P. 1
MBS

MBS

|Views: 39|Likes:
Published by sidikamanah

More info:

Published by: sidikamanah on Feb 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2012

pdf

text

original

MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH ( MBS

)
KELOMPOK 1 ; 1. Husnul khotimah ( 0701045096 ) 2. Irma Devirra P ( 0801045172 ) 3. Rini Astuti ( 0801045283 )

KELAS : VI D ² PGSD S1

material. keuangan. sekolah memiliki kontrol yang lebih dalam mengarahkan organisasi sekolah ke depan. .1. Latar Belakang Manajemen Berbasis Sekolah Konsep manajamen melibatkan mencakup: MBS sumber pada daya dasarnya di tingkat mengacu sekolah warga pada yang partisipasi kekuasaan. orang tua. Melalui MBS. sekolah. dan waktu. dan masyarakat. sesuai dengan tujuan dan strategi yang telah ditetapkan sekolah. manusia. Sumber daya tersebut pengetahuan. teknologi. masyarakat.

. siswa. 2002:5). karyawan.Pengertian MBS MBS dapat diartikan sebagai model manajemen yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung semua warga sekolah (guru. kepala sekolah. orang tua siswa dan masyarakat) untuk meningkatkan mutu sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional (Depdiknas.

Alberta. barang-barang keperluan sekolah. Gerakan ke arah MBS dimulai di Edmonton Public School District. baik tenaga pendidik dan kependidikan.Sejarah MBS Model MBS yang diterapkan di Kanada lebih dikenal dengan pendelegasian keuangan (financial delegation). perlengkapan. maupun layanan pendidikan. . dimana pendekatan yang digunakan dikenal sebagai ´School-site decision-makingµ. yang telah menghasilkan desentralisasi alokasi sumber daya.

yang menekankan pada inisiatif sekolah dalam menajamen sekolah. perbaikan pada input sumber daya. Cheng (1996: 44) menyatakan bahwa munculnya model SMI didasari oleh usaha untuk memperbaiki mutu pendidikan dengan memperluas kesempatan sekolah dan sistem pendidikan. bimbingan siswa. dan beberapa penataran dalam-jabatan (inservice training). serta perbaikan fasilitas belajar-mengajar seperti program remedial. Lahirnya kebijakan SMI ini ialah untuk memecahkan beberapa masalah-masalah pendidikan. .Model MBS di Hongkong lebih dikenal sebagai School Management Initiative (SMI).

proses penilaian. dan dewan manajer. dewan gubernur. Undang-undang menciptakan pemusatan control secara nasional dalam hal kurikulum.Sistem pendidikan di Inggris telah dilakukan secara terus menerus dan meningkat sejak Education Act tahun 1944. serta pengawasan dan pelaporan hasil belajar. Undang-undang pendidikan tahun 1980 merevisi kekuasaan dan tanggung jawab dewan sekolah. tingkat-tingkat yang harus dicapai. .

´The Karmel Reportµ tahun 1973 dianggap sebagai suatu dokumen yang paling berpengaruh dalam pendidikan jalur sekolah di Australia.Sampai awal tahun 70-an. . Perubahan ke arah MBS memakan rentang waktu tiga puluh tahunan. karena pernyataannya yang menekankan bahwa berkurangnya kontrol sentralisasi terhadap operasi sekolah-sekolah diperlukan untuk menjamin efektivitas dan pemerataan atau keadilan dalam pendidikan sekolah. hampir semua negara bagian di Australia menerapkan model birokrasi yang sentralistik.

‡ Di Victoria. pada tahun 1999 pelaksanaan ´School of the Futureµ memasuki tahun ke-6 dari siklus 7 tahun. diminta untuk memfokuskan identifikasi tujuan-tujuan umum/luas (broad goals) dan membangun kerangka kerja akuntabilitas perubahan Victoria. yang dapat mengembangkan pendidikan proses di operasionalisasi sekolah . Program ini memfokuskan pada konsep bahwa kualitas hasil/dampak (outcome) pembelajaran (schooling) hanya bisa dijamin apabila pengambilan keputusan terjadi pada tingkat lokal. otoritas yang berkuasa di pusat. The Directorate of School Education (DSE). Tahun 1993.

‡ penerapan model MBS di Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. pemerintah telah melakukan berbagai program rintisan di berbagai jenjang pendidikan berkenaan dengan model MBS melalui berbagai kebijakan yang bertujuan untuk membuat sekolah menjadi lebih mandiri dan meningkatkan partisipasi masyarakat. . Penerapan pendekatan dan pengelolaan sekolah dengan prinsip MBS secara resmi mulai berlaku tanggal 8 Juli 2003. Sebelumnya.

prestasi siswa 7. profesional 3. motif ekonomi 2. efisiensi administrasi 5. terdapat delapan motif diterapkannya MBS yaitu : 1. finansial 6. akuntabilitas 8. efektifitas sekolah . politik 4.Motif MBS Menurut Bank Dunia dalam Q/A for the web/knowledge nugget yang ditulis oleh Edge (2000).

meningkatkan kompetisi yang sehat antarsekolah tentang pendidikan yang akan dicapai. 2. Partisipatif 3.Tujuan MBS 1. mutu dan pendidikan sekolah melalui dalam inisiatif mengelola dan memberdayakan sumber daya . Meningkatkan kemandirian yang tersedia. Akuntabilitas 4.

meningkatkan kualitas. sekolah dalam rangka pencapaian . kuantitas. penerapan MBS mempunyai beberapa manfaat sebagai berikut : 1. meningkatkan moral guru 3. menyesuaikan sumber keuangan terhadap tujuan instruksional yang dikembangkan di sekolah 5.Manfaat MBS Menurut Nurkholis (2003:25). dan fleksiblitas komunikasi setiap kebutuhan komunitas sekolah. secara formal MBS dapat memahami keahlian dan kemampuan orang-orang yang bekerja di sekolah 2. keputusan yang diambil sekolah memiliki akuntabilitas 4. mendorong munculnya pemimpin baru di sekolah 6.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->