MAKALAH BENCANA TANAH LONGSOR

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SALAH SATU MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

DISUSUN OLEH : 1. DESI L 2. RANDI 3. VICKI 4. R ANJASMARA 5. UJANG ILHAM KELAS IX B

SMP NEGERI 2 BANTARGADUNG
Jl. Raya Pelabuhanratu KM.27 Kec. Bantargadung ± Sukabumi

2012

Makalah ini mungkin masih banyak kekurangannya. yang tidak bisa kami sebutkan satu persatunya. kritik dan saran yang membangun kami harapkan dari rekan pembaca makalah ini.KATA PENGANTAR Segala Puji kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pengerjaan makalah ini. tidak lupa solawat serta salam semoga tercurah kepada jungjunan kita nabi besar Muhammad SAW. Pebruari 2012 Penyusun . Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi kami khususnya dan bagi para pembaca makalah ini umumnya. karena berkat Rahmat dan HidayahNya akhirnya makalah tentang Bencana Tanah Longsor ini bisa kami selesaikan.

DAFTAR ISI .

Gerakan tanah adalah salah satu bencana alam yang sering mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa dan menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana lainnya yang membawa dampak sosial dan ekonomi. pengurangan (mitigasi) maupun penanggulangan (rehabilitasi) perlu dikaji secara mendalam. Alternatif penanggulangan bencana baik dari aspek pencegahan (preventif). Untuk mengetahui gejala umum terjadinya tanah lonsor dan penyebab terjadinya bencana alam tanah lonsor dan pencegahan terjadinya bencana alam tanah longsor. . 2. oleh karena itu pemahaman terhadap proses terjadinya gerakan tanah berikut faktor penyebabnya menjadi sangat penting bagi pemerintah maupun masyarakat.1 Latar Belakang Masalah Bencana alam sebagai peristiwa alam dapat terjadi setiap saat dimana saja dan kapan saja. Bencana adalah sesuatu yang tidak kita harapkan.BAB I PENDAHULUAN 1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan.2 Tujuan Tujuan penulis membuat makalah ini adalah : 1. disamping menimbulkan kerugian material dan imaterial bagi kehidupan masyarakat. 1.

Budidaya kolam ikan diatas lereng. sisipan lapisan batu lempung. g. d. b. e. misal tanah kritis. beban serta berat jenis tanah batuan. 2.1. b.BAB II Bahan dan Metode Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan. h. c. bergerak ke bawah atau keluar lereng. Sistem pertanian yang tidak memperhatikan irigasi yang aman. maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. vegetasi penutup dan penggunaan lahan pada lereng tersebut. stratigrafi dan gunung api. Proses terjadinya tanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Tutupan lahan yang mengurangi tahan geser. Kondisi geologi: batuan lapuk. bahan rombakan. atau material campuran tersebut. Sistem drainase daerah lereng yang tidak baik. curah hujan. Gaya penahan umumnya dipengaruhi oleh kekuatan batuan dan kepadatan tanah. Faktor manusia Ulah manusia yang tidak bersabat dengan alam antara lain: a. kesadaran merugikan . struktur geologi. gempa bumi. kemiriringan lapisan. Penimbunan tanah urugan di daerah lereng. Faktor penyebab terjadinya gerakan pada lereng juga tergantung pada kondisi batuan dan tanah penyusun lereng. akumulasi massa air. Pengembangan wilayah yang tidak diimbangi dengan masyarakat. air. Keadaan topografi: lereng yang curam. erosi dalam. Iklim: curah hujan yang tinggi. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan sebagai bidang gelincir. Kegagalan struktur dinding penahan tanah. Penyebab Tanah Longsor Pada prinsipnya tanah longsor terjadi bila gaya pendorong pada lereng lebih besar dari gaya penahan. tanah. Keadaan tata air: kondisi drainase yang tersumbat. c. Penggundulan hutan. f. struktur sesar dan kekar. sehingga RUTR tidak ditaati yang akhirnya sendiri. d. e. Pemotongan tebing pada penambangan batu dilereng yang terjal. pelarutan dan tekanan hidrostatika. namun secara garis besar dapat dibedakan sebagai faktor alami dan manusia: Faktor alam Kondisi alam yang menjadi faktor utama terjadinya longsor antara lain: a. Sedangkan gaya pendorong dipengaruhi oleh besarnya sudut kemiringan lereng.

3 Pencegahan Terjadinya Bencana Alam Tanah Longsor y Jangan mencetak sawah dan membuat kolam pada lereng bagian atas di dekat pemukiman. dan sarana transportasi. ‡ Munculnya mata air baru secara tiba-tiba. karena kerentanan untuk bangunan-bangunan yang dibangun pada jalur tanah longsor hampir 100%. y Buatlah terasering (sengkedan) pada lereng yang terjal bila membangun permukiman y Segera menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air tidak masuk ke dalam tanah melalui retakan y Jangan memotong tebing jalan menjadi tegak y Jangan mendirikan rumah di tepi sungai yang rawan erosi.2. . Selain itu dikaji juga perkembangan tanah longsor dan teknik pengendaliannya supaya tanah longsor tidak berkembang dan penentuan relokasi korban tanah longsor bila tanah longsor sulit dikendalikan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.4 Hal ± Hal Yang di Lakukan Selama dan sesudah Terjadi Bencana 1. Rehabilitasi Upaya pemulihan korban dan prasarananya. y Jangan membangun rumah di bawah tebing 2. 2. meliputi kondisi sosial. Rekonstruksi Penguatan bangunan-bangunan infrastruktur di daerah rawan longsor tidak menjadi pertimbangan utama untuk mitigasi kerusakan yang disebabkan oleh tanah longsor. ‡ Tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan. 2. Tanggap Darurat Yang harus dilakukan dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan dan pertolongan korban secepatnya supaya korban tidak bertambah. ‡ Biasanya terjadi setelah hujan. ekonomi. 3. y Jangan menebang pohon di lereng.2 Gejala Umum Terjadinya Bencana Alam Tanah Longsor ‡ Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan arah tebing.

Terjadinya bencana alam tanah longsor ini dapat diminimalkan dengan memberdayakan masyarakat untuk mengenali tipologi lereng yang rawan longsor. bergerak ke bawah atau keluar lereng. vegetasi penutup dan penggunaan lahan pada lereng tersebut. gejala awal longsor. bahan rombakan. regional maupun lokal secara berkelanjutan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan menggalang kebersamaan segenap lapisan masyarakat. namun secara garis besar dapat dibedakan sebagai faktor alami dan manusia. tanah. atau material campuran tersebut. diantaranya: Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan. curah hujan. Faktor penyebab terjadinya gerakan pada lereng ( tanah longsor) juga tergantung pada kondisi batuan dan tanah penyusun lereng. sehingga pengembangan dan penyempurnaan manajemen mitigasi gerakan tanah baik dalam skala nasional. . struktur geologi.BAB III Kesimpulan Dari makalah yang kami buat yang berjudul ³Bencana Alam Tanah Longsor´ dapat menarik kesimpulan. serta upaya antisipasi dini yang harus dilakukan.

BAB VI LAMPIRAN .