Merespon permintaan pengunjung blog Saya, atas perkenan Bapak H.

Bustamam Ismail, guru Agama SMK Negeri 3 Jakarta « Saya posting contoh Laporan Penelitian Tindakan Kelas Pak Haji « yang berjudul ³Peningkatan Kebiasaaan Sholat Lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ ABSTRAKSI Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja, termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta, setelah kami tanyakan dikelas, hampir setiap kelas hanya rata-rata 15% yang terbiasa sholat lima waktu, itupun umumnya anak-anak Rohis. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna pembiasaan sholat lima waktu. 1. Judul PTK ini adalah ³ Meningkatkan kebiasaan sholat lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ Sholat dicanangkan oleh Allah untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh, dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin, hidup sabar,bermasyarakat, mengajarkan hidup sehat, hidup bersih lahir dan batin, menahan dan pengendalian diri, berkomunikasi dengan Khaliknya, 2. Permasalahan kurangnya kesadaran siswa untuk membiasakan sholat lima waktu. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah, beberapa kali survey kecil, setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam, survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi. 3. Metode yang saya gunakan adalah pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat, melalui kajian nikmat umumnya, melalui kajian diri pribadi siswa, melalui video penciptaan Alam semesta. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu LAPORAN BAB. I. PENDAHULUAN A. Latar belakang, Mulai Indonesia merdeka, telah dicanangkan oleh para peminpin bangsa kita, untuk merumuskan tujuan negara muda yang dibangun itu, yaitu membentuk masyarakat yang adil dan makmur. Setelah melalui beberapa dasawarsa lahirlah pembarauan-demi pembaharuan yang menitikberatkan pembangunan. Pembangunan itu memerlukan tenaga penggerak sebagai motor yang menggerakkan semua aspek dari pembangunan tersebut. Tenaga pengerak tersebut ialah manusia yang mempunyai keahlian (skill), tanpa keahlian pembangunan itu tidak akan berjalan lancar. Tenaga ahli itu dihasilkan oleh pendidikan, karena itu pendidikan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan negara, yaitu masyarakat adil dan makmur.Pemikiran tentang pentingnya pendidikan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka, Pada awal kemerdekaan

baik secara ekonomis. Permen no 22 tentang standar isi. yang dijadikan oleh Rasulullah sebagai tiang Agama Islam. terakhir . itupun umumnya anak-anak Rohis. Tujuan Penelitian Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja. Pada tahun 1989 lahir Undang-undang nomor 2 tentang Sistem Pendidikan Nasonal. 2. Pendidikan merupakan kunci kemajuan dan kesuksessan masa depan suatu bangsa. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan . termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta. dan mengatasi serta memecahkannya dengan bijaksana. menanamakan pengatahuan kepada anak. Rumusan Masalah Sholat adalah merupakan pangkal tolak pembinaan kepribadian seseorang muslim. Seseorang yang dewasa harus mempunyai skill life atau kecakapan hidup sehingga dia tidak menjadi beban bagi orang lain. BAB. Bagaimana mengelola waktu yang singkat untuk tatap muka tapi efektif dan efesien dalam membina mereka. Bagaimana memotivasi siswa untuk membiasakan sholat lima waktu?. Dia harus mempunyai kepribadian yang mandiri sehingga setiap tantangan. hampir setiap kelas hanya rata-rata 5% yang terbiasa sholat lima waktu. seumur hidup. C. Manfaat PenelitianPenelitian ini bermanfaat untuk untuk acuan pengajaran yang lebih maksimal di masa mendatang minimal untuk bahan kajian yang mengacu kepada kemajuan dimasa mendatang.Hakiakat belajar adalah usaha sadar untuk menguasai ilmu. untuk dapat menerapkan pengetahuan . Apabila pembinaan sholat itu terabaikan akan meruntuhkan sendisendi Islam itu sendiri sekali gus meluluhlantahkan pembinaan umatnya. Permen no 23 tentang standar kompetensi lulusan B.Hakikat belajar mengajar: menurut Abu Ahmadi hakikat mengajar itu ada jenis 1. rintangan dan persoalan hidup dapat menerima dengan tenang.lahirlah undang no 4 tahun 1950 jo Undang-undang nomor 12 tahun 1954 tentang dasar-dasar pendidikan dan pengajaran di sekolah. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. satu-satunya ibadah yang diwajibkan secara berulang setiap hari. baik secara biologis.Pendidikan merupakan pembimbigan seseorang kearah dewasa.II. setelah kami tanyakan dikelas. baik secara sosiologis. untuk dapat melaksanakan suatu pekerjaan dengan baik.KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA. 3. Oleh sebab itu peningkatan pembiasaan sholat itu merupakan hal yang urgen untuk diterapkan kepada siswa. Jadi belajar dan mengajar saling berkaitan dalam suatu proses menuju perubahan pengetahuan. itu pulalah yang menyebabkan pemimpin Jepang paska bom Hiroshima dan Nagasaki menanyakan berapa orangkah guru yang masih tertinggal dan selamat. suatu aktivitas mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak didik sehingga terjadi prases belajar. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna peningkatan pembiasaan sholat lima waktu D. perubahan tingakah . kemudian menghadapi dengan cermat. menyampaikan pengetahuan dan kebudayaan kepada anak.

Sikap dan sipat-sipat guru yang utamaPendidik yang baik haruslah memiliki sikap mental dan siapat-sipat yag utama.2). Sehingga setiap permasalahan dapat dilihat dalam konteks yang luas. Sehat jasmani dan rohani. Kesadaran ini diterapkan dan tercermin dalam prilaku di Sekolah dan luar sekolah . 2. Seorang guru/pendidik haruslah mempunyai Ijazah guru. Kesadaran kedua. Jadi dalam pendidikan harus ada perubahan kalau tidak ada perubahan maka kegiatan belajar itu tidak berhasil. Guru sebagai salah satu sumber belajar.3). Kajian Umum PendidikanKegiata belajar mengajar supaya lebih efektif harus memperhatikan sebagai berikut: 1. Kesadaran pertama. adalah kesadaran tentang jaminan terhadap masyarakat bahwa kita mampu untuk melaksanakan tugas mengajar dengan baik. Murry Lee dalam bukunya´ Elementry Education to day and tomorrow.Menurut J. bahwa pada seorang guru sebagai anggota profesi hendaklah terdapat kesadaran profesi seabagai berikut: 1). pendidik yang kompeten adalah guru yang mempunyai kesadaran kependidikan yang tinggi dan memenuhi syarat -syarat seorang guru yang baik. A. Syarat-syarat untuk menjadi guru yang baik. mengubah kepribadian. hal ini berarti adanya kesadaran untuk meniglkatkan harkat. Mempunyai kepribadian yang baik.4). karena ijazah ini merupakan bukti otentik bahwa seseorang itu telah mempunyai dasar keguruan . Sesuai dengan tugas Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia seabagai pendidik yang ulung. Kesadaran ketiga.Guru yang membimbing harus orang kompeten.a. apalagi tugas yang berat karena menyangkut masyarakat. Kesadaran kependidikan.2).Pendidik haruslah sehat jasmaniyah dan rohaniyah yang dibuktikan dengan keterangan dokter.laku. mengubah keterampilan. oleh sebab itu gurulah yang lebih dahulu menerapkan norma-norma yang terpuji yang tercermin dalam perbuatannya. c.Pendidik merupakan contoh hidup( living example) bagi peserta didik.R Bukhari dan .Pendidik haruslah orang yang bertanggungjawab dapat meninggalkan norma daerah dan kelompok untuk kepentingan nasional. b. Sikap dan sifat utama ini akan menjadikan seseorang itu mempunyai wibawa sehingga orang berkeinginan untuk mengikutinya.Untuk menjadi guru yang baik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1). Tujuan belajar mengajar Secara umum tujuan belajar mengajar adalah untuk mengubah pengetahuan peserta didik. adalah kesadaran profesi guru menuntut kompetensi intelektual dan keterampilan profesi yang cukup tinggi. Ijazah guru. Memiliki rasa tanggungjawab. adalah kesadaran untuk berorganisasi untuk kepentingan meningkatkan aktifitas dan pertumbuhan professional. berarti seorang guru mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. dengan sabdanya: ³ sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia ( H. martabat dan wibawa profesi. Hal ini penting sebab orang yang tidak sehat tidak mungkin melaksanakan tugasnya dengan baik dan teratur. adalah kesadaran pelayanan profesi mengemban tugas untuk kepentingan masyarakat. 4).3). perubahan keterampilan dan dapat mengatasi persoalan hidup dengan baik dan mandiri. Kesadaran keeempat.

Demikian pulalah rekanan guru yang tak searah.Pendidik haruslah mempercayai murid bahwa mereka mampu mandiri. tetapi kata hati murid masih lemah oleh sebab itu guru mengembangkan dan membimbingnya supaya mempunyai kepribadian mandiri.Seorang guru harus cerah dan riang sehingga murid tidak terperangkap dengan perasaan yang tertekan. tak mungkinlah gedung akan berdiri. Azas didaktikDalam Kegiatan belajar hendak memperhatikan pengajaran (azas didaktik) antara lain :a. watak dan kecendrongan yang berbeda pula. sesuai dengan firmannya berbunyi: ³ Sesungguhnya Allah Cinta orang yang sabar´ ( Q.3). Karena pada hakikatnya guru itu pengabdi dan pelayan masyarakat. Harus ada pemusatan perhatian . kemauan yang beragam.5). Bersikap baik terhadap guru lainnya. Adil.10).Pendidik haruslah mempunyai kesabaran yang tinggi. 3. Kecewalah masyarakat bila guru panutannya mempunyai banyak kelemahan. Mempunyai kewibawaan terhadap murid. sebab seorang pendidik menghadapi manusia yang terdiri dari berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda.Masyarakat adalah partner guru dalam melaksanakan tugasnya. Kalau hal ini terjadi berlarut-larut akan menimbulkan dampak negative pada hasil belajar murid. Guru harus suka pada mata pelajarannya. Mereka akan belajar sambil bermain untuk mencapai tujuan pendidikan. Tanpa kerjasama masyarakat dengan guru sulitlah untuk melaksanakan pendidikan dengan baik. tempat mencari informasi dansebagainya.7). Al-Baqoroh 153). Guru harus menyenangi murid dalam arti yang positif. guru tidak membedakan murid yang pintar dengan yang bodoh.9). Pelajaran yang disenangi akan berhasil lebih baik ketimbang pelajaran yang dibenci. 8).Muslim). tempat bertanya kalau tak mengetahui.Dalam masyarakat tertentu guru dianggap serba tahu segala hal. menimbulkan masalah baru. yang akhirnya akan menghambat pencapaian tujuan.Penguasaan bahan ajar merupakan keharusan bagi guru. Sikap dan sipat itu antara lain:1). 6). Guru harus mempunhyai pengetahuan yang luas. Guru harus cerah dan riang. sama halnya laksana dua orang yang satu membangun yang lainnya meruntuhkan.S.Pendidik haruslah menerima muridnya secara adil. Guru harus menguasai materi yang diajarkan.2). Bila murid tahu kelemahan gurunya maka akan terjadilah suasana yang tidak serasi.Pendidik harus menyenangi pelajaran yang diajarkan.Kewibawaan adalah pengakuan murid terhadap kelebihan gurunya sehingga mereka terdorong untuk meniru dan mengikutinya dengan sukarela. Guru harus mempunyai suatu keyakinan bahwa murid mempunyai kata hati yang cendrong kepada yang baik. yang cakap dengan yang kurang cakap. Karena orang yang sabar disayang Allah. Percaya dan cinta kepada anak didik dalam arti yang positif. sehingga murid merasa diperlakukan sama dan secara adil. sehingga akan mudah mempersiapkan dan melaksanakan.Sikap dan sipat-sipat utama itu merupakan kunci kesuksesan seorang pendidik dalam menjalankan tugasnya. karena pelajaran yang disenangi guru menjadikan proses belajar mengajar yang lebih hidup dan gembira. karena tanpa penguasaan materi yang sempurna akan menimbulkan kehilangan wibawa seorang guru.4).Rekanan guru adalah merupakan kelompok pendidik yang saling mengisi dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan. Bersikap baik terhadap masyarakat. sehigga kegiatan akan berjalan dengan penuh kedamaian. Kalau dewan guru atau rekanan guru tidak sejalan dalam mendidik murid. Sabar dan rela berkorban.

Kegiatan belajar mengajar itu harus ada bahan yang diragakan sehingga dapat dilihat oleh siswa. 3). merupakan fondasi ajaran Islam disebut keimanan.e. Pengetahuan hukum Islam. Cara membaca Al-Qur¶an dan membiasakannya. 5). yang meliputi pendidikan jasmani. Sehingga Nabi memberikan dorongan dengan sabdanya: ³ Orang yang paling baik diantara kamu ialah orang yang belajar AlQur¶an dan yang mengajarkannya´.(HR.c. Bahan pembelajaran harus memenuhi tujuan umum pemdidikan dan tujuan sekolah. keaktifan itu menunjukan dalam jiwa siswa itu ada proses. tiada yang dapat menolong mereka´ ( Annisa: ayat 145). Ibnu µAbdil Barri). Keimanan inilah yang melandasi semua amal seseorang yang mengaku beragama Islam. Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 44 berbunyi: ³ « dan siapa yang tidak menghukum dengan apa yang diturunkan Allah. Dengan Al-Qur¶an dan hadits Nabilah kita dijamin akan mendapat kebahagiaan dan tidak akan sesat selamanya.an) dan sunah Rasulnya´. Keyakinan dan keperyaan menurut Islam.b. Tanpa landasan keimanan yang benar semua amal akan sia-sia. Ibadah Kepada Allah SWT. Di Negara manapun sekolah adalah tempat pendidikan. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur¶an surat Ibrahim ayat 18 berbunyi: ³ Perumpamaan orang yang kafir dihadapan Tuhannya. Harus ada keaktifan peserta didik harus aktif dalam proses belajar mengajar. Bahan pengajaran harus sesuai dengan tingkat sekolah. Bukhari) 4).d.(Al-Maidah: 44). Keyakinan dan kepercayaan. Korelasi dan konksentrasi. pendidikan perorangan serta kemasyarakatan. Bahan pembelajaran pokok pendidikan Agama Islam. (HR. yaitu kitab Allah(Al-Qur. Orang yang mengatakan beriman tidak mengamalkannya disebut fasik. Orang yang berpura-pura beriman ibadah hanya untuk mengelabui mata atau untuk politis belaka supaya terbebas hokum dunia disebut munafiq. Maksudnya guru memperhatikan apakah masih tingkat pemula atau menengah atau sudah tingkat tinggi. Praktis dan efesien 4.Ibadah merupakan realisasi dari keimanan seseorang yang sebagai bukti bahw imannya benar.Pengatahuan hokum Islam itu menyangkutan aturan pribadi dan masyarakat ataupun sanksi-sanksi Allah yang akan diberlakukan di dunia dan ditangguhkan di akhirat . Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW berbunyi: ³ Telah kutinggalkan bagimu dua perkara apabila engkau berpegang teguh kepada keduanya engkau tidak akan sesat selamanya. Manusia munafiq ini diancam Allah dengan firmannya: ³ Orang yang munafiq tempatnya di neraka yang paling dalam. Sehingga orang yang tidak mau melaksanakan hukum itu disebut kafir.Al-Qur¶an merupakan pedoman pokok umat Islam untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. perkembangan jiwa serta jasmani murid pada umumnya.c.( Fikih). yaitu memberikan endidikan keseluruhan. rohani. yang disebut syari¶at. Memperhatikan kemampuan peserta didik. Setiap umat Islam mempunyai kewajiban untuk melaksanakan sebagai realisasi iman dan penyerahan tanpa syarat keharibaan Allah Maha Kuasa. maka mereka itulah orang yang kafir´. Pergaulan hidup antara sesama .S. Ibrahim ayat 18).f. Mereka tak bisa mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan«´( Q.Materi pokok pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan ialah:1). b. Oleh sebab itu mempelajari Al-Qur¶an merupakan keharusan bagi umat yang mendambakan petunjuk yang abadi. amal-amal mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari berangin badai. 2). Bahan pengajarana.sehingga semua potensi yang ada pada diri peserta didik dapat berfungsi dengan maksimal.

barulah kita dapat menentukan tolak ukurnya atau standar kompetensi Lulusan (SKL). Siswa berakhlak mulia dan berbudi luhur.7). Suka memelihara milik bersama untuk kepentingan umum seperti telpon/ jembatan dan sebagainya. suka sholat tarawih dan idain. keimanan kepada rasul.3) Tercerminnya Akhlak yang baik dari siswa. tentang qadha dan qadar. mensyukuri nikmat Allah dengan memelihara dan mengembangkannya. Siswa mensyukuri nikmat Allah swt. suka memelihara milik pribadi dan milik bersama dengan cermat. Siswa memiliki pengetahuan fungsional tentang agamanya meliputi pengetahuan tentang keimanan kepada Allah. Siswa rajin belajar dan giat bekerja. suka memelihara lingkungan hidup. mematuhi aturan yang berlaku. Siswa meyakini agamanya dan menghormati orang lain meyakini agamanya. Siswa bergairah beribadah . baik sesame muslim atau dengan non muslim disebut mu¶amalah. munakahat dan sebagainya.8). keimanan kepada malaekat. kemampuan menggunakan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk kebaikan.6). berbuat baik kepada orang lain. Kegiatan ini dapat direalisasikan dalam bentuk : mereka belajar dengan tertib tanpa perintah dan berusaha mencapai hasil atau berprestasi baik. utang piutang. d. Kemampuan menciptakan kerukunan hidup antar warga dan golongan. pinjam meminjam.Setelah membicarakan materi dan tema sentral pendidikan Agama Islam di sekolah. 1).cara bertetangga dan cara bermasyarakat. toleransi terhadap penganut agama lain. Siswa dapat membaca kitab suci agamanya dan berusaha dan berusaha memahaminya.2) Kemampuan siswa untuk membaca Al-Qur¶an dengan baik. Suasana ini tergambar dalam bentuk: siswa tidak mengganggu orang lain dalam beribadah. mengunjungi dan mendo¶akan temannya yang mendapatkan musibah. 2). Tema sentral Pendidikan Agama Islam. suka melakukan kebiasaan yang baik.4). tidak mengganggu dan merusak tempat ibadah. pemerintah serta kebutuhan siswa itu sendiri tentang pendidikan Agama Islam. Berakhlak mulia dan berbudi luhur dapat dilihat dalam keadaan sehari-hari berupa: suka bertutur bahasa yang sopan. Pada dasarnya tema sentral itupemenuhan harapan orang tua. suka membantu. menunaikan ibadah puasa bulan Romadhan sesuai dengan syarat dan rukunnya yang ditentukan agama.3). Kemauan mensyukuri nikmat Allah dapat dinyatakan berupa: suka memelihara kebersihan dan kesehatan jasmani dan rohani. Pergaulan hidup antara sesame manusia. hapal surat-surat pendek dan mampu menuliskannya. suka mengerjakan yang baik tanpa perintah. Dapat membaca kitab suci ini tercermin dalam kehidupannya antara lain: suka membaca Al-Qur¶an. Tolak ukur keberhasilan Pendidikan Agama Islam di SMK. pengetahuan tentang hukam waris. Mu¶amalah ini antara lain jual beli. Prinsip ini meliputi antara lain : beriman dengan benar. Hal ini tercermin dalam tindakan siswa antara lain: menunaikan sholat lima waktu. bergaul dengan orang lain sekalipun berbeda agama namun tetap . 1) Kemapuan siswa untuk beribadah dan membiasakannya dengan baik dan tertib( kemampuan sholat dan ibadah lainnya). masyarakat. suka bersih dan kebersihan. ikut memelihara tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya. menunaikan sholat jum¶at dengan baik. e. uapah mengupah. serta menjadi warga Negara yang baik. suka mengucapkan kalimat thoibah.5). peduli terhadap orang yang lemah. suka berbakti kepada orang tua.manusia.Pengertian tema sentral adalah sub mata pelajaran atau pokok bahasan dari pendidikan Agama Islam yang minimal yang harus dicapai pada jenjang pendidikan tertentu.

e. widyawisata. sedangakan metode berasal dari kata Yunani ( Greek ) yang terdiri dari ( metha = melalui/ melewati hodos = jalan/cara ). Metode simulasi suatu cara mengajar dengan perbuatan hanya berpura-pura atau berlaku sebagai dalam ituasi tertentu. ekprimen.menghormati keyakinan agama masing-masing. latihan. bercerita dan pameran. meneliti variable dan memecahkan masalah. Menurut Hasibuan Dip. Metode kerja kelompok cara penguasaan bahan pelajaran dengan mengerjakan tugas atau topic secara berkelompok. Hal ini sesuai dengan tuntutan Allah dalam surat 16 An-Nahal ayat 125 berbunyi:Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. metode proyek.Metode Tanya Jawab suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya.Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa metode belajar mengajar itu bervariasi sekali jika variasi ini diterapkan dengan seksama dalam pengajaran maka guru dan murid tidak akan cepat jemu dalam mengajar. penugasan. menemukan fakta. ekprimen. Adapun metode itu ialah:a. kerja kelompok.h. Tanya jawab. eksprimen. mengumpulkan data. diskusi.lah pola umum perbuatan guru dan murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar. proyek.Menurut Prof Dr Winarno Surakhmad metode belajar mengajar itu terdiri dari delampan metode yaitu: ceramah.i. ceramah. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. tanyajawab. metode belajar mengajar itu terdiri empat belas macam yaitu: Penugasan. metode kerja kelompok. metode simulasi. diskusi. sosiodrama.c. demontrasi. metode Tanya Jawab. Metode penugasan suatu cara penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan tugas berdasarkan petunjuk langsung yang dispersiapkan guru sehingga dapat mengalami secara nyata baik perkelompok atau perorangan.d. diskusi . g. Metode pengajaran Metode dan Strategi Belajar ia. Ed dkk ada enam macam yaitu: metode ceramah.Metode ceramah suatu metode mengajar yang penyajian materinya melalui penuturan dan penerangan lisan guru kepada siswa. metode diskusi.f. metode demonstrasi. Metode eksperimen suatu cara penyajian materi dengan pemberian kesempatan kepada siswa secara perorangan atau kelompok untuk melakukan percobaan mandiri. 5. supaya kita mencapai tujuan yang maksimal. metode ceramah. Metode yang dapat yang digunakan dalam proses belajar sangat beragam. bermain peran. simulasi dan demontrasi. demontrasi. Strategi dan metode ini mutlak harus digunakan dalam proses belajar mengajar. Jadi metode belajar mengajar berarti jalan atau cara yang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan pengajaran.b.Disini dijelaskan supaya dalam memberikan pelajaran dilaksanakan dengan bijaksana atau dengan strategi dan metode yang baik agar mencapai hasil yang baik pula. Tanya jawab. tanpa metode dan strategi akan mendapatkan banyak kendala dalam pelaksanaan pendidikan. siswa merencanakan. Metode demontrasi suatu cara mengjar dengan mempertunjukkan sesuatu atau cara mengerjakan sesuatu.Menurut Tim Bakti Guru. Metode proyek suatu cara . latihan. pemecahan masalah. Metode diskusi suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui wahana tukar pendapat berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dalam suatu masalah. karyawisata dan kerjakelompok.

widyawisata. Bekerja menimbulkan pegalaman yang bergua. Pengelolaan Proses Belara . 6.Dalam proses belajar mengajar guru hendaknya memperhatikan motif yang dapat mendorong siswa untuk belajar. 3) Prinsip pemusatan perhatian.Metode bermain peran suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa dalam memerankan dirinya sebagai tokoh atau benda mati. metode latihan. 7). Metode latihan suatu cara mengajar dengan me. Metode bercerita suatu penuturan dengan lisan kepada orang lain mengenai suatu topic atau peristiwa.Ada beberapa pinsip dasar dalam proses belajar mengajar yaitu:1). Mengajar seharusnya diberikan pelajaran yang bermasalah sehingga murid peka terhadap masalah.n. Prinsip hubungan social. Proses belajar mengajar adalah rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan pengajaran yang ditetapkan. Prinsip proses belajar mengajar. maka sebaiknya diadakan belajar sambil bekerja. bermain peran. karena kepribadian murid banyak dipengaruhi oleh lingkungan social b. 9).p. Prinsip belajar sambil bekerja. Pemecahan masalah suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa untuk dapat menyelesaikan masalah tertentu. Sesuai dengan kehidupan jiwa anak bahwa mereka sangat senang dengan permainan. Prinsip belajar sambermain.penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan dan mengembangkan sebanyak mungkin pengetahuannya dalam membahas suatu topic.Guru harus mempertimbangkan tentang pengetahuan.o. Prinsip latar. Metode pameran suatu cara mengajar dengan membawa siswa untuk mengamati suatu pameran kelas. sosiodrama. sehingga pikiran terpusat dengan topic yang kita bicarakan atau kita pelari. sikap dan nilai.Pelajaran direncanakan menurut suatu pola tertentu sehingga dapat menarik minat siswa. Metode sosiodrama suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa agar bias melakukan kegiatan dalam kehidupan social. 6). Prinsip pemecahan masalah. sekolah atau gugus sekolah.m.Guru hendaknya mengaitkan suatu bahan pelajaran dengan bahan pelajaran lainnya. Prinsip motivasi. Prinsip keterpaduan. Metode pameran.Kegiatan belajar megajar hendaknya memberikan kesempatan kepada murid untuk untuk mengembangkan potensi mencari. Pengalaman yang diperoleh melalui bekerja merupakan hasil belajar yang tidak mudah dilupakan. pemecahan masalah. antara lain ialah:a. keterampilan. Dalam berlajar siswa dilatih untuk bekerjasama. serta pengalaman yang telah dimiliki siswa supaya kegiatan belajar megajar berjalan lebih efektif dan efesien. 2). Proses Belajar Mengajar. 4). baik dalam dalam satu mata pelajaran maupun mata pelajaran lainnya ada kaitannya. metode e-learning. 8). Prinsip menemukan sendiri. 5). metode bercerita.latihkan sesuatu dalam rangka pengembangan suatu keterampilan. Metode belajar melalui internet sebagai medianya. akhirnya terbiasa memecahkan masalah yang dihadapi. Dalam kegiatan belajar mengajar ada beberapa hal yang perlu diperhatian supaya kegiatan itu berjalan dengan maksimal. Dalam belajar perlu diciptakan suasana gembira dan menyenangkan dalam bentuk kegiatan bermain kreatif. Guru berperan sebagai motifator. menemukan fakta dan informasi secara mandiri. perasaan. Metode widyawisata suatu cara penguasaan bahan pelajaran dengan membawa langsung siswa kepada obyek yang akan dipelajari diluar kelas.q.k.j. l. Oleh guru sendiri atau siswa yang ditugaskan oleh guru.

Sumber belajar. b. Pengaturan ini ditata sedemikian rupa dengan mempertimbangkan bentuk ruang kelas. majallah.Mengajar. buku pelengkap. dapat dibuat oleg guru atau murid dalam lingkungan alam sekitarnya. yakni penilaian yang dilakukan . Menentukan hasil kemajuan belajar siswa.Penilaian formatif. b). a. sederhana dan mudah dirawat serta digunakan. berapa jumlah dalam tiap kelompok. kiliping. Penilaian sumatif. kelas atau jurusan.Sumber belajar meliputi antara lain: buku paket. b). poster.2). fisik dan lingkungan siswa. rekaman.brosur. Pengorganisasian kelas. Sarana dan sumber belajar.Sesuai dengan tujuan tersebut diatas maka jenis dan fungsi evaluasi dapat di golongkan sebagai berikut:1). dokumen. 7. Teknik Evaluasi. Untuk menciptakan suasana yang menggairahkan serta memingkinkan terjadinya komunikasi yang baik. radio. terutama yang mengalami kesulitan belajar. bentuk serta ukuran bangku.4).Untuk mengenal latar belakang psikologis. diaturlah sebagai berikut: a). apakah secara berkelompok. Dalam pengaturan murid ini yang perlu diperhatikan: Apakah kegiatan secara individual. merangsang tumbuhnya pengertian dan usaha mengembangkan nilai-nilai. Menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang tepat. membawa siswa kearah yang nyata dan mengurangi verbalisme. Tujuan Evaluasi. Metode ini dibicarakan tersendiri pada bagian lain 3). Memberikan umpan balik ( feed back) kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki program satuan pelajaran atau proses belajar mengajar. lembar informasi lepas. a) sarana belajar.Evaluasi merupakan suatu komponen pengajaran tak dapat diabaikan. c. berfungsi untuk memperbaiki proses belajar mengajar atau memperbaiki program satuan pelajaran. penentuan kenaikan kelas dan menentukan lulus tidak seorang siswa. Misalnya dalam penentuan tingkat. siapakah yang menentukan kelompok itu. badan-badan usaha untuk mengukur sejauhmana kegiatan dan usaha telah mencapai tujuan yang telah ditatapkan sebelmnya. Metode belajar mengajar. antara lain berguana untuk bahan laporan kepada orang tua. Proses belajar mengajar merupakan dapur untuk memasak semua komponen dalam mencapai hasil yang diinginkan. Pada zaman modern ini evaluasi bukan saja di terapkan di pendidikan dan pengajaran melainkan juga digunakan kantor-kantor.Menurut kamus bahasa Inggeris S Wojowasito dkk evaluasi berasal dari ³ to evaluate = memberi nilai. Penilaian formatif. jumlah murid pada tingkat kelas yang bersangkutan.2). 2). jumlah kelompok dalam kelas tersebut. serbaguna dan berfungsi ganda. Dalam pendidikan eavaluasi berarti memberi penilaian untuk mengukur kemampuan yang diperoleh dari kegiatan belajar mengajar atau sejauhmana kemampuan seseorang yang telah dimiliki sehingga dapat menempatkan dalam keadaan yang tepat dan sebagainya sesuai dengan tujuan diadakannya evaluasi tersebut.Penilaian sumatif. Pengertian evaluasi.3). surat kabar. Sarana dan sumber belajar mengajar sangat menentukan dalam proses belajar. Pengaturan murid dalam belajar.dalam memilih sarana dapat digunakan patokan sebagai berikut : menarik perhatian dan minat siswa. berpasangan atau klasikal. Pengaturan ruang belajar dan perabot. Jenis dan fungsi evaluasi. jumlah murid dalam tiap kelompok. televise. naskah. 1). apakah berubah atau tetap. tanpa evaluasi kita sulit untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan suatu pendidikan dan pengajaran. internet dan lingkungan.Tujuan evaluasi dalam pendidikan dapat diholongkan kedalam empat kategori yaitu:1).

b). f. system pengajaran dan lain sebagainya. sehingga dengan data ini dijadikan acuan untuk membantu siswa tersebut dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Penggunaan data evaluasi. Teknik tidak menggunakan tes atau non tes.e. hal yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan tes hasil antara lain: obyek yang akan dievaluasi. 3).Setelah melalui tahapan sebelumnya maka diadakan prlaporan baik kepada instansi atasan ataupun kepada orang tua murid. ingatan.Penilaian penempatan ini berfungsi untuk menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang sesuai.Tahapan analisis ini. kurikulum. cara kwantitif. Analisis evaluasi. seperti Lembaga Penelitian Pendidikan IKIP dan sebagainya. merupakan perolehan terlepas dari unsur yang merusak nilai itu. untuk mengindentifikasi murid yang pandai . sehingga kesulitankesulitan itu dapat diatasi dengan maksimal. bentuk apa yang sesuai dengan materi tersebut.4). suatu tahap menganalisa hasil evaluasi untuk berbagai keperluan baik untuk umpan balik ataupun untuk mengetahui kemajuan belajar siswa.2). dari respon itu guru dapat memberikan penilaian. skala sikap. untuk mengelompokkan murid dalam kelas.2). sedang dan yang lambat belajar. laporan. misalnya. Teknik Penilaian.Aspek .. b). wawancara dan sosiometrik. termasuk diantaranya : inteligensi. g. Pelaporan hasil evaluasi.4).Data evaluasi digunakan untuk melengkapi laporan-laporan baik untuk orang tua murid maupun untuk instansiinstansi vertikal yang memerlukan yang dilakukan secara priodik tentang kemajuan murid atau kemajuan sekolah itu.setiap akhir semester atau catur wulan setelah menyelesaikan sekian pokok bahasan. tes objektif. situasi dapat diciptakan sehingga hasilnya valid. Pelaksanaan evaluasi.Aspek befikir. tes lisan. Menurut Tyler.3).4). kurang memuaskan dan sebagainya. Keperluan pengajaran.Penilaian diagnostic ini berfungsi untuk mengetahui permasalahan yang dialami siswa. Cara dan Tehnik Penilaian.Teknik yang sering digunakan dalam evaluasi ada dua kategori yaitu: a) Teknik menggunakan tes. Cara Penilaian. Penilaian diagnostic.1). teknik ini terdiri dari : observasi. Tahap perencanaan evaluasi. Obyek evaluasi. Berfungsi untuk menentukan angka kemajuan belajar tahap tertentu. Keperluan Administrasi. tes perbuatan.Data evaluasi juga dapat digunakan untuk memilih metode yang baik dalam situasi belajar yang sesuai. Data Penyelidikan. berapa lama waktu yang diperlukan.Tahapan pelaksanaan evaluasi ini harus dilakukan secara baik.Tahapan evaluasi hasil belajar disekolah meliputi langkah sebagai berikut : 1). pemikiran logis dan sebagainya.Evaluasi yang baik adalah evaluasi yang langkah direncanakan secara baik pula. Teknik tes ini terdiri dari: tes uraian. d. Penilaian penepatan atau placement. suatu cara yang diberikan kepada seseorang yang akan dinilai supaya memberikan respon. karangan dan tes diagostik. cara menginterpretasi data. obyek evaluasi itu terdiri dari beragam aspek kepribadian yaitu: 1). cukup. cara kwalitatif. 2). baik.Data yang diperoleh dari hasil evaluasi tersebut dapat digunakan untuk pelbagai keperluan antara lain: 1).Data evaluasi dapat digunakan untuk bahan acuan dalam memberikan bimbngan dan penyuluhan kepada siswa yang mempunyai permasalahan.Suatu penilaian yang diberikan dalam bentuk angka.2).Data evaluasi dapat digunakan untuk keperluan penyelidikan untuk meninjau efektifitas metode mengajar. Hal ini biasa dilaksanakan oleh lembaga pemerintah. atau biro/badan.Penilaian yang dapat ditempuh melalui dua cara pendekatan: a). suatu penilaian dalam bentuk pernyataan verbal. Tahapan Evaluasi Hasil Belajar.3) Keperluan Bimbingan dan Penyuluhan.

hidup bersih lahir dan batin. Terdiri dari kata motivasi. setelah tujuh hari format yang diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya. menahan diri dan pengendalian diri. setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam.Yang kami maksudkan motivasi multi aspek. Sholat dicanangkan oleh Allah SWT untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh. 4).adalah nilai yang sudah menjadi sikap pribadi seseorang. dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin. bakat dan hobbi. Motivasi multi aspek. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Metode yang digunakan.5). melalui video penciptaan Alam semesta.perasaan social. beberapa kali survey kecil.Sholat adalah tiangnya agama Islam. Mengadakan survey awal. jika sholatnya rusak maka amal yang yang lain jadi tercemar. disamping itu memotivasi dengan kajian nikmat yang diberikan Allah baik bersifat pribadi ataupun bersifat umum. Perkembangan social dan personal. hidup sabar. cara pemecahan nilai social dan sebagainya. Saya mendapat data hanya + 15 % dari kelas itu yang sholat sudah rotin lima kali sehari dan semalam. Metode yang digunakan adalah memberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat.2. melalui kajian diri pribadi siswa.bermasyarakat. survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi.Setelah itu memberikan format isian keadaan sholatnya selama tujuh hari. termasuk diantaranya: cara bergaul. berkomunikasi dengan Khaliknya. multi dan aspek.melalui kajian nikmat. 1. Pada siklus pertama memotivasi siswa dengan kajian makna sholat supaya siswa lebih paham makna sholat secara keseluruhan. mengajarkan hidup sehat. 3. melalui kajian nikmat umumnya. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah. melalui kajian diri siswa . yang dapat dikerjakan tanpa berpikir. Peningkatan kebiasaan sholat lima waktu. politik dan ekonomi. Apresiasi seni dan budaya. Pada siklus pertama diambil sebagai acuan siklus kedua siapa berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya menjadi malas. Yang dimaksud mativasi adalah unsur yang mendorong seseorang untuk menggerakkan mengerjakan sesuatu.3).6). bila sholatnya baik maka amal yang lain jadi baik. Oleh sebab itu saya terdorong untuk mengetahui apakah yang menyebabkan hal itu terjadi bagaimana jalan keluarnya.III.PROSEDUR PENELITIAN A.Yang dimaksud kebiasaan disini . multi aspek artinya beragam bentuk. Multi yang saya maksud disini antara lain: motivasi melalui kajian sholat. maka pada siklus kedua ini sudah diadakan pendekatan yang intensif kepada siswa yang berubah menjadi malas. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu. B. B. Minat.2. Membuat tahapan penelitian dan evaluasi. meleui video penciptaan alam semesta. kebiasaan seperti ini yang disebut dengan akhlak. setelah . sholat merupakan amal yang pertama kali dipertanggungjawabkan nanti di hari kiamat. Setelah itu siswa diberi format isian untuk diisi sesuai sholat yang mereka laksanakan dalam tujuh hari berikutnya. kelas XI dan kelas XII. Dengan harapan semoga sholat itu akhirnya menjadi akhlak bagi siswa yang mengamalkannya. BAB.Aspek keyakinan social dan kewarganegaraan menyangkut pandangan hidup terhadap masalah social.1.Survey awal yang dimaksud ialah menanyakan secara lisan tentang kebiasaan sholat siswa kelas X. Sehingga dia dapat menyayangi sholat dan membiasakannya. Kajian sholat lima waktu.

86 85.14 85.71 77. Rekapitulasi Siklus II REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan Oktober 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Shubuh Siklus II Persentase No .00 77.29 71.43 65.format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.86 62.00 100.57 77.14 77.29 80.00 80.95 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 76.HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA.19 93.00 88.14 82. Rekapitulasi. Dari evaluasi siklus kedua hasilnya ada peningkatan namun masih ada siswa yang cendrung turun maka pada siklus ketiga saya analisa beberapa pribadi yang cendrung cuek serta diadakan pendekatan dengan memanggil serta mengoreksi informasi dan melalui informasi diadakan motivasi yang sesuai dengan siswa yang bermasalah tersebut.IV.07 84. Siklus I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan September 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana 6 6 7 7 Dede Nursapni 7 6 6 5 Dita ulandari 4 4 6 7 Etik Damayanti 7 7 7 7 Faazin H Af 7 7 7 7 Feni Hernita 7 5 6 6 Fenny Greace A 4 6 7 6 Iis Febriyani Utami 6 7 7 6 Insi Aulia Kh 4 4 6 4 Irma Nuarti 7 4 7 5 Kurnia Eka Abdillah 6 7 7 7 Lila Fitriani 5 4 4 7 Luthfiah Ilma 4 5 7 7 Melisa Puspitasari 6 7 7 7 Mia Satriana 3 1 5 6 Nurfitri Apriliandina 4 3 7 4 Nury Indriyani 7 2 7 4 Resti Fauziyah 5 5 5 5 Rika Umami 3 5 7 7 Rizka Yuliana 6 5 7 7 Septiyani 6 3 7 1 Shinta Ramadhani 7 7 7 7 Sri Damayanti 7 7 7 7 Sri Mistari 7 7 7 7 Sri Suyati 7 7 7 7 Susanti Oktaviani 4 6 6 6 Persentase 80.14 86.3.02 Jakarta 1 Oktober 2007 Peneliti Drs.24 83. Dedi Dwitagama MM.71 88.71 97.86 54. setelah format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.57 100. mengengvaluasi kegiatan BAB.00 100.00 94.00 100.43 68.00 100.00 100. Msi Drs.57 62.14 91.65 Shubuh 7 7 4 7 7 7 7 4 3 4 7 7 7 7 4 7 1 5 3 5 7 7 7 7 7 7 5 Siklus I Keterangan 100. Bustamam Ismail B.

00 100.00 100.43 62.78 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 86.00 100.57 91.42 Jakarta 30 Oktober 2007 Peneliti Drs.57 82.43 88.29 65.00 77.00 74.00 100.00 60.36 7 7 7 6 7 7 5 6 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 7 7 6 7 7 7 7 7 7 95.43 85.00 100.00 91.71 88.00 65. Rekapitulasi Siklus III REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA No 1 2 3 4 5 6 Diteliti dari tanggal 2 s/d tanggal 8 bulan November 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana Dede Nursapni Dita ulandari Etik Damayanti Faazin H Af 5 6 5 7 7 3 6 5 7 7 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 Shubuh 7 5 5 6 7 7 Siklus III Persentase 100.86 68. Msi Drs.00 71.00 80. Dedi Dwitagama MM.00 91.71 82.57 100.14 100.77 80.86 88.43 80.77 7 7 6 7 7 7 4 7 5 7 0 7 7 4 7 7 5 3 7 7 5 6 7 7 7 7 7 7 7 5 6 7 7 2 5 0 7 6 7 5 6 6 7 5 5 7 3 4 6 7 7 7 5 6 100.57 100.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Andriyansyah Ariyana Dede Nursapni Dita Suci Wulandari Etik Handayani Faazin H Af Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 7 4 5 3 7 7 6 4 5 7 4 7 6 3 4 7 5 4 7 4 3 6 7 7 7 7 7 5 5 7 7 6 7 7 7 5 7 7 4 7 7 6 2 7 5 5 6 7 7 7 6 7 88.86 100.00 100.57 100.00 .82 26 Sri Suyati 6 27 Susanti Oktaviani 5 Persentase 77.00 88. Bustamam Ismail C.00 60.

57 91.00 60.71 84.29 88. Dedi Dwitagama MM.00 100.36 .. bagaiman manfaatnya bila kita merotinkan sholat. pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat. sholat ashar=88. Siklus pertama kami laksanakan dari tanggal 23 sampai 29 september 2007.30 0 6 7 7 5 7 7 7 7 4 7 1 7 6 5 4 7 7 7 5 6 4 6 6 5 7 7 7 6 7 4 7 7 6 2 5 7 7 7 7 6 6 54. Kami dorongan siswa untuk lebih mengenal sholat. Siklus pertama.13 86.43 85. Siklus kedua.71 100.00 94.95%. sholat ashar =76. Dan diberikan pendataan yang diisi oleh siswa selama satu minggu sesuai dengan sholat yang mereka kerjakan .29 85.71 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 82. ANALISIS DATA YANG DIPEROLEH DARI TIGA SIKLUS. Sholat Magrib=93.24 87. 2.07 Kumulatif=84.29 71. sholat shubuh=83.71 100.Pada langkah pertama kami memberikan motivasi kepada siswa kelas II Ak 1 untuk mendalami arti sholat dan kandunganya. melalui kajian diri pribadi siswa. Dari data itu diperoleh data sholat Zuhur yang dilaksanakan =80.86 85. 1.71 85. mendorong yang masih sangat jarang sholat untuk lebih memahami dan manfaat syukur kepada Allah melalui sholat.62 Jakarta 10 Nopember 2007 Peneliti Drs.00 100.71 4 7 7 7 7 7 7 7 7 4 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 96.24 .00 Sri Suyati 5 Susanti Oktaviani 5 Persentease 85.57 97.Siklus kedua kami laksanakan berdasarkan hasil yang belum maksimal dari siklus I maka diadakan pendekatan bagi siswa yang masih jauh dari yang diharapkan tentang kebiasaan sholatnya. dengan membagikan formulir isian.14 100. Msi Drs.14 88. sekaligus merupakan tanda syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang berlimpah kepada kita.00 57.02.7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 4 6 7 6 7 7 6 5 7 4 7 6 6 4 6 6 7 7 7 7 6 7 6 6 7 6 5 7 4 7 0 7 6 7 6 7 7 7 6 6 85. saya memperoleh data sebagai berikut yang melaksanakan sholat zuhur=77. Bustamam Ismail D. Pelaksanakan tanggal 23 Oktober 2007 sampai 29 Oktober 2007. sholat . sholat Isya=86.65 . pemberian motivasi melalui kajian nikmat umumnya.78 .19%.43 100.00 94.

13 . B terdapat =12 orang . A-4 B-3 C-2 KUM Sik I 10 12 5 40 36 10 86 Sik II 13 8 6 52 24 12 88 Sik III 13 52 11 33 3 6 91 Dari keadaan itu ada kecendrongan makin baik dan makin sempurna sholatnya. antara 89. antara 69. Beberapa Aspek Dasar-dasar Kependidikan oleh Drs.71%. Siklus ini berdasar data siklus kedua yang belum memuaskan.82 dan pada siklus III naik menjadi 87. H.5. Apabila dilihat presentase keseluruhan. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik. a.07%. sholat ashar=85. Ph. Hermawan S 5. Analisa Kemajuan kemajuan pada siswa. Fikih Kifayatul Akhyar 6. Lebih lanjut lihat grafik. Al-Qur¶an dan terjemahannya oleh Departemen Agama RI 2. Ilmu Perbandingan Pendidikan oleh Arifin Prof.30.24% .99%.77 .Pelaksanaan sholat Magrib berbanding sebagai berikut siklus I 93.24% cendrong naik. B. sholat shubuh =80.M.Pelaksanaan Sholat Ashar berbanding sebagai berikut Siklus 76.c. Dari Tabel I . supaya rajin sholat. Siklus III A terdapat 13 orang.II dan III dapat kita baca pelaksanaan sholat Zuhur berbanding sebagai berikut Siklus I 80. b. C bobotnya 2 dan D bobotnya 1. Siklus II naik menjadi 95.M.24 .71%. Etika Keguruan oleh Drs. Buku Paket Agama Islam SMK 3.Secara keseluruhan dapat lihat dari tabel pada siklus pertama 84.42 . sholat Isya =86. sehingga mengadakan pendekatan kepada siswa yang masih malas untuk sholat. dan memotivasi melalui video penciptaan Alam semesta. kumulatif=87.99 dan D <.Siklus ketiga kami laksanakan dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Oktober 2007.19%.D 7.82.Pelaksanaan sholat isya berbanding sebagai berikut siklus I 86. cendrong naik. B.77 . Bila dikelompokkan antara A. sholat Magrib=96. cendrong naik.71 . pada siklus II naik menjadi 85. Filsafat Pendidikan oleh Imam Barnadib. dari data ini dapat lihat ada kecendrongan makin naik.Magrib=95. 8.42 . kumulatif=85. C terdapat = 5 orang. B terdapat 11 orang C terdapat 3 orang.77 dan siklus III turun 84. antara 50.99.50. Siklus II A terdapat 13 orang.42% dan siklus III naik menjadi 86. Dari lima sholat hanya satu yang cendrong turun yaitu sholat Isya sedangkan empat sholat yang lain cendrong.65%. sholat Isya=84.Pelaksanaan sholat Shubuh berbanding sebagai berikut siklus I 83.02 %. C. Siklus II turun 80. kami memperoleh data sebagai berikut: Yang melaksanakan sholat Zuhur=85. B terdapat 8 orang .36% dan siklus III turun sedikit menjadi 85.77% dan siklus III naik menjadi 96.00.Ed .3.00 ± 69. Siklus II naik menjadi 86.78 % dan siklus III meningkat menjadi 85.99-89.3% cendrong naik. Secara keseluruhan dapat dilihat lebih kemajuannya DAFTAR PUSTAKA 1.71 . Suryosubroto 4. M.62. Pada siklus I A terdapat = 10 orang.13% cendrong turun. sholat shubuh=86. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik dibawah ini. siklus II turun 77.95 %. 6.Pada siklus ini siswa didorong untuk menggunakan semua potensi mereka yang diamanahkan Allah kepada mereka. R. C terdapat 6 orang. Siklus ketiga. A bobotnya 4 . B bobotnya 3.A.4.100%. Siklus II naik menjadi 88.

Ngalim Purwanto 16. Winarno Surakhmat 15. Rangkuman Ilmu Mendidik oleh Djaka Cs 20. Pengantar Interaksi mengantar belajar oleh Prof. Undangan penanda tanganan kontrak 4.M.8. Pengantar Ilmu Jiwa Agama Jalaludin drs. Psikologi Umum oleh Agus Sujanto Drs 17. DR 10. M. Prinsip-prinsip dan teknik Evaluasi Pengajaran oleh Drs. Surat pernyataan siswa yang diteliti6. Format instrument penelitian . Metodik Pendidikan Agama oleh Mahmud Yunus Prof. Dr. H 9. Pengantar Psikologi Dirgagunarsa 14. Surat Tugas dari Ketua Proyek Kepada Peserta Peneliti2. Drs 19. Metodik Pendidikan Agama oleh Ahmad Tafsir . Data Pribadi Anggota Peneliti 5. Pengantar Didaktik Metodik oleh Abu Ahmadi. Cs 18. Teknologi Instruksional 0leh Drs. Manajemen Da¶wah Islam oleh Abdur Rasyad Shaleh 12. Motivate your self! Oleh Ridwan Muhammad Yusuf 13. Mukhtarul Hadist Nabawiyah 11. Mudhoffar.Sc LAMPIRAN -LAMPIRAN :1. Buku Konsultasi dari Pembimbing kepada peserta Peneliti 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful