MEDIA BIMBINGAN KONSELING

Tugas Konselor adalah menyusun dan melaksanakan program BK. program BK terdiri dari program tahunan, program semester, program bulanan, program mingguan, dan program harian. Program BK yang utama adalah pemberian layanan BK, kegiatan pendukung dan program penunjang. Dalam melaksanakan kegiatan layanan BK memerlukan alat dan media, misalnya dalam melaksanakan layanan informasi mengenal arti dan tujuan ibadah alat yang digunakan LCD, media yang digunakan selebaran. melaksanakan kegiatan pendukung juga perlu media misalnya, angket, pedoman interview. Apakah media itu? Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari ³Medium´ yang secara harfiah berarti ³Perantara´ atau ³Pengantar´ yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Sumber pesan dalam pembelajaran adalah guru, sedangkan penerima pesan adalah siswa atau peserta didik. Menurut Yuliani Nurani Sujiono Media adalah:´ segala sesuatu yang dapat dipakai atau dimanfaatkan untuk merangsang daya pikir, perasaan, perhatian dan kemampuan anak sehingga ia mampu mendorong terjadinya proses belajar mengajar pada anak´.(2005-8.12). Pengertian media menurut Masitoh, dkk adalah :´ peralatan yang dapat mendukung anak secara komprehensip yang meliputi perkembangan fisik, motorik, sosial, emosi, kognitif, kreatifitas dan bahasa´. (2006:5.19). Sementara itu Badru Zaman (2005:4.11) mendifinisikan media:³ sebagai wahana dari pesan yang oleh sumber pesan (guru) ingin diteruskan kepada penerima pesan (anak)´ Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media adalah peralatan yang dapat dipakai atau dimanfaatkan untuk merangsang perkembangan fisik, motorik, sosial, emosi, kognitif, kreatifitas dan bahasa anak sehingga ia mampu mendorong terjadinya proses belajar mengajar pada diri anak. Bagaimana arti media bagi konselor yang mempunyai tugas special yaitu memberikan layanan bimbingan dan konseling ?. Pengertian media dalam bimbingan konseling sebagai hal yang digunakan menjadi perantara atau pengantar ketika guru BK (konselor) melaksanakan program BK. Namun dalam perkembanganya MEDIA BK tidak sebatas untuk perantara atau pengantar ketika guru BK (konselor) melaksanakan program BK tetapi memiliki makna yang lebih luas yaitu segala alat bantu yang dapat digunakan dalam melaksanakan program BK (Diklat profesi guru, PSG Rayon 15, 2008). misalnya konselor ketika melaksanakan konseling individu memerlukan ruang konseling, meja kursi, alat perekam/pencatat. ketika konselor pada akhir minggu/bulan/semester/tahun akan melaporkan kegiatan kepada Kepala Sekolah memerlukan media. setelah sudah selesai masih memerlukan media lagi misalnya rak penyimpan data. Ada beberapa jenis media dalam program BK yaitu 1. Media untuk menyampaikan informasi 2. Media sebagai alat ( pengumpul data dan penyimpan data) 3. Media sebagai alat bantu dalam memberikan group information 4. Media sebagai Biblioterapi 5. Media sebagai alat menyampaikan laporan Contoh media

blogspot. tape. . Hal ini menunjukkan bahwa guru sebagai sumber informasi memiliki kebutuhan untuk menyampaikan informasi (bahan ajar) kepada siswa sebagai penerima informasi. Dalam arti bahwa guru hanya sebatas menjelaskan atau memberi ceramah kepada siswa. dan papan bimbingan 2. Kasus ini mengindikasikan bahwa dalam proses komunikasi antara guru dan siswa terdapat kesenjangan. almari. dll audio visual: film yang ada suaranya.: radio. lukisan. majalah. guru mengalami masalah untuk memberikan pengertian kepada siswa tentang satu pokok bahasan. Media sebagai alat menyampaikan laporan Berupa laporan kegiatan BK kepada boz kita. Media sebagai Biblioterapi Buku-buku. lembaran observasi berupa anekdo record. Dimana kesenjangan ini muncul mungkin akibat bahan ajar yang diberikan kepada siswa kurang menarik atau mungkin media yang dipergunakan tidak sesuai dengan karakteristik bahan ajar yang diberikan. Seringkali guru menyampaikan bahan ajar kepada siswa hanya dengan mempergunakan caracara yang ³kuno´. folder. bulanan. Definisi Seringkali kita temui dalam proses pembelajaran di kelas. tape) Media penyimpan data: kartu pribadi.html Media BK MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING Oleh: Boy Soedarmadji A. Sadiman (2002) menyatakan bahwa proses pembelajaran di kelas pada dasarnya adalah proses komunikasi. komik ( yang penting di dalamnya berisi cara-cra atau tips ) misalnya cara beternak ayam. camera. lembar isian pilihan teman (semua dapat dibuat sendiri kecuali mekanikal device. foto. buku pribadi. Media sebagai alat bantu dalam memberikan group information Media auditif. leaflet. map. camera. tape media visual: gambar. cara cepat membaca Alquran. atau melalui perantara yang disebut sebagai media. Laporan bisa mingguan. pedoman wawancara. Media untuk menyampaikan informasi Selebaran. Keterbatasan metode ini akan membuat siswa merasa cepat bosan walaupun materi yang diberikan oleh guru sebenarnya sangat menarik. mekanikal device. daftar cek masalah. semesteran and tahunan sumber: http://bksuhartongawi. rak dll 3. tetapi siswa tidak dengan segera dapat memahami pokok bahasan tersebut. booklet. daftar cek. disket. Penyampaian informasi ini dapat melalui cara-cara biasa seperti berbicara kepada siswa. Guru mengeluh karena sudah seringkali diulang. skala penilaian. cara mengatasi rendah diri end so on) 5. 4. Media sebagai alat ( pengumpul data dan penyimpan data) Media Pengumpul data: Angket.1. tranparansi. filing cabinet.com/2010/12/media-bimbingan-konseling.

Peralatan Audio Perkembangan peralatan audio saat ini juga mengalami perkembangan yang pesat. Jenis-jenis media Saat ini. Suyitno (1997) menyatakan bahwa media pembelajaran adalah suatu peralatan baik berupa perangkat lunak maupun perangkat keras yang berfungsi sebagai belajar dan alat bantu mengajar. Dalam Dictionary of Education. saat ini sudah muncul Centrino bahkan Centrino Duo Core. Beberapa media yang dimaksud adalah komputer (internet). Saat ini dibutuhkan akses data yang cepat. dalam proses pembelajaran dikenal pula istilah media pembelajaran. Gagne (dalam Sadiman. 2002) menyatakan bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Komputer Perkembangan perangkat komputer saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Peralatan audio yang di pergunakan dalam proses bimbingan dan konseling seperti tape recorder. Perubahan di masyarakat yang semakin cepat pada akhirnya menuntut perkembangan teknologi komputer yang semakin canggih. radio. Sebagian orang belum bisa menikmati kecanggihan Prosesor Pentium 4. Lebih lanjut.Istilah media berasal dari bahasa latin. telah muncul pula AMD 690. maka media belajar ini akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing bahan ajar yang akan disajikan juga memperhatikan karakteristik siswa. Briggs (dalam Sadiman. Hampir setiap bulan muncul genre-genre baru dalam dunia komputer. Pesatnya perkembangan teknologi komputer ini memang sebagai jawaban untuk akses data atau informasi. yaitu medium yang memiliki arti perantara. dapat disajikan pada gambar sebagai berikut: Lebih lanjut. 1. Tape recorder membutuhkan kaset untuk bisa melakukan tindakan perekaman. sehingga pada akhirnya prosesor yang ada juga semakin cepat. Penggunaan tape recorder ini antara lain adalah untuk merekam sesi konseling dan memutar kembali hasil-hasil yang diperoleh selama sesi konseling. peralatan audio seperti tape recorder dan peralatan visual seperti VCD/DVD. disebutkan bahwa media adalah bentuk perantara dalam berbagai jenis kegiatan berkomunikasi. dkk. Sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. 2002) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Pada pembahasan ini. Sebagai contoh adalah perkembangan prosessor sebagai otak dalam sebuah komputer mulai dari Intel Pentium 1 sampai dengan Pentium 4. dkk. dengan cepatnya teknologi komunikasi maka semakin banyak pula media komunikasi yang muncul. Kaset memiliki pita magnetik yang berfungsi untuk menyimpan data atau informasi percakapan. B. maka media ini dapat berupa koran. Definisi tersebut mengarahkan kita untuk menarik suatu simpulan bahwa media adalah segala jenis (benda) perantara yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada orang yang membutuhkan informasi. media komunikasi yang dimaksud adalah media untuk membantu pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Belum lagi sebagian orang berpikir kehebatan Centrino Duo Core. . televisi bahkan komputer. Lebih singkatnya. 2. Sebagai perantara.

Tetapi selanjutnya berkembang juga sebagai alat entertainment. Dengan kata lain. Hanya saja.Saat ini telah berkembang alat perekam yang tidak membutuhkan pita perekam. Bahkan. Dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini. C. menurut Pelling (2002) ketergantungan kepada teknologi ini tidak saja di kantor. komputer hanya dipergunakan sebagai alat pengolah data saja. selain itu kaset yang dipergunakan juga relatif besar. Ukuran MP3 dan MP4 saat ini amat kecil jika dibandingkan dengan sebuah mini tape recorder biasa. penggunaan peralatan visual adalah dengan mempergunakan projector. Dulu. Sehingga lambat laun peralatan ini mulai ditinggalkan. Pada dasarnya alat ini berfungsi sebagai player. dimana di dalam alat ini terdapat sebuah mini harddisk yang memiliki kapasitas sampai dengan 4 Gb. pengoperasian VCD/DVD ke player akan semakin mudah. hasil rekaman seringkali tidak begitu jernih. Alat ini disebut MP3 dan MP4. Penggunaan proyektor ini dipandang tidak efisien. Hal ini pada akhirnya memunculkan perangkat-perangkat multi media. sehingga sehingga seringkali konsumen bingun untuk memilih teknologi apa yang akan dibeli. Peralatan Visual Alat visual dapat bermacam-macam ragamnya seperti video player dan VCD/DVD player. terutama teknologi komunikasi. mulai dari mengolah data sampai dengan memproduksi sebuah tayangan video yang baik. Peralatan visual yang sering kita jumpai antara lain adalah video player atau CD player. Sebagai sebuah player. Komputer saat ini hampir bisa dipergunakan untuk membantu segala macam permasalahan manusia. alat MP3 atau MP4 seukuran sebuah spidol atau ballpoint. Konseling sebagai usaha bantuan kepada siswa. Hampir seluruh sisi kehidupan kita bergantung pada kecanggihan teknologi. Saat ini peralatan komputer yang dijumpai di pasaran pun sudah mempergunakan teknologi multi media. Terlebih. tetapi sampai di rumah-rumah. dibutuhkan kamera perekam yang lumayan besar dan berat. Teknologi multi media yang berkembang saat ini sudah demikian canggihnya. Untuk menghasilkan sebuah hasil rekaman yang baik. sehingga dipandang tidak praktis. 3. Mulai dari merekam gambar sampai dengan menampilkan gambar. karena dalam proses produksinya membutuhkan tahapantahapan yang panjang. Pada awalnya. pada akhirnya bertujuan untuk memudahkan konsumen menikmati hiburan antau informasi dengan efisien. Penggunaan video player ini tidak akan bisa lepas dari keberadaan sebuah disc atau keping VCD/DVD. proses perekaman gambar tidak perlu mempergunakan perangkat yang bermacam-macam. Saat ini telah berkembang alat perekam (handycam) yang secara langsung dapat merekam gambar langsung ke dalam keping VCD/DVD. Bahkan seringkali dijumpai mutu gambar yang tidak bagus dan bahkan mudah rusak. Perkembangan teknologi informasi saat ini. saat ini sudah banyak ditinggalkan karena proses produksinya tertalu berbelit. Seringkali kita jumpai. Peralatan ini banyak dijumpai karena memiliki tingkat pengoperasian yang mudah dan memiliki harga yang relatif murah. Manfaat Penggunaan Media dalam Konseling Tidak dapat disangkal bahwa saat ini kita hidup dalam dunia teknologi. Video player dulu merupakan peralatan yang lumayan banyak dipergunakan orang. maka alat ini dapat memainkan musik dan dapat dipergunakan untuk merekam suara. Perubahan ini dapat ditemukan pada bagaimana teori-teori konseling muncul . saat ini telah mengalami perubahan-perubahan yang sangat cepat.

kurikulum dan lain sebagainya melalui website. Melalui program ini. meningkatkan keingintahuan dan memberikan variasi pengajaran. karena data yang ada di internet dapat dibaca oleh semua orang di muka bumi. Dapat ditemukan silabus. 6. dan 7. Hohenshill. Sampsons (2000) mengungkapkan bahwa fasilitas di internet dapat dapat dipergunakan untuk melakukan testing bagi siswa. Bahkan. Media dalam konseling antara lain adalah komputer dan perangkat audio visual. Konselor dituntut untuk dapat menyajikan bahan layanan dengan mempergunakan imajinasinya agar bahan layanannya tidak membosankan. Konselor akan memiliki pandangan yang baik dan bijaksana terhadap materi yang diberikan. tetapi dapat juga ditampilkan gambar-gambar dan suara-suara yang menarik yang tersedia dalam program power point. saat ini dapat kita lihat di internet tentang profil sebuah perguruan tinggi. Program software power point memberikan kesempatan bagi konselor untuk memberikan sentuhan-sentuhan seni dalam bahan layanan informasi. Akan meningkatkan kunjungan ke web site. karena dengan membuka internet. 2. Tentu saja hal ini harus didasari pada kebutuhan siswa. Pelling (2002) menyatakan bahwa penggunaan komputer (internet) dapat dipergunakan untuk membantu siswa dalam proses pilihan karir sampai pada tahap pengambilan keputusan pilihan karir. Melalui fasilitas ini. yang ditayangkan tidak saja berupa tulisan-tulisan yang mungkin sangat membosankan. dapat dipergunakan pula software seperti microsoft power point. sehingga kelas akan menjadi lebih menarik. 5. informasi yang didapat tidak sebatas pada perguruan tinggi saja. Terdapat pengaturan yang baik Selain penggunaan internet seperti yang telah diuraikan di atas. tetapi bisa sampai masing-masing program studi dan bahkan sampai pada kurikulum yang dipergunakan oleh masing-masing program studi. Sehingga kecil kemungkinan jika data yang dimasukkan berupa data-data sampah. dalam Pelling 2002. 2000). Data-data yang didapat melalui internet. Data atau informasi yang didapat melalui internet adalah data-data yang sudah memiliki tingkat validitas tinggi. Data-data yang didapat oleh siswa pada akhirnya menjadi suatu dasar pilihan yang dapat dipertanggungjawabkan. 3. pendampingan konselor sekolah dalam hal ini sangat diperlukan. terutama yang berhubungan dengan kebutuhan siswa. maka siswa akan dapat melihat banyak informasi atau data yang dibutuhkan untuk menentukan pilihan studi lanjut atau pilihan karirnya. Akan memunculkan respon yang positif terhadap penggunaan email. Tentu saja. Hal ini sangat memungkinkan. Sebagai contoh. Software ini dapat membantu konselor dalam menyambaikan bahan bimbingan secara lebih interaktif. 4. sehingga sasaran yang akan dicapai menjadi lebih optimal. Akan meningkatkan kreativitas. Komputer merupakan salah satu media yang dapat dipergunakan oleh konselor dalam proses konseling. Gambar-gambar yang disajikan melalui program power point tidak statis seperti yang terdapat . konselor dapat pula memasukkan gambar-gambar di luar fasilitas power point.sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau bagaimana media teknologi bersinggungan dengan konseling. Tidak akan memunculkan kebosanan. dapat dianggap sebagai data yang dapat dipertanggungjawabkan dan masuk akal (Pearson. Penggunaan komputer di kelas sebagai media bimbingan dan konseling akan memiliki beberapa keuntungan seperti yang dinyatakan oleh Baggerly sebagai berikut: 1. Hal ini sangat beralasan.

seringkali pula akan ³menghilangkan´ empati konselor. Konselor dapat memasukkan gambar-gambar yang bergerak. tetapi jika pola pikir masyarakat masih terkungkung dengan nilai-nilai yang diyakini benar. Peralatan ini seringkali dipergunakan oleh konselor untuk menunjukkan perilaku-perilaku tertentu. Sebagai contoh. 1971. Tanggapan-tanggapan ini pada akhirnya akan mempengaruhi bagaimana klien berpikir dan bersikap. Hal lain yang terkait dengan penggunaan media dalam bimbingan dan konseling adalah sasaran pengguna seringkali disamakan. Sebelum VCD/DVD player ini ditayangkan. bahkan ada kemungkinan klien atau siswa datang ke ruang konseling juga tidak . dalam Baggerly 2002). jika konselor mempergunakan media sebagai alat bantu utama.pada Over Head Projector (OHP). Dalam bimbingan dan konseling dikenal istilah empati. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar masyarakat kita masih percaya bahwa pernyataanpernyataan yang diberikan oleh orang tua atau orang yang dituakan masih dianggap lebih baik. Sebaik apapun teknologi yang berkembang. tetapi media ini seringkali masih belum bisa menyentuh sisi afektif seseorang. Walaupun ragam media sudah bermacam-macam. Kerugian Penggunaan Media dalam Konseling Pelling (2002) menyatakan bahwa. tetapi nanti tergantung pada orang tua saya´. Ivey. D. dalam Baggerly. 2000. maka konselor meminta siswa untuk memberikan tanggapan terhadap apa yang telah mereka lihat. saat ini perkembangan teknologi sudah berkembang dengan demikian pesat. ³Saya senang dengan jurusan A. Dalam proses pendidikan konselor pun. Contoh lain. penggunaan video modeling ini juga dipergunakan untuk meningkatkan keterampilan dan prinsip konseling yang akan dikembangkan bagi calon konselor (Koch & Dollarhide. maka data atau informasi yang didapat seakan-akan menjadi tidak berguna. bahkan meminta restu ini akan lebih afdol jika dilakukan dengan melakukan sungkem. Setelah film selesai ditayangkan. dan konselor akan memfasilitasi keinginan mereka. walaupun saat ini masyarakat sangat tergantung pada teknologi. Untuk menunjukkan perilaku ini. masih banyak diantara kita yang mengalami ketakutan untuk mempergunakan teknologi. Tetapi. Tiap manusia dapat berkomunikasi tanpa dibatasi rentang ruang dan waktu. Restu orang tua merupakan hal yang dianggap sakral oleh sebagian budaya tertentu. pada saat mereka dihadapkan untuk menentukan dan memilih jurusan yang akan diambil. seorang konselor sebaiknya memberikan arahan terlebih dahulu kepada siswa tentang alasan ditayangkannya sebuah film. Perilaku-perilaku yang tampak pada tayangan tersebut dipergunakan oleh konselor untuk merubah perilaku klien yang tidak diinginkan (Alssid & Hitchinson. 2002). Tetapi dalam budaya tertentu. sebab dengan memiliki gambaran dan tujuan film tersebut ditayangkan. tetapi di lain pihak. maka seringkali mereka melupakan kecanggihan piranti komunikasi yang sudah canggih. Hal ini sangat penting. bahkan konselor bisa melakukan insert gambar-gambar yang ada di sebuah film. Klien datang ke ruang konseling tidak selalu membutuhkan informasi dari internet atau komputer. maka tidak jarang dari mereka akan berkata. seorang siswa akan memilih jurusan di perguruan tinggi. Penggunaan media. walau jarak yang ditempuh untuk mendatangi orang tua relatif jauh. Media lain yang dapat dipergunakan dalam proses bimbingan dan konseling di kelas antara lain adalah VCD/DVD player. 1977. maka siswa akan memiliki kerangka berpikir yang sama. Mungkin mereka akan mencari informasi sebanyak mungkin. yang kemudian diharapkan akan dapat merubah perilaku klien atau siswa. alat komunikasi ini bisa menjadi ³tidak bermanfaat´. Hal ini tidak lepas dari budaya paternalistik yang melingkupi masyarakat kita.

Arief. peralatan ini akan memberikan dampak negatif jika pelaksananya tidak memahami dampak yang akan ditimbulkan. Vol. The Use Technology In Career Counseling. Referensi Baggerly. peralatan teknologi yang ada saat ini hanya bisa bermanfaat jika dimanfaatkan oleh mereka yang memahami penggunaan masing-masing alat tersebut. V 78: 348-356. Pelling. 2. Tetapi adakalanya. H. Sebaliknya. P. Soedarmadji. Jennifer.. Thomas. 2002. 2005. 4. Hartono. sehingga pemilihan media bimbingan dan konseling akan efektif. 3. Using the Internet to Enchance Testing in Counseling. Surabaya: University Press UNIPA Surabaya. Practical Technological Applications to Promote Pedagogical Principles and Active Learning in Counselor Education. 2002. Nadine. Journal of Technology in Counseling. 2_2. beredarnya video porno bajakan yang dilakukan oleh anak negeri dan lain sebagainya. 2000. Simpulan 1. Journal of Counseling and Development. Hohenshill. High Tech Counseling. Jakarta: Rajawali Press. Banyak contoh kasus dampak negatif penyalahgunaan teknologi informasi seperti beredarnya rekaman video porno di ponsel. Asih. F. 2005. 2000. E. Media bimbingan dan konseling saat ini telah berkembang dengan pesat sesuai dengan perkembangan jaman dan kebutuhan manusia yang semakin meningkat. Sadiman. Perlu pelatihan atau peningkatan kompetensi konselor dalam menguasai teknologi informasi. 2002. siswa atau klien datang ke ruang konseling hanya ingin mendapatkan senyuman dari konselor atau penerimaan tanpa syarat dari konselor. Sampson. Sebagai benda mati. Media Pendidikan: Pengertian. Boy. 5. Dkk. Media bimbingan dan konseling seperti internet akan menyediakan data atau informasi yang akurat bagi siswa. Untuk mempergunakan media bimbingan dan konseling perlu diperhatikan budaya yang dimiliki oleh siswa. 2_2. Menanti. Artinya penggunaan teknologi ini akan memunculkan efek yang baik jika dijalankan oleh mereka yang paham peralatan tersebut. Konseling Indigenous. Pengembangan dan Pemanfaatannya. Journal of Counseling and Development. Journal of Technology in Counseling. Psikologi Konseling. . Hubungan konseling memerlukan empati. Makalah disampaikan pada Konvensi Nasional ABKIN di Bandung 2005. Vol.membutuhkan bantuan dari konselor secara langsung melalui proses konseling. sehingga penggunaan media sebaiknya terbatas pada usaha perolehan data dan informasi saja. James. V 78: 365-368.

Jurnal Sumber Belajar: Kajian Teori dan Aplikasi. 4 Nopember 1997. 1997. . Imam.Suyitno. Pemanfaatan Media dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful