ARTIKEL ASEAN Artikel Pertama ASEAN merupakan singkatan dari Association of South-East Asian Nations.

Asosiasi Negara negara Asia Tenggara ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Awalnya, jumlah anggotanya hanya lima neg ara. Na mun sampai di usianya yang ke-41 tahun ini, anggotanya menjadi 10 negara. Terbentuknya ASEAN merupakan ide dari lima negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Mereka sepakat membentuk organisasi melalui Deklarasi ASEAN di Bangkok, Thailand. Kemudian, lima menteri luar negeri menandatangi Deklarasi ASEAN ± yang juga disebut Deklarasi Bangkok. Mereka adalah Adam Malik (Indonesia), Narciso R. Ramos (Filipina), Tun Abdul Razak (Malaysia), Thanat Khoman (Thailand), dan S. Rajaratnam (Singapura). Tujuan Deklarasi ASEAN 1967 hanya memuat lima poin. Lima poin itu bisa dirangkum menjadi satu poin, yaitu ³kerja sama´. Inilah tujuan awal organisasi ini. Negara-negara ASEAN, antara lain, bekerja sama di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan. Kerja sama awal ASEAN juga dimaksudkan untuk saling menghargai kedaulatan negara anggota. Perlu kamu ketahui, pembentukan ASEAN terjadi saat negaranegara pengagas belum saling mengakui kedaulatan. Masih sering terjadi konflik atau masalah. Pada 1971, ASEAN membuat Deklarasi Kuala Lumpur di Malaysia. ASEAN sebagai daerah (zona) damai, bebas, dan netral ditegaskan. Poin ini masih tetap ada dalam program Visi ASEAN 2020. Dan, cakupannya diperluas menjadi seluruh dunia. Keanggotaan Hingga 1984, anggota ASEAN hanya ada lima negara sesuai jumlah negara pendirinya. Brunei Darussalam menjadi anggota pertama ASEAN di luar lima negara pendiri. Negara itu resmi jadi anggota ASEAN pada 8 Januari 1984. Vietnam menyusul pada 28 Juli 1995.

dan penelitian di kawasan Asia Tenggara Brunei Darussalam menjadi anggota pertama ASEAN di luar lima negara pemrakarsa. latihan.ilmu pengetahuan. Namun. Sebenarnya negara Timor Leste masuk ke dalam kawasan Asia Tenggara.Seiring perkembangannya. Rajaratnam (Singapura). yaitu Indonesia. Walaupun Kamboja berencana untuk bergabung menjadi anggota ASEAN bersama dengan Myanmar dan Laos. Laos dan Myanmar menyusul masuk menjadi anggota ASEAN. rencana tersebut terpaksa ditunda karena adanya masalah politik dalam negeri Kamboja. Laos dan Myanmar bergabung dua tahun setelah Vietnam masuk. yaitu 23 Juli 1997. teknik. Menteri luar negeri penanda tangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia). Sejauh ini. Terakhir. Tun Abdul Razak (Malaysia). Antara lain adalah pesta olahraga SEA Games. Dua tahun kemudian. Timor Leste hanya ikut dalam beberapa kegiatan ASEAN. Brunei Darussalam bergabung menjadi anggota ASEAN pada tanggal 7 Januari 1984 (tepat seminggu setelah memperingati hari kemerdekannya). Malaysia. sosial.tengah organisasi regional dan internasional yang ada y Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan. Meskipun begitu. Sebelas tahun kemudian. dan Thanat Khoman (Thailand). Filipina Singapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. ASEAN kembali menerima anggota baru. yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. negara kecil ini belum menjadi anggota ASEAN. jumlah anggota ASEAN pun terus bertambah. . S. dan administrasi y Memelihara kerjasama yang erat di tengah . Narsisco Ramos (Filipina). Isi Deklarasi Bangkok adalah sebagai berikut: y Mempercepat pertumubuhan ekonomi. yaitu Vietnam yang menjadi anggota yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995. Kamboja menggenapkan 10 negara anggota sejak 30 April 1999. kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara y y Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional Meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi. ARTIKEL KE DUA ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa.

Timor-Leste masih tetap berstatus observer. Meskipun begitu. Singapura dan lain-lain. ASEAN telah banyak membantu Timor-Leste. Jakarta. Perkembangan terakhir mengindikasikan bahwa Timor-Leste sangat berminat untuk menjadi anggota ASEAN.satu tahun kemudian Kamboja akhirnya bergabung menjadi anggota ASEAN yaitu pada tanggal 16 Desember 1998. dalam kapasitas sebagai Dewan Koordinasi ASEAN. Indonesia. untuk . Timor Leste Negara baru Timor Leste. Sejak restorasi kemerdekaan Timor-Leste pada Mei 2002. setelah menuai protes dari berbagai negara ASEAN yang tidak mendukung masuknya Timor-Leste ke ASEAN. hal ini sangat di dukung oleh pemerintah Indonesia juga negara-negara anggota ASEAN lainnya seperti Filipina. Thailand. Myanmar menentang pemberian status observer kepada Timor-Leste karena dukungan Timor-Leste terhadap pejuang prodemokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi. Timor-Leste telah diundang untuk hadir dalam beberapa pertemuan ASEAN. yang merupakan koloni Portugis kemudian berintegrasi dengan Indonesia. Awalnya. Minggu. Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan bahwa para kepala pemerintahan/kepala negara ASEAN telah menugaskan para Menteri Luar Negerinya. melainkan negara Pasifik atau Australia. Ramos Horta. pernah menyatakan tidak berminat menjadi anggota ASEAN. juga Menlu Timor-Leste Zacarias Albano da Costa telah mengajukan aplikasi keanggotaan ASEAN secara resmi kepada Menlu RI Marty Natalegawa di Jakarta pada tanggal 4 Maret 2011. Berbeda dengan rekannya Xanana Gusmao yang menyatakan bahwa akan lebih menguntungkan bagi Timor Leste apabila berafiliasi dengan ASEAN dibandingkan dengan apabila bergabung dengan Pacific Islands Forum. Bahkan Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Luar Negerinya telah menargetkan bahwa Timor-Leste akan menjadi anggota ASEAN pada tahun 2012. kini mendapatkan status pemerhati (observer) dalam ASEAN. 8 Mei 2011. atas dasar rasa hormat kepada Indonesia. Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 ASEAN di Jakarta Convention Center. karena Timor-Leste dinilai bukan negara Asia (Tenggara). Malaysia. Selain telah dibukanya Sekretariat Nasional ASEAN di Dili oleh Pemerintah Timor-Leste pada awal bulan Februari 2009 untuk mempersiapkan tahapan-tahapan menjadi keanggotaan ASEAN. Mantan Menlu Timor Leste yang sekarang menjadi Presiden.

pengembangan sumber daya manusia. hubungan dan kerja sama yang lebih dekat telah terwujud dalam hubungan kemitraan antara ASEAN dan India melalui format pertemuan tingkat tinggi ASEAN+1 (India).mempertimbangkan keinginan Timor Leste untuk menjadi anggota ASEAN dan kemudian memberikan rekomendasi kepada para pemimpin untuk diputuskan pada akhir tahun 2011 Pada KTT ke-19 ASEAN di Bali Nusa Dua Convention Center. Kamboja tanggal 5 November 2002 para Pemimpin ASEAN dan India menegaskan komitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang perdagangan dan investasi. ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara lebih konkret lagi. Indonesia. Progress and Shared Prosperity and Plan of Action pada KTT ke-3 ASEAN-India di Vientiane. teknologi informasi dan people to people contacts. Pada KTT ke-1 ASEAN-India di Phnom Penh. Thailand tanggal 14-15 Desember 1995 setelah sebelumnya menjadi Mitra wicara sektoral sejak 1992. Bali. di mana pertemuan keduanya diadakan di Bali pada bulan Oktober 2003 lalu. dengan demikian peluang Timor Leste menjadi anggota ASEAN terbuka lebar Kerjasama ASEAN dengan India India menjadi mitra wicara penuh ASEAN pada KTT ke-5 ASEAN di Bangkok. Nusa Dua. Komitmen ASEAN dan India tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan ASEAN-India Partnership for Peace. Laos tanggal 30 November 2004. Perselisihan yang telah timbul . Hubungan kerja sama Indonesia-India di bidang ekonomi dan perdagangan mulai timbul seiring dengan adanya upaya-upaya ke arah kerja sama antara ASEAN dan Asosiasi Kerja Sama Regional Asia Selatan (SAARC) untuk menuju kerja sama yang lebih luas di kawasan Asia.Perselisihan tersebut dianggap sebagai titik konflik Asia yang paling berpotensi bahaya. Sengketa Laut Cina Selatan Beberapa negara telah bersaingan membuat klaim teritorial atas Laut Cina Selatan. Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa mengemukakan bahwa para menteri luar negeri ASEAN sepakat membentuk kelompok kerja yang akan membahas semua aspek mengenai kesiapan Timor Leste memenuhi kriteria sebagai anggota ASEAN berdasarkan pasal 6 Piagam ASEAN.

dan Taiwan atas ladang gas Malampaya dan Camago. Filipina. Indonesia terpilih untuk memimpin ASEAN. RRC. RRC. Ini dikarenakan karena Indonesia mempunyai peranan penting dan menetukan di ASEAN. Contohnya saat penanganan bantuan kepada Myanmar pasca terjadinya Cyclone Nargis tahun 2008. Kamboja. dan diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kemitraan yang lebih baik. Taiwan. RRC. Kesemua atau beberapa dari pulau-pulau di daerah tersebut juga tengah diperebutkan Vietnam. Thailand dan Vietnam atas daerah di Teluk Thailand.y y y y Indonesia. Kerja sama yang terjalalin yaitu dalam bidang politik . sosial . RRC. Dalam perjalanannya. seperti mengoptimalisasikan kerja sama dengan PBB dan organisasi Internasional lainnya bagi membantu negara-negara anggota ASEAN yang sedang mengalami kesulitan dalam berbagai bidang. Banyak hal yang telah dilakukan ASEAN. Vietnam. contohnya Indonesia memiliki inisiatif untuk menghentikan perselisihan antara Negara Thailand dan Kamboja dalam masalah batas . Selama lebih dari empat dekade semenjak dicetuskannya Deklarasi Bangkok. Brunei. Singapura dan Malaysia di sepanjang Selat Johor dan Selat Singapura. dan Filipina. Seharusnya Indonesia memimpin ASEAN pada tahun 2013. dan Taiwan atas daerah perairan di timur laut Kepulauan Natuna Filipina. Terbentuknya ASEAN didasari oleh adanya kepentingan-kepentingan bersama dan masalahmasalah bersama di Asia Tenggara. Malaysia. dan Taiwan perairan di sebelah barat Kepulauan Spratly. Kepemimpinan Indonesia ini lebih cepat dari yang dijadwalkan sebelumnya. y y y Kepulauan Paracel dipersengketakan antara RRC dan Vietnam. Kerjasama tersebut saat ini bahkan menjadi sebuah model bagi upaya dalam penanggulangan bencana. dan pelatihan militer. dan Taiwan atas Scarborough Shoal. ARTIKEL ketiga ASEAN merupakan kerja sama antar negara-negara di kawasan Asia Tenggara. ekonomi . ASEAN terus berevolusi seiring dinamika perkembangan global. Malaysia. ASEAN telah mengeluarkan deklarasi tentang masalah ini. menyerukan semua negara untuk menangani masalah tersebut tanpa menggunakan kekerasan. ASEAN telah menjelma menjadi kekuatan regional yang terbesar kedua di dunia setelah Uni Afrika. budaya . Pada ASEAN 2011 ini. RRC.

Malaysia. Seperti dalam hal inovasi teknologi otomotif yang masih kurang dibanding negara-negara anggota ASEAN lainnya ataupun pemanfaatan sumber daya alam yang masih terhambat serta pengelolaan pariwisata yang masih lambat dibandingkan Negara Singapura. dan Thailand. Jepang.Negara-negara anggota ASEAN pun memiliki perekonomian yang cukup stabil dalam menghadapi krisis keuangan global pada beberapa tahun ini. Kedepannya. Banyak hal di ASEAN yang ditentukan oleh Indonesia. China saat ini menduduki posisi ke-2 dalam jumlah ekspornya dan urutan ke-3 dari jumlah impor. Indonesia merupakan salah satu negara yang cukup stabil menghadapi resesi global. namun In donesia sendiri memiliki kekurangan dalam berbagai hal dibandingkan negara-negara di ASEAN lainnya. modal dan investasi akan bergerak bebas dalam kawasan ini. Asia mempunyai peranan penting dalam beberapa tahun terakhir. peredaran barang. karena banyak negaranegara di Asia mampu bangkit dari krisis ekonomi global. Indonesia memiliki peranan penting di ASEAN namun peran itu kurang bisa dioptimalkan dan membuat Indonesia rugi. Indonesia meyakini dengan menghidupkan kembali kerja sama dengan negara-negara tersebut. negara-negara anggota ASEAN akan sangat terbantu dalam bidang ekonomi. Pilar ini amat penting karena pada saatnya nanti. Indonesia sebagai pemimpin ASEAN saat ini. Dan pencapaian-pencapain yang gemilang dalam hal ekonomi yang sangat berpengaruh dalam dunia Internasional. Ini membawa China sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi terdashyat di abad ini. .wilayah antar kedua negara. Oleh karena itu Indonesia ingin menghidupkan kembali kerja sama ASEAN dengan Negara macan Asia seperi China . Lalu ASEAN Socio Cultural Community menjadi pilar yang terus diupayakan oleh ASEAN. seperti Negara China pertumbuhan rata-rata ekonomi China lebih dari 10% (jauh melampaui pertumbuhan ekonomi dunia). jasa. ingin melakukan kerja sama yaitu seperti ASEAN Economic Community (AEC). Kondisi ini tentunya menyiratkan persaingan yang secara bersamaan memberikan peluang bagi seluruh negara ASEAN dengan porsi yang imbang. Indonesia sendiri memiliki motivasi bahwa ASEAN akan terus berkembang dan berinovasi dalam dunia Internasional serta memiliki peran aktif di dunia Internasional agar nama ASEAN terangkat di mata Internasional. dan Korea Selatan. Indonesia menginginkan ASEAN untuk menjadi solusi terhadap masalah-masalah global.

Hasil yang dicapai dalam ketiga area tersebut diharapkan memperkuat ekonomi para anggota APEC dan mendatangkan manfaat bagi konsumen di kawasan APEC melalui peningkatan kesempatan pelatihan dan kesempatan kerja. serta mengambil keputusan berdasarkan konsensus untuk mencapai tujuan bersama. Kemajuan yang dicapai oleh para ekonomi dalam upaya memenuhi Bogor Goals tersebut dilaporkan setiap tahun dalam bentuk Rencana Aksi Individu (Individual Action Plan atau IAP) dan Rencana Aksi Kolektif (Collective Action Plan / CAP). Komite Ekonomi. Pada tataran kebijakan. makin beragamnya pilihan yang tersedia di pasar. serta Kerjasama Ekonomi dan Teknik. forum APEC yang beranggotakan 21 ekonomi di kawasan Asia Pasifik mengedepankan program-program yang dapat mendorong terwujudnya suatu kawasan perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka guna memenuhi Bogor Goals dalam tiga area yaitu Liberalisasi Perdagangan dan Investasi. Fasilitasi Usaha. ke-21 pemimpin ekonomi APEC memberikan arah kebijakan berdasarkan rekomendasi strategis dari para menteri APEC dan Dewan Penasihat Bisnis APEC (APEC Business Advisory Council / ABAC). Sejak berdiri tahun 1989. dan Komite Perdagangan dan Investasi (Committee on Trade and Investment / CTI) di bawah panduan para pejabat tinggi yang mewakili ke-21 ekonomi APEC. proyekproyek dan aktivitas APEC dilaksanakan oleh empat komite tingkat tinggi yaitu Komite Kerjasama Ekonomi dan Teknik. ARTIKEL APEC Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) merupakan forum kerjasama ekonomi dan perdagangan multilateral yang unik. karena merupakan satu-satunya kelompok antar pemerintah di dunia yang berkomitmen untuk mengurangi hambatan perdagangan dan meningkatkan investasi tanpa ada satu perjanjian hukum yang bersifat mengikat. Komite Anggaran dan Manajemen. Indonesia berharap bisa menjadi pemimpin ASEAN yang membawa pengaruh positif dan menjadikan negara-negara ASEAN diperhitungkan dalam dunia Internasional serta seluruh kerja sama yang terjalin dapat menghasilkan bentuk kerja nyata bagi pembangunan ASEAN. makin murahnya harga barang dan jasa serta peningkatan akses pasar dunia. Forum tersebut mendukung dialog dan kesetaraan pendapat di kalangan anggotanya. .Namun. Sedangkan pada tataran kerja.

Kelompok Pakar. dan Jasa. Jasa Komunikasi. setiap tahunnya Indonesia menyerahkan Rencana Aksi Individu (IAP). Untuk persiapan APEC Peer Review terhadap Indonesia di Singapura pada awal 2009. Pada tahun 2009. . Dalam IAP ini. Rata-rata ekonomi APEC mendapatkan kesempatan untuk ditinjau IAP-nya setiap empat tahun sekali dalam program APEC Peer Review. Proses ini melibatkan tim peninjau formal yang akan mempelajari IAP ekonomi yang pada tahun berikutnya akan memperoleh giliran untuk ditinjau dalam pertemuan APEC Peer Review. Jasa Konstruksi dan Rekayasa yang Terkait. Kelompok Kerja atau Gugus Tugas. Prosedur Kepabeanan. IAP Indonesia kembali akan ditinjau oleh para tim yang beranggotakan para pakar APEC. 1. persiapan yang intensif. Tindakan Non Tarif. Kebijakan Persaingan. Kegiatan ini melibatkan ABAC dan para ahli yang melaksanakan kajian dan analisis secara independen. Kelompok Jasa (Group on Services atau GOS) yang merupakan salah satu kelompok kerja penting dengan tugas membantu CTI. Jasa Pendidikan. terus dilakukan di bawah koordinasi Kantor Menko Perekonomian dalam penyelesaian Full Compilation APEC IAP 2004 ± 2008 dan menghadapi kunjungan APEC Services Expert tahun 2008 ini. yaitu catatan tindakan yang diambil masing-masing ekonomi untuk memenuhi terwujudnya kawasan perdagangan dan investasi yang bebas dan terbuka di Asia Pasifik kepada Sekretariat APEC (paling lambat 2010 untuk ekonomi maju dan 2020 untuk ekonomi berkembang). pelaporan dalam IAP didasarkan pada 15 cakupan permasalahan. Dalam Rencana Aksi Individu Sektor Jasa. termasuk dari sektor jasa. Jasa Keuangan. Kekayaan Intelektual. Investasi. Sebagaimana telah dirinci dalam Agenda Tindakan Osaka. Jasa Pendidikan. masing-masing ekonomi dapat menetapkan kerangka waktu dan targetnya dan melaksanakan tindakan-tindakan tersebut secara sukarela dan tidak mengikat. antara lain sektor Jasa Bisnis.Pelaksanaan kegiatan dan proyek-proyek di masing-masing komite tersebut dibantu oleh unitunit di bawahnya dalam bentuk Subkomite. terdapat 12 sektor jasa plus Jasa Lainnya yang ditinjau. antara lain Tarif. Rencana Aksi Individu (IAP) dan Rencana Aksi Kolektif (CAP) Sebagaimana para ekonomi APEC lain. hingga Jasa Energi.

Komite Perdagangan dan Investasi (CTI) Saat ini terdapat 7 (tujuh) Model Measures yang masih dalam status pembahasan. Sedangkan Indonesia akan menangani satu proyek Capacity Building. Pada pertemuan CTI ini. Sebagaimana halnya Indonesia. (2)Training Seminar on Trade in Energy Services.2. 3. dan hanya beberapa ekonomi anggota yakni Thailand. CTI dan Budget Management Committee (BMC) tahun 2007. Dalam pertemuan Kelompok Jasa. Draft Model Measures untuk Temporary Entry for Business Persons merupakan satu dari ketujuh draft model measure yang masih dalam status pembahasan. Kanada sudah memasukkan aspek perlindungan terhadap peran dan fungsi otoritas imigrasi sehingga Indonesia tidak memiliki ganjalan lagi terhadap usulan draft Model Measure tersebut. dan (3) Capacity Building Seminar on Transnational Education Services. Kanada menyampaikan revisi draft Model Measures untuk Temporary Entry for Business Persons guna memperoleh masukan dari para ekonomi anggota dan agar dapat segera disahkan pada pertemuan CTI. AS. dan salah satunya adalah Model Measures untuk bidang Jasa. yakni : (1) jadwal tentative . dan China yang masih menyampaikan keberatannya terhadap bagian tertentu dari draft Model Measure yang diusulkan Kanada ini. mengingat seluruh Chapters of Model Measures akan menjadi deliverables dan akan disahkan oleh para pemimpin ekonomi APEC pada tahun 2008 (sebagaimana dimandatkan dalam Busan Roadmap towards Bogor Goals). Penyusunan ketujuh Model Measures termasuk bidang Jasa menjadi bagian dari paket Model Measures yang ditargetkan dapat disetujui pada pertemuan CTI APEC di Peru tahun 2008. yaitu (1) Workshop on Measurement of International Trade in Services. Kelompok Jasa (GOS) Filipina dan Indonesia menyampaikan informasi perkembangan terakhir persiapan proyek yang diusulkan kedua negara dan telah disetujui oleh para ekonomi anggota pada pertemuan APEC GOS. Indonesia sebagai host economy penyelenggaraan Seminar on the Impact of Liberalization on Trade in Services menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan seminar. sebagian besar ekonomi anggota APEC sudah tidak memiliki ganjalan lagi. Pada tahun 2008 Filipina akan melaksanakan tiga proyek Capacity Building. yaitu Seminar on the Impact of Liberalization on Trade in Services.

(2) kandidat penyaji dan konsultan penyelenggaraan seminar. ARTIKEL G20 G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Salah satu kandidat penyaji. (4) opsi-opsi topik seminar. yang juga merupakan peneliti senior dari lembaga penelitian pemerintah Filipina turut menyatakan kesediaannya untuk menyampaikan presentasi. Executive Director of Institute for International Trade. Dalam pertemuan. Seminar direncanakan akan mengundang enam penyaji. namun tidak tertutup kemungkinan jadwal seminar akan dimundurkan pada bulan Oktober 2008 agar tidak tumpang tindih dengan jadwal penyelenggaraan APEC SOM III pada bulan Agustus 2008. University of Adelaide. Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. sehingga pembahasannya mengalami kemandekan. Terkait Model Measures untuk Services. (3) perkembangan studi yang dilakukan Indonesia. Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan . dan (6) assessment of level of commitment made by APEC economies in the GATS by sector and mode of supply. Seminar dijadwalkan akan diselenggarakan pada minggu ke-2 Agustus 2008. yakni (1) barriers/impediments to trade in services and costs imposed by inefficient inputs to both services and non-services sectors. Untuk itu GOS Convenor menyampaikan ajakan kepada para ekonomi anggota untuk secara aktif membantu penyelesaian draft model measures untuk Services secara intersessional.penyelenggaraan seminar. (5) job generation. para ekonomi anggota APEC belum menemukan kata sepakat mengenai susunan draft Model Measures yang akan diusulkan ke fora CTI. (4) poverty alleviation. Selain itu GOS Convenor. dan (5) proposed actions. (2) unilateral actions taken by APEC economies on services trade reform and the impact of these reforms to other sectors in the economy. (3) impact of liberalization of trade in services in the development agenda of APEC economies. Andrew Stoler. para ekonomi mengusulkan kepada Indonesia beberapa alternatif topik untuk dipresentasikan dalam seminar. dan juga mantan Deputy Director-General WTO telah menyatakan kesediaannya. Gloria Pasadilla.

Sebagian besar anggota adalah negara-negara dengan Keseimbangan Kemampuan Berbelanja (PPP) terbesar dengan sedikit modifikasi. 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada. meninjau. Sistem ini dipilih untuk menjamin keberlangsungan kegiatan dan pengelolaan. G-20 tidak memiliki staf tetap. G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Belanda. dan Spanyol. Sebagai forum ekonomi. Latar belakang pembentukan forum ini berawal dari terjadinya Krisis Keuangan 1998 dan pendapat yang muncul pada forum G-7 mengenai kurang efektifnya pertemuan itu bila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain agar keputusan-keputusan yang mereka buat memiliki pengaruh yang lebih besar dan mendengarkan kepentingan-kepentingan yang barangkali tidak tercakup dalam kelompok kecil itu. Ketua tahun berjalan membuka sekretariat tidak tetap yang buka hanya selama masa tugasnya. Thailand juga tidak diikutsertakan. dan mendorong diskusi di antara negara industri maju dan sedang berkembang terkemuka mengenai kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional dan mencari upaya-upaya pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja. Terdapat pertemuan yang teratur untuk mengkaji. KTT G-20 tingkat kepala negara atau kepala pemerintahan diselenggarakan sebagai tambahan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G-20 yang tetap diselenggarakan untuk mempersiapkan KTT dan menerapkan keputusannya.berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia. yang termasuk big 20. Iran dan Taiwan tidak diikutsertakan. diwakili oleh Uni Eropa. Kursi ketua dirotasi di antara anggota-anggotanya dan dipegang oleh Troika yang beranggotakan tiga anggota: ketua tahun berjalan. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 diselenggarakan untuk merespon krisis finansial 2007±2010 dan sebagai tanggapan terhadap anggapan bahwa negara berkembang tidak cukup dilibatkan dalam diskusi dan pengaturan inti ekonomi global. Polandia. 80% total perdagangan dunia dan dua per tiga penduduk dunia. ketua tahun lalu. Setelah KTT perdana di Washington. Kelompok ini menghimpun hampir 90% GNP dunia. dan ketua tahun berikut. Pertemuan perdana G-20 berlangsung di Berlin. . walaupun posisinya di atas Afrika Selatan.

C.D. Mulai 2011. ketika Perancis akan menjadi ketua dan tuan rumah G-20. pada 2008. Toronto dan Seoul pada 2010. KTT hanya akan diselenggarakan sekali dalam setahun. Meksiko akan menjadi ketua dan tuan rumah pada 2012. ARTIKEL KEDUA . pemimpin G-20 bertemu dua kali dalam setahun di London dan Pittsburgh pada 2009.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful