P. 1
salak

salak

|Views: 33|Likes:
Published by Renny Mareta

More info:

Published by: Renny Mareta on Feb 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

TTG BUDIDAYA PERTANIAN

SALAK
( Salacca edulis )

1.

SEJARAH SINGKAT

Tanaman salak merupakan salah satu tanaman buah yang disukai dan mempunyai prospek baik untuk diusahakan. Daerah asal nya tidak jelas, tetapi diduga dari Thailand, Malaysia dan Indonesia. Ada pula yang mengatakan bahwa tanaman salak (Salacca edulis) berasal dari Pulau Jawa. Pada masa penjajahan biji-biji salak dibawa oleh para saudagar hingga menyebar ke seluruh Indonesia, bahkan sampai ke Filipina, Malaysia, Brunei dan Muangthai.

2.

JENIS TANAMAN

Di dunia ini dikenal salak liar, seperti Salacca dransfieldiana JP Mo-gea; S. magnifera JP Mogea; S. minuta; S. multiflora dan S. romosiana. Selain salak liar itu, masih dikenal salak liar lainnya seperti Salacca rumphili Wallich ex. Blume yang juga disebut S. wallichiana, C. Martus yang disebut rakum/kumbar (populer di Thailand) sebagai pembuat masam segar pada masakan. Kumbar ini tidak berduri, bunganya berumah 2 (dioeciious). Salak termasuk famili: Palmae (palem-paleman), Hal. 1/ 16
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi, Jl. M.H. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. 021 316 9166~69, Fax. 021 316 1952, http://www.ristek.go.id

3) Tanaman salak tidak tahan terhadap sinar matahari penuh (100%). Hal.go. 5. tetapi cukup 50-70%. lamakelamaan meninggi sampai 3 m atau lebih.id . nglumut. 021 316 9166~69. 2/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. MANFAAT TANAMAN Buah salak hanya dimakan segar atau dibuat manisan dan asinan. salak Bali Slacca amboinensis (Becc) Mogea yang berbiji 1. http://www. Maluku. Jawa Tengah. Seluruh bagian daunnya berduri tajam Batangnya pendek. Batangnya tidak dapat digunakan untuk bahan bangunan atau kayu bakar. Jenis salak itu mempunyai nilai komersial yang tinggi. 3.1. Buah salak yang dipetik pada bulan ke 4 atau ke 5 biasanya untuk dibuat manisan. yakni: salak Jawa Salacca zalacca (Gaertner) Voss yang berbiji 2-3 butir. A berarti jumlah bulan basah tinggi (11-12 bulan/tahun). tanpa dikupas. Fax. Curah hujan rata-rata bulanan lebih dari 100 mm sudah tergolong dalam bulan basah. swaru. 021 316 1952. daun-daunnya panjang dengan urat utama kuat seperti pada kelapa yang disebut lidi. SYARAT PERTUMBUHAN 5. Ada yang masih muda sudah terasa manis.I. Buah segar yang diperdagangkan biasanya masih dalam tandan atau telah dilepas (petilan). Berarti salak membutuhkan tingkat kebasahan atau kelembaban yang tinggi. enrekang. Jl. karena itu diperlukan adanya tanaman peneduh. Sulawesi Utara.H. D. Iklim 1) Tanaman ssalak sesuai bila ditanam di daerah berzona iklim Aa bcd. Sumatera Utara.ristek. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. dan lain-lain. gula batu (Bali). Sulawesi Selatan. akhirnya roboh tidak mampu membawa beban mahkota daun terlalu berat (tidak sebanding dengan batangnya yang kecil). Babc dan Cbc. Banyak varietas salak yang bisa tumbuh di Indonesi. Yogyakarta. 2) Salak akan tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan rata-rata per tahun 200-400 mm/bulan. Pada saat ini manisan salak dibuat beserta kulitnya.2 butir. Buah matang disajikan sebagai buah meja. SENTRA PENANAMAN Tanaman salak banyak terdapat di DKI Jakarta. M. 4. Varietas unggul yang telah dilepas oleh pemerintah untuk dikembangkan ialah: salak pondoh.TTG BUDIDAYA PERTANIAN monokotil. NTB dan Kalimantan Barat. Jawa Timur. dan salak Padang Sidempuan Salacca sumatrana (Becc) yang berdaging merah. B: 8-10 bulan/tahun dan C : 5-7 bulan/tahun. Jawa Barat. Bali. Sebenarnya jenis salak yang ada di Indonesia ada 3 perbedaan yang menyolok.

pertumbuhan tanaman baik.7. Ketinggian Tempat Tanaman salak tumbuh pada ketinggian tempat 100-500 m dpl.H. Tanah 1) Tanaman salak menyukai tanah yang subur. Tanaman salak merupakan tanaman tahunan. 5. PEDOMAN BUDIDAYA 6. 3/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. berbuah sepanjang tahun. Pembibitan salak dapat berasal dari biji (generatif) atau dari anakan (vegetatif). 021 316 1952. Salak membutuhkan kelembaban tinggi. Jl. 6. M.go.TTG BUDIDAYA PERTANIAN 4) Suhu yang paling baik antara 20-30°C. tetapi tidak tahan genangan air.id . 021 316 9166~69. Fax. Kekurangan perbanyakan secara generatif: a) kualitas buah yang dihasilkan tidak persis sama dengan pohon induk karena mungkin terjadi penyerbukan silang Hal. walaupun diberi perlakuan kultur teknis yang baik tidak akan memberikan hasil yang diinginkan. gembur dan lembab. Untuk menghindari masalah tersebut. yaitu: cepat berbuah. Pembibitan secara generatif adalah pembibitan dengan menggunakan biji yang baik diperoleh dari pohon induk yang mempunyai sifat-sifat baik. Keuntungan perbanyakan bibit secara generatif: a) dapat dikerjakan dengan mudah dan murah b) diperoleh bibit yang banyak c) tanaman yang dihasilkan tumbuh lebih sehat dan hidup lebih lama d) untuk transportasi biji dan penyimpanan benih lebih mudah e) tanaman yang dihasilkan mempunyai perakaran kuat sehingga tahan rebah dan kekeringan f) memungkinkan diadakan perbaikan sifat dalam bentuk persilangan. http://www. 2) Derajat keasaman tanah (pH) yang cocok untuk budidaya salak adalah 4. Kebun salak tidak tahan dengan genangan air. tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta pengaruh lingkungan yang kurang menguntungkan. sehingga modal yang dikeluarkan tidak akan kembali karena adanya kerugian dalam usaha tani. Pembibitan Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengusahakan tanaman salak adalah penggunaan bibit unggul dan bermutu. perlu dilakukan cara pembibitan salak yang baik. Untuk pertumbuhannya membutuhkan kelembaban tinggi. 5. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp.5 .ristek. hasil buah banyak dan seragam. karena itu kesalahan dalam pemakaian bibit akan berakibat buruk dalam pengusahaannya.5.1.3.2.

TSP dan KCl. b) Buah yang akan diambil bijinya harus di petik pada waktu cukup umur.id . f) Benih murni dan tidak tercampur dengan kotoran lain. lakukan penyiraman setiap hari b) Bibit dari Anakan dengan pesemaian bak kayu: 1.01-0. Syarat-syarat biji yang akan dijadikan benih : a) Biji berasal dari pohon induk yang memenuhi syarat. Pilih anakan yang baik dan berasal dari induk yang baik 2. Agar kelembabannya terjaga. http://www. kemudian diisi dengan media tanah 3) Teknik Penyemaian Bibit a) Bibit dari Biji: 1. 021 316 1952. tiap 2-3 minggu sekali 3. Arah biji dibenamkan dengan posisi tegak. Buat bak kayu dengan ukuran tinggi 25 cm. 2. konsentrasi larutan 0. 2) Penyiapan Bibit a) Bibit dari Biji: 1. 1) Persyaratan Bibit Untuk mendapatkan bibit yang baik harus dilakukan seleksi terhadap biji yang akan dijadikan benih.ristek.TTG BUDIDAYA PERTANIAN b) agak sulit diketahui apakah bibit yang dihasilkan jantan atau betina. masing-masing 5 gram. c) Mempunyai daya tumbuh minimal 85 %. d) Besar ukuran biji seragam dan tidak cacat. Tanam biji pada bak pesemaian dengan jarak 10 x 10 cm 7. Rendam dalam air bersih selama 24 jam. Benih direndam dalam larutan hormon seperti Atonik selama 1 jam. Hal. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp.H. Arah pesemaian Utara Selatan dan diberi naungan menghadap ke Timur 5. Diisi dengan tanah subur dan gembur setebal 15-20 cm 3. Biji salak dibersihkan dari sisa-sisa daging buah yang masih melekat. Fax.go. e) Biji sehat tidak terserang hama dan penyakit. 4/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. 021 316 9166~69. b) Bibit dari Anakan: 1. M. Satu bulan kemudian diberi pupuk Urea. Jl. miring/rebah dengan mata tunas berada dibawah. lalu diletakkan di tempat teduh dan lembab sampai kecambah berumur 20-30 hari 2. kemudian dicuci. masukkan kedalam kantong plastik yang sudah dilubangi (karung goni basah). Biji salak yang telah direndam dan dicuci. Siapkan potongan bambu. lebar dan panjang disesuaikan dengan kebutuhan 2.02 cc/liter air 6. Diatas tanah diiisi pasir setebal 5-10 cm 4.

2. Untuk persemaian dari anakan. Teknik Penanaman 1) Pembuatan Lubang Tanam Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dengan jarak tanam 1 x 4 m. 6.5 x 2. Jl. 5/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. Pupuk Urea.go.H. KCl diberikan 1 bulan sekali sebanyak 1 sendok teh.TTG BUDIDAYA PERTANIAN 4) Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian Untuk pembibitan dari biji. Pembibitan dengan sistem anakan. bambu diletakkan tepat di bawah anakan salak.ristek. http://www. Fax. M. setelah bibit salak berumur 4 bulan baru dipindahkan ke lahan pertanian. media pembibitan adalah polybag dengan ukuran 20 x 25 cm yang diisi dengan tanah campur pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.3. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. 2 x 2 m atau 1.4 biji per lubang. Setiap lubang diberi pupuk kandang yang telah jadi sebanyak 10 kg. 021 316 9166~69. 5) Pemindahan Bibit Untuk bibit dari biji. dengan jarak antar 2 x 4 m atau 3 x 4 m. 2) Pembukaan Lahan a) Membongkar tanaman yang tidak diperlukan dan mematikan alang-alang serta menghilangkan rumput-rumput liar dan perdu dari areal tanam. Setelah bibit atau kecambah berumur 20-30 hari baru bibit dipindahkan ke polibag. setelah 6 bulan bibit baru bisa dipindahkan ke lapangan. 021 316 1952.5 m. 6. kemudian ditanam dalam polybag. Pengolahan Lahan 1) Persiapan Penetapan areal untuk perkebunan salak harus memperhatikan faktor kemudahan transportasi dan sumber air.id . kemudian disiram setiap hari. 2) Cara Penanaman Biji ditanam langsung dalam lubang sebanyak 3. Setelah 1 bulan akar telah tumbuh dan anakan dipisahkan dari induknya. TSP. Ukuran lubang dapat juga dibuat 50 x 50 x 40 cm. Sebulan kemudian biji mulai tumbuh 3) Lain-lain Hal. b) Membajak tanah untuk menghilangkan bongkahan tanah yang terlalu besar.

Fax. Tanaman cadangan dipindahkan dengan cara putaran. yang seumur dengan tanaman lainnya. dapat ditanam tanaman peneduh sementara seperti tanaman pisang.TTG BUDIDAYA PERTANIAN Untuk menghindari sinar matahari penuh. bagian pangkal serta tanahnya kita bungkus dengan plastik agar akarakar di bagian dalam terlindung dari kerusakan. Biasanya penjarangan dilakukan pada bulan ke 4 atau ke 5. tanaman salak ditanam di bawah tanaman peneduh seperti tanaman kelapa. M. 6/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. 2) Penyiangan Penyiangan adalah membuang dan memebersihan rumput-rumput atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di kebun salak. Untuk keperluan penyulaman kita perlu tanaman cadangan (biasanya perlu disediakan 10%) dari jumlah keseluruhan. dilakukan pada awal dan akhir musim penghujan. Penyulaman dilakukan pada tanaman muda atau yang baru ditanam. maka bila tandan sudah mulai rapat perlu dilakukan penjarangan. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 bulan setelah bibit ditanam. tanaman salak perlu dipelihara dengan benar dan teratur sehingga diperoleh produksi kebin yang baik dan produktif. penyiangan berikutnya dilakukan tiap 3 bulan sekali sampai tanaman berumur setahun. 021 316 1952. Apabila lahan masih belum ada tanaman peneduh. Jarak tanam pohon peneduh disesuaikan menurut ukuran luas tajuk misalnya kelapa ditanam dengan jarak 10 x 10 m. tetapi mati atau pertumbuhannya kurang bagus atau kerdil. lamptoro dan sebagainya. http://www. durian. dilakukan pula penggemburan dan pembumbunan tanah ke pokok tanaman salak. Sewaktu membongkar tanaman. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. Setelah itu penyiangan cukup dilakukan setiap 6 bulan sekali atau 2 kali dalam satu tahun.id .ristek. Jl. 6. Pemeliharaan ini dilakukan sampai berakhirnya masa produksi tanaman salak. 1) Penjarangan dan Penyulaman Untuk memperoleh buah yang berukuran besar. yaitu mengikutsertakan sebagian tanah yang menutupi daerah perakarannya. atau misalnya terlalu banyak tanaman betinanya. Tanaman pengganggu yang lazim di sebut gulma ini bila tidak diberantas akan menjadi pesaing bagi tanaman salak dalam memperebutkan unsur hara dan air. 3) Pembubunan Sambil melakukan penyiangan. Awal musim hujan sangat tepat untuk melakukan penyulaman. durian 12 x 12 m dan lamtoro 12 x 12 m. Hal ini dilakukan untuk menghemat ongkos kerja juga untuk efisiensi perawatan.H. Pemeliharaan Tanaman Setelah selesai ditanam.4. Tanah yang digemburkan dicangkul membentuk gundukan atau bumbunan yang berfungsi untuk menguatkan akar dan batang Hal. 021 316 9166~69. dilakukan dengan hati-hati.go.

melainkan juga ke bunga. tepung darah dan sebagainya. pupuk hijau. Umur tanaman : a) 0-12 bulan (1 x sebulan): Pupuk kandang 1000. Bumbunan jangan sampai merusak parit yang ada. Pupuk yang diberikan dengan cara penyemprotan lewat daun tanaman (pupuk daun). TSP.go. http://www. Tunas-tunas yang terlalu banyak harus dijarangkan. Pupuk organik adalah pupuk kandang. yaitu 1 bulan 1 kali. Alat pangkas sebaiknya menggunakan golok atau gergaji yang tajam. Jangan hanya memotong setengah atau sebagian daun. Bay folan. rumpun tanaman salak tidak terlalu rimbun sehingga kebun yang lembab serta pengap akibat sirkulasi udara yang kurang lancar diperbaiki.id . Super Fosfat. Pupuk anorganik adalah: Ure. Jenis pupuk ada 2 macam: pupuk organik dan anorganik. sebab bagian yang disisakan sebenarnya sudah tidak ada gunanya bagi tanaman. Pemangkasan pada saat lewat panen harus tetap dilakuakan. Dengan pemangkasan. tetapi pada saat mendekati masa berbunga atau berbuah pemangkasan kita lakukan lebih sering. dan sebagainya. 021 316 1952.ristek. TSP 5 gram. Urea 5 gram. lakukanlah pengurangan anakan menjelang tanaman berbuah. KCl 5 gram. Kcl.TTG BUDIDAYA PERTANIAN tanaman salak pada tempatnya. Pemangkasan yang dilaksanakan pada waktu dan cara yang tepat akan membantu tanaman tumbuh baik dan optimal. abu tanaman. Pemangkasan daun salak sebaiknya sampai pada pangkal pelepahnya. kompos. M. Jumlah anakan maksimal 3-4 buah pada 1 rumpun. Ada pupuk yang diberikan melalui daerah perakaran tanaman (pupuk akar). Bila lebih dari itu anakan akan mengganggu produktivitas tanaman. ZA. Green Zit. Satu rumpun salak cukup kita sisakan 1 atau 2 anakan. 5) Pemupukan Semua bahan yang diberikan pada tanaman dengan tujuan memberi tambahan unsur hara untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman disebut pupuk. terutama mendekati saat-saat tanaman berbuah (perempalan). Pemangkasan juga membantu penyebaran makanan agar tidak hanya ke daun atau bagian vegetatif saja. buah atau bagian generatif secara seimbang. 4) Perempalan dan Pemangkasan Daun-daun yang sudah tua dan tidak bermanfaat harus dipangkas. Hal. Fax.H. NPK Hidrasil. 021 316 9166~69. Pupuk organik yang sering diberikan ke tanaman salak adalah pupuk kandang. 7/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. Juga daun yang terlalu rimbun atau rusak diserang hama. Pemangkasan dilakukan setiap 2 bulan sekali. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. Gandasil. Apabila dalam rumpun salak terdapat beberapa anakan. Jl.

KCl 20 gram. TSP 15 gram. dilaksanakan dengan penembakan khusus. Hal ini tidak menyebabkan kematian tanaman.1.) 3) Kumbang penggerek batang Menyerang ujung daun yang masih muda (paling muda). kemudian akan masuk ke dalam batang. 021 316 1952. atau memagari kebun salak dengan salak-salak jantan yang rapat. 021 316 9166~69. air yang tersisa ini sering tidak memenuhi kebutuhan tanaman. 7) Pemeliharaan Lain Setelah ditanam di kebun kita buatkan penopang dari bambu atau kayu untuk menjaga agar tanaman tidak roboh. cara dan jumlah yang sesuai. Air hujan sebagian besar akan hilang lewat penguapan. 2) Kumbang penggerek tunas (Omotemnus sp.ristek. c) 24-36 bulan (1 x 3 bulan): Urea 15 gram.go. KCl 15 gram. TSP 10 gram. Pengendalian: dimatikan atau dengan cara meneteskan larutan insektisida (Diazenon) dengan dosis 2 cc per liter pada ujung daun yang terserang atau dengan cara menyemprot. M. tupai. http://www. 6) Pengairan dan Penyiraman Air hujan adalah siraman alami bagi tanaman. KCl 10 gram.id . Sebagian kecil saja yang tertahan di daerah perakaran. Memasukkan kawat yang ujungnya lancip ke dalam lubang yang dibuat kumbang hingga mengenai hama. d) 36–dst (1 x 6 bulan): Urea 20 gram. Dalam hal ini diusahakan insektisida dapat masuk ke dalam bekas lubang yang digerek. perkolasi dan aliran permukaan. tetapi akan tumbuh anakan yang banyak di dalam batang tersebut.) Hama ini bersembunyi di sela-sela buah. selama pertumbuhan.H. kebutuhan akan air harus tercukupi. Akan lebih baik lagi kalau memagari kebun salak dengan kawat Hal. Jl. untuk itu kita perlu memberi air dengan waktu. tikus dan luwak Pengendalian: (1) untuk memberantas babi hutan.TTG BUDIDAYA PERTANIAN b) 12-24 bulan (1 x 2 bulan): Urea 10 gram. Dalam budidaya salak. 8/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi.. 4) Babi hutan. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. TSP 20 gram. HAMA DAN PENYAKIT 7. tetapi sulit untuk mengatur air hujan agar sesuai dengan yang dibutuhkan tanaman. Hama 1) Kutu wol /putih (Cerataphis sp. Fax. 7.

021 316 9166~69. 9/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. dapat digunakan umpan buah pisang yang dimasuki Furadan 3 G. Penyakit 1) Penyakit yang sering menyerang salak adalah sebangsa cendawan putih. berdaun panjang yang umumnya di persawahan kurang mampu bertahan. Pengendalian: tanaman yang sakit dan daun yang terserang harus dipotong dan dibakar di tempat tertentu. karena warna kulit salak jadi tidak menarik. Buah yang terserang penyakit ini kualitasnya jadi menurun. Karena lahan sawah yang biasa tergenang air dikeringkan dan dibumbun tanahnya maka gulma yang mampu bertahan adalah gulma berdaun sempit dan tumbuh menjalar yang sedikit sekali terdapat di sawah. Fax. Herbisida memiliki pengruh negatif. yaitu mengurangi pohon-pohon pelindung. Gulma Di beberapa tempat di Pulau Jawa. kemudian buah pisang tersebut dijahit dan dijadikan umpan. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. Pemberantasan gulma secara kimia di kebun-kebun salak belum lazim dilaksanakan. Herbisida yang akan digunakan perlu sesuai dengan jenis gulma yang akan diberantas. Gulma yang berbatang kurus tegak. 3) Busuk merah (pink) Penyebab: cendawan Corticium salmonicolor. 2) Noda hitam Penyebab: cendawan Pestalotia sp. para petani masih menggunakan cara manual (mencabuti rumput-rumputan dengan tangan.go. Pengendalian secara manual dengan dikored atau dicangkul pun sudah memadai. Reaksi bahan kimia dalam membunuh tanaman liar juga sangat cepat. Gejala: busuknya buah. (3) untuk memberantas Luwak dan Tupai. Untuk lahan yang tidak seberapa luas. Sehingga otomatis gulma yang merajai kebun adalah gulma-gulma yang biasa terdapat di sawah. lahan salak dibangun di bekas persawahan. Bila lahan salak cukup luas. 7. sebab biaya tenaga kerja relatif murah dan hasilnya lebih cepat.2.5 gram Furadan dimasukkan ke dalamnya. dikored atau dicangkul). Pilihan yang Hal. kurang lebih 0.ristek.id . M. Caranya: buah pisang dibelah.TTG BUDIDAYA PERTANIAN berduri. sebab racun yang dikandungnya dapat membahayakan mahluk hidup lain termasuk ternak dan manusia. http://www. (2) untuk memberantas Tikus. Jl. Untuk situasi seperti ini perlu menggunakan herbisida. 021 316 1952.3.H. Pengendalian: mengurangi kelembaban tanah. gulma yang terdapat tentu banyak sekali dan sulit diberantas hanya dengan cara manual. Gejala: adanya pembusukan pada buah dan batang. Gejala: adanya bercak-bercakhitam pada daun salak. serta baru dibuka. klerat dan lainlain. digunakan Zink phosphit. 7. Itulah sebabnya mengapa gulma di lahan bekas persawahan relatif lebih sedikit.

PANEN Mutu buah salak yang baik diperoleh bila pemanenan dilakukan pada tingkat kemasakan yang baik. Jl. bila dipetik mudah terlepas dari tangkai buah dan beraroma salak. jadi jangan terlalu tua dipohon. Gesapas. 8. Hal ditandai oleh sisik yang telah jarang. Maret dan April.Januari.1. 10/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. Pemanenan buah dilakukan dengan cara memotong tangkai tandannya. Fax. September dan Oktober. menurut sumber lain adalah: warnanya mengkilat (klimis). Juni dan Juli 3) Panen kecil pada bulan-bulan Pebruari. Menurut sumber lain panen besar buah salak adalah antara bulan Oktober . Hal. Buah salak yang masir tidak tahan lama disimpan. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. M. Ada juga herbisida yang dapat memberantas beberapa jenis gulma.TTG BUDIDAYA PERTANIAN kurang tepat akan memboroskan biaya. Tanda buah yang sudah tua. Periode Panen Tanaman salak dalam masa panennya terdapat 4 musim: 1) Panen raya pada bulan Nopember. bila dipungut akan terasa sepet dan tidak manis. Dari golongan teki-tekian dapat diberantas dengan Goal.id .H.2. Ciri dan Umur Panen Buah salak dapat dipanen setelah matang benar di pohon. 4) Masa kosong/istirahat pada bulan-bulan Agustus. Jadi kita harus benar-benar tahu buah salak yang sudah tua tetapi belum masak. disinilah letak kesukarannya. dan bulu-bulunya telah hilang. warna kulit buah merah kehitaman atau kuning tua. Ujung kulit buah (bagian buah yang meruncing) terasa lunak bila ditekan. maka dilakukan petik pilih. Bila pada bulan-bulan ini ada buah salak maka dinamakan buah slandren.go. Bila akan disimpan lama pemetikan dilakukan pada saat buah salak tua (Jawa: gemadung). 8. Yang perlu diperhatikan dalam pemetikan apakah buah salak tersebut akan disimpan lama atau segera dimakan. Maka pemanenan dilakukan dengancara petik pilih. Alang-alang dapat dibasmi dengan Round-up atau Sun-up.ristek. Cara Panen Cara memanen: karena buah salak masaknya tidak serempak. Gulma dari golongan rumput-rumputan dapat dibasmi dengan herbisida Gramoxone. biasanya berumur 6 bulan setelah bunga mekar (anthesis). Buah salak yang belum masak. 021 316 1952. 8. 8. http://www. Sedangkan tanaman yang berdaun lebar dapat diatasi dengan Fernimine. Desember dan Januari 2) Panen sedang pada bulan Mei.3. 021 316 9166~69. Basta atau Diuron.

pernafasan. 11/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. bebas dari penyakit dan ada tidaknya cacat/luka. uga bertujuan untuk membersihkan buah-buah dari berbagai bahan yang tidak berguna seperti tangkai.mempermudah penyusunan dalam wadah/peti/alat kemas c).mendapat hasil buah yang seragam (ukuran dan kualitas) b).4. 9. Salak mutu BS (busuk atau 1/2 pecah). warna.merangsang minat untuk membeli e). hasil yang dapat dicapai dalam satu musim tanam adalah 15 ton per hektar. a. Pengumpulan Gudang pengumpulan berfungsi sebagai tempat penerima buah salak yang berasal dari petani atau kebun. dan layak ekspor. rupa. PASCAPANEN Seperti buah-buahan lainnya. kekuningan. untuk menaksir pendapatan sementara. Sehingga buah salak tidak dapat disimpan lama dalam keadaan segar. Salak mutu AB (tidak terlalu besar. Grading/penggolongan bertujuan untuk: a). corak. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. ranting dan kotoran.H. dan sehat) c. sabit. M. tidak dijual. Penggolongan ini dapat berdasarkan pada : berat.mendapatkan harga yang lebih tinggi d). 1kg= 12 buah) b. Semua itu dimasukkan kedalam kelas dan golongan sendiri-sendiri. 021 316 1952. Jl. Hal. Salak mutu C (untuk manisan. Dalam gudang pengumpulan ini dilakukan: sortasi. tidak terlalu kecil. grading dan pengemasan. maka diperlukan penanganan pascapanen.2. Salak mutu AA (betul-betul super. 1kg = 25 .1. Penyortiran dan Penggolongan Sortasi/pemilihan bertujuan untuk memilih buah yang baik. Fax. besar. Kerusakan ditandai dengan bau busuk dan daging buah menjadi lembek serta berwarna kecoklat-coklatan. Prakiraan Produksi Dalam budidaya tanaman salak. proses biokimia dan perombakan fungsional dengan adanya pembusukan oleh jasad renik). Bahan-bahan tersebut dipotong dengan pisau. Setelah dipetik buah salak masih meneruskan proses hidupnya berupa proses fisiologi (perubahan warna.30 buah) d. tidak cacat. http://www. 9. bentuk.TTG BUDIDAYA PERTANIAN 8. buah salak mudah rusak dan tidak tahan lama.ristek. 9.go.id . 021 316 9166~69.agar perhitungannya lebih mudah f). gunting pangkas tajam tidak berkarat sehinga tidak menimbulkan kerusakan pada buah.

Rp. M.000. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN 10. penyimpanan dan distribusi buah-buahan. 150 kg @ Rp. baik dalam pengangkutan maupun dalam gudang penyimpanan dan untuk mempermudah perhitungan. 150 kg . 150.000.000 pohon/ha @ Rp 15. Pengemasan untuk manisan salak: dikemas dalam kaleng yang ditutup rapat yang telah dipastursasi sehingga semua mikroba seperti jamur. http://www.Urea tahun ke-4.000. 021 316 9166~69.000.000.Urea tahun ke-1.500.Rp. mempermudah dalam penyusunan. Bibit .Pupuk kandang 20 ton @ Rp. 1) Biaya produksi 1.000. 270. Jl. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. 021 316 1952. 150 kg . 3. 100 kg .go. 225.- Hal. agar buah salak terlindung tekanan dari luar c). 270.Rp.Rp. Pengangkutan merupakan mata rantai penting dalam penanganan.000.Urea tahun ke-2.H. 225. bakteri dan enzim dapat mati dan tidak akan menimbulkan proses pembusukan. 1.000. 150 kg @ Rp. Fax. 100 kg . 12/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. 150. Ada pengemasan untuk buah segar dan untuk manisan salak.Urea tahun ke-5. b) Pengemasan dan kondisi pengangkutan yang tepat untuk menjamin terjaganya mutu yang tinggi. umumnya dikemas dalam plastik.Bibit salak 2..000.1. ragi. Untuk manisan yang dikeringkan. Pengemasan dan Pengangkutan Tujuan pengemasan adalah untuk melindungi buah salak dari kerusakan.000.1 Analisis Usaha Budidaya Prakiraan anilisis budidaya salak dengan luas lahan 1 ha selama masa produksi 5 tahun di daerah Jawa Barat tahun 1999.TTG BUDIDAYA PERTANIAN 9. d) Harapan adanya keuntungan yang cukup dengan menggunakan fasilitas pengangkutan yang memadai.id .TSP tahun ke-1.800. 30.ristek.Urea tahun ke-3.Rp. Syarat-syarat pengangkutan untuk buah-buahan: a) Pengangkutan harus dilakukan dengan cepat dan tepat.000. Pengemasan untuk buah segar: a).dapat diangkut dengan mudah d). 225.3.TSP tahun ke-2..Rp.Rp.harus kuat.alat pengemas harus berlubang b).. Pupuk . 150 kg Rp.2.000.000. 150.ukuran pengemas harus disesuaikan dengan jumlah buah.Rp. 10.

477.ristek.Rp.500. 13/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. tahun ke-5 .000.247. th ke-5 .500.500. Produksi tahun ke-4 rata-rata 1. 700. Rp.000. M.000. Rp. 150 kg .500.d.000. 1. 210. Fax. 8.000. Rp.500.000. Jl.500.650.5 kg/pohon 3. Rp.Panen dan pascapanen tahun ke-4 .TSP tahun ke-4.Panen dan pascapanen tahun ke-2 . 100 kg 3.2.Rp.Rp.d.600.Penyulaman .Rp.Rp.000. 875.000.000. B/C ratio Rp.000. tahun ke-5 .014 ton dan menurun sedikit di tahun 1984 menjadi 46. 150 kg .180.000.000. Produksi tahun ke-2 rata-rata 1 kg/pohon @ Rp. Produksi tahun 1987 tiga kali lipat lebih banyak dari Hal.750.000. Obat dan pestisida : tahun ke-1 s. 021 316 1952.Rp.Rp. Bila di tahun 1983 produksinya hanya 52.Penyiangan: tahun ke-1 s.KCl tahun ke-1.000. 150 kg @ Rp.KCl tahun ke-5. Produksi tahun ke-3 rata-rata 1.KCl tahun ke-2.180.000.17 10.Rp. http://www. 150 kg .Penanaman . 270.000.500.TSP tahun ke-3.go. 4. Peralatan 5.000. Rp.Pemberantasan hama/penyakit tahun ke-1 s.247. tahun ke-5 . 700. 1.TTG BUDIDAYA PERTANIAN . 43. 12.- Rp.KCl tahun ke-4. 100 kg . 105.000. Analisis Agrobisnis Sebagai tanaman asli Indonesia salak mempunyai masa depan yang cerah untuk dikembangkan baik untuk memenuhi pasaran lokal ataupun pasaran luar negeri.TSP tahun ke-5. 315.d. 210. 12.Panen dan pascapanen tahun ke-3 .Rp.522. Rp.000.id .- = 1.400.- Rp.Pemupukan tahun ke-1 s.Panen dan pascapanen tahun ke-5 Jumlah biaya produksi selama 5 tahun 2) Pendapatan 1. 100 kg . 1.KCl tahun ke-3. maka tahun-tahun berikutnya produksi buah salak melonjak dengan sangat pesat.d. 51.Rp. 525.Rp.750.Rp. Di Indonesia produksi buah ini mengalami peningkatan yang tajam dari tahun 19831987.Rp.Rp. 100 kg .250. Rp.500.000. Keuntungan rata-rata per tahun 4) Parameter kelayakan usaha 1.456 ton..000.d.000.Rp.504.Pemangkasan tahun ke-1 s.2. 7. Produksi tahun ke-2 rata-rata 2 kg/pohon Jumlah pendapatan selama 5 tahun 3) Keuntungan 1.5 kg/pohon 4.000.- Rp.Pengolahan tanah . Keuntungan dalam 5 tahun 2. 700. Rp. Tenaga kerja . 17. 021 316 9166~69. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp.165. tahun ke-5 4.000.H.Rp.000. 420. Rp.165.247.

STANDAR PRODUKSI 11. Ruang Lingkup Standar ini meliputi syarat mutu.TTG BUDIDAYA PERTANIAN produksi tahun 1983. 11. yaitu ukuran besar. mutu II tidak terlalu matang.2. cara uji organoleptik c) Kerusakan Kulit Buah: mutu I kulit buah utuh. Pengambilan Contoh 1) Salak Dalam Kemasan Contoh diambil secara acak dari jumlah kemasan seperti terlihat d bawah ini. a) Tingkat Ketuaan: mutu I seragam tua. mutu II utuh . cara uji Organoleptik d) Ukuran: mutu I seragam. 3. 4. Jumlah kemasan dalam partai (lot): 501-1000 contoh yang diambil 10. Jumlah kemasan dalam partai (lot): s/d100. http://www. 11. Jl. Jumlah kemasan dalam partai (lot): 301-500 contoh yang diambil 9. Contoh tersebut diacak bertingkat (stratified random sampling) sampai diperoleh minimum 2 kg untuk dianalisa. cara pengujian mutu. M. Hal. cara uji organoleptik b) Kekerasan: mutu I keras. berat 61 gram atau lebih per buah. 14/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi.1. mutu II keras. masing-masing digolongkan menjadi dua jenis mutu yaitu Mutu I dan Mutu II. cara uji SP-SMP-310-1981 e) Busuk (bobot/bobot) : mutu I 1%. 5. ukuran besar. 2.id . Standar mutu salak di Indonesia tercantum dalam Standar Nasional Indonesia SNI 01-3167-1992. Klasifikasi dan Standar Mutu Jenis mutu salak dalam tiga ukuran. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. Akan tetapi.4. produksi pada tahun 1988 dan tahun 1989 mengalami penurunan. ukuran sedang. mutu II bebas.tengah dan bawah.3. Diskripsi Salak adalah buah dari tanamn salak (Salacca adulia Reinw) dalam keadaan cukup tua. Berdasarkan berat. cara pengambilan contoh dan cara pengemasan salak. 11. 021 316 9166~69. contoh yang diambil 5. Jumlah kemasan dalam partai (lot) >1000 contoh yang diambil min 15. segar dan bersih. mutu II 1 %. berat 33 – 60 gram per buah dan ukuran kecil.ristek. berat 32 gram atau kurang per buah.go. Fax. utuh. 1. Data pada tabel di bawah ini. cara uji SP-SMP-311-1981 f) Kotoran: mutu I bebas. Jumlah kemasan dalam partai (lot): 101-300 contoh yang diambil 7.H. Dari setiap kemasan diambil contoh sebanyak 2 kg dari bagian atas. cara uji organoleptik 11. sedang dan kecil. mutu II seragam. 021 316 1952.

Jumlah berat lot (kg): 201–500.000.000. tengah. 1.TTG BUDIDAYA PERTANIAN 2) Salak dalam Curah (in bulk) Contoh diambil secara acak sesuai dengqan jumlah berat total seperti terlihat di bawah ini. Fax. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp.ristek. Jl. contoh yang diambil <10. 021 316 1952. 2. Isi dari kemasan tidak melebihi tutupnya Dibagian luar keranjang/kemasan diberi label yang bertuliskan antara lain : a) Nama barang b) Jenis mutu c) Nama/kode perusahaan/eksportir d) Golongan ukuran e) Berat bersih f) Produksi Indonesia g) Negara/tempat tujuan h) Daerah asal Hal. Daun kering.H. Jumlah berat lot (kg): < 200. http://www. M. Jumlah berat lot (kg): 1.5. Contoh-contoh tersebut yang diambil bagian atas. 100. kemudian diacak bertingkat (stratified random sampling) sampai diperoleh minimum 2 kg untuk dianalisa. 11. Jumlah berat lot (kg): 501–1000. Pengemasan Salak dikemas dalam besek.001–5. keranjang bambu.go. contoh yang diambil 30. 3. kertas atau bahan lain dapat dipakai sebagai penyekat. contoh yang diambil min. bawah serta berbagai sudut dicampur. 15/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. 021 316 9166~69. Jumlah berat lot (kg): > 5. contoh yang diambil 60. 4.id . peti kayu ataupun kemasan lain yang sesuai dengan berat bersih maksimum 40 kg. 5. contoh yang diambil 20.

http://www. (1992).TTG BUDIDAYA PERTANIAN 12. 16/ 16 Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gedung II Lantai 6 BPP Teknologi. Salak Pondoh. Jakarta. Pemasaran.ristek. Penebar Swadaya. Jakarta. Jl. Prospek Bisnis. Pembibitan Tanaman Salak. 4) Sunarjono. Fax. DAFTAR PUSTAKA 1) Balai Informasi Pertanian. Thamrin 8 Jakarta 10340 Tlp. Hendro. Palangkaraya-Kalimantan Tengah. 2) Balai Informasi Pertanian (1994-1995).go. LIPTAN Lembar Informasi Pertanian. 18 Varietas Salak: Budidaya. Daerah Istimewa Yogyakarta. M. Sumatera Barat. Penebar Swadaya. Jakarta. Budidaya Tanaman Salak.id . 021 316 9166~69. Lembar Informasi Pertanian. Februari 2000 Sumber Editor : Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Perdesaan. Prospek Berkebun Buah. 021 316 1952. BAPPENAS : Kemal Prihatman KEMBALI KE MENU Hal. 3) Departemen Pertanian. (1998). 5) Tim Penulis Penebar Swadaya. Proyek Informasi Pertanian.H. LIPTAN. (1998). (1995). Nopember.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->