PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MASA KEHAMILAN PRINSIP PENGELOLAAN Untuk menghindari kemungkinan

terjadinya resiko fatal pada perawatan gigi dan mulut pada masa kehamilan, dalam melaksanakan pengelolaan dokter gigi harus berpegang teguh pada prinsip kerja rutin dengan melaksanakan prosedur diagnosa yang sistematis melalui pemeriksaan yang lengkap. Dokter gigi harus menyadari bahwa pasien yang dihadapi bukanlah pasien yang selalu berada dalam kondisi kesehatan yang optimal. Untuk itu ada kalanya dokter gigi harus menunda perawatan gigi dari mulut terutama pada trimester pertama dan di akhir trimester ketiga. Hal ini berhubungan dengan keadaan medis dari ibu hamil. PROSEDUR PERAWATAN GIGI DAN MULUT Dalam melakukan perawatan gigi dan mulut pada masa kehamilan, dokter gigi harus berhati-hati dengan mempertimbangkan perlindungan bagi ibu hamil dari calon bayi yang sedang berkembang, khususnya pada trimester pertama (Burket, 1971 ; McCarthy, 1979; Lynch, 1984). Adakalanya dokter gigi menghindari perawatan gigi dan mulut pada trimester pertama dengan berdasarkan pertimbangan riwayat medis pasien, misalnya pada pasien yang mengalami rasa lesu, pusing, mual dari muntah-muntah. Waktu perawatan yang terbaik adalah pada trimester kedua (Lynch, 1984; Sculy dan Cawson 1993). Pada umumnya perawatan yang dilakukan terhadap pasien hamil dibatasi pada prosedur-prosedur operative yang sederhana, seperti penambalan karies gigi, pencabutan gigi yang tidak menimbulkan komplikasi dari tindakan skeling/root planing (Burket, 1971; Lynch,1984; Barber dan Graber,1974). Perawatan terutama ditujukan untuk mengontrol penyakit yang sedang terjadi dan menyingkirkan faktor-faktor yang dapat memperburuk keadaan rongga mulut pada akhir kehamilan dan setelah melahirkan. Prosedur endodontik standart dapat dilakukan selama masa kehamilan, dilakukan dengan menggunakan tehnik yang asepsis dan menghindari keadaan yang dapat menimbulkan stress bagi pasien (Barber dan Graber,1974). Prosedur-prosedur yang dapat menimbulkan stress atau yang melelahkan bagi pasien, seperti pengambilan gigi terpendam sebaiknya dihindari atau ditunda dulu I (Burket,1971; McCarthy,1979). Prenancy tumor apabila menimbulkangangguan,perdarahan yang berlebihan, dokter gigi dapat melakukan perawatan dengan pembedahan pada masa kehamilan. Perawatan yang dilakukan yaitu dengan melakukan eksisi, kauterisasi atau gingivektomi di bawah anestesi lokal (Barber dan Graber, 1974; Killey, 1979; Sonis dkk,1995). Radiografi gigi. Penggunaan radiograph sebaiknya dihindari terutama pada trimester pertama dari

Seperti kita ketahui. Scully dan Cawson. dalam kedokteran gigi obat-obatan berfungsi untuk menyempurnakan hasil perawatan gigi yang dilakukan. dosis dan lama terapi obat dan daya teratogenik obat (Samin. PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM KEHAMILAN.1979. Sonis dkk. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan terjadinya pengaruh teratogenik obat pada janin.1986).1995. terutama untuk membantu menegakkan diagnosa yang tepat.kehamilan. pada pasien hamil harus diberikan pengamanan untuk menghindari terjadinya pengaruh negatif radiasi pada janin. Lynch.1984). Sonis dkk.1995).1984. Untuk mencegah timbulnya ganguan di rongga mulut selama masa kehamilan. Baju timah atau apron dapat digunakan sebagai perlindungan yang adekuat (Lynch. Penganuh teratogenik yaitu terjadinya gangguan pertumbuhan janin.1995). Pada saat ini perkembangan janin sangat peka terhadap radiasi (Lynch. perubahan bentuk atau kelainan pertumbuhan pada janin dan kematian pada janin yang sedang dikandung (Lukman.1995). kemudahan filtrasi obat melalui plasenta.1992). usia kehamilan saat pemberian obat. perlu diciptakan tingkat kebersihan mulut yang optimal. Pemberian obat-obatan pada masa kehamilan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Bila wanita hamil terkena radiasi akan mengakibatkan keguguran. Scully dan Cawson.1993.1984. Sonis dkk. Adanya kerusakan gigi atau pendarahan dan pembengkakan gusi atau gejala lainnya di rongga mulut akan menimbulkan berbagai gangguan terutama pada waktu makan (Adyatmaka. Pemakaian obat-obatan.1993. status patologi ibu. Ada beberapa hal yang perlu ditekankan kepada ibu hamil dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut agar terhindar dari penyakit gigi dan mulut selama masa .Scully dan Cawson. Beberapa obat-obatan yang biasa digunakan di kedokteran gigi belum menunjukkan pengaruh yang buruk pada janin (Mc Carthy. Keperluan akan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada masa kehamilan untuk diperhatikan. merupakan kejadian yang sungguh penting karena dapat menyebabkan kematian janin dalam rahim.1995). terutama pada trimester pertama (Mc Carthy. Lukman.1979. Sonis dkk. keguguran dan cacat bawaan yang sementara ataupun menetap (Samin. 1 980. Pelaksanaan program kontrol plak penting dilakukan untuk mencegah peradangan pada gingiva akibat iritasi lokal.1995) . Tetapi ada obat-obatan yang dengan cepat dapat melalui plasenta.1993. Faktor penentu terjadinya pengaruh teratogenik pada penggunaan obat bagi wanita hamil yaitu status fisiologi ibu.1986). dan setiap dokter gigi harus sadar akan kemungkinan pengaruh negatif yang mengenai janin (Salim. Apabila radiograph diperlukan sekali. gangguan keseimbangan hormonal dan kelainan-kelainan di rongga mulut selama masa kehamilan. Tetapi pada pasien hamil sebaiknya pemberian obat-obatan sedapat mungkin dihindari.

170. Scully. Ed. JB Lippincot Company. Sonis. Ke2 Philadelphia. 417-418. Burket Oral Medicine.multiply. 1995. 1991. Widya Medika. Obstetri William. Bristol. 282. Ke-2. 1984. Surabaya. 257-258. Ed. 3. Memeriksakan keadaan rongga mulut ke dokter gigi. 1994. Ed. Lilian Yuwono. Jakarta. Bila ibu hamil mengalami muntah-muntah. Killey. WB Saunders Company. JA. Oral Medicine. Fauzio. NF. An Outline of Oral Surgery. Atlas Bantu Kedokleran Gigi Penyakit Mulut. Daftar pustaka Adyatmaka.1993. JO. RC. Fang. Ke-17. :292-296. 1975. Ke-8. C. Kunjungan ke dokter gigi pada masa kehamilan bukanlah merupakan hal yang kontraindikasi. 36. EA. Ke . Mac Donald. 1-8. Pritchard. Ed. Gand.kehamilan. Jakarta.Ed.ahttp://rumahkusorgaku. Mengatur pola makanan dan menghindari makanan yang bersitat kariogenik. Medical Problems in Dentistri.usu. Kay. Ke-6. Mc Carthy. Lukman. Steward. 1971. Departemen Kesehatan RI.com/journal/item/15c. 4. HRK. 1995. Philadelphia. Emergencies in Dental Practice. 1995.id Sakit Gigi Pada Ibu Hamil Bisa Menyebabkan . Hipokrates. Kartika Wangsaraharja. Pencegahan Penyakit Mulut. Burket. Philadelphia. alih bahasa Lilian Yuwono. 123. setelah ini segera bersihkan mulut dengan berkumur-kumur atau menyikat gigi. Ed. A. GR. JB Lippincot Company. 837-840. Scully. RA. LW. Philadelphia. Jakarta. Jakarta. Lynch. 1995. WB Saunders Company. Cawson. FM. D. WB unders Company. Ed. Piborg. L. Crowson.Surgical Diseases in Pregnancy. Buku Pegangan Materi Kesehatan Gigi Mulut Untuk Kegiatan KIA diPosyandu (UKGMD).62. Ke-3. 1979. Atlas Penyakit Mulut. 114-115. RA. Oleh: Sayuti Hasibuan. Part 1. alih bahasa drg. 164-167. PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI– MULUT PADA MASA KEHAMILAN library. Wright. Diagnosis and Treatment. MA.1 Binarupa Akasara. Graber. Barber. Ke-2. John Wright & Son's Ltd. Airlangga University Press. Ke-3. Menyikat gigi secara teratur. Principles and Practice of Oral Medicine. 303. JJ. HC. 226-227. C. alih bahasa drg.ST. Ed. Dasar-dasar Radiologi Dalam Kedokteran Gigi. 2. Hipokrates. Philadelphia. L W. Oxford. PC. Diagnosis and Treatment . yaitu : 1. Forest. Ed. 1992. 1974.

dan juga untuk kebersihan maupun kesehatan gigi dan mulutnya. kan. untuk mencegahnya. Apakah obat yang akan diminum membahayakan bagi si janin atau tidak. Bila masalah gigi ini datang pada saat hamil maka akan sulit untuk mengobatinya. menurunkan tekanan darah dan mempengaruhi khasiat hormon-hormon tertentu) meningkat." Sebab. lanjut Edy. "Minum obat antibiotika tidak berani karena bisa mengganggu janin. "Keadaan kontraksi ini akan menekan si janin. sebelum hamil ibu harus memeriksakan dulu kondisinya secara umum maupun kondisi giginya. sebelumnya kita konsultasikan dahulu ke dokter kandungan. . sebaiknya mempersiapkan diri baik fisik. harus lebih berhati-hati karena berisiko mengalami kelainan prematur atau bayi dengan berat badan rendah akibat infeksi yang mungkin terjadi. Memakan makanan bergizi tidak dapat dilakukan dengan baik bila gigi sakit atau bahkan terinfeksi. maka dapat mengakibatkan hormon Prostaglandin (senyawa aktif yang diperoleh dari kelenjar prostata dan kandung mani. Edi Suharso mengungkapkan. Edi Suharso pada acara Ibu." Tentunya. lo. Drg. Bayi. "Fase yang aman untuk melakukan pencabutan gigi adalah pada trimester kedua atau antara usia kandungan 4 sampai 6 bulan. Akibat peningkatan hormon prostaglandin itu rahim akan berkontraksi dan menegang. bila selama kehamilan ibu mengalami infeksi gigi. Fakta inilah yang terungkap dalam pembicaraan antara Soraya Haque dengan drg. Bila ibu mengalami masalah periodontal (penyakit di pinggiran gigi) atau gigi berlubang. Seorang ibu hamil.00 WIB] Menjadi penting bagi wanita hamil untuk memeriksakan gigi ke dokter untuk mengetahui beragam hal terkait kesehatan gigi dan mulut. "Kalau seorang ibu atau calon ibu merencanakan untuk mempunyai anak." Nah.00-09.00 WIB.pdgi-online. "Apabila sangat tidak dimungkinkan lagi untuk mempertahankan giginya. mental. dan Balita yang ditayangkan di ANteve setiap Sabtu pukul 10. lanjutnya masih dalam acara yang sama hasil kerjasama nakita dan PT Endrass Perdana Film ini.Keguguran Adakah hubungan antara sakit gigi dengan masalah kandungan? Ternyata ada.php? option=com_content&task=view&id=73&Itemid=1 Laporan: Riri Wijaya [''Hidup Sehat'' Kamis. 08. merangsang kontraksi otot polos. Agar dalam kehamilan nanti kekhawatiran akan gigi abses atau bengkak tidak terjadi. Maka pencabutan bisa dilakukan dengan cara yang aman dan hati-hati. "Bagaimana dia bisa makan dengan baik karena untuk mengunyah saja sudah sakit. seharusnya mendapat nutrisi yang seimbang dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi." http://www. mau dicabut apalagi.com/v2/index. Apakah kehamilan si ibu aman untuk dilakukan pencabutan atau tidak." Untuk mengatasinya tentunya harus berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan." Apabila kontraksi sering terjadi maka akan menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya atau prematur.30-11.

sesuai aturan. Berikut ini Tips merawat kesehatan mulut & gigi ibu hamil: 1. Gosoklah gigi dengan hati-hati. yakni menurunkan risiko terserang pre-eklampsia (keracunan kehamilan) sebesar 5-8%. seperti menyikat gigi dua kali sekali. paling tidak 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Berkonsultasilah ke dokter gigi sebelum. akan dapat menghambat pertumbuhan janin. dapat menurunkan angka kelahiran bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah sebesar 68%. berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah (BBLR). kemudian hasil riset Academy of General Dentistry menunjukan bahwa ibu hamil menderita gangguan kesehatan mulut dan gigi (periodental desease) berisiko 3-5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi prematur (kurang bulan). Bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss. Sementara ibu hamil yang menderita infeksi gusi. 3. cobalah untuk berkumur dengan air es. Ibu hamil juga harus serius menjaga kesehatan giginya. Penuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi. berkumur-kumur dengan obat antiseptik dan menambal gigi yang berlubang Hasil riset yang diterbitkan oleh Journal of Periodontology edisi Februari 2006. ibu hamil yang mengalami sakit gigi kronis atau berat. terapi penyembuhan gangguan kesehatan mulut dan gigi yang diderita para ibu hamil. selam dan setelah kehamilan. 7. kumurlah dengan obat kumur yang mengandung antiseptik. gunakan sikat gigi yang lebih lembut bulu sikatnya. Setelah menyikat gigi dengan baik. Merawat gigi secara rutin adalah yang paling minimal dilakukan. memiliki kemungkinan 6 kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah. Journal of Periodontology edisi Januari 2006 menyebutkan bahwa. 5. 4. misalnya sedikit membengkak. 6.Drg. dengan cara merawat gigi secara benar. Sebab bakteri yang masuk melalui pembuluh darah di sekitar gigi bermasalah. Hubungan Antara Status Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil di Kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat . hindari atau kurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis-manis. Mengingat selama kehamilan gusi lebih rentan. Sedapat mungkin. Bisa gusi terasa tidak nyaman. membuktikan manfaat perawatan kesehatan mulut dan gigi pada ibu hamil. 2. Menurutnya. Infeksi kuman akibat gigi berlubang yang dialami ibu dapat menginfeksi jantung janin. Nila dari Nusantara Medical Center mengatakan.

5% . perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut responden yang akan dilihat korelasinya dengan status kesehatan gigi dan mulut. Proses pengolahan makanan yang baik akan menentukan kuantitas dan kualitas asupan gizi. Sri Susilawati. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi status kesehatan gigi mulut pada ibu hamil dan dihubungkan dengan kenaikan berat badan ibu hamil di kabupaten purwakarta provinsi Jawa Barat. status kesehatan gigi-mulut digambarkan oleh indikator sebagai berikut : a. missing & filling teeth (DMFT) merupakan indikator dari keadaan geligi yang mengalami kerusakan. Gambaran hubungan ini tertuang dalam kerangka konsep penelitian meliputi: kerakteristik responden. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan secara menyeluruh termasuk kesehatan pada waktu hamil. Kemudian status kesehatan gigi-mulut akan dilihat korelasinya dengan kenaikan berat badan ibu hamil. b. Indeks kebersihan mulut /Oral Hygiene Index Simplified (OHIS). Kesehatan ibu hamil dipengaruhi oleh keadaan gizi yang baik dan digambarkan oleh adanya peningkatan berat badan yang normal pada masa kehamilan. Proses ini sangat dipengaruhi status kesehatan gigi � mulut yang baik. responden dengan OHIS 0 sebanyak 1. perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut hubungannya dengan status kesehatan gigi dan mulut. merupakan indikator untuk melihat kebersihan mulut seseorang dengan melihat ada tidaknya debris dan kalkulus. Untuk melihat adanya faktor lain yag berhubungan dengan status gigi-mulut dalam penelitian akan dimasukan variabel asupan gizi dengan menggunakan food recall selama 24.Oleh Etty Karjati. indeks karies decay. Hasil yang diperoleh. Siti Nuning. hilang atau ditambal akibat dari adanya karies. OHIS <3 sebanyak 96% dan OHIS >3 sebanyak2. DMFT <3 sebanyak 52% dan DMFT >3 sebanyak 48%. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini antara lain adalah untuk memperoleh gambaran/deskripsi tentang karakteristik responden. dan Herty Sri Rahmi Dewi.5% . Kemudian kesehatan gigi dan mulut akandialihat hubungannya denga kenaikan berat badan ibu hamil. Hasil utama dari penelitian ini adalah : 1. Hasil yang diperoleh.

Mengingat selama kehamilan gusi lebih rentan. memiliki kemungkinan 6 kali lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah. sedangkan sisanya sebanyak 93% memperlihatkan kelainan Priodontal mengetahui hubungan antara status kesehatan gigi dan mulut dengan kenaikan berat badan ibu hamil trimester II dan IIIdi Kabupaten Purwakarta PRovinsi Jawa Barat. Hasil riset yang diterbitkan oleh Journal of Periodontology. Sementara ibu hamil yang menderita infeksi gusi. Hasil yang diproleh. yakni menurunkan risiko terserang pre-eklampsia (keracunan kehamilan) sebesar 5-8%. Hal ini ditunjang oleh adanya perilaku pemeliharaan gigi yang kurang baik. indeks Periodontal/Community Priodontal Index of Treatment Needs (CPITN). Saran dan masukan atas hasil penelitian ini adalah perlu adanya peningkatan pengetahuan terhadap ibu hamil tentang pemeliharaan kesehatan gigi-mulut yang baik. terapi penyembuhan gangguan kesehatan mulut dan gigi yang diderita para ibu hamil. Kemudian hasil riset Academy of General Dentistry menunjukan bahwa ibu hamil menderita gangguan kesehatan mulut dan gigi (periodental desease) berisiko 3-5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi prematur (kurang bulan). Hasil yang diperoleh terdapat hubungan yang rendah . Journal of Periodontology menyebutkan bahwa. namun secara deskriptif terlihat adanya gambaran status kesehatan gigi-mulut yang kurang baik. merupakan indeks WHO untuk mengukur kondisi jaringan periodontal serta perkiraan kebutuhan perawatannya. CPITN 0 sebanyak 7%.c. dapat menurunkan angka kelahiran bayi prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah sebesar 68%. Berikut ini Tips merawat kesehatan mulut dan gigi untuk ibu hamil: 1. Hasil ini mencerminkan gambaran kondisi status kesehatan gigi-mulut yang sebenarnya yang perlu penanganan yang lebih komprehensif. membuktikan manfaat perawatan kesehatan mulut dan gigi pada ibu hamil. maka perlu dibuat buku pedoman dan petunjuk tentang bagaiman cara pemeliharaan kesehatan gigi mulut agar pada masa kehamilan tidak terjadi gangguan proses pengunyahan untuk mencapi asupan gizi yang baik. Untuk memenuhi kebutuhan informasi pengetahuan ini. gunakan sikat gigi yang lebih . sebelum masa kehamilan sampai masa kehamilan berlangsung. Walaupun diperoleh hasil keeratan hubungan yang rendah antara status kesehatan gigi � mulut dengan kenaikan berat badan ibu hamil.

perubahan hormon pada masa-masa tertentu membuat wanita cenderung le bih sensitif terhadap menurunnya kesehatan gigi. 5. 6. paling tidak 2 kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. berdarah. ngilu dan membengkak) Saat menstruasi terjadi peningkatan hormon progesterone yang dapat menyebabkan perubahan dibagian mulut sebagian wanita (gusi memerah membengkak. misalnya sedikit membengkak. 4. 5 Periode Hidup Wanita yang Mempengaruhi Kesehatan Gigi Pubertas Pada saat puber terjadi peningkatan produksi hormon estrogen dan progesterone yang dapat memacu aliran darah ke gusi dan mengubah cara jaringan gusi bereaksi terhadap zat yang dapat mengiritasi plak (gusi memerah. Gosoklah gigi dengan hati-hati. Perubahan hormon pada tubuh wanita berpengaruh terhadap suplai darah ke jaringan gusi dan respon tubuhnya terhadap plak yang terkumpul. sariawan dan membengkaknya kelenjar ludah) Pada masa kehamilan kadar hormon progesteron mengalami perubahan drastis dan menyebabkan gingivitis/radang gusi (pada kehamilan bulan ke 2 – 8). cobalah untuk berkumur dengan air es.lembut bulu sikatnya. Bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss. Bila gusi terasa tidak nyaman. Masalahnya wanita memiliki banyak periode hormon dibandingkan pria sehingga wanita paling mudah terkena masalah gigi dan gusi. 7. Mudah-mudahan bermanfaat! tags: akibat pada janin dari ib Lebih Berisiko. Namun. hindari atau kurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis-manis. Sedapat mungkin. Benjolan ini mudah berdarah dan dapat menyebabkan sariawan atau berkerak. sesuai aturan. yaitu daging tumbuh pada gusi dan tidak berbahaya. selama dan setelah kehamilan. Kesehatan Gigi Pada Wanita Dibanding Pria Merawat dan menjaga kebersihan dan kesehatan gigi sangat penting bagi semua orang. Menstruasi Kehamilan . Penuhi kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi. Setelah menyikat gigi dengan baik. kumurlah dengan obat kumur yang mengandung antiseptik. 2. 3. Beberapa masalah yang sering menyertai ibu hamil adalah: • Granuloma. Berkonsultasilah ke dokter gigi sebelum. walaupun dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

sensitive terhadap makanan dingin dan panas. biasanya terjadi pada wanita hamil yang mengalami mual dan muntah (erosi enamel bagian belakang gigi depan) Mulut Kering. Kehilangan densitas tulang.• Erosi Gigi. yaitu dengan memberikan pasta gigi yang tepat yang merupakan solusi tepat untuk semua keluhan gigi yaitu pasta gigi Winz.. begitu besarnya peran ibu untuk kita. serta mencegah pembentukan plak dan mengurangi kadar bakteri dalam mulut..ibu rela melewati semua resiko tersebut demi kita anak-anaknya. juga penurunan produksi air ludah yang menyebabkan mulut kering) dikarenakan perubahan hormon atau pengaruh obat-obatan yang telah dikonsumsi.. Oleh karena itu berikan informasi kepada dokter gigi anda mengenai obat-obatan yang anda konsumsi dan dosisnya termasuk pil KB karena beberapa obat antibiotic yang biasa diberikan dokter gigi dapat menurunkan efektivitas dari kontrasepsi oral. terutama pada tulang rahang dapat menyebabkan tanggalnya gigi dan gusi turun. Selain itu dokter lebih mudah merencanakan perawatan gigi anda. Memasuki masa menopause terjadi perubahan pada mulut wanita (indera perasa. Mulut kering dapat menyebabkan terjadinya penyakit gigi dan gusi karena air ludah tidak mampu melembabkan dan membersihkan mulut dengan menetralkan asam yang dihasilkan oleh plak. menurut penelitian 44% dari wanita hamil mengalami masalah mulut kering Para wanita yang menggunakan alat kontrasepsi oral (misalnya pil KB) dengan kandungan progesterone mengalami peningkatan hormon yang dapat menyebabkan peradangan jaringan gusi akibat reaksi berlebihan tubuh terhadap racun dari plak. Winz adalah pasta gigi fluoride plus Xylitol dan Kalsium dalam formulasi sesuai sehingga efektif dalam melindungi dan merawat gigi secara optimal. sehingga memungkinkan gigi lebih mudah busuk. Mengapa Winz begitu tepat untuk wanita yang kita sayangi?? .oleh karena itu agar ibu atau istri Anda dapat melewati semua masa-masa perubahan dengan aman maka kita harus merawat mereka terutama untuk mengatasi keluhan gigi yang biasa mengganggu pada masa-masa perubahan tersebut. Disamping itu penurunan hormon estrogen mempertinggi resiko hilangnya densitas tulang. rasa panas di mulut. • Kontrasepsi oral Menopause Ternyata begitu banyak perubahan-perubahan pada wanita dengan berbagai resiko.

15%) dan kalsium serta Xylitol yang mampu mengembalikan mineral Formula Winz tepat dan lengkap yaitu fluoride dalam jumlah yang sesuai dengan gigi yang hilang Paduan Xylitol. Methyle oxide. Selamat Hari Ibu. Formic aldehyde. . paraforin. Kelembutan teksturnya membuat Winz aman untuk email gigi Membantu mengatasi masalah penyakit gigi. Tetraoxymethylene. kanker darah bahkan bisa berakibat kanker usus.. tidak mengandung formalin/zat pengawet berbahaya WINZ Pasta Gigi Bebas Formalin Temuan adanya zat berbahaya (formalin) pada beberapa produk kecantikan seperti sabun. Nama lain formalin adalah Formol. formalin akan menimbulkan alergi karena kontak sengan kulit (terlihat langsung pada kulit sensitif). fluoride dan kalsium dalam jumlah yang tepat terbukti efektif mengurangi 2 kadar bakteri dalam mulut Memiliki tekstur lembut namun mampu membersihkan sisa makanan dan plak secara 3 optimal. Apa itu formalin? Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk dan mengandung sekitar 37% formaldehid dalam air dan ditambahkan metanol hingga 15% sebagai pengawet. Trioxane. Oxymethylene. gusi dan mulut serta menjaga kesegarannya 4 lebih lama 5 Efektif mengurangi rasa ngilu pada gigi sensitif 6 Aman. hati kronis. Karsan. Methylene aldehyde. Formalith. Sehingga pasta gigi bukan berfungsi untuk membuat gigi sehat dan kuat tapi malah mempercepat kerusakan gigi. Morbicid. di samping itu bahaya yang lebih besar menanti yaitu jika formalin masuk dalam tubuh dan berinteraksi dengan sistem enzim tubuh akan menyebabkan penyakit gagal ginjal. Oxomethane. apalagi kalau masuk ke dalam tubuh. Kandungan formalin dalam produk kecantikan dimanfaatkan untuk mempertahankan warna produk agar tidak memudar hingga bertahun-tahun. Menurut beberapa pakar teknologi pangan. kosmetik dan termasuk pasta gigi yang beredar di pasaran sangat meresahkan masyarakat. Apalagi pasta gigi dan beberapa kosmetik yang biasa mereka pakai disinyalir mengandung zat berbahaya tersebut. Kandungan Formalin pada pasta gigi akan menyebabkan proses korosif pada gigi dan lama-kelamaan akan membuat gigi keropos.Berikanlah yang tebaik untuk orang-orang yang kita sayangi.22 Desember 2007 1 kebutuhan gigi (0. Polyoxymethylene glycols. Methylene glycol. kanker kulit. akan menyebabkan berbagai komplikasi karena formalin merupakan senyawa keras yang membahayakan sistem imun tubuh.

karena kekebalan tubuh anak-anak berbeda dengan orang dewasa. Namun meski dinyatakan aman kita harus tetap waspada apalagi untuk anak-anak. Dalam kadar rendah pun bila anak sensitif terhadap formalin akan menyebabkan keracunan dan dapat menghambat perkembangan otak anak.Kandungan formalin pada pasta gigi diperbolehkan dengan kadar maksimal 0.1%. .