P. 1
Efisiensi Pasar Modal

Efisiensi Pasar Modal

|Views: 1,325|Likes:
Published by Abd Wawan Supandi

More info:

Published by: Abd Wawan Supandi on Feb 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/29/2013

pdf

text

original

1

EFISIENSI PASAR

MODUL 09

EFISIENSI PASAR

DEFINISI EFISIENSI PASAR Secara umum, efisiensi pasar (market efficiency) didefinisikan oleh Beaver (1989) sebagai hubungan antara harga-harga sekuritas dengan informasi. Secara detail, efisiensi pasar dapat didefinisikan dalam beberapa macam definisi, yaitu: 1. definisi pasar didasarkan pada nilai intrinsik sekuritas, 2. definisi efisiensi pasar didasarkan pada akurasi dari harga sekuritas (Fama, 1970), 3. definisi efisiensi pasar didasarkan pada distribusi dari informasinya (Beaver,1989), dan 4. definisi efisiensi pasar didasarkan pada proses dinamik (Jones,1995). Cooley (1994:191) mendefinisikan, pasar yang efisien adalah pasar di mana suatu sekuritas melakukan proses secar cepat atas informasi baru yang menyebabkan harganya mengarah pada keseimbangan dengan nilai intrinsiknya. Suad Husnan (1998:269) menyatakan, kecepatan suatu pasar bereaksi terhadap suatu informasi untuk mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal yang sangat penting. Jika pasar bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbangan yang baru yang sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar ini disebut pasar efisien. Suad Husnan (1998:271), inefisiensi pasar modal terjadi ketika harga saham tidak secara penuh mencerminkan informasi yang tersedia yang mempengaruhi harga. Akibatnya ada suatu periode di mana nilai saham menjadi under price atau over price, sehingga terdapat suatu kesempatan bagi investor yang jeli yang mampu mengidentifikasi inefisiensi dan membeli sekuritas yang under valued. Akhirnya akan terjadi penyesuaian harga yang dapat mencerminkan informasi yang berkaitan dengannya. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB
Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI

2

EFISIENSI PASAR

Di dalam pasar yang kompetitif, harga ekuilibrium suatu aktiva ditentukan oleh tawaran yang tersedia dan permintaan agregat. Harga keseimbangan ini mencerminkan konsensus bersama antara semua partisipan pasar tentang nilai dari aktiva tersebut berdasarkan informasi yang tersedia. Jika suatu informasi baru yang relevan masuk ke pasar yang berhubungan dengan suatu aktiva, informasi ini akan digunakan untuk menganalisis dan menginterpretasikan nilai dari aktuva yang bersangkutan. Akibatnya adalah kemungkinan pergeseran ke harga ekuilibrium yang baru. Harga ekuilibrium ini akan tetap bertahan sampai suatu informasi baru lainnya kembali ke harga ekuilibrium yang baru. Reaksi suatu pasar terhadap suatu informasi untuk mencapai harga keseimbangan yang baru merupakan hal yang sangat penting. Jika pasar bereaksi dengan cepat dan akurat untuk mencapai harga keseimbangan baru yang sepenuhnya mencerminkan informasi yang tersedia, maka kondisi pasar seperti ini disebut dengan pasar efisien. Dengan demikian ada hubungan antara teori pasar modal yang menjelaskan tentang keadaan ekuilibrium dengan konsep pasar efisien yang mencoba menjelaskan bagaimana proses memproses informasi untuk menuju ke posisi ekuilibrium yang baru. Efisiensi pasar seperti ini disebut dengan efisiensi pasar secara informasi (informationally efficient market) yaitu bagaimana pasar bereaksi terhadap informasi yang tersedia. BENTUK-BENTUK EFISIENSI PASAR Bentuk efisiensi pasar dapat ditinjau dari segi ketersediaan informasi yang disebut dengan efisiensi pasar secara informasi (informationally efficient market) atau dapat juga dilihat dari kecanggihan pelaku pasar dalam pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi yang tersedia yang disebut dengan efisiensi pasar secara keputusan (decisionally efficient market). Efisiensi Pasar Secara Informasi Kunci utama untuk mengukur pasar yang efisien adalah hubungan antara harga sekuritas dengan informasi. Fama (1970) menyajikan tiga macam bentuk utama dari efisiensi pasar berdasarkan ketiga macam bentuk dari informasi, yaitu informasi masa lalu, Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB
Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI

3

EFISIENSI PASAR

informasi sekarang yang sedang dipublikasikan dan informasi privat sebagai berikut:
1. Efisiensi pasar berbentuk lemah (weak form).

Pasar dikatakan efisien dalam bentuk lemah jika harga-harga dari sekuritas tercermin secar penuh (fully reflect) informasi masa lalu. Bentuk efisiensi pasar secara lemah ini berkaitan dengan teori langkah acak (random walk theory) yang menyatakan bahwa data masa lalu tidak berhubungan dengan masa sekarang. Jika pasar efisien secar bentuk lemah, maka nilai-nilai masa lalu tidak dapat digunakan untuk memprediksi harga sekarang sehingga investor tidak dapat menggunakan informasi masa lalu untuk mendapatkan keuntungan yang tidak normal.
2.

Efisiensi pasar bentuk setengah kuat (semistrong form) semua informasi yang dipublikasikan termasuk informasi yang berada di laporan keuangan perusahaan emiten. Informasi yang dipublikasikan dapat berupa:
a. Informasi yang dipublikasikan yang hanya mempengaruhi harga sekuritas dari

Pasar dikatakan efisien setengah kuat jika harga-harga sekuritas secara penuh mencerminkan

perusahaan yang mempublikasikan informasi tersebut. Informasi ini merupakan informasi dalam bentuk pengumuman oleh perusahaan emitenl. Informasi ini umumnya berhubungan dengan peristiwa yang terjadi di perusahaan emiten (corporate event), contohnya adalah pengumuman laba, pengumuman pembagian deviden, pengumuman pengembangan produk dan lain sebagainya. b. Informasi yang dipublikasikan yang mempengaruhi hrga-harga sekuritas sejumlah perusahaan.Informasi ini dapat berupa peraturan pemerintah atau peraturan dari regulator yang hanya berdampak pada harga-harga sekuritas perusahaanperusahaan yang terkena regulasi tersebut. Contohnya adalah regulasi untuk meningkatkan kebutuhan cadangan yang harus dipenuhi oleh semua bank-bank. Informasi ini akan mempengaruhi secara langsung harga sekuritas tidak hanya sebuah bank saja, tetapi mungkin semua emiten di dalam industri perbankan. c. Informasi yang dipublikasikan yang mempengaruhi harga-harga sekuritas semua perusahaan yang terdaftar di pasar saham. Informasi ini dapat berupa peraturan pemerintah atau peraturan dari regulator yang berdampak ke semua perusahaan emiten. Contohnya adalah peraturan akuntansi untuk mencantumkan laporan arus kas yang harus dilakukan oleh semua perusahaan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB
Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI

4

EFISIENSI PASAR

Jika pasar efisien dalam bentuk setengah kuat, maka tidak ada investor atau grup dari investor yang dapat menggunakan informasi yang dipublikasikan untuk mendapatkan keuntungan tidak normal dalam jangka waktu yang lama.
3. Efisiensi pasar bentuk kuat (strong form)

Pasar dikatakan dalam bentuk kuat jika harga-harga sekuritas secara penuh mencerminkan semua informasi yang tersedia termasuk informasi yang privat. Jika pasar efisien dalam bentuk ini, maka tidak ada individual atau investor atau grup dari investor yang dapat memperoleh keuntungan tidak normal (abnormal return) karena mempunyai informasi privat. Tujuan dari Fama (1970) membedakan ke dalam tiga macam bentuk pasar efisien ini adalah untuk mengklasifikasikan penelitian empiris terhadap efisiensi pasar. Ketiga bentuk pasar ini berhubungan satu dengan yang lainnya. Hubungan ketiga bentuk pasar ini berupa tingkatan yang kumulatif.

Pasar efisien bentuk lemah Pasar efisien bentuk setengah kuat Pasar efisien bentuk kuat

Tingkatan kumulatif ini mempunyai implikasi bahwa pasar efisien bentuk kuat adalah juga pasar efisien bentuk setengah kuat dan pasar efisien bentuk lemah. Implikasi ini tidak berlaku sebaliknya bahwa pasar efisien bentuk lemah tidak harus berarti pasar efisien bentuk setengah kuat.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI

yaitu ketersediaan informasi dan kecanggihan pelaku pasar. Karena melibatkan lebih banyak faktor dalam menentukan pasar yang efisien. yaitu ketersediaan informasi. Dengan demikian efisiensi pasar secara keputusan dapat ditambahkan di pembagian efisiensi pasar menurut Fama sebagai berikut ini. Perbedaanya adalah. Contohnya adalah pengumuman pembayaran dividen yang naik dari nilai dividen periode sebelumnya dan informasi ini tersedia untuk semua pelaku pasar pada saat yang bersamaan. perusahaan emiten mencoba memberi sinyal bahwa perusahaan mempunyai prospek yang baik di masa depan. Dengan meningkatnya nilai dividen yang dibayar. maka efisien pasar secar keputusan mempertimbangkan dua buah faktor. sehingga mampu meningkatkan pembayaran dividen. Pasar efisien bentuk lemah Pasar efisien bentuk setengah kuat secara informasi Pasar efisien bentuk setengah kuat secara keputusan Pasar efisien bentuk kuat Pasar yang efisiensi secara informasi belum tentu efisien secara keputusan.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . jika efisiensi pasar secara informasi hanya mempertimbangkan sebuah faktor saja.5 EFISIENSI PASAR Efisiensi Pasar Secara Keputusan Efisiensi pasar secara keputusan juga merupakan efisiensi pasar bentuk setengah kuat menurut versi Fama yang didasarkan pada informasi yang didistibusikan. Pelaku pasar yang Pusat Pengembangan Bahan Ajar . suatu pasar yang efisien secara keputusan merupakan efisiensi pasar bentuk setengah kuat yang lebih tinggi dibandingkan efisiensi pasar bentuk setengah kuat secara informasi.

Pasar dikatakan efisien jika dengan menggunakan informasi yang tersedia (information available).6 EFISIENSI PASAR kurang canggih akan menerima informasi peningkatan ini begitu saja sebagai sinyal yang baik tanpa menganalisisnya lebih lanjut dan harga sekuritas akan mencerminkan informasi kabar baik ini secara penuh. Ini yang oleh Beaver dikatakan sirkular.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Maka efisiensi pasar (market efficiency) diukur dari seberapa jauh harga-harga sekuritas menyimpang dari nilai intrinsik (Beaver. mereka akan menganalisis informasi ini lebih lanjut untuk menentukan apakah benar ini merupakan sinyal yang valid dan dapat dipercaya. Definisi pasar ini menimbulkan banyak perdebatan. Definisi Efisiensi Pasar Berdasarkan Nilai Intrinsik Sekuritas Konsep awal dari efisiensi pasar yang berhubungan dengan informasi laporan keuangan berasal dari praktek analisis sekuritas yang mencoba menemukan sekuritas-sekuritas dengan harga yang kurang benar (mispriced). Pengertian dari ”fully reflect” menunjukkan bahwa harga dari sekuritas secara akurat mencerminkan informasi yang ada. Misalnya terdapat informasi baru yang masuk ke pasar dan kemudian terlihat bahwa harga dari sekuritas yang berhubungan dengan informasi ini berubah. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Beaver (1989) menyatakan bahwa definisi ini tidak jelas. Definisi ini menekankan pada 2 aspek yaitu ”fully reflect” dan ”information available”. Sekuritas-sekuritas yang dihargai kurang benar merupakan sekuritas-sekuritas yang harganya menyimpang dari nilai intrinsiknya atau nilai fundamentalnya. tidak operasional dan sirkular. Sebaliknya pelaku pasar yang canggih tidak akan mudah dibodohi oleh emiten. Definisi Efisiensi Pasar Berdasarkan Akurasi dari Ekspektasi Harga Fama (1970) mendefinisikan pasar yang efisien sebagai berikut ini: Suatu pasar sekuritas dikatakan efisien jika harga-harga sekuritas ”mencerminkan secara penuh” informasi yang tersedia. investor-investor secara akurat dapat mengekspektasi harga dari sekuritas bersangkutan. 1989). yaitu tentu saja perubahan harga tersebut terjadi karena informasi yang tersedia.

karena dibutuhkan suatu benchmark yang menunjukkan akurasi dari ekspektasi semua harga investor. jika dan hanya jika harga-harga sekuritas bertindak seakan-akan setiap orang mengamati sistem informasi tersebut. Definisi ini tidak menunjukkan seberapa tepat dan seberapa cepat perubahan harga tersebut diakibatkan oleh informasi yang tersedia. Harga dari sekuritas berubah karena adanya perubahan kepercayaan (belief) oleh investor akibat adanya informasi yang baru. Untuk menguji pasar yang efisien. Permasalahan lain dari definisi ini adalah menyangkut akurasi ekspektasidari investor-investor terhadap harga sekuritas.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Fama mencoba menformalkan definisinya dengan mendefinisikan suatu fungsi dari harga-harga di masa datang yang tergantung dari set informasi yang tersedia di periode sekarang. Fama mengusulkan dibutuhkannya suatu model ekuilibrium untuk menentukan fungsi harga-harga di masa datang akibat informasi sekarang. Definisi Beaver ini mempunyai arti bahwa pasar dikatakan efisien terhadap satu set informasi yang spesifik (dihasilkan dari suatu sistem informasi) jika harga yang terjadi setelah informasi diterima oleh pelaku pasar sama dengan harga yang akan terjadi jika setiap orang mendapatkan sel informasi tersebut.7 EFISIENSI PASAR Akan tetapi dapatkah keadaan tersebut dikatakan pasar sudah efisien. Definisi dari Beaver ini juga masih menimbulkan masalah dalam hal pengujian pasar yang efisien tersebut. Fama menyadari bahwa definisinya sulit dibuktikan secara empiris. Return hasil dari informasi ini kemudian dibandingkan dengan return normal menurut benchmark. Model CAPM atau model pasar berdasarkan model tunggal dapat digunakan untuk menghitung return normal tersebut. Dyckman dan Morse (1986) juga menyatakan bahwa istilah ”fully reflect” juga tidak jelas. maka masih dibutuhkan suatu ukuran pembanding (benchmark). Definisi Efisiensi Pasar Berdasarkan Distribusi Informasi Beaver (1989) memberikan definisi efisiensi pasar yang didasarkan pada distribusi informasi sebagai berikut ini: Pasar dikatakan efisien terhadap suatu informasi. Harga yang terjadi di pasar yang efisien ini disebut dengan ”full-information price”. Benchmark yang digunakan adalah return normal yang seharusnya diperoleh oleh pelaku pasar.

Proses penyebaran informasi tidak simetris menjadi informasi yang simetris dengan cara ini akan terjadi dengan cepat.8 EFISIENSI PASAR Selisih dari return normal dengan return sesungguhnya merupakan return yang tidak normal (abnormal return) atau disebut juga return yang berkelebihan (excessive return). Informasi asimetrik terjadi karena pemilik informasi privat sudah menggunakan informasi tersebut secara penuh. Dengan demikian untuk pasar yang efisien menurut Beaver ini. Definisi Efisiensi Pasar Didasarkan pada Proses Dinamik Definisi efisiensi pasar yang didasarkan pada proses dinamik mempertimbangkan distribusi informasi yang tidak simetris dan menjelaskan bagaimana harga-harga akan menyesuaikan karena informasi tidak simetris tersebut. yaitu semua orang memiliki informasi ini. 2. Investor yang memiliki informasi privat akan menggunakannya dan setelah itu mereka akan bersedia untuk menjualnya. 4. Informasi privat disebarkan ke publik secara resmi melalui pengumuman oleh perusahaan emiten. investor tidak akan menikmati abnormal return atau excessive return. 4. Definisi yang mendasarkan pada proses yang dinamik ini menekankan pada kecepatan penyebaran informasi yang tidak simetris. Nilai dari informasi ini akan semakin rendah mendekati nol dengan semakin banyaknya investor lain yang menggunakan informasi tersebut dan berusaha menjualnya kembali. Investor yang mendapat informasi secara privat akan melakukan tindakan yang spekulatip (speculative behavior) untuk bertransaksi menggunakannya sampai dicapai harga informasi penuh (full-information price). Proses penyebaran informasi tidak simetris menjadi informasi yang simetris dengan cara ini akan terjadi lebih lambat. Ada beberapa penjelasan yang mendasari penyebaran informasi tidak simetris menjadi simetris: 1. Teori ekspektasi rasional yaitu teori yang menjelaskan bahwa investor yang tidak mempunyai informasi akan melakukan transaksi dengan mengikuti transaksi yang dilakukan oleh investor yang mempunyai informasi dengan cara mengamati Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pasar dikatakan efisien jika penyebaran informasi ini dilakukan secara cepat sehingga informasi menjadi simetris. 3.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .

harga dari informasi tersebut juga relatif sangat murah untuk diperoleh oleh publik. 1. ALASAN-ALASAN PASAR YANG EFISIEN DAN TIDAK EFISIEN Terdapat beberapa alasan yang menyebabkan pasar menjadi efisien. Kemungkinan lain dari kondisi ini adalah pemilik informasi memang tidak berniat untuk menyebarkan informasinya untuk kepentingan mereka sendiri. Informasi asimetrik terjadi karena semua informasi asimetrik sudah diserap oleh pasar lewat pengamatan harga yang terjadi akibat informasi privat tersebut. Pasar efisien dapat terjadi karena peristiwa-peristiwa sebagai berikut ini. Umumnya pelaku pasar menerima informasi lewat radio. Kondisi ini terjadi jika penyebaran informasi tidak merata. 3. Informasi tersedia secara luas kepada semua pelaku pasar pada saat yang bersamaan dan harga untuk memperoleh informasi tersebut murah. yang berarti bahwa sebagai pelaku pasar. pasar dapat menjadi tidak efisien jika kondisi-kondisi berikut ini terjadi. investor seorang diri tidak dapat mempengaruhi harga dari suatu sekuritas. Investor adalah penerima harga (price takers). Terdapat sejumlah kecil pelaku pasar yang dapat mempengaruhi harga dari sekuritas. Investor bereaksi dengan menggunakan informasi secara penuh dan cepat. Harga dari informasi adalah mahal dan terdapat akses yang tidak seragam antara pelaku pasar yang satu dengan yang lainnya terhadap suatu informasi yang sama. informasi dihasilkan secara acak (random) dan tiap-tiap pengumuman informasi sifatnya random satu dengan yang lainnya. Harga dari suatu sekuritas ditentukan oleh banyak investor yang menentukan demand dan supply. koran atau media masa lainnya. 1. sehingga harga dari sekuritas berubah dengan semestinya mencerminkan informasi tersebut untuk mencapai keseimbangan yang baru. kemungkinan pasar tidak efisien dapat terjadi. Untuk pasar yang efisien.9 EFISIENSI PASAR perubahan dari harga yang terjadi.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . 4. sehingga informasi tersebut dapat diterima pada saat yang bersamaan. Kondisi seperti ini yaitu sebagian Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Dengan demikian. 2. Sebaliknya jika kondisi-kondisi diatas tidak terpenuhi. 2.

Untuk pasar yang tidak efisien. inefisiensi pasar modal terjadi ketika harga saham tidak secara penuh mencerminkan informasi yang tersedia yang mempengaruhi harga. Suad Husnan (1998:271). Informasi yang disebarkan dapat diprediksi dengan baik oleh sebagian pelakupelaku pasar.10 EFISIENSI PASAR pelaku pasar mempunyai informasi dan sebagian tidak mempunyainya disebut dengan informasi yang tidak simetris (information asymmetric). Investor yang rasional akan berusaha memaksimalkan return yang akan diterima di masa yang akan datang dengan mengambil risiko sekecil-kecilnya. masih banyak investor yang bereaksi terhadap informasi secara lugas. 3. Investasi secara garis besar. adalah kegiatan mengorbankan nilai rupiah saat ini untuk mendapatkan nilai rupiah di masa depan. Karena mereka tidak canggih. Untuk tujuan maksimalisasi return investasinya investor membutuhkan informasi. Terdapat dua hal dasar yang selalu dipertimbangkan investor dalam mengambil keputusan investasi : risiko dan return.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Perdagangan sekuritas menggunakan informasi privat ini disebut dengan insider trading yang merupakan kegiatan yang melanggar hukum. Akibatnya ada suatu periode di mana nilai saham menjadi under price atau over price. Lalu dari manakah informasi tersebut bisa didapat? Pusat Pengembangan Bahan Ajar . karena mereka mempunyai kemampuan yang terbatas di dalam mengartikan dan menginterprestasikan informasi yang diterima. Investor adalah individual-individual yang lugas dan tidak canggih. sehingga terdapat suatu kesempatan bagi investor yang jeli yang mampu mengidentifikasi inefisiensi dan membeli sekuritas yang under valued. karena merugikan pelaku pasar lainnya yang tidak mendapatkan informasi bersangkutan. Mereka yang mempunyai akses privat terhadap informasi dan menggunakannya untuk bertransaksi disebut dengan insider trader. 4. Informasi dibutuhkan untuk membentuk sebuah portofolio yang paling menguntungkan sesuai dengan preferensi risikonya. maka seringkali mereka melakukan keputusan yang salah yang akibatnya sekuritas bersangkutan dinilai secara tidak tepat. Akhirnya akan terjadi penyesuaian harga yang dapat mencerminkan informasi yang berkaitan dengannya.

maka perubahan harga sekuritas terjadi karena informasi yang tersedia. Kerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan 2002) mengemukakan tentang tujuan laporan keuangan sebagai berikut: ”Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan. karena merugikan pelaku pasar lainnya. Berkaitan dengan informasi yang tersedia di bursa efek. termasuk sebagai studi peristiwa (event study). Uji ini. menyatakan bahwa informasi yang tersedia di bursa efek terdiri dari tiga macam bentuk. dilakukan uji kandungan informasi. yaitu informasi yang sudah dipublikasikan pada periode yang lalu (2) Informasi yang dipublikasikan. kinerja serta perubahan keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi serta menunjukan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber daya yang sipercayakan kepada mereka.11 EFISIENSI PASAR Menurut Fama (1970:385-417).UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Pusat Pengembangan Bahan Ajar . adalah informasi yang belum dan tidak dipublikasikan. yaitu : (1) Informasi masa lalu. dan (3) Informasi privat. Informasi privat biasanya diperoleh hanya oleh insider trader yang merupakan kegaitan yang melanggar hukum. Untuk melihat pengaruh publikasi infomasi laba akuntansi dan arus kas informasi terhadap tingkat keuntungan dan likuiditas saham. Informasi akuntansi yang berhubungan dengan informasi keuangan dari suatu perusahaan adalah laporan keuangan. Standar Akuntansi Keuangan (PSAK. Lebih lanjut Beaver menyatakan bahwa pasar dikatakan efisien jika harga sekuritas terjadi jika setiap orang mempunyai informasi yang sama (full information prices ) atau tidak terjadi asimetrik informasi ( information asyimetric ). Beaver (1989) mengatakan bahwa karena informasi yang dibutuhkan tersedia (information available) dan harga sekuritas berubah secara penuh mencerminkan informasi ini. Laporan keuangan diharapkan mampu memberikan bantuan kepada pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial. Informasi akuntansi merupakan bagian yang terpenting dari seluruh informasi yang diperlukan oleh investor. yaitu informasi sekarang yang sedang dipublikasikan termasuk informasi yang berada di laporan-laporan keuangan perusahaan emiten.

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . dilakukan uji kandungan informasi. menyatakan bahwa studi peristiwa merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa (event) yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman. Fama (1991:1576-1617). Berdasarkan dasar akrual. maka penggunaan laba sebagai preditor kinerja seringkali dianggap dipertanyakan sisi keandalan serta reliabilitasnya.12 EFISIENSI PASAR Even Studies Berkaitan dengan informasi yang tersedia di bursa efek. Dengan kata lain. Berhubung laba akuntansi merupakan produk akuntansi berbasis akrual. Namun di sisi lain terdapat kontroversi penggunaan laba akuntansi itu sendiri. Beaver (1989) mengatakan bahwa karena informasi yang dibutuhkan tersedia (information available) dan harga sekuritas berubah secara penuh mencerminkan informasi ini. Dengan hipotesis pasar modal efisien. maka diharapkan pasar akan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut diterima oleh pasar. termasuk sebagai studi peristiwa (event study). mereka menemukan bahwa laba akuntansi merefleksikan perubahan nilai saham. untuk melihat pengaruh publikasi infomasi laba akuntansi dan arus kas informasi terhadap tingkat keuntungan dan likuiditas saham. Uji ini. Reaksi pasar ditunjukkan dengan adanya perubahan harga sekuritas dan likuiditas (volume transaksi). laba akuntansi mempunyai kandungan informasi dan relevan sebagai alat pengambilan keputusan investasi. Laba akuntansi merupakan produk akuntansi yang berbasis akrual. dan untuk mengukur reaksi volume perdagangan saham digunakan indikator Trading Volume Activity (TVA ). Contoh. Reaksi perubahan harga dapat diukur dengan menggunakan return atau dengan menggunakan abnormal return. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Ball and Brown (1968:156-177) melakukan penelitian yang menguji kandungan informasi dari laba akuntansi. Jika pengumuman mengandung informasi (information content). transaksi dicatat pada saat pelaporan ( bukan pada saat kas atau setara kas diterma).maka perubahan harga sekuritas terjadi karena informasi yang tersedia. Lebih lanjut Beaver menyatakan bahwa pasar dikatakan efisien jika harga sekuritas terjadi jika setiap orang mempunyai informasi yang sama (full information prices ) atau tidak terjadi asimetrik informasi ( information asyimetric ).

Burgstahler dan Dahley (1986:213-225). (2) arus kas operasi secara umum berasal dari transaksi yang mempengaruhi laba. Arus kas didefinikan sebagai laba bersih ditambah dengan depresiasi. Bowen et. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kedua variabel itu memiliki kandungan informasi. Wilson (1987:293-321) melakukan penelitian mengenai informasi laba akrual dan komponen dana. Penelitian yang berbeda dilakukan oleh Pattel dan Kaplan (1977) yang mendefinikan arus kas dari modal kerja (working capital) dari operasi dan mencoba untuk mengontrol laba untuk menguji informasi tambahan yang disediakan arus kas. Lev (1993:190-215) menguji kandungan informasi dari komponen arus kas seperti disyaratkan oleh SFAS No. Informasi tersebut sangat relevan dalam meramalkan arus kas yang mungkin didistribusikan dalam bentuk kembalian investasi dimasa depan. 95. Komponen Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Hasilnya menujukkan bahwa sulit memisahkan efek informasi tambahan dari masingmasing variabel. Penelitian ini didasarkan pada sampel 342 perusahaan dengan menggunakan random walk.13 EFISIENSI PASAR Dasar akrual juga tidak memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menaksir arus kas di masa yang akan datang. menemukan bukti bahwa kemampuan laba tidak lebih baik dalam meramalkan arus kas masa depan pada arus kas. Koefisien individu dari komponen arus kas pendanaan secara umum konsisten dengan teori mengenai informasi asymetris. Hendriksen (1996). (1986:213-225) melakukan penelitian mengenai apakah arus kas merupakan prediktor yang lebih baik dari laba dalam memprediksi arus kas masa yang akan datang. deplesi dan amortisasi. Penyajian data mengenai arus kas memungkinkan adanya infromasi mengenai likuiditas. Hasil analisis menujukkan bahwa infromasi arus kas merupakan predikator yang lebih baik dibandingkan dengan laba dalam memprediksi arus kas di masa yang akan datang. Hasil analisis menujukkan bahwa komponen individu dari arus kas mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap abnormal return. Penelitian tentang kemampuan laba dan arus kas di masa yang akan datang yang dilakukan oleh Bowen. karena (1) adanya korelasi yang tinggi antara laba dan arus kas operasi. Beaver&Dukes (1972:320-333) menemukan bahwa hubungan keuntungan saham dengan laba lebih tinggi dari pada keuntungan saham dengan arus kas.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . al. Penelitian tentang kandungan informasi arus kas dan laba akuntansi sendiri telah banyak dilakukan. solvensi serta fleksibilitas keuangan.

14 EFISIENSI PASAR laba akrual diukur berdasarkan modal kerja dari operasi dikurangi laba. sedangkan komponen dana diukur atas dasar modal kerja operasi. Efisiensi pasar secara informasi dan secara keputusan Pengujian Kandungan Informasi Pengujian efisiensi secara informasi Pengujian Efisiensi pasar secara keputusan Peristiwa Reaksi pasar Kecepatan reaksi Nilai ekonomis Kecepatan reaksi Efisiensi pasar secara keputusan Reaksi benar EFISIEN Bernilai ekon TIDAK Reaksi salah EFI SIE N TIDAK Cepat omis Tidak bernilai Ada abn orm Lama dan berk epanj anga ekon omis Reaksi sala h EFI SIE TIDAK EFI SIE N TIDAK EFI SIE N N Pengumu man peri stiw Tidak ada abn orm al Bernilai ekono mis Tidak bernilai ekonomi s Reaksi salah Reaksi benar EFISIE N Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Hasil analisisnya menujukkan bahwa komponen laba akrual dan komponen dana memiliki tambahan informasi apabila komponen dana didefinisikan sebagai arus kas dari operasi.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Berarti bahwa pasar yang efisien bentuk setengah kuat secara informasi belum tentu efisien secara keputusan. nilai ekonomis dan ketepatan reaksi. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pengujian efisiensi pasar secara keputusan akan melibatkan 4 fakor yaitu: abnormal return.15 EFISIENSI PASAR Gambar tersebut menunjukkan bahwa efisiensi pasar secara keputusan lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan efisiensi pasar secara informasi. kecepatan reaksi. sebaliknya pasar yang efisien secara keputusan juga merupakan pasar yang efisien secara informasi.

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Fama (1991) mengusulkan untuk merubah nama ketiga macam kategori pengujian bentuk efisiensi pasar tersebut. 2. Di artikel selanjutnya. Pengujian-pengujian efisiensi pasar bentuk kuat diusulkan menjadi pengujianpengujian terhadap informasi privat (tests for private information). 3. Fama (1970) mambagi pengujian efisiensi pasar menjadi tiga kategori yang dihubungkan dengan bentuk-bentuk efisiensi pasarnya sebagai berikut ini. Untuk mengetahui kebenaran dari hipotesis ini. Nama-nama pengujian yang diusulkan adalah sebagai berikut ini. pengujian dari efisiensi pasar bentuk lemah difokuskan pada prediksi return atau harga sekuritas berdasarkan return atau harga saham masa lalu. Pengujian-pengujian bentuk kuat (strong form tests).16 EFISIENSI PASAR PENGUJIAN EFISIENSI PASAR PENDAHULUAN Ide dari pengujian pasar yang efisien dituangkan dalam suatu hipotesis yang disebut dengan hipotesis pasar efisien (HPE) atau efficient market hypothesis (EMH). Pengujian-pengujian efisiensi pasar bentuk setengah kuat dirubah menjadi studistudi peristiwa (event studies). maka perubahan harga masa lalu tidak berhubungan dengan harga sekuritas sekarang. 1. yaitu seberapa cepat harga sekuritas merefleksikan informasi yang dipublikasikan. 2. maka perlu dilakukan pengujian secara empiris untuk masing-masing bentuk efisiensi pasar. 3. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . PENGUJIAN-PENGUJIAN PENDUGAAN RETURN Sebelum tahun 1970. 1. Pengujian-pengujian bentuk setengah kuat (semi strong-form tests). Jika HPE (Hipotesis Pasar Efisien) benar. Pengujian-pengujian efisiensi pasar bentuk lemah diganti menjadi pengujianpengujian terhadap pendugaan return (tests for return predictability). yaitu untuk menjawab pertanyaan apakah investor mempunyai informasi privat yang tidak terefleksi di harga sekuritas. Hipotesis untuk menguji bentuk lemah ini berhubungan dengan hipotesis langkah acak (random walk hypothesis). sehingga tidak dapat digunakan untuk memprediksi harga atau return dari sekuritas. yaitu seberapa kuat informasi masa lalu dapat memprediksi return masa depan. Pengujian-pengujian bentuk lemah (weak form tests).

tetapi juga melibatkan variabel-variabel yang lainnya. rasio P/E atau suku bunga) untuk memprediksi harga atau return sekarang. return.17 EFISIENSI PASAR Jika harga-harga mengikuti pola langkah acak (random walk). Pengujian dari efisiensi pasar bentuk lemah ini dapat dilakukan dengan cara pengujian statistik atau dengan cara pengujian menggunakan aturan-aturan perdagangan teknis (technical trading rules). 1. Pengujian statistik banyak dilakukan untuk pengujian independensi adalah pengujian hubungan variabel dengan menggunakan korelasi serial atau regresi linier dan pengujian run (run test). pengujian dari efisiensi pasar bentuk lemah tidak hanya difokuskan pada variabel return atau harga masa lalu untuk memprediksi return atau harga sekarang atau masa depan. Variabel-variabel yang digunakan untuk memprediksi return atau harga sekuritas diantaranya adalah dividend yield. rasio P/E. suku bunga dan lain sebagainya. Ini berarti bahwa perubahan harga hari ini tidak ada hubungannya dengan perubahan harga kemarin atau hari-hari sebelumnya. Jika hasil pengujian menunjukan indepedensi harga-harga. dividend yield. Pengujian Secara Statistik Pengujian secara statistik dapat dilakukan dengan menguji independensi dari perubahan-perubahan harga sekuritas. maka perubahan harga dari waktu ke waktu sifatnya adalah random atau acak yang independen. maka implikasinya adalah investor tidak dapat menggunakan nilai-nilai masa lalu dari variabel-variabel penduga (seperti misalnya harga. Kedua cara ini akan dibahas berikut ini.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Untuk pasar yang efisien secara bentuk lemah. Setelah tahun 1970. perubahan-perubahan harga sekuritas adalah independen terhadap nilai masa lalu variabel-variabel penduga. Pengujian Menggunakan Korelasi dan Regresi Linier Pengujian pasar efisiensi bentuk lemah ini dilakukan untuk menguji tidak adanya hubungan antara harga atau return sekuritas masa lalu dengan harga atau return Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

Pertanyaannya apakah hasil ini dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa pasar sudah efisien secara lemah. Misalnya. (Pt-1-T – Pt-2-T) + ℮t Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . ΔPt-1-T + ℮t Notasi : ΔPt = Pt – Pt-1 ΔPt-1-T = Pt-1-T – Pt-2-T Koefisien β0 di persamaan diatas mengukur perubahan harga yang diekspektasi dan yang tidak berhubungan dengan perubahan harga periode lalu. padahal kemungkinan lain misalnya jika harga dua tahun kemarin digunakan mungkin akan didapatkan hubungan dengan harga sekuritas tahun ini. Koefisien β1 mengukur hubungan antara perubahan harga periode lalu dengan perubahan harga periode selanjutnya. ΔPt = β0 + β1 . ΔPt-1 + ℮t Atau : (Pt – Pt-1) = β0 + β1 . suatu studi menggunakan data harga tahun kemarin untuk memprediksi harga tahun sekarang dan menemukan bukti tidak ada hubungan secara statistik. Sebenarnya pengujian seperti ini sulit. adalah bahwa harga atau return sekuritas masa lalu yang mana yang akan digunakan untuk memprediksi harga atau return sekuritas mendatang.18 EFISIENSI PASAR sekarang atau mendatang. Studi yang sudah pernah dilakukan menggunakan perubahan harga periode kemarin untuk memprediksi perubahan harga periode sekarang dengan model sebagai berikut ini. Jika T=0. maka hubungan perubahan harga adalah antara periode ke-t dengan t-1 sebagai berikut : ΔPt = β0 + β1 . jika tidak mau dikatakan tidak mungkin untuk dilakukan. Alasannya.

Pengujian Run Alternatif lain untuk menguji efisiensi pasar bentuk lemah adalah dengan pengujian runtun (run test). beberapa peneliti menggunakan pengukuran perubahan harga yang bervariasi. Di dalam penerapannya.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Misalnya perubahan-perubahan harga sekuritas yang meningkat diberi tanda positip (+). −−−−−−−−−−−−−−− + ℮t Peneliti yang lainnya juga menggunakan pengukuran logaritma dari return relatif sebagai berikut ini : Pt Pt-1 Pt-1-T Pt-2-T log ( −−− ) = β0 + β1 .19 EFISIENSI PASAR Untuk T=1. perubahan harga yang menurun diberi tanda negatif (-) dan harga sekuritas yang tidak berubah diberi tanda nol (0). Hubungan linier antar dua periode perubahan harga ini dapat diestimasi dengan menggunakan koefisien korelasi atau dengan menggunakan teknik regresi. Suatu runtun (run) adalah urutan tanda yang sama dari perubahanperubahan nilai. log ( −−−−−− ) + ℮t. maka hubungan perubahan harga adalah antara periode ke-t dengan periode ke t-2 sebagai berikut : ΔPt = β0 + β1 . yaitu perubahan harga relatif terhadap harga periode lalu dan juga memasukan nilai dividen ke dalamnya sebagai berikut : Pt – Pt-1 + Dt Pt-1 Pt-1-T – Pt-2-T + Dt-T Pt-2-T −−−−−−−−−− = β0 + β1 . Beberapa peneliti juga menggunakan return. ΔPt-2 + ℮t Dan seterusnya untuk nilai T=2 dan selanjutnya. Perubahan-perubahan harga Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

= jumlah dari perubahan atau sebesar N1 + N2. runtun ketiga berupa satu perubahan bentuk positif yang sama (+). Jika perubahan runtun sifatnya adalah acak. yaitu runtun pertama berupa tiga perubahan bentuk positif yang sama (+++).terdiri dari 4 runtun. ( N + 1 ) 1/2 Nilai Z-hitung adalah sebesar : NR – E (NR) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . maka jumlah runtun yang diharapkan adalah sebesar : 2 . N1 . dan runtun keempat berupa lima perubahan bentuk negatif yang sama (-----). maka diharapkan akan terjadi sedikit perubahan tanda atau akan terjadi runtun yang sedikit. runtun kedua berupa dua perubahan bentuk nol yang sama (00). N2 + 1 E(NR) = −−−−−−−−−−− + 1 N Notasi : E(NR) = jumlah runtun ekspektasi. N1 N2 N = jumlah perubahan ”+”. Sebaliknya jika perubahan harga sekuritas berkorelasi secara negatif dari waktu ke waktu. N1 . ( 2 . N2 – N ) ] 1/2 σR = −−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−− N .UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Jika perubahan harga sekuritas berkorelasi secara positif dari waktu ke waktu (yang berarti perubahan tanda akan sama dari waktu ke waktu). Deviasi standar dari jumlah runtun adalah sebesar : [ 2 . = jumlah perubahan ”-”. N1.20 EFISIENSI PASAR sekuritas sebagai berikut : +++00+----. N2 . maka akan banyak terjadi perubahan tanda dari negatif ke positif atau dari positif ke negatif akan terjadi banyak runtun.

7 – 20) ]1/2 20 . Dengan menggunkan rumus. jumlah runtun ekspektasi adalah sebanyak : E(NR) = 2 . Jumlah seluruh perubahan laba (N) adalah sebanyak 20 buah. σR = [ 2 .UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . (20+1)1/2 Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 13 . Sebaliknya jika nilai Z-hitung tidak signifikan. 7 + 1 20 = 10. Contoh : Runtun perubahan laba akuntansi untuk suatu perusahaan selama 20 periode adalah sebagai berikut : ++--++-+++--+++--+++ Jumlah dari perubahan laba yang positif (N1) adalah sebanyak 13 buah dan jumlah dari perubahan laba yang negatif (N2) adalah sebanyak 7 buah. (2 . berarti perubahan laba tersebut adalah tidak acak. 13 . 13 . berarti perubahan laba tersebut adalah acak atau mendukung hipotesis pasar efisien bentuk lemah.1 Dengan deviasi standar sebesar .21 EFISIENSI PASAR Z = −−−−−−−−−− σR Notasi : NR = jumlah sesungguhnya dari seluruh runtun. Jika nilai Z-hitung ini signifikan. 7 .

--. +++. Pengujian menggunakan regresi linear sebelumnya juga menguji pola bentuk linear dari harga-harga sekuritas.dam +++. bukan abnormal return.87 = -0. Gibbon dan Hess selanjutnya menggunakan Pusat Pengembangan Bahan Ajar .1 1. -. Misalnya French (1980) menunjukan bahwa return pada hari Senin lebih rendah dibandingkan dengan return-return di hari lainnya dalam satu minggu. yaitu return hari Senin lebih rendah dibandingkan dengan hari-hari lainnya. yaitu (Pt – Pt-1 / Pt-1). Pola lain yang mungkin dapat terjadi jika pasar tidak efisien bentuk lemah adalah pola siklikal (cyclical). --. -.22 EFISIENSI PASAR = 1. ++. menunjukan bahwa runtun perubahan laba tersebut sifatnya adalah tidak acak. Pertanyaannya adalah apakah jumlah runtun sesungguhnya ini (yaitu sebanyak 9 buah) secara signifikan menyimpang dari yang diekspektasi (yaitu sebanyak 10. maka perlu dilakukan pengujian secara statistik sebagai berikut : Z = 9 – 10.1).87 Jumlah runtun sesungguhnya yang terjadi (NR) adalah sebanyak 9 runtun.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Hasil dari French menunjukan bahwa return sekuritas mempunyai pola siklikal dengan return terendah di hari Senin. Gibbons dan Hess (1981) juga menemukan hal yang sama dengan yang ditemukan oleh French. Return yang mereka gunakan adalah raw return (return biasa. +++. Pengujian Cyclical Pola pergerakan harga atau sekuritas yang tertentu dapat terjadi untuk pasar yang tidak efisien bentuk lemah.58824 Hasil dari Z-hitung adalah tidak signifikan. yaitu ++. Untuk mengetahui hal ini.

Jika memang pola seperti ini dapat terjadi. Ketika mereka menggunakan abnormal return yang didasarkan pada model market-based pricing. Efek lain yang diteliti adalah efek Januari. Salah satu strategi perdagangan yang memanfaatkan pola perubahan harga sekuritas ini adalah strategi aturan saringan (filter rule). 2. Misalnya harga sekuritas dinyatakan masih dalam keadaan wajar jika harganya berada diantara Rp 10.00 merupakan nilai-nilai absolut bawah harga dan batas atas harga yang ditentukan. Harga Rp 10.000. pergerakan return atau harga sekuritas dari waktu ke waktu dapat mempunyai pola yang tertentu. Dengan strategi ini. efek januari menjadi hilang.000. Harga sekuritas yang berada diantara dua batas ini dianggap masih merupakan harga sekuritas yang wajar (fair price) yang sekuritasnya belum perlu dibeli atau dijual. Return yang mereka gunakan ini adalah raw return. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pola yang terjadi dapat berupa bentuk linier atau bentuk cyclical. maka investor dapat menggunakannya sebagai strategi perdagangan untuk mendapatkan keuntungan berlebihan.00 dan Rp 18.00. Rozeff dan Kinney (1976) menunjukan bahwa return sekuritas pada bulan Januari secara signifikan lebih besar dari returnreturn bulan-bulan yang lainnya. Batas atas (bawah) juga dapat dinyatakan dalam persentase dari nilai terendah (tertinggi) sebelumnya. investor akan membeli sekuritas jika harga dari sekuritas meningkat melebihi batas atas yang sudah ditentukan dan menjualnya jika harganya turun lebih rendah dari batas bawah yang sudah ditentukan.23 EFISIENSI PASAR abnormal return yang dihitung menggunakan risk-adjusted return dan mereka menemukan bahwa efek dari Senin tidak signifikan.000. Pengujian Secara Aturan Perdagangan Teknis Untuk pasar yang tidak efisien bentuk lemah.000. Strategi aturan saringan ini merupakan strategi waktu (timing strategy). yaitu strategi tentang kapan investor harus membeli atau menjual suatu sekuritas. Strategi (filter) untuk batas atas harga dan batas bawah harga dapat ditentukan sebesar nilai absolut atau nilai relatif terhadap harga sebelumnya.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .00 sampai dengan Rp 18.

Event study dapat digunakan untuk menguji kandungan informasi dari suatu pengumuman dan dapat juga digunakan untuk menguji efisiensi pasar bentuk setengah kuat.5%) dibandingkan dengan strategi buy and hold. Jika harga sekuritas terendah sebelumnya adalah sebesar Rp 8.00.000.000. yaitu strategi buy and hold. Sebaliknya jika harga sekuritas tertinggi yang pernah terjadi dalam suatu periode adalah sebesar Rp 12. maka diharapkan pasar akan bereaksi pada waktu pengumuman tersebut diterima oleh pasar. Akan tetapi.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .00.000. Reaksi pasar ditunjukkan dengan adanya perubahan harga dari sekuritas yang bersangkutan.00 + 25% x Rp 8. Mereka membandingkan strategi filter rule ini dengan strategi lainnya. strategi filter rule ini nampaknya tidak cukup menguntungkan. Pengujian kandungan informasi dimaksudkan untuk melihat reaksi dari suatu pengumuman.00. maka order untuk membeli sekuritas ini dilakukan jika harga sekuritas sudah menjadi sebesar Rp 10. Bahkan jika diperhitungkan dengan biaya transaksi. Demikian juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Fama dan Blume (1969).40% x Rp 12. yaitu sebesar Rp 12.200.00.000. yaitu sebesar Rp 8. maka order untuk menjual sekuritas akan dilakukan jika harga sekuritas tersebut mulai menembus harga sebesar Rp 7. Studi peristiwa Studi peristiwa merupakan studi yang mempelajari reaksi pasar terhadap suatu peristiwa yang informasinya dipublikasikan sebagai suatu pengumuman. Akan tetapi selisih return yang dihasilkan tidaklah besar. Reaksi ini dapat diukur dengan menggunakan return sebagai nilai perubahan harga atau dengan menggunakan Pusat Pengembangan Bahan Ajar .000.00.00. Pengujian kandungan informasi dan pengujian efisiensi pasar bentuk setengah kuat merupakan dua pengujian yang berbeda. Jika pengumuman mengandung informasi.24 EFISIENSI PASAR Misalnya ditentukan besarnya persentase ini adalah 25% untuk beli dan 40% untuk jual. Hasil penelitian mereka menunjukan bahwa strategi filter rule menghasilkan rata-rata return yang lebih baik untuk saringan yang kecil (yaitu dengan saringan 0. jika biaya transaksi diperhitungkan. maka kelebihan return ini akan hilang.000. Pengujian strategi filter rule telah dilakukan oleh Alexander (1961) dan menemukan return yang cukup besar terutama untuk saringan yang kecil (misalnya 5%).00 .000.

Jika investor menyerap abnormal return dengan lambat. Pengujian ini hanya melibatkan sebuah faktor saja yaitu abnormal return.maka pengujian ini merupakan pengujian efisiensi pasar secara informasi bentuk setengah kuat. Gambar : Kandungan Informasi Suatu Pengumuman Peristiwa Informasi Reaksi pasar terhadap hasil Kandungan ADA Ada abnormal return Pengumuman Peristiwa TIDAK ADA Tidak Ada abnormal return KANDUNGA N INFORMASI KANDUNG AN INFORMAS I Pengujian kandungan informasi hanya menguji reaksi dari pasar. maka dapat dikatakan bahwa suatu pengumuman yang mempunyai kandungan informasi akan memberikan abnormal return kepada pasar. Jika digunakan abnormal return. tetapi tidak menguji seberapa cepat pasar itu bereaksi.25 EFISIENSI PASAR abnormal return.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Pasar dikatakan efisien bentuk setengah kuat jika investor bereaksi dengan cepat untuk menyerap abnormal return untuk menuju ke harga keseimbangan yang baru. Sebaliknya yang tidak mengandung informasi tidak memberikan abnormal return kepada pasar (seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini). Jika pengujian melibatkan kecepatan reaksi dari pasar untuk menyerap informasi yang diumumkan. Bagaimana jika pengumuman peristiwa tidak menimbulkan abnormal return? Pusat Pengembangan Bahan Ajar . maka pasar dikatakan tidak efisien bentuk setengah kuat secara informasi.

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Tidak menimbulkan abnormal return dapat berarti investor tidak bereaksi. Alasannya adalah investor tidak mendapatkan keuntungan luar biasa yang merugikan orang lain dan sebenarnya terjadi abnormal return. Efisiensi pasar secara informasi Peristiwa Kandungan Informasi Kecepatan reaksi Efisiensi pasar secara informasi Ada abnormal return Cepat Efisien Pengumuman peristiwa Tidak Ada abnorm al Lama dan berkep anjang Tidak Efisien Tidak Terjaw ab Efisiensi pasar bentuk setengah kuat yang hanya ditinjau dari informasi yang dipublikasikan ini disebut dengan efisiensi pasar secara informasi. Bagaimana dapat disimpulkan jika investor tidak bereaksi dikatakan pasarnya efisien bentuk setengah kuat bentuk informasi? Dapat disimpulkan bahwa untuk suatu pengumuman yang tidak menimbulkan abnormal return maka kesimpulan pasar efisiennya tidak jelas dan tidak terjawab. mereka dapat membedakan pengumuman yang bernilai ekonomis dan yang tidak bernilai Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pengujian untuk efisiensi pasar secara informasi ini tidak memperhatikan kecanggihan dari pelaku pasar didalam menginterpretasikan dan menganalisis informasi lebih lanjut.26 EFISIENSI PASAR Ada yang menyimpulkan bahwa pasarnya efisien setengah kuat bentuk informasi. Alasannya adalah jika suatu pengumuman tidak mengandung informasi. Kesimpulan lainnya menolak pasar efisien jika tidak terjadi abnormal return. bagaimana dapat disimpulkan semudah itu bahwa pasar adalah efisiensi setengah kuat bentuk informasi. karena reaksi investor terhadap informasi yang baru ditunjukkan oleh abnormal return ini. tetapi abnormal return ini diserap dengan sangat cepatnya.

Efisiensi pasar secara informasi dan secara keputusan Pengujian Kandungan Informasi Pengujian efisiensi secara informasi Pengujian Efisiensi pasar secara keputusan Peristiwa Reaksi pasar Kecepatan reaksi Nilai ekonomis Kecepatan reaksi Efisiensi pasar secara keputusan Reaksi benar EFISIEN Bernilai ekon TIDAK Reaksi salah Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB omis Agus Zainul Arifin SIE MANAJEMEN INVESTASI N EFI . Pengujian ini melibatkan 2 buah faktor yaitu abnormal return dan kecepatan reaksi.27 EFISIENSI PASAR ekonomis.

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Berarti bahwa pasar yang efisien bentuk setengah kuat secara informasi belum tentu efisien secara keputusan. kecepatan reaksi. Pengujian efisiensi pasar secara keputusan akan melibatkan 4 fakor yaitu: abnormal return. Hasil Empiris Studi Peristiwa • Pemecahan Saham Pusat Pengembangan Bahan Ajar . nilai ekonomis dan ketepatan reaksi. sebaliknya pasar yang efisien secara keputusan juga merupakan pasar yang efisien secara informasi.28 EFISIENSI PASAR Cepat Tidak bernilai Ada abn orm Lama dan berk ekon omis TIDAK Reaksi sala h EFI SIE N TIDAK EFI SIE N TIDAK EFI SIE N Pengumu man peri stiw Tidak ada abn orm al epanj anga Bernilai ekono mis Tidak bernilai ekonomi s Reaksi salah Reaksi benar EFISIE N Gambar tersebut menunjukkan bahwa efisiensi pasar secara keputusan lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan efisiensi pasar secara informasi.

underwriter cenderung untuk menjualkannya dengan harga yang murah (undervalued) supaya mengurangi risiko tidak laku terjual. Investor yang dapat kesempatan untuk membeli sekuritas yang undervalued ini akan dapat menikmati abnormal return. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Underwriter membuat kontrak dengan emiten untuk melakukan IPO bagi kepentingan umum. Harga per lembar saham baru setelah stock split adalah sebesar 1/n dari harga sebelumnya.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Karena belum pernah tercatat dibursa saham. karena harga sekuritas sudah mencapai keseimbangannya yang baru. bila ada yang tidak terjual maka underwiter akan membelinya. Best effort (usaha yang terbaik): underwriter hanya melakukan upaya sebaikbaiknya untuk menjual efek (menjual sebatas yang laku) 2. sehingga dengan harga saham yang tidak terlalu tinggi akan meningkatkan likuiditas perdagangangannya) dan pengumuman stock split dianggap sebagai sinyal positif karena manajer perusahaan akan menyampaikan prospek masa depan yang baik dari perusahaan ke publik yang belum mengetahuinya. Akan tetapi jika pasar sifatnya adalah efisien. Dengan demikian sebenarnya stock split tidak menambah nilai dari perusahaan atau dengan kata lain stock split tidak mempunyai nilai ekonomis. Kontrak tersebut memiliki sistem penjaminan dalam 2 bentuk: 1. Oleh karena itu. abnoramal return yang ada hanya terjadi dengan waktu yang cepat dan tidak berkepanjangan. • Penawaran Perdana Perusahaan yang pertama kali melemparkan sahamnya ke pasar saham disebut melakukan penawaran perdana (Initial Public Offering/IPO). maka harga sekuritasnya belum diketahui. Full commitment (komitmen/kesanggupan penuh): underwriter menjamin penjualan seluruh saham yang ditawarkan. Perusahaan emiten melakukan stock split padahal tidak menambah nilai manfaat karena berhubungan dengan likuiditas harga sekuritas (supaya harga sahamnya tidak terlalu tinggi. Hanya perusahaan yang benar-benar mempunyai kondisi sesuai yang di sinyalkan yang akan mendapatkan reaksi positif. Underwriter yang menjamin pelemparan perdana akan menanggung risiko untuk menjualkan saham ini disebabkan nilai sebenarnya dari sekuritas belum diketahui. Ini berarti bahwa investor yang membeli beberapa saat setelah pengumuman IPO sudah tidak akan memperoleh abnormal return lagi.29 EFISIENSI PASAR Pemecahan saham (stock split) adalah memecah lembar saham menjadi banyak (n) lembar saham.

Melakukan perluasan usaha/ diversifikasi usaha 2. Memperbaiki struktur keuangan 3. Fleksibilitas manajemen berkurang (dalam mengambil keputusan harus melalui RUPS) 2. Biaya emisi relatif tinggi Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Meningkatkan profesionalisme pengelolaan perusahaan 3. Syarat yang harus dipenuhi relatif berat (contoh: harus memperoleh laba 2 tahun berturut-turut) 3.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .30 EFISIENSI PASAR Perbedaan antara perusahaan go public dan tidak go public: Aspek Persyaratan pengungkapan minimum Jumlah pemegang saham Perusahaan tidak go public Tidak mutlak Terbatas Kewajiban menyampaikan laporan Tidak mutlak Pemisahan antara pemilik dan manajemen Bukan merupakan kebutuhan mendesak Pergantian kepemilikan saham Rendah Tindakan manajemen Tidak selalu menarik perhatian masyarakat Tujuan utama perusahaan melakukan go public: 1. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilikan saham perusahaan berskala besar Beban perusahaan dalam rangka go public: 1. Pengalihan kepemilikan usaha (divestasi/divestment) Manfaat go public bagi masyarakat: 1. Meningkatkan efisiensi usaha: meningkatkan penerimaan pajak memperbesar laba Perusahaan go public Mutlak di taati Lebih dari 300 orang Mutlak Merupakan kebutuhan Tinggi Menarik perhatian masyarakat perusahaan dan 2.

Tanggapan atas kelengkapan dokumen.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Expose terbatas di Bapepam 3. Ketika emisi (pasar perdana dan pasar sekunder) 3. Bapepam menyampaikan pendaftaran efek komentar tertulis terhadap pengajuan 5. Perusahaan mengajukan pernyataan pendaftaran 2. Mempersiapkan dokumen 5. Penawaran efek oleh sindikasi penjamin emisi efek dan agen penjual 2. Mempersiapkan go public 2. Pernyataan pendaftaran di nyatakan efektif oleh Bapepam - Pasar perdana: 1. Penjatahan kepada investor (apabila minat membeli investor lebih tinggi dari jumlah saham yang ditawarkan/oversubscribed) Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Mengadakan RUPS untuk memberitahukan bahwa perusahaan akan mengadakan go public 3. Kontrak pendahuluan dengan bursa efek 7. kecukupan informasi dan keterbukaan (aspek hukum.31 EFISIENSI PASAR Tahapan dalam rangka penawaran umum: 1. keuangan dan manajemen) 4. Penunjukkan lembaga dan profesi penunjang pasar modal 4. Penandatanganan perjanjian - Proses ke Bapepam: 1. akuntansi. Public expose: pemaparan umum kepada public untuk menjelaskan kinerja emiten dengan tujuan agar informasi mengenai kinerja perusahaan dapat tersebar ke publik 8. Sesudah emisi (pelaporan) - Internal perusahaan : 1. Konfirmasi sebagai agen penjual (oleh penjamin emisi) 6. Sebelum emisi (internal perusahaan dan Bapepam) 2.

pergantian direksi) • Pengumuman Dividen Dividen adalah pembagian sisa laba bersih perusahaan yang di distribusikan kepada para pemegang saham. Distribusi efek kepada investor secara elektronik - Pasar sekunder: 1. Laporan kejadian penting dan relevan (berkaitan dengan akuisisi. Beberapa pendekatan telah digunakan untuk menguji kandungan informasi dari dividen: 1. restukturisasi. • Informasi akuntansi Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Dividen dianggap membawa informasi jika dividen menyebabkan laba. Perdagangan efek dibursa efek - Pelaporan: 1.32 EFISIENSI PASAR 3. Memasukkan variabel dividen ke model laba untuk memprediksi laba masa depan. Pendekatan ini dilakukan dengan melakukan studi peristiwa. Emiten mencatatkan sahamnya dibursa efek 2. apakah dividen menyebabkan laba atau laba menyebabkan dividen. Dividen mempunyai informasi jika kekuatan prediksi model laba menjadi meningkat. Menguji hubungan antara variabel dividen dan variabel laba. Mengamati pergerakan harga sekuritas sekitar pengumuman dari perubahan dividen yang tidak di ekspektasi.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Laporan berkala (laporan tahunan dan tengah tahunan) 2. Pengembalian dana kepada investor yang tidak dapat penjatahan 4. 2. 3.

Pasar juga dikatakan efisien bentuk setengah kuat secara keputusan jika pasar tidak bereaksi terhadap perubahan prosedur akuntansi yang tidak mempunyai dampak terhadap arus kas (tidak mampu menolak non-effect hypothesis). 2. Metode akuntansi persediaan merupakan ilustrasi yang baik untuk menggambarkan dampak perbedaan terhadap informasi arus kas dan informasi laba. No-effect Hypothesis → hipotesis yang menyatakan bahwa tidak ada perubahan harga sekuritas yang disebabkan oleh perubahan dari metode atau prosedur akuntasi. • Insider Trading Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Proksi yang digunakan adalah return yang diperoleh oleh corporate insider dan return yang diperoleh dari portofolio reksa dana.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . informasi akuntansi yang lain juga digunakan oleh pasar.33 EFISIENSI PASAR Nilai pasar dari perusahaan merupakan nilai sekarang (present value) dari aliranaliran kas (cash flow) masa datang. Jika ini benar. pengujian ini harus dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan proksi. Terdapat permasalahan dalam pengujian efisiensi pasar bentuk kuat yaitu informasi privat yang akan di uji merupakan informasi yang tidak dapat di observasi secara langsung. Pasar dikatakan bentuk efisien bentuk setengah kuat secara keputusan jika pasar bereaksi dengan benar terhadap perubahan prosedur akuntansi yang mempunyai dampak terhadap arus kas (menolak mechanistic hypothesis). maka investor seharusnya menggunakan nilai arus kas untuk menentukan harga dari sekuritas perusahaan bersangkutan. Selain arus kas. Alasannya adalah corporate insider dan reksa dana dianggap mempunyai informasi privat di dalam perdagangan sekuritas. Oleh karena itu. Pengujian Informasi Privat Pengujian informasi privat merupakan pengujian pasar efisien bentuk kuat. Efisiensi pasar bentuk setengah kuat secara keputusan dapat dilihat dari kecanggihan pasar untuk menganalisis dampak dari perubahan prosedur akuntansi terhadap arus kas. Mechanistic/ Monopolistic/ Functional Hypothesis →hipotesis ini menyatakan bahwa ada perubahan harga sekuritas karena pasar secara sestematis dkelabui oleh prosedur akuntansi. Ada 2 hipotesis yang berhubungan dengan dampak dari perubahan metode akuntansi yang digunakan: 1.

pemegang saham 3. Perdagangan mana/yang didasarkan/ dimotivasi karena adanya informasi orang dalam (inside information) yang penting dan belum terbuka untuk umum. • Return dari Reksa Dana Reksa dana (mutual fund) merupakan portofolio yang dibentuk oleh perusahaan reksa dana dan dijual kembali kepada masyarakat dalam bentuk unit penyertaan. orang perseorangan yang karena kedudukan / profesinya/hubungan usahanya dengan emiten/ perusahaan publik memungkinkan orang tersebut memperoleh informasi orang dalam.2 & 3 diatas. komisaris. Informasi ini dipublikasikan secara bulanan oleh SEC dalam publikasi “Official Summary of Security Transactions and Holdings. Orang dalam/ insider: 1.” Official Summary ini telah banyak digunakan sebagai basis data penelitian untuk menguji apakan insider dapat memperoleh abnormal return. 4. direktur/ pegawai perusahaan publik/ emiten 2.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . Security Exchange Commision (SEC) mengharuskan insider yang mempunyai kepemilikan lebih besar dari 10% dari saham perusahaan harus melaporkan kegiatan transaksi sekuritasnya ke SEC secara bulanan. Pihak pedagang inside information tersebut mengharapkan akan mendapatkan keuntungan ekonomi.34 EFISIENSI PASAR Insider Trading adalah perdagangan efek yang dilakukan oleh mereka yang tergolong orang didalam perusahaan. Pendekatan yang umum dilakukan untuk menguji kegiatan insider trading adalah dengan membuat portofolio bulanan berdasarkan sekuritas-sekuritas yang diperdagangkan oleh insider tersebut. Salah satu tujuan dari reksa dana adalah untuk meminimumkan risiko tidak Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Pihak yang dalam waktu 6 bulan terakhir tidak lagi menjadi pihak sebagaimana dimaksud dalam point 1.

Harus memiliki anggaran dasar. Sifat reksa dana: 1.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . oleh karenanya saham reksa dana tertutup tercatat di bursa efek. - - 2. ketentuan reksa dana jenis ini: Hanya dapat menjual saham reksa dana kepada investor sampai batas jumlah modal dasar yang telah ditetapkan dalam anggaran dasar perseroan. masalah tersebut dihitung dan diumumkan hanya 1 kali seminggu oleh bank custodian. pengurus/direksi. Reksa dana tertutup (closed-end investment fund).35 EFISIENSI PASAR sistematik (dengan membentuk portofolio) dan untuk menghasilkan return yang tinggi. Dana yang terhimpun tersebut disimpan dan di administrasikan oleh bank custodian. kekayaan dan kewajibannya. Reksa dana melakukan kegiatannya berdasarkan kontrak yang dibuat oleh manajer investasi dan bank custodian. Perseroan Terbatas (PT) merupakan badan hukum tersendiri yang didirikan khusus untuk melakukan kegiatan reksa dana. Nilai aktiva bersih/NAB per saham. Reksa dana dapat melakukan penawaran umum kepada masyarakat setelah terlebih dahulu mendapat izin usaha dari Bapepam. Oleh karenanya reksa dana ini tertutup dalam jumlah saham yang dapat diterbitkan / dalam menerima pemodal yang baru. KIK (Kontrak Investasi Kolektif). reksa dana bentuk ini pada dasarnya bukan merupakan badan hukum tersendiri. Efek yang dikeluarkan oleh reksa dana KIK disebut unit penyertaan (UP). pemegang saham. Saham reksa dana tertutup dapat dijual oleh investor melalui bursa efek. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Investor secara kolektif mempercayakan dananya kepada manajer investasi untuk dikelola. Reksa dana terbuka (open-end investment fund) Reksa dana dapat menjual unit penyertaan/ UP secara terus-menerus sepanjang investor berminat membelinya. 2. Reksa dana tidak dapat membeli kembali saham yang telah dijual/ investor tidak dapat menjual kembali saham-saham yang telah dibelinya kepada reksa dana. Efek yang dikeluarkan oleh reksa dana ini disebut saham. Bentuk hukum reksa dana: 1.

sertifikat deposito (deposito yang sebelum jatuh tempo dapat diperjualbelikan). Reksa dana penjaminan: jenis reksa dana yang memberi jaminan bahwa investor sekurang-kurangnya akan menerima hasil sebesar nilai investasi awal pada saat jatuh tempo sepanjang persyaratannya dipenuhi. Konsekuensinya: apabila investasi mengalami risiko pemegang UP akan menerima hasil investasi yang lebih kecil dari nilai investasi awal pada saat tanggal pelunasan. Reksa dana saham → reksa dana yang melakukan investasi sekurang- kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat ekuitas. NAB reksa dana per UP dapat dihitung dan diumumkan oleh bank custodian setiap hari. namun pemberian jaminan tersebut bukan melalui mekanisme penjaminan pihak ketiga. Reksa dana indeks: jenis reksa dana yang portofolio efeknya terdiri atas efek yang menjadi bagian dari sekumpulan efek dari suatu indeks yang menjadi acuannya. - Jenis reksa dana berdasarkan portofolio investasinya: a. Reksa dana campuran → reksa dana yang melakukan investasi dalam efek bersifat ekuitas dan hutang yang perbandingannya tidak termasuk pada kategori yang disebut pada butir b dan c diatas. Oleh karenanya efek reksa dana terbuka tidak dicatatkan pada bursa efek.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . seperti: SBI. SPH (surat pengakuan hutang). d. Reksa dana pasar uang → reksa dana yang hanya melakukan investasi pada efek bersifat utang dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun. SBPU. Reksa dana pendapatan tetap → reksa dana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk efek bersifat hutang. c. Reksa dana terbaru: Reksa dana terproteksi: reksa dana yang memberika proteksi/perlindungan atas investasi awal investor melalui mekanisme pengelolaan portofolio/investasi (bukan melalui mekanisme penjaminan oleh manajer investasi maupun pihak ketiga).36 EFISIENSI PASAR - Reksa dana dapat membeli UP yang telah dijualnya kepada investor/ investor dapat menjual kembali UP yang dibelinya kepada manajer investasi. Maksudnya: melalui penunjukkan penjamin melalui lembaga yang melakukan peminjaman dan telah memperoleh izin usaha dari instansi yang berwenang. - - Dilihat dari tujuan investasinya reksa dana dapat dibedakan menjadi 3: Pusat Pengembangan Bahan Ajar . b.

reksa dana jenis ini mengalokasikan dananya pada surat utang/obligasi. Waperd (wakil agen penjual reksa dana): orang perorangan yang mendapat izin dari Bapepam untuk bertindak sebagai wakil perusahaan efek untuk menjual reksa dana. Income fund: reksa dana yang mempunyai tujuan untuk memperoleh pendapatan konstan. Manajer investasi 2. 2. Reksa dana jenis ini umumnya mengalokasikan dananya di pasar uang. Pelaku reksa dana: 1. Bank custodian 3. aktual dan Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 3. Perbedaan investasi saham dan reksa dana saham: Investasi saham secara langsung Perlu pengetahuan dan informasi terkini.37 EFISIENSI PASAR 1. reksa dana jenis ini biasanya mengalokasikan dananya pada saham. Safety fund: reksa dana yang memprioritaskan keamanan. Growth fund: reksa dana yang mempunyai tujuan pertumbuhan nilai dana.UMB Reksa dana saham Tidak harus pengetahuan dan memiliki informasi Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .

minimal deposit awal sekitar Rp 25. custodian fee. management fee. 2. Biaya yang relatif rendah: biaya transaksi dalam investasi reksa dana relatif lebih rendah daripada melakukan investasi secara individu karena reksa dana biasanya mengelola dana dalam jumlah besar.000 Tidak bisa memilih saham sendiri Pengelolaan portofolio dilakukan oleh manajer investasi dan bank custodian Diversifikasi dilakukan secara otomatis Akses untuk mendapat reksa dana lebih mudah dalam IPO Terdapat entry fee. custodian fee. Manajemen profesional: pengelola reksa dana umumnya terdiri dari orangorang yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang pasar modal dan pasar uang. redemption fee. management fee.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . 4. 3.38 EFISIENSI PASAR komprehensif Modal awal investasi relatif besar. redemption fee.000-Rp500. 5. Diversifikasi: investasi pada reksa dana yang didukung oleh berbagai instrumen di pasar modal/ pasar uang. Manfaat /keuntungan melakukan investasi pada reksa dana: 1. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . sedetail sebagaimana investasi saham secara langsung Investasi awal kecil sekitar Rp 250. Likuiditas: investor yang membeli efek reksa dana terbuka dapat menjual kembali kepada penerbitnya setiap saat karena penerbit secara hukum wajib membelinya sesuai dengan harga yang berlaku saat itu/ NAB per unit yang berlaku saat itu.000. Pelayanan bagi pemegang saham: fasilitas lain yang mungkin diberikan oleh reksa dana misalnya: ketentuan re investasi secara otomatis atas penerimaan dividen dan cappital gain yang diterima nasabah.000 Bisa memilih saham sendiri Investor harus mengelola portofolio saham sendiri Diversifikasi portofolio tidak dapat dilakukan dengan dana kecil/sedikit Akses untuk mendapat saham dalam IPO relatif terbatas Investasi saham secara langsung tidak terkena entry fee. dll. dll.

UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI . 4. Akan tetapi. Strategi PER rendah dapat dikatakan anomali karena informasi PER merupakan informasi yang tersedia luas dan sudah banyak digunakan oleh pasar dalam menilai suatu sekuritas. Beberapa anomali yang banyak mendapat perhatian adalah anomali karena strategi PER rendah (low P/E ratio) dan anomali efek ukuran perusahaan (size effect). Jika hal ini terjadi. Risiko likuiditas karena redemption (kegiatan yang dilakukan oleh pemegang UP yang menjual kembali UP yang dimilikinya kepada manajer investasi) secara bersamaan sehingga menyulitkan manajer investasi dalam menyediakan uang tunai dalam pembayaran pembelian reksa dana yang dijual oleh nasabahnya. Jika reksa dana dapat menghasilkan return yang tinggi yang tidak normal. yaitu reksa dana dapat memperoleh abnormal return yang berlebihan. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Misalnya: perusahaan asuransi yang mengasuransi kekayaan tidak bisa membayar pertanggungan pada manajer investasi sesuai nilai pertanggungannya. Risiko politik dan ekonomi yang dapat mempengaruhi harga efek. Risiko wan prestasi dari pihak-pihak yang terkait dengan reksa dana. hal ini bertentangan dengan hipotesis pasar efisien. Penurunan nilai UP (NAB per UP) 2. kenyataannya strategi ini dapat menghasilkan abnormal return. • Anomali Pasar Anomali pasar yaitu teknik atau strategi yang tampaknya bertentangan dengan pasar efisien. seharusnya penggunaan strategi ini tidak akan menghasilkan abnormal return. Jika banyak investor sudah menggunakan strategi ini. 3.39 EFISIENSI PASAR Risiko investasi dalam reksa dana: 1. kemungkinan manajer reksa dana mendapatkan informasi privat yang tidak di publikasikan. sehingga dianggap sebagai suatu anomali.

1996. NY : John Wiley & Sons.2003.A.B.. Jones.. C.M.. karena perusahaan berukuran kecil memberikan return yang lebih besar dibandingkan dengan return yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan besar. P. Investments Analysis and Management. DAFTAR PUSTAKA M.Dr.UMB Agus Zainul Arifin MANAJEMEN INVESTASI .Jogiyanto.p. fifth edition.369-431.H.40 EFISIENSI PASAR Anomali pasar juga terjadi untuk perusahaan yang kecil. New York. Inc.Yogyakarta:BPFE..Portofolio dan Analisis Investasi. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->