P. 1
NAUTIKA KAPAL PENANGKAP IKAN JILID-1 (PDF)

NAUTIKA KAPAL PENANGKAP IKAN JILID-1 (PDF)

|Views: 12,072|Likes:
Published by Jaya Darmawan
NAUTIKA KAPAL PENANGKAP IKAN JILID-1 MERUPAKAN PELAJARAN PERTAMA/ DASAR TTG ILMU KE-NAUIKA-AN.
NAUTIKA KAPAL PENANGKAP IKAN JILID-1 MERUPAKAN PELAJARAN PERTAMA/ DASAR TTG ILMU KE-NAUIKA-AN.

More info:

Published by: Jaya Darmawan on Feb 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2014

pdf

text

original

67

Contoh Soal.

Kapal berlayar dengan haluan pedoman 2760

. Pada jam 11.30 berturut

turut dibaring Pulau I(Bp.1.) = 3550

, Pulau II (Bp.II.) = 480

, dan Pulau III

(Bp.III.) = 3310

. Hitung dan lukislah posisi kapal pada jam 11.30, jika

diketahui nilai Variasi = - 30

dan Deviasi = - 20

Penyelesaian :

Diketahui : Hp = 2760

, Pada jam 11.30 : Bp.I = 3550

Variasi = -30
,

Bp.II = 480
,

Deviasi= -20

Bp.III = 3310

Perhitungan

Variasi = - 30
Deviasi = - 20

+

Sembir = - 50

Bp.I = 3550

Bp.II = 480

Bp.III = 3310

S = - 50

+ S = - 50

+ S = - 50

Bs.I = 3500

Bs.II = 430

Bs.III = 3360

1800

1800

1800

1700

2230

1560

Hp = 2760
Sembir = - 50

+

Hs = 2710

Lukisan

BS .II = 2230

BS.I. = 1700

BS. III = 1560

HS =2710

11.30 S = Posisi Kapal

Dari Pulau I ditarik garis baringan I dengan arah 1750

, dari Pulau II

ditarik garis baringan II dengan arah 430

dan dari Pulau III ditarik garis

baringan III dengan arah 1560

. Garis garis baringan tadi akan
berpotongan di S yang merupakan posisi kapal jam 11.30 seperti pada
lukisan tersebut diatas.

68

Latihan Soal

a. Tanya jawab
b. Latihan Soal dibawah ini dikerjakan saat itu dengan waktu 30 menit
setelah materi disampaikan.

Soal.

Kapal berlayar dengan haluan sejati 0100

, pada daftar Deviasi

menunjukan nilai = - 20

, dan dipeta terdapat nilai Variasi = + 10

Kemudian

pada jam 09.00 membaring lampu Dian (Bp.I) = 3100

, membaring Pulau

Leiden (Bp.II) = 2650

, kemudian yang ke 3 membaring Pulau Nyamuk

(Bp.III) = 2310

. Hitung dan lukislah posisi kapal pada jam 09.00.

1.5.5.4. Baringan Bersilang dengan geseran

Pengertian Dasar

Dalam penentuan posisi kapal dengan baringan ini menggunakan
dua (2) benda baringan namun benda baringan kedua ditentukan
kemudian artinya dibaring setelah beberapa menit dari baringan yang
pertama. Jadi baringan kedua dilakukan setelah benda kedua kelihatan
dengan pasti.
Menghitung jarak yang telah ditempuh adalah dengan kecepatan yang
diperkirakan atau dengan pembacaan topdal.

Langkah-langkah membaring

Didalam langkah-langkah membaring ini siswa harus dengan
seksama dan teliti mengikuti pengajar dalam menerangkan proses
dalam baringan dengan geseran ini, seperti yang tersusun dan terurai
dibawah ini.

1. Benda A dibaring dengan mawar pedoman, jabarkan Baringan
Pedoman (Bp) menjadi Baringan Sejati (Bs) serta catatlah
waktunya,
2. Baringlah benda kedua B, setelah berselang beberapa waktu
lamanya dan catatlah waktunya ( mis. 30 menit kemudian ) serta
jabarkan Baringan Pedoman (Bp) menjadi Baringan Sejati (Bs),
3. Lukislah garis lurus baringan sejati I (Bs.I) di benda A, dan
tentukanlah titik potong C dengan garis haluan,
4. Jangkakan jarak yang ditempuh ( 30!

) pada arah haluan mulaidari

titik C didapatkan titik D (lihat lukisan),
5. Geserkan garis baringan I ke titik D dan tarik garis lurus melalui
titik D yang memotong garis baringan sejati II dititik S
6. Titik S merupakan posisi kapal

69

Gambar. 1.30. Baringan Silang Dengan Geseran

Contoh Soal.

Kapal ikan berlayar dengan haluan 840

. Pada jam 08.00 Pulau I dibaring

2980

, setelah itu Pulau I tidak tampak lagi. Kemudian pada jam 09.30

Pulau II dibaring 180

, diketahui kecepatan kapal 10 knots, nilai Variasi =

- 20

dan Deviasi = + 40

Hitung dan lukislah posisi kapal pada jam 09.30.

Penyelesaian :

Diketahui :
Hp

= 840
Pada jam 08.00 Pulau I dibaring Bp.I = 2980
Pada jam 09.30 Pulau II dibaring Bp.II = 180
Variasi = -2, Deviasi = +4

Kecepatan kapal = 10 knots
Ditanyakan : Hitung dan lukislah posisi kapal pada jam 09.30

Perhitungan

Variasi = - 20

Bp.I = 2980

Bp.II = 0180

Deviasi= + 40

+ Sembir= + 20

+ Sembir= + 20

+

Sembir= + 20

Bs.I = 3000

Bs.II = 0200

1800

+ 1800

+

Hp = 840

1200

2000

Sembir = +20

+

Hs = 860

Dari pukul 08.00 s/d 09.30 = 1 jam 30 menit atau 1,5 jam
Jadi Jarak yang ditempuh adalah = 90 x 10 knots =15 knots
atau = 15 mil 60

70

Lukisan :

Pulau I

Pulau II

S (Posisi Kapal)

15mil HS 860

A B

Bs.I = 1200

Bs.II =2000

Latihan Soal

a. Tanya jawab
b. Latihan Soal dibawah ini dikerjakan saat itu dengan waktu 30 menit
setelah materi disampaikan

Soal

Kapal berlayar dengan haluan sejati 2700

, diketahui Variasi = + 50

dan

nilai Deviasi = - 10

, kecepatan kapal rata rata 12 knots. Kemudian pada
pukul 08.00 membaring Pulau dengan Baringan Pedoman = 3060

,
kemudian pukul 08.40 membaring Tanjung dengan baringan Pedoman =
3320

. Hitung dan lukislah posisi kapal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->