P. 1
Kloning Dan Kultur Jaringan-biologi

Kloning Dan Kultur Jaringan-biologi

|Views: 250|Likes:

More info:

Published by: Theresia Sukma Larasati on Feb 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2014

pdf

text

original

KLONING

dan

KULTUR JARINGAN

Kelompok: April, Cindy, Inka, Jasmine, Sukma, Yoan 9B

yaitu suatu partikel yang berada di suatu di dalam sel. yaitu suatu prosedur untuk memperoleh replika yang dapat sama dari sel atau organisme tunggal. . tepatnya di dalam kromosom.SEJARAH KLONING  Sekitar satu abad lalu. serta proses transkripsi dan translasi dapat dijabarkan. menganalisis posisi gen pada kromosom. Gregor Mendel merumuskan aturan- aturan menerangkan pewarisan sifat-sifat biologis. kode-kode genetik.  Sifat-sifat organisme yang dapat diwariskan diatur oleh suatu faktor yang disebut gen. Gen menjadi dasar dalam pengembangan penelitian genetika meliputi pemetaan gen.  Suatu penelitian yang merupakan revolusi dalam biologi medern adalah setelah munculnya metode teknologi DNA rekombinasi atau rekayasa genetika yang inti prosesnya adalah kloning gen.  Hasil penelitian telah berkembang baik diketahuinya DNA sebagai material genetik beserta strukturnya.

KLONING  Kloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya.  Hewan pertama yang berhasil untuk dikloning adalah domba bernama ³DOLLY´ .

kopi molekul DNA rekombinasi diwariskan pada progeni dan terjadi replikasi vektor selanjutnya. vektor mengadakan replikasi menghasilkan banyak turunan identik. maka dihasilkan koloni atau klonsel host yang identik. Vektor bertindak sebagai wahana yang membawa gen masuk kedalam sel tuan rumah (host) yang biasanya berupa bakteri. Tiap-tiap sel dalam klon mengandung satu kopi atau lebih molekul DNA rekombinasi dengan demikian dikatakan bahwa gen yang dibawa oleh molekul rekombinasi telah diklon. baik vektornya sendiri maupun gen yang dibawanya. Elemen di dalam sel host. Elemen Ketika sel host membelah. Elemen Setelah terjadi sejumlah besar pembelahan sel.LANGKAH-LANGKAH DASAR KLONING GEN  Suatu fragmen DNA yang mengandung gen yang akan di-klon     diinsersikan pada molekul DNA sirkular yang di sebut sektor untuk menghasilkan chimoera atau molekul DNA rekombiner. walau pun sel-sel jenis lain dapat di gunakan. .

terutama bakteriofog. yaitu virus yang harus menginfeksi bakteri pada waktu infeksi molekul DNA bakteriofog diinfeksikan ke dalam sel tuan rumah.  Krimosom virus. Dua jenis molekul DNA alamiah yang memenuhi persyaratan tersebut adalah:  Plasmid. merupakan molekul DNA sirkuler yang terdapat dalam bakteri dan berbagai organisme lain. . dan kemudian DNA ini mengalami replikasi.  Untuk dapat bertindak sebagai wahana suatu molekul DNA harus mampu memasuki sel tuan rumah serta dapat mengadakan replikasi untuk menghasilkan kopi dalam jumlah besar.WAHANA DAN KETERAMPILAN DASAR UNTUK KLONING GEN  Komponen penting dalam eksperimen kloning gen adalah wahana yang membawa gen masuk sel tuan rumah dan bertanggung jawab atas replikasinya. Plasmid dapat melakukan replikasi dengan tidak tergantung pada kromosom sel tuan rumah.

. Ketrampilan dasar untuk melakukan kloning secara sederhana adalah: -Preperasi sampel DNA murni -Pemotongan DNA murni -Analisis ukuran fragmen DNA -Penggolongan molekul DNA -Memasukan molekul DNA ke dalam sel tuan rumah -Identifikasi sel yang mengandung molekul DNA rekombinasi.

.

SPESIES YANG BERHASIL DIKLON           Kecebong (1952) Ikan (1963) Domba (1996) Monyet Anak sapi Kucing Kuda Anjing Serigala Kodok .

membayar $50. yang merupakan bagian dari tim yang menciptakan anjing pertama hasil kloning di dunia . Booger.Snuppy .  Embrio tersebut kemudian ditanamkan di dua anjing betina dan tiga bulan kemudian anak-anak anjing itu lahir. .CONTOH HASIL KLONING  Bernann McKinney. dari Amerika Serikat.  Salah satu ilmuwan yang terlibat dalam proyek ini adalah Profesor Lee Byeong-chun.  Para ilmuwan di Universitas Nasional Seoul menciptakan beberapa embrio dari sel kulit yang diambil dari telinga Booger sebelum anjing itu mati.pada tahun 2005.000 untuk lima duplikat identik dari anjing pit bull terrier kesayangannya.

adalah bayi pertama hasil kloning yang ada di Spanyol. Javier. . Dan rencananya Javier akan menjadi donor transplantasi bagi kakaknya tersebut.Sebuah keluarga di Spanyol berhasil melahirkan bayi pertama mereka. Keputusan kontroversial harus diambil oleh keluarga ini karena ini menjadi hal yang sangat dibutuhkan Andres. yang merupakan hasil kloningan. Bayi yang diberi nama Javier ini. kakak Javier yang terkena penyakit Thalassameia. anak kedua dari pasangan suami istri ini merupakan kloningan dari saudara lelaki mereka yang bernama Andres.

 Prinsip utama dari teknik kultur jaringan adalah perbayakan tanaman dengan menggunakan bagian vegetatif tanaman menggunakan media buatan yang dilakukan di tempat steril. mata tunas. Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun. serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. .KULTUR JARINGAN  Kultur jaringan merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman secara vegetatif.

 kesehatan dan mutu bibit lebih terjamin.  kecepatan tumbuh bibit lebih cepat dibandingkan dengan perbanyakan konvensional. .  dapat diperbanyak dalam jumlah yang besar sehingga tidak terlalu membutuhkan tempat yang luas.  mampu menghasilkan bibit dengan jumlah besar dalam waktu yang singkat.KEUNGGULAN KULTUR JARINGAN  mempunyai sifat yang identik dengan induknya.

TAHAPAN KULTUR JARINGAN  Tahapan yang dilakukan dalam perbanyakan tanaman dengan teknik kultur jaringan adalah: 1) Pembuatan media 2) Inisiasi 3) Sterilisasi 4) Multiplikasi 5) Pengakaran 6) Aklimatisasi  Contoh tanaman yang sudah lazim diperbanyak secara kultur jaringan adalah tanaman anggrek. .

penyakit.000planlet/bibit)  ¨ Bibit yang dihasilkan seragam  ¨ Bibit yang dihasilkan bebas penyakit (menggunakan organ tertentu)  ¨ Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah  ¨ Dalam proses pembibitan bebas dari gangguan hama. dan deraan lingkungan lainnya .KEUNTUNGAN PEMANFAATAN KULTUR JARINGAN  ¨ Pengadaan bibit tidak tergantung musim  ¨ Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif lebih cepat (dari satu mata tunas yang sudah respon dalam 1tahun dapat dihasilkan minimal 10.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->