Makalah

Evaluasi Pembelajaran Matematika
tentang

Remedial dan Pengayaan

Oleh : Kelompok 9 Anggota: 1. 2. 3. 4. Fadhilah Al Humaira (96806) Khairat Ruhama Kevin Toniza Adella Wisyahdi (96737) (96819) (04964)

Dosen Pembimbing: 1. Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd, M.Sc 2. Drs. H. Yarman, M.Pd

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

1

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini dengan judul ³Remedial dan Pengayaan´. Dalam penyusunan makalah ini penulis banyak mendapat masalah, namun hal ini dapat diatasi dengan bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak. Maka dalam kesempatan ini kami ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh sebab itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Padang, 10 Desember 2011

Penulis

2

. 12 2............... Tujuan Penulisan ............ 1 1................................ 8 2.......................................................................................2..........................................................................................................6............................. Prinsip Pembelajaran Remedial ............................................... Pendekatan dalam pengajaran remedial ............................4....8.... 14 BAB III PENUTUP ........................ 1 1... Pengertian Pengajaran Remedial dan Ciri-Cirinya ........... 7 2........4.............................. 9 2........9......3.. Hakikat Pembelajaran Pengayaan ..................................................... Bentuk Kegiatan Remedial ......................................................................... 16 DAFTAR PUSTAKA ..............................................3.......................... i DAFTAR ISI ..... ii BAB I PENDAHULUAN 1.................. Metode Penulisan ....DAFTAR ISI KATA PENGANTAR......................... 1 1.........1...... 6 2............................... 10 2........... 3 2. Fungsi Pembelajaran Remedial .. Jenis Pembelajaran Pengayaan .............. 5 2...... Tujuan Pengajaran Remedial ..1................ 2 BAB II PEMBAHASAN 2..................................5................................................................... Pembelajaran Menurut Standar Nasional Pendidikan............................... Rumusan Masalah .............................................................. 17 3 .7..................................................................... Latar Belakang ..........................2..........

Kesulitan belajar yang dialami siswa di sekolah bisa bermacam-macam. Seringkali siswa mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran tertentu. kebiasaan.BAB I PENDAHULUAN 1. Untuk mengetahui prinsip dari pengajaran remedial 4 . kemampuan fisik. Apa yang dimaksud dengan pengajaran remedial dan pengayaan? Dan apa saja cirri-cirinya? 2.2. Apa saja bentuk kegiatannya? 1.1. agar para pendidik. baik dalam hal menerima pelajaran.Penanganan kasus kesulitan belajar-mengajar tersebut salah satunya dapatdilakukan melalui pendekatan pengajaran remedial. Rumusan Masalah 1. Apa prinsip dari pengajaran remedial tersebut? 3. menyerap pelajaran. Untuk itu penyusun menyusun makalah ini. Sedangkan kita tahu. tidak semua siswa memiliki kemampuan belajar yang sama dan tidak semua pembelajaran berjalan dengan baik. Latar Belakang Dalam proses pembelajaran di sekolah. Selain itu ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kesulitan belajar tersebut. Apa tujuan dari pengajaran remedial dan pengayaan? 4. Untuk mengetahui pengertian dari pengajaran remedial dan pengayaan 2. baik yang berperan sebagai guru pembimbingmaupun yang berperan sebagai guru mata pelajaran dapat menerapkan pengajaran remedial dan pengayaan dalam menangani kesulitan belajar siswa 1.maupun pendekatan belajar yang tepat untuknya.3. Apa fungsi dari pengajaran remedial dan pengayaan? 5. baik dalamkemampuan intelektual. latar belakang keluarga. semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pengajaran dan memperoleh hasil maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan Penulisan 1. atau kedua-duanya.

Untuk mengetahui bentuk kegiatan pengajaran remedial 1.4. Untuk mengetahui fungsi dari pengajaran remedial 5.3. Untuk mengetahui tujuan dari pengajaran remedial dan pengayaan 4. Metode Penulisan Dalam makalah ini penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan data dari literatur dan internet yang berhubungan dengan materi yang dibahas. 5 .

cara belajar. 6 . Proses pengajaran remedial ini sifatnya lebih khusus karena disesuaikan dengan karakteristik kesulitan belajar yang dihadapi murid. jika ternyata hasil belajar yang dicapai tidak memuaskan berarti murid masih dianggap belum mencapai hasil belajar yang diharapkan sehingga diperlukan suatu proses pengajaran yang dapat membantu murid agar tercapai hasil belajar seperti yang diharapkan. Melalui pengajaran remedial. menyesuaikan materi pelajaran. Pengajaran remedial merupakan bentuk kasus pengajaran. Pengertian Pengajaran Remedial dan Ciri-Cirinya Ditinjau dari arti kata. arah belajar dan menyembuhkan hambatanhambatan yang dihadapi. Proses bantuan lebih ditekankan pada usaha perbaikan cara mengajar. murid yang mengalami kesulitan belajar dapat diperbaiki atau disembuhkan sehingga dapat mencapai hasil yang diharapkan sesuai dengan kemampuan. Jadi dalam pengajaran remedial yang diperbaiki atau yang disembuhkan adalah keseluruhan proses belajar mengajar yang meliputi metode mengajar. Kesulitan belajar yang dihadapi murid mungkin beberapa mata pelajaran atau satu mata pelajaran atau satu kemampuan khusus dari mata pelajaran tertentu.BAB II PEMBAHASAN 2. yang bermaksud membuat baik atau menyembuhkan. adalah suatu bentuk pengajaran yang bersifat penyembuhan atau bersifat perbaikan. Sebagaimana pengertian pada umumnya proses pengajaran bertujuan agar murid dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Dengan demikian pengajaran remedial. materi pelajaran.1. Penyembuhan ini mungkin mencakup sebagian aspek kepribadian atau sebagian kecil saja. alat belajar dan lingkunagn turut mempengaruhi proses belajar mengajar. ³remedial´ berarti ³sesuatu yang berhubungan dengan perbaikan´.

Alat-alat yang dipergunakan dalam pengajaran remedial lebih bervariasi dan mungkin murid tertentu lebih memerlukan alat khusus tertentu. Dalam pengajaran remedial. maksudnya lebih disesuaikan dengan keadaan masingmasing pribadi individualisme. Misalnya: pendekatan 7 . 3. 7. 6. Pengajaran remedial menuntut pendekatan dan teknik yang lebih diferensial. Misalnya: penggunaan tes diagnostic.Demikian pula proses penyembuhan. ahli dan lain sebaginya. jenis dan latar belakang kesulitan belajarnya. jenis dan latar belakangnya. 2. Hal ini tergantung pada sifat. Adapun ciri-ciri pengajaran remedial dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. 4. 5. Dalam pengajaran remedial tujuan instruksional disesuaikan dengan kesulitan belajar yang dihadapi murid. murid yang dibantu. jenis dan latar belakang kesulitan belajar yang dihadapi murid. sosiometri dan alatalat laboratorium. Metode yang digunakan pada pengajaran remedial bersifat diferensial. Pengajaran remedial dilaksanakan setelah diketahui kesulitan belajarnya dan kemudian diberikan pelayanan khusus sesuai dengan sifat. artinya disesuaikan dengan sifat. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pengajaran remedial sebagai bentuk khusus pengajaran yang bertujuan untuk memperbaiki sebagian atau seluruh kesulitan belajar yang dihadapi oleh murid. Misalnya: pembimbing. Pengajaran remedial dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. Perbaikan diarahkan untuk mencapai hasil belajar yang optimal sesuai dengan kemampuan masing-masing melalui perbaikan keseluruhan proses belajar mengajar dan keseluruhan kepribadian murid. alat evalusi yang dipergunakan disesuaikan dengan kesulitan belajar yang dihadapi murid. ada yang dalam jangka waktu lama atau dalam waktu singkat.

menyenangkan. pelaksanaan atau proses pembelajaran perlu diusahakan agar interaktif. standar pengelolaan. memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. ilmu pengetahuan dan teknologi. standar proses. menantang. Standar kompetensi lulusan (SKL) berisikan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik pada setiap satuan pendidikan. terdapat 5 kelompok mata pelajaran yang harus dipelajari peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah untuk jenis pendidikan umum. kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran ditetapkan dalam standar isi dan standar kompetensi kelulusan. olah raga. dan kesehatan. standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kedelapan standar dimaksud meliputi standar isi.2. Dalam rangka membantu peserta didik mencapai standar isi dan standar kompetensi lulusan. Kelima kelompok mata pelajaran tersebut meliputi kelompok mata pelajaran: agama dan akhlak mulia. Secara khusus. serta memberikan 8 . kejuruan dan khusus. kewarganegaraan dan kepribadian. estetika. Pembelajaran Menurut Standar Nasional Pendidikan Standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. standar sarana dan prasarana. Standar isi memuat standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai peserta didik dalam mempelajari suatu mata pelajaran. standar pembiayaan. Peraturan Pemerintah nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (PP No. dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut. standar kompetensi lulusan. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut. inspiratif. diatur dalam silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang dikembangkan oleh pendidik.2. Menurut pasal 6 PP no. 19/2005) menetapkan 8 standar yang harus dipenuhi dalam melaksanakan pendidikan. dan standar penilaian pendidikan. jasmani. Berkenaan dengan materi yang harus dipelajari.19 Tahun 2005.

kesempatan. setiap satuan pendidikan perlu menyelenggarakan program pembelajaran remedial atau perbaikan.3. dan gaya belajar masing-masing. Hal ini didasarkan atas pertimbangan bahwa kegiatan belajar peserta didik yang bersifat perbaikan perlu selalu mendapatkan monitoring dan pengawasan agar diketahui kemajuan belajarnya. minat. dan kemandirian sesuai dengan bakat. 2. Fleksibilitas dalam Metode Pembelajaran dan Penilaian 9 . Interaktif Pembelajaran remedial hendaknya memungkinkan peserta didik untuk secara intensif berinteraksi dengan pendidik dan sumber belajar yang tersedia. 2.kesempatan yang cukup bagi prakarsa. pembelajaran remedial harus mengakomodasi perbedaan individual peserta didik. Dengan kata lain. Untuk mengatasi masalahmasalah tersebut. 3. Oleh karena itu program pembelajaran remedial hendaknya memungkinkan peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecepatan. dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Adaptif Setiap peserta didik memiliki keunikan sendiri-sendiri. Jika dijumpai adanya peserta didik yang mengalami kesulitan segera diberikan bantuan. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk mencapai tujuan dan prinsipprinsip pembelajaran tersebut pasti dijumpai adanya peserta didik yang mengalami kesulitan atau masalah belajar. kreativitas. Prinsip Pembelajaran Remedial Pembelajaran remedial merupakan pemberian perlakuan khusus terhadap peserta didik yang mengalami hambatan dalam kegiatan belajarnya. Beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran remedial sesuai dengan sifatnya sebagai pelayanan khusus antara lain: 1. Hambatan yang terjadi dapat berupa kurangnya pengetahuan dan keterampilan prasyarat atau lambat dalam mecapai kompetensi.

bersikap dalam menekuni pelajaran tersebut. Pemberian Umpan Balik Sesegera Mungkin Umpan balik berupa informasi yang diberikan kepada peserta didik mengenai kemajuan belajarnya perlu diberikan sesegera mungkin. 2. kelemahannya maupun kesulitannya dan bersedia untuk menerima ³uluran´ pelajaran remidi dari guru. Hal ini perlu untuk prestasi yang lebih baik. Umpan balik dapat bersifat korektif maupun konfirmatif. Mempunyai sikap terbuka untuk dapat merubah dirinya dalam belajar. tujuannya : 1. maka diharapkan melalui proses penyembuhan.4. Dengan sesegera mungkin memberikan umpan balik dapat dihindari kekeliruan belajar yang berlarut-larut yang dialami peserta didik. maka dalam pembelajaran remedial perlu digunakan berbagai metode mengajar dan metode penilaian yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Memahami akan kekurangan dirinya. Tujuan Pengajaran Remedi Pada dasarnya tujuan yang ingin dicapai dalam pengajaran remidi tidak berbeda dengan tujuan instruksional umum. Kesinambungan dan Ketersediaan dalam Pemberian Pelayanan Program pembelajaran reguler dengan pembelajaran remedial merupakan satu kesatuan. 10 . 4. 5.Sejalan dengan sifat keunikan dan kesulitan belajar peserta didik yang berbeda-beda. Kegagalan pengajaran remidi bilamana siswa merasa bahwa dirinya merasa malu untuk menghadapi kenyataan tersebut. perbaikan maupun pelajaran tambahan. dengan demikian program pembelajaran reguler dengan remedial harus berkesinambungan dan programnya selalu tersedia agar setiap saat peserta didik dapat mengaksesnya sesuai dengan kesempatan masing-masing. Tetapi karena sasarannya adalah siswa yang mempunyai kesulitan. 2.

3. 2. Sesudah terbiasa mengatasi kesulitan. Fungsi Pembelajaran Remedial Dalam kaitannya dengan proses pembelajaran. 4. Sesudah tercapai hasil yang lebih baik. 7. Misalnya buku teks tambahan. 4. sesuai dengan latar belakang kesulitan belajar yang dihadapi. misalnya sekarang membiasakan diri belajar pada waktu dini hari. Sebab setiap siswa mempunyai sebab-sebab kesulitan yang berbeda. Siswa dapat mengatasi hambatan belajar yang dialaminya. membantu mengatasi kesulitan siswa dalam aspek sosial-pribadi (fungsi terapeutik). menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa (fungsi penyesuaian). memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar guru (fungsi korektif). fungsi kegiatan remedial adalah: 1. dimana sebelumnya tak pernah dilakukan. akan menimbulkan sikap baru dalam belajar yang dianggap ada pengaruhnya terhadap prestasi.3. meningkatkan pemahaman guru dan siswa terhadap kelebihan dan kekurangan dirinya (fungsi pemahaman). dan 5. 6. Para siswa dapat memilih materi dan fasilitas belajar yang sesuai dengan yang diperlukan. Alat belajar dan sebagainya. mempercepat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran (fungsi akselerasi). 5. 11 . 2.5. Dengan adanya perubahan sikap dan prestasinya maka siswa dengan mudah dapat menyelesaikan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diterimanya. akan menimbulkan kepuasan diri sehingga dapat mempertebal harga diri dan menambahkan motivasi baru.

apalagi kurang ilustrasi dan contoh. dan 5. 2. menilai kegiatan remedial. baik dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaannya. Bentuk Kegiatan Remedial Dengan memperhatikan pengertian dan prinsip pembelajaran remedial tersebut. melaksanakan kegiatan remedial. 2. 4. analisis hasil diagnosis kesulitan belajar.Perbedaan kegiatan remedial dari pembelajaran biasa terletak pada pendekatan yang digunakan dalam perencanaan direncanakan dan dan pelaksanaan dilaksanakan pembelajaran. menyusun rencana kegiatan remedial.6. Memberikan tambahan penjelasan atau contoh Peserta didik kadang-kadang mengalami kesulitan memahami penyampaian materi pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang disajikan hanya sekali. 3. setelah kegiatan pembelajaran biasa untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar (kuratif). menemukan penyebab kesulitan. 12 . atau selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran biasa (pengembangan). Dalam melaksanakan kegiatan remedial guru dapat menerapkan berbagai metode dan media sesuai dengan kesulitan yang dihadapi dan tingkat kemampuan siswa serta menekankan pada segi kekuatan yang dimiliki siswa. Kegiatan remedial berdasarkan kebutuhan individu atau kelompok siswa. Kegiatan remedial dapat dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran biasa untuk membantu siswa yang diduga akan mengalami kesulitan (preventif). Sedangkan pembelajaran biasa menerapkan pendekatan klasikal. Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam kegiatan remedial adalah: 1. maka pembelajaran remedial dapat diselenggarakan dengan berbagai kegiatan antara lain: 1.

4. Mengkaji ulang pembelajaran yang lalu. Menggunakan berbagai jenis media Penggunaan berbagai jenis media dapat menarik perhatian peserta didik. Agar perhatian peserta didik terkonsentrasi pada materi pelajaran perlu digunakan berbagai media untuk mengendalikan perhatian peserta didik. Perhatian memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Pendekatan kuratif dalam pengajaran remedial Pendekatan ini dilakukan setelah program pembelajaran yang pokok selesai dilaksanakan dan dievaluasi. 2. Namun peserta didik seringkali mengalami kesulitan untuk memperhatikan atau berkonsentrasi dalam waktu yang lama. antara lain: 1. 2. Pengulangan dapat dilakukan dengan menggunakan metode dan media yang sama atau metode dan media yang berbeda.Pemberian tambahan ilustrasi. guru akan menjumpai beberapa bagian dari peserta didik yang tidak mampu menguasai seluruh bahan 13 . Semakin memperhatikan. Pendekatan dalam pengajaran remedial Terdapat pendekatan-pendekatan dalam pengajaran remedial. contoh dan bukan contoh untuk pembelajaran konsep misalnya akan membantu pembentukan konsep pada diri peserta didik. Penerapan membantu prinsip peserta pengulangan didik dalam pembelajaran pesan akan menangkap pembelajaran.7. hasil belajar akan lebih baik. 3. Menggunakan sebelumnya Penggunaan alternatif berbagai strategi memungkinkan peserta didik dapat pembelajaran akan mengatasi masalah strategi pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran yang dihadapi.

Pengulangan (repetation). c. 2. sehingga setiap peserta didik mempunyai program tersendiri. peserta didik mengikuti program pembelajaran yang sama dalam satu kelas. Dapat dilakukan dengan memberikan pekerjaan rumah atau pekerjaan di kelas pada saat pelajaran berlangsung. Guru meng-klasifikasikan kemampuan siswa didik menjadi tiga golongan. dan peserta didik yang tidak dapat menyelesaikan program sesuai waktu yang ditentukan. b. Kelompok belajar homogen. Kelompok individual. layanan pengayaan dapat ditujukan kepada peserta didik yang mempunyai kelemahan ringan dan secara akademik mungkin peserta didik tersebut cerdas. Layanan pengajaran dengan kelas khusus. dapat dilakukan setiap akhir jam pertemuan. yaitu peserta didik yang mampu menyelesaikan program sesuai waktu yang ditentukan. akhir unit pelajaran atau setiap pokok bahasan.Sesuai penggolongan tersebut maka teknik layanan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut: a. peserta didik yangdiperkirakan akan mampu menyelesaikan program lebih cepat dari waktu yang ditentukan.yang disampaikan. layanan percepatan ini diberikan kepada peserta didik yang berbakat namun menunjukkan kesulitan psikososial. pengajaran disesuaikan dengan keadaan peserta didik. Pelaksanaan pendekatan kuratif dapat dilakukan dengan cara : a. dan tes yang sama. b. c. Pendekatan preventif dalam pengajaran remedial Pendekatan preventif diberikan kepada peserta didik yang diduga akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan program yang akan ditempuh. waktu. Peserta yang 14 . Percepatan (acceleration). dalam kelompok ini peserta didik diberi pelajaran. Pengayaan dan pengukuhan (enrichment dan reinforcement).

8. Metode pemberian tugas b. Dalam pengajaran remedial juga terdapat beberapa metode. Metode kerja kelompok e.mengalami kesulitan dalam bidang tertentu disediakan kelas khusus remedial. terlebih dahulu perlu diperhatikan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan 15 . Hakikat Pembelajaran Pengayaan Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya. Untuk memahami pengertian program pembelajaran pengayaan. Metode tutor sebaya f. Metode pengajaran individual 2. Metode tanya-jawab d. 3. Sasarannya agar peserta didik dapat segera mengatasi hambatan-hambatan yang dialami selama mengikuti pembelajaran. Metode pengajaran remedial merupakan metode yang dilaksanakan dalam keseluruhan kegiatan bimbingan kesulitan belajar mulai dari langkah identifikasi kasus sampai dengan langkah tindak lanjut. Metode yang digunakan dalam pengajaran remedial yaitu : a. Pendekatan pengembangan dalam pengajaran remedial Pengajaran remedial yang bersifat pengembangan merupakan upaya diagnostik yang dilakukan guru selama berlangsungnya pembelajaran. Bagi yang cepat belajarnya disediakan program pengayaan. Metode diskusi c.

Penilaian proses juga digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran bila dijumpai hambatan-hambatan. dsb. komputer multimedia. Kemudian dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi seperti ceramah. Penguasaan SK dan KD setiap peserta didik diukur dengan menggunakan sistem penilaian acuan kriteria (PAK). dsb. video. diadakan penilaian yang lebih formal berupa ulangan harian. dan sistem pembelajaran yang memperhatikan dan melayani perbedaan individual peserta didik. diskoveri. Jika seorang peserta didik mencapai standar tertentu maka peserta didik tersebut dipandang telah mencapai ketuntasan. Penilaian akhir program ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi (tingkat penguasaan) minimal atau 16 . dan 24 Tahun 2006 pada dasarnya menganut sistem pembelajaran berbasis kompetensi. diadakan penilaian proses dengan menggunakan berbagai teknik dan instrumen dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan belajar serta seberapa jauh penguasaan peserta didik terhadap kompetensi yang telah atau sedang dipelajari.Pendidikan (KTSP) yang berlaku berdasar Permendiknas 22. sistem pembelajaran tuntas. inkuiri. apakah seorang peserta didik gagal atau berhasil mencapai tingkat penguasaan kompetensi tertentu. Ulangan harian dimaksudkan untuk menentukan tingkat pencapaian belajar. 23. mulai dari kaset audio. Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi dan pembelajaran tuntas. demonstrasi. lazimnya guru mengadakan penilaian awal untuk mengetahui kemampuan peserta didik terhadap kompetensi atau materi yang akan dipelajari sebelum pembelajaran dimulai. Sistem dimaksud ditandai dengan dirumuskannya secara jelas standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai peserta didik. Melengkapi strategi pembelajaran digunakan juga berbagai media seperti media audio. Di tengah pelaksanaan pembelajaran atau pada saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung. slide. video. Pada akhir program pembelajaran. pembelajaran kolaboratif/kooperatif. dan audiovisual dalam berbagai format.

keterampilan gerak. yaitu: 1. Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya. inovasi.9. Jenis Pembelajaran Pengayaan Ada tiga jenis pembelajaran pengayaan. Keterampilan proses yang diperlukan oleh peserta didik agar berhasil dalam melakukan pendalaman dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam bentuk pembelajaran mandiri. khususnya yang memiliki peserta didik lebih cepat belajar dibanding sekolah-sekolah pada umumnya. eksperimentasi. 2. Kegiatan eksploratori yang bersifat umum yang dirancang untuk disajikan kepada peserta didik. sehingga bakat. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah atau pendekatan investigatif/ penelitian ilmiah. Pembelajaran pengayaan merupakan pembelajaran tambahan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa minat. kreativitas. dan mereka dapat mengoptimalkan perkembangan kecakapannya. 3. 2. Sekolah tertentu. buku. dsb. penemuan.ketuntasan belajar seperti yang telah dirumuskan pada saat pembelajaran direncanakan. dapat menaikkan 17 . tokoh masyarakat. keterampilan memecahkan masalah. yang secara regular tidak tercakup dalam kurikulum. Jika ada peserta didik yang lebih mudah dan cepat mencapai penguasaan kompetensi minimal yang ditetapkan. Sajian dimaksud berupa peristiwa sejarah. dsb. maka sekolah perlu memberikan perlakuan khusus berupa program pembelajaran pengayaan. keterampilan seni. Pembelajaran pengayaan berupaya mengembangkan keterampilan berpikir.

Misalnya sekolah-sekolah yang menginginkan memiliki keunggulan khusus. 18 .tuntutan kompetensi melebihi standari isi.

dan sistem pembelajaran yang memperhatikan dan melayani perbedaan individual peserta didik. Jika seorang peserta didik mencapai standar tertentu maka peserta didik tersebut dipandang telah mencapai ketuntasan.BAB III PENUTUP Ditinjau dari arti kata. 23. terlebih dahulu perlu diperhatikan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlaku berdasar Permendiknas 22. adalah suatu bentuk pengajaran yang bersifat penyembuhan atau bersifat perbaikan. Pengajaran remedial merupakan bentuk kasus pengajaran. Untuk memahami pengertian program pembelajaran pengayaan. 19 . Dengan demikian pengajaran remedial. Penguasaan SK dan KD setiap peserta didik diukur dengan menggunakan sistem penilaian acuan kriteria (PAK). dan 24 Tahun 2006 pada dasarnya menganut sistem pembelajaran berbasis kompetensi. ³remedial´ berarti ³sesuatu yang berhubungan dengan perbaikan´. sistem pembelajaran tuntas. Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya. Sistem dimaksud ditandai dengan dirumuskannya secara jelas standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dikuasai peserta didik. yang bermaksud membuat baik atau menyembuhkan.

wordpress.html http://massofa.com/2008/01/20/memahami-kegiatan-remedial-danpengayaan-untuk-perbaikan-pembelajaran/ http://awan965.blogspot.com/2008/12/20/ktsp-pembelajaran-pengayaan/ http://shandy07.com/2010/06/pengertian-pengajaran-remedial-danciri.wordpress.com/2010/12/22/pengajaran-remedial-dan-programpengayaan-dalam-proses-pembelajaran/ 20 .wordpress.DAFTAR PUSTAKA http://paulusmisi.com/2008/12/20/ktsp-pembelajaran-remidial/ http://awan965.wordpress.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful