Fotosintesis

Daun, tempat berlangsungnya fotosintesis pada tumbuhan. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara, karbondioksida, dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis, yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Pigmen

Struktur kloroplas: 1. membran luar 2. ruang antar membran 3. membran dalam (1+2+3: bagian amplop) 4. Stroma

faktor lain yang menjadi pembeda adalah kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya yang berbeda tersebut. dapat diketahui bahwa intensitas cahaya memengaruhi laju fotosintesis pada tumbuhan. terdapat kloroplas yang mengandung pigmen hijau klorofil. plastoglobula Proses fotosintesis tidak dapat berlangsung pada setiap sel. Pada percobaan Jan Ingenhousz. Hal ini dapat terjadi karena perbedaan energi yang dihasilkan oleh setiap spektrum cahaya. Ribosom 11. lumen tilakoid (inside of thylakoid) 6. Di dalam kloroplas terdapat pigmen klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. termasuk batang dan buah yang belum matang. Di samping adanya perbedaan energi tersebut. granum (kumpulan tilakoid) 8. DNA plastida 12. Di dalam daun terdapat mesofil yang terdiri atas jaringan bunga karang dan jaringan pagar. Sel yang tidak mempunyai pigmen fotosintetik ini tidak mampu melakukan proses fotosintesis. Kloroplas Hasil mikroskop elektron dari kloroplas Kloroplas terdapat pada semua bagian tumbuhan yang berwarna hijau. Perbedaan kemampuan daun dalam menyerap berbagai spektrum cahaya tersebut disebabkan adanya perbedaan jenis pigmen yang terkandung pada jaringan daun. membran tilakoid 7. tilakoid (lamella) 9. Pada kedua jaringan ini. Pati 10. tetapi hanya pada sel yang mengandung pigmen fotosintetik. Pigmen ini merupakan salah satu dari pigmen fotosintesis yang berperan penting dalam menyerap energi matahari.5. Kloroplas mempunyai bentuk seperti cakram dengan ruang yang disebut .

seperti klorofil a yang berwarna hijau muda. Pada fotosistem I ini penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang 700 nm sehingga klorofil a disebut juga P700. Fotosistem sendiri dapat dibedakan menjadi dua. Membran stroma ini disebut tilakoid. Bila sebuah granum disayat maka akan dijumpai beberapa komponen seperti protein. dan karoten yang berwarna kuning sampai jingga. besi (Fe). dan akseptor elektron. maupun perak (Cu). klorofil b berwarna hijau tua. Pigmen dan Serapan Energi cahaya . akan cukup elektron negatif untuk memperoleh elektron dari molekul-molekul air. Sedangkan.stroma. dan juga ion-ion logam seperti mangan (Mn). DNA. Pada fotosistem II penyerapan energi cahaya dilakukan oleh klorofil a yang sensitif terhadap panjang gelombang 680 nm sehingga disebut P680. dan lipid. kompleks antena. enzim. Fotosistem Fotosistem adalah suatu unit yang mampu menangkap energi cahaya matahari yang terdiri dari klorofil a. klorofil a. yaitu fotosistem I dan fotosistem II. Di dalam stroma juga terdapat lamela-lamela yang bertumpuk-tumpuk membentuk grana (kumpulan granum). Pigmen-pigmen tersebut mengelompok dalam membran tilakoid dan membentuk perangkat pigmen yang berperan penting dalam fotosintesis. Klorofil ini berperan dalam menyalurkan elektron yang berenergi tinggi ke akseptor utama elektron. Elektron yang dilepaskan klorofil a mempunyai energi tinggi sebab memperoleh energi dari cahaya yang berasal dari molekul perangkat pigmen yang dikenal dengan kompleks antena. RNA. Stroma ini dibungkus oleh dua lapisan membran. Klorofil sendiri sebenarnya hanya merupakan sebagian dari perangkat dalam fotosintesis yang dikenal sebagai fotosistem. Di dalam kloroplas terdapat beberapa macam klorofil dan pigmen lain. Pigmen fotosintetik terdapat pada membran tilakoid. gula fosfat. stroma berisi protein. pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang dibentuk di dalam stroma. yang didalamnya terdapat ruang-ruang antar membran yang disebut lokuli. Dengan potensial redoks yang lebih besar. Elektron ini selanjutnya masuk ke sistem siklus elektron. ribosom. vitamin-vitamin. Energi yang diperoleh P700 ditransfer dari kompleks antena. Granum sendiri terdiri atas membran tilakoid yang merupakan tempat terjadinya reaksi terang dan ruang tilakoid yang merupakan ruang di antara membran tilakoid. klorofil b. Klorofil a berada dalam bagian pusat reaksi. karetonoid. P680 yang teroksidasi merupakan agen pengoksidasi yang lebih kuat daripada P700. Secara keseluruhan.

klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. dan energi kimia. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. air. Pada respirasi. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida.Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. namun sebagian . Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis.

Dalam reaksi terang. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. Proses Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Pada dasarnya. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan.besar energi dihasilkan di daun. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama. seperti fisika. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain. Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat. Pada tumbuhan. Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. Reaksi terang terjadi pada grana (tunggal: granum). Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Dari semua radiasi matahari yang . Fotosintesis pada alga dan bakteri Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum. menuju mesofil. maupun biologi sendiri. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. kimia. meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. tepatnya pada bagian stroma.

500 nm) dan violet (< 400 nm). Reaksi terang Reaksi terang dari fotosintesis pada membran tilakoid Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi P700. sedangkan fotosistem II (PS II) berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron.700 nm). Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nm. Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis. Sebagai contoh. yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. biru (410 . sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. yaitu fotosistem I dan II. . Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya matahari. hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis.600 nm).[19] Kloroplas mengandung beberapa pigmen. hijau kuning (510 . Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama.[19] Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda.dipancarkan. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang. klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah.[19] Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau.

Reaksi yang terjadi pada sitokrom b6-f kompleks adalah: 2PQH2 + 4PC(Cu2+) → 2PQ + 4PC(Cu+) + 4 H+ (lumen) Elektron dari sitokrom b6-f kompleks akan diterima oleh fotosistem I. PS II akan mengambil elektron dari molekul H2O yang ada disekitarnya.[1] ATP sintase akan menggandengkan pembentukan ATP dengan pengangkutan elektron dan H+ melintasi membran tilakoid.Mekanisme reaksi terang diawali dengan tahap dimana fotosistem II menyerap cahaya matahari sehingga elektron klorofil pada PS II tereksitasi dan menyebabkan muatan menjadi tidak stabil. Masuknya H+ pada ATP sintase akan membuat ATP sintase . yang dinamakan plastosianin (PC). Kejadian ini juga menyebabkan terjadinya pompa H+ dari stroma ke membran tilakoid. selanjutnya PS II akan mereduksi plastokuinon (PQ) membentuk PQH2. Molekul air akan dipecahkan oleh ion mangan (Mn) yang bertindak sebagai enzim. Reaksi ini dikatalisis dalam stroma oleh enzim feredoksin-NADP+ reduktase. tapi mengandung kompleks inti terpisahkan. PS I berfungsi mengoksidasi plastosianin tereduksi dan memindahkan elektron ke protein Fe-S larut yang disebut feredoksin. Fotosistem ini menyerap energi cahaya terpisah dari PS II.→ 4H+ + O2 + 2PQH2 Sitokrom b6-f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi PQH2 dan mereduksi protein kecil yang sangat mudah bergerak dan mengandung tembaga. Reaksi keseluruhan pada PS I adalah: Cahaya + 4PC(Cu+) + 4Fd(Fe3+) → 4PC(Cu2+) + 4Fd(Fe2+) Selanjutnya elektron dari feredoksin digunakan dalam tahap akhir pengangkutan elektron untuk mereduksi NADP+ dan membentuk NADPH. yang menerima elektron yang berasal dari H2O melalui kompleks inti PS II lebih dahulu. Reaksi keseluruhan yang terjadi di PS II adalah[21]: 2H2O + 4 foton + 2PQ + 4H. Hal ini akan mengakibatkan pelepasan H+ di lumen tilakoid. Sebagai sistem yang bergantung pada cahaya. Reaksinya adalah: 4Fd (Fe2+) + 2NADP+ + 2H+ → 4Fd (Fe3+) + 2NADPH Ion H+ yang telah dipompa ke dalam membran tilakoid akan masuk ke dalam ATP sintase. Plastokuinon ini akan mengirimkan elektron dari PS II ke suatu pompa H+ yang disebut sitokrom b6-f kompleks. Untuk menstabilkan kembali. Plastokuinon merupakan molekul kuinon yang terdapat pada membran lipid bilayer tilakoid. Dengan menggunakan elektron dari air.

Pertama. reaksi dari enzim ini distimulasi oleh peningkatan pH. Penambatan CO2 sebagai sumber karbon pada tumbuhan ini dibantu oleh enzim rubisco. ion H+ ditranspor dari stroma ke dalam tilakoid menghasilkan peningkatan pH stroma yang menstimulasi enzim karboksilase. RuBP merupakan enzim alosetrik yang distimulasi oleh tiga jenis perubahan yang dihasilkan dari pencahayaan kloroplas. Tumbuhan yang reaksi gelapnya mengikuti jalur Hatch-Slack disebut tumbuhan C-4 karena senyawa yang terbentuk setelah penambatan CO2 adalah oksaloasetat yang memiliki empat atom karbon. yang memasuki stroma daun sebagai ion H+.5 bisfosfat menjadi senyawa dengan jumlah atom karbon tiga yaitu senyawa 3-phosphogliserat. Reaksi keseluruhan yang terjadi pada reaksi terang adalah sebagai berikut: Sinar + ADP + Pi + NADP+ + 2H2O → ATP + NADPH + 3H+ + O2 Reaksi gelap Reaksi gelap pada tumbuhan dapat terjadi melalui dua jalur. jika kloroplas .bekerja mengubah ADP dan fosfat anorganik (Pi) menjadi ATP. Siklus Calvin-Benson Siklus Calvin-Benson Mekanisme siklus Calvin-Benson dimulai dengan fiksasi CO2 oleh ribulosa difosfat karboksilase (RuBP) membentuk 3-fosfogliserat. terletak di permukaan luar membran tilakoid. reaksi ini distimulasi oleh Mg2+. yaitu siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Slack Pada siklus Calvin-Benson tumbuhan mengubah senyawa ribulosa 1. Oleh karena itulah tumbuhan yang menjalankan reaksi gelap melalui jalur ini dinamakan tumbuhan C-3. Jika kloroplas diberi cahaya. Kedua. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxilase.

yang diubah kembali dengan cepat menjadi ATP oleh reaksi fotofosforilasi tambahan. reaksi ini distimulasi oleh NADPH. reduksi.3-bisPGA) dengan penambahan gugus fosfat terakhir dari ATP. kemudian daur dimulai lagi. sebagian lainnya dibawa keluar. Bahan pereduksi yang sebenarnya adalah NADPH. Karboksilasi melibatkan penambahan CO2 dan H2O ke RuBP membentuk dua molekul 3-fosfogliserat(3-PGA). gugus karboksil dalam 3-PGA direduksi menjadi 1 gugus aldehida dalam 3-fosforgliseradehida (3-Pgaldehida). Sebagian digunakan kloroplas untuk membentuk pati. dan regenerasi. Kemudian pada fase reduksi. yang menyumbang 2 elektron Secara bersamaan.3-bisPGA terbentuk. Siklus Hatch-Slack . Tiga putaran daur akan menambatkan 3 molekul CO2 dan produk akhirnya adalah 1. tapi gugus karboksil dari 3-PGA pertama-tama diubah menjadi ester jenis anhidrida asam pada asam 1. yang diregenerasi adalah RuBP yang diperlukan untuk bereaksi dengan CO2 tambahan yang berdifusi secara konstan ke dalam dan melalui stomata. Fiksasi CO2 ini merupakan reaksi gelap yang distimulasi oleh pencahayaan kloroplas.3-bifosfogliserat (1.3Pgaldehida. Reduksi ini tidak terjadi secara langsung. digunakan untuk mengubah ribulosa-5-fosfat menjadi RuBP. Fikasasi CO2 melewati proses karboksilasi. ATP ini timbul dari fotofosforilasi dan ADP yang dilepas ketika 1. tetapi menyebabkan munculnya triosafosfat di sitosol. Sistem ini membuat jumlah total fosfat menjadi konstan di kloroplas. ATP ketiga yang diperlukan bagi tiap molekul CO2 yang ditambat. Pi dilepas dan digunakan kembali untuk mengubah ADP menjadi ATP Pada fase regenerasi. Pada akhir reaksi Calvin. Ketiga.diberi cahaya. Triosa fosfat digunakan sitosol untuk membentuk sukrosa. yang dihasilkan oleh fotosistem I selama pemberian cahaya.

Hal ini dapat terjadi jika ada fotorespirasi. Tumbuhan C3 merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis. Reaksi Kimia Pada Tan. di mana enzim Rubisco tidak menambat CO2 tetapi menambat O2.Siklus Hatch-Slack Berdasarkan cara memproduksi glukosa. yang melibatkan enzim Rubisco sebagai penambat CO2. Namun. C3 (1) Reaksi Kimia Pada Tan. C3 (2) . ATP ini dapat terpakai sia-sia tanpa dihasilkannya glukosa. Tumbuhan C3 memerlukan 3 ATP untuk menghasilkan molekul glukosa. tumbuhan dapat dibedakan menjadi tumbuhan C3 dan C4. Tumbuhan ini menghasilkan glukosa dengan pengolahan CO2 melalui siklus Calvin.

Proses ini dinamakan siklus Hatch Slack. yang terjadi di sel mesofil. Reaksi Kimia Pada Tan. Tumbuhan ini melibatkan dua enzim di dalam pengolahan CO2 menjadi glukosa. Piruvat akan kembali menjadi PEPco. C4 (1) Reaksi Kimia Pada Tan. Oksaloasetat akan diubah menjadi malat. Dalam keseluruhan proses ini. sedangkan CO2 akan masuk ke dalam siklus Calvin yang berlangsung di sel bundle sheath dan melibatkan enzim RuBP.Tumbuhan C4 adalah tumbuhan yang umumnya ditemukan di daerah tropis. Malat akan terkarboksilasi menjadi piruvat dan CO2. Enzim phosphophenol pyruvat carboxilase (PEPco) adalah enzim yang akan mengikat CO2 dari udara dan kemudian akan menjadi oksaloasetat. C4 (2) . digunakan 5 ATP.

konsentrasi karbondioksida (CO2). 6. inilah sebabnya faktor-faktor pembatas tersebut sangat memengaruhi laju fotosintesis yaitu dengan mengendalikan laju optimum fotosintesis. Faktor lingkungan tersebut dikenal juga sebagai faktor pembatas dan berpengaruh secara langsung bagi laju fotosintesis. laju fotosintesis akan naik. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh.Faktor penentu laju fotosintesis Proses fotosintesis dipengaruhi beberapa faktor yaitu faktor yang dapat memengaruhi secara langsung seperti kondisi lingkungan maupun faktor yang tidak memengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting bagi proses fotosintesis. umur daun. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. 5. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis : 1. suhu lingkungan. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Tahap pertumbuhan . menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Faktor pembatas tersebut dapat mencegah laju fotosintesis mencapai kondisi optimum meskipun kondisi lain untuk fotosintesis telah ditingkatkan. 3. Selain itu. faktor-faktor seperti translokasi karbohidrat. Proses fotosintesis sebenarnya peka terhadap beberapa kondisi lingkungan meliputi kehadiran cahaya matahari. 4. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. 2. laju fotosintesis akan berkurang. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. serta ketersediaan nutrisi memengaruhi fungsi organ yang penting pada fotosintesis sehingga secara tidak langsung ikut memengaruhi laju fotosintesis.

Suatu proses pertama-tama diubahnya zat-zat anorganik menjadi organik. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. b.org/wiki/Fotosintesis Fotosintesis merupakan suatu proses yang sangat penting bagi makhluk hidup dan kehidupan lain di alam. meliputi : a. Penemuan-penemuan yang membuka jalan di dalam peroses fotosintesis merupakan hasil pekerjaan peneliti-peneliti dari berbagai negara. http://id.Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.wikipedia. Hingga tahun 1971 telah berlangsung 2 abad. Siklus Calvin •Dimulai dari CO2 dan menghasilkan Glyceraldehyde 3-phosphate •Tiga bagian siklus Calvin menghasilkan 1 produk molekul •Tiga tahap –Fiksasi karbon –Reduksi CO2 . Suatu proses diikatnya energi matahari sehingga dapat digunakan di dalam sel organisme .

–Regenerasi RuBP Sebuah molekul CO2 dikonversi dari bentuk inorganiknya menjadi molekul organik (fixation) melalui pengikatan ke gula 5C (ribulose bisphosphate atau RuBP).phosphoglycerate menerima tambahan grup fosfat membentuk 1.com/doc/13918607/FOTOSINTESIS .3Bisphosphoglycerate (fosforilasiAT P) •NADPH dioksidasi dan elektron yang ditransfer ke 1.phosphoglycerate 2.scribd. http://www. Tiap molekul 3.com/doc/18757588/Proses-Terjadinya-Fotosintesis http://www. Tahap terakhir dari siklus ini adalah regenerasi RuBP •Glyceraldehyde 3-phosphate dikonversi menjadi RuBP melalui sebuah seri reaksi yang melibatkan fosforilasi molekul oleh ATP. –Dikatalisasi oleh enzim RuBP carboxylase (Rubisco).scribd. •Bentuk gula 6C pecah menjadi 3.3-Bisphosphoglycerate memecah molekul dengan tereduksi menjadi Glyceraldehyde 3-phosphate 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful