P. 1
Proposal Skripsi

Proposal Skripsi

|Views: 537|Likes:
Published by NurApriani

More info:

Published by: NurApriani on Feb 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2013

pdf

text

original

1

1. Rencana Judul Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Pencarian Rute Terpendek Tempat Fasilitas Umum dengan Algoritma A* (Studi Kasus: Kota Pekanbaru)

2. Bidang Ilmu Ilmu komputer

3. Latar Belakang Masalah Dewasa ini, kemajuan teknologi semakin cepat dan canggih. Teknologi ini dapat dilihat dari perkembangan komputer yang sangat pesat. Komputer dahulunya digunakan sebagai alat hitung saja. Namun sekarang, setiap orang telah menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh informasi secara cepat dan mudah. Salah satu informasi yang dibutuhkan masyarakat pada saat ini adalah kebutuhan informasi geografis. Kota Pekanbaru merupakan kota yang sedang berkembang dalam berbagai bidang dan memiliki berbagai macam informasi yang berhubungan dengan lokasi geografisnya, seperti informasi jalan dan lokasi suatu fasilitas umum misalnya pusatpusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, dan lain sebagainya. Tentunya informasi tersebut dibutuhkan oleh berbagai pihak dengan berbagai keperluannya masing-masing. Informasi yang dibutuhkan tidak hanya lokasi fasilitas umum dan jalan tetapi juga rute terpendek menuju lokasi. Dalam pencarian rute terpendek menuju tempat fasilitas umum yang ada di kota Pekanbaru, orang selama ini masih melakukan secara manual. Cara yang dilakukan yaitu dengan melihat peta dalam bentuk hard copy atau bertanya kepada orang lain. Peta dalam bentuk hard copy tersebut sering menyulitkan seseorang dalam mencari rute yang paling optimum untuk menempuh perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain yang ada di dalam kota karena banyaknya jalan raya yang

5. bidang pendidikan meliputi perguruan tinggi negeri dan swasta. sedangkan bertanya bertanya ke orang lain belum tentu 4. bidang transportasi meliputi bandara dan terminal. Dengan hanya melihat pada peta. . 3. Berdasarkan hal-hal ini. Batasan Masalah Ruang lingkup penelitian ini dibatasi pada: 1. 2. Node merepresentasikan lokasi fasilitas umum dan persimpangan sedangkan edge merepresentasikan jalan arteri/utama. Data fasilitas umum yang dipakai adalah tempat-tempat perbelanjaan. bidang kesehatan meliputi rumah sakit. Algoritma yang digunakan yaitu Algoritma A* dengan fungsi heuristik Manhattan Distance. Pencarian rute terpendek dilakukan dengan menggunakan algoritma A* (A Star).2 ada sehingga menyebabkan banyaknya pilihan jalur yang dapat ditempuh. Algoritma A* efektif untuk pencarian jalur terdekat karena pencariannya cukup cepat dan hasilnya relatif efisien. Rumusan Masalah Masalah yang dibahas dalam penelitian ini yaitu bagaimana membangun aplikasi SIG berbasis web yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat tentang rute terpendek menuju tempat fasilitas umum yang ada di kota Pekanbaru. 4. maka pada penelitian ini dibangun sebuah aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis) berbasis web untuk memberikan informasi mengenai lokasi fasilitas umum dan rute terpendek yang ada di Kota Pekanbaru. seseorang akan membutuhkan waktu yang lama dalam menentukan jalur terpendek. ada yang tahu jalurnya. Daerah yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah Kota Pekanbaru.

dengan kemampuan visualisasi dan analisis yang unik yang dimiliki oleh pemetaan.1 Sistem Informasi Geografis Sistem Informasi Georafis atau Georaphic Information Sistem (GIS) merupakan sistem komputer yang digunakan untuk memasukan. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah membangun sistem informasi geografis berbasis web mengenai rute terpendek tempat fasilitas umum yang ada di kota Pekanbaru secara user friendly.3 5. dan menampilkan data-daya yang berhubungan dengan posisi-posisisnya di muka bumi (Prahasta. jalur yang harus dilewati pada peta. 8. seperti query dan analisis statistik. 6. 6. menyimpan. 7. memanipulasi. memeriksa. Output berupa rute perjalanan. Manfaat Penelitian Manfaat dari Penelitian ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat tentang lokasi fasilitas umum dan rute terpendek untuk mencapai lokasi tujuan. ilmu lingkungan. MySQL dan beberapa perangkat lunak lain yang menunjang pembuatan aplikasi SIG. Tinjauan Pustaka 8. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi-operasi umum database. 2009). ilmu ekonomi. Perangkat lunak yang digunakan adalah ArcView 10. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dengan Sistem Informasi lainnya yang membuatnya menjadi berguna berbagai kalangan untuk menjelaskan kejadian. dan perwarnaan pada jalur yang ditempuh. jarak yang harus ditempuh. Saat ini SIG sudah dimanfaatkan oleh berbagai disiplin ilmu seperti ilmu kesehatan. merencanakan strategi. Input pada sistem ini adalah titik asal dan titik tujuan yaitu berupa fasilitas umum dan persimpangan. dan memprediksi apa yang terjadi. menganalisis. . ilmu pertanian dan lain sebagainya. mengintegrasikan. Macromedia Dreamweaver 8.

Dalam menentukan node yang akan dikembangkan. A* menyeimbangkan kedua nilai ini dalam mencari jalan dari node awal ke node tujuan. jaringan telekomunikasi dan juga untuk manajemen transportasi. Ini adalah perkiraan jalur terpendek sementara. Dalam tulisan mereka. ALGORITMA A* Algoritma ini pertama kali ditemukan pada tahun 1968 oleh Peter Hart.2. . Notasi yang dipakai oleh Algoritma A* ini: f(n) = g(n) + h(n) Keterangan: g(n): total jarak yang didapat dari verteks awal ke verteks sekarang. jalan baru yang lebih pendek itulah yang akan dipilih. merupakan kasus khusus dari A* dimana h(x) = 0 untuk semua nilai x. Sebenarnya. Sebuah fungsi heuristik digunakan untuk membuat perkiraan seberapa jauh lintasan yang akan diambil ke verteks tujuan. Algoritma A* mempertimbangkan jarak yang telah ditempuh selama ini dari initial state ke current state. maka Algoritma inipun disebut A*. Jadi bila jalan yang telah ditempuh sudah terlalu panjang dan ada jalan lain yang lebih kecil jaraknya namun memberikan posisi yang sama dilihat dari goal. Penggunaan Algoritma ini dengan fungsi heuristik yang tepat dapat memberikan hasil yang optimal.4 Beberapa aplikasi dari SIG antara lain adalah untuk perencanana fasilitas kota. algoritma ini akan memilih node dengan nilai f(n) yang paling kecil. Algoritma ini dinamakan Algoritma A. depth-first search (DFS) dan breadth-first search (BFS) adalah dua kasus khusus dari Algoritma A*. f(n): jumlah dari g(n) dan h(n). Nils Nilsson dan Bertram Raphael. Algoritma Dijkstra yang merupakan salah satu bestfirst search. h(n): perkiraan jarak dari verteks sekarang (yang sedang dikunjungi) ke verteks tujuan. 8. pengeloaan sumber daya alam.

Perhitungannya dapat ditulis sebagai berikut: h(n) = abs(n. membuatnya sangat cepat. 4. jarak dari dua lokasi umumnya dihitung dari blok-blok yang harus dilalui saja dan tentunya tidak bisa dilintasi secara diagonal. Heuristik ini dinamakan Manhattan karena di kota Manhattan di Amerika. maka hanya g(n) yang akan berperan. 2. maka A* tidak menjamin ditemukannya jalur terpendek. semakin banyak titik-titik yang diperiksa A*. n.x: koordinat x dari node tujuan. Walaupun hal ini belum tentu bisa diaplikasikan ke semua kasus. tapi prosesnya cepat.y-tujuan. Apabila h(n) kadangkala lebih besar dari ongkos perpindahan dari n ke tujuan.y) Keterangan: h(n): perkiraan jarak dari verteks sekarang (yang sedang dikunjungi) ke verteks tujuan. ada beberapa kasus khusus yang dapat menggunakannya.x: koordinat x dari node n.y: koordinat y dari node n.5 Heuristik merupakan penilai yang memberi harga pada tiap verteks yang memandu A* mendapatkan solusi yang diinginkan. dan A* berubah menjadi Algoritma Dijkstra. tujuan.y: koordinat y dari node tujuan. 3. Apabila h(n) selalu bernilai 0.x-tujuan. Fungsi heuristik ini hanya akan menjumlahkan selisih nilai x dan nilai y dari dua buah titik. Fungsi heuristik sangat berpengaruh terhadap kelakuan Algoritma A*: 1. yang menjamin selalu akan menemukan jalur terpendek. n. . maka A* hanya akan mengikuti jalur terbaik dan tidak pernah memeriksa satupun titik lainnya.x) + abs(n. maka A* dijamin akan selalu menemukan jalur terpendek. membuatnya semakin lambat. Heuristik yang paling umum digunakan adalah Manhattan Distance. Apabila h(n) selalu lebih rendah atau sama dengan ongkos perpindahan dari titik n ke tujuan. tujuan. Apabila h(n) tepat sama dengan ongkos perpindahan dari n ke tujuan. Semakin rendah nilai h(n).

dan A* berubah menjadi BFS. yaitu ongkos sebenarnya dari node awal ke tujuan. tetapi A* akan memiliki kompleksitas waktu polinomial apabila fungsi memenuhi kondisi berikut: |h(n) . hingga perkiraan tersebut diketahui sebagai nilai optimal.h*(n)| ≤ O(log h*(n) Keterangan: h*: heuristik optimal. algoritma ini mampu mengerjakan proses perbandingkan ini sebanyak V3 kali (bandingkan dengan kemungkinan jumlah sisi sebanyak V2 (kuadrat jumlah simpul) pada graf. Kompleksitas waktu dari A* sangat bergantung dari heuristik yang digunakannya. Algoritma ini berjalan dengan waktu O(V3).6 5. dan setiap kombinasi sisi diujikan). jumlah titik yang diperiksa berjumlah eksponensial terhadap panjang solusi (jalur terpendek). Pada penelitian tersebut didapatkan hasil routing untuk satu lokasi awal menuju ke semua lokasi tujuan yang terdapat pada peta dan dilengkapi dengan jarak tempuh dari kedua lokasi tersebut. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya perkiraan pengambilkan keputusan (pemilihan jalur terpendek) pada setiap tahap antara dua simpul. Pada kasus terburuk. maka hanya h(n) yang memainkan peran. . Menariknya. Algoritma Floyd-Warshall membandingkan semua kemungkinan lintasan pada graf untuk setiap sisi dari semua simpul. Apabila h(n) secara relatif jauh lebih besar dari g(n). Dengan kata lain. 2010). Beberapa contoh aplikasi SIG pencarian jalur terpendek yaitu sebagai berikut: 1. Muhammad Adri Wibowo telah membuat penelitian dengan judul Perancangan Sistem Informasi Geografis Penentuan Jalur Jalan Optimum menggunakan Metode Dijkstra Kota Yogyakarta Berbasis Web (Wibowo. galat dari h tidak akan melaju lebih cepat dari logaritma dari heuristik optimal h* yang memberikan jarak sebenarnya dari n ke tujuan (Russel 2003).

Pengumpulan Data Tahapan selanjutnya yaitu pengumpulan data yang berhubungan dengan penelitian. 6. Implementasi dari aplikasi tersebut yaitu user memasukkan titik asal dan titik tujuan. 4. 2009). Dokumentasi Membuat dokumentasi dalam bentuk laporan penelitian dalam hal ini tugas akhir. 2. serta mempelajari lebih dalam teori-teori tentang sistem informasi geografis dan Algoritma A*. Metodologi Penelitian Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut: 1. 2010). Studi Literatur Melakukan studi kepustakaan melaui hasil penelitian berupa buku. Analisis dan Perancangan Sistem Melakukan analisis terhadap masalah yang ada untuk mendapatkan solusi dari masalah tersebut dan membuat perancangan aplikasi SIG berbasis web. Hasilnya diimplementasikan di aplikasi server dan aplikasi telepon selular. dan artikel-artikel yang relevan. 3. Hasilnya berupa rute terpendek yang harus dilalui dan jarak yang ditempuh. Layanan ini dapat menemukan tempat makan yang sesuai dengan keinginan pengguna dengan jarak terdekat. jurnal. Nisa Assyifa membuat penelitian dengan judul Perangkat Lunak Penyedia Informasi Tempat Makan menggunakan J2ME Studi Kasus Kota Bandung (Assyifa. . 9.7 2. 3. 5. Titik asal dan titik tujuan berupa tempat fasilitas umum. Pencarian jalur terdekat dilakukan dengan menggunakan algoritma A* Search. Pengujian dan Pemeliharaan Melakukan pengujian terhadap aplikasi SIG yang dihasilkan dan melakukan pemeliharaan sistem. Pengkodean Menulis kode program dan mengimplementasikannya kedalam bahasa pemrograman. Angger Permana Putra membuat penelitian dengan judul Pemilihan Jalur Terpendek dengan Dynamic Programming Berbasis Web (Putra.

M.8 10.Kom NIP: 196203171991021001 Nur Apriani NIM: 071401070 . Dosen Pembimbing I Medan. 21 Februari 2011 Mahasiswa Dr. Tabel 1 Jadwal Kegiatan Penulisan Tugas Akhir Tahun 2011 Mar Apr No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Kegiatan Studi Literatur Pembuatan Proposal Seminar Proposal Perbaikan Proposal Pengumpulan Data Analisis dan Perancangan Sistem Implementasi Sistem Penulisan Skripsi Pengajuan Seminar Hasil Seminar Hasil Perbaikan Skripsi Sidang Meja Hijau Jan Feb Mei Jun Disetujui oleh. Poltak Sihombing. Jadwal Kegiatan Jadwal kegiatan penulisan tugas akhir ini dapat dilihat pada tabel 1.

http://www. Angger Permana.11_. Rahmad. Sistem Informasi Geografis Konsep-Konsep Dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika). Diakses tanggal 16 Februari 2011.id/files/Publikasi_06. Konsep Dasar Web GIS. Diakses tanggal 27 Januari 2011.org/2008/05/28/ konsep-dasar-web-gis/. Perancangan Sistem Informasi Geografis Penentuan Jalur Jalan Optimum Menggunakan Metode Dijkstra Kota Yogyakarta Berbasis Web. 2009.repository. 2010. Stuart J and Peter Norvig. Russel. Eddy.1142_. 2008.9 11.ac. www. Putra. 2006. New Jersey: Prentice Hall.pdf. Bandung: Penerbit Informatika.google.eepisits. 2003. http://docs. Nisa. Konsep Dasar Sistem Informasi Geografis (Geographics Information System). Muhammad Adri. .com/viewer? a=v&q=cache:qSKoz4LXFKoJ:catfishgeeks. 2010.org/2008/05/28/konsep-dasar-sisteminformasi-geografis. Prahasta.amikom. Perangkat Lunak Penyedia Informasi Tempat Makan menggunakan J2ME Studi Kasus Kota Bandung. Husein.co/snika/about/info/templatedownl oad. Diakses tanggal 16 Februari 2011. http://ilmukomputer. http://ilmukomputer.php?id=1026. Wibowo. Denny. Diakses tanggal 16 Februari 2011. Pemilihan Jalur Terpendek dengan Dynamic Programming Berbasis Web. Diakses tanggal 27 Januari 2011.edu/uploadta/ downloadmk. Charter. Artificial Intelligence: A Modern Approach. 2010. Daftar Pustaka Assyifa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->