P. 1
1

1

|Views: 61|Likes:
Published by Irma Aurora

More info:

Published by: Irma Aurora on Feb 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

TUGAS 1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan olah TKP?

Jawab: Dokter datang ke Tempat Kejadian Perkara melakukan pemeriksaan korban dan TKP atas permintaan polisi. 2. Apa tujuan olah TKP oleh seorang dokter? Jawab: Melalukan pemeriksaan jenasah, melakukan otopsi mediko legal apabila diperlukan, melakukan penyidikan dan penelitian semua kematian yang terjadi karena kekerasan, kemudian melalukan penyidikan untuk menentukan sifat kematian tersebut. Adanya pembuktian ilmiah diharapkan polisi, jaksa, dan hakim tidaklah mengandalkan pengakuan dari tersangka atau saksi hidup dalam penyidikan dan menyelesaikan suatu perkara. 3. Persiapan apa yang dilakukan dokter sebelum olah TKP? Jawab: Persiapan olah TKP : a. b. c. d. e. Sura permintaan penyidik Informasi penyidik terhadap kasus tersebut Peralatan Dokumentasi Pengetahuan dan pengalaman

4. Sebutkan dan jelaskan bahan-bahan apakah yang diperiksa/dikumpulkan oleh dokter pemeriksa? Jawab: 1. Bahan-bahan yang dikumpulkan oleh dokter pemeriksa TKP yaitu: a. Barang bukti inorganik  Sidik jari  Rambut  Serat  Kaca  Bahan peledak  Tanah  Senjata api  Filamen (kawat pijar) lampu kenderaan  Jejak kaki dan jejak ban b. Barang bukti organic  Bekas gigitan  Luka  Cairan tubuh  Darah 5. Sebutkan tekhnik identifikasi manusia secara umum! Jawab: y Dental y Dna

maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan . hematom). misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. Pengenalan telapak tangan 7. Geometri jari 6. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. Pengenalan wajah 3. jenis benda penyebab (karet. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. 6. Pengenalan tanda tangan 9. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. Pengenalan suara 8. Gerakan tubuh. corak dan warna kulit. seperti di daerah mata. luka lecet (ekskoriasi. Dna 10. jenis kelamin. robek atau koyak (vulnus laseratum). Luka Memar (kontusio) Memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya. Geometri lengan 5.besi). maka luka memar yang tampak seringkali tidak sebanding dengan kekerasan. Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. Letak. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. penyakit (hipertensi. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit.kayu. Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan. Pengenalan sidik jari 2. diatesis hemoragik). usia. Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar. a. Pengenalan retina atau iris 4. dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi.y Finger prints y Medical y PROPERTY 1. kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar. Bau badan 13. leher. Sebutkan jenis-jenis luka akibat trauma benda tumpul! Jawab: Jenis-jenis luka akibat trauma tumpul yaitu: luka memar (kontusio. cedera akibat senjata tumpul. abrasi) dan luka retak.jaringan lemak). atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. yang terjadi sewaktu orang masih hidup. jatuh pada permukaan yang datar. Bentuk telinga 12.penyakit kardiovaskuler. kerapuhan pembuluh darah. Thermal imaging 11.

kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban. penampang sayatan akan tampak bersih. Luka lecet gesek / serut (graze). gigitan. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. Sesuai dengan mekanisme terjadinya. impact abrasion). kecelakaan lalu lintas. Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. Luka Lecet (abrasi) Luka lecet adalah luka yang superfisial. Luka lecet tekanan (impression. . yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. terseret. misalnya dengan ban kendaraan bermotor. Selain itu. Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit.untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. Luka lecet gores (scratch). disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar. (Gbr 1 : Luka memar pada wajah) b. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. c. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. b. terjatuh. cakaran dengan kuku. Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. dll.kelainan. Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah.

(Gbr 3 : Luka robek pada wajah) 7. Luka lecet geser (friction abrasion). Luka robek harus dibedakan dari luka iris. ujung luka tidak runcing. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. Robek atau Koyak (Laserasi) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. c. Apakah 4 hal utama yang harus dituliskan oleh dookter dalam kesimpulan Visum et Repertum? Jawab: y Sebab kematian y Mekanisme kematian y Waktu kematian y Cara kematian (tersirat) 9. misalnya pada kasus gantung atau jerat. Apakah yang dimasud dengan ³Proksimate cause of Death´? Jawab: Proximate cause of death adalah Penyebab yang aktif. Luka robek umumnya tidak beraturan. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. Pembuluh-pembuluh darah apakah yang rupture pada perdarahan akibat trauma kepala? . yang dimulai dan beroperasi secara aktif dari sumber/sebab baru yang berdiri sendiri sehingga menyebabkan kematian pada seseorang. efisien yang berlangsung dalam suatu rangkaian yang menimbulkan suatu akibat. Luka Retak. 8. Pada luka robek. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. tepi atau dinding tidak rata. bentuk dasar luka tidak beraturan. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka. maka akan terjadi robekan pada kulit. tanpa adanya intervensi dari setiap kekuatan.(Gbr 2 :Pola ban yang tercetak pada permukaan kulit) d.

sehingga menyebabkan robeknya a. maka luka memar yang tampak seringkali tidak . Luka memar adalah cedera yang disebabkan benturan dengan benda tumpul yang mengakibatkan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena keluarnya darah dari kapiler yang rusak ke jaringan sekitarnya. bentuk dan luas luka memar dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti besarnya kekerasan. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. Jadi. seperti di daerah mata. 2.kayu. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. Letak. Sebutkan defenisi luka lecet! c). Sebutkan defenisi luka memar! b). Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. usia. Pada saat terjadi perdarahan.besi). Sebutkan defenisi fraktur! Jawab: a. Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak. Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. a). kerapuhan pembuluh darah. Pada luka memar biasanya permukaan kulit utuh. jatuh pada permukaan yang datar. Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. 10. jenis benda penyebab (karet. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal.jaringan lemak). Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian.meningea media. yang terjadi sewaktu orang masih hidup. leher. kondisi dan jenis jaringan (jaringan ikat longgar. Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam.Jawab: 1.penyakit kardiovaskuler. jarang lebih dari 2 hari. Benturan dengan benda tumpul ini termasuk pukulan dengan tangan. sengatan matahari (heat stroke). misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna. corak dan warna kulit. Bila kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan luka memar terjadi pada daerah dimana jaringan ikat longgar. Sebutkan defenisi luka laserasi! d). penyakit (hipertensi. yang mengalami kerusakan adalah jaringan di bawah kulit.darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. atau pada orang lanjut usia dan pada bayi. diatesis hemoragik). keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu. 3. tumor. jenis kelamin. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a.meningea media. leukemia. Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater. antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten. cedera akibat senjata tumpul.

b. misalnya bila tubuh korban terlindas ban kendaraan. dimana pada tempat dimana terdapat tekanan justru tidak menunjukkan kelainan. Perdarahan akan menepi sehingga terbentuk perdarahan tepi yang bentuknya sesuai dengan bentuk celah antara kedua kembang ban yang berdekatan. maka akan tampak memar yang memanjang dan sejajar yang membatasi daerah yang tidak menunjukkan kelainan. Cedera seperti ini biasanya akibat kecelakaan lalu lintas. Sesuai dengan mekanisme terjadinya. d. merupakan variasi dari luka lecet gores yang daerah persentuhannya dengan permukaan kulit yang lebih lebar. disebabkan oleh tekanan linear pada kulit disertai gerakan bergeser. Daerah antara kedua memar yang sejajar dapat menggambarkan ukuran lebar dari alat pemukul yang mengenai tubuh korban. misalnya dengan ban kendaraan bermotor.untuk membedakan luka memar dengan lebam mayat dapat dilihat dari lokasinya pada tubuh korban. Robek atau Koyak) Luka robek merupakan luka terbuka akibat trauma benda tumpul yang menyebabkan kulit teregang ke satu arah dan bila batas elastisitas kulit terlampaui. Luka lecet gores (scratch). maka akan . Cedera seperti ini bisa terjadi akibat pukulan. sedangkan pada hematom penampang sayatan tetap berwarna merah kehitaman. Luka lecet adalah luka yang superfisial. gigitan. yang menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. b. Seorang dengan kekurangan vitamin K atau seorang penderita hemofilia. Pada pembusukan juga terjadi ekstravasasi darah yang dapat mengacaukan pemeriksaan ini. Salah satu bentuk luka memar yang dapat memberikan informasi mengenai bentuk dari benda tumpul adalah apa yang dikenal dengan ³marginal haemorrhages´. persentuhan yang ringan dengan benda tumpul dapat menyebabkan luka memar yang luas. cakaran dengan kuku. Selain itu. diakibatkan oleh benda runcing (misalnya jarum. Luka lecet geser (friction abrasion). c. Laseration (Luka Retak. dll. terjatuh. Pangkal luka tampak bersih tetapi pada ujung luka terlihat tumpukkan kulit. kuku jari tangan) yang menggeser lapisan permukaan kulit (epidermis) di depannya dan menyebabkan lapisan tersebut terangkat sehingga dapat menunjukkan arah kekerasan yang terjadi. Luka lecet gesek / serut (graze). penampang sayatan akan tampak bersih. disebabkan oleh penjejakkan benda tumpul pada kulit . misalnya pada kasus gantung atau jerat. Hal yang sama misalnya bila seseorang dipukul dengan rotan atau benda yang sejenis. kerusakan tubuh terbatas hanya pada lapisan kulit yang paling luar / kulit ari epidermis. sehingga pada kulit akan terlihat bekas sesuai dengan gambaran alur ban kendaraan tersebut. dimana lebam mayat letaknya pada bagian tubuh yang terendah. Hematom ante-mortem yang timbul beberapa saat sebelum kematian biasanya akan menunjukkan pembengkakan dan infiltrasi darah dalam jaringan sehingga dapat dibedakan dari lebam mayat dengan cara melakukan penyayatan kulit. dalam arti memar lebih mudah terjadi dan seringkali lebih luas dan adanya jaringan longgar tersebut memungkinkan berpindahnya ³memar´ ke daerah yang lebih rendah karena pengaruh gravitasi. impact abrasion). Pada lebam mayat (hipostasis pascamati) darah akan mengalir keluar dari pembuluh darah yang tersayat sehingga bila dialiri air. Luka lecet tekanan (impression. terseret. c.sebanding dengan kekerasan. luka lecet diklasifikasikan sebagai: a. kecelakaan lalu lintas.

Perdarahan subdural dapat pula disebabkan oleh penyakit pachymeningitis haemorrhagica interna.terjadi robekan pada kulit. akar rambut tampak hancur atau tercabut bila kekerasannya di daerah yang berambut dan sering didapatkan luka lecet atau memar di sisi luka. Tuliskan dan jelaskan jenis-jenis fraktur pada trauma kepala! Jawab: Cedera pada tulang tengkorak 1. 2. Pada saat terjadi perdarahan. Subdural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara duramater dengan arachnoid dan biasanya disertai pula dengan perdarahan subarachnoid. Lamanya interval bebas ini biasanya dari beberapa jam sampai 24 jam.darah merembes antara tengkorak dengan selaput otak tebal (duramater) dan bila darah yang terkumpul sudah cukup banyak. leukemia. Luka robek mudah terjadi pada kulit yang menutupi tulang. Bila atap bola mata ikut patah. Sebutkan dan jelaskan pembagian lokasi perdarahan pada trauma kepala! Jawab: Kelainan Selaput Otak 1. tepi atau dinding tidak rata. Luka robek umumnya tidak beraturan. Luka robek harus dibedakan dari luka iris. biasanya disebabkan oleh adanya fraktur yang melewati sulcus a. sengatan matahari (heat stroke). misalnya karena pecahnya aneurisma circulus arteriosus Willisi atau cabangnya atau pecahnya arteri yang ateromatous. Perdarahan sebanyak 60-80 gram cukup menyebabkan kematian. keracunan CO dan penyakit infeksi tertentu. Fraktur basis cranii Fraktur basis cranii dapat melibatkan nasofaring. tumor.meningea media. ujung luka tidak runcing. Perdarahan ini dapat terjadi oleh karena robeknya sinus. Perdarahan epidural/ekstradural ini dapat terjadi dengan atau tanpa disertai patah tulang tengkorak. Luka robek ante-mortem banyak mengeluarkan darah. Terjadinya perdarahan tergantung dari kuatnya tulang tengkorak dan eratnyaduramater melekat pada calvaria dan sering terjadi pada usia dewasa (20-40 tahun). antara terjadinya kekerasan dan timbulnya gejala klinik ada suatu masa tanpa gejala yang disebut interval bebas atau periode laten. 3. Subarachnoid bleeding Merupakan perdarahan yang terjadi antara arachnoid dengan piamater. yang mengalami kerusakan adalah seluruh tebal kulit dan jaringan di bawah kulit. perdarahan masuk jaringan sekitar bola mata dan . sehingga menyebabkan robeknya a. Perdarahan dapat terjadi akibat trauma maupun timbul secara spontan. perdarahan ini merupakan perdarahan kronik sehingga terdapat darah beku yang berlapis-lapis. Pada luka robek.telinga tengah atau mastoid. 12. barulah menyebabkan gejala klinik akibat penekanan pada otak. Epidural/ekstradural bleeding Merupakan perdarahan yang lokalisasinya antara tulang tengkorak dengan duramater. bentuk dasar luka tidak beraturan.meningea media. arteri basilaris atau berasal dari perdarahan subarachnoid. darah beku pertama adalah yang melekat pada bagian selaput otak tebal.rongga hidung. Jadi. Sifatnya tidak terlokalisasi tetapi meluas dan bercampur dengan cairan cerebrospinal. jarang lebih dari 2 hari. tampak jembatan jaringan yang menghubungkan kedua tepi luka. 11.

Hanya sutura. squamous temporalis dan lambdoid yang merupakan daerah lemah. Pada fraktur ini dapat dilakukan rekonstruksi pukulan mana yang pertama dan pukulan mana yang kedua. Antara otak dan tengkorak terdapat cairan cerbrospinal. 2). Kerusakan yang tetap berlawanan dengan tempat persentuhan KONTRAKUP (COUNTRACOUP) Coup dan Contre coup Lesi otak tidak selalu terjadi hanya pada daerah benturan (coup) tetapi dapat pula terjadi diseberang titik benturan (contre coup). Fraktur jenis ini terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada tulang dengan luas persinggungan yang kecil. 4). tebal dan kuat. 5). Fraktur vault cranii Atap tengkorak terdiri dari tulang keras. Pada kasus dimana kepala seseorang dipukul dengan benda tumpul. Misalnya bila tengkorak mengalami pukulan dengan palu. Mekanisme terjadinya contre coup dapat dijelaskan sebagai berikut: Bila kepala mengalami gerak percepatan. maka sering akan dijumpai patah tulang dengan garis patah yang linier. terjadi suatu lekukan seperti bola pingpong pada daerah yang mengalami tekanan. 13. 2. karena adanya . maka dapat terjadi patah tulang sesuai dengan lingkaran palu. tetapi tulang kepala terdesak masuk. Patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tumpul mudah dibedakan dengan patah atau retaknya tulang akibat kekerasan benda tajam atau senjata api. Contre coup hanya dapat terjadi bila kepala bergerak atau kepala dapat bebas bergerak waktu terjadi persentuhan. yaitu apakah benda tumpul yang menghampiri kepala atau kepala yang menghampiri benda tumpul. Jatuh dari atas pada kepala atau pada tumit dapat menyebabkan patah tulang sekitar foramen magnum yang berbentuk cincin. Jelaskan perbedaan Coup injury dan Contrecoup injury! Jawab : Coup injury dan Contrecoup injury merupakan trauma yang terjadi akibat kekerasan benda tumpul pada kepala. sering dijumpai patah tulang dimana bagianbagian yang patah tersebut tertekan ke dalam (fraktur kompresi). Kerusakan terjadi sesuai dengan tempat persentuhan disebut KUP. Berat jenis otak lebih besar daripada berat jenis cairan cerebrospinal. Bentuk-bentuk fraktur vault cranii : 1). Depressed : bila bentuk fraktur sesuai dengan alat yang digunakan. Bila atap tengkorak anak bayi terbentur maka biasanya tidak terjadi patah tulang. sehingga kedua kelopak mata menjadi biru. Pada kasus lalu lintas dimana tubuh korban terlempar dan jatuh dengan kepala menyentuh jalan. Linier/fissure : bentuk fraktur yang hanya berupa garis atau celah. Dengan demikian dapat dibedakan berdasarkan kelainan yang terjadi pada tengkorak. Prinsipnya adalah garis patah tulang pukulan kedua berhenti di garis patah tulang pertama.juga ke kelopak mata. Komposit/comminutive : bila ditemukan lebih dari sati garis fraktur yang menyebar dari tempat kekerasan. 3). berbentuk kaca mata (bril hematoom). Penyebab yang paling sering adalah karena pukulan atau terjatuh.

La Society de Bienfaisance Mutuelle de Los Angelos. 14. Jelaskan perbedaan luka terbuka akibat benda tajam dan akibat benda tumpul! Jawab : TAJAM Bentuk luka Tepi luka Jembatan jaringan Folikel rambut t¶ptg Dasar luka Sekitar luka Biasanya teratur Rata Tidak ada Ya/tidak Garis/titik Bersih TUMPUL Tidak teratur Tidak rata Ada/tidak ada Tidak Tidak teratur Kadang ada lecet 15. yang lazim dipergunakan terhadap pasien atau orang yang terluka menurut ukuran dilingkungan yang sama (Valentin v. atau kurangnya keahlian. Pengertian malpraktik medik menurut WMA (World Medical Associations) adalah Involves the physician¶s failure to conform to the standard of care for treatment of the patient¶s condition. which is the direct cause of an injury to the patient (adanya kegagalan dokter untuk menerapkan standar pelayanan terapi terhadap pasien. yang menjadi penyebab langsung terhadap terjadinya cedera pada pasien). or negligence in providing care to the patient. 1956). atau mengabaikan perawatan pasien. sehingga malpraktik berarti ³pelaksanaan atau tindakan yang salah´. or a lack of skill. California. Kerusakan terberat karena oskilasi itu terjadi di tempat otak menempel pada tengkorak.dorongan cairan cerebrospinal otak akan bergerak dan menempel pada sisi tengkorak yang berlawanan dengan arah gerakan kepala dan waktu kepala menyentuh rintangan terjadi oskilasi pada otak. Definisi malpraktik profesi kesehatan adalah kelalaian dari seseorang dokter atau perawat untuk mempergunakan tingkat kepandaian dan ilmu pengetahuan dalam mengobati dan merawat pasien. Apa defenisi dari malpraktek? Jawab: Secara harfiah ³mal´ mempunyai arti ³salah´ sedangkan ³praktik´ mempunyai arti ³pelaksanaan´ atau ³tindakan´. Bagaiman menentukan umur luka dari warna luka memar? Jawab: y Dark blue/purple : 1 ± 18 jam y Blue/brown : ~1 ± 2 hari y Green : ~2 ± 3 hari y Yellow : ~3 ± 7 hari 16. .

Pola hubungan orangtua-anak seperti ini merupakan pola klasik sejak profesi kedokteran mulai mengenal kode etik. la berusaha mencari pertolongan pengobatan dan bersedia bekerjasama. terutama berdasarkan keadaan sosial budaya dan penyakit pasien dapat dibedakan dalam tiga pola hubungan. Yang jelas tidak setiap ethical malpractice merupakan yuridical malpractice akan tetapi semua bentuk yuridical malpractice pasti merupakan ethical malpractice (Lord Chief Justice. Activity ± passivity. abad ke 5 S.M. Guidance ± Cooperation. Kesalahan dari sudut pandang etika disebut ethical malpractice dan dari sudut pandang hukum disebut yuridical malpractice. Biasanya hubungan ini berlaku pada pasien yang keselamatan jiwanya terancam. Filosofi pola ini berdasarkan pemikiran bahwa setiap manusia memiliki martabat dan hak yang sarna. seperti hainya orangtua dengan remaja. maka ukuran normatif yang dipakai untuk menentukan adanya ethical malpractice atau yuridical malpractice dengan sendirinya juga berbeda. Oleh sebab itu apabila timbul dugaan adanya kesalahan praktek sudah seharusnyalah diukur atau dilihat dari sudut pandang kedua norma tersebut. Dokter dan pasien akan berhubungan lebih sempurna sebagai µpartner¶. Hubungan membimbing-kerjasama. atau sedang tidak sadar. namun meng harapkan kerjasama pasien yang diwujudkan dengan menuruti nasihat atau anjuran dokter. tujuan dan sangsi. Dalam hubungan tersebut rupanya hanya terlihat superioritas dokter terhadap pasien dalam bidang ilmu biomedis. 2. Mutual participation. Di sini dokter seolah-olah dapat sepenuhnya melaksanakan ilmunya tanpa campur tangan pasien. 1893). karena merupakan suatu pelaksanaan wewenang oleh yang satu terhadap lainnya. atau menderita gangguan mental berat. 17. Pola ini terjadi pada mereka yang ingin memelihara kesehatannya seperti medical check up atau pada pasien penyakit kronis. Pola ini ditemukan bila keadaan pasien tidak terlalu berat misalnya penyakit infeksi baru atau penyakit akut lainnya. otoritas. Apa yang dimaksud dengan perjanjian dokter-pasien? Jawab: Hubungan antara dokter dan pasien dalarr ilmu kedokteran umumnya berlangsung sebagai hubungan biomedis aktif-pasif. yaitu: 1. Walau pun dokter rnengetahui lebih banyak. 3. Meskipun sakit. hanya ada kegiatan pihak dokter sedangkan pasien tetap pasif. Karena antara etika dan hukum ada perbedaan-perbedaan yang mendasar menyangkut substansi. Sebenamya pola dasar hubungan dokter dan pasien. Pasien . sehingga apabila ada kesalahan praktek perlu dilihat domain apa yang dilanggar. ia tidak sematarna ta menjalankan kekuasaan. pasien tetap sadar dan memiliki perasaan serta kemauan sendiri. Hal ini perlu difahami mengingat dalam profesi tenaga perawatan berlaku norma etika dan norma hukum. Oleh karena hubungan dokter-pasien merupakan hubungan antar manusia. Jadi hubungan dokter yang semula bersifat patemalistik akan bergeser menjadi hubungan yang dilaksanakan dengan saling mengisi dan saling ketergantungan antara kedua belah pihak yang di tandai dengan suatu kegiatan aktif yang saling mempengaruhi. Hubungan ini berat sebelah dan tidak sempurna.Di dalam setiap profesi termasuk profesi tenaga kesehatan berlaku norma etika dan norma hukum. lebih dikehendaki hubungan yang mendekati persamaan hak antar manusia.

dokter biasanya melakukan suatu tindakan medik. yaitu suatu sikap tindak yang pada dasar nya merupakan pengambil-alihan peranan orang lain yang sebenarnya bukan merupakan kewajiban si pengambil-alih itu. . Dalam upaya menegakkan diagnosis atau melaksanakan terapi. Secara material. harus sudah mendapat persetujuan dahulu dari pasien. Pembuatan rekam medis ini merupakan kewajiban dokter sesuai dengan dipenuhinya standar profesi medis. Akan tetapi dengan dipenuhinya ketiga syarat tersebut di atas hal ini menjadi jelas. sejak tanya jawab sampai dengan Perencanaan terapi. Meskipun demikian. yang berdasarkan hasil kerja. Dokter tidak menjanjikan kepastian kesembuhan. Hal ini tidak dapat diterapkan pada pasien dengan latar belakang pendidikan dan sosial yang rendah. dilakukan menurut aturan-aturan yang berlaku di dalam ilmu kedokteran. juga pada anak atau pasien dengan gangguan mental tertentu. artinya suatu perjanjian yang akan memberikan resultaat atau hasil yang nyata sesuai dengan apa yang diperjanjikan 2. suatu tindakan medis itu sifatnya tidak bertentangan dengan hukum apabila memenuhi syaratSyarat sebagai berikut: 1. Tindakan medik tersebut ada kalanya atau sering dirasa menyakitkan atau menimbulkan rasa tidak menyenangkan. Di mulai dengan tanya jawab (anarnnesis) antara dokter dan pasien. yaitu 1. dokter melakukan pencatatan dalam suatu Medical Records (Rekam Medis). 3. inspanningsverbintenis. Secara yuridis sering dipermasalahkan apakah tindakan medis itu dapat dimasukkan dalam pengertian penganiayaan. resultaatsverbintenis. tindakan medis merupakan pelaksanaan suatu perikatan (perjanjian) antara dokter dan pasien. 2. kemudian diikuti dengan pemeriksaan fisik. Dalam proses pelaksanaan hubungan dokter pasien tersebut. kedua syarat ini dapat juga disebut seba bertindak secara lege artis. rnempunyai indikasi medis. mungkin ada hubungan hasil kerja pada keadaan-keadaan tertentu seperti pembuatan gigi palsu atau anggota badan palsu. Apabila tidak terpenuhinya syarat suatu perikatan. akan tetapi berikhtiar sekuatnya agar pasien sembuh. Hubungan dokter dan pasien. artinya kedua belah pihak berjanji atau sepakat untuk berdaya upaya secara maksimal untuk mewujudkan apa yang diperjanjikan Pada umumnya. Setelah itu dokter biasanya merencanakan suatu terapi dengan memberikan resep obat atau suntikan atau operasi atau tindakan lain dan disertai nasihatnasihat yang perlu diikuti agar kesembuhan lebih segera dicapai oleh pasien. Diagnosis ini dapat merupak suatu µworking diagnosis¶ atau diagnosis semenrars.secara sadar dan aktif berperan dalam pengobatan terhadap dirinya. yang berdasar¬kan usaha yang maksimal (perjanjian upaya. secara hukum hubungan dokter-pasien merupakan suatu hubungan ikhtiar atau usaha maksimal. untuk mencapai suatu tujuan yang konkrit. masalahnya berkenaan antara lain dengan kewenangan yuridis untuk melaku tindakan medis. oleh dokter gigi atau ahli orthopedic. secara hukum umumnya terjadi melalui suatu perjanjian atau kontrak. namun tetap melahirkan tanggung jawab yang harus di pikul oleh si pengambil-alih tersebut atas segala sikap tindak yang dilakukannya. misalnya pada pasien tidak sadar maka keadaan ini bisa dikaitkan dengan K U H Perdata pasal 1354 yaitu yang mengatur ³zaakwaarneming¶atau perwakilan sukarela. melainkan juga bagi hukum perdata dan hukum administratif. Ditinjau segi hukum perdata. Sebenarnya kualifikasi yuridis mengenai tindakan medis tidak hanya mempunyai arti bagi hukum pidana saja. akhirnya dokter rnenegakkan suatu diagnosis. Dokter yang berpraktek harus mempunyai izin praktek yang sah. bisa juga merupakan diagnosis yang definitif. Dalam hukum administratif. Dalam ilmu hukum dikenal dua jenis perjanji¬an.

beban pembuktian terletak pada dokter. adanya hubungan langsung antara kerugian itu dengan kelalaian melaksanakan kewajiban (direct causation). melakukan aborsi tanpa indikasi medis pasal 299 KUHP). Criminal malpractice Perbuatan seseorang dapat dimasukkan dalam kategori criminal malpractice manakala perbuatan tersebut memenuhi rumusan delik pidana yakni : a. Perbuatan tersebut (positive act maupun negative act) merupakan perbuatan tercela. Dereliction of duty (pelanggaran kewajiban) = D2. Duty of care by the doctor to the injured patient (kewajiban) = D1. adanya wanprestasi atau melalaikan kewajiban (dereliction of duty). Ke 4 D tersebut adalah sebagai berikut : 1.D3) = D4. 4. maka gugatan itu dibenarkan jika memenuhi syarat 4 D: Penyatuan istilah Malpraktik dengan Kelalaian Medik Kelalaian Medik terdapat 4 kriteria ³4D´ yang secara kumulatif semuanya harus terbukti untuk menjatuhkan sanksi dokter harus membayar ganti rugi kepada pasien/keluarganya dalam forum pengadilan. Jelaskan apa yang dimaksid dengan Wanprestasi dalam sengketa medik? Jawab: Wanprestasi (Ingkar Janji) Sebetulnya wanprestasi atau ingkar janji dalam hubungan kontraktual antara dokter dan pasien dapat dilakukan oleh masing-masing pihak. Pasien dapat menggugat dokter jika ternyata dokter tidak dapat melaksanakan kewajibannya dan sebaliknya dokter dapat menggugat pasien jika ternyata pasien tidak melaksanakan kewajibannya. terjadi kerugian (damage atau compensable injury). dan Administrasi! 1. Civil. membuat surat keterangan palsu (pasal 263 KUHP). a. b. Damage (kompensasi kerugian) yang foreseeable (laik bayang sebelumnya) = D3. 18.Perbedaan antara kedua jenis perjanjian tersebut secara yuridis terletak pada beban pembuktiannya. 3. b. . Dilakukan dengan sikap batin yang salah (mens rea) yang berupa kesengajaan (intensional). penggugat yang harus mengajukan bukti-bukti bahwa terdapat kelalaian pada pihak dokter atau rumah sakit sebagai tergugat. membuka rahasia jabatan (pasal 332 KUHP). Pada inspanningsverbintenis. kecerobohan (reklessness) atau kealpaan (negligence). baik materiil maupun immateriil sebagai akibat tidak dilaksanakannya sesuatu kewajiban oleh pihak lain. dokter yang digugat memang mempunyai kewajiban (duty) sebagai akibat adanya hubungan kontraktual. Jelaskan defenisi Criminal. Gugatan harus berdasarkan atas kerugian yang terjadi. Sebaliknya pada resultaatverbintenis. Criminal malpractice yang bersifat sengaja (intensional) misalnya melakukan euthanasia (pasal 344 KUHP). 2. 19. Khusus gugatan kepada dokter yang melakukan wanprestasi atau lebih dikenal dengan malpraktik. Criminal malpractice yang bersifat ceroboh (recklessness) misalnya melakukan tindakan medis tanpa persetujuan pasien informed consent. Direct cause (sebab langsung) yakni pelanggaran kewajiban mengakibatkan kerugian (D2 .

Jelaskan bagaimana pembuktian kasus malpraktek! Dalam kasus atau gugatan adanya civil malpractice pembuktianya dapat dilakukan dengan dua cara yakni : A. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya tidak seharusnya dilakukan. d. Pertanggung jawaban didepan hukum pada criminal malpractice adalah bersifat individual/personal dan oleh sebab itu tidak dapat dialihkan kepada orang lain atau kepada rumah sakit/sarana kesehatan. Civil malpractice Seorang tenaga kesehatan akan disebut melakukan civil malpractice apabila tidak melaksanakan kewajiban atau tidak memberikan prestasinya sebagaimana yang telah disepakati (ingkar janji). pemerintah mempunyai kewenangan menerbitkan berbagai ketentuan di bidang kesehatan. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi terlambat melakukannya. b. Cara langsung Oleh Taylor membuktikan adanya kelalaian memakai tolok ukur adanya 4 D yakni: a. c. Apabila aturan tersebut dilanggar maka tenaga kesehatan yang bersangkutan dapat dipersalahkan melanggar Hukum administrasi.c. b.Dengan prinsip ini maka rumah sakit/sarana kesehatan dapat bertanggung gugat atas kesalahan yang dilakukan karyawannya (tenaga kesehatan) selama tenaga kesehatan tersebut dalam rangka melaksanakan tugas kewajibannya. 2. cacat atau meninggalnya pasien. Administrative malpractice Dokter dikatakan telah melakukan administrative malpractice manakala tenaga perawatan tersebut telah melanggar hukum administrasi. Dereliction of Duty (penyimpangan dari kewajiban) . Criminal malpractice yang bersifat negligence (lalai) misalnya kurang hatihati mengakibatkan luka. dokter haruslah bertindak berdasarkan: 1) Adanya indikasi medis 2) Bertindak secara hati-hati dan teliti 3) Bekerja sesuai standar profesi 4) Sudah ada informed consent. Melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan tetapi tidak sempurna. Tindakan tenaga kesehatan yang dapat dikategorikan civil malpractice antara lain: a. ketinggalan klem dalam perut pasien saat melakukan operasi. 3. Tidak melakukan apa yang menurut kesepakatannya wajib dilakukan. 20. misalnya tentang persyaratan bagi tenaga perawatan untuk menjalankan profesinya (Surat Ijin Kerja. Surat Ijin Praktek). Duty (kewajiban) Dalam hubungan perjanjian tenaga dokter dengan pasien. Perlu diketahui bahwa dalam melakukan police power. batas kewenangan serta kewajiban tenaga perawatan. Pertanggung jawaban civil malpractice dapat bersifat individual atau korporasi dan dapat pula dialihkan pihak lain berdasarkan principle of vicarius liability.

Sebagai adagium dalam ilmu pengetahuan hukum. Damage (kerugian) Dokter untuk dapat dipersalahkan haruslah ada hubungan kausal (langsung) antara penyebab (causal) dan kerugian (damage) yang diderita oleh karenanya dan tidak ada peristiwa atau tindakan sela diantaranya. Doktrin res ipsa loquitur dapat diterapkan apabila fakta-fakta yang ada memenuhi kriteria: a. Fakta tidak mungkin ada/terjadi apabila dokter tidak lalai b. yakni dengan mengajukan fakta-fakta yang diderita olehnya sebagai hasil layanan perawatan (doktrin res ipsa loquitur). Hasil (outcome) negatif tidak dapat sebagai dasar menyalahkan dokter. maka pembuktiannya adanya kesalahan dibebankan/harus diberikan oleh si penggugat (pasien). Fakta itu terjadi memang berada dalam tanggung jawab dokter c.. c.Jika seorang dokter melakukan tindakan menyimpang dari apa yang seharusnya atau tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan menurut standard profesinya. . B. Cara tidak langsung Cara tidak langsung merupakan cara pembuktian yang mudah bagi pasien. Direct Cause (penyebab langsung) d. dan hal ini haruslah dibuktikan dengan jelas. Fakta itu terjadi tanpa ada kontribusi dari pasien dengan perkataan lain tidak ada contributory negligence. maka dokter dapat dipersalahkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->