MEMAHAMI DNS

Pendahuluan Pada bab ini, Anda akan belajar bagaimana Domain Name System (DNS) dipakai untuk memecahkan nama-nama host pada LAN (Local Area Network). Di samping itu tentu saja Anda akan memahami dengan jelas DNS maupun cara mengimplementasikannya dalam suatu jaringan. 1. Mengenal DNS DNS mirip dengan sebuah buku telepon. Masing-masing komputer pada Internet mempunyai baik nama host maupun alamat IP (Internet Protocol). Terutama sekali, ketika Anda ingin berhubungan ke komputer lain, Anda harus memasukkan sebuah nama host. Komputer Anda kemudian menghubungi sebuah server DNS yang melakukan rujuk silang nama host yang Anda sediakan ke alamat IP sebenarnya. Alamat IP ini kemudian dipakai untuk berhubungan ke komputer jarak jauh. Sebelum implementasi DNS, pembuatan nama-nama komputer yang mudah dikenali sudah dilaksanakan dengan memakai file-file HOSTS yang memuat suatu daftar nama dan alamat IP yang berkaitan. Di dalam Internet, file ini diurus secara sentral dan masing-masing lokasi akan mendownload sebuah salinan yang baru secara periodik. Ketika jumlah komputer di dalam Internet bertambah banyak, hal ini menjadi suatu solusi yang tidak dapat dikelola. Akibatnya, DNS didesain untuk menggantikan file HOSTS yang diurus secara tunggal dengan suatu database terdistribusi yang akan memungkinkan adanya spasi untuk nama berbentuk hierarkis, distribusi administrasi, tipe-tipe data yang dapat diperluas, ukuran database yang tak terbatas secara virtual, dan unjuk kerja yang lebih baik. DNS adalah layanan nama bagi alamat Internet yang menerjemahkan nama-nama domain yang sudah dikenali ke alamat IP numerik. Misalnya, www.datakom.com menerjemahkan menjadi 192.168.53.1. DNS dapat disamakan dengan sebuah buku telepon. Pemakai melihat nama orang atau organisasi yang ingin ia hubungi dan lakukan rujuk silang nama itu ke sebuah nomor telepon. Demikian pula sebuah komputer host meragukan nama sebuah komputer dan sebuah server nama domain melakukan rujuk silang nama itu ke sebuah alamat IP. 1.1. DNS dan Windows 2003 Selain menyediakan resolusi nama Internet tradisional, DNS merupakan layanan nama yang utama pada Windows 2003. Berdasarkan default, DNS adalah database yang dapat diskalakan, terdistribusi, hierarkis, dan dapat diandalkan. Client Windows 2003 memakai DNS untuk lokasi layanan dan resolusi nama, termasuk meletakkan pengontrol domain untuk logon. DNS di dalam Windows 2003 menyediakan suatu implementasi DNS Server yang unik yang sepenuhnya interoperable dengan implementasi-implementasi DNS Server berbasis standar lainnya. 1.2. Bagaimana DNS Bekerja Tujuan database DNS adalah menerjemahkan nama-nama komputer menjadi alamat-alamat IP seperti diuraikan pada gambar 7.1. Di dalam DNS, client dinamakan resolver dan server disebut

28

Demi alasan unjuk kerja.2.2. Gambar 7. Permintaan nama mengandung suatu pertanyaan. suatu penunjuk ke server nama yang lain.1 Resolver dan server nama. suatu resolver mengirimkan pertanyaan-pertanyaan ke suatu server nama. 1. Suatu domain adalah sekelompok komputer logis di 29 .1. Resolver sering disusun ke aplikasi atau sedang beroperasi pada komputer host sebagai suatu rutinitas pustaka. Server nama menghasilkan informasi yang diminta. Kalau server nama tidak mampu memenuhi permintaan itu. server nama. lalu terpaksa memakai TCP jika terjadi pemotongan data yang dihasilkan.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS server nama. misalnya alamat IP pada situs Web. Dengan komunikasi DNS dasar. Resolver Suatu resolver memperlengkapi client dengan informasi alamat tentang komputer-komputer lain pada jaringan. Nama Server Suatu server nama memuat informasi alamat tentang komputer-komputer lain pada jaringan. Resolver lebih dulu mengirimkan pertanyaan-pertanyaan UDP ke server agar unjuk kerjanya bisa meningkat dan terpaksa memakai TCP hanya bila terjadi pemotongan data yang dihasilkan. Informasi ini dapat diberikan ke komputer-komputer client yang melakukan suatu permintaan ke server nama. 1. resolver mengirimkan pertanyaan-pertanyaan UDP ke server lebih dulu.2. dan ruang nama domain. DNS bekerja dengan memakai tiga komponen utama: resolver. Server nama dikelompokkan menjadi level-level berbeda yang dinamakan domain. DNS memetakan ke layer aplikasi dan memakai User Datagram Protocol (UDP) dan Transmission Control Protocol (TCP) sebagai protocol-protocol yang mendasarinya. atau suatu pesan kegagalan bila permintaan itu tidak memuaskan. Fungsi resolver adalah untuk menyampaikan permintaan nama di antara aplikasi dan server nama. maka server nama meneruskan permintaan itu ke server nama yang berbeda.

4. Domain Level Atas Untuk mengetahui domain level atas yang saat ini sudah ada adalah sebagai berikut: com edu org net gov mil num arpa xx : Organisasi komersial : Universitas dan institusi pendidikan : Organisasi nirlaba : Jaringan (backbone pada Internet) : Organisasi pemerintah sipil : Organisasi pemerintah militer : Nomor-nomor telepon : Kebalikan DNS : Kode negara berbentuk dua huruf Domain level atas dapat berisi host dan domain level kedua.3. 1. Domain Level Akar Domain menentukan level wewenang yang berbeda di dalam suatu struktur hierarkis. Struktur DNS Ruang nama domain merupakan suatu pengelompokkan nama-nama hierarkis.2 Ruang nama domain dipisahkan menjadi level-level. 1. Akses ke masing-masing komputer di dalam kelompok tertentu dikontrol oleh server yang sama.). 30 .2.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS dalam suatu jaringan yang besar. Hierarki atas dinamakan domain akar.3. Gambar 7. Referensi ke domain akar dinyatakan dengan tanda titik (. 1.

Zona wewenang pada server nama mencakup paling tidak satu domain.com adalah nama domain.5. yang dinamakan subdomain.com. Misalnya.com yang berarti fileserver1 adalah nama host dan microsoft.2.microsoft. Suatu zona merupakan subpohon dari database DNS yang diurus sebagai kesatuan terpisah berbentuk tunggal. nama ini bisa berbentuk fileserver1.5. FQDN adalah nama host yang diikuti oleh tanda titik (. Zona Wewenang Suatu zona wewenang adalah bagian dari ruang nama domain tempat server nama tertentu bertanggung jawab. 1.microsoft.) yang diikuti oleh nama domain.microsoft.dev. Domain Level Kedua Domain level kedua dapat berisi baik host maupun domain lain.3 Domain pada banyak zona.3. Subdomain dev. 1. Zona Unit administratif untuk DNS adalah zona. Pemisahan domain melalui banyak file zona memang diperlukan untuk mendistribusi manajemen domain ke kelompok-kelompok yang berbeda atau untuk efisiensi peniruan data. Subdomain level bawah dari suatu zona dapat juga dibelah menjadi zona-zona terpisah. 31 .microsoft. Anda juga dapat mempunyai server DNS sekunder yang dapat mengopi informasi domain melalui jaringan dari server DNS primer yang mempunyai wewenang paling tidak pada satu zona. Nama Host Nama domain dipakai dengan nama host untuk membuat sebuah nama domain yang sepenuhnya disahkan (FQDN) bagi komputer itu. Seperti ditunjukkan pada gambar 7.COM. domain Microsoft. Bagian domain diletakkan di dalam sebuah file zona terpisah untuk DEV. Server nama menyimpan semua pemetaan alamat untuk ruang nama domain di dalam zona dan menjawab pertanyaan-pertanyaan client tentang nama tersebut. yakni microsoft. Domain ini diacu sebagai domain akar pada zona.5. dapat berisi komputer-komputer seperti ftp. microsoft. Misalnya.dom. tetapi seluruh domain tidak dikontrol oleh satu file zona.com dapat berisi host seperti ntserver.5.3.MICROSOFT. Zona dapat terdiri dari domain tunggal atau domain dengan subdomain.1. Hal ini dinamakan transfer zona.com.com adalah suatu domain. 1.com dan subdomain seperti dev.microsoft.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS 1. Gambar 7.

WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS 1. Pengurangan proses load. 1. 32 . Sumber informasi zona bagi server nama sekunder terdapat di dalam hierarki DNS yang diacu sebagai server nama master. Ada tiga alasan mempunyai server nama sekunder: Kelebihan.6. misalnya mendelegasikan suatu bagian zona ke server DNS lain atau menambahkan host di dalam zona.2. Nama Server Sekunder Suatu server nama sekunder memperoleh file data zonanya dari server DNS primer yang berwenang untuk zona itu.3. Bila Anda mempunyai sejumlah client di lokasilokasi yang jauh. Server DNS primer mengirimkan suatu salinan file zona itu ke server DNS sekunder dalam suatu proses yang disebut sebagai transfer zona. Baik server primer maupun server sekunder diperlukan untuk menyajikan kelebihan database dan derajat toleransi kesalahan.6. Jumlah minimal server DNS yang Anda butuhkan untuk melayani masing-masing zona adalah dua – primer dan sekunder. yang mempengaruhi bagaimana server nama DNS menyimpan dan memelihara database namanya. 1. 1. Nama Server Primer Suatu server nama primer adalah suatu server DNS yang memperoleh data untuk zonanya dari file database DNS lokal. Anda harus menunjuk server nama lainnya yang darinya bisa memperoleh informasi zona itu. Pada umumnya. Karena informasi bagi masing-masing zona disimpan di dalam file terpisah. Akses lebih cepat untuk lokasi-lokasi yang jauh. Peran Nama Server Server nama DNS dapat dikonfigurasi dalam peran-peran yang berbeda. maka perubahan itu harus dilakukan pada server DNS primer sehingga informasi yang baru dimasukkan ke file zona lokal. Ketika suatu perubahan dilakukan ke zona dua. Server DNS Microsoft dapat berbentuk server DNS primer atau server DNS sekunder ke server DNS Microsoft lainnya atau ke server DNS yang sedang beroperasi pada sistem operasi lain seperti UNIX. maka usahakan mempunyai server nama sekunder (atau server nama primer lainnya untuk subdomain) dapat mencegah client tersebut dari usaha berkomunikasi melalui hubungan yang lambat untuk resolusi nama. Komputer sebisa mungkin harus independen. Anda membutuhkan paling tidak satu server nama primer dan satu server nama sekunder bagi masing-masing zona.1. Nama Server Master Ketika Anda menentukan suatu zona pada sebuah server nama sebagai zona sekunder.6. Ketika server nama sekunder beroperasi. maka penunjukan primer atau sekunder ini ditentukan pada level zona. Server nama sekunder mengurangi proses load pada server primer. server nama sekunder itu menghubungi server nama masternya dan mengawali transfer zona dengan server tersebut. rencanakan untuk menginstal server primer dan server sekunder pada subnet yang berbeda untuk menyediakan dukungan rutin bagi pertanyaan-pertanyaan nama DNS jika satu subnet harus dimatikan. Hal ini berarti bahwa server nama tertentu mungkin menjadi server nama primer bagi zona tertentu dan server nama sekunder bagi zona lainnya. Server nama master dapat merupakan server nama primer atau sekunder bagi zona yang diminta.6.

server yang hanya melakukan caching adalah server nama DNS yang hanya menjawab pertanyaan. dan memberikan hasil. Muncul kotak dialog Connection Properties. Muncul kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties [8] Pada jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties. [6] Klik Internet Protocol (TCP/IP) [7] Klik Properties. operasikan file demonstrasi Ch07a. File ini menyajikan suatu tinjauan tentang cara menginstal layanan DNS Server. ingatlah bahwa ketika server dioperasikan pada awalnya. Microsoft DNS sangat terintegrasi dengan Windows Internet Name Service (WINS) dan diurus melalui utility administrasi grafis yang dinamakan DNS Manager.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS 1. server tersebut tidak berwenang untuk domain apa saja (tidak ada data zona yang disimpan secara logis) dan server itu hanya berisi informasi yang di-cached ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan.exe yang diletakkan di dalam folder Media pada CD-ROM Supplemental Course Materials yang disertakan pada buku ini.1.6. Server yang Hanya Melakukan Caching Kendati semua cache server nama DNS meragukan apakah server tersebut mampu memecahkannya. Hal ini penting bila Anda mempunyai suatu hubungan yang lambat di antara situs-situs. Di sini saya akan memberikan penjelasan untuk menginstal layanan DNS pada Windows 2003. Instalasi DNS Microsoft DNS adalah suatu server DNS sejenis RFC. Lalu lintas yang tidak begitu ramai dihasilkan di antara server-server karena server tidak sedang melakukan transfer zona. Menginstal Layanan DNS Server Sebelum Anda melanjutkan ke bagian selanjutnya. Anda dapat juga menambahkan alamat IP dari DNS Server pengganti di dalam field Alternate DNS Server [9] Jika Anda perlu menentukan lebih dari satu DNS Server pengganti.4. maka klik Advanced. Ketika mencoba untuk menentukan kapan memakai suatu server. 2. akibatnya. Sebelum mengonfigurasi DNS. men-cache jawaban. Dengan kata lain. 2. server itu tidak men-cache informasi dan harus menyusun informasi ini pada waktu server tersebut melayani permintaan-permintaan. Muncul kotak dialog Network And Dial-Up Connections [4] Klik kanan hubungan (khususnya properti Local Area Network) tempat Anda ingin mengonfigurasi DNS Server [5] Klik Properties. Microsoft DNS dapat dioperasikan dengan server DNS lainnya dan menyertakan utility diagnostic DNS yang bernama NSLOOKUP. lalu masukkan server-server di dalam kotak DNS Server Addresses [10] Klik OK untuk menutup kotak dialog TCP/IP Properties 33 . Untuk memverifikasi seting client DNS langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut: [1] Klik kanan indikator Network [2] Klik Open Network Connection [3] Klik Properties. Microsoft DNS membuat dan memakai file zona DNS standar dan mendukung semua tipe catatan sumber daya standar. masukkan alamat IP dari DNS Server yang sudah ada di dalam field Preferred DNS Server. verifikasikan bahwa seting client DNS Anda sudah benar. klik tab DNS.

lalu menayangkan command prompt untuk pertanyaan-pertanyaan selanjutnya. muncullah nama host dan alamat IP dari DNS Server yang dikonfigurasi untuk sistem lokal.4. Anda dapat keluar dari 34 . Muncullah Windows Components Wizard [16] Klik Networking Services [17] Klik Details. maka NSLOOKUP memperlihatkan semua perintah yang tersedia. Ketika Anda mengoperasikan NSLOOKUP. Muncullah kotak dialog Networking Services [18] Jika belum dipilih. Menggunakan NSLOOKUP NSLOOKUP adalah suatu piranti yang bermanfaat untuk mencari dan memecahkan kesulitan problem DNS seperti resolusi nama host. setelah itu Microsoft Windows 2003 segera menginstal DNS [21] Klik Finish untuk mengakhirinya Gambar 7. Kotak tanda centang Domain Name System (DNS) di dalam Networking Services.2. maka pilihlah dan pada kotak beri tanda centang di sebelah Domain Name System (DNS) seperti ditampilkan gambar 7. di bawah ini [19] Klik OK [20] Klik Next. Jika Anda mengetik sebuah tanda tanya (?).4.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS [11] Klik OK untuk menutup kotak dialog Connection Properties [12] Untuk menginstal layanan DNS Server lakukan langkah berikut ini: [13] Klik Control Panel [14] Klik dua kali Add/Remove Programs [15] Klik Add/Remove Windows Components. 2.

Perintah ini mendaftarkan semua nilai yang aktual dari pilihan- pilihan NSLOOKUP 35 .EXE adalah suatu piranti administratif berbentuk baris perintah untuk menguji dan mencari serta memecahkan DNS Server. Bila computer-to-find adalah nama dan tidak mempunyai titik yang mengikutinya. pakailah pilihan help di dalam NSLOOKUP. maka command prompt berubah menjadi modus interaktif NSLOOKUP. maka modus interaktif dapat dipakai. bubuhkan titik ke nama itu. Default NSLOOKUP untuk pemakaian DNS Server dikonfigurasi untuk komputer yang sedang beroperasi. Jika garis hubung (-) diketik sebagai pengganti computerto-find.1. ketiklah nama host dan tekan Enter. maka default nama domain DNS dibubuhkan ke nama itu. yang berarti hostx adalah host di dalam domain Anda NSLOOKUP akan menghasilkan alamat IP hostx komputer karena informasi itu disimpan di dalam database DNS Keluarlah dari command prompt Sedangkan untuk memakai NSLOOKUP di dalam modus interaktif langkahnya adalah sebagai berikut: [1] Pada command prompt [2] Ketiklah nslookup. Modus NSLOOKUP NSLOOKUP mempunyai dua modus: interaktif dan non-interaktif. tetapi Anda dapat memfokuskannya pada DNS Server yang berbeda dengan mengetik server <name> (di sini <name> berarti nama host pada server yang ingin Anda pakai untuk lookup selanjutnya). Bila server itu diabaikan. Bagi daftar perintah. Jika computer-to-find merupakan alamat IP dan tipe pertanyaan adalah PTR atau host. Bila potongan data tunggal dibutuhkan. 2. apa saja dimasukkan setelah tempat itu ditafsirkan sebagai sebuah nama host. lalu tekan Enter.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS program itu dengan mengetik Exit.[server]] Sintaks -option … Deskripsi Menentukan satu perintah NSLOOKUP atau lebih.2.2. Untuk jelasnya sintaks berikut ini adalah yang digunakan untuk mengoperasikan utility NSLOOKUP: nslookup [-option …] [computer-to-find | . Ketika server lain ditentukan.2. Untuk melihat alamat IP host dengan memakai DNS. Sintaks NSLOOKUP Yang dimaksud dengan NSLOOKUP. maka pakailah modus baris perintah atau non-interaktif. Kalau lebih dari satu potongan data dibutuhkan. 2. Untuk melihat sebuah komputer di luar domain DNS yang aktual. maka default DNS Server yang baru saja dikonfigurasi akan dipakai. computer-to-find server Untuk menggunakan perintah NSLOOKUP dalam modus perintah tersebut langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut: Pada command prompt Ketiklah perintah nslookup hostx. Muncul prompt > [3] Ketiklah set all pada prompt >. Pakailah server ini sebagai server nama DNS. maka nama dihasilkan.

[5] Set ti=1 [6] Set ret=7 [7] Pakailah Set All untuk memverifikasi bahwa default sudah diganti. Karena DNS Server tidak mempunyai informasi awal tentang suatu jaringan pemakai. yang ditunjukkan pada gambar 7.6. Hal ini berarti bahwa DNS Server hanya berisi informasi tentang server induk Internet. Bagi kebanyakan konfigurasi DNS Server.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS [4] Pakailah perintah set di bawah ini untuk mengganti nilai timeout menjadi 1 detik dan jumlah retry menjadi 7 seperti ditunjukkan pada gambar 7.5. [8] Ketiklah nama-nama komputer lain. Tekan Enter setelah setiap nama [9] Keluarlah dari command prompt Gambar 7. pada prompt >. Perintah yang harus Anda lakukan untuk membuka DNS adalah sebagai berikut: [1] Klik Start [2] Klik Programs [3] Klik ke Administrative Tools 36 .1. informasi tambahan harus diberikan untuk memperoleh operasi yang lebih disukai. 3. Mengonfigurasi DNS Ada dua cara untuk mengurus Microsoft DNS Server: Memakai DNS Manager atau mengedit file-file konfigurasi DNS secara manual. 3. Mengatur nilai timeout dan nilai retry di dalam NSLOOKUP. Mengonfigurasi Properti DNS Server Piranti utama yang Anda pakai untuk mengelola Windows 2003 DNS Server adalah DNS console.5. sekali pada suatu waktu. maka DNS Server menginstal sebagai server nama caching-only untuk Internet.

Di dalam Configure DNS Server Wizard. Zona primer standar diperlukan untuk membuat dan mengelola zona-zona di dalam ruang nama DNS Anda jika Anda tidak sedang memakai Active Directory.6. Zona sekunder standar membantu untuk menyeimbangkan load pemrosesan server-server primer dan menyajikan toleransi kesalahan. Sekunder standar. Langkah selanjutnya di dalam New Zone Wizard adalah membuat zona lookup maju atau kebalikan.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS [4] Klik DNS. Klik Finish untuk menutup Wizard 37 . maka Anda harus menyediakan sebuah nama untuk zona yang baru. Gambar 7. Tipe zona yang dapat Anda buat adalah: Direktori terpadu yang aktif. maka Anda mesti menyediakan nama zona atau ID jaringan. Pada menu Action klik Configure The Server [6] Ikuti instruksi-instruksi di dalam Configure DNS Server Wizard. Untuk mengonfigurasi DNS Server yang baru: [1] Klik Start [2] Klik Programs [3] Klik Administrative Tools [4] Klik DNS [5] Soroti server Anda. Primer standar. Setting DNS di dalam Microsoft Management Console (MMC). DNS direktori terpadu yang aktif memungkinkan penyimpanan Active Directory dan peniruan database zona DNS. Data zona disimpan sebagai obyek Active Directory dan ditiru sebagai bagian dari peniruan domain. Anda dapat membuat satu zona lookup maju atau lebih. lalu menentukan sebuah file zona. Kalau Anda memilih zona lookup Reverse. lalu menentukan sebuah file zona. Bila Anda memilih zona lookup Forward.

maka buatlah setiap subdomain berturut-turut. Ketika Anda mengonfigurasi suatu zona primer. Sesudah Anda memasukkan informasi zona. Zona primer menyimpan pemetaan nama ke alamat secara lokal. Zona sekunder memperoleh pemetaan nama ke alamat dari sebuah server master melalui transfer zona. Anda tidak membutuhkan informasi selain nama zona. maka console DNS akan secara otomatis mengimpor catatan-catatan tersebut.7. 38 . Jika banyak level subdomain dibutuhkan. Membuat sebuah zona baru dengan console DNS.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS 3.7. informasi ini harus dimasukkan ke konfigurasi DNS dengan memakai console DNS. Ada suatu kunci yang ditulis ke entri registrasi DNS bagi masing-masing zona yang untuknya DNS akan mempunyai wewenang. Ketika Anda mengonfigurasi suatu zona sekunder. DNS Manager akan menyusun default nama file zona. Kunci itu diletakkan pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\DNS\Zones. Saat informasi zona dan domain sudah ditentukan. subdomain pada zona itu dapat ditambahkan. 3.1. Jika file zona sudah ada di dalam direktori DNS. Saat semua zona sudah ditambahkan ke server. Anda harus memberikan nama untuk server nama master dan zona itu.2.2. Menambahkan Zona Primer atau Zona Sekunder Anda menambahkan zona primer dan zona sekunder melalui console DNS seperti diperlihatkan pada gambar 7. Gambar 7. Menambahkan Zona dan Domain DNS Langkah pertama dalam mengonfigurasi DNS Server adalah menentukan hierarki untuk zona dan domain DNS Anda.

pilih Primary Zone [4] Klik Next. SOA record Notify WINS lookup 3.COM [5] Klik Next. Prosedur yang harus Anda lakukan untuk menambahkan zona ke server adalah sebagai berikut: [1] Klik kanan nama komputer Anda [2] Klik New Zone. 3. Jika pilihan ini tidak diambil. Menentukan server sekunder yang disiagakan ketika database server primer berubah. Mengonfigurasi DNS Server Pada prosedur ini.volcano. kemudian Forward Lookup Zone 39 . Properti General Deskripsi Mengonfigurasi file zona yang di dalamnya catatan sumber daya disimpan dan menentukan apakah properti ini merupakan server nama primer atau sekunder. Mengonfigurasi Properti-properti Zona Setelah Anda berhasil menambahkan suatu zona. Anda dapat mengonfigurasi dan memodifikasi properti-properti zona. Anda mengonfigurasi DNS Server dengan menambahkan suatu zona primer.2. Misalnya. Daftar server WINS dapat dikonfigurasikan di kotak dialog ini.volcano.2.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS Masing-masing zona memiliki kuncinya sendiri yang berisi nama file database. keamanan tambahan dapat diterapkan ke server nama dengan menentukan bahwa hanya server sekunder yang terdaftar dapat menghubungi server ini. maka server sekunder juga akan memakai server WINS yang dikonfigurasi. untuk zona dev. Selain itu. Memungkinkan server nama meragukan WINS untuk memecahkan nama.com.3.com. Pilih To All Domain Controllers in the Active Directory Domain DATAKOM. Mengonfigurasi informasi transfer zona dan kotak surat administrator server nama. Server WINS dapat diatur berdasarkan pername-server dengan memilih kotak tanda centang Settings Only Affect Local Server. yang menandai apakah DNS Server merupakan server nama primer atau sekunder. Untuk jelasnya tabel berikut sebagai gambarannya. terdapat entri registrasi berikut ini: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\\CurrentControlSet\Services\DNS\Zones\dev. Muncullah New Zone Wizard [3] Klik Next. Selesaikan prosedur ini dari komputer DNS Server.

Untuk membuat host yang baru. [6] Klik Next [7] Di dalam kotak Name.8. ketiklah latih. Folder Forward Lookup Zone sekarang berisi zona yang baru seperti ditunjukkan pada gambar 7.com adalah nama zona Anda) [8] Klik Next [9] Klik Next [10] Klik Finish untuk membuat zona yang baru. 40 . catatan-catatan sumber daya dapat ditambahkan.9.COM (di sini latih. di atas 3. Menambahkan Catatan-catatan Sumber Daya Saat zona dan subdomain dikonfigurasi.8. Zona ditambahkan ke folder Forward Lookup Zones. lalu klik New Host seperti diperlihatkan pada gambar 7.4. klik kanan sebuah zona atau subdomain.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS Gambar 7. Ketik saja nama host dan klik Add Host dan catatan host akan dibuat.

WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS Gambar 7. Selanjutnya. Untuk membuat catatan dari tipe yang berbeda caranya adalah sebagai berikut: [1] Klik kanan sebuah zona atau subdomain [2] Klik Other New Records. Memilih tipe catatan yang dibuat.9. 41 . Menambahkan suatu host baru. Gambar 7.10. pilihlah tipe catatan sumber daya manakah yang dibuat. Sebuah kotak dialog menayangkan berbagai field yang disesuaikan dengan tipe catatan seperti ditunjukkan pada gambar 7.10.

Penambahan zona lookup kebalikan secara prosedur identik dengan penambahan sembarang tipe zona lainnya.192.168. Mengonfigurasi Lookup Kebalikan Untuk menemukan sebuah nama host. kecuali nama zona.0 akan ditambahkan ke zona lookup kebalikan ini. Semua catatan PTR untuk jaringan 192. sebuah zona perlu ditambahkan ke DNS berupa 52.arpa. bila host mempunyai alamat 192.5.arpa sebagai 1.WINDOWS SERVER 2003 MEMAHAMI DNS 3. untuk mengaktifkan host ini agar muncul ke client yang mempunyai alamat IP-nya.53.1. dengan adanya alamat IP pada host. Misalnya.168.168.168.in-addr. 42 .53. sebuah zona lookup kebalikan harus dibuat bagi setiap jaringan tempat host di dalam database DNS berada.in-addr.53. maka alamat itu akan dihadirkan di dalam domain in-addr. Selanjutnya.arpa.192.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful