P. 1
Komunisme

Komunisme

|Views: 1,631|Likes:
Published by nefuri

More info:

Published by: nefuri on Feb 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

TUGAS PKN

Perkembangan Ideologi Komunis dan Liberalis
Serta Sangkut Pautnya dengan Ideologi Pancasila

Oleh : Nefri Suswita (32) - XII IPA 4

SMA NEGERI 68 JAKARTA

Perkembangan Ideologi di Dunia
Komunisme
Komunisme Komunisme adalah sebuah ideologi. menafsirkan sejarah berdasarkan

pertarungan kelas dan faktor ekonomi. Penganut paham ini berasal dari Manifest der

Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels dari Jerman, sebuah manifesto politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik. Kemudian menjelma dalam bentuk revolusi Bolsheviks di Rusia pada tahun 1917 M. Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia. Komunisme sebagai anti-kapitalisme menggunakan sistem partai komunis sebagai alat pengambil alihan kekuasaan dan sangat menentang kepemilikan akumulasi modal atas individu. pada prinsipnya semua adalah direpresentasikan sebagai milik rakyat dan oleh karena itu, seluruh alat-alat produksi harus dikuasai oleh negara guna kemakmuran rakyat secara merata. Secara umum komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama adalah racun yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata. Komunisme sebagai ideologi mulai diterapkan saat meletusnya Revolusi Bolshevik di Rusia tanggal 7 November 1917. Sejak saat itu komunisme diterapkan
TUGAS PKN | XII IPA 4 SMAN 68 JAKARTA 2

sebagai sebuah ideologi dan disebarluaskan ke negara lain. Pada tahun 2005 negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.

Komunisme di Indonesia
Komunisme di Indonesia memiliki sejarah yang kelam, kelahirannya di Indonesia tak jauh dengan hadirnya para orang-orang buangan dari Belanda ke Indonesia dan mahasiswa-mahasiswa jebolannya yang

beraliran kiri. Mereka di antaranya Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka (yang terahir masuk setelah SI Semarang sudah terbentuk). Alasan kaum pribumi yang mengikuti aliran tersebut dikarenakan tindakan-tindakannya yang melawan kaum kapitalis dan pemerintahan. Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, yakni di dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Komunisme Indonesia mulai aktif di Semarang, atau sering disebut dengan Kota Merah setelah menjadi basis PKI di era tersebut. ISDV yang berganti nama menjadi PKI. Kehancuran PKI fase awal ini bermula dengan adanya Persetujuan Prambanan yang memutuskan akan ada pemberontakan besar-besaran di seluruh Hindia Belanda. Pemberontakan itu terjadi pada tahun 1926-1927 yang berakhir dengan kehancuran PKI dengan mudah oleh pemerintah Hindia Belanda. Gerakan PKI lahir pula pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia yang diawali oleh kedatangan Muso secara misterius dari Uni Sovyet ke Negara Republik (Saat itu masih beribu kota di Yogyakarta). Disana ia juga mendidik calon-calon pemimpin PKI seperti D.N. Aidit. Pasca Perang Kemerdekaan Indonesia tersebut PKI menyusun kekuatannya kembali. Didukung oleh Soekarno yang ingin menyatukan semua aspek masyarakat Indonesia saat itu, dimana antar ideologi menjadi musuh masing-masing, PKI menjadi salah satu kekuatan baru dalam politik Indonesia. Ada suatu teori bahwa PKI dan militer yang bermusuhan akan melakukan kudeta. Yakni PKI yang mengusulkan Angkatan Perang Ke 5 (setelah AURI, ALRI, ADRI dan Kepolisian) dan isu penyergapan TNI atas Presiden Soekarno saat ulang
TUGAS PKN | XII IPA 4 SMAN 68 JAKARTA 3

tahun TNI. Munculah kecurigaan antara satu dengan yang lain. Akhirnya dipercaya menjadi sebuah insiden yang sering dinamakan Gerakan 30 September. Terjadinya kudeta dan peng-kambing hitaman komunisme sebagai dalang terjadinya insiden yang dianggap pemberontakan pada tahun 1965 yang lebih dikenal dengan Gerakan 30 September. Hal ini juga membawa kesengsaraan luar biasa bagi para warga Indonesia dan anggota keluarga yang dituduh komunis meskipun belum tentu kebenarannya. Diperkirakan antara 500.000 sampai 2 juta jiwa manusia dibunuh di Jawa dan Bali setelah peristiwa Gerakan 30 September. Hal ini merupakan halaman terhitam sejarah negara Indonesia. Semenjak jatuhnya Presiden Soeharto, aktivitas kelompok-kelompok komunis, marxis, dan haluan kiri lainnya mulai kembali aktif di lapangan politik Indonesia, walaupun belum boleh mendirikan partai karena masih dilarang oleh pemerintah.

Liberalisme
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama. Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Paham liberalisme menolak adanya pembatasan, khususnya dari pemerintah dan agama. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu. Oleh karena itu paham liberalisme lebih lanjut menjadi dasar bagi tumbuhnya kapitalisme. Dalam masyarakat modern, liberalisme akan dapat tumbuh dalam sistem demokrasi, hal ini dikarenakan keduanya sama-sama mendasarkan kebebasan mayoritas. Ada dua macam Liberalisme, yakni Liberalisme Klasik dan Liberallisme Modern. Liberalisme Klasik timbul pada awal abad ke 16. Sedangkan Liberalisme Modern mulai muncul sejak abad ke-20. Liberalisme Modern tidak mengubah hal-hal yang mendasar ; hanya mengubah hal-hal lainnya atau dengan kata lain, nilai intinya (core values) tidak berubah hanya ada tambahan-tanbahan saja dalam versi yang baru. Jadi sesungguhnya, masa Liberalisme Klasik itu tidak pernah berakhir.
4

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

Dalam Liberalisme Klasik, keberadaan individu dan kebebasannya sangatlah diagungkan. Setiap individu memiliki kebebasan berpikir masing-masing ± yang akan menghasilkan paham baru. Ada dua paham, yakni demokrasi (politik) dan kapitalisme (ekonomi). Meskipun begitu, bukan berarti kebebasan yang dimiliki individu itu adalah kebebasan yang mutlak, karena kebebasan itu adalah kebebasan yang harus dipertanggungjawabkan. Pemikiran liberal (liberalisme) berkembang sejak masa Reformasi Gereja dan Renaissans yang menandai berakhirnya Abad Pertengahan (abad V-XV).Disebut liberal, yang secara harfiah berarti bebas dari batasan (free from restraint), karena liberalisme menawarkan konsep kehidupan yang bebas dari pengawasan gereja dan raja. Ini berkebalikan total dengan kehidupan Barat Abad Pertengahan ketika gereja dan raja mendominasi seluruh segi kehidupan manusia. Tokoh yang memengaruhi paham Liberalisme Klasik cukup banyak ± baik itu dari awal maupun sampai taraf perkembangannya. Berikut ini akan dijelaskan mengenai pandangan yang relevan dari tokoh-tokoh terkait mengenai Liberalisme Klasik.

Marthin Luther dalam Reformasi Agama
Gerakan Reformasi Gereja pada awalnya hanyalah serangkaian protes kaum bangsawan dan penguasa Jerman terhadap kekuasaan imperium Katolik Roma. Pada saat itu keberadaan agama sangat mengekang individu. Individu menjadi tidak berkembang, kerena mereka tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang oleh Gereja bahkan dalam mencari penemuan ilmu

pengetahuan sekalipun. Kemudian timbullah kritik dari beberapa pihak ± misalnya saja kritik oleh Marthin Luther; seperti : adanya komersialisasi agama dan ketergantungan umat terhadap para pemuka agama, sehingga menyebabkan manusia menjadi tidak berkembang; yang berdampak luas, sehingga pada puncaknya timbul sebuah reformasi gereja (1517) yang menyulut kebebasan dari para individu yang tadinya ³terkekang´.
5

John Locke dan Hobbes; konsep State of Nature yang berbeda

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

Kedua tokoh ini berangkat dari sebuah konsep sama ³State of Nature´. Hobbes (1588 ± 1679) berpandangan bahwa dalam µ¶State of Nature¶¶, individu itu pada dasarnya jelek (egois) ± sesuai dengan fitrahnya. Namun, manusia ingin hidup damai. Oleh karena itu mereka membentuk suatu masyarakat baru ± suatu masyarakat politik yang terkumpul untuk membuat perjanjian demi melindungi hakhaknya dari individu lain dimana perjanjian ini memerlukan pihak ketiga (penguasa). Sedangkan John Locke (1632 ± 1704) berpendapat bahwa individu pada State of Nature adalah baik, namun karena adanya kesenjangan akibat harta atau kekayaan, maka khawatir jika hak individu akan diambil oleh orang lain sehingga mereka membuat perjanjian yang diserahkan oleh penguasa sebagai pihak penengah namun harus ada syarat bagi penguasa sehingga tidak seperti µmembeli kucing dalam karung¶.

Adam Smith
Salah satu pemikir ekonomi klasik adalah Adam Smith (1723-1790). Pemikiran Adam Smith mengenai politik dan ekonomi yang sangat luas, oleh Sumitro Djojohadikusumo dirangkum menjadi tiga kelompok pemikiran. Pertama, haluan pandangan Adam Smith tidak terlepas dari falsafah politik, kedua, perhatian yang ditujukan pada identifikasi tentang faktor-faktor apa dan kekuatan-kekuatan yang manakah yang menentukan nilai dan harga barang. Ketiga, pola, sifat, dan arah kebijaksanaan negara yang mendukung kegiatan ekonomi ke arah kemajuan dan kesejahteraan mesyarakat. Segala kekuatan ekonomi seharusnya diatur oleh kekuatan pasar dimana kedudukan manusia sebagai individulah yang diutamakan, begitu pula dalam politik.
6

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

Ciri - Ciri Sistem Politik Berdasarkan Ideologi
a. Sistem Politik Di Negara Komunis :
Bercirikan pemerintahan yang sentralistik, peniadaan hak milk pribadi, peniadaan hak-haak sipil dan politik, tidak adanya mekanisme pemilu yang terbuka, tidak adanya oposisi, serta terdapat pembatasan terhadap arus informasi dan kebebasan berpendapat. 1) Sistem pemerintahan dengan Single Party. 2) Mengharamkan kebebasan berkumpul dan berpendapat. 3) Menghalalkan segala cara dalam mempertahankan kekuasaan. 4) Memiliki backing dari pihak militer yang sangat kuat dan selalu berusaha ikut campur dalam urusan pemerintahan. 5) Tidak boleh beragama. 6) Paling jago kalau disuruh propaganda. 7) Membenci kelompok intelektual dan cendekiawan 8) Mengagung-agungkan kelompok pekerja, buruh dan petani.

b. Sistem Politik Di Negara Liberal :
Bercirikan adanya kebebasan berpikir bagi tiap individu atau kelompok; pembatasan kekuasaan; khususnya dari pemerintah dan agama; penegakan hukum; pertukaran gagasan yang bebas; sistem pemerintahan yang transparan yang didalamnya terdapat jaminan hak-hak kaum minoritas. Bercirikan : 1) 2) Sangat menekankan kebebasan/kemerdekaan individu. Sangat menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia yang utama seperti hak hidup, hak kemerdekaan, hak mengejar kebahagiaan, dan lain-lain. 3) Dalam sistem pemerintahan, terbagi atas beberapa kekuasaan, yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif. 4) Menganggap sistem demokrasi sebagai sistem politik yang paling tepat untuk suatu negara karena hak-hak asasi manusia itu terlindungi. 5) 6) Infra struktur/struktur sosial selalu berusaha untuk mewujudkan tegaknya demokrasi dan tumbangnya sistem kediktatoran. Adanya homo seksual dan lesbianisme yang disebabkan penekanan kepada kebebasan individu.
TUGAS PKN | XII IPA 4 SMAN 68 JAKARTA 7

7)

Melahirkan sekularisme, yaitu paham yang memisahkan antara negara dengan agama. Menurut pemahaman mereka, agama adalah urusan masyarakat sedangakan negara adalah urusan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh turut campur dalam hal agama.

8)

Menentang ajaran komunisme yang menganut sistem kediktatoran sehingga hak-hak asasi manusia banyak dirampas dan diperkosa.

9)

Melahirkan kelas ekonomi yang terdiri dari kelas ekonomi kuat dan lemah. Saat ini sedang diusahakan dalam Sistem politik liberalisme modern untuk menghilangkan jurang pemisah antara golongan kaya dan golongan miskin.

10)

Berusaha dengan keras untuk mewujudkan kesejahteraan terhadap seluruh anggota masyarakat atau seluruh warga negara. Mengingat penderitaan dan kesengsaraan dapat menyebabkan perbuatanperbuatan yang bertentang dengan konstitusi negara.

11)

Adanya budaya yang tinggi dengan menjungjung tinggi kreatifitas, produktifitas, efektifitas, dan inovasitas warga negaranya.

12)

Mengusahakan di dalam negaranya suatu pemilihan umum yang berasas luber sehingga pergantian pemerintahan berjalan secara normal.m. Menentang sistem politik kediktatoran karena meniadakan Hak Asasi Manusia.

c. Sistem Politik Demokrasi Pancasila di Indonesia :
Sistem politik yang didasarkan pada nilai, prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang demokratis. Adapun sendi-sendi pokok dari sistem politik demokrasi di Indonesia adalah : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) Demokrasi yang berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia. Berkedaulatan rakyat. Didukung oleh kecerdasan warga Negara. Sistem pemisahan kekuasaan Negara. Menjamin otonomi daerah. Demokrasi yang menerapkan prinsip rule of law. Sistem peradilan yang merdeka, bebas dan tidak memihak.
8

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

9) 10) 11) 12) 13) 14) 15) 16)

Mengusahakan kesejahteraan rakyat. Berkeadilan sosial. Negara berdasarkan atas hukum. Bentuk Republik. Pemerintahan berdasarkan konstitusi. Pemerintahan yang bertanggung jawab. Bersistemkan Perwakilan. Sistem peemrintahan presidensiil.

Perbandingan Sistem Politik Berdasarkan Ideologi
Jenis Negara Konstitusi Mekanisme Konstitusional Pancasila Hukum Negara tertinggi (sumber pemecah masalah & pemegang kekuasaan tertinggi) Sumber pelaksanaan : dasar negara Lembaga-Lembaga kenegaraan DPR (legislatif), Presiden (eksekutif), MPR (konstutif), MA (yudikatif), BPK (eksaminatif) Liberal Kekuatan Politik (sumber pemecah masalah) Raja / Presiden (pemegang kekuasaan tertinggi) Komunis Kekerasan, Komite (sumber pemecah masalah) Partai politik terkuat (pemegang kekuasaan tertinggi) Fungsi MK sbagai diktator proletar Dewan Negara (eksekutif), konggres (legislatif), MRT & KRT (yudikatif) Legislatif lebih kuat daripada eksekutif Badan Parlemen , Raja/Ratu/Perdana Menteri (eksekutif)

9

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

Keunggulan dan Kelemahan Sistem Politik Berdasarkan Ideologi
KOMUNIS
Keunggulan:
‡ Karena perekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah, baik dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan maka pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya. ‡ Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan sehingga pasar barang dalam negri berjalan dengan lancer. ‡ ‡ Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan. Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah. ‡ Tidak ada pembagian kelas apapun ketimpangan yang ada

Kelemahan:
‡ Pers dijadikan alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai ± nilai komunis ‡ Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab segala kegiatan diatur oleh pusat ‡ ‡ Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.

LIBERAL
Keunggulan:
‡ Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarkat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah. ‡ ‡ Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian. Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya
10

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

diserahkan kepada masyarakat. ‡ ‡ Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena barang yang kurang bermutu tidak akan laku di pasar. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari keuntungan ‡ Kontrol sosial dalam sistem pers liberal berlaku secara bebas. Berita-berita ataupun ulasan yang dibuat dalam media massa dapat mengandung kritik kritik tajam, baik ditujukan kepada perseorangan lembaga atau pemerintah. ‡ Masyarakat dapat memilih partai politik tanpa ada gangguan dari siapapun.

Kelemahan:
‡ Sulit melakukan pemerataan pendapatan. Karena persaingan bersifat bebas, pendapatan jatuh kepada pemilik modal atau majikan. Sedangkan golongan pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan. ‡ Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. ‡ ‡ ‡ Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi budaya oleh individu yang sering terjadi Karena penyelenggaran pers dilakukan oleh pihak swasta, pemerintah sulit untuk mengadakan dan memberikan kontrol. Sehingga pers sebagai media komunikasi dan media masa sangat efektif menciptakan image dimasyarakat sesuai misi kepentingan mereka.

PANCASILA
Keunggulan :
‡ ‡ ‡ Mencakup nilai ± nilai positif yang diambil dari berbagai ideologi Menutup kelemahan dari kedua ideology yang bertentangan. Ekonomi yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Pemerintah sehingga tidak mengorbankan rakyat. ‡ Bersifat fleksibel yang artinya mengikuti perkembangan Zaman
11

Kelemahan:
‡ Dapat Menimbulkan tafsir yang berbeda ± beda
TUGAS PKN | XII IPA 4 SMAN 68 JAKARTA

Kesimpulan
Berbagai ideologi di dunia muncul akibat ketidak puasan khalayak terhadap rezim pemerintahan yang sedang berkuasa. Maupun sebagai koreksi terhadap ideologi yang telah berkembang, karena ideologi tersebut tidak cocok terhadap beberapa lapisan masyarakat. Misalnya ideologi komunis yang timbul dari koreksi terhadap ideologi kapitalis, yang menganggap remeh kaum bawah. Indonesia pernah menerapkan sistem politik liberal pada masa Soekarno. Tapi ideologi tersebut diberhentikan. Karena tidak cocok dengan keadaan Indonesia sendiri yang baru merdeka dan masyarakat Indonesia belum siap menerima sistem liberalis. Selain itu kontrol pemerintah terhadap rakyatnya berkurang, yang menyebabkan beberapa krisis ekonomi melanda di Indonesia. Komunisme juga tidak cocok untuk diterapkan di Indonesia. Dari dasar negara Indonesia sendiri yaitu Pancasila. Komunis yang berhaluan atheis tidak dapat diterima di Indonesia. Komunisme sendiri dianggap terlalu otoriter, hal tersebut ditolak oleh rakyat yang inggin bebas berorganisasi dan mengeluarkan pendapat. Ideologi pancasila sendiri tercipta dari koreksi terhadap ideologi liberalis dan komunis. Ideologi Pancasila sendiri mengambil keunggulan dari beberapa ideologi, untuk meminimalisir kelemahan yang terdapat dalam ideologi Pancasila. Rakyat berhak mengolah sumber daya Indonesia secara individualis (Liberalis), tetapi sumber daya yang menyangkut khalayak banyak dikuasai oleh negara (Komunis). Untuk menciptakan kesetaraan dan kebebasan yang bertanggung jawab. Selain itu pemerintah memiliki kontrol yang besar pada rakyatnya melebihi dengan ideologi liberalis. Tapi pemerintah juga bersikap fleksibel terhadap perkembangan jaman. Celakanya, karena terdiri dari penggabungan ideologi-ideologi maka menimbulkan banyak tafsir yang akan berpengaruh terhadap penciptaan konstitusi-konstitusi baru maupun perombakkan konstitusi-konstitusi lama. Menurut saya. Dilihat dari sifatnya, ideologi yang akan bertahan di dunia adalah Liberalis. Karena liberalis bersikap sangat fleksibel dan terbuka terhadap perkembangan jaman. Sedangkan komunis kaku dan tertutup. Manusia yang pada dasarnya selalu mengikuti perkembangan jaman, tentu ingin pemerintahannya juga fleksibel terhadap perkembangan jaman. Dan masyarakat yang demokratis ± tidak ingin terkekang oleh pemerintan- semakin berkembang. Sedangkan komunisme akan lebih sulit diterima oleh generasi muda yang bebas berekspresi.
TUGAS PKN | XII IPA 4 SMAN 68 JAKARTA 12

13

TUGAS PKN | XII IPA 4

SMAN 68 JAKARTA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->