P. 1
kewirausahaan kls x

kewirausahaan kls x

|Views: 5,363|Likes:
Published by D'vie Msc

More info:

Published by: D'vie Msc on Feb 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/13/2013

pdf

text

original

MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara pembuatan produk baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkan serta mengatur permodalan operasinya. 2. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. 3. Wirausahawan disebut juga wiraswasta, ³wira = perwira tangguh kuat, kuat tauladan,. Swasta = mandiri, berdiri sendiri . Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. 4. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. b. c. d. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia

Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Pelaksana Pembangunan 3. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. Menghormati tertib hokum 6. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. Jujur 8. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Membayar pajak yang teratur 10. SDM yang ideal 11. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi, imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat,sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada

Fungsi seorang Wirausaha: 1. 2. 3. 4. 5. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru

Sumber Wirausaha: 1. 2. 3. 4. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah

Syarat-syarat wirausaha : 1. Tujuh K (Kemauan, Kemampua, Kesempatan, Keteraturan, Keberanian, Kesadaran dan Keuangan ) 2. Tujuh P (Pendidikan, Pengajaran, Penerangan, Pengelolaan, Pendekatan, Penghayatan dan Perbankan A. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Unsur sikap (mandiri, indenpenden, percaya diri,dipercayai, jujur, kreatif dan inovatif, ingin tahu,disiplin, bekerja keras, tekun) b. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif, memimpin membaca dan menciptakan peluang baru , manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi, teknis) c. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat, tingkat social dan pendidikan, mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) · Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. b. c. d. e. f. g. h. Percaya diri Mencari dan menangkap peluang f. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang Mencintai profesi Trampil negosiasi Aktualisasi diri Mampu memasarkan hasil

2. Wirausaha Tangguh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas, inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. b. c. d. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) e. Kreatif dan inovatif

3. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas, perubahan antisipatif, berani. Ciri-ciri wirausaha unggul ; 1. 2. 3. 4. 5. Selalu berkreasi dan berinovatif Mampu menciptakan peluang besar Berani mengambil resiko Mampu mencermati perubahan Meningkatkan keunggulan

Ikrar wirausaha : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. wirausaha sebagai tugas tertinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Dream yaitu memiliki visi 2. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5. Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain · Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. 2. 3. 4.
y

Sikap kerja keras 5.Kreatif Prilaku disiplin 6. Inovatif Komitmen tinggi 7. mandiri Jujur 8. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan ;

1. Sifat dan watak kepribadian 4. Ketahan fisik dan mental 2. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Berkemauan keras 3. Ketahanan fisik dan mental 6. Kesabaran dan Ketahanan
y

Menurut H. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah :

1. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar
y

Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah; 8. Ingin memperoleh balikan segera 9. Sangat energik

1. Komitmen tinggi terhadap tugas 2. Mau bertanggung jawab

3. 4. 5. 6. 7.
y

Ada minat Ada peluang Toleransi menghadapi risiko Yakin pada dirinya Kreatif dan fleksibel

10. Motivasi 11. Berorientasi kemasa depan 12. Belajar dari kegagalan 13. Berkemauan tinggi dalam memimpin

Seorang wirausaha adalah pemimpin ; yang harus dilakukannya: a. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Prilaku pemimpin : 1. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. Orientasi Orang (People Oriented)

MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut; a. Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Yakin pada diri sendiri e. Pandai membuat keputusan f. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Berambisi untuk maju h. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah

MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. Kepribadian yang bersifat negative 2. perasaan takut disaingi orang lain 3. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. b. c. d. e. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran

3. 4. 1. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. Kurang tekun dan kurang teliti 3. Kekeliruan manghitung harga pokok 14. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal . Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . 2. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. melihat peluang yang ada 4. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. 5. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). Kurang kreatif dan kurang inisiatif 4. 4. Kurang ulet dan lekas putus asa 2. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. 1. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7. Kerja Tuntas C. tidak Jujur 5. Berkaitan dengan masalah keuangan c.Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1. Pemborosan 13. banyaknya piutang ragu-ragu 12. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. Pelayanan kurang baik 11. 2. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan 6. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Berkaitan dengan produkdan pasar b. Kerja keras 5. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. 3. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8.

pembayaranpembayaran dalam usaha. MASALAH USAHA Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. 7. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. pemerintah. dari pedagang perantara. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. panas dan lain-lian c. Memilih dan membuat produk yang bermutu.MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. neraca labadan rugi. laku dijual dan harga bersaing c. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. KADIN dan Media massa) 4. jumlah tekanan. b. Macam-macam informasi a. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. temperature dan lain-lain. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. Informasi atas orang. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. d. 2. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi . Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. seperti berat. harta kelompok dan sebagainya c. Biro statistic Perkumpulan dagang. kecepatan. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. 3. Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. dan para penjual sendiri) b. 5. 6. 3. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. 4. Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. Manfaat Sumber informasi usaha a.

Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan faktafakta c. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor sasaran 5. Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Keberania dan antusiasme d. Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor waktu . Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Jumlah transaksi yang harus diproses f. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah C. Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2.e. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Faktor Membuat Keputusan : 1. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a.

Keputusan permodalan ( Struktur modal.. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati. Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. pembayaran gaji. jenis latihan dan pendidikan. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. pengepakan produk. likuidasi. dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. Orangorangnya) 2. rencana permodalan kembali. diselidiki dengan teliti. promosi dan distribusi) c. Faktor Pelaksanaan b. praktek pembelian dan penjualan. pembayaran deviden. penetapan biaya eksploitasi. penetapan harga produk. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan . absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. Keterampilan . syarat-syarat kredit. riset pemasaran. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. Melatih kemauan 3. pengalaman berupa pengetahuan. jumlah inventaris) b. saluransaluran pemasaran. dapat diutamakan yang plaling penting. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. lay out perusahaan. jenis dan luasnya reklame. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. lokasi. Pelaksanaannya. inspeksi supervis. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. Melatih disiplin . Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaikbaiknya. analisis pekerjaan dan evaluasi. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. b. metode bidang penjualan. teknik seleksi dan wawancara. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . Mengenali diri sendiri 2. metode produksi. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. dan keterampilan d. perundingan dengan karyawan.6. sugesti dan saransaran. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. Usaha modal baru. penggunaan merk dagang. c. Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. riset pemasaran dan teknik. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. rencana mengenai pension. konsekuensi pilihan. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. memilih data-dta.

dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA A. Peraturan. Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. ada lima mitos : a. Membuat produk dengan penuh inovatif c. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. c. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . d. d. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . a.4. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide-ide yang dapat dijual . Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. b. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Kejadian yang tidak diharapkan . Menentukan tujuan dalam berinovatif e. Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. b. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. b. c. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. Hak Milik. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. Sumber penerapan inovatif a.

Dimensi Inovatif . 6. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3.b. B. c. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. g. Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS . tahapan-tahapan inovatif . d. Tahap-tahap inovatif a. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. f. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. 4. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. Adopsi Inovatif. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . c. merupakan hasil organisasi perusahaan b. Inovatif produk. e. d. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. a. b. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada. Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar Perubahan demografi Perubahan persepsi Konsep pengetahuan dasar 3. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. adalah akuisisi atau implementasi inovati. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e.

Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Menggunakan akal b. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan . Roe . Dapat menerima perbedaan f. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Percaya pada diri sendiri i. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g.1. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Mengenali Lingkungan d. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Keterbukaan pada pengalaman b. Cara Menerapkan Kreativitas a. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3. Pemikiran lain 4. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Hapus perasaan ragu-ragu c. a. Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Keingintahuan d. Pengertian Kreativitas Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Membutuhkan dan menerima otonomi h. Tekun 2. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k.

Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. Tepat waktu adalah organisasi. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Cara mengatasi masalah 5. Tepat waktu adalah ukuran. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. Tepat waktu adalah Kekuasaan. mendengarkan aluanan music. Konsisten. Melatih Otak 3. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. Menentukan keinginan 4. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. dan fair b. Tepat waktu adalah nilai uang. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian . Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacammacam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. Kosentrasi pada manusia 1. humor. Kelancaran (fluency). 1. tegas. rekreasi. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Rileks dengan cara menditasi. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif .Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: 1. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a. dan lain-lain 2.

kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B.Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : 1. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. b. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. d. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Kolaborasi. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. 7. seb agai berikut : a. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a. 6. bukan untuk mengawasi orang b. 5.sinergi. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. c. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri 4. Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur 3. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. 2. Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya 5. Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah 2. 3. Rasa keadilan harus diterapkan 4. 4. Busra Elgeri di 19:29 . Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g.

...  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW. Didukung oleh Blogger. BUSRA ELGERI Senin. Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal.. KWU_DRS....PROPOSAL USAHA Mengenai Saya Drs.  KLS XI .Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN . 28 Maret 2011 .. y 2010 (9) September (1) o  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 ..MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII .MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA..PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X . Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X . o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK.

Pelaksana Pembangunan 3. Memotivasi orang lain untuk lebih maju 7. b. 5. imajinasi yang tinggi Mengutamakan efisiensi Mampu menarik bawahan dan patne yangruntuk berkemampuan tinggi Mempunyai tingkat analisa yang tepat. Menjalankan persaingan yan g sehat 5. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN 1. 6. c. Membayar pajak yang teratur 10. d. Menurut Kamus Bahasa Indonesia Kewiarausahaan adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru. Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan. 3. 2. 3. Wirausaha/Wiraswasta berarti melakukan usaha dengan kemampuan dan kekuatan sendiri. Jujur 8. 4. 5. berdiri sendiri .. ³wira = perwira tangguh kuat. Hidup Sederhana Ciri-ciri Seorang Wirausaha 1. Sebagai generator dan sumber penciptaan perluasan kesempatan kerja 2. Memasuki usaha-usaha baru yang belum dicoba orang lain Memulai produksi jenis barang /jasa baru yang sudah ada dengan cara baru melaksanakan reorganisasi usahanya Membuka pasaran baru Mengembangkan sumber-sumber logistic baru Sumber Wirausaha: . 4. Untuk memiliki kepribadian sebagai Wirausaha Meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan Pendidikan latihan dan pengembangn untk memberikan bekal pada wirausaha Kewirausahaan sebagai sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan manusia Manfaat Tenaga Wirausaha: 1. Berani mengambil risiko Mempunyai daya kreasi. Pentingnya Pendidikan Kewirausahaan : a. memasarkan serta mengatur permodalan operasinya.MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK KEWIRAUSAHAAN A. Wirausahawan adalah seorang pencipta kreasi yang tinggi serta motivasi dalam dirinya untuk menemukan perubahan setiap saat yang berpijak pada sikap kemandirian. Swasta = mandiri. Kepribadian unggul dan martabat harga diri 4. Wirausahawan disebut juga wiraswasta. 2. menentukan cara pembuatan produk baru. kuat tauladan. 3. SDM yang ideal 11. 7. 2. Bekerja minimal 12 jam/hari dan 7 hari seminggu 9. Menghormati tertib hokum 6. menyusun operasi untuk pengadaan produk baru.sistematis dan metodelogis Tidak Komsumtif Dapat menilai kesempatan yang ada Fungsi seorang Wirausaha: 1. 4.

Wirausaha Andal ( Administrative Entrepreneur) yaaitu wirausaha yang berprilaku dan berkemampuan lebih menonjolkan dalam memobilisasi sumber daya dan dana serta mentransformasikannya menjadi out put dan memasarkannya Ciri-ciri wirausaha andal : a. b. Trampil negosiasi Bekerja keras g. Lulusan Perguruan Tinggi dan Perguruan Menengah Tenaga professional Oengusaha besar Pejabat pemerintah Syarat-syarat wirausaha : 1. Mampu memasarkan hasil 2. Uunsur kemampuan dan keterampilan ( berpikir kreatif. Tujuh P (Pendidikan. ingin tahu. inovasi serta mengantisipasi dalam menghadapi resiko Ciri-ciri wirausaha yang tangguh: a. 2. kreatif dan inovatif.dipercayai. c. Keberanian. manajemen beradaptasi dan bersosialisasi berkomunikasi. Unsur sikap (mandiri.1. mata pencaharian masyarakat dan norma-norma social) y Kelompok wirausaha ada 3 : 1. Keteraturan. kelemahan. tingkat social dan pendidikan. Pengajaran. indenpenden. Kesempatan. Selalu berkreasi dan berinovatif 2. b. teknis) c. Aktualisasi diri Perencanaan yang matang h. c. d. Berkompetitif/memenangkan persaingan Memiliki orientasi pada pelanggan Berpikir dan bertindak strategic Memiliki kemampuan menemukan SWOT ( kekuatan. Wirausaha Tanggunh (innovative Entrepeneur) yaitu wirausaha yang berprilaku dan kemampuannyamenonjol dalam kreativitas. Kreatif dan inovatif 3. berani. Percaya diri e. Wirausaha Unggul yaitu wirausaha disamping mampu memobilisasai sumber daya juga memiliki kreatifitas. Berani mengambil resiko . Penghayatan dan Perbankan A. Penerangan. Unsur kemasyarakatan dan Budaya ( adapt-istiadat. Tujuh K (Kemauan. Kesadaran dan Keuangan ) 2. Pendekatan. memimpin membaca dan menciptakan peluang baru . jujur. 3. Kemampua. 1. peluang dan ancaman) e. RUANG LINGKUP WIRAUSAHA Unsur-aspek aspek yang harus dimiliki wirausaha a. Mampu menciptakan peluang besar 3. d. Ciri-ciri wirausaha unggul . tekun) b. 4. bekerja keras. percaya diri. perubahan antisipatif. Pengelolaan. Mencintai profesi Mencari dan menangkap peluang f.disiplin.

wirausaha sebagai tugas tetinggi selama hidup Kebiasaan pangkal pembentukan watak Membersihkan hambatan buatan sendiri Menempa pikiran maju Membersihkan diri dari kebiasaan berpikir kummel negative Tau apa maunya dan rencana daya upayanya kebiasaan berprakarsa Percaya pada diri sendiri Pelihara keimanan kepada tuhan Yang Maha Esa KARAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN Karakteristik yang harus dimiliki wirausahawan menurut Bygrave : 1. Dollars yaitu tidak mengutamakan pencapaian kekayaan 10. Sangat energik Ada minat 10. Ketahanan fisik dan mental 6. y Sikap kerja keras 5. Leibestein wirausahawan yang memiliki karakteristik adalah : 1. Berkemauan tinggi dalam memimpin Kreatif dan fleksibel Seorang wirausaha adalah pemimpin . Dedication yaitu tidak kenal lelah/serius dalam bekerja 6. Devotion yaitu Mencintai pekerjaan bisnis 7. Inovatif Komitmen tinggi 7. Ketahan fisik dan mental 2. Mampu memperbaiki kelemahan-keleman pasar y Menurut Zimmerer Nuansa karakteristik wirausahawan yang sukses adalah. Doers yaitu membuat keputusan dan menindak lanjuti 4. 4. Determination yaitu Bekerja dengan penuh perhatian 5.4. Berkemauan keras 3. 2. 4. Komitmen tinggi terhadap tugas 8.Kreatif Prilaku disiplin 6. Mampu menggandeng peluang-peluang besar 2. Kejujuran dan tanggung jawab 5. Destiny yaitubertanggung jawab 9. Meningkatkan keunggulan Ikrar wirausaha : 1. Decisiveness yaitu Orang yang tidak bekerja lambat 3. 5. 3. 7. 4. 2. 2. 8. Motivasi Ada peluang 11. 6. Belajar dari kegagalan Yakin pada dirinya 13. Distribute yaitu bersedia mendistribusikan kepemilikannya kepada orang lain y Memahami Karakteristik wirausahawan Selain karakteristik diatas wirausahawan harus memahami karakteristik lain: 1. Dream yaitu memiliki visi 2. 3. 7. Berorientasi kemasa depan Toleransi menghadapi risiko 12. 6. 1. Realistis Nuansa Karaktetistik wirausahawan yang perlu dikembangkan . 9. yang harus dilakukannya: 1. 5. Kesabaran dan Ketahanan y Menurut H. Ingin memperoleh balikan segera Mau bertanggung jawab 9. Detail yaitu Memeperhatikan factor-faktor kritis secara rinci 8. y . mandiri Jujur 8. Mampu mencermati perubahan 5. 3. Sifat dan watak kepribadian 4.

Kepribadian yang bersifat negative 2. Faktor manusia Faktor Keunangan Faktor Permodalan Faktor Organisasi Faktor Perencanaan Faktor mengatur bisnis Faktor pajak dan asuransi Faktor fasilitas pemerintah MENGIDENTIFIKASI KEGAGALAN USAHA Faktor yang dapat menyebabkan kemungkinan kegagalan dalam pencapaian tujuan: 1. 5. Mau menambah ilmu pengetahuan g. Yakin pada diri sendiri e. a. b. Bekerjasama dengan orang lain ( getting things done with through people) c. 4. e. Mengembangkan sikap kepemimpinan b. Penampilan yang baik seperti prilaku jujur dan disiplin d. Prilaku pemimpin : 1. 7. c. 2. Kurang ulet dan lekas putus asa Kurang tekun dan kurang teliti Kurang kreatif dan kurang inisiatif tidak Jujur Kekeliruan dalam memilih lapangan pekerjaan . Mau bekerja Keras ( capacity for hard work) b. Pandai membuat keputusan f. 3. 4. 6. Pandai untuk berkomunikasi Faktor-faktor keberhasilan usaha dapat diidentifikasikan sebgai berikut : 1. 5. Orientasi tugas(Task Oriented) 2. d.a. 2. perasaan takut disaingi orang lain 3. anggapan diri sendiri lebih super dan merasa berhasil dari pada orang lain Kegagalan dalam dalam masyarakat dapat diidentifikasikan : a. 3. Berambisi untuk maju h. Orientasi Orang (People Oriented) MENGIDENTIFIKASI KEBERHASILAN USAHA Menurut Murphy dan Peck seorang wirausahawan dapat mencpai puncak karier hanya dengan melalui delapan anak tangga (kunci Keberhasilan) sebagai berikut. 8. tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang kurang dana untuk modal Tidak cocok minat dan bakat terhadapjenis usaha yang sedang dijalankannya Kurang pengalaman dalam bidang usaha Lemah dalam bidang pemasaran Menurut Alex S Nitisemito sebab kegagalan usaha dalam perusahaan : 1.

2. 3. Sikap dan Prilaku Kerja Prestatif Menurut Stephen Covey dalambukunya ³first thing first ³ ada 4 sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju: 1. Kerja Iklas adalh bekerja bersungguh-sungguh 2. Berkaitan dengan produkdan pasar b. melihat peluang yang ada 4. Mendengarkan secara aktif Selalu melakukan komunikasi Mengambil posisi sebagai pemimpin Selalu meningkatkan keterampilan menulis melalui latihan Selalu bersosialisasi baik secara fisik maupun menatal MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. Kerja Tuntas C. Life skill pada dasarnya mencangkup soft skill dan hand skill. Pemborosan 13. Kerja keras 5. 4. Self awareness atau sikap mawas diri Conscience atau mempertajam suara hati Independen will atau pandangan indenpenden untuk bakat bertindak Creative Imagination atau berpikir mengarah kedepan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi dan adaptasi yang tepat B. Memulai usaha langsung secara besar-besaran 8. Kerja Mawas diri terhadap emosional 3. Menyamakan perusahaan sebagai badan social 15. 3. 4. Berkaitan dengan masalah keuangan c. sekolah dan masyarakat Dalam rangka peningkatan kualitas npendidikan telah dilakukan upaya pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya melalui kecakapan hidup(Life skill). Kemacetan keuangan yang sering terjadi 17. 2. Kerja Prestatif dalam Kehidupan Kesehatan dilingkungan keluarga. 5. Pelayanan kurang baik 11. Tidak ada pemisah antara dana pribadi dan harta perusahaan 16. Kekeliruan manghitung harga pokok 14. 1. Kurangnya pengawasan atau kurang penegendalian Menurut Karakya 3 penyebab kegagalan usaha : a. Unsur-unsur yang mendukung sikap dan prilaku kerja prestatif selalu ingin maju. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen 10.6. Ada 5 cara meningkatkan soft skill. Mengambil kredit tanpa perhitungan 9. 1. Berkaitan dengan manajemen SIKAP DAN PRILAKU KERJA PRESTATIF A. banyaknya piutang ragu-ragu 12. Kerja cerdas adalah dalam bekerja pandai memperhitungkan resiko . MASALAH USAHA . Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal pinjaman 7.

laku dijual dan harga bersaing c. jumlah tekanan. KADIN dan Media massa) 4. Informasi control seperti informasi pemberian petunjuk d. Informasi kualitatif adalah berisimasukan nilai yang dapat dirasa seperti perubahan produk. Memiliki dan membuat produk yang labih baik dengan harga relative murah . Informasi dalam operasi sehari-hari penerimaan kas. 4. pemerintah. Informasi kuantitatif adalah berisi masukan nilai-nilai yang dapat dihitung. Macam-macam informasi a. SUMBER-SUMBER INFORMASI 1. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan murah b. panas dan lain-lian c. Kenalilah persoalan secara umum Identifikasikan proble-problem utama yang terkaait Menentukan fakt-fakta dan data-data penting Mencari sebab-sebab problem tersebut Mempertimbangkan kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut Memilih jalan keluar yang dapat dilaksankan dengan baik Periksalah apakah penyelesaian masalah tersebut telah tepat B. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan d. Sumber Informasi data sekunder (Catatan intrndan ekstern perusahaan. kecepatan. 3. Informasi yang dibutuhkan para wirausahawan : a. Biro statistic Perkumpulan dagang. 6. seperti berat. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi. Informasi atas orang. neraca labadan rugi. Manfaat Sumber informasi usaha a. termasuk informasi pokok yang dituntut gaji dan upah b. d.Kemampuan Pemecahan masalah (solusi) Usaha Adapun prosedur dalam pemecahan masalah. 2. dari pedagang perantara. pembayaran-pembayaran dalam usaha. temperature dan lain-lain. 7. b. Memilih dan membuat produk yang bermutu. Informasi symbol seperti petunjuk dalam rambu-rambu bisnis 2. langkah-langkah dapat menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: 1. harta kelompok dan sebagainya c. Fakta dan angka dalam bisnis strategis yang memungkinkan wirausaha dalam mengambil keputusan . Sumber informasi data primer ( Langsung dari konsumen. dan para penual sendiri) b. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi e. 3. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan wirausahawan a. 5.

Bersedia untuk mengambil tindakan agresif dalam menerapkan sebuah keputusan e. Kuran dan kompleksitas bisnis b. Keberania dan antusiasme d. Faktor orang ( orang-orang yang akan merasakan masalah sebagai akibat dari adanya keputusan) 2. Jumlah transaksi yang harus diproses f. PENGAMBILAN KEPUTUSAN USAHA 1. Faktor Pelaksanaan . Faktor psychologis (mempertimbankan dan memperhatikan factor psikologis baik yang terasa maupun yang tidak 3. Menentukan faktsa-fakta dari persoalan yang dikenali b. Adapaun pedoman untuk membuat keputusan : a. Membuat Keputusan (Decisin Making) Membuat keputusan adalah proses memilih alternative tertentu dari beberapa alternative yang ada . Kualitas dan kuantitas dari staf yang tersedia untuk pelbagai jenis siste dan fasilitas latihan yang tersedia e. Jauhilah keputusan-keputusan yang akan mengubah secara dratis susunan organisasi yang sekarang h. Harapan mengenai pertumbuhan dan perkembangan bisnis c. Ambilah risiko yang sedang-sedang saja f. Identifikasi bidang -bidang manakah persoalan yang tidak berdasarkan fakta-fakta c. Dalam keadaan tertentu mungkin lebih baik untuk meneruskan sesuatu yang telah berhasil pada masa lampau g. Faktor sasaran 5. Fasilitas jasa yang tersedia di daerah untuk berbagai instalasi d. Faktor fisik ( Membuat keputusan merupakan pekerjaan mental dan perlu ditransfer kea rah tindakan fisik) 4. Faktor-faktor keuangan Berikut ini mengenai factor dan pertimbangan dalam membuat keputusan adalah : a. Keputusan harus diuji coba terlebih dahulu 2. Faktor waktu 6.C. Faktor dan Pertimbangan Membuat Keputusan Usaha a. Faktor Membuat Keputusan : 1.

Ini memiliki keuntungan karena dapat dibuat cepat. penetapan biaya eksploitasi. Keterampilan . perundingan dengan karyawan. riset pemasaran. memilih data-dta. praktek pembelian dan penjualan. Melatih kemauan 3. tindakan pelaksanaan) 3 Macam-macam Keputusan Menurut bidangnya ada dalam usaha bisnis ada beberapa tipe keputusan : a. Tindakan-tindakan ( Menilai data-data. Melatih disiplin 4. riset pemasaran dan teknik. Intuisi Pembuatan keputusan berdasarkan intuisi adalah pembuatan keputusan berdasarkan penggunaan perasaan orang yang membuat keputusan itu. jenis latihan dan pendidikan. hubungan perusahaan dengan ekstrnal. konsekuensi pilihan. lokasi. Keputusan yang akan diambil ( Manfaatnya. saluran-saluran pemasaran. sugesti dan saran-saran. pembayaran deviden. inspeksi supervis. absensi para karyawan) 4 Dasar dan Teknik Membuat Keputusan Usaha a. analisis pekerjaan dan evaluasi. metode bidang penjualan. diselidiki dengan teliti. Keputusan permodalan ( Struktur modal. Usaha modal baru. pengalaman berupa pengetahuan. Keputusan Kepegawaian ( (sumber tenaga kerja. promosi dan distribusi) c. dikalsifikasikan dengan tepat dan perlu ditafsirkan dengan hati-hati.b. teknik seleksi dan wawancara. penetapan harga produk. Authority (Kekuasaan) Keputusan yang dibuat atas dasar otoritas dipedomani dan dipengaruhi oleh UU. jumlah inventaris) b. Keputusan produksi (Luasnya perusahaan. Hak Milik. b. jenis dan luasnya reklame. dan Status PENGEMBANGAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA . Pelaksanaannya. prosedur kantor dan perluasan usaha) d. jumlah tenaga kerja dan jam kerja . dan dipergunakan kemampuan cara membuatnya. Peraturan. likuidasi. Seorang wirausaha yang terampil akan mampu mengendalikan keinginan dan kemauannya kearah pencapaian tujuan .. Fakta-fakta tersebut pelu diusahakan sebaik-baiknya. lay out perusahaan. keselamatan kerja dan kesejahteraan karyawan. Untuk dapat membuat keputusan dengan cara : 1. Pertimbangan membuat keputusan Usaha 1. rencana mengenai pension. dan keterampilan d. Pengalaman yaitu pengalaman berupa sikap atau nilai. Orang-orangnya) 2. c. rencana permodalan kembali. Mengenali diri sendiri 2. penggunaan merk dagang. pengepakan produk. Keputusan Penjualan ( lokasi kantor-kantor penjualan. metode produksi. dapat diutamakan yang plaling penting. syarat-syarat kredit. Fakta Pembuatan keputusan berdasarkan fakta yaitu keputusan yang paling baik dan dapat meyakinkan orang lain. pembayaran gaji.

Adanya kreatifitas yang tergantung kepada mimpi-mimpi dan gagasan-gagasan yang mengawang-mengawang e. Mulailah belajar berinovasi dari pengalaman g. b. b. Invensi (Penemuan) Ekstensi (pengembangan ) Duplikasi (Penggandaan) Sintesis Faktor pencapaian keberhasilan inovasi menurut James Brian Quinn : a. d. Ada beberapa hal yang dapat sebagai dasar untuk menignkatkan kemampuan inovatif produk dan pelayanan . Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap d. Mempunyai keyakinan dan kerja-kerja dengan penuh inovatif dan risiko Mitos Kemampuan Inovatif . Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovatif dan kesuksesan c. ada lima mitos : a. b. Sumber penerapan inovatif a.A. c. Membuat produk dengan penuh inovatif c. a. Iklim inovasi dan visi Orientasi Pasar Organisasi yang tetap datar dan kecil Proses belajar interkatif 2. d. Menerapkan Kemampuan Berinovatif Dalam prosesnya. c. Menentukan tujuan dalam berinovatif e. d. Berorientasi kepada tindakan untuk berinovatif b. Mengikuti jadwal yang telah ditentukan didalam berinovatif h. b. c. penerapan kemampuan berinovatif menurut Kuratkoada 4 jenis inovatif : a. PEMBINAAN KEMAMPUAN BERINOVATIF Pengertian inovatif adalah merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ideide yang dapat dijual . Menjalankan uji coba dan merevisinya f. Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovatif daripada proyek kecil 1. Kejadian yang tidak diharapkan Ketidak harmonisan Proses sesuai dengan kebutuhan Perubahan pada industry dan pasar . Mulai membuat produk dengan inovatif yang terkecil d. Inovatif itu harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan. Menghargai karyawan yang memiliki gagasan berinovatif i.

Perubahan demografi f. Inovatif kontinum aadalah sebagai incremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk pelaksanaan inovatif d.e. baik yang terdapat didalam maupun diluar perusahaan 5. Inovatif administrasi adalah inovatif yang terkait dengan manejemen. Prinsip Inovatif Inovatif adalah merupakan hasil kerja keras yang memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha . Inovatif produk. Perubahan persepsi g. d. serta berorientasi dengan proses struktur manajemen sumber daya manusia dan system akuntansi. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapakan dapat menjadi sumber peluang inovatif yang mudah dan sederhana 2. ide-ide melalui berbagai tahap pengembangan. 6. c. PEMBINAAN KEMAMPUAN KREATIVITAS 1. b. B. adalah akuisisi atau implementasi inovati. Pengetahuan baru apakah itu pengetahuan ilmiah teknis atau social merupakan sumber peluang yang paling produktif dalam inovatif 7 Level Analisis Ada 4 fase pembuatan inovatif proses yaitu: a. Tahap-tahap inovatif a. Inovatif teknik adalah inovatif terkait langsung dengan produk e. Adanya sumber peluang inovatif berbagai rupa keganjilan dapat menjadi sumber peluang inovatif 4. Pengamatan dan pendidikan terhadap lingkungan baik internal maupun eksternal Pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovatif Adanya opsi sumber daya penciptaan melalui riset Penerapan inovatif lahir gagasan-gagasan. Pengertian Kreativitas . tahapan-tahapan inovatif . Adopsi Inovatif. Penciptaan Inovatif adalah kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi produk atau solusi produk b. a. 4. Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovatif yang paling handal diluar perusahaan 5. Konsep pengetahuan dasar 3. Dimensi Inovatif . Sumber-sumber inovatif adalah sebagai berikut: 1. Inovatif proses adalah upaya untuk menghasilakna pelayanan produk yang baik c. merupakan hasil organisasi perusahaan b. Adanya kegagalan dan kegagalan biasanya tidak diharapkan wirausahawan 3. Sumber inovatif Gagasan inovatif muncul lewat analisis metodelogi peluang-peluang yang ada.

Mengkombinasikan ( menggabungkan dua atau lebih yang tadinya tidak memiliki hubungan Untuk membantu menerapkan kemampuan kreatif seseorang dilakukan sebagai berikut: . Ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Tidak hanya tunduk pada standard an pengawasan kelompok j. Membutuhkan dan menerima otonomi h. Mengenali Lingkungan d. Percaya pada diri sendiri i. Indenpenden dalam pertimbangan pemikiran dan tindakan g. Dapat menerima perbedaan f. a. Mencari selamat Ada 3 tipe kreativitas : a. Memodifikasi sesuatu (mencari cara-cara membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan seseuatu menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain c. Pemikiran lain 4.Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya . Roe . Hapus perasaan ragu-ragu c. Menciptakan (proses membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada) b. Cara Menerapkan Kreativitas a. Menerima dan menyesuaikan yang kelihatannya berlawanan e. Pemikiran kemungkinan (Probabilitas) 2. Meliahat sesuatu dengan cara yang tidak biasa c. Keingintahuan d. Mau mengambil risiko yang telah diperhitungkan k. Keterbukaan pada pengalaman b. Tekun 2. Mengembangkan perspektifdan fungsional Beberapa kebiasaan mental jelek yang dapat menghambat kreativitas wirausaha diantaranya : 1. Menggunakan akal b. Stereotype ( Telah ada ketentuan karakteristik tertentu) 3.

Mercusuar akan memberikan penerangan wirausahawan c. tegas. Kosentrasi pada manusia 1. rekreasi. Keaslian (originality) kemampuan mencetuskan gagasan dengan cara asli dan tidak klise 4. Penguraian (elaboration) kemampuan untuk menguraikan suatu secara lebih rinci 5. Menerapkan prilaku tepat waktu Seorang siswa yang ingin menjadi wirausahawan berhasil harus memandang waktu sebagai : a. Perumusan kembali (redefinition) Kemampuan untuk meninjau suatu persoalan berdasarkan perspektif yang berbeda dengan apa yang telah diketahui orang lain MEMBANGUN KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN BAGI ORANG LAIN A. artinya waktu yang diberikan seseorang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang d. artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan b. Cara mengatasi masalah 5. yaitu kemampuan menghasilkan banyak gagasan 2. artinya waktu yang dihadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang c. humor. Rileks dengan cara menditasi. mendengarkan aluanan music. Keluwesan ( flkesibility) yaitu kemampuan untuk mengemukakan bermacam-macam pemecahan atau kedekatan terhadap masalah 3. Kelancaran (fluency). Faktor-faktor yang menunjukkan komitmen tinggi Faktor-faktor pendukung komitmen tinggi : a. Tepat waktu adalah organisasi. dan fair b. Tepat waktu adalah nilai uang. Tepat waktu adalah ukuran. Tepat waktu adalah Kekuasaan.1. 1. dan lainlain 2. Cara melakukan sesuatu dengan baik Menurut Guilford menyebutkan 5 faktor menjadi cirri kemampuan berpikir kreatif . Menentukan keinginan 4. Konsisten. artinya menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang diabaikan sehingga menimbulkan kerugian Untuk menerapkan tepat waktu bagi para siswa dilingkungan sekolah sebagai berikut : . Melatih Otak 3.

4. Menerapkan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri a.sinergi. Imbal jasa harus sepadan dengan nilai pekerja c. 2. 4. bukan kompetensi harus merupakan basis kerjasama f. b. Pentingnya komkitmen tinggi Bagi Seorang Wirausahawan a. Rasa keadilan harus diterapkan 4. Busra Elgeri di 19:29 Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Berbagi ke Google Buzz 0 komentar: . Meningkatkan etos semangat kerj bagi pribadinya dan karyawannya f. 3. Menerapkan perilaku tepat janji Penerapan perilaku tepat janji bagi pra siswa disekolah sebagai berikut : 1. 7. Menerapkan Kepedulian terhadap mutu hasil kerja Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen. Meningkatkan rasa kepercayaan di dalam berwirausaha Diposkan oleh Drs. Membiasakan dan mendayagunakan tepat janji waktu bersekolah Membiasakan mendidik diri sendiri belajar dan jujur Merenungkan kelengahan-kelengahan dan kelemahan-kelemahan dalam diri sendiri Merenungkan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan dalam berkarya Menyadari bahwa budaya tepat janji sangat berharga 3. Bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan sumber daya minimal b. Membiasakan untuk membagi dan tepat waktu dalam kehadiran di sekolah Membiasakan diri belajar dan bekerja dengan kosentrasi penuh Pemborosan waktu akan menghambat kemampuan belajar untuk berprestasi Renungkanlah hal yang menjadi tujuan di dalam hidup Latihan disiplin dalam setiap menjalankan tugas Buatlah perencanaan Pergunakanlah waktu senggang 2.1. kuat dan tidak berputus asa Disiplin artinya ketaatan terhadap peraturan Kerjasama B. Ketabahan dalam menghadapi cobaan Keuletan artinya tangguh. c. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. d. Kewenangannya harus sebatas tanggung jawab e. 3. 2. Informasi mutu (kualitas) harap digunakan untuk perbaikan. 6. 5. Warga perusahaan harus memiliki perusahaan d. Kolaborasi. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efisien c. Warga perusahaan merasa aman dan senang terhadap pekerjaan g. 5. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaaan d. seb agai berikut : a. bukan untuk mengawasi orang b.

.  KLS XI .... y 2010 (9) September (1)  PEMBERITAHUAN UNTUK KLS XI RPL 1 & 2 SMK NEGERI 1 .. Agustus (4) o  CONTOH LEMBAR JAWABANULANGAN HARIAN  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII ( duabelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XI ( sebelas )  ULANGAN KEWIRAUSAHAAN KELAS X ( sepuluh ) o Juli (4)  KLS X ..Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) Pengikut Arsip Blog y o 2011 (6) Maret (4)  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS XI (SEBELAS) SMK  MATERI KEWIRAUSAHAAN KELAS X (SEPULUH) SMK  TRY OUT KE 2 KEWIRAUSAHAAN SMK NEGERI 1 DEPOK DAN . Busra Elgeri Lihat profil lengkapku Template Ethereal. ..MENGIDENTIFIKASI SIKAP DAN PRILAKU WIRAUSA. o Februari (2)  SENI MENJUAL DAN TEKNIK PROMOSI KLS XI RPL  ULANGA HARIAN KE 1 KLS XI RPL SMK NEGERI 1 DAN SMK.. Didukung oleh Blogger.  TRY OUT KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 DEPOK 2011 DAN SMK DW.PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN  KLS X .MENGANALISIS PELUANG USAHA  KLS XII .PROPOSAL USAHA o Mengenai Saya Drs...

1996)  Kewirausahaan adalah suatu sikap. 1996)  Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan  Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi. Pengertian Kewirausahaan Telah kita ketahui bersama bahwa pemerintah sampai saat ini masih sangat terbatas dalam penyediaan lapangan kerja baru. mengelola. mengendalikan semua usahanya. Berikut ini diuraikan pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha :  Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (ZIMMERER. tanpa memperhatikan sumberdaya yang mereka kendalikan (ROBEN. Mengidentifikasi kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan 4. jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain Sedangkan Wirausaha adalah : Seseorang yang bebas dan memiliki kemampuan untuk hidup mandiri dalam menjalankan kegiatan usahanya atau bisnisnya atau hidupnya. Mengingat perannya sangat penting. menentukan. Potensi penunjang pembangunan bangsa masih terbuka lebar asalkan para wirausahawan mampu menciptakan dan membuka lapangan kerja baru menjadi pelopor pembangunan. sikap. 4 tahun 1995 untuk menumbuhkan semangat kepeloporan dikalangan generasi muda agar mampu menjadi wirausahawan. pemerintah telah mengeluarkan itruksi presiden No. Memahami karakteristik wirausahawan 3. Dalam lampirannya tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan Kewirausahaan (GNMMK) kewirausahaan adalah :semangat. Mengidentifikasi perilaku wirausahawan A.Standar Kompetensi: Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha Kompetensi Dasar: Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Tujuan Pembelajaran Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausahawan Tujuan Kegiatan Pembelajaran : Setelah mempelajari Modul ini diharapkan siswa mampu : 1. Memahami pengertian kewirausahaan 2. dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya cara kerja. perilaku. Ia bebas merancang. Tujuan Kewirausahaan Kewirausahaan memiliki tujuan sebagai berukut : . teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan keuntungan yang lebih besar. 1.

. Dengan kata lain efisien adalah segala sesuatu yang dikerjakan dengan berdaya guna atau segala sesuatunya dapat diselesaikan dengan tepat. hemat dan selamat. Manfaat Kewirausahaan Berikut adalah manfaat kewirausahaan . perilaku dan kemampuan kewirausahaan dikalangan masyarakat 2. sikap. Jika kesempatan untuk menjadi wirausaha itu datang maka ada beberapa keuntungan yang dapat diraih antara lain : 1) Menjadi Bos didalam perusahaan 2) Mencapai tujuan yang dikehendaki 3) Memperoleh manfaat dan keuntungan 4) Membantu masyarakat dengan usaha konkrit 5) Mendemonstrasikan potensi secara penuh Agar bisa mengelola aktivitas usahanya dengan baik maka para wirausahawan harus membuat perencanaan yang tepat dan matang. Generasi muda. cepat. atau antara pengeluaran dan pendapatan. sehingga dapat mengurangi pengangguran. Pelaku ekonomi yang terdiri dari pengusaha kecil dan koperasi c. Asas Kewirausahaan a. Kemampuan berkarya dalam kebersamaan dengan etika bisnis yang sehat Kesempatan merupakan sesuatu yang ideal bagi para wirausaha.a. Mereka juga harus mampu mengelola waktu dengan efektif dan efisien. sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Mewujudkan kemampuan dan kemantapan para wirausaha untuk menghasilkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat d. Kemampuan bekerja secara tekun. Sedangkan efisien adalah perbandinagn yang terbaik antara input dan output. Sasaran Kewirausahaan a. anak-anak putus sekolah dan calon wirausahawan 3. Menambah daya tampung tenaga kerja. Kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sistematis. antara daya usaha dengan hasil usaha. termasuk keberanian mengambil resiko b. Instansi pemerintah dengan kegiatan usaha (BUMN) organisasi profesi dan kelompok masyarakat b. a. Meningkatkan kesadaran dan orientasi kewirausahaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat c. teliti dan produktif c. Menumbuh kembangkan jumlah wirausahawan yang berkualitas b. Membudayakan semangat. Efektif berarti suatu pekerjaan yang dapat diselesaikan tepat waktu. 4. Kemampuan berkarya dengan semangat kemandirian d.

Mampu berkarya dengan semangat kemandirian 5). Mampu memecahkan masalah dan mengambil keputusan secara sisitematis dan berani mengambil resiko b. Berusaha mendidik masyarakat agar hidup secara efisien. tidak berfoya-foya dan tidak boros. Mampu bekerja tekun. Memberi contoh bagaimana harus bekerja keras. 5. motivasi tinggi dan kerja keras 3) Pengambil resiko a) Enerjik dan berinisiatif b) Kemampuan mengambil resiko c) Suka pada tantangan 4) Kepemimpinan a) Bertingkah laku sebagai pemimpin b) Dapat menanggapi saran-saran dan kritik . c.Sikap dan perilaku wirausahawan a. Perilaku wirausahawan 1) Memiliki rasa percaya diri a) Teguh pendiriannya b) Tidak tergantung pada orang lain c) Berkepribadian yang baik d) Optimis terhadap pekerjaannya 2) Berorientasi pada tugas dan hasil a) Haus akan prestasi b) Berorientasi pada laba / hasil c) Ketekunan dan ketabahan d) Mempunyai dorongan kuat. d. pemeliharaan lingkungan dan kesejahtraan.b. pribadi. tekun dan jujur dalam menghadapi pekerjaan. Sikap wirausahawan 1). Mampu berkarya berlandaskan etika bisnis yang sehat 4). distribusi. e. Sebagai generator pembangunan lingkungan. tekun dan memiliki pribadi unggul yang patut diteladani. Mampu berpikir dan bertindak kreatif dan inovatif 2). Berusaha mendidik para karyawannya menjadi orang yang mandiri. teliti dan produktif 3). disiplin.

Pandai berinisiatif d. Memiliki sikap mental dan spiritual yang tinggi b.Ketrampilan dasar a. Dapat mengkoordinasikan kegiatan usaha 2. Ketrampilan teknis ( technical skill) : ketrampilan melakukan teknik tertentu dalam mengelola usaha c. Human skill : ketrampilan bekerja sama dengan orang lain.Lapangan perikanan 1) Pemeliharaan ikan 2) Penetasan ikan 3) Makanan ikan . kreatif dan fleksibel b) Serba bisa dan mengetahui berbagai hal c) Mempunyai banyak sumber kemampuan 6) Berorientasi ke masa depan a) Memiliki pandangan ke masa depan b) Optimis memandang masa depan Disamping harus memiliki sikap dan perilaku tersebut diatas. Memiliki kepribadian yang unggul c. seorang wirausahawan juga dituntut memiliki ketrampilan-ketrampilan yang dapat menunjang keberhasilan. dan sesame wirausahawan 6. Adapun ketrampilan tersebut adalah sebagai berikut : 1. bawahannya.Ruang lingkup kewirausahaan a.Ketrampilan khusus a. Ketrampilan konsep (conceptual skill) : ketrampilan melakukan kegiatan usaha secara menyeluruh berdasarkan konsep yang dibuatnya b.c) Dapat bergaul dengan orang lain 5) Keorisinilan a) Inovatif.Lapangan agraris 1) Pertanian a) Tanaman berumur pendek b) Tanaman berumur panjang 2) Perkebunan dan kehutanan b.

pergudangan. koperasi. Lapangan perindustrian dan kerajinan 1) Industri besar 2) Industri menengah 3) Industri kecil 4) Pengrajin a) Pengelolaan hasil pertanian b) Pengelolaan hasil perkebunan c) Pengelolaan hsil perikanan d) Pengelolaan hasil peternakan e) Pengelolaan hasil kehutanan e.Falsafah dan kebiasaan wirausaha Dalam rangka memasyarakatkan kewirausahaan. Lapangan pertambangan dan energi f. Lapangan peternakan 1) Bangsa burung atau unggas 2) Bangsa binatang menyusui d. tata busana dan sebagainya Dari keterangan diatas kita ketahui bahwa lapangan kerja wirausahawan itu begitu luas ruang lingkupnya dan perlu mendapat perhatian kita bersama untuk diisi. 7.4) Pengangkutan ikan c. penting sekali kita belajar dari falsafah dan kebiasaan wirausaha untuk mendapat gambaran bahwa menciptakan lapangan kerja . bangsa dan negara akan meningkat. Karena dengan terisinya lapangan kerja tersebut maka tingkat sosial ekonomi masyarakat. perbengkelan.Lapangan pemberi jasa 1) Sebagai pedagang perantara 2) Sebagai pemberi kredit / perbankan 3) Sebagai pengusaha angkutan 4) Sebagai pengusaha hotel dan restaurant 5) Sebagai pengusaha biro jasa travel pariwisata 6) Sebagai pengusaha asuransi. Lapangan perdagangan 1) Sebagai pedagang besar 2) Sebagai pedagang menengah 3) Sebagai pedagang kecil g.

Karakteristik Wirausahawan Karakteristik adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seseorang. c. Adapun hal-hal penting yang merupakan falsafah wirausaha adalah sebagai berikut : a. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin.bukan hal yang mustahil untuk dilaksanakan. b.Keberhasilan seorang wirausaha tergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. By Grave Karakteristik wirausahawan menurut BY Grave dikenal dengan istilah 10D. Hasil yang diterima lebih penting daripada hasil-hasil yang sempurna karena dorongan untuk mengejar kesempurnaan justru dapat menghambat perkembangan dan pertumbuhan pribadi ( akan menimbulkan perasaan selalu gagal ). f. Doers Seorang wirausahawan dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjutinya. Decisiveness Seorang wirausahawan adalah orang yang tidak bekerja lambat. Kekuatan dan kelemahan itu dapat digunakan sebagai modal dasar untuk mencapai tujuan hidup. 1.Kekuatan mengambil resiko sebagai tanggung jawab atas tindakan sendiri. hubungan dengan tujuan-tujuan masa depan B. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah factor kunci dalam kesuksesan bisnisnya c. a. Untuk itu harus belajar tentang diri sendiri baik menyangkut keunggulan maupun kelemahan yang dimiliki. Kejarlah tujuan-tujuan yang relevan dengan kemampuan dan ketrampilan e. d. Sedangkan kebiasaan wirausaha adalah sebagai berikut . sebagai berikut: a. Seorang wirausahawan tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya . Terimalah diri sendiri seperti adanya. Bangun lebih awal (menggunakan waktu lebih dini ) sebagai cara menjadi produktif b. Sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk menekuni lapangan kerja baru dalam ruang lingkup kewirausahaan. Jadi karaketristik wirausahawan adalah cirri-ciri khusus yang dimiliki seorang wirausahawan yang membedakannya dengan orang lain.Buat rencana kegiatan untuk hari esok c. berusahalah menekankan kekuatan diri sendiri dan kurangi kelemahan yang ada dan lakukanlah hal-hal yang penting dan terbaik. Kegagalan diterima sebagai pengalaman belajar dan keberhasilan sebagai buah dari usaha-usaha yang tidak kenal lelah. Evaluasi kebiasaan. Dream Seorang wirausahawan mempunyai visi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya b. Agar lebih jelas di bawah ini dikemukakan beberapa karakteristik wirausahawan menurut pendapat beberapa ahli.

Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain i. kepemimpinan b. Bekerja ekonomis dan efisien f. Drs. Sikap terhadap risiko 3. Fadel Muhammad Menurut fadel Muhammad. bonus atau hadiah j. Cara pengambilan keputusan d. Details Seorang wirausaha sangat memperhatikan factor-faktor kritis secara rinci.d. Dedication Dedikasi seeorang wirausaha terhadap bisnisnya sangat tinggi. Wasty Soemanto. yaitu : a. Inovasi c. kadang-kadang mengorbankan kepentingan kerluarga f. Distribute Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya. Devotion Wirausahawan di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. walaupun dihadapkan pada halangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi e. yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnis 2. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah. ada tujuh ciri yang merupakan identitas seorang wirausahawan. Destiny Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. M. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Motivasinya bukan karena uang. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya g. Determination Seorang wirausahawan melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Visi masa depan g. Sikap tanggung jawab terhadap perubahan e. Dollars Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapat laba.Pd . Dia tidak mau mengabaikan factor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya h.

Mandiri Sikap untuk tidak menggantungkan keputusan akan apa yang harus dilakukan kepada orang lain dan mengerjakan sesuatu dengan kemampuan sendiri-sendiri sekaligus berani mengambil risiko dalam bisnis merupakan bentuk kemandirian dari seorang wirausahawan. Persepsi kepada kemungkinan hasil e. M. Berkeyakinan kuat atas kekuatan pribadi. Ketrampilan wirausaha 4. dengan adanya bentuk kelakuan yang harus dicapai. Disiplin yang baik harus tumbuh sendiri dalam diri seseorang dan bukan merupakan paksaan untuk melakukan berbagai macam peraturan dan tindakan. wirausahawan memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Sikap tentang uang Dari penjelasan diatas. Sikap mental wiraswasta c. Ketrampilan dalam pengorganisasian i. Preferensi kepada resiko-resiko menengah d. Orientasi ke masa depan h. disiplin adalah usaha untuk mengatur atau mengontrol kelakuan seseorang untuk mencapai tujuan. Aktivitas energik g. untuk itu diperlukan : d Kemauan keras . Mc. Pembentukan sikap mandiri memiliki 6 kekuatan mental yang dapat membangun kepribadian yang kuat. Rangsangan oleh umpan balik f. Keinginan untuk bertanggung jawab c. 2. dilarang.Menurut Drs. Disiplin Menurut S. Nasution. Celland. Kepekaan terhadap arti lingkungan d. Disiplin merupakan modal dasar keberhasilan seseorang. antara lain : a. Keinginan untuk berprestasi b. atau diharuskan. Celland Menurut Mc.Pd tanda manusia wiraswasta adalah kepribadian kuat dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. Berkemauan keras b. Wasty Soemanto. karakteristik wirausahawan yang perlu dimiliki dan dikembangkan adalah : 1. memiliki moral yang tinggi b.

Ketekunan dan keuletan untuk bekerja keras f. Faktor-faktor yang terkait dengan komitmen tinggi adalah : a. tekun dan ulet serta selalu berjuang untuk berprestasi akan cenderung mempengaruhi produktivitas dan kinerja seorang wirausaha. Seorang yang realistis dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kebutuhan sehingga menimbulkan inisiatif dan kreativitas. Ralistis Realistis berarti kenyataan. Pemikiran yang konstruktif 3.e Kepercayaan pada diri sendiri f Pemahaman tujuan dan kebutuhan c. 5. baik untuk memecahkan seuatu masalah. Kejujuran dapat disamakan dengan amanah. memiliki motivasi. tabah. tepat janji. kelemahan dan kekalahan sehingga dapat menyelaraskan dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. Komitmen tinggi dibarengi perilaku tepat waktu. berusaha untuk lebih baik. Konsisten. disiplin. Kejujuran dan tanggung jawab untuk itu diperlukan : d Moral yang tinggi e Disiplin diri d. tegas dan adil b. Konsentrasi pada manusia Komitmen tinggi yang diharapkan seorang wirausahawan harus dipercaya dan didukung oleh seluruh pihak terkait. sampai berhasil sekaligus mempertahankan dan menciptakan kepercayaan dari orang lain baik itu konsumen maupun mitra bisnisnya. Komitmen tinggi Komitmen tinggi berarti fokus pikiran diarahkan kepada tugas dan usahanya dengan selalu berupaya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Dengan pola pikir realistis seseorang dapat menerima kekurangan. peduli terhadap kualitas. Berpikir secara realistis merupakan cara berpikir yang sesuai dengan akal sehat. 4. Dengan melihat kenyataan yang ada. Amanah adalah bila diberi . Seorang wirausahawan yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang entaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya. introspeksi diri untuk menutupi kekurangan sehingga menimbulkan sikap optimis dan kemandirian. Jujur Jujur dalam berwirausaha artinya mau dan mampu mengatakan sesuatu sebagaimana adanya. seseorang akan berpikir lebih maju. sabar. Ketahanan fisik dan mental yang berupa : d Kesehatan jasmani dan rohani e Kesabaran f Ketabahan e. Suri tauladan c.

sedangkan inovasi adalah penerapan praktis dari gagasan-gagasan tersebut. Proses inovasi (innovation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya inovasi adalah : 1) Adanya keinginan untuk berprestasi 2) Adanya factor pengalaman dalam berwirausaha 3) Adanya keinginan dalam menanggung resiko 4) Adanya sifat penasaran pribadi 5) Adanya factor pendidikan b. Dapat juga diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru. Kreativitas merupakan bahan bakunya sedangkan gagasan-gagasan merupakan hasil yang komersial.kepercayaan tidak khianat. Growth (pertumbuhan) Keterangan : a. Innovation (inovasi) b. Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi. 6. Proses pemicu (triggering event) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya triggering event (pemicu) untuk terjun ke dunia wirausaha adalah : 1) Adanya komitmen atau minat yang tinggi di dalam berwirausaha . Sesuatu yang baru belum tentu inovatif apabila yang dihasilkan tidak merupakan sesuatu yang lebih baik. Kreatif dan inovatif Secara umum kreativitas dapat diartikan untuk membuat kombinasi baru atau produk baru. Kreatif merupakan proses pemikiran yang membantu dalam mencetuskan gagasangagasan. Apabila seorang wirausaha jujur maka ia akan mendapat keuntungan dari segala penjuru yang tidak ia duga dari mana datangnya. baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relative berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Sementara itu By Grave menggambarkan proses perintisan dan pengembangan kewirausahaan sebagai berikut : a. Triggering Event (pemicu) c. kalau berkata selalu benar dan bila berjanji selalu ditepati Kita harus yakin bahwa kebenaran dan kejujuran adalah suatu jaminan yang paling tepat untuk mencapai kemajuan di dalam berwirausaha. mplementation (pelaksanaan) d. Dengan kata lain berbisnis harus dilandasi oleh kejujuran karena sifat ini dapat mendatangkan kepercayaan dari masyarakat konsumen. memodifikasi sesuatu dan mengkombinasikan. Berdasarkan penelitian kreativitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga tipe-tipe kreativitas yang berbeda yaitu menciptakan. Inovatif merupakan suatu terobosan baru. Inovatif dalam berwirausaha berarti suatu proses untuk mengubah peluang usaha menjadi gagasan baru yang dapat menghasilkan uang.

sehingga semua perencanaan dan pelaksanaan operasionalnya berjalan produktif. Ada beberapa hal yang menyebabkan seorang wirausahawan berhasil maupun gagal. antara lain menampung tenaga kerja. dan bergaul dengan sesamanya. Proses pelaksanaan (implementation) Faktor-faktor personal yang mendorong adanya pelaksanaan berwirausaha adalah: 1) Adanya komitmen yang tinggi di dalam berwirausaha 2) Adanya visi dan misi. manajemen usaha dan sebagainya. Gilmore menyatakan bahwa seorang wirausaha yang produktif adalah wirausaha yang menghasilkan kontribusi bermanfaat bagi lingkungan. Produktif dalam hal ini adalah kegiatan yang menimbulkan atau meningkatkan kegunaan (utility) di dalam usaha. Seorang wirausahawan akan selalu meningkatkan produktivitas dengan berbagai cara. 2) Adanya struktur organisasi dan berbudaya yang mantap di dalam berwirausaha 3) Adanya strategi yang mantap sebagai produk dari tim yang kompak di dalam berwirausaha. Jujur a. 4) Adanya produk yang dibanggakan. berani dan disiplin berbuat karena bakat. Jujur terhadap orang lain c. yang pandangannya jauh kedepan guna mencapai keberhasilan di dalam berwirausaha 3) Adanya seorang wirausahawan yang berpengalaman dan siap mental secara total 4) Adanya manajer pelaksana sebagai tangan kanan dan pembantu utama di dalam berwirausaha d. Jujur terhadap tujuan yang akan dicapai 2. seperti kualitas produk. Proses pertumbuhan (growth) Proses pertumbuhan di dalam kewirausahaan didorong oleh faktor adanya organisasi diantaranya adalah sebagai berikut : 1) Adanya tim yang kompak di dalam menjalankan usaha. lokasi usaha. memberi sumbangan social. Kegagalan dan keberhasilan seorang wirausahawan Seorang wirausaha adalah seorang yang memiliki kepribadian yang produktif.2) Adanya keberanian menanggung resiko 3) Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan sekarang 4) Adanya pemutusan hubungan kerja dan tidak ada pekerjaan lain] 5) Adanya dorongan berwirausaha karena faktor usia c. tidak mudah putus asa dalam mengahdapi hambatan meski terkadang mengalami kegagalan. Jujur terhadap diri sendiri b. C. Keberhasilan seorang wirausahawan erat kaitannya dengan hal-hal sebagai berikut: 1. pengalaman dan pengetahuannya . manfaat produk. model produk. Disiplin dan berani a.

D. Berani dan disiplin berbuat karena adanya keyakinan dan fasilitas 3. 2. Perilaku kerja keras . 3. tetapi juga oleh profesi lainnya seperti atlit. petani. guru. Bagian yang penting adalah tahapan dan proses pencapaian prestasi itu sendiri. dan lain-lain. Tidak puas dengan hasil yang dicapai sekarang dan selalu membuat sasaran yang lebih baik dan lebih tinggi dari sebelumnya. Imam Santoso Sukardi (1991) secara umum menetapkan sembilan perilaku wirausaha sebagaimana tertera di bawah ini. Tidak mempunyai etos kerja yang tinggi Keberhasilan dan kegagalan dalam usaha atau menjalankan pekerjaannya tidak hanya dialami oleh para wirausahawan. Pengendalian emosinya baik terutama bila situasi pergaulan tidak mengena dengan situasi hatinya. Dia selalu aktif bergaul.b. Dia selalu mencari segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kerjanya. Kegagalan akan terjadi kalau mereka tidak sungguh-sungguh dalam menjalankan pekerjaannya. Perilaku Instrumental Wirausaha selalu memanfaatkan segala sesuatu yang ada dilingkungannya untuk membantu dirinya mencapai tujuannya dalam berusaha. Lemahnya pemasaran 7. Kurang pengalaman 4. diantaranya : 1. lebih efektif dibandingkan dengan hasil yang dicapai sebelumnya. ada beberapa hal yang dapat menyebabkan kegagalan. Bakat yang tidak cocok 3. 4. artis. Tidak adanya perencanaan yang matang 2. Perilaku Prestatif Perilaku prestatif menunjukkan bahwa wirausaha dalam berbagai situasi selalu tampil lebih baik. Dapat melaksanakan prinsip manajemen dengan baik Disamping keberhasilan dalam wirausaha. akomodatif terhadap berbagai ajakan untuk berdialog. Dengan kata lain segala sesuatu yang ada dilingkungannya dipandang sebagai ´instrumentµ (alat) pencapaian tujuan pribadi. Perilaku Wirausahawaan Dari berbagai sumber yang membicarakan tentang perilaku wirausaha yang berhasil. Kurangnya modal 6. pejabat. Tidak mempunyai semangat berwirausaha 5. selain menampilkan wajah ramah. 1. sedangkan keberhasilan atau kegagalan pencapaian prestasi dianggap sebagai balikan (feedback). Perilaku keluwesan bergaul Wirausaha akan selalu berusaha untuk cepat menyesuaikan diri dalam berbagai situasi hubungan antar manusia.

selalu mencoba membuat antisipasi adanya hambatan-hambatan yang dapat menggagalkan usahanya. Keberhasilan itu dapat diraih karena karakteristik wirausaha yang melekat pada dirinya. Edison . tidak mudah menyerah sebelum pekerjaan selesai. Untuk lebih jelasnya di bawah ini diberikan contoh orang-orang yang sukses dalam berwirausaha. Personal control mencakup pengertian swa-daya dan swa-kendali. Untuk itulah sikap mental wirausaha diperlukan untuk dapat menghadapi tantangan dunia yang semakin penuh persaingan. 8. Ducan Symne. Dia dapat saja bekerja dalam kelompok selama mendapat kebebasan bertindak pengambilan keputusan. Tirto Utomo dan lain-lain. Perilaku keyakinan diri Wirausaha selalu percaya pada kemampuan diri. Optimisme berarti ada keyakinan bahwa tindakannya akan membawa keberhasilan. menentukan dan memilih cara kerja yang sesuai dengan dirinya. Kita bisa belajar dari tokoh wirausahawan yang sukses dibidangnya seperti Bill Gates. Sosro. Perilaku pengambilan resiko Dengan keberanian mengambil risiko yang diperhitungkan wairausaha tidak takut menghadapi situasi yang tidak menentu dimana tidak ada jaminan untuk keberhasilan. Cenderung untuk melakukan sesuatu dengan cara yang khas. Thomas A. dalam menghadapi hambatan. Henry Ford. tidak ragu-ragu dalam bertindak bahkan kecenderungannya dia akan melibatkan diri secara langsung dalam berbagai situasi dan ada semacam optimisme dalam kegiatannya. Segala tindakannya diperhitungkan dengan cermat. ini berarti dia lebih senang memegang kendali kelompok kerja. pengambilan keputusan dan pemilihan berbagai kegiatan dalam mencapai tujuan. Dia mementingkan otonomi dalam bertindak. Perilaku swa kendali (personal control) Personal control merujuk pada pribadi wirausaha yang memutuskan kapan dia harus bekerja lebih keras. kemudian msayarakat sekitarnya dan pada akhirnya menolong bangsa dan umat manusia. Perilaku Inovatif Seorang wirausaha selalu berpandangan ke depan untuk mencari cara-cara baru untuk memperbaiki cara-cara yang biasa dilakukan orang lain untuk peningkatan kerja. 6. Ketergantungan pada orang lain merupakan sesuatu yang bertentangan dengan kata hatinya. menentukan tujuan kelompok serta memilih alternative perilaku. Apabila masyarakat dengan sikap mental kewirausahaan telah terbentuk. Pada awalnya mereka adalah wirausahawan kecil yang kemudian berhasil dalam usahanya berkat kemampuannya memilih dan mengelola bidang usaha yang digelutinya. 1. kapan dia harus meminta bantuan pada orang lain. unik dari hasil pemikirannya. 5. 7. maka setiap orang minimal akan dapat menghidupi dirinya dan keluarganya. Agar menjadi wirausahawan yang berhasil diperlukan suatu tekad yang kuat dan mampu membaca peluang pasar. Perilaku Kemandirian Perilaku kemandirian menunjukkan bahwa wirauasaha selalu mengembalikan perbuatannya sebagai tanggung jawab pribadi. Dia lebih senang bekerja sendiri. Termasuk dalam perilaku inovatif ini adalah kecenderungan untuk selalu meniru tetapi melalui penyempurnaan-penyempurnaan tertentu (imitative innovative) 9.Wirausaha selalu terlibat dalam situasi kerja. Dia mengutamakan kerja dan mengisi waktu yang ada dengan perbuatan nyata untuk mencapai tujuan. dan kapan dia harus merubah strategi dalam bekerja.

Thomas A. tetapi dengan keberanian dan perhitungan dagangnya berhasil meyakinkan pemilik modal. 3. Ia merupalkan wirausahawan yang berhasil pada zamannya. Wilson Charles E. Ada beberapa faktor yang mendukung keberhasilan wirausahawan tersebut. 2. 5. Microsoft Windows dan MS Office. elektro. Karena tekun dan percaya kepada dirinya serta kemampuan dalam menentukan tujuan maka ia diangkat menjadi presiden perusahaan General Motor Corporation (GMC). Ia memandang produk kreativitas itu sebagai komoditi yang dapat dijual. ketekunan. Edison adalah orang yang memiliki mental dan ketekunan tinggi yang berhasil dalam ilmu fisika. diantaranya : 1. Gates adalah seorang wirausahawan yang mengawali usaha dari kecil dengan tekad mantap serta mampu membaca peluang. serta mempunyai tujuan dan dedikasi yang tinggi. Dari penjelasan diatas kita bisa menarik kesimpulan. Charles E. 3.Adanya dukungan faktor eksternal berupa permintaan akan barang dan jasa. Andrew Carnegie Meskipun Andrew Carnegie tidak banyak mendapat atau memperoleh pendidikan di sekolah.Tipe orang-orang yang ulet dan pekerja keras. tapi berkat kemudahan. Wilson adalah seorang pekerja rendah pada suatu perusahaan. pendiri dan bos Microsoft Corporation yang melahirkan system operasi computer terbesar. . matematika. Ia adalah seorang ahli strategis bisnis yang tidak tanggung-tanggung. Ia bukan seorang insinyur atau ahli teknik computer tetapi ia adalah orang yang menghargai kreditivitas. Bercermin dari pengalaman tokoh-tokoh wirausahawan di atas kita bisa memetik pengetahuan yang sangat berharga guna memotivasi diri dan meningkatkan kesuksesan di dalam berwirausaha. Stave Jobs Stave Jobs adalah wirausahawan Amerika kecil-kecilan yang ulet dan nekad dari awal mulanya. keuletan yang tinggi ia dapat mengantarkan bangsa dan Negara Amerika menjadi negara industri baja yang terkenal diseluruh dunia.Tipe orang-orang yang mempunyai komitmen tinggi untuk mencapai tujuan dan berprestasi bagi perkembangan usahanya. Bill Gates Bill Gates. 4. bola lampu dan sebagainya. 2. ia penemu Apple Computer. Stave Jobs bukan orang kaya pada awalnya. kimia.

Perubahan yang semakin cepat disegala bidang terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan perilaku kerja prestatif. Creative Imagination atau berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat . bertahan atau tergilas. ada tiga kemungkinan ialah menang. Pengertian Perilaku Kerja Prestatif Berbuat dan bekerja prestatif adalah merupakan modal dasar untuk keberhasilan seorang wirausahawan. MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF Tujuan Pembelajaran 1. Derasnya arus infomasi yang makin mengglobal yanpa mengenal batas Negara. 4.BAHAN PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI: 1. 4. Memasuki millenium ketiga yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Perubahan yang semakin cepat 3. Independent Will atau pandangan independent untuk bekal bertindak. 3. Memahami pengertian kerja prestatif Ciri dan sifat kerja prestatif Pembinaan perilaku kerja prestatif melalui latihan Menerapkan sikap bekerja prestaif 1.2. Self awareness atau sikap mawas diri 2. Persaingan bebas 2. MENGAKTUALISASIKAN SIKAP DAN PERILAKU WIRA USAHA KOMPETENSI DASAR : 1. Hakekat persaingan bebas adalah persaingan disegala bidang. Orang yang mempunyai daya juang tinggi akan berpeluang dalam persaingan dan merupakan modal utama untuk dapat menang dalam persaingan atau setidaktidaknya bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Menurut Stephen Covey dalam bukunya First Thing·s First ada empat sisi potensial yang dimiliki manusia untuk maju yaitu: 1. Bila bangsa kita tidak siap menghadapinya maka akan menjadi budak di Negara kita sendiri. Conscience atau mempertajam suara hati 3. 2. Prestatif dalam hal ini berarti seorang wirausaha selalu berambisi ingin maju di segala bidang.

Menurut Zimmerer. 8. Motivasi untuk lebih unggul. 12. karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif adalah sebagai berikut: 1. Enerjik seorang wirausahawan lebih baik dibandingkan rata-rata orang lain. Kreatif dan fleksibel. Ciri-ciri Prestatif Percaya diri Sifat-sifat Profil Wirausahawan y Keyakinan y Ketidaktergantungan y Individualistik y Optimisme  Kebutuhan akan prestasi  Berorientasi pada laba  Ketekunan dan ketabahan  Kerja keras  Mempunyai dorongan kuat  Energi dan inisiatif  Kemampuan mengambil resiko  Suka pada tantangan Berorientasi pada hasil Pengambilan resiko . 2. Mau bertanggung jawab. Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk menggunakan pengetahuan dan pengalaman guna memperbaiki penampilannya. Mempunyai kemampuan memimpin. 10. Mempunyai obsesi untuk mencapai prestasi tinggi dan bisa diciptakannya. Yakin pada dirinya. 5. 4. 6. Berorientasi ke masa depan. 3. Ingin memperoleh balikan dengan segera. Untuk menjadi wirausahawan yang berhasil harus memiliki cirriciri karakteristik prestatif sebagai berikut. 11. wirausahawan akan berhasil di dalam usahanya. 9. Memiliki komitmen tinggi terhadap tugasnya atau pekerjaannya. 2. Mau belajar dari kegagalan. 7. Toleransi untuk mencapai resiko kebimbangan dan ketidakpastian. Ciri dan Sifat Kerja Prestatif Dengan berbuat dan bekerja prestatif terhadap bisnisnya.

. Kerja cerdas 4. Kerja keras 5. Kerja ikhlas 2. Kerja Ikhlas Arti kerja iklas adalah bekerja dengan sungguh-sungguh. di dalam melaksanakan pekerjaan dengan tulus. maka pimpinan perusahaan tersebut harus dapat membedakan urusan pribadi dengan urusan perusahaan. jangan sampai kemarahan yang dibawa dari rumah mempengaruhi kinerja di perusahaan. buruh tersebut tetap bekerja dengan baik. Penerapan kerja ikhlas adalah sebagai berikut: Seorang buruh pabrik yang bekerja dengangaji yang pas-pasan meskipun sudah diatas sedikit dari UMR. Kerja mawas diri dari rasa emosional 3. kemudian ditempat kerja anak buahnya juga membuat masalah yang merugikan perusahaan. B.Kepemimpinan  Betingkah laku sebagai pemimpin  Dapat bergaul dengan orang lain  Menanggapi saran-saran dan kritik  Inovatif  Punya banyak sumber  Mengetahui banyak y Pandangan kemasa depan y Perseptif Keorisinilan Berorientasi ke masa depan Perilaku kerja yang prestaif dapat di lihat dalam sikap sebagai berikut: 1. Kerja Cerdas Arti kerja cerdas ialah bahwa dalam bekerja pandai memeprhitungkan resiko. dapat menghasilkan sesuatu yang baik dilandasi dengan hati yang tulus. C. semata-mata merupakan pengabdian terhadap pekerjaannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarganyadengan harapan semoga rezeki yang diterimanya selalu mendapatkan barokah dari Tuhan Yang Maha Esa. Kerja Mawas Terhadap Emosional Arti kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan / kemarahan yang sedang melanda jiwanya. mampu melihat peluang dan dapat mencari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan. Penerapan kerja dengan mawas terhadap emosional adalah sebagai berikut: Seorang pemimpin perusahaan di rumah mempunyai masalah pribadi dengan keluarganya yang mengakibatkan hatinya resah sering marahdengan tidak terkendali. Kerja tuntas A.

berkomunikasi dan pandai pula mengelola informasi. Kerja Keras Arti kerja keras ialah bahwa di dalam bekerja mempunyai sifat mabuk kerja untuk dapat mencapai sasaran yang ingin dicapai. lebih cekatan dan lebih baik. J. Beberapa pendapat para ahli tentang kepentingan dan manfaat latihan yaitu: 1. Untuk memperbaiki cara bekerja 2. Tiffen a. sampai mendapatkan hasil akhir ialah laba atau untung. proses pembuatan/menu makanan. Penerapan perilaku/sikap kerja keras: Seorang penjual kayu baker yang rumahnya dipegunungan setiap hari mereka berangkat petang (malam). jarak dan kesulitan yang dihadapi. kadangkala sampai siang dagangannya baru laku. Meskipun malam hari cuaca gelap mereka membawa obor penerang jalan. memakai/menggunakan bahasa global. pandai bernegosiasi. D. misalnya penggunaan teknologi yang tepat. sampai di kota/pasar dengan sabar menawarkan dagangannya sampai laku. Cara bekeja lebih baik . 3. Untuk stabilitas pegawai b. Kerja Tuntas Arti kerja tuntas yaitu bahwa di dalam bekerja mampu mengorganisasikan bagian usahanya secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilakn usahanya secara maksimal. Dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang-kadang tidak mengenal waktu. 3. Pegawai akan melaksanakan tugas dengan baik b. kemungkinan kerugian. Latenier Pegawai lebih berkembang. D. D. Pembinaan Perilaku Kerja Prestatif Melalui Latihan Membekali karyawan dengan latihan akan sangat bermanfaat bagi perusahaan karena karyawan akan berkembang lebih cepat dan bekerja lebih prestatif. menggunakan konsep hitung menghitung (matematika). Karyawan akan ahli dan trampil dalam melaksanakan tugasnya serta dapat mempergunakan pikirannya secara perstatif. efektif dan efisien. alat yang dibutuhkan. Yoder a. E. Penerapan kerja tuntas adalah sebagai berikut: Seorang pengusaha warung apung yang dapat mengorganisasikan usahanya dengan baik mulai dari membuat sarana warung.Penerapan kerja cerdas adalah sebagai berikut: Perilaku/sikap pekerja cerdas biasanya dalam bekerja menggunakan konsep keilmuan.

Agar dpat mencapai tujuan sikap bekerja prestatif. 8. efektif dan efisien. efektif dan efisien. 2.W. Dengan adanya latihan dalam berwirausha. Ketrampilan dan keahlian para wirausahawan perlu ditingkatkan. Oleh karenanya diperlukan berbagai kebijaksanaan yang menyeluruh seperti pendidikan ketrampilan. Apprentice Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan mengerjakan semua tugas dengan sebaikbaiknya. pemilihan teknologi dsb. efektif dan efisien serta mengembangkan daya cipta yang positif. 2. pembangunan prasarana. Disamping itu usaha-usaha untuk memperluas kesempatan bekerja. 4. 5. sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan baik.4. pengetahuan dan kemampuan. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan semangat kerja yang tinggi prestatif. efektif dan efisien para wirausahawan diharapkan: a. 6. Untuk meningkatkan kemampuan bekreja secara prestatif. perlu dituangkan dalam programprogram kerja khusus secara efektif dan efisien. pendidikan kegiatan kerja. . 3. 7. Penerapan Kesempatan Bekerja Penerapan kesempatan bekerja merupakan kebutuhan yang tetap mendesak. Taylor a. Melaksanakan pekerjaan lebih baik Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut: 1. Disini harus menciptakan sikap bekerja prestatif. Memilih karyawan terbaik b. pembangunan industri. sehingga pengalihan usaha atau bisnis swasta asing dapat beralih ke tangan para wirausahawan swasta Indonesia. On The Job Training Cara ini dapat dilaksanakan dengan menetapkan pegawai baru untuk memangku suatu jabatan Latihan kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang perlu ditangani secara berencana dan berkelanjutan. F. 4. Menerapkan Sikap Bekerja Prestatif A. Aktif dan kreatif daripada berfikir keras. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan Untuk mengembangkan rasa kesetiakawanan Untuk mengembangkan sikap para pegawai positif Untuk mengembangkan dan memupuk kemampuan berprakarsa Untuk mengembangkan segala daya kreativitas Untuk mencapai efektifitas dan efisiensi Latihan dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut: 1. diharapkandapat meningkatkan kepribadian.

b. keberanian dan keyakinan terhadap diri sendiri. Untuk menerapkan pekerjaan tersebut. Menanamkan perilaku bekerja prestatif perlu diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a.b. efektif dan efisien dalam setiap kesempatan yang ada. c. aktif dan inovatif. perlu dikembangkan dalam berbagai bidang atau vak tertentu yang mengurus pada efektifitas usaha atau bisnis. Kepercayaan dan Keberanian Bekerja Menerapkan perilaku bekerja prestatif. kesempatan. b. Versatility ( keserbabisaan ) 7. Dedication ( pengabdian) 3. Bekerja harus luwes dan menyenangkan dalam pergaulan. Bimbingan penyuluhan dan pengawasan bekerja. Percaya dan yakin pada kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Bekerja merupakan kebiasaan dan pengalaman dari vak bakat sendiri. Percaya dan yakin pada kecerdasan sendiri. diantaranya: a. d. para wirausahawan harus memiliki kepercayaan. kreatif dan inovatif. Percaya dan yakin pada kecakapan yang diperoleh dari hasil pendidikan. watak ) 4. kerja keras ) 2. Carefullness ( kehati-hatian ) 6. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif. Eageerness to learn besides skill fullness ( hasrat besar untuk belajar dan kemahiran ) . Pembinaan dan pengembangan bekerja. latihan dan pengalaman dalam bekerja. Kebiasaan mencari kerja harus diubah dengan menciptakan pekerjaan yang selalu sibuk dan menerapkan perilaku bekerja prestatif. Ciri-ciri sikap bekerja baik adalah sebagai berikut: 1. Cooperativeness ( semangat kerjasama ) 9. B. Integrity ( keutuhan. b. Responsiblenness ( rasa tanggungjawab ) 5. Dilligence ( kerajinan. c. Innovativeness ( daya pembaharuan ) 8. kursus. Menerapkan sikap bekerja prestatif harus dijalankan dengan terarah dan baik yaitu: a. Percaya dan yakin akan bisa bekerja secara kreatif.

C. Kewirausahaan SMK Tingkat I Semua Bidang Keahlian. LKS Mentari Kewirausahaan XI SMK. atau d pada jawaban yang paling benar! 1. minum. Ating Tedjasutisna. d. c. bebas dan ancaman fisik dan psikis c. efisien dan produktif. Kebutuhan rasa aman. prestatif . Tim LP2IP. Sebaliknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi rasa kepuasan.c. Kebutuhan fisiologis Misalnya makan. Motivasi dalam Bekerja Menumbuhkan dan menerapkan motivasi adalah suatu tindakan yang penting. Kebutuhan untuk aktualisasi diri (mengembangkan potensi-potensinya semaksimal mungkin) Menurut Herberg. Dra. b. 2005. Kewirausahaan Untuk SMK. Bandung: Armico. 2. 2004.b. orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri. b. Dengan adanya motivasi akan mendorong orang untuk lebih prestatif. Yang bukan merupakan ciri milenium ketiga adalah « a. Kewirausahaan Untuk Tingkat I SMK. efektif. M. istirahat. Kebutuhan akan penghargaan kompetensi dan percaya diri) (penghargaan akan kemampuan. EVALUASI !. Untuk memperdalam tentang motivasi di dalam bekerja. 2004. d. Kusmini Adiputro. Yogyakarta: LP2IP. hendaknya seorang wirausahawan memahami hal-hal yang berkait dengan masalah kebutuhan hidup. MBA. 2001.M. Ada larangan menjual produk dari negara satu ke negara lain. Berilah tanda silang (x) huruf a. Selalu berambisi ingin aju adalah pengertian dari « a. Jakarta: Yudistira. Suyamti. DAFTAR PUSTAKA Dr. dsb. Jakarta: Graha Pustaka. Sebab motivasi merupakan kunci untuk menerapkan bekerja prestatif kepada karyawannya. Persaingan bebas. Abraham H Maslow (1954) dalam teori herarki kebutuhannya mengatakan bahwa kebutuhan manusia terdiri dari: a. Derasnya arus informasi yang semakin mengglobal tanpa mengenal batas negara. Perubahan yang semakin cepat.

c. Pandangan independen untuk bakal bertindak. kecuali « a. Pengarang buku First Think First yang di dalamnya mengupas mengenai empat (4) sisi potensial manusia untuk maju adalah « a. energik dan inisiatif c. 5. d. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. b. efisien d. F. Bygrave d. 6. d. Percaya diri adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. Sikap mawas diri. suka pada tantangan . Stephen Covey b. b. Savary 4. Sikap mawas diri.W. Pandangan independen untuk bakal bertindak. efektif c. b. Komitmen tinggi. Yang dimaksud dengan Self awareness adalah « a. Berikut ini karakteristik wirausahawan yang berhasil karena bekerja secara prestatif . c. Mempertajam suara hati.b. c. Yakin pada diri sendiri. 7. komitmen tinggi 3. kerja keras b. d. Posesif. Taylor c. Berfikir mengarah ke depan untuk memecahkan masalah dengan imajinasi serta adaptasi yang tepat. Mempertajam suara hati. Bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan independent will adalah « a.

pandangan ke masa depan d. kerja mawas terhadap emosional c. suka pada tantangan 9. kerja mawas dari rasa emosional c. suka pada tantangan d. yaitu kerja « a. keyakinan 10. kerja keras c. mengetahui banyak b. ketidaktergantungan 8. kerja cerdas d. Berorientasi pada hasil adalah salah satu dari ciri prestatif yang akan tampak pada sifat profil wirausahawan yang berupa « a. kerja keras b. Thomas Alfa Edison telah berhasil menemukan bola lampu. Bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan/ kemarahan yang sedang melanda jiwa adalah pengertian dari « . Kepemimpinan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. kerja cerdas d. kerja tuntas 12.d. kerja iklas b. kebutuhan akan prestatif 11. prestatif c. Bekerja sungguh-sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus adalah pengertian dari « a. energik dan inisiatif d. Keorisinilan adalah salah satu dari cirri prestatif yang akan tampak pada sikap profil wirausahawan yang berupa « a. berorientasi pada laba b. menanggapi saran dan kritik c. kerja iklas b. kerja keras 13. Hal itu merupakan perwujudan perilaku kerja prestatif.

a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 14. penjual soto, mempersiapkan dagangannya mulai dari meracik bumbu, memasak dan menghidangkan dagangan, melayani pelanggan dilakukan dari petang hingga warungnya tutup pada malam hari. Dan ia memulai aktivitasnya lagi pada petang berikutnya, begitu terus-menerus tanpa pantang meyerah. Ilustrasi di atas Ilustrasi di atas adalah gambaran seorang wirausahawan yang prestatif, tercermin dalam perilaku kerja « a. kerja keras b. kerja mawas terhadap emosional c. kerja cerdas d. kerja iklas 15. Pegawai lebih berkembang, lebih cekatan dan lebih baik adalah manfaat latihan menurut « a. D. Yoder b. D. Latenier c. J. Tiffen d. F.W. Taylor 16. Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan adalah sebagai berikut, kecuali « a. Untuk mengurangi pengawasan dalam bekerja b. Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan c. Untuk mengembangkan segala daya kreativitas d. Untuk memberi kesempatan plagiator bekerja 17. Mengerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, adalah cara melatih karyawan, yaitu « a. Apprentice training b. On the job training c. Learning by doing d. Latihan induksi

18. Siwi seorang siswi SMK jurusan Tata Busana, mengerjakan tugas yang diberikan gurunya dengan tekun dan rapi, membuat pola, menggunting kain, menjahit sampai dengan tahap penyelesaian. Hal ini merupakan cerminan kerja prestatif yaitu kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 19. Para relawan bersama penduduk Jetis Bantul bahu membahu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan akibat gempa bumi tektonik 27 Mei 2006 lalu dengan sepenuh tenaga dan setulus hati. Merupakan cerminan kerja « a. Kerja ikhlas b. Kerja cerdas c. Kerja mawas d. Kerja tuntas 20. Teori herarki kebutuhan dikemukakan oleh « a. F.W. Taylor b. Abraham H. Maslow c. Savary d. J. Tiffen II. Jawablah pertanyaan berikut ini dengan tepat! 1. Sebutkan tiga (3) hal yang harus dilakukan untuk menerapkan dan meningkatkan prilaku kerja prestatif! 2. Sebutkan tiga (3) ciri bekerja yang baik! 3. Sebutkan isi dari teori herarki kebutuhan Maslow! 4. Orang yang menyukai pekerjaannya akan mendapatkan kepuasan tersendiri, sebaiknya pekerjaan yang kurang disenangi akan mengurangi kepuasan. Pernyataan diatas merupakan pendapat dari « 5. Mengapa memberi motivasi kepada karyawan perlu dilakukan oleh wirausahawan? KUNCI JAWABAN I. 1.d 6.d 11.a 16.d 2.a 7.d 12.c 17. a 3.a 8.a 13.b 18.d 4.b 9.b 14.a 19.a

5.c 10.a 15.b 20.b II. 1. Penanaman perilaku kerja prestatif diterapkan dan ditingkatkan dengan jalan: a. Pembinaan dan pengembangan bekerja. b. Bimbingan, penyuluhan dan pengawasan. c. Memotivasi pekerja agar mau bekerja lebih aktif, kreatif dan inovatif. 2. Ciri-ciri bekerja yang baik: a. b. c. d. e. f. g. h. i. diligence (kerajinan,kerja keras) dedication (pengabdian) Integriti (keutuhan, watak) Responsibleness (rasa tanggungjawab) Carefullness (kehati-hatian) Versatility (keserbabisaan) Innovativeness (daya pembaruan) Cooperativeness (semangat kerjasama) Eageerness to learn besides skill fullness (hasrat besar untuk belajar dan kemahiran)

3. Teori hirarki kebutuhan Maslow: a. b. c. d. Kebutuhan fisiologis Kebutuhan akan rasa aman, bebas dari ancaman fisik dan psikis Kebutuhan akan penghargaan Kebutuhan untuk aktualisasi diri

4. Herzberg 5. Wirausahawan perlu memberikan motivasi kepada karyawan/pegawai karena dengan diberi motivasi pekerja/karyawanakan merasa terdorong dan tertantang untuk bekerja dengan kreatif, inovatif, bersemangat, bergairah untuk mencapai prestasi.

Pengertian Motivasi Keberhasilan belajar peserta didik ditentukan oleh motivasi belajar yang dimiliki, demikian pula keberhasilan berwirausaha juga ditentukan oleh motivasi berwirausaha. Hal ini disebabkan oleh pengaruh motivasi yang merupakan penggerak atau pendorong untuk melakukan tindakan tertentu. Dalam proses pembelajaran di sekolah, motivasi merupakan salah satu aspek dinamis yang sangat penting. Istilah motivasi berasal kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu. Dalam bahasa latin motivation berasal dari kata movere, yang berarti ´to moveµ(Richard,1991:5). Hamzah B Uno (2009:3) mengemukakan bahwa motif dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) macam yaitu (1) motif biogenetis, yaitu motifmotif yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan organisme demi kelanjutan hidupnya, (2) motif sosiogenetis, yaitu motif-motif yang berkembang berasal dari lingkungan kebudayaan tempat orang tersebut berada, dan (3) motif teologis, dalam motif ini

manusia adalah makluk yang berkeTuhan-an, sehingga ada interaksi antara manusia dan Tuhan-Nya. Woodwort (WinaSanjaya,2009:250) mendefinisikan motif sebagai ´ a motive is a set predisposes the individual of certain activities and for seeking certain goalsµ yang berarti suatu motive adalah set yang dapat membuat individu-individu melakukan kegiatankegiatan tertentu untuk mencapai tujuan. Houston (1985:5) menyebutkan ´Motives usually involve statements such as something that causes a person to act ´ yang intinya Dari beberapa pengertian motif tersebut, motif dapat didefinisikan sebagai daya penggerak dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas tertentu, demi mencapai tujuan tertentu. Perilaku seseorang melakukan suatu aktivitas atau kegiatan tertentu dapat disebabkan oleh suatu dorongan yang bersumber dalam dirinya, dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, motif demikian ini disebut sebagian motif instrinsik. Sedangkan perilaku individu yang hanya muncul karena dipengaruhi oleh lingkungan atau faktor luar dalam dirinya, motif semacam itu disebut sebagai motif ekstrinsik. Dari kedua macam motif tersebut yang paling kuat mendorong keberhasilan seseorang melakukan kegiatannya adalah motif instrinsik. (Hamzah Uno,2009:33). Sedangkan pengertian Motivasi menurut Fred luthans (2005:230) adalah ´motivation is a process that starts with physiological or psychological deficiency or need that activates a behavior or a drive that is aimed at a goal or incentiveµ. Motivasi menurut Sondang Siagian (2004:138) adalah daya pendorong yang mengakibatkan seseorang anggota organisasi mau dan rela untuk mengerahkan kemampuan, tenaga, dan waktunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya dan menunaikan kewajibannya, dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang telah ditentukan sebelumnya. Motivasi menurut Mc.Donald (Sardiman,2010:73) adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya ´feelingµ dan didahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Husaini Usman (2010:250) mengartikan motivasi sebagai keinginan yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan seseorang berperilaku. Memberikan motivasi kepada seseorang peserta didik, berarti menggerakkan peserta didik untuk melakukan sesuatu atau ingin melakukan sesuatu. Hal ini karena motivasi memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu:

1) Mendorong manusia untuk berbuat, berarti sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. 2) Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. 3) Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan yang harus dikerjakan yang serasi untuk mencapai tujuan, dengan mengabaikan perbuatan yang tidak bermanfaat baginya. (Sardiman,2010:85).
Dari pembahasan di atas dapat diambil pengertian motivasi yakni dorongan baik yang berasal dari dalam diri maupun dari luar seseorang yang mendorong untuk melakukan kegiatan secara sukarela untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dari pengertian ini didapatkan 3 (tiga) hal yang amat penting yaitu : (1) pemberian motivasi berkaitan dengan pencapaian tujuan, (2) adanya keterkaitan antara usaha dan pemuas kebutuhan, dan (3) kebutuhan yaitu keadaan internal seseorang yang membuat hasil usaha tertentu menjadi menarik.

bergerak dalam lapangan bisnis baik perdagangan barang dan jasa maupun industri. Peningkatan ekspor. sebaiknya perusahaan memiliki hal-hal sebagai berikut : a. Mengatur dan membentuk kerjasama dengan perusahaan lain c. e. kemampuan. Peranan organisasi penting dalam kegiatan perekonomian karena ikut memberikan sumbangan berupa upaya memproduksi atau mendekatkan barang dan jasa kepada masyarakat. Tujuan perusahaan adalah target yang bersifat kuantitatif dan pendapatan target tersebut merupakan ukuran keberhasilan kinerja perusahaan. b. Oleh karena itu wirausahawan harus dapat memudahkan tujuan utama perusahaannya menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil yang disebut sasaran. d. Untuk memudahkan dalam menentukan sasaran usaha. ORGANISASI USAHA 1. Oleh karena itu pemerintahan merasa perlu untuk meningkatkan peranan usaha kecil meliputi : a. Pengertian Organisasi Usaha Organisasi usaha sederhana adalah organisasi usaha yang kegiatan usahanya berskala kecil. kesempatan atau secara konvensional didahului adanya analisis SWOT. Sumber daya keuangan . Kesempatan menghasilkan laba b. Perluasan kesempatan kerja dan berusaha. Mengundang orang-orang yang mempunyai keahlian untuk bekerjasama. Menjamin adanya fokus dari berbagai personal yang ada dalam perusahaan. e. Sumber daya manusia d. Untuk melakukan merger dengan perusahaan lain d. Kedudukan pasar c. Menganalisis Aspek Aspek Perencanaan Usaha Alokasi Waktu : 12 Jam pelajaran @ 45 menit URAIAN MATERI A. Pembentukan dan peningkatan produk nasional. Penentuan sasaran anda strategi yang dilakukan wirausahawan selalu memperhatikan kebutuhan fungsional.Mata Pelajaran : KewiraUsahaan Kelas / Semester : XI /Genap Standar Kompetensi : Merencanakan Usaha Kecil/ Mikro Kompetensi Dasar : 3. 2. c. dilakukan oleh masyarakat dengan modal relatif kecil dan dikelola dengan manajemen yang sederhana. Adapun penetapan tujuan perusahaan adalah : a.2. Tujuan dan Sasaran Usaha Tujuan perusahaan merupakan sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan oleh perusahaan. Pengembangan usaha e. Pemerataan pendapatan dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Produk barang dan jasa daerah. Untuk mencapai keberhasilan usaha b.

bagaimana cara pembagian laba. 1) Perusahaan Perorangan Bentuk usaha ini paling sederhana dan paling mudah mengorganisasikannya. bagaimana penentuan tanggung jawab perusahaan dan berapa jangka waktu berdirinya perusahaan. Biasanya usaha semacam ini akan berhenti segera. Badan usaha menurut lapangan usahanya : 1) Badan usaha agraris 2) Badan usaha ekstraktif 3) Badan usaha industri 4) Badan udaha perdagangan 5) Badan usaha jasa b. dan pemiliknya hanya satu orang. Dengan demikian perusahaan akan mendapat hak-hak keringanan pajak yang berbeda dengan pajak pendapatan atau pajak kekayaan pribadi. pemiliknya juga bebas untuk mendirikan atau menutup usahanya. sementara perusahaan merupakan alat bagi badan usaha dalam mencari keuntungan a. berapa modal yang tersedia. dan keuntungan atau kerugiannya ditanggung sendiri pula. Bentuk-bentuk badan usaha Dalam memilih bentuk badan usaha harus mempertimbangkan antara lain : Jenis usaha apa yang akan dipilih. Pengelolaannya dipegang pemilik sendiri. Perusahaan perorangan dapat dimintakan izin secara resmi dengan membayar biaya perizinan. Badan usaha berdasarkan perbandingan penggunaan tenaga kerja dan mesin : 1) Badan usaha padat modal 2) Badan usaha padat karya d. tetapi pengelolaannya tetap di tangan pemilik. setelah pemilik meninggal dunia. bagaimana rencana pertambahan modal.f. yaitu a) Perusahaan jawabatan (Perjan) b) Perusahaan umum (perum) c) Perusahaan perseroan (Persero) 2) Badan usaha swasta. Orang lain boleh saja mengikut sertakan hartanya dengan mendapatkan imbalan tetap atau laba tertentu sesuai dengan perjanjian. Di samping itu. dibedakan a) Swasta asing b) Swasta nasional 3) Badan usaha milik campuran (swasta dan negara) c. Badan usaha adalah kesatuan yuridis ekonomis yang bertujuan mencari keuntungan. sedangkan perusahaan adalah satuan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa. Badan usaha menurut kepemilikan modalnya : 1) Badan usaha milik negara. Tanggung jawab sosial. Sarana kerja g. Unsur kebaikan perusahaan perorangan adalah sebagai berikut: . 3. Badan usaha mempunyai fungsi sebagai badan tertinggi yang mengurusi perusahaan. Badan usaha berdasarkan bentuk hukumnya.

sarana. Jika tidak. maka pembagian laba dilakukan menurut perbandingan besarnya modal. yaitu surat yang dibuat dimuka pejabat umum yang berwenang atau oleh pejabat umum yang berwenang misalnya notaris.a) Cara mendirikan mudah dan mudah. terutama jika jumlahnya besar. . b) Putusan-putusan dapat segera diambil sesuai keadaan. Unsur kebaikan bentuk usaha firma adalah sebagai berikut : a) Lebih mudah mendapatkan pinjaman modal tanaman karena semua kekayaan pribadi seluruh anggota dijadikan tanggungan. dan pajaknya ringan. rahasia perusahaan terjamin. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Sulit mendapatkan pinjaman untuk menambah modal dan perluasan usaha. Unsur kebaikan CV adalah sebagai berikut : a) Tambahan modal agak mudah diperoleh karena semua kekayaan pribadi anggota aktif dapat dijadikan tanggungan. b) Kesalahan salah seorang anggota menjadi tanggungjawab seluruh anggota firma. maka kekayaan pribadi ikut menjadi tanggungan. maka mereka dapat membentuk firma. Dalam akta ini dicantumkan nama-nama anggota aktif dan nama-nama anggota pasifnya. dll) dan ingin melakukan usaha yang disepakati. Kemudian akta itu didaftarkan ke Panitera Pengadilan negeri dan dimuat dalam Berita Negara. kekayaan perusahaan ikut menjadi tanggungan utang-utang pribadi. Untuk mendirikan CV. 3) Perusahaan Komanditer (CV) Comandditaire Vennootschap (CV) adalah perusahaan yang dibentuk oleh dua orang atau lebih. Setiap anggota firma dapat melakukan sendiri usahanya. Dalam CV ada dua anggota yaitu : a) Anggota aktif Adalah anggota yang mengurus perusahaan dan melibatkan seluruh harta pribadinya. d) Jika terjadi perselisihan akan menyulitkan dan sering berakhir dengan pembubaran firma. 2) Perusahaan Firma Bila dua orang atau lebih bersedia mengumpulkan kekayaannya (uang. tenaga. Dalam akta pendiriannya yang juga merupakan Anggaran Dasar (AD)nya biasanya dicantumkan cara pembagian laba. organisasinya sangat sederhana dan luwes. c) Seluruh keuntungan dapat dimiliki sendiri oleh pemilik. keahlian. b) Anggota-anggotanya biasanya lebih saling mengenal dan mempercayai. diharuskan membuat suatu akta resmi di muka pejabat negara (akta notaris). Untuk mendirikan firma biasanya harus membuat buku akta autentik. Atas nama firma dan semua keuntungan maupun kerugian menjadi tanggungan semua anggota firma. Adapun kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Tidak ada batas antara harta pribadi dengan harta firma. Sebaliknya. b) Tidak ada batas antar amilik pribadi dengan milik perusahaan sehingga jika utang perusahaan tidak dapat dipenuhi. b) Anggota pasif Adalah anggota yang hanya menyerahkan modal saja tetapi tidak melibatkan harta pribadinya hingga tidak berhak mencampuri mengelolaan perusahaan.

Berdasarkan koperasi ini oleh pejabat koperasi diumumkan dalam berita negara. jumlah karyawannya sedikit. diumumkan dalam berita negara. b) Pemegang saham kurang memperhatikan perusahaan. Untuk pajaknya ada perhitungan tersendiri yang akan dibicarakan dalam bab berakhir. seperti misalnya bebas dari beberapa macam pajak dan sebagainya. harus dibuat akta yang berisi AD koperasi.b) Kemungkinan bagi seseorang untuk menjadi anggota CV tanpa melibatkan seluruh kekayaan pribadinya. kemudian disahkan pejabat koperasi atas kuasa Menteri Koperasi. garis-garis kebijaksanaan dan lain-lain. d) Jika operasi usaha (PT) akan pindah atau diperluas ke bidang operasi yang tidak tercantum dalam akta. dan keanggotaan-anggotanya tidak dapat diperjual belikan. Pada struktur organisasi ini. Ada tiga bentuk koperasi. d) Tambahan modal dapat juga diperoleh dengan menjual saham yang masih berada di tangan perusahaan kepada umum. yaitu koperasi konsumsi. jika perusahaan jatuh. Unsur kebaikan PT adalah sebagai berikut : a) Para pemegang saham tidak ikut menanggung utang-utang dagang dan pajak. wewenang serta tanggungjawab maka bentukbentuk organisasi dibedakan sebagai berikut : 1) Organisasi garis/lini Organisasi ini diciptakan oleh HENRY FAYOL. wewenang dari atasan disalurkan secara vertikal kepada bawahan. Anggran Dasar (AD). pertanggung jawaban dari bawahan secara langsung ditujukan kepada atasan yang memberi perintah. Unsur kelemahannya adalah sebagai berikut : a) Prosedur pendiriannya cukup rumit dan memerlukan biaya cukup tinggi. Untuk mendirikan koperasi. e) Ada kemungkinan terjadinya ketidak jujuran anggota aktif terhadap anggota pasif. 4) Perseroan Terbatas (PT) Merupakan bentuk usaha yang anggotanya terdiri atas dua orang atau lebih dan secara formal diatur undang-undang. maka harus dimintakan izin pejabat hukum negara. dan tanggal pendaftaran adalah tanggal resmi berdirinya. c) Harus diadakan pertemuan-pertemuan untuk menyusun Anggaran Rumah Tangga (ART). bahkan harus membayar pajak lebih dulu. Untuk mendirikannya dibutuhkan akta notaris dan izin dari Mentri Kehakiman setelah diterima. b) Bagi anggota aktif harta pribadinya ikut menjadi tanggungan atas utang-utang perusahaan. Kerugiannya hanya terbatas pada apa yang telah ditanam dalam perusahaan. Unsur kelemahan bentuk usaha ini adalah sebagai berikut : a) Bagi anggita pasif tidak diperbolehkan mencampuri kebijaksanaan perusahaan dan pengelolaannya. Selanjutnya akta didaftarkan di kantor pejabat koperasi. yaitu menjadi anggota pasif. c) Peluang untuk mendapatkan pinjaman tambahan modal lebih besar dan kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin. . dan koperasi produktif. koperasi kredit. ruang lingkup dan kegiatannya telah ditentukan dalam piagam yang diresmikan dalam Lembaran Negara. Sedangkan kelemahannya yaitu jalannya koperasi lebih bergantung pada kejujuran dan kreatifitas pengurusnya. Organisasi yang memakai struktur ini adalah organisasi yang kecil. b) Saham dapat diperjualbelikan. Salah satu keuntungan penting dalam koperasi adalah adanya fasilitas-fasilitas tertentu dari pemerintah. spedialisasi kerja masih sederhana. 5) Perkumpulan Koperasi Koperasi bukanlah perkumpulan modal tetapi perkumpulan orang-orang yang bertujuan untuk memajukan kepentingan material anggotanya. 4. Struktur Organisasi Berdasarkan pola hubungan kerja dan aktivitas.

kemudian diolah dengan menggunakan tenaga manusia serta mesin dan ditambah bahan-bahan pembantu. Bahan baku yang telah dipersiapkan. Produksi adalah kegiatan yang dapat menimbulkan tambahan manfaat atau faedah baru (faedah bentuk. Proses produksi merupakan kegiatan yang dominan dilakukan oleh perusahaan industri. sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut. Setiap pegawai mempunyai pengawas lebih dari satu orang atasan yang berbeda-beda. Kegiatan ini berlanjut sampai akhirnya terbentuk barang jadi yang siap dipasarkan. daerah kerja luas. Produktifitas adalah suatu perbandingan dari kegiatan yang seharusnya. Struktur ini umumnya. Yang menguntungkan dipakai yang merugikan ditinggalkan. hak dan. Produsen adalah orang. (3) organisasi tergantung pada satu pimpinan Strukturorganisasi fungsional 2) Struktur Organisasi Struktur organisasi fungsional diciptakan oleh F. digunakan oleh organisasi yang besar. Dengan memakai sistem gabungan ini dimungkinkan memilih. 2. PRODUKSI 1. mengubah dan menciptakan untuk meningkatkan nilai suatu barang. faedah tempat). tanggung jawab. (2) Agar setiap anggota organisasi mengerti dengan jelas tugas.Ciri-ciri : (1) kesatuan perintah terjamin. (2) Keahlian para pengawas dan pegawai berkembang menuju spedialisasi. 4) Struktur organisasi fungsional dan staf Struktur organisasi ini merupakan gabungan dari bermacam-macam struktur organisasi. (3) Penghematan waktu dapat dilakukan karena mengerjakan pekerjaan yang sama. badan atau lembaga-lembaga yang menghasilkan produk. Struktur ini berawal dari konsep adanya beberapa pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap bawahan. c. bidang usaha yang beraneka ragam dan jumlah bawahan yang banyak sehingga pimpinan tidak bisa bekerja sendiri. B. Staf adalah orang ahli dalam bidang tertentu yang bertugas memberi nasihat dan saran kepada pimpinan dalam organisasi tersebut. antara lain sebagai berikut : a. Sifat proses produksi . Ciri-ciri struktur organisasi fungsional : (1) Tidak menjamin adanya kesatuan perintah. kewajiban. 3) Struktur organisasi garis dan staf Struktur organisasi ini merugikan struktur organisasi gabungan yang dikembangkan oleh Harrington Emerson. faedah waktu. Proses ini diawali dengan penyediaan bahan baku. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi yang berupa barang dan jasa. melainkan memerlukan bantuan staf. Seluk Beluk Proses Produksi Proses produksi adalah rangkaian kegiatan pembentukan. d. Pengertian a. Struktur organisasi dibuat dengan maksud : (1) Memperlihatkan pola hubungan antar anggota organisasi dan sarana yang dimiliki. Taylor. Dalam melakukan proses produksi ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. b. (2) pembagian kerja jelas dan mudah dilaksanakan.W.

ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Proses produksi yang terus-menerus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar. apakah perusahaan perlu berdekatan dengan sumber bahan baku atau dekat dengan pasar. 2) Proses produksi yang terus-menerus Proses produksi yang dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan bukan berdasarkan jumlah pesanan yang masuk. Jenis produk (baru atau lama) Seorang wirausahawan perlu mempertimbangkan dan memperhatikan jenis produk. kapan proses produksi akan dimulai dan kapan akan selesai. apakah musiman atau sepanjang masa. 3. b. bagaimana penyelesaian proses produksi. Jenis dan Kualitas Produk/Jasa a.1) Proses produksi yang terputus-putus : Proses produksi yang dilakukan atas dasar jumlah pesanan yang diterima oleh perusahaan. 2) Berapa jumlah produk yang akan diproduksi. termasuk di dalamnya mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan. Jenis produk/Jasa . sehingga jumlah produk yang dibuat pada umumnya banyak. Untuk kelancaran proses produksi. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dipertimbangkan adalah sebagai berikut : 1) Routing Menetapkan dan menentukan urutan-urutan proses produksi. 4) Produk yang akan diproduksi termasuk consumers goods atau produciens goods. yaitu : 1) Produk termasuk produk tahan lama atau tidak. dikoordinir dan dikendalikan dengan baik oleh wirausahawan. biasanya sedikit tergantung pada pesanan yang masuk ke perusahaan. Wirausahawan harus menetapkan produk apa dan berapa jumlah yang akan diproduksi pada suatu periode yang akan datang. Di sini proses produksi tidak dilakukan berdasarkan pada ramalan penjualan dan jumlah produk yang dibuat perusahaan. hendaknya semua itu direncanakan. Pengendalian proses produksi Pengendalian proses produksi menyangkut beberapa masalah tentang perencanaan dan pengawasan proses produksi di dalam perusahaan. Dari schedulling akan diketahui penggunaan waktu pada setiap pemrosesan produksi. 3) Dispatching Menetapkan dan menentukan proses pemberian perintah untuk melaksanakan operasi proses produksi yang sudah direncanakan dalam routing dan sehedulling. 2) Schedulling Menetapkan dan menentukan jadwal kegiatan proses produksi yang disinergikan sebagai suatu kesatuan. yang disertai pencertian tentang: 1) lokasi. 2) Bagaimana mutu produk. dari bahan mentah sampai menjadi akhir. 3) Bagaimana sifat permintaan terhadap produk. 3) Bagaimana sifat permintaan konsumen terhadap produk yang akan dibuat. c. d. 4) Follow up Menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi penundaan dan mendorong terkoordinasinya seluruh perencanaan proses produksi. Jenis dan mutu produk yang akan diproduksi : Untuk menentukan jenis dan mutu produk.

3) Perencanaan proses produksi harus mempersiapkan tenaga kerja. mesin-mesin. dan sebagainya. Suatu jenis produk tertentu biasanya mempunyai ciri-ciri spesifik ukuran. a. syarat-syarat dan faktor perencanaan operasi produksi. d) Unsought goods Barang yang tidak dicari dan pemasarannya dengan mendatangi konsumen. Tanpa melihat itu. penguasaan pasar. gaya kemasan. selera dan keinginan. dan sebagainya. tetapi memerlukan pelayanan khusus dan terdapat di toko/tempat tertentu. gula. jam tangan mewah. Perusahaan harus mempertimbangkan keuntungan yang didapat dari jasa yang diberikan. berupa barang dapat dibedakan sebagai berikut : a) Jenis produk barang yang diperdagangkan b) Barang-barang consumers goods. selera. Seorang wirausahawan di dalam melaksanakan proses produksi sebelumnya harus menentukan dengan jelas ciri-ciri. Demikian juga bagi perusahaan yang menghasilkan produk berupa jasa. permen. Ciri-ciri perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus mengarah pada kegiatan pada masa-masa mendatang. bahan baku. dan atribut lainnya. kulkas. 4. Penentuan macam dan jenis produk yang akan diproduksi didasarkan atas pertimbangan pengaruh adanya kombinasi produk terhadap keuntungan. posisi pasar. 2) Jenis produk berdasarkan tujuan pemakainya terdiri atas berikut ini : a) Shopping goods Barang yang memerlukan pertimbangan kualitas. c) Barang-barang industri goods. 2) Perencanaan proses produksi harus mempunyai jangka waktu tertentu. dan sebagainya. sabun. dan sebagainya. permata. perusahaan penghasil produk jasa harus selalu berusaha melakukan inovasi terhadap jenis jasa yang benar-benar dibutuhkan konsumen. . metode maupun teknik penciptaan faedah baru dari suatu produk. misalnya ensilopedia. Untuk itu. harga. contohnya TV. setiap perusahaan menghasilkan dan memasarkan bermacam-macam jenis produk. dan jenis. bisa dipastikan produk kita menjadi produk yang tersisih di pasar. 4) Perencanaan proses produksi harus dapat mengkoordinir kegiatan produksi dengan kegiatan bagian lain. sehingga setiap perusahaan sebelum memulai usahanya sudah mengambil keputusan berkaitan dengan penentuan macam dan jenis produk apa saja yang akan diproduksi. Pertimbangan perusahaan sebelum menentukan produk yang dihasilkan itu dikarenakan meningkatnya perkembangan teknologi dan pengetahuan konsumen. dan keinginan konsumen terhadap jenis produk. 3) Kualitas produk/jasa Setiap produk yang dihasilkan tentu tidak bisa dipisahkan dengan manfaatnya sebagai pemenuh kebutuhan konsumen. Manfaat suatu produk umumnya diukur dengan kegunaan optimal dan keputusan konsumen.Pada umumnya. contohnya mobil mewah. permata. b) Conviniencegoods Barang konsumsi yang sifatnya mudah dicari bila diperlukan setiap saat dan tersedia di toko/warung terdekat. serta permintaan konsumen terhadap jasa yang kita tawarkan. contohnya es krim. harga. Hal ini sangat penting agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar dan tujuan perusahaan untuk mendapatkan laba pun berhasil. rokok. c) Specialitygoods Barang kebutuhan konsumen. modal. jam tangan. Merancang Proses Produksi Proses produksi merupakan suatu cara. metode pengerjaan. 1) Jenis produk. yang merupakan refleksi kualitas dari produk tersebut.

dapat ditempuh oleh setiap perusahaan dengan cara pengelolaan dan pengendalian persediaan sesuai dengan jumlah yang direncanakan. c) kemampuan produk yang mendatangkan laba. 5) Uji coba produk Produk yang telah dibuat. Jadi. yaitu menciptakan produk sesuai gagasan. Syarat-syarat perencanaan proses produksi 1) Perencanaan proses produksi harus disesuaikan dengan tujuan perusahaan. ukuran produk. menentukan harga sebijaksana mungkin. terlebih dahulu wirausahawan perlu menimba gagasan dari para konsumen dan mengajak karyawan untuk berpartisipasi memikirkan produk yang akan diproduksi.5) Perencanaan proses produksi harus dapat menentukan jumlah produk. wirausahawan berusaha agar produknya benar-benar bisa diterima oleh konsumen. kualitas produk. jenis produk. 6) Komersialisasi Merupakan tahap memperkenalkan produk yang telah diproduksi kepada para konsumen. Di dalam tahap ini. diantaranya dengan cara melaksanakan pemberian merek produk. cacat tidaknya dan bermanfaat tidaknya produk yang dibuat. baik secara teknis maupun komersial. 2) Penyaringan gagasan Setelah banyak menemukan gagasan yang bagus dari konsumen ditambah sumbangan pikiran dari para karyawan. PengelolaanPersediaan Kelancaran bisnis perlu ditunjang dengan adanya persediaan barang dagangan. wirausahawan mewujudkan gagasan ke dalam tindakan kongkret. mudah dimengerti dan dapat dilaksanakan. 5. b. maka wirausahawan harus menyaring dan memilih gagasan yang baik. . diharapkan produk benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kepada konsurnen. untuk menjaga jangan sampai persediaan habis. 3) Analisis gagasan Selanjutnya. wirausahawan mengadakan analisis terhadap gagasan proses produksi dari berbagai macam usaha. dan sebagainya. Persiapan perencanaan proses produksi Adapun persiapan perencanaan operasi produksi meliputi hal-hal sebagai berikut : 1) Prosedur persiapan Sebelum wirausahawan menentukan produk apa yang akan dibuat. membuat kemasan produk semenarik mungkin. untuk menjaga jangan sampai mengecewakan konsumen. b. Setelah diuji. Adapun tujuan dikelolanya persediaan barang adalah : a. 3) Perencanaan proses produksi harus memberikan analisis dan klasifikasi kegiatan. c. Agar kegiatan proses produksi dapat dilaksanakan dengan baik. kesalahan dalam pembuatan (bila ada). b) jumlah omset penjualan. Untuk menjaga tingkat persediaan barang. melakukan promosi dan pendistribusian. Analisis gagasan itu dilakukan untuk mengetahui a) potensi permintaan terhadap produk. Produk itu harus bisa dipertanggung jawabkan. pengelolaan persediaan adalah suatu tindakan seorang pengusaha untuk menjaga agar persediaan tetap stabil sesuai rencana. 4) Percobaan produk Tahap selanjutnya adalah. 2) Perencanaan proses produksi harus sederhana. bentuk produk. warna produk. maka dalam proeses produksi perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian. kemudian diteliti dan diuji mengenai kelemahan produk.

ada dua sistem yang bisa dikemukakan di sini. menghitung persediaan barang dagangan. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. kartu retur pembelian. b. selanjutnya laporan tersebut disampaikan ke bagian keuangan. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Laporan persediaan barang dagangan dibuat secara periodik. c. Dalam melakukan pengelolaan persediaan barang dagangan. yaitu laporan rugi laba dan neraca. Sedangkan kartu persediaan barang digudang dan di toko digunakan untuk melihat kenyataan barang yang tersedia dan meneliti antara catatan di kartu persediaan dengan jumlah barang sebenarnya secara fisik. misalnya mingguan. faktir penjualan. yaitu : a. buku penjualan serta kartu retur pembelian dan penjualan digunakan sebagai alat penguji kebenaran keluar masuk barang di gudang sesuai dengan salinan surat kiriman barang. kartu persediaan gudang. Setelah penyusunan laporan persediaan selesai. untuk menjaga agar jangan sampai jumlah persediaan barang dagangan berlebihan. Penyusunan laporan persediaan perlu dibuat dalam rangka pelaksanaan administrasi. c. b. d. First-out (FIFO) Barang yang pertama masuk. bulanan atau semester. First-out (LIFO) Barang yang paling akhir. dan f. barang itulah yang lebih dahulu dikeluarkan. b. d. Dengan mengetahui dan memahami sistem pencatatan dan metode pencatatan. kartu retur penjualan. b. surat penerimaan. Laporan persediaan harus akurat. menyusun laporan persediaan. e. Data yang diperlukan untuk menyusun laporan ini diperoleh dari : a. buku penjualan (tunai/kredit). Last-in.c. Pencatatan secara periodik (periodiec system) Cara pencatatan yang dilakukan pada waktu atau periode tertentu. metode pencatatan yang tepat untuk menentukan persediaan. karena penetapan nilai persediaan dagangan sangat mempengaruhi keseimbangan antara biaya-biaya yang dikeluarka dengan pendapatan di dalam . Dasar dari sistem ini adalah mencatat semua penambahan dan pengurangan dengan cara yang sama seperti pencatatan kas. Setelah menghitung dan mencatat persediaan barang. dan sebagainya. c. a. Mengenai metode pencatatan persediaan barang dapat digunakan cara berikut : a. Mengenai sistem pencatatan. kartu persediaan di toko. selanjutnya perlu disusun laporan persediaan barang dagangan. yaitu masing-masing jenis barang dibuat perkiraan sendiri-sendiri dan untuk transaksi yang berkaitan dengan pengembalian dan pengurangan harga dibukukan dalam buku pembantu (subsidiary ledger). Pencatatan secara terus-menerus (perpectual system) Cara pencatatan yang dilakukan secara terus menerus. sistem pencatatan yang paling tepat. First-in. Average Cost (AC) Barang-barang yang dikeluarkan dicatat berdasarkan harga rata-ratanya. Buku pembelian. yang kemudian akan dijadikan sebagai data untuk menyusun laporan keuangan. akan dapat dihitung persediaan barang dagangan dengan tepat sehingga dapat mengatur pengadaan persediaan barang dagangan dengan tingkat persediaan yang menguntungkan. buku pembelian (tunai/kredit).

persediaan 8.00 Berdasarkan perhitungan di atas.000 kg : Rp.200. 1) Metode FIFO ( irst-in First-out) Bahan baku yang masuk pertama dianggap bahan baku yang lebih dulu dipakai dalam proses produksi.000. akan mengakibatkan berlanjutnya kesalahan yang tidak dapat dihindarkan. b.400. 16.000 kg @ Rp.000. yang kemudian mengakibatkan kesalahan dalam penetapan laba kotor maupun laba bersih.000 kg @ Rp.400. Contoh : 12. sehingga akhirnya akan mengakihatkan terjadinya kesalahan dalam pelaporan aktiva/harta dan modal di dalam neraca. bukan berarti akan menguntungkan bagi perusahaan. 3. 1. Sinar Surya selama dua minggu pertama bulan Mei 2004 adalah : 01 Mei. sebab akan semakin menambah biaya-biaya persediaan yang harus ditanggung perusahaan.00 3.00 15.000 kg. Bisa dibayangkan. 14. Pengertian bahan Baku Bahan baku adalah bahan yang membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dari produk jadi dan merupakan biaya utama dalam proses pembuatan produk. 16. Contoh : data mengenai bahan baku PT.00 09 Mei.400.000.satu periode.400. Penghitungan biaya bahan baku Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada dasarnya adalah basil kuantitas dengan harga satuan bahan baku. 6. sedangkan penentuan harga satuannya bergantung pada metode penilaian persediaan yang digunakan. Sebaliknya.000.000 kg @ Rp. Bahan baku merupakan dasar yang sangat penting bagi perusahaan. pembelian 12.000 kg @ Rp. 17.000. 1.000. jika dalam perusahaan tidak tersedia bahan baku.00   . yaitu seperti berikut ini.000 kg @ Rp.000. bahan baku yang dipakai dalam proses produksi yang harus dicatat sebesar Rp. berapa harus membeli bahan baku.000.000. Ketidakakuratan dari suatu laporan persediaan memungkinkan timbulnya kesalahan penetapan nilai persediaan akhir. Penentuan kuantitas bahan baku bergantung pada sistem pencatatannya. Untuk menghindari kelebihan atau kekurangan bahan baku. 1.400. masuk proses produksi 15. MenghitungKebutuhan dan Persediaan Bahan Baku a.200. Dihitung sebagai berikut : 8.00 : Rp.00 :Rp.000. bisa dipastikan kegiatan proses produksi akan terhenti.000 kg Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi pada tanggal 17 Mei sebanyak 15. maka jika persediaan akhir ditetapkan salah. 8.00 : Rp. jika persediaan bahan baku terlalu banyak. 8.00 2) Metode LIFO (Last-in First-out) Bahan baku yang terakhir masuk dianggap yang lebih dahulu dipakai dalam proses produksi.000.200.00 7.00 17 Mei. 1.00 15.000.00 : Rp. 1. perusahaan perlu melakukan pengendalian bahan baku. Ada beberapa metode penilaian persediaan yang digunakan dalam penghitungan harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi. Oleh karena akhir suatu periode merupakan persediaan awal untuk periode berikunya. dan berapa bahan baku yang siap untuk diproses. 1.000 kg @ Rp. sehingga setiap saat perusahaan mengetahui berapa persediaan bahan baku yang ada.000 kg : Rp.

1.Dengan demikian.00 : Rp.000 kg @ Rp. menurut metode LIFO. Sistem pencatatan bahan baku menggunakan cara-cara berikut ini. bahan baku yang harus dicatat sebesar Rp. 1) Pencatatan sistem fisik (periodik) Dalam sistem ini.400.800.000 kg : Rp.400. dicatat debet perkiraan barangdalam proses dan kredit pada perkiraan persediaan bahan baku.000 kg @ Rp.400. 1.00 : 20.000.000. tidak ada pencatatan mengenai harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi. metode penilaian persediaan diterapkan untuk menghitung harga pokok bahan baku yang keluar (diproses).00 Harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi (15.120.00 Dengan demikian. 22.400.000 kg) = 15.00 = Rp 16.800.000.00 3) Metode Rata-rata Tertimbang (Average Cost Method) Biaya bahan baku yang dipakai dalam proses produksi adalah hasil kuantitas bahan baku yang dipakai dan harga pokok rata-rata per satuan.00 Harga pokok rata-rata tiap kg : Rp 22.000. 14.00 12. 2) Pencatatan sistem perpectual Dalam sistem ini. 120. 8.000. 17.000. Pencatatan bahan baku Pencatatan bahan baku pada dasarnya meliputi pencatatan pembelian dan pemakaian bahan baku dalam proses produksi. bahan baku yang harus dicatat adalah Rp 16. .000. 1.00 20.00 : Rp.000. Dengan demikian. Dengan demikian. setelah lebih dahulu dihitung harga pokok persediaan bahan baku pada akhir periode. selama periode berjalan.00 c. harga pokok bahan baku yang dipakai dalam proses produksi dihitung dan dicatat pada setiap akhir periode. harga pokok bahan baku yang dibeli dan harga pokok bahan baku yang diproses dalam produksi dicatat dalam perkiraan persediaan bahan baku.000 x Rp 1.000.200.00 = Rp. Harga pokok bahan baku yang diproses.000. Contoh : 8.

apa yang akan dilakukan agar bisa menghasilkan lebih. lalu memutuskan berwirausaha. "Ia jadi makin terbuka. bisa saja seseorang berkarier bagus. dan nilai. garmen. Membuka les privat. perlahan. Miliki Mimpi! Bermimpilah jadi pengusaha sukses. Apakah akan jadi pengusaha restoran. dan sedetail mungkin.Ia jadi lebih berkembang dari sebelumnya. Namun. bahkan membuat website atau blog. Mulailah dari yang Anda punya. namun ia membutuhkan tantangan lain di luar rutinitasnya. dan jangan membandingkan dengan milik orang lain. membuka butik. 4. yaitu hobi. 2. bisa liburan ke luar negeri dan tempattempat eksoktis. Semua yang dilakukan dengan hati." Di samping itu. tahu cara berpromosi. dan membuat kue. Adviser Personal Financial Services dari FirstPrincipal Fiancial. katering. lambat laun keuntungan akan mengikuti Anda. atau tak perlu memikirkan pekerjaan lagi karena sudah punya banyak uang. Jika mampu memasak dan hasilnya disenangi orang rumah. Jadi. usaha apa saja yang dapat dilakukan di rumah? Menurut Zizi. Lalu. dan teruslah bermimpi! Mengapa kini banyak orang mulai memilih membuka usaha sendiri? Tentu banyak sekali alasan yang melatarbelakanginya. ia memiliki net working yang baik. menurut Fauziah Arsiyanti. Hal ini bisa menjadi modal ketika memutuskan berwirausaha. tanpa perlu meninggalkan keluarga dengan bekerja di luar rumah. Lihat Kenyataan Setelah berkhayal. nyawa. Zizi mengingatkan. sehingga ia punya banyak klien. seiring kenaikan harga di segala bidang. atau mengajar anak-anak? Nah. bisa mencari target pasar. jangan takut berkhayal atau bermimpi. Berikut tips dari Zizi. dari mana uang itu bisa mengalir ke rekening Anda. keinginan berwirausaha ini tak hanya dilatarbelakangi faktor ekonomi saja. sih. salon. mampu dan terlatih mencarikan solusi bagi anak-anak yang kurang fokus belajar? Jadilah guru les dan pembimbing. Misalnya. sesuai kemampuan. Kepala boleh di langit. Jadi. tak punya uang tapi punya modal kemampuan. berbagai usaha dapat dilakukan. pijat dan aromaterapi. bahkan membuat produknya sendiri. Yang penting pede. MM. Lalu bayangkan. Zizi menambahkan. Nah." Faktor lain yang juga kerap dijadikan alasan berwirausaha. Semua kesuksesan berdasar dari mimpi. Lakukan bertahap. pasti akan lebih lancar dijalankan. punya uang banyak. SE. Buat Rencana Bertahap Mulailah membuat rencana bertahap. selalu melihat ke depan. yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha bagi para pemula: 1. "Dengan bekerja kantoran. 3. Buatlah kondisi dari nol dengan satu syarat. faktor anak pun biasanya menjadi alasan para perempuan memutuskan berwirausaha. dengan berwirausaha. meski anak dapat diasuh sendiri. dan ia pun bosan jika tinggal di rumah hanya mengurus anak saja. . Anda harus bisa menjalankannya dengan hati. merasa kariernya tak berkembang. kembalilah ke realita. "Banyak orang merasa menemukan kepuasan batin dengan berwirausaha yang didasari hobinya. menjahit." ujar perempuan yang kerap disapa Zizi ini. pintar mengatur uang. Misalnya. "Mereka yang hidup berkecukupan pun mau berwirausaha karena ingin mengaktualisasikan diri. kantin. Dip IFP. menerima jahitan. Salah satunya faktor kebutuhan yang makin meningkat. seorang perempuan yang sudah lama bekerja kantoran. tetapi kaki harus tetap menjejak bumi. spa. Obesi dan Hobi Apa. sabar melatih anak. atau lainnya? Bayangkan secara jelas. Kendati demikian. hobi Anda? Memasak. tetap harus fokus dengan usahanya agar semua dapat berjalan lancar. Anda berbakat membuka katering. Atau. atau dari usaha apa agar bisa sukses. Jika punya uang Rp 500 ribu dan pintar masak. Jika dilakukan dengan benar." DARI HOBI JADI BISNIS Akan tetapi.Tips Berwirausaha bagi Pemula Jangan takut gagal ketika baru saja memulai usaha. yang Anda lakukan memiliki jiwa.

dan seterusnya. Waldan . dan jangan masuk ke dompet. Buat Anggaran Jika usaha sudah berjalan. Jangan menunggu orang datang. jalankan rencana C. Sumber :Noverita K. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau istri untuk biaya sehari-hari. C. atau D. dan dapat segera diperbaiki. Anda justru tidak tahu apakah usahanya sukses atau gagal. jangan hanya memiliki satu rencana saja. Susun Berbagai Rencana Ketika usaha mulai berjalan. setelah membuka warung tapi sepi pengunjung. Yang ada. dengan hasil usaha. mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B.5. Buat juga rencana B. Misalnya. Misalnya. 6. memberi pelayanan delivery service. Sebaiknya. Jika rencana B ternyata belum berhasil. Anda tak akan bisa melihat laba yang diraih. agar tidak boros dan mudah melihat laba yang didapat. Dengan membuat anggaran yang tepat. uang dipecah ke dalam dua rekening bank. Jika tak membuat anggaran dan hanya tambal sulam. kesalahan yang muncul akan bisa dicari penyebabnya. buat anggaran pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. tapi harus menjemput bola dan tawarkan kemudahan lain.

perbedaan antar anakanak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. Sebagai murid. bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya. daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria. Jika seseorang tidak paham. Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal: Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik.Bagaimana Menjadi Guru Ideal ? Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteriakriteria untuk menjawab pertanyaan ini. kami merasa santai dan hidup (bersemangat). (aap adalah bentuk sopan µkamu¶ di Pakistan) Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum. Tidak seberapa lama kemudian. bekerja keras. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah. tingkah laku. ini adalah hal yang paling berharga tentang guru« Dalam kelas guru Chen. dia tidak pernah memihak. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: ³Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah´. tegas. dia selalu memanggil mereka µaap¶. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah. Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik: Guru kami tahu nama tiap anak. tetapi agaknya berlaku pula universal. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah. serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. baik. mengapa tidak kita tanya saja anakanak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi² kesiapan materi. Dia selalu ³tanpa sengaja´ mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar. Tanpa saya sadari. Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. cara memperlakukan anak didik. Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. Mereka memiliki kepribadian penyayang. . Tapi. luwes dalam perilaku. dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu. Dia menghormati anak-anak. hangat. dan lain-lain²yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang. saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik. tidak menyalahkan kami. Dalam kebaikan hatinya. saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap. Simaklah beberapa komentar anak-anak di China. sabar.

Pendidikan karakter yang baik adalah pendidikan yang dimulai sedini mungkin dalam keluarga. hormat dan santun. Peningkatan 30% berikutnya terj adi pada usia 8 tahun. ada sembilan pilar karakter. kerapian dan keamanan). Rabu (16/03/2011). dan itu adalah periode emas otaknya. kerja keras dan pantang menyerah. Dan ketiga." kata Ratna Megawangi. dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua "Anak-anak menyerap semua hal pada saat berusia empat tahun. tapi dikembangkan melalui pembelajaran. kebersihan. menyempurnakan melalui kebijakan nasional. percaya diri. tanggung jawab. (aline) . monitoring. kejujuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Pilar tersebut adalah cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya. Jawa Barat. cinta damai dan persatuan. Lalu. Kedua. Pertama. di Sawangan Depok. kedisiplinan dan kemandirian. dengan melihat kembali kurikulum. Kemdiknas siap merevitalisasi pendidikan karakter tahun ini yang ditandai dengan akan diluncurkannya gerakan nasional PAUDNI-sasi. ada tiga pendekatan yang digunakan dalam pendidikan karakter. Semua mata pelajaran adalah pintu masuk pada pendidikan karakter. pembicara tamu pada Rembuk Nasional Pendidikan (RNP) 2011. toleransi. Ratna menyebutkan. dan kerja sama. amanah dan diplomatis." katanya. kepedulian. "Nilai ini tidak bisa diajarkan. Kemudian.17 Maret 2011 | Laporan oleh aline Depok . pengayaan yang bisa ditambahkan. kasih sayang. ada pula K4 (kesehatan. Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam kesempatan yang sama mengatakan. keadilan dan kepemimpinan. baik dan rendah hati. kreatif.

( UU Sisdiknas . Apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran Kontekstual (CTL) ? 2. otak anak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. pendidik/guru . kuriku-lum. Akibatnya banyak peserta didik yang ketika lulus dari sekolah. Salah satu strategi yang dapat dipergunakan guru untuk memperbaiki mutu dan kualitas proses pembelajaran adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning ( CTL ). Tujuan Penulisan Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk mengetahui tentang strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) pada pelajaran IPS . sehat. akan tetapi mereka miskin aplikasi. cakap. Dalam Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dijelaskan bahwa Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. mandiri. berilmu. berakhlak mulia. fasilitas. kreatif. proses belajar mengajar. Bagaimana pola dan tahapan pembelajaran CTL di sekolah ? 4. 2003). Apa perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional ? 3. kita merasa bahwa kita sedang membicarakan permasalahan yang kompleks dan sangat luas. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. manajemen pendidikan. Dalam proses pembelajaran di dalam kelas hanya diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi. mereka pintar secara teoritis. Sesuai fungsi pendidikan nasional tersebut terletak juga tanggung jawab guru untuk mampu mewujudkannya melalui pelaksanaan proses pembelajaran yang mampu bermutu dan berkualitas. Perumusan Masalah 1. Bagaimana aplikasi pembelajaran CTL pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS ) di Sekolah Dasar.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Ketika kita membicarakan tentang pendidikan. dan lain sebagainya. Mulai dari masalah peserta didik. Salah satu masalah yang banyak dihadapi dalam dunia pendidikan kita adalah lemahnya kualitas proses pembelajaran yang dilaksanakan guru di sekolah. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

social. Dengan memuculkan problem yang dihadapi bersama. dan dibermaknakan. Dengan merujuk pada 4 (empat) konsep kunci yang saling terkait. Kutipan pengertian di atas menegaskan hakikat CTL yang dapat diringkas dalam 3 (tiga) kata yaitu makna. masyarakat. BAB II PEMBAHASAN A. Guru membermaknakan pusparagam konteks (sekolah. Menurut Elaine B Johnson (2002) Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah : . learning (refleksi sistem kepribadian peserta didik yang menunjukkan perilaku yang terkait dengan tugas yang diberikan. bermakna. yaitu teaching (refleksi sistem kepribadian sang guru yang bertindak secara profesional). critical and creative thinking. Pengertian Pembelajaran Kontekstual (CTL) Pada beberapa tahun terakhir ini pembelajaran kontekstual merupakan pendekatan pembelajaran yang banyak dibicarakan orang.. Makna itu ada di mana-mana dalam konteks fisikal dan sosial. Dalam penerapan CTL ada sejumlah strategi yang mesti ditempuh yaitu: Pertama. pengajaran berbasis problem. nurturing the individual. To achieve this aims.. instruction (sistem sosial tempat berlangsungnya mengajar dan belajar ). doing significant work. self-regulated learning. the system encompasses the following eight component: making meaningful connections.. with context of their personal.. tempat .Manfaat Penulisan Manfaat penulisan makalah ini adalah : 1. and cultural circumstance. Problem seperti ini membawa makna personal dan sosial bagi peserta didik. Kedua.. yakni membantu peserta didik menemukan makna (pengetahuan). Peserta didik didorong untuk beraktivitas mempelajari materi pembelajaran sesuai dengan topik yang akan dipelajarinya. dan curriculum (sistem sosial yang berujung pada rencana untuk pengajaran ) maka dalam CTL guru berperan sebagai fasilitator tanpa henti (reinforcing). that is. reaching high standards. Berbeda dengan strategi pembelajaran lainnya Contextual Teaching and Learning (CTL) yang selanjutnya oleh penulis dalam makalah ini disingkat CTL merupakan strategi yang melibatkan peserta didik secara penuh dalam proses pembelajaran.an educational process that aims to help students see meaning in academic material they are studying by connecting academic subjects with the context of their daily lives. peserta didik ditantang untuk berfikir kritis untuk memecahkannya. Teoritis : memberikan tambahan pengetahuan kepada pembaca tentang strategi pembelajaran kontekstual ( CTL ) 2. using authentic assesment. Praktis : pembaca dapat menerapkan strategi pembelajaran kontekstual (CTL) pada mata pelajaran IPS. collaborating. menggunakan konteks yang beragam.

Hal ini menunjukkan bahwa belajar telah berlangsung secara terpadu dan kontekstual. Wina Sanjaya (2006) mengemukakan bahwa Contextual Teaching and Learning adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka. sehingga tidak akan mudah dilupakan. Hal ini sangat penting agar materi yang dipelajari peserta didik tertanam erat dalam memori peserta didik. akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran. akan tetapi bagaimana materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. memberdayakan peserta didik untuk belajar sendiri. dan sebagainya). Ketiga. Keempat.kerja. Ketujuh. . Peserta didik dilatih untuk kritis dan kreatif dalam mencari dan menganalisis informasi dengan sedikit bantuan atau malah secara mandiri. menggunakan penilaian autentik. artinya CTL bukan hanya mengharapkan peserta didik memahami materi yang dipelajarinya. mengejar standar tinggi. sehingga makna (pengetahuan) yang diperoleh peserta didik menjadi semakin berkualitas. Ketiga. mempertimbangkan keberagaman peserta didik baik perbedaan individual dan sosial. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar peserta didik hanya menerima pelajaran. Peserta didik dibiasakan saling belajar dari dan dalam kelompok untuk berbagi pengetahuan dan menentukan fokus belajar. artinya peserta didik dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata. Dari konsep tersebut ada 3 (tiga) hal yang harus difahami. dan memberi kesempatan kepada siswa untuk maju terus sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Keenam. jaminan kerja. Pertama. jaminan kepercayaan diri. belajar melalui kolaborasi. jaminan menentukan masa depan. Standar unggul sering dipersepsikan sebagai jaminan. Kedua. Guru mengayomi peserta didik dan meyakini bahwa keberagaman dibermaknakan sebagai mesin penggerak untuk belajar saling menghormati dan membangun toleransi. baik jaminan lulus. Kelima. artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. CTL akan menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik untuk menemukan materi. Hal ini perlu didengungkan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang kompetitif pada abad persaingan dewas ini (Elaine B Johnson : 2002) Hampir serupa dengan pengertian CTL di atas. CTL mendorong peserta didik untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan. CTL mendorong agar peserta didik dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata.

Misalnya guru memberikan contoh kepada siswa. dan menghafal materi pelajaran. 2. Inkuiri. adalah proses pembelajaran didasarkan pada pencarian dan penemuan melalui proses berfikir secara sistematis. Masyarakat Belajar ( Learning Community) adalah proses kerjasama saling memberi dan menerima. 3. Penerapannya dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran melalui kelompok belajar. peserta didik belajar melalui kegiatan kelompok seperti kerja kelompok. Perbedaan tersebut antara lain : 1. adalah bertanya dan menjawab pertanyaan. apakah pengalaman belajar peserta didik memiliki pengaruh positif terhadap perkembangan baik intelektual maupun mental siswa. saling menerima dan memberi. . Bertanya dipandang sebagai refleksi keingintahuan setiap individu. sedangkan menjawab pertanyaan mencerminkan kemampuan seseorang dalam berfikir. mencatat.CTL sebagai suatu pendekatan pembelajaran memiliki 7 (tujuh) asas. Refleksi (reflection). Perbedaan CTL dengan Pembelajaran Konvensional Terdapat beberapa perbedaan pokok antara CTL dengan pembelajaran konvensional yang berlaku selama ini. Dalam pembelajaran CTL. atau siswa yang telah menguasai kemampuan tertentu memberikan contoh kepada temannya di depan kelas. berdiskusi. Penilaian nyata ( authentic assessment ) adalah proses yang dilakukan dengan guru untuk mengumpulkan informasi tentang perkembangan belajar yang dilakukan siswa. adalah proses pengendapan pengalaman yang telah dipelajari yang dilakukan dengan cara mengurutkan kembali kejadian-kejadian atau peristiwa pembelajaran yang telah dilaluinya. adalah proses pembelajaran dengan memperagakan sesuatu sebagai contoh yang dapat ditiru oleh setiap siswa. Penilaian diperlukan untuk mengetahui apakah peserta didik benar-benar belajar atau tidak. 2. adalah proses membangun atau menyusun penge-tahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman. Permodelan ( Modelling ). B. 6. 5. Konstruktivisme. Bertanya (Questioning). 7. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik ditempatkan sebagai obyek belajar yang berperan sebagai penerima informasi secara pasif. 4. artinya siswa berperan aktif dalam setiap proses pembelajaran dengan cara menemukan dan menggali sendiri materi pelajaran. Dalam hal tertentu guru bisa mendatangkan orang-orang yang dianggap memiliki keahlian khusus untuk memberikan atau membahas masalah tertentu sesuai dengan materi pembelajaran. Sedangkan dalam pembelajaran konvensional peserta didik lebih banyak belajar secara individual dengan menerima. Adapun 7 (tujuh) asas tersebut adalah : 1. Asas-asas ini yang melandasi pelaksanaan proses pembelajaran dengan menggunakan pendekatan CTL. CTL menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar.

oleh karena pengetahuan di konstruksi oleh orang lain. karena kebenaran yang dimiliki bersifat absolut dan final. rekaman. penampilan. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran bersifat teoritis dan abstrak. wawancara. Untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan guru dapat melakukan langkah pembelajaran sebagai berikut : 1. 8. kemampuan didasarkan atas pengalaman. Oleh karena tujuan yang ingin dicapai adalah seluruh aspek perkembangan siswa. 9. sedangkan dalam pembelajaran konvensional guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran. b. observasi. Pendahuluan a. sedangkan dalam pembelajaran konvensional kemampuan diperoleh melalui latihan-latihan. 4. pengetahuan yang dimiliki setiap individu selalu berkembang sesuai dengan pengalaman yang dialaminya.3. hasil karya siswa. misalnya individu tidak melakukan sesuatu disebabkan takut hukuman atau sekedar memperoleh nilai dari guru. Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : . dan lain sebagainya. Dalam pembelajaran CTL. Dalam CTL. 5. maka terlebih dahulu penyusun menyam-paikan Pola pembelajaran CTL di sekolah. siswa bertanggung jawab dalam memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing. Dalam CTL. sehingga setiap peserta didik bisa terjadi perbedaan dalam memaknai hakikat pengetahuan yang dimilikinya. Tujuan akhir proses pembelajaran melalui CTL adalah kepuasan diri. misalnya individu tidak melakukan perilaku tertentu karena menyadari perilaku itu merugikan atau tidak bermanfaat. tindakan atau perilaku individu di dasarkan oleh faktor dari luar dirinya. maka dalam CTL keberhasilan pembelajaran diukur dengan berbagai cara. Dalam pembelajaran konvensional hal ini tidak terjadi. Guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. Dalam CTL. sedangkan dalam pembelajaran konvensional pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. sedangkan dalam pembelajaran konvensional keberhasilan hanya diukur dari tes. misalnya dengan evaluasi proses. pembelajaran bisa terjadi dimana saja dalam konteks dan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan. Pola dan Tahapan Pembelajaran CTL di Sekolah Untuk lebih memahami bagaimana mengaplikasikan CTL dalam proses pembelajaran di sekolah. 6. Dalam CTL. sedangkan dalam pembelajaran konvensional. tindakan atau perilaku dibangun atas kesadaran diri sendiri. C. 7. pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata secara riil. Dalam pembelajaran CTL. 10. tujuan akhir adalah nilai atau angka.

Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) a. Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. dan transportasi serta pengalaman . 2. Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 3. Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas a. 2. kegiatan ekonomi. Mengenal sumber daya alam. Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. Mengenal perkembangan teknologi produksi. b. Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi di daerahnya.1. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek B. 2) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. Penutup a. b.1) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok. Kelas IV .2. komunikasi. dan seterusnya. D.3. 3) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. Peserta didik melaporkan hasil diskusi c. b. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek A. semester 1 Standar Kompetensi 2. dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi Kompetensi Dasar 2. Mengenal pentingnya koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing. c. Aplikasi CTL Pada Mata Pelajaran IPS Pada makalah ini penyusun mencoba menjelaskan juga tentang contoh aplikasi CTL pada mata pelajaran IPS untuk tingkat pendidikan SD kelas IV semester 2 dan tingkat pendidikan SMP/MTs kelas VII semester 1 sebagai berikut : 1.

misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi ke obyek aktivitas ekonomi di sekitar sekolah. kelompok 5 dan 6 melakukan observasi ke obyek koperasi di sekitar sekolah ( KUD. dan manfaat mempelajari dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari.menggunakannya. misalnya siswa 36 dibagi dalam 6 kelompok setiap kelompok terdiri dari 6 orang. Kegiatan di dalam Kelas ( setelah pengamatan selesai dilakukan ) 1) Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan kelompoknya masing-masing (dikusi kelompok). atau Koperasi Sekolah ) c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi yang telah ditentukan dengan mengisikannya pada format panduan yang telah disediakan guru. . b. 2) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas dan kegiatan observasi yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik di lingkungan obyek pengamatan tersebut. 4) Guru membimbing siswa kembali ke kelas dengan tertib sesuai waktu yang ditentukan. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi ke obyek sumber daya alam dan potensi ekonomi di sekitar sekolah. 3) Guru menyediakan /memberikan format panduan pengamatan sesuai dengan materi pengamatan kelompok siswa. dan kemajuan teknologi di lingkungan kab/kota dam prov. Mengenal permasalahan sosial di daerahnya Contoh langkah pembelajarannya adalah : a. 2. kegiatan ekonomi. 2) Guru memimpin pembukaan diskusi kelas dan menyampaikan peraturan dan tata tertib diskusi agar kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. 2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Guru mengamati kinerja masing-masing kelompok dan membimbing apabila ada kelompok yang mengalami kesulitan.4. Koperasi Pegawai. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan standar kompetensi yang harus dicapai yaitu Mengenal sumber daya alam. Inti Kegiatan di Lokasi (Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok.

1. semester 1 Standar Kompetensi 3.3) Guru mengatur jadwal waktu dan pembagian kelompok yang melaksanakan tugas presentasi hasil pengamatan. misalnya kelompok 1 dan 2 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhluk sosial. Mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari a. Pendahuluan 1) Guru menjelaskan kompetensi ³Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan´ yang harus dicapai serta manfaat dari proses pembelajaran dan pentingnya materi pelajaran yang akan dipelajari. 5) Guru mengamati kinerja siswa dalam kegiatan observasi untuk memastikan keberlangsungan proses pembelajaran dengan baik. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat tulisan atau rangkuman mengenai hasil observasi mereka. Memahami usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan Kompetensi Dasar 3. Inti Lokasi pembelajaran : Di lapangan (Lokasi Obyek Pengamatan ) 1) Peserta didik melakukan observasi ke lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan pembagian kelompok tersebut. sedangkan 3 dan 4 melakukan observasi tentang manusia sebagai makhlug ekonomi. 3. c) Melalui observasi peserta didik ditugaskan untuk mencatat berbagai hal yang ditemukan dalam kegiatan observasi tersebut. b.2. 2. b) Tiap kelompok ditugaskan untuk melakukan observasi di lingkungan sekitar sekolah. . Mendeskripsikan manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan. 4) Guru melakukan tanya jawab sekitar tugas yang harus dikerjakan oleh setiap peserta didik. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. Kelas VII . kelompok 5 dan 6 mengobservai tentang motif ekonomi manusia. 4) Peserta didik melaporkan hasil diskusi di depan kelas 5) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain c. 2) Guru menjelaskan pengertian manusia sebagai makhlug sosial (homo socius) dan makhlug ekonomi ( berusaha mencukupi kebutuhannya) 3) Guru menjelaskan prosedur pembelajaran CTL misalnya : a) Peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan jumlah peserta didik.

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. 5) Guru menilai interaksi tanya jawab dan kerjasama antar kelompok untuk menilai secara kognisi maupun afeksi siswa dalam pembelajaran. CTL memandang bahwa belajar bukan menghafal. akan tetapi proses berpengalaman dalam kehidupan nyata. Kesimpulan Dari penjabaran mengenai Contextual Teaching and Learning (CTL) di atas dapat disimpulkan sebagai berikut : 1. 2) Guru menugaskan peserta didik untuk membuat laporan hasil pengamatan dengan sistematika laporan yang baku. akan tetapi kelas digunakan untuk saling membelajarkan. Penutup 1) Dengan bantuan guru peserta didik menyimpulkan hasil observasi. Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan situasi nyata sehingga mendorong peserta didik untuk menerapkannya dalam kehidupan mereka. . Karena CTL menekankan pembelajaran dengan anak mengalami langsung dalam kehidupan nyata di masyarakat. 2) Peserta didik melaporkan hasil diskusi (kelompok besar) dalam kelas 3) Setiap kelompok menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh kelompok yang lain 4) Apabila mengalami kesulitan guru dapat menjembatani dan membantu agar terjadi interaksi antar peserta didik secara baik dan diskusi berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. c. Dengan 2 (dua) contoh tersebut kita mendapatkan pemahaman bahwa CTL adalah pembelajaran tepat dan dapat diterapkan pada pelajaran IPS baik di SD maupun SMP/MTs dengan didukung kreatifitas dan kemauan guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya. 2. Lokasi pembelajaran : Di dalam Kelas 1) Peserta didik berkumpul dalam kelompok kecil dan mendiskusikan hasil temuan mereka sesuai dengan tugas masing-masing. Kelas bukanlah tempat untuk mencatat atau menerima informasi dari guru.2) Peserta didik mencatat hal-hal yang mereka temukan di lokasi atau obyek pengamatan sesuai dengan alat observasi yang telah mereka tentukan sebelumnya ( untuk peserta didik pada tingkatan bawah dapat dibantu dalam menyiapkan alat observasi ) 3) Peserta dapat berkonsultasi dengan guru apabila mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas observasi.

5. Diperlukan pola dan langkah pembelajaran CTL di kelas agar strategi CTL dapat diterapkan secara efektif dan sesuai materi pelajaran yang telah ditetapkan dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). B. . Kelas dalam pembelajaran CTL bukan sebagai tempat untuk memperoleh informasi tetapi sebagai tempat untuk menguji data hasil temuan peserta didik di lapangan.3. Strategi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat diaplikasikan pada mata pelajaran IPS baik di tingkat pendidikan SD maupun SMP/MTs. 4. Ada beberapa perbedaan antara strategi pembelajaran CTL dan konvensional yang membuktikan bahwa CTL lebih efektif dan mampu menjadi alternatif pilihan strategi pembelajaran yang diterapkan guru di sekolah. 6. Saran Dengan pemahaman tentang Contextual Teaching and Learning (CTL) ini diharapkan guru mata pelajaran IPS dapat menerapkan strategi ini dalam melaksanakan proses belajar mengajar (PBM) di sekolah dan dapat lebih meningkatkan kualitas maupun kuantitas penguasaan materi pelajaran IPS siswa di sekolah yang pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagaimana tujuan dan fungsi pendidikan nasional.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->