak di Negara kita sendiri. Prestatif dalam hal ini berarti seorang wirausaha selalu berambisi ingin maju di segala bidang. Pengertian Perilaku Kerja Prestatif Berbuat dan bekerja prestatif adalah merupakan modal dasar untuk keberhasilan seorang wirausahawan.2. Memasuki millenium ketiga yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. bertahan atau tergilas.BAHAN PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI: 1. 3. 4. Perubahan yang semakin cepat disegala bidang terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan perilaku kerja prestatif. Derasnya arus infomasi yang makin mengglobal yanpa mengenal batas Negara. Self awareness atau sikap mawas diri 2. 4. Independent Will atau pandangan independent untuk bekal bertindak. MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF Tujuan Pembelajaran 1. 2. Orang yang mempunyai daya juang tinggi akan berpeluang dalam persaingan dan merupakan modal utama untuk dapat menang dalam persaingan atau setidaktidaknya bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Persaingan bebas 2.

11. 12. Berorientasi ke masa depan. Mau belajar dari kegagalan. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian. Mempunyai obsesi untuk mencapai prestasi tinggi dan bisa diciptakannya. 10. wirausahawan akan berhasil di dalam usahanya. 9. 8. Ingin memperoleh balikan dengan segera. 3. 5. Yakin pada dirinya. Kreatif dan fleksibel. Ciri-ciri Prestatif Percaya diri Sifat-sifat Profil Wirausahawan y Keyakinan y Ketidaktergantungan y Individualistik y Optimisme  Kebutuhan akan prestasi  Berorientasi pada laba  Ketekunan dan ketabahan  Kerja keras  Mempunyai dorongan kuat  Energi dan inisiatif  Kemampuan mengambil resiko  Suka pada tantangan Berorientasi pada hasil Pengambilan resiko . Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya atau pekerjaannya. Ciri dan Sifat Kerja Prestatif Dengan berbuat dan bekerja prestatif terhadap bisnisnya. karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah sebagai berikut: 1. 7. Mau bertanggung jawab. Mempunyai kemampuan memimpin. Enerjik seorang wirausahawan lebih baik dibandingkan rata-rata orang lain. Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya. 4. 6. 2. Motivasi untuk lebih unggul.Menurut Zimmerer. 2. Untuk menjadi wirausahawan yang berhasil harus memiliki cirriciri karakteristik prestatif sebagai berikut.

mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan. Kerja Ikhlas Arti kerja iklas adalah bekerja dengan sungguh-sungguh. dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. semata-mata merupakan pengabdian terhadap pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganyadengan harapan semoga rezeki yang diterimanya selalu mendapatkan barokah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kerja tuntas A. Kerja ikhlas 2. Kerja cerdas 4. . Penerapan kerja dengan mawas terhadap emosional adalah sebagai berikut: Seorang pemimpin perusahaan di rumah mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya yang mengakibatkan hatinya resah sering marahdengan tidak terkendali. Kerja Cerdas Arti kerja cerdas ialah bahwa dalam bekerja pandai memeprhitungkan resiko. C. Penerapan kerja ikhlas adalah sebagai berikut: Seorang buruh pabrik yang bekerja dengangaji yang pas-pasan meskipun sudah diatas sedikit dari UMR. buruh tersebut tetap bekerja dengan baik. Kerja mawas diri dari rasa emosional 3. jangan sampai kemarahan yang dibawa dari rumah mempengaruhi kinerja di perusahaan. di dalam melaksanakan pekerjaan dengan tulus.Kepemimpinan  Betingkah laku sebagai pemimpin  Dapat bergaul dengan orang lain  Menanggapi saran-saran dan kritik  Inovatif  Punya banyak sumber  Mengetahui banyak y Pandangan kemasa depan y Perseptif Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Perilaku kerja yang prestaif dapat di lihat dalam sikap sebagai berikut: 1. Kerja Mawas Terhadap Emosional Arti kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan / kemarahan yang sedang melanda jiwanya. maka pimpinan perusahaan tersebut harus dapat membedakan urusan pribadi dengan urusan perusahaan. kemudian ditempat kerja anak buahnya juga membuat masalah yang merugikan perusahaan. Kerja keras 5. B.

Dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu. J. Untuk memperbaiki cara bekerja 2. Meskipun malam hari cuaca gelap mereka membawa obor penerang jalan. 3. jarak dan kesulitan yang dihadapi. 3. Tiffen a. memakai/menggunakan bahasa global. Untuk stabilitas pegawai b. Beberapa pendapat para ahli tentang kepentingan dan manfaat latihan yaitu: 1. Cara bekeja lebih baik . kadangkala sampai siang dagangannya baru laku. sampai di kota/pasar dengan sabar menawarkan dagangannya sampai laku. efektif dan efisien. Yoder a. proses pembuatan/menu makanan. Kerja Tuntas Arti kerja tuntas yaitu bahwa di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usahanya secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilakn usahanya secara maksimal. lebih cekatan dan lebih baik. E. misalnya penggunaan teknologi yang tepat. Latenier Pegawai lebih berkembang. Penerapan perilaku/sikap kerja keras: Seorang penjual kayu baker yang rumahnya dipegunungan setiap hari mereka berangkat petang (malam). D. D. berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi. Pegawai akan melaksanakan tugas dengan baik b. Pembinaan Perilaku Kerja Prestatif Melalui Latihan Membekali karyawan dengan latihan akan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena karyawan akan berkembang lebih cepat dan bekerja lebih prestatif. menggunakan konsep hitung menghitung (matematika). kemungkinan kerugian. sampai mendapatkan hasil akhir ialah laba atau untung. D. alat yang dibutuhkan. Penerapan kerja tuntas adalah sebagai berikut: Seorang pengusaha warung apung yang dapat mengorganisasikan usahanya dengan baik mulai dari membuat sarana warung. pandai bernegosiasi.Penerapan kerja cerdas adalah sebagai berikut: Perilaku/sikap pekerja cerdas biasanya dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan. Kerja Keras Arti kerja keras ialah bahwa di dalam bekerja mempunyai sifat mabuk kerja untuk dapat mencapai sasaran yang ingin dicapai. Karyawan akan ahli dan trampil dalam melaksanakan tugasnya serta dapat mempergunakan pikirannya secara perstatif.

Aktif dan kreatif daripada berfikir keras. efektif dan efisien. efektif dan efisien para wirausahawan diharapkan: a. Apprentice Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan mengerjakan semua tugas dengan sebaikbaiknya. efektif dan efisien. Melaksanakan pekerjaan lebih baik Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut: 1. 6. 4. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan semangat kerja yang tinggi prestatif. Oleh karenanya diperlukan berbagai kebijaksanaan yang menyeluruh seperti pendidikan ketrampilan. Menerapkan Sikap Bekerja Prestatif A. 3. pembangunan prasarana. . Untuk meningkatkan kemampuan bekreja secara prestatif. 5. pemilihan teknologi dsb. Memilih karyawan terbaik b.W. Agar dpat mencapai tujuan sikap bekerja prestatif. Taylor a. pengetahuan dan kemampuan. Disini harus menciptakan sikap bekerja prestatif. On The Job Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan menetapkan pegawai baru untuk memangku suatu jabatan Latihan kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang perlu ditangani secara berencana dan berkelanjutan. 8. Penerapan Kesempatan Bekerja Penerapan kesempatan bekerja merupakan kebutuhan yang tetap mendesak. pembangunan industri. Disamping itu usaha-usaha untuk memperluas kesempatan bekerja. efektif dan efisien serta mengembangkan daya cipta yang positif. F. sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan baik. Dengan adanya latihan dalam berwirausha. Ketrampilan dan keahlian para wirausahawan perlu ditingkatkan. perlu dituangkan dalam programprogram kerja khusus secara efektif dan efisien. diharapkandapat meningkatkan kepribadian.4. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan Untuk mengembangkan rasa kesetiakawanan Untuk mengembangkan sikap para pegawai positif Untuk mengembangkan dan memupuk kemampuan berprakarsa Untuk mengembangkan segala daya kreativitas Untuk mencapai efektifitas dan efisiensi Latihan dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut: 1. 2. 7. sehingga pengalihan usaha atau bisnis swasta asing dapat beralih ke tangan para wirausahawan swasta Indonesia. pendidikan kegiatan kerja. 2. 4.

perlu dikembangkan dalam berbagai bidang atau vak tertentu yang mengurus pada efektifitas usaha atau bisnis. kursus. Menerapkan sikap bekerja prestatif harus dijalankan dengan terarah dan baik yaitu: a. Percaya dan yakin pada kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik. b. Cooperativeness ( semangat kerjasama ) 9.b. Kebiasaan mencari kerja harus diubah dengan menciptakan pekerjaan yang selalu sibuk dan menerapkan perilaku bekerja prestatif. Carefullness ( kehati-hatian ) 6. diantaranya: a. b. keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri. Ciri-ciri sikap bekerja baik adalah sebagai berikut: 1. Kepercayaan dan Keberanian Bekerja Menerapkan perilaku bekerja prestatif. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif. Eageerness to learn besides skill fullness ( hasrat besar untuk belajar dan kemahiran ) . Innovativeness ( daya pembaharuan ) 8. Menanamkan perilaku bekerja prestatif perlu diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. efektif dan efisien dalam setiap kesempatan yang ada. watak ) 4. latihan dan pengalaman dalam bekerja. d. Versatility ( keserbabisaan ) 7. Integrity ( keutuhan. Dilligence ( kerajinan. c. Bimbingan penyuluhan dan pengawasan bekerja. kerja keras ) 2. para wirausahawan harus memiliki kepercayaan. Bekerja harus luwes dan menyenangkan dalam pergaulan. Responsiblenness ( rasa tanggungjawab ) 5. Pembinaan dan pengembangan bekerja. Dedication ( pengabdian) 3. Untuk menerapkan pekerjaan tersebut. Percaya dan yakin pada kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan. Bekerja merupakan kebiasaan dan pengalaman dari vak bakat sendiri. b. Percaya dan yakin akan bisa bekerja secara kreatif. kesempatan. Percaya dan yakin pada kecerdasan sendiri. B. kreatif dan inovatif. c. aktif dan inovatif.

Dra. Persaingan bebas. 2004. MBA.M. M. Yang bukan merupakan ciri milenium ketiga adalah « a. d. 2. Perubahan yang semakin cepat. atau d pada jawaban yang paling benar! 1. Tim LP2IP. Berilah tanda silang (x) huruf a. Jakarta: Graha Pustaka. d. Jakarta: Yudistira. Bandung: Armico. Dengan adanya motivasi akan mendorong orang untuk lebih prestatif. Ating Tedjasutisna. 2004.c. Kewirausahaan Untuk Tingkat I SMK. Kebutuhan rasa aman. 2001. Motivasi dalam Bekerja Menumbuhkan dan menerapkan motivasi adalah suatu tindakan yang penting. b. orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri. EVALUASI !. Yogyakarta: LP2IP. c. Kebutuhan fisiologis Misalnya makan. hendaknya seorang wirausahawan memahami hal-hal yang berkait dengan masalah kebutuhan hidup. efisien dan produktif. dsb. Abraham H Maslow (1954) dalam teori herarki kebutuhannya mengatakan bahwa kebutuhan manusia terdiri dari: a. Ada larangan menjual produk dari negara satu ke negara lain. Kebutuhan akan penghargaan kompetensi dan percaya diri) (penghargaan akan kemampuan. prestatif . Suyamti. b. Derasnya arus informasi yang semakin mengglobal tanpa mengenal batas negara. istirahat. Kebutuhan untuk aktualisasi diri (mengembangkan potensi-potensinya semaksimal mungkin) Menurut Herberg. bebas dan ancaman fisik dan psikis c. Kusmini Adiputro. Sebab motivasi merupakan kunci untuk menerapkan bekerja prestatif kepada karyawannya. LKS Mentari Kewirausahaan XI SMK. Selalu berambisi ingin aju adalah pengertian dari « a.b. efektif. Kewirausahaan Untuk SMK. Sebaliknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi rasa kepuasan. minum. DAFTAR PUSTAKA Dr. 2005. Kewirausahaan SMK Tingkat I Semua Bidang Keahlian. Untuk memperdalam tentang motivasi di dalam bekerja.C.

kerja keras b. Bygrave d. Mempertajam suara hati. c.b. b. 5. Yang dimaksud dengan independent will adalah « a. d. Yang dimaksud dengan Self awareness adalah « a. Pandangan independen untuk bakal bertindak. Stephen Covey b. energik dan inisiatif c. c. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. c. Posesif. Pengarang buku First Think First yang di dalamnya mengupas mengenai empat (4) sisi potensial manusia untuk maju adalah « a. Bertanggung jawab. Komitmen tinggi.W. b. 7. komitmen tinggi 3. d. Taylor c. Sikap mawas diri. Pandangan independen untuk bakal bertindak. Savary 4. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. Yakin pada diri sendiri. Mempertajam suara hati. kecuali « a. suka pada tantangan . efektif c. Sikap mawas diri. 6. F. d. b. efisien d. Berikut ini karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif . Percaya diri adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a.

mengetahui banyak b. kerja mawas dari rasa emosional c. keyakinan 10. menanggapi saran dan kritik c. berorientasi pada laba b. kerja iklas b. Hal itu merupakan perwujudan perilaku kerja prestatif. kerja keras c. Berorientasi pada hasil adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. energik dan inisiatif d. kerja mawas terhadap emosional c. pandangan ke masa depan d. kerja iklas b. suka pada tantangan d. Bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan/ kemarahan yang sedang melanda jiwa adalah pengertian dari « . kerja cerdas d. Kepemimpinan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. kerja keras 13. ketidaktergantungan 8. yaitu kerja « a. Bekerja sungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus adalah pengertian dari « a. kerja tuntas 12. kebutuhan akan prestatif 11. suka pada tantangan 9. kerja cerdas d. prestatif c. kerja keras b. Keorisinilan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. Thomas Alfa Edison telah berhasil menemukan bola lampu.d.

a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 14. penjual soto, mempersiapkan dagangannya mulai dari meracik bumbu, memasak dan menghidangkan dagangan, melayani pelanggan dilakukan dari petang hingga warungnya tutup pada malam hari. Dan ia memulai aktivitasnya lagi pada petang berikutnya, begitu terus-menerus tanpa pantang meyerah. Ilustrasi di atas Ilustrasi di atas adalah gambaran seorang wirausahawan yang prestatif, tercermin dalam perilaku kerja « a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 15. Pegawai lebih berkembang, lebih cekatan dan lebih baik adalah manfaat latihan menurut « a. D. Yoder b. D. Latenier c. J. Tiffen d. F.W. Taylor 16. Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut, kecuali « a. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja b. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan c. Untuk mengembangkan segala daya kreativitas d. Untuk memberi kesempatan plagiator bekerja 17. Mengerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, adalah cara melatih karyawan, yaitu « a. Apprentice training b. On the job training c. Learning by doing d. Latihan induksi

18. Siwi seorang siswi SMK jurusan Tata Busana, mengerjakan tugas yang diberikan gurunya dengan tekun dan rapi, membuat pola, menggunting kain, menjahit sampai dengan tahap penyelesaian. Hal ini merupakan cerminan kerja prestatif yaitu kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 19. Para relawan bersama penduduk Jetis Bantul bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan akibat gempa bumi tektonik 27 Mei 2006 lalu dengan sepenuh tenaga dan setulus hati. Merupakan cerminan kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 20. Teori herarki kebutuhan dikemukakan oleh « a. F.W. Taylor b. Abraham H. Maslow c. Savary d. J. Tiffen II. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat! 1. Sebutkan tiga (3) hal yang harus dilakukan untuk menerapkan dan meningkatkan prilaku kerja prestatif! 2. Sebutkan tiga (3) ciri bekerja yang baik! 3. Sebutkan isi dari teori herarki kebutuhan Maslow! 4. Orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri, sebaiknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi kepuasan. Pernyataan diatas merupakan pendapat dari « 5. Mengapa memberi motivasi kepada karyawan perlu dilakukan oleh wirausahawan? KUNCI JAWABAN I. 1.d 6.d 11.a 16.d 2.a 7.d 12.c 17. a 3.a 8.a 13.b 18.d 4.b 9.b 14.a 19.a

5.c 10.a 15.b 20.b II. 1. Penanaman perilaku kerja prestatif diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Pembinaan dan pengembangan bekerja. b. Bimbingan, penyuluhan dan pengawasan. c. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif, kreatif dan inovatif. 2. Ciri-ciri bekerja yang baik: a. b. c. d. e. f. g. h. i. diligence (kerajinan,kerja keras) dedication (pengabdian) Integriti (keutuhan, watak) Responsibleness (rasa tanggungjawab) Carefullness (kehati-hatian) Versatility (keserbabisaan) Innovativeness (daya pembaruan) Cooperativeness (semangat kerjasama) Eageerness to learn besides skill fullness (hasrat besar untuk belajar dan kemahiran)

3. Teori hirarki kebutuhan Maslow: a. b. c. d. Kebutuhan fisiologis Kebutuhan akan rasa aman, bebas dari ancaman fisik dan psikis Kebutuhan akan penghargaan Kebutuhan untuk aktualisasi diri

4. Herzberg 5. Wirausahawan perlu memberikan motivasi kepada karyawan/pegawai karena dengan diberi motivasi pekerja/karyawanakan merasa terdorong dan tertantang untuk bekerja dengan kreatif, inovatif, bersemangat, bergairah untuk mencapai prestasi.

Pengertian Motivasi Keberhasilan belajar peserta didik ditentukan oleh motivasi belajar yang dimiliki, demikian pula keberhasilan berwirausaha juga ditentukan oleh motivasi berwirausaha. Hal ini disebabkan oleh pengaruh motivasi yang merupakan penggerak atau pendorong untuk melakukan tindakan tertentu. Dalam proses pembelajaran di sekolah, motivasi merupakan salah satu aspek dinamis yang sangat penting. Istilah motivasi berasal kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu. Dalam bahasa latin motivation berasal dari kata movere, yang berarti ´to moveµ(Richard,1991:5). Hamzah B Uno (2009:3) mengemukakan bahwa motif dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam yaitu (1) motif biogenetis, yaitu motifmotif yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan organisme demi kelanjutan hidupnya, (2) motif sosiogenetis, yaitu motif-motif yang berkembang berasal dari lingkungan kebudayaan tempat orang tersebut berada, dan (3) motif teologis, dalam motif ini

manusia adalah makluk yang berkeTuhan-an, sehingga ada interaksi antara manusia dan Tuhan-Nya. Woodwort (WinaSanjaya,2009:250) mendefinisikan motif sebagai ´ a motive is a set predisposes the individual of certain activities and for seeking certain goalsµ yang berarti suatu motive adalah set yang dapat membuat individu-individu melakukan kegiatankegiatan tertentu untuk mencapai tujuan. Houston (1985:5) menyebutkan ´Motives usually involve statements such as something that causes a person to act ´ yang intinya Dari beberapa pengertian motif tersebut, motif dapat didefinisikan sebagai daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu, demi mencapai tujuan tertentu. Perilaku seseorang melakukan suatu aktivitas atau kegiatan tertentu dapat disebabkan oleh suatu dorongan yang bersumber dalam dirinya, dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, motif demikian ini disebut sebagian motif instrinsik. Sedangkan perilaku individu yang hanya muncul karena dipengaruhi oleh lingkungan atau faktor luar dalam dirinya, motif semacam itu disebut sebagai motif ekstrinsik. Dari kedua macam motif tersebut yang paling kuat mendorong keberhasilan seseorang melakukan kegiatannya adalah motif instrinsik. (Hamzah Uno,2009:33). Sedangkan pengertian Motivasi menurut Fred luthans (2005:230) adalah ´motivation is a process that starts with physiological or psychological deficiency or need that activates a behavior or a drive that is aimed at a goal or incentiveµ. Motivasi menurut Sondang Siagian (2004:138) adalah daya pendorong yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk mengerahkan kemampuan, tenaga, dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Motivasi menurut Mc.Donald (Sardiman,2010:73) adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya ´feelingµ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Husaini Usman (2010:250) mengartikan motivasi sebagai keinginan yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan seseorang berperilaku. Memberikan motivasi kepada seseorang peserta didik, berarti menggerakkan peserta didik untuk melakukan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu. Hal ini karena motivasi memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu:

1) Mendorong manusia untuk berbuat, berarti sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. 2) Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. 3) Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi untuk mencapai tujuan, dengan mengabaikan perbuatan yang tidak bermanfaat baginya. (Sardiman,2010:85).
Dari pembahasan di atas dapat diambil pengertian motivasi yakni dorongan baik yang berasal dari dalam diri maupun dari luar seseorang yang mendorong untuk melakukan kegiatan secara sukarela untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dari pengertian ini didapatkan 3 (tiga) hal yang amat penting yaitu : (1) pemberian motivasi berkaitan dengan pencapaian tujuan, (2) adanya keterkaitan antara usaha dan pemuas kebutuhan, dan (3) kebutuhan yaitu keadaan internal seseorang yang membuat hasil usaha tertentu menjadi menarik.

Produk barang dan jasa daerah. Pengertian Organisasi Usaha Organisasi usaha sederhana adalah organisasi usaha yang kegiatan usahanya berskala kecil. Menjamin adanya fokus dari berbagai personal yang ada dalam perusahaan. Peranan organisasi penting dalam kegiatan perekonomian karena ikut memberikan sumbangan berupa upaya memproduksi atau mendekatkan barang dan jasa kepada masyarakat. Sumber daya keuangan . Tujuan perusahaan adalah target yang bersifat kuantitatif dan pendapatan target tersebut merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. Pengembangan usaha e. Penentuan sasaran anda strategi yang dilakukan wirausahawan selalu memperhatikan kebutuhan fungsional. Pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. c. Mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan lain c. Kesempatan menghasilkan laba b. sebaiknya perusahaan memiliki hal-hal sebagai berikut : a. d. e. kesempatan atau secara konvensional didahului adanya analisis SWOT. 2. kemampuan. Adapun penetapan tujuan perusahaan adalah : a. Kedudukan pasar c. Untuk memudahkan dalam menentukan sasaran usaha.2. b. Untuk melakukan merger dengan perusahaan lain d. Sumber daya manusia d. Menganalisis Aspek Aspek Perencanaan Usaha Alokasi Waktu : 12 Jam pelajaran @ 45 menit URAIAN MATERI A. Oleh karena itu wirausahawan harus dapat memudahkan tujuan utama perusahaannya menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil yang disebut sasaran. Pembentukan dan peningkatan produk nasional. dilakukan oleh masyarakat dengan modal relatif kecil dan dikelola dengan manajemen yang sederhana. Perluasan kesempatan kerja dan berusaha. Peningkatan ekspor. bergerak dalam lapangan bisnis baik perdagangan barang dan jasa maupun industri. Oleh karena itu pemerintahan merasa perlu untuk meningkatkan peranan usaha kecil meliputi : a. Tujuan dan Sasaran Usaha Tujuan perusahaan merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh perusahaan. Mengundang orang-orang yang mempunyai keahlian untuk bekerjasama. e. Untuk mencapai keberhasilan usaha b. ORGANISASI USAHA 1.Mata Pelajaran : KewiraUsahaan Kelas / Semester : XI /Genap Standar Kompetensi : Merencanakan Usaha Kecil/ Mikro Kompetensi Dasar : 3.

sedangkan perusahaan adalah satuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. Sarana kerja g. Dengan demikian perusahaan akan mendapat hak-hak keringanan pajak yang berbeda dengan pajak pendapatan atau pajak kekayaan pribadi. yaitu a) Perusahaan jawabatan (Perjan) b) Perusahaan umum (perum) c) Perusahaan perseroan (Persero) 2) Badan usaha swasta. setelah pemilik meninggal dunia. Pengelolaannya dipegang pemilik sendiri. Di samping itu. dibedakan a) Swasta asing b) Swasta nasional 3) Badan usaha milik campuran (swasta dan negara) c. 1) Perusahaan Perorangan Bentuk usaha ini paling sederhana dan paling mudah mengorganisasikannya. Tanggung jawab sosial. bagaimana cara pembagian laba. Badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya. bagaimana penentuan tanggung jawab perusahaan dan berapa jangka waktu berdirinya perusahaan. bagaimana rencana pertambahan modal. Badan usaha menurut kepemilikan modalnya : 1) Badan usaha milik negara. Biasanya usaha semacam ini akan berhenti segera. tetapi pengelolaannya tetap di tangan pemilik. Bentuk-bentuk badan usaha Dalam memilih bentuk badan usaha harus mempertimbangkan antara lain : Jenis usaha apa yang akan dipilih. Badan usaha mempunyai fungsi sebagai badan tertinggi yang mengurusi perusahaan. dan pemiliknya hanya satu orang. Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan mencari keuntungan. Perusahaan perorangan dapat dimintakan izin secara resmi dengan membayar biaya perizinan. 3. Orang lain boleh saja mengikut sertakan hartanya dengan mendapatkan imbalan tetap atau laba tertentu sesuai dengan perjanjian. Unsur kebaikan perusahaan perorangan adalah sebagai berikut: . sementara perusahaan merupakan alat bagi badan usaha dalam mencari keuntungan a. berapa modal yang tersedia. pemiliknya juga bebas untuk mendirikan atau menutup usahanya. Badan usaha berdasarkan perbandingan penggunaan tenaga kerja dan mesin : 1) Badan usaha padat modal 2) Badan usaha padat karya d.f. Badan usaha menurut lapangan usahanya : 1) Badan usaha agraris 2) Badan usaha ekstraktif 3) Badan usaha industri 4) Badan udaha perdagangan 5) Badan usaha jasa b. dan keuntungan atau kerugiannya ditanggung sendiri pula.

Dalam akta pendiriannya yang juga merupakan Anggaran Dasar (AD)nya biasanya dicantumkan cara pembagian laba. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Sulit mendapatkan pinjaman untuk menambah modal dan perluasan usaha. 3) Perusahaan Komanditer (CV) Comandditaire Vennootschap (CV) adalah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih. Dalam CV ada dua anggota yaitu : a) Anggota aktif Adalah anggota yang mengurus perusahaan dan melibatkan seluruh harta pribadinya. tenaga. Untuk mendirikan CV. b) Tidak ada batas antar amilik pribadi dengan milik perusahaan sehingga jika utang perusahaan tidak dapat dipenuhi. b) Anggota pasif Adalah anggota yang hanya menyerahkan modal saja tetapi tidak melibatkan harta pribadinya hingga tidak berhak mencampuri mengelolaan perusahaan. dll) dan ingin melakukan usaha yang disepakati. maka pembagian laba dilakukan menurut perbandingan besarnya modal. organisasinya sangat sederhana dan luwes. rahasia perusahaan terjamin. Kemudian akta itu didaftarkan ke Panitera Pengadilan negeri dan dimuat dalam Berita Negara. maka kekayaan pribadi ikut menjadi tanggungan. Dalam akta ini dicantumkan nama-nama anggota aktif dan nama-nama anggota pasifnya. c) Seluruh keuntungan dapat dimiliki sendiri oleh pemilik.a) Cara mendirikan mudah dan mudah. b) Anggota-anggotanya biasanya lebih saling mengenal dan mempercayai. . Sebaliknya. d) Jika terjadi perselisihan akan menyulitkan dan sering berakhir dengan pembubaran firma. Untuk mendirikan firma biasanya harus membuat buku akta autentik. Unsur kebaikan CV adalah sebagai berikut : a) Tambahan modal agak mudah diperoleh karena semua kekayaan pribadi anggota aktif dapat dijadikan tanggungan. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Tidak ada batas antara harta pribadi dengan harta firma. dan pajaknya ringan. yaitu surat yang dibuat dimuka pejabat umum yang berwenang atau oleh pejabat umum yang berwenang misalnya notaris. terutama jika jumlahnya besar. maka mereka dapat membentuk firma. Atas nama firma dan semua keuntungan maupun kerugian menjadi tanggungan semua anggota firma. Jika tidak. sarana. Unsur kebaikan bentuk usaha firma adalah sebagai berikut : a) Lebih mudah mendapatkan pinjaman modal tanaman karena semua kekayaan pribadi seluruh anggota dijadikan tanggungan. Setiap anggota firma dapat melakukan sendiri usahanya. b) Kesalahan salah seorang anggota menjadi tanggungjawab seluruh anggota firma. b) Putusan-putusan dapat segera diambil sesuai keadaan. 2) Perusahaan Firma Bila dua orang atau lebih bersedia mengumpulkan kekayaannya (uang. kekayaan perusahaan ikut menjadi tanggungan utang-utang pribadi. keahlian. diharuskan membuat suatu akta resmi di muka pejabat negara (akta notaris).

Untuk pajaknya ada perhitungan tersendiri yang akan dibicarakan dalam bab berakhir. Pada struktur organisasi ini. d) Tambahan modal dapat juga diperoleh dengan menjual saham yang masih berada di tangan perusahaan kepada umum. koperasi kredit. Sedangkan kelemahannya yaitu jalannya koperasi lebih bergantung pada kejujuran dan kreatifitas pengurusnya. Berdasarkan koperasi ini oleh pejabat koperasi diumumkan dalam berita negara. jika perusahaan jatuh. seperti misalnya bebas dari beberapa macam pajak dan sebagainya. 4. ruang lingkup dan kegiatannya telah ditentukan dalam piagam yang diresmikan dalam Lembaran Negara. dan tanggal pendaftaran adalah tanggal resmi berdirinya. Selanjutnya akta didaftarkan di kantor pejabat koperasi. b) Saham dapat diperjualbelikan. dan keanggotaan-anggotanya tidak dapat diperjual belikan. bahkan harus membayar pajak lebih dulu. Unsur kelemahan bentuk usaha ini adalah sebagai berikut : a) Bagi anggita pasif tidak diperbolehkan mencampuri kebijaksanaan perusahaan dan pengelolaannya. yaitu koperasi konsumsi. yaitu menjadi anggota pasif. 4) Perseroan Terbatas (PT) Merupakan bentuk usaha yang anggotanya terdiri atas dua orang atau lebih dan secara formal diatur undang-undang. spedialisasi kerja masih sederhana. Struktur Organisasi Berdasarkan pola hubungan kerja dan aktivitas. c) Harus diadakan pertemuan-pertemuan untuk menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART). jumlah karyawannya sedikit. kemudian disahkan pejabat koperasi atas kuasa Menteri Koperasi. c) Peluang untuk mendapatkan pinjaman tambahan modal lebih besar dan kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin. diumumkan dalam berita negara. wewenang serta tanggungjawab maka bentukbentuk organisasi dibedakan sebagai berikut : 1) Organisasi garis/lini Organisasi ini diciptakan oleh HENRY FAYOL. . b) Bagi anggota aktif harta pribadinya ikut menjadi tanggungan atas utang-utang perusahaan. Untuk mendirikan koperasi.b) Kemungkinan bagi seseorang untuk menjadi anggota CV tanpa melibatkan seluruh kekayaan pribadinya. wewenang dari atasan disalurkan secara vertikal kepada bawahan. maka harus dimintakan izin pejabat hukum negara. d) Jika operasi usaha (PT) akan pindah atau diperluas ke bidang operasi yang tidak tercantum dalam akta. Kerugiannya hanya terbatas pada apa yang telah ditanam dalam perusahaan. Organisasi yang memakai struktur ini adalah organisasi yang kecil. Untuk mendirikannya dibutuhkan akta notaris dan izin dari Mentri Kehakiman setelah diterima. b) Pemegang saham kurang memperhatikan perusahaan. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Prosedur pendiriannya cukup rumit dan memerlukan biaya cukup tinggi. e) Ada kemungkinan terjadinya ketidak jujuran anggota aktif terhadap anggota pasif. harus dibuat akta yang berisi AD koperasi. Unsur kebaikan PT adalah sebagai berikut : a) Para pemegang saham tidak ikut menanggung utang-utang dagang dan pajak. pertanggung jawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang memberi perintah. Salah satu keuntungan penting dalam koperasi adalah adanya fasilitas-fasilitas tertentu dari pemerintah. garis-garis kebijaksanaan dan lain-lain. dan koperasi produktif. 5) Perkumpulan Koperasi Koperasi bukanlah perkumpulan modal tetapi perkumpulan orang-orang yang bertujuan untuk memajukan kepentingan material anggotanya. Ada tiga bentuk koperasi. Anggran Dasar (AD).

tanggung jawab. (3) Penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan yang sama. digunakan oleh organisasi yang besar. 2. (3) organisasi tergantung pada satu pimpinan Strukturorganisasi fungsional 2) Struktur Organisasi Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F. (2) pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan. Kegiatan ini berlanjut sampai akhirnya terbentuk barang jadi yang siap dipasarkan. PRODUKSI 1. Pengertian a. 3) Struktur organisasi garis dan staf Struktur organisasi ini merugikan struktur organisasi gabungan yang dikembangkan oleh Harrington Emerson. Dengan memakai sistem gabungan ini dimungkinkan memilih. kewajiban. hak dan. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berupa barang dan jasa.W. b. Yang menguntungkan dipakai yang merugikan ditinggalkan. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berbeda-beda. Seluk Beluk Proses Produksi Proses produksi adalah rangkaian kegiatan pembentukan. daerah kerja luas. Sifat proses produksi . Proses ini diawali dengan penyediaan bahan baku. d. Produsen adalah orang. Struktur ini berawal dari konsep adanya beberapa pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan. B. faedah waktu. Staf adalah orang ahli dalam bidang tertentu yang bertugas memberi nasihat dan saran kepada pimpinan dalam organisasi tersebut. (2) Agar setiap anggota organisasi mengerti dengan jelas tugas. Ciri-ciri struktur organisasi fungsional : (1) Tidak menjamin adanya kesatuan perintah. sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut. Produktifitas adalah suatu perbandingan dari kegiatan yang seharusnya. faedah tempat). badan atau lembaga-lembaga yang menghasilkan produk. antara lain sebagai berikut : a. Bahan baku yang telah dipersiapkan. Dalam melakukan proses produksi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. bidang usaha yang beraneka ragam dan jumlah bawahan yang banyak sehingga pimpinan tidak bisa bekerja sendiri. (2) Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju spedialisasi. Taylor. c. Produksi adalah kegiatan yang dapat menimbulkan tambahan manfaat atau faedah baru (faedah bentuk. Struktur organisasi dibuat dengan maksud : (1) Memperlihatkan pola hubungan antar anggota organisasi dan sarana yang dimiliki. kemudian diolah dengan menggunakan tenaga manusia serta mesin dan ditambah bahan-bahan pembantu.Ciri-ciri : (1) kesatuan perintah terjamin. Struktur ini umumnya. mengubah dan menciptakan untuk meningkatkan nilai suatu barang. melainkan memerlukan bantuan staf. Proses produksi merupakan kegiatan yang dominan dilakukan oleh perusahaan industri. 4) Struktur organisasi fungsional dan staf Struktur organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam-macam struktur organisasi.

Wirausahawan harus menetapkan produk apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi pada suatu periode yang akan datang. d. apakah musiman atau sepanjang masa. termasuk di dalamnya mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan. Jenis dan Kualitas Produk/Jasa a. Dari schedulling akan diketahui penggunaan waktu pada setiap pemrosesan produksi. 2) Bagaimana mutu produk. Jenis dan mutu produk yang akan diproduksi : Untuk menentukan jenis dan mutu produk. 3) Bagaimana sifat permintaan terhadap produk. Untuk kelancaran proses produksi. 3) Bagaimana sifat permintaan konsumen terhadap produk yang akan dibuat. dari bahan mentah sampai menjadi akhir. bagaimana penyelesaian proses produksi. 2) Schedulling Menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan. biasanya sedikit tergantung pada pesanan yang masuk ke perusahaan. 4) Follow up Menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mendorong terkoordinasinya seluruh perencanaan proses produksi. Proses produksi yang terus-menerus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar. 3) Dispatching Menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk melaksanakan operasi proses produksi yang sudah direncanakan dalam routing dan sehedulling. yaitu : 1) Produk termasuk produk tahan lama atau tidak.1) Proses produksi yang terputus-putus : Proses produksi yang dilakukan atas dasar jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan. dikoordinir dan dikendalikan dengan baik oleh wirausahawan. c. Pengendalian proses produksi Pengendalian proses produksi menyangkut beberapa masalah tentang perencanaan dan pengawasan proses produksi di dalam perusahaan. ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. hendaknya semua itu direncanakan. 4) Produk yang akan diproduksi termasuk consumers goods atau produciens goods. 3. apakah perusahaan perlu berdekatan dengan sumber bahan baku atau dekat dengan pasar. sehingga jumlah produk yang dibuat pada umumnya banyak. Jenis produk/Jasa . 2) Berapa jumlah produk yang akan diproduksi. Di sini proses produksi tidak dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan jumlah produk yang dibuat perusahaan. b. kapan proses produksi akan dimulai dan kapan akan selesai. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut : 1) Routing Menetapkan dan menentukan urutan-urutan proses produksi. 2) Proses produksi yang terus-menerus Proses produksi yang dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan bukan berdasarkan jumlah pesanan yang masuk. Jenis produk (baru atau lama) Seorang wirausahawan perlu mempertimbangkan dan memperhatikan jenis produk. yang disertai pencertian tentang: 1) lokasi.

a. 2) Jenis produk berdasarkan tujuan pemakainya terdiri atas berikut ini : a) Shopping goods Barang yang memerlukan pertimbangan kualitas. Pertimbangan perusahaan sebelum menentukan produk yang dihasilkan itu dikarenakan meningkatnya perkembangan teknologi dan pengetahuan konsumen. Ciri-ciri perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus mengarah pada kegiatan pada masa-masa mendatang. c) Specialitygoods Barang kebutuhan konsumen. 4. Perusahaan harus mempertimbangkan keuntungan yang didapat dari jasa yang diberikan. dan sebagainya. permata. selera.Pada umumnya. tetapi memerlukan pelayanan khusus dan terdapat di toko/tempat tertentu. Seorang wirausahawan di dalam melaksanakan proses produksi sebelumnya harus menentukan dengan jelas ciri-ciri. metode maupun teknik penciptaan faedah baru dari suatu produk. setiap perusahaan menghasilkan dan memasarkan bermacam-macam jenis produk. metode pengerjaan. 3) Kualitas produk/jasa Setiap produk yang dihasilkan tentu tidak bisa dipisahkan dengan manfaatnya sebagai pemenuh kebutuhan konsumen. syarat-syarat dan faktor perencanaan operasi produksi. Manfaat suatu produk umumnya diukur dengan kegunaan optimal dan keputusan konsumen. dan atribut lainnya. b) Conviniencegoods Barang konsumsi yang sifatnya mudah dicari bila diperlukan setiap saat dan tersedia di toko/warung terdekat. gula. Hal ini sangat penting agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar dan tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba pun berhasil. bahan baku. Untuk itu. d) Unsought goods Barang yang tidak dicari dan pemasarannya dengan mendatangi konsumen. 4) Perencanaan proses produksi harus dapat mengkoordinir kegiatan produksi dengan kegiatan bagian lain. harga. Suatu jenis produk tertentu biasanya mempunyai ciri-ciri spesifik ukuran. perusahaan penghasil produk jasa harus selalu berusaha melakukan inovasi terhadap jenis jasa yang benar-benar dibutuhkan konsumen. contohnya TV. dan jenis. 3) Perencanaan proses produksi harus mempersiapkan tenaga kerja. selera dan keinginan. sehingga setiap perusahaan sebelum memulai usahanya sudah mengambil keputusan berkaitan dengan penentuan macam dan jenis produk apa saja yang akan diproduksi. sabun. mesin-mesin. permata. Demikian juga bagi perusahaan yang menghasilkan produk berupa jasa. Merancang Proses Produksi Proses produksi merupakan suatu cara. dan sebagainya. rokok. dan sebagainya. yang merupakan refleksi kualitas dari produk tersebut. modal. misalnya ensilopedia. serta permintaan konsumen terhadap jasa yang kita tawarkan. 1) Jenis produk. harga. dan sebagainya. Penentuan macam dan jenis produk yang akan diproduksi didasarkan atas pertimbangan pengaruh adanya kombinasi produk terhadap keuntungan. posisi pasar. penguasaan pasar. jam tangan. berupa barang dapat dibedakan sebagai berikut : a) Jenis produk barang yang diperdagangkan b) Barang-barang consumers goods. gaya kemasan. bisa dipastikan produk kita menjadi produk yang tersisih di pasar. permen. kulkas. c) Barang-barang industri goods. contohnya es krim. 2) Perencanaan proses produksi harus mempunyai jangka waktu tertentu. Tanpa melihat itu. . jam tangan mewah. dan keinginan konsumen terhadap jenis produk. contohnya mobil mewah.

2) Penyaringan gagasan Setelah banyak menemukan gagasan yang bagus dari konsumen ditambah sumbangan pikiran dari para karyawan. wirausahawan berusaha agar produknya benar-benar bisa diterima oleh konsumen. Jadi. Di dalam tahap ini. wirausahawan mengadakan analisis terhadap gagasan proses produksi dari berbagai macam usaha. diharapkan produk benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kepada konsurnen. kesalahan dalam pembuatan (bila ada). Agar kegiatan proses produksi dapat dilaksanakan dengan baik. pengelolaan persediaan adalah suatu tindakan seorang pengusaha untuk menjaga agar persediaan tetap stabil sesuai rencana. 3) Analisis gagasan Selanjutnya. maka wirausahawan harus menyaring dan memilih gagasan yang baik. Setelah diuji. Produk itu harus bisa dipertanggung jawabkan. Persiapan perencanaan proses produksi Adapun persiapan perencanaan operasi produksi meliputi hal-hal sebagai berikut : 1) Prosedur persiapan Sebelum wirausahawan menentukan produk apa yang akan dibuat. cacat tidaknya dan bermanfaat tidaknya produk yang dibuat.5) Perencanaan proses produksi harus dapat menentukan jumlah produk. maka dalam proeses produksi perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian. Untuk menjaga tingkat persediaan barang. PengelolaanPersediaan Kelancaran bisnis perlu ditunjang dengan adanya persediaan barang dagangan. untuk menjaga jangan sampai persediaan habis. dapat ditempuh oleh setiap perusahaan dengan cara pengelolaan dan pengendalian persediaan sesuai dengan jumlah yang direncanakan. membuat kemasan produk semenarik mungkin. menentukan harga sebijaksana mungkin. 2) Perencanaan proses produksi harus sederhana. yaitu menciptakan produk sesuai gagasan. terlebih dahulu wirausahawan perlu menimba gagasan dari para konsumen dan mengajak karyawan untuk berpartisipasi memikirkan produk yang akan diproduksi. kemudian diteliti dan diuji mengenai kelemahan produk. 5) Uji coba produk Produk yang telah dibuat. untuk menjaga jangan sampai mengecewakan konsumen. c. b) jumlah omset penjualan. c) kemampuan produk yang mendatangkan laba. melakukan promosi dan pendistribusian. diantaranya dengan cara melaksanakan pemberian merek produk. b. Analisis gagasan itu dilakukan untuk mengetahui a) potensi permintaan terhadap produk. baik secara teknis maupun komersial. 5. wirausahawan mewujudkan gagasan ke dalam tindakan kongkret. 4) Percobaan produk Tahap selanjutnya adalah. mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan. jenis produk. . Adapun tujuan dikelolanya persediaan barang adalah : a. dan sebagainya. warna produk. Syarat-syarat perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan. bentuk produk. 6) Komersialisasi Merupakan tahap memperkenalkan produk yang telah diproduksi kepada para konsumen. b. ukuran produk. 3) Perencanaan proses produksi harus memberikan analisis dan klasifikasi kegiatan. kualitas produk.

selanjutnya perlu disusun laporan persediaan barang dagangan. Dalam melakukan pengelolaan persediaan barang dagangan. dan sebagainya. akan dapat dihitung persediaan barang dagangan dengan tepat sehingga dapat mengatur pengadaan persediaan barang dagangan dengan tingkat persediaan yang menguntungkan. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.c. sistem pencatatan yang paling tepat. kartu retur pembelian. b. kartu persediaan di toko. Setelah penyusunan laporan persediaan selesai. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. c. Average Cost (AC) Barang-barang yang dikeluarkan dicatat berdasarkan harga rata-ratanya. First-out (FIFO) Barang yang pertama masuk. yaitu laporan rugi laba dan neraca. Dasar dari sistem ini adalah mencatat semua penambahan dan pengurangan dengan cara yang sama seperti pencatatan kas. e. bulanan atau semester. kartu retur penjualan. b. Setelah menghitung dan mencatat persediaan barang. yaitu : a. buku penjualan (tunai/kredit). d. yaitu masing-masing jenis barang dibuat perkiraan sendiri-sendiri dan untuk transaksi yang berkaitan dengan pengembalian dan pengurangan harga dibukukan dalam buku pembantu (subsidiary ledger). Data yang diperlukan untuk menyusun laporan ini diperoleh dari : a. selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke bagian keuangan. ada dua sistem yang bisa dikemukakan di sini. Pencatatan secara terus-menerus (perpectual system) Cara pencatatan yang dilakukan secara terus menerus. yang kemudian akan dijadikan sebagai data untuk menyusun laporan keuangan. Dengan mengetahui dan memahami sistem pencatatan dan metode pencatatan. untuk menjaga agar jangan sampai jumlah persediaan barang dagangan berlebihan. Mengenai sistem pencatatan. First-out (LIFO) Barang yang paling akhir. buku pembelian (tunai/kredit). Laporan persediaan barang dagangan dibuat secara periodik. c. b. menghitung persediaan barang dagangan. Buku pembelian. First-in. buku penjualan serta kartu retur pembelian dan penjualan digunakan sebagai alat penguji kebenaran keluar masuk barang di gudang sesuai dengan salinan surat kiriman barang. karena penetapan nilai persediaan dagangan sangat mempengaruhi keseimbangan antara biaya-biaya yang dikeluarka dengan pendapatan di dalam . misalnya mingguan. faktir penjualan. Pencatatan secara periodik (periodiec system) Cara pencatatan yang dilakukan pada waktu atau periode tertentu. a. dan f. Penyusunan laporan persediaan perlu dibuat dalam rangka pelaksanaan administrasi. kartu persediaan gudang. Mengenai metode pencatatan persediaan barang dapat digunakan cara berikut : a. c. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. Last-in. surat penerimaan. d. metode pencatatan yang tepat untuk menentukan persediaan. menyusun laporan persediaan. b. Laporan persediaan harus akurat. Sedangkan kartu persediaan barang digudang dan di toko digunakan untuk melihat kenyataan barang yang tersedia dan meneliti antara catatan di kartu persediaan dengan jumlah barang sebenarnya secara fisik.

00 2) Metode LIFO (Last-in First-out) Bahan baku yang terakhir masuk dianggap yang lebih dahulu dipakai dalam proses produksi.400. Sebaliknya.000 kg @ Rp. berapa harus membeli bahan baku. Penentuan kuantitas bahan baku bergantung pada sistem pencatatannya. maka jika persediaan akhir ditetapkan salah. Sinar Surya selama dua minggu pertama bulan Mei 2004 adalah : 01 Mei. 1. bisa dipastikan kegiatan proses produksi akan terhenti.200.000.000 kg : Rp.00 7.000.400.000. akan mengakibatkan berlanjutnya kesalahan yang tidak dapat dihindarkan. Untuk menghindari kelebihan atau kekurangan bahan baku.satu periode. jika dalam perusahaan tidak tersedia bahan baku.00 15. 16. 1. 8.200. Contoh : data mengenai bahan baku PT.00 : Rp. 3. yaitu seperti berikut ini.000 kg Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada tanggal 17 Mei sebanyak 15.00   .00 15.000 kg @ Rp.000 kg. 6. Oleh karena akhir suatu periode merupakan persediaan awal untuk periode berikunya. 1.400.000. Penghitungan biaya bahan baku Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada dasarnya adalah basil kuantitas dengan harga satuan bahan baku.00 : Rp. 1. Bisa dibayangkan.000 kg @ Rp. yang kemudian mengakibatkan kesalahan dalam penetapan laba kotor maupun laba bersih.000.000 kg @ Rp.00 09 Mei.00 17 Mei. 17. Ketidakakuratan dari suatu laporan persediaan memungkinkan timbulnya kesalahan penetapan nilai persediaan akhir.000.00 : Rp.400.000. Dihitung sebagai berikut : 8. dan berapa bahan baku yang siap untuk diproses. 1. sehingga setiap saat perusahaan mengetahui berapa persediaan bahan baku yang ada. bukan berarti akan menguntungkan bagi perusahaan. Pengertian bahan Baku Bahan baku adalah bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dari produk jadi dan merupakan biaya utama dalam proses pembuatan produk.200. bahan baku yang dipakai dalam proses produksi yang harus dicatat sebesar Rp.00 Berdasarkan perhitungan di atas.00 3.000.000 kg @ Rp. sedangkan penentuan harga satuannya bergantung pada metode penilaian persediaan yang digunakan.000 kg : Rp. perusahaan perlu melakukan pengendalian bahan baku. Ada beberapa metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penghitungan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi. 1) Metode FIFO ( irst-in First-out) Bahan baku yang masuk pertama dianggap bahan baku yang lebih dulu dipakai dalam proses produksi. Bahan baku merupakan dasar yang sangat penting bagi perusahaan.000. 14. sehingga akhirnya akan mengakihatkan terjadinya kesalahan dalam pelaporan aktiva/harta dan modal di dalam neraca. b.400.000. Contoh : 12. pembelian 12.000. 1. jika persediaan bahan baku terlalu banyak. MenghitungKebutuhan dan Persediaan Bahan Baku a. masuk proses produksi 15. 8.00 :Rp.000 kg @ Rp. sebab akan semakin menambah biaya-biaya persediaan yang harus ditanggung perusahaan.000. persediaan 8. 16.

2) Pencatatan sistem perpectual Dalam sistem ini. 14. Dengan demikian.000.00 Harga pokok rata-rata tiap kg : Rp 22. 8. 120.00 = Rp.000 kg) = 15. bahan baku yang harus dicatat adalah Rp 16.00 20.400. 1.800. selama periode berjalan.400. bahan baku yang harus dicatat sebesar Rp.000.000. harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi dihitung dan dicatat pada setiap akhir periode.000 kg @ Rp.000.400.000.00 Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi (15. setelah lebih dahulu dihitung harga pokok persediaan bahan baku pada akhir periode.00 : Rp. 1) Pencatatan sistem fisik (periodik) Dalam sistem ini.400.120. .00 12.000.00 : 20. Dengan demikian. 1.00 3) Metode Rata-rata Tertimbang (Average Cost Method) Biaya bahan baku yang dipakai dalam proses produksi adalah hasil kuantitas bahan baku yang dipakai dan harga pokok rata-rata per satuan. metode penilaian persediaan diterapkan untuk menghitung harga pokok bahan baku yang keluar (diproses).Dengan demikian.000. menurut metode LIFO. Harga pokok bahan baku yang diproses. Pencatatan bahan baku Pencatatan bahan baku pada dasarnya meliputi pencatatan pembelian dan pemakaian bahan baku dalam proses produksi.000 kg @ Rp. harga pokok bahan baku yang dibeli dan harga pokok bahan baku yang diproses dalam produksi dicatat dalam perkiraan persediaan bahan baku.200.00 : Rp.00 c.00 = Rp 16.000. Sistem pencatatan bahan baku menggunakan cara-cara berikut ini. 22.000 x Rp 1.000 kg : Rp.000.00 Dengan demikian.000. tidak ada pencatatan mengenai harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi.800. 1. dicatat debet perkiraan barangdalam proses dan kredit pada perkiraan persediaan bahan baku. 17. Contoh : 8.

dan membuat kue. nyawa. Membuka les privat. menjahit. ia memiliki net working yang baik. membuka butik. merasa kariernya tak berkembang. Adviser Personal Financial Services dari FirstPrincipal Fiancial. atau tak perlu memikirkan pekerjaan lagi karena sudah punya banyak uang. Salah satunya faktor kebutuhan yang makin meningkat. Lihat Kenyataan Setelah berkhayal. dan jangan membandingkan dengan milik orang lain. kembalilah ke realita. bisa mencari target pasar. Zizi menambahkan. keinginan berwirausaha ini tak hanya dilatarbelakangi faktor ekonomi saja. tak punya uang tapi punya modal kemampuan." ujar perempuan yang kerap disapa Zizi ini. spa. Anda berbakat membuka katering.Ia jadi lebih berkembang dari sebelumnya. atau dari usaha apa agar bisa sukses. lalu memutuskan berwirausaha. sehingga ia punya banyak klien. "Banyak orang merasa menemukan kepuasan batin dengan berwirausaha yang didasari hobinya. Obesi dan Hobi Apa." Di samping itu. MM. 3. tetapi kaki harus tetap menjejak bumi. usaha apa saja yang dapat dilakukan di rumah? Menurut Zizi. Apakah akan jadi pengusaha restoran. pintar mengatur uang. yang Anda lakukan memiliki jiwa. dengan berwirausaha. perlahan. lambat laun keuntungan akan mengikuti Anda. punya uang banyak. pijat dan aromaterapi. Lalu bayangkan. sesuai kemampuan." Faktor lain yang juga kerap dijadikan alasan berwirausaha. menerima jahitan. bahkan membuat website atau blog. dari mana uang itu bisa mengalir ke rekening Anda. dan ia pun bosan jika tinggal di rumah hanya mengurus anak saja. yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha bagi para pemula: 1. Hal ini bisa menjadi modal ketika memutuskan berwirausaha. 4. Kendati demikian. dan teruslah bermimpi! Mengapa kini banyak orang mulai memilih membuka usaha sendiri? Tentu banyak sekali alasan yang melatarbelakanginya. "Dengan bekerja kantoran. tahu cara berpromosi. bahkan membuat produknya sendiri. hobi Anda? Memasak. Jika punya uang Rp 500 ribu dan pintar masak. Miliki Mimpi! Bermimpilah jadi pengusaha sukses. sabar melatih anak. Yang penting pede. .Tips Berwirausaha bagi Pemula Jangan takut gagal ketika baru saja memulai usaha. Namun. "Mereka yang hidup berkecukupan pun mau berwirausaha karena ingin mengaktualisasikan diri. faktor anak pun biasanya menjadi alasan para perempuan memutuskan berwirausaha. salon. Lalu. bisa saja seseorang berkarier bagus. Anda harus bisa menjalankannya dengan hati. tetap harus fokus dengan usahanya agar semua dapat berjalan lancar. Misalnya. Misalnya. yaitu hobi. mampu dan terlatih mencarikan solusi bagi anak-anak yang kurang fokus belajar? Jadilah guru les dan pembimbing. Jika dilakukan dengan benar. meski anak dapat diasuh sendiri. dan nilai. SE. Jadi. Atau." DARI HOBI JADI BISNIS Akan tetapi. namun ia membutuhkan tantangan lain di luar rutinitasnya. garmen. dan sedetail mungkin. Berikut tips dari Zizi. Dip IFP. Zizi mengingatkan. pasti akan lebih lancar dijalankan. seiring kenaikan harga di segala bidang. Mulailah dari yang Anda punya. tanpa perlu meninggalkan keluarga dengan bekerja di luar rumah. Jika mampu memasak dan hasilnya disenangi orang rumah. seorang perempuan yang sudah lama bekerja kantoran. katering. jangan takut berkhayal atau bermimpi. bisa liburan ke luar negeri dan tempattempat eksoktis. Semua yang dilakukan dengan hati. menurut Fauziah Arsiyanti. berbagai usaha dapat dilakukan. sih. apa yang akan dilakukan agar bisa menghasilkan lebih. Buat Rencana Bertahap Mulailah membuat rencana bertahap. Buatlah kondisi dari nol dengan satu syarat. "Ia jadi makin terbuka. atau lainnya? Bayangkan secara jelas. Jadi. atau mengajar anak-anak? Nah. Kepala boleh di langit. selalu melihat ke depan. 2. kantin. Semua kesuksesan berdasar dari mimpi. Lakukan bertahap. Nah.

Buat Anggaran Jika usaha sudah berjalan. 6. atau D. Yang ada. dan dapat segera diperbaiki. Misalnya. Sebaiknya. Dengan membuat anggaran yang tepat. dan jangan masuk ke dompet. Sumber :Noverita K. jalankan rencana C. buat anggaran pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. Jika rencana B ternyata belum berhasil. mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B. memberi pelayanan delivery service. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau istri untuk biaya sehari-hari. jangan hanya memiliki satu rencana saja. dan seterusnya. C. dengan hasil usaha. Misalnya. Jika tak membuat anggaran dan hanya tambal sulam.5. Jangan menunggu orang datang. Waldan . Susun Berbagai Rencana Ketika usaha mulai berjalan. Buat juga rencana B. uang dipecah ke dalam dua rekening bank. tapi harus menjemput bola dan tawarkan kemudahan lain. Anda tak akan bisa melihat laba yang diraih. agar tidak boros dan mudah melihat laba yang didapat. kesalahan yang muncul akan bisa dicari penyebabnya. Anda justru tidak tahu apakah usahanya sukses atau gagal. setelah membuka warung tapi sepi pengunjung.

Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. tidak menyalahkan kami. sabar. daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria. Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik. Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar. dan lain-lain²yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang. dia selalu memanggil mereka µaap¶. Dia menghormati anak-anak. Sebagai murid. bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya. saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap. perbedaan antar anakanak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: ³Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah´. Dalam kebaikan hatinya. cara memperlakukan anak didik. Tapi. Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal: Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah. Tanpa saya sadari. dia tidak pernah memihak. baik. hangat. kami merasa santai dan hidup (bersemangat). Mereka memiliki kepribadian penyayang. dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu. Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. luwes dalam perilaku.Bagaimana Menjadi Guru Ideal ? Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteriakriteria untuk menjawab pertanyaan ini. ini adalah hal yang paling berharga tentang guru« Dalam kelas guru Chen. Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik: Guru kami tahu nama tiap anak. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi² kesiapan materi. (aap adalah bentuk sopan µkamu¶ di Pakistan) Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar. Dia selalu ³tanpa sengaja´ mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum. Simaklah beberapa komentar anak-anak di China. Tidak seberapa lama kemudian. Jika seseorang tidak paham. . Jika kami mengatakan sesuatu yang salah. tingkah laku. mengapa tidak kita tanya saja anakanak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan. bekerja keras. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah. tetapi agaknya berlaku pula universal. tegas. serta berkomitmen pada pekerjaan mereka.

pengayaan yang bisa ditambahkan. ada tiga pendekatan yang digunakan dalam pendidikan karakter. amanah dan diplomatis. Dan ketiga. dan itu adalah periode emas otaknya. Ratna menyebutkan. Pilar tersebut adalah cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya. dengan melihat kembali kurikulum. tapi dikembangkan melalui pembelajaran. Kemdiknas siap merevitalisasi pendidikan karakter tahun ini yang ditandai dengan akan diluncurkannya gerakan nasional PAUDNI-sasi.17 Maret 2011 | Laporan oleh aline Depok . tanggung jawab. (aline) . baik dan rendah hati. monitoring. kerapian dan keamanan). cinta damai dan persatuan. kepedulian. Pertama. kebersihan. kasih sayang. percaya diri. dan kerja sama. Semua mata pelajaran adalah pintu masuk pada pendidikan karakter. toleransi. pembicara tamu pada Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011.Pendidikan karakter yang baik adalah pendidikan yang dimulai sedini mungkin dalam keluarga. kerja keras dan pantang menyerah. Jawa Barat. Peningkatan 30% berikutnya terj adi pada usia 8 tahun. hormat dan santun. menyempurnakan melalui kebijakan nasional. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam kesempatan yang sama mengatakan. kejujuran. Kemudian. "Nilai ini tidak bisa diajarkan. keadilan dan kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. ada sembilan pilar karakter. dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua "Anak-anak menyerap semua hal pada saat berusia empat tahun. Rabu (16/03/2011). kedisiplinan dan kemandirian. di Sawangan Depok." katanya. kreatif. Kedua. ada pula K4 (kesehatan." kata Ratna Megawangi. Lalu.

berakhlak mulia. Bagaimana aplikasi pembelajaran CTL pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS ) di Sekolah Dasar. Salah satu masalah yang banyak dihadapi dalam dunia pendidikan kita adalah lemahnya kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di sekolah. akan tetapi mereka miskin aplikasi. otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan Penulisan Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) pada pelajaran IPS . Dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dijelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mereka pintar secara teoritis. manajemen pendidikan. 2003). proses belajar mengajar. Salah satu strategi yang dapat dipergunakan guru untuk memperbaiki mutu dan kualitas proses pembelajaran adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning ( CTL ). Perumusan Masalah 1. Akibatnya banyak peserta didik yang ketika lulus dari sekolah. fasilitas. pendidik/guru . Dalam proses pembelajaran di dalam kelas hanya diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi. Sesuai fungsi pendidikan nasional tersebut terletak juga tanggung jawab guru untuk mampu mewujudkannya melalui pelaksanaan proses pembelajaran yang mampu bermutu dan berkualitas. kuriku-lum. kita merasa bahwa kita sedang membicarakan permasalahan yang kompleks dan sangat luas. berilmu. cakap. Apa perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional ? 3. ( UU Sisdiknas . Mulai dari masalah peserta didik.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Ketika kita membicarakan tentang pendidikan. kreatif. Apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran Kontekstual (CTL) ? 2. Bagaimana pola dan tahapan pembelajaran CTL di sekolah ? 4. dan lain sebagainya. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. mandiri. sehat.

. Menurut Elaine B Johnson (2002) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah : . Guru membermaknakan pusparagam konteks (sekolah. nurturing the individual. yaitu teaching (refleksi sistem kepribadian sang guru yang bertindak secara profesional). dan curriculum (sistem sosial yang berujung pada rencana untuk pengajaran ) maka dalam CTL guru berperan sebagai fasilitator tanpa henti (reinforcing). that is. social.. self-regulated learning. BAB II PEMBAHASAN A. Dengan merujuk pada 4 (empat) konsep kunci yang saling terkait. collaborating. masyarakat.Manfaat Penulisan Manfaat penulisan makalah ini adalah : 1. doing significant work. peserta didik ditantang untuk berfikir kritis untuk memecahkannya. critical and creative thinking. Makna itu ada di mana-mana dalam konteks fisikal dan sosial. Teoritis : memberikan tambahan pengetahuan kepada pembaca tentang strategi pembelajaran kontekstual ( CTL ) 2. pengajaran berbasis problem.. yakni membantu peserta didik menemukan makna (pengetahuan). menggunakan konteks yang beragam. bermakna. Pengertian Pembelajaran Kontekstual (CTL) Pada beberapa tahun terakhir ini pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang banyak dibicarakan orang.. dan dibermaknakan.an educational process that aims to help students see meaning in academic material they are studying by connecting academic subjects with the context of their daily lives. and cultural circumstance. with context of their personal. Kedua. tempat . Berbeda dengan strategi pembelajaran lainnya Contextual Teaching and Learning (CTL) yang selanjutnya oleh penulis dalam makalah ini disingkat CTL merupakan strategi yang melibatkan peserta didik secara penuh dalam proses pembelajaran. the system encompasses the following eight component: making meaningful connections. using authentic assesment. Problem seperti ini membawa makna personal dan sosial bagi peserta didik. learning (refleksi sistem kepribadian peserta didik yang menunjukkan perilaku yang terkait dengan tugas yang diberikan. Dalam penerapan CTL ada sejumlah strategi yang mesti ditempuh yaitu: Pertama. Dengan memuculkan problem yang dihadapi bersama.. instruction (sistem sosial tempat berlangsungnya mengajar dan belajar ). reaching high standards. Peserta didik didorong untuk beraktivitas mempelajari materi pembelajaran sesuai dengan topik yang akan dipelajarinya. To achieve this aims. Praktis : pembaca dapat menerapkan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) pada mata pelajaran IPS. Kutipan pengertian di atas menegaskan hakikat CTL yang dapat diringkas dalam 3 (tiga) kata yaitu makna.

CTL mendorong agar peserta didik dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. Dari konsep tersebut ada 3 (tiga) hal yang harus difahami. memberdayakan peserta didik untuk belajar sendiri. Standar unggul sering dipersepsikan sebagai jaminan. Peserta didik dilatih untuk kritis dan kreatif dalam mencari dan menganalisis informasi dengan sedikit bantuan atau malah secara mandiri.kerja. artinya CTL bukan hanya mengharapkan peserta didik memahami materi yang dipelajarinya. Keempat. Hal ini perlu didengungkan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang kompetitif pada abad persaingan dewas ini (Elaine B Johnson : 2002) Hampir serupa dengan pengertian CTL di atas. sehingga tidak akan mudah dilupakan. baik jaminan lulus. menggunakan penilaian autentik. Keenam. Ketiga. belajar melalui kolaborasi. mengejar standar tinggi. Ketiga. dan memberi kesempatan kepada siswa untuk maju terus sesuai dengan potensi yang dimilikinya. sehingga makna (pengetahuan) yang diperoleh peserta didik menjadi semakin berkualitas. Ketujuh. Peserta didik dibiasakan saling belajar dari dan dalam kelompok untuk berbagi pengetahuan dan menentukan fokus belajar. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar peserta didik hanya menerima pelajaran. Wina Sanjaya (2006) mengemukakan bahwa Contextual Teaching and Learning adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. Hal ini sangat penting agar materi yang dipelajari peserta didik tertanam erat dalam memori peserta didik. CTL mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan. CTL akan menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik untuk menemukan materi. Guru mengayomi peserta didik dan meyakini bahwa keberagaman dibermaknakan sebagai mesin penggerak untuk belajar saling menghormati dan membangun toleransi. . dan sebagainya). akan tetapi bagaimana materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. jaminan menentukan masa depan. mempertimbangkan keberagaman peserta didik baik perbedaan individual dan sosial. Kedua. Hal ini menunjukkan bahwa belajar telah berlangsung secara terpadu dan kontekstual. artinya peserta didik dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Pertama. jaminan kerja. jaminan kepercayaan diri. Kelima. artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung.

artinya siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran dengan cara menemukan dan menggali sendiri materi pelajaran. Adapun 7 (tujuh) asas tersebut adalah : 1. 2. CTL menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar. Misalnya guru memberikan contoh kepada siswa. 4. Bertanya (Questioning). adalah bertanya dan menjawab pertanyaan. Refleksi (reflection). adalah proses pengendapan pengalaman yang telah dipelajari yang dilakukan dengan cara mengurutkan kembali kejadian-kejadian atau peristiwa pembelajaran yang telah dilaluinya. 3. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik lebih banyak belajar secara individual dengan menerima. Penilaian diperlukan untuk mengetahui apakah peserta didik benar-benar belajar atau tidak. saling menerima dan memberi. 5. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik ditempatkan sebagai obyek belajar yang berperan sebagai penerima informasi secara pasif. Asas-asas ini yang melandasi pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL. sedangkan menjawab pertanyaan mencerminkan kemampuan seseorang dalam berfikir. . 2. Bertanya dipandang sebagai refleksi keingintahuan setiap individu. Penerapannya dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui kelompok belajar. berdiskusi. atau siswa yang telah menguasai kemampuan tertentu memberikan contoh kepada temannya di depan kelas. 7. B. Inkuiri. peserta didik belajar melalui kegiatan kelompok seperti kerja kelompok. dan menghafal materi pelajaran. Perbedaan tersebut antara lain : 1. Dalam hal tertentu guru bisa mendatangkan orang-orang yang dianggap memiliki keahlian khusus untuk memberikan atau membahas masalah tertentu sesuai dengan materi pembelajaran. Dalam pembelajaran CTL. adalah proses pembelajaran didasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berfikir secara sistematis. adalah proses pembelajaran dengan memperagakan sesuatu sebagai contoh yang dapat ditiru oleh setiap siswa. Perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional Terdapat beberapa perbedaan pokok antara CTL dengan pembelajaran konvensional yang berlaku selama ini.CTL sebagai suatu pendekatan pembelajaran memiliki 7 (tujuh) asas. mencatat. adalah proses membangun atau menyusun penge-tahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. Penilaian nyata ( authentic assessment ) adalah proses yang dilakukan dengan guru untuk mengumpulkan informasi tentang perkembangan belajar yang dilakukan siswa. Permodelan ( Modelling ). Masyarakat Belajar ( Learning Community) adalah proses kerjasama saling memberi dan menerima. Konstruktivisme. apakah pengalaman belajar peserta didik memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan baik intelektual maupun mental siswa. 6.

Tujuan akhir proses pembelajaran melalui CTL adalah kepuasan diri. sehingga setiap peserta didik bisa terjadi perbedaan dalam memaknai hakikat pengetahuan yang dimilikinya. maka terlebih dahulu penyusun menyam-paikan Pola pembelajaran CTL di sekolah. misalnya dengan evaluasi proses. Dalam pembelajaran CTL. pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. sedangkan dalam pembelajaran konvensional kemampuan diperoleh melalui latihan-latihan. Dalam CTL. karena kebenaran yang dimiliki bersifat absolut dan final. wawancara. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. 4. dan lain sebagainya. sedangkan dalam pembelajaran konvensional keberhasilan hanya diukur dari tes. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. pengetahuan yang dimiliki setiap individu selalu berkembang sesuai dengan pengalaman yang dialaminya. Pola dan Tahapan Pembelajaran CTL di Sekolah Untuk lebih memahami bagaimana mengaplikasikan CTL dalam proses pembelajaran di sekolah. sedangkan dalam pembelajaran konvensional guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran. tujuan akhir adalah nilai atau angka. Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : . Untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan guru dapat melakukan langkah pembelajaran sebagai berikut : 1. maka dalam CTL keberhasilan pembelajaran diukur dengan berbagai cara. misalnya individu tidak melakukan sesuatu disebabkan takut hukuman atau sekedar memperoleh nilai dari guru. kemampuan didasarkan atas pengalaman. Oleh karena tujuan yang ingin dicapai adalah seluruh aspek perkembangan siswa.3. misalnya individu tidak melakukan perilaku tertentu karena menyadari perilaku itu merugikan atau tidak bermanfaat. 6. siswa bertanggung jawab dalam memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing. Pendahuluan a. 5. tindakan atau perilaku dibangun atas kesadaran diri sendiri. Dalam CTL. C. 10. 8. rekaman. tindakan atau perilaku individu di dasarkan oleh faktor dari luar dirinya. Dalam pembelajaran CTL. pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata secara riil. 7. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas. hasil karya siswa. penampilan. b. observasi. Dalam CTL. 9. Dalam CTL. oleh karena pengetahuan di konstruksi oleh orang lain. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran bersifat teoritis dan abstrak. Dalam pembelajaran konvensional hal ini tidak terjadi.

semester 1 Standar Kompetensi 2. 3) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. b. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) a. Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 3. dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi Kompetensi Dasar 2. Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi di daerahnya. kegiatan ekonomi. Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. b. Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. 2) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. 2. 2.1) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. Penutup a. Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok.1. Peserta didik melaporkan hasil diskusi c. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek A. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek B. Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Kelas IV . D. Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas a.2. Mengenal sumber daya alam.3. Mengenal perkembangan teknologi produksi. Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. dan seterusnya. b. dan transportasi serta pengalaman . Aplikasi CTL Pada Mata Pelajaran IPS Pada makalah ini penyusun mencoba menjelaskan juga tentang contoh aplikasi CTL pada mata pelajaran IPS untuk tingkat pendidikan SD kelas IV semester 2 dan tingkat pendidikan SMP/MTs kelas VII semester 1 sebagai berikut : 1. komunikasi. c.

dan manfaat mempelajari dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari.4. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas dan kegiatan observasi yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik di lingkungan obyek pengamatan tersebut. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. kegiatan ekonomi. 2) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek aktivitas ekonomi di sekitar sekolah. Mengenal permasalahan sosial di daerahnya Contoh langkah pembelajarannya adalah : a. b. 2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Guru mengamati kinerja masing-masing kelompok dan membimbing apabila ada kelompok yang mengalami kesulitan. 2) Guru memimpin pembukaan diskusi kelas dan menyampaikan peraturan dan tata tertib diskusi agar kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. dan kemajuan teknologi di lingkungan kab/kota dam prov. Koperasi Pegawai.menggunakannya. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek sumber daya alam dan potensi ekonomi di sekitar sekolah. misalnya siswa 36 dibagi dalam 6 kelompok setiap kelompok terdiri dari 6 orang. . Pendahuluan 1) Guru menjelaskan standar kompetensi yang harus dicapai yaitu Mengenal sumber daya alam. kelompok 5 dan 6 melakukan observasi ke obyek koperasi di sekitar sekolah ( KUD. atau Koperasi Sekolah ) c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi yang telah ditentukan dengan mengisikannya pada format panduan yang telah disediakan guru. Kegiatan di dalam Kelas ( setelah pengamatan selesai dilakukan ) 1) Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing (dikusi kelompok). 3) Guru menyediakan /memberikan format panduan pengamatan sesuai dengan materi pengamatan kelompok siswa. Inti Kegiatan di Lokasi (Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok. 4) Guru membimbing siswa kembali ke kelas dengan tertib sesuai waktu yang ditentukan. 2.

c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhlug ekonomi. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok tersebut. 2.2. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan Kompetensi Dasar 3. Kelas VII . . 2) Guru menjelaskan pengertian manusia sebagai makhlug sosial (homo socius) dan makhlug ekonomi ( berusaha mencukupi kebutuhannya) 3) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. 5) Guru mengamati kinerja siswa dalam kegiatan observasi untuk memastikan keberlangsungan proses pembelajaran dengan baik. 3. kelompok 5 dan 6 mengobservai tentang motif ekonomi manusia. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan kompetensi ³Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan´ yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. 4) Peserta didik melaporkan hasil diskusi di depan kelas 5) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain c. Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan.1. b. semester 1 Standar Kompetensi 3. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari a. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi di lingkungan sekitar sekolah. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhluk sosial.3) Guru mengatur jadwal waktu dan pembagian kelompok yang melaksanakan tugas presentasi hasil pengamatan.

Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan situasi nyata sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan mereka. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. c. akan tetapi kelas digunakan untuk saling membelajarkan. BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Dengan 2 (dua) contoh tersebut kita mendapatkan pemahaman bahwa CTL adalah pembelajaran tepat dan dapat diterapkan pada pelajaran IPS baik di SD maupun SMP/MTs dengan didukung kreatifitas dan kemauan guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya. 2) Peserta didik melaporkan hasil diskusi (kelompok besar) dalam kelas 3) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 4) Apabila mengalami kesulitan guru dapat menjembatani dan membantu agar terjadi interaksi antar peserta didik secara baik dan diskusi berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat laporan hasil pengamatan dengan sistematika laporan yang baku. . Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas 1) Peserta didik berkumpul dalam kelompok kecil dan mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan tugas masing-masing.2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Peserta dapat berkonsultasi dengan guru apabila mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas observasi. 5) Guru menilai interaksi tanya jawab dan kerjasama antar kelompok untuk menilai secara kognisi maupun afeksi siswa dalam pembelajaran. 2. Kesimpulan Dari penjabaran mengenai Contextual Teaching and Learning (CTL) di atas dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. CTL memandang bahwa belajar bukan menghafal. Kelas bukanlah tempat untuk mencatat atau menerima informasi dari guru. akan tetapi proses berpengalaman dalam kehidupan nyata. Karena CTL menekankan pembelajaran dengan anak mengalami langsung dalam kehidupan nyata di masyarakat.

5. B.3. 4. Diperlukan pola dan langkah pembelajaran CTL di kelas agar strategi CTL dapat diterapkan secara efektif dan sesuai materi pelajaran yang telah ditetapkan dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat diaplikasikan pada mata pelajaran IPS baik di tingkat pendidikan SD maupun SMP/MTs. 6. Ada beberapa perbedaan antara strategi pembelajaran CTL dan konvensional yang membuktikan bahwa CTL lebih efektif dan mampu menjadi alternatif pilihan strategi pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah. Saran Dengan pemahaman tentang Contextual Teaching and Learning (CTL) ini diharapkan guru mata pelajaran IPS dapat menerapkan strategi ini dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah dan dapat lebih meningkatkan kualitas maupun kuantitas penguasaan materi pelajaran IPS siswa di sekolah yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagaimana tujuan dan fungsi pendidikan nasional. Kelas dalam pembelajaran CTL bukan sebagai tempat untuk memperoleh informasi tetapi sebagai tempat untuk menguji data hasil temuan peserta didik di lapangan. .