P. 1
Teori Tujuan Negara

Teori Tujuan Negara

|Views: 1,017|Likes:
Published by Artrinda Anggita

More info:

Published by: Artrinda Anggita on Feb 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2012

pdf

text

original

Teori Tujuan Negara

Anggota :
Artrísíwí Aníndíta D.W
Nuruí |anah
Karína
TEORI FASISME
‡ Fasis Italia(1883-1945) oleh
Mussolin
‡ Fasis Jerman oleh Adolf Hitler
Fasisme adalah sistem kediktatoran
yang menempatkan negara di tangan
satu orang dan melarang setiap
oposisi atau perlawanan.
Ciri-ciri negara Fasis
‡ Ditanda oleh kediktatoran satu partai yang kaku
‡ Adanya penindasan terhadap oposisi
‡ Menganut paham nasionalisme ynga sempit
‡ Seluruh aspek kehidupan warga diatur, dikontrol,
dan dikendalikan secara ketat oleh pemerintah fasis
yang sentralistis
‡ Moralitas sering diabaikan demi mencapai tujuan
negara fasis
‡ Pengaturan perekonomian sangat sentralistis
‡ Pemimpin negra fasis bertujuan mempersatukan
semua bangsa di seluruh dunia menjadi satu negara
Teori Individualisme
Teori ini mengajarkan negara untuk
individu, bukan individu untuk negara.
Menurut paham liberalisme, negara
hanya berfungsi menjaga keamanan
dan ketertiban individu serta
menjamin kebebasan individu yang
seluas-luasnya dalam
memperjuangkan kehidupannya.
Teori ini sering dianut di negara Eropa
Teori Sosialisme
Sosialisme adalah hak milik
pribadi dan negara dihapus,
sarana-sarana produksi dan
distribusi dimiliki secara bersama-
sama dan terciptanya negara tanpa
kelas
Berkembang di negara eropa timur
yang menyusul maraknya
³Revolusi Industri´ sekaligus
penghisapan ekonomi oleh kaum
Teori Integralistik
‡ Paham integralistik
beranggapan bahwa negara
didirikan bukan hanya untuk
kepentingan perorangan atau
golongan tertentu saja,
tetapi juga untuk
kepentingan seluruh
masyarakat negara yang
bersangkutan.
‡ Dikemukakan oleh

TEORI FASISME ‡ Fasis Italia(1883-1945) oleh Mussolin ‡ Fasis Jerman oleh Adolf Hitler Fasisme adalah sistem kediktatoran yang menempatkan negara di tangan satu orang dan melarang setiap oposisi atau perlawanan. .

dikontrol.Ciri-ciri negara Fasis Ditanda oleh kediktatoran satu partai yang kaku Adanya penindasan terhadap oposisi Menganut paham nasionalisme ynga sempit Seluruh aspek kehidupan warga diatur. dan dikendalikan secara ketat oleh pemerintah fasis yang sentralistis ‡ Moralitas sering diabaikan demi mencapai tujuan negara fasis ‡ Pengaturan perekonomian sangat sentralistis ‡ Pemimpin negra fasis bertujuan mempersatukan semua bangsa di seluruh dunia menjadi satu negara ‡ ‡ ‡ ‡ .

negara hanya berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban individu serta menjamin kebebasan individu yang seluas-luasnya dalam memperjuangkan kehidupannya. Menurut paham liberalisme.Teori Individualisme Teori ini mengajarkan negara untuk individu. Teori ini sering dianut di negara Eropa . bukan individu untuk negara.

sarana-sarana produksi dan distribusi dimiliki secara bersamasama dan terciptanya negara tanpa kelas Berkembang di negara eropa timur yang menyusul maraknya ³Revolusi Industri´ sekaligus .Teori Sosialisme Sosialisme adalah hak milik pribadi dan negara dihapus.

Teori Integralistik ‡ 3DKDPLQWHJUDOLVWLN EHUDQJJDSDQEDKZDQHJDUD GLGLULNDQEXNDQKDQ\DXQWXN NHSHQWLQJDQSHURUDQJDQDWDX JRORQJDQWHUWHQWXVDMD WHWDSLMXJDXQWXN NHSHQWLQJDQVHOXUXK PDV\DUDNDWQHJDUD\DQJ EHUVDQJNXWDQ ‡ 'LNHPXNDNDQROHK .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->