TUGAS 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan olah TKP?

Jawab: Dokter datang ke Tempat Kejadian Perkara melakukan pemeriksaan korban dan TKP atas permintaan polisi. 2. Apa tujuan olah TKP oleh seorang dokter? Jawab: Melalukan pemeriksaan jenasah, melakukan otopsi mediko legal apabila diperlukan, melakukan penyidikan dan penelitian semua kematian yang terjadi karena kekerasan, kemudian melalukan penyidikan untuk menentukan sifat kematian tersebut. Adanya pembuktian ilmiah diharapkan polisi, jaksa, dan hakim tidaklah mengandalkan pengakuan dari tersangka atau saksi hidup dalam penyidikan dan menyelesaikan suatu perkara. 3. Persiapan apa yang dilakukan dokter sebelum olah TKP? Jawab: Persiapan olah TKP : a. b. c. d. e. Sura permintaan penyidik Informasi penyidik terhadap kasus tersebut Peralatan Dokumentasi Pengetahuan dan pengalaman

4. Sebutkan dan jelaskan bahan-bahan apakah yang diperiksa/dikumpulkan oleh dokter pemeriksa? Jawab: 1. Bahan-bahan yang dikumpulkan oleh dokter pemeriksa TKP yaitu: a. Barang bukti inorganik  Sidik jari  Rambut  Serat  Kaca  Bahan peledak  Tanah  Senjata api  Filamen (kawat pijar) lampu kenderaan  Jejak kaki dan jejak ban b. Barang bukti organic  Bekas gigitan  Luka  Cairan tubuh  Darah 5. Sebutkan tekhnik identifikasi manusia secara umum! Jawab: y Dental y Dna

Pengenalan suara 8. Thermal imaging 11. Pengenalan retina atau iris 4. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit. jatuh pada permukaan yang datar. Letak. 6. abrasi) dan luka retak. dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi. Pengenalan tanda tangan 9. yang terjadi sewaktu orang masih hidup.penyakit kardiovaskuler. kerapuhan pembuluh darah. leher.y Finger prints y Medical y PROPERTY 1. Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan. seperti di daerah mata. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. jenis benda penyebab (karet. usia. penyakit (hipertensi.jaringan lemak). luka lecet (ekskoriasi. Gerakan tubuh. cedera akibat senjata tumpul. Geometri jari 6. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. Bentuk telinga 12. Bau badan 13. Pengenalan telapak tangan 7.besi). diatesis hemoragik). a. jenis kelamin. corak dan warna kulit. Pengenalan wajah 3. hematom). Geometri lengan 5. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. Pengenalan sidik jari 2. Sebutkan jenis-jenis luka akibat trauma benda tumpul! Jawab: Jenis-jenis luka akibat trauma tumpul yaitu: luka memar (kontusio. Dna 10. bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan. atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar.kayu. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan . kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar. Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. robek atau koyak (vulnus laseratum). maka luka memar yang tampak seringkali tidak sebanding dengan kekerasan. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. Luka Memar (kontusio) Memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya.

cakaran dengan kuku. kecelakaan lalu lintas. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. b. Luka lecet gores (scratch). Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban. penampang sayatan akan tampak bersih.untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. Sesuai dengan mekanisme terjadinya. Luka lecet gesek / serut (graze). (Gbr 1 : Luka memar pada wajah) b. merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar. disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. Luka Lecet (abrasi) Luka lecet adalah luka yang superfisial. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. terjatuh. misalnya dengan ban kendaraan bermotor. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. c. gigitan. Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah. Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. Selain itu. Luka lecet tekanan (impression.kelainan. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. . impact abrasion). Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit. dll. terseret.

Luka robek harus dibedakan dari luka iris. ujung luka tidak runcing. 8. (Gbr 3 : Luka robek pada wajah) 7. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. bentuk dasar luka tidak beraturan. tepi atau dinding tidak rata. Apakah 4 hal utama yang harus dituliskan oleh dookter dalam kesimpulan Visum et Repertum? Jawab: y Sebab kematian y Mekanisme kematian y Waktu kematian y Cara kematian (tersirat) 9. Pembuluh-pembuluh darah apakah yang rupture pada perdarahan akibat trauma kepala? . yang dimulai dan beroperasi secara aktif dari sumber/sebab baru yang berdiri sendiri sehingga menyebabkan kematian pada seseorang. Luka robek umumnya tidak beraturan. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka. efisien yang berlangsung dalam suatu rangkaian yang menimbulkan suatu akibat. c. Luka lecet geser (friction abrasion).(Gbr 2 :Pola ban yang tercetak pada permukaan kulit) d. Luka Retak. Pada luka robek. tanpa adanya intervensi dari setiap kekuatan. Apakah yang dimasud dengan ³Proksimate cause of Death´? Jawab: Proximate cause of death adalah Penyebab yang aktif. maka akan terjadi robekan pada kulit. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang. Robek atau Koyak (Laserasi) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. misalnya pada kasus gantung atau jerat.

kayu. Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater. seperti di daerah mata. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar.Jawab: 1. Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna. sengatan matahari (heat stroke). bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan. 2. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit. Sebutkan defenisi fraktur! Jawab: a. antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten.meningea media. Sebutkan defenisi luka lecet! c). diatesis hemoragik). Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal. Sebutkan defenisi luka memar! b). jarang lebih dari 2 hari. yang terjadi sewaktu orang masih hidup. Pada saat terjadi perdarahan. Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian. Jadi.penyakit kardiovaskuler. sehingga menyebabkan robeknya a.jaringan lemak). jenis kelamin. Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam. Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan. maka luka memar yang tampak seringkali tidak . 10. keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu. 3. corak dan warna kulit. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak.meningea media. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. a).darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. leukemia. kerapuhan pembuluh darah. Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. jenis benda penyebab (karet. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). Letak. jatuh pada permukaan yang datar. cedera akibat senjata tumpul.besi). Sebutkan defenisi luka laserasi! d). Luka memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya. leher. Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. penyakit (hipertensi. usia. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar. tumor. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a. misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous.

b. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. maka akan . terjatuh. Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . terseret. Luka lecet adalah luka yang superfisial. misalnya pada kasus gantung atau jerat. cakaran dengan kuku. yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. c. penampang sayatan akan tampak bersih. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. Selain itu. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban. b. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. d. dll. sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. Sesuai dengan mekanisme terjadinya. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. Robek atau Koyak) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan kelainan. dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi.sebanding dengan kekerasan. c. Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. misalnya dengan ban kendaraan bermotor. impact abrasion). gigitan. Luka lecet tekanan (impression. Luka lecet geser (friction abrasion). Luka lecet gores (scratch). kecelakaan lalu lintas. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. Luka lecet gesek / serut (graze). Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan.untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. Laseration (Luka Retak. merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar.

meningea media. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna. jarang lebih dari 2 hari. 2.darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. Jadi. ujung luka tidak runcing. misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous. Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). 12. Bila atap bola mata ikut patah. 11. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang.terjadi robekan pada kulit. Luka robek umumnya tidak beraturan. Pada luka robek.meningea media. bentuk dasar luka tidak beraturan. Tuliskan dan jelaskan jenis-jenis fraktur pada trauma kepala! Jawab: Cedera pada tulang tengkorak 1. Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater. Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan.rongga hidung. Luka robek harus dibedakan dari luka iris. Sebutkan dan jelaskan pembagian lokasi perdarahan pada trauma kepala! Jawab: Kelainan Selaput Otak 1. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. tepi atau dinding tidak rata. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. tumor. sengatan matahari (heat stroke). 3. Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian. Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten. perdarahan masuk jaringan sekitar bola mata dan .telinga tengah atau mastoid. Fraktur basis cranii Fraktur basis cranii dapat melibatkan nasofaring. Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka. Pada saat terjadi perdarahan. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. leukemia. Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. sehingga menyebabkan robeknya a. keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal.

terjadi suatu lekukan seperti bola pingpong pada daerah yang mengalami tekanan. Bentuk-bentuk fraktur vault cranii : 1). Berat jenis otak lebih besar daripada berat jenis cairan cerebrospinal. 5). Penyebab yang paling sering adalah karena pukulan atau terjatuh. Jelaskan perbedaan Coup injury dan Contrecoup injury! Jawab : Coup injury dan Contrecoup injury merupakan trauma yang terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada kepala. 2). Pada fraktur ini dapat dilakukan rekonstruksi pukulan mana yang pertama dan pukulan mana yang kedua. 3). tetapi tulang kepala terdesak masuk. Komposit/comminutive : bila ditemukan lebih dari sati garis fraktur yang menyebar dari tempat kekerasan. sering dijumpai patah tulang dimana bagianbagian yang patah tersebut tertekan ke dalam (fraktur kompresi). maka sering akan dijumpai patah tulang dengan garis patah yang linier. 13. yaitu apakah benda tumpul yang menghampiri kepala atau kepala yang menghampiri benda tumpul. Kerusakan terjadi sesuai dengan tempat persentuhan disebut KUP. Kerusakan yang tetap berlawanan dengan tempat persentuhan KONTRAKUP (COUNTRACOUP) Coup dan Contre coup Lesi otak tidak selalu terjadi hanya pada daerah benturan (coup) tetapi dapat pula terjadi diseberang titik benturan (contre coup). Jatuh dari atas pada kepala atau pada tumit dapat menyebabkan patah tulang sekitar foramen magnum yang berbentuk cincin.juga ke kelopak mata. Depressed : bila bentuk fraktur sesuai dengan alat yang digunakan. Bila atap tengkorak anak bayi terbentur maka biasanya tidak terjadi patah tulang. 4). tebal dan kuat. maka dapat terjadi patah tulang sesuai dengan lingkaran palu. berbentuk kaca mata (bril hematoom). Fraktur vault cranii Atap tengkorak terdiri dari tulang keras. 2. squamous temporalis dan lambdoid yang merupakan daerah lemah. Fraktur jenis ini terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada tulang dengan luas persinggungan yang kecil. Prinsipnya adalah garis patah tulang pukulan kedua berhenti di garis patah tulang pertama. sehingga kedua kelopak mata menjadi biru. Misalnya bila tengkorak mengalami pukulan dengan palu. Contre coup hanya dapat terjadi bila kepala bergerak atau kepala dapat bebas bergerak waktu terjadi persentuhan. Antara otak dan tengkorak terdapat cairan cerbrospinal. Linier/fissure : bentuk fraktur yang hanya berupa garis atau celah. karena adanya . Pada kasus lalu lintas dimana tubuh korban terlempar dan jatuh dengan kepala menyentuh jalan. Pada kasus dimana kepala seseorang dipukul dengan benda tumpul. Hanya sutura. Dengan demikian dapat dibedakan berdasarkan kelainan yang terjadi pada tengkorak. Patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tumpul mudah dibedakan dengan patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tajam atau senjata api. Mekanisme terjadinya contre coup dapat dijelaskan sebagai berikut: Bila kepala mengalami gerak percepatan.

dorongan cairan cerebrospinal otak akan bergerak dan menempel pada sisi tengkorak yang berlawanan dengan arah gerakan kepala dan waktu kepala menyentuh rintangan terjadi oskilasi pada otak. 14. . or negligence in providing care to the patient. Apa defenisi dari malpraktek? Jawab: Secara harfiah ³mal´ mempunyai arti ³salah´ sedangkan ³praktik´ mempunyai arti ³pelaksanaan´ atau ³tindakan´. Kerusakan terberat karena oskilasi itu terjadi di tempat otak menempel pada tengkorak. Definisi malpraktik profesi kesehatan adalah kelalaian dari seseorang dokter atau perawat untuk mempergunakan tingkat kepandaian dan ilmu pengetahuan dalam mengobati dan merawat pasien. sehingga malpraktik berarti ³pelaksanaan atau tindakan yang salah´. yang menjadi penyebab langsung terhadap terjadinya cedera pada pasien). California. or a lack of skill. Pengertian malpraktik medik menurut WMA (World Medical Associations) adalah Involves the physician¶s failure to conform to the standard of care for treatment of the patient¶s condition. Bagaiman menentukan umur luka dari warna luka memar? Jawab: y Dark blue/purple : 1 ± 18 jam y Blue/brown : ~1 ± 2 hari y Green : ~2 ± 3 hari y Yellow : ~3 ± 7 hari 16. which is the direct cause of an injury to the patient (adanya kegagalan dokter untuk menerapkan standar pelayanan terapi terhadap pasien. atau mengabaikan perawatan pasien. atau kurangnya keahlian. 1956). yang lazim dipergunakan terhadap pasien atau orang yang terluka menurut ukuran dilingkungan yang sama (Valentin v. La Society de Bienfaisance Mutuelle de Los Angelos. Jelaskan perbedaan luka terbuka akibat benda tajam dan akibat benda tumpul! Jawab : TAJAM Bentuk luka Tepi luka Jembatan jaringan Folikel rambut t¶ptg Dasar luka Sekitar luka Biasanya teratur Rata Tidak ada Ya/tidak Garis/titik Bersih TUMPUL Tidak teratur Tidak rata Ada/tidak ada Tidak Tidak teratur Kadang ada lecet 15.

namun meng harapkan kerjasama pasien yang diwujudkan dengan menuruti nasihat atau anjuran dokter. Hubungan ini berat sebelah dan tidak sempurna. seperti hainya orangtua dengan remaja. Biasanya hubungan ini berlaku pada pasien yang keselamatan jiwanya terancam. otoritas. Yang jelas tidak setiap ethical malpractice merupakan yuridical malpractice akan tetapi semua bentuk yuridical malpractice pasti merupakan ethical malpractice (Lord Chief Justice. Walau pun dokter rnengetahui lebih banyak. atau menderita gangguan mental berat. Pasien . lebih dikehendaki hubungan yang mendekati persamaan hak antar manusia. sehingga apabila ada kesalahan praktek perlu dilihat domain apa yang dilanggar. Dokter dan pasien akan berhubungan lebih sempurna sebagai µpartner¶. Meskipun sakit. Guidance ± Cooperation. Pola ini ditemukan bila keadaan pasien tidak terlalu berat misalnya penyakit infeksi baru atau penyakit akut lainnya. yaitu: 1. maka ukuran normatif yang dipakai untuk menentukan adanya ethical malpractice atau yuridical malpractice dengan sendirinya juga berbeda. Dalam hubungan tersebut rupanya hanya terlihat superioritas dokter terhadap pasien dalam bidang ilmu biomedis. Mutual participation. 1893). pasien tetap sadar dan memiliki perasaan serta kemauan sendiri. hanya ada kegiatan pihak dokter sedangkan pasien tetap pasif. Pola ini terjadi pada mereka yang ingin memelihara kesehatannya seperti medical check up atau pada pasien penyakit kronis. atau sedang tidak sadar. Karena antara etika dan hukum ada perbedaan-perbedaan yang mendasar menyangkut substansi. tujuan dan sangsi. Hubungan membimbing-kerjasama. 17. Hal ini perlu difahami mengingat dalam profesi tenaga perawatan berlaku norma etika dan norma hukum. Filosofi pola ini berdasarkan pemikiran bahwa setiap manusia memiliki martabat dan hak yang sarna. la berusaha mencari pertolongan pengobatan dan bersedia bekerjasama. Oleh sebab itu apabila timbul dugaan adanya kesalahan praktek sudah seharusnyalah diukur atau dilihat dari sudut pandang kedua norma tersebut. terutama berdasarkan keadaan sosial budaya dan penyakit pasien dapat dibedakan dalam tiga pola hubungan. Oleh karena hubungan dokter-pasien merupakan hubungan antar manusia. Apa yang dimaksud dengan perjanjian dokter-pasien? Jawab: Hubungan antara dokter dan pasien dalarr ilmu kedokteran umumnya berlangsung sebagai hubungan biomedis aktif-pasif. Kesalahan dari sudut pandang etika disebut ethical malpractice dan dari sudut pandang hukum disebut yuridical malpractice. Activity ± passivity. 2. Pola hubungan orangtua-anak seperti ini merupakan pola klasik sejak profesi kedokteran mulai mengenal kode etik. abad ke 5 S. Sebenamya pola dasar hubungan dokter dan pasien. ia tidak sematarna ta menjalankan kekuasaan.M.Di dalam setiap profesi termasuk profesi tenaga kesehatan berlaku norma etika dan norma hukum. Jadi hubungan dokter yang semula bersifat patemalistik akan bergeser menjadi hubungan yang dilaksanakan dengan saling mengisi dan saling ketergantungan antara kedua belah pihak yang di tandai dengan suatu kegiatan aktif yang saling mempengaruhi. Di sini dokter seolah-olah dapat sepenuhnya melaksanakan ilmunya tanpa campur tangan pasien. karena merupakan suatu pelaksanaan wewenang oleh yang satu terhadap lainnya. 3.

masalahnya berkenaan antara lain dengan kewenangan yuridis untuk melaku tindakan medis. yaitu 1. Setelah itu dokter biasanya merencanakan suatu terapi dengan memberikan resep obat atau suntikan atau operasi atau tindakan lain dan disertai nasihatnasihat yang perlu diikuti agar kesembuhan lebih segera dicapai oleh pasien. melainkan juga bagi hukum perdata dan hukum administratif. dokter biasanya melakukan suatu tindakan medik. untuk mencapai suatu tujuan yang konkrit. yang berdasarkan hasil kerja. yaitu suatu sikap tindak yang pada dasar nya merupakan pengambil-alihan peranan orang lain yang sebenarnya bukan merupakan kewajiban si pengambil-alih itu. artinya suatu perjanjian yang akan memberikan resultaat atau hasil yang nyata sesuai dengan apa yang diperjanjikan 2. namun tetap melahirkan tanggung jawab yang harus di pikul oleh si pengambil-alih tersebut atas segala sikap tindak yang dilakukannya. dokter melakukan pencatatan dalam suatu Medical Records (Rekam Medis). Apabila tidak terpenuhinya syarat suatu perikatan.secara sadar dan aktif berperan dalam pengobatan terhadap dirinya. kemudian diikuti dengan pemeriksaan fisik. tindakan medis merupakan pelaksanaan suatu perikatan (perjanjian) antara dokter dan pasien. juga pada anak atau pasien dengan gangguan mental tertentu. Dokter tidak menjanjikan kepastian kesembuhan. sejak tanya jawab sampai dengan Perencanaan terapi. Dalam proses pelaksanaan hubungan dokter pasien tersebut. suatu tindakan medis itu sifatnya tidak bertentangan dengan hukum apabila memenuhi syaratSyarat sebagai berikut: 1. 2. Dalam ilmu hukum dikenal dua jenis perjanji¬an. akhirnya dokter rnenegakkan suatu diagnosis. . Ditinjau segi hukum perdata. Sebenarnya kualifikasi yuridis mengenai tindakan medis tidak hanya mempunyai arti bagi hukum pidana saja. Secara material. bisa juga merupakan diagnosis yang definitif. secara hukum umumnya terjadi melalui suatu perjanjian atau kontrak. inspanningsverbintenis. Meskipun demikian. oleh dokter gigi atau ahli orthopedic. rnempunyai indikasi medis. artinya kedua belah pihak berjanji atau sepakat untuk berdaya upaya secara maksimal untuk mewujudkan apa yang diperjanjikan Pada umumnya. Hubungan dokter dan pasien. akan tetapi berikhtiar sekuatnya agar pasien sembuh. Dalam upaya menegakkan diagnosis atau melaksanakan terapi. misalnya pada pasien tidak sadar maka keadaan ini bisa dikaitkan dengan K U H Perdata pasal 1354 yaitu yang mengatur ³zaakwaarneming¶atau perwakilan sukarela. Diagnosis ini dapat merupak suatu µworking diagnosis¶ atau diagnosis semenrars. secara hukum hubungan dokter-pasien merupakan suatu hubungan ikhtiar atau usaha maksimal. Tindakan medik tersebut ada kalanya atau sering dirasa menyakitkan atau menimbulkan rasa tidak menyenangkan. dilakukan menurut aturan-aturan yang berlaku di dalam ilmu kedokteran. 3. Dokter yang berpraktek harus mempunyai izin praktek yang sah. kedua syarat ini dapat juga disebut seba bertindak secara lege artis. Pembuatan rekam medis ini merupakan kewajiban dokter sesuai dengan dipenuhinya standar profesi medis. yang berdasar¬kan usaha yang maksimal (perjanjian upaya. Dalam hukum administratif. Di mulai dengan tanya jawab (anarnnesis) antara dokter dan pasien. Secara yuridis sering dipermasalahkan apakah tindakan medis itu dapat dimasukkan dalam pengertian penganiayaan. harus sudah mendapat persetujuan dahulu dari pasien. Hal ini tidak dapat diterapkan pada pasien dengan latar belakang pendidikan dan sosial yang rendah. Akan tetapi dengan dipenuhinya ketiga syarat tersebut di atas hal ini menjadi jelas. resultaatsverbintenis. mungkin ada hubungan hasil kerja pada keadaan-keadaan tertentu seperti pembuatan gigi palsu atau anggota badan palsu.

Dilakukan dengan sikap batin yang salah (mens rea) yang berupa kesengajaan (intensional). kecerobohan (reklessness) atau kealpaan (negligence). 19. Sebaliknya pada resultaatverbintenis. baik materiil maupun immateriil sebagai akibat tidak dilaksanakannya sesuatu kewajiban oleh pihak lain. Criminal malpractice yang bersifat ceroboh (recklessness) misalnya melakukan tindakan medis tanpa persetujuan pasien informed consent. 2. 18. 3. Jelaskan defenisi Criminal. Pasien dapat menggugat dokter jika ternyata dokter tidak dapat melaksanakan kewajibannya dan sebaliknya dokter dapat menggugat pasien jika ternyata pasien tidak melaksanakan kewajibannya. . terjadi kerugian (damage atau compensable injury). dan Administrasi! 1. Gugatan harus berdasarkan atas kerugian yang terjadi. Civil. a. Dereliction of duty (pelanggaran kewajiban) = D2. beban pembuktian terletak pada dokter. Ke 4 D tersebut adalah sebagai berikut : 1. dokter yang digugat memang mempunyai kewajiban (duty) sebagai akibat adanya hubungan kontraktual. Direct cause (sebab langsung) yakni pelanggaran kewajiban mengakibatkan kerugian (D2 . Perbuatan tersebut (positive act maupun negative act) merupakan perbuatan tercela. b. membuka rahasia jabatan (pasal 332 KUHP). Duty of care by the doctor to the injured patient (kewajiban) = D1. maka gugatan itu dibenarkan jika memenuhi syarat 4 D: Penyatuan istilah Malpraktik dengan Kelalaian Medik Kelalaian Medik terdapat 4 kriteria ³4D´ yang secara kumulatif semuanya harus terbukti untuk menjatuhkan sanksi dokter harus membayar ganti rugi kepada pasien/keluarganya dalam forum pengadilan. melakukan aborsi tanpa indikasi medis pasal 299 KUHP). b.D3) = D4. Khusus gugatan kepada dokter yang melakukan wanprestasi atau lebih dikenal dengan malpraktik. Jelaskan apa yang dimaksid dengan Wanprestasi dalam sengketa medik? Jawab: Wanprestasi (Ingkar Janji) Sebetulnya wanprestasi atau ingkar janji dalam hubungan kontraktual antara dokter dan pasien dapat dilakukan oleh masing-masing pihak. Damage (kompensasi kerugian) yang foreseeable (laik bayang sebelumnya) = D3. adanya hubungan langsung antara kerugian itu dengan kelalaian melaksanakan kewajiban (direct causation). 4. membuat surat keterangan palsu (pasal 263 KUHP). Criminal malpractice Perbuatan seseorang dapat dimasukkan dalam kategori criminal malpractice manakala perbuatan tersebut memenuhi rumusan delik pidana yakni : a. penggugat yang harus mengajukan bukti-bukti bahwa terdapat kelalaian pada pihak dokter atau rumah sakit sebagai tergugat. Criminal malpractice yang bersifat sengaja (intensional) misalnya melakukan euthanasia (pasal 344 KUHP). Pada inspanningsverbintenis. adanya wanprestasi atau melalaikan kewajiban (dereliction of duty).Perbedaan antara kedua jenis perjanjian tersebut secara yuridis terletak pada beban pembuktiannya.

Perlu diketahui bahwa dalam melakukan police power. dokter haruslah bertindak berdasarkan: 1) Adanya indikasi medis 2) Bertindak secara hati-hati dan teliti 3) Bekerja sesuai standar profesi 4) Sudah ada informed consent. 2. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi terlambat melakukannya. Jelaskan bagaimana pembuktian kasus malpraktek! Dalam kasus atau gugatan adanya civil malpractice pembuktianya dapat dilakukan dengan dua cara yakni : A. 3. Pertanggung jawaban civil malpractice dapat bersifat individual atau korporasi dan dapat pula dialihkan pihak lain berdasarkan principle of vicarius liability. b. Tindakan tenaga kesehatan yang dapat dikategorikan civil malpractice antara lain: a. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya tidak seharusnya dilakukan. b. cacat atau meninggalnya pasien. misalnya tentang persyaratan bagi tenaga perawatan untuk menjalankan profesinya (Surat Ijin Kerja. Civil malpractice Seorang tenaga kesehatan akan disebut melakukan civil malpractice apabila tidak melaksanakan kewajiban atau tidak memberikan prestasinya sebagaimana yang telah disepakati (ingkar janji). Apabila aturan tersebut dilanggar maka tenaga kesehatan yang bersangkutan dapat dipersalahkan melanggar Hukum administrasi. Surat Ijin Praktek). 20.c. Pertanggung jawaban didepan hukum pada criminal malpractice adalah bersifat individual/personal dan oleh sebab itu tidak dapat dialihkan kepada orang lain atau kepada rumah sakit/sarana kesehatan.Dengan prinsip ini maka rumah sakit/sarana kesehatan dapat bertanggung gugat atas kesalahan yang dilakukan karyawannya (tenaga kesehatan) selama tenaga kesehatan tersebut dalam rangka melaksanakan tugas kewajibannya. c. Administrative malpractice Dokter dikatakan telah melakukan administrative malpractice manakala tenaga perawatan tersebut telah melanggar hukum administrasi. Cara langsung Oleh Taylor membuktikan adanya kelalaian memakai tolok ukur adanya 4 D yakni: a. d. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi tidak sempurna. batas kewenangan serta kewajiban tenaga perawatan. Tidak melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan. ketinggalan klem dalam perut pasien saat melakukan operasi. Duty (kewajiban) Dalam hubungan perjanjian tenaga dokter dengan pasien. Criminal malpractice yang bersifat negligence (lalai) misalnya kurang hatihati mengakibatkan luka. Dereliction of Duty (penyimpangan dari kewajiban) . pemerintah mempunyai kewenangan menerbitkan berbagai ketentuan di bidang kesehatan.

Fakta itu terjadi memang berada dalam tanggung jawab dokter c.Jika seorang dokter melakukan tindakan menyimpang dari apa yang seharusnya atau tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan menurut standard profesinya. Damage (kerugian) Dokter untuk dapat dipersalahkan haruslah ada hubungan kausal (langsung) antara penyebab (causal) dan kerugian (damage) yang diderita oleh karenanya dan tidak ada peristiwa atau tindakan sela diantaranya. maka dokter dapat dipersalahkan. Cara tidak langsung Cara tidak langsung merupakan cara pembuktian yang mudah bagi pasien. maka pembuktiannya adanya kesalahan dibebankan/harus diberikan oleh si penggugat (pasien). Doktrin res ipsa loquitur dapat diterapkan apabila fakta-fakta yang ada memenuhi kriteria: a. dan hal ini haruslah dibuktikan dengan jelas. B. yakni dengan mengajukan fakta-fakta yang diderita olehnya sebagai hasil layanan perawatan (doktrin res ipsa loquitur). Direct Cause (penyebab langsung) d. Fakta itu terjadi tanpa ada kontribusi dari pasien dengan perkataan lain tidak ada contributory negligence. Hasil (outcome) negatif tidak dapat sebagai dasar menyalahkan dokter. . Fakta tidak mungkin ada/terjadi apabila dokter tidak lalai b.. c. Sebagai adagium dalam ilmu pengetahuan hukum.