P. 1
Pembangunan Dan Lingkungan (2)

Pembangunan Dan Lingkungan (2)

|Views: 108|Likes:
Published by vikripradana

More info:

Published by: vikripradana on Feb 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2012

pdf

text

original

Sections

PEMBANGUNAN DAN LINGKUNGAN

´Pembangunan yang dilakukan selama ini

dibanyak negara-negara di dunia telah

menghasilkan 2 dampak penting yaitu Dampak

Positifdan Dampak Negatif.

1.Dampak Positif berupa kemajuan di berbagai

bidang seperti kemajuan di bidang teknologi,

produksi,manjemen, dan informasi , yang

kesemuanya telah meningkatkan kualitas hidup

manusia.

3. Dampak Negatif berupa pecemaran dan

kerusakan lingkungan, baik darat, air,

maupun udara yang menimbulkan berbagai

petaka lingkungan, seperti hujan asam,

pemanasan global, penyakit kanker, paru-

paru, kulit dsbnya.

JENISKEGIATANPEMBAGUNAN

YANG MENIMBULKAN

PENCEMARANADALAH

´Kegiatan industri yang membentuk limbah,

seperti industri kimia menghasilkan zat-zat

buagan bahan berbahaya dan beracun (B-3)

´Kegiatan pertambangan, berupa terjadinya

perusakan instalasi, kebocoran, pencemaran

udara dan rusaknya lahan bekas pertambangan.

´ Kegiatan Transportasi, berupa kepulan asap yang

mengakibatkan naiknya suhu udara di kota,

kebisingan kendaraan bermotor, dan tumpahan BBM

dari kapal tangker.

´ Kegiatan pertanian, akibat dari residu pemakaian zat-

zat kimiah (Herbisida, insektisida, pestisida, fungisida,

pupuk anorganik).

UPAYA PENCEGAHAN

KERUSAKAN LINGKUNGAN

´

Diadakan Konferensi PBB tentang Lingkungan

Hidup Manusia tanggal 5-16 Juni 1972. Hasilnya

antara lain:

1.Deklarasi Tentang Lingkugan Hidup Manusia,

terdiri dari Preamble dan 26 asas yang lazim

disebut dengan Stockholm Declaration.

2.Rencana Aksi Lingkungan Hidup Manusia

(Action Plan) terdiri dari 109 rekomendasi

termasuk 18 rekomendasi tentang

perencanaan pengelolaan Pemukiman

Manusia.

3. Rekomendasi tentang Kelembagaan dan Keuangan yang

menunjang Pelaksanaan Rencana Aksi tersebut di

atas, yang terdiri dari:

a.

Dewan Pengurus (Governing Council) Program

Lingkungan Hidup (United Nation Environment

Programme = UNEP).

b.

Sekretariat, yang dikepalai oleh seorang direktur

eksekutif.

c.

Dana Lingkungan Hidup.

d.

Badan Koordinasi Lingkungan Hidup.

´

Deklarasi Rio de Janeiro, tanggal 3-14 Juni 1992

menghasilkan ataralain:

1.27 Prinsip fundamental tentang lingkugan dan

pembangunan.

2.Prinsip-prinsip kehutanan yang merupakan konsensus

Internasional terdiri dari 16 Pasal yang mencakup

aspek pengelolaan, aspek konservasi, aspek

pemanfaatan dan pengembangan. Prinsip ini tidak

mengikat secara hukum dan berlaku bagi semua jenis

dan tipe hutan.

STRATEGI YANG DIGUNAKAN OLEH WCED

UNTUK MENDEKATI MASALAH

LININGKUNGAN DAN PEMBANGUNAN.

1. Keterkaitan

(interdependency),

permasalahan

lingkungan

dan

pembagunantidaklagimengenalbatas-

bataswilayahnegara,karenapermasalahan

tersebutsalingketerkaitan,olehkarenaitu

penyelesaiannyaperludilakukandengan

pendekatanlintassektoraldanantar

negara.

2.Berkelanjutan(sustainability),berbagaipengenbangan

berbagaisertorsepertipertanian,kehutanan,industri

energi,perikanan,inveatasi,perdagangan,bantuan

ekonomimemerlukanbantuansumberdayaalamyang

harusdilestarikankemampunnyauntukmenunjang

prosespembangunansecaraberkelanjutan.Untukitu

perludikembangkankebijakanpembangunanyang

berwawasanlingkungan

3.Pemerataan(Eguaity),Desakankemiskinan

dapatmengakibatkaneksploitasisumberdaya

alam

secaraberlebihansehinggaperlu

diikhtiarkankesempatansecarameratauntuk

memperoleh

sumberdaya

alam

bagi

pemenuhankebutuhanpokok,sepertitanah,

airdll.

4. Security dan Risiko Lingkungan, Perlombaan

persenjataan dapat memperbesar potensi

kerusakan lingkungan. Begitu pula cara-cara

pembangunan tanpa mempehitungkan dampak

negatif terhadap lingkungan dapat memperbesar

risiko lingkungan.

5. Penduduk dan Komunikasi, Penduduk dan

komunikasi lingkungan perlu ditingkatkan

diberbagai tingkatan lapisan masyarakat.

6. Kerjasama Internasional, pola kerjasama

Internasional dipengaruhi oleh pendekatan

pengembangan sektoral, sedangkan

pertimbangan lingkungan kurang

diperhitungkan. Karena itu perlu

dikembangkan kerjasama yang lebih mampu

menanggapi pembangunan berwawasan

lingkungan.

HUKUM LINGKUNGAN

´PENGERTIAN HUKUM LINGKUNGAN

´Menurut Moenadjat,Hukum Lingkungan dibedakan dalam

hukum lingkungan Klasik dan Modern.

´Hukum lingkungan Klasik adalah hukum yang menetapkan

ketentuan dan norma-norma dengan tujuan terutama sekali

untuk menjamin pengunaan dan eksploitasi sumber-sumber

daya lingkungan dengan berbagai akal dan kepandaian

manusia guna mencapai hasil semaksimal mungkin dan dalam

jangka waktu yang sesingkat-singkatnya.

ORIENTASI HUKUM LINGKUNGAN

KELASIK

´Menjamin adanya kepastian dalam

penggunaan dan eskploitasi sumber daya

lingkungan atau dapat juga dikatakan

orientasinya adalah kapitalis.

´Bergerak pada bidang bidang (sektor) tertentu

atau bersifat sektoral, serba kaku, dan sukar

berubah.

´Hukum Lingkungan Modern adalah

menetapkan aturan dan norma-norma guna

mengatur perbuatan masusia, dengan

tujuan untuk melindungi lingkungan dari

kerusakan dan kemerosotan mutunya demi

untuk menjamin kelestarian fungsinya agar

dapat secara langsung terus-menerus

dugunakan oleh generasi sekarang maupun

yang akan datang.

ORIENTASI HUKUM LINGKUNGAN

MODERN

´Memberikan perlindungan terhadap

lingkungan, dengan demikian hukum

lingkungan modern bersifat utuh dan

menyeluruh atau komprehensif, integral dan

luwes.

´Drupsteen

´Hukum lingkungan adalah hukum yang

berhubungan dengan lingkungan alam(natuurlijk

milieu) dalam arti seluas-luasnya.

´Ruang lingkupnya ditentukan oleh ruang lingkup

pengelolaan lingkungan. Dengan demikian hukum

lingkungan merupakan instrumentarium yuridis

bagi pengelolaan lingkungan.

´Oleh karena pengelolaan lingkungan lebih

dominan dilakukan oleh pemerintah, maka hukum

lingkungan merupakan hukum publik.

UU NO. 32 TAHUN 2009 TENTANG

PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN

LINGKUNGAN HIDUP

´Dasarpertimbangan:

1.BahwakualitasLH yang semakinmenurun

telahmengancamkelangsunganhidup

manusiadanmahlukhiduplainnyasehingga

perludilakukanperlindungandanpengelolaan

LH yang sungguh-sungguhdankonsistenoleh

semuapemangkukepentingan.

2.Bahwapemanasanglobalyangsemakin

meningkatmengakibatkanperubahan

iklimsehinggamemperparahpenurunan

kualitaslingkunganhidupkarenaituperlu

dilakukanperlindungandanpengelolaan

lingkunganhidup.

KETENTUAN UMUM (PASAL 1).

´Lingkunganhidupadalahkesatuanruang

dengansegalabenda,daya,keadaandan

mahlukhidup,termasukmanusiadan

prilakunya,yangmempengaruhialamitu

sendiri,kelangsunganperikehidupan,dan

kesejahteraanmanusiasertamahluk

hiduplain.

´PerlindungandanpengelolaanLHadalah

upayasistematisdanterpaduyang

dilakukanuntukmelestarikanfungsi

lingkungan

hidup

dan

mencegah

terjadinya

pencemaran

dan/atau

lerusakanlingkunganhidupyangmeliputi

perencanaan,

pemanfaatan,

pengendalian,

pemeliharaan,

pengawasandanpenegakanhukum

´Pembangunan berkelanjutan adalah

upaya sadar dan terencana yang

memadukan aspek lingkungan hidup,

sosial, dan ekonomi ke dalam strategi

pembangunan untuk menjamin keutuhan

lingkungan hidup dan keselamatan,

kemampuan, kesejahteraan, dan mutu

hidup generasi masa kini dan generasi

masa depan.

´Rencana

Perlindungan

dan

Pengelolaan

LingkunganHidup(RPPLH)adalahperencanaan

tertulisyangmemuatpotensi,masalah

lingkunganhidup,upayaperlindungandan

pengelolaannyadalamwaktutertentu.

´Ekosistemadalahtatananunsurlingkungan

hidupyangmerupakankesatuanyangutuh

menyeluruhdansalingmempengaruhidalam

membentuk

keseimbangan,

stabilitas

danproduktifitaslingkunganhidup.

´Pelestariangfunhsilingkunganhidup

adalah

rangkaian

upaya

untuk

memeliharakelangsungandayadukung

dandayatampunglingkunganhidup.

´DayaDukungLHadalahkemampuan

lingkunganhidupuntukmendukung

perikehidupanmanusiadanmahluk

hiduplain,dankeseimbanganantar

keduanya.

´Daya tampung lingkungan hidup adalah

kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap

zat, energi, dan atau komponen lain yang

masuk atau dimasukan kedalamnya.

´ Kajianlingkunganhidupstrategis(KLHS)adalah

rangkaiananalisisyangsistematis,menyeluruh

danpartisipatif,untukmemastikanbahwa

prinsippembangunanberkelanjutantelah

memjadidasardanterintegrasi

dalam

pembangunansuatuwilayahdanatau

kebijakan,rendanadanatauprogram.

´AMDALadalahkajianmengenaidampak

pentingsuatuusahadan/ataukegiatanyang

direncanakanpadalingkunganhidupyang

diperlukanbagiprosespengambilankeputusan

tentangpenyelenggaraandanataukegiatan.

´UKL-UPL

pengelolaan

dan

pemantauan

terhadapusahadanataukegiatanyangtidak

berdampakpentingterhadaplingkunganhidup

yangdiperlukanbagiprosespengambilan

keputusantentangpenyelenggaraankegiatan

danatauusaha.

´Bakumutulingkunganhidupadalahukuran

batasataukadarmahlukhidup,zat,energi,

ataukomponenyangadaatauharusadadan

atauunsurpencemaryangditenggang

keberadaannya

dalamsuatusumberdaya

tertentusebagaiunsurlingkunganhidup.

´Pencemaranlingkunganhidupadalahmasuk

ataudimasukkannyamahlukhidup,zat,energi

dan/ataukomponenlainkedalamlingkungan

hidupolehkegiatanmanusia

sehingga

melampauibakumutulingkunganhidupyang

telahditentukan.

´ Kreteriabakumutukerusakanlingkungan

adalahukuranbatasperubahansifatfisik,

kimia,danatauhayatilingkunganhidupyang

dapatditenggangolehlingkunganhidupuntuk

dapattetapmelestarikanfungsinya.

´Perusakanlingkunganhidupadalahtindakan

orangyangmenimbulkanperubahanlangsung

ataupuntudaklangsungterhadapsifatfisik,

kimia,dan/atau

hayatilingkungan

hidup

sehinggamelampauikreteriabakukerusakan

lingkunganhidup.

´Kerusakanlingkunganhidupadalah

perubahanlangsungatautidaklangsung

terhadapsifatfisik,kimia,dan/atau

hayatilingkunganhidupyangmelampaui

kreteriabakukerusakanlingkungan

hidup.

´Sengketa

lingkunganhidupadalah

perselisihanantarduapihakataulebih

yangtimbuldarikegiatanberpotensi

dan/atau

telah

berdampak

pada

lingkunganhidup.

ASAS, TUJUAN DAN RUANG

LINGKUP PERLINDUNGAN DAN

PENGELOLAAN LH

´ASAS

´Perlindungandanpengelolaanlingkunganhidup

berasaskan:

1.TanggungjawabNegara.

2. Kelestariandankeberlanjutan.

3. Keserasiandankeseimbangan

4. Keterpaduan.

5.Manfaat,

6. Kehati-hatian

7. Keadilan,

8. Ekoregion,

9. Keanakaragamanhayati

10. Pencemarmembayar

11. Partisipatif,

12. KearifanLokal,

13. Tata kelolapemerintahanyang baikdan

14. Otonomidaerah,

´ Yangdimaksuddengantanggungjawabnegara

adalah:

a.Negaramenjaminpemanfaatansumberdaya

alamakanmemberikanmanfaatsebesar-

besarnyabagikesejahteraandanmutuhidup

rakyat,baikgenerasikinimaupunyangakan

datang.

b.Negaramenjaminhakwarganegaraatas

lingkunganhidupyangbaikdansehat.

c.Negaramencegah

dilakukannya

kegiatan

pemanfaatansumberdayaalam

yang

menimbulkan

pencemaran

dan/atau

kerusakanlingkunganhidup.

´Yang dimaksud dengan asas kelestarian

dan keberlanjutan adalah bahwa setiap

orang memikul kewajiban dan tanggung

jawab terhadap generasi mendatangdan

terhadap sesama dalam satu generasi

dengan melakukan upaya pelestarian

daya dukung ekosistem dan memperbaiki

kualitas lingkungan hidup.

´ Yangdimaksuddenganasaskeserasiandan

keseimbanganadalahbahwapemanfaatan

lingkungan

hidup

harusmemperhatikan

berbagaiaspeksepertikepentinganekonomi,

sosial,budaya,dan

perlindungan

dan

pelestarianekosistem.

´ Yangdimaksuddenganasasketerpaduan

adalahbahwaperlindungandanpengelolaan

lingkungan

hidup

dilakukan

dengan

memadukan

berbagai

unsur

atau

menyinergikanberbagaikomponenterkait.

´Asasmanfaatadalahbahwasegalausahadan

ataupembangunan

yangdilaksanakan

disesuaikandenganpotensisumberdayaalam

danlingkunganhidupuntukpeningkatan

kesejahteraanrakyatharkatmanusiaselaras

denganlingkungannya.

´Asas

kehati-hatian

adalah

bahwa

ketidakpastiansuatuusahadanataukegiatan

karenaketerbatasanpenguasaaniptekbukan

merupakanalasanuntukmenundalanhkah-

langkahminimalisasi

ataumenghindari

ancaman

terhadap

pencemaran

atau

kerusakanlingkungan.

´ Yangdimaksuddenganasaskeadilanadalah

bahwaperlindungandanpengelolaanligkungan

hidupharusmencerminkankeadilansecara

proporsionalbagisetiapwarganegarabaik

lintasdaerah,lintasgenerasidanlintasgender.

´ Yangdimaksuddenganasasekoregionadalah

bahwa

perlindungan

dan

pengelolaan

lingkunganhidup

harusmemperhatikan

karakteristiksumberdayaalam,ekosistem,

kondisi

geografis

budaya

masyarakat

setempat,dankearifanlokal.

´Yang

dimaksud

dengan

asas

keanekaragamanhayatiadalahbahwa

perlindungandanpengelolaanlingkungan

hidupharusmemperhatikanupaya

terpadu

untuk

mempertahankan

keberadaan

dan

keragaman,dan

keberlanjutanSDAnabatidanhewani

yangbersamadenganunsurnonhayati

disekitarnya

secara

keseluruhan

membentukekosistem.

´Yangdimaksuddenganasaspencemar

membayaradalahbahwasetiappenanggung

jawabusahadanataukegiatanyang

menimbulkanpencemarandanataukerusakan

lingkungan

lingkunhan

hidup

wajib

menanggung

biaya

pemulihan

lingkungan.lingkungan

´ Yangdimaksuddenganasaspartisifatifadalah

bahwasetiapanggotamasyarakatdidorong

untukberkenanberperanaktifdalamproses

pengmbilankeputusan

danpelaksanaan

perlindungandanpengelolaanlingkunganhidup

baiksecaralangsungmaupuntidaklangsung.

´ Yangdimaksuddengankearipantradisional

adalahbahwadalammelakukanperlindungan

lingkunganhidupharusmemperhatikahnilai-

nilailuhuryangberlaku

dalamtata

kehidupanmasyarakat.

´ Yangdimaksuddenganasastatakelola

pemerintahanyangbaikadalahbahwa

perlindungandanpengelolaanLHdijiwaioleh

prinsif

partisifasi,

transparansi

dan

akuntabilitas,efisiensidankeadilan.

´ Yangdimaksuddenganasasotonomidaerah

adalahbahwapemerintahdanpemerintah

daerahmengaturdanmengurussendiriurusan

dibidangperlindungandanpengelolaanLH

denganmemperhatikankeshususandan

keragamandaerahdalambingkainegara

KesatuanRI

TUJUAN PERLINDUNGAN DAN

PENGELOLAAN LH

´

Melindungi wilayah NKRI dari pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup.

´

Menjamin keselamatan, kesehatan dan kehidupan manusia.

´

Menjamin kelangsungan mahluk hidup dan kelestarian ekosistem.

´

Menjaga keserasian LH.

´

Mencapai keserasian, keselarasan, dan keseimbangan LH.

´

Menjamin terpenuhinya keadilan generasi masa kini dan masa depan.

´

Menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas LH sebagai bagian dari HAM.

´

Mengendalikan SDA secara bijaksana.

´

Mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan

´

Mengantisipasi isu lingkungan global.

RUANG LINGKUP PERLINDUNGAN

DAN PENGELOLAAN LH

´Perencanaan,

´Pemanfaatan,

´Pengendalian,

´Pemeliharaan,

´Pengawasan dan,

´Penegakan hukum.

PERENCANAAN (PSL 5)

´Perencanaan

perlindungan

dan

pengelolaan

lingkungan

hidup

dilaksanakanmelaluitahapan:

1.Invenraisasilingkunganhidup,

2.Penetapanwilayahekoregion,

3.PenyusunanRencanaPerlindungan

danPengelolaanLingkunganHidup

(RPPLH)

´Ad.1. InventarisasiLingkunganHidup.

´Inventarisasilingkunganhidupdapat

dikasifikasikankedalam 3 wilayahyaitu:

a.InventarisasiLingkunganhiduptingkat

nasional.

b.InventarisasiLingkunganhiduptingkat

pulau/kepulauandan,

c.InventarisasiLingkunganhiduptingkat

wilayahekoregion,

d.(psl6 (ayat(1).

´TujuaninventarisasiLHadalahuntuk

memperoleh

data

dan

informasi

sumberdayaalamyangmeliputi:

1.PotensidanketersediaanSDA,

2.JenisSDA yang dimanfaatkan;

3.BentukpenguasaanSDA;

4.PengetahuanPengelolaanSDA;

5.BentukkerusakanSDA;

6. Konflikdanpenyebabkonflikyang timbil

akibatpengelolaanSDA.

´Ad.2. PenetapanWilayah Ekoregion.

Penetapanwilayahekoregiondilaksanaka

denganmempertimbangkankesamaan:

a. Karakteristikbentangalam,

b.Daerah aliransungai,

c.Iklim,

d.Flora danfauna,

e.Soaialbudayadanekonomi,

f. Kelembagaanmasyarakat,

g.Hasilinventarisasilingkunganhidup.

Ad.3. PenyusunanRPPLH,

RPPLH terdiridari:

1.RPPLH Nasional.

2.RPPLH Provinsi,

3.RPPLH Kabupaten/kota

RPPLH Nasionaldisusunberdasarkaninventarisasi

Nasional.

RPPLH Provinsidisusunberdasarkan:

1.RPPLH Nasional.

2.Inventarisasitingkatpulauataukepulauan.

3.Inventarisasitingkatekoregion

RPPLH Provinsidisusunberdasarkan:

1.RPPLH Nasional.

2.Inventarisasitingkatpulauataukepulauan.

3.Inventarisasitingkatekoregion

RPPLH Kabupaten/kotadisusunberdasarkan:

1.RPPLH Provinsi.

2.Inventarisasitingkatpulauataukepulauan.

3.Inventarisasitingkatekoregion

PEMANFAATAN

´Pemanfaatan

sumber

daya

alam

dilakukanberdasarkanRPPLH.

´JikaRPPLHbelumterbentukmaka

pemanfaatan

sumber

daya

alam

dilaksanakandenganberdasarkandaya

dukungdandayatampunglingkungan

hidup,

dengan

memperhatikan:

keberlanjutan

proses

keberlanjutan

lingkunganhidup,keselamatan,mutu

hidupdankesejahteraanmasyarakat.

´Dayadukungdandayatampunglingkungan

hidupditetapkan:

1.OlehMenteriuntukdayadukungdandaya

tampunglingkunganhidupnasionaldan

pulau/kepulauan.

2.Gubernuruntukdayadukungdandaya

tampunglingkunganhidupprovinsidan

ekoregionlintaskabupaten/kota.

3.Bupati/walikotauntukdayadukungdandaya

tampunglingkunganhidupkabupaten/kota

danekoregionkabupaten/kota

PENGENDALIAN

´Pengendalianpencemarandanatau

kerusakanlingkungandilaksanakan

dalamrangkapelestarianfungsi

lingkunganhidup.

´Pengendalianpencemarandan/atau

kerusakanlingkunganhidupmeliputi:

1.Pencegahan.

2.Penanggulangan, dan

3.Pemulihan.

´Pengendalianpencemarandanatau

kerusakan

lingkungan

hidup

dilaksanakan

oleh

Pemerintah,

pemerintahDaerah,danpenanggung

jawabusaha,danataukegiatansesuai

dengankewenangan,perandantanggung

jawabmasing-masing.

PENCEGAHAN

InstrumenPencegahanpencemarandanataukerusakan

lingkunganhidupterdiriatas:

1. Kajianlingkunganhudupstrategis(KLHS)

2.

Tata ruang

3.

Baku mutulingkunganhidup.

4. KreteriabakumutukerusakanLingkunganhidup.

5.

Amdal.

6.

UKL-UPL.

7.

Perizinan.

8.

InstrumenEkonomiLingkunganhidup.

9.

PeraturanPer-uu-an berbasislingkungan.

10.Anggaranberbasislingkungan.

11.Analisisirisikolingkungan.

12.Audit Lingkunganhidup. Dll.

PENANGGULANGAN

´Setiaporangyangmelakukanpencemarandanatau

kerusakan

lingkungan

hidup

wajibmelakukan

penanggulanganpencemarandanataukerusakan

lingkunganhidup.

´Penanggulanganpencemarandanataukerusakan

lingkunganhidupdilakukandengan:

1.Pemberianinformasiperingatanpencemarandanatau

kerusakanlingkunganhudipkepadamasyarakat.

2.PengisolasianpencemarandanataukerusakanLH.

3.Penghentiansumberpencemarandanataukerusakan

LH.

PEMULIHAN

´Setiaporangyangmelakukanpencemarandan

ataukerusakanlingkunganhidupwajib

melakukanpemulihanfungsilingkunganhidup.

´Pemulihanfungsilingkunganhidupdilakukan

dengantahapan:

1.Penghentiansumberpencemarandan

pembersihanunsurpencemar.

2.Remediasi.

3.Rehabilitasi

4.Restorasi(perbaikan, pemulihan)

PEMELIHARAAN

´Pasal57.

´(1).Pemeliharaanlingkunganhidupdilakukan

melaluiupaya:

1. KonservasiSDA.

2.PencadanganSDA

3.PelestarianfungsiAdmosfir.

(2). KonsevasiSDAsebagaimanadimaksudpada

ayat(1)hurufameliputikegiatan:

1.PerlindunganSDA.

2.PengawetanSDA.

3.PemanfaatansecaralestariSDA.

´(3). PencadanganSDA sebagaimanadimaksud

padaayat(1) hurufb merupakanSDA yang

tidakdapatdikelolajangkawaktutertentu.

´(4). PelestarianAdmosfirsebagaimana

dimaksudpadaayat(1) hurufc meliputi:

1.Upayamitigasidanadaptasiperubahaniklim.

2.Upayaperlindunganozon.

3.Upayaperlindunganterhadaphujanasam.

EKOLOGI DAN EKOSISTEM

Pengertian EKOLOGI

1.Adalah ilmu yang mempelajari hubungan

antara satu organisme dengan yang lain, dan

antara organisme tersebut dengan

lingkungan.(Amsyari).

2.Ilmu tentang hubungan timbal balik antara

mahluk hidup dengan lingkungan.(Oto

Sumarwoto)

BIDANG STUDI EKOLOGI

1.Studi Ekologi Sosial,sebagai studi terhadap

relasi sosial yang berada ditempat tertentu dan

dalam waktu tertentu dan yang terjadinya oleh

tenaga-tenaga lingkungan yang bersifat selektif

dan distributif.

2. Studi Ekologi Manusia, sebagai suatu studi

tentang interaksi antara aktivitas manusia dan

kondisi alam.

3. Studi Ekologi Kebudayaan,studi tentang
hubungan timbal-balik antara variabel habitat
yang paling relevan dengan kebudayaan.

4. Studi Ekologi Fisis, suatu studi tentang lingkungan
hidup dengan sumber daya alamnya.

5. Studi Ekologis Biologis, suatu studi tentang
hubungan timbal-balik antaramahluk hidup,
terutama hewan dan tumbuhan dan
lingkungannya.

EKOSISTEM

Ekosistem adalah suatu daerah tertentu (abiotik
community) di mana di dalamnya tinggal suatu
komposisi organisme hidup, yang keduanya terjalin
suatu interaksi yang harmonis dan stabil, terutama
dalam jalinan bentuk-bentuk sumber energi
kehidupan.

BENTUK EKOSISTEM

´Ekosistem Alamiah(Natural Ecosystem),di dalamnya

terdapat hetrogenitas yang tinggi dari organisme
hidup, sehingga mampu mempertahankan proses
kehidupan dengan sendirinya.

´Ekosistem Buatan (artificial Ecosystem), di dalamnya

kurang terdapat hetrogenitas kehidupan, sehingga
bersifat labil dan untuk menjadikan ekosistem stabil,
perlu diberikan bantuan energi dari luar yang
berbentuk usaha maintenance atau perawatan
terhadap ekosistem yang dibuat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->