SEJARAH MUSIK DUNIA

Sejak abad ke-2 dan abad ke-3 sebelum Masehi, di Tiongkok da Mesir ada musik yang mempunyai bentuk tertentu. Dengan mendapat pengaruh dari Mesir dan Babilon, berkembanglah musik Hibrani yang dikemudian hari berkembang menjadi musik Gereja. Musik itu kemudian disenangi oleh masyarakat, karena adanya pemain-pemain musik yang mengembara serta menyanyikan lagu yang dipakai pada upacara Gereja. Musik itu tersebar di seluruh Eropa kemudian tumbuh berkembang, dan musik instrumental maju dengan pesat setelah ada perbaikan pada alat-alat musik, misalnya biola dan cello. Kemudian timbulah alat musik Orgel. Komponis besar muncul di Jerman, Prancis, Italia, dan Rusia. Dalam abad ke 19, rasa kebangsaan mulai bangun dan berkembang. Oleh karena itu perkembangan musik pecah menurut kebangsaannya masing-masing, meskipun pada permulaannya sama-sama bergaya Romantik. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis. A.Perkembangan Musik Dunia Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga un tuk urusan duniawi PERKEMBANGAN MUSIK DUNIA TERBAGI DALAM ENAM ZAMAN : 1.Zaman Abad Pertengahan Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi, sebagai sarana hiburan. Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d¶ Arezzo (1050 M) Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogrian disempurnakan oleh Paus Gregorius. Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah : 1. Gullanme Dufay dari Prancis. 2. Adam de la halle dari Jerman. 2. Zaman Renaisance (1500 ± 1600) Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajari dengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal, sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya. Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya : 1. Giovanni Gabrieli (1557 ± 1612) dari Italia.

diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. 2. Zaman Barok dan Rokoko Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru. setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.2. Sebastian Bach menciptakan musik Koral (musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental. Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di Leipzig B. 1. 6 buah Konserto Brandenburg Gubahan-gubahannya mendasari musik modern. Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik.Buddha Pada masa ini. c. St. SEJARAH MUSIK INDONESIA Terdapat tahapan. Ciri-ciri Zaman musik Klasik: a.bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat . Fire Work Music (Musik Petasan). Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko : A. 13 buah konser piano dengan orkes 4. Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu. musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Galilei (1533 ± 1591) dari Italia. bunyi. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut). Pemakaian Ornamentik dibatasi d. b. 4. 3. 3. sedangkan pada musik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat. Zaman Klasik 91750 ± 1820) Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750. Jean Baptiste Lully (1632 ± 1687) dari Prancis. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah . Penggunaan Accodr 3 nada. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut. Messiah. meninggal tanggal 28 Juli 1750 di Lipzig Jerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal: 1. 3. Johan Sebastian Bach Lahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman. Water Musik (Musik Air). yaitu adanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). tahapan tersebut adalah sebagai berikut. Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal. Dia meninggal di London dan dimakamkan di Westminster Abbey. Claudio Monteverdi (1567 ± 1643) dari Venesia. meninggal di London tanggal 14 April 1759.tahapan perkembangan sejarah Musik Indonesia . Tahun 1712 ia kembali mengunjungi Inggris. George Fredrick Haendel Lahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London.ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Misa dalam b minor. 3. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya. Dalam beberapa kelompok. Crassendo dan Decrasscendo. Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain. Mathew Passion. Pada tahun 1703. 4. 2.

Masa Kini Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia. kebudayaan bahkan agama. Khasanah seni di Indonesia adalah sangat kaya dan bermutu tinggi dan dapat disejajarkan dengan seni klasik di negeri yang berkembang. seperti pop. Mereka menyebut India dengan Indie (Nedherland-Oost) yang maksudnya Indonesia. berkembanglah musik. seruling (flute).Buddha Pada masa ini.orkes gambus di Tanah Air ( Indonesia ) hingga saat ini. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu.dan kelompok pelengkap. Masa Kolonialisme Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. India sering disamakan dengan Indonesia.tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok. sehingga musik itu dikatakan telah melampaui batas bahasa. selo (cello). Bagi orang barat. jazz. terutama waktu penjajahan Belanda masih bercokol di bumi Indonesia. gitar. misalnya biola. demikian pula dengan musikmusik negeri India yang banyak dibawa melalui film. Maka. rock. kelompok kendang. kelompok pencon. Jenis musik ini Prasejarah Musik Indonesia sejak ribuan tahun yang lalu ternyata perkembangan musik Indonesia sudah ada. para pedagang arab juga memperkenalkan musik mereka. Masa setelah masuknya pengaruh Hindu. dan ukulele. Masa setelah masuknya pengaruh Islam Selain berdagang dan menyebarkan agama islam. kelompok blimbingan. Musik India mengalami perpaduan dengan musik melayu sehingga menghasilkan jenis musik dangdut. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya. Sajian musik itu dikenal sebagai musik keroncong. blues. Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. tetapi juga dalam kegiatan. Anggapan semacam itu mengakibatkan kekayaan alat seni maupun kesenian di Indonesia tidak diperhitungkan oleh bangsa lain.kegiatan keistanaan (sebagai sarana hiburan para tamu raja). Alat musik mereka berupa gambus & rebana. musik tidak hanya dipakai sebagai bagian ritual saja. terjadi perpaduan antara musik asing dengan musik Indonesia. Dari perkembangan ini.musik istana (khususnya di Jawa). dan R&B. dan R&B.filmnya. Saat itu. jazz.alat musiknya.masukpula berbagai jenis musik barat. muncul pula berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop. terutama alat.para musisi Indonesia menciptakan sajian musik yang merupakan perpaduan musik barat dan musik Indonesia . dari proses itulah muncul orkes.masa perkembangan musik modern Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka. Itulah masa. blues. rock. yaitu kelompok balungan. saat itu. .

A. µkolintang¶ di Sulawesi dan Kalimantan. µpattalar¶ di Birma. Melanesia dan Polynesia berdasarkan satu bahasa yang sama (yang memang kemudian berkembang sendiri-sendiri). karena di dekat Annam. orang Melanesia (berasal dari Asia Tengah) dan orang Negrito (mungkin dari India). von Heine-Geldern perpindahan suku-suku dari daerah tersebut lewat Kamboja. Maka kebudayaan ini juga disebut ³kebudayaan Dong-son´. pada jaman Mesolitikum kira-kira tahun 5000 Sebelum Masehi di Asia Tenggara terdapat 3 ras besar: orang Australide (penduduk asli). pada tahun 1930-an ditemukan banyak sekali alat dari perunggu. Padahal justru waktu antara tahun kira-kira 2500 Sebelum Masehi dan abad ke-1 Masehi menemukan perkembangan kebudayaan termasuk musik sampai saat ini. Teori ini pada jaman sekarang didukung oleh hampir semua ahli sejarah. Germany). Diperkirakan bahwa gong-gong pertama berasal pula dari Asia Selatan. . Melanesia dan Polynesia. sehingga terbukti bahwa dari sinilah kebudayaan perunggu tersebar tidak hanya ke Indonesia tetapi ke seluruh Asia Tenggara. Alat musik bambu lain seperti suling. Menurut R. Wilhelm Schmidt (1868-1954) yang menemukan bahwa para penduduk Indonesia. Alat ini dikenal pula di CinaSheng dan di Kalimantan dengan nama Kledi. Malaysia ke Indonesia dan berjalan terus ke Filipina. sejarawan atau yang lain. Sejumlah batang bambu dengan ukuran yang berbeda-beda di tanam di tanah. bernama Karena ini terjadi pada zaman perunggu maka kedatangan mereka mempengaruhi juga kebudayaan musik. Imigrasi Proto-Melayu pada jaman perunggu (abad 4 Sebelum Masehi) Menurut para ahli sejarah terjadi lagi suatu gelombang imigrasi ke Indonesia di sekitar abad 4 Sebelum Masehi berpangkal dari suatu daerah Cina SelatanAnnam. Laos. Hal ini dibuktikan pula oleh P. Jaman Prasejarah (sebelum abab 1 Masehi) Ternyata prasejarah Indonesia belum banyak diteliti dengan kata lain diselidiki oleh para arkeolog . Menurut Alec Robertson dan Denis Stevens (penulis buku Geschichte der Musik 1 dari Munchen. dengan nama Alat ini hanya merupakan salah satu alat dari sejumlah besar alat musik bambu yang sampai sekarang terdapat di Asia Tenggara. Mereka memakai sebuah alat tiup bernama Khen terdiri dari 6 batang bambu yang ditiup bersama dalam kelompok d atau 3 nada. Seperti xylofonAsia Tenggara dalam bentuk berbeda-beda: sebagai¶tatung¶ di Annam. µrangnat¶ di Kamboja. µgambang¶ di Jawa. Terutama di Annam (Cina Selatan) mereka memperkenalkan semacam lagu pantun dimana putra dan putri bernyanyi dengan cara sahut menyahut. Thailand. angklung dan lain sebagainya. Dalam perjalanannya mereka mengutip juga unsur dari Kaukasus dan Mongolia. Xylofon malah diekspor dari Asia Tenggara ke Afrika pada abad 5 Masehi. Mereka membawa serta kebudayaan bambu serta teknik pengolahan lading. Imigrasi Pra-Melayu Antara tahun 2500 dan 1500 Sebelum Masehi kiranya terjadi suatu perpindahan bangsa dari Asia Tengah ke Asia Tenggara. Tiupan angin menimbulkan bunyi bagaikan Kledi raksasa yang cukup indah (terdapat di Bali sampai sekarang). Lapisan bawah ini di tumpangi lapisan baru dengan dua arus imigrasi besar : 1. Telah mengalami suatu proses perkembangan pada waktu kemudian. Kebudayaan ini berlangsung dari abad 7-1 Sebelum Masehi dan mencapai puncaknya pada abad 3-2 Sebelum Masehi. µranat¶ di Thailand. yang tersebar diseluruh 2.

Waktu orang Hindu datang ke Jawa. Selain Pementasan tari berkembanglah pula versi wayang. Dari dokumen-dokumen dan penemuan nampak bahwa agama Budha masuk kepulauan IndonesiaSumatera pada awal abad 7 Masehi dalam kerajaan Sriwijaya dan kemudian di Jawa dengan kerajaan Syailendra (750-850 Masehi). Mereka mendirikan pusatnya di pulau yang menjadi kebanggaan bangsa Selain tangga nada Pelog dipakai juga tangga nada Slendro yang bentuk dan rupanya diperkenalkan oleh Dinasti Syailendra pada abad 8 Masehi. pada waktu itu dibangunlah Candi Borobudur dan Candi PrambananIndonesia dari masa lalu sampai sekarang. B. ternyata ditemukan dalam penggalian di Pengaruh dari kebudayaan Dong-son ke Indonesia tidak berarti bahwa di Indonesia waktu itu tidak terdapat kebudayaan sendiri. Maka lalu lintas ke Indonesia pun menjadi intensif (sebelumnya diperkirakan lalu lintas terjadi terutama lewat daratan). maka mereka telah menemukan bermacam-macam alat musik. arsitektur dan seni rupa. Diperkirakan bahwa gong mereka berukuran besar. Pementasan dari fragmen-fragmen drama ini sangat disukai. tangga nada Gong-gong yang dibawa oleh Proto-Melayu dari Cina Selatan ke IndonesiaJawa. Sesudah abad 9 Masehi terdapat terjemahan dalam bahasa Jawa dan paling sedikit sejak abad 11 Masehi dipentaskan di Jawa. namun kemudian terbukti bahwa orang Jawa waktu abad-abad pertama Masehi menjadi ahli dalam hal mengolah logam. Pengaruh kebudayaan India mencapai puncaknya dari pertengahan abad 8 Masehi sampai abad 11 Masehi dimana fase kreativitas yang sangat tinggi. maka musiknya berat. tetapi terjadilah suatu perkembangan : benda-benda dari perunggu dan besi yang masuk ³kasalisator´: meski sebelumnya di Indonesia diperkirakan tidak ada perunggu (timah dan kuningan). Jaman Sejarah (Hindu-abad 4-12) Suatu µrevolusi¶ terjadi pada abad 1 Sebelum Masehi di waktu dibuat kapal besar-besar di teluk PersiaLaut Cina.Bagaimana dengan musik dalam kebudayaan Dong-son? Kita tidak tahu apa-apa tentang musik mereka. terutama perunggu. Drama ini diterjemakan dan diolah bebas dalam banyak bahasa di Asia Tenggara. Malah dalam penggalian di JawaCina dan musik India. namun kemudian terutama dipelihara di Jawa dan Bali. satu oktaf dibagi dalam 5 interval yang sama (6/5 dari sekon besar). Ruparupanya mula-mula dipakai untuk upacara mendatangkan hujan secara magig (mistik). pada abad 4 Masehi. Menurut ahli sejarah tertentu tangga nada Pelog ikut dibawa ke Indonesia oleh kelompok Proto-Melayu. ditemukan alatalat kuno dengan tangga nada yang mirip dengan tangga nada pentatonic (dengan interval sekon-sekon dan terts kecil). Karena tidak ada catatan maka tidak dapat diketahui teori musik yang melatarbelakangi tangga nada yang unik ini. termasuk gendang dari tanah dengan kulit . Dalam relief pada Borobudur terdapat alat musik local maupun alat musik yang diimpor dari India seperti gendamg. sama halnya dengan tangga nada Perkembangan musik sangat dipengaruhi oleh drama Hindu dalam bahasa Sansekerta Ramayana. Pada masa itu berkembanglah kebudayaan Jawa berupa musik dan tari. Menurut Alec Robertson dan Denis StevensPelog mula-mula tersebar di seluruh Asia Tenggara. Merurut teori. Namun ternyata tidak selalu demikian. baik dari segi perdagangan dan politik maupun agama dan kebudayaan. Maka pengaruh India di Indonesia dan tambah besar. Terutama pedagang India mendatangi daerah-daerah Indonesia sejak abad 2 dan 3 Masehi untuk perdagangan. suatu tradisi yang nampaknya berasal dari jaman pra-Hindu. Menurut cerita tangga nada ini ditemukan oleh dewa Barata Endra atas petunjuk dewa Shiva.

xylofon (bentuknya setengah gambang. sapeq. gambang ditambah sejumlah alat lain yang sebagian ditinggalkan dalam perkembangan jaman. namun tidak jelas dari abad berapa. Bahwa seni musik sejak dulu di Jawa mendapat suatu penghargaan tinggi. gong-gong. sitar dan harpa dengan 10 dawai. Namun itu tidak berarti bahwa semua pulau memakai juga musik gamelan. Selain itu dari penggalian-penggalian di Jawa Tengah telah ditemukan sejumlah besar kumpulan bonang. Namun nampak bahwa alat musik ini telah dipakai sebelum jaman Hindu. gong. bonang. Meskipun demikian. Jadi Gamelan sebagai orkes mengalami suatu perkembangan alat musik yang berasal dari India diintergrasikan ke dalam musik tradisional Jawa: gong-gong dalam macammacam bentuk dan ukuran. cymbal (di Jawa sudah tidak ada). Bahwa terjadilah suatu perkembangan musik gamelan (sampai sekarang) membuktikan betapa tinggi musik ini hingga tidak ada bandingnya di Negara lain di Asia Tenggara.hanya di satu sisi. namun umumnya musik di luar Jawa dan Bali mengikuti pola lain: ritmik yang kaya serta melodic yang agak sederhana berdasarkan tangga nada pentatonic tanpa setengah nada (pentatonic anhemitonis) adalah ciri khasnya. setengah calung). Namun aneka ragam alat musik di India tidak digabungkan dalam satu orkes. Tidak semua alat musik tersebut di atas bertahan di Jawa dalam perkembangan waktu selanjutnya. saron. lonceng. alat tiup (semacam hobo). Setelah itu dilanjutkan oleh kerajaan Singasari pada abad 13. Perlu diketahui bahwa musik gamelan sebagai musik herefon dengan pola ritme yang kaya. Pada masa abad 11 pusat politik pindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur dengan Kerajaan Airlangga yang berhasil menaklukkan seluruh Jawa (1037). macam-macam gong yang dipakai terutama diluar gedung untuk pesta dan pawai. Maka tidak mengherankan bahwa pada waktu itu pun gong yang di Jawa di bawa ke seluruh Nusantara. lonceng dari perunggu dalam macam-macam ukuran. Ansambel alat yang keras seperti di Jawa terdapat terdapat pula di pulaupulau lain misalnya di Nias dan Flores Barat. suling. gendang. nada-nada gender dan saron. menurut Jaap Kunst belum tentu semua alat dimainkan selalu bersama-sama. . Meskipun tangga nada Pelog dikenal juga di daerah lain. dapat disimpulkan dari banyaknya gambar alat musik dalam relief-relief dari jaman itu serta dari naskah-naskah kuno yang rajin menyebut nama alat musik dan sebagainya. gambang dan suling. Dengan patihnya Gajah Mada pada tahun 1350-1389 merupakan puncak kejayaan Majapahit dengan Pemerintahan Hayam Wuruk. Seluruh kepulauan (termasuk kerajaan Sriwijaya) masuk dalam wilayah Nusantara (itu nama wilayah kerajaan Majapahit di luar pulau Jawa). untuk memberi kebebasan pada penyanyi dan pemain. keindahannya terletak justru dalam bunyi bersama dari lagu dan irama yang saling melengkapi menjadi satu µsimfoni nada dan irama¶. Mungkin sekali terdapat suatu ansambel dengan alat musik lembut yang terutama dipakai di dalam ruang dengan gender. angklung. Wilayah kekuasaan sampai Kerajaan Majapahit (didirikan oleh Raden Wijaya dengan patihnya yang tersohor Gajah Mada). kledi. Hanya satu alat belum ada: rebab. Tidak dapat disangkal bahwa alat musik mula-mula dimainkan menurut kebiasaan India. Sedangkan musik India termasuk musik solotis (vocal maupun instrumental) meskipun dimainkan juga dalam ansambel sebagai iringan. Selain itu terdapat ansambel dengan alat musik keras dengan gendang. Pada akhir jaman Hindu gamelan sudah lengkap seperti jaman sekarang.

1511 Malaka direbut Portugis dan masuk pula ke Kepulauan Maluku(1522). Sulut dan Maluku dengan satu dawai. Berbedalah pula nama rebana: terbang. Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu ditingkatkan dandikembangkan bakat generasi muda Indonesia di bidang musik. musik dangdut. di Aceh dengan tiga dawai. Dengan kata lain: alat musik ini mengalami suatu proses pengintegrasian ke dalam tradisi musik Indonesia. gambus. berdiri Kesultanan Demak menguasai seluruh Jawa dan sebagian besar kepulauan di luar Jawa. akordeon. Sehingga karya para musisi terdahulu masih enak dan layak di perkembangan dunia musik modern yang semakin meningkat telah merambah berbagai aspek kehidupan masyarakat serta berkesinambungan dari generasi ke generasi sehingga telah menghasilkan begitu banyak karya yang patut di banggakan. maupun solo untuk meniru. Sumba (di Sumba rebab ini disebut µdunggak roro¶) dengan dua dawai. minat serta aspirasi yang dapat meningkatkan informasi dan pengetahuan tentang musik modern yang merupakan salah satu warisan khasanah budaya Indonesia. maka banyak pula karya. sebagai hal yang patutdibanggakan. Selain itu mereka juga diharapkanmampu untuk memperkenalkan karya ± karyake kancah nasional maupun internasional. bas menjadi orkes gambus. perkembangan serta pengetahuan tentang dunia musik yang sifatnya universal tersebut. 1389 ± 1520 merupakan jaman kemunduran dan kehancuran kerajaan Majapahit. Pesatnya kemajuan industri musik di tanah air pada saat ini di imbangi dengan banyak bermunculannya insan ± insan musik yang mendatangkan angin segar bagi industri tersebut. dan musik pop. Dan inipun terjadi dalam perkembangan waktu. di Sumatera. rebab. ansambel orkes gamelan tertua. robana. Namun alat musik ini berkembang di Indonesia : berbedalah bentuk dan cara bermain rebab: di Jawa. Kerajaan Islam (1500-1546). Sulsel. Jaman Modern / Masa Kini Banyak tema legu dalam bermusik. dikembangkan. Seperti halnya dunia film.masuk pula berbagai jenis .karyaserya penghargaan ± penghargaantentang musik yang sudah di hasilkan. Sementara itu di Malaka terjadi perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang berkuasa sampai Sumetera. Sementara itu di Jawakerajaan Demak. ternyata merupakan ansambel macam ini juga. Menurur Kurst. Oleh karena itu diharapkan adanya suatu wadah yang dapat menampung karya. trebang. C. duo.karya serta penghargaan musik tersebut belum benar ± benar ada. gendang. Kalimantan.Bali. musik keroncong. dipertahankan serta di lstarikankeberadaannya. Mengingat untuk perkembangan dunia musik modern itu sendiri di Indonesia belum ada wadah yang dapat memberi informasi yang akurat tentang segala hal tentang dunia musik moderndi Indonesia. musik perjuangan. maka berlombalah grup grup musik. khususnya mengenai sejarah. seruling. Dengan banyak bermunculannya pendatang baru di dunia musik.Gamelan Munggang. Bersama dengan agama Islam masuk ke Indonesia pula alat musik Arab: misalnya rebana. dunia musik juga mempunyai pasar serta penggemar yang banyak dengan aliran musik yang di anutnya. penghargaan. Sedangkan gambus {sejenis gitar/mandolin) biasanya dilengkapi dengan alat seperti biola. Sedangkan fasilitas untuk mleakukan pelestarian terhadap karya. Ragam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi. kedua ansambel baru digabung menjadi satu orkes gamelan sesudah jaman Hindu. rabana. Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia.

Biasanya. terjadilah perpaduan musik asing dengan musik Indonesia. Musik Daerah/Tradisional Ciri khas jenis musik ini terletak pada isi lagu dan instrumen (alat musiknya). Arumba dan Kendang. blues. dan Serompet atau Tarompet. Irama musiknya cepat dan semangat. Musik India juga berpadu dengan musik melayu yang kemudian menghasilkan jenis musik dangdut. dalam penggunaan ritme yang terasa bebas dengan mengutamakan permainan drum dan gitar bas. 4. ajakan untuk berkorban demi tanah air. Kulintang. Sasando dan Sampek.syairnya yang umumnya berisi ajakan untuk berjuang. 1. 3. Musik Populer (pop) Musik ini memiliki ciri.musik negeri India yang banyak diperkenalakan melalui film-filmnya.alat musiknya. blues. sehingga mendorong penyanyi dan pendengarnya untuk mengerakkan anggota badannya. Maka. R&B dan musik. 4. Ragam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi.syairnya terdiri atas beberapa kalimat (umumnya 7 kalimat) yang diselingi dengan permainan alat musik. terutama alat. Serunai. dan R&B. 5. Instrument Musik Gesek Antara lain : Rebab dan Ohyan. muncullah berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop. Dari perkembangan ini. yaitu syair dan melodinya menggunakan bahasa dan gaya daerah setempat. Talempong. Musik Keroncong Ciri musik jenis ini adalah pada harmoni musik dan improvisasi yang sangat terbatas. . rock. dan musik pop. media ekspresi dari masyarakat pendukungnya. Seni tradisi yang merupakan identitas. Instrumen Musik Perkusi. rock. Jenis musik ini sering disebut musik etnis. musik keroncong.anak dan musik pop dewasa. musik perjuangan. serta diakhiri dengan semarak. seperti pop. Syair. para musisinya juga menambahkan variasi gaya yang beraneka ragam untuk menambah daya tarik dan penghayatan pendengar atau penikmatnya. jazz. jazz. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat. dan sejenisnya. Musik Dangdut Ciri khas musik ini terletak pada pukulan alat musik tabla (sejenis alat musik perkusi yang menghasilkan bunyi ndut) dan iramanya yang ringan. jati diri. Musik pop dibedakan menjadi musik pop anak. Instrument Musik Tiup Antara lain : Suling. 3. Musik jenis ini terdiri dari : 1. 2. Musik Perjuangan Ciri khas dari musik ini terletak pada syair. Instrumen Musik Petik Antara lain : Kecapi. Musik tradisi memiliki karakteristik khas. Saluang.musik barat. musik dangdut. 2. Antara lain : Gamelan. Umumnya lagu-lagunya memiliki bentuk dan susunan yang sama.