P. 1
Contoh Proposal Bermain

Contoh Proposal Bermain

|Views: 141|Likes:

More info:

Published by: Robi Chan Robi Robiula on Feb 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2013

pdf

text

original

PROPOSAL PROGRAM AKTIVITAS PADA ANAK SEKOLAH ( 8 tahun

)

Disusun Oleh : Evi Salvia

Tingkat 2 Reguler Dosen Pembimbing : Eviana S Tambunan , SKp., MKM

PRODI KEPERAWATAN KIMIA 17 POLTEKKES KEMENKES JAKARTA III 2011
A. Data

dan sekarang berhenti sekolah seharusnya sekarang sekolah kelas 3. skoliosis kearah kanan. Ketersediaan alat peraga yang sesuai Alat permainan sesuai dengan kondisi klien. Nama Umur Jenis Kelamin Tingkat Perkembangan Kondisi Fisik Kondisi Psikologis dengan orang lain. d. Klien mengatakan dirumah senang bermain masak-masakan. e. 5. menggambar. 4. klien mengatakan didaerah bokong ada luka. dan kondusif untuk dilakukan program bermain. Klien mengatakan sudah tidak sekolah sejak kakinya tidak bisa berjalan. Kesiapan orang tua untuk terlibat dalam program bermain . Status Kesehatan : sehat : An. Kondisi Klien : a. main boneka. Klien mengatakan setiap makan banyak sering kembung dan muntah sehingga tidak nafsu makan. g. 3. c. Data Fokus Data subjektif : Klien mengatakan sejak usia 7 tahun tidak bisa berjalan. f. Tyas : 8tahun : Perempuan : Usia sekolah : Kooperatif : Klien tampak tenang dan mudah akrab 2. Klien mengalami kelumpuhan kaki. main games. b.1. Kondisi Lingkungan Lingkungan ruangan tampak tenang. Klien terpasang kateter dan stopper di tangan kiri. Data objektif : Klien didiagnosa mengalmi Guillain barre syndrome.

mengingat benda-benda/hari. Setiap organ dan fungsinya mempunyai kecepatan tumbuh yang berbeda-beda. Menyusun Program Bermain : a. merangkai/menyusun angka/huruf. misalnya: anak berdiri dengan satu kaki. Maka dari itu. Proses pertumbuhan dan perkembangan anak terjadi sejak dalam kandungan. serta yang lainnya. Pertumbuhan yang terjadi pada seseorang tidak hanya meliputi apa yang terlihat seperti perubahan fisik. dan lain-lain. Seperti melompat. proses tumbuh kembang ini terjadi dengan sangat cepat. untuk melatih perkembangan dan pertumbuhan dari anak-anak terutama anak usia prasekolah diperlukan stimulus yang sesuai dengan usianya. Tujuan : . tetapi juga perubahan dan perkembangan dalam segi lain seperti berfikir. Pada manusia terutama kanak-kanak. menggambar. berlari dan seterusnya. Pada setiap tahap usia memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda. kognitif. b. Latar Belakang Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang terjadi pada setiap mahluk. kemampuan bahasa serta yang lainnya. baik motorik kasar. namun demikian setiap anak memiliki cirri khas yang tersendiri. terutama pada periode tertentu. Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak berlangsung menurut prinsip-prinsip yang umum. bertingkah laku. berjingkat (berjinjit).Saat melakukan kontrak dengan orang tua klien mengenai rencana program bermain pada anaknya orang tua tampak kooperatif dan menyetujui dalam proses program bermain pada hari yang telah ditentukan. Perkembangan yang dialami anak merupakan rangkaian perubahan yang teratur dari satu tahap perkembangan ke tahap perkembangan berikutnya yang berlaku secara umum. motorik halus. berjalan menaiki tangga. berperasaan.

Waktu d. menyukai sekolah. Nama anak Jenis kelamin Pelaksanaan : Kamis. c. B. Hari/tanggal Anak sekolah (8 tahun) e. Misalnya. 2. Personal – social Merupakan aspek yang berhubungan dengan hubungan anak dengan teman sebayanya. C.1) Menstimulasi aspek A. Tyas : Perempuan 1. Fisik dan Motorik Merupakan aspek yang berhubungan dengan perkembangan fisik dan motorik anak. sukar diam saat istirahat. 1 gedung A. : 20 menit Sasaran : An. Tempat 3. Adaptif Merupakan aspek yang berhubungan dengan peran anak di keluarga atau lingkungan sesuai dengan usianya. Aktifitas . menyukai majalah bergambar. menghitung mundur dari 20 sampai 1. Mental Merupakan aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak untuk membaca dan berhitung. menggunakan tulisan sambung. 17 Nopember 2011 : Ruang rawat 101 B infeksi Lt. Membaca buku klasik. D. Misalnya peningkatan kehalusan dan kecepatan dalam control motorik halus. mengulang hari dalam seminggu dan bulan berurutan. Suka melakukan sesuatu secara berlebihan. Misalnya.

Membaca majalah dan buku cerita Alat yang Digunakan Buku. mental c. Fisik dan motorik b. b. Membimbing anaknya untuk membaca majalah. pulpen /pensil. Aspek yang Dinilai Stimulasi Tumbang a. Fisik dan motorik Aktivitas yang Dilakukan a. Mendorong anak untuk membaca dan membantu untuk berhitung. Menulis dengan tulisan sambung. pensil atau pulpen. penghapus. Menyiapkan majalah bergambar. Memfasilitasi dengan menyiapkan alat berhitung dan buku cerita. Menghitung mundur dan berhitung.No 1. Aspek yang Dinilai a. Adaptif Membaca majalah bergambar Alat yang Digunakan untuk Aktifitas No 1.penghapus Alat hitung Buku cerita dan majalah. . b. Mental berhitung. Menghitung mundur dan Peran Perawat Peran Orang Tua Memfasilitasi anak Menemani dan untuk menulis seperti buku. adaptif Aktifitas yang Dilakukan Menulis dengan tulisan sambung yang rapih. membimbing anak untuk menulis. Implementasi Dan Pelaksanaan . c. membaca buku cerita.

Amati perilaku anak selama program aktivitas berlangsung 2. Mendokumentasikan hasil program aktivitas yang telah dilakukan .1. Perawat melakukan pendekatan pada anak & orang tua. 2. Proses Keperawatan No 1. Aspek yang Dinilai Fisik dan motorik Mental Adaptif Proses Bermain Menulis Berhitung Membaca WAKTU 10 menit 10 menit 10 menit Evaluasi 1. 2. 3 3. Perawat memfasilitasi anak untuk beraktivitas yang digunakan pada anak & ikut beraktivitas dengan anak. Mengetahui sejauh mana pertumbuhan dan perkembangan anak 3.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->