P. 1
PERJANJIAN SEWA MENYEWA

PERJANJIAN SEWA MENYEWA

|Views: 14|Likes:
Published by duprika

More info:

Published by: duprika on Feb 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/14/2012

pdf

text

original

PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUKO

PERJANJIAN SEWA MENYEWA RUKO Pada hari ini, Kamis tanggal sembilan belas bulanenam tahun duaribu delapan (18-62008) bertempat di Jakarta, telah dibuat dan ditandatangani perjanjian sewa rumah dan toko oleh dan antara: 1. Ali, swasta, bertempat tinggal di Jl. Jambu No. 6 Jakarta Pusat, Prob. DKI Jakarta, dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri, yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Pertama. 2. Abi, swasta, bertempat tinggal di Jl. Rambutan No. 5 Jakarta Barat, Prov. DKI Jakarta dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri, yang selanjutnya akan disebut sebagai Pihak Kedua. Kedua belah pihak dengan ini menerangkan bahwa Pihak Pertama menyewakan kepada Pihak Kedua, berupa Ruko (rumah toko) yang berdiri di atas sertifikat Hak MIlik No. xxx yang terletak di Jl. Kedondong NO. 44 Jakarta Selatan, Prov. DKI Jakarta dengan fasilitas-fasilitas sebagai berikut: 1. Sambungan listrik sebesar 2000 watt dari PLN dengan No. kontrak xxxx. 2. Sambungan air bersih dari PAM Jaya dengan NO. kontrak xxxx 3. Sambungan telepon tetap dari PT. Telkom dengan no. 021-5454xxxx Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian ini dengan syaratsyarat sebagai berikut: Pasal 1 Ruko adalah bangunan yang berfungsi selain sebagai rumah tinggal juga berfungsi sebagai toko. Pasal 2 1. Perjanjian sewa menyewa ini berlaku selama dua thaun terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani dan berakhir dengan sendirinya pada 19 September 2009. 2. Perjanjian ini data diperpanjang untuk jangka waktu dan syarat-syarat yang disepakati kemudian oleh kedua belah pihak.

000 per hari dan denda tersebut ditagih seketika dan sekaligus lunas. AKta perjanjian ini juga berlaku sebgai kwitansi (tanda terima pembayaran) yang sah. Pihak Kedua harus menyerahkan kembali ruko dalam keadaan kosong dan terpelihara kepada Pihak Pertama. Pasal 3 1. Apabila keterlambatan tersebut berlangsung hingga 10 hari sejak berakhirnya perjanjian ini. maka Pihak Kedua memberi kuasa kepada Pihak Pertama untuk mengosongkan ruko dari semua penghuni dan barang-barang atas biaya Pihak Kedua dan bila mana perlu dengan bantuan pihak Kepolisian setempat. 50. Pihak kedua dalam jangka waktu tiga bulan sebelum masa berakhirnya perjanjian harus menyatakan kehendaknya seara tertulis untuk perpanjangan perjanjian ini.000 (limapuluh juta rupiah) per tahun yang telah dibayar secara tunai oleh Pihak Kedua pada saat ditandatanganinya perjanjian ini.000. Apabila pada saat berakhirnya perjanjian ini. Uang sewa ruko disepakati sebesar Rp. dan Pihak Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk menyediakan sarana penampungan guna menampung keperluan dan barang-barang dari Pihak Kedua. maka untuk setiap keterlambatan Pihak Kedua akan dikenakan denda sebesar Rp. Pasal 5 1. Pasal 4 1. 2. 2. Pihak Kedua tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 dan Pihak Kedua tidak menyatakan kehendaknya untuk memperpanjang perjanjian sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 ayat 3.3. 100. Pihak Kedua atas tanggungan sendiri dapat m elakukan perubahan pada ruko yang tidak akan mengubah konstruksi dan NJOP dan tambahan tersebut harus merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan menjadi milik Pihak Pertama. . 4. 2. Pihak Kedua tidak diperkenankan mengubah fungsi serta peruntukan sebagai ruko atau keseluruhan ruang-ruang dalam ruko tersebut. Pada saat berakhirnya perjanjian ini. PIhak Pertama menyerahkan ruko kepada Pihak Kedua dalam keadaan kosong dari penghuni dan barang-barang milik Pihak Pertama. 3.

Pasal 9 Segala kerusakan kecil maupun besar dari ruko tersebut yang terjadi semata-mata karena kesalahan Pihak Kedua menjadi tanggungan sepenuhnya dari Pihak Kedua kecuali terhadap kerusakan yang ditimbulkan bukan olehPihak Kedua (force majuere) Pihak Pertama dan PIhak Kedua akan menanggung kerugian masing-masing. Pasal 10 . Pihak Kedua tidak diperkenankan memindahkan hak sewanya sebagaian atau keseluruhan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari PIhak Pertama. Pihak Kedua tidak akan mendapatkan tuntutan dan/gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas ruko tersebut. air.000 (sepuluh juta rupiah) secara tunai kepada Pihak Pertama. Uang jaminan tersebut akan dikembaikan kepada pihak Kedua secara tunai oleh Pihak Pertama setelah Pihak Pertama memastikan tidak ada kewajiban pembayaran yang tertunggak dari Pihak Kedua termasuk tidak terbatas pada tagihan telepon. PBB.’ Pasal 7 1. Pihak Kedua wajib memberikan uang jaminan sebesar Rp. 2. 10. Selama masa sewa berlangsung. dan iuaran warga. Pasal 8 Selama perjanjian ini berlangsung.000. Apabila terjadi perubahan kepemilikan terhadap ruko tersebut.3. 2. Pihak Kedua tetap dapat menikmati hak sewa sampai berakhirnya perjanjian ini. Pasal 6 1. Pihak Pertama menjamin Pihak Kedua bahwa selama masa perjanjian ini berlaku. listrik. Perubahan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) harus dengan ijin tertulis dari PIhak Pertama.

telepon. peringatan dan teguran dari pihak ketiga yang disebabkan oleh kelalaian PIhak Kedua dalar rekening listrik.1. 2. tagihan listrik. maka kedua belah pihak sepakat untuk memilih domisili hukum dan tetap di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pasal 12 1. dan air. Demikian perjanjian ini disepakati dan dibuat serta ditandatangani oleh kedua pihak dengan dihadiri saksi-saksik yang dikenal oleh kedua pihak serta dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermaterai cukup yang masing-masing m empunyai kekuatan hukum yang sama. Pihak Kedua wajib membayar iuran warga. denda. Jakarta. 2. Apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil. telepon. Apabila terjadi sengketa atas isi dan pelaksanaan perjanjian ini. kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah. 19 Juni 2008 Pihak Pertama PIhak Kedua Ali Abi . air dan iuran warga. Selama perjanjian ini berlangsung. Pihak Pertama dibebaskan oleh Pihak Kedua dari segala kewajiban. Pasal 11 Segala ketentuan yang belum diatur dalam perjanjian ini akan diatur selanjutnya dalam addendum yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian ini dan akan diputuskan secara bersama oleh kedua pihak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->