P. 1
Terjemahan Kitab Matan Safinatun Najah

Terjemahan Kitab Matan Safinatun Najah

|Views: 531|Likes:
Published by Ahmad Afandi

More info:

Published by: Ahmad Afandi on Feb 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2014

pdf

text

original

TERJEMAHAN KITAB MATAN SAFINATUN NAJAH

(Diterjemahkan oleh Ahmad Afandi, mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. E-mail: fandi_rrr@yahoo.com, cp: 085743904236/ 085292134678. Penerjemah terbuka untuk berdiskusi seputar Hukum dan Hukum Islam.)

BismillahirrahmanirrahiM Segala puji syukur milik Allah Tuhan alam semesta, kepada-Nya kita meminta pertolongan dalam urusan dunia dan urusan agama, dan semoga kedamaian selalu tercurah kepada Muhammad SAW sang Nabi penutup, keluarga dan para sahabatnya. Tidak ada daya dan upaya kecuali atas kuasa Allah dzat maha tinggi dan maha agung. PASAL: Rukun Islam ada lima: bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, mengerjakan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan berhaji ke Baitullah bagi yang mampu (secara fisik dan finansial). PASAL: Rukun iman ada enam: beriman kepada Allah, beriman kepada para malaikat, beriman kepada kitab-kitab, beriman kepada para rasul, beriman kepada hari kiamat, dan beriman bahwa takdir baik dan buruk adalah dari Allah. PASAL: Maksud dari kalimat ‘Tidak Ada Tuhan selain Allah’ adalah: tidak ada dzat yang patut disembah kecuali Allah. PASAL: Tanda-tanda Baligh ada tiga: telah memasuki umur lima belas tahun atau bermimpi basah bagi laki-laki, dan sembilan tahun atau keluar darah haid bagi perempuan.

Ketiga: membasuh dua telapak tangan sampai siku. Kelima: membasuh dua telapak kaki sampai mata kaki. najis tidak berpindah (dari tempat keluarnya). najis tidak terkena air dan batu-batu yang digunakan harus suci. PASAL: Fardhu wudhu’ ada enam: pertama: niat. Kedua: membasuh wajah.PASAL: Syarat bersesuci (setelah buang air besar atau kecil) dengan menggunakan batu ada delapan: Harus tidak kurang dari tiga batu. najis tidak melewati pantat atau alat kelamin. Keempat: mengusap sebagian kepala. tempat untuk bersesuci harus dibersihkan. najis tidak bercampur dengan najis lain. (Bersambung) . najis tidak kering. dan keenam: tertib sesuai urutannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->