Promosi Kesehatan Dalam Kesehatan Masyarakat

Promosi Kesehatan dalam Kesehatan Masyarakat

Kesehatan dalam Bahasa Ingris adalah µ¶health¶¶ yang mempunyai dua arti yaitu sehat dan kesehatan. Sehat menjelasakan suatu kondisi atau keadaan dari subyek, misalnya ibu sehat, orang sehat dan sebagainya. Kesehatan menjelaskan tentang sifat dari subyek, misalnya kesehatan manusia, kesehatan individu, dan sebagainya. Secara awam sehat diartikan keadaan seseorang yang dalam kondisi tidak sehat, tidak ada keluhan, dapat menjalankan kegiatan sehari-hari, dan sebagainya. Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 12, sehat adalah keadaan sempurna baik fisik, mental dan sosial dan tidak hanya dari penyakit dan cacat, serta produktif secara ekonomi dan sosial. Dalam Undang-Undang tersebut menyatan 4 aspek kesehatan yaitu fisik badan), mental jiwa, social, dan ekonomi. Wujud atau indicator dari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatan individu antara lain: Kesehatan fisik terwujud apabila seseorsng tidak merasa sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara klinis tidak adanya penyakit. Kesehatan mental jiwa) mencakup 3 komponen, yaitu: a) Pikiran yang sehat itu tercermin dari cara berpikir seseorang atau jalan pikiran. b) Emosional yang sehat tercermin dari kemampuan seseorang dalam mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, sedih dan sebagainya. c) Spiritual yang sehat tercermin dari cara seseorang mengekspresikan rasa syukur, pujian atau penyembahan dan sebagainya. Kesehatan social terwujud apabila seseorang mampu berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain secara baik, atau mampu berinteraksi dengan orang atau kelompok lain, tanpa membedakan ras, suku, agama, atau kepercayaan,dan sebagainya. UPAYA KESEHATAN Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat. Upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan diwujudkan dalam suatu wadah pelayanan kesehatan health services). Jadi, pelayanan kesehatan adalah tempat atau sarana yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Dilihat dari sifatnya, upaya penyelenggaraan pelayanan kesehatan dibagi menjadi tiga, yaitu: 1. Sarana pelayanan kesehatan primer primary care) Adalah sarana atau pelayanan kesehatan bagi kasus-kasus atau penyakit penyakit ringan. Sarana pelayanan kesehatan primer ini adalah kesehatan yang paling pertama menyentuh masalah kesehatan di masyarakat. Misalnya: puskesmas, poliklinik, doter praktik swasta dan sebagainya. 2. Sarana pelayanan kesehatan tingkat dua secondary care)

3. Misalnya Rumah Sakit Provinsi. PERAN PROMOSI KESEHATAN DALAM KESEHATAN MASYARAKAT Kesehatan merupakan hasil interaksi berbagai faktor. berturut-turut besarnya pengaruh tersebut adalah sebagai berikut: (Lingkungan environment). Selama ini pengetahuan tentang kesehatan sudah cukup tinggi. ekonomi. Rumah Sakit tipe d dan c. rumah Sakit tipe A atau B. budaya masyarakat.dari pelayanan kesehatan primer. budaya. lingkungan fisik. Pendidikan kesehatan diartikan sebagai upaya yang terencana untuk perubahan perilaku masyarakat sesuai dengan norma-normakesehatan. dan pelayanan kesehatan. yaitu:  Health Promotion peningkatan/proosi kesehatan)  Specific protection perlindungan khusus melali imunisasi)  Early diagnosis and prompt treatment diagnosis dini dan pengobatan segera)  Disability limitation membatasi atau mengurangi terjadinya kecacatan)  Rehabilitation pemulihan) Oleh sebab itu. Sedangkan keturunan urang dalam pengaruh kesehatan karena itu sudah mendasar yang diwariskan oleh keluarganya. Sedangkan pengertian kedua. Demikian pula faktor eksternal. soaial. Suatu promosi kesehatan dapat mempengaruhi dari lingkungan. kelompok. masyarakat dikelompokkan menjadi 4 Blum. promosi kesehatan adalah sebagai upaya memasarkan atau menjual kesehatan sehingga masyarajat menerima atau mengenal dan merubah perilakunya sesuai dengan apa yang dipromosikan. Arti pertama adalah sebagian dari tingkat pencegahan penyakit. yang mencakup lingkungan fisik. politik.174). baik faktor internal dari dalam diri manusia) maupun faktor eksternal di luar diri manusia). Faktor internal ini pun terdiri dari faktor fisik dan psikis. pendidikan dan sebagainya. terdiri dari berbagai faktor yang antar lain social. perilaku. Secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan baik individu. Sarana pelayanan kesehatan tingkat tiga tertiary care) Adalah sarana pelayanan kesehatan rujukan bagi kasu-kasus yang tidak dapat ditangani oleh oleh sarana-sarana pelayanan kesehatan primer seperti disebutkan di atas. politik. Misalnya Puskesmas dengan rawat inap. promosi kesehatan dalam konteks ini adalah peningkatan kesehatan. ekonomi dan sebgainya. konsep promosi kesehatan A. (Perilaku behavior) (Pelayanan kesehatan health services) (Keturunan heredity) Keempat faktor tersebut tidak berdiri sendiri tetapi masing-masing saling mempengaruhi satu sama lain. yang mengatakan adanya 4 tingkat pencegahan penyakit dalam perspektif kesehatan masyarakat. Pada jaman dahulu promosi kesehatan bernama pendidikan kesehatan. maka promosi kesehatan tidak hanya mengupayakan .. Rumah Bersalin. PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN Secara definisi istilah promosi kesehatan dalam ilmu kesehatan masyarakat healyth promotion) mempunyai dua pengertian. Level and clerk. namun perilaku-perilaku yang dilakukan oleh masyarakat kaitannya dengan kesehatan tidak didasarkan pada pengetahuan yang dipunyai.

Dari visi tersebut dapat dirumuskan 4 kata kunci. Berdasarkan 3 faktor determinan perilaku tersebut. Dalam Undang-Undang Kesehatan RI No. 1 7). . Batasan promosi kesehatn yang lain dirumuskan oleh Yayasan Kesehatn Victoria Victorian Health Foundation-Australia. VISI DAN MISI PROMOSI KESEHATAN Visi adalah impian. mental. yakni: Meningkatknya kemampuan masyrakat untuk memelihra dan meningkatkan derajad kesehatan. PROMOSI KESEHATAN DAN PERILAKU Masalh Kesehatan masyarkat ditentukan oleh dua factor. Batasan promosi kesehatan ini mencakup dua dimensi. baik fisik. ekonomi. dan sebgainya). social. atau harapan yang ingin dicapai oleh suatu program. yaitu: 1) Mau willingness) memelihara dan meningkatkan kesehatannya. meliputi pengetahuan dan sikap seseorang atau masyarakat tersebut terhadap apa yang dilakukan. baik formal maupun non formal. b) Faktor Pemungkin enabling factors). yaitu factor perilaku dan nonperilaku fisik. dan organisasi yang dirancang untuk memudahkan perubahan lingkungan dan perilaku yang kondusif bagi kesehatan. politik.  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada factor pemungkin enabling) adalah memberdayakan masyarakat melalui pengorganisasian atau pengembangan masyarakat.  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada factor penguat reinforcing) adalah berupa pelatihan-pelatihan kepada para tokoh masyarakat. dalam konteks masyaraktnya. 2) Mampu ability)memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Bukan hanya perubahan perilaku tetapi perubahan lingkungannya juga. C. yaitu kemauan dan kemampuan. sarana. Kegiatan promosi kesehatan harus disesuaikan dengan determinan faktor yang mempengaruhi perilaku itu sendiri). politik. atau prasarana yang mendukung atau yang memfasilitasi terjadinya perilaku seseorang atau masyarakat. namun perubahan lingkungan yang yang memfasilitasi perubahan perilaku tersebut. maupun sosialnya sehingga produktif secara ekonomi maupun social. cita-cita. yaitu bahwa promosi kesehatan adalah suatu program perubahan perilaku masyarakat yang menyeluruh.perubahan perilaku saja. Berdasarkan Piagam Ottawa Ottawa Charter: 1-86). Promosi Kesehatan adalah upaya yang dilakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan mampu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri. Promosi kesehatan sebagai pendakatan perilaku kesehatan. maka kegiatannya tidak terlepas dari factor yang menentukan perilaku tersebut. promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan dan intervensi yang terkait dengan ekonomi. Menurut Lowrence Green 184). Menurut Lowrence Green perilaku ini ditentukan oleh 3 faktor utama. meliputi fasilitas . B. 23 Tahun 1 2. meliputi seseorang yang dihormati atau disegani dapat mempengaruhi perilaku kesehatan karena masyarakat akan meniru orang tersebut jika orang tersebut juga melakukan perilaku-perilaku kesehatan yang mencerminkan dengan perilaku kesehatan. maka kegiatan promosi kesehatan sebagai pendekatan perilaku hendaknya diarajkan kepada 3 faktor tersebut:  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepaada factor predisposisi adalah pemberian informasi atau pesan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. yaitu: a) Faktor Predisposisi predisposisi factors). c) Faktor Penguat reinforcing factors).

perundangan. agar kebijakankebijakan dalam bentuk peraturan. Dengan perkataan lain. dan sebagainya. agar orang lain tersebut membantu atu mendukung terhadap apa yang diinginkan. Piagam tersebut menyatakan strategi baru dalam promosi kesehatan. agar mereka mandiri di bidang kesehatan. dan mencari pertolongan pengobatan yang profesioanal bila sakit. dan sector terkait dengan kesehatan. Konferensi Internasioanal Promosi Kesehatan di Ottawa-Canada pada tahun 1-86 menghasilkan Piagam Ottawa Ottawa Charter). advokasi adlah pendekatan kepada para pembuat keputusan atau penentu kebijakan di berbagai sector. 4) Meningkatkan kesehatan. Misi adalah suatuupaya-upaya untuk mewujudkan visi. anatara lain: penyuluhan dan lain-lain. yaitu: 1) (Advokat advocate) kegiatan ini dilakukan terhadap para pengambil keputusan dari berbagai tingkat. Bentuk kegiatan pemberdayaan ini dapat diwujudkan dengan berbagai kegiatan. dan di berbagai tingkat. Kesehatan perlu ditinkatakan. karena derajad kesehatan baik individual. berarti mau dan mampu meningkatkan kesehatannya. Dalam konteks promosi kesehatan. (Dukungan Sosial social support) Strategi dukungan social ini adalah suatu kegiatan untuk mencari dukungan social melalui tokoh-tokoh masyarakat. D. berarti mau dan mampu mencegah penyakit. Lingkungan yang mendukung ( Supportive Enviorenment) . yaitu: (Advokasi advocacy) Advokasi adlah kegiatan untuk meyakinkan orang lain.3) Memelihara kesehatan. Secara umum misi promosi kesehatan ini sekurang-kurangnya ada tiga hal.. 2) (Menjembatani mediate) kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pereratan kemitraaan di bidang pelayanan kesehatan. (Pemberdayaan masyarakat empowerment Pemberdayaan adalah strategi promosi kesehatan yang dijukan kepada masyarakat langsung. yaitu: Kebijakan Berwawasan Kebijakan Healthy Public Policy) Adalah suatu strategi promosi kesehatan yang ditujukan kepada para penentu atau pembuat kebijakan. atau masyarakat itu bersifat dinamis. melindungi diri dari gangguan-gangguan kesehatan. sehingga para pejabat tersebut mau mendukung program kesehatanyang kita inginkan. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar para tokoh masyarakat. surat-surat keputusan. 3) (Memampukan _enable) Þpromosi kesehatanharus mampu memberikan keterampilanketerampilan kepada masyrakat. Tujuan utama pemberdayaan adalah mewujudkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri visi promosi kesehatan). tidak statis. sebagai jembatan antara sektor kesehatan sebagai pelaksana program dengan masyarakat penerima program. Berdasarkan rumus WHO. kelompok. strategi promosi kesehatan secara global ini terdiri dari 3 hal. baik tokoh masyarakat formal maupun informal. agar mereka mengeluarkan kebijakan-kebijakan public yang mendukung atau menguntungkan kesehatan. STATEGI PROMOSI KESEHATAN Stategi merupakan cara dan pendekatan secara efisien dan efektif untuk mencapai sebuah visi dan misi hingga berhasil guna dan berdaya guna. yang mencakup 5 butir.

manajemen. meningkatkan kesehatan.Strategi ini dijukan kepada para pengelola tempat umum. Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan aspek pelayanan kesehatan. adalah pelayanan bagi kelompok masyarakat yang sehat. adalah pelayanan kelompok masyarakat yang sakit. Keterampilan Individu. Misalnya yaitu. Pada dasarnya pelayan kesehatan ini dilaksanakan oleh kelompok profesi kesehatan masyarakat. 2) Ilmu-ilmu perilaku yang diperlukan untuk intervensi perilaku pembentukan dan perubahan perilaku). Di samping itu. masyarak juga ikut serta dalam pelayanan kesehatan dalam orientasi tertentu. 1. atau sekurang-kurangnya pengunjung tempat-tempat tersebut. mencegah penyakit. yaitu: a) Promosi kesehatan pada tingkat promotif . oleh sebab itu ruang lingkup promosi kesehatan dapat didasarkan kepada 2 dimensi. berdasarkan jenis aspek pelayanan kesehatan ini. promosi kesehatan mencakup 4 pelayanan. RUANG LINGKUP PROMOSI KESEHATAN Ruang lingkup promosi kesehatan mencakup berbagai bidang keilmuwan. secara garis besarnya terdapat 2 jenis pelayanan kesehatan. yaitu ilmu-ilmu yang menjadi dasar dalam membentuk perilaku manusia. dan sebagainya. Tanpa adanya kegiatan masyarakat di bidang kesehatan. atau masyarakat yang mau dan mampu memelihara serta meningkatkan kesehatan mereka. mengenal penyakit. yaitu: 1) Ilmu perilaku. mencari pengobatan ke fasilitas kesehatan professional. terssedianaya tempat sampah. termasuk pemerintah kota. terutama psikologi. yaitu: Pelayanan preventif dan promotif. agar kelompok ini sembuh dari sakitnya dan menjadi pulih kesehatannya. Reorintasion Pelayanan Kesehatan Reorient Health Sevices) Penyelenggara pelayanan kesehatan adlah pemerintah dan swasta dan masyarakat adalah sebagai pemakai atau pengguna pelayanan kesehatan tersebut. Maka. Gerakan Masyarakat Community Action) Promosi kesehatan harus mendorong dan memacu kegitan-kegiatan di masyarakat dalam mewujudkan kesehatan mereka. Ilmu-ilmu yang dicakup promosi kesehatan dpat dikelompokkan menjadi 2 bidang. dan sosiologi. niscaya terwujud perilaku yang kondusif untuk kesehatan. agar mereka menyediakan sarana-prasarana atau fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat. Pada prinsipnya pelayanan kesehatan jenis ini dilakukan kelompok profesi kedokteran. agar kelompok ini tetap sehat dan bahkan meningkat status kesehatannya. antropologi. Pelayanan kuratif dan rehabilitative. yaitu dimensi aspek sasaran pelayanan kesehatan. Teknik ini bersifat secara individu daripada massa. dan sebagainya. dan dimensi tempat pelaksanaan promosi kesehatan atau tatanan.Personnel Skill) Langkah awal dari peningkatan keterampilan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka ini adalah dengan memnberikan pehaman-pehaman kepada anggota masyarakat tentang cara-cara memelihara kesehatan. kepemimpinan. tersedianaya air bersih dan sebagainya. Namun di sisi lain. E. komunikasi. promosi kesehatan juga didasarkan kepada pada dimensi dan tempat pelaksanaannya. antara lain pendidikan.

misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui. metode dan b. Dengan perkataan lain.Sasaran pada tingkat ini adalah pada kelompok sehat. c. Peran guru dalam promosi kesehatan di sekolah sangatlah penting. terutama untuk penderita penyakit-penyakit kronis seperti: asma. F. misalnya kelompok penderita penyakit tertentu. maka harus dimulai pada tatanan masingmasing keluarga. promosi kesehatan dapat dilakukan oleh pimpinan perusahaan atau tempat kerja yang kondusif bagi karywan atau pekerjanya.artinya. . d) Promosi kesehatan pada tingkat rehabilitative Sasaran pada tingkat ini adalah pasien atau penderita yang baru sembuh dari sakit recovery). kantin dan lain-lain. 2. diabetes mellitus gula). dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan kesehatannya. hipertensi dan lain-lain. para perokok dan lain-lain. yakni seluruh pengunjung intitusi pelayanan kesehatan tersebut. Tersedianya poster. tergantung pada lingkungan kerja masing-masing karyawan tersebut. termasuk perilaku kesehatan. dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin. Pendidikan kesehatan di institusi pelayanan kesehatan Pelaksanaan promosi kesehatan di institusi pelayanan kesehatan ini dapat dilakukan baik secara individu oleh para petugas kesehatan kepada para pasien atau keluarga psien. Promosi kesehatan pada tatanan sekolah Sekolah merupakan perpanjangan tangan keluarga. Promosi kesehatan pada tempat kerja Resiko yang ditanggung oleh masin-masing pekerja ini berbeda satu sama lainnya. Dari teori pendidikan dikatakan. sekolah merupakan tempat lanjutan untuk meletakkan dasar perilaku bagi anak. e. METODE DAN TEKNIK PROMOSI KESEHATAN Metode dan teknik promosi kesehatan adalah suatu kombinasi antara cara-cara atau metode dan alat-alat bantu atau media kesehatan. Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan tatanan tempat pelaksanaan): a. b) Promosi kesehatan pada tingkat preventif Sasaran pada tingkat ini adalah kelompok yang beresiko tinggi high risk). c) Promosi kesehatan pada tingkat kuratif Sasaran pada tingkat ini adalah para penyakit pasien). karena guru pada umumnya lebih dipatuhi anak-anak daripada orangtua. rematik.Oleh karena itu. Promosi kesehatan pada tatanan keluarga -rumah tangga) Untuk mencapai perilaku sehat masyarkat. Promosi kesehatan di tempat-tempat umum TTU) Di tempat umum juga perlu diadakan promosi kesehatan dengan menyediakan fasilitasfasilitas yang dapat mendukung perilaku sehat bagi pengunjungnya. Promosi kesehatan juga dpat dilakukan secara masal. Tujuan utama promosi kesehatan pada tingkat ini adalah agar mereka ini segera pulih kembali kesehatannya. d. bahwa keluarga adalah tempat persemaian manusia sebagai anggota masyarakat. penyediaan laflet atu selebaran yang berisi caracara menjaga kesehatan atau kebersihan adalah juga merupakan bentuk promosi kesehatan. atau dapat dilakukan terhadap kelompok-kelompok. misalnya cuci tangan.

Bentuk pendekatan ini. adalah dengan cara dan alat yang digunakan oleh pelaku promosi kesehatan untuk menyampaikan pesa-pesan kesehatan atau mentransformasikan perilaku kesehatan kepada sasaran atau masyarakat. yaitu kelompok kwecil antar 6-15 orang dan kelompok besar antar 15-50 orang. Permainan Simulasi Simulasi 2. Curah pendapat. Dasar digunakan pendekatan individual ini karena setiap orang memounyai permasalahan yang berbeda-beda sehubungan dengan penerimaan atau perilaku baru tersebut. Oleh sebab itu. Berdasarkan sasarannya.Mempelajari alat-alat dengan sistematika yang baik. yaitu: 1. Pelaksanaan: . Persiapan: .teknik promosi kesehatan. metode dan teknik promosi kesehatan dibagi menjadi 3. Metode yang baik untuk kelompok besar anatara lain:  Ceramah Metode ini baik digunakan pada sasaran tinggi maupun rendah. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan metode ini adalah: a. Metode yang cocok dilakukan adalah: a. misalnya menggunakan slide. Interview wawancara) Metode ini dilakukan dengan wawancara dengan klien untuk menggali informasi mengapa ia belum atau tidak menerima perubahan. .Brain strorming) c. Setiap masalah yang dihadapi oleh klien dapat dikorek dan dibantu penyelesaiannya. Agar petugas kesehatan mengetahui denagn tepat serta membantunya maka perlu menggunakan metode/ cara ini. atau membina seseorang yang telah mulai tertarik kepada suatu perubahan perilaku atau inovasi. Diskusi kelompok b. untuk mempengaruhi apakah perilaku yang sudah atau yang akan diadopsi itu mempunyai dasar pengertian dan kesadaran yang kuat. berdasarkan kesadran. metode promosi kesehatan kelompok juga dibedakan menjadi dua. yaitu: Metode promosi kesehatan individual Metode yang bersifat individual ini digunakan untuk membina perilaku baru.Mempersiapkan alat-alat bantu pengajarn. anatara lain: 1. dan penuh pengertian akan menerima perilaku tersebut menggubah perilaku) 2. Kelompok-kelomppok kecil Buzz group) e. Akhirnya klien akan dengan sukarela. Role Play memainkn peran) f.Ceramah yang berhasil apabila penceramah itu sendiri menguasai materi apa yang akan diceramahkan. harus mengingat besarnya kelompok sasaran tingkat pendidikan formal dari sasaran. Bola salju snow balling) d. Bimbingan dan penyuluhan guidance and counceling) Dengan cara ini kontak anatara klien dengan petugas lebih intensif. . Metode dan teknik promosi kesehatan untuk kelompok kecil.Sasaran kelompok dibedakan menjadi dua. Metode promosi kesehatan kelompok Dalam memilih metode promosi kelompok. Metode dan teknik promosi kesehatan untuk kelompok besar. b. Apabila belum maka perlu penyuluhan yang lebih mendalam lagi.

Tanya jawab. Penyampaian melalui radio atau televise ini dirancang dengaan pesan melalui berbagai bentuk.Berdiri di depan dan di tengah-tengah. sepeti Koran. dan lain-lain. misalnya sandiwara. dan sebgainya.  Seminar Metode ini hanya cocok untuk sasaran kelompook besar dengan pendidikan menengah ke atas. spanduk. y Penggunaan media cetak. Seminar adalah suatu penyajian presentasi) dari seseorang ahli atau beberapa orang ahli tentang suatu topic yang dianggap penting dan dianggap hangat di masyarakat. penceramah dapat melakukan hal-hal sebai berikut: . simulasi. . dialog interaktif.Pandangan harus tertuju ke seluruh peserta ceramah . antar lain: artikel. leaflet. tidak boleh bersikap ragu-ragu dan gelisah. seyogyanya tidak duduk.Suara hendaknya cukup keras dan jelas. buku. dan sebagainya.Untuk dapat menguasai sasaran. y Penggunaan media luar ruang. majalah. Metode dan teknik yang sering digunakan adalah adalah: y Ceramah umum public speaking/). .Sikap dan penampilan yang meyakinkan. misalnya di lapangan y Penggunaan media massa elektronik. umbul-umbul dan sebagainya. Metode kesehatan massal Metode promosi kesehatan massal memang paling dilakukan karena itu dilakukan secara besar-besaran dalam jumlah masyrakata yang besar. misalnya: biiboard. . Bentuk sajian dalam media cetak ini juga bermacam-macam. seperti radio atau TV. .Menggukanakan lat-alat bantu lihat AVA) semaksimal mungkin. komik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful