P. 1
Jurnal Pengaruh Sansevieria Terhadap Polusi Udara

Jurnal Pengaruh Sansevieria Terhadap Polusi Udara

|Views: 1,392|Likes:
Published by meyshial

More info:

Published by: meyshial on Feb 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2013

pdf

text

original

PENGARUH SANSEVIERIA TERHADAP POLUSI UDARA DI INDONESIA

Nila Mey Shinta Universitas Negeri Malang E-mail: nilameyshinta@yahoo.com

ABSTRAK: Sansevieria selain digunakan sebagai tanaman hias atau tanaman pagar ternyata memiliki banyak manfaat, yakni sangat resisten terhadap polutan dan mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok. Di dalam tiap helai daunnya ada pregnane glycoside, zat yang mampu mengurai zat beracun menjadi senyawa organik, gula, dan asam amino. Di dalam ruangan, sansevieria bisa menangani sick building syndrome. Satu tanaman sansevieria trifasciata lorentii dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi. Selain itu, di dalam lingkungan industri potongan daun ini disebarkan di ruang-ruang produksi industri untuk mereduksi senyawa beracun yang terhirup oleh pekerja, bisa juga mereduksi radiasi gelombang elektromaknetik yang ditimbulkan oleh komputer dan televisi. Jadi semakin banyak tanaman sansevieria ditanam semakin bersih udaranya. Kata Kunci: Sansevieria, Polusi Udara, Pengaruh.

Sansevieria atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan tanaman lidah mertua merupakan marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam atau luar rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari serta salah satu tanaman yang mudah perawatannya. Ia tidak takut matahari dan mudah beradaptasi dengan berbagai tipe tanah. Sansevieria dapat dijadikan tanaman hias karena mempunyai bentuk beragam, tampilan yang cantik, variasi warna dan corak daun yang tinggi, misalnya dijadikan pajangan dimeja maupun dalam ruang- ruang tertentu. Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing. Selain sebagai tanaman hias sansevieria juga mempunyai manfaat sebagai penyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok. Manfaat lainnya selain digunakan sebagai tanaman hias atau

Kehadiran bahan atau zat asing tersebut di dalam udara dalam jumlah dan jangka waktu tertentu akan dapat menimbulkan gangguan pada kehidupan manusia. . gas. sisa pertanian. pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat. dan peristiwa alam seperti kebakaran hutan. Sedangkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 1407 tahun 2002 tentang Pedoman Pengendalian Dampak Pencemaran Udara. energi. pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukkannya zat. 2004). sebagai bahan parfum di beberapa negara maju. pembakaran sampah. energi. Oleh karena itu diambil judul pengaruh sansevieria terhadap polusi udara di Indonesia sebab selain sebagai tanaman hias sansevieria juga dikenal sebagai tanaman anti polutan yang sampai sekarang masih banyak orang belum mengetahuinya dan menganggapnya sebagai tanaman yang tidak berharga. pencemaran udara dapat pula diartikan adanya bahan-bahan atau zat asing di dalam udara yang menyebabkan terjadinya perubahan komposisi udara dari susunan atau keadaan normalnya. Disisi lain pengertian pencemaran udara berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 pasal 1 ayat 12 mengenai Pencemaran Lingkungan. dan/atau komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia. dan awan panas. sehingga mutu udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya. tanaman ini juga dimanfaatkan serat tanamannya sebagai bahan pembuat kain dan kreasi anyaman. dan dijadikan bahan obat diantaranya: 1) getah digunakan sebagai obat antiseptic. kendaraan bermotor.dimanfaatkan sebagai pagar rumah. Selain itu. hewan. Menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. 2) akar dapat dimanfaatkan sebagai penyegar rambut/tonik dan obat wasir. yaitu pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pencemaran yang berasal dari pabrik. dari komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia. maupun tumbuhan (Wardhana. sehingga mutu udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia. letusan gunung api yang mengeluarkan debu.

seperti cerobong asap dan 2) sumber area. kabut. yaitu: pencemaran udara dalam ruang (indoor air pollution) yang disebut juga udara tidak bebas seperti di rumah. pencemaran udara diawali oleh adanya emisi. Gas adalah uap yang dihasilkan dari zat padat atau zat cair karena dipanaskan atau menguap sendiri. Partikel adalah suatu bentuk pencemaran udara yang berasal dari zarahzarah kecil yang terdispersi ke udara. dan bangunan lainnya. Contohnya: debu. baik berupa padatan. Emisi merupakan jumlah polutan atau pencemar yang dikeluarkan ke udara dalam satuan waktu. dan lainlain.SUMBER PENCEMARAN UDARA Menurut Harssema dalam Mulia (2005). yaitu (Sunu. maupun padatan dan cairan secara bersama-sama. seperti pembakaran terbuka di wilayah pemukiman. Emisi yang disebabkan kegiatan manusia disebut anthropogenic emissions. pemakaian zat kimia yang disemprotkan ke udara. 2001): 1) berdasarkan bentuk. yaitu: 1) sumber bergerak. asap yang terjadi di dapur tradisional ketika memasak. ada gas dan partikel. sekolah. Emisi dapat disebabkan oleh proses alam maupun kegiatan manusia. Contoh anthropogenic emissions yaitu hasil pembakaran bahan bakar fosil. dan pencemaran udara luar ruang (outdoor air pollution) yang disebut juga udara bebas seperti asap asap dari industri maupun kendaraan bermotor. pabrik. dan sebagainya. Sumber tidak bergerak sendiri ada 2. CO. rumah sakit. SOx. cairan. asap. bioskop. sedangkan factor eksternal merupakan pencemaran udara yang diakibatkan oleh ulah manusia. Sumber pencemaran udara dapat pula dibagi menjadi 2. 2)berdasarkan tempat. JENIS-JENIS PENCEMARAN UDARA Ada beberapa jenis pencemaran udara. yaitu: 1) sumber titik. 3) berdasarkan gangguan atau efeknya terhadap kesehatan ada empat. Faktor internal terjadi secara alamiah. contohnya yaitu dekomposisi bahan organic oleh bakteri pengurai yang menghasilkan gas metan (CH4). seperti kendaraan bermotor dan 2) sumber tidak bergerak. Nugroho (2005) menyebutkan sumber pencemaran udara dengan istilah factor internal dan eksternal. NOx. Biasanya zat pencemarnya adalah asap rokok. Emisi akibat proses alam disebut biogenic emissions. Contohnya: CO2. yaitu: Irritansia adalah zat .

Sementara itu.89 . Fluor.283 unit. adalah keadaan dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas Karbon Dioksida. pertumbuhan kendaraan penumpang dan komersial diproyeksikan mencapai berturut-turut 10% dan 15% per tahun antara tahun 2004-2006. Aspeksia. beberapa jenis alkohol. dan Nitrogen Oksida. Primer adalah suatu bahan kimia yang ditambahkan langsung ke udara yang menyebabkan konsentrasinya meningkat dan membahayakan. Perkiraan persentase pencemar udara di Indonesia dari sumber transportasi dapat dilihat dilihat pada tabel berikut: Tabel 1 Perkiraan Persentase Pencemar Udara dari Sumber Pencemar Transportasi di Indonesia No 1 2 Komponen Pencemar CO NOx Persentase (%) 70.865 unit. Cadmium. Pada akhir tahun 2005 dan selama tahun 2006 jumlah penjualan kendaraan penumpang dan komersial diperkirakan mencapai 550. Sekunder. Toksis adalah zat pencemar yang menyebabkan keracunan.pencemar yang dapat menimbulkan iritasi jaringan tubuh. Zat penyebabnya seperti Timbal. yang meningkat diatas konsentrasi normal. asam sulfat dan organic adalah zat pencemar yang mengandung karbon seperti pestisida. Anestesia adalah zat yang mempunyai efek membius dan biasanya merupakan pencemaran udara dalam ruang. dan CH4. Ozon. 4) berdasarkan susunan kimia ada anorganik adalah zat pencemar yang tidak mengandung karbon seperti asbestos. adalah senyawa kimia berbahaya yang timbul dari hasil reaksi anatara zat polutan primer dengan komponen alamiah. seperti SO2. total penjualan kendaraan penumpang adalah 312. Formaldehide dan Alkohol. Contohnya: Peroxy Acetil Nitrat (PAN). herbisida. Gas penyebab tersebut seperti CO.000 dan 600. Contohnya: CO2. sedangkan kendaraan komersial (bus dan truk) mencapai 170. NH3. 5) berdasarkan asalnya ada primer dan sekunder. H2S.000 unit. Pada tahun 2004.50 8. KOMPONEN PENCEMAR UDARA DARI KENDARAAN BERMOTOR Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia bertambah rata-rata 12% per tahun dalam kurun waktu 2000-2003. ammonia. dan Insektisida. Contohnya.

Sumber CO lainnya yaitu dari proses pembakaran dan industri (Fardiaz. Menurut Kurniawan. gas CO dapat pula terbentuk karena aktivitas industri. Sedangkan secara alamiah.88 18.3 4 5 Total Sox HC Partikel 0. semakin besar kadar CO yang diemisikan. 1992). Berbagai proses geofisika dan biologis diketahui dapat memproduksi CO. CO yang terdapat di alam terbentuk melalui salah satu reaksi berikut: a. proses biologi dan lain-lain walaupun dalam jumlah yang sedikit (Wardhana. Penguraian CO2 menjadi CO dan O. Hasil penelitian tersebut ditegaskan oleh penelitian yang dilakukan Sastranegara yang menyatakan hal serupa dan menekankan bahwa semakin lama rotasi atau putaran roda kendaraan per menit. pancaran listrik dari kilat. sebagian besar gas CO yang ada diperkotaan berasal dari kendaraan bermotor (80%) dan ini menunjukkan korelasi yang positif dengan kepadatan lalu lintas dan kegiatan lain yang ikut sebagai penyumbang gas CO di atmosfer (Sugiarta. 2008). Selain itu. yaitu gas NO2 dan gas NO . Gas CO sebagian besar berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dengan udara.33 100 Sumber: Wardhana (2004). Nitrogen Oksida (NOx) Nitrogen oksida sering disebut dengan NOx karena oksida nitrogen mempunyai dua bentuk yang sifatnya berbeda. c. Gas CO dapat berbentuk cairan pada suhu dibawah -1920C. b. gas CO terbentuk sebagai hasil kegiatan gunung berapi. berupa gas buangan. emisi gas alami.34 1. Dampak Pencemaran Lingkungan Karbon Monoksida (CO) CO adalah suatu gas yang tak berwarna. tidak berbau dan juga tidak berasa. dan lainlain. Reaksi antara CO2 dengan komponen yang mengandung karbon pada suhu tinggi. misalnya aktivitas vulkanik. 2004). Pembakaran tidak lengkap terhadap karbon atau komponen yang mengandung karbon.

generator pembangkit listrik. Namun. Hal ini berarti jika konsentrasi NO bertambah menjadi dua kalinya. Pembentukan NO dan NO2 merupakan reaksi antara nitrogen dan oksigen di udara sehingga membentuk NO. tidak terbakar. maka kecepatan reaksi akan turun menjadi seperempat (Fardiaz. dan lain-lain. yaitu SO2 dan SO3. Belerang Oksida (SOx) Ada dua macam gas belerang oksida (SOx). Nitrogen monoksida (NO) tidak berwarna. NO terdapat di udara dalam jumlah lebih besar daripada NO2.(Wardhana. misalnya transportasi. Pada suhu yang lebih tinggi. Kecepatan reaksi ini dipengaruhi oleh suhu dan konsentrasi NO. Gas SO2 berbau tajam dan tidak mudah terbakar. pembuangan sampah. yang bereaksi lebih lanjut dengan lebih banyak oksigen membentuk NO2 (Depkes). Nitrogen dioksida (NO2) berwarna coklat kemerahan dan berbau tajam. kadar NOx di udara dalam suatu kota bervariasi sepanjang hari tergantung dari intensitas sinar matahari dan aktivitas kendaraan bermotor. maka kecepatan reaksi akan naik empat kali. 1992). Selain itu. Selain itu. 2004). 2004). kecepatan reaksi pembentukan NO2 akan berjalan lebih lambat. 2008). Konsentrasi SO2 di udara mulai terdeteksi oleh indra penciuman manusia ketika . tetapi kedua gas tersebut yang paling banyak diketahui sebagai bahan pencemar udara. tidak berbau. Namun. pencemar utama NOx berasal dari gas buangan hasil pembakaran bahan bakar gas alam (Wardhana. meskipun dengan adanya udara berlebih. Walaupun ada bentuk oksida nitrogen lainnya. Kadar NOx di udara daerah perkotaan yang berpenduduk padat akan lebih tinggi dibandingkan di pedesaan karena berbagai macam kegiatan manusia akan menunjang pembentukan NOx. sedangkan gas SO3 sangat reaktif. Dari perhitungan kecepatan emisi NOx diketahui bahwa waktu tinggal rata-rata NO2 di atmosfer kira-kira 3 hari. dan sedikit larut di dalam air (Sunu. sedangkan waktu tinggal NO adalah 4 hari dan gas ini bersifat akumulasi di udara yang bila tercampur dengan air akan menyebabkan terjadinya hujan asam (Sugiarta. jika konsentrasi NO berkurang setengah. kecepatan reaksi pembentukan NO2 juga dipengaruhi oleh konsentrasi oksigen dan kuadrat dari konsentrasi NO. Reaksi pembentukan NO2 dari NO dan O2 terjadi dalam jumlah relatif kecil. 2001).

konsentrasinya berkisar antara 0. maka molekul HC cenderung berbentuk padatan. Selain itu sulfur merupakan kontaminan yang tidak dikehendaki di dalam logam dan biasanya lebih mudah untuk menghasilkan sulfur dari logam kasar dari pada menghasilkannya dari produk logam akhirnya. Pencemaran SO2 di udara berasal dari sumber alamiah maupun sumber buatan. SO2 secara rutin diproduksi sebagai produk samping dalam industri logam dan sebagian akan terdapat di udara (Depkes). dan terutama batubara yang mengandung sulfur tinggi (Mulia. zink (ZnS). sumber tidak bergerak. proses industry dan limbah padat. Sedangkan sumber SO2 buatan yaitu pembakaran bahan bakar minyak.3-1 ppm. HC merupakan sumber polutan primer karena dilepaskan ke udara secara langsung. cairan maupun padatan. 2005). Proses pembusukan akan menghasilkan H2S yang akan berubah menjadi SO2. Pabrik peleburan baja merupakan industri terbesar yang menghasilkan SOx. pembusukan bahan organik oleh mikroba. Semakin tinggi jumlah atom karbon pembentuk HC. Sumber HC antara lain transportasi. Oleh karena itu. HC dapat berbentuk gas. Hidrokarbon (HC) Hidrokarbon terdiri dari elemen hidrogen dan karbon. HC yang berupa gas akan tercampur dengan gas-gas hasil buangan lainnya. bila berbentuk padatan akan membentuk asap yang pekat dan akhirnya menggumpal menjadi debu (Depkes). Pencemaran SOx di udara terutama berasal dari pemakaian batubara pada kegiatan industri. 2004). Sedangkan bila berupa cair maka HC akan membentuk semacam kabut minyak. Bila . Hal ini disebabkan adanya elemen penting alami dalam bentuk garam sulfide misalnya tembaga (CUFeS2 dan CU2S). merkuri (HgS) dan timbal (PbS). Molekul ini merupakan sumber fotokimia dari ozon. transportasi dan lain sebagainya (Wardhana. dan reduksi sulfat secara biologis. Kebanyakan senyawa logam sulfida dipekatkan dan dipanggang di udara untuk mengubah sulfida menjadi oksida yang mudah tereduksi. Gas hasil pembakaran umumnya mengandung lebih banyak SO2 daripada SO3. gas. Pada dasarnya semua sulfur yang memasuki atmosfer diubah dalam bentuk SO2 dan hanya 1-2% saja sebagai SO3. Sumber alamiah adalah gunung berapi.

abu terbang dari proses peleburan baja.pencemaran udara oleh HC disertai dengan pencemaran oleh nitrogen oksida (NOx). 2005). Partikel pada umumnya mengandung berbagai senyawa kimia yang berbeda dengan berbagai ukuran dan bentuk yang berbada pula. Sumber pencemar ini juga menimbulkan dampak terhadap lingkungan atmosfer yang lebih besar seperti hujan asam. terutama dari batu arang. dan asap dari proses pembakaran tidak sempurna. dan perubahan iklim global. dan Pb (dari bahan bakar yang mengandung timah hitam/timbal). Berbagai proses alami yang menyebabkan penyebaran partikel di atmosfer. serta lingkungan hidup. kerusakan lapisan ozon stratosfer. 1992). Partikel dapat diartikan secara murni atau sempit sebagai bahan pencemar yang berbentuk padatan (Mulia. CO. tergantung dari mana sumber emisinya (Depkes). Zat-zat yang diemisikan dari knalpot kendaraan bermotor adalah CO2. DAMPAK EMISI KENDARAAN BERMOTOR Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat pencemar udara yang memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan manusia. Partikel merupakan campuran yang sangat rumit dari berbagai senyawa organik dan anorganik yang terbesar di udara dengan diameter yang sangat kecil. HC. NOx. . maka akan terbentuk Peroxy Acetyl Nitrat dengan bantuan oksigen. SOx. PM10. Aktivitas manusia juga berperan dalam penyebaran partikel. Sumber partikel yang utama adalah dari pembakaran bahan bakar dari sumbernya diikuti oleh proses-proses industri (Fardiaz. misalnya letusan vulkano dan hembusan debu serta tanah oleh angin. Partikel Partikel adalah pencemar udara yang dapat berada bersama-sama dengan bahan atau bentuk pencemar lainnya. misalnya dalam bentuk partikel-partikel debu dan asbes dari bahan bangunan. Partikel debu tersebut akan berada di udara dalam waktu yang relatif lama dalam keadaan melayang-layang di udara dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernafasan. mulai dari < 1 mikron sampai dengan maksimal 500 mikron.

gangguan pada sistem kardiovaskuler. Hal ini dapat menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan lebih rendah dibandingkan keadaan normal (Tugaswati). Namun.Hasil kajian terdahulu seperti the Study on the Integrated Air Quality Management for Jakarta Area (JICA. Keadaan yang lebih berat berupa menurunnya kemampuan gerak tubuh. sakit kepala. pigmen sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu. Penguraian HbCO yang relatif lambat menyebabkan terhambatnya kerja molekul sel pigmen tersebut dalam fungsinya membawa oksigen ke seluruh tubuh. 2005). Karakteristik biologik yang paling penting dari CO adalah kemampuannya untuk berikatan dengan haemoglobin. . Tetapi seseorang yang menderita sakit jantung atau paru-paru akan menjadi lebih parah apabila kadar HbCO dalam darahnya sebesar 5±10%. Dampak keracunan CO sangat berbahaya bagi orang yang telah menderita gangguan pada otot jantung atau sirkulasi darah periferal yang parah (Depkes). serangan jantung hingga kematian. dampak dari CO juga bervasiasi tergantung dari status kesehatan seseorang pada saat terpajan. 2002) menyimpulkan bahwa sektor transportasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencemaran udara perkotaan (Suhadi. Sifat ini menghasilkan pembentukan karboksihaemoglobin (HbCO) yang 200 kali lebih stabil dibandingkan oksihaemoglobin (HbO2). Kondisi seperti ini bisa berakibat serius. CO juga bisa mempengaruhi janin. karena dapat menyebabkan keracunan. Pengaruh terhadap janin pada prinsipnya adalah karena pajanan CO pada kadar tinggi dapat menyebabkan kurangnya pasokan oksigen pada ibu hamil yang konsekuensinya akan menurunkan tekanan oksigen di dalam plasenta dan juga pada janin dan darah. metabolisme otot dan fungsi enzim intra-seluler juga dapat terganggu dengan adanya ikatan CO yang stabil tersebut. 1997) dan Integrated Vehicle Emission Reduction Strategy for Greater Jakarta (ADB. bahkan fatal. dan mual. Dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh sektor transportasi berdasarkan zat pencemar antara lain: Karbon Monoksida (CO) Keracunan gas monoksida (CO) dapat ditandai dari keadaan ringan. Pada beberapa orang yang berbadan gemuk dapat mentolerir pajanan CO sampai kadar HbCO dalam darahnya mencapai 40% dalam waktu singkat. berupa pusing.

Dengan konsentrasi 500 ppm SO2 dapat menyebabkan kematian pada manusia.1992). NO dan NO2. 2003). Kadar SO2 yang berpengaruh terhadap gangguan kesehatan adalah sebagai berikut (Depkes): Tabel 2 Pengaruh Konsentrasi SO2 terhadap Kesehatan No 1 2 3 Konsentrasi (ppm) 3±5 8 ± 12 20 Efek Jumlah terkecil yang dapat dideteksi dari baunya Jumlah terkecil yang segera mengakibatkan iritasi tenggorokan Jumlah terkecil yang akan mengakibatkan iritasi mata dan batuk Jumlah maksimum yang diperbolehkan untuk konsentrasi dalam waktu lama Maksimum yang diperbolehkan untuk kontak singkat (30 4 50 ± 100 . Jika terpapar NO2 pada kadar 5 ppm setelah 5 menit dapat menimbulkan sesak nafas dan pada kadar 100 ppm dapat menimbulkan kematian (Chahaya. NO2 merupakan gas yang toksik bagi manusia dan pada umumnya gas ini dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan. Gangguan sistem pernapasan yang terjadi dapat menjadi empisema. Pada saat itu. penelitian aktivitas mortalitas kedua komponen tersebut menunjukkan bahwa NO2 empat kali lebih berbahaya dibanding NO (Fardiaz. Namun. sangat berbahaya bagi manusia. NO2 dapat masuk ke paru-paru dan membentuk Asam Nitrit (HNO2) dan Asam Nitrat (HNO3) yang merusak jaringan mukosa (Mulia.Nitrogen Oksida (NOx) Kedua bentuk nitrogen oksida. 2005). 2001). Bila kondisinya kronis dapat berpotensi menjadi bronkitis serta akan terjadi penimbunan nitrogen oksida (NOx) dan dapat menjadi sumber karsinogenik atau penyebab timbulnya kanker (Sunu. NO2 dapat meracuni paruparu. Belerang Oksida (SOx) Gas SO2 yang ada di udara dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan dan kenaikan sekresi mukosa. Pencemaran SO2 yang cukup tinggi telah menimbulkan malapetaka yang cukup serius seperti yang terjadi di lembah sungai Nerse Belgia pada tahun 1930. kandungan SO2 di udara mencapai 38 ppm dan menyebabkan toksisitas akut.

bola mata terbalik Iritasi membran mukosa Lemas setelah ½ . 2006) : Tabel 3 Jenis±Jenis Hidrokarbon Aromatik dan Pengaruhnya pada Kesehatan Manusia Jenis Hidrokarbon Konsentrasi (ppm) Benzene (C6H6) 100 3.000 Toluena (C7H8) 200 Pusing. lemah. Sedangkan pada tumbuhan. SO2 juga berpengaruh terhadap tanaman dan hewan.depkes.menit) 5 400 -500 Berbahaya meskipun kontak secara singkat Sumber: www. Adapun pengaruh hidrokarbon terhadap kesehatan manusia dapat dilihat pada tabel dibawah ini (Ebenezer.go.1 jam Pengaruh sangat berbahaya setelah pemaparan 1jam Kematian setelah pemaparan 5-10 menit Dampak Kesehatan .id Selain berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap hewan dan manusia diketahui bahwa hidrokarbon alifatik dan alisiklis memberikan pengaruh yang tidak diinginkan kepada manusia hanya pada konsentrasi beberapa ratus sampai beberapa ribu kali lebih tinggi daripada konsentrasi yang terdapat di atmosfer (Fardiaz. 2008). Pengaruh SO2 terhadap hewan hampir menyerupai pengaruh SO2 terhadap manusia. dan berkunang-kunang setelah pemaparan 8 jam 600 Kehilangan koordinasi.000 7. 1992). SO2 dapat menyebabkan terjadinya perubahan warna pada daun dari hijau menjadi kuning atau terjadinya bercak-bercak putih pada daun tanaman (Sugiarta. Hidrokarbon (HC) Hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa HC pada konsentrasi udara ambien memberikan pengaruh langsung yang merugikan manusia.500 20.

Partikel udara dalam wujud padat yang berdiameter kurang dari 10 m yang biasanya disebut dengan PM10 (particulate matter) diyakini oleh para pakar lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai pemicu timbulnya infeksi saluran pernafasan. dan karena ini ada yang menyebut sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan. Keadaan ini akan lebih bertambah parah apabila terjadi reaksi sinergistik dengan gas SO2 yang terdapat di udara juga. Namun. Partikel Pengaruh partikel debu bentuk padat maupun cair yang berada di udara sangat tergantung kepada ukurannya. dkk (2006). karena partikel padat PM10 dapat mengendap pada saluran pernafasan daerah bronki dan alveoli. yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm. PM10 sangat memprihatinkan karena memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menembus ke dalam paru. Ukuran partikel debu yang membahayakan kesehatan umumnya berkisar antara 0. Pengaruh Bahan Bakar Transportasi terhadap Pencemaran Udara dan Solusinya. Selain dapat berpengaruh negative terhadap kesehatan. partikel debu juga dapat mengganggu daya tembus pandang mata dan juga mengadakan berbagai reaksi kimia di udara (Depkes).setelah pemaparan 8 jam Sumber: Ebenezer. JENIS-JENIS SANSEVIERIA Sansevieria bisa dikelompokkan menjadi dua . 2007). Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen. bukan berarti bahwa ukuran partikel yang lebih besar dari 5 mikron tidak berbahaya karena partikel yang lebih besar dapat mengganggu saluran pernafasan bagian atas dan menyebabkan iritasi. Namun dalam . Sedangkan rambut di dalam hidung hanya dapat menyaring debu yang berukuran lebih besar dari 10 m (Agusgindo. Pada umumnya ukuran partikel debu sekitar 5 mikron merupakan partikel udara yang dapat langsung masuk ke dalam paru-paru dan mengendap di alveoli.1 mikron sampai dengan 10 mikron. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang. sehingga tahan kekeringan.

4) Sansevieria Bantel¶s Mutasi. Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid. mulai hijau tua. 18) Sansevieria Masonia Uniq. perak. dan mampu bertahan hidup dalam suhu yang extrem sekalipun. Sebenarnya masih ada banyak jenis sansevieria. Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun. televisi. 8) Sansevieria Volcansi. 16) Sansevieria Mutasi Serumpun. Sansevieria juga mampu bertahan hidup pada rentang suhu dan cahaya yang luas. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi. 12) Kirkii Capertone. udara kotor karena polusi mampu diserapnya. hijau muda. Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut: 1) Sansevieria Bandipur. disaat tanaman lain tidak dapat bertahan hidup. Sansevieria merupakan jenis tanaman dengan tingkat penyerapan paling tinggi dan selalu mengeluarkan zat O2 tanpa . 14) Sansevieria Masonia Kecil. Warna daun sansevieria beragam. 6) Sansevieria Paten. PERAN SANSIEVIERA SEBAGAI ANTI POLUTAN Sansevieria sangat tahan terhadap polutan dan bahkan dapat menyerapnya . dan 19) Sansivera Masoniana Roset Uniq. begitu pula dengan asap rokok dan hasil pembakaran. tidak beraturan. handphone. 17) Sansevieria Silindrica Patula Indukan. 10) Sansevieria Silindrica Patula. 11) Sansevieria Metalica Kuku Bima/Fiseri/Aetopica . 2) Sansevieria Kirkii. 3) Sansevieria Balii. radiasi dari berbagai peralatan elektronik seperti Computer. dan ada juga yang zig-zag. 5) Sansevieria Masonia Uniq. 15) Sansevieria Twister. 13) Sansevieria Bantel¶s.kondisi lembap atau basah. 7) Hahnii Stacker. hijau abu-abu. Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid. dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. sansiviera bisa tumbuh subur. 9) Sansevieria Lourentii. ada yang mengikuti arah serat daun. juga perlengkapan yang memanfaatkan Gelombang cahaya dan elektromagnetik mampu diminimalisir sehingga tidak berbahaya lagi bagi kesehatan.

Hal ini berkat kandungan bahan aktif Pregnan Glikosida yang disinyalir dapat menyerap dan menguraikan polutan menjadi asam organik. Sansevieria mampu menyerap 107 polutan diudara. Berdasarkan riset dari Wolfereton Environmental Service. Tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan harus menyediakan AC plasma Cluster yang tetap tidak bisa menyerap radiasi dan mereduksi polutan. Perlu diketahui penyakit yang ditimbulkan oleh polutan sebagian besar adalah penyakit berat dengan resiko kematian tinggi. Cara kerjanya polutan diserap dan dihancurkan melalui proses yang . Ini berkat kandungan bahan aktif Pregnan Glikosida yang disinyalir dapat menyerap dan menguraikan polutan menjadi asam organik. Sansivera juga menjadi objek penelitian tanaman penyaring udara NASA untuk membersihkan udara di stasiun ruang angkasa. Cara kerjanya polutan diserap dan dihancurkan melalui proses yang disebut dengan Metabolik Breakdown Penelitian yang dilakukan NASA selama 25 tahun menunjukkan bahwa sansevieria mampu menyerap lebih dari 107 unsur polutan berbahaya yang ada diudara sebab sansevieria mengandung bahan aktif pregnane glikosid. gula dan asam amino. Tanaman ini ada berbagai jenis. .938 mikrogram per jam formalheid. dengan demikian unsur polutan tersebut jadi tidak berbahaya lagi bagi manusia. gula. gula. Jadi sansivera sangat baik diletakkan pada lokasi yang banyak polutan dan sumber radiasi seperti di smoking area. kemampuan setiap helai daun sansevieria bisa menyerap 0. daerah padat penduduk atau didekat peralatan elektronik. Sansevieria mampu menyerap 107 polutan diudara. lokasi padat kendaraan. dan beberapa senyawa asam amino.menghasilkan zat CO2 sehingga cocok di taruh didalam ruangan. yang berfungsi untuk mereduksi polutan menjadi asam organic. dan beberapa senyawa asam amino. Bila disetarakan dengan ruangan berukuran 75 meter persegi cukup diletakkan sansevieria dengan 4 helai daun saja. Maka rumah dengan ukuran luas 200 meter persegi sebenarnya hanya memerlukan sansevieria sebanyak 2 pot saja. Manfaat utamanya yang bemanfaat adalah sebagai anti polutan. KESIMPULAN Sansevieria merupakan tanaman hias yang mempunyai banyak manfaat.

Adam. Murdiyatmoko. DAFTAR RUJUKAN Isna. 2000.htm). Diah. 10 (1): 10-17. . (Online).disebut dengan Metabolik Breakdown. Bandung: Grafindo Media Pratama. Malang: Universitas Negeri Malang. Oleh karena itu semakin banyak tanaman sansevieria yang ditanam semakin bersih udaranya. 2009.com/2009/05/11/sansivera/). (http://zoelva. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. 1(2): 131-141. (Online). diakses 23 November 2011.. M. (http://Segudang Manfaat Dari Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria) _ MATOA. Januar. Pelestarian Taman Nasional Bunaken Berbasis Pendidikan Non Formal Masyarakat Pesisir Pantai. diakses 23 November 2011. 2010. 2010. Zulfahri. Sansevieria sebagai Anti Polutan.wordpress. Jurnal Pendidikan Biologi. 2009. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. Segudang Manfaat dari Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria). Tim Penyiapan Naskah PPKI. Rahayu dan Rahayu. 2011. Sumampouw. Sansevieria Si Anti Polutan. Herry. Uji Antijamur Kombucha Coffe terhadap Candida albicans dan Tricophyton mentagrophytes.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->