P. 1
Sistem Reproduksi Pada Hewan

Sistem Reproduksi Pada Hewan

|Views: 3,408|Likes:

More info:

Published by: Otniel Yousoef Pasaribu on Feb 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2015

pdf

text

original

TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI

2011

SISTEM REPRODUKSI PADA HEWAN
I. PENDAHULUAN Reproduksi hewan dapat di bedakan menjadi dua macam yaitu secara Vegetatif dan Generatif. Perkembangbiakan Vegetatif terjadi tanpa peleburan Sel Kelamin Jantan dan Betina. Perkembangbiakan Vegetatif biasanya terjadi pada hewan tingkat redah atau tidak bertulang bekakang (Avertebrata). Perkembangbiakan generatif umumnya terjadi pada Hewan tingkat tinggi ata hewan betulang belakang (Vertebrata). Perkembangbiakan tersebut melibatkan alat kelamin jantan dan alat betina dan ditandai oleh adanya peristiwa pembuahan (Fertilisasi). II. MATERI Reproduksi aseksual/vegetative meliputi : 1. Fragmentasi yaitu pemisahan salah satu bagian tubuh yang kemudian dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. Contohnya Planaria sp dan Asterias sp. 2. Budding/tunas/gemmulae yaitu pembentukan tonjolan pada salah satu bagian tubuh hewan dan adapat berkembang menjadi individu baru. Contohnya hewan Acropora sp dan Euspongia sp. 3. Fisi yaitu pembelahan sel pada sel induk dan hasilnya akan berkembang menjadi individu baru. Dibedakanmenjadi 2 yaitu pembelahan biner, contohnya pada Bakteri dan pembelahan multiple paada Virus. 4. Sporulasi yaitu dengandibentuknya spora pada sel indukdan akhirnya spora akan berkembang menjadi individu baru. Contohnya pada Plasmodium sp. 5. Parthenogenesis yaitu terbentuknya individu baru melalui sel telur yang tanpa dibuahi. Contohnya lebah madu jantan, semut jantan dan belalang.

Paedogenesis yaitu terbentuknya individu baru langsung dari larva/nimpha. Contohnya pada Class Trematoda/cacing isap yaitu Fasciola hepatica dan Clonorchis sinensis. Reproduksi seksual/generative 1. Konjugasi yaitu persatuan antara dua individu yang belum mengalami spesialisasi sex. Terjadi persatuan inti (kariogami) dan sitoplasma (plasmogami). Contohnya pada Paramaecium sp. 2. Fusi yaitu persatuan/peleburan duya macam gamet yang belum dapat dibedakan jenisnya. Dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
FRENI WAWORUNTU, 07 311 151

Reproduksi Pada Vertebrata 1. 4. termasuk kedalam kelompok ini adalah manusia. ovovivipar dan vivipar. oviduk. vas deferens. Fertilisasi pada vertebrata dapat terjadi secara eksternal atau secara internal. Untuk betina yaitu ovarium. Organa reproduksinya meliputi testis. y Anisogami yaitu persatuan dua macam gamet yang berbeda ukuran dan bentuknya sama. Memiliki sistem menstruasi yang disebut dengan fase estrus serta tipe uterus yang kompleks. 1. y Oogami yaitu persatuan dua macam gamet yang memiliki ukuran dan bentuk yang tidak sama. Class Reptilia yaitu dengan fertilisasi internal.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 y Isogami yaitu persatuan dua macam gamet yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. 5. Organ reproduksinya meliputi testis. Organ reproduksi jantan meliputi penis. 3. vasa efferentia dan kloakauntuk jantan dan untuk betina yaitu ovarium. FRENI WAWORUNTU. Organ reproduksi bagi yang jantan yaitu testis. hemipenis. oviduk dan kloaka. oviduk dan lubang urogenitalia. vas deferens. Fertilisasi eksternal merupakan penyatuan sperma dan ovum di luar tubuh hewan betina. Class Pisces yaitu dengan ovipar dan secara fertilisasi eksternal. vas deferens. Untuk yang betina meliputi ovarium kiri. oviduk. Contohnya pada Phyllum Protozoa. yakni berlangsung dalam suatu media cair. vas deferens dan kloaka. oviduk dan kloaka. 07 311 151 . testis dan anus. Organ reproduksinya meliputi testis. dan kloaka.yang telah kita kupas tuntas di blog ini. Class Amphibia yairu dengan fertilisasi eksternal. Fertilisasi tersebut kemudian menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio. Reproduksi seksual pada vertebrata diawali dengan perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi. uterus dan anus. misalnya air. Contohnya pada Hydra sp. Class Aves yaitu dengan fertilisasi internal. Untuk yang betina meliputi ovarium. Class Mammalia yaitu dengan fertilisasi internal. lubang urogenitalia untuk jantan dan untuk betina adalah ovarium. Contohnya Chlamydomonas sp. 2. Contohnya pada ikan (pisces) dan amfibi (katak). epididimis dan kloaka.

Hal ini dapat terjadi karena adanya peristiwa kopulasi. Ovipar (Bertelur) Ovipar merupakan embrio yang berkembang dalam telur dan dilindungi oleh cangkang. SISTEM REPRODUKSI PADA VERTEBRATA 1. tetapi telur tersebut masih tersimpan di dalam tubuh induk betina. Embrio mendapat makanan dari cadangan makanan yang berada di dalam telur. misalnya kelinci dan kucing. Contoh hewan ovovivipar adalah kelompok reptil (kadal) dan ikan hiu. 1. yaitu masuknya alat kelamin jantan ke dalam alat kelamin betina. yang FRENI WAWORUNTU. Telur dikeluarkan dari tubuh induk betina lalu dierami hingga menetas menjadi anak. Pisces Sistem Genitalia Jantan a. Vivipar (Beranak) Vivipar merupakan embrio yang berkembang dan mendapatkan makanan dari dalam uterus (rahim) induk betina. ada tiga cara perkembangan embrio dan kelahiran keturunannya. pada Elasmoranchi beberapa tubulus mesonefrus bagian anterior akan menjadi duktus aferen dan menghubungkan testis dengan mesonefrus. Testis berjumlah sepasang. misalnya hewan dari kelompok reptil. 2. Setelah fertilisasi internal. Ovipar terjadi pada burung dan beberapa jenis reptil. anak akan dikeluarkan dari vagina induk betinanya. Fertilisasi internal terjadi pada hewan yang hidup di darat (terestrial). yaitu dengan cara ovipar. Contoh hewan vivipar adalah kelompok mamalia (hewan yang menyusui). Setelah cukup umur. aves dan Mamalia. digantungkan pada dinding tengah rongga abdomen oleh mesorsium. Bentuknya oval dengan permukaan yang kasar. 3. 07 311 151 . vivipar dan ovovivipar. Saluran reproduksi. b. telur akan pecah di dalam tubuh induknya dan anak akan keluar dari vagina induk betinanya.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2. Embrio mendapat makanan dari cadangan makanan yang ada di dalam telur. Ovovivipar (Bertelur dan Beranak) Ovovivipar merupakan embrio yang berkembang di dalam telur. 2011 Fertilisasi internal merupakan penyatuan sperma dan ovum yang terjadi di dalam tubuh hewan betina. Setelah anak siap untuk dilahirkan. Kebanyakan testisnya panjang dan seringkali berlobus.

Bersamaan dengan itu. Sistem Genitalia Betina a. Pada Teleostei saluran dari sistem ekskresi dan sistem reproduksi menuju kloaka secara terpisah. sehingga terjadifertilisasi di dalam air (fertilisasi eksternal). Pada bagian posterior bersatu dan bermuara pada satu lubang. Ovum tersebut dikeluarkan dari ovarium melalui oviduk dan dikeluarkan melalui kloaka. Baian posterior duktus aferen berdilatasi membentuk vesikula seminalis. ikan betina mencari tempat yang rimbun olehtumbuhan air atau diantara bebatuan di dalam air.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 disebut dutus deferen. terletak pada anterior rongga abdomen. FRENI WAWORUNTU. Pada Teleostei tipe ovariumnya sirkular dan berjumlah sepasang. ikan betina dan ikan jantan tidak memiliki alat kelamin luar. Ikan merupakan kelompok hewan ovipar. namun mengeluarkan ovum yang tidak akan berkembang lebih lanjut apabila tidak dibuahi oleh sperma. Ovarium pada Elasmoranchi padat. Pada Teleostei punya oviduk pendek dan berhubungan langsung dengan ovarium. ikan jantan juga mengeluarkan sperma dar testis yang disalurkan melalui saluran urogenital (saluran kemih sekaligus saluran sperma) dan keluar melalui kloaka. Dutus deferen akan bermuara di kloaka. lalu dari sini akan terbentuk kantung sperma. tapi kurang kompak. Pelebaran selanjutnya pada uterus yang bermuara di kloaka. b. Saluran reproduksi Elasmoranchi berjumlah sepasang. Saat akan bertelur. 07 311 151 . Pada saat dewasa yang berkembang hanya ovarium kanan. Teleostei tidak memiliki kloaka. Ikan betina tidak mengeluarkan telur yang bercangkang. Oviduk sempit pada bagian anterior dan posteriornya. bagian anteriornya berfusi yang memiliki satu ostium yang dikelilingi oleh fimbre-fimbre.

TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 Peristiwa ini terus berlangsung sampai ratusan ovum yang dibuahi melekat pada tumbuhan air atau pada celah-celah batu. Duktus wolf keluar dari dorsolateral ginjal. merupakan jenis hewan ovipar. hanya beberapa saja yang dapat bertahan hidup. Katak jantan dan katak betina tidak memiliki alat kelamin luar. Dan akhirnya bermuara di kloaka. Amphibi Sistem Genitalia Jantan a. Vesikula seminalis akan membesar hanya saat musim kawin saja. Oviduk dimulai dengan bangunan yang mirip corong (infundibulum) dengan lubangnya yang disebut oskum abdominal.oviduk di sebelah kaudal mengadakan pelebaran yang disebut dutus mesonefrus. dan pars progonalis. oviduk merupakan saluran yang berkelok-kelok. berjalan ke medial menuju ke bagian kranial ginjal. yang tampak seperti gumpalan di dalam perutnya yang masih jernih. misalnya katak. Baik ovarium maupum korpus adiposum berasal dari plica gametalis. pada sebelah kranialnya dijumpai jaringan lemak bermwarna kuning (korpus adiposum). ia berjalan di sebelah lateral ginjal. Testis berjumlah sepasang. Pembuahan katak terjadi di luar tubuh. Ovarium berjumlah sepasang.Anak ikan yang baru menetas akan mendapat makanan pertamanya dari sisa kuning telurnya. FRENI WAWORUNTU. 07 311 151 . Ovarium digantungkan oleh mesovarium. b. 2. Saluran reproduksi. Dari sedemikian banyaknya anak ikan. terletak di bagian posterior rongga abdomen. Di dekat kloaka. Sistem Genitalia Betina a. masing-masing gonalis. Tubulus ginjal akan menjadi duktus aferen dan membawa spermatozoa dari testis menuju duktus mesonefrus. Saluran reproduksi. Kloaka kadang-kadang masih jelas dijumpai. Sebelah kaudal dijumpai korpus adiposum. Kelompok amfibi. b. Vasa aferen merupakan saluransaluran halus yang meninggalkan testis. Telur-telur yang telah dibuahi tampak seperti bulatan-bulatan kecil berwarna putih. berwarna putih kekuningan yang digantungkan oleh mesorsium. duktus mesonefrus pada beberapa spesies akan membesar membentuk vasikula seminalis (penyimpan sperma sementara). Telur-telur ini akan menetas dalam waktu 24 ± 40 jam.

Setelah terjadi fertilisasi eksternal. Kemudian katak betina akan mengeluarkan ovum ke dalam air. sehingga paru-parunya mulai berfungsi. Dekat pangkal oviduk pada katak betina dewasa. Dari vas deferens sperma lalu bermura di kloaka. katak jantan juga akan menyusul mengeluarkan sperma. yaitu insang dan paru-paru. Bersamaan dengan itu mulai terbentuk lubang hidung dan paru-paru. katak jantan dan katak betina akan melakukan ampleksus. Selanjutnya celah insang digantikan dengan anggota gerak depan. ovum katak yang telah matang dan berjumlah sepasang ditampung oleh suatu corong. Pada saat itulah metamorfosis katak selesai. Reptil Sistem Genitalia Jantan FRENI WAWORUNTU. ovum akan diselimuti cairan kental sehingga kelompok telur tersebut berbentuk gumpalan telur. Sebelumnya. terdapat saluran yang menggembung yang disebut kantung telur (uterus). Makanannya berupa fitoplankton sehingga berudu tahap awal merupakan herbivora. Anak katak mulai berani mucul ke permukaan air. Sperma dihasilkan oleh testis yang berjumlah sepasang dan disalurkan ke dalam vas deferens. sedangkan ekor makin memendek hingga akhirnya lenyap. Kelak fungsi insang berkurang dan menghilang.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 Pada saat kawin. Berudu awal yang keluar dari gumpalan telur bernapas dengan insang dan melekat pada tumbuhan air dengan alat hisap. Segera setelah katak betina mengeluarkan ovum. Setelah 3 bulan sejak terjadi fertilisasi. 3. anak katak bernapas dengan dua organ. Gumpalan telur yang telah dibuahi kemudian berkembang menjadi berudu. Perjalanan ovum dilanjutkan melalui oviduk. Vas deferens katak jantan bersatu dengan ureter.Berudu awal kemudian berkembang dari herbivora menjadi karnivora atau insektivora (pemakan serangga). 07 311 151 . Oviduk katak betina terpisah dengan ureter. Pada saat itu. yaitu katak jantan akan menempel pada punggung katak betina dan menekan perut katak betina. mulailah terjadi metamorfosis. Anggota gerak depan menjadi sempurna. Setiap ovum yang dikeluarkan diselaputi oleh selaput telur (membran vitelin). serta celah-celah insang mulai tertutup. Oviduk nya berkelok-kelok dan bermuara di kloaka.

sedang bagian posterior bermuara di kloaka. Bagian anterior terbuka ke rongga selom sebagai ostium. dan saluran ini akan menuju kloaka. Duktus wolf bagian posterior menjadi duktus deferen. Umumnya reptil bersifat ovipar. kecuali pada ular dan kadal. berjumlah sepasang. Pada kadal dan ular. yaitu sinus urogenital yang pendek. oviduk panjang dan bergelung. Saluran reproduksi. duktus mesonefrus berfungsi sebagai saluran reproduksi.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 a. berwarna keputih-putihan. Testis akan membesar saat musim kawin. Pada kebanyakan reptil. namun ada juga reptil yang bersifat ovovivipar. Tubulus mesonefrus membentuk duktus aferen yang menghubungkan tubulus seminiferus testis dengan epididimis. bagian anterior menghasilkan albumin yang berfungsi untuk membungkus sel telur. Sebagian duktus wolf dekat testis bergelung membentuk epididimis. b. yaitu epididimis. berbentuk oval dengan bagian permukaannya benjolbenjol. Dinding bersifat glanduler. 07 311 151 . relatif kecil. Namun makanannya diperoleh dari cadangan makanan yang ada dalam telur. duktus deferen bersatu dengan ureter dan memasuki kloaka melalui satu lubang. dan terletak di dorsal rongga abdomen. Testis berbentuk oval. Kelompok reptil seperti kadal. Dari epididimis sperma bergerak FRENI WAWORUNTU. Reptil jantan menghasilkan sperma di dalam testis. Bagian posterior sebagai shell gland akan menghasilkan cangkang kapur. Ovarium berjumlah sepasang. ular dan kura-kura merupakan hewan-hewan yang fertilisasinya terjadi di dalam tubuh (fertilisasi internal). b. Ovum kemudian bergerak di sepanjang oviduk menuju kloaka. Letaknya tepat di bagian ventral kolumna vertebralis. Saluran reproduksi. Reptil betina menghasilkan ovum di dalam ovarium. Sperma bergerak di sepanjang saluran yang langsung berhubungan dengan testis. Sistem Genitalia Betina a. seperti ular garter dan kadal. salah satu testis terletak lebih ke depan dari pada yang lain. Telur ular garter atau kadal akan menetas di dalam tubuh induk betinanya.

Namun mereka akan kembali ke daratan ketika meletakkan telurnya. Duktus wolf bergelung dan membentuk duktus deferen. berbentuk oval atau bulat. hanya satu hemipenis saja yang dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina. Ovum reptil betina yang telah dibuahi sperma akan melalui oviduk dan pada saat melalui oviduk. Tubulus mesonefrus membentuk duktus aferen dan epididimis.duktus eferen berhubungan dengan epididimisyang kecil kemudian menuju duktud deferen. Hewan reptil seperti kadal. Pada saat kelompok hewan reptil mengadakan kopulasi. 4.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 menuju vas deferens dan berakhir di hemipenis. terletak di sebelah ventral lobus penis bagian paling kranial. Duktus deferen tidak ada hubungannya dengan ureter ketika masuk kloaka. Testis berjumlah sepasang. dilekatkan pada dinding tubuh oleh mesosilfing dan dibagi menjadi beberapa bagian. Saluran reproduksi. Pada burung-burung kecil. bagian anterior adalah infundibulumyang punya bagian FRENI WAWORUNTU. bentuknya panjang. beberapa ular dan kura-kura serta berbagai jenis buaya melewatkan sebagian besar hidupnya di dalam air. b. Dekat glomere bagian posterior dari duktus aferen berdilatasi membentuk duktus ampula yang bermuara di kloaka sebagai duktus ejakulatori. Dalam telur terdapat persediaan kuning telur yang berlimpah. Hemipenis merupakan dua penis yang dihubungkan oleh satu testis yang dapat dibolak-balik seperti jari-jari pada sarung tangan karet. oviduk yang berkembang hanya yang sebelah kiri. bagian permukannya licin. bergulung. Di sinilah dibuat dan disimpan spermatozoa. ovarium aves yang berkembang hanya yang kiri. iguana laut. ovum yang telah dibuahi akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air. Hal ini akan mengatasi persoalan setelah telur diletakkan dalam lingkungan basah. Aves Sistem Genitalia Jantan a. 07 311 151 . Sistem Genitalia Betina a. dan terletak di bagian dorsal rongga abdomen. duktus deferen bagian distal yang sangat panjang membentuk sebuah gelendong yang disebut glomere. telur ditanam dalam tempat yang hangat dan ditinggalkan oleh induknya. b. Saluran reproduksi. Ovarium. Selain pada burung elang. Pada musim kawin ukurannya membesar. Pada kebanyakan jenis reptil.

b. fertilisasi tetap terjadi di dalam tubuh. Ujung oviduk membesar menjadi uterus yang bermuara pada kloaka. yaitu ovarium kiri. Epididimis terletak di sekeliling testis.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 terbuka yang mengarah ke rongga selom sebagai ostium yang dikelilingi oleh fimbrefimbre. Ovarium kanan tidak tumbuh sempurna dan tetap kecil yang disebut rudimenter. serta perlu dibesarkan dalam sarang. Jika testis tidak turun ke skrotum disebut Cryptorchydism yang menyebabkan sterilitas. dibungkus dengan jaringan ikat fibrosa. Kelompok burung merupakan hewan ovipar. selanjutnya istmus yang mensekresikan membrane sel telur dalam dan luar. Ukuran testis tergantung pada hewannya. Pada burung jantan terdapat sepasang testis yang berhimpit dengan ureter dan bermuara di kloaka. Ovarium dilekati oleh suatu corong penerima ovum yang dilanjutkan oleh oviduk. Suhu tubuh induk akan membantu pertumbuhan embrio menjadi anak burung. Pada burung betina hanya ada satu ovarium. 07 311 151 . Saluran reproduksi. Anak burung menetas dengan memecah kulit telur dengan menggunakan paruhnya. 5. Epididimis anterior (kaput epididimis) lalu kea rah posteriorkorpuus dan kauds yang berbatasan dengan FRENI WAWORUNTU. bentuknya bulat telur dan terletak di dalam skrotum. Fertilisasi akan berlangsung di daerah ujung oviduk pada saat sperma masuk ke dalam oviduk. Anak burung yang baru menetas masih tertutup matanya dan belum dapat mencari makan sendiri. tunika albugenia. Testis berjumlah sepasang. Mamalia Sistem Genitalia Jantan a. Telur dapat menetas apabila dierami oleh induknya. Tubulus mesonefrus berkembang menjadi duktus eferen kemudian akan menuju epididimis. Lintasan antara rongga abdomen dan rongga skrotum disebut saluran inguinal. Ovum yang telah dibuahi akan bergerak mendekati kloaka. Walaupun kelompok buruk tidak memiliki alat kelamin luar. Hal ini dilakukan dengan cara saling menempelkan kloaka. ovum yang telah dibuahi sperma akan dikelilingi oleh materi cangkang berupa zat kapur. Uterus atau shell gland untuk menghasilkan cangkang kapur. Saat perjalanan menuju kloaka di daerah oviduk. Di posteriornya adalah magnum yang akan mensekresikan albumin.

Fragmentasi merupakan pemutusan bagian tubuh. Biasanya reproduksi aseksual merupakan suatu alternatif dan bukan pengganti dari reproduksi seksual. Sperma yang telah masuk ke dalam serviks akan bergerak menuju uterus dan oviduk untuk mencari ovum. Beberapa invertebrata.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 duktus deferen. 07 311 151 . Ovarium berjumlah sepasang. Ovum yang telah dibuahi sperma akan membentuk zigot yang selanjutnya akan menempel pada dinding uterus. uterus kanan dan kiri terpisan dan bermuara secara terpisah ke vagina. zigot membutuhkan banyak zat makanan dan oksigen yang diperoleh dari uterus induk dengan perantara plasenta (ari-ari) dan tali pusar. SISTEM REPRODUKSI PADA INVERTEBRATA Reproduksi Aseksual Reproduksi aseksual pada hewan lebih jarang terjadi daripada tumbuhan. y Bipartil. Sistem Genitalia Betina a. Setelah tumbuh mencapai ukuran yang normal. Selama proses pertumbuhan dan perkembangan zigot menjadi fetus. Zigot akan berkembang menjadi embrio dan fetus. y Bikornuat. dan vesikula seminalis. bagian uterus kana dan kiri labih banyak yang bersatu bermuara ke vagina dengan satu lubang. uterus kanan dan kiri bersatu yang bermuara ke vagina dengan satui lubang. Duktus wolf menjadi epididimis. Oviduk menuju ke sinis urogenital dan bermuara di kloaka. y Simpleks. dan vvagina. Bagian anterior oviduk (tuba falopi) membentuk infundibulum yang terbuka kearah rongga selom. Pada mamalia yang lain duktus Muller membentuk oviduk. uterus. Ada 4 macam tipe uterus: y Dupleks. Planaria secara spontan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian. Saluran reproduksi Pada monotremata oviduk uviduk hanya sebelah kiri yang berasal dari duktus Muller. b. duktud deferen. Oviduk bagian posteriornya berdilatasi membentuk uterus yang mensekresikan bungkus telur. Setiap FRENI WAWORUNTU. semua uterus bersatu sehingga hanya memiliki badan uterus. dan terletak di dalam rongga pelvis. misalnya jenis cacing pipih (Planaria) berkembang biak dengan cara fragmentasi. merupakan organ yang kompak.

contohnya cacing pita (Taenia solium). yaitu sperma dan ovum. seperti yang dilakukan oleh Aphid (kutu daun) melakukan partenogenesis pada musim ketika banyak terdapat sumber makanan di sekelilingnya. Pertunasan merupakan proses terbentuknya tunas kecil (yang serupa dengan induknya) dari tubuh induk. Beberapa spesies invertebrata yang tingkatannya lebih tinggi berkembang biak dengan cara partenogenesis. tunas tersebut lepas dan hidup bebas. Setelah dewasa proglotid mengembangkan alat kelamin. Namun. dimana tiap proglotid merupakan individu yang dapat berdiri sendiri. tunas tersebut tetap terikat pada induk hingga menyebabkan terjadinya koloni koral. Pada beberapa kasus. Reproduksi seksual dicirikan dengan penyatuan gamet (fertilisasi). Daging babi yang kurang matang dapat mengandung sistiserkus termakan dari cacing pita. Proglotid yang paling tua akhirnya lepas dan keluar bersama kotoran. Fertilisasi pada FRENI WAWORUNTU. Reproduksi Seksual Sebagian besar invertebrata melakukan reproduksi secara seksual. Pada beberapa spesies. Pada spesies lain. Bila sistiserkus termakan. Pertunasan juga dijumpai pada hewan parasit. misalnya koral atau anemon laut. Reproduksi secara partenogenesis lebih cepat daripada reproduksi secara seksual. sebelum hal ini terjadi. seperti pada Obelia. Tetapi pada umumnya hewan tersebut melakukan partogenesis pada waktu tertentu. getah lambung akan melarutkan dinding kapsul sehingga skoleks keluar dan melekatkan diri dengan alat penghisap dan kait. Invertebrata lain melakukan melakukan reproduksi aseksual dengan cara pertunasan (budding). pada dinding usus. Partenogenesis merupakan telur yang dihasilkan oleh hewan betina yang berkembang menjadi individu baru tanpa dibuahi. rantai tersebut dapat mencapai panjang 6 meter dan mengandung lebih dari 1000 proglotid. yang terdiri dari suatu kapsul yang mengandung skoleks. 07 311 151 . Skoleks kemudian membuat tunas-tunas (proglotid) pada ujung belakangnya. hal ini memungkinkan jenis tersebut untuk memanfaatkan sumber makanan yang tersedia dengan cepat. contohnya serangga. Keturunan berkembang sebagai tunas pada badan induk. partenogenesis merupakan satu-satunya cara yang dapat dilakukan hewan tertentu untuk berkembang biak.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 bagian berkembang menjadi dewasa dan proses tersebut akan terulang kembali. Tunas-tunas ini tetap terikat satu sama lain.

com/2008/10/31/sistem-reproduksi-vertebrata/ _____. http://id.blogspot.wikipedia. DAFTAR PUSTAKA ______. cacing tanah tidak dapat melakukan fertilisasi sendiri.com/2008/10/31/sistem-reproduksi-invertebrata/ Iqbal A.wordpress. KESIMPULAN Reproduksi seksual pada vertebrata diawali dengan perkawinan yang diikuti dengan terjadinya fertilisasi.com/2010/06/sistem-reproduksi-pada-hewan. Meskipun hermafrodit. SISTEM REPRODUKSI. 07 311 151 . Perkembangbiakan Vegetatif biasanya terjadi pada hewan tingkat redah atau tidak bertulang bekakang (Avertebrata). 2008. Fertilisasi tersebut kemudian menghasilkan zigot yang akan berkembang menjadi embrio.wordpress. SISTEM REPRODUKSI PADA HEWAN. http://darul- angkring. SISTEM REPRODUKSI INVERTEBRATA.html _____. Perkembangbiakan Vegetatif terjadi tanpa peleburan Sel Kelamin Jantan dan Betina. REPRODUKSI HEWAN. 2007. 2011. 2008. http://gurungeblog. http://iqbalali. melainkan dengan pasangan cacing tanah lainnya. SISTEM REPRODUKSI VERTEBRATA. 2008. http://gurungeblog.com/2007/04/29/sistem-reproduksi/ (Semua diakses tanggal 26 april 2011) FRENI WAWORUNTU.org/wiki/Reproduksi_hewan Darul.TUGAS MANDIRI FISIOLOGI HEWAN: SISTEM REPRODUKSI 2011 invertebrata sering dijumpai pada cacing tanah yang bersifat hermafrodit (satu individu menghasilkan sperma dan ovum).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->