P. 1
Rincian Biaya Pekerjaan Dan Pembangunan Jaringan Pabx Di Politeknik Negeri Jakarta

Rincian Biaya Pekerjaan Dan Pembangunan Jaringan Pabx Di Politeknik Negeri Jakarta

|Views: 1,119|Likes:
Published by Arya Wahyu Wibowo

More info:

Published by: Arya Wahyu Wibowo on Feb 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM

INSTALASI JARINGAN PABX

RINCIAN BIAYA PEKERJAAN DAN PEMBANGUNAN JARINGAN PABX
DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

DISUSUN OLEH :

1.Ade Kamilia

2.Adi Rizky Pratomo

3.Arya Wahyu Wibowo

4.Darmawati Angrraini

5.Deandi Muliana. M

6.Fanny Ananta Marpalinda

DOSEN PEMBIMBING

Bpk. NUR FAUZI SOELAIMAN, S.T, M.Kom

PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2010

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum WR.WB

Puji syukur kepada Allah SWT, karena atas ridho dan karunianya, kami
dapat menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya. Tidak lupa kami hanturkan
rasa terima kasih, karena dalam menyelesaikan laporan ini kami sering mengalami
hambatan namun berkat bantuan, dukungan serta doa dari orang tua, teman dan
orang – orang sekitar, kami dapat menyelesaikan laporan ini dengan tepat waktu.

Tugas paper ini kami dengan judul “RINCIAN BIAYA PEKERJAAN DAN
PEMBANGUNAN JARINGAN PABX DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA”.
Laporan ini dibuat sebagai tugas akhir kami disemester lima ini untuk melengkapi
mata kulia jaringan instalasi telepon yang telah diberikan.

Semoga laporan kami bermanfaat bagi para pembaca. Penyusun
berterimakasih kepada dosen yang telah membimbing dari awal hingga selesainya
laporan ini.

Depok, Desember 2010

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

COVER

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

PENDAHULUAN

DASAR TEORI

PENDAHULUAN

Pembangunan sentral PABX (Private Advace Brance eXchange ) untuk
kepentingan skala kecil kin yang dibutuhkan. Banyak lembaga, perusahaan, bahkan
non-perusahaan yang memerlukan perangkat ini guna untuk kelancaran kegiatan
dalam ruang lingkup mereka. Selain itu, penggunaan sentral private juga ditujukan
unutk mengurangi cost yang terjadi jika harus berkomunikasi dengan bagian lain,
dibandingkan dengan menggunakan fasilitas PSTN yang terkena charge.
Dengan adanya perancangan biaya pembangunan jaringan PABX di PNJ
( Politeknik Negeri Jakarta), maka ini adalah pengaplikasian pembangunan jaringan
PABX, dan demi kelancarannya proses akademis maupun non-akademis di
lingkungan PNJ.

Sebelum dilakukan perhitungan biaya, terlebih dahulu diperlukan
pengukuran tehadap jalur yang akan digunakan sebagai jalur PABX. Dan
diperlukan beberapa perhatian terhadap jalurnya, semakin susah jalur yang akan
digunakan maka akan semakin mahal perhitungan biayanya.
Perancanaan jaringan dapat dilakukan dengan langkah – langkah sebagai
berikut : peta lokasi/peta area/peta wilayah, daftar tunggu, bangunan yang ada pada
lokasi jaringan, area lapangan tanah, dan GDP( kemampuan daya beli produk).
Sedangkan untuk biaya jaringan itu sendiri, dapat dihitung melalui :
penggalian, penarikan kabel, penimbunan tanah,membangun RK ( Rumah Kabel ),
membangun HandHold, Pengecekan. Dengan perencanaan serta perhitungan seperti
ini maka diharapkan pekerjaan jaringan PABX dapat dilakukan secara efisien,
cermat dan hemat.

TEORI DASAR

Pada laporan kali ini sebelumnya akan mendalami beberapa hal penting yag
harus diperhatikan dalam melakukan pekerjaan jaringan PABX. Dengan adanya
teori ini maka akan dapat dengan mudah melakukan pengukuran, perhitungan biaya,
sehingga akan menghasilkan perhitungan yang akurat, cermat, serta biaya yang
akan di keluarkannya pun akan menjadi lebih hemat.
Sebelum memulai sebuah pengukuran, maka kami akan sedikit membahas
mengenai jaringan PABX. PABX (Private Automatic Brance Exchange) merupakan
suatu teknologi komunikasi yang mengatur hubungan telephone antar pelanggan
tanpa harus melalui sentral lokal, serta berfungsi sebagai gateway dalam
menghubungkan ke jaringan PSTN. Switch / Router berfungsi mengarahkan paket
data yang datang ke jaringan data sesuai dengan alamat tujuannya. Secara
konvensional terdapat 2 jaringan yang berbeda yaitu jaringan suara (Circuit
Network
) dan jaringan paket data (Packet Data Network).

Gambar 1. Jaringan PABX

Konsep Dasar IP PABX

PABX (Private Automatic Brance Exchange) merupakan suatut teknologi
komunikasi yang mengatur hubungan telephone antar pelanggan tanpa harus
melalui sentral lokal, serta berfungsi sebagai gateway dalam menghubungkan ke

jaringan PSTN. Switch / Router berfungsi mengarahkan paket data yang datang ke
jaringan data sesuai dengan alamat tujuannya .Secara konvensional terdapat 2
jaringan yang berbeda yaitu jaringan suara (Circuit Network) dan jaringan paket
data (Packet Data Network). Akan etapi seiring dengan perkembangan teknologi
telekomunikasi, terdapat suatu teknologi yang memungkinkan komunikasi suara
dan faksimili mengalami proses paketisasi dan dikirimkan melalui jaringan paket
data yang dikenal dengan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP).
IP PABX
merupakan kombinasi dari Switch / Router dengan PABXyang
menangani VoIP. IP PABX dapat digunakan untuk membypassjaringan telepon
circuit-switched dengan menggunakan jaringan data, untukberhubungan dengan
jaringan data lainnya. Dengan menggunakanconverged network yang membawa
trafik suara (voice yang telahdipaketisasi) dan trafik data secara bersamaan, IP
PABX
memungkin kanpengembangan layanan baru, yang belum tersedia pada
jaringan tradisional.Misalnya penggunaan one central directory melewati berbagai
lokasitujuan, serta unified messaging.IP PABX yang menggantikan PABX
konvensional, bisa digunakandengan :
a. IP phone yang dilengkapi dengan DSP (Digital Signal Processing)
chips
yang berfungsi untuk mengkonversi sinyal suara menjadi sinyalpaket – paket
data (IP) dan begitu juga sebaliknya.
b. Soft phone (merupakan software aplikasi yang dijalankan di dalam komputer
pengguna yang berfungsi untuk mengkonversi sinyal suaramenjadi sinyal paket –
paket data dan begitu juga sebaliknya) denganmenggunakan handset atau headset.
c. Terminal telephone analog yang dihubungkan dengan sebuah adapter.Alamat IP
secara otomatis diberikan ke terminal telephone saat terminaltelephone tersebut
terhubung ke sistem. Hal ini berarti pesawat telephonetersebut bisa dipindahkan
dari satu lokasi ke lokasi lain dalam jaringan,dengan nomor telephone yang sama.

Type dari PABX yaitu

a.PABX DIGITAL adalah PABX yang mempergunakan pesawat digital untuk
extensionnya, Pesawat digital ini umumnya telah mendukung beberapa fitur
seperti Conference Call,Party,dsb. memilki tombol-tombol line / Flexsibel
buton, pesawat digital hanya bisa digunakan / dipasangkan dengan PABX
yang sama dengan merk/type pesawat digital itu sendiri.

b.PABX ANALOG adalah PABX yang hanya mendukung pesawat telp biasa
(seperti telepon rumah) kebalikan dari PABX Digital, umumnya fiturnya
sangat sederhana.
c.PABX Hybrid adalah PABX yang bisa menggunakan Telp Digital dan
Analog pada port-Extensionnya.

Fungsi Dari PABX

Pada dasarnya semua PABX digital mempunyai grup fungsional yang sama,
tapi fungsi-fungsi tersebut diterapkan dan diatur dalam jalan yang berbeda dalam
sistem yang bervariasi. Elemen utama yang biasanya terdapat dalam PABX
digambarkan dalam gambar berikut ini :

Gambar 2. Fungsi jaringan PABX

Port data ataupun suara disediakan oleh line cards, yang secara umum
mendukung 8 atau 16 line per card. Sebuah trunk (biasanya membutuhkan dua
buah port setiap line-nya atau yang ekivalen dengannya) yang disediakan oleh trunk
card, mempunyai 4 atau 8 trunk per card. Sistem ini harus bisa mendukung line
analog dan digital dan beberapa tipe trunk yang memungkinkan ke sentral umum.
Switching Network mungkin dijalankan oleh bus berkecepatan tinggi atau sebuah
circuit switch ataupun keduanya. Satu atau dua sistem mempunyai circuit switching
dan paket switching sub sistem. Circuit switch adalah merupakan matriks

pembagian divisi waktu dan ruang, sejak sebuah standar tunggl 32 kanal system
PCM tidak menyediakan ruang yang cukup untuk PABX. Common Services Unit
menyediakan sumber daya yang dibutuhkan pleh semua bagian dari sistem PABX
yang meliputi beberapa pelayanan seperti generator sinyal dan detektor sinyal.
Control unit mengandung central processing unit (CPU) untuk sebuah PABX, untuk
menjalankan program ang mengontrol jalannya sistem secara keseluruhan. Semua
ontrol program dan yang berhubungan dengan data pelanggan disimpan dalam
RAM atau ROM dalam sebuah kontrol utama yang sangat kompleks. Pada common
equipment
( untuk PABX menengah hingga besar ) prosesor sentral dan unit
pelayanan sudah seharusnya diduplikasi dengan switchover otomatis. Ini penting
untuk memastikan bahwa sistem mengetahui kapan sebuah switch otomatis terjadi
ke unit cadangan.

Arsitektur Jaringan IP PABX

Arsitektur jaringan IP PABX dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Pada gambar diatas terlihat bahwa sentral IP PABX dapat terkoneksi dengan
terminal IP phone, terminal telephone analog, PC (Personal Computer) yang
terhubung dengan jaringan LAN, Jaringan PSTN, Jaringan internet dan jaringan
sentral PABX lainnya. Sentral IP PABX juga terhubung dengan CTI (Computer
Telephone Integration).
Sentral IP PABX juga mendukung layanan wireless PABX
sehingga user bisa menggunakan fasilitas PABX secara mobile. Komputer yang
teintegrasi pada jaringan Local Area Network(LAN) terhubung secara langsung
dengan sentral IP PABX sedangkan pesawat telephone bisa langsung dihubungkan
dengan sentral IP PABX tetapi harus dalam satu jaringan dengan sentral IP PABX
tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari masalah Quality Of Service (QOS)

yang muncul apabila komputer dan pesawat telephone berada pada satu
jaringanLAN yang sama serta tergantung kemampuan dari IP PABX
dalammenangani hingga tingkat berapa kelas jaringan.
Dalam beberapa kasus,voice packet harus bersaing dengan packet data
dalam mengakses jaringanLAN yang sama sehingga hal ini berpengaruh terhadap
QOS baik dari suaradan data. Kualitas voice packet akan jatuh apabila tidak
ditransmisikansecara real time. Sentral IP PABX juga bertindak sebagai gateway
yangmenyediakan voice connection (voice, lines, T1s) ke Local ExchangeCarrier
(LEC)
atau ke perusahaan yang berada pada jarak yang jauh serta data connection
(cable, DSL, ISDN, EI) ke LEC, Internet Service Provider(ISP) dan lain-lain.

TOTAL ANGGARAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK

PERENCANAAN PEMBANGUNAN JARINGAN PABX DI

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

No

Item

Q

Harga Satuan

Sub Total

1.

Pekerja

60

50000

3.000.000

2.

Mandor

2

250000

500.000

3.

Teknisi

2

500000

1.000.000

4.

Jointman ( 2 orang )

1732”

2000/”

3.464.000

6.

Pembanguan RK

1

4.233.250

4.233.250

7.

Pembangunan Hand Hole

11

300.000

3.300.000

8.

Pembangunan DP

17

250000

4.250.000

9.

Pemakaian Kabel

-

138.465.550

10.

Penyewaan Peralatan

-

64.370.000

12.

Pembelian Bahan Material

-

70.000.000

Total

288.273.375

RINCIAN BIAYA PEKERJAAN & PEMBANGUNAN JARINGAN PABX
DI POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

BIAYA PENYEWAAN ALAT

No

Nama Alat

Jumlah Alat

Lama
Pemakaian

Harga/Hari
@

Total

1.

Mesin perata aspal

1

10

250.000

2.500.000

2.

Bor aspal

4

15

200.000

12.000.000

3.

Gergaji Besi

8

20

8000

1.280.000

4.

Gergaji Kayu

4

20

10.000

800.000

5.

Tang potong

10

25

5.000

1.250.000

6.

Tang lancip

10

25

5.000

1.250.000

7.

Pisau cutter

10

25

2.500

625.000

8.

Joint tool

5

25

10.000

1.250.000

9.

Cangkul tangan

35

30

4.000

4.200.000

10.

Skop

15

30

4.000

1.800.000

11.

Sendok semen

20

30

3.000

1.800.000

12.

Trolley

5

25

20.000

2.500.000

13.

Bor tangan

5

30

35.000

5.250.000

14.

Linggis

10

30

3.000

900.000

15.

Cangkul aspal

10

30

6.000

1.800.000

16.

Pahat besi

10

25

1.500

375.000

17.

Palu gondam

5

25

4.000

500.000

18.

Palu kecil

10

35

2.500

875.000

19.

Meteran (50 meter)

2

25

3.000

150.000

20.

Meteran (5 meter)

5

30

1.500

225.000

21.

Mobil pick up

1

40

500.000

20.000.000

22.

Gerobak

3

30

20.000

1.800.000

23.

Obeng (- &+)

5

25

2.000

250.000

24.

Tangga lipat

1

25

30.000

750.000

25.

Tiang penyangga

4

5

12.000

240.000

Total

64.370.000

Tabel Harga Kabel Tanah dan Total Anggaran

No

Ukuran Kabel
(peer)

Harga per meter
(Rp)

Total penggunaan
(meter)

SubTotal
(Rp)

1.

10”

30.000

223.37

6.701.100

2.

20”

60.000

97.55

5.853.000

3.

30”

85.000

252.18

21.435.30
0

4.

40”

100.000

196.01

19.601.00
0

5.

50”

125.000

143.05

17.881.25
0

6.

60”

150.000

76.6

11.490.00

0

7.

80”

180.000

30.53

5.495.400

8.

150”

350.000

79.11

27.688.50
0

9.

200”

400.000

55.8

22.320.00
0

Total

138.465.5
50

RINCIAN UKURAN PEMBANGUNAN

•Pembuatan Hand Hole : Panjang x lebar x dalam = 40 cm x 40 cm x 50 cm.

•Penggalian beton/tanah/aspal: lebar x dalam = 20cm x 40 cm

•Pengurukan tanah :

a.Menggunakan pasir : lebar x tinggi = 20cm x 10 cm

b.Setelah pasir, di tutup dengan ubin (20cm x 20 cm), kemudian
diurug dengan tanah sampai rata dengan permukaan.

•Pengurukan Beton

a.Menggunakan pasir: lebar x tinggi = 20cm x 10 cm.

b.Setelah pasir, di tutup dengan ubin (20cm x 20 cm), kemudian
diurug dengan tanah: lebar x tinggi = 20 cm x 10 cm.

c.Kemudian menggunakan kerikil : lebar x tinggi = 20 cm x 10 cm.

d.Setelah itu menggunakan beton sampai rata dengan permukaan.

•Pengurukan Aspal :

a.

Menggunakan pasir: lebar x tinggi = 20cm x 10 cm.

b.

Setelah pasir, di tutup dengan ubin (20cm x 20 cm),
kemudian diurug dengan tanah: lebar x tinggi = 20 cm x 10 cm.

c.

Kemudian menggunakan krikil : lebar x tinggi = 20 cm x 10

cm.

d.

Setelah itu menggunakan aspal sampai rata dengan

permukaan.

TABEL PENGGUNAAN KABEL TANAH (DALAM SATUAN METER)

No

Item

200”

150”

80”

60”

50”

40”

30”

20”

10”

1.

RK - S1/01

41.4

2.

S1/01-S1/02

7.4

3.

S1/01-S1/03

79.11

4.

S1/02-DP01

17.6

5.

S1/02-DP02

9.7

6.

S1/02-DP03

80.55

7.

S1/03-DP04

85.66

8.

S1/03-S1/04

10.83

9.

S1/03-S1/05

106

10.S1/04-DP05

10.97

11.S1/04-DP06

16.95

12.S1/04-DP07

113.38

13.S1/05-DP08

13.55

14.S1/05-DP09

36.35

15.RK-S1/06

14.4

16.S1/06-S1/07

76.6

17.S1/06-S1/08

19.7

18.S1/06-DP10

16

19.S1/07-DP11

5.2

20.S1/07-DP12

28.65

21.S1/08-DP13

32.8

22.S1/08-S1/09

91

23.S1/09-DP14

5

24.S1/09-S1/10

93.4

25.S1/10-DP15

33.5

26.S1/10-S1/11

17

27.S1/11-DP16

6.2

28.S1/11-DP17

73.2

29.CAD01-S1/02

3

30.CAD02-S1/05

3

31.CAD03-S1/06

3

32.CAD04-S1/10

3

Total

55.8

79.11

30.53

76.6

143.05

196.01

252.18

97.55

223.27

BIAYA PEMBANGUNAN RUMAH KABEL

NoPelaksanaan/peralatan/bahan

Q

Biaya Satuan

Sub Total

Total

Upah

Sewa
Alat

Harga
Bahan

Upah

Sewa
Alat

Harga
Bahan

1.Pekerja

0.5

150.000

75.000

75.000

2.Mandor

0.25

225.000

56.250

56.250

3.Teknisi

0.125

500.000

62.500

62.500

4.Jointman

400”

2000

800.000

800.000

5.Box RK

1

2.500.000

2.500.000

2.500.000

6.Terminal pembagi

4

40.000

160.000

160.000

7.Terminal joint 10”

40

10.000

400.000

400.000

8.Tang potong

1

5.000

5.000

5.000

9.Tang lancip/penjepit

1

5.000

5.000

5.000

10.Fiser

6

1.500

9.000

9.000

11.Baut paku

0.25kg

6.000

1.500

1.500

12.Bor tangan

1

50.000

50.000

50.000

13.Pipa paralon

0.25

10.000

2.500

2.500

14.Bata merah

50

300

15.000

15.000

15.Semen

0.5

62.000

31.000

31.000

16.Besi cor

0.25

50.000

12.500

12.500

17.Obeng (- &+)

3

6.000

18.000

18.000

18.Pasir

0.25

120.000

30.000

30.000

Total

4.233.250

Rincian Biaya Pekerjaan & Pembangunan Jaringan PABX

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->