Pengertian Drama dan Teater

1. DRAMA Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani ³draomai´ yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara. Drama (Yunani Kuno ) adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari Bahasa Yunani yang berarti ³aksi´, ³perbuatan´. Drama bisa diwujudkan dengan berbagai media: di atas panggung, film, dan atau televisi. Drama juga terkadang dikombinasikan dengan musik dan tarian, sebagaimana sebuah opera. 2. TEATER Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium. Dalam arti luas, teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak. Teater bisa juga diartikan sebagai drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb. Teater (Bahasa Inggris ³theater´ atau ³theatre´, Bahasa Perancis ³théâtre´ berasal dari Bahasa Yunani ³theatron´, , yang berarti ³tempat untuk menonton´) adalah cabang dari seni pertunjukan yang berkaitan dengan akting/seni peran di depan penonton dengan menggunakan gabungan dari ucapan, gestur (gerak tubuh), mimik, boneka, musik, tari dan lain-lain. Bernard Beckerman, kepala departemen drama di Univesitas Hofstra, New York, dalam bukunya, Dynamics of Drama, mendefinisikan teater sebagai ´ yang terjadi ketika seorang manusia atau lebih, terisolasi dalam suatu waktu/atau ruang, menghadirkan diri mereka pada orang lain.´ Teater bisa juga berbentuk: opera, ballet, mime, kabuki, pertunjukan boneka, tari India klasik, Kunqu, mummers play, improvisasi performance serta pantomim. 3. AKTING YANG BAIK Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak. Dialog yang baik ialah dialog yang : 1. terdengar (volume baik) 2. jelas (artikulasi baik) 3. dimengerti (lafal benar) 4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah) 5. Gerak yang balk ialah gerak yang : 6. terlihat (blocking baik) 7. jelas (tidak ragu-ragu, meyakinkan) 8. dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan)

Artikulasi yang baik ialah pengucapan yang jelas. maka tubuh kita akan miring ke kiri. penggarapan. Dimengerti. Menghayati atau menjiwai berarti tekanan atau lagu ucapan harus dapat menimbulkan kesan yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah. Kalau berdiri menghadap ke kanan. Volume suara yang baik ialah suara yang dapat terdengar sampai jauh. 4. Blocking ialah penempatan pemain di panggung. Lafal yang benar pengucapan kata yang sesuai dengan hukum pengucapan bahasa yang dipakai . PENGERTIAN SENI TEATER Teater adalah istilah lain dari drama. Hal ini dapat diatur dengan patokan sebagai berikut a. Jelas. diusahakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya tidak saling menutupi sehingga penonton tidak dapat melihat pemain yang ditutupi. Jangan sampai seluruh pemain mengelompok di satu tempat. dsb. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah) Penjelasan : 1. 5. Pemain lebih baik terlihat sebagian besar bagian depan tubuh daripada terlihat sebagian besar belakang tubuh. Jangan terjadi kata-kata yang diucapkan menjadi tumpang tindih. Harus diatur pula balance para pemain di panggung. tidak ragu-ragu. c. 3. mempunyai pengertian bahwa gerak yang dilakukan jangan setengah-setengah bahkan jangan sampai berlebihan. maka kaki kanan sebaiknya berada didepan. komposisinya: yBagian kanan lebih berat daripada kiri yBagian depan lebih berat daripada belakang yYang tinggi lebih berat daripada yang rendah yYang lebar lebih berat daripada yang sempit yYang terang lebih berat daripada yang gelap yMenghadap lebih berat daripada yang membelakangi Komposisi diatur tidak hanya bertujuan untuk enak dilihat tetapi juga untuk mewarnai sesuai adegan yang berlangsung. Kalau ragu-ragu terkesan kaku sedangkan kalau berlebihan terkesan over acting. Menghayati berarti gerak-gerak anggota tubuh maupun gerak wajah harus sesuai tuntutan peran dalam naskah. termasuk pula bentuk dan usia. Dalam hal mengatur balance. Misalnya berani yang berarti ³tidak takut´ harus diucapkan berani bukan ber-ani. meyakinkan. penyajian atau pementasan dan . maka kaki kiri sebaiknya berada didepan. 6. Misalnya bila mengangkat barang yang berat dengan tangan kanan. tetapi dalam pengertian yang lebih luas. Setiap suku kata terucap dengan jelas dan terang meskipun diucapkan dengan cepat sekali. b. teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) . berarti apa yang kita wujudkan dalam bentuk gerak tidak menyimpang dari hukum gerak dalam kehidupan. 2. penafiran. Kalau berdiri menghadap ke kiri.9.

Dalam arti luas. disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis. Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas. teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang. Komedi (drama ria). Doalogmonolog. Drama puisi. 3. Sumber: http://id. yaitu drama yang menonjolkan seni suara atau nyanyian dan musik. drama dibagi menjadi tiga. yaitu drama yang menggunakan sedikit sekali kata-kata. Sendratari. drama berdasarkan sajian isinya. drama dibagi menjadi dua. pengamat. drama berdasarkan besarnya pengaruh unsur seni lainnya. Berdasarkan sajian isinya. yang terlibat dalam situasi gawat karena sesuatu yang tidak menguntungkan. yaitu drama ringan yang bersifat menghibur. Keadaan tersebut mengantarkan tokoh pada keputusasaan dan kehancuran. Opera/operet. yaitu drama yang cakapannya disusun dalam bentuk prosa. ketoprak. drama berdasarkan kuantitas cakapannya. B. yaitu drama yang menggunakan banyak kata-kata. pendengar. Berdasarkan besarnya pengaruh unsur seni lainnya. yaitu: 1. Tragedi (drama duka). yaitu pertunjukan serangkaian tari-tarian yang dilakukan oleh sekelompok orang penari dan mengisahkan suatu dengan cerita dengan tanpa menggunakan percakapan. yaitu: 1. 2. D. Proses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. penonton. 2. yaitu: drama berdasarkan sastra cakapannya. dibantu oleh pencerita.shvoong. yang berakhir dengan malapetaka atau kesedihan. Berdasarkan kuantitas cakapannya. Minikata. Tablo. Dapat juga berarti drama serius yang melukiskan pertikaian di antara tokoh utama dan kekuatan yang luar biasa. dan bentuk-bentuk lain. yaitu drama yang menampilkan kisah dengan sikap dan posisi pemain. 2.proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca. kritikus atau peneliti). walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir. hanya menggunakan gerak tubuh untuk menunjukkan emosi yang dialami pemain. Pantomim. Tragikomedi (drama dukaria). yaitu drama tanpa kata-kata. Berdasarkan bentuk sastra cakapannya. Pemain-pemain tablo tidak berdialog. 3. dan yang berakhir dengan bahagia. C.com/society-and-news/news-items/2007780-pengertian-seniteater/#ixzz1dSuPF0w4 Bentuk-Bentuk Drama Drama dibagi atas beberapa bagian. Teater berasal dari kata theatron yang diturunkan dari kata theaomai(bahasa yunani) yang artinya takjub melihat atau memandang. yaitu drama yang sebagian besar cakapannya disusun dalam bentuk puisi atau menggunakan unsur-unsur puisi. yaitu drama yang menampilkan tokoh yang sedih atau muram. 2. . drama dibagi menjadi tiga: 1. Drama prosa. drama terdiri atas tiga bagian: 1. yaitu drama yang sebenarnya menggunakan alur dukacita tetapi berakhir dengan kebahagiaan. ludruk dan lain-lain. 3. A. Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.

13. Istilah ini berasalh dari bahasa Belanda toneel. unsur-unsur pembantu (dekor. Ada sejumlah istilah yang memiliki kedekatan makna dengan drama. Ole Ki Hajar Dewantara. Bentuk-bentuk lain drama. berpusat pada satu tema dengan sejumlah kecil pemeran gaya. to be performed by actors´. Drama domestik. musik). dipertunjukkan´. Drama absurd. yaitu drama yang menceritakan kehidupan rakyat biasa. films. Drama duka. menggunakan percakapan. secara tidak langsung. peristiwa. etc. c. yaitu naskah drama yang hanya cocok untuk dibaca. kejadian yan menyedihkan. kostum. rias. dsb. 20. 1386). yaitu: 1. opera-opera. 4. 16. yaitu drama yang khusus menggambarkan kejahatan atau keruntuhan tokoh utama. 14. 18. dan (3) perbuatan. yaitu drama yang timbul dan berkembang sesuai dengan festival rakyat yang ada (terutama di pedesaan). Drama berasal dari bahasa Yunani dran yang berarti ´to do´ atau ´to act´ (berbuat). Drama baca. tematik. 5. Dengan kata lain. 21. pertunjukan. drama adalah kisah kehidupan manusia yang dikemukakan di pentas berdasarkan naskah. yaitu drama yang pementasannya digabungkan dengan upacara kebaktian gereja (di Abad Pertengahan). yaitu (1) cerita yang dimainkan dalam drama. penokohan. S. Drama diartikan sebagai ³a literary composition that tell a story. Kalau Anda membuka kamus Webster¶s New World Dictionary (1989) Anda akan menjumpai entri atau lena µdrama¶ (hlm. cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi. yang artinya 22. 7. Atau disalin secara bebas ³suatu karangan yang mengisahkan suatu cerita yang mengandung konflik yang disajikan dala bentuk dialog dan laga. kejadian.E. wayang. yaitu 19. a. Istilah ini populer pada masa penjajahan Belanda . Lakon. dan dipertunjukkan ole para actor di atas pentas´. bukan dipentaskan. gerak laku.Pd Guru Sastra Indonesia SMA Stella Duce 2 Yogyakarta BEBERAPA PENGERTIAN 1. latar. adalah drama yang bertema tentang kehidupan kaum bangsawan (muncul abad ke-18). 2. Ketiga. yaitu lakon yang terdiri dari satu babak. Kata teater juga erasal dari Yunani theatron yang berarti ´a place for seeing´ (tempat untuk menonton). Sandiwara. 17. DRAMA 11. berasal dari kata bahasa Jawa sandhi ang berarti rahasia. dengan demikian kata teater mengacu pada suatu tempat di mana aktor-aktros mementaskan lakon. yaitu drama yang sengaja mengabaikan atau melanggar konversi alur. lampu. Istilah ini memiliki beberapa kemungkinan arti. 8. Drama rakyat. dan bukan ¶menonton teater¶ tetapi ¶menonton drama di teater¶. by means of dialogue and action. film. kata drama diartikan sebagai lakon yang dipertunjukkan oleh apra aktor di atas pentas. operas. atau µsuatu tempat di mana lakon-lakon. Tonil. 1994) kata drama dan teater memiliki arti yang berbeda. Kedua. 4.DASAR-DASAR APRESIASI 10. sedangkan teater diartikan sebagai tempat lakon itu dipentaskan. Disusun oleh Agustinus Suyoto. Istilah ini diciptakan oleh Mangkunegara VII. 9. seyogyanya kita bukan mengajak ¶bermain teater¶ tetapi ¶bermain drama¶. Pengertian lain. Drama satu babak. 15. serta pengaluran yang ringkas. istilah sandiwara diartikan sebagai pengajaran yang dilakukan dengan perlambang. are presented´. usually of human conflict. 2. 6. Drama borjuis. dan warah yang berarti pengajaran. 3. Drama liturgis. serta disaksikan oleh penonton. Pertama. Dalam sejarahnya (Barranger. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) drama memiliki beberapa pengertian. atau film (2) karangan yang berupa cerita sandiwara. drama diartikan sebagai komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan. 12. 5. sedangkan kata theater diartikan sebagai µa place where plays. 413) dan theater or theatre (hlm. 3.film. b. secara lebih mudah. Dengan demikian. yang khusus disusun untuk pertunjukan teater.

d. f. Keadaan tersebut mengantarkan tokoh pada keputusasaan dan kehancuran. dan pendek. panggung. 25. Drama domestik. drama yang menceritakan kehidupan rakyat biasa. yaitu drama yang sengaja mengabaikan atau melanggar konversi alur. 41. dan yang berakhir dengan bahagia. 34. yaitu drama yang menonjolkan seni eksposisi. yaitu drama yang khusus menggambarkan kejathan atau keruntuhan tokoh utama f. tempat pertunjukan. Doalogmonolog.23. 40. Kepanjangan akronim ini adalah seni drama dan tari. 55. dibantu oleh pencerita. Tragedi (drama duka). drama yang menonjolkan nyanyian dan musik. latar. 4. Tragikomedi (drama dukaria). yaitu drama yang pementasannya digabungkan dengan upacara kebaktian gereja (di Abad Pertengahan). Pengertian sebenarnya adalah lantai ang agak tinggi. b. b. naska drama yang hanya cocok untuk dibaca. penokohan. tematik. Opera. 57. Berdasarkan kuantitas cakapannya a. Tablo. 45. Artinya drama musik. Dapat juga berarti drama serius yang melukiskan tikaian di antara tokoh utama dan kekuatan yang luar biasa. podium. Minikata. Tini. 30. 5. yaitu drama yang sebagian besar cakapannya disusun dalam bentuk puisi atau menggunakan unsur-unsur puisi. Tablo. yang terlibat dalam situasi gawat karena sesuatu yang tidak menguntungkan. Drama duka. 38. Drama satu babak. Pemain-pemain tablo tidak berdialog. d. singkat. drama dibedakan menjadi dua a. Drama rakyat. BENTUK-BENTUK DRAMA 1. pengarangnya menceritakan kisahannya dengan melibatkan tokoh-tokoh Tono. 47. yaitu drama yang menampilkan tokoh yang sedih atau muram. Pantomim. Sendratari. yaitu drama yang menonjolkan seni eksposisi. yaitu drama yang timbul dan berkembang sesuai dengan festival rakyat yang ada (terutama di pedesaan). 42. 2. c. 60. 39. Bentuk-bentuk lain a. Sendratari. bukan dipentaskan 24. 29. Pentas. 27. melihat. 43. serta pengaluran yang ringkas. h. 51. yaitu drama tanpa kata-kata b. 50. 49. Komedi (drama ria). Istilah ini berasal dari kata Yunani theatron. Yaitu drama yang menampilkan kisa dengan sikap dan posisi pemain. Drama puisi. Operet. 46. 52. 32. PERBEDAAN DRAMA DAN TEKS SASTRA LAINNYA 1. g. c. mimbar. 35. yaitu drama yang sebenarnya menggunakan alur dukacita tetapi berakhir dengan kebahagiaan. 31. yaitu drama yang menonjolkan seni suara atau musik. yang berakhir dengan malapetaka atau kesedihan. tribun. b. 53. yaitu drama ringan yang bersifat menghibur. 28. yaitu drama yang menggunakan banyak kata-kata. yang arti sebenarnya adalah dengan takjub memandang. Berdasarkan bentuk sastra cakapannya. dalam teks drama yang lebih mendominasi adalah dialog. yaitu drama yang menggunakan sedikit sekali kata-kata. 56. g. (2) suatu bentuk pengucapan seni yang penyampaiannya dilakukan dengan dipertunjukkan di depan umum. Berdasarkan besarnya pengaruh unsur seni lainnya a. e. 36. 33. b. i. c. Drama absurd. berpusat pada satu tema dengan sejumlah kecil pemeran gaya. Drama borjuis. artinya pertunjukan serangkaian taritarian yang dilakukan oleh sekelompok orang penari dan mengisahkan suatu cerita dengan tanpa menggunakan percakapan. Drama baca. 44. yaitu lakon yang terdiri dari satu babak. walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir. Berdasarkan sajian isinya a. Drama liturgis. Yah lewat kombinasi antara dialog dan narasi. 26. 54. Narasi hanya terbatas berupa petunjuk pementasan yang disebut sebagai teks sampingan. Sementara itu. 58. 3. h. Opera/operet. Teater. Lewat petunjuk pementasan (yang kebanyakan . e. Apa yang membedakan teks drama dengan teks cerita rekaan? Anda tentu saja masih ingat bahwa dala novel Belenggu karya Armijn Pane. 37. drama yang bertema tentang kehidupan kam bangsawan (muncul abad ke-18). yaitu drama yang cakapannya disusun dalam bentuk prosa. Pengertian dari teater adalah (1) gedung pertunjukan. Opera kecil. 48. c. Drama prosa. 59.

Setelah naskah. UNSUR-UNSUR DRAMA 1. pemikiran. yaitu (1) naskah drama. Oleh karena itu. Karakter merupakan sumber konflik dan percakapan antartokoh. misalnya drama karya Putu Wijaya. Memang sutradaralah yang menentukannya. yang dirancang untuk pementasan di panggung (Sudjiman. dan panggung kosong tanpa hiasan yang melukiskan suatu realitas. berisi tentang konflik-konflik dan pengembangannya. atau kekeliruan yang dialam 67. serta secara simbolik (dalam pementasannnya tidak perlu mirip apa yang sebenarnya terjadi dalam realita. komplikasi. Gangguangangguan. Eksposisi. hasilnya akan sia-sia belaka. 72. 66. dan (6) penonton. Komplikasi. Sutradara inilah yang bertugas mengkoordinasikan lalu lintas pementasan agar pementasannya berhasil. Resolusi haruslah berlanagsung secara logis dan memiliki kaitan yang wajar dengan apa-apa yang terjadi sebelumnya. Drama baru akan muncul kalau ada karakter yang saling berbenturan. ada dua syarat pokok yang tidak boleh diabaikan. Lewat dialoglah kita bisa melacak emosi. dan resolusi. peralatan. Dialog merupakan salah satu unsur vital. halangan-halangan dalam mencapai tujuan. kerabat kerja. . dan memberikan suatu indikasi mengenai resolusi. Dan dialoglah bagian paling penting dalam drama. Alam komplikasi inilah dapat diketahui bagaimana watak tokoh 68. Pementasan di panggung. melalui middle (pertengahan). adala bagian awal yang memberikan informasi kepada penonton yang diperlukan tentang peristiwa sebelumnya atau memperkenalkan siapa saja tokoh. Sutradara. bunyi. ditambah atau dikurangi disinkronkan dengan tujuan pementasan tafsiran sutradara. 62. biasanya dibuat puitis. Dibutuhkan gerak. 2. bahkan mungkin diubah. Ciri khas apa yang terdapat dalam drama? Ada gerak seperti mengacungkan tangan. mencerminkan pikiran dan perasaan tokoh yang ikut berperan. 64. dan ketakutan.tarian. (5) perlengkapan panggung : cahaya. 3. Naskah yang telah dipilih harus dicerna atau diolah. 2. Penulis lakon membayangkan action para aktornya dalam bentuk dialog. 4. alamiah. yang kesemuanya itu terhidang di panggung lewat action alias gerak. Resolusi. Dalam sebuah drama harus ada tokoh yang kontra dengan tokoh lain. tetapi tanpa kepiawaian dalam mewujudkan pemeranannya. (2) sutradara. dan komedi (tentang lelucon dan tingka laku konyol). menuju sasaran. UNSUR-UNSUR PEMENTASAN 73. konsep peran yang telah digariskan sutradara berdasarkan naskah. Secara garis besar naskah drama dapat berbentuk tragedi (tentang kesedihan dan kemalangan). Dalam teks drama disebut sebagai eksposisi. alias drama adalah hidup yang ditampilkan dalam gerak. rias. 69. dibumdui musik-koor. dan penonton yang dibayangkannya. tokoh utamanya. yaitu (1) dialog harus wajar. pakaian. baik dalam bahasa. 63. tidaklah berlebihan apabila seorang pakar drama kenamaan Moulton menyebut drama sebagai ¶life presented in action¶. serta disajikan secara realis (mendekati kenyataan yang sebenarnya dalam pementasan. 1990). Naskah drama. Ia bertugas membuat/mencari naskah drama. Dengan demikian. adalah bagian klimaks (turning point) dari drama. terang. 65. 70. Itulah yang disebut action. kerabat kerja. Pemeran inilah yang harus menafsirkan perwatakan tokoh yang diperankannya. dan dapat mensikapi calon penonton. 76. penulis lakon membeberkan kisahannya tak cukup jika hanya dibaca. dan tidak dibuat-buat. dicetak miring) itulah pengaranag naskah drama memberi arahan penafsiran agar tidak terlalu melenceng ari apa yang sebenarnya dikehendaki. situasi pentas. Dengan demikian. faktor sutradara memegang peranan yang penting. utama (yang menyangkut protagonis dan antagonisnya). Oleh karena itu. Dalam pentas drama sekurang-kurangnya ada 6 unsur yang perlu dikenal. pakaian. Dalam drama tradisional (khususnya Aristoteles). secara lebih ringkas drama adala salah satu bagian dari genre sastra yang menggambarkan kehidupan dengan mengemukakan tikaian dan emosi lewat lakuan dan dialog. karakterisasi. 71. (2) dialog harus jelas.tokohnya yang akan dikembangkan dalam bagian utama dari lakon. 2. dan tata panggungnya. membentak. 1. emnarik. 74. lakon haruslah bergerak maju dari suatu beginning (permulaan). Jika dalam drama karakter tokohnya sama maka tidak akan terjadi lakuan. (4) panggung. 75. (3) pemeran. Adalah bahan pokok pementasan. 3. mencari pemeran. dan menuju pada ending (akhir). Pemeran. Akhir dari drama bisa happy-en atau unhappy-end. penyandang dana (produsen).61.

7. Lelucon / Dagelan Lelucon adalah drama yang lakonnya selalu bertingkah pola jenaka merangsang gelak tawa penonton. kehidupan dewa-dewi. Kedua. sehingga memungkinkan pemain berada di sekitar penonton. Operet / Operette Operet adalah opera yang ceritanya lebih pendek. Pertama. Opera Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian. 5. 26/03/2008 . Cahaya (lighting) diperlukan untuk memperjelas penglihatan penonton 79. 4. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon. 3. panggung berbentuk arena. Drama Tragedi Komedi Drama tragedi-komedi adalah drama yang ada sedih dan ada lucunya. 2. mimik dan perbuatan. Drama Tragedi Drama tragedi adalah drama yang ceritanya sedih penuh kemalangan. 6. Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku. 8. kejadian luar biasa. Secara garis besar variasi panggung dapat dibedakan menjadi dua kategori.Pelajaran Bahasa Indonesia Wed. 78. Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama lama. sehingga tercapai atau dapa mendukung penciptaan Arti Definisi / Pengertian Drama Dan Jenis / Macam Drama . panggung yang dipergunakan sebagai pertunjukan sepenuhnya. 6. Cahaya. Drama Komedi Drama komedi adalah drama yang lucu dan menggelitik penuh keceriaan. Panggung. kehidupan istanan atau kerajaan. Drama Baru / Drama Modern Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan kepada mesyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari-hari. sehingga semua penonton dapat mengamati pementasan secara keseluruhan dari luar panggung. Pantomim Pantomim adalah drama yang ditampilkan dalam bentuk gerakan tubuh atau bahasa isyarat tanpa pembicaraan.77. dan lain sebagainya. Drama Lama / Drama Klasik Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian. Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. terhadap mimim pemeran. Tablau Tablau adalah drama yang mirip pantomim yang dibarengi oleh gerak-gerik anggota tubuh dan mimik wajah pelakunya. 1. 2. .1:06am godam64 Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Macam-Macam Drama Berdasarkan Isi Kandungan Cerita : 1. 5.

Hal itu terjadi karena pada masa itu drama menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sebab pada masa itu film dilarang karena dianggap berbau Belanda. saat Anda akan menghayati watak tokoh dalam drama yang akan diperankan adalah sebagai berikut: Pahamilah ciri-ciri fisik tokoh yang diperankan. Passie Passie adalah drama yang mengandung unsur agama / relijius. lakon. kemampuan calon pemain. maka harus dilengkapi dengan unsur: gerak. Pemain dalam drama harus benar-benar menghayati watak tokoh yang dimainkan. Apabila drama sebagai naskah itu dipentaskan. 10. karakter/tokoh. tata bunyi. c. Dialog menjadi ciri formal drama yang membedakannya dengan bentuk prosa yang lain. . tata busana. dan kondisi kesehatan tokoh. Memberikan isyarat peristiwa yang akan datang. Pementasan Drama Berikut ini Anda akan mendengarkan pementasan sepenggal drama yang dilakukan teman Anda. dialog. pemilihan pemain harus dipertimbangkan dengan tepat. Jika ketiga hal di atas dapat dipenuhi oleh calon pemain. peristiwa. Wayang Wayang adalah drama yang pemain dramanya adalah boneka wayang.1 Menghayati Watak Tokoh Ketika Anda akan mementaskan naskah drama. Selain dialog. Memberikan isyarat peristiwa yang mendahuluinya. 6. Mengembangkan plot dan menjelaskan isi cerita kepada pembaca atau penonton. penampilan fisik. pemain harus membaca dan mempelajari naskah drama dengan cermat. Dan lain sebagainya. umur. tipe gerak. dan tata sinar. Hal lain yang harus diperhatikan. tata panggung. d. Menurut perkembangannya. Memberikan komentar terhadap peristiwa yang sedang terjadi dalam drama tersebut. dan latar/setting. tokoh. Unsur dalam drama tidak jauh berbeda dengan unsur dalam cerpen. b. novel. Supaya dapat menghayati watak tokoh dengan benar. e. dan suara yang dimiliki calon pemain dengan tokoh yang akan dimainkan. bentuk drama di Indonesia mulai pesat pada masa pendudukan Jepang. atau tonil.2. tata rias. Melukiskan watak tokoh-tokoh dalam cerita.2 Menanggapi Pementasan Drama Drama sebagai salah satu bentuk tontonan sering kita sebut dengan istilah teater. sandiwara. akan mempermudah dalam penghayatan watak tokoh dalam drama yang akan dipentaskan. 6. terdapat plot/alur. a. coba Anda identifikasi unsur-unsur yang ada dalam drama yang dipentaskan tersebut! Pilihlah tiga orang temanmu untuk mementaskan drama di depan kelas! Dengarkan dan identifikasilah drama yang dipentaskan teman-temanmu itu! Hal-hal yang diidentifikasi adalah konflik.9. c. Sambil mendengarkan dan mencermati pementasan drama tersebut. maupun roman. dan watak tokoh. kesesuaian postur tubuh. kesanggupan calon pemain untuk memerankan tokoh dalam drama. Dialog dalam drama memiliki fungsi sebagai berikut. seperti jenis kelamin. b. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan pemain drama adalah: a.

dan efek-efek suara). Penata rias (perancang rias sesuai dengan peran). Pemain (orang yang memerankan tokoh). latar belakang keluarga. Penata kostum (perancang pakaian sesuai dengan peran). Penata tari/koreografer (penata gerak dalam pementasan). seperti pekerjaan. dan properti). . Pahamilah ciri-ciri perilaku tokoh dalam menghadapi dan menyelesaikan sebuah konflik. Penata musik (pengatur musik.2 Pementasan Drama Hal-hal yang dipersiapkan dalam pementasan drama adalah: Sutradara (pemimpin pementasan). kelas sosial. dan status tokoh yang akan diperankan. Penulis naskah (penulis cerita). Penata artistik (pengatur setting. lighting.Pahamilah ciri-ciri sosial tokoh yang diperankan.2. seperti pandangan hidup dan keadaan batin. 6. pengiring. Pahamilah ciri-ciri nonfisik tokoh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful