P. 1
PKLH

PKLH

|Views: 319|Likes:
Published by Dinil Qaiyimah

More info:

Published by: Dinil Qaiyimah on Feb 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Salah satu isu global yang sangat penting dan mendapat perhatian serius saat ini adalah masalah lingkungan, environtment problems. Masyarakat dan pemerintah baik negara maju maupun berkembang terhadap telah dan terus memberikan perhatian sumber daya alam, masalah lingkungan. Disadari bahwa pengelolaan

natural resources yang berorientasi pada ekonomi tidak saja membawa efek positif, tetapi juga dampak negative bagi umat manusia. Belajar dari pengalaman masa lalu dan fakta yang ada saat ini, maka baik negara maju maupun negara berkembang telah mencoba konsep pembangunan yang disebutnya pembangunan berkelanjutan, sustainable development yaitu suatu pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk mencukupi kebutuhan mereka. Manusia merupakan salah satu komponen dari ekosistem yang seolah-olah terpisah dari interaksi antara benda-benda dengan makhluk lainnya, manusia dapat hidup dan membangun tempat tinggalnya hampir diseluruh pelosok dunia. Hanya satu yang tidak mungkin dilakukan manusia yaitu meninggalkan lingkungan hidupnya. Populasi manusia sangat kuat dan sifatnya tida pernah puas, mendorong manusia untuk mengolah bahan alam menjadi bahan yang lebih bermanfaat, terutama untuk meningkatkan produktifitas lingkungan. Usaha manusia ini mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu pada mata kuliah geografo sosial ini dilakukan praktek guna menumbuhkan kesadaran, sikap dan perilaku dari para mahasiswa geografi secara khusus dan masyarakat secara umum, lingkungan hidup serta mengenai masaah kependudukan dan pengaruh hubungan timbal balik antara penduduk dan

lingkungan hidup dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

1

B. Tujuan praktek lapang geografi sosial ini secara khusus : 1. Untuk mengidentifikasi aktifitas penduduk di kelurahan pundata baji desa maccini baji kecamatan labakkang 2. Untuk mengidentifikasi peluang-peluang usaha yang dilakukan oleh penduduk yang ada di sekitar pabrik gula 3. Untuk mengidentifikasi dampak lingkungan fisik, sosial dan hayati akibat keberadaan pabrik gula tersebut 4. Untu mengidentifikasi aktifitas penduduk disekitar obyek wisata tapejawa 5. Untuk mengobservasi perilaku penduduk terhadap keberadaan para wisatawan di tape jawa 6.Untuk mengidentifikasi kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pengelolaan obyek wisata di tapejawa. C. Lokasi Praktek Praktek geografi sosial ini di laksanakan di kabupaten Takalar yang letaknya di Pabrik Gula dan Pariwisata Tapejawa. D. Waktu Praktek Praktek ini dilaksanakan pada tanggal 11 November 2007. E. Peserta Mahasiswa pendidikan geografi angkatan 2006 FMIPA UNM.

2

pelayanan pendidikan. dan lain-lain kebutuhan bagi kesejahteraan hidup umat manusia.BAB II K AJIAN TEORI . Mereka memerlukan sandang. papan. Kependudukan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbesar keempat setelah RRC. PKLH adalah suatu program kependidikan dan membina anak/eserta didik memiliki pengertian. (2) persebaran yang tidak merata (3) ” Over urbanization ” (4) pemanfaatan SDA yang berlebihan. India. distribusi. yang rasional serta bertanggungjawab tentang pengaruh timbal balik antara penduduk dan lingkungan hidup dalam berbagai aspek kehidupan manusia. A. pelayanan kesehatan. dan Amerika Serikat. penyediaan lapangan kerja. sangat merasakan betapa berat tekanan – tekanan akibat adanya masalah kependudukan dan kemerosotan lingkungan hidup. Seperti halnya ilmu-ilmu lainnya demografi dapat didepfinisikan dalam arti sempit dan dalam arti luas. Distribusi artinya persebaran dari penduduk dalam usia. Sedangkan perubahan dari populasi dari waktu ke waktu. struktur atau komposisi perubahan dan pertumbuhan penduduk. Masalah kependudukan dan lingkungan hidup yang sangat berat dirasakan adalah : (1) pertumbuhan penduduk yang pesat. adalah berkenaan dengan besar. dan (5) merosotnya kualitas lingkungan hidup. kesadaran. Yang dimaksud dengan besar adalah banyaknya penduduk. sikap. Kehadiran PKLH sebagai suatu komponen program pendidikan di Indonesia adalah bukti nyata bahwa dunia pendidikan memperhatikan dan turut berusaha menangani beberapa masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara. keamanan. Pertumbuhan penduduk dimaksudkan sebagai perubahan bentuk dari waktu 3 . pangan. Masalah yang sangat besar dan perlu ditangani segera adalah masalah akibat semakin besarnya jumlah penduduk. dan prilaku. Sebagai demografi formal.

Artinya. Komposisi penduduk Indonesia diwarnai dengan struktur yang tidak seimbang. dan mobilitas penduduk. Penduduk laki-laki dan perempuan di setiap kelomok umur tidak sama. jumlah penduduk tersebut tidak diimbangi dengan kualitas SDM yang memadai sehingga berakibat sulitnya memperoleh laangan kerja. demikian ula ersebaran antar kawasan. Akibatnya. kesehatan buruk. akan tetapi berkumpul di beberapa tempat. dan antar desa kota sangat tidak merata. dan berbagai masalah kependudukan lainnya. Hal itu terjadi karena beberapa factor. Selain ersoalan jumlah yang besar juga karena tidak diimbangi dengan kualitas SDM. antara lain factor 4 . sedangkan peningkatan SDMnya berjalan terseok-seok. banyaknya pengangguran. b. swasta. hingga merepotkan semua pihak. baik pemerintah. a. kematian. Masalah kependudukan. sehingga jumlah beban tanggungan besar. Jika hal itu diabaikan maka tidak heran apabila Bung Karno menyatakan bahwa bangsa kita nantinya akan menjadi bangsa ”kuli” jikalau laju pertumbuhan penduduknya pesat. terjadi ketimpangan dalm berbagai aspek kehidupan. kematian dan migrasi. Dari jumlah enduduk Indonesia lebih dari 200 juta jiwa. terdapat sekitar 70 % berpendidikan SD ke bawah. Hal yang menjadi permasalahan di Indonesia oleh karena penduduknya terlampau banyak. Hal ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak jika bangsa kita ingin dipandang oleh dunia internasional. daerah. Komponen-komponen dari perubahan ini adalah kelahiran. Jumlah dan komposisi penduduk Jumlah penduduk dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu kelahiran. kemiskinan. Persebaran penduduk Salah satu masalah kependudukan yang dihadapi di Indonesia adalah penduduk tidak bertempak tinggal menyebar disegala tempat.ke waktu. komposisi umur muda lebih banyak dibandingkan dengan struktur umur produktif. maupun masyarakat.

Kemungkinan besar di sebabkan di daerah-daerah khatulistiwa tidak mengenal pergantian musim seperti di daerah sub tropis. persebaran pendudukk yang tidak merata juga dipengaruhi oleh berbagai macam fasilitas. factor tradisional. Walaupun daerah-daerah khatulistiwa kaya akan sumber-sumber alam. Yang luasnya hanya 7% dari luas daratan Indonesia dan dihuni oleh 60 % penduduk. letak geografis dan juga oleh ras dan genetiknya. tingkat 5 . oleh karena itu tempat perdagangan dan industri menjadi pusat-pusat pemukiman penduduk karena perdagangan dan industri menjadi lebih efisien dan berkembang subur bila berada di daerah-daerah emukiman enduduk. namun mereka sanggup menguasai sehingga hasil enguasaan teknologi tersebut membuat kualitas kehidupan mereka menjadi lebih baik. Hal itu terjadi oleh karena perbedaan oleh lingkungan fisik. Ini disebabkan karena lebih mudah mencari nafkah secara berkelompok daripada menyebar secara merata. Negara-negara yang berada di sekitar khatulistiwa. sehingga mereka bisa hidup sepanjang tahun tanpa mengalami kesulitan mencari perlindungan terutama di musim dingin. Di samping tingkat pendapatan.keamanan dan jaminan keselamatan hidup. ekonomi. Hal ini mendidik penduduknya kurang berfikiir untuk menghadai tantangan alam. Dimanaa kebanyakan penduduk Indonesia berada di pulau jawa. Salah satu indikator kualitas fisik penduduk adalah penghasilan. Makin tinggi penghasilan makin tinggi kualitas fisiknya.politik. Kualitas kehidupan penduduknya tergolong rendah dan negara-negara tersebut seluruhnya merupakan negara-negara terbelakang dalam bidanb ekonomi bila dibandingkan dengan negara-negara yang ada di daerah sub tropis. Buruh atau tenaga kerja yang dibutuhkan cukup banyak dan murah harganya dan pelemparan hasil produksi dekat ke tujuan. namun penduduknya tetap miskin. dan lain-lain. Sangat berbeda dengan penduduk di daerah sub tropis yang walaupun di daerahnya tidak tersedia sumber daya alam yang banyak. c. Kualitas kehidupan fisik penduduk Kualitas kehidupan fisik di setiap negara berbeda satu dengan yang lainnya. Di samping itu.

Di saming itu yang merupakan indiukator kualitas hidup yang lainnya yaitu pendapatan. Produktivitas Yang dimaksud dengan produktivitas adalah kemampuan menghasilkan barang dan jasa dalam satuan waktu tertentu. Oleh sebab itu erusahaan membayar upah jauh lebih besar kepada para pekerja di negara maju daripada pekerja di negara miskin. dan lain-lain. Dari tinggi rendahnya harapan hidup dapat dijadikan indikator kualitas kehidupan fisik penduduk. fasilitas untuk pendidikan. Hasil produksi tersebut harus mempunyai nilai pakai yang lebih tinggi dari nilai produksinya Penduduk di negara yang sedang berkembang mempunyai roduktifitas tenaga kerja yang kecil atau rendah bila dibandingkan dengan roduktifitas kerja orang di negara-negara maju. d.kesehatan juga merupakan indikator untuk menentukan kualitas kehidupan fisik manusia. rumah sakit/puskesmas.Over Urbanization Modernisasi menimbulkan perubahan gaya hidup masyarakat mauun diperkotaan. air minum. Tingkat kesehatan yang kurang baik mengakibatkan rata-rata harapan hidup menjadi pendek. Perdagangan. pemerintah dan sebagainya. pendidikan. Barang dan jasa dapat digunakan langsung ataupun tidak langsung untuk memuaskan keperluan manusia. Barang dan jasa dihasilkan dengan menggunakan faktor-faktor roduksi. Biaya produksi harus serendah mungkin dengan kualitas tertentu supaya bisa merebut pasaran. Sedangkan pengaruh modernisasi terhadap masyarakat pedesaan adalah terjadinya hal-hal sebagai berikut : 6 . Kesehatan penduduk di pengaruhi oleh jumlah Dokter. pariwisata. modal. tanah dan keahlian mengorganisasi faktor roduksi. erumahan. e. usat-pusat industri. tenaga kerja. dan lain-lain. perawat. Pengaruh modernisasi bagi daerah di edesaan adalah perkotaan berkembangnya tempat-tempat hiburan. Tingkat kesehatan penduduk yang baik akan menaikkan harapan hidup penduduk.

radio. Merupakan pertumbuhan daerah pertanian/pedesaan mejadi perkotaan 2.Sempitnya lapangan pekerjaan di daerah pedesaan. pengertian urbanisasi itu antara lain: 1. Beberapa faktor penarik terjadinya urbanisasi sebagai berikut: 1. televisi. Berkembangnya daerah pedesaan yang memiliki ciri-ciri kota 3. Menurut Herlianto. Peningkatan penggunaan Iptek untuk kemajuan desa 3.1. Peningkatan sarana dan prasarana komunikasi melalui media massa. Proses perpindahan penduduk dari desa ke kota. 1986. yaitu sebagai petani. sehingga menimbulkan pengangguran tidak kentara (disquied unemployment) 2. Bentuk ehidupan agraris menjadi kehidupan industri perkotaan 4. 2. 4. Pola hidup baru yang mirip kota 2. Peningkatan jumlah orang-orang yang terdidik 5.Sebagai golongan muda merasa tertekan dengan gaya adat istiadat yang hanya bersifat monoton dan tradisional 3. Daya tarik ekonomi Orang berharap di kota akan lebih mudah mendaatkan pekerjaan mengingat jenis lapangan kerja yang beragam dan mendapatkan upah lebih tinggi daripada upah di desa.Tersedianya sarana/fasilitas pendidikan yang lengkap 5 Semakin bertambahnya anga kematian dan kemiskinan di desa. dan surat kabar. 7 . Beberapa faktor yang mendorong terjadinya urbanisasi sebagai berikut : 1. 4. Peningkatan kesehatan terutama kesadaran masyarakat terhadap nilai gizi dan vitamin.Lancarnya Transportasi yang meghubungkan antara desa-kota. Daya tarik sosial Untuk meningkatkan status sosial memiliki pendidikan yang lebih tinggi daripada sebelumnya di desa.

Urbanisasi menimbulkan dampak/akibat baik bagi daerah yang didatangi (kota) mauun daerah yang ditinggalkan (desa). Secara tidak langsung urbanisasi memberikan dana tambahan terhadap pendapatan daerah pedesaan yang ditinggalkan. Dampak positif dari urbanisasi sebagai berikut : 1. Terjadinya pencemaran lingkungan baik air. Dampak negatif dari urbanisasi sebagai berikut: 1. Perkembangan daerah perdesaan terhambat akibat tidak adanya potensial/terdidik. kemudian orang tua mendorong pekerjaan di kota 4. Terjadinya kelebihan penduduk (over population) bagi wilayah perkotaan 2. 5. dan tanah. hiburan. dan ragamnya organisasi/elembagaan di kota. sarana rekreasi. 2. tenaga kerja bagi anaknya agar sekaligus setelah lulus mencari 8 . olahraga. Daya tarik pendidikan Kota tempat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi daripada di desa. Urbanisasi merupakan pfaktor penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Kota sebagai tempat pelarian dari kelompok-kelompok tertentu untuk menghindari kontrol sosial yang ketat.3. 4. 5. Memberikan laangan kerja pada usia produktif 3. 3. 4. Urbanisasi merupakan suatu upaya untuk menyerap pengetahuan perkembangan kawasan pedesaan. Terjadinya pertumbuhan industri kecil di daerah edesaan berupa barang dan jasa akibat imbas teknologi dari perkotaan. Daya tarik budaya dan hiburan Kota dipandang tempat kehidupan modern. karena tersedianya tempat-tempat bermain. Terjadinya masalah permukiman terutama munculnya daerah-daerah kumuh yang tidak sehat. udara.

Kelangkaan sumber daya ini merupakan salah satu factor utama dalam kajian ekonomi yang berwawasan lingkungan dan karena factor kelangkaan itu pula maka dibutuhkan pengelolaan sumber daya alam secara arif dan bijaksana. 7. Selain dengan itu.5. Meningkatnya jumlah pengangguran di kota. f. Cara mengatasi urbanisasi yaitu : 1. Pemerataan pembangunan di semua bidang terutama di luar ulau Jawa 3. 9 . Macam dan karakterisasi sumber daya tidak hanya menggambarkan bagaimana pentingnya sumber daya tersebut tetapi yang lebih penting adalah bagaimana sebaiknya sumber daya itu dikelola agar memenuhi kebutuhan manusia tidak hanya masa kini tetapi juga pada masa yang akan datang. Penyebaran kegiatan industri dan aktivitas eknomi di luar daerah erkotaan atau desentralisasi industri 2. Menekan angka kelahiran di seluruh wilayah Indonesia. Mempercepat proses pembangunan yang berwawasan nusantara 4. Terjadinya emandangan kota yang tidak sedap karena meningkatnya anak-anak jalanan. dalam emanfaatan sumber daya alam cenderung dilakukan secara tidak terkontrol sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan. Kebutuhan akan sumber daya alam semakin meningkat sebagai akibat pertambahan penduduk serta perubahan gaya hidup. Angka kriminalitas meningkat. Pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan Prinsip umum dalam ilmu geografi adalah bagaimana memenuhi kebutuhan ummat manusia yang cenderung tidak terbatas atau langka. Terjadinya degradasi moral/dekadensi moral 8. 6. Tingkat ketersediaan dan kelangkaan sumber daya memberikan indikasi tentang bagaimana seharusnya mengelola sumber daya yang yang langka dimaksud agar tidak mengancam kelestariannya dengan tanpa dan atau meminimalkan terjadinya degradasi lingkungan. gelandangan dan kemacetan lalu lintasa.

Adapun tujuan negara kita menggalakkan pengelolaan sumber daya alam yang berkesinambungan adalah sebagai berikut: 10 . Oleh karena itu. Pengelolaan sumber daya alam dapat diartikan sebagai usaha sadar untuk memelihara atau memperbaiki mutu sumber daya agar ebutuhan dasar manusia daat terenuhi dengan sebaik-baiknya. Pelestarian sumber daya alam merupakan bagian dari pelestarian lingkungan. cair maupun gas. yang menyatakan bahwa sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. sumber daya alam hayati. Oleh karena itu. bagaimana agar lingkungan tetap dapat memberi manfaat bagi generasi yang akan datang. kebutuhan hidupnya semakin tinggi. Selain itu. Perencanaan yang bijaksana itu mencakup. Kesadaran akan bahaya lingkungan dan kelangkaan telah mendorong manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam secara hati-hati. Mereka menyadari. Pelestarian sumber daya berarti menggunakan sumber daya secara bijaksana dengan memperthatikan unsur waktu dan keterbatasan sumber daya alam. struktur dan fungsi dasar ekosistem yang menjadi penunjang kehidupan akan rusak. Oleh karena itu. sumber daya nonhayati dan sumber daya buatan. Hal itu tertuang pada UU RI No. seperti limbah. kemajuan di bidang teknologi juga telah berhasil memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk memenuhi kebutuhannya. pengelolaan sumber daya alam haruslah selalu mengingat adanya elestarian daya dukung lingkungan untuk mencapai kesinambungan. perlu ada pemantauan agar hasil-hasil sampingan tersebut tidak melampaui daya tampung lingkungannya. Keadaan itu akan menjadi beban social karena pada akhirnya masyarakat dan pemerintah yang harus menanggung beban pemulihannya. pelestarian sumber daya alam erat kaitannya dengan lingkungan. sampah dan buangan. 4 Tahun 1982. baik dalam wujud adat. Semakin meningkatnya ertumbuhan manusia. Jika daya tampung lingkungan dilampaui. hanya perencanaan yang bijaksana yang akan memungkinkan manusia dapat menikmati kemajuan.Pelaksanaan pembangunan yang semakin beragam juga menghasikan produk sampngan.

Melindungi negara dari berbagai pengaruh luar yang bisa merusak dan mencemarkan lingkungan. temat Negara Republik Indonesia melaksanakan kedaulatan. 2. keadaan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Ekosistem adalah tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsure-unsur lingkungan hidup. 5. 2. 11 . Faktor non. Kelakuan atau kondisi unsur lingkungan hidup 4. Jenis dan jumlah masing-masing jenis untuk lingkungan hidup tersebut. Memanfaatkan sumber daya alam secara bijak dan terkendali. 3. Menyelaraskan hubungan manusia dengan lingkungan hidup sebagai salah satu bagian dari tujuan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Hubungan atau interaksi antara unsur dalam lingkungan hidup itu 3. Membentu manusia Indonesia yang mencintai dan berperan sebagai pembina lingkungan hidup 4.material seperti suhu.1. Pengelolaan lingkungan hidup berasaskan pelestarian kemampuan lingkungan yang serasi dan seimbang untuk menunjang pembangunan yang berkesinambungan bagi peningkatan kesejahteraan manusia. hak berdaulat serta yuridiksinya. Menjamin kesinambungan pembangunan berwawasan lingkungan demi kepentingan generasi sekarang dan mendatang. B. Sifat lingkungan hidup oleh bermacam-macam faktor seperti : 1. Lingkungan hidup Pengertian linkungan hidup menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 tahun 1982 adalah: kesatuan ruang dengan semua bendanya. cahaya dan kebisingan. Lingkungan hidup Indonesia berdasarkan Wawasan Nusantara mempunyai ruang lingkup yang meliputi ruang.

Sedangkan kalangan hidup manusia tergantung pula pada kelestarian ekosistemya. d. 12 . Manusia mempengaruhi lingkungan fisik Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang terus sehingga dengan teknologi yang dimilikinya. Kebudayaan menjadi faktor perantara hubungan manusia dengan lingkungannya. Soejiran (1983) menjelaskan bahwa manusia berinteraksi dengan linkungannya.Berdasarkan pengertian lingkungan hidup di atas bahwa eningkatan kesejahteraan manusia Indonesia. Manusia mempengaruhi lingkungan hidupnya dan juga dipengaruhi oleh lingkungannya. Peranan Manusia dalam Melestarikan Potensi Lingkungan Hidup Manusia sebagai penduduk bumi bertanggungjawab untu menjaga kelangsungan hidupnya dan kelestarian lingkungannya. ditinjau dari sejarah hidup manusia sebagai berikut: a. Manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan fisik Pada masa ini kebudayaan manusia masih sangat sederhana. Akibatnya manusia sangat dipengaruhi oleh alam.Manusia dan lingkungan fisik saling mempengaruhi Akibat dari perkembangan IPTEK serta perkembangan sosial budaya masyarakat. hendaknya jangan sampai merusak komonen hayati maupun komponen non hayati. Manusia sangat dominan dalam mengelolah lingkungannya. Hubungan manusia dengan alam lingkungannya. manusia dapat menguasai alam dan menguras apa yang terdapat di dalamnya. Alat-alat yang dipergunakan untuk mengeksploitasi alam kemampuannya masih rendah sehingga manusia tidak mampu mengatasi rintangan-rintangan dari alam. b. c. maka hubungan manusia dengan lingkungannya berubah pula yaitu antara manusia dengan lingkungannya saling mempengaruhi.

e. zat dan keadaan. perikanan dengan memperhatikan aspekaspek ekologis. Kearifan terhadap lingkungan hidup terdaat baik pada masyarakat Tradisional maupun masyarakat modern. seerti tanah . Pemanfaatan sumber alam ditujukan untuk peningkatan kesejehteraan hidup manusia dan untuk meningkatkan kualitas ekosistemnya d. peranan manusia dalam melestarikan lingkungan hidup dapat disimpulkan bahwa: a. b. lingkungan hayati dan lingkungan sosial a. merupakan perpaduan antara kehutanan. air dan udara dengan seluruh kekayaan alam fisik yang ada di atas dan di dalamnya.Pandangan manusia mengalami perubahan bahwa lingkungan fisik tidak lagi menentukan kegiatan manusia. serta keadaan fisik yang beraneka ragam. air dll yang merupakan senyawa yang majemuk. psikologis. Pengelolaan ekosistem hutan pada masa yang akan datang. Dalam memanfaatkan sumber-sumber alam yang tersedia. pertanian. ternyata sangat kompleks. cuaca. tetapi manusia justru dapat memilih apa yang dikehendakinya. Lingkungan fisik Lingkungan ini terdiri dari berbagai benda. sesuai dengan sosial budayanya. udarah. c. Dalam hal ini manusia mengadakan emilihan. Oleh karena itu. 13 . Kelangsungan hidup manusia sangat tergantung pada kelestarian ekosistemnya. peternakan. sesuai dengan apa yang tersedia pada lingkungan fisik. Di dalam lingkungan hidup manusia. biologis dan sosial budaya masyarakat. e. Hubungan manusia dengan lingkungan fisik sangat komleks Lingkungan fisik ini. secara garis besar terdappat tiga macam lingkungan yaitu lingkungan fisik. tanah. manusia perlu memperhatikan juga segi pengelolahannya. Manusia mempunyai sosial budaya serta faktor-faktor fisiologis.

Lingkungan Sosial Lingkungan sosial merupakan kehidupan manusia dan interaksinya dengan sesamanya. atau karena desakan hidup yang dialaminya. Baik buruknya lingkungan hidup atau alam sekitar manusia yang sangat tergantung pada tingkah laku manusia terhadap lingkungannya. Lingkungan hayati Lingkungan ini meliputi segala makhluk hidup dari yang paling kecil (mikroorganisme) sampai yang besar-besar. Oleh karena itu untuk membahas masalah lingkungan sosial terutama karena pertumbuhan penduduk dewasa ini 14 . Rusaknya lingkungan hidup di berbagai kawasan dunia adalah karena ketidak tahuan manusia mengelolah dan menjaga lingkungannya. c. baik yang berupa hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Apabila penyebab kerusakan lingkungan hidup tersebut oleh karena ketidak tahuan manusia. Lingkungan hidup fisik atau alamiah dalam beberapa hal yang mempunyai hubungan timbal balik dengan lingkungan hidup sosial. Demikian juga suatu masyarakat dikawasan industri yang bekerja di pabrik sebagai pekerjaan utamanya mempunyai pengaruh tertentu terhadap sika mereka mengenai penataan lingkungan alam sekitarnya. penyuluhan atau melalui pendidikan. Suatu masyarakat petani yang mengandalkan lahan pertanian untuk mendukung kehidupannya yang akan mempunyai pengaruh tertentu terhadap cara pengolahan lahan sekitarnya. Tetapi kalau kerusakan lingkungan hidup tersebut bersumber dari desakan hidup untuk memenuhi kebutuhan yang tidak daat ditunda-tunda.b. maka kerusakan lingkungan mungkin akan lebih parah lagi. maka usaha untuk memperbaikinya mungkin masih dapat dilakukan dengan memberikan penerangan.

Pengelolaan lingkungan hidup berasaskan pelestarian kemampuan lingkungan yang serasi dan seimbang untuk menunjang embangunan yang berkesinambungan bagi peningkatan kesejahteraan manusia. dan air yang rusak perlu lebih ditingkatkan lagi melalui pendekatan terpadu daerah aliran sungai dan wilayah. pengalian. Setiap orang mempunyai dan berkewajiban untuk berperan seri dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup. Inventaris dan evaluasi sumber alam perlu terus ditingkatkan dengan tujuan untuk lebih mengetahui dan dapat mengelolah potensi sumber alam baik darat. Dalam pelaksanaan embangunan perlu selalu diadakan penilaian yang saksama terhadap pengaruhnya bagi lingkungan hidup agar pengamanan terhadap pelaksanaan pembangunan dan lingkungan hidupnya dapat dilakukan sebaik-baiknya. d. b. c. Dalam penelitian. laut. tanah. e. dan pemanfaatan sumber-sumber alam serta dalam pembinaan lingkungan hidup perlu digunakan tekologi yang sesuai dengan pengelolaan yang tepat. maupun udara. b. Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berkewajiban memelihara lingkungan hidup dan mencegah serta menanggulangi kerusakan dan pencemarannya. Usaha kita mengembangkan lingkungan hidup tidak berlangsung dalam keadaan terisolasi 15 . d. c. Pendayagunaan daerah pantai.Adapun yang menjadi landasan hukum kebijaksanaan pengolahan sumber alam dan lingkungan hidup adalah GBHN yang menggariskan hal-hal berikut: a. Berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 1997 memuat pokok-pokok sebagai berikut: a. Rehabilitasi sumber alam berupa hutan. wilayah laut dan kawasan udara perlu dilanjutkan dan makin ditingkatkan tanpa merusak mutu dan kelestarian lingkungan hidup.

Pengelolaan lingkungan hidup menuntut dikembangkannya sistem dengan keterpaduan sebagai ciri utamanya. akan mengalami pencemaran suara akibat kerusakan lingkungan di erdesaan dan perkotaan. Mekanisasi pertanian yang menyebabkan hilangnya budaya gotong royong masyarakat dalam kelompoknya. Kerusakan lingkungan di pedesaan Permasalahan lingkungan di perdesaan meliputi hal-hal sebagai berikut: 1. 16 . Penggunaan obat-obatan pembunuh hama dengan DDT dalam sistem pertanian dapat merusak/mematikan biota lainnya. rusaknya lingkungan alam. Berbalik atau tidak berbalik. Luasnya wilayah enyebaran damak 3. Dampak yang penting ditentukan antara lain: 1. habisnya jenis-jenis sumber daya alam. Mengenai landasan hukum Amdal yang termuat dalam peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1999 yang berbunyi bahwa setiap rencana yang diperkirakan memunyai dampak penting terhada lingkungan wajib dilengkai dengn analisis mengenai dampak lingkungan. Bahkan bagi daerah yang padat penduduknya.e. Beberapa masalah yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan di erdesaan dan perkotaan. Banyaknya komponen lingkungan lainnya yang akan terkena 5. Sifat kumulatif dampak tersebut 6. Lamanya dampak berlangsung 4. air serta tanah. Masalah Lingkungan Hidup Pembangunan industri tidak dapat terlepas dari pencemaran lingkungan hidup. Besarnya jumlah manusia yang akan terkena 2. karena terjadi polusi udara. 2. a.

negara. temperatur udara semakin panas.3. Kegiatan industri pabrik-pabrik menimbulkan limbah asap yang mengotori udara. c. C. Siagian. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa. Namun pada intinya embangunan harus mengandung movement (gerakan) dan change ( perubahan). bahwa pembangunan adalah sebagai suatu usaha /rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berengcana dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa. Urbanisasi menjadi beban bagi daerah erkotaan. a. b. Permasalahan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan di perkotaan sebagai berikut: a. serta banyaknya anak-anak gelandangan (jalanan) yang mengganggu anorama perkotaan itu sendiri. karena penebangan kayu secara liar yang mengakibatkan erosi. Rusaknya ekosistem daerah hutan. Kerusakan lingkungan di perkotaan. b. daerah kumuh. serta pencemaran tanah yang berakibat lahan tidak dapat produktif. banjir. limbah kimia yang di buang ke sungai dan laut yang membahayakan kehidupan manusia dan satwa di sekelilingnya. Menurut Sondang P. Pembangunan adalah seperangkat usaha yang terarah dan terencana untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mabusia sesuai yang diharapkan. 17 . serta langka air. karena tidak tersedianya fasilitasfasilitas untuk memenuhi kebutuhan para pendatang dari perdesaan tersebut. Pembangunan Banyak teori dan konsep yang dikemukakan untuk mendefinisikan pembangunan. b. lahan tandus. Terjadinya degradasi kualitas hidup di erkotaan karena meningkatnya tindak kriminal. Dan teori ini selalu mengalami perubahan sejak abad ke-18.

Terdapat sumber daya manusia yang memadai 2. jujur dan disiplin. Para pelaksananya harus bersih. Adanya situasi yang menguntungkan. 4. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya pembangunan dapat berjalan lancar. Ada sistem pengawasan yang melekat. Ada perencanaan yang matang. Ada partisipasi rakyat 6. 3. 5. antara lain: 1.Yang jelas pembangunan adalah suatu proses perubahan yang disengaja dan direncanakan untuk menuju kepada masa atau kondisi yang lebih baik. 18 .

Makassar dll. luas areal pabrik ini tidak kami tahu pasti karena kami hanya melihat dari luar tidak masuk ke dalam pabrik tersebut. Interaksi antara masyarakat yang ada di sini baik. baik itu pencemaran air. Rata-rata penduduk yang ada di daerah sekitar pabrik gula ini mengenyam pendidikan bahkan banyak yang sampai keperguruan tinggi. Adapun dampak negatif yang ditimbilkan oleh pabrik gula ini yaitu terjadinya pencemaran lingkungan. a. Dengan adanya pabrik gula ini sangat memberi manfaat bagi penduduk yang ada disekitar pabrik ini secara khusus dan secara umum menambah penghasilan daerah kabupaten Takalar. Ratarata tanah penduduk banyak yang di ambil alih oleh pabrik ini untuk di jadikan lahan perkebunan tebuh. namun areal perkebunan tebuhnya sampai di kabupaten Jenneponto. Selain itu. Panduduk setempat banyak 19 . limbah cair yang dihasilkan pabrik gula ini dialirkan ke sungai dan limbah padatannya disimpan. b. Kondisi Kependudukan Menurut informasi yang kami dapat dari penduduk setempat bahwa yang menjadi tenaga kerja pada pabrik ini tidak semuanya berasal dari daerah ini saja (Takalar) tetapi banyak yang datang dari daerah luar seperti Jenneponto.BAB III PEMBAHASAN A. Kondisi Lingkungan Dengan adanya pabrik gula ini otomatis akan memberikan dampak yang besar bagi daerah ini baik itu dampak positif maupun dampak negatif. keamanannya juga terjamin. Pabrik gula ini di bangun pada tahun 1983. udara dan tanah. Lokasi pertama Adapun lokasi pertama yang kami kunjungi yaitu pabrik gula yang terletak di kabupaten Takalar. Keberadaan pabrik gula ini memang di respon baik oleh masyarakat setempat karena dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar. juga menimbulkan polusi udara pada saat pabrik ini beroperasi serta menimbulkan kebisingan.

Lokasi kedua Lokasi kedua yang kami tempati yaitu salah satu obyek wisata yang ada di kabupaten Takalar yang letaknya di pesisir pantai yaitu desa Tapejawa dusun Malangkia kecamatan Mangara Bombang Kabupaten Takalar.Pembangunan Semenjak adanya pabrik gula ini banyak sekali kontribusi yang nyata yang sudah di berikan pada daerah ini antara lain adanya pembangunan jalan untuk memudahkan transportasi. membantu pembangunan mesjid. c. Soppeng. Kondisi kependudukan Dengan melihat letak obyek pariwisata ini kita dapat mengetahui bahwa sebagian besar atau rata-rata penduduk yang bermukim di sekitar pantai ini mata pencahariannya adalah nelayan.selain itu juga pabrik gula ini hanya beroperasi tiga kali dalam setahun. Perilaku penduduk di sekitar pantai ini pun masih sangat kurang beretika. a. baik itu fasilitas kesehatan maupun yang lainnya sangat membantu penduduk yang ada di sekitar pabrik gula ini. Dengan melihat potensi yang dimiliki pantai ini sebagai obyek wisata banyak penduduk sekitar yang menggunakan kesempatan untuk menjual-jual dibawah rumahnya. 20 . Pembangunan puskesmas dibeberapa kampung-kampung. Sehingga dengan adanya fasilitas.yang mengatakan bahwa pencemaran yang ditimbulkan oleh pabrik ini baik itu berupa limbah maupun yang lainnya tidak begitu berpengaruh terhadap mereka mungkin karena sudah bersosialisasi atau sudah terbiasa dengan hal tersebut dan mereka juga jarang mengeluhkannya. Selain itu ada juga penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani. kita juga dapat melihat dengan banyaknya perahu para nelayan yang berlabuh atau sandar di tepi pantai. apabila pabrik gula ini kehabisan bahan baku biasanya juga banyak yang bahan bakunya datang dari daerah luar seperti Bone. Pantai Tapejawa ini dijadikan sebagai obyek wisata sudah kurang lebih 9 atau 10 tahunan. B. Mengenenai keamanan di tempat pariwisata ini tidak begitu terjamin bagi para wisatawan yang datang karena tidak ada petugas yang mengontrol disekitar lokasi ini secara khusus. selain itu juga membangun pesantren yaitu pesantren Assalam.

dan melindungi perumahan penduduk dari terpaan angin yang besar. Sebagian juga penduduk masih ada yang membuang sampahnya di pinggir pantai. Dan di sini kami dapat melihat juga masih kurangnya perhatian pemerintah setempat dalam mengolah atau mengembangkan objek pariwisata ini yaitu adanya jalan yang belum diperbaiki padahal ini merupakan salah satu penunjang pariwisata. Selain bale-bale juga tedapat 4 baruga dan wc. biasanya bagian penduduk Rp 15. diujung lokasi pariwisata ini ada dermaga. dan juga terdapat alat-alat bermain.000 kemudian hasilnya nanti dibagi oleh penduduk. Kondisi lingkungan Di sekitar pantai ini banyak pepohonan besar yang tumbuh salah satu gunanya yaitu untuk menahan abrasi yang terjadi.000/15.b. Pembangunan. Setiap penduduk di sekitar pantai ini memiliki 2 sampai 3 bale-bale. Jadi boleh dikatakan bahwa sebagian penduduk yang ada di sekitar pantai ini tidak terlalu memperhatikan kebersihan pantai ini. Penduduk setempat menyewakan bale-balenya dengan harga Rp 25.000 dan untuk pariwisata Rp 5. 21 .000. ada yang dibuat oleh masyarakat sekitar dan ada juga yang dibuat oleh pariwisata. bale-bale di lokasi ini ada dua jenis. Keadaan sekitar pantai ini kurang bersih atau tidak terawat dengan baik dimana kita dapat melihat masih banyak sampah-sampah yang berserakan di jalanan dan dipinggir-pinggir pantai. Mengenai sarana dan prasarana yang ada di lokasi ini masih sangat minim yang kelihatan berjejer sepanjang piggir pantai ini yaitu bale-bale berupa tempat peristirahatan bagi para pengunjung yang datang. c.

tapi kata penduduk setempat sampai di Jenneponto.BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan 1. 2. B. Saran Diharapkan kepada pemerintah kabupaten Takalar agar menjaga dan tetap mengembangkan pabrik gula ini sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. begitupun dengan pantai Tapejawa sebagai salah satu obyek pariwisata masih sangat perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Keberadaan pabrik gula ini tidak begitu membawa dampak negatif terhadap penduduk yang ada di sekitar pabrik ini. Dengan adanya pabrik gula ini sangat memberikan banyak manfaat atau kontribusi terhadap penduduk dan perkembangan daerah kabuaten Takalar. Luas perkebunan tebuh pabrik gula ini kurang pasti. 3. 22 . Pantai Tapejawa sebagai salah satu obyek wisata di Kabupaten Takalar masih sangat perlu untuk dikembangkan baik dari segi sarana dan prasarana dan kebersihan pantai ini. Dan bagi penduduk yang ada di sekitar pantai ini diharapkan juga menjaga kebersihan lingkungan pantai Tapejawa karena sebagai obyek wisata harus memberikan kenyamanan terhada pengunjung yang datang. 5. Pabrik gula ini beroperasi 2 atau 3 kali setahun. karyawan yang bekerja di sini bukan hanya dari daerah Takalar tetapi ada juga dari luar daerah. 4.

Jurusan Geografi. Pengetahuan Lingkungan. Jurusan Geografi. Universitas Negeri Makassar. 2005. 2007. Jurusan Geografi. Maddatuang. Intan Pariwara. Universitas Negeri Makassar. FMIPA. Pendidikan Kependudukan Dan Lingkungan Hidup. FMIPA. 2004. FMIPA. Nyompa Sukri DRS. FMIPA. Universitas Negeri Makassar. Jurusan Geografi. 23 . Klaten. sosiologi Kelas 3 SMA.Geografi Sumber Daya.s Susanti Dini.DAFTAR PUSTAKA Leo Zakariah Nur M. 2005. Universitas Negeri Makassar. Maddatuang. Demografi Umum. 2003.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->