P. 1
Seni Murni Dan Seni Terapan

Seni Murni Dan Seni Terapan

4.0

|Views: 3,532|Likes:
Published by Ulfi Ainun Hanifah

More info:

Published by: Ulfi Ainun Hanifah on Feb 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2013

pdf

text

original

Seni Rupa

Seni Murni dan Seni Terapan

Di susun oleh : Ulfi Ainun Hanifah (33) # XI-IPA-3# SMAN 2 CIMAHI

Dengan kata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian-bagiannya. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya unsur-unsur yang membentuknya. lebar dan tinggi. Seni murni adalah karya seni rupa yang dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan artistik. Contohnya. seni dipilah menjadi beberapa kelompok. Contoh seni terapan yaitu:arsitektur. seni grafis dan sebagian seni kerajinan. Seni Rupa jika dilihat dari segi fungsinya dapat dikelompokkan menjadi dua. tekstur. Orang mencipta karya seni murni umumnya berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan cita rasa estetik. Contoh : seni patung. seni ilustrasi. Yang tergolong dalam seni murni yaitu: seni lukis.Seni Murni dan Seni Terapan A. Salah satu unsur psikis adalah emosi. seni keramik. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuah struktur atau komposisi yang bermakna. Fungsi dan Tujuan Seni Rupa Fungsi dan Tujuan Seni Rupa Sebagai unsur budaya. relief dan sebagainya. . dan lain-lain. Sebuah unsur budaya akan tetap terpelihara keberadaannya jika unsur budaya tersebut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. seni kriya. tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Fungsi Individual Manusia terdiri dari unsur fisik dan psikis. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagianbagian yang tidak bermakna. seni hadir atau diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia baik lahir maupun batin. keramik. Karakteristik Seni Rupa dan Cabang-cabangnya Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknya terdiri atas unsur-unsur rupa yaitu: garis. seni patung. sepatu. Maka fungsi individual ini dibagi menjadi fungsi fisik dan fungsi emosi. B. Hal itu mungkin karena membuat karya seni murni terasa lebih bebas dibanding membuat karya seni terapan karena tidak memperhitungkan fungsi. seni grafis. poster. yaitu seni murni (fine art) dan seni pakai / terapan (applied art). seni lukis. Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu: karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang. 1. Dalam pembuatan seni pakai biasanya faktor kegunaan lebih diutamakan daripada faktor keindahan atau artistiknya. bentuk. Kebebasan berekspresi dalam seni murni sangat diutamakan. bidang. Berdasarkan fungsinya dalam memenuhi kebutuhan manusia. Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang. Seni Terapan atau seni pakai (applied art) adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. baju. Membuat karya seni terapan tampak lebih sulit dibandingkan karya seni murni. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat merasakan betapa kita sangat membutuhkan sarana berekspresi dalam menikmati keindahan bentuk. akan tetapi dibuat sesuai dengan prinsip tertentu. seni arsitektur dan berbagai desain produk. ruang dan warna.

komedi. Dalam pembuatan seni pakai biasanya faktor kegunaan lebih diutamakan daripada faktor keindahan atau artistiknya. patung. kritik. Religi / Keagamaan : Karya seni dapat dijadikan ciri atau pesan keagamaan. poster. b. b. contoh. seperti. arsitektur tempat ibadah. gambar ilustrasi pada buku pelajaran. poster. Seni kriya termasuk seni rupa terapan (applied art) yang selain mempunyai aspek-aspek keindahan juga menekankan aspek kegunaan atau fungsi praktis. Contoh seni terapan yaitu:arsitektur. Contohnya. Seni Kriya I. Emosional : Fungsi ini dipenuhi melalui seni murni. Fungsi ini dikelompokkan dalam beberapa bidang. rumah alat transportasi dan sebagainya. spanduk. film dan sebagainya. dan lain-lain. Unsur Karya Seni Kriya Seni kriya mengutamakan terapan atau fungsi maka sebaiknya terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut: . Edukasi / Pendidikan : Pendidikan juga memanfaatkan seni sebagai sarana penunjangnya. d. Membuat karya seni terapan tampak lebih sulit dibandingkan karya seni murni. foto dan sebagainya. Fungsi Sosial Fungsi sosial artinya dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kepentingan orang banyak dalam waktu relative bersamaan. baik dari senimannya maupun dari pengamat atau konsumennya. Pengertian Seni Kriya Seni kriya sering disebut dengan istilah Handycraft yang berarti kerajinan tangan. Contoh: film. kaligrafi. Fisik : Fungsi ini banyak dipenuhi melalui seni pakai yang berhubungan dengan fisik. Rekreasi / hiburan : Seni dapat digunakan sebagai sarana untuk melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan. Contoh: lukisan. sepatu. poster ilmiah.a. dan produk kepada orang banyak. dan lain-lain. baju. c. 2. a. Seni terapan di bagi menjadi seni Kriya dan seni desain. II. Hal itu mungkin karena membuat karya seni murni terasa lebih bebas dibanding membuat karya seni terapan karena tidak memperhitungkan fungsi. gagasan. busana. keramik. tempat rekreasi dan sebagainya. A. Komunikasi : Seni dapat digunakan untuk mengkomunikan sesuatu seperti pesan. busana keagamaan dan sebagainya Seni Murni Seni Terapan Seni Terapan atau seni pakai (applied art) adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. perabot. Artinya seni kriya adalah seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan keindahan. Contoh: iklan. kebijakan.

Sebagai benda mainan. kulit mentah atau kulit sintetis. yaitu kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan atau dibentuk menggunakan tatah ukir. Jenis-jenis Seni Kriya di Nusantara y Seni kerajinan kulit. Barang-barang terapan adalah barang yang memiliki nilai praktis yang tinggi. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan atau segi fungsinya. III. mahoni. relief dan lain-lain. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Dorongan orang memakai. Contohnya mebel. adalah seni kriya yang diciptakan mengutamakan fungsinya. sawo. yaitu enaknya digunakan. Keindahan dapat menambah rasa senang. Fungsi dan Tujuan Pembuatan Seni Kriya y y Sebagai benda pakai. Contohnya: tas. Flexibility. waru. barang aksesoris. yaitu keluwesan penggunaan. Contohnya pisau. ukir. wayang dan lain-lain. Seni ukir kayu. Comfortable. ialah kerajinan yang menggunakan bahan logam seperti besi. perunggu. y y . y 2) Estetika atau syarat keindahan Sebuah barang terapan betapapun enaknya dipakai jika tidak enak dipandang maka pemakai barang itu tidak merasa puas. Sedangkan teknik yang digunakan biasanya menggunakan sistem cor. Seni kerajinan logam. dan lain-lain. nangka dan lain-lain. perak. memiliki. adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung. emas. yaitu seni kriya yang dibuat sebagai benda pajangan atau hiasan. Barang terap dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya. y IV. Sebagai benda hias. Barang-barang seni kriya adalah barang terap yaitu barang yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. adalah seni kriya yang dibuat untuk digunakan sebagai alat permainan. Kayu yang biasanya digunakan adalah: kayu jati. sepatu. dan menyenangi menjadi lebih tinggi jika barang itu diperindah dan berwujud estetik. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak.1) Utility atau aspek kegunaan y y Security yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan barang-barang itu. tempa atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. nyaman dan puas bagi pemakainya.

Contohnya: topi. Teknik ini diawali dengan membuat model dari tanah liat. Saat ini banyak terdapat sentra-sentra kerajinan cor logam seperti kerajinan perak. Disamping teknik cor ada juga teknik menempa yang bahan-bahannya berasal dari perunggu. teko. dan perhiasan. . gaun dan lainlain. Setelah dingin cetakan tanah liat dapat dipecah sehingga diperoleh benda perunggu yang diinginkan. dll. daun pandan. piring dan lain-lain. Teknik ini digunakan untuk mencetak benda-benda yang sederhana baik bentuk maupun hiasannya. kemudian dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah rongga. perak. bambu. pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. butsir. sehingga perunggu dapat dituang ke dalamnya. bejana. 1) Teknik cor (cetak tuang) Ketika kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit. y Teknik Tuang Sekali Pakai (A Cire Perdue) Teknik a cire perdue dibuat untuk membuat benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit. Contohnya: gerabah. Teknik cetak pada waktu itu ada dua macam: y Teknik Tuang Berulang (Bivalve) Teknik bivalve disebut juga teknik menuang berulang kali karena menggunakan dua keeping cetakan terbuat dari batu dan dapat dipakai berulang kali sesuai dengan kebutuhan (bi berarti dua dan valve berarti kepingan). kapak. Teknik dan Bahan Karya Seni Kriya Ada beberapa teknik pembuatan benda-benda kriya yang disesuaikan dengan bahan. mengukir. enceng gondok. menganyam. daun lontar. Terdapat beberapa benda kriya dari bahan perunggu seperti gendering perunggu. yaitu seni membuat pola hias di atas kain dengan proses teknik tulis (casting) atau teknik cetak (printing). Alat dan cara yang digunakan antara lain cor atau tuang. Contohnya: baju. keranjang dan lain-lain. serat pohon. Tempat-tempat terkenal itu antara lain kerajinan perak di Kota Gede Yogyakarta dan kerajinan kuningan yang terdapat di Juwana dan Mojokerto. dan membentuk. seperti arca dan patung perunggu. dan tempat lilin. piring. maka mulai dikenal teknik pengolahan perunggu. Seni kerajinan keramik. Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan. kuningan. seperti keris. pilin. membatik. tas.y y y Seni kerajinan anyaman. dan emas. Seni kerajinan batik. lalu ditutup lagi dengan tanah liat. V. pohon pisang. tembaga. selanjutnya dilapisi lilin. kerajinan ini biasanya menggunakan bahan rotan. menenun.

Benda. saat ini dikenal beberapa teknik membatik antara lain sebagai berikut: . Mengukir adalah kegiatan menggores. blaco. yaitu ukiran yang dibuat semata-mata sebagai hiasan dan tidak memiliki makna tertentu. Bahan kain tersebut umumnya berupa kain mori. yaitu ukiran yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. yaitu ukiran yang selain sebagai hiasan juga berfungsi sebagai pendukung sebuah bangunan. Ukiran tinggi (timbul). y Bahan pewarna. ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan). sebagai bahan yang akan diberi motif (gambar). y Canting dan kuas untuk menorehkan lilin pada kain. Fungsi hias. seperti tumpal.benda itu diberi ukiran bermotif geometris. e. memahat.2) Teknik Ukir Alam Nusantara dengan hutan tropisnya yang kaya menjadi penghasil kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar seni ukir kayu. Batik merupakan karya seni rupa yang umumnya berupa gambar pada kain. Pada masa itu banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan bendabenda dari gerabah atau kayu. garis. y Kuas untuk nemboki yaitu menutup malam pada permukaan kain yang lebar. dan baju kaos. dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. yaitu ukiran yang berfungsi untuk menambah nilai jual suatu benda. d. Alat dan bahan yang dipakai untuk membatik pada umumnya sebagai berikut: y Kain polos. untuk mewarnai kain yaitu naptol dan garam diasol. b. karya ukir sudah dikenal sejak zaman batu muda. lingkaran. Di Indonesia. zig zag. Umumnya ukiran tersebut selain sebagai hiasan juga mengandung makna simbolis dan religius. Dilihat dari jenisnya. primissima. dan segitiga. yaitu ukiran tradisional yang selain sebagai hiasan juga berfungsi menyimbolkan hal tertentu yang berhubungan dengan spiritual. Fungsi simbolik. ukiran rendah. Sesuai dengan perkembangan zaman. Karya seni ukir memiliki macam-macam fungsi antara lain: a. prima. Fungsi magis. 3) Teknik membatik Kerajinan batik telah dikenal lama di Nusantara. Akan tetapi kemunculannya belum diketahui secara pasti. swastika. c. dan ukiran utuh. Fungsi konstruksi. Proses pembuatannya adalah dengan cara menambahkan lapisan malam dan kemudian diproses dengan cara tertentu atau melalui beberapa tahapan pewarnaan dan tahap nglorod yaitu penghilangan malam. sebagai bahan untuk membuat motif sekaligus sebagai perintang masuknya warna ke serat kain (benang). Fungsi ekonomis. y Malam.

tembikar atau keramik.a. komposisi. f. topi dan lain-lain dibuat dengan teknik anyam. tidak terikat oleh aturan teknik yang ada. dan pewarnaan yang sama di setiap produknya. Jenis kain ini banyak dipakai untuk kain seragam sekolah. Daerah penghasil batik di Jawa yang terkenal diantaranya Pekalongan. c. Batik celup ikat. tetapi dengan teknik sablon (screen printing). adalah batik yang cara pembuatannya bebas. pandan dan lain-lain. oleh karena itu pada hasil akhirnya tidak ada motif. Teknik yang umumnya digunakan pada proses pembuatan keramik diantaranya: y Teknik coil (lilit pilin) . Keramik merupakan karya dari tanah liat yang prosesnya melalui pembakaran sehingga menghasilkan barang yang baru dan jauh berbeda dari bahan mentahnya. Proses pembuatan batik ini tidak menggunakan teknik batik. adalah pembuatan batik tanpa menggunakan malam sebagaia bahan penghalang. Rembang dan Cirebon. Batik modern. seperti keranjang. d. adalah batik yang dibuat menggunakan alat cap (stempel yang umumnya terbuat dari tembaga) sebagai alat untuk membuat motif sehingga kain tidak perlu digambar terlebih dahulu. rotan. Membatik dengan proses ini disebut batik jumputan. tikar. Batik printing. adalah batik yang dibuat dengan cara melukis. Daerah penghasil tenun ikat antara lain 6) Teknik membentuk Penegertian teknik membentuk di sini yaitu membuat karya seni rupa dengan media tanah liat yang lazim disebut gerabah. Hal tersebut termasuk pemilihan motif dan warna. Solo. 5) Teknik Tenun Teknik menenun pada dasarnya hamper sama dengan teknik menganyam. bentuk. Bahan baku yang digunakan untuk membuat benda-benda anyaman ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya. Batik lukis. Batik cap. seperti bamboo. Batik tulis adalah batik yang dibuat melalui cara memberikan malam dengan menggunakan canting pada motif yang telah digambar pada kain. Pada teknik ini seniman bebas menggunakan alat untuk mendapatkan efek-efek tertentu. Untuk anyaman kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu. mendong. e. palem. sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsi dan pakan. Yogyakarta. 4) Teknik Anyam Benda-benda kebutuhan hidup sehari-hari. Seniman batik lukis yang terkenal di Indonesia antara lain Amri Yahya. adalah kain yang motifnya seperti batik. akan tetapi menggunakan tali untuk menghalangi masuknya warna ke dalam serat kain. b. perbedaannya hanya pada alat yang digunakan.

cetakan padat. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal. Seni desain . tegel dinding maupun hiasan dinding dengan berbagai motif seperti binatang atau tumbuh-tumbuhan B. lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan keramik tradisional yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. seperti alat alat rumah tangga piring. seperti yang dilakukan pengrajin genteng. Para pengrajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong. Teknik ini sering dipakai oleh seniman atau para penggemar keramik. Pengrajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). para pengrajin keramik tradisonal dapat membentuk keramik dengan teknik cetak pres. mangkok gelas dll Disamping cara-cara pembentukan diatas. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah berupa gips. 7) Teknik putar Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat. silindris) dan bervariasi. cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Bentuknya tidak selalu simetris. seperti untuk cetakan berongga.y y Teknik tatap batu/pijat jari Teknik slab (lempengan) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para pengrajin di sentra-sentara keramik. guci dll 8) Teknik cetak Teknik pembentukan dengan cetak dapat memproduksi barang dengan jumlah yang banyak dalam waktu relatif singkat dengan bentuk dan ukuran yang sama pula. cangkir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->