P. 1
13055175 TUGAS Makalah Pertumbuhan Ekonomi

13055175 TUGAS Makalah Pertumbuhan Ekonomi

|Views: 57|Likes:
Published by Amrina Rizta

More info:

Published by: Amrina Rizta on Feb 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

PERTUMBUHAN EKONOMI

(Makalah)

Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah PENGANTAR BISNIS Dosen :

Susi Handayani, SE

Disusun oleh :
Nama : Rahmat Harpan Hakim NPM : 2011.051.0179

JURUSAN MANAJEMEN UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI (UIGM)

yaitu pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output per kapita yang terus menerus dalam jangka panjang. Seperti kita telah ketahui. Sedangkan pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan per kapita dengan jalan mengolah kekuatan 2 . Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi memiliki definisi yang berbeda. yang menganut sistem kapitalis. Pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. dan dengan penuh harap mereka menantikan munculnya angka-angka pertumbuhan yang membesarkan hati. Dengan demikian makin tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat. Latar Belakang Masalah Selama hampir setengah abad. Pada setiap akhir tahun. baik negara-negara kaya maupun miskin.TAHUN 2012 BAB I PENDAHULUAN A. meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan. Para ekonom dan politisi dari semua negara. perhatian utama masyarakat perekonomian dunia tertuju pada cara-cara untuk mempercepat tingkat pertumbuhan pendapatan nasional. maka kita tidak boleh ketinggalan dan mau tidak mau juga harus berusaha mempelajari hakekat dan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi tersebut. sosialis maupun campuran. semuanya sangat mendambakan dan menomorsatukan pertumbuhan ekonomi (economic growth). berhasil-tidaknya program-program pembangunan di negara-negara dunia ketiga sering dinilai berdasarkan tinggi-rendahnya tingkat pertumbuhan output dan pendapatan nasional. masing-masing negara selalu mengumpulkan data-data statistiknya yang berkenaan dengan tingkat pertumbuhan GNP relatifnya. “Pengejaran pertumbuhan” merupakan tema sentral dalam kehidupan ekonomi semua negara di dunia dewasa ini. Mengingat konsep pertumbuhan ekonomi sebagai tolok ukur penilaian pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlanjur diyakini serta diterapkan secara luas.

penggunaan teknologi. ternyata memang beda antara pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan ekonomi. penambahan pengetahuan. peningkatan ketrampilan.ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui penanaman modal. 3 . penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen. Perumusan Masalah Beradasarkan latar belakang di atas. B. Hal yang akan dibahas di sini adalah apa sajakah yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara dan upaya apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI Teori pertumbuhan ekonomi dapat dibagi menjadi 2 : 1. Frederich list (1789 .BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sehingga mereka bermata pencaharian bertanam 3) Masa Bertani dan kerajinan Pada masa ini manusia sudah hidup menetap sambil memelihara tanaman yang mereka tanam kerajinan hanya mengajar usaha sampingan. B. 4 .1846) Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut frederich listber adalah tingkat-tingkat yang dikenal dengan sebutan Stuffen theorien (teori tangga). Adapun tahapan-tahapan pertumbuhan ekonomi dibagi 4 sebagai berikut : 1) Masa berburu dan mengembara Pada masa ini manusia belum memenuhi kebutuhan hidupnya sangat mengantungkan diri pada pemberian alam dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri 2) Masa berternak dan bertanam Pada masa ini manusia sudah mulai berpikir untuk hidup menetap. Menurut Boediono : Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output per kapita yang terus-menerus dalam jangka panjang. PENGERTIAN Pengertian pertumbuhan ekonomi harus dibedakan dengan pembangunan ekonomi. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis a. pertumbuhan ekonomi hanyalah merupakan salah satu aspek saja dari pembangunan ekonomi yang lebih menekankan pada peningkatan output agregat khususnya output agregat per kapita.

Teori pertumbuhan menurut Adam Smith An Inquiry into the nature and causes of the wealth of the nation. Werner sombart (1863 . Walt Whitmen Rosfow (1916 . Pada masa ini kerajinan bukan sebagai usaha sampingan melainkan sebagai kebutuhan untuk di jual ke pasar. teorinya yang dibuat dengan teori the invisible hands (Teori tangan-tangan gaib) 5 . Karu Bucher (1847 . Industri. b. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik dan Neoklasik A.1947) 1) 2) 3) 4) Prakapitalisme (Varkapitalisme) Zaman kapitalis madya (buruh kapitalisme) Zaman kapitalai Raya (Hachkapitalismus) Zaman kapitalis akhir (spetkapitalismus) d. sehingga industri berkembang dari industri kerajinan menjadi industri besar.1979) 1) 2) 3) 4) 5) Masyakart tradisional (Teh Traditional Society) Persyaratan untuk lepas landas (Precondition for take off) Lepas landas cake off) Perekonomian yang matang / dewasa (Matarty of economic) Masa ekonomi konsumsi tinggi (high mass consumption) 2.1930) Tahap Perekonomian dapat dibagi menjadi 4 1) 2) 3) 4) Rumah tangga tertutup Rumah tangga kota Rumah tangga bangsa Rumah tangga dunia c.4) Masa kerajinan. dan perdagangan. Teori pertumbuhan ekonomi klasik a.

Harrod dan Domar RF. ia seorang peraih nobel di bidang dibidang ilmu ekonomi pada tahun 1987. Robert Sollow menekankan perhatiannya pada pertumbuhan out put yang akan terjadi atas hasil kerja dua faktor input utama. empat . Harrod dan Evsey Domar tahun 1947 pertumbhan ekonomi menurut Harrod dan domar akan terjadi apabila ada peningkatan produktivitas modal (MEC) dan produktivitas tenaga kerja. menyatakan bahwa makanan (hasil produksi) akan bertambah menurut deret hitung (satu. delapan. B.Pertumbuhan ekonomi ditandai oleh dua fakto yang saling berkaitan : 1) 2) Pertumbuhan penduduk Pertumbuhan output total Pertumbuhan output yang akan dicapai dipengaruhi oleh 3 komponen berikut ini.R Malthus Menurut David Ricardo faktor pertumbuhan penduduk yang semakin besar hingga menjadi dua kali lipat pada suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah Pendapat Ricardo ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Thomas Robert Malthus. Sedangkan penduduk akan bertambah menurut deret ukur (satu. dan seterusnya). dan seterusnya) sehingga pada saat perekonomian akan berada pada taraf subisten atau kemandegan. enam belas. Robert Sollow Rober Sollow lahir pada tahun 1950 di Brookyn. dua. David Ricardo dan T. 1) 2) 3) sumber-sumber alam tenaga kerja (pertumbuhan penduduk jumlah persediaan b. Teori pertumbuhan ekonomi Neoklasik a. dua. Yaitu modal dan tenaga kerja. 6 . b.

UKURAN PERTUMBUHAN EKONOMI Apakah alat yang bisa digunakan untuk mengetahui adanya pertumbuhan ekonomi suatu negara? Menurut M. Jadi ukuran pendapatn perkapita dapat diketahui dengan membagi PDB dengan jumlah penduduk. 2. Pendapatan Per jam Kerja Suatu negara dapat dikatakan lebih maju dibandingkan negara lain bila mempunyai tingkat pendapatan atau upah per jam kerja yang lebih tinggi daripada upah per jam kerja di negara lain untuk jenis pekerjaan yang sama. 7 . Schumpeter. Suparko dan Maria R. C. tidak ada pertumbuhan ekonomi. 3. PDB per Kapita atau Pendapatan Perkapita PDB per kapita merupakan ukuran yang elbih tepat karean telah memperhitungkan jumlah penduduk. pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan oleh adanya proses inovasi-inovasi (penemuanpenemuan baru di bidang teknologi produksi) yang dilakukan oleh para pengusaha. Produk Domestik Bruto PDB adalah jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan dalam harga pasar.c. Tanpa adanya inovasi. Joseph Schumpeter Menurut J. Suparko ada beberapa macam alat yang dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi yaitu : 1. Kelemahan PDB sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi adalah sifatnya yang global dan tidak mencerminkan kesejahteraan penduduk.

model itu merupakan perkembangan langsung teori ekonomi makro Keynes yang merupakan teori jangka pendek yang menjadi teori jangka panjang. Di samping itu Harrod mengemukakan bahwa sekali keseimbangan itu terganggu. 8 .D. karena itu keseimbangan ekonomi jangka panjang yang mantap hanya dapat dicapai secara mantap pula apabila pengharapan para pengusaha stabil dan kemungkinan terjadinya hal itu sangat kecil. seperti yang dikemukakan oleh Joan Robinson (golden age). maka gangguan itu akan mendorong ekonomi nasional menuju ke arah depresi atau inflasi sekular. mudah sekali tergelincir dan sekali tergelincir semuanya akan menjadi hancur (jadi keseimbangan yang tidak stabil). Dalam jangka panjang investasi mempunyai pengaruh kembar. MODEL – MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI 1. Harrord Domar Keadaan “ Steady – State Growth Model pertumbuhan ekonomi Harrod-Domar adalah model pertumbuhan yang mengacu pada pertumbuhan ekonomi negaranegara maju. Pada model Harrod-Domar investasi diberikan peranan yang sangat penting. Harrod menyimpulkan agar suatu ekonomi nasional selalu tumbuh dengan kapasitas produksi penuh (kesempatan kerja penuh) yang disebutnya sebagai “ Pertumbuhan ekonomi yang mantap (steady-state growth) “ efek permintaan yang ditimbulkan dari penambahan investasi harus selalu diimbangi oleh efek penawarannya tanpa terkecuali. Di satu sisi investasi mempengaruhi permintaan agregat di sisi lain investasi mempengaruhi kapasitas produksi nasional dengan menambah stok modal yang tersedia. Karena itu Harrod melambangkan keseimbangan ekonomi tersebut sebagai keseimbangan mata pisau. Tetapi investasi dilakukan oleh pengusaha yang mempunyai pengharapan yang tidak selalu sama dari waktu ke waktu.

Model Neo-Klasik sebagaimana dikemukakan oleh Solow (juga Swan) mencoba memperbaiki kelemahan model Harrod-Domar dengan mengolah asumsi yang mengenai fungsi produksi yang digunakan. Karena itu kesulitan pencapaian keseimbangan ekonomi jangka panjang yang mantap bagi Harrod. Berbeda dengan visi Harrod-Domar yang suram dan menakutkan visi teori Neo-Klasik adalah visi yang menggembirakan dan serasi dengan proses ekonomi yang otomatik dan mekanistik. dari fungsi produksi dengan proporsi tetap. menjadi fungsi produksi dengan proporsi yang variabel. Perbedaan itu khususnya menyangkut mengenai tiadanya fungsi investasi pada model Domar. 9 . sedang bagi Domar kesulitan itu timbul karena adanya kecenderungan masyarakat untuk melakukan investasi yang relatif terlalu rendah (underinvestment). sehingga investasi yang sebenarnya tidak ditentukan di dalam modelnya. disebabkan oleh sulitnya kesamaan v dan vr atau laju pertumbuhan yang disyaratkan dengan laju pertumbuhan natural. Kelemahan pokok teori Neo-Klasik adalah dihilangkannya peranan pengharapan para pengusaha yang dalam teori Keynes menduduki peranan sentral.Model pertumbuhan ekonomi Domar hampir mirip dengan model Harrod walaupun ada beberapa perbedaan yang esensial pula antara kedua model itu.

2. Meskipun demikian. Jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif. sehingga pada akhirnya akan membawa dampak posiyif yang sama terhadap manusia.BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A. peralatan. 1. Segenap kegiatan yang dijelaskan di atas merupakan bentuk-bentuk investasi yang menjurus ke akumulasi modal. HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI Akumulasi Modal Akumulasi modal (capital accumulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan di kemudian hari. mesin-mesin. sedangkan pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti meningkatkan ukuran pasar domesticnya. Di samping investasi yang bersifat langsung banyak cara yang bersifat tidak langsung untuk menginvestasikan dana dalam berbagai jenis sumber daya. Di samping itu ada juga Investasi dalam pembinaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas modal manusia. dan bahan baku meningkatkan stock modal (capital stock) fisik suatu negara (yakni. Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja Pertumbuhan penduduk da pertumbuhan angkatan kerja (yang terjadi beberapa tahun kemudian setelah pertumbuhan pendududuk) secara tradisional dianggap sebagai salah satu factor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi. Investasi produktif yang bersifat langsung tersebut harus dilengkapi dengan berbagai investasi penunjang yang disebut investasi “infrastuktur” ekonomi dan social. kita masih mempertanyakan apakah begitu cepatnya pertumbuhan penawaran angkatan kerja di Negara-negara berkembang 10 . total nilai riil “neto” atas seluruh barangmodal produktif secara fisik) dan hal itu jelas memungkinkan terjadinya peningkatan output di masa-masa mendatang. Pengadaan pabrik baru.

membuat pakaian. seperti kecakapan manajerial dan administrasi. dan kemajuan teknologi yang hemat modal (capital-saving technological progress). yaitu: kemajuan teknologi yang bersifat netral (neutral technological progress). atau membangun rumah. kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor-saving technological progress). atau justru negatif. Kemajuan teknologi yang netral (neutral technolohical progress) terjadi apabila teknologi tersebut memungkinkan kita mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi dengan menggunakan jumlah dan kombinasi faktor input yang sama. Sebenarnya. Dalam pengertiannya yang paling sederhana. terhadap pembangunan ekonominya. 3. hal tersebut (positif atau negativenya pertambahan penduduk bagi upaya pembangunan ekonomi) sepenuhnya tergantung pada kemampuan sistem perekonimian yang bersangkutan untuk menyerap dan secara produktif memanfaatkan tambahan tenaga kerja tersebut. kemajuan teknologi terjadi karena ditemukannya cara baru atau perbaikan atas cara-cara lamadalam menangani pekerjaan-pekerjaan tradisional seperti kegiatan menanam jagung. Kemajuan Teknologi Kemajuan teknologi (technological progress) bagi kebanyakan ekonom merupakan sumber pertumbuhan ekonomi yang paling penting.(sehingga banyak diantara mereka yang mengalami kelebihan tenaga kerja) benar-benar akan memberikan dampak positif. Kita mengenal tiga klasifikasi kemajuan teknologi. Adapun kemampuan itu sendiri lebih lanjut dipengaruhi oleh tingkat jenis akumulasi modal dan tersedianya input atau factor_faktor penunjang. Penggunaan 11 . kemajuan teknologi dapat berlangsung sedemikian rupa sehingga menghemat pemakaian modal atau tenaga kerja (artinya. penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memperoleh output yang lebih tinggi dari jumlah input tenaga kerja atau modal yang sama). seperti pembagian tenaga kerja (semacam spesialisasi) yang dapat mendorong peningkatan output dan kenaikan konsumsi masyarakat adalah contohnya. Inovasi yang sederhana. Sementara itu.

proses belajar bias lebih lancar sehingga tingkat penyerapan bahan pelajaran juga menjadi lebih baik. Sedangkan kemajuan teknologi hemat modal (capital-saving technological progress) merupakan fenomena yang langka. kemajuan teknologi hemat modal merupakan sesuatu yang paling diperlukan. Di Negara-negara dunia ketiga yang berlimpah tenaga kerja tetapi langka modal. bor listrik berkecepatan tinggi. dan media komunikasi elektronik lainnya di dalam kelas. Kemajuan teknologi juga dapat meningkatkan modal atau tenaga kerja. B. dengan menggunakan videotape. Dalam kondisi awal tersebut. Misalnya. Hal ini dikarenakan hamper semua penelitian dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukan di Negara-negara maju dengan tujuan utama menghemat pekerja. paling tidak terdapat delapan perbedaan penting yang mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan syarat-syarat terlaksanya pembangunan ekonomi modern. Demikian pula halnya dengan kemajuan teknologi yang meningkatkan modal (capitalaugmenting technological progress). Misalnya. penggunaan bajak kayu dengan bajak baja dalam produksi pertanian. traktor dan mesin pembajak tanah. Kemajaun teknologi yang meningkatkan pekerja (labor-augmenting technological progress) terjadi apabila penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan mutu atau ketrampilan angkatan kerja secara umum. dan banyak lagi jenios mesin serta peralatan modern lainnya. dan bukan menghemat modal. mesin tekstil otomatis. dapat diklasifikasikan sebagai kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor-saving technological progress). Kedelapan butir perbedaan yang utama dan yang perlu dianalisis lebih lanjut itu adalah sebagai berikut : 12 . MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI Posisi Negara-negara berkembang dewasa ini dalam banyak hal berbeda dengan yang dimiliki oleh Negara-negara maju pada saat lepas landas ke arah era pertumbuhan ekonomi modern.komputer. televise. jenis kemajuan ini terjadi jika penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memanfaatkan barang modal yang ada secara lebih produktif.

Peranan sejarah migrasi internasional. distribusi. 5. serta laju pertumbuhannya. Perbedaan kekayaan sumber daya alam dan kualitas modal manusia. Stabilitas dan fleksibilitas lembaga-lembaga politik dan sosial.1. 7. Kemampuan melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang ilmiah dan teknologi dasar. 8. Perbedaan pendapatan per kapita dan tingkat GNP dibandingkan negara – negara lainnya di dunia. 3. 4. Perbedaan jumlah penduduk. Oleh karena itu agar bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara maka dapat dilakukan upaya perbaikan di segala bidang dan mengeluarkan berbagai macam kebijakan yang pro terhadap pertumbuhan ekonomi itu sendiri. 2. Perbedaan dalam memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional. Perbedaan iklim. 13 . 6.

Kesimpulan Pertumbuhan Ekonomi di setiap negara berbeda . Jika pendapatan Negara itu tinggi maka pertumbuhan ekonominya juga cepat tetapi sebaliknya jika pendapatan suatu negara itu di bawah rata – rata maka pertumbuhna ekonominya juga rendah. politik.BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. B. akumulasi modal. Dan masih banyak lagi tokoh – tokoh yang mengemukakan pertumbuhan ekonomi dalam arti yang berbeda – beda. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri.beda tergantung dari tingkat pendapatan per kapita suatu negara tersebut dan tergantung dari berapa besar pendapatan / penghasilan dari penduudknya. dan ekonomi. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi. pemakaian tekonologi modern dan hasil / output. Seperti pada alitan klasik an Neo klasik. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Saran Dengan demikian dapat kita sarankan kepada pemerintah dengan penjelasan sebagai berikut : 1. Semuanya ini berpengaruh pada kesejahteran rakyat banyak. 14 . Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial. Beberapa ahli ekonomi mengemukakan pertumbuhan ekonomi dengan persepsi yang berbeda – beda. Sebagai contoh nya : Robert Solow mengemukakan pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang bersumber pada manusia. Oleh karena itu negara terus memajukan pendapatan negara dengan menaikkan harga – harga kebutuhan pokok seperti minyak yang katanya bisa menjadikan lebih baik tingkat perekonomian kita. Pertumbuhan ekonomi pada zaman sekarang ini berdampak pada kehidupan penduduk suatu negara.

Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. 5. 6. dan teknologi. dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat. program-program latihan dan keterampilan. 3. pendidikan. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. yaitu sumber-sumber alam dan manusia.2. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan. 15 . dan ekonomi. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. 4. irigasi. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja.tetapi juga faktor permintaan luar negeri. politis. yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat. kapital. penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->