black-blink-blog

• • • •

Entries (RSS) Comments (RSS) Home About

Etika FORMAT TEKS PADA HTML

Teknik Pengumpulan Data
Posted by: sevli on: January 25, 2009
• •

In: serba-serbi Comment!

Dalam penelitian sering sekali peneliti berhubungan dengan data, baik itu penelitian yang berhubungan dengan lapangan ataupun penelitian lainnya. Berikut adalah beberapa teknik dalam pengumpulan data untuk penelitian kelebihan dan kekurangan dalam pemakaiannya juga. Teknik Pengumpulan Data 1. Teknik Wawancara 2. Teknik Observasi (Observation) 3. Teknik Daftar Pertanyaan (Questioner) 4. Teknik Pengumpulan Sampel (Sampling) A. Teknik Wawancara a. Pengertian wawancara Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data. Komunikasi tersebut dilakukan dengan dialog (Tanya jawab) secara lisan, baik langsung maupun tidak langsung (I.Djumhur dan Muh.Surya, 1985). Wawancara adalah salah satu metode untuk dapat mendapatkan data anak atau orangtua dengan mengadakan hubungan secara langsung dengan informan/face to face relation(Bima Walgito, 1987). Wawancara adalah alat untuk memperoleh data atau fakta atau informasi dari seorang murid secara lisan (Dewa Ktut Sukardi, 1983). Wawancara informatif adalah suatu alat untuk memperoleh fakta/data informasi dari murid secara lisan. Dengan tujuan mendapatkan data yang diperlukan untuk bimbingan (W.S.Winkel, 1995) b. Kelebihan dan kekurangan teknik wawancara Kelebihan • Flexibility. Pewawancara dapat secara luwes mengajukan pertanyaan sesuai dengan situasi yang dihadapi pada saat itu. Jika dia menginginkan informasi yang mendalam maka dapat melakukan “probing”. Demikian pula jika ingin memperoleh informasi tambahan, maka dia dapat mengajukan pertanyaan tambahan, bahkan jika suatu

• Question Order. misalnya di lokasi-lokasi ribut dan ramai. Pewawancara dapat memperoleh jawaban atas seluruh pertanyaan yang diajukan. penampilan fisik. Kuesioner umumnya berisi pertanyaan yang mudah dijawab oleh responden. Sering atribut (jenis kelamin. Melalui wawancara. menanggapi. c. Dalam proses wawancara si pewawancara harus meredam egonya dan melakukan pengendalian tersembunyi. berbagai pikiran muncul dibenak si pewawancara ketika wawancara sedang berlangsung. misalnya rasa suka. yang mungkin menghambat ketelitian hasil wawancara. • Keberhasilan wawancara sangat tergantung dari kepandaian pewawancara dalam melakukan hubungan antar manusia (human relation). mengamati. • Greater complexity of questionnaire. pakaian. Kelemahan : • Mengadakan wawancara dengan individu satu persatu memerlukan banyak waktu dan tenaga dan juga mungkin biaya. jabatan.pertanyaan dianggap kurang tepat ditanyakan pada saat itu. sehingga responden dapat menjawab pertanyaan dengan baik. dapat ditanyakan hal-hal yang rumit dan mendetail. Dalam prakteknya. • Jangkauan responden relatif kecil dan memakan waktu lebih lama dari pada angket dan biaya yang relatif yang lebih mahal. sambil berusaha menciptakan suasana santai yakni suasana yang konduksif bagi berlangsungnya wawancara. dan mencatat. Walau dilakukan secara tatap muka. Seperti : Apa yang harus saya tanyakan lagi? Bagaimana nada bicara orang yang diwawancarai ini? Dari gerak tubuh dan nada suaranya. Kesimpulan . Suksesnya suatu wawancara tergantung pada kemampuan melakukan kombinasi berbagai keterampilan sesuai dengan tuntutan situasi dan orang yang diwawancarai. status sosial. tidak suka atau perilaku lainnya pada saat pertanyaan diajukan dan dijawab oleh responden. namun kesalahan bertanya dan kesalahan dalam menafsirkan jawaban. • Completeness. • Wawancara tidak selalu tepat pada kondisi-kondisi tempat tertentu. masih bisa terjadi. kadang-kadang secara tajam ia menyerang dengan menunjukkan kesalahan-kesalahan orang yang diwawancarai. kadang-kadang pula ia seperti pasif atau menjadi pendengar yang baik. Pewawancara dapat mengobservasi perilaku nonverbal. Pertanyaan dapat diajukan secara berurutan sehingga responden dapat memahami maksud penelitian secara baik. dsb) responden dan juga pewawancara mempengaruhi jawaban. usia. • Sangat tergantung pada kesediaan. • Nonverbal Behavior. apakah ia terlihat bicara jujur atau mencoba menyembunyikan sesuatu? d. kemampuan dan keadaan sementara dari subyek wawancara. kadang-kadang ia mengklarifikasi. maka dia dapat menundanya. menyelidiki. • Respondent alone can answer. Jawaban tidak dibuat oleh orang lain tetapi benar oleh responden yang telah ditetapkan. Hal-hal yang tidak boleh dan boleh dilakukan dalam wawancara Hal-hal yang harus dilakukan seorang pewawancara adalah mendengar. Pewawancara memantau semua yang diucapkan oleh dan bahasa tubuh orang yang diwawancarai. Kadang-kadang ia seperti seorang penginterogasi. • Interview Bias. etnik.

Hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan Hal-hal yang perlu dilakukan dalam teknik observasi a. c. meliputi : Apa yang akan diobservasi . Data yang dikumpulkan melalui observasi cenderung mempunyai keandalan yang tinggi.Wawancara adalah teknik pengambilan data melalui pertanyaan yang diajukan secara lisan kepada responden. d. b. siapa yang akan diobservasi. Bertindaklah dengan rendah hati (low profile) d. Dapat mengukur tingkat suatu pekerjaan. Wawancara biasanya dilakukan jika peneliti bermaksud melakukan analisis kualitatif atas penelitiannya. Umumnya orang yang diamati merasa terganggu atau tidak nyaman. c. Teknik Observasi a. b. misalnya tata letak fisik peralatan. Observasi ke lokasi yang bersangkutan akan dapat diputuskan alat ukur mana yang tepat untuk digunakan . dimana letak lokasi observasi. Jangan membuat asumsi-asumsi. Menggangu kerja individu yang diobservasi maupun individu lainnya. siapa yang akan melaksanakan observasi tersebut. Dapat menggambarkan lingkungan fisik dari kegiatan-kegiatan. d. Penggunanan metode ini sangat dipengaruhi oleh interesnya sang peneliti. c. Rencanakan terlebih dahulu observasi yang akan dilakukan. Kesimpulan Observasi adalah metode yang cukup mudah dilakukan untuk pengumpulan data. penerangan. Kadang observasi dilakukan untuk mengecek validitas dari data yang telah diperoleh sebelumnya dari individu-individu. Orang yang diamati cenderung melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dari biasanya dan sering menutup-nutupi kejelekan-kejelekannya. sehingga akan melakukan pekerjaannya dengan tidak semestinya. kaji ulang hasil observasi dengan individu-individu yang terlibat. b. Sedangkan kekurangannya adalah sebagai berikut : a. kapan observasi akan dilakukan. d. Kebaikan dan kejelekan observasi Kebaikan dari observasi adalah sebagai berikut : a. Pengertian Observasi Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan fisiknya dan atau pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan. Daftar Pertanyaan (Quisioner) . c. Observasi ini lebih banyak digunakan pada statistika survei. Mintalah ijin terlebih dahulu dari manajer dan atau pegawai yang terlibat c. Dapat melihat langsung apa yang sedang dikerjakan. b. Dapat mengganggu proses yang sedang diamati. B. misalnya akan meneliti kelakuan orangorang suku tertentu. gangguan suara dan lain-lain. b. pekerjaan-pekerjaan yang rumit kadang-kadang sulit untuk diterangkan. bagaimana melaksanakan observasi tersebut. Terlalu menekankan pada pekerjaan-pekerjaan yang tidak penting. Pekerjaan yang sedang diamati mungkin tidak mewakili suatu tingkat kesulitan pekerjaan tertentu atau kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu dilakukan atau volume-volume kegiatan tertentu. Yang tidak boleh dilakukan dalam observasi a. dalam hal waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit pekerjaaan tertentu. C. Lengkapilah dengan catatan selama observasi e.

b.Pertanyaan mudah dipahami oleh responden.Anonim : Nama dari responden seyogyanya bukan menjadi masalah yang penting dalam penelitian. . anda suka bila ada taruhannya? . 4. . Ada kemungkinan terjadi respons yang salah dari responden. . Sangat mungkin jawaban yang sudah diberikan di atas secara spontan dapat berubah setelah melihat pertanyaan dilain nomor. Pengertian quisioner Daftar pertanyaan (kuisioner) adalah suatu daftar yang berisi prtanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan seorang analis system untuk mengumpulkan data dan pendapat dari para responden yang telah dipilih. Contoh : Anda suka naik gunung dengan sepeda dan naik kuda? Disini dua pertanyaan ditanyakan bersama. Harapan karakteristik pertanyaan pada angket . 5.Faktual : Pertanyaan seyogyanya bersifat meminta fakta bukan opini. 2. Daftar pertanyaan ini kemudianakan dikirim kepada para responden yang akan mengisinya sesuai dengan pendapat mereka. kapan saja. Kebaikan dan kejelekan teknik daftar pertanyaan Keuntungan angket : 1.Ketidakjelasan atau kesamaran : Pertanyaan seyogyanya tidak mengandung ketidak jelasan atau samar-samar keraguan.Konfidensial : Data yang diberikan responden merupakan rahasia informasi yang dapat dipercaya. (opini) .Ambigiositas : Bila pertanyaan bersifat mendua arti akan menyulitkan bagi responden untuk menjawabnya. Apabila penelitian membutuhkan reaksi yang sifatnya spontan dengan metode ini adalah kurang tepat. Dengan angket responden dapat lebih leluasa menjawabnya dimana saja. . Kelemahan angket : 1. 3. metode pengumpulan data yang paling mudah adalah dengan angket. 4.Halhal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam teknik quisioner c. Dengan angket akan memberi kesempatan mudah pada responden untuk mendiskusikan dengan temannya apabila menemui pertanyaan yang sukar dijawab. . Metode ini kurang fleksibel. . kejadiannya hanya terpancang pada pertanyaan yang ada. Contoh : Pada suatu pertandingan sepak bola. Pertanyaan-pertanyan yang sudah disiapkan adalah merupakan waktu yang efisien untuk menjangkau responden dalam jumlah banyak. Jawaban yang diberikan oleh responden akan terpengaruh oleh keadaan global dari pertanyaan. 3. Hal ini terjadi karena kurang kejelasan pertanyaan atau karena keragu-raguan responden menjawab. tanpa terkesan terpaksa. 2. Bila lokasi responden jaraknya cukup jauh. Sulit bagi peneliti untuk mengetahui maksud dari apakag sudah responden sudah terjawab atau belum.Spesifik : Pertanyaan harus dirumuskan secara spesifik dan jelas. Contoh : beberapa orang terbunuh dalam peperangan itu?(fakta) Bagaimana pendapat anda pada pembunuhan itu.a.Tujuan yang akan diteliti harus jelas disusun dalam pertanyaan.

Kedua. Teknik Pengumpulan sampel (sampling) a. Kebaikan dan kejelekan sampel Ada beberapa keuntungan jika kita menggunakan sampel yaitu: a. in which every member of the defined population is included…” (Cristina P. Kecuali kalau perlu sekali. . Suatu kelompok kecil peneliti dengan keterampilan tinggi akan melakukan lebih sedikit kesalahan dalam pengumpulan dan pengolahan data daripada kesalahan yang akan dilakukan oleh suatu kelompok yang besar. bukan? .Petanyaan hendaknya besifat logis. dimana peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden. kalimat tidak terlalu panjang. Kesimpulan Kuesioner (angket) merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya. Selanjutnya karena sample hanya merupakan bagian saja dari populasi maka biaya pengumpulan informasi menjadi lebih rendah. If contrasts especially with the process of complete enumeration. Sebuah sampel yang kecil dapat diselidiki secara lebih teliti dan lebih mendalam. untuk setiap pertanyaan atau pernyataan terbuka dan berstruktur disediakan kolom untuk menuliskan jawaban atau respon dari responden secukupnya. Penelitian sampel lebih akurat.Pertanyaan seyogyanya tidak memberi petunjuk responden terarah pada suatu masalah tertentu. seyogyanya singkat dan jelas. Contoh : Bukankah anda berfikir bahwa menambah dosis obat yang diminum membahayakan. Parel et. Dan Ketiga. hindari pertanyaan yang bersifat pribadi. b. butir-butir pertanyaan dirumuskan secara jelas menggunakan kata-kata yang lazim digunakan (popular).al. Pertama. sebelum butir-butir pertanyaan atau pernyataan ada pengantar atau petunjuk pengisian. Karena sampel itu lebih kecil dari seluruh populasi maka pengumpulan dan pengolahan data dilakukan lebih cepat. Tanpa bertanya “apakah anda mempunyai TV?” Sudah ditanya “Program TV apa yang anda suka?” d. b. Dinamakan penelitian sampel apabila kita bermaksud untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. d. Penelitian sampel dapat menghasilkan informasi yang lebih komprehensif.Pertanyaan hendaknya tidak terlalu panjang. biaya penyelidikannya akan tidak terbayar. sedangkan untuk suatu populasi yang besar.Pertanyanan hendaknya tidak mempersukar responden untuk menjawabnya. Karena angket dijawab atau diisi oleh responden dan peneliti tidak selalu bertemu langsung dengan responden.. : 1973). Penelitian sampel dapat dilakukan lebih cepat dan lebih murah. maka dalam penyusuna angket perlu diperhatikan beberapa hal. Contoh : Apakah anda suka kawin lagi ? . Oleh karena penghematan yang diperoleh dalam waktu dan biaya maka dengan penelitian sampel dimungkinkan untuk menyedikan populasi yang lebih besar dan lebih bervariasi daripada yang dapat dilakukan dalam waktu dan dengan biaya yang . Pengertian pengumpulan sampel Sampling adalah “…the process of choosing a representative portion of a population. Contoh : Berapa kali anda setiap hari mandi atau sikat gigi? . D.Pertanyaan hendaknya jangan bersifat pribadi. c.

Walaupun cara seperti ini diperbolehkan. Dengan demikian maka peneliti memberi hak yang sama kepada setiap subyek untuk memperoleh kesempatan (chance) dipilih menjadi sampel. Teknik ini biasanya dilakukan karena beberapa pertimbangan. e. maka kita lakukan sampel wilayah apabila ada perbedaan ciri antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Dalam mengumpulkan data. 3. d. c. Sampel berstrata atau stratified sample Apabila peneliti berpendapat bahwa populasi terbagi atas tingkatan-tingkatan atau strata. pengambilan subyek dari setiap strata atau setiap wilayah ditentukan seimbang atau sebanding dengan banyaknya subyek dalam masing-masing strata atau wilayah. peneliti “mencampur” subyek-subyek di dalam populasi sehingga semua subyek dianggap sama. Kekurangan dari pengumpulan data berdasarkan teknik sampel adalah kurang hasil yang kurang akurat karena kemungkinan terpilihnya item-item yang tidak mewakili dari populasi yang diteliti karena pengumpulan sampel sacara random. Sampel kuota atau quota sample Teknik sampling ini juga dilakukan tidak mendasarkan diri pada strata atau daerah. c. tetapi mendasarkan diri pada jumlah yang sudah ditentukan. sampel campur Teknik sampling ini diberi nama demikian karena di dalam pengambilan sampelnya. tidak boleh diabaikan. Sampel proporsi atau proportional sample. 1985: 42). apabila yang dikerjakan itu adalah enumerasi lengkap (Ronny Haditijo Soemantro. b. sehingga . sifat-sifat atau karakteristik tertentu. Oleh karena hak setiap subyek sama. maka pengambilan sample tidak boleh dilakukan secara random. Oleh karena itu. yaitu peneliti bisa menentukan sampel berdasarkan tujuan tertentu. Sampel bertujuan atau purposive sample Sampel bertujuan dilakukan dengan cara mengambil subyek bukan didasarkan atas strata. untuk memperoleh sampel yang representative. penentuan karakteristik populasi dilakukan dengan cermat di dalam studi pendahuluan. f. tanpa menghiraukan dari mana asal subyek tersebut (asal masih dalam populasi). tenaga. dan dana sehingga tidak dapat mengambil sampel yang besar dan jauh. Ada kalanya banyaknya subyek yang terdapat pada setiap strata atau setiap wilayah tidak sama. yang merupakan ciri-ciri pokok populasi. Teknik-teknik pengumpulan sampel a. Sampel random atau sample acak. random atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu. 2. Adanya strata. pengambilan sampel harus didasarkan atas ciri-ciri. atau sample imbangan Teknik pengambilan sample proporsi atau sampel imbangan ini dilakukan untuk menyempurnakan penggunakan teknik sampel berstrata atau sampel wilayah. maka peneliti terlepas dari perasaan ingin mengistimewakan satu atau beberapa subyek untuk dijadikan sampel. misalnya karena alasan keterbatasan waktu. dan setiap strata harus diwakili sebagai sampel. tetapi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi: 1. Sampel wilayah atau area probability sample Seperti halnya pada sampel berstrata dilakukan apabila ada perbedaan antara strata yang satu dengan strata lain. peneliti menghubungi subyek yang memenuhi persyaratan ciri-ciri populasi. Biasanya yang dihubungi adalah subyek yang mudah ditemui.sama. subyek yang diambil sebagai sample benar-benar merupakan subyek yang paling banyak mengandung ciri-ciri yang terdapat pada populasi (key subyectis).

jumlahnya tidak begitu besar (Prof. Share this: • • • StumbleUpon Digg Reddit • Like this: Like Be the first to like this post. tetapi kelompok. SLTP. Yang penting diperhatikan di sini adalah terpenuhinya jumlah (quotum) yang telah ditetapkan.. kita tidak dapat memandanginya sebagai strata. Suharsini Arikunto. Please log in using one of these methods to post your comment: • • • . pedagang. 2006: 133-142). Sampel kelompok atau cluster sample Di masyarakat kita jumpai kelompok-kelompok yang bukan merupakan kelas atau strata. petani. Inilah yang disebut cluster. Dr. Kelompok-kelompok tersebut dapat dipandang sebagai tingkatan atau strata. dan sebagainya. kita jumpai adanya kelompok sekolah SD. Biasanya sampel pertama jumlahnya sangat besar sedangkan sampel kedua yang untuk mengecek. d.. h. atau untuk mengadakan pengecekan terhadap kebenaran data dari sampel pertama. nelayan. g.pengumpulan datanya mudah. SLTA. Dalam membicarakan masalah persekolahan. Demikian pula kelompok pegawai negeri. anggota ABRI. Di dalam menentukan jenis cluster atau kelompok harus dipertimbangkan dengan masak-masak apa ciri-ciri yang ada. Sampel kembar atau double sample Sampel kembar adalah dua buah sampel yang sekaligus diambil oleh peneliti dengan tujuan untuk melengkapi jumlah apabila ada data yang tidak masuk dari sampel pertama. Kesimpulan Apabila peneliti ingin mendapatkan semua liku-liku dan semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian atau dalam suatu populasi sangat mudah untuk mengumpulkan data hanya dengan teknik sampling ini. Leave a Reply Top of Form Enter your comment here.

Notify me of follow-up comments via email. dan mempertimbangkan hubungan antar aspek dalam fenomena tersebut. Theme: Albeo by Design Disease.com http://sevli074. Bottom of Form Top of Form Search for: Bottom of Form Categories • • • • • • • • • • • internet (1) serba-serbi (4) TKJ area (1) tugas (4) Uncategorized (2) windows (4) Mengaktifkan AHCI di windows 7 mendelete folder yang membandel di windows pengaturan konfigurasi proxy windows 7 perbaiki booting windows 7 download youtube di ubuntu Recent Posts Blog at WordPress. mencatat fenomena yang muncul. Istilah observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara akurat.com. Follow Follow black-blink-blog Top of Form Get every new post delivered to your Inbox.com/2009/01/25/teknik-pengumpulan-data/ A. Enter email ad Bottom of Form Powered by WordPress. PENGERTIAN Istilah observasi berasal dan bahasa Latin yang berarti ”melihat” dan “memperhatikan”.wordpress. Observasi .

Untuk keperluan asesmen awal dilakukan di luar ruang konseling. Metode Observasi Persoalan tentang metode observasi sama sekali tidak dapat dilepaskan dari scope dan tujuan penelitian yang hendak diselenggarakan. orang dewasa akan memperlihatkan perilaku yang dibuat-buat bila merasa sedang diobservasi. Dalam arti yang luas observasi sebenarnya tidak hanya terbatas kepada pengamatan yang dilakukan.Sebagai metode ilmiah observasi biasa diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan fenomena-fenomena yang diselidiki secara sistematik. TUJUAN OBSERVASI Pada dasarnya observasi bertujuan untuk mendeskripsikan setting yang dipelajari. Jenis teknik observasi partisipan umumnya digunakan orang untuk penelitian yang bersifat eksploratif. sekaligus teliti tanpa harus dipenuhi berbagai hal yang tidak relevan. halaman. Hal ini banyak terjadi pada anak-anak. sehingga sering observasi menjadi metode pengukur utama. sehingga diperoleh pemahaman atau sebagai alat re-checkingin atau pembuktian terhadap informasi / keterangan yang diperoleh sebelumnya. misalnya: ruang tunggu. 3. faktual. kelas. Sebab. Observasi Partisipan Suatu observasi disebut observasi partisipan jika orang yang rnengadakan observasi (observer) turut ambil bagian dalam perikehidupan observer. Observasi dapat berlangsung dalam konteks laboratoriurn (experimental) maupun konteks alamiah. Tujuan observasi bagi seorang psikolog pada dasarnya adalah sebagai berikut : 1. C. Observasi perlu dilakukan karena beberapa alasan. Memungkinan untuk mengukur banyak perilaku yang tidak dapat diukur dengan menggunakan alat ukur psikologis yang lain (alat tes). Sebagai informasi status anak/remaja di sekolah untuk keperluan bimbingan dan konseling. Digunakan dalam memberi laporan pada orangtua. baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa persoalan pokok yang perlu mendapat perhatian yang cukup dan seorang participant observer adalah sebagai berikut: a. Dari beberapa kali pertemuan psikolog akan mengetahui kemajuan yang dicapai klien. aktivitasaktivitas yang berlangsung. Pengamatan tidak langsung misalnya melalui questionnaire dan tes. sehingga memungkinkan untuk bertanya secara lebih rinci dan detail terhadap hal-hal yang akan diteliti. 2. Untuk menyelidiki satuan-satuan sosial yang besar seperti masyarakat suku bangsa karena pengamatan partisipatif memungkinkankan peneliti dapat berkomunikasi secara akrab dan leluasa dengan observer. Sebagai dasar/titik awal dari kemajuan klien. dan lain-lain. B. baik ilmu eksakta maupun ilmu-ilmu sosial. yaitu: 1. dokter. 3. dan makna kejadian dilihat dan perspektif mereka terlibat dalam kejadian yang diamati tersebut. Bagi anak-anak. Prosedur Testing Formal seringkali tidak ditanggapi serius oleh anak-anak sebagaimana orang dewasa. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. Pada anak-anak observasi menghasilkan informasi yang lebih akurat daripada orang dewasa. yaitu: 1. Observer perlu memusatkan perhatiannya pada apa yang sudah diterangkan dalam pedoman observasi (observation guide) dan tidak terlalu . 5.menjadi bagian dalam penelitian berbagai disiplin ilmu. 2. ruang bermain. untuk mengetahui perkembangan anak-anak pada tahap tertentu. 4. Deskripsi harus kuat. guru. Observasi dirasakan lebih mudah daripada cara peugumpulan data yang lain. Observasi yang berarti pengamatan bertujuan untuk mendapatkan data tentang suatu masalah. TEKNIK OBSERVASI Ada tiga jenis teknik pokok dalam observasi yang masing-masing umumnya cocok untuk keadaan-keadaan tertentu.

prestasi be1aar. ataupun terbuka yakni diketahui oleb subjek yang diteliti. Waktu dan Bentuk Pencatatan Masalah kapan dan bagaimana mengadakan pencatatan adalah masalah yang penting dalam observasi partisipan. misalnya hubungan antara pengikut. respons. Wilayah atau scope observasinya sendiri dibatasi dengan tegas sesuai dengan tujuan dan penelitian. Pencatatan dapat dilakukan. Ini nanti akan sangat memudahkan pekerjaan analisis hasil. yaitu kejadian. Observasi Eksperimental Observasi dapat dilakukan dalam lingkup alamiah/natural ataupun dalam lingkup experimental. Dengan begitu kebebasan untuk memilih apa yang diselidiki sangat terbatas. observer berperan ganda yaitu sebagai pengamat sekaligus menjadi bagian dan yang diamati. bukan situasi kehidupan masyarakat seperti pada observasi partisipan yang umumnya digunakan dalam penelitian eksploratif. observer hanya memerankan diri sebagai pengamat. dan mencatat tingkah laku atau fenomena yang diteliti. memotret. merekam. a. dan sebagainya. Hal ini tergantung kepada situasi. Dan. Pencatatan on the spot akan mencegah pemalsuan ingatan karena terbatasnya ingatan. peristiwa-peristiwa dan perilaku-perilaku observe dalam lingkup natural. Sudah dapat dipastikan bahwa pencatatan dengan segera terhadap kejadiankejadian dalam situasi interaksi merupakan hal yang terbaik. Perhatian peneliti terfokus pada bagaimana mengamati. maka perlu dijalankan pencatatan dengan kata-kata kunci. Sebagai alat untuk penelitian desicriptif. Dalam observasi alamiah observer rnengamati kejadian-kejadian. Akan tetapi pencatatan semacam ini pun harus dilakukan dengan cara-cara yang tidak menarik perhatian dan tidak menimbulkan kecurigaan. Materi Observasi Isi dan luas situasi yang akan diobservasi dalarn observasi sistematik umumnya lebih terbatas. Perumusan-perurnusan masalah yang hendak diselidikipun sudah dikhususkan. Intensi dan Ekstensi Partisipasi Seacara garis besar. peristiwa. peneliti berlandaskan pada perumusan-perumusan yang lebih khusus. Ini dijadikan ciri yang membedakan observasi sistematik dan observasi partisipan. mempelajari. Ketelitian yang tinggi pada prosedur observasi inilah yang memberikan kemungkinan pada penyelidik untuk mengadakan “kuantifikasi” terhadap hasil-hasil penyelidikannya. Observasi nonpartisipan dapat bersifat tertutup. b. dalam tiap kegiatan itu penyelidik dapat turut serta sedalam-dalamnya (intensive participation) atau secara minimal (surface participation). atau reaksi yang dapat dicatat secara teliti pula. Jenis-jenis gejala atau tingkah laku tertentu yang timbul dapat dihitung dan ditabulasikan. Cara-Cara Pencatatan Persoalan-persoalan yang telah dirumuskan secara teliti memungkinkan jawaban-jawaban. d. Sedangkan dalam observasi nonpartisipan. dan dapat juga pada semua kegiatan(full particiration). Dalam observasi partisipan. Jika pencatatan on the spot tidak dapat dilakukan. 3. Peneliti dapat mengambil partisipasi hanya pada beberapa kegiatan sosial (partial participation). kerjasama dan persaingan. b. Observasi Sistematik Observasi sistematik biasa disebut juga observasi berkerangka atau structured observation. 2. partisipasi tidaklah sama untuk semua penelitian dengan observasi partisipan ini.insidental dalam observasi-observasinya. dalam arti tidak diketahui oleh subjek yang diteliti. atau perilaku murni . sedangkan kelangsungan situasi cukup lama. Ciri pokok dari observasi ini adalah kerangka yang memuat faktor-faktor yang telah di atur kategorisasinya lebih dulu dan ciri-ciri khusus dari tiap-tiap faktor dalam kategori-kategori itu. misalnya pada kertas-kertas kecil atau pada kertas apa pun yang kelihatannya tidak berarti.

Iin Tri.tanpa adanya usaha untuk menguntrol. membuat catatan-catatan dengan teliti mengenai cara-cara observee mengadakan aksi reaksi. • Situasi dibuat sedemikian rupa. • Observer. S.Psi. Malang: Bayumedia. Ciri-ciri penting dan observasi eksperimental adalah sebagai berikut : • Observer dihadapkan pada situasi perangsang yang dibuat seseragam mungkin untuk semua observee. sehingga tinggal satu-dua faktor untuk diamati bagaimana pengaruhnya terhadap dimensidimensi tertentu terhadap tingkah laku. untuk menyeidiki pengaruh kondisi-kondisi tertentu terhadap tingkah laku manusia. bukan hanya jumlah aksi reaksi semata. S.com/2010/07/pengertian-observasi.Si. atau alat pencatat. http://mastarmudi. Observasi eksperimental dipandang sebagai cara penyelidikan yang relatif murni. untuk memungkinkan variasi timbulnya tingkah laku yang akan diamati oleh observee. Sumber: Rahayu. Tristiadi Ardi.blogspot.html . sehingga observee tidak tahu maksud yang sebenannya dan observasi. Observasi dan Wawancara. • Situasi dibuat sedemikian rupa. Sebab faktorfaktor lain yang mempengaruhi tingkah laku observee telah dikontrol secermat-cermatnya. 2004.Psi dan Ardani. M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful