Merespon permintaan pengunjung blog Saya, atas perkenan Bapak H.

Bustamam Ismail, guru Agama SMK Negeri 3 Jakarta « Saya posting contoh Laporan Penelitian Tindakan Kelas Pak Haji « yang berjudul ³Peningkatan Kebiasaaan Sholat Lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ ABSTRAKSI Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja, termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta, setelah kami tanyakan dikelas, hampir setiap kelas hanya rata-rata 15% yang terbiasa sholat lima waktu, itupun umumnya anak-anak Rohis. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna pembiasaan sholat lima waktu. 1. Judul PTK ini adalah ³ Meningkatkan kebiasaan sholat lima waktu melalui pemberian motivasi multi aspek´ Sholat dicanangkan oleh Allah untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh, dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin, hidup sabar,bermasyarakat, mengajarkan hidup sehat, hidup bersih lahir dan batin, menahan dan pengendalian diri, berkomunikasi dengan Khaliknya, 2. Permasalahan kurangnya kesadaran siswa untuk membiasakan sholat lima waktu. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah, beberapa kali survey kecil, setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam, survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi. 3. Metode yang saya gunakan adalah pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat, melalui kajian nikmat umumnya, melalui kajian diri pribadi siswa, melalui video penciptaan Alam semesta. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu LAPORAN BAB. I. PENDAHULUAN A. Latar belakang, Mulai Indonesia merdeka, telah dicanangkan oleh para peminpin bangsa kita, untuk merumuskan tujuan negara muda yang dibangun itu, yaitu membentuk masyarakat yang adil dan makmur. Setelah melalui beberapa dasawarsa lahirlah pembarauan-demi pembaharuan yang menitikberatkan pembangunan. Pembangunan itu memerlukan tenaga penggerak sebagai motor yang menggerakkan semua aspek dari pembangunan tersebut. Tenaga pengerak tersebut ialah manusia yang mempunyai keahlian (skill), tanpa keahlian pembangunan itu tidak akan berjalan lancar. Tenaga ahli itu dihasilkan oleh pendidikan, karena itu pendidikan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan negara, yaitu masyarakat adil dan makmur.Pemikiran tentang pentingnya pendidikan sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka, Pada awal kemerdekaan

yang dijadikan oleh Rasulullah sebagai tiang Agama Islam. Manfaat PenelitianPenelitian ini bermanfaat untuk untuk acuan pengajaran yang lebih maksimal di masa mendatang minimal untuk bahan kajian yang mengacu kepada kemajuan dimasa mendatang. setelah kami tanyakan dikelas. Asumsi tersebut jelas memerlukan metode yang jitu. penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang akurat dalam memacu siswa guna peningkatan pembiasaan sholat lima waktu D.baik secara ekonomis. hampir setiap kelas hanya rata-rata 5% yang terbiasa sholat lima waktu. itupun umumnya anak-anak Rohis. Tujuan Penelitian Penulis berasumsi bahwa pembiasaan sholat lima waktu masih minim dilaksanakan oleh remaja. Bagaimana memotivasi siswa untuk membiasakan sholat lima waktu?. Seseorang yang dewasa harus mempunyai skill life atau kecakapan hidup sehingga dia tidak menjadi beban bagi orang lain. termasuk siswa-siswi SMKN 3 Jakarta. perubahan tingakah . terakhir . Rumusan Masalah Sholat adalah merupakan pangkal tolak pembinaan kepribadian seseorang muslim. Permen no 22 tentang standar isi. rintangan dan persoalan hidup dapat menerima dengan tenang. untuk dapat melaksanakan suatu pekerjaan dengan baik. menanamakan pengatahuan kepada anak.KAJIAN TEORI DAN PUSTAKA. Jadi belajar dan mengajar saling berkaitan dalam suatu proses menuju perubahan pengetahuan. seumur hidup. menyampaikan pengetahuan dan kebudayaan kepada anak. satu-satunya ibadah yang diwajibkan secara berulang setiap hari. Pada tahun 1989 lahir Undang-undang nomor 2 tentang Sistem Pendidikan Nasonal. baik secara biologis. C. itu pulalah yang menyebabkan pemimpin Jepang paska bom Hiroshima dan Nagasaki menanyakan berapa orangkah guru yang masih tertinggal dan selamat.lahirlah undang no 4 tahun 1950 jo Undang-undang nomor 12 tahun 1954 tentang dasar-dasar pendidikan dan pengajaran di sekolah. Oleh sebab itu peningkatan pembiasaan sholat itu merupakan hal yang urgen untuk diterapkan kepada siswa. dan mengatasi serta memecahkannya dengan bijaksana.II.Hakikat belajar mengajar: menurut Abu Ahmadi hakikat mengajar itu ada jenis 1. suatu aktivitas mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak didik sehingga terjadi prases belajar.Hakiakat belajar adalah usaha sadar untuk menguasai ilmu. Apabila pembinaan sholat itu terabaikan akan meruntuhkan sendisendi Islam itu sendiri sekali gus meluluhlantahkan pembinaan umatnya. kemudian menghadapi dengan cermat. Dia harus mempunyai kepribadian yang mandiri sehingga setiap tantangan. BAB. Permen no 23 tentang standar kompetensi lulusan B. 2.Pendidikan merupakan pembimbigan seseorang kearah dewasa. untuk dapat menerapkan pengetahuan . 3. Pendidikan merupakan kunci kemajuan dan kesuksessan masa depan suatu bangsa. Kami berasumsi bahwa kebiasaan sholat lima waktu dapat ditingkatkan . Bagaimana mengelola waktu yang singkat untuk tatap muka tapi efektif dan efesien dalam membina mereka. baik secara sosiologis.

Tujuan belajar mengajar Secara umum tujuan belajar mengajar adalah untuk mengubah pengetahuan peserta didik. mengubah keterampilan.Untuk menjadi guru yang baik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1).2). 4). Kesadaran kependidikan. dengan sabdanya: ³ sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia ( H. karena ijazah ini merupakan bukti otentik bahwa seseorang itu telah mempunyai dasar keguruan .3). adalah kesadaran untuk berorganisasi untuk kepentingan meningkatkan aktifitas dan pertumbuhan professional. hal ini berarti adanya kesadaran untuk meniglkatkan harkat. Seorang guru/pendidik haruslah mempunyai Ijazah guru. Mempunyai kepribadian yang baik. oleh sebab itu gurulah yang lebih dahulu menerapkan norma-norma yang terpuji yang tercermin dalam perbuatannya.4). Memiliki rasa tanggungjawab. Guru sebagai salah satu sumber belajar. A. c. Kesadaran pertama. mengubah kepribadian. Jadi dalam pendidikan harus ada perubahan kalau tidak ada perubahan maka kegiatan belajar itu tidak berhasil. Kesadaran keeempat.Menurut J.a. 2. Kesadaran ini diterapkan dan tercermin dalam prilaku di Sekolah dan luar sekolah . bahwa pada seorang guru sebagai anggota profesi hendaklah terdapat kesadaran profesi seabagai berikut: 1). Sehat jasmani dan rohani. Kesadaran ketiga. apalagi tugas yang berat karena menyangkut masyarakat. martabat dan wibawa profesi. Sesuai dengan tugas Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia seabagai pendidik yang ulung. Hal ini penting sebab orang yang tidak sehat tidak mungkin melaksanakan tugasnya dengan baik dan teratur. pendidik yang kompeten adalah guru yang mempunyai kesadaran kependidikan yang tinggi dan memenuhi syarat -syarat seorang guru yang baik.Pendidik haruslah orang yang bertanggungjawab dapat meninggalkan norma daerah dan kelompok untuk kepentingan nasional.laku. adalah kesadaran profesi guru menuntut kompetensi intelektual dan keterampilan profesi yang cukup tinggi. adalah kesadaran pelayanan profesi mengemban tugas untuk kepentingan masyarakat.3). adalah kesadaran tentang jaminan terhadap masyarakat bahwa kita mampu untuk melaksanakan tugas mengajar dengan baik. b. Sehingga setiap permasalahan dapat dilihat dalam konteks yang luas.2). berarti seorang guru mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Murry Lee dalam bukunya´ Elementry Education to day and tomorrow.R Bukhari dan . Kajian Umum PendidikanKegiata belajar mengajar supaya lebih efektif harus memperhatikan sebagai berikut: 1. Sikap dan sifat utama ini akan menjadikan seseorang itu mempunyai wibawa sehingga orang berkeinginan untuk mengikutinya. Syarat-syarat untuk menjadi guru yang baik. Sikap dan sipat-sipat guru yang utamaPendidik yang baik haruslah memiliki sikap mental dan siapat-sipat yag utama. perubahan keterampilan dan dapat mengatasi persoalan hidup dengan baik dan mandiri. Kesadaran kedua. Ijazah guru.Pendidik haruslah sehat jasmaniyah dan rohaniyah yang dibuktikan dengan keterangan dokter.Pendidik merupakan contoh hidup( living example) bagi peserta didik.Guru yang membimbing harus orang kompeten.

Karena orang yang sabar disayang Allah. Azas didaktikDalam Kegiatan belajar hendak memperhatikan pengajaran (azas didaktik) antara lain :a. sehingga murid merasa diperlakukan sama dan secara adil. Al-Baqoroh 153). Sabar dan rela berkorban. Bila murid tahu kelemahan gurunya maka akan terjadilah suasana yang tidak serasi. 3.Pendidik harus menyenangi pelajaran yang diajarkan.Sikap dan sipat-sipat utama itu merupakan kunci kesuksesan seorang pendidik dalam menjalankan tugasnya. sehingga akan mudah mempersiapkan dan melaksanakan. Guru harus menyenangi murid dalam arti yang positif. Adil. Guru harus mempunyai suatu keyakinan bahwa murid mempunyai kata hati yang cendrong kepada yang baik. Tanpa kerjasama masyarakat dengan guru sulitlah untuk melaksanakan pendidikan dengan baik. Pelajaran yang disenangi akan berhasil lebih baik ketimbang pelajaran yang dibenci.Rekanan guru adalah merupakan kelompok pendidik yang saling mengisi dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan.Seorang guru harus cerah dan riang sehingga murid tidak terperangkap dengan perasaan yang tertekan. sesuai dengan firmannya berbunyi: ³ Sesungguhnya Allah Cinta orang yang sabar´ ( Q. Mempunyai kewibawaan terhadap murid.Pendidik haruslah menerima muridnya secara adil. guru tidak membedakan murid yang pintar dengan yang bodoh. Kecewalah masyarakat bila guru panutannya mempunyai banyak kelemahan. Bersikap baik terhadap masyarakat. kemauan yang beragam. Guru harus suka pada mata pelajarannya.4). Mereka akan belajar sambil bermain untuk mencapai tujuan pendidikan. karena tanpa penguasaan materi yang sempurna akan menimbulkan kehilangan wibawa seorang guru.Muslim).Penguasaan bahan ajar merupakan keharusan bagi guru.10). Guru harus mempunhyai pengetahuan yang luas.Kewibawaan adalah pengakuan murid terhadap kelebihan gurunya sehingga mereka terdorong untuk meniru dan mengikutinya dengan sukarela. 6).Masyarakat adalah partner guru dalam melaksanakan tugasnya.Pendidik haruslah mempunyai kesabaran yang tinggi. Harus ada pemusatan perhatian . Kalau dewan guru atau rekanan guru tidak sejalan dalam mendidik murid. tempat mencari informasi dansebagainya. Percaya dan cinta kepada anak didik dalam arti yang positif. sama halnya laksana dua orang yang satu membangun yang lainnya meruntuhkan. Guru harus cerah dan riang. tak mungkinlah gedung akan berdiri. Bersikap baik terhadap guru lainnya. Guru harus menguasai materi yang diajarkan.9). karena pelajaran yang disenangi guru menjadikan proses belajar mengajar yang lebih hidup dan gembira. yang cakap dengan yang kurang cakap.5).Pendidik haruslah mempercayai murid bahwa mereka mampu mandiri. Demikian pulalah rekanan guru yang tak searah.3). yang akhirnya akan menghambat pencapaian tujuan. Kalau hal ini terjadi berlarut-larut akan menimbulkan dampak negative pada hasil belajar murid. tetapi kata hati murid masih lemah oleh sebab itu guru mengembangkan dan membimbingnya supaya mempunyai kepribadian mandiri. watak dan kecendrongan yang berbeda pula.2).S. 8). sehigga kegiatan akan berjalan dengan penuh kedamaian.Dalam masyarakat tertentu guru dianggap serba tahu segala hal. Sikap dan sipat itu antara lain:1). sebab seorang pendidik menghadapi manusia yang terdiri dari berbagai latar belakang kehidupan yang berbeda. Karena pada hakikatnya guru itu pengabdi dan pelayan masyarakat. menimbulkan masalah baru. tempat bertanya kalau tak mengetahui.7).

Tanpa landasan keimanan yang benar semua amal akan sia-sia.c. Ibadah Kepada Allah SWT.c. tiada yang dapat menolong mereka´ ( Annisa: ayat 145). rohani. Manusia munafiq ini diancam Allah dengan firmannya: ³ Orang yang munafiq tempatnya di neraka yang paling dalam. Harus ada keaktifan peserta didik harus aktif dalam proses belajar mengajar. Bahan pembelajaran harus memenuhi tujuan umum pemdidikan dan tujuan sekolah. b.(Al-Maidah: 44). Memperhatikan kemampuan peserta didik. Bahan pengajaran harus sesuai dengan tingkat sekolah. Ibnu µAbdil Barri). 2). Kegiatan belajar mengajar itu harus ada bahan yang diragakan sehingga dapat dilihat oleh siswa. Bahan pengajarana. yang disebut syari¶at. merupakan fondasi ajaran Islam disebut keimanan. 5).e. Dengan Al-Qur¶an dan hadits Nabilah kita dijamin akan mendapat kebahagiaan dan tidak akan sesat selamanya. Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW berbunyi: ³ Telah kutinggalkan bagimu dua perkara apabila engkau berpegang teguh kepada keduanya engkau tidak akan sesat selamanya. Sehingga Nabi memberikan dorongan dengan sabdanya: ³ Orang yang paling baik diantara kamu ialah orang yang belajar AlQur¶an dan yang mengajarkannya´.Materi pokok pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan ialah:1).f. Keyakinan dan keperyaan menurut Islam. Bukhari) 4).an) dan sunah Rasulnya´. Orang yang berpura-pura beriman ibadah hanya untuk mengelabui mata atau untuk politis belaka supaya terbebas hokum dunia disebut munafiq.( Fikih). perkembangan jiwa serta jasmani murid pada umumnya. Pergaulan hidup antara sesama . yaitu memberikan endidikan keseluruhan. Orang yang mengatakan beriman tidak mengamalkannya disebut fasik.Al-Qur¶an merupakan pedoman pokok umat Islam untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Di Negara manapun sekolah adalah tempat pendidikan.sehingga semua potensi yang ada pada diri peserta didik dapat berfungsi dengan maksimal. Bahan pembelajaran pokok pendidikan Agama Islam. amal-amal mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari berangin badai. Sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 44 berbunyi: ³ « dan siapa yang tidak menghukum dengan apa yang diturunkan Allah. Maksudnya guru memperhatikan apakah masih tingkat pemula atau menengah atau sudah tingkat tinggi.Ibadah merupakan realisasi dari keimanan seseorang yang sebagai bukti bahw imannya benar. keaktifan itu menunjukan dalam jiwa siswa itu ada proses. 3). (HR.S. Ibrahim ayat 18). Pengetahuan hukum Islam. yang meliputi pendidikan jasmani. maka mereka itulah orang yang kafir´.(HR. Cara membaca Al-Qur¶an dan membiasakannya. Setiap umat Islam mempunyai kewajiban untuk melaksanakan sebagai realisasi iman dan penyerahan tanpa syarat keharibaan Allah Maha Kuasa. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur¶an surat Ibrahim ayat 18 berbunyi: ³ Perumpamaan orang yang kafir dihadapan Tuhannya. Keimanan inilah yang melandasi semua amal seseorang yang mengaku beragama Islam. pendidikan perorangan serta kemasyarakatan.b. Praktis dan efesien 4. yaitu kitab Allah(Al-Qur.d. Oleh sebab itu mempelajari Al-Qur¶an merupakan keharusan bagi umat yang mendambakan petunjuk yang abadi. Korelasi dan konksentrasi. Mereka tak bisa mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan«´( Q. Sehingga orang yang tidak mau melaksanakan hukum itu disebut kafir. Keyakinan dan kepercayaan.Pengatahuan hokum Islam itu menyangkutan aturan pribadi dan masyarakat ataupun sanksi-sanksi Allah yang akan diberlakukan di dunia dan ditangguhkan di akhirat .

Siswa rajin belajar dan giat bekerja. Hal ini tercermin dalam tindakan siswa antara lain: menunaikan sholat lima waktu. suka mengucapkan kalimat thoibah. barulah kita dapat menentukan tolak ukurnya atau standar kompetensi Lulusan (SKL). toleransi terhadap penganut agama lain. suka melakukan kebiasaan yang baik. munakahat dan sebagainya. d.Setelah membicarakan materi dan tema sentral pendidikan Agama Islam di sekolah. Dapat membaca kitab suci ini tercermin dalam kehidupannya antara lain: suka membaca Al-Qur¶an. suka membantu. peduli terhadap orang yang lemah. pinjam meminjam. pemerintah serta kebutuhan siswa itu sendiri tentang pendidikan Agama Islam. Kegiatan ini dapat direalisasikan dalam bentuk : mereka belajar dengan tertib tanpa perintah dan berusaha mencapai hasil atau berprestasi baik. Siswa bergairah beribadah . mensyukuri nikmat Allah dengan memelihara dan mengembangkannya. Suasana ini tergambar dalam bentuk: siswa tidak mengganggu orang lain dalam beribadah.3). 2). menunaikan sholat jum¶at dengan baik. menunaikan ibadah puasa bulan Romadhan sesuai dengan syarat dan rukunnya yang ditentukan agama. ikut memelihara tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya.4). Siswa memiliki pengetahuan fungsional tentang agamanya meliputi pengetahuan tentang keimanan kepada Allah.2) Kemampuan siswa untuk membaca Al-Qur¶an dengan baik. suka berbakti kepada orang tua. utang piutang. 1) Kemapuan siswa untuk beribadah dan membiasakannya dengan baik dan tertib( kemampuan sholat dan ibadah lainnya). Kemauan mensyukuri nikmat Allah dapat dinyatakan berupa: suka memelihara kebersihan dan kesehatan jasmani dan rohani. Berakhlak mulia dan berbudi luhur dapat dilihat dalam keadaan sehari-hari berupa: suka bertutur bahasa yang sopan. serta menjadi warga Negara yang baik.5).cara bertetangga dan cara bermasyarakat.Pengertian tema sentral adalah sub mata pelajaran atau pokok bahasan dari pendidikan Agama Islam yang minimal yang harus dicapai pada jenjang pendidikan tertentu. mengunjungi dan mendo¶akan temannya yang mendapatkan musibah. keimanan kepada malaekat. suka sholat tarawih dan idain. Siswa meyakini agamanya dan menghormati orang lain meyakini agamanya. Pada dasarnya tema sentral itupemenuhan harapan orang tua.7). Siswa mensyukuri nikmat Allah swt. Tema sentral Pendidikan Agama Islam.6). tentang qadha dan qadar.8). suka bersih dan kebersihan. Kemampuan menciptakan kerukunan hidup antar warga dan golongan. e.manusia. Siswa dapat membaca kitab suci agamanya dan berusaha dan berusaha memahaminya.3) Tercerminnya Akhlak yang baik dari siswa. Suka memelihara milik bersama untuk kepentingan umum seperti telpon/ jembatan dan sebagainya. tidak mengganggu dan merusak tempat ibadah. baik sesame muslim atau dengan non muslim disebut mu¶amalah. suka mengerjakan yang baik tanpa perintah. Siswa berakhlak mulia dan berbudi luhur. bergaul dengan orang lain sekalipun berbeda agama namun tetap . hapal surat-surat pendek dan mampu menuliskannya. Mu¶amalah ini antara lain jual beli. Tolak ukur keberhasilan Pendidikan Agama Islam di SMK. suka memelihara lingkungan hidup. mematuhi aturan yang berlaku. keimanan kepada rasul. uapah mengupah. 1). masyarakat. Prinsip ini meliputi antara lain : beriman dengan benar. suka memelihara milik pribadi dan milik bersama dengan cermat. pengetahuan tentang hukam waris. kemampuan menggunakan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk kebaikan. berbuat baik kepada orang lain. Pergaulan hidup antara sesame manusia.

mengumpulkan data. metode belajar mengajar itu terdiri empat belas macam yaitu: Penugasan. penugasan. metode demonstrasi.h. simulasi dan demontrasi.menghormati keyakinan agama masing-masing.Metode ceramah suatu metode mengajar yang penyajian materinya melalui penuturan dan penerangan lisan guru kepada siswa. metode kerja kelompok. Metode proyek suatu cara . sosiodrama. meneliti variable dan memecahkan masalah. siswa merencanakan. Ed dkk ada enam macam yaitu: metode ceramah. Tanya jawab. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Metode diskusi suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui wahana tukar pendapat berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dalam suatu masalah. Metode pengajaran Metode dan Strategi Belajar ia.c. metode ceramah. Tanya jawab. demontrasi. g. tanyajawab. metode proyek. ceramah.f. tanpa metode dan strategi akan mendapatkan banyak kendala dalam pelaksanaan pendidikan. Metode demontrasi suatu cara mengjar dengan mempertunjukkan sesuatu atau cara mengerjakan sesuatu. Strategi dan metode ini mutlak harus digunakan dalam proses belajar mengajar. bercerita dan pameran. karyawisata dan kerjakelompok. demontrasi. Metode eksperimen suatu cara penyajian materi dengan pemberian kesempatan kepada siswa secara perorangan atau kelompok untuk melakukan percobaan mandiri.b.lah pola umum perbuatan guru dan murid dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar.i.d. Metode kerja kelompok cara penguasaan bahan pelajaran dengan mengerjakan tugas atau topic secara berkelompok. Adapun metode itu ialah:a. Metode yang dapat yang digunakan dalam proses belajar sangat beragam.Menurut Prof Dr Winarno Surakhmad metode belajar mengajar itu terdiri dari delampan metode yaitu: ceramah. Hal ini sesuai dengan tuntutan Allah dalam surat 16 An-Nahal ayat 125 berbunyi:Artinya: Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. diskusi. metode simulasi. latihan. 5. sedangakan metode berasal dari kata Yunani ( Greek ) yang terdiri dari ( metha = melalui/ melewati hodos = jalan/cara ). widyawisata.Metode Tanya Jawab suatu cara penyajian bahan pelajaran melalui berbagai bentuk pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa atau sebaliknya. pemecahan masalah. supaya kita mencapai tujuan yang maksimal.Disini dijelaskan supaya dalam memberikan pelajaran dilaksanakan dengan bijaksana atau dengan strategi dan metode yang baik agar mencapai hasil yang baik pula. Jadi metode belajar mengajar berarti jalan atau cara yang yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan pengajaran. latihan. Metode penugasan suatu cara penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan tugas berdasarkan petunjuk langsung yang dispersiapkan guru sehingga dapat mengalami secara nyata baik perkelompok atau perorangan. diskusi. diskusi . proyek.e. eksprimen. kerja kelompok. menemukan fakta. metode diskusi. ekprimen.Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa metode belajar mengajar itu bervariasi sekali jika variasi ini diterapkan dengan seksama dalam pengajaran maka guru dan murid tidak akan cepat jemu dalam mengajar.Menurut Tim Bakti Guru. Metode simulasi suatu cara mengajar dengan perbuatan hanya berpura-pura atau berlaku sebagai dalam ituasi tertentu. metode Tanya Jawab. Menurut Hasibuan Dip. bermain peran. ekprimen.

Proses Belajar Mengajar. Prinsip belajar sambermain. Prinsip keterpaduan. sekolah atau gugus sekolah.Dalam proses belajar mengajar guru hendaknya memperhatikan motif yang dapat mendorong siswa untuk belajar.o.q. Metode widyawisata suatu cara penguasaan bahan pelajaran dengan membawa langsung siswa kepada obyek yang akan dipelajari diluar kelas. Prinsip belajar sambil bekerja. 4).penyajian dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan dan mengembangkan sebanyak mungkin pengetahuannya dalam membahas suatu topic. menemukan fakta dan informasi secara mandiri.n. Prinsip motivasi. Pengelolaan Proses Belara . Metode bercerita suatu penuturan dengan lisan kepada orang lain mengenai suatu topic atau peristiwa. Oleh guru sendiri atau siswa yang ditugaskan oleh guru. maka sebaiknya diadakan belajar sambil bekerja.p. Bekerja menimbulkan pegalaman yang bergua. Dalam belajar perlu diciptakan suasana gembira dan menyenangkan dalam bentuk kegiatan bermain kreatif. 2). 9). 3) Prinsip pemusatan perhatian. Dalam berlajar siswa dilatih untuk bekerjasama. perasaan. Dalam kegiatan belajar mengajar ada beberapa hal yang perlu diperhatian supaya kegiatan itu berjalan dengan maksimal. Sesuai dengan kehidupan jiwa anak bahwa mereka sangat senang dengan permainan.Kegiatan belajar megajar hendaknya memberikan kesempatan kepada murid untuk untuk mengembangkan potensi mencari. metode e-learning. widyawisata. 6. 7).Pelajaran direncanakan menurut suatu pola tertentu sehingga dapat menarik minat siswa. Proses belajar mengajar adalah rangkaian kegiatan untuk mencapai tujuan pengajaran yang ditetapkan.k. Guru berperan sebagai motifator. Metode sosiodrama suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa agar bias melakukan kegiatan dalam kehidupan social. Metode latihan suatu cara mengajar dengan me. karena kepribadian murid banyak dipengaruhi oleh lingkungan social b. serta pengalaman yang telah dimiliki siswa supaya kegiatan belajar megajar berjalan lebih efektif dan efesien. metode latihan. Metode pameran. 5). l.Ada beberapa pinsip dasar dalam proses belajar mengajar yaitu:1). 8). antara lain ialah:a.Guru harus mempertimbangkan tentang pengetahuan. keterampilan. Prinsip hubungan social. sehingga pikiran terpusat dengan topic yang kita bicarakan atau kita pelari. Pemecahan masalah suatu cara mengajar dengan pemberian kesempatan kepada siswa untuk dapat menyelesaikan masalah tertentu. baik dalam dalam satu mata pelajaran maupun mata pelajaran lainnya ada kaitannya. Pengalaman yang diperoleh melalui bekerja merupakan hasil belajar yang tidak mudah dilupakan.Guru hendaknya mengaitkan suatu bahan pelajaran dengan bahan pelajaran lainnya. sosiodrama. sikap dan nilai. Metode pameran suatu cara mengajar dengan membawa siswa untuk mengamati suatu pameran kelas. Prinsip proses belajar mengajar.Metode bermain peran suatu cara penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa dalam memerankan dirinya sebagai tokoh atau benda mati.j. 6). metode bercerita. akhirnya terbiasa memecahkan masalah yang dihadapi. Prinsip pemecahan masalah. bermain peran. Metode belajar melalui internet sebagai medianya. pemecahan masalah.latihkan sesuatu dalam rangka pengembangan suatu keterampilan. Prinsip menemukan sendiri. Mengajar seharusnya diberikan pelajaran yang bermasalah sehingga murid peka terhadap masalah. Prinsip latar.m.

surat kabar.Sesuai dengan tujuan tersebut diatas maka jenis dan fungsi evaluasi dapat di golongkan sebagai berikut:1). Penilaian sumatif. merangsang tumbuhnya pengertian dan usaha mengembangkan nilai-nilai. tanpa evaluasi kita sulit untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan suatu pendidikan dan pengajaran. Pada zaman modern ini evaluasi bukan saja di terapkan di pendidikan dan pengajaran melainkan juga digunakan kantor-kantor. b). Metode ini dibicarakan tersendiri pada bagian lain 3). Menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang tepat.3). dokumen. dapat dibuat oleg guru atau murid dalam lingkungan alam sekitarnya. Pengaturan ini ditata sedemikian rupa dengan mempertimbangkan bentuk ruang kelas. apakah secara berkelompok.2). Untuk menciptakan suasana yang menggairahkan serta memingkinkan terjadinya komunikasi yang baik. Metode belajar mengajar.dalam memilih sarana dapat digunakan patokan sebagai berikut : menarik perhatian dan minat siswa. Teknik Evaluasi. internet dan lingkungan. Sarana dan sumber belajar mengajar sangat menentukan dalam proses belajar.Menurut kamus bahasa Inggeris S Wojowasito dkk evaluasi berasal dari ³ to evaluate = memberi nilai. membawa siswa kearah yang nyata dan mengurangi verbalisme. antara lain berguana untuk bahan laporan kepada orang tua. badan-badan usaha untuk mengukur sejauhmana kegiatan dan usaha telah mencapai tujuan yang telah ditatapkan sebelmnya. apakah berubah atau tetap.Evaluasi merupakan suatu komponen pengajaran tak dapat diabaikan. c. Misalnya dalam penentuan tingkat. penentuan kenaikan kelas dan menentukan lulus tidak seorang siswa.brosur.Untuk mengenal latar belakang psikologis. jumlah kelompok dalam kelas tersebut. Pengaturan ruang belajar dan perabot. Pengorganisasian kelas. berfungsi untuk memperbaiki proses belajar mengajar atau memperbaiki program satuan pelajaran. Sarana dan sumber belajar. televise. berpasangan atau klasikal. jumlah murid pada tingkat kelas yang bersangkutan. Sumber belajar.4). terutama yang mengalami kesulitan belajar. Dalam pengaturan murid ini yang perlu diperhatikan: Apakah kegiatan secara individual.Sumber belajar meliputi antara lain: buku paket. a) sarana belajar. siapakah yang menentukan kelompok itu. kelas atau jurusan. fisik dan lingkungan siswa. a. Dalam pendidikan eavaluasi berarti memberi penilaian untuk mengukur kemampuan yang diperoleh dari kegiatan belajar mengajar atau sejauhmana kemampuan seseorang yang telah dimiliki sehingga dapat menempatkan dalam keadaan yang tepat dan sebagainya sesuai dengan tujuan diadakannya evaluasi tersebut. Pengertian evaluasi. b. Memberikan umpan balik ( feed back) kepada guru sebagai dasar untuk memperbaiki program satuan pelajaran atau proses belajar mengajar. berapa jumlah dalam tiap kelompok. 7.Penilaian sumatif. Menentukan hasil kemajuan belajar siswa. sederhana dan mudah dirawat serta digunakan. 2). Jenis dan fungsi evaluasi.Tujuan evaluasi dalam pendidikan dapat diholongkan kedalam empat kategori yaitu:1). Pengaturan murid dalam belajar. jumlah murid dalam tiap kelompok. poster. lembar informasi lepas.Mengajar. majallah. radio.2). naskah. Proses belajar mengajar merupakan dapur untuk memasak semua komponen dalam mencapai hasil yang diinginkan.Penilaian formatif. kiliping. Penilaian formatif. buku pelengkap. serbaguna dan berfungsi ganda. b). bentuk serta ukuran bangku. rekaman. 1). Tujuan Evaluasi. diaturlah sebagai berikut: a). yakni penilaian yang dilakukan .

bentuk apa yang sesuai dengan materi tersebut. ingatan. suatu cara yang diberikan kepada seseorang yang akan dinilai supaya memberikan respon. misalnya. Teknik tidak menggunakan tes atau non tes.Penilaian penempatan ini berfungsi untuk menempatkan siswa dalam situasi belajar mengajar yang sesuai. d.e. teknik ini terdiri dari : observasi. tes objektif.Evaluasi yang baik adalah evaluasi yang langkah direncanakan secara baik pula. Penilaian penepatan atau placement. kurikulum. b).Aspek befikir. tes lisan. dari respon itu guru dapat memberikan penilaian.Tahapan pelaksanaan evaluasi ini harus dilakukan secara baik.2). wawancara dan sosiometrik. sehingga dengan data ini dijadikan acuan untuk membantu siswa tersebut dalam mengatasi kesulitan belajarnya. situasi dapat diciptakan sehingga hasilnya valid. Penilaian diagnostic.Data evaluasi dapat digunakan untuk bahan acuan dalam memberikan bimbngan dan penyuluhan kepada siswa yang mempunyai permasalahan.Setelah melalui tahapan sebelumnya maka diadakan prlaporan baik kepada instansi atasan ataupun kepada orang tua murid. suatu tahap menganalisa hasil evaluasi untuk berbagai keperluan baik untuk umpan balik ataupun untuk mengetahui kemajuan belajar siswa. obyek evaluasi itu terdiri dari beragam aspek kepribadian yaitu: 1). 3).Suatu penilaian yang diberikan dalam bentuk angka. cara kwantitif.3) Keperluan Bimbingan dan Penyuluhan. cara menginterpretasi data. atau biro/badan.Teknik yang sering digunakan dalam evaluasi ada dua kategori yaitu: a) Teknik menggunakan tes. Tahap perencanaan evaluasi.Data evaluasi digunakan untuk melengkapi laporan-laporan baik untuk orang tua murid maupun untuk instansiinstansi vertikal yang memerlukan yang dilakukan secara priodik tentang kemajuan murid atau kemajuan sekolah itu.Tahapan evaluasi hasil belajar disekolah meliputi langkah sebagai berikut : 1). Teknik Penilaian. Data Penyelidikan. termasuk diantaranya : inteligensi. skala sikap. untuk mengindentifikasi murid yang pandai . pemikiran logis dan sebagainya. hal yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan tes hasil antara lain: obyek yang akan dievaluasi. g.2).4). Cara dan Tehnik Penilaian.4). untuk mengelompokkan murid dalam kelas. Berfungsi untuk menentukan angka kemajuan belajar tahap tertentu. cara kwalitatif.4). baik. laporan. kurang memuaskan dan sebagainya. Menurut Tyler.Data yang diperoleh dari hasil evaluasi tersebut dapat digunakan untuk pelbagai keperluan antara lain: 1). Cara Penilaian. seperti Lembaga Penelitian Pendidikan IKIP dan sebagainya.1).2).. Keperluan pengajaran.Aspek .Penilaian diagnostic ini berfungsi untuk mengetahui permasalahan yang dialami siswa.Penilaian yang dapat ditempuh melalui dua cara pendekatan: a). merupakan perolehan terlepas dari unsur yang merusak nilai itu. sehingga kesulitankesulitan itu dapat diatasi dengan maksimal. Keperluan Administrasi. suatu penilaian dalam bentuk pernyataan verbal. Hal ini biasa dilaksanakan oleh lembaga pemerintah. karangan dan tes diagostik.Data evaluasi dapat digunakan untuk keperluan penyelidikan untuk meninjau efektifitas metode mengajar. Analisis evaluasi. Tahapan Evaluasi Hasil Belajar.setiap akhir semester atau catur wulan setelah menyelesaikan sekian pokok bahasan.Data evaluasi juga dapat digunakan untuk memilih metode yang baik dalam situasi belajar yang sesuai. system pengajaran dan lain sebagainya.Tahapan analisis ini.3). 2). Pelaporan hasil evaluasi. Penggunaan data evaluasi. f. berapa lama waktu yang diperlukan. b). Pelaksanaan evaluasi. Teknik tes ini terdiri dari: tes uraian. sedang dan yang lambat belajar. cukup. tes perbuatan. Obyek evaluasi.

Aspek keyakinan social dan kewarganegaraan menyangkut pandangan hidup terhadap masalah social. Perkembangan social dan personal. Sehingga semua potensi rohani dan jasmaninya bisa berfungsi dengan lebih baik. Inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji kebiasaan sholat lima waktu yang sudah jauh dari yang dicontohkan Rasulullah. maka pada siklus kedua ini sudah diadakan pendekatan yang intensif kepada siswa yang berubah menjadi malas. B. hidup bersih lahir dan batin. hidup sabar. dalam sholat Allah mengajarkan hidup disiplin. bakat dan hobbi. melalui kajian diri siswa . 4). melalui kajian nikmat umumnya. berkomunikasi dengan Khaliknya. Metode yang digunakan adalah memberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat. multi dan aspek.3). politik dan ekonomi. Oleh sebab itu saya terdorong untuk mengetahui apakah yang menyebabkan hal itu terjadi bagaimana jalan keluarnya. Minat.III. Sholat dicanangkan oleh Allah SWT untuk membentuk kepribadian seorang muslim yang tangguh. mengajarkan hidup sehat. Pada siklus pertama diambil sebagai acuan siklus kedua siapa berubah menjadi lebih baik atau sebaliknya menjadi malas. cara pemecahan nilai social dan sebagainya. Pada siklus pertama memotivasi siswa dengan kajian makna sholat supaya siswa lebih paham makna sholat secara keseluruhan. setelah . beberapa kali survey kecil. kelas XI dan kelas XII. Dengan harapan semoga sholat itu akhirnya menjadi akhlak bagi siswa yang mengamalkannya. setiap kelas yang kami survey tidak lebih 15 % yang sudah melaksanakan sholat lima waktu secara rutin lima kali sehari semalam. Terdiri dari kata motivasi. Kajian sholat lima waktu. Membuat tahapan penelitian dan evaluasi.perasaan social. meleui video penciptaan alam semesta. multi aspek artinya beragam bentuk.Survey awal yang dimaksud ialah menanyakan secara lisan tentang kebiasaan sholat siswa kelas X. BAB. Motivasi multi aspek. Sehingga dia dapat menyayangi sholat dan membiasakannya. bila sholatnya baik maka amal yang lain jadi baik. Apresiasi seni dan budaya.Yang dimaksud kebiasaan disini . Yang dimaksud mativasi adalah unsur yang mendorong seseorang untuk menggerakkan mengerjakan sesuatu.PROSEDUR PENELITIAN A. sholat merupakan amal yang pertama kali dipertanggungjawabkan nanti di hari kiamat.2.5). melalui kajian diri pribadi siswa.2. 3. disamping itu memotivasi dengan kajian nikmat yang diberikan Allah baik bersifat pribadi ataupun bersifat umum.Yang kami maksudkan motivasi multi aspek.1. survey secara kwantitas belum lagi sebagai kwalitas tentu lebih banyak lagi. yang dapat dikerjakan tanpa berpikir. kebiasaan seperti ini yang disebut dengan akhlak. menahan diri dan pengendalian diri.Setelah itu memberikan format isian keadaan sholatnya selama tujuh hari. Peningkatan kebiasaan sholat lima waktu. 1. Multi yang saya maksud disini antara lain: motivasi melalui kajian sholat. melalui video penciptaan Alam semesta. Setelah itu siswa diberi format isian untuk diisi sesuai sholat yang mereka laksanakan dalam tujuh hari berikutnya. jika sholatnya rusak maka amal yang yang lain jadi tercemar.bermasyarakat. setelah tujuh hari format yang diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.6). B. Sehingga terdorong untuk mensyukuri nikmatNya salah satunya adalah melakukan shalat lima waktu. termasuk diantaranya: cara bergaul.melalui kajian nikmat.adalah nilai yang sudah menjadi sikap pribadi seseorang.Sholat adalah tiangnya agama Islam. Mengadakan survey awal. Metode yang digunakan. Saya mendapat data hanya + 15 % dari kelas itu yang sholat sudah rotin lima kali sehari dan semalam.

29 71.43 68.00 88.HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA. Dedi Dwitagama MM.IV. Msi Drs.24 83.00 80.57 100.57 77. Rekapitulasi.43 65.00 100.format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.86 54.29 80.19 93.00 100.00 94. Dari evaluasi siklus kedua hasilnya ada peningkatan namun masih ada siswa yang cendrung turun maka pada siklus ketiga saya analisa beberapa pribadi yang cendrung cuek serta diadakan pendekatan dengan memanggil serta mengoreksi informasi dan melalui informasi diadakan motivasi yang sesuai dengan siswa yang bermasalah tersebut. mengengvaluasi kegiatan BAB. setelah format itu diisi siswa dan ditandatangai oleh orang tua diambil kembali untuk dianalisa dan dievaluasi untuk menyetahui hasilnya.02 Jakarta 1 Oktober 2007 Peneliti Drs.07 84.71 88.14 82.14 86. Siklus I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan September 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana 6 6 7 7 Dede Nursapni 7 6 6 5 Dita ulandari 4 4 6 7 Etik Damayanti 7 7 7 7 Faazin H Af 7 7 7 7 Feni Hernita 7 5 6 6 Fenny Greace A 4 6 7 6 Iis Febriyani Utami 6 7 7 6 Insi Aulia Kh 4 4 6 4 Irma Nuarti 7 4 7 5 Kurnia Eka Abdillah 6 7 7 7 Lila Fitriani 5 4 4 7 Luthfiah Ilma 4 5 7 7 Melisa Puspitasari 6 7 7 7 Mia Satriana 3 1 5 6 Nurfitri Apriliandina 4 3 7 4 Nury Indriyani 7 2 7 4 Resti Fauziyah 5 5 5 5 Rika Umami 3 5 7 7 Rizka Yuliana 6 5 7 7 Septiyani 6 3 7 1 Shinta Ramadhani 7 7 7 7 Sri Damayanti 7 7 7 7 Sri Mistari 7 7 7 7 Sri Suyati 7 7 7 7 Susanti Oktaviani 4 6 6 6 Persentase 80.00 100.00 100.57 62.71 77.3.86 62.00 100.00 77.95 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 76.14 85.14 91.14 77. Rekapitulasi Siklus II REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA Diteliti dari tanggal 23 s/d tanggal 29 bulan Oktober 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Shubuh Siklus II Persentase No .86 85.65 Shubuh 7 7 4 7 7 7 7 4 3 4 7 7 7 7 4 7 1 5 3 5 7 7 7 7 7 7 5 Siklus I Keterangan 100. Bustamam Ismail B.71 97.

43 85. Rekapitulasi Siklus III REKAPITULASI SHOLAT LIMA WAKTU SISWA No 1 2 3 4 5 6 Diteliti dari tanggal 2 s/d tanggal 8 bulan November 2007 Nama Siswa Zhuhur Ashar Magrib Isya Andriyansyah 7 7 7 7 Ariyana Dede Nursapni Dita ulandari Etik Damayanti Faazin H Af 5 6 5 7 7 3 6 5 7 7 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 Shubuh 7 5 5 6 7 7 Siklus III Persentase 100.00 88.00 74.42 Jakarta 30 Oktober 2007 Peneliti Drs.00 65.57 100.57 100.71 82.00 71.00 100.14 100.00 .77 80.00 77.29 65.86 68.36 7 7 7 6 7 7 5 6 7 7 6 7 7 5 7 7 7 7 7 7 6 7 7 7 7 7 7 95.57 82.86 88.43 80.82 26 Sri Suyati 6 27 Susanti Oktaviani 5 Persentase 77.78 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 86.86 100.00 91.00 100.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Andriyansyah Ariyana Dede Nursapni Dita Suci Wulandari Etik Handayani Faazin H Af Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 7 4 5 3 7 7 6 4 5 7 4 7 6 3 4 7 5 4 7 4 3 6 7 7 7 7 7 5 5 7 7 6 7 7 7 5 7 7 4 7 7 6 2 7 5 5 6 7 7 7 6 7 88.00 100. Msi Drs.43 62.57 100.00 100.00 60.43 88. Bustamam Ismail C.00 60.00 100.00 100.00 91.71 88.77 7 7 6 7 7 7 4 7 5 7 0 7 7 4 7 7 5 3 7 7 5 6 7 7 7 7 7 7 7 5 6 7 7 2 5 0 7 6 7 5 6 6 7 5 5 7 3 4 6 7 7 7 5 6 100.00 80.57 91. Dedi Dwitagama MM.

sholat .24 . saya memperoleh data sebagai berikut yang melaksanakan sholat zuhur=77.29 85. Dedi Dwitagama MM.13 86.07 Kumulatif=84.7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 Feni Hernita Fenny Greace A Iis Febriyani Utami Insi Aulia Kh Irma Nuarti Kurnia Eka Abdillah Lila Fitriani Luthfiah Ilma Melisa Puspitasari Mia Satriana Nurfitri Apriliandina Nury Indriyani Resti Fauziyah Rika Umami Rizka Yuliana Septiyani Shinta Ramadhani Sri Damayanti Sri Mistari 4 6 7 6 7 7 6 5 7 4 7 6 6 4 6 6 7 7 7 7 6 7 6 6 7 6 5 7 4 7 0 7 6 7 6 7 7 7 6 6 85. sholat shubuh=83.. Msi Drs. melalui kajian diri pribadi siswa. pemberian motivasi melalui memperdalam kajian sholat.Pada langkah pertama kami memberikan motivasi kepada siswa kelas II Ak 1 untuk mendalami arti sholat dan kandunganya. Siklus pertama kami laksanakan dari tanggal 23 sampai 29 september 2007.00 100. bagaiman manfaatnya bila kita merotinkan sholat.29 88. Dan diberikan pendataan yang diisi oleh siswa selama satu minggu sesuai dengan sholat yang mereka kerjakan . sholat ashar =76.71 Diketehaui Oleh Kepala SMKN 3 Jakarta 82. sholat ashar=88. Dari data itu diperoleh data sholat Zuhur yang dilaksanakan =80.36 .24 87.57 97. Pelaksanakan tanggal 23 Oktober 2007 sampai 29 Oktober 2007. sholat Isya=86.71 85. dengan membagikan formulir isian.00 94. Kami dorongan siswa untuk lebih mengenal sholat.65 .86 85. 2. Sholat Magrib=93.00 57.71 84. ANALISIS DATA YANG DIPEROLEH DARI TIGA SIKLUS.00 100.02. 1.00 94. pemberian motivasi melalui kajian nikmat umumnya. mendorong yang masih sangat jarang sholat untuk lebih memahami dan manfaat syukur kepada Allah melalui sholat.14 88.19%.30 0 6 7 7 5 7 7 7 7 4 7 1 7 6 5 4 7 7 7 5 6 4 6 6 5 7 7 7 6 7 4 7 7 6 2 5 7 7 7 7 6 6 54.00 Sri Suyati 5 Susanti Oktaviani 5 Persentease 85.43 100.29 71.57 91.71 4 7 7 7 7 7 7 7 7 4 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 96.14 100. Siklus kedua.00 60. Bustamam Ismail D.43 85.71 100. Siklus pertama.Siklus kedua kami laksanakan berdasarkan hasil yang belum maksimal dari siklus I maka diadakan pendekatan bagi siswa yang masih jauh dari yang diharapkan tentang kebiasaan sholatnya.62 Jakarta 10 Nopember 2007 Peneliti Drs.78 .71 100. sekaligus merupakan tanda syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat yang berlimpah kepada kita.95%.

Pelaksanaan sholat isya berbanding sebagai berikut siklus I 86.00 ± 69.50. cendrong naik.Pada siklus ini siswa didorong untuk menggunakan semua potensi mereka yang diamanahkan Allah kepada mereka. sholat shubuh=86. Siklus ini berdasar data siklus kedua yang belum memuaskan. B. Beberapa Aspek Dasar-dasar Kependidikan oleh Drs. Ph. Dari Tabel I . Filsafat Pendidikan oleh Imam Barnadib. b. Fikih Kifayatul Akhyar 6. B terdapat 11 orang C terdapat 3 orang.13 . Etika Keguruan oleh Drs.00. Al-Qur¶an dan terjemahannya oleh Departemen Agama RI 2.82.71%. sholat ashar=85.82 dan pada siklus III naik menjadi 87. a. B bobotnya 3. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik.24 . Suryosubroto 4. Buku Paket Agama Islam SMK 3.13% cendrong turun. H. supaya rajin sholat.A.Pelaksanaan sholat Magrib berbanding sebagai berikut siklus I 93. C bobotnya 2 dan D bobotnya 1.77 . A bobotnya 4 .c. pada siklus II naik menjadi 85. Siklus II naik menjadi 95. B terdapat 8 orang . C terdapat = 5 orang.Secara keseluruhan dapat lihat dari tabel pada siklus pertama 84. sehingga mengadakan pendekatan kepada siswa yang masih malas untuk sholat.99%.100%.Ed .Pelaksanaan sholat Shubuh berbanding sebagai berikut siklus I 83. Bila dikelompokkan antara A. kumulatif=85. sholat Isya=84. Analisa Kemajuan kemajuan pada siswa.99 dan D <. Lebih lanjut dapat dilihat dari grafik dibawah ini. Siklus II turun 80. kami memperoleh data sebagai berikut: Yang melaksanakan sholat Zuhur=85.42 . Hermawan S 5. Apabila dilihat presentase keseluruhan. 8.30. Siklus II A terdapat 13 orang.77 dan siklus III turun 84. sholat shubuh =80.02 %.71 .4.D 7. sholat Isya =86.36% dan siklus III turun sedikit menjadi 85. Siklus ketiga. cendrong naik. Siklus II naik menjadi 88.77 . M. sholat Magrib=96.62. Siklus III A terdapat 13 orang.3. Lebih lanjut lihat grafik.71 .24% . kumulatif=87. dari data ini dapat lihat ada kecendrongan makin naik. B.M.71%. Secara keseluruhan dapat dilihat lebih kemajuannya DAFTAR PUSTAKA 1.24% cendrong naik.65%. antara 69.07%. C. A-4 B-3 C-2 KUM Sik I 10 12 5 40 36 10 86 Sik II 13 8 6 52 24 12 88 Sik III 13 52 11 33 3 6 91 Dari keadaan itu ada kecendrongan makin baik dan makin sempurna sholatnya.77% dan siklus III naik menjadi 96. C terdapat 6 orang.95 %. antara 89. dan memotivasi melalui video penciptaan Alam semesta.42% dan siklus III naik menjadi 86.99.42 . Siklus II naik menjadi 86.II dan III dapat kita baca pelaksanaan sholat Zuhur berbanding sebagai berikut Siklus I 80. Dari lima sholat hanya satu yang cendrong turun yaitu sholat Isya sedangkan empat sholat yang lain cendrong. siklus II turun 77.Pelaksanaan Sholat Ashar berbanding sebagai berikut Siklus 76.78 % dan siklus III meningkat menjadi 85.19%. 6.Magrib=95.3% cendrong naik.99-89.5. R. Ilmu Perbandingan Pendidikan oleh Arifin Prof. Pada siklus I A terdapat = 10 orang.Siklus ketiga kami laksanakan dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Oktober 2007. antara 50. B terdapat =12 orang .M.

Metodik Pendidikan Agama oleh Mahmud Yunus Prof. Data Pribadi Anggota Peneliti 5. Dr. Teknologi Instruksional 0leh Drs.M. Ngalim Purwanto 16. Pengantar Didaktik Metodik oleh Abu Ahmadi. Metodik Pendidikan Agama oleh Ahmad Tafsir . Winarno Surakhmat 15. Buku Konsultasi dari Pembimbing kepada peserta Peneliti 3. Mudhoffar. Manajemen Da¶wah Islam oleh Abdur Rasyad Shaleh 12. Undangan penanda tanganan kontrak 4. Cs 18. Drs 19. DR 10.Sc LAMPIRAN -LAMPIRAN :1. Pengantar Psikologi Dirgagunarsa 14. Psikologi Umum oleh Agus Sujanto Drs 17. Pengantar Interaksi mengantar belajar oleh Prof. Format instrument penelitian . Surat pernyataan siswa yang diteliti6. M. Mukhtarul Hadist Nabawiyah 11. Motivate your self! Oleh Ridwan Muhammad Yusuf 13. Prinsip-prinsip dan teknik Evaluasi Pengajaran oleh Drs. Surat Tugas dari Ketua Proyek Kepada Peserta Peneliti2. Pengantar Ilmu Jiwa Agama Jalaludin drs. Rangkuman Ilmu Mendidik oleh Djaka Cs 20. H 9.8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful