PENGERTIAN FILSAFAT PANCASILA

Pengertian Filsafat Pancasila Pancasila dikenal sebagai filosofi Indonesia. Kenyataannya definisi filsafat dalam filsafat Pancasila telah diubah dan diinterpretasi berbeda oleh beberapa filsuf Indonesia. Pancasila dijadikan wacana sejak 1945. Filsafat Pancasila senantiasa diperbarui sesuai dengan “permintaan” rezim yang berkuasa, sehingga Pancasila berbeda dari waktu ke waktu. Filsafat Pancasila Asli Pancasila merupakan konsep adaptif filsafat Barat. Hal ini merujuk pidato Sukarno di BPUPKI dan banyak pendiri bangsa merupakan alumni Universitas di Eropa, di mana filsafat barat merupakan salah satu materi kuliah mereka. Pancasila terinspirasi konsep humanisme, rasionalisme, universalisme, sosiodemokrasi, sosialisme Jerman, demokrasi parlementer, dan nasionalisme Filsafat Pancasila versi Soekarno Filsafat Pancasila kemudian dikembangkan oleh Sukarno sejak 1955 sampai berakhirnya kekuasaannya (1965). Pada saat itu Sukarno selalu menyatakan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diambil dari budaya dan tradisi Indonesia dan akulturasi budaya India (Hindu-Budha), Barat (Kristen), dan Arab (Islam). Menurut Sukarno “Ketuhanan” adalah asli berasal dari Indonesia, “Keadilan Soasial” terinspirasi dari konsep Ratu Adil. Sukarno tidak pernah menyinggung atau mempropagandakan “Persatuan”. Filsafat Pancasila versi Soeharto Oleh Suharto filsafat Pancasila mengalami Indonesiasi. Melalui filsuf-filsuf yang disponsori Depdikbud, semua elemen Barat disingkirkan dan diganti interpretasinya dalam budaya Indonesia, sehingga menghasilkan “Pancasila truly Indonesia”. Semua sila dalam Pancasila adalah asli Indonesia dan Pancasila dijabarkan menjadi lebih rinci (butirbutir Pancasila). Filsuf Indonesia yang bekerja dan mempromosikan bahwa filsafat Pancasila adalah truly Indonesia antara lain Sunoto, R. Parmono, Gerson W. Bawengan, Wasito Poespoprodjo, Burhanuddin Salam, Bambang Daroeso, Paulus Wahana, Azhary, Suhadi, Kaelan, Moertono, Soerjanto Poespowardojo, dan Moerdiono. Berdasarkan penjelasan diatas maka pengertian filsafat Pancasila secara umum adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap, dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan, norma-norma, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia.

Filsafat Pancasila
DEMOKRASI 1. PENDAHULUAN

Semua negara mengakui bahwa Demokrasi sebagai alat ukur dari keabsahan politik. Kehendak rakyat adalah dasar utama kewenangan pemerintahan menjadi basis tegaknya system politik demokrasi. Demokrasi meletakkan rakyat pada posisi penting, hal ini karena masih memegang teguh rakyat selaku pemegang kedaulatan. Negara yang tidak memegang demokrasi disebut negara otoriter. Negara otoriterpun masih mengaku dirinya sebagai negara demokrasi. Ini menunjukkan bahwa demokrasi itu penting dalam kehidupan bernegara dan pemerintahan. 2. PENGERTIAN Demokrasi dikenal dalam pengertian universal,. Konseptual dan kontekstual.

A. MENURUT ETIMOLOGIS / BAHASA B. MENURUT TERMINOLOGI Demokrasi pengertian etimologis mengandung makna pengertian universal. Abraham Lincoln th 18673 memberikan pengertian demokrasi “ government of the people, by the people, and for the people”. Menurut etimologi/bahasa, demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu dari demos = rakyat dan cratos atau cratein=pemerintahan atau kekuasaan. Demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Oleh karena itu dalam sistem demokrasi rakyat mendapat kedudukan penting didasarkan adanya rakyat memegang kedaulatan. Pelaksanaan demokrasi ini ada dua cara yaitu demokrasi langsung dan tidak langsung. Demokrasi langsung, rakyat seluruhnya dikutsertakan dalam permusyawaratan untuk menentukan kebijakan dan mengambil keputusan. Hal ini terjadi pada zaman yunani kuno (abad ke 4 SM – abad ke 6 SM). Pada masa itu Yunani berupa negara kota (polis). Akan tetapi pada masa itu ada pembatasan ikut dalam pemerintahan adalah anak, wanita dan budak. Akibat perkembangan penduduk maka system demokrasi. Akibat perkembangan penduduk maka demokrasi langsung sudah tidak memungkin lagi sehingga timbul cara kedua yaitu demokrasi tidak langsung. Demokrasai tidak langsung dilaksanakan melalui system perwakilan. Biasanya dilaksanakan dengan cara pemilihan umum. Secara terminology . Demokrasi dari segi terminology mengandung makna demokrasi konseptual. Demokrasi dilihat dari segi pemikiran politik. Torres demokrasi dilihat dari tiga tradisi pemikiran politik. Clssical Aristotelian theory, medieval theory dan contemporary doctrine. Torres melihat demokrasi dari segoi formal dan substantive. Formal menunjuk pada demokrasi dlm arti system pemerintahan. Substantive menunjuk pada demokrasi dalam 4 bentuk. (1) menitik beratkan pada perlindungan terhadap tirani.

(2) titik berat pada manusia mengembangkan kekuasaan dan kemampuan. (3) melihat keseimbangan partisipasi masyarakat terhadap beban yang berat dan tuntutan yang tidak dapat dipenuhi. (4) bahwa tidak dapat mencapai partisipasi yang demokratis tanpa perubahan lebih dulu dalam keseimbangan social dan kesadaran social. Perubahan social dan partisipasi demokratis perlu dikembangkan secara bersamaan karena satu sama lain saling ketergantungan. Dari segi terminology dan konseptual ada beberapa pendapat : 1. Tradisi pemikiran Aristotelian demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan; 2. Tradisi medieval theory menerapkan roman law dan konsep popular souvregnty. 3. Contemporary doctrine dengan konsep republik dipandang sebagai bentuk pemerintahan rakyat yang murni. 4. Harris Soche, Demokrasi adalah pemerintahan rakyat karena itu kekuasaan melekat pada rakyat. 5..Henry B. Mayo, system politik demokratis adalah menunjukkan kebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyart, dan didasarkan atas kesamaan politik dalam suasana terjaminnya kebebasan politik.

6. International Commision for Jurist, Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan untuk membuat keputusan politik diseleng-garakan oleh wakil wakil yang dipilih dan bertanggung jawab kepada mereka melalui pemilihan yang bebas.
7. C.F. Strong, Suatu system pemerintahan pada mayoritas anggota dewasa dari masyarakat politik ikut serta atas dasar system perwakilan yang menjamin bahwa pemerin-tah akhirnya mempertanggung jawabkan tindakan kepada mayoritas 8.Samuel Huntington, system politik sebagai demokratis sejauh para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat dalam system itu dipilih melalui pemilihan umum yang adil, jujur, dan semua orang dewasa mempunyai hak yang sama memberikan suara. Demokrasi secara kontekstual dilihat dari fakta kenyataan pemerintahan yang pernah dan sedang terjadi. Indosnesia pada zaman pemerintahan Soekarno masa orde lama dengan konstitusi RIS dan UUDS 50 dikenal demokrasi liberal, setelah kembali ke UUD 45 dikenal demokrasi terpimpin. Era Soeharto dan orde baru diukenal demokrasi Pancasila, era reformasi sejak 1998 masih dikenal demokrasi Pancasila. 3. DEMOKRASI SEBAGAI BENTUK PEMERINTAHAN

Demokrasi pernah dipahami sebagai bentuk pemerintahan, akan tetapi perkembangannya dipahami dalam pengertian luas, sebagai bentuk pemerintahan dan politik.

. Timbul kemelaratan umum. Akhirnya rakyar sadar dan bersatu memegang pemerintahan. 1. yaitu negara dalam bentuk kesempurnaan. 1. Aristokrasi. 1. Pemerintahan dipegang oleh seorang saja dan tidak suka terdapat peresaingan.. Kemerosotan dari aristokrasi ini menjadi Timokrasi. Oleh karena kekayaan untuk kepentingan sendiri lalu jatuh dan dipegang olah kelopmpok hartawan. 1. Bentuk negara Ideal form (bentuk cita). Sehingga yang berhak memerintah adalah orang yang kaya saja timbullah oligarchi. Aristokrasi. Demokrasi. Monarki. 1. Untuk itu perlu pemimpin yang keras dan kuat. Pemerintahan secara demokrasi diutama-kan kemerdekaan dan kebebasan. Oleh karena kebe-basan dan kemerdekaan ini terlalu diutamakan timbul kesewenang-wenangan. Pada awalnya Plato mengemukakan 5 macam bentuk negara sesuai dengan sifat tertentu dari jiwa manusia. Rakyat tidak mau lagi diatur. . Pemerintahan ini tambah jauh dari keadilan. Timokrasi. Plato juga dalam perkembangan ajarannya tentang bentuk pemerintahan mengemukakan lagi : A..Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan. Negara menjadi kacau. pemerintahan dipegang oleh sekelompok kecil para cerdik pandai berdasarkan keadilan. Tirany. pemerintahan anarki seseorang dapat berbuat sesuka hatinya. 1. Akhirnya timbullah Tirany. Banyak orang miskin. 2. Timbullah Demokrasi. Oligarchi. 1. Bentuk pemerintahan dipegang oleh seorang sebagai pemimpin tertinggi dijalankan untuk kepen-tingan orang banyak biasanya pada kerajaan. Anarchi. Lalu timbullah prinsip Anarki. Tekanan penguasa semikin berat. Pemerintahan dipegang oleh orang yang pandai. karena ingin mengatur dan memerintah sendiri. Semua orang yang menjadi saingan disingkirkan dan diasingkan. pemerintahan dijalankan oleh sekelompok orang yang memegang kekayaan untuk kepentingan pribadi. Pemerintahan dijalankan untuk menda-patkan kekayaan untuk kepentingan sendiri. Kemerdekaan dan kebebasan menjadi tidak terbatas. Rakyat semakin sengsara.

totaliter. 6. Pemerintahan dipegang oleh rakyat yang tidak tahu dan tidak menguasai pemerintahan. Demokratisasi merujuk pada proses perubahan menuju system pemerintahan yang lebih demokratis. Menurut Huntington. 5. Pemerintahan dipegang oleh rakyat. Tidak sewenag-wenang. Demokrasi. bentuk pemerosotan dari Aroistokrasi 3. DEMOKRASI SEBAGAI SISTEM POLITIK Demokrasi dari system politik lebih luas dari bentuk pemerintahan. rezim militer. (the rule of the mob) 4. B. system pemerintahan dalam suatu negara yang menjalankan prinsip demokrasi. Demokrasi membutuhkan usaha nyata dan perilaku demokratis untuk mendukung pemerintahan dan system politik demokrasi. The Corruption form (bentuk pemerosotan) 1. ada disebutkan 7 prinsip pemerintahan yang baik). Bentuk Tirani. DEMOKRASI SEBAGAI SIKAP HIDUP Demokrasi ini dipahami sebagai sikap hidup dan pandang-an hidup yang demokratis. DEMOKRATISASI Demokratisasi merupakan penerapan kaidah-kaidah atau prinsip demikrasi pada keguatan sistem politik kenegaraan. bentuk pemerosotan dari monarhci 2. tidak terdidik. Tujuasn untuk membentuk kehidupan politik bercirikan demokrasi. dictator. Sistem politik demokrasi. rezim satu partai.3. pembentikan lembaga dan tertib politik demokrasi. politik otoriter. pergantian dari penguasa non demokratis ke penguasa demokrasi 2. dan system komunis. Tahapan demokrasi: 1. system politik dapat dibedakan dari system politik demokrasi dan non demokrasi. Mengutamakan kepentingan umum dan keadilan. Perilaku didasarkan nilai-nilai demokrasi dan membentuk budaya/kultur demokrasi baik dari warganegara maupun dari pejabat negara/pemerintah. Pemerintahan dan system politik tumbuh dan berkembang tidak datang dengan sendirinya. Kekuasaan tidak takterbatas. Sistem politik non demokrasi. monarki absolut. . Oligarchi. pemerosotan dari demokrasi. Mobokrasi. (contoh lihat penjelasan umum UUD 45 sebelum amandemen.

hak mengadakan protes bersama dan hak menyingkir dari kekuasaan raja absolut Mempergunakan pendekatan kontekstual. Disebut demokrasi desa. Nilai-nilai demokrasi yang terjabar dari nilai-nilai Pancasila sbb: 1. Rapat. demokrasi di Indonesia adalah demokrasi Pancasila. 5. 4. Sebagai ideology nasional. republik Negara berdasar atas hukum Pemerintahan yang konstitusional Sistem perwakilan Prinsip musyawarah Prinsip ketuhanan Demokrasi Pancasila dapat diartikan secara luas dan sempit.3. demokrasi Pancasila berarti kedaulatan rakyat yang didasarkan pada nilainilai Pancasila dalam bidang politik. Demokrasi desa mempunyai 5 ciri. konsolidasi demokrasi 4. Demokrasi Pancasila ini oleh karena Pancasila sebagai ideology negara. perubahan secara persuasive bukan koersif. pandangan hidup bangsa Indonesia. Secara luas. Pancasila sebagai cita-cita ma-syarakat dan sebagai pedoman membuat keputusan politik. 1. 3. masih tingkat desa. 7. Inilah demokrasi asli. (musyawarah bukan paksaan atau kekerasan). Negara yang benar-benar demokrasi tidak ada. . proses demokrasi tidak pernah selesai. mufakat. gotong royong. dasar negara Indonesia dan sebagai identitas nasional Indonesia. praktik demokrasi sebagai budaya politik bernegara. 7. Sebagai pemersatu masyarakat yang menjadi prosedur penyelesaian konflik. Kedaulatan rakyat. ekonomi dan social. 6. 2. Ciri-ciri demokrasi.Contoh pelaksanaan demokrasi desa pemilihan kepala desa dan rembug desa. Bahkan negara yang menyatakan negaranya demokrasi dapat jatuh menjadi otoriter. berlangsung secara evolusioner. 3. Demokrasi di Indonesia Bangsa Indonesia sejak dulu sudah mempraktikkan ide ten-tang demokrasi walau bukan tingkat kenegaraan. Demokrasi suatu yang ideal tidak pernah tercapai. 2.

prinsip. tetap agamis/religius dan adanya fasilitasi lebih nyata dari negara dalam hal memberikan jaminan hukum dan dukungan politik bagi kehadiran masyarakat madani. secara kualitatif ditandai oleh keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. 2. Keterkaitan Demokrasi Pancasila dengan civil society/ masyarakat madani Indonesia. membatasi kekuasaan pemerintah dan mem-berikan keadilan. Sistem ini mampu menjamin hak kebebasan warganegara. kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). di Indonesia mengenal juga istilah “masyarakat Madani” (civil society).Secara sempit. prosedur dan kelembagaan yang demokratis. 8. Perubahan ini menghi-langkan kata “dilaksanakan sepenuhnya” menjadi dilaksanakan menu-rut UUD. Sendi-Sendi Pokok Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia Berdasarkan UUD 45 . civil society adalah jaringan yang kompleks dari LSM diluar pemerintahan ne-gara (NGO) yang bekerja secara merdeka atau bersamasama pemerintah yang diatur oleh hukum. pelaksanaan Pendidikan Kewarganegaraan untuk mengembangkan warganegara Indonesia yang cerdas dan baik. suasana kulturtal dan ideologis dan menyediakan infrastruktur social yang diperlukan. Welzer dengan rumusan konseptual. berakhlak baik serta berbudi luhur. Negara Indonesia sebagai negara demokrasi terdapat pada pembukaan UUD 45 alinea ke 4 dan Ps 1 ayat (2) UUD 45 (sebelum di amandemen). Sehubungan dengan demokrasi Pancasila. Ia merupakan ranah publik yang beranggotakan perorangan. SISTEM POLITIK DEMOKRASI 1. Landasan System Politik Demokrasi di Indonesia Menurut Samuel Huntington sistem politik demokrasi dapat dibedakan dari system politik demokrasi dan non demokrasi. demokrasi Pancasila berarti kedaulatan rakyat yang dilaksanakan menurut hikmat kebi-jaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. partisipasi yang luas dari warganegara dalam mengam bil keputusan publik diberbagai tingkatan. Indonesia sejak awal berdiri sudah menjadikan demokrasi sebagai pilihan sistem politik. Masyarakat madani Indonesia tidak sepenuhnya sama dengan civil society menurut konsep liberalisme/komunita-rianisme Barat. Ps 1 ayat (2) setelah diamandemen berubah menjadi “kedaulatan berada dita-ngan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD”. Sistem politik demokrasi didasarkan pada nilai. Apapun perubahannya ini membuktikan sejak berdirinya negara Indonesia telah menganut demokrasi. jaminan hak asasi manusia. Masyarakat madani Indonesia mempunyai ciri khas. penegakan prinsip rule of law.

demokrasi adalah pola kehidupan menjamin hak warganegara. Perang antar suku yang bermotifkan SARA. terjadi kekerasan. Selain itu Presiden dibantu oleh menteri-menteri. sejahtera. mengenalkan dan menegakkan nilai demokrasi pada masyarakat. Sistem ini jelas dalam UUD 45 dengan adanya Pemilihan Umum. terror. jasa usaha. hingga pengusaha. Presiden dibantu oleh wakil Presiden. Disini terlihat institusi tidak didukung oleh perilaku demokratis. petani. PENDIDIKAN DEMOKRASI Perilaku dan kultur demokrasi menunjuk pada nilai-nilai demokrasi di masyarakat. Masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi. dan Presiden memegang kekua-saan pemerintahan menurut UUD. Menurut Henry B. 2. f. Ide kedaulatan rakyat (Ps 1 ayat (2)) c. brutal. Pemerintahan yang bertanggung jawab. Mayo nilai-nilai demokrasi meliputi damai. Membangun kultur demokrasi berarti tindakan mensosialisasikan. Dari segi pemerintahan masyarakat banyak merasa tertindas. Nampaknya demok rasi masih merupakan usaha. adil. dan masih terbatas pada kaum elit. Negara berdasar atas hukum (Ps 1 ayat (3)) d. pedagang.a. Ada 3 hal pengetahuan dan kesadaran demokrasi. Sistem perwakilan. Contohnya : Sampai sekarang masih ada usaha RMS yang ditandai dengan ulang tahun RMS. untuk memilih wakil rakyat di DPR/D dan DPD. g. pegawai rendah hingga Presiden. Gerakan Papua Merdeka yang ditandai dengan ulang tahun setiap tahun. baik dikalangan pemerintahan. 1. Tidak tegaknya kultur demokrasi menyebabkan masya rakat sulit diatur. Tercapainya demokrasi sampai menyentuh kehidupan rakyat cukup lama dan sulit. Masalah pertanggung jawaban pemerintah dalam hal ini Presiden kepada siapa dan bagaimana serta waktu penyampaian pertanggung jawaban tidak diatur dalam UUD 45. demokrasi merupakan the long learning process 3. jujur. Berbentuk republik (Ps 1 ayat (1) b. Hal ini jelas pada makna negara berbentuk republik. Pendidikan demokrasi ini dapat diterapkan pola pemasyara-katkan moral pancasila dengan P4 yang berlaku seluruh lapisan masyarakat. baik sebelum dan sesudah di amandemen. Indonesia sudah ada institusi demokrasi. masyarakat tidak aman. mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi. kelangsungan demokrasi tergantung kepada proses pendidikan demokrasi pada masyarakat secara luas. Membangun kultur demokrasi lebih sulit dari membangun struktur demokrasi. . masyarakat belum menikmati demokrasi. Pada jasa usaha terjadi penindasan terhadap pekerja. Sistem pemerintahan Presidensiil. Pemerintahan berdasarkan konstitusi (lihat BAB III) e. menghargai perbedaan. sehingga masih sangat mutlak diperlukan. 9. menghormati kebebasan.

Secara analogi pada waktu penataran P4 yang diajarkan adalah nilai-nilai Pancasila. masalah kedaulatan 2. negara berdasar atas hukum 4. sistem perwakilan 6. seharusnya pendidikan nilai-nilai demokrasi. Pendidikan nilai-nilai demokrasi ini merupakan ba-gian dari pendidikan politik terhadap warganegara. makna negara berbentuk republik 3. prinsip musyawarah 7. Untuk. mengapa tidak diajar-kan nilainilai demokrasi dalam pendidikan demokrasi. Pendidikan demokrasi dalam arti melakukan pendidikan nilai-nilai demokrasi itu terhadap semua warganegara tanpa kecuali rakyat atau birokrat. prinsip ketuhanan Pola demokrasi dapat mengembangkan unsur demokrasi desa yang terdiri dari rapat.Pendidikan nilai-nilai demokrasi lebih baik dari sosialisasi.lebih jelasnya baca : 1. dibidang ekonomi dan dibidang sosial. mufakat. Selama ini sa-lahnya pada kegiatan sosialisasi nilai-nilai. Nilai-nilai demokrasi itu dapat digali dalam makna demok-rasi itu sendiri yang telah dijabarkan dalam UUD dan kehidupan bernegara. Ilmu Negara oleh Soehino 2. gotong royong. pemerintahan yang konstitusionil 5. Ilmu Negara oleh Sjahran Basah Paradigma baru Pendidikan Kewarganegaraan oleh Dwi Winarno. Paling tidak nilai-nilai demokrasi itu mencakup : 1. . Nilai-nilai demokrasi langsung dijabarkan dalam demokrasi dibi-dang politik. hak mengadakan protes bersama dan menyingkir dari kekuasaan absolut.

fungsi filsafat. Kami mengkonstatir bahwa pengmalan Pancasila telah dilakukan pada masa – masa sebelum kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 bahkan juga sebelum masa tersebut B. Dalam seluruh peristiwa tersebut Pancasila mempunyai peranan penting Mengingat hal tersebut pertama tama secara runtun kai kemukakan peristwa penyususnan dan perumusan Pancasila agar mengetahui bagaimana duduk persoalan yang sesungguhnya sehingga masing – masing mendapat nilai yang wajar dan tidak I lupakan. pengertian Pancasila.BAB I PENDAHULUAN A. guna filsafat. Disamping itu hal kedua yang kami anggap penting adalah pengamalan Pancasila. Dan masalah yang di bahas dalam karya tulis ini untuk . Perumusan Masalah Dalam pembuatan karya tulis ini dapat penulis rumuskan sebagai erkut: pengertian Filsafat. Latar Belakang Masalah Dalam mempelajari filsafat Pancasila ada dua hal yang lebih dahulu kita pelajari yaitu Pancasila dan Filsafat memeplajari Pancasila melalui pendekatan sejarah supaya akan dapat mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi dari waktu ke waktu di tanah air kita Indonesia peristiwa – peristiwa yang saya maksudkan adalah yang ada sangkut pautnya dengan Pancasila. maka kami bersyukur bila mendapatkan kesimpulan yang obyektif mungkin inter obyektif Sejarah Pancasila tidak dapat dipisahkan dengan sejarah bangsa Indonesia itu sendiri karena itu dalam tulisan ini kami mencoba mulai dari masa kejayaan bahwa Indonesia merdeka yang kemidian mengalami penderitaan akibat ulah kolonialisme sehingga timbul perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme tersebut kemudian bangsa Indonesia berhasil meproklamasikan kemerdekaan dan berhasil juga menjawab tanatangan tersebut serta mengisi kemerdekaannya itu dengan pembangunnan. unsur unsur Pancasila dn fungsi unsur – unsur Pancasila. Melalui pendekatan kami berharap untuk mendapatkan data obyektif dapat menghasilkan kesimpulan yang obyektif pula oleh karena manusia tidak mungkin menghilangkan sikap obyektif sebagai salah satu bawaan kodrat.

Metode wawancara dan interview Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data.00 di dalam rapat tebuka gedung pegangsaaan 56 Jakarta. Cepat dan tindaknya emerdekaan Indonesia sangat tergantung pada bangsa Indonesia sendiri setelah bekerja keras tanpa mengenal lelah dan dukungan seluruh rakyat Indonesia khususnya pemuda – pemuda kita. Kerangka Berpikir Dilihat dari sejarah bahwa Pancasila sebagai dasar negara republik Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945. Wawancara yang bersifat tidak angsg yatu wawancara yang dilakukan dengan seseorang untuk memeperoleh keterangandari orang lain maupun dari sumber buku 2. Observasi Observasi merupakan suatu teknik untuk mengamati secara langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan – kegiatan yang sedang berlangsung 3. Angket atau daftar isian Angket merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengadakan komunikasi dengan sumber data melalui tulisan Metode ini dapat bersifat langsung atau tidak langsung saama halnya dengan metode wawancara D.lebih terarah dan tidak terlalu jauh maka penulis membatasi masalahnya hanya pada arti fungsi dan guna filsafat Pancasila C. kemerdekaan indnesia di proklamasikan oleh Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia BAB II ANALISA MASALAH Istilah filsafat sudah tidak asing lagi di dengarnya istilah ini dipergunakan dalam berbagai konteks tapi kita harus tahu dulu apa itu filsafat dan fungsi filsafat serta kegunaan filsafat dengan uraian yang singkat ini saya mengharapkan agar timbul kesan pada diri kita bahwa filsafat adalah suatu yang tidak sukar dan dapat di pelajari oleh semua orang di samping itu saya menghrapkan agar kita tak beranggapan filsafat sebagai suatu hasil potensi belaka dan tidak berpijak realita dengan cara ini saya mengharapkan dapat . Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian dalam penelitian adalah: 1. komunikasi tersebut dilakuan dengan ialog ( Tanya jawab ) secara lisan baik langsung maupun tidak langsung wawan cara dapat bersifat langsung yaitu pabila data yang akan di kumpulkan langsung di peroleh dari data ndvidu yang bersangkutan. penuis enggunakan erangka berfikir elau pendekatanflsafat Pancasila dan sejarahnya Di bentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Bung Karno diangkat jadi ketua PPKI dan Bung Hatta menjadi wakil ketua. pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 10.

Dalam hal ini ada beberapa pendapat yang antara lain mengatakan bahwa pada hakekatnya sukar sekali memberikan definisi mengenai filsafat. Filsafat berarti Cinta Kebijaksanaan. Apa unsur – unsur ketuhanan dalam penjajahan belanda 2. Unsur persatuan terhadap penjajahan belanda yang memecah belah persatuan 4. Oleh karena itu dalam tulisan ini saya ingin mengemukakan pengertian mengenai filsafat dan cirri-ciri berfilsfat. Unsur kemanusiaan dalam penjajahan belanda yang menghancurkan rakyat indonesia dengan tidak ada perikemanusiaan. 1. suatu siksaaan yang di derota rakyat indonesia 3. Unsur yang terakhir yaitu keadilan tentang penjajahan belanda tidak ada keadilan untuk mendapatkan kebutuhan kebebasan hak BAB III INTI PEMBAHASAN MASALAH A.menggunakan sebagai modal untuk memepelajari pancasila dari sudut pandang filsafat Agara setiap orang yang belum mengetahui tentang pancasila dari sudut falsafat a. Unsur kerakyatan terhadap penjajahan belanda tentang kebebasan untuk mendapatkan pendidikan dan seolah olah rakyat kecil tidak ada artinya 5. karena tidak ada definisi yang definitif . Sebenarnya pendapat yang demikian ini tidak hanya mengenai filsafat saja akan tetapi juga menganai definisi lain. Pengetian Filsafat Tulisan ini saya menggunakan istilah pengertian dan bukan definisi. Di dalam bukunya filosofi c. dengan cara ini saya mengharapkan dapat menggunakannya sebagai modal untuk mempelajari Panca Sila dari sudut pandang filsafat. Selanjutnya mengutip pendapat Van Melsen yang yang intinya adalah menggambarkan flsafat sebagai refleksi di dalam ilmu pengetahuan d. Pengertian menurut arti katanya. . belanda telah berjalan dengan hebat. politik kebudayaan negara masyarakat manusia . Di dalam bukunya Perpectivies In Social Philosophy Back 1967 Dan kita menganal filsafat pancasila dari sejarah pelaksanaannya diantara bangsa – bangsa barat tersebut bangsa belandalah yang akhirnya dapat memegang peran sebagai penjajah yang benar – benar yang menghancurkan p\rakyat Indonesia mengingat keadaan perjuangan bangsa Indonesia kita harus mengetahui perjuangan sebelum tahun 1900 Sebenarnya sejak waktu itu pula mempertahankan kemerdekaan dengan cara bermacam – macam perlawanan rakyat Indonesia untuk menemtang kolonialisme. Terhadap berbagai kata berikut ini misalnya ekonomi. Di dalam bukunya elements of Philiosofi Kattsott 1963 tentang perenungan filsafat b. juga terdapat definisi itupun bermacam-macam pula. kata filsfat dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani terdiri dari kata Philein artinya Cinta dan Sophia artinya Kebijaksanaan. Akan tetapi masih berjalan sendiri – sendiri dan belum ada kerja sama melelui organisasi yang teratur Dan kita harus mengetahui unsur – unsur pancasila yang menjiwai perlawanan terhadap kolonialisme jika pejuangan bangsa Indonesia mengetahui dan teliti dengan seksama maka unsur – unsur pancasila merupakan semangat dan jiwa perjuangan tersebut kita harus menganalisa dalam pembahasan seperti: 1. cinta artinya hasrat yang besar atau yang berkobarkobar atau yang sungguh-sungguh. hukum.

kesolehan. misalnya ilmu pengetahuan alam. misalnya kesenangan. soal negara. Hal-hal mana sesuai dengan arti filsafat menurut kata-katanya 3.Stoicisme mengagunggkan tabiat salah Aliran – aliran tersebut mempunyai kekhususan masing-masing dengan menekankan kepada sesuatu yang dianggap merupakan inti dan harus diberi tempat yang tinggi . Lahirnya ilmu pengetahuan sanggup memberikan jawaban terhadap problem-problem tersebut. Pengetahuan Ekonomi dan lain-lain. demikian pula soal masyarakat.Idealisme mengagunggkan idea . Misalnya. Spesialisasi terjadi sedemikian rupa sehingga hubungan antara cabang dan ranting ilmu pengetahuan sangat kompleks. kebendaan. Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Ilmu Pengetahuan Kedokteran. Kemudian karena berkembang keadaan dari masyarakat banyak problem yang tidak dapat dijawab lagim oleh filsafat. Pengertian khsusu. Pengertian umum dari pengertian menurut kata-katanya tersebut di atas filsafat secara umum dapat diberi pengertian sebagai ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakekat segala sesuatu untuk memperoleh kebenaran hakekat atai sari atau inti atau esensi segala sesuatu dengan cara ini jawaban yang akan diberikan berupa keterangan yang hakiki. karena filsafat telah mengelami perkembangan yang cukup lama tentu dipengaruhi oleh berbagai factor. keadaan dan orangnya. Filsafat dapat berfungsi menghubungkan ilmu-ilmu pengetauhuan yang telah kompleks tersebut. B. Hubungan-hubungan tersebut ada yang masih dekat tetapi ada pula yang telah jauh. . soal kesehatan dan sebagainya. Filsapat dapat berfungsi sebagai tempat bertemunya berbagai disiplin ilmu pengetahuan Cara ini dapat pula di gunakan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Fungsi Filsafat Berdasarkan sejara kelahirannya filsafat mula-mula berfungsi sebagai induk atau ibu ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan tersebut lalu berpecah-pecah lagi menjadi lebih khusus. Filsafat berarti Hasrat atau Keinginan yang sungguh-sungguh akan kebenaran sejati. Sehubungan dengan keadaan tersebut diatas filsafat dapat berfungsi sebagai interdisipliner sistim. Jika ilmu-ilmu pengetahuan tersebutterus bersusaha memperdalam dirinya akhirnya sampai juga pada filsafat. Ilmu Pengetahuan Manusia. waktu. Demikianlah lahirnya berbagai disiplin ilmu yang sangat banyak dengan kekhususannya masinmasing. Cara ini dapat . Ada berbagai aliran didalam filsafat ada suatu bukti bahwa bemacam-macam pendapat yang khsusu yang berbeda satu sama lain. mislanya ruang. Bahkan ada yang seolah-oleh tidak mempunyai hubungan. soal manusia filsafat yang membicarakannya.Rationalisme mengagunggkan akal . soal ekonomi. Itulah sebabnya maka timbul berbagai pendapat mengenai pengertian filsafat yang mempunyai kekhususannya masing-masing. 2.Materialisme mengagunggkan materi . Pada waktu itu belum ada ilmu pengetahuan lain sehingga filsafat harus menjawab segala macam hal. akal dan idea.Hedonisme mengagunggkan kesenangan .Kebijaksanaan artinya Kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya.

pohonnnya akarnya. Perjuangan Setelah tahun 1900 Bangsa Indonesia menyadari bahwa untuk mengusir penjajah tidak cukup hanya dengan cara mengadu kekuatan fisik saja akan tetapi perlu adanya cara yang lebihteratur dan terkordinasi serta terpadu. Menambah pandangan dan cakrawala yang lebih luas agar tidak berfikir dan bersifat sempit dan tertutup c. Orang – orang belanda bermula berdagang dan di terima baik oleh bangsa Indonesia ternyata dengan sefala daya dan upaya yang penuh kelicikanberusaha menjajah bangsa Indonesia 2. Membuat diri menjadi manusia yang penuh toleransi dan tenggang rasa f. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut harus dilakukan pula oleh berbagai disiplin C. ia tidak hanya meperhatikan daunnya. Melatih diri melakukan peneltian. pengkajian dan memutuskan atau mengabil kesipulan mengenai suatu hal secara mendalam dan komprehensif d. Betapapun ketatnya penjajah engekang bangsa ndonesia untuk . Hal ini belum dapat di selesaikan dengan tuntas jika hanya menghukum para pelangarnya saja. Hitungan sejak tahun 1596 yaitu pada waktu orang – orang belanda yang di pimpin oleh Cornelis de Houtman mendarat di Indonesia. a. Guna Filsafat Berdasarkan atas uraian diatas. urbanisasi. Di samping itu perlu di cari sebab pokok. Misalnya ada problem sosial tentang kenaikan tngkat kejahatan. Menyadari akan kedudukan manusia baik sebagai pribadi maupun hubungan dengan orang lain alam sekitar dan tuhan yang maha esa D. Perjuangan Bangsa Indonesia Sebelum kedatangan bangsa – bangsa belanda bangsa Indonesia telah mengali sejarahnya yang panjang dengan berbagai liku – likunya. buahnya dan sebagian lagi. bunganya. misalnya adanya tuna karya. Langkah ini mungkin dapat menemukan berbagai sebab yang saling berkaiatan satu sama lain. Demikian pula bahwa portugis mendapat perlawanan rakyat Indonesia. Melatih diri untuk berfkir kritik dan runtuk dan menyusun hasil pikiran tersebut secara sistematik b. Dari penemuan ini dapat kita ketahui bahwa masalah kejahatan menyangkut berbagai disiplin. Diantara bangsa – bangsa barat tersebut bangsa Belandalah yang akhirnya dapat memegang peranan sebagai penjajah yang benr – benr menghancurkan rakyat Indonesia Mengingat keadaan yang demikian perjuangan bahwa Indonesia melawan penjajahan belanda dan jepang 1. kelenbihan penduduk. Perjuangan sebelum tahun 1900 Pada umumnya kita telah mengetahui bahwa bangsa Indonesia telah di tindas dan di cekam oleh penjajah belanda selama tiga setengah abad. kurangnya lapangan kerja dan sebagainya. akan tetapi keseluruhannya dalam menghadapi suatu masalah diharapkan menggunakan berbaga disiplin untuk mengatasinya. tuna wisma. Menjadi alat yang berguna bagi manusia baik untuk kepentngan prbadinya maupun dalam hubungan dengan orang lain g.saya gambarkan sepertiorang sedang meneliti sebuah pohon wajib meneliti ke seluruh pohon tersebut. Menjadikan diri bersifat dinamik dan terbuka dalam menghadapi berbagai problem e. filsafat mempunyai kegunaan sbb.

menjadi bodoh.Undang Dasar 1945 dan peraturan –peraturan hukum yang ada di bawahnya.pecah oleh penjajah. Unsur Ketuhanan. Unsur Pancasila Menjiwai Perlawanan Terhadap Kolonialisme Jika pejuang bangsa Indonesia itu kita teliti dengan seksama maka unsur – unsur Pancasila merupakan semangat dan jiwa perjuangan tersebut diantaranya a. Kemerdekaan adalah hak segala bangsa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesua denga peri peri keadilan penjajahan bertentangan dengan kemerdekaan dan kebebasan e. Kesimpulan Setelah penulis berusaha menguraikan masalah dalam setiap babnya penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut . Pada hakikatnya penjajahan bertentangan dengan ajaran tuhan. Meskipun demikian bangsa Indonesia menyadari bahwa perpecahan akan mengakibatkan keruntuhan sebagaimana semboyan yang berbunyi bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Pelaksanaan Subyektif Pelaksanaan subyektif adalah pelaksanaan di dalam diri setiap orang Indonesia yaitu penguasa. Penjajahan tidak mengenal peri kemanusiaan. warga negara dan setiap orang yang berhubungan dengan Indonesia BAB V PENUTUP A. Seluruh kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan serta segala tertib hokum di Indonesia harus di dasarkan atas Pancasila b. Apalagi untuk mendapatkan pendidikan sebagaimana mestinya sangat di persukar F. Di dalam kenyataan memang bangsa Indonesia I pecah. Penjajahan pada hakikatnya adalah hendak menemukan kembali nilai – nilai kemanusiaan yang telah di hancurkan oleh penjajah c. Oleh karena itu perlawanan terhadap kolonialisme ada yang di dorong oleh keyakinan melaksanakan tugas – tugas agama b. Hal ini terbukti pada pengalaman bangsa Indonesia yang selama I jaah tidak pernah di perlakukan adil. Karena penjaahan tidak mengenal cinta kash dan sayang sebagai mana di ajarkan oleh tuhan. Oleh karena itu bagaimanpun juga persatuan sebagai senjata ampuh tidak hancur sama sekali d. Unsur Persatuan. namun terbuka juga jalan bagi sekelompokkecil rang ndonesia untuk endapatkan pendidikan E. Unsur Kerakyatan. Pelaksanaan Pancasila yang unsur – unsurnya di gali dari bangsa Indonesia sendiri kemudian di terima bulat oleh bangsa Indonesia menjadi Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia harus di laksanakan Pelaksanaan Pancasila ada dua macam yaitu: a. Iatas sudah di sebutkan bahwa penjajahan tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Pelaksanaan Obyektif Pelaksanaan obyektif adalah pelaksanaan Pancasila di dalam semua peraturan dari yang tertinggi sampai terendah yaitu Undang . Unsur Keadilan. Unsur Kemanusiaan.

merupakan sebagian bukti atas perjuangan bangsa Indonesia sebagai sejarah bukti – bukti atas peninggalan zaman dahulu misalnya arti dari tiap – tiap bangunan isi dan dan setiap buku tulisan serta lukisan makna dari pembuatan yang ada dengan mengemukakan contoh – contoh ini saya mengharapkan dapat menimbulkan rangsangan untuk elakukan penelitian yang seksama terutama dalam rangka mempelajari filsafat Pancasila dalam tulisan ini setidak – tidaknya saya dapat menyatakan bahwa unsur – unsur Pancasila berasal dari bangsa Indonesia sendiri dan bukan jiplakan dari luar. Kitab Kumpulan Peraturan Perundang RI. Soediman Kartohadiprojo 1970. Pnacasila Dasar Filsafat Negara RI I. Jakarta PT. Demikian pula adaunsur – unsur yang di suatu daerah lebih menonjol dari daerah lain misalnya tampak pada perjuangan bangsa Indonesia dengan peralatan yang sederhana serta tampak pada bangunan dan tulisan dan perbuatan yang ada Contoh – contoh yang saya tulis diatas. Kepribadian Revolusi Bangsa Indonesia 2. Bandung Alumni .III 3. Oleh karena bukti – bukti sejarah sangat beraneka ragam wujudnya maka perlu diadakan analisa yang seksama. K.II. Gramedia 4. Saran – Saran Dalam karya tulis ini penulis berkeinginan memberikan saran kepada pembaca dalam pembuatan karya tulis ini penulis menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan – kekurangan baik dari bentuk maupun isinya .Penulis menyarankan kepada pembaca agar ikut peduli dalam mengetahui sejauh mana pembaca mempelajari tentang filsafat Pancasila .Semoga dengan karya tulis ini para pembaca dapat menambah cakrawala ilmu pengetahuan DAFTAR PUSTAKA 1. Karena bukti – bukti sejarah sebagian ada yang berupa symbol maka diperlukan analisa yang teliti dan tekun berbagai bahan – bahan bukti itu dapat diabstaksikan sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil – hasil yang memadai. Melalui cara – cara tersebut hasilnya dapat bersifat kritik dan tentu saja ada kemungkinan yang bersifat spekulatif. Achmad Notosoetarjo 1962. Unsur – unsur itu telah ada sebelum tanggal 17 Agustus 1945.Bahwa nsur – unsur Pancasila memang telah di miliki dan di jalankan oleh bangsa Indonesia sejak dahulu.Wantjik Saleh 1978. Notonagoro. Beberapa Pikiran Sekitar Pancasila. bahkan sebelum datangnya kau penjajah dan pernah berfungsi secara sempurna B.

Indonesia. Identifikasi Masalah Dengan memperhatikan latar belakang tersebut. dan menjalankan nilai-nilai serta norma-norma positif yang terkandung dalam sila-sila pancasila hingga menjadi bangsa yang kuat dalam menghadapi kisruh dalam berbagai aspek sosial. Pancasila sebagai dasar falsafah Negara Indonesia harus diketahui dan dipahami oleh seluruh bangsa Indonesia agar menghormati. politik baik nasional maupun internasional seperti yang sedang kita alami belakangan ini. maka penulis mengemukakan rumusan masalah yang antara lain : 1. Inggris. Latar belakang historis dan kondisi sosiologis. Apakah fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia? 3. merupakan sublimasi dan kristalisasi dari pandangan hidup (way of life) dan nilai-nilai budaya luhur bangsa yang mempersatukan keanekaragaman bangsa kita menjadi bangsa yang satu. etnik. menghargai. Apakah landasan filosofis Pancasila? 2.Latar Belakang Terlahirnya Pancasila sebagaimana tercatat dalam sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. bahasa.PANCASILA SEBAGAI FALSAFAH BANGSA BAB I PENDAHULUAN A. yang menjadi satu bangsa karena kesamaan wilayah daratan. ekonomi. Dengan demikian. antropologis dan geografis Indonesia yang unik dan spesifik seperti. ras dan kepulauan menjadi komponen pembentuk bangsa yang paling fundamental dan sangat berpengaruh terhadap realitas kebangsaan Indonesia saat ini. atau suku bangsa. menjaga. Berbeda dengan Jerman. serta negara-negara Eropa Barat lainnya. yang menjadi suatu negara bangsa (nation state) karena kesamaan bahasa. FILSAFAT PANCASILA . Apakah bukti bahwa Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia? BAB II TINJAUAN UMUM A. agar penulis memperoleh hasil yang diinginkan. B. Perancis. Atau negara-negara lainnya.

Idealisme / Spiritualisme (ide dan spirit). Filsafat Secara etimologis istilah “filsafat” atau bahasa Inggrisnya disebut “philosophi” berasal dari bahasa Yunani “philien” (cinta) dan “sophos” (hikmah/kearifan) atau bisa juga diartikan “cinta kebijaksanaan”. Pernyataan dan pendapatnya tersebut kemudian diterima dan dikukuhkan oleh MPRS dalam Ketetapan No. Nilai-nilai yang tertuang dalam rumusan sila-sila Pancasila adalah landasan filosofis yang dianggap. Secara etimologis kata Pancasila berasal dari bahasa Sansakerta yaitu “Panca” (lima) dan “Syila” (Dasar/Sendi). . BAB III PEMBAHASAN 1. Realisme (Realitas). Notonagoro dalam pidato Dies Natalis Universitas Airlangga Surabaya pada tanggal 10 November 1955 : “Susunan Pancasila itu adalah suatu kebulatan yang bersifat hierrarchies dan piramidal yang mengakibatkan adanya hubungan organis di antara 5 sila negara kita”. paling baik dan paling sesuai sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Aliran filsafat juga terbagi atas beberapa sifat yaitu Materialisme (kebendaan). Landasan Filosofis Pancasila. 2. dundangkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tahun II No. XX/MPRS/1960 jo. paling adil. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945. Pancasila dikenal sebagai filosofi Negara Indonesia. Pancasila Pancasila adalah dasar Filsafat Negara Republik Indonesia yang secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum dalam UUD 1945. Makna menurut beberapa tokoh filsafat yaitu : • Socrates: peninjauan dalam diri yang bersifat reflektif atau berupa perenungan terhadap azas-azas dari kehidupan adil dan bahagia. • Plato: filsuf adalah pencinta pandangan tentang kebenaran (vision of truth). Perkataan Pancasila mula-mula terdapat dalam Kitab Tripitaka milik ajaran moral agama Budha yang kemudian ajaran tersebut diadaptasi oleh orang Jawa. dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan. Istilah Pancasila pertama kali digunakan sebagai nama dari 5 unsur dasar negara oleh Ir. paling bijaksana. 7 bersama dengan UUD 1945. Drs. Epistemologi (Metode/cara). Secara ringkas Filsafat Pancasila dapat didefinisikan sebagai refleksi kritis dan rasional Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa. Wawasan filsafat terdiri dari beberapa aspek. Menurut Prof. dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya secara mendasar dan menyeluruh. nilai-nilai) yang paling benar. yaitu Aspek Ontologi (eksistensi). norma-norma. Mr. dan Aksikologi (nilai dan estetika).1. Dalam pencarian dan menangkap pengetahuan mengenai ide yang abadi dan tak berubah.

Pancasila merupakan sumber kaidah hukum negara yang secara konstitusional mengatur negara Republik Indonesia beserta seluruh unsur-unsurnya yaitu rakyat. 3. Memahami atau memberi arti setiap sila-sila secara terpisah dari sila-sila lainnya akan mendatangkan pengertian yang keliru tentang Pancasila. V/MPR/1973. undangundang. . Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia Menurut Dewan Perancang Nasional. karena masing-masing sila dari Pancasila itu tidak dapat dipahami dan diberi arti secara sendiri-sendiri. Dalam Ketetapan MPRS No. II/MPR/1979. landasan Filsafat Pancasila merupakan harmonisasi dari nilai-nilai dan norma-norma utuh yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Filsafat Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia. Dengan demikian. Pancasila dalam kedudukannya ini sering disebut sebagai Dasar Filsafat atau Dasar Falsafah Negara (Philosofische Grondslag) dari negara. yang membedakan bangsa Indonesia . Sebagaimana yang ditujukan dalam ketetapan MPR No. yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad pada bangsa itu untuk mewujudkannya menjadi negara yang sejahtera (Wellfare State). XI/MPR/1978. terkandung pikiran-pikiran yang terdalam dan gagasan sesuatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. yang bertujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya secara mendasar dan menyeluruh agar menjadi landasan filsafat yang sesuai dengan keperibadian dan cita-cita Bangsa. Adapun bentuk Filsafat Pancasila sendiri digolongkan sebagai berikut : . Pada akhirnya pandangan hidup sesuatu bangsa adalah kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki bangsa itu sendiri. Pernyataan tersebut diperkuat juga oleh Ketetapan MPR No. Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah serta tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan nilai-nilai luhur yang dijunjung sebagai pandangan/filsafat hidup. dunia maupun akhirat (Pancasilais). Dalam pergaulan hidup terkandung konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. 2. Fungsi Utama Filsafat Pancasila Bagi Bangsa dan Negara Indonesia 1. Filsafat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia. traktaat. XX/MPRS/1966 ditegaskan. kebiasaan.Memiliki arti praktis yang berarti dalam proses pemahamannya tidak sekedar mencari kebenaran dan kebijaksanaan.Ketetapan No. jurisprudensi. ilmu pengetahuan hukum. yang dimaksudkan dengan kepribadian Indonesia ialah : Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia. Pancasila itu merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh dari kelima silanya. bahwa Pancasila itu adalah sumber dari segala sumber hukum yang antara lain sumber hukum formal. hakim. pandangan hidup bangsa Indonesia dan dasar negara kita. tapi hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (way of life / weltanschaung) agar mencapai kebahagiaan lahir dan bathin. serta hasrat ingin tahu. Dikatakan demikian. Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum. maka Pancasila itu adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. ideologi negara atau (Staatsidee). Dalam pengertian ini Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan kata lain Pancasila merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. wilayah serta pemerintahan negara.Bersifat religius yang berarti dalam hal kebijaksanaan dan kebenaran mengenal adanya kebenaran mutlak yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa (kebenaran religius) dan sekaligus mengakui keterbatasan kemampuan manusia. B.

2. Filsafat Pancasila adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap. paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar filsafat negara Indonesia pada hakikatnya adalah sebagaimana nilai-nilainya yang bersifat fundamental menjadi suatu sumber dari segala sumber hukum dalam negara Indonesia. maka dapat penulis tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. paling adil. Naskah Politik bersejarah. nilai-nilai) yang paling benar. alinea IV. 5. Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1950. dan lain-lain. paling bijaksana. 3. 6. alinea IV. Mukadimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) tanggal 27 Desember 1945. tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian dijadikan naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 (Piagam Jakarta).dengan bangsa-bangsa lainnya. Diktatorisme. C. normanorma. BAB IV PENUTUP 1. alinea IV setelah Dekrit Presiden RI tanggal 5 Juli 1959. Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia adalah pencerminan dari garis pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia sepanjang masa. Naskah Pidato Ir. Kolonialisme. Fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia yaitu: a) Filasafat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia b) Filsafat Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia c) Filsafat Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia 3. Kesimpulan Setelah memperhatikan isi dalam pembahasan di atas. Soekarno tanggal 1 Juni 1945. 2. 4. Pembukaan UUD 1945. antara lain : 1. Kapitalis. Naskah Pembukaan UUD Proklamasi 1945. Bukti Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Indonesia Bukti yang menyatakan Falsafah Pancasila digunakan sebagai dasar falsafah Negara Indonesia dapat kita temukan dalam dokumen-dokumen historis dan perundangundangan negara Indonesia. Bukti Falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia terbukti secara historis melalui dokumen-dokumen bersejarah dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia. . menjadi wadah yang fleksibel bagi faham-faham positif untuk berkembang dan menjadi dasar ketentuan yang menolak faham-faham yang bertentangan seperti Atheisme dan segala bentuk kekafiran tak beragama. dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan. Keperibadian bangsa tetap berakar dari keperibadian individual dalam masyarakat yang pancasilais serta gagasan-gagasan besar yang tumbuh dan sejalan dengan filsafat Pancasila.

Pengirim: Nandang W. Sehingga kekacauan yang sekarang terjadi ini dapat diatasi dan lebih memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia ini. L Kampus: Universitas Swadaya Gunung Djati (unswagati) Cirebon ATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis. Soewarno M. menghormati.Hum. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh dosen pengampu matakuliah Pancasila Drs. sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Falsafah Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Indonesia” ini dengan lancar. menghargai menjaga. .2. Saran Warganegara Indonesia merupakan sekumpulan orang yang hidup dan tinggal di negara Indonesia Oleh karena itu sebaiknya warga negara Indonesia harus lebih meyakini atau mempercayai. memahami dan melaksanakan segala hal yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya dalam pemahaman bahwa falsafah Pancasila adalah sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

Purwokerto. serta infomasi dari media massa yang berhubungan dengan falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia.Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan data-data sekunder yang penulis peroleh dari buku panduan yang berkaitan dengan Pancasila. Maret 2008 Penulis BAB I PENDAHULUAN 1. khususnya bagi penulis. Memang makalah ini masih jauh dari sempurna. tak lupa penyusun ucapkan terima kasih kepada pengajar matakuliah Pancasila atas bimbingan dan arahan dalam penulisan makalah ini. maka penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi perbaikan menuju arah yang lebih baik. Juga kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah mendukung sehingga dapat diselesaikannya makalah ini.1 Latar Belakang . dalam hal ini dapat menambah wawasan kita mengenai Pancasila yang ditinjau dari aspek filsafat atau falsafah. dengan membaca makalah ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. Penulis harap.

Dua. tentu Pancasila ada yang merumuskannya. Merekahnya matahari bulan Juni 1945. dan yang jelas tadi telah diungkapkan sebagai dasar serta falsafah negara Republik Indonesia. Dapat dikemukakan mengapa Pancasila itu sakti dan selalu dapat bertahan dari guncangan kisruh politik di . baik sebagai pedoman dalam memperjuangkan kemerdekaan. Mr Mohammad Yamin. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. serta sebagai pandangan hidup untuk kehidupan manusia Indonesia seharihari. Pancasila memang merupakan karunia terbesar dari Allah SWT dan ternyata merupakan light-star bagi segenap bangsa Indonesia di masa-masa selanjutnya. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. yaitu lahirnya Pancasila.Sebagai dasar negara. Bunyi dan ucapan Pancasila yang benar berdasarkan Inpres Nomor 12 tahun 1968 adalah satu. Sejarah Indonesia telah mencatat bahwa di antara tokoh perumus Pancasila itu ialah. Tiga. Pancasila lahir 1 Juni 1945. juga sebagai alat pemersatu dalam hidup kerukunan berbangsa. terkecuali bagi mereka yang tidak Pancasilais. ditetapkan pada 18 Agustus 1945 bersama-sama dengan UUD 1945. Dan kelima. Pancasila telah ada dalam segala bentuk kehidupan rakyat Indonesia. dan Ir Soekarno. 63 tahun yang lalu disambut dengan lahirnya sebuah konsepsi kenengaraan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pancasila kembali diuji ketahanannya dalam era reformasi sekarang. Prof Mr Soepomo. Ketuhanan Yang Maha Esa. Empat. Sebagai falsafah negara. Persatuan Indonesia.

karena sila-sila dari Pancasila itu terdiri dari nilai-nilai dan norma-norma yang positif sesuai dengan pandangan hidup bangsa Indonesia. yaitu pertama ialah karena secara intrinsik dalam Pancasila itu mengandung toleransi. Kelonialisme juga ditolak oleh bangsa Indonesia yang cinta akan kemerdekaan. misalnya Atheisme dan segala bentuk kekafiran tak beragama akan ditolak oleh bangsa Indonesia yang bertuhan dan beragama. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap meyakini Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia.negara ini. dan nilai serta norma yang bertentangan. Dengan demikian bahwa falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia agar menghormati. yakin bahwa Pancasila itu benar dan tidak bertentangan dengan keyakinan serta agamanya. dan siapa yang menantang Pancasila berarti dia menentang toleransi. karena bangsa Indonesia berprikemanusiaan dan berusaha untuk berbudi luhur. yang dapat mencakup faham-faham positif yang dianut oleh bangsa Indonesia. . dan faham lain yang positif tersebut mempunyai keleluasaan yang cukup untuk memperkembangkan diri. Sebab yang keempat adalah. menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara Indonesia ini. Kedua. pasti akan ditolak oleh Pancasila. Yang ketiga. Diktatorisme juga ditolak. karena bangsa Indonesia yang sejati sangat cinta kepada Pancasila. menghargai. Pancasila merupakan wadah yang cukup fleksibel.

Apakah fungsi utama filsfat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia? 3. agar dalam penulisan ini penulis memperoleh hasil yang diinginkan. 5. Untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Pancasila. Untuk mengetahui fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. Apakah bukti bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia? 1. Rumusan masalah itu adalah: 1. maka penulis mengemukakan bebe-rapa rumusan masalah.2 Perumusan Masalah Dengan memperhatikan latar belakang tersebut. 2. Untuk mengetahui landasan filosofis Pancasila. Untuk mengetahui bukti bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia.1. Untuk menambah pengetahuan tentang Pancasila dari aspek filsafat. 3.3 Tujuan Tujuan dari penyusunan makalah ini antara lain: 1. Apakah landasan filosofis Pancasila? 2. 4. .

1.4 Manfaat Manfaat yang didapat dari makalah ini adalah: 1. Mahasiswa dapat menambah pengetahuan tentang Pancasila dari aspek filsafat. 2. Mahasiswa dapat mengetahui landasan filosofis Pancasila. 3. Mahasiswa dapat mengetahui fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. 4. Mahasiswa dapat mengetahui bukti bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

1.5 Ruang Lingkup Makalah ini membahas mengenai landasan filosofis Pancasila dan fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia. Serta membahas mengenai bukti bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia. Berdasarkan beberapa masalah yang teridentifikasi tersebut, makalah ini difokuskan pada falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

BAB II METODE PENULISAN

2.1 Objek Penulisan Objek penulisan makalah ini adalah mengenai falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia. Dalam makalah ini dibahas mengenai landasan filosofis Pancasila, fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia, dan bagaimana falsafah Pancasila dijadikan sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

2.2 Dasar Pemilihan Objek Makalah ini membahas mengenai falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia. Falsafah Pancasila adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalamdalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap, dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan, norma-norma, nilai-nilai) yang paling benar, paling adil, paling bijaksana, paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. Maka dari itu masyarakat perlu mengetahui bahwa falsafah Pancasila dijadikan sebagai falsafah negara Indonesia yang terdapat dalam beberapa dokumen historis dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia.

2.3 Metode Pengumpulan Data Dalam pembuatan makalah ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah kaji pustaka terhadap bahan-bahan kepustakaan yang sesuai dengan permasalahan yang diangkat dalam makalah ini yaitu dengan tema wawasan kebangsaan. Sebagai referensi juga diperoleh dari situs web internet yang membahas mengenai falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

2.4 Metode Analisis Penyusunan makalah ini berdasarkan metode deskriptif analistis, yaitu mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta dan data yanag ada, menganalisis permasalahan berdasarkan pustaka dan data pendukung lainnya, serta mencari alternatif pemecahan masalah

BAB III ANALISIS PERMASALAHAN

3.1 Landasan Filosofis Pancasila

Kata kearifan bisa juga berarti “wisdom” atau kebijaksanaan sehingga filsafat bisa juga berarti cinta kebijaksanaan.1. Berdasarkan makna kata tersebut maka mempelajari filsafat berarti merupakan upaya manusia untuk mencari kebijaksanaan hidup yang nantinya bisa menjadi konsep kebijakan hidup yang bermanfaat bagi peradaban manusia. Berdasarkan pengertian bahasa tersebut filsafat berarti cinta kearifan. Filsafat sebagai hasil berpikir sedalam-dalamnya diharapkan merupakan suatu yang paling bijaksana atau setidak-tidaknya mendekati kesempurnaan. kata ini mula-mula dipakai oleh Herakleitos. filosof mempergunakan cara dengan berpikir sedalam-dalamnya (merenung). Di dalam mencari kebijaksanaan itu. cinta) dan “sophia” (kearifan). orang. Pengetahuan bijaksana memberikan kebenaran. Tentang mencintai kebenaran adalah karakteristik dari setiap filosof dari dahulu sampai sekarang. Hasil filsafat (berpikir sedalamdalamnya) disebut filsafat atau falsafah. karena itu yang mencarinya adalah oreang yang mencintai kebenaran. yang mencintai pengetahuan bijaksana. Seorang ahli pikir disebut filosof.1 Pengertian Filsafat Secara etimologis istilah ”filsafat“ atau dalam bahasa Inggrisnya “philosophi” adalah berasal dari bahsa Yunani “philosophia” yang secara lazim diterjemahkan sebagai “cinta kearifan” kata philosophia tersebut berakar pada kata “philos” (pilia.3. Beberapa tokoh-tokoh filsafat menjelaskan pengertian filsafat adalah sebagai berikut: .

) Dalam karya tulisnya “Republik” Plato menegaskan bahwa para filsuf adalah pencinta pandangan tentang kebenaran (vision of truth). Dalam konsepsi Plato filsafat merupakan pencarian yang bersifat spekulatif atau perekaan terhadap pandangan tentang seluruh kebenaran. Dalam pencarian dan menangkap pengetahuan mengenai ide yang abadi dan tak berubah. M.) Filsafat adalah suatu bentuk peninjauan diri yang bersifat reflektif atau berupa perenungan terhadap azas-azas dari kehidupan yang adil dan bahgia.1. Jangan mengambil barang orang lain/Dilarang mencuri 3. Jangan berhubungan kelamin/Dilarang berjinah .2 Pengertian Pancasila Kata Pancasila berasal dari kata Sansakerta (Agama Buddha) yaitu untuk mencapai Nirwana diperlukan 5 Dasar/Ajaran. Berdasarkan pemikiran tersebut dapat dikembangkan bahwa manusia akan menemukan kebahagiaan dan keadilan jika mereka mampu dan mau melakukan peninajauan diri atau refleksi diri sehingga muncul koreksi terhadap diri secara obyektif • Plato (472 – 347 s. Filsafat Plato ini kemudan digolongkan sebagai filsafat spekulatif.• Socrates (469-399 s. yaitu 1. Jangan mencabut nyawa makhluk hidup/Dilarang membunuh. 3. 2.M.

Mateni/Bunuh. 5. . Jadi walaupun pada Alinea 4 Pembukaan UUD 45 tidak termuat istilah Pancasila namun yang dimaksud dasar Negara RI adalah disebut istilah Pancasila hal ini didaarkan interprestasi (penjabaran) historis terutama dalam rangka pembentukan Rumusan Dasar Negara.4. Diadaptasi oleh orang jawa menjadi 5 M = Madat/Mabok. Sejak saat itulah Pancasila menjadi Bahasa Indonesia yang umum. Maen/Judi. Jangan mjnum yang menghilangkan pikiran/Dilarang minuman keras. Maling/Nyuri. Pengertian secara Historis · Pada tanggal 01 Juni 1945 Ir. kemudian keesokan harinya 18 Agustus 1945 disahkanlah UUD 1945 termasuk Pembukaannya dimana didalamnya terdapat rumusan 5 Prinsip sebagai Dasar Negara yang duberi nama Pancasila. Pengertian Pancasila Secara Etimologis Perkataan Pancasil mula-mula terdapat dalam perpustakaan Buddha yaitu dalam Kitab Tripitaka dimana dalam ajaran buddha tersebut terdapat suatu ajaran moral untuk mencapai nirwana/surga melalui Pancasila yang isinya 5 J [idem]. Madon/Awewe. Jangan berkata palsu/Dilarang berbohong/berdusta. Soekarno berpidato tanpa teks mengenai rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara · Pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia memproklamirkan kemerdekaan.

Moh Yamin adalah yang disampaikan di dalam sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945 isinya sebagai berikut: 1. 2. Priketuhanan. Prikemanusiaan. 2. Kesejahteraan Rakyat seluruh Rakyat Indonesia . Piramid. 3. Prikerakyatan. 5. 4. A.Pengertian Pancasila Secara Termitologis Proklamasi 17 Agustus 1945 telah melahirkan Negara RI untuk melengkapai alat2 Perlengkapan Negara PPKI mengadakan sidang pada tanggal 18 Agustus 1945 dan berhasil mengesahkan UUD 45 dimana didalam bagian Pembukaan yang terdiri dari 4 Alinea didalamnya tercantum rumusan Pancasila. Rumusan Pancasila tersebut secara Konstitusional sah dan benar sebagai dasar negara RI yang disahkan oleh PPKI yang mewakili Pancasila Berbentuk: 1. Hirarkis (berjenjang). Pancasila menurut Mr. Prikebangsaan.

Nasionalisme/Kebangsaan Indonesia. 3. Sosio Demokrasi : Demokrasi dengan kesejahteraan rakyat. sebagai berikut: 1. Dan masih menurut Ir. Presiden Soekarno mengusulkan ke-5 Sila tersebut dapat diperas menjadi Trisila yaitu: 1. 2. 3. 5.B. C. Pancasila menurut Piagam Jakarta yang disahkan pada tanggal 22 Juni 1945 rumusannya sebagai berikut: 1. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Mufakat/Demokrasi. 2. . Internasionalisme/Prikemanusiaan. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. 4. Kesejahteraan Sosial. Soekarno Trisila masih dapat diperas lagi menjadi Ekasila atau Satusila yang intinya adalah Gotong Royong. Sosio Nasional : Nasionalisme dan Internasionalisme. Ketuhanan YME. Soekarno yang disampaikan pada tangal 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI. 2. Pancasila menurut Ir. Ketuhanan yang berkebudayaan.

Kenyataannya definisi filsafat dalam filsafat Pancasila telah diubah dan diinterpretasi berbeda oleh beberapa filsuf Indonesia.XXI/MPRS/1966 dan Inpres No. Filsafat Pancasila senantiasa diperbarui sesuai dengan “permintaan” rezim yang berkuasa. hal ini diperkuat dengan adanya ketetapan MPRS NO. 5.1. Kesimpulan dari bermacam-macam pengertian pancasila tersebut yang sah dan benar secara Konstitusional adalah pancasila yang tercantum dalam Pembukaan Uud 45.  Filsafat Pancasila Asli .3 Pengertian Filsafat Pancasila Pancasila dikenal sebagai filosofi Indonesia. Pancasila dijadikan wacana sejak 1945. penulisan dan Rumusan Pancasila Dasar Negara RI yang sah dan benar adalah sebagai mana yang tercantum dalam Pembukaan Uud 1945. sehingga Pancasila berbeda dari waktu ke waktu. 3. Persatuan Indonesia. 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan.3. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 12 tanggal 13 April 1968 yang menegaskan bahwa pengucapan.

sosiodemokrasi. universalisme. Gerson W. Filsuf Indonesia yang bekerja dan mempromosikan bahwa filsafat Pancasila adalah truly Indonesia antara lain Sunoto.Pancasila merupakan konsep adaptif filsafat Barat. Semua sila dalam Pancasila adalah asli Indonesia dan Pancasila dijabarkan menjadi lebih rinci (butirbutir Pancasila). Barat (Kristen). rasionalisme. Hal ini merujuk pidato Sukarno di BPUPKI dan banyak pendiri bangsa merupakan alumni Universitas di Eropa. Menurut Sukarno “Ketuhanan” adalah asli berasal dari Indonesia. sosialisme Jerman. R. Pada saat itu Sukarno selalu menyatakan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diambil dari budaya dan tradisi Indonesia dan akulturasi budaya India (Hindu-Budha). Filsafat Pancasila versi Soeharto Oleh Suharto filsafat Pancasila mengalami Indonesiasi. Bawengan. semua elemen Barat disingkirkan dan diganti interpretasinya dalam budaya Indonesia. Parmono. Sukarno tidak pernah menyinggung atau mempropagandakan “Persatuan”.  Filsafat Pancasila versi Soekarno Filsafat Pancasila kemudian dikembangkan oleh Sukarno sejak 1955 sampai berakhirnya kekuasaannya (1965). Pancasila terinspirasi konsep humanisme.  . di mana filsafat barat merupakan salah satu materi kuliah mereka. dan nasionalisme. “Keadilan Soasial” terinspirasi dari konsep Ratu Adil. dan Arab (Islam). sehingga menghasilkan “Pancasila truly Indonesia”. demokrasi parlementer. Melalui filsuf-filsuf yang disponsori Depdikbud.

nilainilai) yang paling benar. dan Moerdiono. Ini berarti bahwa filsafat Pancasila dalam hal kebijaksanaan dan kebenaran mengenal adanya kebenaran mutlak yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa (kebenaran religius) dan sekaligus mengakui keterbatasan kemampuan manusia. Moertono. Suhadi.Wasito Poespoprodjo. way of the life. Dan kalau dibedakan filsafat dalam arti teoritis dan filsafat dalam arti praktis. . Burhanuddin Salam. Kalau dibedakan anatara filsafat yang religius dan non religius. termasuk kemampuan berpikirnya. dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan. Berdasarkan penjelasan diatas maka pengertian filsafat Pancasila secara umum adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap. filsafast Pancasila digolongkandalam arti praktis. Soerjanto Poespowardojo. Bambang Daroeso. maka filsafat Pancasila tergolong filsafat yang religius. baik di dunia maupun di akhirat. paling bijaksana. agar hidupnya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin. norma-norma. paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. filsafat hidup. tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat Pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup. Ini berarti bahwa filsafat Pancasila di dalam mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya. tidak sekedar untukmemenuhi hasrat ingin tahu dari manusia yang tidak habis-habisnya. Azhary. tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaan. Kaelan. Paulus Wahana. Weltanschaung dan sebgainya). paling adil.

Kebenaran indra (pengetahuan biasa). serta juga bersangkut paut dengan filsafat kerohanian seperti diajarkan oleh Immanuel Kant (1724-1804). Kebenaran filosofis (filsafat).Moh Yamin pada Seminar Pancasila di Yogyakarta tahun 1959 yang berjudul “Tinjauan Pancasila Terhadap Revolusi Fungsional”. Menurut Hegel hakikat filsafatnya ialah suatu sintese pikiran yang lahir dari antitese pikiran. yaitu Friedrich Hegel (1770-1831) bapak dari filsafat Evolusi Kebendaan seperti diajarkan oleh Karl Marx (1818-1883) dan menurut tinjauan Evolusi Kehewanan menurut Darwin Haeckel. Marilah kita peringatkan secara ringkas bahwa ajaran Pancasila itu dapat kita tinjau menurut ahli filsafat ulung. Begitu pula denga ajaran Pancasila suatu sintese negara yang lahir dari antitese. Dan ini adalah tepat. Untuk lebih meyakinkan bahwa Pancasila itu adalah ajaran filsafat. Kebenaran religius (religi). .Selanjutnya filsafat Pancasila mengukur adanya kebenran yang bermacammacam dan bertingkat-tingkat sebgai berikut: 1. Dari pertentangan pikiran lahirlah paduan pendapat yang harmonis. 2. Kebenaran ilmiah (ilmu-ilmu pengetahuan). sebaiknya kita kutip ceramah Mr. 4. 3. yang isinya anatara lain sebagai berikut: Tinjauan Pancasila adalah tersusun secara harmonis dalam suatu sistem filsafat.

Pancasila sebagai hasil penggalian Bung Karno adalah sesuai pula dengan pemandangan tinjauan hidup Neo-Hegelian. Tidakah ini dengan jelas dan nyata suatu sintese pikiran atas dasar antitese pendapat? Jadi sejajar denga tujuan pikiran Hegel beralasanlah pendapat bahwa ajaran Pancasila itu adalah suatu sistem filosofi. kesejahteraan dan perdamaian dunia dan kemerdekaan. sesuai dengan dialektis Neo-Hegelian. Oleh sebab itu penjajahan harus dihapusakan karena bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kalimat pertama ini adalah sintese yaitu antara penjajahan dan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kalimat ini jelas kalimat antitese. maka lahirlah kemerdekaan. . Ingatlah kalimat pertama dan Mukadimah UUD Republik Indonesia 1945 yang disadurkan tadi dengan bunyi: Bahwa sesungguhanya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa. Sintese kemerdekaan dengan ajaran Pancasila dan tujuan kejayaan bangsa yang bernama kebahagiaan dan kesejajteraan rakyat. Pada saat sintese sudah hilang. Dan kemerdekaan itu kita susun menurut ajaran falsafah Pancasila yang disebutkan dengan terang dalam Mukadimah Konstitusi R. dalam suatu Piagam Negara yang berbentuk Republik Kesatuan berdasarkan ajaran Pancasila. Semua sila itu adalah susunan dalam suatu perumahan pikiran filsafat yang harmonis. Di sini disebut sila yang lima untukmewujudkan kebahagiaan.Saya tidak mau menyulap. 1950 itu yang berbunyi: Maka dengan ini kami menyusun kemerdekaan kami itu.I.

Dengan pandangan hidup inilah sesuatu bangsa akan memandang persoalanpersoalan yang dihadapinya dan menentukan arah serta cara bagaimana memecahkan persoalan-persoalan tadi. maupun persoalanpersoalan besar umat manusia dalam pergaulan masyarakat bangsa-bangsa di dunia ini.1 Filasafat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Setiapa bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup (filsafata hidup). Pada akhirnyta pandangan hidup sesuatu bangsa adalah kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa itu sendiri.3. Tanpa memiliki pandangan hidup maka suatu bangsa akan merasa terombang-ambing dalam menghadapi persoalan-persoalan besar yang pasti akan timbul. Dalam pergaulan hidup itu terkandung konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Dengan berpedoman pada pandangan hidup itu pula suatu bangsa akan membangun dirinya. baik persoalan-persoalan di dalam masyarakatnya sendiri. ekonomi. . terkandung pikiran-pikiran yang terdalam dan gagasan sesuatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad pada bangsa itu untuk mewujudkannya. Dengan pandangan hidup yang jelas sesuatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana ia memecahkan masalah-masalah polotik.2. sosial dan budaya yang timbul dalam gerak masyarakat yang makin maju.2 Fungsi Utama Filsafat Pancasila Bagi Bangsa Dan Negara Indonesia 3.

II/MPR/1979. Bangsa Indonesia lahir sesudah melampaui perjuangan yang sangat panjang. denga melihat pengalaman bangsa-bangsa . Pancasila bukan lahir secara mendadak pada tahun 1945. maka Pancasila itu adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. Pancasila bagi kita merupakan pandangan hidup. Disamping itu maka bagi kita Pancasila sekaligus menjadi tujuan hidup bangsa Indonesia. Sebab itu bnagsa Indonesia lahir dengan kepribadiannya sendiri yang bersamaan lahirnya bangsa dan negara itu. kesadaran dan citacita moral yang meliputi kejiwaan dan watak yang sudah beurat/berakar di dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Seperti yang ditujukan dalam ketetapan MPR No. Bangsa Indonesia lahir menurut cara dan jalan yang ditempuhnya sendiri yang merupakan hasil antara proses sejarah di masa lampau. maupun dalam mengejar kemajuan lahiriyah dan kebahagiaan rohaniah. dengan memberikan segala pengorbanan dan menahan segala macam penderitaan. kepribadian itu ditetapkan sebagai pandangan hidup dan dasar negara Pancasila. Karena itulah.Kita merasa bersyukur bahwa pendahulu-pendahulu kita. tantangan perjuangan dan cita-cita hidup di masa datang yang secara keseluruhan membentuk kepribadian sendiri. Ialah suatu kebudayaan yang mengajarkan bahwa hidup manusia ini akan mencapai kebahagiaan jika kita dapat baik dalam hidup manusia sebagai manusia dengan alam dalam hubungan manusia dengan Tuhannya. melainkan telah berjuang. pendiri-pendiri Republik ini dat memuaskan secara jelas apa sesungguhnya pandangan hidup bangsa kita yang kemudian kita namakan Pancasila. pandangan hidup bangsa Indonesia dan dasar negara kita.

sosial dan budaya. dengan diilhami dengan oleh gagasan-gagasan besar dunia.lain. merupakan bukti sejarah sebagai dasar kerohanian negar. namun dalam 3 buah UUD yang pernah kita miliki yaitu dalam pembukaan UUD 1945.. dikehendaki oleh bangsa Indonesia karena sebenarnya ia telah tertanam dalam kalbunya rakyat. . dalam Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia 1950.2 Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila yang dikukuhkan dalam sidang I dari BPPK pada tanggal 1 Juni 1945 adalah di kandung maksud untuk dijadikan dasar bagi negara Indonesia merdeka. dengan tetap berakar pada kepribadian bangsa kita dan gagasan besar bangsa kita sendiri. ia juga merupakan dasasr yang mamapu mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. maka ia diterima sebagai dasar negara yang mengatur hidup ketatanegaraan.2. Pancasila itu tetap tercantum didalamnya. Oleh karena itu. Karena Pancasila sudah merupakan pandangan hidup yang berakar dalam kepribadian bangsa. Adapun dasar itu haruslah berupa suatu filsafat yang menyimpulkan kehidupan dan citacita bangsa dan negara Indonesa yang merdeka. 3. Hal ini tampak dalam sejarah bahwa meskipun dituangkan dalam rumusan yang agak berbeda. Pancasila yang lalu dikukuhkan dalam kehidupan konstitusional itu. Pancasila yang selalu menjadi pegangan bersama saat-saat terjadi krisis nasional dan ancaman terhadap eksistensi bangsa kita. Di atas dasar itulah akan didirikan gedung Republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi.

Peraturan Pemerintah. maka semua peraturan perundang-undangan Republik Indonesia (Ketetapan MPR. Undang-Undang Dasar yang menjadi sumber ketatanegaraan harus mengandung unsur-unsur pokok yang kuat yang menjadi landasan hidup bagi seluruh bangsa dan negara. XX/MPRS/1966 ditegaskan. Bahkan dalam Ketetapan MPRS No. Peraturan Pemerintah sebagai pengganti Undang-undang. Peraturan selanjutnya yang disusun untuk mengatasi dan menyalurkan persoalan-persoalan yang timbul sehubungan dengan penyelenggaraan dan perkembangan negara harus didasarkan atas dan berpedoman pada UUD. Peraturanperaturan yang bersumber pada UUD itu disebut peraturan-peraturan organik yang menjadi pelaksanaan dari UUD. Keputusan Presiden dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya) yang dikeluarkan oleh negara dan pemerintah Republik Indonesia haruslah pula sejiwa dan sejalan dengan Pancasila (dijiwai oleh dasar negara Pancasila). Dalam keputusan sidang PPKI kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila tercantum secara resmi dalam Pembukaan UUD RI. Undang-undang.Sidang BPPK telah menerima secara bulat Pancasila itu sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Oleh karena Pancasila tercantum dalam UUD 1945 dan bahkan menjiwai seluruh isi peraturan dasar tersebut yang berfungsi sebagai dasar negara sebagaimana jelas tercantum dalam alinea IV Pembukaan UUD 1945 tersebut. bahwa Pancasila itu adalah sumber . agar peraturan dasar itu tahan uji sepanjang masa. Isi dan tujuan dari peraturan perundang-undangan Republik Indonesia tidak boleh menyimpang dari jiwa Pancasila.

kebiasaan. Di sinilah tampak titik persamaan dan tujuan antara jalan yang ditempuh oleh masyarakat dan penyusun peraturan-peraturan oleh negara dan pemerintah Indonesia. yang dimaksudkan dengan kepribadian Indonesia ialah : Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia. Pancasila adalah penjelmaan dari kepribadian bangsa Indonesia. 3. traktaat. undang-undang. Dasar negara kita berakar pada sifat-sifat dan cita-cita hidup bangsa Indonesia. dasar yang kokoh. yang hidup di tanah air kita sejak dahulu hingga sekarang. Pancasila bersifat universal dan akan mempengaruhi hidup dan kehidupan banga dan negara kesatuan Republik Indonesia secara kekal dan abadi. Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia . Adalah suatu hal yang membanggakan bahwa Indonesia berdiri di atas fundamen yang kuat. jurisprudensi.3 Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia Menurut Dewan Perancang Nasional.dari segala sumber huum (sumber huum formal. ilmu pengetahuan hukum). Pancasila mengandung unsur-unsur yang luhur yang tidak hanya memuaskan bangsa Indonesia sebagai dasar negara. hakim. tetapi juga dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain sebagai dasar hidupnya. yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lainnya. yakni Pancasila dasar yang kuat itu bukanlah meniru suatu model yang didatangkan dari luar negeri.2.

Portugis. b. karena Pancasila memberikan corak yang khas kepada bangsa Indonesia dan tak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia. Walaupun bangsa Indonesia sejak dahulu kala bergaul dengan berbagai peradaban kebudayaan bangsa lain (Hindu. Republik Indonesia. Pandangan hidup bangsa Indonesia yang dapat mempersatukan kita serta memberi petunjuk dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya. Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia secara jelas dapat dibedakan dari bangsa-bangsa lain. Belanda dan lain-lain) namun kepribadian bangsa Indonesia tetap hidup dan berkembang. Mungkin di sana-sini. Demikianlah.adalah pencerminan dari garis pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia sepanjang masa. serta . Spanyol. Garis pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia yang ditentukan oleh kehidupan budi bangsa Indonesia dan dipengaruhi oleh tempat. namun pada dasarnya bangsa Indonesia tetap hidup dalam kepribadiannya sendiri. misalnya di daerah-daerah tertentu atau masyarakat kota kepribadian itu dapat dipengaruhi oleh unsur-unsur asing. Apabila kita memperhatikan tiap sila dari Pancasila. c. Tiongkok. maka akan tampak dengan jelas bahwa tiap sila Pancasila itu adalah pencerminan dari bangsa kita. yang merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di negara kita. Dasar negara kita. maka Pancasila yang kita gali dari bumi Indonsia sendiri merupakan : a. lingkungan dan suasana waktu sepanjang masa.

melainkan karena Pancasila itu telah mampu membuktikan kebenarannya setelah diuji oleh sejarah perjuangan bangsa. yang merupakan perumusan yang beku dan mati. bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman. . e. serta tidak mempunyai arti bagi kehidupan bangsa kita. bersahabat. Perjanjian luhur rakyat Indonesia yang disetujui oleh wakil-wakil rakyat Indonesia menjelang dan sesudah Proklamasi Kemerdekaan yang kita junjung tinggi. bukan sekedar karena ia ditemukan kembali dari kandungan kepribadian dan cita-cita bangsa Indonesia yang terpendam sejak berabad-abad yang lalu. menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam segala segi kehidupan. Oleh karena itu yang penting adalah bagaimana kita memahami. tertib dan damai. Tujuan yang akan dicapai oleh bangsa Indonesia. akan tetapi kelima sila yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan itulah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. yang juga dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia ini. yakni suatu masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang merdeka. tertib dan dinamis serta dalam lingkungan pergaulan dunia yang merdeka. berdaulat. Terdapat kemungkinan bahwa tiap-tiap sila secara terlepas dari yang lain bersifat universal. d. Tanpa ini maka Pancasila hanya akan merupakan rangkaian kata-kata indah yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945.merupakan ciri khas yang dapat membedakan bangsa Indonesia dari bangsa yang lain. tenteram.

Akhirnya perlu juga ditegaskan. yaitu : 1. 2. Rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 itulah yang kita gunakan. Apabila ini terjadi maka segala dosa dan noda akan melekat pada kita yang hidup di masa kini. 4. tidak kita rasakan wujudnya dalam kehidupan sehari-hari. 3. Persatuan Indonesia. sebab rumusan yang demikian itulah yang ditetapkan oleh wakil-wakil bangsa Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Kemanusiaan yang adil dan beradab. bahwa apabila dibicarakan mengenai Pancasila. maka lambat laun kehidupannya akan kabur dan kesetiaan kita kepada Pancasila akan luntur.Apabila Pancasila tidak menyentuh kehidupan nyata. . 5. Mungkin Pancasila akan hanya tertinggal dalam buku-buku sejarah Indonesia. Ketuhanan Yang Maha Esa. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. maka yang kita maksud adalah Pancasila yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945. pada generasi yang telah begitu banyak berkorban untuk menegakkan dan membela Pancasila. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawratan / perwakilan.

Dalam naskah Pembukaan UUD Proklamasi 1945. terpisah dari keseluruhan sila-sila lainnya. 3. c. Dikatakan sebagai kesatuan yang bulat dan utuh. tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian dijadikan naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 (terkenal dengan sebutan Piagam Jakarta). alinea IV. Dalam Naskah Politik yang bersejarah. alinea IV. Memahami atau memberi arti setiap sila-sila secara terpisah dari sila-sila lainnya akan mendatangkan pengertian yang keliru tentang Pancasila. karena masing-masing sila dari Pancasila itu tidak dapat dipahami dan diberi arti secara sendiri-sendiri. 27 .3 Falsafah Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Indonesia Falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia. Dalam Pidato Ir. b. Dalam Mukadimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) tanggal Desember 1945. XI/MPR/1978. d. Pancasila itu merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh dari kelima silanya. Soekarno tanggal 1 Juni 1945. dapatlah kita temukan dalam beberapa dokumen historis dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia seperti di bawah ini : a.Seperti yang telah ditunjukkan oleh Ketetapan MPR No.

Dalam Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia (UUDS RI) tanggal 17 Agustus 1950. 5 Mengenai perumusan dan tata urutan Pancasila yang tercantum dalam dokumen historis dan perundang-undangan negara tersebut di atas adalah agak berlainan tetapi inti dan fundamennya adalah tetap sama sebagai berikut : 1. . Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 untuk pertamakalinya mengusulkan falsafah negara Indonesia dengan perumusan dan tata urutannya sebagai berikut : Kebangsaan Indonesia. Pancasila Sebagai Dasar Falsafat Negara Dalam Pidato Tanggal 1 Juni 1945 Oleh Ir.   Internasionalisme atau Prikemanusiaan.  Kesejahteraan sosial. Soekarno Ir.  Mufakat atau Demokrasi.e.  Ketuhanan. alinea IV setelah Dekrit Presiden RI tanggal Juli 1959. f. Dalam Pembukaan UUD 1945.

Mr. Panitia Ekonomi dan Keuangan yang diketuai oleh Drs. naskah itulah yang ditetapkan sebagai naskah rancangan Pembukaan UUD 1945. Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai oleh Ir. Untuk pertama kalinya falsafah Pancasila sebagai falsafah negara dicantumkan autentik tertulis di dalam alinea IV dengan perumusan dan tata urutan sebagai berikut : Ketuhanan. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya. pada tanggal 22 Juni 1945.   .2. Dr. Panitia Pembelaan Tanah Air. telah membentuk beberapa panitia kerja yaitu : a. selanjutnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Dalam Naskah Politik Yang Bersejarah (Piagam Jakarta Tanggal 22 Juni 1945) Badan Penyelidik Persiapan Kemerdekaan (BPPK) yang Istilah Jepangnya Dokuritsu Jumbi Cosakai. Soekarno yang kemudian membentuk Panitia Kecil Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. c. yang diketuai oleh Abikusno Tjokrosujoso. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Soepomo. Mohammad Hatta. b. d. telah berhasil menyusun sebuah naskah politik yang sangat bersejarah dengan nama Piagam Jakarta. Panitia Perumus terdiri atas 9 orang tokoh. Panitia ini berhasil menyusun suatu rancangan UUD-RI.

Memilih dan mengangkat Ketua dan Wakil Ketua PPKI yaitu Ir. b. Mohammad Hatta. Soekarno di Pengangsaan Timur 56 Jakarta yang disaksikan oleh PPKI tersebut.  3. masing-masing sebagai Presiden RI dan Wakil Presiden RI. . maka dibubarkan dan pada tanggal 9 Agustus 1945. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Soekarno dan Drs. Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Dalam Pembukaan UUD 1945 Sesudah BPPK (Badan Penyelidik Persiapan Kemerdekaan) merampungkan tugasnya dengan baik. Mensahkan dan menetapkan UUD 1945. dikumandangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan. Pada tanggal 17 Agustus 1945. Mensahkan dan menetapkan Pembukaan UUD 1945. c. sebagai penggantinya dibentuk PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Keesokan harinya pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidangnya yang pertama dengan mengambil keputusan penting : a.

. autentik dan sah menurut hukum sebagai dasar falsafah negara RI. Adapun delegasi RI dipimpin oleh Drs.Tugas pekerjaan Presiden RI untuk sementara waktu dibantu oleh sebuah badan yaitu KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) dan pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI memutuskan. Juga menetapkan pembentukan Departemendepartemen Pemerintahan. dengan perumusan dan tata urutan sebagai berikut : Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Dalam Mukadimah Konstitusi RIS 1949 Bertempat di Kota Den Haag (Netherland / Belanda) mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan tanggal 2 September 1949 diadakan KMB (Konferensi Meja Bundar).   Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan. Dalam Pembukaan UUD Proklamasi 1945 alinea IV yang disahkan oleh PPPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 itulah Pancasila dicantumkan secara resmi. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  4. Mohammad Hatta. Pembagian wilayah Indonesia ke dalam 8 propinsi dan setiap propinsi dibagi dalam karesidenan-karesidenan.

di Kota Scheveningen (Netherland) disusun pula Konstitusi RIS yang mulai berlaku pada tanggal 27 Desember 1949. Ratu Yuliana menandatangani Piagam Pengakuan Kedaulatan Negara RIS.  . Walaupun bentuk negara Indonesia telah berubah dari negara Kesatuan RI menjadi negara serikat RIS dan Konstitusi RIS telah disusun di negeri Belanda jauh dari tanah air kita.delegasi BFO (Bijeenkomstvoor Federale Overleg) dipimpin oleh Sutan Hamid Alkadrie dan delegasi Belanda dipimpin oleh Van Marseveen. Demikianlah pada tanggal 27 Desember 1949 di Amsterdam Belanda. namun demikian Pancasila tetap tercantum sebagai dasar falsafah negara di dalam Mukadimah pada alinea IV Konstitusi RIS 1949. ialah bahwa pihak Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sepenuhnya tanpa syarat dan tidak dapat dicabut kembali oleh Kerajaan Belanda dengan waktu selambat-lambatnya pada tanggal 30 Desember 1949. Pada waktu yang sama dengan KMB di Kota Den Haag. dengan perumusan dan tata urutan sebagai berikut : Ketuhanan Yang Maha Esa. nyata dan tanpa syarat kepada RIS (Republik Indonesia Serikat). Sebagai tujuan diadakannya KMB itu ialah untuk menyelesaikan persengketaan antara Indonesia dengan Belanda secepatnya dengan cara yang adil dan pengakuan akan kedaulatan yang penuh. Salah satu hasil keputusan pokok dan penting dari KMB itu.

 Kerakyatan. Prikemanusiaan.  Keadilan Sosial. kemudian dikristalisasikan dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Sesuai KOnstitusi. Satu Bangsa dan Satu Bahasa. Oleh karena itu pengakuan kedaulatan negara RIS menimbulkan pergolakanpergolakan di negara-negara bagian RIS untuk bersatu dalam bentuk negara kesatuan RI sesuai dengan Proklamasi Kemerdekaan RI. Satu Nusa. Demikianlah semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tetap membara dan meluap. bangsa Indonesia menghendaki bentuk negara kesatuan (unitarisme) oleh karena bentuk negara serikat (federalisme) tidaklah sesuai dengan cita-cita kebangsaan dan jiwa proklamasi. sebagai hasil gemblengan para pemimpin Indonesia sejak lahirnya Budi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908. negara federal RIS terdiri atas 16 negara bagian.  Kebangsaan. Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Dalam Mukadimah UUD Sementara RI (UUDS-RI 1950) Sejak Proklamasi Kemerdekaannya. Akibat pergolakan yang semakin gencar menuntut bergabung kembali pada negara kesatuan . 5.

Soepomo mengubah konstitusi RIS 1949 (196 Pasal) menjadi UUD RIS 1950 (147 Pasal). oleh karena terhitung mulai tanggal 17 Agustus 1950 Presiden Soekarno menyampaikan Naskah Piagam.   Prikemanusiaan. yang berarti pembubaran Negara Federal RIS (Republik Indonesia Serikat). Negara Indonesia Timur (NIT). Dr. 3. pernyataan terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara federasi RIS tidak sampai setahun usianya. . Pada saat itu pula panitia yang diketuai oleh Prof.  Kebangsaan. 2. Mr.Indonesia. Negara Sumatera Timur (NST). RI Yogyakarta. maka sampai pada tanggal 5 April 1950 negara federasi RIS. tinggal 3 (tiga) negara lagi yaitu : 1. alinea IV dengan perumusan dan tata urutan yang sama dalam Mukadimah Konstitusi RIS yaitu : Ketuhanan Yang Maha Esa. sehingga tetap tercantum dalam Mukadimah UUDS-RI 1950. Perubahan bentuk negara dan konstitusi RIS tidak mempengaruhi dasar falsafah Pancasila.

7 Tahun 1953 tentang Pemilihan Umum untuk memilih anggota-anggota DPR dan Konstituante yang akan menyusun UUD baru. Dalam perjalanan sejarah ketatanegaraan selanjutnya. b. Konstituante gagal membentuk suatu UUD yang baru sebagai pengganti UUDS 1950. Tidak berlakunya lagi UUDS 1950. Dengan kegagalan konstituante tersebut. .  Keadilan Sosial. Pembubaran Konstuante. 6. Kerakyatan. c. Berlakunya kembali UUD 1945. Pada akhir tahun 1955 diadakan pemilihan umum pertama di Indonesia dan Konstituante yang dibentuk mulai bersidang pada tanggal 10 November 1956. Akan dibentuknya dalam waktu singkat MPRS dan DPAS. d. Pancasila Sebagai Dasar Falsafah Negara Dalam Pembukaan UUD 1945 Setelah Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. maka pada tanggal 5 Juli 1950 Presiden RI mengeluarkan sebuah Dekrit yang pada pokoknya berisi pernyatan : a.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. secara yuridis. Pancasila tetap menjadi dasar falsafah negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV dengan perumusan dan tata urutan seperti berikut : Ketuhanan Yang Maha Esa. tertanggal 13 April 1968. 12/1968 tersebut. Dengan instruksi Presiden Republik Indonesia No. oleh karena sesuai dengan asas hukum positif (Ius Contitutum) UUD 1945 adalah konstitusi Indonesia yang berlaku sekarang.   Kemanusiaan yang adil dan beradab.  . Instruksi ini ditujukan kepada : Semua Menteri Negara dan Pimpinan Lembaga / Badan Pemerintah lainnya. walaupun sebenarnya tidak ada Instruksi Presiden RI No. Tujuan dari pada Instruksi ini adalah sebagai penegasan dari suatu keadaan yang telah berlaku menurut hukum.  Persatuan Indonesia. pembacaan maupun pengucapan sehari-hari. perihal : Penegasan tata urutan/rumusan Pancasila yang resmi.  Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dengan demikian secara yuridis formal perumusan Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 itulah yang harus digunakan. yang harus digunakan baik dalam penulisan.Dengan berlakunya kembali UUD 1945. 12 Tahun 1968.

Moh. 2.Prof. Drs. Walaupun ketiganya mengusulkan 5 hal pokok untuk sebagai dasar-dasar negara merdeka.G. Prikemanusiaan atau internasionalisme. Mr. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945. Soekarno yang mengusulkan agar 5 dasar negara itu dinamakan Pancasila dan bukan Panca Darma. Dr. tetapi baru Ir. Jelaslah bahwa perumusan 5 dasar pokok itu oleh ketiga tokoh tersebut dalam redaksi kata-katanya berbeda tetapi inti pokok-pokoknya adalah sama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Ir. Prof. 3. Pringgodigdo. SH dalam bukunya “Sekitar Pancasila” peri-hal perumusan Pancasila dalam berbagai dokumentasi sejarah mengatakan bahwa uraianuraian mengenai dasar-dasar negara yang menarik perhatian ialah yang diucapkan oleh : 1. pikiran yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung “Indonesia Merdeka Yang Kekal dan Abadi”. Mr. Mr. Kerakyatan atau Demokrasi dan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Notonagoro dalam pidato Dies Natalis Universitas Airlangga Surabaya pada tanggal 10 November 1955 menegaskan : “Susunan Pancasila itu adalah . A. Ir. Yamin pada tanggal 29 Mei 1945. Prof. Kebangsaan Indonesia atau persatuan Indonesia. Soekarno dalam pidatonya tanggal 1 Juni 1945 menegaskan : Maksud Pancasila adalah philosophschegrondslag itulah fundament falsafah. Soepomo pada tanggal 31 Mei 1945.

V/MPR/1973. Mr. paling bijaksana. paling adil. Muhammad Yamin dalam bukunya “Proklamasi dan Konstitusi” (1951) berpendapat : “Pancasila itu sebagai benda rohani yang tetap dan tidak berubah sejak Piagam Jakarta sampai pada hari ini”. Drs. Muhamamd Yamin tersebut diterima dan dikukuhkan oleh MPRS dalam Ketetapan No. Mr. . Filsafat Pancasila adalah hasil berpikir/pemikiran yang sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia yang dianggap.suatu kebulatan yang bersifat hierrarchies dan piramidal yang mengakibatkan adanya hubungan organis di antara 5 sila negara kita”. BAB IV PENUTUP 4. Notonagoro dan Prof. XX/MPRS/1960 jo Ketetapan No. norma-norma. Mr.1 Kesimpulan Setelah memperhatikan isi dalam pembahasan di atas. Kemudian pernyataan dan pendapat Prof. paling baik dan paling sesuai bagi bangsa Indonesia. nilai-nilai) yang paling benar. maka dapat penulis tarik kesimpulan sebagai berikut: 1. dipercaya dan diyakini sebagai sesuatu (kenyataan. Prof.

Dalam Pembukaan UUD 1945. Dalam Mukadimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) tanggal 27 Desember 1945. Dalam Naskah Politik yang bersejarah. Soekarno tanggal 1 Juni 1945. . e. alinea IV. b.2 Saran Warganegara Indonesia merupakan sekumpulan orang yang hidup dan tinggal di negara Indonesia Oleh karena itu sebaiknya warga negara Indonesia harus lebih meyakini atau mempercayai. hal tersebut dapat dibuktikan dengan ditemukannya dalam beberapa dokumen historis dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia seperti di bawah ini : a. f. d. c. tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian dijadikan naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 (terkenal dengan sebutan Piagam Jakarta). Dalam Pidato Ir. Fungsi utama filsafat Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia yaitu: a) Filasafat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia b) Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia c) Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia 3.2. menghormati. 4. Falsafah Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia. alinea IV. Dalam naskah Pembukaan UUD Proklamasi 1945. alinea IV setelah Dekrit Presiden RI tanggal 5 Juli 1959. menghargai menjaga. Dalam Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia (UUDS RI) tanggal 17 Agustus 1950. memahami dan melaksanakan segala hal yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya dalam pemahaman bahwa falsafah Pancasila adalah sebagai dasar falsafah negara Indonesia.

Jakarta: Rineka Cipta Pada akhir Perang Dunia II. Jakarta: PT. Cet. Jakarta: Pantjoran Tujuh. Manusia dan Kebudayaan Indonesia. 1980. DAFTAR PUSTAKA Koentjaraningrat. Salam. Jepang merasa pasukannya sudah tidak dapat mengimbangi serangan Sekutu. Burhanuddin. 9. Notonagoro. Jakarta: Pancoran Tujuh. Gramedia. 9. Untuk itu. Nopirin. Beberapa Hal Mengenai Falsafah Pancasila. 1980. Beberapa Hal Mengenai Falsafah Pancasila. 1980. Banyak wilayah yang telah diduduki Jepang kini jatuh ke tangan Sekutu. . Jepang mulai banyak mengalami kekalahan di mana-mana dari Sekutu. H.Sehingga kekacauan yang sekarang terjadi ini dapat diatasi dan lebih memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia ini. Filsafat Pancasilaisme. 1998. Cet.

Pada persidangan dikemukakan berbagai pendapat tentang dasar negara yang akan dipakai Indonesia merdeka.P. Mr. Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia Jepang meyakinkan bangsa Indonesia tentang kemerdekaan yang dijanjikan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Badan itu dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Jenderal Kumakichi Harada. wakilnya adalah Icibangase (Jepang). BPUPKI membahas rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Soeroso.Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia agar tidak melawan dan bersedia membantunya melawan Sekutu. Mohammad Yamin. Pada masa persidangan ini. Ketua BPUPKI ditunjuk Jepang adalah dr. Jumlah anggota BPUPKI adalah 63 orang yang mewakili hampir seluruh wilayah Indonesia ditambah 7 orang tanpa hak suara. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mr. Komandan Pasukan Jepang untuk Jawa pada tanggal 1 Maret 1945 mengumumkan pembentukan BPUPKI. dan Ir. Masa persidangan pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945. . Supomo. dan sebagai sekretarisnya adalah R. Upacara peresmiannya dilaksanakan di Gedung Cuo Sangi In di Pejambon Jakarta (sekarang Gedung Departemen Luar Negeri). Pada tanggal 28 April 1945 diumumkan pengangkatan anggota BPUPKI. Rajiman Wedyodiningrat. Suasana Sidang BPUPKI Masa Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945) Setelah terbentuk BPUPKI segera mengadakan persidangan. Sukarno.

3. . 3. Ir. Ketuhanan Yang Maha Esa. musyawarah. 2. peri kebangsaan. 3. Supomo Mr. Mr. 5. internasionalisme atau perikemanusiaan. peri kerakyatan. Supomo mendapat giliran mengemukakan pemikirannya di hadapan sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945. 2. Pemikirannya berupa penjelasan tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan dasar negara Indonesia merdeka. Negara yang akan dibentuk hendaklah negara integralistik yang berdasarkan pada hal-hal berikut ini: 1. 5. 4. mufakat atau demokrasi. kekeluargaan. keseimbangan lahir dan batin. kebangsaan Indonesia. Sukarno mendapat kesempatan untuk mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka. peri ketuhanan. Kelima asas tersebut diberinya nama Pancasila sesuai saran teman yang ahli bahasa. keadilan sosial. Mohammad Yamin menyatakan pemikirannya tentang dasar negara Indonesia merdeka dihadapan sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945. peri kemanusiaan. Mohammad Yamin mengusulkan dasar negara Indonesia merdeka yang intinya sebagai berikut: 1. tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari Lahir Istilah Pancasila. 2. 4.Mr. Sukarno Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Pemikirannya terdiri atas lima asas berikut ini: 1. kesejahteraan sosial. Mr. kesejahteraan rakyat. 5. Mohammad Yamin Mr. Pemikirannya diberi judul ”Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”. 4. Untuk selanjutnya. persatuan.

H. Agus Salim. Pada tanggal 10 sampai dengan 16 Juli 1945. Tugas Panitia Sembilan adalah menampung berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara Indonesia merdeka. K. Hasil kerjanya kemudian disempurnakan kebahasaannya oleh Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Husein Jayadiningrat. menambah anggota PPKI enam orang lagi sehingga semua anggota PPKI berjumlah 27 orang. BPUPKI membentuk panitia perumus dasar negara yang beranggotakan sembilan orang sehingga disebut Panitia Sembilan. Supomo. Puruboyo. Mereka terdiri atas 12 orang wakil dari Jawa. dan Mr. Oto Iskandardinata. R. Ahmad Subarjo. Yap Tjwan Bing. dr. Sukarno (ketua). Suryohamijoyo. Agus Salim. Moh. PPKI dipimpin oleh Ir. Abikusno Cokrosuryo. Yamin diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. dan undang-undang dasar (batang tubuh). Abdul Kadir. dan Sukiman. dibentuk Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai Ir. Adapun anggotanya adalah Mr. 3 orang wakil dari Sumatera. Pada tanggal 17 Juli 1945 dilaporkan hasil kerja penyusunan UUD. Anggota Panitia Sembilan terdiri atas Ir. wakilnya Drs. Sukarno melaporkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang pada sidang BPUPKI tanggal 14 Juli 1945. dan A. . Abdulkahar Muzakir. tetapi rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka belum terbentuk. Hatta. dan seorang wakil dari Sunda Kecil. BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar. Moh. Moh. Panitia Sembilan bekerja cerdas sehingga pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Lembaga tersebut dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Iinkai. Ketua PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Yamin. Supomo. Sukarno. Laporan diterima sidang pleno BPUPKI Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan Jepang. H. Suroso. Abdul Wachid Hasyim. yaitu pernyataan Indonesia merdeka. Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Maramis. Untuk itu. PPKI beranggotakan 21 orang yang mewakili seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kelompok kecil ini diketuai Mr. K.H. Abdul Wachid Hasyim. Ir. Sutardjo. Maluku serta penduduk Cina. Ahmad Subarjo. 2 orang wakil dari Sulawesi.P. Drs.H. Supomo dengan anggota Wongsonegoro. Hatta.Masa Persidangan Kedua (10–16 Juli 1945) Masa persidangan pertama BPUPKI berakhir. Sukarno. pembukaan undang-undang dasar. Pada masa persidangan ini. Mr. BPUPKI mengadakan sidang kedua. BPUPKI akan reses (istirahat) satu bulan penuh. dan penasihatnya Ahmad Subarjo. Singgih. H. Pada tanggal 15 dan 16 Juli 1945 diadakan sidang untuk menyusun UUD berdasarkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang Dasar. Untuk itu. Moh. Rajiman Wedyodiningrat. Agus Salim. Panitia tersebut juga membentuk kelompok kecil yang beranggotakan tujuh orang yang khusus merumuskan rancangan UUD. Untuk menindaklanjuti hasil kerja BPUPKI. Pada laporannya disebutkan tiga hal pokok. Ki Bagus Hadikusumo. Rumusan itu oleh Mr. Latuharhary. A. Padahal.

Mereka perlu membahas hal tersebut karena pesan dari pemeluk agama lain dan terutama tokoh-tokoh dari Indonesia bagian timur yang merasa keberatan dengan kalimat tersebut.Dr. Dengan disetujuinya perubahan itu maka segera saja sidang pertama PPKI dibuka. sebelum sidang dimulai. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. berkaitan dengan sila pertama yang semula berbunyi ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” diubah menjadi ”Ketuhanan Yang Maha Esa”. Keberadaan UUD 1945 diumumkan dalam berita Republik Indonesia . Perbedaan dan Kesepakatan yang Muncul dalam Sidang PPKI Pada sidang pertama PPKI rancangan UUD hasil kerja BPUPKI dibahas kembali. Pertama.. Amir.. Andi Pangeran. Rancangan hukum dasar yang diterima BPUPKI pada tanggal 17 Juli 1945 setelah disempurnakan oleh PPKI disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Pada sidang ini PPKI membahas konstitusi negara Indonesia. Wiranatakusumah. Proses Penetapan Dasar Negara dan Konstitusi Negara Pada tanggal 18 Agustus 1945. Ki Hajar Dewantara. Abdul Abbas. Semua usulan itu diterima peserta sidang. dan Teuku Moh. Bung Hatta dan beberapa tokoh Islam mengadakan pembahasan sendiri untuk mencari penyelesaian masalah kalimat ”.” Para tokoh PPKI berjiwa besar dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Kasman Singodimejo. serta lembaga yang membantu tugas Presiden Indonesia. Bab II UUD Pasal 6 yang semula berbunyi ”Presiden ialah orang Indonesia yang beragama Islam” diubah menjadi ”Presiden ialah orang Indonesia asli”. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada kalimat ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. I Gusti Ktut Pudja. PPKI membahas konstitusi negara Indonesia dengan menggunakan naskah Piagam Jakarta yang telah disahkan BPUPKI.H. Namun.. Sam Ratulangi. Pada pembahasannya terdapat usul perubahan yang dilontarkan kelompok Hatta. Hal itu menunjukkan mereka sangat memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa. UUD itu kemudian dikenal sebagai UUD 1945. Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. dicapai kesepakatan untuk menghilangkan kalimat ”.. Mereka juga mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Kedua. Abdul Wachid Hasyim.. Adapun tujuan diadakan pembahasan sendiri tidak pada forum sidang agar permasalahan cepat selesai. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Hamdani. Mereka mengusulkan dua perubahan. Kasman Singodimejo... Dalam waktu yang tidak terlalu lama. Mereka mengancam akan mendirikan negara sendiri apabila kalimat tersebut tidak diubah. Hasan. Kita harus menghargai nilai juang para tokoh-tokoh yang sepakat menghilangkan kalimat ”. PPKI mengadakan sidangnya yang pertama. Tokoh-tokoh Islam yang membahas adalah Ki Bagus Hadikusumo. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. dan Iwa Kusumasumantri. Teuku Moh. K. Hassan. Sayuti Melik.

Persatuan Indonesia. Kemanusiaan yang adil dan beradab. 4 pasal aturan peralihan. Lalu. • Pembukaan (mukadimah) UUD 1945 terdiri atas empat alinea. dan 2 ayat aturan tambahan Penjelasan UUD 1945 terdiri atas penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal. pemerintah Jepang . 7 Tahun 1946 pada halaman 45–48. Sistematika UUD 1945 itu terdiri atas hal sebagai berikut. Kuniaki Koiso (國昭 小 磯 atau 国 昭 小 磯 ) pada tanggal 7 September 1944. 3. 37 pasal. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. 5. 4. Ketuhanan Yang Maha Esa. Pada Alenia ke4 UUD 1945 tercantum Pancasila sebagai dasar negara yang berbunyi sebagai berikut. 2. • • Batang tubuh UUD 1945 terdiri atas 16 bab. mulai saat itu bangsa Indonesia membulatkan tekad menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu. Susunan dan rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan perjanjian seluruh bangsa Indonesia.Tahun ke-2 No. Sejarah Perumusan Pancasila Sejarah perumusan Pancasila ini berawal dari pemberian janji kemerdekaan di kemudian hari kepada bangsa Indonesia oleh Perdana Menteri Jepang saat itu. Pancasila 1. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

datang berberapa utusan dari wilayah Indonesia Bagian Timur. Dan akhirnya bersamaan dengan penetapan rancangan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 pada Sidang PPKI I tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila pun ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia. Ki Bagus Hadikusumo. dan Teuku M. Kelima asas itu. Organisasi yang beranggotakan 74 orang (67 orang Indonesia.1 Juni 1945 untuk merumuskan falsafah dasar negara bagi negara Indonesia. dan Soekarno. ketuhanan. Selama tiga hari itu tiga orang. internasionalisme atau perikemanusiaan. Dalam pidato singkatnya hari pertama. Pada Sidang PPKI I. . "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya". diterima dengan baik oleh peserta sidang. Pengubahan kalimat ini telah dikonsultasikan sebelumnya oleh Hatta dengan 4 orang tokoh Islam. musyawarah. Wahid Hasyim. wakil dari Sulawesi Tadjoedin Noor dan Ir. persatuan dan kesatuan. Hatta lalu mengusulkan mengubah tujuh kata tersebut menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa". tahun Showa 20) yang bertujuan untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan tata pemerintahan Indonesia Merdeka. yaitu. dan kesejahteraan rakyat. kesejahteraan sosial. Mereka menyetujui perubahan kalimat tersebut demi persatuan dan kesatuan bangsa. Muhammad Yamin. Soekarno mengusulkan juga 5 asas. kemanusiaan. Soepomo. yaitu kebangsaan.membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tanggal 1 Maret 1945 (2605. yaitu persatuan. mufakat dan demokrasi. Pada tanggal 17 Agustus 1945. kebangsaan Indonesia. 7 orang Jepang) ini mengadakan sidang pertamanya pada tanggal 29 Mei 1945 . Oleh karena itu. Soepomo pada hari kedua juga mengusulkan 5 asas. wakil dari Kalimantan I Ketut Pudja. menyumbangkan pemikiran mereka bagi dasar negara Indonesia. yang berbunyi. Hasan. Pangeran Noor. Mereka semua berkeberatan dan mengemukakan pendapat tentang bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD yang juga merupakan sila pertama Pancasila sebelumnya. tanggal 1 Juni 1945 diketahui sebagai hari lahirnya pancasila. wakil dari Maluku. Muhammad Yamin mengemukakan 5 asas bagi negara Indonesia Merdeka. yaitu Kasman Singodimejo. kerakyatan. dan keadilan sosial. wakil dari Nusa Tenggara Latu Harhary. setelah upacara proklamasi kemerdekaan. yang pada akhir pidatonya Soekarno menambahkan bahwa kelima asas tersebut merupakan satu kesatuan utuh yang disebut dengan Pancasila. Berberapa utusan tersebut adalah sebagai berikut: Sam Ratulangi. Pada hari ketiga. dan ketuhanan yang Maha Esa. yaitu pada tanggal 18 Agustus 1945. kekeluargaan.

Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut. Kesejahteraan. dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Peri Kerakyatan. Menurut wikipedia. Peri Kemanusiaan. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan. Internasionalisme. Dalam perjalanan sejarah. pancasila mempunyai sejarah yang sangat panjang tentang terbentuknya perumusan-perumusan pancasila dalam ketatanegaraan Indonesia. Peri Ketuhanan. Mufakat. dalam upaya merumuskan pancaila sebagai dasar Negara yang resmi. terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu : • Lima Dasar oleh Muhammad Yamin. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan. dasar perwakilan. Maka dari itu kita sebagai warga Negara Indonesia sangatlah penting mempelajari sejarah perumusan pancasila sebagai dasar ideology Negara Indonesia tercinta ini.Sejarah Pancasila – Kata “Pancasila” terdiri atas dua kata dari bahasa sansekerta yaitu palica yang artinya lima dan sila artinya asas atau prinsip. • Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945. dan Kesejahteraan Rakyat. yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. katanya: Pesan Sponsor . peradaban. dasar permusyawaratan. dan kelima prinsip tersebut telah menjadi rumusan dan pedoman kehidupan dalam berbangsa dan bernegara bagi seluruh warga Indonesia. Jadi pancasila dalam arti keseluruhan adalah 5 prinsip atau asas. agama. Ketuhanan.

kekal dan abadi. Namanya bukan Panca Dharma. 6. Sila Pertama 1. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. lima bilangannya. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 45 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. mufakat. sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. internasionalisme. 5. Pancasila. 4. Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September[ [G30S-PKI] ] dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan. Butir-Butir Pengamalan Pancasila Ketetapan MPR no. 3. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah : • Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) – tanggal 22 Juni 1945 • Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar – tanggal 18 Agustus 1945 • Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat – tanggal 27 Desember 1949 • Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara – tanggal 15 Agustus 1950 • Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959) Hari Kesaksian Pancasila Pada tanggal 30 September 1965. Namun berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Tidak pernah dipublikasikan kajian mengenai apakah butir-butir ini benar-benar diamalkan dalam keseharian warga Indonesia. 2. Sila artinya azas atau dasar. dan ketuhanan. dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia. Hari itu. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai . memperingati bahwa dasar Indonesia. kesejahteraan. tak tergantikan. adalah sakti. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa. enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. adalah awal dari Gerakan 30 September (G30SPKI). tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa – namanya ialah Pancasila. Pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

tanpa membeda-bedakan suku. 8. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa. persamaan hak. dan kewajiban asasi setiap manusia. 2. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia. 10. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 5. kesatuan. kedudukan sosial. hak. 5. 8. menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Berani membela kebenaran dan keadilan. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain. dan keadilan sosial. jenis kelamin. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. Sebagai warga negara dan warga masyarakat. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Mampu menempatkan persatuan. 3. 3. 6. 7. 9. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. Mengakui persamaan derajat. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia. 4.dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. dan kewajiban yang sama. 6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. kepercayaan. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. 9. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain. 3. 7. 6. warna kulit dan sebagainya. keturunan. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. 2. Sila ketiga 1. Sila keempat 1. nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan . agama. 4. 7. 7. 5. Sila kedua 1. 2. 4. perdamaian abadi.

5. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain. P Soeroso dan orang Jepang bernama Ichi Bangase. 4. 10. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah. Namun BPUPKI baru terbentuk pada tanggal 28 Mei 1945 diketuai oleh dr. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban. Suka bekerja keras. Janji Kaiso yang dikenal dengan janji September diikuti dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 1 Maret 1945 oleh Panglima Tentara ke-16 Letnan Jendral Kumakichi Harada. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum. Sila kelima 1. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama. 2. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial. Sejak itu diumumkan bendera Merah Putih boleh dikibarkan berdampingan dengan Hinomaru. 6. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama. 10. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri. Mengembangkan perbuatan yang luhur.T Radjiman Widyodiningrat. K. 7. dan wakilnya adalah R. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan. .R. 11. 9. PROSES PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA PROSES PERUMUSAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA Memasuki awal tahun 1944 tentara jepang dalam perang Pasifik semakin terdesak. 8.bersama. yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan. Menghormati hak orang lain. Pada tanggal 18 Juli 1944 Perdana Menteri Hideki Tojo terpaksa mengundurkan diri dan diganti oleh Perdana Menteri Kaiso Kuniaki. maka pada tanggal 19 September 1944 Perdana Menteri Kaiso Kuniaki mengeluarkan janji kemerdekaan dikemudian hari bagi bangsa Indonesia. 3. Untuk mengambil hati bangsa Indonesia agar meningkatkan bantuannya baik moril maupun materil.

1994:38). Hal ini dibuktikan dari adanya sifat-sifat yang melekat pada Pancasila maupun kekuatan yang terkandung di dalamnya. Pancasila menjadi pedoman dan acuan kita dalam menjalankan aktivitas di segala bidang. Sebagai ideologi. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian. 1. Ini bukan berarti bahwa nilai dasar Pancasila dapat diubah dengan nilai dasar yang lain yang sama artinya dengan meniadakan Pancasila atau meniadakan identitas/jati diri bangsa Indonesia (AL Marsudi. luwes dan fleksibel dan tidak tertutup. yaitu pemenuhan persyaratan kualitas tiga dimensi.BPUPKI (Dokoritsu Junbi Cosakai) bertugas mempelajari dan merumuskan syarat-syarat yang harus dimiliki oleh sebuah Negara merdeka. Yang dimaksud dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka adalah Pancasila merupakan ideologi yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembagan jaman tanpa pengubahan nilai dasarnya. Pancasila sebagai ideologi terbuka Gagasan mengenai pancasila sebagai ideologi terbuka mulai berkembang sejak tahun 1985. tetapi semangatnya sudah tumbuh sejak Pancasila itu sendiri ditetapkan sebagai dasar Negara (Emran. Pancasila sebagai ideologi terbuka mengandung makna bahwa nilai-nilai dasar Pancasila itu dapat dikembangkan sesuai dengan dinamika kehidupan bangsa Indonesia dan tuntutan . 2000:62). sehingga sifatnya harus terbuka. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka. kaku yang akan membuatnya ketinggalan zaman.

tetapi sebagai senjata konseptual untuk menyerang lawan-lawan politik. Tekad kita untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat. 3. ada faktor lain. namun pencabutan ini kita artikan sebagai pengembalian fungsi utama Pancasila sebagai dasar Negara. Dewasa ini kubu komunisme dihadapkan pada pilihan yang amat berat. banyak cara yang digunakan jepang untuk menarik simpati khususnya kepada bangsa Indonesia. 1992:399) menyebutkan beberapa factor yang mendorong pemikiran Pancasila sebagai ideologi terbuka. Pancasila harus dijadikan jiwa (volkgeits) bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam pengembangan Pancasila sebagai Ideologi terbuka.perkembangan zaman secara kreatif dengan memperhatikan tingkat kebutuhan dan perkembangan masyarakat Indonesia sendiri. 4. salah satunya adalah janji Jepang untuk memberi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia yang diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944. Dalam kedudukannya sebagai dasar Negara. FungsiPokok Pancasila sebagai dasar Negara dan Ideologi Negara . Dalam proses pembangunan nasional berencana. wakil ketua R. 2. 2. Pancasila pernah merosot menjadi semacam dogma yang kaku. menjadi suatu ideologi terbuka atau tetap mempertahankan ideologi lainnya. 1. Dengan demikian tidak semua persoalan kehidupan dapat ditemukan jawabannya secara ideologis dalam pemikiran ideologi-ideologi sebelumnya. proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara Proses perumusan pancasila sebagi dasar negara menjelang tahun 1945 Jepang mengalami kekalahan di Asia Timur Raya. dinamika masyarakat kita berkembang amat cepat. berbangsa dan bernegara. 3. BPUPKI diketuai oleh DR. Pancasila tidak lagi tampil sebagai acuan bersama. yang bertugas untuk menyelidiki segala sesuatu mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia. istilah Pancasila sebagai satusatunya asas telah dicabut berdasarkan ketetapan MPR tahun 1999. yaitu adanya tekad bangsa Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai alternative ideologi dunia. Rajiman Widiodiningrat. Pengalaman sejarah politik kita sendiri dengan pengaruh komunisme sangat penting. Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesi (BPUPKI atau Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai). Selama masa tugasnya BPUPKI melakukan dua kali sidang. Kebijaksanaan pemerintah di saat itu menjadi absolute. Di samping itu. Sebagai kelajutan dari janji tersebut. Karena pengaruh ideologi komunisme yang pada dasarnya bersifat tertutup. Konsekuensinya. Kenyataan bangkrutnya ideologi tertutup seperti marxismeleninisme/komunisme. Moerdiono (BP7 Pusat. maka pada tanggal 29 April 1945. Panji Suroso dan Tuan Hachibangase dari Jepang dan beranggotakan 60 orang. perbedaanperbedaan menjadi alasan untuk secara langsung dicap sebagai anti pancasila. Sebagai catatan.

Oleh karena itu semua peraturan perundangan baik yang dipusat maupun daerah tidak menyimpang dari nilai Pancasila atau harus bersumber dari nilai -nilai Pancasila. sosial dan budaya serta pertahanan dan keamanan. Sebagai Perjanjian luhur bangsa Indonesia. Pancasila yang dihasilkan itu dapat dipertanggungjawabkan secara moral. ekonomi. Sebagai Pandangan Hidup. nilai pancasila itu mencerminkan kepribadian bangsa sebab nilai dasarnya kristalisasi nilai budaya bangsa Indonesia asli. sisio kulturil. karena itu Pancasila merangkul segenap lapisan masyarakat Indonesia yang majemuk ini. Pancasila merupakan kaidah Negara yang fundamental artinya kedudukannya paling tinggi. 4. Sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. 2. 5. politik. Sebagai dasar Negara. sosio kultural berarti cerminan dari nilai budaya bangsa Indonesia. Moral dalam arti tidak bertentangan dengan nilai agama yang berlaku di Indonesia. pancasila lahir dari hasil musyawarah para pendiri bangsa dan negara (founding fathers) sebagi para wakil bangsa. . oleh karena itu Pancasila juga sebagai landasan ideal penyususnan arturan – aturan di Indonesia. pancasila berkedudukan sebagai norma dasar atau norma fundamental (fundamental norm) Negara dengan demikian Pancasila menempati norma hukum tertinggi dalam Negara ideologi Indonesia. bukan diambil dari bangsa lain. Pancasila adalah cita hukum ( staatside ) baik hukum tertulis dan tidak tertulis ( konvensi ). yaitu nilai Pancasila merupakan pedoman dan pegangan dalam pembangunan bangsa dan Negara agar tetap berdiri kokoh dan mengetahui arah dalam memecahkan masalah ideologi.Adapun fungsi pokok pancasila sebagai dasar negara adalah sebagai berikut: 1. 3. Sebagai sumber dari segala sumber hukum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful