TUGAS 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan olah TKP?

Jawab: Dokter datang ke Tempat Kejadian Perkara melakukan pemeriksaan korban dan TKP atas permintaan polisi. 2. Apa tujuan olah TKP oleh seorang dokter? Jawab: Melalukan pemeriksaan jenasah, melakukan otopsi mediko legal apabila diperlukan, melakukan penyidikan dan penelitian semua kematian yang terjadi karena kekerasan, kemudian melalukan penyidikan untuk menentukan sifat kematian tersebut. Adanya pembuktian ilmiah diharapkan polisi, jaksa, dan hakim tidaklah mengandalkan pengakuan dari tersangka atau saksi hidup dalam penyidikan dan menyelesaikan suatu perkara. 3. Persiapan apa yang dilakukan dokter sebelum olah TKP? Jawab: Persiapan olah TKP : a. b. c. d. e. Sura permintaan penyidik Informasi penyidik terhadap kasus tersebut Peralatan Dokumentasi Pengetahuan dan pengalaman

4. Sebutkan dan jelaskan bahan-bahan apakah yang diperiksa/dikumpulkan oleh dokter pemeriksa? Jawab: 1. Bahan-bahan yang dikumpulkan oleh dokter pemeriksa TKP yaitu: a. Barang bukti inorganik  Sidik jari  Rambut  Serat  Kaca  Bahan peledak  Tanah  Senjata api  Filamen (kawat pijar) lampu kenderaan  Jejak kaki dan jejak ban b. Barang bukti organic  Bekas gigitan  Luka  Cairan tubuh  Darah 5. Sebutkan tekhnik identifikasi manusia secara umum! Jawab: y Dental y Dna

Thermal imaging 11. Letak. Pengenalan wajah 3. Luka Memar (kontusio) Memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya. Geometri jari 6. yang terjadi sewaktu orang masih hidup. Geometri lengan 5. Bau badan 13. robek atau koyak (vulnus laseratum). Sebutkan jenis-jenis luka akibat trauma benda tumpul! Jawab: Jenis-jenis luka akibat trauma tumpul yaitu: luka memar (kontusio. penyakit (hipertensi. atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. leher. jenis benda penyebab (karet. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. cedera akibat senjata tumpul. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar. misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. usia. Pengenalan retina atau iris 4. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit. Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar. jenis kelamin. Dna 10. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. jatuh pada permukaan yang datar. Pengenalan suara 8. kerapuhan pembuluh darah. a. hematom).kayu. Bentuk telinga 12. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. diatesis hemoragik). Pengenalan sidik jari 2. maka luka memar yang tampak seringkali tidak sebanding dengan kekerasan.penyakit kardiovaskuler. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. luka lecet (ekskoriasi. Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. Pengenalan telapak tangan 7. maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan .besi). dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi. Pengenalan tanda tangan 9.jaringan lemak). seperti di daerah mata. Gerakan tubuh. 6. corak dan warna kulit. Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan. abrasi) dan luka retak. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan.y Finger prints y Medical y PROPERTY 1.

Sesuai dengan mekanisme terjadinya.kelainan. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar. misalnya dengan ban kendaraan bermotor. kecelakaan lalu lintas. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. impact abrasion). Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. gigitan. Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . . Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. c. penampang sayatan akan tampak bersih. Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban. terseret. dll. Luka lecet gores (scratch). yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. (Gbr 1 : Luka memar pada wajah) b. kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. Luka lecet tekanan (impression. cakaran dengan kuku. terjatuh. Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit. b. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah. Selain itu. Luka lecet gesek / serut (graze).untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. Luka Lecet (abrasi) Luka lecet adalah luka yang superfisial.

Luka lecet geser (friction abrasion). Apakah 4 hal utama yang harus dituliskan oleh dookter dalam kesimpulan Visum et Repertum? Jawab: y Sebab kematian y Mekanisme kematian y Waktu kematian y Cara kematian (tersirat) 9. tanpa adanya intervensi dari setiap kekuatan. yang dimulai dan beroperasi secara aktif dari sumber/sebab baru yang berdiri sendiri sehingga menyebabkan kematian pada seseorang. Luka Retak. efisien yang berlangsung dalam suatu rangkaian yang menimbulkan suatu akibat. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. Pembuluh-pembuluh darah apakah yang rupture pada perdarahan akibat trauma kepala? . tepi atau dinding tidak rata. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka. Luka robek harus dibedakan dari luka iris. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang. maka akan terjadi robekan pada kulit. bentuk dasar luka tidak beraturan. misalnya pada kasus gantung atau jerat. (Gbr 3 : Luka robek pada wajah) 7. Pada luka robek. Luka robek umumnya tidak beraturan.(Gbr 2 :Pola ban yang tercetak pada permukaan kulit) d. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. ujung luka tidak runcing. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. 8. Robek atau Koyak (Laserasi) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. c. Apakah yang dimasud dengan ³Proksimate cause of Death´? Jawab: Proximate cause of death adalah Penyebab yang aktif.

meningea media. tumor. kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar. 10.darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. leher. misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous. leukemia. seperti di daerah mata. usia. 3. arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. jenis kelamin. Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam. Jadi. maka luka memar yang tampak seringkali tidak . antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten. bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan. jenis benda penyebab (karet.Jawab: 1. Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). kerapuhan pembuluh darah. keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu.kayu. 2. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. Sebutkan defenisi luka lecet! c). sengatan matahari (heat stroke). sehingga menyebabkan robeknya a. yang terjadi sewaktu orang masih hidup. Luka memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya. Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. Sebutkan defenisi fraktur! Jawab: a. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. penyakit (hipertensi. Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater. jarang lebih dari 2 hari. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. a). Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan. Sebutkan defenisi luka memar! b). Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. jatuh pada permukaan yang datar. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a. cedera akibat senjata tumpul. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. diatesis hemoragik). Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar.meningea media.besi).jaringan lemak). atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. Sebutkan defenisi luka laserasi! d). Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. corak dan warna kulit. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal. Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna. Letak. Pada saat terjadi perdarahan.penyakit kardiovaskuler. Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian.

Robek atau Koyak) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. Luka lecet geser (friction abrasion). kecelakaan lalu lintas. Laseration (Luka Retak. kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi.untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. misalnya pada kasus gantung atau jerat. penampang sayatan akan tampak bersih. misalnya dengan ban kendaraan bermotor. terseret. Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit. Selain itu. misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah. merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. gigitan. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan. cakaran dengan kuku. Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. Luka lecet gesek / serut (graze). b. Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. b. maka akan . c. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. d. dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi.sebanding dengan kekerasan. Luka lecet tekanan (impression. terjatuh. disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. impact abrasion). Luka lecet adalah luka yang superfisial. dll. Sesuai dengan mekanisme terjadinya. Luka lecet gores (scratch). maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan kelainan. yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. c. Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban.

arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka.darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. Luka robek harus dibedakan dari luka iris. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak. Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam. Bila atap bola mata ikut patah. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang. Sebutkan dan jelaskan pembagian lokasi perdarahan pada trauma kepala! Jawab: Kelainan Selaput Otak 1. Jadi. 12. antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten. tepi atau dinding tidak rata. misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous.terjadi robekan pada kulit. perdarahan masuk jaringan sekitar bola mata dan . Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater.rongga hidung. Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian. Luka robek umumnya tidak beraturan. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. 2.telinga tengah atau mastoid. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. tumor. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a. Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. Fraktur basis cranii Fraktur basis cranii dapat melibatkan nasofaring. 3. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. 11. sehingga menyebabkan robeknya a. Tuliskan dan jelaskan jenis-jenis fraktur pada trauma kepala! Jawab: Cedera pada tulang tengkorak 1. Pada saat terjadi perdarahan. keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu. leukemia.meningea media. Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. ujung luka tidak runcing. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal. jarang lebih dari 2 hari. bentuk dasar luka tidak beraturan.meningea media. Pada luka robek. sengatan matahari (heat stroke).

3). Berat jenis otak lebih besar daripada berat jenis cairan cerebrospinal. Pada fraktur ini dapat dilakukan rekonstruksi pukulan mana yang pertama dan pukulan mana yang kedua. sehingga kedua kelopak mata menjadi biru. Bentuk-bentuk fraktur vault cranii : 1). sering dijumpai patah tulang dimana bagianbagian yang patah tersebut tertekan ke dalam (fraktur kompresi). Dengan demikian dapat dibedakan berdasarkan kelainan yang terjadi pada tengkorak. yaitu apakah benda tumpul yang menghampiri kepala atau kepala yang menghampiri benda tumpul. 4). Depressed : bila bentuk fraktur sesuai dengan alat yang digunakan. squamous temporalis dan lambdoid yang merupakan daerah lemah. berbentuk kaca mata (bril hematoom). Patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tumpul mudah dibedakan dengan patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tajam atau senjata api. Jelaskan perbedaan Coup injury dan Contrecoup injury! Jawab : Coup injury dan Contrecoup injury merupakan trauma yang terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada kepala. Kerusakan terjadi sesuai dengan tempat persentuhan disebut KUP. Linier/fissure : bentuk fraktur yang hanya berupa garis atau celah. 13. 2. Contre coup hanya dapat terjadi bila kepala bergerak atau kepala dapat bebas bergerak waktu terjadi persentuhan. Prinsipnya adalah garis patah tulang pukulan kedua berhenti di garis patah tulang pertama. Kerusakan yang tetap berlawanan dengan tempat persentuhan KONTRAKUP (COUNTRACOUP) Coup dan Contre coup Lesi otak tidak selalu terjadi hanya pada daerah benturan (coup) tetapi dapat pula terjadi diseberang titik benturan (contre coup). karena adanya . terjadi suatu lekukan seperti bola pingpong pada daerah yang mengalami tekanan. Hanya sutura.juga ke kelopak mata. maka dapat terjadi patah tulang sesuai dengan lingkaran palu. 2). tetapi tulang kepala terdesak masuk. Misalnya bila tengkorak mengalami pukulan dengan palu. tebal dan kuat. Antara otak dan tengkorak terdapat cairan cerbrospinal. 5). Jatuh dari atas pada kepala atau pada tumit dapat menyebabkan patah tulang sekitar foramen magnum yang berbentuk cincin. Komposit/comminutive : bila ditemukan lebih dari sati garis fraktur yang menyebar dari tempat kekerasan. Fraktur vault cranii Atap tengkorak terdiri dari tulang keras. Mekanisme terjadinya contre coup dapat dijelaskan sebagai berikut: Bila kepala mengalami gerak percepatan. Pada kasus lalu lintas dimana tubuh korban terlempar dan jatuh dengan kepala menyentuh jalan. Fraktur jenis ini terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada tulang dengan luas persinggungan yang kecil. Pada kasus dimana kepala seseorang dipukul dengan benda tumpul. Bila atap tengkorak anak bayi terbentur maka biasanya tidak terjadi patah tulang. Penyebab yang paling sering adalah karena pukulan atau terjatuh. maka sering akan dijumpai patah tulang dengan garis patah yang linier.

California. Apa defenisi dari malpraktek? Jawab: Secara harfiah ³mal´ mempunyai arti ³salah´ sedangkan ³praktik´ mempunyai arti ³pelaksanaan´ atau ³tindakan´. atau mengabaikan perawatan pasien. 1956). Kerusakan terberat karena oskilasi itu terjadi di tempat otak menempel pada tengkorak. yang lazim dipergunakan terhadap pasien atau orang yang terluka menurut ukuran dilingkungan yang sama (Valentin v. . Definisi malpraktik profesi kesehatan adalah kelalaian dari seseorang dokter atau perawat untuk mempergunakan tingkat kepandaian dan ilmu pengetahuan dalam mengobati dan merawat pasien. 14. yang menjadi penyebab langsung terhadap terjadinya cedera pada pasien).dorongan cairan cerebrospinal otak akan bergerak dan menempel pada sisi tengkorak yang berlawanan dengan arah gerakan kepala dan waktu kepala menyentuh rintangan terjadi oskilasi pada otak. Jelaskan perbedaan luka terbuka akibat benda tajam dan akibat benda tumpul! Jawab : TAJAM Bentuk luka Tepi luka Jembatan jaringan Folikel rambut t¶ptg Dasar luka Sekitar luka Biasanya teratur Rata Tidak ada Ya/tidak Garis/titik Bersih TUMPUL Tidak teratur Tidak rata Ada/tidak ada Tidak Tidak teratur Kadang ada lecet 15. or negligence in providing care to the patient. sehingga malpraktik berarti ³pelaksanaan atau tindakan yang salah´. Bagaiman menentukan umur luka dari warna luka memar? Jawab: y Dark blue/purple : 1 ± 18 jam y Blue/brown : ~1 ± 2 hari y Green : ~2 ± 3 hari y Yellow : ~3 ± 7 hari 16. which is the direct cause of an injury to the patient (adanya kegagalan dokter untuk menerapkan standar pelayanan terapi terhadap pasien. La Society de Bienfaisance Mutuelle de Los Angelos. or a lack of skill. atau kurangnya keahlian. Pengertian malpraktik medik menurut WMA (World Medical Associations) adalah Involves the physician¶s failure to conform to the standard of care for treatment of the patient¶s condition.

Pasien . Biasanya hubungan ini berlaku pada pasien yang keselamatan jiwanya terancam. Pola ini terjadi pada mereka yang ingin memelihara kesehatannya seperti medical check up atau pada pasien penyakit kronis. Dalam hubungan tersebut rupanya hanya terlihat superioritas dokter terhadap pasien dalam bidang ilmu biomedis. la berusaha mencari pertolongan pengobatan dan bersedia bekerjasama. pasien tetap sadar dan memiliki perasaan serta kemauan sendiri. ia tidak sematarna ta menjalankan kekuasaan. Jadi hubungan dokter yang semula bersifat patemalistik akan bergeser menjadi hubungan yang dilaksanakan dengan saling mengisi dan saling ketergantungan antara kedua belah pihak yang di tandai dengan suatu kegiatan aktif yang saling mempengaruhi. terutama berdasarkan keadaan sosial budaya dan penyakit pasien dapat dibedakan dalam tiga pola hubungan. Filosofi pola ini berdasarkan pemikiran bahwa setiap manusia memiliki martabat dan hak yang sarna. Pola ini ditemukan bila keadaan pasien tidak terlalu berat misalnya penyakit infeksi baru atau penyakit akut lainnya. maka ukuran normatif yang dipakai untuk menentukan adanya ethical malpractice atau yuridical malpractice dengan sendirinya juga berbeda. Karena antara etika dan hukum ada perbedaan-perbedaan yang mendasar menyangkut substansi. seperti hainya orangtua dengan remaja. 1893). yaitu: 1. tujuan dan sangsi. Walau pun dokter rnengetahui lebih banyak. Pola hubungan orangtua-anak seperti ini merupakan pola klasik sejak profesi kedokteran mulai mengenal kode etik. Sebenamya pola dasar hubungan dokter dan pasien. Dokter dan pasien akan berhubungan lebih sempurna sebagai µpartner¶. hanya ada kegiatan pihak dokter sedangkan pasien tetap pasif. atau menderita gangguan mental berat. Kesalahan dari sudut pandang etika disebut ethical malpractice dan dari sudut pandang hukum disebut yuridical malpractice. Hubungan ini berat sebelah dan tidak sempurna. Yang jelas tidak setiap ethical malpractice merupakan yuridical malpractice akan tetapi semua bentuk yuridical malpractice pasti merupakan ethical malpractice (Lord Chief Justice. atau sedang tidak sadar. Di sini dokter seolah-olah dapat sepenuhnya melaksanakan ilmunya tanpa campur tangan pasien. Oleh karena hubungan dokter-pasien merupakan hubungan antar manusia. karena merupakan suatu pelaksanaan wewenang oleh yang satu terhadap lainnya. Mutual participation.Di dalam setiap profesi termasuk profesi tenaga kesehatan berlaku norma etika dan norma hukum. namun meng harapkan kerjasama pasien yang diwujudkan dengan menuruti nasihat atau anjuran dokter. Hal ini perlu difahami mengingat dalam profesi tenaga perawatan berlaku norma etika dan norma hukum. Oleh sebab itu apabila timbul dugaan adanya kesalahan praktek sudah seharusnyalah diukur atau dilihat dari sudut pandang kedua norma tersebut. lebih dikehendaki hubungan yang mendekati persamaan hak antar manusia. Apa yang dimaksud dengan perjanjian dokter-pasien? Jawab: Hubungan antara dokter dan pasien dalarr ilmu kedokteran umumnya berlangsung sebagai hubungan biomedis aktif-pasif.M. Meskipun sakit. Hubungan membimbing-kerjasama. Guidance ± Cooperation. otoritas. Activity ± passivity. 2. 17. sehingga apabila ada kesalahan praktek perlu dilihat domain apa yang dilanggar. 3. abad ke 5 S.

Akan tetapi dengan dipenuhinya ketiga syarat tersebut di atas hal ini menjadi jelas. Sebenarnya kualifikasi yuridis mengenai tindakan medis tidak hanya mempunyai arti bagi hukum pidana saja. kemudian diikuti dengan pemeriksaan fisik. melainkan juga bagi hukum perdata dan hukum administratif. Diagnosis ini dapat merupak suatu µworking diagnosis¶ atau diagnosis semenrars. yaitu 1. oleh dokter gigi atau ahli orthopedic. yaitu suatu sikap tindak yang pada dasar nya merupakan pengambil-alihan peranan orang lain yang sebenarnya bukan merupakan kewajiban si pengambil-alih itu. Di mulai dengan tanya jawab (anarnnesis) antara dokter dan pasien. akhirnya dokter rnenegakkan suatu diagnosis.secara sadar dan aktif berperan dalam pengobatan terhadap dirinya. Hubungan dokter dan pasien. yang berdasar¬kan usaha yang maksimal (perjanjian upaya. Secara yuridis sering dipermasalahkan apakah tindakan medis itu dapat dimasukkan dalam pengertian penganiayaan. artinya kedua belah pihak berjanji atau sepakat untuk berdaya upaya secara maksimal untuk mewujudkan apa yang diperjanjikan Pada umumnya. harus sudah mendapat persetujuan dahulu dari pasien. Dokter yang berpraktek harus mempunyai izin praktek yang sah. Dalam ilmu hukum dikenal dua jenis perjanji¬an. rnempunyai indikasi medis. Dalam upaya menegakkan diagnosis atau melaksanakan terapi. resultaatsverbintenis. dilakukan menurut aturan-aturan yang berlaku di dalam ilmu kedokteran. Pembuatan rekam medis ini merupakan kewajiban dokter sesuai dengan dipenuhinya standar profesi medis. Meskipun demikian. Dalam proses pelaksanaan hubungan dokter pasien tersebut. Dokter tidak menjanjikan kepastian kesembuhan. 3. akan tetapi berikhtiar sekuatnya agar pasien sembuh. secara hukum umumnya terjadi melalui suatu perjanjian atau kontrak. masalahnya berkenaan antara lain dengan kewenangan yuridis untuk melaku tindakan medis. mungkin ada hubungan hasil kerja pada keadaan-keadaan tertentu seperti pembuatan gigi palsu atau anggota badan palsu. Tindakan medik tersebut ada kalanya atau sering dirasa menyakitkan atau menimbulkan rasa tidak menyenangkan. inspanningsverbintenis. Setelah itu dokter biasanya merencanakan suatu terapi dengan memberikan resep obat atau suntikan atau operasi atau tindakan lain dan disertai nasihatnasihat yang perlu diikuti agar kesembuhan lebih segera dicapai oleh pasien. sejak tanya jawab sampai dengan Perencanaan terapi. dokter biasanya melakukan suatu tindakan medik. misalnya pada pasien tidak sadar maka keadaan ini bisa dikaitkan dengan K U H Perdata pasal 1354 yaitu yang mengatur ³zaakwaarneming¶atau perwakilan sukarela. Dalam hukum administratif. suatu tindakan medis itu sifatnya tidak bertentangan dengan hukum apabila memenuhi syaratSyarat sebagai berikut: 1. kedua syarat ini dapat juga disebut seba bertindak secara lege artis. dokter melakukan pencatatan dalam suatu Medical Records (Rekam Medis). juga pada anak atau pasien dengan gangguan mental tertentu. Hal ini tidak dapat diterapkan pada pasien dengan latar belakang pendidikan dan sosial yang rendah. Apabila tidak terpenuhinya syarat suatu perikatan. 2. Secara material. yang berdasarkan hasil kerja. artinya suatu perjanjian yang akan memberikan resultaat atau hasil yang nyata sesuai dengan apa yang diperjanjikan 2. Ditinjau segi hukum perdata. untuk mencapai suatu tujuan yang konkrit. . bisa juga merupakan diagnosis yang definitif. tindakan medis merupakan pelaksanaan suatu perikatan (perjanjian) antara dokter dan pasien. namun tetap melahirkan tanggung jawab yang harus di pikul oleh si pengambil-alih tersebut atas segala sikap tindak yang dilakukannya. secara hukum hubungan dokter-pasien merupakan suatu hubungan ikhtiar atau usaha maksimal.

4. adanya hubungan langsung antara kerugian itu dengan kelalaian melaksanakan kewajiban (direct causation). maka gugatan itu dibenarkan jika memenuhi syarat 4 D: Penyatuan istilah Malpraktik dengan Kelalaian Medik Kelalaian Medik terdapat 4 kriteria ³4D´ yang secara kumulatif semuanya harus terbukti untuk menjatuhkan sanksi dokter harus membayar ganti rugi kepada pasien/keluarganya dalam forum pengadilan. 18. a. Pada inspanningsverbintenis. Direct cause (sebab langsung) yakni pelanggaran kewajiban mengakibatkan kerugian (D2 . penggugat yang harus mengajukan bukti-bukti bahwa terdapat kelalaian pada pihak dokter atau rumah sakit sebagai tergugat. Criminal malpractice yang bersifat sengaja (intensional) misalnya melakukan euthanasia (pasal 344 KUHP). Sebaliknya pada resultaatverbintenis. Gugatan harus berdasarkan atas kerugian yang terjadi.Perbedaan antara kedua jenis perjanjian tersebut secara yuridis terletak pada beban pembuktiannya. Civil. beban pembuktian terletak pada dokter. Perbuatan tersebut (positive act maupun negative act) merupakan perbuatan tercela. Dereliction of duty (pelanggaran kewajiban) = D2. b. Criminal malpractice Perbuatan seseorang dapat dimasukkan dalam kategori criminal malpractice manakala perbuatan tersebut memenuhi rumusan delik pidana yakni : a. Duty of care by the doctor to the injured patient (kewajiban) = D1. 3. terjadi kerugian (damage atau compensable injury). dan Administrasi! 1.D3) = D4. melakukan aborsi tanpa indikasi medis pasal 299 KUHP). membuat surat keterangan palsu (pasal 263 KUHP). Dilakukan dengan sikap batin yang salah (mens rea) yang berupa kesengajaan (intensional). membuka rahasia jabatan (pasal 332 KUHP). . adanya wanprestasi atau melalaikan kewajiban (dereliction of duty). dokter yang digugat memang mempunyai kewajiban (duty) sebagai akibat adanya hubungan kontraktual. Pasien dapat menggugat dokter jika ternyata dokter tidak dapat melaksanakan kewajibannya dan sebaliknya dokter dapat menggugat pasien jika ternyata pasien tidak melaksanakan kewajibannya. Ke 4 D tersebut adalah sebagai berikut : 1. 19. 2. kecerobohan (reklessness) atau kealpaan (negligence). baik materiil maupun immateriil sebagai akibat tidak dilaksanakannya sesuatu kewajiban oleh pihak lain. Damage (kompensasi kerugian) yang foreseeable (laik bayang sebelumnya) = D3. Jelaskan defenisi Criminal. Khusus gugatan kepada dokter yang melakukan wanprestasi atau lebih dikenal dengan malpraktik. Criminal malpractice yang bersifat ceroboh (recklessness) misalnya melakukan tindakan medis tanpa persetujuan pasien informed consent. Jelaskan apa yang dimaksid dengan Wanprestasi dalam sengketa medik? Jawab: Wanprestasi (Ingkar Janji) Sebetulnya wanprestasi atau ingkar janji dalam hubungan kontraktual antara dokter dan pasien dapat dilakukan oleh masing-masing pihak. b.

Dereliction of Duty (penyimpangan dari kewajiban) . dokter haruslah bertindak berdasarkan: 1) Adanya indikasi medis 2) Bertindak secara hati-hati dan teliti 3) Bekerja sesuai standar profesi 4) Sudah ada informed consent. Tindakan tenaga kesehatan yang dapat dikategorikan civil malpractice antara lain: a.c. Surat Ijin Praktek). cacat atau meninggalnya pasien. Criminal malpractice yang bersifat negligence (lalai) misalnya kurang hatihati mengakibatkan luka. pemerintah mempunyai kewenangan menerbitkan berbagai ketentuan di bidang kesehatan. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi terlambat melakukannya. Apabila aturan tersebut dilanggar maka tenaga kesehatan yang bersangkutan dapat dipersalahkan melanggar Hukum administrasi. Duty (kewajiban) Dalam hubungan perjanjian tenaga dokter dengan pasien. 20. Perlu diketahui bahwa dalam melakukan police power. Administrative malpractice Dokter dikatakan telah melakukan administrative malpractice manakala tenaga perawatan tersebut telah melanggar hukum administrasi. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya tidak seharusnya dilakukan. misalnya tentang persyaratan bagi tenaga perawatan untuk menjalankan profesinya (Surat Ijin Kerja. batas kewenangan serta kewajiban tenaga perawatan. 2. b. ketinggalan klem dalam perut pasien saat melakukan operasi. Civil malpractice Seorang tenaga kesehatan akan disebut melakukan civil malpractice apabila tidak melaksanakan kewajiban atau tidak memberikan prestasinya sebagaimana yang telah disepakati (ingkar janji). c. Jelaskan bagaimana pembuktian kasus malpraktek! Dalam kasus atau gugatan adanya civil malpractice pembuktianya dapat dilakukan dengan dua cara yakni : A. b. Tidak melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan. Cara langsung Oleh Taylor membuktikan adanya kelalaian memakai tolok ukur adanya 4 D yakni: a.Dengan prinsip ini maka rumah sakit/sarana kesehatan dapat bertanggung gugat atas kesalahan yang dilakukan karyawannya (tenaga kesehatan) selama tenaga kesehatan tersebut dalam rangka melaksanakan tugas kewajibannya. d. Pertanggung jawaban civil malpractice dapat bersifat individual atau korporasi dan dapat pula dialihkan pihak lain berdasarkan principle of vicarius liability. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi tidak sempurna. 3. Pertanggung jawaban didepan hukum pada criminal malpractice adalah bersifat individual/personal dan oleh sebab itu tidak dapat dialihkan kepada orang lain atau kepada rumah sakit/sarana kesehatan.

c. Fakta itu terjadi tanpa ada kontribusi dari pasien dengan perkataan lain tidak ada contributory negligence. Sebagai adagium dalam ilmu pengetahuan hukum. Doktrin res ipsa loquitur dapat diterapkan apabila fakta-fakta yang ada memenuhi kriteria: a. Cara tidak langsung Cara tidak langsung merupakan cara pembuktian yang mudah bagi pasien.. . dan hal ini haruslah dibuktikan dengan jelas. B. Hasil (outcome) negatif tidak dapat sebagai dasar menyalahkan dokter. maka pembuktiannya adanya kesalahan dibebankan/harus diberikan oleh si penggugat (pasien). Direct Cause (penyebab langsung) d. yakni dengan mengajukan fakta-fakta yang diderita olehnya sebagai hasil layanan perawatan (doktrin res ipsa loquitur). maka dokter dapat dipersalahkan. Damage (kerugian) Dokter untuk dapat dipersalahkan haruslah ada hubungan kausal (langsung) antara penyebab (causal) dan kerugian (damage) yang diderita oleh karenanya dan tidak ada peristiwa atau tindakan sela diantaranya. Fakta tidak mungkin ada/terjadi apabila dokter tidak lalai b.Jika seorang dokter melakukan tindakan menyimpang dari apa yang seharusnya atau tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan menurut standard profesinya. Fakta itu terjadi memang berada dalam tanggung jawab dokter c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful