Konsep nyeri

Konsep Nyeri
Pengertian Nyeri Mc. Coffery: suatu keadaan yang mempengaruhi seseorang yang keberadaannya diketahui hanya jika orang tersebut pernah mengalaminya Wolf Weifsel Feurst: suatu perasan menderita secara fisik dan mental aatau perasaan yang bisa menimbulkan ketegangan

Curtor: suatu mekanisme produksi bagi tubuh. dan menyebabkan individu tersebut bereaksi untuk menghilangkan rangsangan nyeri Scr umum: suatu keadaan yang tidak menyenangkan akibat terjadinya rangsangan fisik maupun dari serabut saraf dalam tubuh ke otak dan diikuti oleh reaksi fisik.Arthur C.timbul ketika jaringan sedang dirusak. fisiologis dan emosional .

nyeri neurologis Nyeri somatis adalah: Nyeri viseral adalah: Nyeri menjalar adalah: Nyeri psikogenik adalah: Nyeri phantom adalah: Nyeri neurologis adalah: . nyeri psikogenik. nyeri menjalar. nyeri viseral.macam-macam nyeri Š Secara umum nyeri di bagi atas nyeri akut dan kronis Š Secara spesifik diantaranya: nyeri somatis. nyeri phantom dari ekstremitas.

Perbedaan nyeri akut dan kronis Karakteristik Nyeri akut Pengalaman Satu kejadian Sumber Sebab eksternal atau penyakit dari dalam mendadak Nyeri kronis Satu situasi. status eksistensi. Tidak diketahui atau pengobatan yang lama Bisa mendadak. berkembang dan terselubung Lebih dari 6 bulan Serangan Waktu Sampai 6 bulan .

Karakteristik Nyeri akut Pernyataan nyeri Daerah nyeri tidak diketahui dengan pasti Nyeri kronis Daerah nyeri sulit dibedakan intensitasnya sehingga sulit dievaluasi Pola respon yang bervariasi dengan sedikit gejala Berlangsung terus Gejala klinis Pola Pola respon yang khas dengan gejala yang lebih jelas terbatas .

karakteristik Perjalanan Nyeri akut Berkurang setelah beberapa saat Nyeri kronis Meningkat setelah beberapa saat .

Organ tubuh yang berperan sebagai reseptor nyeri adalah ujung syaraf bebas dalam kulit yang berespon hanya terhadap stimulus kuat yang secara potensial merusak.Fisiologi Nyeri Reseptor nyeri adalah organ tubuh yang berfungsi untuk menerima rangsang nyeri. . secara anatomis reseptor nyeri (nosireceptor) ada yang bermielien dan ada juga yang tidak bermielin dari syaraf perifer. Reseptor nyeri disebut juga nosireceptor.

.

. nyeri yang timbul juga memiliki sensasi yang berbeda.Persepsi Nyeri Persepsi nyeri merupakan penilaian yang sangat subjektif tempatnya pada korteks. Persepsi ini dipengaruhi oleh faktor yang dapat memicu stimulas nociceptor Berdasarkan letaknya. somatik dalam (deep somatic). dan pada daerah viseral. nosireseptor dapat dikelompokkan dalam beberapa bagaian tubuh yaitu pada kulit (Kutaneus). karena letaknya yang berbeda-beda inilah.

Transmisi. dalam proses ini terlibat tiga komponen saraf yaitu saraf sensorik perifer yang meneruskan impuls ke medulla spinalis. Yang terakhir hubungan timbal balik antara thalamus dan cortex.Š Š Transduksi adalah proses dimana stimulus noksius àaktivitas elektrik reseptor terkait. . kemudian jaringan saraf yang meneruskan impuls yang menuju ke atas (ascendens). dari medulla spinalis ke batang otak dan thalamus.

        Jenis kelamin. Ansietas. Pengalaman masa lalu Pola koping.Faktor yang mempengaruhi respon nyeri  Usia. Makna nyeri Perhatian. Support keluarga dan sosial . Kultur.

.

.

.

.

Konsep Asuhan Keperawatan Nyeri Š Pengkajian P (pemacu): faktor yg mempengaruhi gawat atau ringannya nyeri Q (quality): kualitas nyeri R (region): daerah pejalanan nyeri S (severity): intensitas nyeri T (time): lama atau waktu serangan .

Intensitas nyeri dapat diketahui dengan bertanya kepada pasien melalui skala nyeri : Skala nyeri Nyeri ringan : 1-3 Nyeri sedang : 4-6 Nyeri berat : 7-10 .

Diagnosis keperawatan Beberapa diagnosa yang berhubungan dengan masalah nyeri: Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera (biologi. psikologi. kimia. fisik) Nyeri kronis berhubungan dengan ketidakmampuan psikososial/ fisik secara kronis Š .

dapat menmperberat nyeri Kebosanan. dapat meningkatkan nyeri . memberikan informasi yang tepat akan menguangi ketakutan Kelelahan.Š Pelaksanaan( tindakan) keperawatan Mengurangi faktor yang dapat menambah nyeri misalnya: Ketidakpercayaan. pengakuan perawat akan rasa nyeri yang di derita pasien dapat mengurangi nyeri Ketakutan.

mendengrkan musik. berbincang-bincang dengan orang lain Teknik relaksasi Stimulasi kulit: menggosok ddengan halus.Memodifikasi stimulus nyeri Teknik pengalihan: menonton TV. kompres. dll .

Pemberian obat analgetik Diberikan guna memblok atau mengganggu transmisi stimulus agar terjadi perubahan persepsi dngan cara mengurangi kortikal terhadap nyeri Jenis Analgetik: Narkotika misalnya. Non narkotika misalnya. aspirin. morphin sulfat. asetaminofen dan bahan antiinflamasi non steroid Š . methadone. hydromorphone hydrocloride. codein sulfat. pentazocine.

EVALUASI Evaluasi terhadap masalah nyeri dilakukan dengan menilai kemampuan dalam merespon rangsangan nyeri di antaranya hilangnya perasaan nyeri. menurunnya intensitas nyeri. adanya respon fisiologi yang baik dan pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari tanpa keluhan nyeri Š .

Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful