PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA SWAMITRA BUKOPIN CABANG TENGGARONG

OLEH : RUSMAN NPM : 08.11.108.401101.002480 MINI SKRIPSI DIAJUKAN SEBAGAI SALAH SATU SYARAT UNTUK MEMPEROLEH SARJANA EKONOMI

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARA TENGGARONG 2011 KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alllah SWT. Karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya lah sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul pengaruh motivasi dan disiplin terhadap produtivitas kerja pegawai negeri pada dinas perhubungan kabupaten kutai kartanegara ditenggarong. Skrips disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan study diperguruan tinggi sekaligus meraih gelar sarjana ekonomi pada fakultas ekonomi Universitas Kutai Kartanegara. Dalam penyusunan skripsi ini penulis banyak memperoleh bantuan dari berbagai pihak, karena itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Penulis menyadari

sepenuhnya bahwa skriosi ini masih banyak atau masih jauh dari sempurna karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan yang penulis miliki , karena itu saran dan kritik yang bersifat membangun demi lebih baiknya , penyusunan skripsi ini sangat penulis harapkan dari para pembaca sekalian. Akhirnya semoga segala bantuan yang ada telah diberikan kepada penulis mendaptkanbalasan pahala dari Allah SWT. dan skripsi ini dapat berguna bagi semua pihak yang memerlukan terutama penulis sendiri, amin

Tenggaron

Penulis DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG B. RUMUSAN MASALAH C. TUJUAN PENELITIAN D. KEGUNAAN PENELITIAN E. SISTEMATIKA PENULISAN BAB II DASAR TEORI A. PENELITIAN TERDAHULU B. MANAJEMEN SDM 1. PENGERTIAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA 2. PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA 3. MOTIVASI 4. DISIPLIN 5. PRODUKTIVITAS C. KERANGKA FIKIRAN D. HIPOTESIS

i ii

1 3 4 5 5

7 8

10

11 11 15 16 16 17

KARAKTERISTIK RESPONDEN D. Arahan 2. ALAT ANALISIS DN PENGUJIAN HIPOTESIS BAB IV HASIL PENELITIAN A. WILAYAH PENELITIAN C. Semangat dan Dorongan 5. DEFINISI KONSEPSIONAL BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. GAMBARAN UMUM DINAS PERTAMBANGAN KARTANEGARA B. POPULASI DAN SAMPEL D. PERINCIAN DATA YANG DIPERLUKAN F. Imbalan 3. TEKHNIK PENGUMPULAN DATA E. DEFINISI OPERASIONAL B. Insentif 4. Perhatian KABUPATEN 17 18 18 19 19 20 20 KUTAI 21 21 21 22 22 .E. Motivasi 1. STRUKTUR ORGANISASI C. HASIL PENELITIAN a.

ABSENSI 5.1. KETAATAN PEGAWAI TERHADAP PERATURAN 2. TINGKAT KEMAMPUAN PEGAWAI DALAM MENYELESAIKAN TES BAB V ANALISIS PEMBAHASAN A. SARAN-SARAN 29 29 27 28 26 26 26 23 23 24 BAB I PENDAHULUAN . KETAATAN TERHADAP TUGAS 4. ANALISIS B. PENGUASAAN FASILITAS YANG TERSEDIA 2. KETEPATAN MASUK KANTOR 3. KESIMPULAN B. PEMBAHASAN BAB VI PENUTUP A. SIKAP TERHADAP ATASAN 1.

sehingga aktivitas ini erlu perencanaan dan diterapkan secara benar agar mencapai hasil-hasil yang dikehendaki. Pengelolaan manusiapun merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan hal itu berhubungan erat dengan produktivitas itu sendiri. namun tanpa manusia yang kompeten perusahaan tidak berarti apa-apa. dalam arti yang lebih khusus adalah pencapaian tingkat produktivitas Sumber Daya Manusia (Tenaga kerja ) yang maksimal. Latar Belakang Persoalan yang paling sering ditemukan dalam sebuah organisasi atau perusahaan adalah mengelola sumber daya manusia. dan juga bagaimana mengelola organisasi atau perusahaan . sehingga yang menjadi focus dari setiaps trategi untuk setiap penggunaan sumber daya adlah karyawan-karyawan yang merencanakan dan melaksanakan strategi dlam sebuah organisasi atau perusahaan. manajemen manusia dalam hal ini adalah tenaga kerja sungguhlah tidak sederhana karena masinhmasing individu mempunyai karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. mesin dan tekhnologi yamh dikuasai perusahaan tetapi bersifat konportable. Sumber Daya Manusia yang ada haruslah dikelola dengan penuh perhatian. Semua organisasi atau perusahaan . sama halnya dengan sumber keuangan. bagaimana mengelola manusia agar mereka menjadi manusia yang berproduktivitas. titik fokusnya adalahorang-orang. adapun modal. modal dan material.A. Keberhasilan suatu perusahaan sangat tergantung bagaimana perusahaan secara efektif dan efisien mengkombinasikan sumber daya manusiadengan sumber daya lainnya. termasuk dalam hal menentukan strategi-strateginya.

setiap pegawai Negeri Sipil (PNS) diharapkan mampu meningkakan produktivitas. hasil karja.sebagai wadah manusia dalam mencapai tujuan juga mencapai produktivitas yang tinggi. Untuk mencapai produktivitas kerja para Pegawai Negeri Sipil ( PNS) maka bermacam-macam cara dapat dilakukan antara lain melelui disiplin kerja yang tinggi. adil dan tepat waktu. berdasarkan tingkatan atau jabatan . aturan-aturan atau tata tertib kerja dapat dilaksanakan dengan baik dan bertanggung jawab. Selain kompensasi dapat juga dengan pemberian insentif atau tunjangan dan dengan penambahan fasilitas. arahan dan bimbingan. secara layak. untuk melakukan aktivitas sesuai dengan dorongan. setiap organisasi atau perusahaan sangat diperlukan adanya motivasi dan disiplian kerja . baik yang memiliki keahlian tertentu maupun tidak semangat kerja yang tinggi serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar guna untuk meningkatkan produktivitas. kemauan yang kuat. kerja yang lebih baik. sehingga tindakan-tindakan. Karena itu. . tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis. serta perhatian. Adapun disiplin yang dimaksud disini menyangkut masalah ketepatan masuk kantor dan hasil kerja yang sesuai dengan yang diharapkan dari Pegawai Negeri Sipil ( PNS) Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah lain yang ditempuh adalah memotivasi dengan cara mamberi kompensasi yang sesuai kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). sedangkandisiplian adlah suatu sikap. Yang dimalsud motivasi disini adalah dorongan yang kuat dari dalam diri seseorang.

bahwa motivasi dan disiplin kerja mempunyai pengaruh terhadap produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dalam kaitannya dengan penulisan ini adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai objek penelitian. maka produktivitas bagi PNS harus lebih tinggi dengan motivasi dan disiplin kerjayang sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat dan pemerintah. hasila kerja yang tidak selesai tepat pada waktunya dan masih ada aturan-aturan atau tata tertib kerja yang tidak ditaati dan lain sebagainya.Kenyataanya bahwa selama ini disiplian kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara rendah. Berdasarkan uraian di atas. ini dapat dilihat dari absensi yaitu masih banyak yang datang terlambat dan pulang lebih awal. hal ini sangat berpengaruh pada produktivitas kerja. sehinggapenulis tertarik dan mersa perlu untuk mengadakan suatu penelitian yang dituangkan dalam bentuk skripsi dengan judul skripsi : ³Pengaruh Motivasi Dan Disiplin Terhadap Produktivitas Kerja pegawai Negeri Sipil Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai kartanegara´ B. Seharusnya dengan meningkatnyaaktivitas dan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dalam hal pemberian pelayanan kepada masyarakat. dengan tujuan untuk mengkaji dan mengetahui sejauh mana tingkat motivasi dan disiplin kerja PNS untuk menghasilkan produktivitas kerja yang optimal. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah dijelaskan diatas yaitu rendahnya produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas .

Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara yang disebabkan oleh factor antara lain motivasi dan disiplin. 2. Sebagai bahan masukan dan informasi bagi pihak Pemerintah dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di Pendidikan Tinggi sekaligus meraih gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong 3. D. Sebagai wahana mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama di bangku kuliah dengan kegiatan yang sebenarnya dalam suatu organisasi atau unit kerja. Untuk mengetahui dan mengkaji profil dan struktur organisasi pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara. Kerja yang rendah. Tujuan Penelitian 1. Sistematika Penelitian . C. Kegunaan Penelitian 1. dengan demikian yang menjadi rumusan masalah dalam penulisan iniadalah sebagai berikut : ³Apakah Motivasi Dan Disiplin Berpengaruh Signifikan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara´. Untuk mengetahui dan mengkaji seberapa besar pengaruh motivasi dan disiplin terhadap produktivitas kerja PNS. E. dengan motivasi dan disiplin kerja yang tinggi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas. 2.

tujuan penelitian. BAB II manajemen Sumber Daya Manusia dan teori lainnya yang berkaitan dengan judul selain itu juga memuat hipotesis dan definisi konsepsional. dan : Berisikan dasar teori yang meliputi pengertian . Pengujian hipotesis serta jadwal penulisan dan Penelitian. wilayah penelitian. BAB III : Merupakan bab yang memuat Metode Penelitian yang Terdiri dari definisi operasional. kegunaan penelitian.Untuk memudahkan dalam penyusunan proposal ini. dan sistematika penulisan. tekhnik Pengumpulan data. struktur organisasi. perincian data yang diperlukan dan alat Analisis. BAB IV : Merupakan bab yang menguraikan tentang profil Dinas Perhubungan Kutai Kartanegara. perumusan masalah. maka masingmasing babtelah disusun secara sistematis sebagai berikut : BAB I : Merupakan bab pendahuluan yang menguraikan latar belakang.

Keadaan kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara. DAFTAR PUSATAKA. Penelitian Terdahulu . LAMPIRAN-LAMPIRAN BAB II DASAR TEORI A. BAB V : merupakan bab yang memuat analisis dan pembahasan dari hasil penelitian yang dikumpulkan dalam bab IV BAB VI : merupakan bab penutup yang terdiri kesimpulan dari analisis dan pembahasan yang dilakukan pada bab V dan saran-saran yang dapat penulis berikan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara.

AM.Untuk memberikan keragaman pada variabelpenelitian maka perlu dikemukakam penelitian terdahulu yang gunanya untuk mengetahui keunggulan dari penelitian-penelitian yang pernah dilaksanakan.00148 Pengaruh terhadap Upah dan Motivasi Terhadap Pengaruh Disiplin terhadap Produktivitas kerja Pegawai Negeri Sipil pada RSU. A.11.00366 Pengaruh Motivasi dan Disiplin terhadap Pegawai Produktivitas Negeri Sipil kerja pada 1.108. Variable manakah berpengaruh secara dominan terhadap tenaga kerja 3.401101.401101.P NPM : 01. Objek Penelitian Karyawan CV Budi karya RSU. Perumusan Masalah 1. judul Produktivitas Tenaga Kerja pada CV Budi Karya di Tenggarong Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara 2. AM. Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara motivasi dan disiplin terhadap produktivitas kerja PNS 4.R. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh upah dan motivasi terhadap produktivitas kerja karyawan produktivitas Untuk mengetahui penaruh dari variable disiplin Untuk mengetahui dan mengkaji seberapa besar pengaruh terhadap produktivitas kerja Pegawai pada RSU.11. Parikesit Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara . AM Parikesit di Tenggarong Ahwan Sudianto Eva Norhya. Adapun penelitian yang pernah dilaksanakan adalah : Nama peneliti Siti Rahmah NPM : 98.108.. Adakah upah & motivasi kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja Apakah mempunyai disiplain pengaruh Apakah motivasi dan disiplin berpengaruh terhadap terhadap produktivitas kerja yang pegawai pada RSU. Parikesit di Tenggarong AM produktivitas kerja PNS pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara 2.

Hasil Penelitian Persediaan dimiliki Tenggarong blangko oleh KTP yang Camat Terdapat pengaruh / Terdapat pengaruh yang Kantor masih hubungan yang positif antara variable (x) dengan variable produktivitas kerja (y) signifikan antara motivasi dan disiplin terhadapproduktivitas dibawah persediaan rata-rata perbulan kerja PNS Dinas perhubungan Kabupaten Kutai Kartanegara 6.5. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Sebelum penulis menguraikan lebih lanjut penulis akan mengemukakan beberapa pendapat para ahli tentang teori-teori yang erat kaitannya dengan permasalahan yang kemukakan guna memenuhi dan melengkapi penulisan ini antara lain : Sumber Daya Manusia merupakan salah satu unsur masukan (input) yang bersama dengan unsure lain seperti : modal. mesin dan teknologi diubah melalui proses manajemen menjadi keluaran (output) berupa barang dan jasa dalam usaha mencapai tujuan perusahaan secara optimal. Manajemen Sumber Daya Manusia 1. perbedaan Menggunakan dua variabel produktivitas tenaga kerja Menggunakan indevenden dua yaitu variabel variage Menggunakan satu variabel indevenden yaitu variabel disiplin indevenden yakni variabel upah dan motivasi kerja motivasi itu sendiri dan disiplin B. persamaan Variable dependen adalah Variabel dependen adalah produktivitas tenaga kerja Variabel dependen adalah produktivitas tenaga kerja 7. Arti penting Sunber daya Manusia adalah bermuara dari kenyataan bahwa orang-orang (manusia) merupakan elemen yang selalu ada dalam setiap .

organisasi. prosedur kerja. kemampuan atau daya manusia dapat terus dikembangkan. dan struktur organisasi) diciptakan oleh manusia. Untuk lebih jelasnya definisi manajemen sumber daya manusia (human resources managemen) adalah sebagai berikut : Manajemen Sumber Daya Manusia adalah pendayagunaan. Manusia tidak dapat ditiru dan dijiblak sementara teknologi. prosedur kerja. prosedur kerja. pemberian balas jasa dan pengelolaan individu anggota organisasi atau . penilaian. bahkan hampir tanpa batas selanjutnya teknologi. Dalam sebuah perusahaan atau organisasi sangat diperlukan adanya manusia karena manusia merupakan motor penggerak. mereka memuat tujuan-tujuan inovasi dan mencapai tujuan organisasi dengan demikian Sumber Daya manusia memberikan cetusan kreatif disetiap organisasi. dengan kata lain tujuan organisasi diwujudkan melalui kegiatan manusia yang disebut bekerja Sumber Daya Manusia merupakan proses pendayaguna manusia sebagai pegawai secara manusiawi agar potensi yang dimilikinya berfungsi secara maksimal bagi pencapaian organisasi atau perusahaan. dan struktur organisasi dapat ditiru atau dijiplakoleh orang lain. dan struktur organisasi tidak akan pernah berkembang lebih dulu dari perkembangan manusia karena ketiga komponen tersebut (teknologi. tanpa manusia organisasi atau perusahaan tidak akan berfungsi. Manusia merupakan factor yang paling utama dalam mewujudkan tujuan organisasi.

2001:3) Selanjutnya definisi ManajemenSumber Daya Manusia menurut dari beberapa pakar Manajemen yang dikutip oleh Malayu S. 2. Dale Yoder Manajemen personalia adalah penyediaan kepemimpinan dan pengarahan para karyawan dalam pekerjaan atau hubungan kerja mereka. John. pengadaan. karyawan dan masyarakat. pengembangan. pengendaliandari kompensasi. Edwin B. pengintegrasian. 10-11) adalah sebagai berikut : 1.P Hasibuan (2001. Karyawan. (simamora. B. Minar dan Mary Green Miner . pemeliharaan dan pemberhentian karyawan dengan maksud terwujudnya tujuan perusahaan. individu.kelompok pekerja juga menyangkut desain dan implementasi system perencanaan penyusun karyawan.P Hasibuan Manajemen Sumber Daya Manusia adalah ilmu dan sent mengatur hubungan dan peranan pegawai agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan. kopensasi karyawan dan hubungan perburuhan yang mulus. 3. dan masyarakat. Flipo Manajemen pengerahan personalia dan adalah perencanaa. pengorganisasian. pengembangan karyawan. evaluasi kinerja. 4. pengalolaan karir. Malayu S.

metodemetode dan program-program yang berhubungan dengan dengan individu karyawan dalam organisasi. pemeliharaan. c. (Sedarmayanti . (Nawawi . kerja atau karyawan).Manajemen personalia adalah sebagai suatu proses pengembangan. prosedur-prosedur. Kemudian definisi manajemen sumber daya manusia adlah : ³penarikan (Recruitment). Sumber daya manusia adalah potensi yang merupakan aset dan berfungsi sebagai (non material / non financial) dalam organisasi bisnis yang dapat diwujudkan menjadi potensi nyata (Real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi. penerapan dan nilai kebijakan-kebijakan. seleksi. pengembangan. 2001 : 6) Definisi lainnya dikemukakan oleh Hadari Nawawi sebagaiberikut : a. pegawai. 2001 : 40) Dari beberapa definisi tentang manajemen sumber daya manusia makabisa ditarik kesimpulan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah . Sumber daya manusia adlah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan eksistensinya. Sumber daya manusia adalah manusia yang bekerja dilingkungan suatu organisasi (disebut juga personil. dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan individu dan organisasi´. b.

b. di dalam manajemen yang terutama adlah mengelola sumber daya manusia. hal ini sumber daya manusia mencerminkan kualitas usaha yang diberikan dalam waktu tertentu untuk menghasilkan barang dan jasa. Dari uraian dan pengertian ini mengandung arti bahwa para manajer mencapai tujuan-tujuan organisasi perusahaan melalui pengaturan orang lain untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang perlu. Usaha kerja atau jasa yang dapat diberikan dalam proses produksi. Serta pengembangan perencanaan organisasi sesuai dengan prosedur yang ada. secara fisik kemampuan bekerja diukur dengan usia.suatu seni atau ilmu pengetahuan untuk menggerakkan orang-orang dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan bersama atau sebagai seni untuk menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain dan sebagai pendayagunaan penilaian. sumber daya manusia mengandung pengertian yaitu : a. Menyangkut manusia yang mampu bekerja untuk memberikan jasa atau usaha. dengan kata lain orang dalam usia bekerja dianggap mampu bekerja. mampu bekerja berarti mampu melakkan kegiatan yang mengandung nilai ekonomis yaitu bahwa untuk kegiatan tersebut manghasilkan barang atau jasa memenuhi kebutuhan masyarakat pada umumnya. Selain itu manajemen mengandung pengertaian yang sangat luas daripada itu. pemberian balas jasa kepada individu organisasi atau kelompok implementasia system perencanaan penyusunan struktur organisasi atau perusahaan. .

dan yang melakukan kegiatan kegiatan-kegiatan lain bersekolah gdan mengurus rumah tangga. yang sedang mencari pekerjaan. dan aspek kualitas dalam arti jasa kerjanya tersedia dan diberikan untuk diproduksi. inti daripada pembahasan manajemen sumber daya manusia erat kaitannya dengan pegawai. mengembangkan. Dengan jumlah yang cukup besar. berikut dikutipkan beberapa perumusan : A. maka ini masih merupakan beban pembangunan karena masih rendahnya pendidikan dan keterampilan. Pengertian pegawai mulai mulai sering digunakan. program yang ada hubungannya dengan individu dalamorganisasi.´ Manajemen sebagai dan suatu proses untuk dirumuskan menerapkan. B. Tujuan dari pemilihan dari batasan timur adalah upaya definisi yang di berikan sedapat mungkin menggambarkan kenyataan yang sebenarnya tiap Negara. pegawai mencakup penduduk yang sudah bekerja. B. metode-metode.Kedua pengertian tersebutmengandung aspek kualitas dalam arti jumlah penduduk yang mampu bekerja. Untuk memberikan gambaran tentang pengertian manajemen kepegawaian. menilai kebijaksanaandan program- prosedur-prosedur. Secara praktis pengertian pegawai dan bukan pegawai dibedakan oleh batasan timur. Pegawai di Indonesia yang merupakan bagian dari sumber daya manusia ini masih potensial tetapi belum sepenuhnya dimanfaatkan. kebijaksanaan. Manajerial Approach. Flippo dalam bukunya ³principles of personel Management´. . Edwin B. Miner dan Mary Green Miner. John. Dalam buku mereka ³personnel & industrisl Relation kepegawaian dapat : A.

C. Dale Yoder dalam bukunya ³Personil Management and Industrial Relation´. pengarahan dan pengawasan terhadap pengadaan. integrasi. Manajemen kepegawaian atau administrasi kepegawaian dalam penggunaannya yang cermat terbatas pada kegiatan majikan dalam memperlakukan pegawaipegawai sebagai individu. 1999 : 6-7). dan pemeliharaan orang-orang dengan tujuan membantu mencapai tujuan organisasi. Perncanaa Sumber daya Manusia didalam suatu organisasi atau perusahaan itu sendir. (Moekijat .Manajemen kepegawaian adalah perencanaan. tetapi juga bagi tenaga kerja yang bersangkuatandan bagi masyarakat. kopensasi. pengorganisasian. pembangunan. Perencanaan Sumber Daya Manusia harus berorientasi (menyatu) dengan perencanaan organisasi atau perusahaan. Untuk lebih jelasnya definisi Perencanaan Sumber Daya Manusia (HRP) adalah sebagai berikut : menurut Barry Cushwai (1996) yang dikutip oleh Tohardi (2002) dalam bukunya Manajemen Sumber mendefinisikan perencanaan sumber daya sebagai berikut : Daya Manusia. induvidu dam masyarakat. 2. . Dengan demikian manajemen kepegawaianitu berhubungan masalahmasalah kepegawaian dalam suatu organisasi dan pegawai-pegawai dipandang sebagai individu-individu bukan sebagai kelompok orang. Perencanaan Sumber Daya Manusia Perencanaan Sumber DayaManusia (PSDM) tidak mungkin dipisahkan dari perencanaan organisasi atau perusahaan.

Jumlah SDM b. Perencanaan Sumber Daya Manusia adalah suatu perencanaan yang sistematis tentang perkiraan kebutuhan dan pengadaan atau pasokan tentang pegawai. Peramaian Kebutuhan SDM yang akan datang . (Simamora . Perencanaan Sumber Daya Manusia adalah proses yang dilakukan manajemen untuk menentukan bagaimana organisasi harus bergerak dari kondisi sumber daya manusianya saat agar efektif mencakup perencanaan kepegawaian dan perencanaan program. Dalam membuat perencanaan SDM yang baik ada beberapa gal yang harus diperhatikan yang membentuk sistem perencanaan sun\mber daya manusia yaitu : a. 2002 : 163) Menurut Werther dan Davis (1989) mengutarakan Human Resources Planning (HRP). (Tohardi . dalam menganalisis kebutuhan organisasi dan untuk menentukan bagaimana organisasi garus bergerak yang sesuai dengan perencanaan kepegawaian dan perencanaan program. (Sedarwati . 2001 : 87) Dari beberapa definisi tentang Perencanaan Sumber Daya Manusia dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa Perencanaan Sumber Daya Manusia adalah suatu proses yang sistematis yang berlangsung secara terus-menerus.Perencanaan Sumber Daya Manusia (Human Resources Planning) adalah Proses yang sistematis dan terus-menerus dalam menganalisis kebutuhankebutuhan organisasi akan SDM dalam kondisi yang selalu berubah. 2001 : 11). dan mengembangkan kebijakan personaliayang sesuai dengan rencana jangka panjang organisasi.

Salah satu segi manajemen sumber daya manusia yang dewasa ini dirasakansemakin ketenagakerjaan. 2002 : 165) Manfaat yang dapat diambil dalam perencanaan sumber daya manusia adalah : a. Adanya perubahan posisi SDM yang ada sekarang didalam organisasi yang dikarenakan oleh adanya kematian. d. Evaluasi secara kontinyu terhadap performan SDM yang ada (Tohari . d. pension. Seperti telah dimaklumi salah satu kegiatan pendahuluan dalam melakukan perencanaan termasuk perencanaan sumber daya manusia adalah penelitian. Perencanaan sumber daya manusia berkaitan dengan penentuan kebutuhan akan tenaga kerja di masa depan. e. b.c. promosi. c. PHK dan mengundurkan diri. penting ialah penanganan informasi . produktivitas kerja dari tenaga yang sudah ada dapat ditingkatkan. Melalui perencanaan sumber daya manusiayang matang. baik dalam arti jumlah dan kualifikasinya untuk mengisis berbagai jabatan dan menyelenggarakan berbagai aktivitas baru kelak. Organisasi dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang sudah ada dalam organisasi secara lebih baik.

(Siagian . Dapat mengkoordinasikan kegiatan manajemen Sumber DayaManusia. Pengadaan tenaga kerja baru secara ekonomis e. Rencana sumber daya manusia merupakan dasar bagi penyusunan program kerja bagi satuan kerja yang menangani sumber daya manusia dalam organisasi.f. 2003 : 44-48) Keuntungan yang dapat diambil Perencanaan Sumber Daya Manusia antara lain adalah senagai berikut : a. 3. Menyesuaikan kegiatan tenega kerja dengan tujuan organisasi c. Mengeftifkan penggunaan Sumber Daya Manusia b. Membantu program penarikan dari bursa atau pasaran tenaga kerja dengan baik. Dalam pengelolaan organisasi atau Sumber Daya Manusia. f. Mengembangkan sistem manajemen (Sedarwati . d. 2001 : 12) Melalui perencanaan sumber daya manusia yang efektif akan sangat membantu perusahaan/organisasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Motivasi Motivasi merupakan hala yang sangat penting dalam meningkatkan kegairahan atau semangat kerja (Work Satifaction) yang akhirnya bermuara kepada peningkatan produktivitas. . dengan kata lain Perencanaan Sumber Daya Manusia menjadi begitu penting bagi keberhasilan suatu perusahaan atau organisasi.

2001 : 66) Berdasarkan pendapat tersebut diatas maka dapat diambil kesimpulan mengenai motivasia ini adalah suatu kegiatan yang bisa dilakukan oleh seseorang pimpinan untuk dapat menimbulkan atau meningkatkan semangat . ³Pendapat lain mengatakan bahwa motivasi adalah suatu daya pendorong (Driving Force) yang menyebabkan orangberbuat sesuatu yang diperbuat karena takut akan sesuatu´.2001 : 66) ³Selanjutnya dikemukakan pula bahwa motivasi adlah suatu keahlian agar mau bekerja secara berhasil sehingga tercapai keinginan para pegawai sekaligus tercapai tujuan organisai. Untuk melakukan penggerakan (Actuating) bawahan dengan baik maka dibutuhkan cara memotivasi dengan baik pula. 1993 : 158) Menurut Bernard Berendon dan Gary A. mangarahkan dan mengorganisasikan tingkah laku. 2002 :334). berikut ini penulisan mengemukakan beberapa pendapat mengenai motivasi yaitu : ³Motivasi adalah sebagai suatu tenaga atau faktor yang terdapat dalam diri manusia yang menimbulkan.´ (Flippo .´ (Tohardi . member kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan (Sedarmayanti . Stainer motivasi di dalam bukunya Sedarmayanti (2001) motivasi adalah kondisi mental yang mendorong aktivitas dan memberi energy yang mengarah kepada pencapaian kebutuhan. agar mereka (bawahan) dapat bekerjasama denagan baik dalam upaya pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan.perusahaan pimpinan harus mampu melekukan fungsi penggerak (Actuating) terhadap bawahan dengan baik. (Sedarmayanti .

Tinggi rendahnya motivasi kerja pegawai sulit diukur karena motivasi kerja menyangkut masalah kejiwaan. dalam bukunya work and motivation yang diterjemahkan oleh Sondang. Menurut teorinya Herzberg motivasi adalah hal yang mendorong prestasiyang sifatnya intrinsic yang berarti sumber dalam diri seseorang. dan apabila seorang pemimpin kegiatan dalam organisasi atau perusahaan berjalan denagan baik dan lancar. . maka pemimpin harus dapat memotivasi pegawainya untuk bekerja lebih baik sehingga tujuan organisasi atau perusahaan dapat tercapai. menurut Victor H. b. Motivasi pegawai yang baik mempunyai peranan yang cukup berpengaruh dan menentukan dalam suatu usaha untuk mencapai tujuan organisasi. Tinggi rendahnya motivasi dalamsuatu kegiatan perusahaan atau organisasi akan mempengaruhi gasil yang dicapai. 2003 : 243) Berdasrkan uraian tersebut diatas dapat ditarik suatu kesimpulan yaitu : a. Disatu pihak pegawai merasa puas dengan hasil kerjanya sebagai sumbangan terhadap organisasi atau perusahaan dengan demikian tujuan individu dan tujuan organisasi atau perusahaan ini dapat dipadukan. dan perkiraan yang diinginkan (Siagian .kerja atau melakukan tindakan dari pekerjaan atau karyawan dalam bekerja untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Vroom. motivasi merupakan akibat dari suatu hasil yang ingin dicapai oleh seseorang.

Sistem imbalan yang berlaku dan carapenerapannya (Sondang .Motivasi seorang karyawan sangat dipengaruhi oleh bebrbagai factor. Situasai lingkungan pada umumnya e. Kepuasan kerja g. Kelompok kerja dimana seseorang bergabung c. . Prestasi kerja Sedangkan factor-faktor eksternal yang turut mempengaruhi motivasi seseorang antara lain : a. Keinginan f. Kebutuhan e. Baik yang bersifat internalmaupun eksternal. Harga diri c. Organisasi tempat bekerja d. Harapan pribadi d. yang termasuk pada factor-faktor internal adalah : a. 2003 : 294) Interaksi positif antara kedua kelompok factor tersebut pada umumnya menghasilkan tingkatan motivasi yang tinggi. Persepsi seseorang mengenai diri sendiri b. Jenis dan sifat pekerjaan b.

Disiplin mengembangkan kemampuan diri pegawai. Jaminan rasa aman bagi pegawai dan keluarganya (Arep dan Tanjung . Kesempatan mengembangkan kemampuan dan keahlian c. factor motivasi yang berhubungan nyata terhadap kondisi pemberdayaan pegawai adalah : a. Kondisi hubungan antara sesama pegawai h. 2004 : 45-46) 4. Jaminan ketenangan terhadap diri dan keluarga pegawai Sedangkan pada kelompok bawahan. Pengelolaan kopensasi g. Sifat pekerjaan itu sendiri b. termasuk . yaitu : a. Pada kelompok atasan faktor-faktor motivasi yang berhubungan atau yang memiliki keterkaitan erat terhadap pemberdayaan. Sistem administrasi dan berbagai kebijakan e. Jaminan kebebasan dalam menjalankan pekerjaan i. Hubungan antara pimpinan dan staf f.Menurut Hendina factor-faktor motivasi yang berhubungan dengan pemberdayaan pada dua kelompok pegawai yaitu : kelompok atasan dan bawahan. Kejelasan dan ketegasan kebijakan administrasi d. Perhatian c. Peluang untuk promosi b. Peluang dan Karier d.

2002 : 393) . dan berhasil guna melalui suatu sistem pengaturan yang tepat. Ketidakdisiplinan dapat merusak kinerja organisasi atau perusahaan disiplin merupakan factor penentu dariberkualitas tidaknya manusia tersebut. Berikut ini disampaikan beberapa pengertian disiplin. 1998) disiplin merupakan sikap yang menggambarkan kepatuhan pada suatu aturan dan ketentuan yang berlaku. berdaya guna. 1994) disiplin adalah usaha yang dilakukan untuk menciptakan keadaan disuatu lingkungan kerja yang tertib. Disiplin sangt diperlukan baik oleh individu yang bersangkutan maupun oleh organisasi atau perusahaan disiplin merupakan tindakan manajemen untuk mendorong para anggota organisasi memenuhi tuntutan ketentuan tersebut. sementaradisiplin itu sendiri adalah ketaatan terhadap aturan. karena tana adanya disiplin. yang dikutip dalam bukunya Tohardi (2002). Selanjutnya (Moenir . Disiplin merupakan keinginan dan kesadaran untuk mentaati peraturan organisasi dan tata tertib. 2002 : 393) Menurut Tohardi disiplin adalah perilaku seseorang yang sesuai dengan peraturan prosedur kerja yang ada (Tohardi . maka sulit mewujudkan tujuan yang maksimal. 1992) disiplan adalah sikap tingkah laku dan perbuatan yang sesuai peraturan dari perusahaan baik yang tertulis maupun tidak tertulis.Disiplin merupakan salah satu fungsi manajemen sumber daya manusia yang penting dan merupakan kunci terwujudnya tujuan. Menurut (Supriadi . (Tohardi . sebagai berikut : (Nitisemito .

Disiplin terhadap perencanaan 3. Disisplin terhadap waktu 2.Gambar 1 Tentang Disiplin waktu Disiplin Peraturan dan prosedur Kerja (Tohari . Disiplin terhadap hasil kesepakatan (Irmim . agar dapat terciptanya suasana lingkungan kerja yang tertib dan juga sebagai wadah pencapaian tujuan Menurut Soejitno Irmim ruang lingkup disiplin dapat dibedakanmenjadi tujuh macam yaitu : 1. Disisplin terhadap aturan dan prosedur 5. Disisplin terhadap anggaran 4. 2004 : 25) . 2002 : 394) Beberapa pendapat tersebut diatas penulis dapat mengambil dan menarik kesimpulan bahwa disiplin adalah sikap atau tingkah laku yang sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Disiplin terhadap hirarki kepangkatan 7. disisplin yerhadap mekanisme kerja 6.

Dari kedua pengertian diatas. Siagian dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia ada dua jenis disiplin yang ad didalam suatu organisasi atau perusahaan yaitu : a. merupakan suatu pelatihan. sehingga para karyawan tersbut secara sukarela berusaha bekerja secara kooperatifdengan para karyawan yang lain serta meningkatkan prestasi kerjanya. . 2003 : 305) Menurut Sondang P. 2003 : 306). Pendisiplinan prepentif adalah tindakan yang mendorong para karyawan untuk taat kepada berbagai ketentuan yang berlaku dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. atas ketentuan. Disiplin pegawai adalah suatu bentuk pelatihan yang berusaha memperbaiki dan membentuk pengetahuan. Pendisiplinan koretif adalah jika ada karyawan yang secara nyatanyata telah melakukana pelanggaran atas ketentuan-ketentuan yang berlaku atau gagal dalam memenuhi standar yang telah ditetapkan kepadanya akan dikenakan sanksi disipliner (Siagin . b. (Siagian . penulis dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa displin pegawai. sikap dan perilaku karyawan. memiliki sikap dan perilaku karyaan yang secara nyata telah melakukan keaslahan.Disisplin pegawai dalam manajemen sumber daya manusia berawal dari pandangan bahwa tidak ada manusia yang sempurna. input dari kesalahan perlu memiliki berbagai pertemuan yang harus ditaati oleh anggotanya. peraturan dan tata tertib kerja.

2003 : 405) Adapun unsure-unsur pokok yang membentuk disiplin adalah sebagai berikut : 1. Berikut disampaikan beberapa pengertian mengenai produktifitas yang dikutip oleh Tohardi yang dikutip dari bukunya Manajemen SumberDaya manusia adalah sebagai berikut : . Kepuasan kerja Produktifitas organisasi Keselamatan Panutan Pencapaian tujuan Stabil. 5. 8. 2004 ± 22) 5.itas organisasi Merusak citra (Tohardi . 6. Sikap yang telah ada pada manusia Sistem nilai budaya yang ada dalam lingkungan Pendidikan informal dalam keluarga Pendidikan formal disekolah Pendidikan non formal di lingkungan Membentuk kebiasaan untuk bersikap Kemampuan penguasaan diri dab pengendalian diri Pemberian keteladanan atau panutanb Kejelasn pelaksanaan hukum (Irmim . e.Dari disiplin dan tidak disiplin (Indipliner) baik bagi individu yang bersangkutan maupun bagi organisasi atau perusahaan yaitu : a. 4. 2. b. Produktivitas Secara sederhana produktifitas dapat diartikan sebagai perbandingan antara output (keluaran) dengan input (masukan). d. c. 3. f. 7. g. 9.

1999 : 89). Jumlah produksi yang jauh besar diperoleh dengan penambahan sumber daya yang relative lebih kecil. (Tohardi . Suatu keyakinan bahwa seseorang dapat melakukan pekerjaan lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari hari ini. produktifitas adalah hubungan antara jumlah penduduk yang diproduksi dan jumlah sumber daya yang diperlukan untuk memproduksi produk tersebut. 3. Jumlah produksi yang sama atau meningkat dicari dengan mengunakan sumber daya yang lebih sedikit.µMenurut J. Produktivitas adalah derajat efisiensi dan efektifitas dari pengguanaan elemen produksi. 2002 : 449-450) Selanjutnya dikemukakan pula bahwa produktivitas adalah kemampuan memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari sarana dan prasarana yang tersedia dengan menghasilakan kelauran atau output yang optimal (Siagian . Sikap mental untuk menerapakan teori-teori serta metode-metode dan kepercayaan yang teguh akan kemajuan umat manusia. Sikap mental yang selalu mencari perbaiakan terhadap apa yang telah ada. µSelanjutnya menurut Rome Comference Eurupea productivity Aganecy menyebutkan bahwa . A. B. Peningkatan produktivitas dapat dilihat dalam 3 bentuk 1. Ditas semua. µSedangkan menurut dewan produktivitas nasional repoblik Indonesia A. Rapiyanto dkk. B. productivitas merupakan sikap mental. Produktivitas adalah perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan. Produktivitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan karya yang lebih banyak daripada ukuran biasa yang lebih umum (Gie . Jumlah produksi meningkat dengan menggunakan sumber daya yang sama 2. Selanjutnya produktivitas adalah sikap mental yang mementingkan usaha yang terus menerus untuk menyesuaikan aktifitas ekonomi terhadap kondisi yang berubah. . 2003 : 154).

kualitas dalam satuan waktu tertentu. (Sedarmayanti . Manfaat peningkatan produktivitas pada tingkat individu dapat dilihat dari : 1. meningkatnya pendapatan tersebut dapat disimpan yang nantinya bermanfaat untuk investasi. tugas luar dan lain-lain. ukuran jam kerja manusia. Untuk mengukur produktivitas perusahaan dapatlah digunakan dua jenis. Produktivitas individu merupakan perbandingan dari efektivitas keluaran(Pencapaian untuk kerja yang maksimal) dengan efisiensi salah satu masukan (tenaga kerja) yang mencakup kuantitas.Beberapa pendapat tersebut diatas penulis mengambil dan menarik kesimpulan bahwa produktivitas adalah kemampuan seperangkat sumber-sumber ekonomi yang diguanakan untuk menghasilkan suatu karya yang bermanfaat dengan menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia sehingga akan menghasilakan output yang optimal dalam jangka waktu tertentu. . 2001 : 06) Secara sistematis. Dari segi lain. 2. Meningkatnya hasrat dan martabat serta pengakuan terhadap potensi individu. cuti. sehingga kesejahteraan akan lebih baik. 3. yaitu jam kerja yang digunakan untuk bekerja. Meningkatnya motivasi kerja dan kei8nginan berprestasi. jam kerja yang harus ditambah jam-jam yang tidak digunakan untuk bekerja namun harus dibayar liburan. Hal tersebut akan memperbesar kemampuan (daya) untuk membeli barang dan jasa ataupun keperluan hidup sehari-hari. Meningkatnya pendapatan (Income) dan jaminan social lainnya. manfaat peningkatan produktivitas pada tingkat individu dapat digambarkan sebagaimana pada gambar 2.

Manfaat Peningkatan Produktivitas Pada Tingkat Individu .Gambar 2.

Sikap mental Pendidikan Keterampilan Manajemen Hubungan industrial Pancasila (H. mesin. Hubungan yang ada antar karyawan .I. Menurut Sedarmayanti factor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adala sebagai berikut : 1. Rasio penetapan mesin atau model per tenaga kerja b. Kualitas material yang digunakan dalam proses produksi d. Dari beberapa factor diatas bahwa modal. unit-unit usaha atau pabrik secara individual. 2. Keterampilan tenaga kerja c.P) . baik untuk ukuran organisasi maupun perusahaan. 4. dan antara karyawan dengan pihak manajemen. bahwa factor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja dapat dikelompokkan kedalam tiga kelompok salah satunya adalah factor-faktor yang mempengaruhi produktivitas organisasi. Menurut J. 3. Factor-faktor produktivitas ditingkat unit usaha (organisasi/atau perusahaan) adalah sebagai berikut : a. kualitas produksi dan hubungan karyawan dapat berpengaruh terhadap produktifitas. keterampilam tenaga kerja. ravianto dkk.Tingkat produktivitas yang dicapai merupakan indicator terhadap efisiensi dan terhadap kemajuan ekonomi. 5.

6. Kerangka Pikiran Guna memandu dan memudahkan para pembaca dalam mengikuti materi yang ada dalam penulisan skripsi ini. 12. 9. 7. dan dapat memperngaruhi peningkatan produktivitas baik secara langsung maupun tidak langsung. 8. Gamabar 3 Kerangak Pikiran Motivasi (X1) Produktivitas Kerja (Y) Disiplin (X2) (Sumber Data diolah Peneliti) . C. 2011 : 77) Tiap factor yang dapat berpengaruh. maka dikemukakan skema atau kerangka pemikiran penelitian yaitu hubungan antara variabel motivasi dan disiplin sebagai variabel independen dengan variabel produktivitas sebagai dependen. Tingkat penghasilan Gizi dan kesehatan Jaminan social Lingkungan dab iklim kerja Sarana produksi Teknologi Kesempatan berprestasi (Sedarmayanti . 11. 10.

3. Motivasi sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja Dengan disiplin kerja yang tinggi besar pengaruhnya terhadap produktivitas Kerja.Dari skema diatas dapat dijelaskan atau diuraikan sebagai berikut : 1. 4. Hipotesis Berdasarkan pada latar . Motivasi dan disiplin sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Motivasi dan disiplin kerja ada yang berpengaruh palih dominan terhadap produktivitas kerja pegawai. D. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful