P. 1
API Unggun Meriah

API Unggun Meriah

|Views: 20|Likes:
Published by Subkhan Press

More info:

Published by: Subkhan Press on Feb 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2012

pdf

text

original

Perkemahan OPK (Orentasi Penerimaan Kepandegaan) dan PTR(Penerimaan Tamu Racana) yang dilaksanakan RACANA Al-Adawiyah Sunan

Kudus berlangsung meriah. Acara yang berlangsung sejak Jumat (14/10) kemaren diikuti sekitar 73 peserta dari berbagai jurusan , bahkan acara OPK dan PTR ini tidak hanya diikuti oleh semester 1dan tiga saja, tetapi ad juga semester 5, 6 dan 13 juga. Hal inilah yang menarik sebab baik laki-laki maupun perempuan. Hari kedua tepatnya sabtu malam minggu berlangsung upacara unggun yang dipimpin oleh Lukman selaku ketua panitia acara. Prosesi upacara ini bertempat di kampus Timur Selatan Gedung Rektorat STAIN Kudus, yang berlangsung sekitar sekitar 30 menit, yang ditandai dengan berkobarnya api unggun sebagai tanda berkobarnya semangat para tunas-tunas bangsa. Setelah acara api unggun ini selesai, peserta digiring untuk melakukan klinik refleksi yaitu sebuah renungan yang bertujuan untuk mengoreksi diri pribadi dan merenungi apa yang selama ini dilakukan. Setelah acara klinik refleksi ini selesai peserta akan beristirahat sejenak sekitar beberapa jaman saja untuk mengistirahatkan badan, kemudian mereka akan dibangunkan sekitar pukul 11.30 untuk melaksanakan prosesi pengukuhan sebagai tamu racana. Tamu Racana ini hanya sebagai proses awal sebelum penerimaan anggota baru yang dijadikan syarat untuk menjadi anggota Racana. Biasanya dalam prosesi acar pengukuhan ini, mereka akan dimandikan banyu kembang sebagai simbol bahwa mereka sudah dibaiat dan diterima sebagai tamu racana. Setelah itu baru mereka akan melaksanakan PAB (penerimaan anggota baru) Racana. ³Acar ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun ras solidaritas antara sesama pemuda dan sesama mahasisiwa STAIN Kudus,´ tandas Lukman. Karena selama ini, lanjut Lukman, tidak pernah terdengar yang namanya pramuka itu berkelahi dan tawuran sesama pramuka. Karena itu, kegiatan pramuka ini, lebih mengutamakan kreatifitas dan kebersamaan, menjaga kerukunan, dan saling tolong menolong yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Dharma pramuka. Acara ini direncanakan akan selesai Minggu, (16/10) besok sekitar pukul 14.15 wib. Yang ditandai dengan pembubaran tenda masing-masing peserta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->