P. 1
Promosi Kesehatan Dalam Kesehatan Masyarakat

Promosi Kesehatan Dalam Kesehatan Masyarakat

|Views: 711|Likes:

More info:

Published by: MiiraMemey Anggraeni Nugraha on Feb 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2014

pdf

text

original

Promosi Kesehatan dalam Kesehatan Masyarakat

Kesehatan dalam Bahasa Ingris adalah µ¶health¶¶ yang mempunyai dua arti yaitu sehat dan kesehatan. Sehat menjelasakan suatu kondisi atau keadaan dari subyek, misalnya ibu sehat, orang sehat dan sebagainya. Kesehatan menjelaskan tentang sifat dari subyek, misalnya kesehatan manusia, kesehatan individu, dan sebagainya. Secara awam sehat diartikan keadaan seseorang yang dalam kondisi tidak sehat, tidak ada keluhan, dapat menjalankan kegiatan sehari-hari, dan sebagainya. Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 12, sehat adalah keadaan sempurna baik fisik, mental dan sosial dan tidak hanya dari penyakit dan cacat, serta produktif secara ekonomi dan sosial. Dalam Undang-Undang tersebut menyatan 4 aspek kesehatan yaitu fisik badan), mental jiwa, social, dan ekonomi. Wujud atau indicator dari masing-masing aspek tersebut dalam kesehatan individu antara lain: Kesehatan fisik terwujud apabila seseorsng tidak merasa sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara klinis tidak adanya penyakit. Kesehatan mental jiwa) mencakup 3 komponen, yaitu: a) Pikiran yang sehat itu tercermin dari cara berpikir seseorang atau jalan pikiran. b) Emosional yang sehat tercermin dari kemampuan seseorang dalam mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, sedih dan sebagainya. c) Spiritual yang sehat tercermin dari cara seseorang mengekspresikan rasa syukur, pujian atau penyembahan dan sebagainya. Kesehatan social terwujud apabila seseorang mampu berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain secara baik, atau mampu berinteraksi dengan orang atau kelompok lain, tanpa membedakan ras, suku, agama, atau kepercayaan,dan sebagainya. UPAYA KESEHATAN Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat. Upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan diwujudkan dalam suatu wadah pelayanan kesehatan health services). Jadi, pelayanan kesehatan adalah tempat atau sarana yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Dilihat dari sifatnya, upaya penyelenggaraan pelayanan kesehatan dibagi menjadi tiga, yaitu: 1. Sarana pelayanan kesehatan primer primary care) Adalah sarana atau pelayanan kesehatan bagi kasus-kasus atau penyakit penyakit ringan. Sarana pelayanan kesehatan primer ini adalah kesehatan yang paling pertama menyentuh masalah kesehatan di masyarakat. Misalnya: puskesmas, poliklinik, doter praktik swasta dan sebagainya. 2. Sarana pelayanan kesehatan tingkat dua secondary care)

dan pelayanan kesehatan. Misalnya Puskesmas dengan rawat inap. 3. yang mengatakan adanya 4 tingkat pencegahan penyakit dalam perspektif kesehatan masyarakat. politik.dari pelayanan kesehatan primer. Sedangkan pengertian kedua. baik faktor internal dari dalam diri manusia) maupun faktor eksternal di luar diri manusia). pendidikan dan sebagainya. Misalnya Rumah Sakit Provinsi. namun perilaku-perilaku yang dilakukan oleh masyarakat kaitannya dengan kesehatan tidak didasarkan pada pengetahuan yang dipunyai. Suatu promosi kesehatan dapat mempengaruhi dari lingkungan.. promosi kesehatan adalah sebagai upaya memasarkan atau menjual kesehatan sehingga masyarajat menerima atau mengenal dan merubah perilakunya sesuai dengan apa yang dipromosikan. Sedangkan keturunan urang dalam pengaruh kesehatan karena itu sudah mendasar yang diwariskan oleh keluarganya. konsep promosi kesehatan A. soaial. (Perilaku behavior) (Pelayanan kesehatan health services) (Keturunan heredity) Keempat faktor tersebut tidak berdiri sendiri tetapi masing-masing saling mempengaruhi satu sama lain. lingkungan fisik. politik. Sarana pelayanan kesehatan tingkat tiga tertiary care) Adalah sarana pelayanan kesehatan rujukan bagi kasu-kasus yang tidak dapat ditangani oleh oleh sarana-sarana pelayanan kesehatan primer seperti disebutkan di atas. maka promosi kesehatan tidak hanya mengupayakan . Rumah Sakit tipe d dan c. Selama ini pengetahuan tentang kesehatan sudah cukup tinggi. Faktor internal ini pun terdiri dari faktor fisik dan psikis. PERAN PROMOSI KESEHATAN DALAM KESEHATAN MASYARAKAT Kesehatan merupakan hasil interaksi berbagai faktor. Level and clerk. Pada jaman dahulu promosi kesehatan bernama pendidikan kesehatan. Secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan baik individu.174). kelompok. rumah Sakit tipe A atau B. Rumah Bersalin. masyarakat dikelompokkan menjadi 4 Blum. berturut-turut besarnya pengaruh tersebut adalah sebagai berikut: (Lingkungan environment). Demikian pula faktor eksternal. perilaku. Pendidikan kesehatan diartikan sebagai upaya yang terencana untuk perubahan perilaku masyarakat sesuai dengan norma-normakesehatan. budaya. terdiri dari berbagai faktor yang antar lain social. ekonomi. PENDIDIKAN DAN PROMOSI KESEHATAN Secara definisi istilah promosi kesehatan dalam ilmu kesehatan masyarakat healyth promotion) mempunyai dua pengertian. budaya masyarakat. yaitu:  Health Promotion peningkatan/proosi kesehatan)  Specific protection perlindungan khusus melali imunisasi)  Early diagnosis and prompt treatment diagnosis dini dan pengobatan segera)  Disability limitation membatasi atau mengurangi terjadinya kecacatan)  Rehabilitation pemulihan) Oleh sebab itu. Arti pertama adalah sebagian dari tingkat pencegahan penyakit. yang mencakup lingkungan fisik. ekonomi dan sebgainya. promosi kesehatan dalam konteks ini adalah peningkatan kesehatan.

c) Faktor Penguat reinforcing factors). Dari visi tersebut dapat dirumuskan 4 kata kunci. meliputi fasilitas . VISI DAN MISI PROMOSI KESEHATAN Visi adalah impian. Menurut Lowrence Green perilaku ini ditentukan oleh 3 faktor utama. cita-cita. Menurut Lowrence Green 184). politik. namun perubahan lingkungan yang yang memfasilitasi perubahan perilaku tersebut. 23 Tahun 1 2. dan sebgainya). yaitu factor perilaku dan nonperilaku fisik. maka kegiatannya tidak terlepas dari factor yang menentukan perilaku tersebut. yakni: Meningkatknya kemampuan masyrakat untuk memelihra dan meningkatkan derajad kesehatan. Dalam Undang-Undang Kesehatan RI No. Berdasarkan Piagam Ottawa Ottawa Charter: 1-86). B. maupun sosialnya sehingga produktif secara ekonomi maupun social. Batasan promosi kesehatan ini mencakup dua dimensi. yaitu kemauan dan kemampuan. dalam konteks masyaraktnya. politik. atau harapan yang ingin dicapai oleh suatu program. social. sarana. Berdasarkan 3 faktor determinan perilaku tersebut. Promosi kesehatan sebagai pendakatan perilaku kesehatan. C. dan organisasi yang dirancang untuk memudahkan perubahan lingkungan dan perilaku yang kondusif bagi kesehatan. baik formal maupun non formal. . yaitu: a) Faktor Predisposisi predisposisi factors). meliputi seseorang yang dihormati atau disegani dapat mempengaruhi perilaku kesehatan karena masyarakat akan meniru orang tersebut jika orang tersebut juga melakukan perilaku-perilaku kesehatan yang mencerminkan dengan perilaku kesehatan. mental. b) Faktor Pemungkin enabling factors).  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada factor penguat reinforcing) adalah berupa pelatihan-pelatihan kepada para tokoh masyarakat. promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan dan intervensi yang terkait dengan ekonomi. yaitu bahwa promosi kesehatan adalah suatu program perubahan perilaku masyarakat yang menyeluruh. atau prasarana yang mendukung atau yang memfasilitasi terjadinya perilaku seseorang atau masyarakat. Bukan hanya perubahan perilaku tetapi perubahan lingkungannya juga.  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada factor pemungkin enabling) adalah memberdayakan masyarakat melalui pengorganisasian atau pengembangan masyarakat. 2) Mampu ability)memelihara dan meningkatkan kesehatannya.perubahan perilaku saja. Kegiatan promosi kesehatan harus disesuaikan dengan determinan faktor yang mempengaruhi perilaku itu sendiri). 1 7). ekonomi. baik fisik. Promosi Kesehatan adalah upaya yang dilakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan mampu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri. yaitu: 1) Mau willingness) memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Batasan promosi kesehatn yang lain dirumuskan oleh Yayasan Kesehatn Victoria Victorian Health Foundation-Australia. maka kegiatan promosi kesehatan sebagai pendekatan perilaku hendaknya diarajkan kepada 3 faktor tersebut:  Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepaada factor predisposisi adalah pemberian informasi atau pesan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. meliputi pengetahuan dan sikap seseorang atau masyarakat tersebut terhadap apa yang dilakukan. PROMOSI KESEHATAN DAN PERILAKU Masalh Kesehatan masyarkat ditentukan oleh dua factor.

baik tokoh masyarakat formal maupun informal. yaitu: (Advokasi advocacy) Advokasi adlah kegiatan untuk meyakinkan orang lain. berarti mau dan mampu meningkatkan kesehatannya. sebagai jembatan antara sektor kesehatan sebagai pelaksana program dengan masyarakat penerima program. yaitu: Kebijakan Berwawasan Kebijakan Healthy Public Policy) Adalah suatu strategi promosi kesehatan yang ditujukan kepada para penentu atau pembuat kebijakan. surat-surat keputusan. agar mereka mengeluarkan kebijakan-kebijakan public yang mendukung atau menguntungkan kesehatan. 3) (Memampukan _enable) Þpromosi kesehatanharus mampu memberikan keterampilanketerampilan kepada masyrakat. dan sebagainya. Bentuk kegiatan pemberdayaan ini dapat diwujudkan dengan berbagai kegiatan.3) Memelihara kesehatan. dan di berbagai tingkat. 2) (Menjembatani mediate) kegiatan ini dilakukan dengan melakukan pereratan kemitraaan di bidang pelayanan kesehatan. berarti mau dan mampu mencegah penyakit. D. yaitu: 1) (Advokat advocate) kegiatan ini dilakukan terhadap para pengambil keputusan dari berbagai tingkat. anatara lain: penyuluhan dan lain-lain. advokasi adlah pendekatan kepada para pembuat keputusan atau penentu kebijakan di berbagai sector. Tujuan utama pemberdayaan adalah mewujudkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri visi promosi kesehatan). Misi adalah suatuupaya-upaya untuk mewujudkan visi. 4) Meningkatkan kesehatan. Kesehatan perlu ditinkatakan. perundangan. sehingga para pejabat tersebut mau mendukung program kesehatanyang kita inginkan. melindungi diri dari gangguan-gangguan kesehatan. atau masyarakat itu bersifat dinamis. yang mencakup 5 butir. kelompok. Berdasarkan rumus WHO. Konferensi Internasioanal Promosi Kesehatan di Ottawa-Canada pada tahun 1-86 menghasilkan Piagam Ottawa Ottawa Charter). dan sector terkait dengan kesehatan. strategi promosi kesehatan secara global ini terdiri dari 3 hal. agar kebijakankebijakan dalam bentuk peraturan. Tujuan utama kegiatan ini adalah agar para tokoh masyarakat. agar orang lain tersebut membantu atu mendukung terhadap apa yang diinginkan. Lingkungan yang mendukung ( Supportive Enviorenment) . (Dukungan Sosial social support) Strategi dukungan social ini adalah suatu kegiatan untuk mencari dukungan social melalui tokoh-tokoh masyarakat. karena derajad kesehatan baik individual. agar mereka mandiri di bidang kesehatan. (Pemberdayaan masyarakat empowerment Pemberdayaan adalah strategi promosi kesehatan yang dijukan kepada masyarakat langsung. Dengan perkataan lain. Dalam konteks promosi kesehatan. Piagam tersebut menyatakan strategi baru dalam promosi kesehatan. Secara umum misi promosi kesehatan ini sekurang-kurangnya ada tiga hal. dan mencari pertolongan pengobatan yang profesioanal bila sakit. STATEGI PROMOSI KESEHATAN Stategi merupakan cara dan pendekatan secara efisien dan efektif untuk mencapai sebuah visi dan misi hingga berhasil guna dan berdaya guna. tidak statis..

tersedianaya air bersih dan sebagainya. 1. Namun di sisi lain. Pada prinsipnya pelayanan kesehatan jenis ini dilakukan kelompok profesi kedokteran. antropologi. yaitu dimensi aspek sasaran pelayanan kesehatan. E. promosi kesehatan mencakup 4 pelayanan. Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan aspek pelayanan kesehatan. meningkatkan kesehatan. RUANG LINGKUP PROMOSI KESEHATAN Ruang lingkup promosi kesehatan mencakup berbagai bidang keilmuwan. secara garis besarnya terdapat 2 jenis pelayanan kesehatan. terutama psikologi. yaitu: 1) Ilmu perilaku. Teknik ini bersifat secara individu daripada massa. agar mereka menyediakan sarana-prasarana atau fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat.Strategi ini dijukan kepada para pengelola tempat umum. termasuk pemerintah kota. masyarak juga ikut serta dalam pelayanan kesehatan dalam orientasi tertentu. Ilmu-ilmu yang dicakup promosi kesehatan dpat dikelompokkan menjadi 2 bidang. kepemimpinan. niscaya terwujud perilaku yang kondusif untuk kesehatan. atau masyarakat yang mau dan mampu memelihara serta meningkatkan kesehatan mereka. agar kelompok ini tetap sehat dan bahkan meningkat status kesehatannya. manajemen. antara lain pendidikan. mengenal penyakit. yaitu ilmu-ilmu yang menjadi dasar dalam membentuk perilaku manusia. Keterampilan Individu. terssedianaya tempat sampah. komunikasi. adalah pelayanan bagi kelompok masyarakat yang sehat. yaitu: a) Promosi kesehatan pada tingkat promotif . dan sebagainya. Pelayanan kuratif dan rehabilitative. mencegah penyakit. agar kelompok ini sembuh dari sakitnya dan menjadi pulih kesehatannya. 2) Ilmu-ilmu perilaku yang diperlukan untuk intervensi perilaku pembentukan dan perubahan perilaku). Pada dasarnya pelayan kesehatan ini dilaksanakan oleh kelompok profesi kesehatan masyarakat. Tanpa adanya kegiatan masyarakat di bidang kesehatan. atau sekurang-kurangnya pengunjung tempat-tempat tersebut. Reorintasion Pelayanan Kesehatan Reorient Health Sevices) Penyelenggara pelayanan kesehatan adlah pemerintah dan swasta dan masyarakat adalah sebagai pemakai atau pengguna pelayanan kesehatan tersebut. Maka. oleh sebab itu ruang lingkup promosi kesehatan dapat didasarkan kepada 2 dimensi. dan dimensi tempat pelaksanaan promosi kesehatan atau tatanan. berdasarkan jenis aspek pelayanan kesehatan ini. yaitu: Pelayanan preventif dan promotif. promosi kesehatan juga didasarkan kepada pada dimensi dan tempat pelaksanaannya. adalah pelayanan kelompok masyarakat yang sakit. dan sebagainya. Misalnya yaitu. dan sosiologi. Gerakan Masyarakat Community Action) Promosi kesehatan harus mendorong dan memacu kegitan-kegiatan di masyarakat dalam mewujudkan kesehatan mereka. mencari pengobatan ke fasilitas kesehatan professional. Di samping itu.Personnel Skill) Langkah awal dari peningkatan keterampilan dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka ini adalah dengan memnberikan pehaman-pehaman kepada anggota masyarakat tentang cara-cara memelihara kesehatan.

termasuk perilaku kesehatan. Promosi kesehatan pada tatanan keluarga -rumah tangga) Untuk mencapai perilaku sehat masyarkat. tergantung pada lingkungan kerja masing-masing karyawan tersebut. Tersedianya poster. d. b) Promosi kesehatan pada tingkat preventif Sasaran pada tingkat ini adalah kelompok yang beresiko tinggi high risk). karena guru pada umumnya lebih dipatuhi anak-anak daripada orangtua. Dengan perkataan lain. Promosi kesehatan pada tempat kerja Resiko yang ditanggung oleh masin-masing pekerja ini berbeda satu sama lainnya. METODE DAN TEKNIK PROMOSI KESEHATAN Metode dan teknik promosi kesehatan adalah suatu kombinasi antara cara-cara atau metode dan alat-alat bantu atau media kesehatan. Dari teori pendidikan dikatakan. e. 2. maka harus dimulai pada tatanan masingmasing keluarga. Tujuan utama promosi kesehatan pada tingkat ini adalah agar mereka ini segera pulih kembali kesehatannya. misalnya kelompok penderita penyakit tertentu. kantin dan lain-lain. rematik.Oleh karena itu. d) Promosi kesehatan pada tingkat rehabilitative Sasaran pada tingkat ini adalah pasien atau penderita yang baru sembuh dari sakit recovery). penyediaan laflet atu selebaran yang berisi caracara menjaga kesehatan atau kebersihan adalah juga merupakan bentuk promosi kesehatan. hipertensi dan lain-lain. Promosi kesehatan di tempat-tempat umum TTU) Di tempat umum juga perlu diadakan promosi kesehatan dengan menyediakan fasilitasfasilitas yang dapat mendukung perilaku sehat bagi pengunjungnya. Promosi kesehatan pada tatanan sekolah Sekolah merupakan perpanjangan tangan keluarga. Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan tatanan tempat pelaksanaan): a. . yakni seluruh pengunjung intitusi pelayanan kesehatan tersebut. Peran guru dalam promosi kesehatan di sekolah sangatlah penting. promosi kesehatan dapat dilakukan oleh pimpinan perusahaan atau tempat kerja yang kondusif bagi karywan atau pekerjanya. atau dapat dilakukan terhadap kelompok-kelompok. Promosi kesehatan juga dpat dilakukan secara masal. Pendidikan kesehatan di institusi pelayanan kesehatan Pelaksanaan promosi kesehatan di institusi pelayanan kesehatan ini dapat dilakukan baik secara individu oleh para petugas kesehatan kepada para pasien atau keluarga psien.Sasaran pada tingkat ini adalah pada kelompok sehat. para perokok dan lain-lain.artinya. diabetes mellitus gula). sekolah merupakan tempat lanjutan untuk meletakkan dasar perilaku bagi anak. dan atau mengurangi kecacatan seminimal mungkin. c. bahwa keluarga adalah tempat persemaian manusia sebagai anggota masyarakat. dengan tujuan agar mereka mampu meningkatkan kesehatannya. metode dan b. F. c) Promosi kesehatan pada tingkat kuratif Sasaran pada tingkat ini adalah para penyakit pasien). misalnya cuci tangan. terutama untuk penderita penyakit-penyakit kronis seperti: asma. misalnya kelompok ibu hamil dan menyusui.

. Metode dan teknik promosi kesehatan untuk kelompok besar. Curah pendapat. yaitu: Metode promosi kesehatan individual Metode yang bersifat individual ini digunakan untuk membina perilaku baru. Agar petugas kesehatan mengetahui denagn tepat serta membantunya maka perlu menggunakan metode/ cara ini. Bimbingan dan penyuluhan guidance and counceling) Dengan cara ini kontak anatara klien dengan petugas lebih intensif. Metode yang baik untuk kelompok besar anatara lain:  Ceramah Metode ini baik digunakan pada sasaran tinggi maupun rendah. Kelompok-kelomppok kecil Buzz group) e. Diskusi kelompok b. Apabila belum maka perlu penyuluhan yang lebih mendalam lagi. Pelaksanaan: . berdasarkan kesadran. Setiap masalah yang dihadapi oleh klien dapat dikorek dan dibantu penyelesaiannya.Brain strorming) c. atau membina seseorang yang telah mulai tertarik kepada suatu perubahan perilaku atau inovasi. Persiapan: . Berdasarkan sasarannya.Ceramah yang berhasil apabila penceramah itu sendiri menguasai materi apa yang akan diceramahkan. metode dan teknik promosi kesehatan dibagi menjadi 3. Interview wawancara) Metode ini dilakukan dengan wawancara dengan klien untuk menggali informasi mengapa ia belum atau tidak menerima perubahan.teknik promosi kesehatan.Mempelajari alat-alat dengan sistematika yang baik. Oleh sebab itu. Metode yang cocok dilakukan adalah: a. metode promosi kesehatan kelompok juga dibedakan menjadi dua. Dasar digunakan pendekatan individual ini karena setiap orang memounyai permasalahan yang berbeda-beda sehubungan dengan penerimaan atau perilaku baru tersebut. Metode dan teknik promosi kesehatan untuk kelompok kecil.Sasaran kelompok dibedakan menjadi dua.Mempersiapkan alat-alat bantu pengajarn. yaitu: 1. Bentuk pendekatan ini. yaitu kelompok kwecil antar 6-15 orang dan kelompok besar antar 15-50 orang. b. anatara lain: 1. Role Play memainkn peran) f. Bola salju snow balling) d. harus mengingat besarnya kelompok sasaran tingkat pendidikan formal dari sasaran. misalnya menggunakan slide. untuk mempengaruhi apakah perilaku yang sudah atau yang akan diadopsi itu mempunyai dasar pengertian dan kesadaran yang kuat. Permainan Simulasi Simulasi 2. adalah dengan cara dan alat yang digunakan oleh pelaku promosi kesehatan untuk menyampaikan pesa-pesan kesehatan atau mentransformasikan perilaku kesehatan kepada sasaran atau masyarakat. Metode promosi kesehatan kelompok Dalam memilih metode promosi kelompok. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan metode ini adalah: a. . Akhirnya klien akan dengan sukarela. dan penuh pengertian akan menerima perilaku tersebut menggubah perilaku) 2.

misalnya di lapangan y Penggunaan media massa elektronik. umbul-umbul dan sebagainya. misalnya: biiboard.Suara hendaknya cukup keras dan jelas.Untuk dapat menguasai sasaran. seperti radio atau TV.Sikap dan penampilan yang meyakinkan. y Penggunaan media luar ruang. Bentuk sajian dalam media cetak ini juga bermacam-macam. . tidak boleh bersikap ragu-ragu dan gelisah. simulasi. antar lain: artikel. dan lain-lain. Tanya jawab. . leaflet. . Penyampaian melalui radio atau televise ini dirancang dengaan pesan melalui berbagai bentuk. . Metode kesehatan massal Metode promosi kesehatan massal memang paling dilakukan karena itu dilakukan secara besar-besaran dalam jumlah masyrakata yang besar. seyogyanya tidak duduk. Metode dan teknik yang sering digunakan adalah adalah: y Ceramah umum public speaking/). spanduk. penceramah dapat melakukan hal-hal sebai berikut: . buku. dialog interaktif. majalah.Menggukanakan lat-alat bantu lihat AVA) semaksimal mungkin. Seminar adalah suatu penyajian presentasi) dari seseorang ahli atau beberapa orang ahli tentang suatu topic yang dianggap penting dan dianggap hangat di masyarakat.Pandangan harus tertuju ke seluruh peserta ceramah . komik.  Seminar Metode ini hanya cocok untuk sasaran kelompook besar dengan pendidikan menengah ke atas. dan sebgainya. misalnya sandiwara.Berdiri di depan dan di tengah-tengah. y Penggunaan media cetak. dan sebagainya. sepeti Koran.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->