Merespon permintaan pengunjung blog Saya, atas perkenan Bapak H.

Bustamam Ismail, guru Agama SMK Negeri 3 Jakarta « Saya posting contoh Laporan Penelitian Tindakan Kelas Pak Haji « yang berjudul ³Peningkatan Kebiasaaan Sholat Lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ ABSTRAKSI Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja, termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta, setelah kami tanyakan dikelas, hampir setiap kelas hanya rata-rata 15% yang terbiasa sholat lima waktu, itupun umumnya anak-anak Rohis. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna pembiasaan sholat lima waktu. 1. Judul PTK ini adalah ³ Meningkatkan kebiasaan sholat lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ Sholat dicanangkan oleh Allah untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh, dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin, hidup sabar,bermasyarakat, mengajarkan hidup sehat, hidup bersih lahir dan batin, menahan dan pengendalian diri, berkomunikasi dengan Khaliknya, 2. Permasalahan kurangnya kesadaran siswa untuk membiasakan sholat lima waktu. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah, beberapa kali survey kecil, setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam, survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi. 3. Metode yang saya gunakan adalah pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat, melalui kajian nikmat umumnya, melalui kajian diri pribadi siswa, melalui video penciptaan Alam semesta. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu LAPORAN BAB. I. PENDAHULUAN A. Latar belakang, Mulai Indonesia merdeka, telah dicanangkan oleh para peminpin bangsa kita, untuk merumuskan tujuan negara muda yang dibangun itu, yaitu membentuk masyarakat yang adil dan makmur. Setelah melalui beberapa dasawarsa lahirlah pembarauan-demi pembaharuan yang menitikberatkan pembangunan. Pembangunan itu memerlukan tenaga penggerak sebagai motor yang menggerakkan semua aspek dari pembangunan tersebut. Tenaga pengerak tersebut ialah manusia yang mempunyai keahlian (skill), tanpa keahlian pembangunan itu tidak akan berjalan lancar. Tenaga ahli itu dihasilkan oleh pendidikan, karena itu pendidikan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan negara, yaitu masyarakat adil dan makmur.Pemikiran tentang pentingnya pendidikan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka, Pada awal kemerdekaan

Bagaimana mengelola waktu yang singkat untuk tatap muka tapi efektif dan efesien dalam membina mereka. menanamakan pengatahuan kepada anak. Bagaimana memotivasi siswa untuk membiasakan sholat lima waktu?.baik secara ekonomis. Oleh sebab itu peningkatan pembiasaan sholat itu merupakan hal yang urgen untuk diterapkan kepada siswa.II. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna peningkatan pembiasaan sholat lima waktu D. untuk dapat menerapkan pengetahuan . Jadi belajar dan mengajar saling berkaitan dalam suatu proses menuju perubahan pengetahuan. Rumusan Masalah Sholat adalah merupakan pangkal tolak pembinaan kepribadian seseorang muslim.Hakikat belajar mengajar: menurut Abu Ahmadi hakikat mengajar itu ada jenis 1. kemudian menghadapi dengan cermat.Hakiakat belajar adalah usaha sadar untuk menguasai ilmu.KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA.lahirlah undang no 4 tahun 1950 jo Undang-undang nomor 12 tahun 1954 tentang dasar-dasar pendidikan dan pengajaran di sekolah. hampir setiap kelas hanya rata-rata 5% yang terbiasa sholat lima waktu. terakhir . baik secara biologis. Seseorang yang dewasa harus mempunyai skill life atau kecakapan hidup sehingga dia tidak menjadi beban bagi orang lain. C. perubahan tingakah . Tujuan Penelitian Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja. itupun umumnya anak-anak Rohis. menyampaikan pengetahuan dan kebudayaan kepada anak. suatu aktivitas mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak didik sehingga terjadi prases belajar. 2. seumur hidup. untuk dapat melaksanakan suatu pekerjaan dengan baik. BAB. termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta. baik secara sosiologis. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan . dan mengatasi serta memecahkannya dengan bijaksana. Permen no 23 tentang standar kompetensi lulusan B. Pada tahun 1989 lahir Undang-undang nomor 2 tentang Sistem Pendidikan Nasonal. itu pulalah yang menyebabkan pemimpin Jepang paska bom Hiroshima dan Nagasaki menanyakan berapa orangkah guru yang masih tertinggal dan selamat. satu-satunya ibadah yang diwajibkan secara berulang setiap hari.Pendidikan merupakan pembimbigan seseorang kearah dewasa. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. yang dijadikan oleh Rasulullah sebagai tiang Agama Islam. Permen no 22 tentang standar isi. setelah kami tanyakan dikelas. Pendidikan merupakan kunci kemajuan dan kesuksessan masa depan suatu bangsa. Dia harus mempunyai kepribadian yang mandiri sehingga setiap tantangan. rintangan dan persoalan hidup dapat menerima dengan tenang. Manfaat PenelitianPenelitian ini bermanfaat untuk untuk acuan pengajaran yang lebih maksimal di masa mendatang minimal untuk bahan kajian yang mengacu kepada kemajuan dimasa mendatang. Apabila pembinaan sholat itu terabaikan akan meruntuhkan sendisendi Islam itu sendiri sekali gus meluluhlantahkan pembinaan umatnya. 3.

Syarat-syarat untuk menjadi guru yang baik. c. berarti seorang guru mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Kajian Umum PendidikanKegiata belajar mengajar supaya lebih efektif harus memperhatikan sebagai berikut: 1.2). hal ini berarti adanya kesadaran untuk meniglkatkan harkat.3). Sehat jasmani dan rohani. Sikap dan sifat utama ini akan menjadikan seseorang itu mempunyai wibawa sehingga orang berkeinginan untuk mengikutinya. Kesadaran kedua. Sehingga setiap permasalahan dapat dilihat dalam konteks yang luas. 2. Ijazah guru. Murry Lee dalam bukunya´ Elementry Education to day and tomorrow. Guru sebagai salah satu sumber belajar.Menurut J.Pendidik merupakan contoh hidup( living example) bagi peserta didik. Kesadaran pertama. Memiliki rasa tanggungjawab. martabat dan wibawa profesi. adalah kesadaran untuk berorganisasi untuk kepentingan meningkatkan aktifitas dan pertumbuhan professional. b. oleh sebab itu gurulah yang lebih dahulu menerapkan norma-norma yang terpuji yang tercermin dalam perbuatannya. bahwa pada seorang guru sebagai anggota profesi hendaklah terdapat kesadaran profesi seabagai berikut: 1). Sikap dan sipat-sipat guru yang utamaPendidik yang baik haruslah memiliki sikap mental dan siapat-sipat yag utama. Seorang guru/pendidik haruslah mempunyai Ijazah guru. mengubah kepribadian. pendidik yang kompeten adalah guru yang mempunyai kesadaran kependidikan yang tinggi dan memenuhi syarat -syarat seorang guru yang baik. A. Tujuan belajar mengajar Secara umum tujuan belajar mengajar adalah untuk mengubah pengetahuan peserta didik.Pendidik haruslah sehat jasmaniyah dan rohaniyah yang dibuktikan dengan keterangan dokter.Pendidik haruslah orang yang bertanggungjawab dapat meninggalkan norma daerah dan kelompok untuk kepentingan nasional. karena ijazah ini merupakan bukti otentik bahwa seseorang itu telah mempunyai dasar keguruan .Untuk menjadi guru yang baik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1). Sesuai dengan tugas Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia seabagai pendidik yang ulung.a.4). Jadi dalam pendidikan harus ada perubahan kalau tidak ada perubahan maka kegiatan belajar itu tidak berhasil.R Bukhari dan .3). Mempunyai kepribadian yang baik. adalah kesadaran tentang jaminan terhadap masyarakat bahwa kita mampu untuk melaksanakan tugas mengajar dengan baik. 4). Kesadaran keeempat. dengan sabdanya: ³ sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia ( H.Guru yang membimbing harus orang kompeten. apalagi tugas yang berat karena menyangkut masyarakat. Kesadaran ini diterapkan dan tercermin dalam prilaku di Sekolah dan luar sekolah . adalah kesadaran pelayanan profesi mengemban tugas untuk kepentingan masyarakat. Hal ini penting sebab orang yang tidak sehat tidak mungkin melaksanakan tugasnya dengan baik dan teratur. mengubah keterampilan. perubahan keterampilan dan dapat mengatasi persoalan hidup dengan baik dan mandiri. adalah kesadaran profesi guru menuntut kompetensi intelektual dan keterampilan profesi yang cukup tinggi.laku. Kesadaran ketiga. Kesadaran kependidikan.2).

Bersikap baik terhadap masyarakat.10).Muslim). sehingga akan mudah mempersiapkan dan melaksanakan.4).Kewibawaan adalah pengakuan murid terhadap kelebihan gurunya sehingga mereka terdorong untuk meniru dan mengikutinya dengan sukarela. Guru harus menguasai materi yang diajarkan.Pendidik haruslah mempercayai murid bahwa mereka mampu mandiri. Kalau hal ini terjadi berlarut-larut akan menimbulkan dampak negative pada hasil belajar murid. tempat mencari informasi dansebagainya. Guru harus mempunyai suatu keyakinan bahwa murid mempunyai kata hati yang cendrong kepada yang baik.Pendidik haruslah mempunyai kesabaran yang tinggi. Mereka akan belajar sambil bermain untuk mencapai tujuan pendidikan.5). Harus ada pemusatan perhatian . kemauan yang beragam. yang cakap dengan yang kurang cakap. yang akhirnya akan menghambat pencapaian tujuan.Pendidik haruslah menerima muridnya secara adil. Sikap dan sipat itu antara lain:1). Karena orang yang sabar disayang Allah. Tanpa kerjasama masyarakat dengan guru sulitlah untuk melaksanakan pendidikan dengan baik. Mempunyai kewibawaan terhadap murid. Al-Baqoroh 153). Guru harus cerah dan riang.Penguasaan bahan ajar merupakan keharusan bagi guru.7). Demikian pulalah rekanan guru yang tak searah. Guru harus suka pada mata pelajarannya. karena pelajaran yang disenangi guru menjadikan proses belajar mengajar yang lebih hidup dan gembira.Sikap dan sipat-sipat utama itu merupakan kunci kesuksesan seorang pendidik dalam menjalankan tugasnya. Guru harus mempunhyai pengetahuan yang luas. sehigga kegiatan akan berjalan dengan penuh kedamaian.Pendidik harus menyenangi pelajaran yang diajarkan.9). guru tidak membedakan murid yang pintar dengan yang bodoh. Bersikap baik terhadap guru lainnya. menimbulkan masalah baru. 6).2). tak mungkinlah gedung akan berdiri. Guru harus menyenangi murid dalam arti yang positif. Kecewalah masyarakat bila guru panutannya mempunyai banyak kelemahan.Dalam masyarakat tertentu guru dianggap serba tahu segala hal. watak dan kecendrongan yang berbeda pula. Azas didaktikDalam Kegiatan belajar hendak memperhatikan pengajaran (azas didaktik) antara lain :a.Masyarakat adalah partner guru dalam melaksanakan tugasnya. Percaya dan cinta kepada anak didik dalam arti yang positif. Kalau dewan guru atau rekanan guru tidak sejalan dalam mendidik murid. tempat bertanya kalau tak mengetahui. Sabar dan rela berkorban. Pelajaran yang disenangi akan berhasil lebih baik ketimbang pelajaran yang dibenci.Seorang guru harus cerah dan riang sehingga murid tidak terperangkap dengan perasaan yang tertekan.S. Karena pada hakikatnya guru itu pengabdi dan pelayan masyarakat. Adil. sama halnya laksana dua orang yang satu membangun yang lainnya meruntuhkan. Bila murid tahu kelemahan gurunya maka akan terjadilah suasana yang tidak serasi. karena tanpa penguasaan materi yang sempurna akan menimbulkan kehilangan wibawa seorang guru. 3. 8). sebab seorang pendidik menghadapi manusia yang terdiri dari berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda. sehingga murid merasa diperlakukan sama dan secara adil. tetapi kata hati murid masih lemah oleh sebab itu guru mengembangkan dan membimbingnya supaya mempunyai kepribadian mandiri. sesuai dengan firmannya berbunyi: ³ Sesungguhnya Allah Cinta orang yang sabar´ ( Q.Rekanan guru adalah merupakan kelompok pendidik yang saling mengisi dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan.3).

5). yaitu memberikan endidikan keseluruhan. Sehingga orang yang tidak mau melaksanakan hukum itu disebut kafir. Bahan pengajarana. b. Pengetahuan hukum Islam. Manusia munafiq ini diancam Allah dengan firmannya: ³ Orang yang munafiq tempatnya di neraka yang paling dalam. Keimanan inilah yang melandasi semua amal seseorang yang mengaku beragama Islam. Praktis dan efesien 4.f. keaktifan itu menunjukan dalam jiwa siswa itu ada proses. Bahan pembelajaran harus memenuhi tujuan umum pemdidikan dan tujuan sekolah.d. yaitu kitab Allah(Al-Qur. maka mereka itulah orang yang kafir´. (HR. Orang yang berpura-pura beriman ibadah hanya untuk mengelabui mata atau untuk politis belaka supaya terbebas hokum dunia disebut munafiq.c. Maksudnya guru memperhatikan apakah masih tingkat pemula atau menengah atau sudah tingkat tinggi. Di Negara manapun sekolah adalah tempat pendidikan. 2). Ibadah Kepada Allah SWT. Bahan pengajaran harus sesuai dengan tingkat sekolah. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur¶an surat Ibrahim ayat 18 berbunyi: ³ Perumpamaan orang yang kafir dihadapan Tuhannya. Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW berbunyi: ³ Telah kutinggalkan bagimu dua perkara apabila engkau berpegang teguh kepada keduanya engkau tidak akan sesat selamanya. perkembangan jiwa serta jasmani murid pada umumnya. yang meliputi pendidikan jasmani.S.Al-Qur¶an merupakan pedoman pokok umat Islam untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. amal-amal mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari berangin badai. Bukhari) 4). 3). Bahan pembelajaran pokok pendidikan Agama Islam. yang disebut syari¶at. Oleh sebab itu mempelajari Al-Qur¶an merupakan keharusan bagi umat yang mendambakan petunjuk yang abadi. Mereka tak bisa mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan«´( Q.(HR. Dengan Al-Qur¶an dan hadits Nabilah kita dijamin akan mendapat kebahagiaan dan tidak akan sesat selamanya.b. Ibnu µAbdil Barri).(Al-Maidah: 44).c. Korelasi dan konksentrasi. Setiap umat Islam mempunyai kewajiban untuk melaksanakan sebagai realisasi iman dan penyerahan tanpa syarat keharibaan Allah Maha Kuasa. Memperhatikan kemampuan peserta didik.an) dan sunah Rasulnya´. merupakan fondasi ajaran Islam disebut keimanan. Pergaulan hidup antara sesama . Orang yang mengatakan beriman tidak mengamalkannya disebut fasik.e. Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 44 berbunyi: ³ « dan siapa yang tidak menghukum dengan apa yang diturunkan Allah.sehingga semua potensi yang ada pada diri peserta didik dapat berfungsi dengan maksimal.Materi pokok pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan ialah:1). Harus ada keaktifan peserta didik harus aktif dalam proses belajar mengajar. Tanpa landasan keimanan yang benar semua amal akan sia-sia. Ibrahim ayat 18). Cara membaca Al-Qur¶an dan membiasakannya. Keyakinan dan keperyaan menurut Islam. Keyakinan dan kepercayaan. rohani. Kegiatan belajar mengajar itu harus ada bahan yang diragakan sehingga dapat dilihat oleh siswa.Pengatahuan hokum Islam itu menyangkutan aturan pribadi dan masyarakat ataupun sanksi-sanksi Allah yang akan diberlakukan di dunia dan ditangguhkan di akhirat . pendidikan perorangan serta kemasyarakatan.Ibadah merupakan realisasi dari keimanan seseorang yang sebagai bukti bahw imannya benar. tiada yang dapat menolong mereka´ ( Annisa: ayat 145). Sehingga Nabi memberikan dorongan dengan sabdanya: ³ Orang yang paling baik diantara kamu ialah orang yang belajar AlQur¶an dan yang mengajarkannya´.( Fikih).

toleransi terhadap penganut agama lain.Pengertian tema sentral adalah sub mata pelajaran atau pokok bahasan dari pendidikan Agama Islam yang minimal yang harus dicapai pada jenjang pendidikan tertentu. keimanan kepada rasul. d.2) Kemampuan siswa untuk membaca Al-Qur¶an dengan baik. Siswa berakhlak mulia dan berbudi luhur. ikut memelihara tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya. tidak mengganggu dan merusak tempat ibadah. barulah kita dapat menentukan tolak ukurnya atau standar kompetensi Lulusan (SKL). Kemampuan menciptakan kerukunan hidup antar warga dan golongan.cara bertetangga dan cara bermasyarakat. Suka memelihara milik bersama untuk kepentingan umum seperti telpon/ jembatan dan sebagainya.7). suka memelihara lingkungan hidup. masyarakat. Pergaulan hidup antara sesame manusia. pinjam meminjam.manusia. mematuhi aturan yang berlaku. e.8). Mu¶amalah ini antara lain jual beli. Siswa dapat membaca kitab suci agamanya dan berusaha dan berusaha memahaminya.Setelah membicarakan materi dan tema sentral pendidikan Agama Islam di sekolah. Tema sentral Pendidikan Agama Islam. menunaikan sholat jum¶at dengan baik. 2). suka berbakti kepada orang tua. utang piutang. Berakhlak mulia dan berbudi luhur dapat dilihat dalam keadaan sehari-hari berupa: suka bertutur bahasa yang sopan. Prinsip ini meliputi antara lain : beriman dengan benar. Siswa rajin belajar dan giat bekerja. hapal surat-surat pendek dan mampu menuliskannya.3). kemampuan menggunakan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk kebaikan. suka mengerjakan yang baik tanpa perintah. keimanan kepada malaekat. Siswa mensyukuri nikmat Allah swt. pemerintah serta kebutuhan siswa itu sendiri tentang pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini dapat direalisasikan dalam bentuk : mereka belajar dengan tertib tanpa perintah dan berusaha mencapai hasil atau berprestasi baik. Pada dasarnya tema sentral itupemenuhan harapan orang tua. tentang qadha dan qadar. Suasana ini tergambar dalam bentuk: siswa tidak mengganggu orang lain dalam beribadah. mensyukuri nikmat Allah dengan memelihara dan mengembangkannya. suka bersih dan kebersihan. suka mengucapkan kalimat thoibah. suka sholat tarawih dan idain. suka memelihara milik pribadi dan milik bersama dengan cermat. Dapat membaca kitab suci ini tercermin dalam kehidupannya antara lain: suka membaca Al-Qur¶an. menunaikan ibadah puasa bulan Romadhan sesuai dengan syarat dan rukunnya yang ditentukan agama. Hal ini tercermin dalam tindakan siswa antara lain: menunaikan sholat lima waktu. Kemauan mensyukuri nikmat Allah dapat dinyatakan berupa: suka memelihara kebersihan dan kesehatan jasmani dan rohani.5). munakahat dan sebagainya.3) Tercerminnya Akhlak yang baik dari siswa. uapah mengupah. Siswa bergairah beribadah .4). Siswa memiliki pengetahuan fungsional tentang agamanya meliputi pengetahuan tentang keimanan kepada Allah. Siswa meyakini agamanya dan menghormati orang lain meyakini agamanya. peduli terhadap orang yang lemah. suka melakukan kebiasaan yang baik. 1) Kemapuan siswa untuk beribadah dan membiasakannya dengan baik dan tertib( kemampuan sholat dan ibadah lainnya).6). pengetahuan tentang hukam waris. mengunjungi dan mendo¶akan temannya yang mendapatkan musibah. baik sesame muslim atau dengan non muslim disebut mu¶amalah. suka membantu. 1). Tolak ukur keberhasilan Pendidikan Agama Islam di SMK. bergaul dengan orang lain sekalipun berbeda agama namun tetap . berbuat baik kepada orang lain. serta menjadi warga Negara yang baik.

d. Metode proyek suatu cara . eksprimen. Jadi metode belajar mengajar berarti jalan atau cara yang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan pengajaran. bercerita dan pameran. demontrasi. latihan. bermain peran. Tanya jawab. latihan. proyek. metode simulasi.Metode Tanya Jawab suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya. metode demonstrasi. Strategi dan metode ini mutlak harus digunakan dalam proses belajar mengajar. 5. kerja kelompok.e.lah pola umum perbuatan guru dan murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar. Metode pengajaran Metode dan Strategi Belajar ia. menemukan fakta. penugasan. metode belajar mengajar itu terdiri empat belas macam yaitu: Penugasan. metode ceramah. Adapun metode itu ialah:a. Ed dkk ada enam macam yaitu: metode ceramah.Menurut Tim Bakti Guru. pemecahan masalah. metode Tanya Jawab. Metode simulasi suatu cara mengajar dengan perbuatan hanya berpura-pura atau berlaku sebagai dalam ituasi tertentu.Metode ceramah suatu metode mengajar yang penyajian materinya melalui penuturan dan penerangan lisan guru kepada siswa. diskusi . Metode demontrasi suatu cara mengjar dengan mempertunjukkan sesuatu atau cara mengerjakan sesuatu. sosiodrama. diskusi. Metode diskusi suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui wahana tukar pendapat berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dalam suatu masalah. ceramah. Metode yang dapat yang digunakan dalam proses belajar sangat beragam. metode proyek. metode kerja kelompok. sedangakan metode berasal dari kata Yunani ( Greek ) yang terdiri dari ( metha = melalui/ melewati hodos = jalan/cara ). simulasi dan demontrasi.Menurut Prof Dr Winarno Surakhmad metode belajar mengajar itu terdiri dari delampan metode yaitu: ceramah. Metode eksperimen suatu cara penyajian materi dengan pemberian kesempatan kepada siswa secara perorangan atau kelompok untuk melakukan percobaan mandiri.Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa metode belajar mengajar itu bervariasi sekali jika variasi ini diterapkan dengan seksama dalam pengajaran maka guru dan murid tidak akan cepat jemu dalam mengajar. ekprimen. g. Metode kerja kelompok cara penguasaan bahan pelajaran dengan mengerjakan tugas atau topic secara berkelompok.f. tanyajawab.Disini dijelaskan supaya dalam memberikan pelajaran dilaksanakan dengan bijaksana atau dengan strategi dan metode yang baik agar mencapai hasil yang baik pula. Hal ini sesuai dengan tuntutan Allah dalam surat 16 An-Nahal ayat 125 berbunyi:Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. karyawisata dan kerjakelompok. ekprimen. metode diskusi.i. supaya kita mencapai tujuan yang maksimal. demontrasi. siswa merencanakan. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.menghormati keyakinan agama masing-masing. diskusi.h. meneliti variable dan memecahkan masalah. Metode penugasan suatu cara penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan tugas berdasarkan petunjuk langsung yang dispersiapkan guru sehingga dapat mengalami secara nyata baik perkelompok atau perorangan. tanpa metode dan strategi akan mendapatkan banyak kendala dalam pelaksanaan pendidikan. Menurut Hasibuan Dip.b.c. widyawisata. mengumpulkan data. Tanya jawab.

Proses Belajar Mengajar. Prinsip motivasi.Dalam proses belajar mengajar guru hendaknya memperhatikan motif yang dapat mendorong siswa untuk belajar. Oleh guru sendiri atau siswa yang ditugaskan oleh guru. 3) Prinsip pemusatan perhatian. l. Metode latihan suatu cara mengajar dengan me.j. 4). Prinsip belajar sambil bekerja. Metode pameran suatu cara mengajar dengan membawa siswa untuk mengamati suatu pameran kelas. karena kepribadian murid banyak dipengaruhi oleh lingkungan social b. Dalam kegiatan belajar mengajar ada beberapa hal yang perlu diperhatian supaya kegiatan itu berjalan dengan maksimal. Prinsip belajar sambermain.k. sekolah atau gugus sekolah. Dalam belajar perlu diciptakan suasana gembira dan menyenangkan dalam bentuk kegiatan bermain kreatif.Pelajaran direncanakan menurut suatu pola tertentu sehingga dapat menarik minat siswa. keterampilan. metode latihan. Bekerja menimbulkan pegalaman yang bergua. pemecahan masalah. Prinsip pemecahan masalah. Mengajar seharusnya diberikan pelajaran yang bermasalah sehingga murid peka terhadap masalah.Ada beberapa pinsip dasar dalam proses belajar mengajar yaitu:1). sehingga pikiran terpusat dengan topic yang kita bicarakan atau kita pelari. Prinsip menemukan sendiri. sikap dan nilai.n. Prinsip keterpaduan.latihkan sesuatu dalam rangka pengembangan suatu keterampilan. 6). metode bercerita. baik dalam dalam satu mata pelajaran maupun mata pelajaran lainnya ada kaitannya. Metode bercerita suatu penuturan dengan lisan kepada orang lain mengenai suatu topic atau peristiwa. Metode widyawisata suatu cara penguasaan bahan pelajaran dengan membawa langsung siswa kepada obyek yang akan dipelajari diluar kelas. akhirnya terbiasa memecahkan masalah yang dihadapi.Kegiatan belajar megajar hendaknya memberikan kesempatan kepada murid untuk untuk mengembangkan potensi mencari. menemukan fakta dan informasi secara mandiri.q. antara lain ialah:a.o. Pemecahan masalah suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa untuk dapat menyelesaikan masalah tertentu.Guru hendaknya mengaitkan suatu bahan pelajaran dengan bahan pelajaran lainnya. Dalam berlajar siswa dilatih untuk bekerjasama. Sesuai dengan kehidupan jiwa anak bahwa mereka sangat senang dengan permainan.m. metode e-learning. Proses belajar mengajar adalah rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan pengajaran yang ditetapkan. sosiodrama.Guru harus mempertimbangkan tentang pengetahuan. 6.penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan dan mengembangkan sebanyak mungkin pengetahuannya dalam membahas suatu topic. 2). perasaan. Prinsip proses belajar mengajar. Guru berperan sebagai motifator. 8). Pengelolaan Proses Belara . maka sebaiknya diadakan belajar sambil bekerja. widyawisata. Metode belajar melalui internet sebagai medianya. Prinsip hubungan social.p. Prinsip latar. bermain peran. 5). 7). Pengalaman yang diperoleh melalui bekerja merupakan hasil belajar yang tidak mudah dilupakan.Metode bermain peran suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa dalam memerankan dirinya sebagai tokoh atau benda mati. Metode sosiodrama suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa agar bias melakukan kegiatan dalam kehidupan social. 9). serta pengalaman yang telah dimiliki siswa supaya kegiatan belajar megajar berjalan lebih efektif dan efesien. Metode pameran.

Pada zaman modern ini evaluasi bukan saja di terapkan di pendidikan dan pengajaran melainkan juga digunakan kantor-kantor. Menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang tepat. kelas atau jurusan. Teknik Evaluasi. majallah.brosur. berapa jumlah dalam tiap kelompok. siapakah yang menentukan kelompok itu. Metode belajar mengajar.Sesuai dengan tujuan tersebut diatas maka jenis dan fungsi evaluasi dapat di golongkan sebagai berikut:1).Evaluasi merupakan suatu komponen pengajaran tak dapat diabaikan.Menurut kamus bahasa Inggeris S Wojowasito dkk evaluasi berasal dari ³ to evaluate = memberi nilai. lembar informasi lepas. radio. Sarana dan sumber belajar. jumlah murid pada tingkat kelas yang bersangkutan. poster.Mengajar. Misalnya dalam penentuan tingkat. Dalam pengaturan murid ini yang perlu diperhatikan: Apakah kegiatan secara individual.3). c. buku pelengkap. yakni penilaian yang dilakukan . a) sarana belajar. Untuk menciptakan suasana yang menggairahkan serta memingkinkan terjadinya komunikasi yang baik. badan-badan usaha untuk mengukur sejauhmana kegiatan dan usaha telah mencapai tujuan yang telah ditatapkan sebelmnya. Dalam pendidikan eavaluasi berarti memberi penilaian untuk mengukur kemampuan yang diperoleh dari kegiatan belajar mengajar atau sejauhmana kemampuan seseorang yang telah dimiliki sehingga dapat menempatkan dalam keadaan yang tepat dan sebagainya sesuai dengan tujuan diadakannya evaluasi tersebut. b. Tujuan Evaluasi.4). Menentukan hasil kemajuan belajar siswa. 2). surat kabar.Penilaian sumatif. Pengaturan ini ditata sedemikian rupa dengan mempertimbangkan bentuk ruang kelas. Memberikan umpan balik ( feed back) kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki program satuan pelajaran atau proses belajar mengajar. tanpa evaluasi kita sulit untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan suatu pendidikan dan pengajaran. merangsang tumbuhnya pengertian dan usaha mengembangkan nilai-nilai. apakah berubah atau tetap. internet dan lingkungan. penentuan kenaikan kelas dan menentukan lulus tidak seorang siswa. Sarana dan sumber belajar mengajar sangat menentukan dalam proses belajar. 1). Pengorganisasian kelas. televise. kiliping.Tujuan evaluasi dalam pendidikan dapat diholongkan kedalam empat kategori yaitu:1). bentuk serta ukuran bangku.Penilaian formatif.Sumber belajar meliputi antara lain: buku paket. dokumen. 7. Sumber belajar. sederhana dan mudah dirawat serta digunakan. berpasangan atau klasikal. Penilaian sumatif. terutama yang mengalami kesulitan belajar.Untuk mengenal latar belakang psikologis. apakah secara berkelompok. Pengaturan murid dalam belajar. a. Jenis dan fungsi evaluasi. b).2). Proses belajar mengajar merupakan dapur untuk memasak semua komponen dalam mencapai hasil yang diinginkan. antara lain berguana untuk bahan laporan kepada orang tua. naskah. fisik dan lingkungan siswa. Metode ini dibicarakan tersendiri pada bagian lain 3). Pengaturan ruang belajar dan perabot. membawa siswa kearah yang nyata dan mengurangi verbalisme. serbaguna dan berfungsi ganda. dapat dibuat oleg guru atau murid dalam lingkungan alam sekitarnya. rekaman. diaturlah sebagai berikut: a).2). jumlah kelompok dalam kelas tersebut. berfungsi untuk memperbaiki proses belajar mengajar atau memperbaiki program satuan pelajaran. b).dalam memilih sarana dapat digunakan patokan sebagai berikut : menarik perhatian dan minat siswa. Pengertian evaluasi. Penilaian formatif. jumlah murid dalam tiap kelompok.

seperti Lembaga Penelitian Pendidikan IKIP dan sebagainya. 2). Menurut Tyler. tes perbuatan. karangan dan tes diagostik. Cara dan Tehnik Penilaian. Data Penyelidikan. g. Analisis evaluasi. Teknik tidak menggunakan tes atau non tes. berapa lama waktu yang diperlukan. laporan.Setelah melalui tahapan sebelumnya maka diadakan prlaporan baik kepada instansi atasan ataupun kepada orang tua murid.setiap akhir semester atau catur wulan setelah menyelesaikan sekian pokok bahasan. atau biro/badan. untuk mengindentifikasi murid yang pandai .. Hal ini biasa dilaksanakan oleh lembaga pemerintah. kurikulum. Tahap perencanaan evaluasi. cara menginterpretasi data. baik. wawancara dan sosiometrik. b). suatu cara yang diberikan kepada seseorang yang akan dinilai supaya memberikan respon. Teknik Penilaian. suatu tahap menganalisa hasil evaluasi untuk berbagai keperluan baik untuk umpan balik ataupun untuk mengetahui kemajuan belajar siswa. Teknik tes ini terdiri dari: tes uraian.e. Keperluan Administrasi. Cara Penilaian. suatu penilaian dalam bentuk pernyataan verbal. kurang memuaskan dan sebagainya. f. untuk mengelompokkan murid dalam kelas. tes lisan. dari respon itu guru dapat memberikan penilaian. cukup. sehingga kesulitankesulitan itu dapat diatasi dengan maksimal.Aspek befikir. skala sikap.Tahapan evaluasi hasil belajar disekolah meliputi langkah sebagai berikut : 1). ingatan. Keperluan pengajaran. cara kwalitatif.4). bentuk apa yang sesuai dengan materi tersebut. teknik ini terdiri dari : observasi.2).Teknik yang sering digunakan dalam evaluasi ada dua kategori yaitu: a) Teknik menggunakan tes. merupakan perolehan terlepas dari unsur yang merusak nilai itu. b). Penilaian diagnostic.4).Penilaian yang dapat ditempuh melalui dua cara pendekatan: a).Data evaluasi digunakan untuk melengkapi laporan-laporan baik untuk orang tua murid maupun untuk instansiinstansi vertikal yang memerlukan yang dilakukan secara priodik tentang kemajuan murid atau kemajuan sekolah itu. d. Tahapan Evaluasi Hasil Belajar. Pelaporan hasil evaluasi.1). misalnya. system pengajaran dan lain sebagainya.3). sehingga dengan data ini dijadikan acuan untuk membantu siswa tersebut dalam mengatasi kesulitan belajarnya.4). tes objektif. Berfungsi untuk menentukan angka kemajuan belajar tahap tertentu.3) Keperluan Bimbingan dan Penyuluhan.Data yang diperoleh dari hasil evaluasi tersebut dapat digunakan untuk pelbagai keperluan antara lain: 1).Suatu penilaian yang diberikan dalam bentuk angka.Aspek .Data evaluasi juga dapat digunakan untuk memilih metode yang baik dalam situasi belajar yang sesuai. cara kwantitif.2). Obyek evaluasi. sedang dan yang lambat belajar. 3).Penilaian penempatan ini berfungsi untuk menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang sesuai. termasuk diantaranya : inteligensi. hal yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan tes hasil antara lain: obyek yang akan dievaluasi.Tahapan pelaksanaan evaluasi ini harus dilakukan secara baik. Penggunaan data evaluasi.2).Data evaluasi dapat digunakan untuk keperluan penyelidikan untuk meninjau efektifitas metode mengajar. obyek evaluasi itu terdiri dari beragam aspek kepribadian yaitu: 1).Tahapan analisis ini. Penilaian penepatan atau placement. situasi dapat diciptakan sehingga hasilnya valid.Evaluasi yang baik adalah evaluasi yang langkah direncanakan secara baik pula. Pelaksanaan evaluasi. pemikiran logis dan sebagainya.Data evaluasi dapat digunakan untuk bahan acuan dalam memberikan bimbngan dan penyuluhan kepada siswa yang mempunyai permasalahan.Penilaian diagnostic ini berfungsi untuk mengetahui permasalahan yang dialami siswa.

B. hidup sabar.Survey awal yang dimaksud ialah menanyakan secara lisan tentang kebiasaan sholat siswa kelas X.Yang dimaksud kebiasaan disini . bila sholatnya baik maka amal yang lain jadi baik. melalui kajian diri pribadi siswa.2. meleui video penciptaan alam semesta. BAB. dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin.6). 1. beberapa kali survey kecil. Pada siklus pertama diambil sebagai acuan siklus kedua siapa berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya menjadi malas. Mengadakan survey awal. berkomunikasi dengan Khaliknya. setelah . hidup bersih lahir dan batin. jika sholatnya rusak maka amal yang yang lain jadi tercemar. melalui kajian nikmat umumnya. Apresiasi seni dan budaya. Motivasi multi aspek.Setelah itu memberikan format isian keadaan sholatnya selama tujuh hari. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah. Sholat dicanangkan oleh Allah SWT untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh. 4). disamping itu memotivasi dengan kajian nikmat yang diberikan Allah baik bersifat pribadi ataupun bersifat umum. Metode yang digunakan adalah memberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat.PROSEDUR PENELITIAN A. setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam. Multi yang saya maksud disini antara lain: motivasi melalui kajian sholat. Dengan harapan semoga sholat itu akhirnya menjadi akhlak bagi siswa yang mengamalkannya. 3. mengajarkan hidup sehat. melalui kajian diri siswa . cara pemecahan nilai social dan sebagainya.melalui kajian nikmat. B. Pada siklus pertama memotivasi siswa dengan kajian makna sholat supaya siswa lebih paham makna sholat secara keseluruhan. Peningkatan kebiasaan sholat lima waktu. Sehingga dia dapat menyayangi sholat dan membiasakannya. Setelah itu siswa diberi format isian untuk diisi sesuai sholat yang mereka laksanakan dalam tujuh hari berikutnya. menahan diri dan pengendalian diri. bakat dan hobbi. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Membuat tahapan penelitian dan evaluasi. melalui video penciptaan Alam semesta.3).bermasyarakat. termasuk diantaranya: cara bergaul. Perkembangan social dan personal. multi aspek artinya beragam bentuk.Yang kami maksudkan motivasi multi aspek. yang dapat dikerjakan tanpa berpikir. Metode yang digunakan. Oleh sebab itu saya terdorong untuk mengetahui apakah yang menyebabkan hal itu terjadi bagaimana jalan keluarnya. setelah tujuh hari format yang diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu.III.adalah nilai yang sudah menjadi sikap pribadi seseorang. sholat merupakan amal yang pertama kali dipertanggungjawabkan nanti di hari kiamat. Saya mendapat data hanya + 15 % dari kelas itu yang sholat sudah rotin lima kali sehari dan semalam. maka pada siklus kedua ini sudah diadakan pendekatan yang intensif kepada siswa yang berubah menjadi malas.1.5).Aspek keyakinan social dan kewarganegaraan menyangkut pandangan hidup terhadap masalah social. Yang dimaksud mativasi adalah unsur yang mendorong seseorang untuk menggerakkan mengerjakan sesuatu. survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi. Terdiri dari kata motivasi.Sholat adalah tiangnya agama Islam. kebiasaan seperti ini yang disebut dengan akhlak. Kajian sholat lima waktu. multi dan aspek. kelas XI dan kelas XII.2. Minat. politik dan ekonomi.perasaan social.

3.57 100.HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA.57 62.14 82. Dari evaluasi siklus kedua hasilnya ada peningkatan namun masih ada siswa yang cendrung turun maka pada siklus ketiga saya analisa beberapa pribadi yang cendrung cuek serta diadakan pendekatan dengan memanggil serta mengoreksi informasi dan melalui informasi diadakan motivasi yang sesuai dengan siswa yang bermasalah tersebut.95 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 76.14 91.86 62.00 100.IV.14 85.14 86. Msi Drs.24 83.00 100.00 100.00 100.43 68.86 54.00 80.57 77.29 71.86 85.71 88.00 100. Dedi Dwitagama MM.71 77.format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.43 65. Rekapitulasi. mengengvaluasi kegiatan BAB.14 77.00 77.29 80. Rekapitulasi Siklus II REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan Oktober 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Shubuh Siklus II Persentase No . Bustamam Ismail B.07 84.00 94. setelah format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.19 93.02 Jakarta 1 Oktober 2007 Peneliti Drs. Siklus I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan September 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana 6 6 7 7 Dede Nursapni 7 6 6 5 Dita ulandari 4 4 6 7 Etik Damayanti 7 7 7 7 Faazin H Af 7 7 7 7 Feni Hernita 7 5 6 6 Fenny Greace A 4 6 7 6 Iis Febriyani Utami 6 7 7 6 Insi Aulia Kh 4 4 6 4 Irma Nuarti 7 4 7 5 Kurnia Eka Abdillah 6 7 7 7 Lila Fitriani 5 4 4 7 Luthfiah Ilma 4 5 7 7 Melisa Puspitasari 6 7 7 7 Mia Satriana 3 1 5 6 Nurfitri Apriliandina 4 3 7 4 Nury Indriyani 7 2 7 4 Resti Fauziyah 5 5 5 5 Rika Umami 3 5 7 7 Rizka Yuliana 6 5 7 7 Septiyani 6 3 7 1 Shinta Ramadhani 7 7 7 7 Sri Damayanti 7 7 7 7 Sri Mistari 7 7 7 7 Sri Suyati 7 7 7 7 Susanti Oktaviani 4 6 6 6 Persentase 80.00 88.71 97.65 Shubuh 7 7 4 7 7 7 7 4 3 4 7 7 7 7 4 7 1 5 3 5 7 7 7 7 7 7 5 Siklus I Keterangan 100.

00 100.00 65.86 68.00 100.29 65.00 60.00 60. Bustamam Ismail C.86 88.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Andriyansyah Ariyana Dede Nursapni Dita Suci Wulandari Etik Handayani Faazin H Af Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 7 4 5 3 7 7 6 4 5 7 4 7 6 3 4 7 5 4 7 4 3 6 7 7 7 7 7 5 5 7 7 6 7 7 7 5 7 7 4 7 7 6 2 7 5 5 6 7 7 7 6 7 88.00 91.57 100.71 82.00 100. Msi Drs.43 80.00 71.77 7 7 6 7 7 7 4 7 5 7 0 7 7 4 7 7 5 3 7 7 5 6 7 7 7 7 7 7 7 5 6 7 7 2 5 0 7 6 7 5 6 6 7 5 5 7 3 4 6 7 7 7 5 6 100.82 26 Sri Suyati 6 27 Susanti Oktaviani 5 Persentase 77.36 7 7 7 6 7 7 5 6 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 7 7 6 7 7 7 7 7 7 95.57 100. Rekapitulasi Siklus III REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA No 1 2 3 4 5 6 Diteliti dari tanggal 2 s/d tanggal 8 bulan November 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana Dede Nursapni Dita ulandari Etik Damayanti Faazin H Af 5 6 5 7 7 3 6 5 7 7 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 Shubuh 7 5 5 6 7 7 Siklus III Persentase 100.57 100.57 91.00 100.43 88.71 88.43 62.00 .86 100.00 91.43 85.78 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 86.77 80. Dedi Dwitagama MM.00 100.00 88.57 82.00 77.14 100.42 Jakarta 30 Oktober 2007 Peneliti Drs.00 80.00 100.00 74.

Siklus pertama kami laksanakan dari tanggal 23 sampai 29 september 2007. 2.7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 4 6 7 6 7 7 6 5 7 4 7 6 6 4 6 6 7 7 7 7 6 7 6 6 7 6 5 7 4 7 0 7 6 7 6 7 7 7 6 6 85. melalui kajian diri pribadi siswa. Siklus pertama. mendorong yang masih sangat jarang sholat untuk lebih memahami dan manfaat syukur kepada Allah melalui sholat.71 85. Msi Drs. Sholat Magrib=93.Pada langkah pertama kami memberikan motivasi kepada siswa kelas II Ak 1 untuk mendalami arti sholat dan kandunganya.24 . Pelaksanakan tanggal 23 Oktober 2007 sampai 29 Oktober 2007. saya memperoleh data sebagai berikut yang melaksanakan sholat zuhur=77.29 88. Dedi Dwitagama MM.71 84. Bustamam Ismail D.02.86 85. sholat .19%. 1.57 97.24 87.14 88.62 Jakarta 10 Nopember 2007 Peneliti Drs.29 85. pemberian motivasi melalui kajian nikmat umumnya.00 100. Dan diberikan pendataan yang diisi oleh siswa selama satu minggu sesuai dengan sholat yang mereka kerjakan .13 86. sholat Isya=86. Dari data itu diperoleh data sholat Zuhur yang dilaksanakan =80.71 100.43 85.95%.43 100. sholat ashar =76.00 57. sholat ashar=88.71 4 7 7 7 7 7 7 7 7 4 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 96.07 Kumulatif=84. Siklus kedua. dengan membagikan formulir isian.00 94.71 100.29 71.14 100.36 .00 Sri Suyati 5 Susanti Oktaviani 5 Persentease 85.00 100.65 .00 94.57 91. pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat. bagaiman manfaatnya bila kita merotinkan sholat. sekaligus merupakan tanda syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang berlimpah kepada kita. sholat shubuh=83.78 .00 60.Siklus kedua kami laksanakan berdasarkan hasil yang belum maksimal dari siklus I maka diadakan pendekatan bagi siswa yang masih jauh dari yang diharapkan tentang kebiasaan sholatnya. ANALISIS DATA YANG DIPEROLEH DARI TIGA SIKLUS.71 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 82..30 0 6 7 7 5 7 7 7 7 4 7 1 7 6 5 4 7 7 7 5 6 4 6 6 5 7 7 7 6 7 4 7 7 6 2 5 7 7 7 7 6 6 54. Kami dorongan siswa untuk lebih mengenal sholat.

50.95 %.24% cendrong naik. sholat shubuh =80.99-89. Beberapa Aspek Dasar-dasar Kependidikan oleh Drs. antara 69. Buku Paket Agama Islam SMK 3.00 ± 69. A bobotnya 4 .99 dan D <. B.82. C terdapat = 5 orang. sholat Isya=84.42 .30. sholat Isya =86. Secara keseluruhan dapat dilihat lebih kemajuannya DAFTAR PUSTAKA 1. C bobotnya 2 dan D bobotnya 1. dan memotivasi melalui video penciptaan Alam semesta.A. Siklus II naik menjadi 95. R.99%.82 dan pada siklus III naik menjadi 87. kami memperoleh data sebagai berikut: Yang melaksanakan sholat Zuhur=85. supaya rajin sholat.Pelaksanaan sholat isya berbanding sebagai berikut siklus I 86.71%.42 .65%.71 . sholat Magrib=96.19%. sholat shubuh=86. Suryosubroto 4.36% dan siklus III turun sedikit menjadi 85. Siklus II naik menjadi 86.M. C. M. H.00. Siklus II naik menjadi 88.02 %. dari data ini dapat lihat ada kecendrongan makin naik. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik dibawah ini.42% dan siklus III naik menjadi 86. Pada siklus I A terdapat = 10 orang. kumulatif=87.Secara keseluruhan dapat lihat dari tabel pada siklus pertama 84.99. 6. pada siklus II naik menjadi 85. sholat ashar=85. B terdapat =12 orang .Ed . B bobotnya 3. 8.II dan III dapat kita baca pelaksanaan sholat Zuhur berbanding sebagai berikut Siklus I 80. Dari Tabel I . Ph. Al-Qur¶an dan terjemahannya oleh Departemen Agama RI 2. Siklus III A terdapat 13 orang.Pada siklus ini siswa didorong untuk menggunakan semua potensi mereka yang diamanahkan Allah kepada mereka. C terdapat 6 orang.07%.13% cendrong turun. Siklus ketiga.24% .71%. Analisa Kemajuan kemajuan pada siswa.D 7.77 dan siklus III turun 84.71 .3.3% cendrong naik. A-4 B-3 C-2 KUM Sik I 10 12 5 40 36 10 86 Sik II 13 8 6 52 24 12 88 Sik III 13 52 11 33 3 6 91 Dari keadaan itu ada kecendrongan makin baik dan makin sempurna sholatnya. B. kumulatif=85.77 .13 . Siklus II A terdapat 13 orang. siklus II turun 77. Hermawan S 5.62. Etika Keguruan oleh Drs. cendrong naik. B terdapat 8 orang . sehingga mengadakan pendekatan kepada siswa yang masih malas untuk sholat.77% dan siklus III naik menjadi 96.c. Dari lima sholat hanya satu yang cendrong turun yaitu sholat Isya sedangkan empat sholat yang lain cendrong. Siklus II turun 80.Siklus ketiga kami laksanakan dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Oktober 2007. b.77 .Pelaksanaan sholat Magrib berbanding sebagai berikut siklus I 93.5.Pelaksanaan Sholat Ashar berbanding sebagai berikut Siklus 76. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik. antara 50.Pelaksanaan sholat Shubuh berbanding sebagai berikut siklus I 83. Siklus ini berdasar data siklus kedua yang belum memuaskan. Filsafat Pendidikan oleh Imam Barnadib.78 % dan siklus III meningkat menjadi 85. antara 89. cendrong naik. a. Bila dikelompokkan antara A. Ilmu Perbandingan Pendidikan oleh Arifin Prof. Fikih Kifayatul Akhyar 6. B terdapat 11 orang C terdapat 3 orang.Magrib=95. Lebih lanjut lihat grafik.4.M. Apabila dilihat presentase keseluruhan.100%.24 .

Prinsip-prinsip dan teknik Evaluasi Pengajaran oleh Drs. Pengantar Psikologi Dirgagunarsa 14. Undangan penanda tanganan kontrak 4. Pengantar Interaksi mengantar belajar oleh Prof.Sc LAMPIRAN -LAMPIRAN :1. Data Pribadi Anggota Peneliti 5. Manajemen Da¶wah Islam oleh Abdur Rasyad Shaleh 12. Psikologi Umum oleh Agus Sujanto Drs 17. Mukhtarul Hadist Nabawiyah 11. Rangkuman Ilmu Mendidik oleh Djaka Cs 20. M. Metodik Pendidikan Agama oleh Mahmud Yunus Prof. Surat Tugas dari Ketua Proyek Kepada Peserta Peneliti2. Ngalim Purwanto 16. Surat pernyataan siswa yang diteliti6. Winarno Surakhmat 15.8. Mudhoffar. DR 10. Buku Konsultasi dari Pembimbing kepada peserta Peneliti 3. Metodik Pendidikan Agama oleh Ahmad Tafsir . Pengantar Didaktik Metodik oleh Abu Ahmadi. Pengantar Ilmu Jiwa Agama Jalaludin drs.M. Format instrument penelitian . Motivate your self! Oleh Ridwan Muhammad Yusuf 13. Teknologi Instruksional 0leh Drs. H 9. Drs 19. Dr. Cs 18.