Pidato Kedisiplinan Assalamu·alaikum Salam Yang terhomat sejahtera Ibu Soekarti dan Warahmatullahi bagi rekan-rekan kita

sekalian yang saya Wabarakatuh semua sayangi

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja syukur atas kehadirat Allah SWT, karena kita dapat berkumpul di sini dengan keadaan sehat. Saya juga ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya pagi ini. Adapun topik yang saya sampaikan adalah mengenai merosotnya tingkat kedisiplinan masyarakat. Sebagaimana kita ketahui, kedisiplinan itu memegang peranan penting dalam setiap sisi kehidupan. Mulai dari lingkup terkecil, yaitu dalam kehidupan rumah tangga sampai ke lingkup terbesar, yaitu kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana tingkat kedisiplinan masyarakat kita pada umumnya. Sebagai contoh dapat kita perhatikan rendahnya tingkat kedisiplinan dalam berlalu lintas di jalan. Dimana dengan mudahnya kita sering melihat orang mengendarai kendaraan secara serampangan atau ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu lalu lintas dan keselamatan orang lain, atau orang yang menyeberang jalan tidak pada tempat yang telah di sediakan yang dapat membahayakan dirinya sendiri. Contoh lain yang bisa kita perhatikan bagaimana dengan mudahnya pula kita bisa melihat orang seenaknya merokok di tempat umum walaupun telah ada peraturan daerah yang melarang orang untuk merokok di tempat umum. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kedisiplinan tersebut, menurut hemat saya disebabkan lemahnya fungsi pengawasan dan tidak adanya sanksi yang memberikan efek jera. Ibu Guru dan rekan-rekan sekalian

Kalau kita perhatikan, sudah cukup banyak peraturan yang dibuat untuk menertibkan masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan itu sangat diperlukan, tapi, tampaknya menegakkan kedisiplinan itu sendiri bukan merupakan upaya yang mudah. Namun demikian, upaya penegakkan kedisiplinan menurut hemat saya tetap harus dilakukan dan hal itu dapat di mulai dari diri kita sendiri. Demikian Wabilataufik pidato saya. Kurang dan wal lebihnya saya mohon maaf. hidayah.

Wassalamu·alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pidato Kedisiplinan Assalamu·alaikum Salam sejahtera Warahmatullahi bagi kita Wabarakatuh semua

tapi. . Sebagai contoh dapat kita perhatikan rendahnya tingkat kedisiplinan dalam berlalu lintas di jalan. Wassalamu·alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Adapun topik yang saya sampaikan adalah mengenai merosotnya tingkat kedisiplinan masyarakat. Sebagaimana kita ketahui. menurut hemat saya disebabkan lemahnya fungsi pengawasan dan tidak adanya sanksi yang memberikan efek jera. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana tingkat kedisiplinan masyarakat kita pada umumnya. upaya penegakkan kedisiplinan menurut hemat saya tetap harus dilakukan dan hal itu dapat di mulai dari diri kita sendiri. Dimana dengan mudahnya kita sering melihat orang mengendarai kendaraan secara serampangan atau ugal-ugalan tanpa memperhatikan rambu lalu lintas dan keselamatan orang lain. tampaknya menegakkan kedisiplinan itu sendiri bukan merupakan upaya yang mudah. Kurang dan wal lebihnya saya mohon maaf. atau orang yang menyeberang jalan tidak pada tempat yang telah di sediakan yang dapat membahayakan dirinya sendiri. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kedisiplinan tersebut.Yang terhomat Ibu Soekarti dan rekan-rekan sekalian yang saya sayangi Pertama-tama marilah kita panjatkan puja syukur atas kehadirat Allah SWT. Mulai dari lingkup terkecil. Ibu Guru dan rekan-rekan sekalian Kalau kita perhatikan. Saya juga ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya pagi ini. Demikian Wabilataufik pidato saya. kedisiplinan itu memegang peranan penting dalam setiap sisi kehidupan. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedisiplinan itu sangat diperlukan. hidayah. sudah cukup banyak peraturan yang dibuat untuk menertibkan masyarakat. karena kita dapat berkumpul di sini dengan keadaan sehat. Contoh lain yang bisa kita perhatikan bagaimana dengan mudahnya pula kita bisa melihat orang seenaknya merokok di tempat umum walaupun telah ada peraturan daerah yang melarang orang untuk merokok di tempat umum. yaitu kehidupan berbangsa dan bernegara. yaitu dalam kehidupan rumah tangga sampai ke lingkup terbesar. Namun demikian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful