KISTA/ABSES BARTHOLIN saat bekerja di ginek akut kita akan sering menjumpai kasus kista/abses Bartholin

kiriman poli kandungan, ataupun yang datang malam2 karena uda ga tahan sakitnya oleh karena kelenjar bartholin yg membengkak, disini saya memberikan sedikit bocoran(krepekan) buat temen2 patol B ataupun Junior yg bekerja di ginek akut cara menangani kista/abses Bartholin (krn saya tau banyak tmen2 yg µnjelujur aja¶ hehe, meminjam istilah Prof.SHD, ga sempet baca krn saking sibuknya). INSIDEN angka kejadian kista/abses Bartholin sekitar 2% dari seluruh wanita, pada umumnya asimtomatis namun dpt memberikan keluhan berupa nyeri hingga gangguan aktifitas. poin penting : kita harus mengenal anatomi dari vulva dan kelenjar Bartholin, diagnosis banding, agen penyebab infeksi, penatalaksanaan dan komplikasinya, serta indikasi untuk eksisi. ANATOMI kelenjar Bartholin terletak posterolateral dari vestibulum arah jam 4 & 8, mukosa kelenjar dilapisi oleh sel2 epitel kubus, panjang saluran pembuangannya skitar 2,5 cm dan dilapisi oleh sel2 epitel transisional. saluran pembuangan ini berakhir diantara labia minor dan hymen dan dilapisi sel2 epitel skuamus. oleh karena itu dpt timbul keganasan berupa adenokarsinoma maupun karsinoma skuamus. sekresi dari kelenjar Bartholin tdk diperlukan utk aktivitas seksual jadi kalo diambil ga masalah! DIAGNOSIS BANDING lesi vulva : kista sebaseus, kista disontogenetik, hematom, lipom, fibroma, hidradenoma, syringoma, endometriosis, myoblastoma, mamma abberans, leiomyoma, tumor von recklinghausen, adenokarsinoma.

kasusnya lumayan banyak lho!) setelah dipasang. bisa jadi pertimbangan utk mulai mendatangkan disini. dan penderita dianjurkan utk tdk melakukan aktifitas seksual. sampai kateter dilepas. endometriosis.lesi vagina : kista inklusi vagina. KATETER WORD kateter word ini memang dirancang utk kasus kista/abses bartholin. secara kosmetik hasilnya cukup bagus krn orifisiumnya akan mengecil dan hampir2 tdk kelihatan. kalo ada infeksi sekunder dpt diberikan antibiotik spektrum luas. hernia inguinalis. PENATALAKSANAAN kista Bartholin seringkali asimtomatis. kista duktus gardner. insisi harus cukup dalam mengiris kulit dan dinding kista dibawahnya (utk kemudian dibuang). MARSUPIALISASI marsupialisasi adalah pilihan terapi apabila setelah penggunaan kateter word terjadi rekurensi (atau tidak ada kateter word!) prinsip : buat insisi elips dg skalpel diluar atau didalam cincin hymen. sehingga pemberian antibiotik tdk diperlukan. utk antibiotik profilaksi di RSDS biasa digunakan amoxicillin + asam klavulanat atau cefazolin. adenosis. namun rasanya di RSDS blum ada (jadi buat perusahaan farmasi atau alat medis. kateter word ini dibiarkan selama 4 mgg. pada wanita usia 40 thn keatas dianjurkan utk melakukan eksisi seluruh kelenjar Bartholin oleh krn kemungkinan timbulnya suatu keganasan. leiomyoma. jangan diluar labium mayor krn dpt timbul fistel (selain itu jd jelek!). apabila terdapat lokulasi . setelah 4 mgg akan terbentuk saluran drainase baru dr kista bartholin. tidak ada tanda2 infeksi.

namun jika tdk dpt dihindari maka dpt dilakukan dg pemberian antibiotik spektrum luas (relatif aman utk kehamilan) dan anestesi lokal dpt diberikan pd kasus abses bartholin. PENANGANAN ABSES BARTHOLIN penanganan abses bartholin sama dengan penanganan kista bartholin simtomatis. PPDS ObGyn UNAIR Weblog Media Komunikasi PPDS ObGyn Unair http://obgynunair.dibersihkan. 04 March 2011 . sebaiknya tindakan ini dilakukan di kamar operasi oleh karena biasanya akan terjadi perdarahan yg banyak (bisa bikin keringatan segede jagung) yg berasal dari plexus venosus bulbus vestibuli. meskipun 67% disebabkan oleh krn flora normal vagina.wordpress. dan lakukan pemeriksaan kultur pus oleh karena ada kemungkinan disebabkan oleh krn gonorrhes atau chlamydia. prinsipnya : berikan terapi antibiotik spektrum luas. dan pernah dilaporkan terjadinya septik syok pasca tindakan. namun ada sedikit perbedaan. kemudian dinding kista didekatkan dg kulit menggunakan benang 3. KEHAMILAN DG KISTA/ABSES BARTHOLIN oleh karena pd kehamilan vaskularisasi daerah pelvis meningkat utk kasus asimtomatis sebaiknya tindakan operatif ditunda hingga setelah persalinan.com/tour-of-duty/ginek-akut/ jurnal KELAINAN PADA KELENJAR BARTHOLIN Kontribusi Dari Mutiara mardiyyah Friday. angka rekurens sekitar 10% EKSISI eksisi dilakukan jika terjadi rekurensi berulang.0 dan dijahit interrupted. komplikasi lain adalah selulitis dan dyspareuni.0 atau 4.

dan diperkirakan terjadi pada 2% perempuan. Kuman-kuman. Jarang terdapat keluhan yang bersifat sistemik (seluruh tubuh).dr. harus dikesampingkan adanya pertumbuhan kanker Bartholin. terdapat dua buah lubang masuk yang kecil. stafilokokus atau E. Penyakit lain yang menyerupai infeksi ini adalah kista inklusi. dan khas terdapat benjolan berisi cairan yang dapat diraba. terutama saat berhubungan intim. terletak di sebelah luar selaput dara. dan terbentuklah kista. dapat menyebabkan tertahannya lendir yang dihasilkan oleh kelenjar. Infeksi pada kelenjar ini dapat terjadi akibat penyakit yang ditularkan secara seksual. karena bentuknya yang pendek dan sempit. SpOG Spesialis Kebidanan dan Penyakit Kandungan Azra Medical Healthcare Kelenjar Bartholin terdapat sepasang. yang dikenal dengan tindakan operasi marsupialisasi. Proses ini biasanya terjadi pada salah satu sisi kemaluan saja. Freddy Dinata.coli. Kelenjarnya sendiri hampir tidak pernah secara serius terlibat dalam infeksi saluran Bartholin. Kelenjar ini berukuran kecil. Keluhan yang sering dialami oleh penderita infeksi ini adalah rasa nyeri. Radang tersebut dapat membaik sendiri. Pada kedua sisi bibir kemaluan. kanker primer dan penyebaran kanker. berbentuk datar dan menghasilkan lendir. di dalam saluran tersebut akan membentuk semacam kantung yang dapat membesar karena terisi cairan nanah. kista kelenjar keringat yang besar. namun pada perempuan berusia lanjut yang terdapat benjolan di daerah ini. khususnya GO (kencing nanah). tumor kelenjar keringat. namun jika ujung saluran tersumbat secara permanen. Saluran yang menghubungkan kelenjar Bartholin tersebut rentan terhadap infeksi. terutama Neisseria gonorrhoe (penyebab penyakit GO). . Pengobatan infeksi Bartholin adalah dengan mengeluarkan isi dari kista yang terinfeksi atau kantung nanah tersebut. Prosedur ini adalah membuka kantung nanah secara permanen. yang dihubungkan oleh saluran sepanjang 1-2 cm. dengan nama lain kelenjar vulvovaginal atau paravaginal. Bentuk liang sanggama berubah. menuju ke kelenjar Bartholin. yang disertai infeksi sekunder seperti streptokokus. kelainan bawaan. Jaringan sekitarnya dapat ikut meradang dan membengkak.

sebaiknya pasien diberi antibiotika berspektrum luas. Drainase pada kelenjar ini oleh saluran denganpanjang kira-kira 2 cm yang terbuka ke arah orificium vagina sebelah lateral hymen. 2 % w a n i t a u s i a p r o d u k t i f m e n g a l a m i pembesaran kelenjar Bartholin. B e r d a s a r k a n d a t a d a r i A m e r i k a S e r i k a t . menjaga luka tetap kering dan minum obat anti nyeri. dan Saluran dan p e mb u a n g a n berakhir diantara h y me n d i l a p i s i s e l . Pasien juga dianjurkan istirahat. Marsupialisasi mudah dikerjakan dengan pembiusan lokal. http://www. Diagnosis banding dari kista bartholini adalah lesi kistik dan solid vulva yaitu kista inklusiepidermal. dan lipoma. Kista Bartholin biasanya terjadi pada wanita usia 20 ± 30 tahun. yang menyebabkan retensi dan dilatasi kistik. uap panas. sering menimbulkan kekambuhan di kemudian hari. kista duktus Skene.s e l e p i t e l s q u a m o s a .Tujuan penanganan kista bartholini adalah memelihara dan . kemudian jaringan tersebut dijahit dengan benang agar tetap terbuka.5 cm danterletak di labia minora pada arah jam 4 dan 8. F u n g s i d a r i k e l e n j a r bartholini adalah untuk memelihara kelembaban permukaan mukosa vagina.id BAB IPENDAHULUAN Kelenjar ini dipaparkan anatomiDenmark yaituCaspar pertama kali pada abad ke-17.co. normalnyak e l e n j a r bartolini tidak ini teraba pada p e me r i k sa a n labia mi no r palpasi . 1 Kista dan abses Bartholini merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita berusiar e p r o d u k s i . Jika jaringan sekitarnya juga mengalami radang. Diameter kedua kelenjar bartholini sekitar 0. Kista bartholini merupakan kista yang terbentuk akibat adanya sumbatan pada duktuskelenjar bartholini.Cara operasi lainnya yaitu insisi (menyayat kulit) dan drainase.rsazra.Pada umumnya asimtomatis namun dapat memberikan keluhan berupa nyeri hingga gangguanaktifitas. Isi didalam kista dapat berupananah yang dapat keluar melalui duktus atau bila tersumbat dapat mengumpul didalam menjadiabses. oleh ahli Bartholin muda(1655-1738).

Jika infeksi merasuk. peradangan.wikipedia. . Biopsy eksisional dilakukan untuk pengangkatan adenokarsinoma pada wanitamenopause atau perimenopause yang irregular dan massa kelenjar Bartholini yang nodular Bartholin's cyst From Wikipedia. hasilnya adalah abses Bartholin.org/wiki/Bartholin%27s_cyst Kista Bartholin terbentuk ketika sebuah kelenjar Bartholin diblokir. meskipun kanker kelenjar Bartholin adalah sangat langka. Metode penanganan kista bartholini yaitu insersi word catheter untuk kistad a n a b s e s k e l e n j a r b a r t h o l i n i d a n marsupialization u n t u k k i s t a k e l e n j a r b a r t h o l i n i . Jika infeksi parah yang berulang atau prosedur pembedahan yang dikenal sebagai marsupialization mungkin diperlukan untuk menghentikan kambuh lebih lanjut. T e r a p i antibiotic spectrum luas diberikan apabila kista atau abses kelenjar bartholini disertai denganadanya selulitis. Kista Bartholin yang paling mungkin terjadi pada wanita usia subur meskipun ketika mereka terjadi pada wanita di atas 40. meskipun dapat disebabkan oleh infeksi. kadang-kadang dokter akan merekomendasikan biopsi hanya untuk memastikan tidak ada sel kanker tidak hadir.mengembalikan fungsi darikelenjar bartholini. atau penyumbatan fisik (lendir atau halangan lainnya) untuk saluran Bartholin (tabung yang mengarah dari kelenjar untuk vulva). the free encyclopedia http://en. Kista Bartholin tidak infeksi. menyebabkan kista berisi cairan berkembang.

Dalam kasus lain. dimana sebuah tabung kecil (kateter) dimasukkan ke dalam kista [1] dan meningkat untuk tetap di tempat. dan hubungan seksual umumnya abstain dari sementara kateter berada di tempat. namun. dan usia pasien. Kista baru tidak dapat benar-benar dicegah dari pembentukan. mereka dengan kista lebih mungkin dibandingkan orang lain untuk mendapatkan satu di masa depan.Kista Bartholin bisa tumbuh dari ukuran kacang polong dengan ukuran telur. Namun. operasi pengangkatan atau laser dari kista membuat kecil kemungkinan bahwa yang baru akan terbentuk pada situs yang sama. setelah kateter dilepas. Tidak ada alasan dikenal bagi perkembangan mereka dan infeksi jarang terjadi. Kista tidak mengancam jiwa. Kista tidak menular seksual. Kateter umumnya tidak menghambat aktivitas normal. jika sudah terinfeksi. Kista juga dapat dibuka secara permanen. [2] di mana pembukaan pada kelenjar dibentuk dengan jahitan yang memegang sekresi saluran terbuka. infeksi bakteri atau STD bukan penyebab pengobatan Pengobatan dapat bergantung pada satu atau lebih dari faktor-faktor: ukuran kista. Dalam beberapa kasus. tetapi bisa sangat menyakitkan dan bahkan dapat membuat berjalan sulit. dokter dapat melakukan prosedur kecil di kantor. metode yang disebut marsupialization. bahkan dengan abses. Kateter tetap di tempat selama 2 sampai 4 minggu. betapa menyakitkan itu. Namun. Mereka . kista kecil hanya dapat diamati dari waktu ke waktu untuk melihat apakah tumbuh. menguras cairan dan menyebabkan kelenjar biasa membuka untuk membentuk.

merah. dan lebih panas dari daerah sekitarnya. tetapi tidak benar-benar berhenti. kelenjar dan saluran bisa diangkat dengan operasi. Manifestasi Klinis y y Keluhan pasien adalah benjolan. Banyak wanita yang telah marsupialization dilakukan menemukan bahwa rekurensi dapat memperlambat.Bartolinitis Edit 00 1 Patofisiologi y y y y Sumbatan duktus utama kelenjar Bartolin menyebabkan retensi sekresi dan dilatasi kistik. Jika abses kelenjar Bartholin kembali beberapa kali. nyeri dan dispareunia (sakit saat berhubungan seksual).dapat kambuh setiap beberapa tahun atau lebih sering. akhirnya menahun dalam bentuk kista yang tidak selalu menyebabkan keluhan. Jika kista terinfeksi. ia bisa pecah terbuka dan mulai sembuh dengan sendirinya setelah 3 sampai 4 hari. Nonprescription obat nyeri seperti ibuprofen mengurangi rasa sakit. Sering rekurens. tapi dapat terasa berat dan mengganggu koitus. Letak di labia mayora (antara jam 4 ± jam 8). atau perjanjian pada apa yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah mereka. . Berisi nanah yang dapat keluar dari duktus atau bila tersumbat (karena infeksi) akan mengumpul menjadi abses. Kista Bartholin . dan mandi sitz dapat meningkatkan kenyamanan. Kelenjar Bartolin membesar. Tidak ada saat ini umumnya disepakati penjelasan di bidang medis untuk penyebab dari kista. nyeri.

dianjurkan dengan marsupialisasi (sayatan dan pengeluaran isi kista diikuti penjahitan dinding kista yang terbuka pada kulit vulva yang terbuka pada sayatan). coli) bila belum abses. Beri antibiotik (terhadap Klamidia. Jika terbentuk kista yang tidak besar dan tanpa gejala. Hasilnya memuaskan dan tidak beresiko. Terapi pembedahan berupa ekstirpasi. Bakteroides dan E. Gonokok. tidak perlu dilakukan apaapa.Penatalaksanaan y y y y y Pasien usia lanjut harus dibiopsi (curiga keganasan. meskipun jarang). . Jika sudah abses lakukan sayatan.

Kondisi ini disebabkan oleh adanya bakteri. Kista bartholini merupakan masalah yang sering didapatkan pada wanita usia reproduksi. Untukmenghindari timbulnya kista dengan menjaga kebersihan (hygienis). Kelenjar ini berfungsi untuk mensekresi cairan pembersih.5 cm.com/view/class ic  y KISTA BARTHOLINI PENDAHULUAN Kista barhtolini pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli anatomi Belanda pada tahun 1677 bernama Casper Bartholin.KISTA BARTOLINI http://rukiahblog. bakteri. yang letaknya tertutup dan berpasangan. Kista barhtolini adalah tersumbatnya saluran lubrikasi pada vagina atau membesarnya muara saluran lubrikasi. si wanita tidak akan merasa sakit hanya saja akan ada rasa benjolon di labia mayoravagina. di kiri dan kanan) akibat adanya infeksi. jamur kista ini tidak menimbulkan masalah. Selama kista ini tidak terinfeksi oleh virus.blogspot. kuman/bakteri penyakit kelamin. dll. Kelenjar ini terletak secara bilateral pada dasar dari labia minora dan proses drainasenya melalui duktus dengan panjang 2-2. Kelenjar ini merupakan kelenjar vestibuler terbesar menyerupai kelenjar cowper (kelenjar bulbouretral) pada laki-laki. Kista bartholini terbentuk akibat tersumbatnya kelenjar minyak dibibir kemaluan bagian dalam (ada dua.Kelenjar Bartholini berkembang dari epithelium pada area posterior dari vestibula. mukus yang alkalis kedalam duktus yang bagian dalamnyatersusun atas sel kolumner dan bagian luar tersusun atas epitel transisional. yang antara lain adalah E-coli. yang berakibat tidak keluarnya cairan lubrikasi yang mestinya keluar (perempuan yang belum 40 tahun). Kelenjar tersebut .( bibir bagian luar vagina) Tapi seandainya kista ini terinfeksi maka disebutdengan abses bartholini.

di kiri dan di kanan bawahnya.Jika kista duktus Bartholini kecil dan tidak terjadi inflamasi. Tingginya frekwensi angka kejadian dari kista Bartholini pada usia reproduktif. dekat fossa navikulare. klitoris. . Kista Bartholini terjadi pada dua persen dari wanita. sehingga menyebabkan dilatasi pada duktus dan formasi kista. Pada salah satu penelitian didapatkan bahwa kejadian kista bartholini atau abses lebih sering didapatkan pada wanita berkulit putih dan hitam berbanding wanita Hispanik. penyakit asimptomatik. Tidak jauh dari lubang kemih. labia minor. terutama pada wanita dengan usia diantara 20 sampai 29 tahun. terdapat kelenjar Bartholini. dapat dilihat dua ostia skene. ANATOMI Vulva Terdiri dari mons veneris . Namun kista biasanya nampak sebagai massa yang menonjol secara medial dalam introitus posterior pada region dimana duktusnya berakhir di dalam vestibula.Obstruksi pada duktus Bartholini pada posisi distal bisa menyebabkan retensi dari sekresi.Di kiri dan kanan bawah. glandula bartholin dan glandula parauretralis. EPIDEMIOLOGI Kista Bartholini merupakan kista yang sering terjadi pada vulva.labia mayora. dan dibelakang oleh perineum. Di vulva 1-1.5 cm di bawah klitoris ditemukan orifisium uretra eksternum (lubang kemih) berbentuk membujur 4-5 mm dan tidak jarang sukar ditemukan oleh karena tertutup lipatan-lipatan selaput vagina.Saluran skene analog dengan kelenjar prostat pada laki-laki.biasanya hanya berukuran sebesar kacang polong dan jarang melebihi ukuran 1 cm Kelenjar ini tidak bisa dipalpasi kecuali jika terjadi infeksi atau penyakit lainnya. embriologik sesuai dengan sinus urogenetalis. vestibulum dengan orifisium uretra eksternum. kanan dan kiri oleh kedua bibir kecil. dan wanita dengan jumlah paritas yang banyak merupakan wanita yang mempunyai resiko yang paling rendah.dan terjadi dalam labia mayora. Vulva berbentuk lonjong dengan ukuran panjang dari muka ke belakang dan dibatasi di muka oleh klitoris.

terletak di bawah otot konstriktor kunni dan mempunyai saluran kecil panjang 1. Jika kista menjadi terinfeksi maka bisa terjadi abses pada kelenjar. nyeri dan tampak lebih panas dari daerah sekitarnya.jika kista saluran bartolini tampak kecil dan tidak menjadi inflamasi. Isinya cepat menjadi nanah yang dapat keluar melalui duktusnya. dan aktivitas seperti berjalan. Cairan ini mengalir ke dalam duktus sepanjang 2. Kista biasanya nampak sebagai massa yang menonjol secara medial dalam introitus posterior pada regio yang duktusnya berakhir di dalam vestibula. PATOLOGI Obstruksi dari saluran bartolini distal bisa karena retensi sekresi dengan resultan dilatasi saluran dan formasi kista. merah. Pada Bartholinitis akuta kelenjar membesar. akan tampak bentuk abses. Kista bisa menjadi infeksi dan akhirnya berkembang menjadi abses. dan jika duktus tersumbat. GAMBARAN KLINIS Jika kista duktus Bartholini masih kecil dan belum terjadi inflamasi. Radang pada kelenjar bartolini dapat menjadi berulang-ulang dan akhirnya dapat menahun dalam bentuk kista bartolini.5-2 cm yang bermuara di vulva.Kelenjar ini. kelenjar ini dapatberkembang menjadi karsinoma sel skuamosa atau adenokarsinoma. Kelenjar Bartholini berfungsi mensekresikan cairan ke permukaan vagina. Pada koitus kelenjar Bartholini mengeluarkan getah lendir. Indurasi biasa terjadi pada sekitar kelenjar. Mukosa kelenjar dilapisi oleh sel-sel epitel kubus. Kista saluran bartolini bisa saja tidak tampak sebelum menjadi abses. tidak jauh dari fossa navikulare. mengumpul didalamnya dan menjadi abses yang kadang kadang membesar menjadi sebesar telur bebek. duduk atau . Duktus ini bermuara diantara labia minor dan hymen dan dilapisi pada bagian ini terdiri atas epitel skuamosa.Oleh karena itu.5 cm dan dilapisi oleh sel-sel epitel transisional. akan tampak asimptomatik. Jika kista menjadi infeksi. dengan ukuran diameter lebih kurang 1 cm. penyakit ini bisa menjadi asimptomatik.

‡ Umumnya tidak disertai demam.melakukan hubungan seksual bisa menyebabkan rasa nyeri pada vulva. umumnya asimtomatik. khususnya jika massa irregular. beraktifitas fisik. Karena kelenjar Bartholini biasanya mengecil saat menopause. nyeri. merah. ‡ Keluhan pasien pada umumnya adalah benjolan. pertumbuhan vulva pada wanita postmenopause harus dievaluasi untuk kemungkinan terjadinya keganasan .Tetapi bila berukuran besar dapat menyebabkan rasa kurang nyaman saat berjalan atau duduk. Isinya cepat menjadi nanah yang dapat keluar melalui duktusnya. jika sudah bernanah harus dikeluarkan dengan sayatan. kecuali jika terinfeksi dengan mikroorganisme yang ditularkan melalui hubungan seksual atau ditandai dengan adanya perabaan kelenjar . Gejala Klinik Kista Bartholini tidak selalu menyebabkan keluhan akan tetapi kadang dirasakan sebagai benda padat dan menimbulkan kesulitan pada waktu koitus. akan tetapi dapat pula mempunyai sebab lain. Jika kista bartholini masih kecil dan tidak terinfeksi. atau jika duktusnya tersumbat. dan lebih panas dari daerah sekitarnya. Pada Bartholinitis akuta kelenjar membesar. duduk. nyeri. Jika belum menjadi abses. dan dispareunia. Penyakit ini cukup sering rekurens. Adapun jika kista terinfeksi maka dapat berkembang menjadi Kista Bartholini dengan gejala klinik berupa : ‡ Nyeri saat berjalan. mengumpul di dalamnya dan menjadi abses yang kadang-kadang dapat menjadi sebesar telur bebek. Bartholinitis sering kali timbul pada gonorrea. Lesi vulva yang solid dan kistik yang sering ditemukan ditunjukkan pada Tabel 2. atau berhubungan seksual.Tanda kista Bartholini yang tidak terinfeksi berupa penonjolan yang tidak nyeri pada salah satu sisi vulva disertai kemerahan atau pembengkakan pada daerah vulva. misalnya treptokokus. Kista duktus Bartholini dan abses glandular harus dibedakan dari massa vulva lainnya. nodular dan indurasi persisten. keadaan bisa di atasi dengan antibiotika.

Panas.Kapan mulai muncul. kista terdapat di bagian unilateral. . . ‡ Dapat terjadi ruptur spontan.Riwayat keluarga mengidap penyakit kanker kelamin.Riwayat pengobatan sebelumnya.Riwayat penyakit kulit dalam keluarga.Kista tidak selalu menyebabkan keluhan. dalam hal lain perlu dilakukan pembedahan. . .Riwayat penyakit yang lainnya misalnya diabetes dan hipertensi.Keluhan saat berhubungan. .limfe pada inguinal.Riwayat penyakit menular seks sebelumnya. .Apakah pernah berganti pasangan seks. tapi dapat terasa berat dan mengganggu koitus. terutama jika infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual. .Faktor yang memperberat gejala.Sudah berapa lama gejala berlangsung. fluktuasi dan terjadi pembengkakan yang eritem pada posisi jam 4 atau 8 pada labium minus posterior. dan berfluktuasi. . ‡ Pembengkakan area vulva selama 2-4 hari. nyeri. Kista atau abses Bartholini di diagnosis melalui pemeriksaan fisik. Jika kistanya tidak besar dan tidak menimbulkan gangguan. . ‡ Biasanya ada sekret di vagina. tidak perlu dilakukan tindakan apa-apa. Radang pada glandula Bartolini dapat terjadi berulang-ulang dan akhirnya dapat menjadi menahun dalam bentuk kista Bartholini. DIAGNOSIS Anamnesis yang baik dan pemeriksaan fisik Sangat mendukung suatu diagnosis. atau terkadang tegang dan keras.Gatal. Untuk kultur diambil swab dari abses atau dari daerah lain . pemeriksaan kultur jaringan dibutuhkan untuk mengidentifikasikan jenis bakteri penyebab abses dan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi akibat penyakit menular seksual seperti Gonorrhea dan Chlamydia. . jika kista terinfeksi. khususnya dengan pemeriksaan ginekologis pelvis. ‡ Teraba massa unilateral pada labia mayor sebesar telur ayam. lembut. . kira-kira 4 sampai 5 hari pasca pembengkakan. Pada anamnesis ditanyakan tentang gejala seperti : . Pada pemeriksaan fisis dengan posisi litotomi.

Dari hasil ini dapat diketahui antibiotik yang tepat yang perlu diberikan. Biopsi dapat dilakukan pada kasus yang dicurigai keganasan . tetapi hal ini tidak dapat menunda pengobatan. Hasil tes ini baru dilihat setelah 48 jam kemudian.seperti serviks.